CAMPUR ADUK

Saturday, January 31, 2026

THE STORM WARRIORS

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus.......sinetron tema cinta di chenel SCTV, yaaa Budi duduk santai di rumahnya, ya sambil menikmati minum kopi dan makan keripik labu. 

"Baca cerpen saja ah!" kata Budi. 

Budi mengambil buku bawah di meja, ya buku di buka dengan baik, ya di pilih - pilih dengan baik cerpen yang ingin di baca. Terpilihlah salah satu cerpen yang di baca dengan baik sama Budi gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Lord Godless, seorang panglima perang Jepang yang jahat, bertujuan untuk menaklukkan Tiongkok sehingga ia menangkap kaisar Tiongkok, meracuni banyak guru di wulin, dan mengeluarkan ultimatum untuk bergabung dengannya atau mati. Nameless, seorang ahli bela diri terkenal, berhasil membebaskan diri dan memberikan penawar racun kepada para guru yang ditangkap. Terlepas dari upaya gabungan mereka, Godless tetap tidak terpengaruh oleh serangan mereka dan membunuh mereka. Nameless, Cloud, Wind, dan Chuchu berhasil melarikan diri dengan bantuan para ahli bela diri lainnya. Namun, Nameless terluka parah dan tidak dapat pulih dengan cepat. 

Dia mengirim Cloud dan Wind untuk mencari Lord Wicked, satu-satunya orang yang mampu mengalahkan Godless. Wicked, yang telah meninggalkan cara-cara kekerasannya, dengan enggan setuju untuk membantu setelah kekasih Wind, Second Dream, membujuknya. Sementara itu, Cloud berlatih di bawah bimbingan Nameless yang menyamar di Kuil Linyi. Nameless mengenali potensi Cloud dan menciptakan gerakan pedang baru. Godless menemukan lokasi mereka dan mengirimkan letnannya, Earth dan Sky, untuk membunuh Nameless. Cloud dengan mudah mengalahkan mereka, tetapi Wind mengganggu latihannya untuk menyelamatkan Second Dream, yang terluka. Kepergian Wind menghentikan latihannya sebelum waktunya. 

Cloud berangkat untuk menghadapi Godless, yang telah menyandera kaisar untuk mencari Makam Naga, yang berisi rahasia yang terkait dengan takdir Tiongkok. Cloud bertarung melawan Heartless, putra Godless, dan kemudian terlibat dalam pertempuran dengan Godless sendiri. Terlepas dari kemampuan Cloud, baju besi Godless membuatnya hampir tak terkalahkan. Namun, sebuah pintu masuk tersembunyi ke Makam Naga terungkap selama pertarungan mereka. Wind, dalam keadaan zouhuorumo, tiba dan bertarung dengan Godless, Cloud, dan akhirnya keduanya. Dia membunuh Godless dan mengambil Tulang Naga dari makam. Cloud mengejar Wind, sementara kaisar mendesaknya untuk mengambil kembali Tulang Naga demi nasib Tiongkok. 

Wind mencapai tempat rahasia yang disebutkan dalam surat dari Second Dream, tetapi dia tetap tidak merespons. Para pengawal kaisar berusaha merebut kembali Tulang Naga, yang mengakibatkan perkelahian antara Jenderal dan Heartless. Saat tulang itu patah, Wind sepenuhnya menyerah pada keadaan zouhuorumo-nya, berubah menjadi jahat. Cloud tiba dan melawan Wind dalam upaya untuk menyelamatkannya tetapi gagal, yang mengakibatkan konsekuensi tragis. Sebagai pengorbanan terakhir, Cloud mendorong Wind dan Second Dream ke tempat aman tetapi dirinya sendiri terjun ke kedalaman. Wind menyesal karena Cloud tidak membunuhnya lebih awal ketika ia memiliki kesempatan. Cerita berakhir tiba-tiba, meninggalkan nasib Cloud yang tidak pasti dan Wind berduka atas pilihan yang telah dibuatnya.

***

Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan keripik labu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.

"Emmm," kata Budi.

"Sederhana," kata Eko.

"Sederhana keadaan aku dan Eko," kata Budi.

"Ngomong-ngomong Budi....gimana keadaan teman Budi, ya Agus Salim yang rumahnya dekat dengan mesjid LDII di jalan Sam Ratulangi?" kata Eko.

"Agus Salim. Keadaannya baik sih!" kata Budi.

"Baik toh...keadaan Agus Salim!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Cerita di lingkungan sosial masyarakat sekitar rumah Agus Salim...gimana Budi?" kata Eko.

"Keadaannya....lingkungan sosial masyarakat....sekitar rumah Agus Salim, yaaa biasa sih....antara paham agama dan tidak paham agama. Jika paham agama dengan baik membentuk kepribadian baik demi diri, keluarga, dan juga orang lain. Jika tidak paham agama.....bisa saja melakukan hal-hal buruk yang merugikan diri, keluarga, dan juga orang lain," kata Budi.

"Jadi keadaannya...antara paham agama dan tidak paham agama," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Ada persoalan agama...Budi?" kata Eko.

"Persoalan agama. Paling perdebatan agama yang satu dengan agama yang lain....atau perdebatan tentang organisasi agama yang satu dengan organisasi agama yang lain," kata Budi.

"Perdebatan agama yang satu dengan perdebatan agama yang lain. Atau perdebatan tentang organisasi agama yang satu dengan organisasi agama yang lain. Hal biasa sih perdebatan kan Budi?" kata Eko.

"Memang hal biasa perdebatan," kata Budi.

"Apakah Agus Salim bertanya tentang kebenaran yang mana urusan perdebatan agama yang satu dengan agama yang lain atau perdebatan organisasi agama yang satu dengan organisasi agama yang lain?" kata Eko.

"Ya iyalah Eko...Agus Salim memang bertanya pada aku...tentang kebenaran yang mana urusan perdebatan agama yang satu dengan agama yang lain atau perdebatan organisasi agama satu dengan organisasi agama yang lain?. Jadi aku jawab dengan baik sih....Tuhan Yang Maha Tahu tentang kebenaran urusan yang di perdebatkan," kata Budi.

"Jawaban yang bagus untuk menyelesaikan masalah. Tuhan Yang Maha Tahu tentang kebenaran urusan yang di perdebatkan antara manusia yang satu dengan manusia yang lain atau antara kelompok yang satu dan kelompok yang lain," kata Eko.

"Tuhan yang menciptakan manusia...jadi Tuhan Maha Tahu lah ulah ciptaannya," kata Budi.

"Benerlah omongan Budi!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Alternatif lain...Budi?" kata Eko.

"Alternatif lain. Jawaban aku. Ya aku ngomong dengan baik sama Agus Salim sih..dengan cara melampaui batasan manusia sampai mendengarkan Roh," kata Budi.

"Jadi alternatif lain jawaban Budi, ya...dengan cara melampaui batasan manusia sampai mendengarkan Roh," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Cara itu di jalankan...bisa saja gagal karena ujiannya," kata Eko.

"Memang sih...cara itu di jalankan...bisa saja gagal karena ujiannya. Setan selalu ikut campur urusan manusia. Ya manusia mati karena Setan," kata Budi.

"Mati karena Setan. Manusia diam dengan baik," kata Eko.

"Ya iya ilah Eko. Mati karena Setan. Manusia diam dengan baik karena tidak bisa membuktikan kebenaran," kata Budi.

"Perdebatan pun berakhir," kata Eko.

"Benerlah omongan Eko!" kata Budi.

"Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko.

"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan monopoli saja Budi!" kata Eko.

"Oke main permainan monopoli!" kata Budi.

Budi mengambil permainan monopoli di bawah meja, ya permainan monopoli di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan monopoli dengan baik.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Di Jakarta, ya Dodo tinggal dengan baik di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Jarwo. Rumah tangga yang di jalankan Jarwo dan Mimi baik. Temon anaknya Jarwo dan Mimi. Temon kerjaannya sopir mobil angkot. Ya mobil angkot memang punya Ayahnya Temon gitu. Dodo berteman dengan baik sama Temon. Kerjaannya Dodo sih tukang ojek pangkalan. Hasil kerja tukang ojek pangkalan sih di syukurin dengan baik sih sama Dodo. Ya Dodo suka sih baca komik Mourning Grave, komik Wolverine, komik Royal Tramp, komik Ultraman Orb, dan komik Kepompong. Pendapat baik Dodo tentang komik Mourning Grave, komik Wolverine, komik Royal Tramp, komik Ultraman Orb, dan komik Kepompong, yaaa ceritanya bagus, gambarnya bagus, dan karakter tokoh-tokohnya...bagus. Temon dan Dodo yang berteman baik, ya keduanya biasa sih ngobrol di depan rumah Temon sambil minum kopi, makan singkong rebus, dan main catur gitu. Yang di obrolin Temon dan Dodo sih tentang sepak bola yang di tayangkan di Tv. Keinginan Temon dan Dodo sih ingin ngobrol dengan baik sih sama Menteri Pertahanan tentang kinerja Kementerian Agama Republik Indonesia berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan keamanan. Obrolan Temon dan Dodo sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta. Temon kerja dengan baik sopir mobil angkot. Dodo kerja dengan baik tukang ojek pangkalan gitu. Temon berteman baik sih sama cewek yang bernama Jasmin. Ya pertemanan Jasmin dan Temon sih dari SMP gitu. Jasmin kerja di mall gitu. Sopo dan Lily adalah orang tuanya Jasmin gitu. Sopo kerjaannya penjual mie ayam gitu. Jasmin suka sih dengan Temon. Ya Temon suka sih sama Jasmin. Ibunya Jasmin tidak suka dengan Temon gitu. Ibunya Jasmin sukanya Romi. Ya Romi menjalankan usaha bengkel mobil gitu. Adit dan Lisa adalah orang tuanya Romi. Adit usahanya sih rumah kontrakan, penyewaan ruko, dan juga pertanian yang berada di desa gitu. Ibu Jasmin memang menjodohkan Jasmin dengan Romi. Ya Romi suka dengan Jasmin. Ya Jasmin tidak suka Romi, ya Jasmin sukanya Temon gitu. Temon berteman baik sih sama cewek yang bernama Eca Aura, ya pertemanan dari masa kuliah sampai sekarang gitu. Eca Aura kerja di perusahaan PT. CAKRA. Pemilik perusahaan PT. CAKRA adalah Aditiya. Rumah tangga yang di jalankan Aditiya dan Rianti baik sih. Surya dan Amanda adalah orang tuanya Eca Aura. Surya menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Temon yang berteman baik sama Eca Aura, ya Temon suka dengan Eca Aura. Ya Eca Aura suka dengan Temon gitu. Roy kerjaannya pengacara. Roy suka dengan Eca Aura. Ya orang tua Eca Aura suka dengan Roy. Eca Aura tidak suka dengan Roy karena yang di sukai Eca Aura adalah Temon. Ya Temon suka sih sama Eca Aura gitu. Dodo dan Temon memang ngobrol dengan baik sih di depan rumah Temon. Yang di obrolin Dodo dan Temon sih, ya tentang Temon suka dengan Eca Aura dan juga Jasmin. Dodo memang memberikan masukkan baik sih sama Temon untuk memilih Eca Aura dan Jasmin dengan cara sih...rasa di hati Temon gitu. Temon menerima sih masukkan baik dari Dodo gitu. Temon memang bertanya pada Dodo, ya tentang cewek yang di sukai Dodo. Ya Dodo memberitahukan Temon sih, ya ada sih cewek yang di sukai Dodo sih teman masa kuliah di Palembang gitu dan namanya Ajeng gitu. Temon senang sih Dodo suka cewek yang bernama Ajeng gitu. Keinginan Temon dan Dodo sih ingin ngobrol dengan Menteri Pertahanan tentang kinerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan keamanan gitu. Obrolan Dodo dan Temon sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta. Dodo kerja dengan baik sih tukang ojek pangkalan. Temon kerja dengan baik sih sopir mobil angkot gitu. Dodo berteman dengan baik sama cewek yang bernama Diva. Ya Diva kerjaannya jualan soto ayam dengan Ayahnya yang bernama Andhika. Ya Ibunya Diva yang bernama Melati telah lama meninggal gitu. Dodo memang sering sih membeli soto ayamnya Diva. Pendapat baiknya Dodo sih...soto ayam Diva enak gitu. Pertemanan baik Dodo dan Diva baik, ya Dodo suka dengan Diva. Ya Dodo yang menyukai Ajeng, ya Dodo memang memikirkan Ajeng. Dodo ada sih keinginan untuk jadian dengan Diva gitu. Dodo dengan Diva cukup berteman saja karena Diva jadian dengan Jonatan. Ya Jonatan kerjaannya sih dokter di rumah sakit yang ada di Jakarta. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Jonatan dan Diva. Dodo senang saja sih dengan kisah cinta Jonatan dan Diva gitu. Dodo dan Temon ke acara dangdutan gitu. Yang mengisi acara sih artis cantik yang bernama Devi gitu. Dodo dan Temon menikmati dengan baik musik dangdut gitu, ya bersama semua orang yang suka dengan musik dangdut gitu. Pokoknya acara dangdutan meriah banget gitu. Dodo dan Temon yang berusaha dengan baik sih untuk kerja di perusahaan, ya akhirnya kerja di perusahaan PT. CAKRA. Dodo tidak kerja tukang ojek pangkalan, ya Dodo kerja dengan baik di perusahaan PT. CAKRA. Temon tidak kerja sopir mobil angkot, ya Temon kerja di perusahaan PT. CAKRA. Mobil angkot yang bawa sih Ayahnya Temon gitu. Temon memang jadinya sering bertemu dengan Eca Aura di perusahaan PT. CAKRA gitu. Hubungan pertemanan Temon dan Eca Aura baik, ya keduanya saling suka jadi memutuskan jadian dengan baik. Dodo senang sih dengan kisah cinta Temon dan Eca Aura. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Temon dan Eca Aura gitu. Jasmin memang tidak suka dengan hubungan kisah cinta Temon dan Eca Aura. Jasmin terpaksa sih menerima Romi. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Romi dan Jasmin. Temon senang saja sih dengan kisah cinta Jasmin dan Romi gitu. Jasmin memang masih ada rasa tidak suka sama Romi. Waktu juga yang membuat Jasmin suka dengan baik sama Romi karena perhatian Romi dan kebaikkan Romi pada Jasmin gitu. Romi dan Jasmin segera menikah gitu. Dodo bertemu dengan Ajeng tidak sengaja di jalan jadi Dodo dan Ajeng ngobrol di kafe. Ajeng memang tinggal di Jakarta dengan bibi Mawar. Ajeng kerja di perusahaan PT. SENTOSA. Pemilik perusahaan PT. SENTOSA adalah Andre. Rumah tangga yang di jalankan Andre dan Ayu baik sih. Mawar menjalankan usaha toko pakaian gitu. Dodo dan Ajeng pertemanan baik sih. Dodo suka dengan Ajeng dan Ajeng suka dengan Dodo. Jadi Dodo dan Ajeng jadian dengan baik sih. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Dodo dan Ajeng. Temon suka sih dengan kisah cinta Dodo dan Ajeng gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja," kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Pertemanan yang baik tokoh Dodo dan tokoh Temon," kata Eko.

"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan monopoli.

NOW YOU SEE ME 2

Malam hari, ya bulan purnama bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus sih....seni dan kebudayaan suku Bugis di chenel TVRI, ya seperti biasa sih Budi duduk santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Delapan belas bulan setelah melarikan diri dari FBI, Empat Penunggang Kuda yang melarikan diri – J. Daniel Atlas, Merritt McKinney, Jack Wilder, dan anggota baru Lula May – menunggu perintah dari Eye, perkumpulan rahasia para pesulap. Penangan mereka, Agen Khusus FBI Dylan Rhodes, memberikan instruksi tentang misi terbaru mereka: mengungkap CEO perusahaan teknologi yang korup, Owen Case, yang ponsel terbarunya akan secara diam-diam mengumpulkan data pribadi pengguna untuk dijual di pasar gelap.

Di New York City, para Penunggang Kuda membajak peluncuran telepon tetapi diganggu oleh sosok misterius yang mengungkapkan kepada publik bahwa Jack memalsukan kematiannya dan Dylan bekerja dengan para Penunggang Kuda. Dylan menghindari FBI saat para Penunggang Kuda melarikan diri melalui saluran konstruksi hanya untuk tiba-tiba menemukan diri mereka di Macau. Mereka ditangkap oleh Chase, saudara kembar Merritt, dan dibawa ke Walter Mabry, mantan mitra bisnis Owen. Setelah mengungkap para Penunggang Kuda di NYC, Walter mengungkapkan bagaimana mereka dibuai hingga pingsan dan diterbangkan ke Macau. Owen mengambil perusahaannya darinya, serta sebuah chip yang dirancang oleh Walter untuk mengakses sistem komputer mana pun di dunia. Meskipun ada protes dari para Penunggang Kuda lainnya, Daniel setuju untuk mencuri chip itu untuk Walter sebelum Owen dapat menjualnya.

Para Penunggang Kuda memperoleh perlengkapan dari toko sulap milik Li dan Bu Bu dan mengatur pengiriman chip tersebut ke Eye, karena mereka tahu bahwa mereka tidak dapat mempercayai Walter. Menyamar sebagai calon pembeli, mereka menyusup ke Macau Science Center, menggunakan permainan kartu dan sulap untuk menyelundupkan chip tersebut melewati pengawasnya, Allen Scott-Frank.

Dylan dihubungi oleh Thaddeus Bradley, pembongkar rahasia sihir yang dijebaknya atas kejahatan para Penunggang Kuda, yang menawarkan bantuan untuk menemukan para Penunggang Kuda, jadi Dylan membebaskannya dari penjara. Mereka pergi ke Macau, di mana Dylan menemukan Daniel menunggu untuk memberikan chip kepada Mata. Walter tiba, setelah menipu Daniel agar percaya bahwa dia berhubungan dengan Mata, dan Dylan melawan anak buah Walter saat Daniel melarikan diri dengan chip tersebut. Ditangkap, Dylan mengetahui bahwa Walter adalah putra Arthur Tressler, yang kekayaannya dicuri Dylan dan para Penunggang Kuda. Walter dan Arthur mengunci Dylan di brankas dan menjatuhkannya ke dalam air, mencerminkan kematian ayahnya. Arthur membayar Thaddeus untuk membawakannya Dylan, jadi Thaddeus berjanji untuk mengantarkan para Penunggang Kuda juga. Dylan melarikan diri dari brankas dan diselamatkan oleh para Penunggang Kuda. Menyadari chip yang mereka miliki adalah palsu, mereka memutuskan untuk menghentikan Walter memperoleh yang asli, dan bergabung dengan Li dan Bu Bu.

The Horsemen mengumumkan pertunjukan baru di London, dengan ancaman tersirat untuk mengekspos Walter, yang terbang ke London dengan Arthur dan Chase dalam jet pribadi. Pada Malam Tahun Baru, The Horsemen tampil di seluruh kota, tetapi mereka dan Dylan ditangkap oleh anak buah Walter dan dibawa ke jet. Begitu berada di udara, mereka dipaksa untuk menyerahkan chip palsu, yang dikonfirmasi Walter sebagai asli, dan antek-anteknya melempar Dylan dan The Horsemen keluar dari pesawat, konon hingga tewas. Namun, Walter, Arthur, dan Chase terlambat menyadari bahwa mereka tidak pernah lepas landas; jet mereka sebenarnya berada di lokasi syuting yang mengapung di Sungai Thames. The Horsemen dan Dylan menjelaskan bagaimana mereka menyesatkan ketiganya dengan berpikir bahwa mereka telah menang dan bagaimana Jack telah menghipnotis Chase agar melempar mereka keluar dari pesawat seperti yang direncanakan. Perbuatan jahat Walter, Arthur, dan Chase disiarkan ke kerumunan dan ke seluruh dunia, dan mereka ditahan FBI saat Dylan dan The Horsemen melarikan diri sebelum mereka dapat ditangkap.

Sesampainya di Observatorium Greenwich, mereka bertemu dengan anggota Eye lainnya, termasuk Li, Bu Bu, dan Allen. Pemimpin mereka ternyata adalah Thaddeus, yang menjelaskan kepada Dylan bahwa dia adalah rekan ayahnya dalam ilmu sihir dan hanya berpura-pura menjadi saingannya. Mereka mengubur kapak perang, Thaddeus memilih Dylan sebagai penggantinya, dan para Penunggang Kuda diperlihatkan pintu masuk rahasia untuk melihat lebih banyak tentang Eye.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu.

"Emmm," kata Budi.

"Langsung saja Budi...main permainan Dam," kata Eko.

"Oke...main permainan Dam!!!" kata Budi.

Budi mengambil permainan Dam di bawah meja, ya permainan Dam di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Dam dengan baik gitu.

"Emmm," Budi.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita...Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!!!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"April tinggal dengan baik di Jakarta dengan kedua orang tuanya gitu. Valen dan Mila adalah orang tuanya April gitu. Ya April memang punya abang sih yang bernama Arbil gitu. Arbil tidak tinggal di Jakarta, ya Arbil tinggal dengan baik sih di Batam gitu dengan istri tercinta yang bernama Tasya gitu dan anak yang bernama Melly gitu. Melly…balita gitu. Arbil yang tinggal di Batam, ya tinggal di rumah kontrakan sih. Pemilik rumah kontrakan adalah Rakha dan Mala gitu. Memang sih…Rakha dan Mala…suami istri gitu. Rumah tangga yang di jalankan Rakha dan Mala bahagia sih dengan anak bernama Zahra gitu. Ya Zahra menjalankan kuliah dengan baik sih di Batam gitu. Memang sih Zahra berpacaran dengan Eby gitu. Ya Eby memang satu fakultas satu tempat kuliah sama Zahra gitu. Sebenarnya sih…mantannya Eby yang bernama Aurel…ingin balikan sama Eby gitu. Aurel memang beda tempat kuliah dengan Eby gitu. Memang sih Aurel mengetahui dengan baik sih…Eby kisah cintanya dengan Zahra baik gitu. Eby memang masih ada rasa sama Aurel gitu tapi Eby tetap mencintai dengan baik Zahra, ya Eby masih mengingat sakit hati Eby karena Aurel menjalin kisah cinta dengan Ivan gitu. Aurel sadar tidak bisa balikan dengan Eby karena Eby sungguh-sungguh dengan baik cinta sama Zahra gitu. Arbil, Tasya, dan Melly…tetap senang sih tinggal di rumah kontrakan gitu…sama seperti orang-orang yang tinggal di rumah kontrakan….karena alasannya kerja di Batam gitu. Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan yang ada di Batam gitu…perusahaan PT. CAHAYA gitu. Valen, Mila, dan April senang sih Arbil kerja di perusahaan yang ada di Batam gitu. Keadaan di Batam sih…menurut Arbil sih…ragam suku sih dan agama 6 sih jadi pilihan manusia menjalankan dengan baik agama yang di yakini dengan baik sih. Arbil, Tasya, dan Melly memang sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Valen tetap dengan biasa sih menjalankan usaha bengkel mobil gitu. Mila kegiataannya biasa sih…ngumpul dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah sih…urusan pengajian di Masjid gitu. April memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Teman baik April…teman kuliah adalah Dinda gitu. Dinda anaknya Wika dan Gilang gitu. Gilang menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. April dan Dinda yang berteman baik, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannnya happy-happy gitu. Tempat favoritnya April dan Dinda sih…Warkop sih. Pemilik Warkop adalah Yusuf sih. Ya Yusuf memang teman baik April dan Dinda dari masa SMP sampai sekarang gitu. Karena keadaan sih Yusuf tidak kuliah gitu, ya makanya Yusuf menjalankan usaha Warkop gitu. Yusuf memang berpacaran dengan Mutia gitu. Ya Mutia kerja di mall yang ada di Jakarta gitu. Pendapatnya April dan Dinda sih tentang makanan dan minuman di Warkop….enak sih. Di Warkop sih…April dan Dinda ngobrol dengan baik sih tentang lingkungan sosial masyarakat yang bermasalah ini dan itu yang ada di Jakarta gitu. Ya keinginan April dan Dinda sih ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta gitu tentang Politik Taiwan gitu. Memang sih obrolan April dan Dinda sekedar obrolan saja sih seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi….yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. April dan Dinda tetap seperti biasa sih menjalankan kuliah dengan baik sih. Dinda memang berpacaran sih dengan cowok yang bernama Devan gitu. Ya Devan kerjaannya pilot Lion Air gitu. April pernah berpacaran sih dengan cowok yang bernama Ferdi gitu. Ferdi kerjaannya menjalankan usaha dealer motor gitu. Hubungan kisah cinta April dan Ferdi putusnya karena Della gitu. Della kerjaannya model gitu. Sekarang ini…April telah melupakan dengan baik Ferdi demi kebaikan April gitu. Arbil yang tinggal dengan baik di Batam dan kerja dengan baik di perusahaan gitu, ya Arbil berteman dengan baik sih…teman kerja yang bernama Afan gitu. Ya Afan memang masih jomlo gitu. Pertemanan Afan dan Arbil baik sih, ya keduanya jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan sih…kafe gitu. Kafe pemiliknya adalah Trian dan Adila gitu. Memang sih Trian dan Adila…suami istri gitu. Pendapat yang baik sih…Arbil dan Afan…makanan dan minuman di kafe enak gitu. Afan memang sedang menonton YouTobe sih Vilmei di Hp Afan gitu karena Vilmei cantik sih dan juga Rama dan Lilis..lucu sih. Afan meminta pendapatnya Arbil tentang YouTobenya yang di tonton sih. Arbil menilai dengan baik sih YouTobe yang di tonton Afan bagus sih. Afan suka dengan Vilmei sih memang Vilmei…..keturunan China sih. Afan pernah sih suka sih dengan cewek keturunan China yang bernama Molly Lee gitu. Afan di tolak sih sama Molly Lee dengan alasan sih Molly Lee inginnya sih punya pacar sih…orang keturunan China gitu. Molly Lee suka dengan Andy Law gitu. Memang sih ceritanya sih…Molly Lee menjalin kisah cinta dengan Andy Law gitu. Afan dan Arbil memang membicarakan dengan baik orang-orang China yang tinggal dengan baik di Batam dan juga orang-orang China yang berasal dari Singapura datang sih ke Batam dengan tujuannya sih wisata dan juga memutuskan dengan baik tinggal di Batam karena kerja di perusahaan atau membuat usaha di Batam gitu. Keinginan Afan dan Arbil sih……ingin ngobrol dengan Walikota Batam tentang Politik Singapura gitu. Seperti biasa sih Arbil dan Afan kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. Robi dan Kenzo berteman baik dari masa SMA sampai keduanya kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Pertemanan yang baik Robi dan Kenzo sih, ya keduanya sih jalan-jalan sih dengan motor masing-masing gitu ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Robi dan Kenzo sih…kafe gitu. Pemilik kafe adalah Ivan dan Sandra gitu. Ivan dan Sandra…suami istri gitu. Robi dan Kenzo memang berpendapat dengan baik sih…makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Robi dan Kenzo ngobrol dengan baik sih tentang pembangunan ini dan itu yang ada di Jakarta berdasarkan realita dan media ini dan itu. Keinginan Robi dan Kenzo ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Sistem Perbandingan Politik gitu. Memang sih obrolan Robi dan Kenzo sekedar obrolan saja sih…seperti obrolan muda dan mudi pendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Robi dan Kenzo menjalankan dengan baik kuliah gitu. Kenzo memang berpacaran sih dengan cewek yang bernama Mutiara gitu. Mutiara anaknya Dimitri dan Diandra gitu. Dimitri menjalankan usaha toko kelontong gitu. Mutiara tidak kuliah, ya Mutiara kerja dengan baik sih di rumah makan Rasa Nusantara gitu. Pemilik rumah makan Rasa Nusantara…adalah Fattah dan Aqella gitu. Memang Fattah dan Aqella…suami istri gitu. Robi pernah sih berpacaran dengan cewek yang bernama Jihan gitu. Hubungan kisah cinta Robi dan Jihan putus sih karena Jihan menjalin kisah cinta dengan Ardian gitu. Ardian kerjaannya pilot Super Air Jet gitu dan Jihan kerjaannya pramugari Super Air Jet gitu. Memang sih kenyataannya sih….cowok-cowok tua dan muda suka dengan pramugari yang cantik penampilannya dan perilakunya baik gitu. Afan yang bertemu dengan teman masa SMP yang bernama Sridevi ketika keduanya berada di kafe gitu. Hubungan pertemanan Afan dan Sridevi baik sih. Sridevi sekarang ini kerjaannya model gitu. Memang sih…Sridevi cantik dan bentuk tubuhnya bagus, ya makanya Sridevi kerjaannya model gitu. Rara dan Aladul adalah orang tua Sridevi gitu. Aladul kerjaannya pengacara gitu. Afan suka sih dengan Sridevi gitu. Karena rasa suka gitu, ya Afan menyatakan cinta sama Sridevi gitu. Sridevi yang masih jomlo, ya ada cowok yang suka sama Sridevi dan cowok menyatakan cinta pada Sridevi jadi Sridevi menerima cinta Afan dengan baik gitu. Afan senang sih cintanya di terima Sridevi gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih…Afan dan Sridevi gitu. Arbil senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan dengan baik Afan dan Sridevi. Hubungan pacaran Afan dan Sridevi…baik, ya keduanya sering jalan bareng sih dan jalan-jalan dengan motor Afan sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Valen tetap dengan baik sih menjalankan usaha bengkel mobilnya gitu. Mila menyuruh April sih untuk membereskan rumah gitu, ya Mila ada urusan dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah sih…urusan pengajian gitu. April melaksanakan perintah Ibunya membereskan rumah dengan baik gitu. Mila di mesjid bertemu dengan mantan Valen yang bernama Cantika gitu. Hubungan Mila dan Cantika teman baik sih. Cantika memang punya suami sih yang bernama Farhan gitu dan anak bernama Mawar gitu. Kerjaannya Farhan dokter gitu dan Mawar kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Mila dan Cantika…ngaji dengan baik sih sama Ibu-Ibu di mesjid, ya gurunya sih Ustadzah Ayu gitu. April yang beres-beres rumah sih, ya ketika April membereskan kamar Ayah dan Ibunya gitu….April menemukan semua kotak kayu di dalam lemari gitu. April membuka dengan baik kotak kayu dan isinya ternyata surat gitu. April membaca dengan baik sih surat gitu. April berkata “Surat cinta Valen untuk Mila gitu”. April membaca dengan baik surat cinta Valen untuk Mila gitu. Surat cinta di baca April semua gitu. April berkata “Ayah ku…romantis banget sih pada Ibu ku…ngirim surat cinta yang isinya bagus sih dan ada puisinya gitu”. April memasukan surat cinta pada kotak kayu dan kotak kayu di taruh di lemari gitu. April berkata “Aku bahagia sama Ayah dan Ibu ku…saling mencintai dengan baik sih…makanya aku dan abang Arbil terlahir dengan baik di dunia ini”. April membereskan dengan baik rumah gitu. Mila selesai urusan mengaji gitu, ya Mila membeliin makanan kesukaan April gitu. Mila pulang ke rumahnya gitu dan Mila memberikan makanan kesukaan April pada April gitu. April senang sih dapat makanan dari Ibu tersayang gitu. Mila memeriksa kerjaan April membereskan rumah gitu, ya hasilnya sih kerjaannya April bagus sih. Mila dan April makan bareng sih…makanan kesukaan April sih…ayam goreng KFC gitu. Hubungan Mila dan April baik sih, yaaa Ibu dan anak gitu. Robi bertemu dengan April ketika keduanya berada di perpustakaan Universitas gitu. Ya Robi dan April memang beda fakultas gitu. Hubungan pertemanan Robi dan April terjalin dengan baik gitu. Robi ada rasa suka dengan April karena April cantik dan perilakunya baik gitu. April suka sih dengan Robi gitu. Robi yang suka sama April, ya Robi menyatakan cinta dengan baik sama April gitu. April suka dengan Robi, ya April menerima cinta Robi gitu. Robi senang sih cintanya di terima April gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Kenzo senang dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Dinda senang sih dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Robi dan April yang menjalankan pacaran dengan baik sih, ya keduanya sih…sering jalan bareng sih dengan motor Robi dengan tujuannya happy-happy gitu. Kisah cinta Dinda harus putus sih dengan Devan karena Devan menjalin kisah cinta dengan Aliya gitu. Aliya kerjaannya pramugari pesawat Lion Air gitu. April mengerti dengan baik sih keadaan Dinda yang putus sama Devan gitu karena Aliya gitu. April memberikan masukkan baik sama Dinda dengan baik gitu. Dinda menerima masukkan baik dari April gitu. Dinda melupakan dengan baik Devan, ya demi kebaikan Dinda gitu. Hubungan pertemanan April dan Dinda baik dan kuliah keduanya baik gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Pertemanan yang baik...tokoh April dan tokoh Dinda," kata Eko.

"Memang sih pertemanan yang baik sih tokoh April dan tokoh Dinda!" kata Budi.

"Lika liku kisah cinta tokoh April," kata Eko.

"Yaaa...begitulah ceritanya!!!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih...permainan Dam gitu.

CAMPUR ADUK

HUM DIL DE CHUKE SANAM

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik di langit. Keadaan lingkungan sekitar rumah Budi baik sih. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik...

CAMPUR ADUK