CAMPUR ADUK

Wednesday, March 18, 2026

KOYLA

Malam hari, ya bintang berkelap-kelip di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus...musik dangdut di chenel TVRI, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng.

Isi cerita yang di baca Budi :

Tampan tetapi bisu, Shankar dibesarkan oleh Raja yang berkuasa, yang kepadanya ia setia. Namun, Raja memperlakukannya seperti budak. Shankar juga dipukuli secara tidak perlu oleh saudara laki-laki Raja, Brijwa, seorang psikopat yang kejam. Seorang pria yang kejam dan haus darah dengan nafsu besar terhadap wanita muda, Raja membunuh siapa pun yang berani menentangnya.

Raja melihat Gauri, seorang penduduk desa yang polos dan bahagia, dan ingin menikahinya. Namun, Gauri ingin melihat foto calon suaminya terlebih dahulu. Sadar bahwa Gauri akan langsung menolaknya, Raja mengiriminya foto Shankar. Gauri langsung setuju, dan pernikahan pun berlanjut.

Namun, sebelum upacara selesai, dia mengetahui bahwa Shankar bukanlah mempelai prianya dan pingsan; Raja memerintahkan pendeta untuk melanjutkan, meskipun pernikahan itu tidak sah jika Gauri tidak sadarkan diri. Ketika dia sadar kembali, dia melihat Raja mencoba untuk menyempurnakan pernikahan mereka dan terkejut saat mengetahui mereka telah menikah. Raja memenjarakan dan menyiksanya.

Gauri mencoba bunuh diri, tetapi Shankar menyelamatkannya. Gauri menuduh Shankar telah menghancurkan hidupnya, tetapi setelah menyadari ketidakbersalahannya berkat putra dokter Raja yang terkadang menjadi penerjemahnya, Gauri menyesal. Ketika saudara laki-laki Gauri, Ashok, datang menemuinya, Raja mengancamnya untuk berbohong kepadanya bahwa dia bahagia, jika tidak, Raja akan membunuh Ashok. Gauri pun melakukannya.

Namun, Shankar, yang tidak dapat melihat Gauri dalam kesengsaraan, mengungkapkan kebenaran kepada Ashok dengan menulis di tanah saat Ashok hendak pergi. Raja dan Brijwa membunuh Ashok yang kembali untuk menyelamatkan Gauri. Beberapa saat sebelum meninggal, ia meminta Shankar berjanji kepadanya untuk menyelamatkan Gauri; ia dan Shankar melarikan diri dari rumah besar Raja. Marah, Raja memulai pencarian yang mematikan untuk menemukan Gauri dan Shankar dengan bantuan seorang teman lamanya yang merupakan DIG yang korup.

Setelah pengejaran panjang melalui hutan dan pegunungan, Shankar menggunakan keterampilan bertahan hidupnya untuk membunuh anak buah Raja. Raja dan anak buahnya pergi karena merasa dirugikan. Selama itu, Gauri dan Shankar mulai jatuh cinta. Tanpa diduga, Raja yang kembali dengan bala bantuan melihat dan menangkap mereka dengan menembak lengan Gauri.

Shankar dipukuli secara brutal oleh Brijwa dan DIG yang korup, dan Raja menggorok lehernya, lalu meninggalkannya untuk mati di pegunungan; dan Gauri dijual ke rumah bordil setelah Raja mengetahui bahwa dia mencintai Shankar. Di sana, Bindya, mantan kekasih Raja yang tidak diakuinya lagi setelah dia juga jatuh cinta pada Shankar sekali (ketika dia mencoba melindunginya dari pemerkosaan oleh Brijwa dan dipukuli olehnya ketika Shankar berhenti membela diri dalam proses tersebut karena alasan yang tidak diketahui) dan dijual ke rumah bordil yang sama, menyelamatkan Gauri dari apa yang telah dilakukan padanya. Untuk menghentikannya melakukan hal itu, Brijwa atas perintah saudaranya, mempermalukannya di depan umum, sebelum menikamnya dengan pisau ketika dia mencoba melakukan hal yang sama kepadanya untuk melindungi Gauri. Shankar ditemukan dan diselamatkan oleh seorang anak desa yang membawanya ke kakeknya (seorang tabib), yang mengoperasi tenggorokannya saat dia masih pingsan. Tabib itu, yang mengetahui bahwa Shankar tidak bisu sejak lahir, mampu memperbaiki beberapa saraf yang rusak di tenggorokan Shankar, sehingga dia dapat berbicara.

Saat dalam masa pemulihan, Shankar mengingat bahwa saat ia masih kecil, ayahnya menemukan berlian di tambang batu bara, namun, ia dan istrinya dibunuh di depan Shankar oleh dua pria misterius; saat Shankar muda mengancam akan memberi tahu rekan-rekan orang tuanya tentang apa yang telah mereka lakukan, seseorang muncul dari belakangnya dan memasukkan bara api panas ke tenggorokannya, membuatnya bisu. Raja, yang mengenal orang tua Shankar, memerintahkan polisi untuk membunuh orang-orang itu, tetapi tanpa diketahui semua orang, termasuk Shankar, polisi yang dipimpin oleh DIG hanya berpura-pura membunuh orang-orang itu sementara Raja mengadopsi Shankar. Shankar pulih dan kembali; pertama, ia bertarung dan membunuh Brijwa dan dipertemukan kembali dengan Gauri setelah menyelamatkannya dari orang-orang yang sama yang membunuh orang tuanya, dan membeli Gauri dari rumah bordil, membunuh salah satu pria dalam prosesnya. Bersamaan dengan itu, saat membunuhnya, Shankar menemukan bahwa Raja adalah orang yang membuatnya bisu dan yang memerintahkan orang tuanya untuk dibunuh sehingga ia dapat mencuri kekayaan mereka. Sementara itu, ia bertemu kembali dengan dokter dan putra Raja yang mempercayainya telah meninggal.

Dengan bantuan Gauri dan putra dokter, ia membunuh antek Raja yang lain dan kemudian mengungkap kejahatan Raja kepada para penambang batu bara. Gauri datang bersama paman dan bibinya, memaksa mereka untuk mengakui keterlibatan mereka dalam upayanya menikahi Raja. Dokter Raja dan putranya berbalik melawannya, mengungkap bahwa ia tidak hanya menipu Gauri, tetapi juga bertanggung jawab atas banyak pembunuhan dan pemerkosaan. Mereka memerintahkan semua orang untuk melemparkan batu kepadanya dan anak buahnya. Raja berhasil menembak beberapa pekerja dan dokternya di lengan. Dalam kekacauan itu, DIG menakut-nakuti semua orang dengan melemparkan granat tetapi dibunuh oleh Shankar, yang kemudian mengejar dan memojokkan Raja, yang memohon agar ia diampuni. Ia mencoba memberi Shankar alasan untuk mengampuni nyawanya, dengan menunjukkan bahwa ia mengadopsinya dan menyelamatkan hidupnya, namun, Shankar mengabaikan hal ini dengan membantah bahwa Raja mengadopsinya untuk menjadikannya seorang budak. Setelah menghindari beliung yang dilemparkan kepadanya oleh Raja, ia membunuhnya dengan menumpahkan minyak dan batu bara di sekitar Raja dan membakarnya dengan batu yang menyala. Shankar dan Gauri berpelukan, akhirnya berdamai.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dengan baik dan buku di taruh di bawah meja.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan dengan baik di depan rumah Budi. Ya Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu. Memang Eko melihat dengan baik di meja ada anglo di atasnya ada tekok kaleng yang seperti biasa sih berisi air panas, ada piring yang ada singkong goreng gitu, dan ada tiga kliping gitu.

"Kliping," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko mengambil salah satu kliping.

"Budi membuat kliping," kata Eko.

"Memang aku membuat kliping...tujuannya nilai belajar dan nilai kreatifitas aku saja!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

Eko membuka kliping dengan baik, ya di baca dengan baik sih kliping gitu. Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng, ya Budi menunggu Eko selesai membaca kliping gitu. Singkat cerita...Eko selesai membaca kliping.

"Budi membuat kliping...kumpulan artikel yang menceritakan dengan baik pendidikan dari tingkat SD sampai pendidikan tinggi yang ada di Lampung," kata Eko.

"Memang Eko...aku memang membuat dengan baik kliping....kumpulan artikel yang menceritakan dengan baik....pendidikan dari tingkat SD sampai pendidikan tinggi yang ada di Lampung," kata Budi.

"Cerita memang bagus sih...artikelnya," kata Eko.

"Permasalahan ini dan itu," kata Budi.

"Memang permasalahan...guru, murid, mahasiswa/i, dan dosen," kata Eko.

"Di proses dengan baik permasalah sampai tidak ada masalah lagi," kata Budi.

"Omongan Budi benarlah!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko menutup kliping dan kliping di taruh di meja, ya Eko mengambil kliping lain dan di baca dengan baik gitu. Budi menunggu Eko selesai baca kliping gitu, ya Budi menikmati minum kopi dan singkong goreng gitu. Singkat cerita Eko selesai membaca kliping.

"Kliping yang di buat Budi...kumpulan artikel yang menceritakan dengan baik tentang Dinas-Dinas yang ada di Lampung," kata Eko.

"Memang sih...Eko aku membuat dengan baik kliping kumpulan artikel yang menceritakan dengan baik tentang Dinas-Dinas yang ada di Lampung," kata Budi.

"Kinerja Dinas-Dinas di Lampung dan juga permasalahan yang ada di Dinas-Dinas di Lampung," kata Eko.

"Kinerja..baik atau buruk Dinas-Dinas di Lampung di nilai dengan baik berdasarkan penelitian ini dan itu, ya dan juga permasalahan Dinas-Dinas di Lampung di selesaikan secara cepat atau lambat gitu," kata Budi.

Eko menutup dengan baik sih kliping dan kliping di taruh di meja, ya Eko mengambil kliping yang lain gitu. Ya Eko membaca dengan baik kliping gitu. Budi menunggu Eko selesai membaca kliping, ya Budi menikmati dengan baik minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Singkat cerita Eko selesai membaca kliping gitu.

"Kliping yang di buat Budi...kumpulan artikel yang bercerita dengan baik tentang pertokoan-pertokoan yang ada di Lampung," kata Eko.

"Memang Eko aku membuat kliping kumpulan artikel yang bercerita dengan baik tentang pertokoan-pertokoan yang ada di Lampung," kata Budi.

"Kompetisi urusan pertokoan-pertokoan yang ada di Lampung," kata Eko.

"Memang kompetisi sih urusan pertokoan-pertokoan yang ada di Lampung," kata Budi.

"Jika sistem kerja toko bagus tetap bertahan dengan baik. Jika sistem kerja toko buruk karena permasalahan ini dan itu jadinya tutup dan pada akhirnya di jual tokonya," kata Eko.

"Pentingnya sistem kerja yang di jalankan toko," kata Budi.

Eko menutup dengan baik kliping dan kliping di taruh di meja gitu.

"Tiga kliping berkaitan dengan baik dengan ekonomi kan Budi?" kata Eko.

"Orang-orang yang kerja dengan baik di di tempat pendidikan, Dinas-Dinas, dan toko gitu, ya memang sih berkaitan dengan urusan ekonomi," kata Budi.

"Demi hidup ini...roda ekonomi di gerakkan dengan baik," kata Eko.

"Omongan Eko benar sih!" kata Budi.

"Tuhan mengatur rezeki manusia," kata Eko.

"Omongan Eko benar sih!" kata Budi.

"Tuhan memang satu tapi agama banyak gitu," kata Eko.

"Memang bener sih omongan Eko!" kata Budi.

"Manusia tetap masih bingung karena agama banyak gitu," kata Eko.

"Ya realita memang begitu sih tentang manusia tetap masih bingung karena agama banyak," kata Budi.

"Bagi manusia yang mendapatkan rezeki dari agama...di syukurin dengan baik," kata Eko.

"Bersyukur mendapatkan rezeki dari agama," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Ujian hidup ini dari masalah kecil sampai masalah besar kan Budi?" kata Eko.

"Memang Eko....ujian hidup ini dari masalah kecil sampai masalah besar. Contoh ujian masalah kecil sih, ya sendal jepit hilang gitu. Contoh ujian masalah besar sih, ya perang gitu," kata Budi.

"Sendal jepit hilang di ikhlasin saja gitu. Kalau perang sih....semuanya hancur, ya jadi harus di selesaikan dengan baik masalah perang," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan Ular Tangga saja Budi!" kata Eko.

"Oke....main permainan Ular Tangga!" kata Budi.

Budi mengambil permainan Ular Tanggga di bawah meja, ya Ular Tangga di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Ular Tangga dengan baik gitu.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Randa dan Selfi menjalankan dengan baik rumah tangganya dengan dasar cinta. Randa dan Selfi punya anak dua sih. Anak pertama Randa dan Selfi adalah Adam. Anak kedua Randa dan Selfi adalah Mentari gitu. Randa menjalankan dengan baik sih usaha rumah makan Nusantara, ya Selfi dan Mentari membantu dengan baik sih kerjaannya Randa menjalankan usaha rumah makan gitu. Selfi bagian kerjaan di rumah makan keuangan gitu. Mentari memang menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Palembang gitu. Adam memang tidak Palembang gitu, ya Adam tinggal di Jakarta Selatan. Di Jakarta Selatan Adam tinggal dengan baik di rumah paman Ridwan dan bibi Rara gitu. Ridwan memang adiknya Randa gitu. Ridwan menjalankan dengan baik sih usaha bengkel motor gitu. Ridwan dan Rara memang punya anak sih yang bernama Sridevi. Ya Sridevi memang menjalankan dengan baik kuliah di Universitas yang ada di Jakarta Selatan gitu. Afan anaknya Faul dan Aulia. Afan kerja dengan baik sih jadi tentara gitu. Faul kerjaannya menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Afan dan Sridevi memang menjalin kisah cinta yang baik, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Adam ingin kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Jakarta Selatan gitu. Ya Adam belum berhasil sih kerja di perusahaan gitu. Syifa anaknya Trian dan Adila. Syifa kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta Selatan gitu. Adam tertarik sih dengan cewek yang rumahnya tidak jauh dari rumahnya paman Ridwan gitu, ya cewek itu bernama Syifa gitu. Adam yang suka dengan Syifa, ya Adam berteman baik sama Syifa. Trian memang menjalankan kerjaan sopir angkot karena Trian punya mobil angkot gitu. Trian yang sakit gitu, ya tidak bisa membawa angkot gitu. Adam yang masih ngangur jadi menawarkan diri untuk kerja jadi sopir angkotnya Trian gitu. Adam di terima kerja sama Trian gitu. Adam kerja dengan baik menjadi supir angkot. Pertemanan Adam dan Syifa baik sih. Di tempat kuliah, ya Syifa di sukai dengan baik sih dengan cowok yang bernama Devan. Ya Devan anaknya Jhon dan Keyla gitu. Jhon menjalankan usaha toko perhiasaan emas gitu. Devan yang suka dengan Syifa, ya Devan berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Syifa gitu. Adam memang mengetahui dengan baik sih Syifa di dekatin sama cowok yang bernama Devan gitu. Adam dan Devan bersaing sih urusan Syifa gitu. Adam yang berusaha dengan baik kerja di perusahaan, ya Adam berhasil kerja dengan baik di perusahaan PT. CAHAYA gitu. Memang Adam tidak kerja sopir angkot gitu. Trian kerja dengan baik sopir angkot gitu. Pemilik perusahaan PT. CAHAYA adalah Fattah. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Fattah dan Aqella, ya dan bahagia dengan anak bernama Rose. Ya Rose menjalankan sekolah SMA dengan baik yang ada di Jakarta Selatan gitu. Adam kerja dengan baik di perusahaan gitu. Randa, Selfi, dan Mentari senang sih bahwa Adam kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Jakarta Selatan gitu. Paman Ridwan, bibi Rara, dan Sridevi senang sih Adam kerja di perusahaan PT. CAHAYA gitu. Mentari yang menjalankan sekolah SMA dengan baik, ya mentari berteman dengan baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Bulan. Ya Bulan anaknya Andre dan Ayu. Andre menjalankan usaha dealer motor gitu. Bulan memang punya abang sih yang bernama Tony gitu. Ya Tony menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Palembang gitu. Pertemanan yang baik Mentari dan Bulan, ya keduanya jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Palembang dengan tujuannya happy-happy gitu. Adam yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Adam berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Tono gitu. Tono memang statusnya sudah duda gitu karena istrinya yang bernama Melati meninggal karena kecelakaan motor gitu. Pertemanan Adam dan Tono yang baik, ya kedua jadinya biasa ngobrol di Warkop. Ya pemilik Warkop adalah Doyok gitu. Ya Doyok statusnya duda, ya karena istri meninggal...takdir gitu. Doyok memang punya anak bernama Mawar gitu. Ya Mawar menjalankan dengan baik sih sekolah SMP gitu. Pendapat baiknya Adam dan Tono tentang makanan dan minuman di Warkop...enak gitu. Adam dan Tono ngobrol dengan baik sih di Warkop tentang pekerjaan di perusahaan dan juga kemiskinan ini dan itu berdasarkan media ini dan itu. Keinginan Adam dan Tono sih ingin ngobrol dengan baik sih sama Wakil Gubernur Jakarta tentang penanggulangan kemiskinan yang ada di Jakarta gitu. Memang obrolan Adam dan Tono di Warkop sekedar obrolan saja gitu. Adam dan Tono seperti biasa sih kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. Tono sedang dekat sih dengan cewek yang bernama Sandra gitu. Ya Sandra kerja di mall gitu. Rumah Sandra tidak jauh dari rumah Tono gitu. Ya Sandra anaknya Kadir dan Hesti gitu. Kadir kerjaannya tukang bangunan gitu. Pertemanan Tono dan Sandra baik gitu. Adam yang suka dengan Syifa, ya memang Adam masih bersaing dengan Devan urusan Syifa gitu. Mentari suka sih dengan abangnya Bulan, ya Tony. Ya Tony suka sih dengan Mentari. Tony di kampus memang berteman dengan teman satu fakultas yang bernama Nia gitu. Nia suka dengan Tony gitu. Surya dan Amanda adalah orang tuanya Nia gitu. Surya menjalankan usaha toko mainan gitu. Pertemanan Bulan dan Mentari baik, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik ke tempat-tempat yang baik yang ada di Palembang gitu. Adam dan Tono yang biasa ke Warkop, ya keduanya ngobrol dengan baik sih tentang permasalahan perekonomian berdasarkan berita di media ini dan itu. Keinginan Adam dan Tono ingin ngobrol dengan baik sih dengan menteri pertahanan tentang politik militer dan strategi militer ketika menghadapi masalah ini dan itu. Memang sih obrolan Adam dan Tono di Warkop sekedar obrolan saja gitu. Adam dan Tono memang seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. Tono suka dengan Sandra gitu. Usaha Tono yang ingin jadian dengan Sandra, ya gagal gitu karena Sandra jadian dengan Ivan gitu. Ya Ivan kerjaannya menjalankan usaha dealer mobil gitu. Adam sebagai teman baiknya Tono, ya Adam mengerti sih keadaan Tono yang gagal jadian dengan Sandra gitu. Adam yang bersaing dengan Devan urusan Syifa, ya Adam berhasil jadian dengan Syifa. Devan yang tidak jadian dengan Syifa, ya Devan fokus kuliah dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Adam dan Syifa gitu. Tono senang sih dengan kisah cinta Adam dan Syifa. Ya Adam dan Syifa jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta Selatan gitu. Tony menyukai Mentari dari pada Nia gitu. Tony dan Mentari jadian dengan baik gitu. Bulan senang saja sih Mentari jadian dengan Tony gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih...Tony dan Mentari gitu. Nia yang tahu dengan baik sih Tony menjalin kisah cinta dengan Mentari, ya Nia fokus kuliah saja gitu. Tony dan Mentari jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Palembang dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Pertemanan yang baik tokoh Mentari dan tokoh Bulan," kata Eko.

"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Ular Tangga gitu.

GULAAL

Malam yang gelap bertabur bintang di langit gitu. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus sinetron tema cinta ada sih komedi gitu di chenel MDTV, ya seperti biasa sih.....Budi duduk santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik.

Isi cerita yang di baca Budi :

Di kota fiksi Rajpur, Dilip, seorang mahasiswa hukum yang merupakan seorang Rajput dari Bikaner, yaaa mendapatkan tempat tinggal di sebuah pub tua era Inggris yang kumuh. Di sana, Dilip bertemu Rananjay Singh "Ransa", yaaa seorang pangeran yang membenci ideologi ayahnya dan kaum aristokrat. Kepribadian Ransa yang berapi-api dan tak kenal takut membuat Dilip yang lemah lembut terkesan.

Dilip mengunjungi asrama universitas tempat ia di hajar oleh segerombolan preman universitas, yang dipimpin oleh Jadwal. Mereka menelanjanginya dan menguncinya di sebuah kamar bersama Anuja, yaaa seorang dosen muda di universitas yang sama. Dilip dan Anuja dibebaskan dalam keadaan telanjang. Kakak Dilip menasihatinya untuk melupakannya, tetapi Ransa tidak setuju dan mendorong Dilip untuk membalas dendam. Awalnya enggan, Dilip menyerah dan pergi bersama Ransa untuk menyerang Jadwal, tetapi keadaan berbalik dan Dilip dan Ransa dipukuli, dihajar, dan diusir dari asrama. Ransa bertemu Dukey Banna, yaaa seorang pemimpin lokal yang sedang mengumpulkan dukungan untuk gerakan separatis Rajputana, yaaa yang menjanjikan perlindungan dari Jadwal. Ketika Ransa dan Dilip mendapati diri mereka kalah jumlah oleh geng Jadwal, Dukey campur tangan dan menyelamatkan mereka. Dukey meyakinkan Ransa untuk mengikuti pemilihan Sekretaris Jenderal di universitas, tempat lawannya adalah Kiran, saudara tirinya (di luar nikah).

Ransa diculik oleh saudara laki-laki Kiran, Karan, yaaa yang memintanya untuk menarik diri dari pemilihan umum. Ketika Ransa menolak dan mengejeknya, Karan membunuhnya. Dukey memaksa Dilip untuk menggantikan Ransa dalam pemilihan umum, dan menyuap panel pemilihan untuk mengatur penghitungan suara agar menguntungkan Dilip. Dilip memenangkan pemilihan untuk menjadi sekretaris jenderal. Kiran kemudian merayu Dilip dan meyakinkannya untuk mengizinkannya menjadi sekretaris budaya. Dukey mulai menggunakan dana universitas untuk gerakan Rajputana, yang tampaknya dikendalikan oleh Dilip. Ketika Dilip mengetahui dana tersebut disedot keluar, dia menghadapi Dukey, yang memberi tahu Dilip tentang gerakan separatis. Dilip mencoba untuk berunding dengan Dukey tetapi menyadari bahwa dia tidak memiliki pengaruh dalam situasi tersebut.

Geng Dukey membunuh Jadwal dan Dukey menunjukkan mayatnya kepada Dilip untuk mengintimidasi dia dan membuatnya patuh. Anuja diusir dari asrama dan pindah dengan Dilip, yang juga menjalin hubungan dengan Kiran. Ketika Kiran secara tidak sengaja hamil, dia melakukan aborsi dan mengakhiri hubungannya dengan Dilip. Anuja mencoba menjelaskan kepada Dilip bahwa Kiran tidak tertarik padanya atau pada kehidupan pernikahan tradisional. Dilip yang frustrasi mengundurkan diri dari jabatannya, yang memungkinkan Kiran untuk masuk dan merebut posisinya. Dukey yang marah mengancam Karan dan Kiran dengan mengatakan kepada mereka bahwa satu-satunya alasan mereka hidup adalah karena mereka adalah keturunan raja. Kiran mencoba merayu Dukey, tetapi mereka diganggu oleh orang kedua Dukey, Bhati.

Dilip, yang dibutakan oleh cintanya pada Kiran, menjadi kasar dan agresif. Dia mengetahui tentang hubungan Kiran dan Dukey dari gundik Dukey, Madhuri. Dalam kemarahan, dia pergi ke rumah Dukey dan menembaknya. Saat sekarat, Dukey mengatakan kepadanya bahwa Kiran menggunakan Dilip untuk mendapatkannya. Karan mengungkapkan rencana induknya: begitu Dukey Banna disingkirkan, gerakan Rajputana akan memilihnya sebagai pemimpin mereka dan melegitimasinya. Geng Karan memutuskan untuk menyingkirkan Bhati sehingga pertahanan Dukey akan melemah. Dilip ingin mendengar kebenaran dari Kiran, tetapi dia menolak untuk menjawab panggilannya. Ketika Bhati pergi mencarinya, dia dibunuh oleh geng Karan. Dilip menemukan Kiran, yang membenarkan bahwa dia menggunakannya, tetapi dia tidak bisa memaksa dirinya untuk membunuhnya. Dalam keragu-raguannya, dia ditembak dan terluka parah oleh geng Karan. Dia berhasil menyeret dirinya pulang dan meninggal di sana, sendirian. Cerita berakhir dengan Karan sebagai kepala gerakan Rajputana, sementara Kiran meneteskan air mata sebagai salah satu pengikut setianya.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik sih motornya di depan rumah Budi. Ya Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.

"Emmm," kata Budi.

"Langsung saja main permainan Monopoli saja Budi!" kata Eko.

"Oke...main permainan Monopoli!" kata Budi.

Budi mengambil permainan Monopoli di bawah meja, ya permainan Monopoli di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Monopoli dengan baik gitu.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Valen dan Mila menjalankan rumah tangganya dengan baik dengan dasar cinta dan keimanan yang baik gitu, ya agama keduanya adalah Islam gitu. April dan Arbil adalah anaknya Valen dan Mila. Arbil anak pertama Valen dan Mila dan April anak keduanya Valen dan Mila. Sebagai orang tua yang baik sih....Valen dan Mila menyayangi dan mendidik dengan baik April dan Arbil gitu. Valen menjalankan dengan baik sih usaha toko kelontongan gitu. Mila membantu dengan baik sih usaha toko kelontongan yang di jalankan dengan baik sama Valen, ya kerjaan Mila bagian keuangan gitu. Arbil memang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tingginya gitu. April memang masih menjalankan sekolah SMA dengan baik gitu. Arbil memang melamar pekerjaan di perusahaan yang ada di Batam gitu. Keadaan di Batam memang berkompetisi dengan baik sih urusan mau kerja di perusahaan gitu, ya karena ada orang-orang dari daerah ini dan itu datang ke Batam tujuannya mau kerja di perusahaan di Batam. Arbil merasakan dengan baik kompetisi urusan mau kerja di perusahaan gitu. Usaha Arbil belum berhasil masuk kerja di perusahaan di Batam gitu. Memang Arbil berpacaran dengan Zahra gitu. Zahra anaknya Saiful dan Dewi gitu. Saiful menjalankan usaha toko pakaian gitu. Zahra menjalankan kuliah di Universitas yang ada di Batam gitu. Zahra memang di jodohkan sama Eby gitu. Ya Eby memang sudah kerja di perusahaan PT. JAYA yang ada di Batam gitu. Eby anaknya Lesti dan Rizki gitu. Rizki menjalankan usaha toko mainan gitu. Urusan Zahra dan Arbil bisa di restui dengan baik sama kedua orang tuanya Zahra jika Arbil sudah kerja dengan baik di perusahaan gitu. Arbil memang belum berhasil kerja di perusahaan gitu, ya Arbil berusaha dengan baik untuk bisa kerja di perusahaan gitu. Eby suka dengan Zahra gitu, ya inginnya Eby segera menikah dengan Zahra gitu. Zahra berharap Arbil segera kerja di perusahaan yang ada di Batam dengan tujuannya sih Arbil dapat restu dari orang tua Zahra gitu. Teman Arbil yang bernama Yusuf sudah berhasil kerja di perusahaan PT. JAYA yang ada di Batam. Ya Yusuf yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Yusuf segera menikah dengan baik sama Della gitu. Arbil senang sih Yusuf kerja di perusahaan dan menikah dengan Della gitu. Zahra benar-benar jatuh hati pada Eby gitu. Zahra masih ingin mempertahankan hubungannya dengan Arbil tapi karena orang tua Zahra dan orang tua Eby jadinya Zahra memutuskan untuk putus hubungan dengan Arbil gitu. Arbil harus menerima keadaan sih bahwa Zahra jadian dengan baik sama Eby gitu, ya Arbil patah hati gitu. Zahra dan Eby menikah dengan baik. Arbil memang di undang ke pernikahannya Zahra dan Eby tapi Arbil memilih tidak datang dan Arbil meninggalkan dengan baik Batam ke Jakarta gitu. Di Jakarta Arbil tinggal di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Ridwan dan Rara. Rumah tangga yang di jalankan Ridwan dan Rara baik gitu, ya bahagia dengan anak bernama Melly gitu. Melly memang kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAKRA gitu. Penampilan Melly seperti cewek muslimah gitu. Arbil memang suka dengan Melly karena Melly cantik dan baik gitu. Memang sih Melly lebih tua 3 tahun dari Arbil gitu. Arbil yang tinggal dengan baik di Jakarta, ya Arbil berusaha dengan baik sih untuk kerja di perusahaan gitu. Memang sih di Jakarta kompetisi sengit sih urusan mau kerja di perusahaan gitu. Arbil merasakan dengan baik kompetisi urusan mau masuk kerja di perusahaan gitu. Usaha Arbil berhasil sih kerja di perusahaan PT. CAKRA gitu. Arbil berkata "Kalau sudah rezekinya...pasti mendapatkan pekerjaan di perusahaan". Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAKRA gitu. Pertemanan Arbil dan Melly tetap baik gitu. Valen, Mila, dan April senang dengan baik sih Arbil kerja dengan baik di perusahaan PT. CAKRA yang ada di Jakarta gitu. Arbil kerja dengan baik baik sih di perusahaan, ya Arbil berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Afan anaknya Fildan dan Selfi. Fildan menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Afan memang sudah menikah sih dengan cewek cantik yang bernama Sridevi. Rumah tangga yang di jalankan dengan baik Afan dan Sridevi, ya Sridevi sedang hamil tiga bulan gitu. Pertemanan yang baik Arbil dan Afan, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil dan Afan memang sering ke Warkop, ya jadinya tempat favorit gitu. Warkop pemiliknya adalah Dikta dan Aurel gitu. Memang Dikta dan Aurel....suami istri gitu. Di Warkop, ya Arbil dan Afan biasa sih ngobrol dengan baik sih tentang pergaulan muda dan mudi di Jakarta gitu, ya antara baik dan buruk perilaku gitu antara paham agama dan tidak paham agama gitu. Memang sih Arbil dan Afan nonton DA7 dan KDI di Hp masing-masing, ya keduanya berpendapat dengan baik sih bahwa DA7 dan KDI bagus karena menghibur dengan baik yang menonton dengan baik acara musik dangdut gitu. Pendapat Arbil dan Afan tentang minuman dan makanan di Warkop...enak gitu. Obrolan Arbil dan Afan di Warkop sekedar obrolan saja sih. Arbil dan Afan kerja dengan baik di perusahaan gitu. April yang menjalankan sekolah SMA dengan baik di Batam, ya April berteman baik sih dengan Tasya gitu. Tasya anaknya Faul dan Rani. Faul menjalankan dengan baik usaha toko perhiasan emas gitu. Pertemanan yang baik April dan Tasya, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tasya menyukai cowok teman sekelas yang bernama Ridho. Ridho anaknya Rangga dan Cinta. Rangga menjalankan usaha dealer motor gitu. Hubungan pertemanan Tasya dan Ridho baik gitu. April sih mendukung saja sih Tasya, ya jika Tasya ingin jadian sama Ridho gitu. April memang memilih fokus sekolah SMA gitu. Sebenarnya ada teman sekelas April yang bernama Robi, yaaa Robi suka dengan April gitu. Robi anaknya Langit dan Renata gitu. Langit menjalankan usaha rumah makan Seafood gitu. Pertemanan Robi dan April baik sih. Arbil tinggal dengan baik di Jakarta dan kerja dengan baik di perusahaan PT. CAKRA gitu. Arbil yang berteman baik sama Melly, ya Arbil ada rasa suka pada Melly gitu. Melly sebenarnya pernah mau menikah dengan cowok yang bernama Alfa gitu, ya takdir berkata lain gitu bahwa Alfa meninggal karena penyakit jantung gitu. Melly memang sekarang ini kerja dengan baik di perusahaan dan berteman baik sih dengan teman-teman masa kuliah dan juga teman-teman satu kerjaan di perusaahaan tempat Melly kerja gitu. Arbil yang suka dengan Melly, ya Arbil berusaha dengan baik sih untuk bisa jadian dengan Melly gitu. Memang sih hubungan pertemanan Arbil dan Melly baik gitu. Afan yang tahu Arbil suka dengan Melly, ya Afan mendukung dengan baik Arbil jadian dengan Melly gitu. Melly memang dapat omongan sih dari temannya yang bernama Nia gitu, ya tentang kapan Melly menikah gitu?. Nia memang teman masa kuliah Melly. Ya Nia tidak kerja gitu jadi kerjaannya Nia adalah Ibu rumah tangga gitu. Nia memang sudah punya anak yang bernama Aulia gitu. Aulia berumur tiga tahun. Hary adalah suami Nia gitu. Hary menjalankan dengan baik sih usaha dealer mobil gitu. Omongan Nia pada Melly tentang kapan Melly nikah? Ya Melly menjawabnya dengan santai gitu "Jika jodohnya dekat aku segera menikah. Jika jodohya masih jauh, ya urusan menikah masih lama sih. Aku selalu berdoa dengan baik setiap ibadah dengan tujuannya jodoh dekat dengan baik agar aku segera menikah dengan tujuannya ibadah dan di jauhkan dari urusan fitnah dunia ini". Nia paham sih omongan Melly karena Melly paham agama yang di yakini agama Islam gitu. Arbil yang suka dengan Melly, ya Arbil berusaha dengan baik jadian dengan Melly gitu. Usaha Arbil berhasil jadian dengan Melly karena Melly suka dengan Arbil gitu. Urusan umur Melly lebih tua dari Arbil sih tidak ada masalah sih karena Arbil cinta Melly gitu. Afan senang sih Arbil jadian dengan Melly gitu. Arbil dan Melly merencankan menikah gitu demi kebaikan keduanya gitu. Memang Arbil mengerti dengan baik omongan Ayahnya Arbil tentang urusan rezeki pasti dekat dengan jodoh gitu. Arbil yang tinggal dengan baik di Jakarta dan kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil mendapatkan rezeki dengan baik dan juga jodoh juga. Arbil memang mengetahui dengan baik sih Melly ibadahnya dengan baik gitu, ya Arbil berkata "Apa mungkin...karena doa Melly jadi aku berjodoh dengan Melly?" Arbil yang memahami dengan baik ilmu agama karena belajar deengan baik dan praktek dengan baik...ibadah dengan baik gitu jadi Arbil berkata "Tuhan Maha mengabulkan doa. Mungkin memang aku berjodoh dengan Melly gitu. Doa Melly di kabulkan sama Tuhan tentang jodoh yang jauh di dekatkan dengan baik, ya aku asal Batam dan Melly asal Jakarta bertemu di Jakarta dengan baik jadi aku dan Melly berjodoh dengan baik. Tuhan Maha Pengatur Dunia ini". Valen, Mila, dan April senang sih Arbil dapat jodoh orang Jakarta yang bernama Melly gitu. Cerita di buat dengan baik sih, ya Arbil dan Melly menikah gitu. Nia senang Melly menikah dengan Arbil. Afan senang sih Arbil menikah dengan Melly. Pernikahan Arbil dan Melly berjalan dengan baik dan bahagia gitu. April yang menjalankan sekolah SMA dengan baik dan berteman baik sama Tasya gitu. Tasya jadian dengan baik sama Ridho. Ya Ridho dan Tasya menjalankan dengan baik sih hubungan kisah cinta gitu. April senang dengan kisah cinta Tasya dan Ridho. April yan berteman baik sama Robi, ya April suka sih dengan Robi. April tetap memilih berteman baik saja sama Robi, ya karena April ingin fokus sekolah SMA gitu. Robi yang suka dengan April, ya memang Robi memilih memendam rasa saja suka sama April dan Robi tetap berteman baik sama April gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Tasya," kata Eko.

"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko, yaaa asik sih main permainan Monopoli gitu.

"Acara Tv," kata Budi.

"Mgomongin acara Tv, ya Budi?" kata Eko.

"Iya...Eko...ngomongin acara Tv!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Acara Tv di chenel ini dan itu......berkaitan dengan bulan Ramadhan....bagus kan Eko?" kata Budi.

"Memang bagus sih Budi...tentang acara Tv di chenel ini dan itu......berkaitan dengan bulan Ramadhan!" kata Eko.

"Terhibur dengan baik yang menonton acara Tv di chenel ini dan itu!" kata Budi.

"Memang terhibur dengan baik. Suasana hati happy dan happy," kata Eko.

"Suasana hati memang happy dan happy!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Monopoli gitu.

CAMPUR ADUK

LE MANS

Malam yang gelap, ya bintang berkelap-kelip di langit. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...sinetron tema cinta, ya ada komed...

CAMPUR ADUK