CAMPUR ADUK

Saturday, April 25, 2026

ROMPER STOMPER

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...sinetron tema cinta di chenel RCTI, ya seperti biasa sih Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus sambil menikmati minum kopi dan makan kue-kue kering.

Isi cerita yang di baca Budi :

Sekelompok skinhead neo-Nazi muda yang kejam dari Footscary, Victoria, Australia menyerang tiga remaja Vietnam Australia di sebuah terowongan di Stasiun Footscray, dengan brutal memukuli dua dari mereka. Geng tersebut dipimpin oleh Hando, seorang psikopat yang kejam, sembrono, dan tidak dapat diprediksi dengan keyakinan masional kulit putih yang kuat dan kecenderungan pembunuhan, dengan temannya dan wakilnya, Davey yang pendiam, pendiam, tetapi juga kejam. Di pub lokal mereka, Hando dan Davey bertemu Gabrielle, yang menderita kejang acak, sehari setelah ayahnya yang kaya dan melecehkan secara seksual, Martin, menangkap pacarnya yang pecandu. Gabrielle memulai hubungan romantis dengan Hando, yang, meskipun awalnya kuat, dengan cepat menjadi tidak berfungsi karena dia semakin kasar terhadapnya.

Setelah geng tersebut merusak sebuah pusat perbelanjaan, teman-teman geng tersebut berkunjung dari Canberra, salah satunya telah bergabung dengan Angkatan Laut Australia. Sebuah pesta di gudang mengikuti. Keesokan harinya dua anak laki-laki pergi ke pub, yang baru saja dijual oleh pemiliknya kepada seorang pengusaha Vietnam. Setelah melihat pemilik baru dan anak laki-lakinya, mereka memberi tahu Hando, yang datang dengan gengnya, dan mereka dengan kejam memukuli dua anak laki-laki pemilik baru, sementara anak ketiga melarikan diri dan meminta bantuan. Muak dengan antagonisme dan kekerasan geng, segerombolan besar pria Vietnam bersenjata dan marah, dipimpin oleh Tiger, tiba dan turun ke skinhead. Jumlah skinhead Vietnam berbondong-bondong, dan dalam perkelahian dan pengejaran berikutnya, beberapa skinhead dipukuli oleh massa yang marah, di antaranya Magoo, Luke, Champ, dan Brent. Anggota geng lainnya dikejar kembali ke gudang sewaan mereka, dari mana mereka nyaris melarikan diri saat massa Vietnam menerobos masuk dan menggeledah gedung sebelum membakarnya.

Skinhead segera menemukan markas baru di gudang terdekat, setelah mengusir sepasang penghuni liar, dan merencanakan pembalasan terhadap Vietnam. Saat geng tersebut setuju untuk mendapatkan senjata api, dua teman wanita dari geng tersebut pergi dengan jijik. Gabrielle menyarankan agar geng itu merampok rumah ayahnya untuk mendapatkan senjata. Setelah memukuli dan mengikat Martin, geng tersebut menggeledah rumah, menghancurkan salah satu mobilnya, dan menggerebek koleksi anggurnya. Skinhead termuda, Bubs, mencuri revolver yang dinonaktifkan dari rumah selama perampokan. Gabrielle memberi tahu Martin bahwa perampokan adalah balas dendam atas pelecehannya selama bertahun-tahun, lalu mengungkapkan kepada Davey rencananya untuk mengambil Hando dari kehidupannya yang penuh kekerasan. Martin akhirnya membebaskan dirinya dan menggunakan pistol untuk menakut-nakuti geng tersebut, yang melarikan diri dengan kendaraan sampah dan meninggalkan sebagian besar barang curian. Karena kejadian ini,

Diganggu oleh kritik Gabrielle terhadap hasil buruk perampokan dan kondisi kehidupan mereka, Hando tiba-tiba memukul, mencaci maki, membuang, dan kemudian mengusirnya. Davey, tidak dapat mentolerir kekerasan yang berlebihan dan sifat Hando yang kejam dan tidak dapat diprediksi lebih jauh, menyatakan kepergiannya dari geng dan memberikan alamat nenek Jermannya kepada Gabrielle, di mana dia akan tinggal. Gabrielle memberi tahu polisi tentang lokasi geng tersebut dan menghabiskan malam bersama Davey, di mana mereka menyatakan perasaan mereka satu sama lain. Davey juga mengungkapkan keraguannya tentang gaya hidupnya yang penuh kekerasan kepada Gabrielle, setelah melepaskan tambalan rasis dari jaket penerbangannya karena mengkhawatirkan neneknya.

Keesokan paginya, polisi menggerebek gudang tempat persembunyian geng skinhead. Bubs ditembak di kepala setelah mengarahkan senjata curian yang dinonaktifkan ke polisi, dan anggota geng yang tersisa dipukuli dan ditangkap. Hando, yang kembali ke gudang dan melarikan diri saat melihat polisi, berhasil menghindari penangkapan sebagai anggota gengnya yang tersisa.

Sesampainya di flat nenek Davey, Hando menemukan temannya di ranjang bersama Gabrielle. Hando menuduhnya memberi tahu polisi, tetapi Davey mengatakan mereka bersama sepanjang waktu sejak meninggalkan squat. Namun, Hando meyakinkan Davey dan Gabrielle untuk ikut dengannya dengan mengklaim bahwa polisi akan segera menggerebek kediaman tersebut, dan ketiganya melarikan diri. Mereka merampok bengkel, di mana Hando mencekik petugas Asia sampai mati; dan, setelah berkendara sepanjang malam, mereka berhenti di Point Addis, Pantai Bells keesokan paginya. Di sana, Gabrielle sengaja mendengar percakapan dimana Hando mencoba meyakinkan Davey untuk meninggalkannya. Merasa dikhianati, Gabrielle membakar mobil mereka dan mengaku memberi tahu polisi tentang keberadaan geng tersebut. Hando, yang sangat marah, segera menyerangnya dan mencoba melakukannya mencekiknya berkali-kali, pertama dengan mencekiknya dan kemudian menenggelamkannya di ombak. Davey mencoba untuk melawan Hando beberapa kali dan berhasil menggagalkan setiap percobaan pada kehidupan Gabrielle, tetapi dia dengan cepat dilawan dan dipukuli setiap saat. Akhirnya, Hando mencoba untuk mencekik Gabrielle di pasir, sebelum Davey, yang putus asa untuk menyelamatkan Gabrielle, menusuk leher Hando dengan pisau Pemuda Hilter, yang terhuyung-huyung sebelum akhirnya pingsan. Saat satu bus penuh turis Jepang melihat, Davey yang menangis berusaha menghibur Gabrielle yang ketakutan saat mayat Hando menatap tak bernyawa ke laut.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan kue-kue kering. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi.

"Emmm," kata Budi.

"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Ya hidup ini tetap sama sih Eko" kata Budi.

"Orang-orang yang menyakini ajaran agama Kristen, ya tetap berusaha dengan baik ajaran agama Kristen berkembang dengan baik dan maju dengan baik," kata Eko.

"Realitanya memang begitu sih tentang orang-orang yang menyakini ajaran agama Kristen....tetap berusaha dengan baik ajaran agama Kristen berkembang dengan baik dan maju dengan baik," kata Budi.

"Berjaya," kata Eko.

"Contoh sih di negara ini dan itu sih, ya ajaran agama Kristen berjaya. Berjaya itu baik sih untuk orang-orang beragama Kristen untuk urusan dunia ini," kata Budi.

"Berbuat kebaikan pada orang-orang sesama agama Kristen atau berbuat kebaikkan pada orang-orang yang lain agama dengan tujuannya citra yang baik untuk kebaikkan orang-orang yang menyakini dengan baik ajaran Kristen," kata Eko.

"Citra yang baik untuk kebaikkan orang-orang yang menyakini ajaran agama Kristen," kata Budi.

"Urusan agama masih berkaitan dengan ekonomi, ya kan Budi?" kata Eko.

"Memang urusan agama masih berkaitan dengan ekonomi!" kata Budi.

"Sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Eko.

"Memang sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Main permainan Donkey Kong...Budi!" kata Eko.

"Oke...main permainan Donkey Kong!" kata Budi.

Budi mengambil permainan Donkey Kong di bawah meja, ya permainan Donkey Kong di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Donkey Kong dengan baik gitu.

"Hidup di Lampung...tetap kan Budi...tentang orang-orang Lampung asli yang ingin jaya ini dan itu demi ini dan itu?" kata Eko.

"Masih tetap sama tentang orang-orang Lampung asli!" kata Budi.

"Berarti sih...seperti biasa saja bergaul dengan orang-orang Lampung asli," kata Eko.

"Memang bergaul dengan orang-orang Lampung asli seperti biasa saja gitu," kata Budi.

"Berhati-hati harus ada!" kata Eko.

"Memang berhati-hati harus ada. Kan orang-orang asli Lampung, ya ada sifat buruknya yang di turunkan dengan baik dari orang tua ke anak dan anak menjalankan sifat buruk itu," kata Budi.

"Sifat buruk yang di turunkan dari orang tua ke anak dan anak menjalankan sifat buruk itu, ya aku memang mengerti dengan baik," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Orang-orang asli Lampung terkadang menggunakan citra agama untuk menutupi sifat buruknya," kata Eko.

"Lingkungan sosial masyarakat di Lampung. Ya memang orang-orang asli Lampung terkadang menggunakan citra agama untuk menutupi sifat buruknya," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko dan Budi, ya asik sih main permainan Donkey Kong gitu.

"Kalau orang-orang asli Lampung yang belajar agama dengan baik dan membuang sifat buruk yang di turun kan dari orang tua ke anak, ya maka orang-orang asli Lampung jadi baik," kata Eko.

"Omongan Eko benar sih!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Mila meninggalkan Palembang ke Jakarta dengan tujuannya untuk menemui pacarnya yang bernama Afan. Di Jakarta....Mila memang tinggal di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Dimitri. Rumah tangga yang di jalankan Dimitri dan Diandra baik sih. Difarina anaknya Dimitri dan Diandra. Difarina memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Jhon memang pacarnya Difarina. Ya Jhon anaknya Vita dan Alex. Ya Alex menjalankan usaha bengkel motor gitu. Jhon kerja dengan baik sih di surat kabar Suara Rakyat. Memang sih Jhon banyak membuat artikel, ya salah satu artikel yang di buat Jhon bercerita tentang polisi Roy mati di tembak. Polisi Surya menyelidiki dengan baik kasus kematian polisi Roy. Semua data bukti terkumpul dengan baik, ya polisi Surya menangkap Burhan. Ya Burhan kerjaannya preman dan pengedar narkoba. Ya Burhan memang menembak polisi Roy karena Roy mau menangkap temannya Burhan yang bernama Ardian yang sedang bertransaksi narkoba sama Tony gitu. Polisi Surya memasukkan Burhan ke penjara. Ardian dan Tony masih di cari sama teman-temannya polisi Surya. Usaha kerasnya teman-teman polisi Surya berhasil sih menangkap Ardian dan Tony, ya di masukkan ke penjara lah Ardian dan Tony sama polisi. Jhon yang menjalankan hubungan kisah cinta yang baik sama Difarina, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Mila memang ke rumah kontrakannya Afan. Ternyata Afan telah pindah dari rumah kontrakannya. Mila memang mencari dengan baik Afan gitu. Ya Mila memang lulusan Universitas yang ada di Palembang gitu. Mila di Jakarta memang berusaha dengan baik sih untuk kerja di perusahaan yang ada di Jakarta gitu. Ketika di jalan, ya Mila kecopetan. Untung saja ada orang baik yang menolong Mila, ya orang itu menghajar copet dan dompet di kebalikan pada Mila gitu. Pencopet di tangkap polisi yang sedang di patroli gitu. Ya pencopet di masukkan ke penjara sama polisi. Mila memang berterima kasih pada orang baik yang menolongnya dan Mila berkenalan dengan baik sama orang yang menolongnya jadi Mila tahu deh nama orang yang menolongnya adalah Valen. Ya Valen dan Mila berteman baik jadinya. Valen kerja dengan baik sih di perusahaan PT. MAJU. Pemilik perusahaan PT. MAJU adalah Eby. Ya Eby menjalankan dengan baik sih rumah tangganya dengan Zahra. Melly anaknya Eby dan Zahra. Melly menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Jakarta. Memang Melly berpacaran dengan Arbil. Ya Arbil dosen muda di Universitas yang ada di Jakarta. Hubungan kisah cinta Arbil dan Melly baik gitu. Valen memang asalnya dari Palembang. Di Jakarta, ya Valen tinggal di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Fattan. Ya Fattan menjalankan rumah tangganya dengan baik sama Khanza. Fitri anaknya Fattan dan Khanza. Ya Fitri menjalankan sekolah SMA dengan baik gitu. Valen memang berteman baik sih dengan Tono. Ya Tono tinggalnya tidak jauh dari rumah kontrakan Valen. Melati dan Daniel adalah orang tua Tono. Ya kedua orang tua Tono telah lama meniggal gitu. Tono hidup sendiri di jalankan dengan baik, ya kerjaannya Tono sih menjalankan usaha jualan nasi goreng gitu. Hasil jualan nasi goreng, ya di syukurin dengan baik sama Tono. Valen dan Tono yang berteman baik, ya keduanya biasa sih ngobrol di depan rumahnya Tono sambil main catur, minum kopi, dan makan singkong goreng gitu. Valen dan Tono ngobrol banyak hal sih, ya obrolan yang paling menarik menurut keduanya sih bercerita tentang Mawar gitu. Mawar memang cantik dan kerjaannya model gitu. Ya banyak cowok-cowok yang suka dengan Mawar. Toto dan Angga suka dengan Mawar. Ya Mawar sukanya sama Toto. Ya Toto menjalankan dengan baik usaha rumah makan Nusantara gitu. Angga yang suka dengan Mawar. Angga menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Ya Mawar menolak Angga gitu. Mawar jadian dengan baik sama Toto. Angga tidak terima di tolak Mawar. Angga tidak suka Mawar jadian dengan Toto. Memang Angga belajar ilmu pada dukun dengan tujuannya usaha toko kelontongan lancar dengan baik. Angga yang suka dengan baik sama Mawar, ya jadi Angga mencoba untuk mempelet Mawar dengan ilmunya yang berasal dari dukun gitu. Mawar memang keturunan dari dukun sakti yang bernama Kliwon gitu. Kliwon adalah kakeknya Mawar. Ya Mawar merasakan dengan baik ada orang yang ingin mempeletnya. Dengan ilmu dari kakeknya, ya Mawar menolak ilmu orang yang mempeletnya. Angga terkena dapat dari ilmu Mawar, ya Angga muntah darah gitu. Angga sadar bahwa Mawar punya ilmu yang bisa mengalahkan ilmu Angga. Ya Angga memutuskan dengan baik tidak lagi untuk mempelet Mawar gitu. Ya Angga fokus dengan usaha toko kelontongannya saja. Hubungan kisah cinta Mawar dan Toto baik, ya keduanya merencanakan menikah. Valen berkata "Jangan main-main dengan Mawar yang keturunan dukun sakti". Tono berkata "Mawar punya kemampuan untuk menolak ilmunya Angga, ya ilmu Mawar dari kakeknya Mawar". Valen kerja dengan baik di perusahaan. Tono menjalankan dengan baik sih usaha jualan nasi goreng gitu. Di perusahaan, ya memang Valen berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Robi. Ya Robi memang sudah menikah sih dengan cewek yang bernama April. Ya rumah tangga yang di jalankan Robi dan April baik sih. April dan Robi memang punya anak sih, ya nama anak adalah Tasya. Ya Tasya balita gitu. Pertemanan yang baik Valen dan Robi, ya keduanya biasa sih ke Warkop. Ya Warkop pemiliknya adalah Fattah. Ya Fattah memang menjalankan pacaran sih dengan Aqella. Ya Aqella kerjaannya jualan jamu gendong gitu. Valen dan Robi berpendapat dengan baik sih makanan dan minuman di Warkop...enak. Di Warkop, ya Valen dan Robi ngobrol dengan baik sih tentang kerjaan di perusahaan dan juga ngobrol dengan baik tentang investasi ini dan itu sih. Valen dan Robi ingin ngobrol dengan baik sama Menteri Pertahanan tentang kripto berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan keamanannya. Obrolan Valen dan Robi di Warkop sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta. Valen dan Robi kerja dengan baik di perusahaan gitu. Pertemanan Valen dan Mila baik sih. Mila memang bertemu dengan Afan. Mila senang bertemu dengan Afan. Ya Afan tidak senang sih bertemu dengan Mila. Ya Mila mengetahui dengan baik bahwa Afan telah menikah dengan Sridevi. Ya Afan memang kerja di perusahaan PT. CAKRA. Pemilik perusahaan PT. CAKRA adalah Dilan. Ya rumah tangga yang di jalankan Dilan dan Milea baik sih. Anchika adalah anaknya Dilan dan Milea. Ya Anchika menjalankan sekolah SMA yang ada di Jakarta. Sridevi pemilik usaha dealer mobil gitu. Mila mengerti dengan baik Afan punya istri. Sakit hati sih Mila karena Afan gitu. Mila tetap di Jakarta dengan tujuannya ingin kerja di perusahaan gitu. Mila berusaha dengan baik melupakan dengan baik Afan. Usaha Mila berhasil sih kerja di perusahaan PT. MAJU gitu. Valen memang bertemu dengan baik sih sama Mila di perusahaan PT. MAJU. Urusan kerjaan di perusahaan baik sih Valen dan Mila, ya pertemanan keduanya tetap baik sih. Valen suka sih dengan Mila. Robi memang merasa Valen suka dengan Mila. Ya Robi mendukung saja...jika Valen ingin jadian sama Mila. Pertemanan baik Valen dan Mila, ya keduanya sering sih jalan bareng sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy. Valen berkata dalam hatinya "Aku cinta Mila". Ya Valen yang benar-benar suka dengan Mila, ya Valen menyatakan cinta sama Mila gitu. Mila suka dengan Valen. Ya Mila memutuskan dengan baik lembaran baru dengan Valen jadi Mila menerima cinta Valen gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Valen dan Mila. Robi dan Tono senang sih dengan kisah cinta Valen dan Mila. Kisah cinta Valen dan Mila berjalan dengan baik dan baik, ya keduanya ada rencana menikah sih. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta tokoh Mila dan tokoh Valen," kata Eko.

"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Judul ceritanya Budi?" kata Eko.

"Ya judul ceritanya....Cinta Mila," kata Budi.

"Oke...sih...judulnya Cinta Mila. Tokoh Valen...cinta tokoh Mila," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

Eko dan Budi, ya masih asik sih main permainan Donkey Kong gitu.

CAMPUR ADUK

RAGE

Malam yang gelap bertabur bintang di langit. Keadaan di lingkungan sekitar rumah Budi baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagu...

CAMPUR ADUK