CAMPUR ADUK
Tuesday, April 27, 2021
CENDERUNG OPINI
Monday, April 26, 2021
MUSIK
SEKEDAR OBROLAN
Sunday, April 25, 2021
BERBUAT BAIK ITU PAHALA
Saturday, April 24, 2021
MENGUJI MANUSIA
MEDAN PERANG
Friday, April 23, 2021
PATUH PADA ATURAN
NIATNYA
Thursday, April 22, 2021
MENILAI
ANDAI ADA SUPERHERO
MENIKMATI MAKAN ENAK
Wednesday, April 21, 2021
SAMA AJA
KAYA WAYANG
PENYESUAIAN KEADAAN
Tuesday, April 20, 2021
KESETARAAN
IBADAH DI RUMAH
Indro, Kasino dan Dono berzikir dan juga berdosa dengan baik banget. Dono mengambil Al-Qur'an di meja dan segera di baca Al-Qur'an dengan baik banget. Indro dan Kasino keluar dari kamar menuju ruang tengah untuk nonton Tv. Kasino mengambil remot di meja, ya menghidupkan Tv dan memilih acara berita gitu.
"Berita masih bergulir tentang urusan Pemerintahan," kata Indro.
"Iya," kata Kasino sambil menaruh remot di meja.
Kasino dan Indro terus nonton acara berita di Tv dengan baik banget.
"Kasino main seandainya seperti biasanya gitu," kata Indro.
"Pasti urusan cewek," kata Kasino.
"Ya memang sih urusan cewek. Nama juga mainan seandainya gitu," kata Indro.
"Ok cuma pemain sih. Tidak ada masalah sih," kata Kasino.
"Permainannya seperti ini. Jika Kasino orang menyukai artis Selfi. Sedangkan artis Selfi sedang beduan dengan artis Nazar sampai pegangan tangan, ya romantis gitu. Kasino cemburu apa tidak dengan hubungan artis Selfi dengan artis Nazar?" kata Indro.
"Itumah otomatis cemburulah. Rasa ingin marah, tapi di tahan gitu. Kalau ada samsak sih aku langsung tinju bertubi-tubi untuk menghilangkan rasa marah ku itu," kata Kasino.
"Kasino cinta dong sama Selfi?!" kata Indro.
"Permainan menjebak ini mah. Aku harus bersikap serius dalam permainan," kata Kasino.
"Jika situasi di buat kenyataan bukan permainan. Kasino harus bersikap serius lah. Contohnya : Artis Billy yang menyukai Artis Memes. Awalnya permainan, tapi jadinya serius banget. Jadi yang nonton itu rasa seru banget gitu, maksudnya senang banget melihat adegan Artis Billy dengan artis Memes yang romantis gitu," kata Indro.
"Mau Indro aku kabulin. Pemain jadinya serius. Aku benar-benar cemburu banget karena hubungan artis Selfi dengan artis Nazar. Puas!!!!" kata Kasino.
"Aku puas banget," kata Indro.
"Sekarang Indro. Jika Indro menyukai artis Memes. Padahal artis Memes sedang dekat dengan artis Billy. Apakah Indro cemburu?" kata Kasino.
"Aku memang suka artis Memes. Tapi masalahnya aku sudah ada Saskia yang aku cintai," kata Indro.
"Kenapa jadi urusan kenyataan Indro? Harusnya permainan!" kata Kasino.
"Ok. Main. Aku cemburu berat. Artis Memes dekat dengan artis Billy," kata Indro.
"Gimana dengan Saskia?" kata Kasino.
"Kok di hubungan dengan Saskia. Katanya permainan?!" kata Indro.
"Permainan bisa saja jadi kenyataan. Sikap Indro bagaimana?" kata Kasino.
"Permainannya di buat kenyataan. Ya Aku berdengkar dengan Saskia, ya gara-gara aku menyukai artis Memes. Pada akhirnya aku milih Saskia lah," kata Indro.
"Indro tetap cinta sama Saskia. Walau kadang hubungan kenyataan, ya bertengkar karena urusan sepele. Gara-gara Indro perhatian dengan cewek lain gitu," kata Kasino.
"Buka kartu. Masalah aku. Malu aku jadinya," kata Indro.
"Untuk apa malu. Urusan begitu?!" kata Kasino.
"Becanda Kasino," kata Indro.
"Ooooo becanda toh!" kata Kasino.
Terdengar suara adzan dari mesjid.
"Permainan udahan!" kata Indro.
"Iya," kata Kasino.
Kasino mengambil remot di meja dan mematikan Tv. Indro bergerak masuk kamar begitu juga Kasino. Dono telah selesai baca Al-Qur'an jadi Al-Qur'an di taruh di meja. Dono, Kasino dan Indro main hompimpa dan juga suit untuk menentukan imam sholat. Yang kalah ternyata Kasino, jadi imam sholat. Ketiganya mulai sholat isya dengan khusus banget, ya di jalankan sholat dengan baik sampai selesai dan di lanjutkan sholat taraweh dengan baik ketiganya menjalankan dengan baik banget, ya sampai selesai.
"Kewajiban sebagai muslim yang baik di jalankan dengan baik banget," kata Indro.
"Iya," kata Dono.
"Idem," kata Kasino.
Ketiganya keluar dari kamar. Dono ke ruang tamu untuk baca buku. Kasino ke ruang tengah untuk nonton Tv dengan acara Tv sinetron. Indro ke kamarnya, ya main game di komputernya.
Monday, April 19, 2021
BERBUAT KEBAIKAN
"Berbuat kebaikan pada semut," kata Indro.
Dono ke halaman belakang, ya melihat Indro sedang jongkok dan melihat sesuatu. Dono di sebelah Indro, ya jongkok juga sih dan berkata "Indro sedang apa?"
"Ini Don lagi memberikan remah roti pada semut," kata Indro.
Dono melihat semut di tanah yang membawa remah roti.
"Memberikan makan pada semut toh," kata Dono.
Indro memfoto semut yang membawa remah roti, ya dengan Hp-nya. Dono melihat ulah Indro dengan baik banget.
"Seperti berita di Tv. Orang yang baik membagikan makan pada orang yang tidak mampu," kata Dono.
"Beritanya ada sih Don tentang orang baik membagikan makan pada orang yang tidak mampu, ya miskin gitu," kata Indro.
"Semut itu bahagia mendapatkan makan dari Indro," kata Dono.
"Iya Don," kata Indro.
Indro dan Dono terus memperhatikan semut yang membawa remah roti ke sarangnya. Kasino sedang memberikan makan ke kucing di belakang dekat kamar mandi.
"Kebaikan hari ini memberikan makan pada kucing. Kucing kampung yang dateng ke rumah ini," kata Kasino.
Kasino senang melihat kucing lahap makan.
"Lucu juga kucing ini," kata Kasino.
Kasino pun memfoto kucing sedang makan,ya pake Hp-nya dengan baik.
"Hasil fotonya bagus. Bener omongan di Tv yang mengiklankan tentang Hp," kata Kasino.
Kasino pun masuk ke dalam rumah langsung ke ruang tengah untuk nonton Tv. Kucing masih asik makan gitu. Dono dan Indro berhenti memperhatikan semut, ya duduk gitu. Tiba-tiba suara petasan "Darrr".
Dono dan Indro, ya kaget mendengar petasan.
"Ulah anak-anak," kata Dono.
"Puasa gini. Anak-anak main petasan. Kaya aku masih kecil," kata Indro.
"Tradisi masa kecil kok bisa di jalankan sampe sekarang ya?" kata Dono.
"Padahal dulu sih sudah berhenti main petasan gitu. Tapi entah kenapa bisa jalan lagi? Kaya berita di Tv gitu," kata Indro.
"Ada penjual petasan dan ada konsumen yang ingin main petasan. Jadi deh tradisi main petasan jalan lagi," kata Dono.
"Lebih main game aja ah!" kata Indro.
"Aku juga," kata Dono.
Dono dan Indro main game di Hp masing-masing dengan baik banget.
MAAF
SEDIKIT RAHASIA
Dono berpikir dengan baik.
"Gimana ngomong sama penulis saja. Ide yang bagus sih," kata Dono.
Dono adalah nama samaran dari Penulis, ya karakter yang di bentuk Penulis.
"Penulis gimana keadaan anda?" kata Dono.
Penulis ikut main dalam cerita ini.
"Baik sih," kata Penulis.
"Penulis. Selama ini sering bercerita mengambil nama artis cewek. Jadi siapa yang di sukai Penulis?" kata Dono.
"Puasa ini. Tidak baik ngomongin cewek," kata Penulis.
"Sedikit saja gitu membuka rahasia gitu!" kata Dono yang memaksa.
"Ok. Cewek yang aku suka. Artis cewek. Yang lama di tulis, ya artis Lesti dan artis baru yang telah di pertimbangkan dengan baik adalah artis Memes," kata Penulis.
"Oooo iya Penulis. Kenapa sering menulis tentang Roh?" kata Dono.
"Gimana ya. Kenyataan hidup aku sih," kata Penulis.
"Jadi kenyataan cerita tentang Roh. Tapi bisa di bilang Halusinasi atau Kejiwaan gitu berdasarkan data keilmuan ini dan itu," kata Dono.
"Berdasarkan penelitian sih bisa di bilang Halusinasi atau Kejiwaan. Tapi sebenarnya aku sehatlah, ya waras gitu alias tidak gila. Hanya saja. Jiwa mandiri, ya bisa bicara dan berpikir sendiri jadi di simpulkan Roh," kata Penulis.
"Kaya cerita di film dan sinetron saja yang berkaitan dengan cerita Roh ini dan itu," kata Dono.
"Ya bisa di bilang begitu sih," kata Penulis.
"Apa kah bener Roh sering bicara tentang Al -Qur'an?" kata Dono.
"Roh sering bicara tentang Al-Qur'an," kata Penulis.
"Jadi tidak akan tersesat dong, ya di sesatkan Setan?" kata Dono.
"Memang tidak akan tersesat. Roh menjelaskan dengan baik banget. Ya contoh : pernah di buat cerita tentang Alif Lam Mim. Sebenarnya di buat teka-teki dalam cerita. Di dunia kenyataan Penulis, ya sebenarnya Penulis mengerti arti dari Alif Lam Mim itu," kata Penulis.
"Jadi Roh memberikan pemahaman yang luar biasa pada Penulis," kata Dono.
"Iya," kata Penulis.
"Oooo iya Penulis. Apakah benar ujian Roh menyakitkan?" kata Dono.
"Benar sekali. Aku hampir tidak bisa bangun lagi. Aku selamat karena aku punya amal baik. Jadi masih bisa menikmati hidup ini. Cerita berlanjut yang ini dan itu," kata Penulis.
"Ya sudah ah...Penulis ngobrol sedikit rahasia Penulis!" kata Dono.
"Iya," kata Penulis.
Penulis yang berhenti bermain. Dono mendengar adzan asar, ya jadi berhenti mengetik di leptopnya. Leptop di matikan dengan baik. Dono melaksanakan kewajibannya sebagai muslim yang baik.
Sunday, April 18, 2021
UJIAN
"Dari wajahnya tokoh yang menyatakan dirinya, ya ngaku Nabi memang orang China. Tapi namanya itu sering di gunakan orang Kristen tetap ada nama China," kata Dono.
Dono berpikir panjang.
"Aneh banget. Yang ngaku Nabi ini. Orang China ngaku Nabi berkaitan dengan agama Islam. Seharusnya Orang china itu ngaku Nabi, ya ajaran agama Kong Hu Cu jadi orang-orang akan lebih tahu lagi tentang agama Kong Hu Cu," kata Dono.
Roh muncul dari kiri dan kanan.
"Ada yang ngaku Nabi," kata Roh atau Setan.
"Lagi-lagi. Ada yang ngaku Nabi. Padahal tidak ada pengangkatan Nabi," kata Roh dan Malaikat.
"Padahal aku juga pernah main jadi Nabi," kata Dono.
"Itu sih yang mengangkat aku. Kamu jadi Nabi karena bisa mendengarkan omongan aku," kata Roh atau Setan.
"Aku juga yang mengangkat kamu jadi Nabi. Karena kamu bisa mendengarkan omongan aku," kata Roh atau Malaikat.
"Aku saja bingung di angkat jadi Nabi sama dua Roh yang kerjaannya ngomong di atas kepala aku," kata Dono.
"Dia sadar. Cahaya kebenaran yang di berikan Malaikat ternyata membuka pikirannya secara baik banget. Beda orang-orang yang ngaku jadi Nabi. Jadi tersesat gitu. Padahal aku ini Setan saja bisa menyesatkan manusia sampai mengaku Nabi, ya hatinya jadi hitam loe. Aku ini nakal banget," kata Roh atau Setan.
"Cahaya kebenaran memang aku berikan pada dia. Karena aku ingin membimbing dia menjadi orang yang memahami segala bentuk pemahaman awal dan akhir dari perjalanan manusia yang berjalan di muka bumi ini," kata Roh atau Malaikat.
"Aku paham banget," kata Dono.
"Urusan ngaku Nabi itu tidak penting. Aku anggap mainan saja. Untuk menguji manusia. Bisa enggak ya aku sesatkan tuh manusia. Begitu saja," kata Roh atau Setan.
"Aku yang selalu membimbing dengan baik, ya menyadarkan," kata Roh atau Malaikat.
"Aku paham ujian aku yang bisa dengerin dua Roh. Aku mengerti jadi Nabi itu atau tidak jadi Nabi," kata Dono.
"Ya sudah aku pergi saja!" kata Roh atau Setan, ya menghilang.
"Ingat dekat diri mu pada cahaya kebenaran. Menjalankan kewajiban mu sebagai umat agama Islam yang baik. Taat pada perintah Tuhan Yang Maha Esa," Roh atau Malaikat.
"Ya aku akan taat perintah Alloh SWT. Karena aku berdasarkan silsilah manusia, ya aku turunan Nabi Adam," kata Dono.
"Padahal. Kamu jadi Nabi tidak masalah. Berdasarkan silsilah keturunan Nabi Adam," kata Roh atau Malaikat.
"Aku paham," kata Dono.
"Aku pergi ya!" kata Roh atau Malaikat.
Roh-roh telah menghilang, ya pergi gitu. Dono sebagai manusia berfikir baik, ya berfikir dua kali dalam urusan dirinya yang dapet mendengarkan omongan Roh. Dono ya menghentikan nonton Youtobe di Hp-nya dan segera mulai ngetik di leptopnya dengan baik banget gitu.
SUJUD
JIWA
"Aku harus memecah diri ini menjadi tiga karakter. Dono, Kasino dan Indro," kata Dono.
Roh muncul di sebelah kiri Dono.
"Mengetik lagi," kata Roh atau Setan.
Roh muncul di sebelah kanan Dono.
"Namanya juga Hobynya bercerita," kata Roh atau Malaikat.
Dono memang mendengar omongan ke dua Roh dengan baik, ya kiri dan kanan.
"Jiwa dan jiwa. Roh dan roh. Baik dan buruk. Jika aku tenggelam dalam kegelapan jiwa maka jiwa yang bangkit adalah Setan. Jika aku meraih cahaya kebenaran maka jiwa yang bangkit adalah Malaikat," kata Dono.
"Aku ini jiwa terlarang loe. Jahat banget. Membuat orang buta segalanya. Jadi berbuat kejahatan di dunia ini. Nakal banget," kata Roh atau Setan.
"Aku ini jiwa yang baik. Taat pada perintah Tuhan Yang Maha Esa. Membimbing manusia agar berjalan di jalan kebaikan. Cahaya yang terang banget. Cahaya kebenaran," kata Roh atau Malaikat.
Dono mendengarkan omongan ke dua Roh dengan baik banget.
"Punya kemampuan melebihi manusia lain. Mendengarkan obrolan dua Roh. Kadang pusing juga. Satu sisi baik. Satu sisi jahat," kata Dono.
"Ternyata ia paham dengan keadaan dirinya," kata Roh atau Malaikat.
"Jelas banget itu mah," kata Roh atau Setan.
"Puasa. Bulan Ramadhan. Masih saja aku di ganggu Setan," kata Dono.
"Lagian keutamaan lebih. Ya aku gangu lah," kata Roh atau Setan.
"Ujian hidup. Di jalanin dengan baik. Biasa Setan selalu mengganggu. Tapi ingat jangan tenggelam dalam kegelapan. Nanti jadi Setan berwujud manusia," kata Roh atau Malaikat.
"Aku paham dengan baik banget," kata Dono.
Kedua Roh pun menghilang dengan baik banget. Dono tidak jadi mengetik di leptopnya, ya lebih baik baca Al-Qur'an di leptop dengan baik tujuan pahala di bulan Ramadhan.
CAMPUR ADUK
YEH HAI JALWA
Malam hari. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus di channel TVRI WORLD, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan ...
CAMPUR ADUK
-
1. Asal Usul Pangeran Jayakusuma Alkisah cerita, ada sebuah kerajaan yang besar di daerah Timur dengan rajanya yang bernama Prabu Braw...
-
Sekurang-kurangnya sepuluh atau lima belas orang, laki-laki dan perempuan, berdiri dalam satu deretan panjang, berbaris dari belakang dan...
-
Pagi indah sekali di Baturaden. Matahari bersinar cerah menimpa pohon-pohon ceramah yang kelihatan hijau berkilat. Puncak Gunung Slamet m...





















