CAMPUR ADUK

Saturday, March 14, 2026

DHOKHA : ROUND D CORNER

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik dan bintang-bintang berkelip-kelip di langit. Keadaan di lingkungan sekitar rumah Budi baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...FTV di chenel SCTV, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus.

Isi cerita yang di baca Budi :

Saanchi dan Yathaarth adalah pasangan suami istri. Namun, pernikahan mereka berada di ambang kehancuran. Saanchi terus menekan Yathaarth untuk berbicara dengan pengacara perceraiannya, dan berencana untuk pindah ke Inggris Raya. Suatu hari, Yathaarth melihat berita, di tempat kerja bahwa Haq Riyaz Gul, seorang teroris, telah memasuki apartemennya ketika Saanchi sendirian. Bingung, dia bergegas ke kompleks apartemen, hanya untuk menemukan bahwa Polisi Mumbai sudah ada di sana. ACP Harishchandra Malik mencoba bernegosiasi dengan Gul, tetapi sia-sia. Sementara itu, media, yang hadir di luar kompleks apartemen, menerima berita tentang situasi penyanderaan dan mencoba untuk membesar-besarkannya. Yathaarth memberi tahu Malik bahwa Saanchi baru-baru ini didiagnosis dengan gangguan delusi, yaaa dan seiring berjalannya waktu, dia bisa menjadi lebih berbahaya daripada Gul jika dia tidak minum pil yang diresepkan.

Sementara itu, di apartemen, Saanchi dengan tenang memberi tahu Gul bahwa Yaatharth mencoba memberinya obat yang salah untuk membuatnya kehilangan kewarasannya. Dia juga memberi tahu Gul bahwa begitu Yaatharth berhasil dengan rencananya, dia dapat menyimpan kekayaannya sebagai pengasuh, sambil juga melanjutkan hubungannya dengan psikiaternya, Vidya, yang dia tangkap beberapa kali ketika mereka bersikap mencurigakan di dekatnya. Marah dan kesal dengan situasi tersebut, Gul menyuruh Saanchi untuk tetap diam. Ketika Malik menghubungi Gul, Yaatharth memohon kepada Gul, untuk memberikan Saanchi obatnya. Jika tidak, dia akan segera kambuh. Mendengar percakapan antara Yaatharth dan Gul, Saanchi meminta Gul untuk tidak memberikannya, sambil menggodanya.

Gul dengan hati-hati memberi tahu Sanchi bahwa dia tidak tahu tentang bom yang dia kirimkan ke asrama anak laki-laki itu, yang akhirnya menewaskan 13 orang. Dia menyatakan bahwa dia dikhianati oleh pamannya dari Kashmir saat mengirimkan bom itu alih-alih kurir yang sebenarnya, yang menewaskan 13 siswa. Karena semua bukti mengarah padanya, dia dihukum. Kemudian, Gul mengancam Malik, akan membunuh Saanchi, jika tuntutannya tidak dipenuhi. Ketika Yaatharth bersikeras pergi ke apartemennya, sendirian, bersama Malik dan polisi, mereka berdua terlibat dalam pertengkaran sengit mengenai tindakan selanjutnya.

Di apartemen, saat Saanchi merayu Gul, mereka berencana menjadikan Saanchi sandera palsu, untuk melarikan diri dari cengkeraman polisi. Saat mereka menjalankan rencana mereka, Saanchi memberi tahu polisi bahwa magasin senjatanya kosong, mengkhianati kepercayaan Gul, di hadapan polisi. Namun, Gul berhasil membawa Saanchi kembali ke apartemen. Saanchi segera mulai bersikap berbeda, bertanya tentang identitas Gul dan bagaimana ia berhasil masuk ke apartemen. Kesal, Gul mengikat Saanchi ke kursi di ruang tamu. Terungkap bahwa Gul sebenarnya memberi Saanchi pilnya melalui teh yang ia buat sebelumnya.

Setelah beberapa waktu, Saanchi mencoba untuk memulai hubungan seks dengan Gul, tetapi dia berubah pikiran, saat berhubungan intim dengannya. Saanchi kemudian mulai memberi tahu Gul bahwa semua pria itu sama: Yaatharth, Gul, dan 'dia'. Gul berubah pikiran lagi, dan membuang pil-pilnya, menyatakan bahwa dia berencana untuk melarikan diri bersamanya. Sementara itu, Malik dan Yaatharth memutuskan agar Yaatharth mendapatkan uang tebusan sebesar INR 50 lakhs, sehingga mereka dapat menangkap Gul dan meredakan situasi dengan cepat. Ketika Yaatharth pergi ke apartemennya, dengan uang tebusan, beberapa tembakan terdengar. Malik dan polisi bergegas ke apartemen, hanya untuk menemukan Saanchi mati, di pelukan Yaatharth, dengan tembakan dilepaskan padanya. Gul menyatakan kepada polisi bahwa Yaatharth menembak dan membunuhnya, bukan dia.

Di pengadilan, Yaatharth menyatakan bahwa begitu dia memasuki apartemen, Saanchi segera meminta bantuan Yaatharth. Gul melepaskan beberapa tembakan ke arahnya, membunuhnya, saat dia mengkhianatinya, lagi. Menurut kesaksian Gul, saat Yaatharth memasuki apartemen, baik Saanchi maupun dia saling memaki. Yaatharth kemudian mencoba mengambil pistol dari Gul, tetapi mereka berdua terlibat perkelahian. Namun, Yaatharth berhasil melepaskan beberapa tembakan ke Saanchi, bahkan saat pistol itu ada di tangan Gul. Malik menyatakan kepada pengadilan bahwa saat Gul berada dalam tahanannya, dia baru tahu bahwa dia sebenarnya mengalami delusi dan menyerahkan laporan medis dan psikologis, sebagai bukti, yang membuktikan hal yang sama. Pengadilan mempertahankan hukuman mati sebelumnya untuk Gul, dengan Saanchi ditambahkan ke dalam daftar korbannya. Namun, karena dia telah didiagnosis dengan penyakit mental, hukuman mati hanya dapat dilaksanakan setelah dia sembuh dari penyakitnya.

Kemudian terungkap bahwa Yaatharth memberikan obat yang salah kepada Saanchi, dengan bantuan Vidya, yang merupakan selingkuhannya. Orang ketiga yang dirujuk Saanchi kepada Gul, sebenarnya adalah Malik, yang dengannya dia berencana untuk melarikan diri, ke Inggris, dari Yaatharth. Namun, ketika Malik bersikeras untuk tinggal di India, karena dia memiliki keluarga, Saanchi memeras Malik, untuk memperkosanya secara palsu. Malik-lah yang bersama dengan Gul merencanakan pelariannya selama pemindahan penjara untuk membunuh Sanchi di apartemennya. Sebagai balasannya, Malik berjanji untuk menyelamatkannya dari hukuman mati. Gul, yang tidak membunuh siapa pun, kemudian kehilangan kewarasannya dan dikirim ke rumah sakit jiwa untuk perawatan, di mana dia membayangkan Saanchi. Ini berarti, Yatharth menipu Sanchi dan Gul ditipu oleh Sanchi dan Malik. Jadi, masing-masing karakter saling memberikan 'Dhokha'.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan motornya di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi.

"Emmm," kata Budi.

"Langsung saja Budi...main permainan kartu remi!" kata Eko.

"Oke....main permainan kartu remi!" kata Budi.

Budi mengambil kartu remi di bawah meja, ya kartu remi di kocok dengan baik dan kartu remi di bagikan dengan baik. Eko dan Budi main permainan kartu remi dengan baik, ya permainan cangkulan gitu.

"Emmm," kata Budi.

"Hidup ini," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Berdasarkan berita di Tv...cerita perang di ceritakan dengan baik," kata Eko.

"Nama juga berita Tv...menceritakan dengan baik cerita perang," kata Budi.

"Dampak perang kehancuran," kata Eko.

"Realitanya memang begitu," kata Budi.

"Tuhan," kata Eko.

"Bagi orang-orang yang terdampak perang pasti berkata "Tuhan", ya orang-orang berdoa dengan baik meminta pertolongan pada Tuhan," kata Budi.

"Memang orang-orang berdoa dengan baik meminta pertolongan Tuhan," kata Eko.

"Berdasarkan cerita para Nabi. Tuhan mengutus utusannya (Nabi) di antara manusia untuk menyelesaikan permasalahan di antara manusia," kata Budi.

"Manusia pilihan," kata Eko.

"Ya memang mamusia pilihan," kata Budi.

"Yang jadi pertanyaannya sih. Siapa manusia pilihan?" kata Eko.

"Kalau itu sih....aku kan tidak tahu sih...siapa manusia pilihan?" kata Budi.

"Anggap saja...manusia pilihan itu...orang baik yang mampu menyelesaikan permasalahan perang," kata Eko.

"Aku setuju dengan omongan Eko!" kata Budi.

"Sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Eko.

"Memang sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Aku mau cerita Eko!" kata Eko.

"Silakan Budi....bercerita dengan baik!" kata Budi.

"Begini ceritanya!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Valen dan Mila menjalankan dengan baik rumah tangga. April anak kedua Valen dan Mila. Arbil anak pertama Valen dan Mila. Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik di Jakarta Selatan. Di Jakarta Selatan, ya Arbil tinggal dengan baik sih di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Fattah dan Aqella. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Fattah dan Aqella, ya bahagia dengan dua anak gitu….Dinda dan Della. Ya Dinda memang anak pertama dan Della anak kedua. Dinda menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta Selatan. Ya Dinda berpacaran dengan baik sih dengan cowok yang bernama Ferdinan gitu. Ya Ferdinan satu fakultas satu tempat kuliah dengan Dinda. Kenzi dan Jelita adalah orang tuanya Ferdinan. Kenzi di penjara sih. Jelita demi hidup ini menjalankan usaha toko kelontongan dan Kenzi membantu dengan baik sih usaha Ibu yang di jalankan dengan baik. Kenapa Kenzi di penjara? Kenzi…Menteri Keuangan yang di tangkap dan di penjara sama KPK karena Kenzi korupsi. Semua aset Kenzi di sita dengan baik sama pemerintahan gitu. Ferdinan mau putus kuliah karena Ayahnya di penjara gitu dan keadaan ekonomi keluarga kacau gitu. Ibu selalu memberikan masukkan baik pada Ferdinan agar Ferdinan tidak putus kuliah karena keadaan Ayah dan di penjara karena korupsi dan juga keadaan ekonomi keluarga gitu. Ibu memang cepat tanggap sih membuat usaha toko kelontongan demi hidup ini. Ferdinan menerima masukkan baik Ibu, ya Ferdinan tetap melanjutkan dengan baik demi masa depan gitu. Dinda mengerti dengan baik keadaan Ferdinan yang di omongin dengan baik sama orang-orang bahwa Ferdinan anak tukang korupsi. Hubungan Ferdinan dan Dinda tetap baik sih. Della menjalankan sekolah SMA yang ada di Jakarta gitu. Ya Della fokus sekolah SMA gitu dari pada urusan pacaran sih, ya memang ada cowok yang suka dengan Della gitu. Cowok yang suka dengan Della nama Yusuf. Ya Yusuf anaknya Gibran dan Adara. Gibran menjalan usaha toko elektronik gitu. Yusuf memang satu kelas dengan Della. Ya Yusuf berteman baik sih dengan Della gitu. Arbil memang kerja dengan baik di perusahaan PT. JAYA. Ya yang menjalankan perusahaan PT. JAYA adalah Mohan dan pemiliknya adalah Raisa. Memang Raisa dan Mohan…suami istri. Rumah tangga yang di jalankan Mohan dan Raisa baik sih, ya bahagia dengan anak bernama Victoria gitu. Victoria menjalankan sekolah SMA dengan baik di Jakarta Selatan gitu. Valen, Mila, dan April senang sih Arbil tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta Selatan gitu. Valen tetap dengan baik sih menjalankan usaha bengkel motor gitu. Mila kegiatannya dengan Ibu-Ibu lingkungan sekitar rumah sih…urusan pengajian gitu. April menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Ya Afan anaknya Ridwan dan Rara. Afan menjalankan usaha toko pakaian gitu. Arbil pada masa kuliah di Batam pernah berpacaran dengan cewek yang bernama Zahra gitu. Hubungan Arbil dengan Zahra harus putus sih karena Zahra di jodohkan sama orang tuanya dengan cowok yang bernama Eby gitu. Ya Eby anaknya Kenzo dan Mutiara. Eby menjalankan usaha dealer mobil gitu. Galaksi dan Aluna adalah orang tuanya Zahra. Galaksi menjalankan usaha toko kain gitu. Kenzo dan Galaksi berteman dengan baik sih, ya makanya keduanya menjodohkan dengan baik Eby dan Zahra. Zahra menikah dengan Eby. Arbil patah hati dengan baik karena Zahra menikah dengan Eby, ya rasa sakit di hati Arbil sih….luka tapi tidak berdarah gitu. Sekarang ini Arbil telah melupakan dengan baik sih Zahra karena demi kebaikkan Arbil gitu. Pada masa kuliah sih Afan pernah berpacaran sih dengan Novia gitu. Hubungan Novia dan Afan harus putus sih karena Novia di jodohkan dengan baik sama cowok yang bernama Hari gitu. Novia anaknya Faul dan Selfi. Faul menjalankan usaha toko mainan. Fildan dan Aulia orang tuanya Hari. Ya Hari kerjaannya dokter di rumah sakit yang ada di Jakarta Selatan gitu. Fildan menjalankan dengan baik sih toko perhiasan emas gitu. Fildan dan Faul memang berteman baik, ya makanya Fildan dan Faul menjodohkan dengan baik Hari dan Novia. Ya Novia menikah dengan baik sama Hari. Afan patah hati sih karena Novia menikah dengan Hari, ya rasa di hati Afan sih…luka tapi tidak berdarah gitu. Sekarang ini sih…Afan telah melupakan dengan baik sih Novia demi kebaikkan Afan gitu. Arbil dan Afan yang berteman baik, ya keduanya jalan-jalan dengan baik sih dengan mengendarai motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta Selatan dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan sih…kafe gitu. Ya pemilik kafe adalah Devan dan Aliya. Ya memang sih Devan dan Aliya…suami istri. Pendapat Arbil dan Afan sih tentang makanan dan minuman di kafe…enak sih. Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih di kafe sih tentang Politik Budi Utomo gitu. Keinginan Arbil dan Afan sih…ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Komunikasi Politik gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan sih sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Jakarta Selatan gitu. Arbil dan Afan seperti biasa sih menjalankan dengan baik sih kerja di perusahaan gitu. April yang menjalankan kuliah dengan baik, ya April berteman baik dengan teman kuliah yang bernama Lisa. Ya Lisa anaknya Andhika dan Amanda gitu. Ya Andhika kerjaannya polisi kepolisian Lapor Pak!. Pertemanan yang baik April dan Lisa, ya keduanya jalan-jalan dengan baik dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy. Tempat favoritnya April dan Lisa sih…Warkop. Pemilik Warkop adalah Udin dan Lira. Memang Udin dan Lira…suami istri. Pendapat April dan Lisa sih tentang makanan dan minuman di Warkop…enak sih. Di Warkop, ya April dan Lisa ngobrol dengan baik sih tentang perusahaan-perusahaan Swiss yang cabangnya ada di Batam gitu memang masih berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi di Batam gitu. Keinginan April dan Lisa ngobrol dengan Walikota Batam tentang Komunikasi Politik. Obrolan April dan Lisa sekedar obrolan saja sih seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Batam. April dan Lisa seperti biasa sih menjalankan kuliah dengan baik gitu. Lisa memang menjalankan pacaran dengan cowok yang bernama Kevin gitu. Ya Kevin kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAKRA gitu. Jhon dan Mira adalah orang tuan Kevin. Jhon kerjaannya menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Lisa dan Kevin gitu. April sedang dekat dengan teman kuliah yang bernama Robi. Ya Robi anaknya Farhan dan Jihan. Ya Robi menjalankan usaha dealer mobil gitu. Keinginan terpendam April sih jadian dengan Robi. Ya Robi memang menganggap dengan baik sih April teman baik sih. Arbil dan Afan yang berteman baik, ya keduanya masih biasa ke kafe gitu. Di kafe, ya Afan bertemu dengan teman masa SMA yang bernama Sridevi. Ya Sridevi kerja dengan baik di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Memang sih  Sridevi ke kafe dengan teman kerjanya yang bernama Dayat gitu. Ya Dayat memang gemulai gayanya seperti cewek, ya tetap sih Dayat cowok tulen sih. Dayat memang berpacaran sih dengan cewek yang bernama Tia gitu. Ya Tia menjalankan usaha butik sih. Sridevi memang masih jomlo sih. Hubungan pertemanan Afan dan Sridevi baik sih. Rakha dan Mala adalah orang tua Sridevi gitu. Rakha menjalankan usaha toko elektronik gitu. Rakha dan Mala senang sih dengan Afan gitu. Hubungan pertemanan Afan dan Sridevi ada rasa sih…jadinya nyaman sih. Arbil sedang dekat dengan teman kerja yang bernama Tasya. Ya Tasya baru putus sih dari cowoknya yang bernama Rangga gitu. Rangga menjalin cinta dengan Cinta gitu. Rangga kerjaannya pilot Super Air Jet dan Cinta kerjaannya pramugari Super Air Jet. Tono dan Vivi adalah orang tuanya Tasya. Tono menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Tasya baik, ya keduanya ada rasa jadinya nyaman gitu. Afan dan Sridevi yang saling suka sih, ya jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih…Afan dan Sridevi gitu. Arbil senang sih dengan kisah cinta Afan dan Sridevi. Ya Afan dan Sridevi jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Afan sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta Selatan dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil dan Tasya yang berteman baik, ya keduanya jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Tasya gitu. Afan senang sih dengan kisah cinta Arbil dan Tasya. Ya Arbil dan Tasya jalan-jalan sih dengan motor Arbil sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta Selatan dengan tujuannya happy-happy gitu. April yang berteman baik sama Robi. Ya Robi merasa nyaman pertemanan dengan April. Ya Robi memutuskan dengan baik untuk jadian dengan April, ya Robi menyatakan cinta sama April sambil memberikan sebuket bunga dan coklat sih. April yang suka dengan Robi, ya April menerima sebuket bunga dan coklat dari Robi gitu. Ya Robi senang cintanya di terima sama April gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih…Robi dan April gitu. Lisa senang sih dengan hubungan kisah cinta April dan Robi. Ya Robi dan April jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Robi ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!!!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Persahabatan yang baik sih tokoh April dan tokoh Lisa,” kata Eko.

“Ya begitulah ceritanya!!!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan kartu remi, ya permainan cangkulan gitu.

CAMPUR ADUK

DHOKHA : ROUND D CORNER

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik dan bintang-bintang berkelip-kelip di langit. Keadaan di lingkungan sekitar rumah Budi baik. Setel...

CAMPUR ADUK