Malam hari. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...DA8 di channel INDOSIAR, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai sih di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan keripik nangka.
"Baca cerpen saja!" kata Budi.
Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik.
Isi cerita yang di baca Budi :
Di masa lalu Ramkishan Chaturvedi, seorang pengusaha kaya kehilangan istri pertamanya Lakshmi dengan sedih. Mereka memiliki seorang putra berusia 1 tahun, Vivek. Ramkishan menikah lagi dengan Mamta yang baik hati, dan Vivek juga menerima dan menghormatinya sebagai ibunya sendiri. Kemudian keduanya memiliki tiga anak: Prem, Sangita dan Vinod.Saat mencoba menyelamatkan Prem dan Vinod dari kemungkinan kecelakaan, Vivek terluka membuatnya cacat karena kelumpuhan tangan kanannya.
19 tahun kemudian
Prem kembali dari AS setelah menyelesaikan studinya. Sangita tinggal bersama suaminya Anand dan putrinya Radhika. Vinod sibuk belajar. Vivek masih dalam perawatan untuk tangannya. Pada acara ulang tahun Ramkishan dan Mamta, keempat bersaudara itu mengucapkan rasa hormat kepada mereka.
Melihat cinta Vivek untuk mereka, rekan bisnis Ramkishan, putri Adarsh, Sadhna, menyukainya pada pandangan pertama. Adarsh mengirim lamaran pernikahan untuknya. Vivek setuju dan menikahi Sadhna. Vinod diam-diam jatuh cinta dengan Sapna (putri dari rekan Ramkishan, Dharamraj Bajpai).
Mereka menunjukkan cinta Prem dan Preeti (putri teman Ramkishan, Pritam). Semua orang setuju untuk melibatkan mereka. Akhirnya, Prem dan Preeti mengetahui tentang Vinod dan Sapna yang bertunangan juga. Ramkishan menjadikan Vivek sebagai direktur pelaksana perusahaannya.
Giliran pahit datang ketika saudara laki-laki Anand, Anurag, menipu dia dari warisan dan berbagi dalam bisnis keluarga. Kejadian ini memicu rasa tidak aman di benak Mamta. Sementara itu, ketiga temannya dan Dharamraj memenuhi kepalanya dengan pemikiran mengapa Vivek harus bertanggung jawab atas warisan keluarga. Hal ini membuat Mamta sangat paranoid.
Dia mempertanyakan keputusan Ramkishan, dan menginginkan pembagian bisnis secara merata di antara semua putra. Dia tidak setuju karena akan membagi keluarga. Patah hati setelah mengetahuinya, Vivek meminta Ramkishan untuk menempatkan Prem sebagai penanggung jawab kerajaan keluarga dan kembali ke desa leluhur mereka Rampur bersama Sadhna. Vinod menemani mereka.
Prem menolak untuk menggantikan Vivek sebagai kepala keluarga. Vivek meyakinkannya untuk mengikuti rencana demi mencegah konflik lebih lanjut dalam keluarga. Prem memberi tahu Mamta bahwa dia tidak akan menikah dan tidak dapat menggantikan Vivek jika dia menginginkannya. Akhirnya, Anurag menyadari kesalahannya dan bersatu dengan Anand.
Sangita meminta Mamta untuk membawa kembali Vivek. Mamta menyadari kesalahannya dan mengunjungi Rampur bersama Ramkishan. Di rumah sakit, Sadhna melahirkan seorang anak laki-laki. Kemudian, Prem dan Vinod menikah dengan Preeti dan Sapna. Dharamraj meminta maaf karena menyadari perilaku buruk tidak dapat mengakhiri cinta dalam keluarga. Semua hidup bahagia selamanya.
***
Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan keripik nangka.
"Eko belum datang, ya kalau begitu sih baca koran saja!" kata Budi.
Budi mengambil koran di bawah meja, ya koran di baca dengan baik sih. Memang sih berita di koran bagus-bagus ceritanya sih, ya dari berita pemerintahan luar negeri, berita pemerintahan dalam negeri, ekonomi, sosial, budaya, agama, olahraga, dan sampai artis dalam negeri maupun luar negeri gitu. Budi cukup lama sih baca koran gitu. Eko datang juga ke rumah Budi. Ya Budi berhenti baca koran dan koran di taruh di bawah meja. Motor Eko di parkirkan dengan baik sih di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi.
"Emmm," kata Budi.
"Main permainan Jumanji saja Budi!" kata Eko.
"Ya oke sih main permainan Jumanji!" kata Budi.
Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Jumanji dengan baik.
"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Di Jakarta, ya Robi tinggal dengan baik di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Valen. Rumah tangga di jalankan dengan baik Valen sama Sridevi. April anaknya Valen dan Sridevi. April menjalankan sekolah SMA yang ada di Jakarta. Robi berteman baik sih sama April. Robi kerja dengan baik di perusahaan PT. SINAR. Pemilik perusahaan PT. SINAR adalah Marvel dan Aurel. Ya memang Marvel dan Aurel...suami istri gitu. April memang berpacaran dengan baik sama Itab. Ya Itab satu kelas satu sekolahan SMA dengan April. Itab anaknya Afan dan Mila. Afan menjalankan dengan baik sih usaha bengkel mobil gitu. Robi memang suka membaca buku komik The King of Pigs, komik The Wind Rises, komik Superman, dan Cool Boy vs Cool Girl. Pendapat baik Robi tentang komik The King of Pigs, komik The Wind Rises, komik Superman, dan Cool Boy vs Cool Girl, yaaa ceritanya bagus, gambarnya bagus, dan karakternya tokoh-tokohnya bagus. Robi berteman dengan baik sama Roni. Ya Roni kerja dengan baik di perusahaan PT. SINAR. Roni anaknya Trian dan Adila. Trian menjalankan usaha toko mainan gitu. Robi dan Roni yang berteman baik, ya keduanya biasa sih ke kafe. Pemilik kafe adalah Arbil. Ya Arbil memang punya pacar yang bernama Melly. Ya Melly kerja di mall gitu. Robi dan Roni ngobrol dengan baik sih tentang hidup ini sih pilihan manusia yang menjalankan hidup ini sih. Robi dan Roni ngobrolin dengan baik tentang Rohit yang baru keluar dari penjara gitu. Rohit memang orang Nepal gitu. Kenapa Rohit di penjara? Karena Rohit kerjaannya jadi preman gitu. Rohit mengerti dengan baik sih bahwa hidup ini pilihan manusia yang menjalankan hidup ini. Rohit kembali kerja jadi preman apakah kerja jadi pelayan di rumah makan gitu?. Rohit yang berjanji pada Mohini tidak akan berjalan di jalan yang salah lagi. Mohini orang Nepal. Mohini pacarnya Rohit. Ya Rohit kerja dengan baik jadi pelayan di rumah makan gitu. Pemilik rumah makan adalah Takur. Ya Takur orang Nepal gitu. Memang ada orang-orang yang masih tidak suka dengan Rohit karena Rohit pernah kerja jadi preman gitu. Rohit yang beragama Hindu, ya Rohit menjalankan dengan baik sih ibadah sesuai dengan ajaran Hindu. Rohit berdoa dengan baik sih pada Dewa, ya agar orang-orang bisa memaafkan kesalahan Rohit yang pernah kerja jadi preman. Rohit terus kerja dengan baik di rumah makan dan ibadah dengan baik gitu. Sampai pada waktunya sih...orang-orang menerima dengan baik Rohit yang menjadi baik sih. Rohit dan Mohini menikah sesuai ajaran Hindu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Rohit dan Mohini gitu. Rohit dan Mohini menjalankan dengan baik ibadah, ya keduanya mendoakan orang tua masing-masing gitu. Robi dan Roni memang sih ngobrol dengan baik tentang sepak bola yang di tayangkan di Tv. Keinginan Robi dan Roni sih ingin ngobrol dengan baik sih dengan Menteri Pertahanan tentang kinerja Kementerian Hukum Republik Indonesia berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan keamanan gitu. Obrolan Robi dan Roni di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Robi dan Roni kerja dengan baik di perusahaan PT. SINAR gitu. Roni berteman baik sih dengan Reina. Ya rumah Reina dekat dengan rumahnya Roni. Reina menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas Indonesia. Eby dan Zahra adalah orang tuanya Reina. Eby kerjaannya menjalankan usaha rumah makan gitu. Roni sering main ke rumah Reina sih, ya Roni urusannya dengan Eby sih...main catur gitu. Jonatan memang kuliah di Universitas Indonesia. Jonatan satu fakultas dengan Reina. Pertemanan Jonatan dan Reina baik sih. Jonatan anaknya Fattah dan Rose. Fattah menjalankan usaha dealer motor gitu. Jonatan suka dengan Reina dan Reina suka dengan Jonatan gitu. Ayahnya Reina memang merencanakan dengan baik sih untuk menjodohkan Reina dengan Roni. Memang sih keadaan Ayahnya Reina punya penyakit jantung gitu. Reina menganggap Roni teman saja sih. Reina suka dengan Jonatan gitu. Pertemanan Jonatan dan Reina baik sih. Jonatan suka dengan Reina, ya Jonatan ada keinginan sih untuk jadian dengan Reina gitu. Di perusahaan, ya Roni berteman baik sih dengan cewek yang bernama Laila. Ya Laila anaknya Harry dan Aqella. Harry menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Laila suka sih dengan Roni. Pertemanan baik Roni dan Laila, ya Roni suka sih dengan Laila. Sebenarnya sih yang di sukai Roni adalah Reina gitu. Robi berteman baik sih dengan cewek yang bernama Diva. Ya Diva kerjaannya jualan gado-gado gitu. Toto dan Melati adalah orang tuanya Diva. Toto kerjaannya sih tukang bangunan sih. Ibu memang membantu dengan baik sih usaha Diva jualan gado-gado. Diva dan Ibu bersyukur dengan baik sih hasil dari jualan gado-gado gitu. Robi dan Roni sering sih membeli gado-gado buatan Diva yang enak gitu. Robi suka dengan Diva. Roni sih mendukung saja sih Robi...jika ingin jadian dengan Diva gitu. Sebenarnya Diva pernah pacaran sih sama cowok yang bernama Joko. Ya Joko dan Diva putus karena Joko menjalin kisah cinta dengan Mawar. Diva sekarang sudah melupakan dengan baik Joko. Robi yang suka dengan Diva, ya Robi berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Diva. Ada acara musik dangdut. Robi dan Roni ke acara musik dangdut. Penyanyi dangdut di acara musik dangdut adalah Ghea, Ajeng, dan Laila. Semua orang suka sih dengan penyanyi dangdut Ghea, Ajeng, dan Laila. Robi dan Roni menikmati dengan baik sih musik dangdut yang bagus gitu. Acara musik dangdut berjalan dengan baik sih, ya sampai selesai. Semua orang pulang ke rumah masing-masing karena acara musik dangdut telah selesai gitu. Robi dan Roni kerja dengan baik sih di perusahaan PT. SINAR gitu. Roni memang biasa sih main ke rumah Reina, ya urusan Roni main catur dengan Ayahnya Reina gitu. Memang sih Robi dan Roni biasa sih ke kafe. Robi dan Roni di kafe ngobrol dengan baik sih tentang hidup ini pilihan manusia yang menjalankan hidup ini. Robi dan Roni ngobrolin tentang Romi yang baru keluar dari penjara. Kenapa Romi di penjara? Karena Romi mencuri motor gitu. Romi mengerti dengan baik sih, ya hidup ini pilihan manusia yang menjalankan hidup ini. Romi kerjaannya kembali mencuri motor apakah jualan batagor?. Romi yang berjanji sama Ibunya tidak akan berjalan di jalan salah lagi. Romi kerja jualan batagor. Romi memang agama Kristen. Romi bersyukur dengan baik hasil dari jualan batagor, ya karena kerja di jalan yang baik gitu. Orang tua senang Romi kerja di jalan baik, ya jualan batagor. Romi menjalankan dengan baik sih ibadah di gereja, ya Romi berdoa dengan baik sih agar usahanya jualan batagor tetap lancar dan laris manis. Memang Romi mendoakan dengan baik orang tua gitu. Obrolan Robi dan Roni di kafe sekedar obrolan saja sih. Robi dan Roni kerja dengan baik sih perusahaan PT. SINAR gitu. Ayahnya Reina meninggal karena serangan jantung gitu. Ibu dan Reina bersedih karena Ayah meninggal gitu. Robi dan Roni melayat sih ke rumahnya Reina karena Ayahnya meninggal gitu. Ayahnya Reina di makamkan dengan baik sih. Sebelum Ayahnya Reina meninggal sih....Roni yang biasa main ke rumah Reina, ya urusan main catur dengan Ayahnya Reina gitu....sebenarnya sih....Ayahnya Reina menjodohkan Reina sama Roni dan Roni mau sih sama Reina gitu. Reina mengikuti dengan baik wasiat dari Ayahnya sih Reina di jodohkan sama Roni. Ya Roni dan Reina menikah dengan baik sih. Robi senang sih dengan pernikahannya Roni dan Reina. Acara pernikahannya Roni dan Reina berjalan dengan baik gitu, ya bahagia gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Roni dan Reina gitu. Robi yang berusaha dengan baik untuk jadian dengan Diva, ya usaha Robi berhasil jadian dengan Diva karena Diva suka dengan Robi. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan Diva. Roni senang sih dengan kisah cinta Roni dan Diva gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Cerita Cinta," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Pertemanan yang baik sih tokoh Robi dan tokoh Roni," kata Eko.
"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Budi dan Eko, yaaa asik sih main permainan Jumanji gitu.
"Ngobrolin acara Tv," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Acara Tv DA8......tetap bagus kan Eko?" kata Budi.
"Ya memang sih Budi...acara Tv DA8...tetap bagus!" kata Eko.
"Menghibur dengan baik penonton di rumah yang menonton dengan baik acara Tv DA8," kata Budi.
"Benar omongan Budi!" kata Eko.
"Suasana happy-happy!" kata Budi.
"Benar omongan Budi!" kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
Eko dan Budi tetap asik sih main permainan Jumanji gitu.