Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik dan bintang berkelap-kelip di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus sih....seni dan kebudayaan...suku Melayu Riau di chenel TVRI, ya Budi duduk dengan santai sih di depan rumahnya sedang membaca dengan baik cerpen yang ceritanya menarik dan bagus sih, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus.
Isi cerita yang di baca Budi :
Pada tahun 1987, Jenna Rink yang berusia 13 tahun dan kutu buku ingin menjadi populer, jadi dia membujuk Six Chicks, kelompok penguasa sekolahnya yang dipimpin oleh Lucy "Tom-Tom" Wyman, untuk menghadiri pesta ulang tahunnya yang ke-13 dengan mengerjakan pekerjaan rumah mereka. Sahabat Jenna dan tetangga sebelah, Matty Flamhaff, diam-diam jatuh cinta padanya, memberinya rumah boneka yang dibuatnya sendiri dan menaburi atapnya dengan "debu harapan ajaib." Six Chicks datang bersama sekelompok anak laki-laki, termasuk gebetan Jenna, Chris Grandy, dan menipu Jenna agar percaya bahwa dia akan bermain "tujuh menit di surga" dengannya sementara mereka pergi dengan pekerjaan rumah yang sudah selesai. Ketika Matty mengetahui apa yang terjadi, Jenna yang terhina membarikade dirinya dan dengan berlinang air mata berharap untuk menjadi "30 tahun dan genit dan berkembang" saat debu harapan menaburinya.
Keesokan paginya, Jenna terkejut menemukan dirinya di sebuah apartemen mewah di Fifth Avenue sebagai orang dewasa pada tahun 2004, berkencan dengan seorang pria muda yang tidak dikenalnya dan tidak memiliki ingatan tentang 17 tahun yang terjadi. Setelah penyelidikan lebih lanjut, dia mengetahui bahwa dia sekarang bekerja sebagai editor untuk majalah mode favoritnya, Poise, bersama rekan editor dan sahabatnya, Lucy, yang juga sudah dewasa. Namun, majalah tersebut tertinggal dari pesaing beratnya Sparkle , yang menurut pemimpin redaksinya, Richard Kneeland, adalah pekerjaan seorang penyabotase. Jenna yang bingung menemukan Matty, yang sekarang menjadi fotografer yang sedang berjuang, di Greenwich Village dengan harapan mengetahui apa yang terjadi. Dia menemukan bahwa dia telah menjadi kepala baru Six Chicks, bahwa dia berhenti berbicara dengan Matty, dan bahwa dia bukan lagi temannya; dia juga mengetahui bahwa Lucy adalah Tom-Tom.
Dalam kehidupan dewasanya yang baru, Jenna menghabiskan waktu dengan dan menasihati para remaja, dan dia menyelamatkan pesta kantor yang membosankan dengan memimpin para tamu, termasuk Matty, dalam tarian baris "Thriller" dadakan . Dia juga bertemu tunangan Matty, Wendy. Namun, Jenna secara bertahap mengetahui bahwa dirinya yang dewasa telah menjiplak ide, menjadi terasing dari orang tuanya, dan berselingkuh dengan suami rekan kerjanya. Lebih jauh lagi, dia mendengar Lucy berencana untuk mengeluarkannya dari presentasinya tentang rebranding untuk Poise . Jenna kembali ke rumah masa kecilnya di New Jersey untuk bersatu kembali dengan orang tuanya sebelum berbaikan dengan Matty dan mempekerjakannya untuk membantu presentasinya. Mereka secara bertahap jatuh cinta satu sama lain, meskipun Wendy sangat ingin Matty pindah ke Chicago.
Presentasi Jenna terbukti berhasil, tetapi Lucy berbohong kepada Matty, dengan mengatakan bahwa Jenna tidak menggunakan fotonya tetapi menyuruhnya menandatanganinya. Saat mencari Matty untuk menyampaikan kabar baik, Jenna bertemu Wendy, yang mengungkapkan bahwa pernikahannya dengan Matty akan dilakukan keesokan harinya. Selain itu, dia mengetahui dari Kneeland bahwa Lucy menjadi pemimpin redaksi Sparkle yang baru dengan menggunakan presentasi Jenna. Marah, dia menghadapi Lucy, yang dengan nada mencemooh mengungkapkan bahwa Jenna menyabotase Poise dengan imbalan posisi di Sparkle , meskipun Lucy yang menerima pekerjaan itu terlebih dahulu.
Jenna bergegas ke rumah masa kecil Matty, tempat pernikahan akan dilangsungkan, untuk mengungkapkan apa yang terjadi; Matty menjelaskan bahwa dia sudah tahu tentang penipuan Lucy dan tidak pernah memercayainya sejak kecil. Jenna mencoba meyakinkan Matty untuk memberi kesempatan pada hubungan mereka, dengan mengatakan bahwa dia "bukan orang yang buruk" seperti yang dia tahu. Matty mengakui perasaannya terhadapnya tetapi menjawab bahwa dia tidak bisa kembali bersamanya sekarang, karena sudah terlalu banyak tahun berlalu. Masih peduli dengan Jenna, Matty memberinya rumah boneka, yang dia simpan meskipun mereka sudah lama berpisah. Jenna dengan putus asa memberi tahu Matty bahwa dia mencintainya dan bahwa dia adalah sahabatnya; Matty menjawab dengan mengakui bahwa dia selalu mencintainya. Jenna pergi membawa rumah boneka; dia pergi ke sebelah dan menangis tersedu-sedu saat dia melihat rumah boneka itu dengan saksama, karena dia menyadari apa yang telah hilang darinya saat kehilangan Matty. Dia menutup matanya yang berlinang air mata saat angin sepoi-sepoi menerbangkan sisa-sisa debu harapan di sekelilingnya tanpa sepengetahuannya.
Membuka matanya, Jenna terbangun dari debu harapan untuk menemukan dirinya kembali ke tahun 1987 pada ulang tahunnya yang ke-13, di mana waktu tidak berlalu. Ketika Matty menemukannya meringkuk sendirian di lemari, dia dengan senang hati memeluk dan menciumnya. Menyadari bahwa Lucy bukanlah teman sejati, Jenna menghadapinya dan menghancurkan pekerjaan rumah yang dia kerjakan untuk Six Chicks. Dengan kesempatan kedua ini, Jenna menjalani 17 tahun berikutnya secara berbeda, dan dia akhirnya menikah dengan Matty dengan bahagia. Pasangan pengantin baru itu kemudian pindah ke rumah pinggiran kota yang menyerupai rumah boneka.
***
Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus sih, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.
“Emmm,” kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu.
“Emmm,” kata Budi.
“Hidup ini tetap sama saja kan Budi?” kata Eko.
“Memang sih Eko…hidup ini tetap sama sih Eko!” kata Budi.
“Penyakit hati,” kata Eko.
“Emmm,” kata Budi.
“Kita ini hidup dengan baik dengan orang-orang di lingkungan sosial masyarakat, ya jadi orang-orang ada yang menderita dengan baik penyakit hati,” kata Eko.
“Ya realitanya sih memang begitu sih….ada orang-orang di lingkungan sosial masyarakat…menderita penyakit hati,” kata Budi.
“Orang-orang menderita penyakit hati, yaaa orang-orang yang jauh dengan baik sih dari agama,” kata Eko.
“Omongan Eko…benar sekali!” kata Budi.
“Orang-orang yang paham agama tetap sih dengan baik kerjaannya membimbing dengan baik orang-orang yang terkena penyakit hati,” kata Eko.
“Kerjaannya Ustadz dan Ustadzah membimbing orang-orang yang terkena penyakit hati tujuannya orang-orang jadi baik demi diri, keluarga, dan orang lain,” kata Budi.
“Emmm,” kata Eko.
“Emmm,” kata Budi.
“Sekedar bahan obrolan lulusan SMA saja!” kata Eko.
“Memang sih sekedar bahan obrolan lulusan SMA!” kata Budi.
“Emmm,” kata Eko.
“Emmm,” kata Budi.
“Main permainan kartu remi saja Budi!” kata Eko.
“Oke…main permainan kartu remi!” kata Budi.
Budi mengambil kartu remi di bawah meja gitu, ya kartu remi kocok dengan baik dan kartu remi di bagikan dengan baik gitu. Eko dan Budi main kartu remi dengan baik sih, ya main cangkulan gitu.
“Emmm,” kata Budi.
“Budi mau cerita apa tidak?” kata Eko.
“Aku mau cerita…Eko!” kata Budi.
“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.
“Begini ceritanya!” kata Budi.
“Emmm,” kata Eko.
“April tinggal dengan baik di Batam dengan kedua orang tuanya. Valen dan Mila adalah orang tuanya April. Ya April punya abang sih yang bernama Arbil gitu. Ya Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Di Jakarta…Arbil tinggal dengan baik sih di rumah kontrakan sih. Pemilik rumah kontrakan adalah Saiful dan Dewi. Memang sih Saiful dan Dewi…suami istri. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Saiful dan Dewi, ya bahagia dengan anak bernama Eby gitu. Eby menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Memang Eby berpacaran sih dengan Zahra gitu. Zahra satu fakultas satu tempat kuliah sama Eby gitu. Ferdi dan Syakirah adalah orang tua Zahra gitu. Ferdi kerjaannya sapam di mall yang ada di Jakarta gitu. Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan yang ada di Jakarta…PT. SEJAHTERA gitu. Valen, Mila, dan April senang sih Arbil kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Jakarta gitu. Valen biasa sih menjalankan usahanya bengkel mobil gitu. Mila memang tetap seperti biasa sih ngumpul dengan Ibu-Ibu sih di lingkungan sekitar rumah gitu…urusan pengajian di masjid gitu. April menjalankan dengan baik sih kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan gitu, ya Arbil berteman baik dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Afan anaknya Gilang dan Wika gitu. Gilang dan Wika menjalankan usaha toko Hp gitu. Afan dan Arbil memang tinggal baik di Jakarta, ya merasakan dengan baik keadaan Jakarta yang penuh dengan kompetisi…dari usaha-usaha yang di jalankan dengan baik sih sama orang-orang yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu dengan permodalan kecil dan besar gitu, ya hasilnya sih….rezeki masing-masing sih bagi yang memahami ilmu agama yang berkembang dengan baik sih di Jakarta…6 ajaran agama gitu. Afan dan Arbil memang merasakan dengan baik kebijakkan yang di jalankan pemerintahan daerah Jakarta gitu. Hidup ini antara orang sehat dan tidak sehat pikiran manusia yang kaya dan miskin gitu. Jika kebijakan pemerintahan daerah baik sih demi rakyat gitu, ya keadaan jadi baik sih. Jika kebijakan pemerintahan daerah buruk, ya rakyat menuntut dengan baik sih kebijakan pemerintahan daerah di perbaikin dengan baik dengan tujuannya baik sih demi kebaikan bersama gitu. Pertemanan yang baik sih Afan dan Arbil, ya keduanya jalan-jalan sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Di suatu tempat ada syuting sinetron gitu. Arbil dan Afan ke tempat syuting sinetron gitu. Di tempat syuting sinetron, ya Arbil dan Afan menonton dengan baik sih syuting sinteron gitu. Kalau di rumah sih Afan dan Arbil menonton dengan baik sih…sinetron Pernikahan Dini Gen Z gitu karena ceritanya bagus gitu. Ya Arbil dan Afan berfoto dengan baik artis sinetron Pernikahan Dini Gen Z…..Richelle Georgette Skornicki dan Aliando Syarief. Foto dengan artis di simpan dengan baik sih sama Arbil dan Afan di Hp…masing-masing gitu. Pendapat Arbil dan Afan sih, ya artis sinetron Pernikahan Dini Gen Z…..cantik-cantik dan ganteng-ganteng, ya paling penting sih perilakunya baik gitu. Arbil dan Afan selesai dari nonton syuting sinetron, ya keduanya pulang ke rumah masing-masing gitu. Ya Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. Afan sekarang ini sih sedang berpacaran dengan cewek yang bernama Novia gitu. Ya Novia memang cantik sih dan memang bodynya bagus, ya makanya Novia kerjaannya model gitu. Ivan dan Aurel adalah orang tua Novia gitu. Ivan kerjaannya menjalankan usaha dealer motor gitu. Sedangkan Arbil sih masih jomlo sih. Pada masa kuliah di Batam sih, ya Arbil pernah berpacaran sih dengan cewek yang bernama Tasya gitu. Tasya anaknya Rakha dan Mala gitu. Rakha dan Mala menjalankan usaha toko pakaian gitu. Hubungan Arbil dan Tasya putus sih karena Farhan gitu. Ya Farhan anaknya Amanda dan Fajar gitu. Fajar menjalankan usaha hotel Horison gitu. Sekarang ini sih, ya Arbil telah melupakan dengan baik sih Tasya gitu. Cerita tentang Tasya sih, ya Tasya tetap bersama Farhan gitu dengan ikatan suami istri. Rumah tangga yang di jalankan Farhan dan Tasya baik sih, ya bahagia dengan anak bernama Sandra gitu. Ya Sandra…balita gitu. April yang kuliah dengan baik sih, ya April berteman dengan baik dengan teman kuliah sih yang bernama Dinda gitu. Dinda anaknya Adara dan Gibran gitu. Gibran dan Adara menjalankan dengan baik sih toko perhiasan emas gitu. Pertemanan April dan Dinda baik sih, ya keduanya sih jalan-jalan sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya April dan Dinda sih…Warkop sih. Pemilik Warkop adalah Langit dan Renata gitu. Memang sih Langit dan Renata…suami istri gitu. Pendapat yang baiknya April dan Dinda sih…tentang makanan dan minuman di Warkop…enak sih. Di Warkop sih, ya April dan Dinda ngobrol dengan baik sih tentang penanggulangan bencana ini dan itu yang terjadi di daerah ini dan itu sih…berdasarkan berita media ini dan itu sih. Keinginan April dan Dinda sih ngobrol dengan baik sih dengan Walikota Batam tentang perpolitikan di Indonesia gitu. Memang sih obrolan April dan Dinda sih sekedar obrolan saja sih seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Batam gitu. April dan Dinda seperti biasa sih kuliah dengan baik gitu. Dinda memang berpacaran sih dengan cowok yang bernama Devan gitu. Ya Devan anaknya Trian dan Adila gitu. Trian dan Adila menjalankan usaha toko kain gitu. Devan memang satu fakultas satu tempat kuliah dengan Dinda gitu. Sedangkan April masih jomlo sih. Karena hubungan kisah cinta Dinda dengan Devan baik sih, ya April ada sih keinginan sih punya pacar sih. Cowok yang di sukai April sih bernama Robi gitu. April memang berteman dengan baik sama Robi sih, ya memang April dan Robi satu fakultas satu tempat kuliah gitu. Robi menjalankan kuliah dengan baik sih, ya Robi berteman baik sih dengan teman kuliah yang bernama Raja gitu. Raja anaknya Aditiya dan Widuri gitu. Aditiya menjalankan dengan baik sih toko elektronik gitu. Raja memang berpacaran sih dengan cewek yang bernama Indah gitu. Ya Indah tidak kuliah, ya Indah kerja dengan baik sih di mall yang ada di Batam gitu. Indah anaknya Rangga dan Cinta gitu. Rangga dan Cinta menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Robi suka sih dengan cewek yang bernama Jihan gitu. Ya Jihan memang satu fakultas satu tempat kuliah dengan Robi gitu. Jihan anaknya Noel dan Jolina gitu. Noel menjalankan usaha bengkel motor gitu. Jihan sukanya dengan cowok yang bernama Jhon gitu. Jhon memang satu fakultas satu tempat kuliah sama Jihan gitu. Jhon anaknya Mohan dan Raisa gitu. Mohan menjalankan usaha dealer mobil gitu. Hubungan pertemanan Jhon dengan Jihan baik sih. Hubungan pertemanan Robi dan Jihan baik sih. Arbil dan Afan seperti biasa sih jalan-jalan sih dengan motor masing-masing ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya sih happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan sih, ya kafe gitu. Pemilik kafe sih….Fattah dan Aqella gitu. Memang sih Fattah dan Aqella…suami istri gitu. Arbil dan Afan berpendapat dengan baik sih bahwa makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Di kafe sih, ya Arbil dan Afan memang ngobrol dengan baik sih tentang perusahaan-perusahaan Amerika yang cabangnya ada di Jakarta karena berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Jakarta gitu. Keinginan Arbil dan Afan sih…ingin ngobrol dengan baik sih dengan Wakil Gubernur Jakarta sih tentang Politik, Ekonomi, Sosial, dan Budaya gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan sih sekedar bahan obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Arbil dan Afan tetap kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. Robi dan Raja yang berteman baik sih, ya kedua sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya sih happy-happy gitu. Tempat favoritnya Robi dan Raja sih…Warkopnya Langit dan Renata gitu. Pendapatnya Robi dan Raja sih…makanan dan minuman di Warkop…enak sih. Di Warkop sih, ya Robi dan Raja ngobrol dengan baik sih tentang permasalahan pemerintahan Batam yang ini dan itu…sih berdasarkan berita di media ini dan itu sih. Keinginan Robi dan Raja sih ngobrol dengan Walikota Batam tentang Politik, Sosial, Agama, dan Hukum gitu. Memang sih obrolan Robi dan Raja sekedar obrolan saja seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Batam gitu. Robi dan Raja seperti biasa sih menjalankan kuliah dengan baik sih. Valen yang mencintai dengan baik Mila gitu. Ya Valen mengingat dengan baik sih ulang tahunnya Mila, tanggal pernikahan Valen dan Mila gitu. Hari ini Mila berulang tahun gitu, ya Valen membeli sebuket bunga dan coklat gitu, ya memang sih Mila suka dengan bunga dan coklat makanya Valen membeliin sebuket bunga dan coklat untuk Mila gitu. Valen memberikan dengan baik sih sebuket bunga dan coklat sih pada Mila gitu dan Valen berkata “Selamat ulang tahun…istriku tercinta”. Mila senang sih Valen memberikan sebuket bunga dan coklat pada Mila. Valen dan Mila yang saling mencintai dengan baik sih, ya membuat bahagia sih April gitu. April memang ngucapkan dengan baik sih…”Selamat ulang tahun…Ibu”. Mila mencium dengan baik April tanda Mila sayang banget sama April gitu. April memang memberikan hadiah pada Mila berupa pakaian yang di buat April sendiri untuk Mila. Ya Mila menerima baju buatan April gitu. Arbil memang memberikan ucapan selamat ulang tahun pada Mila dengan cara mengirimkan kata-kata “Selamat ulang tahun…Ibu” ke Hp Mila gitu. Arbil memberikan hadiah pada Mila…uang saja yang di transfer di rekening Mila gitu jadi Mila bisa membeli barang yang diinginkan gitu. Mila bahagia dengan cinta Valen dan cinta anak-anak, ya Arbil dan April gitu. Valen memang mengajak Mila jalan-jalan sih dengan mobil Valen sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Valen dan Mila ke tempat favorit sih kafe, ya kafe dari masa pacaran sampai sekarang sih rumah tangga di jalankan Valen dan Mila baik gitu. Pemilik kafe sih….Tono gitu. Tono teman baik Valen dan Mila gitu. Rumah tangga Tono dengan Jelita baik sih, ya bahagia dengan anak bernama Mawar gitu. Mawar kerja di perusahaan PT. MAJU gitu. Mawar berpacaran dengan teman kerja yang bernama Toto gitu. Ya Toto anaknya Ryan dan Rianti gitu. Ryan dan Rianti menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Robi yang suka dengan Jihan, ya Robi menyatakan cinta sama Jihan gitu. Jihan menolak Robi gitu. Robi menerima dengan baik sih di tolak Jihan gitu. Jihan jadian dengan Jhon gitu. Robi mengetahui dengan baik sih bahwa Jihan sukanya dengan Jhon makanya Jihan jadian dengan Jhon gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Jhon dan Jihan gitu. Raja mengerti dengan baik sih Robi di tolak sama Jihan gitu. Hubungan pertemanan Robi dan April baik sih. Ya Robi merasakan dengan baik rasa suka sama April gitu. April memang suka dengan Robi gitu. Pertemanan Robi dan April…nyaman banget gitu. Robi dan April saling suka, ya jadinya keduanya jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Raja senang sih dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Dinda senang sih dengan kisah cinta April dan Robi gitu. Robi dan April jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Afan yang berpacaran dengan Novia, ya harus putus sih karena Novia menjalin kisah cinta sih dengan Reza gitu. Ya Reza menjalankan dengan baik sih usaha dealer mobil gitu. Reza anaknya Ridwan dan Rara gitu. Arbil mengerti dengan baik sih keadaan Afan sih yang putus cinta sama Novia karena Reza gitu. Arbil ngajak Afan ke kafe gitu. Afan ngikut ajakan Arbil ke kafe sih. Arbil memberikan masukkan dengan baik sama Afan gitu. Afan menerima dengan baik sih masukkan dari Arbil gitu. Afan memang harus melupakan dengan baik Novia demi kebaikan Afan gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang perusahaan-perusahaan Belanda yang cabangnya ada di Jakarta gitu karena berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi yang ada di Jakarta gitu. Tetap sih keinginan Arbil dan Afan sih ngobrol dengan baik sih sama Wakil Gubernur Jakarta tentang Investasi gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan sih sekedar bahan obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Arbil dan Afan tetap seperti biasa sih menjalankan kerjaan dengan baik sih di perusahaan gitu. Arbil sedang dekat sih dengan cewek yang bernama Melly gitu. Melly memang teman kerja Arbil di perusahaan gitu. Melly anaknya Andre dan Wulan gitu. Andre dan Wulan menjalankan usaha rumah makan Rasa Nusantara gitu. Melly memang punya adik yang bernama Sridevi gitu. Sridevi menjalankan dengan baik sih kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Arbil yang suka dengan Melly, ya Arbil ingin jadian dengan Melly gitu. Dengan pertemanan yang baik Arbil dan Melly, ya keduanya rasa nyaman gitu. Arbil menyatakan cinta sama Melly gitu. Melly yang suka dengan Arbil, ya Melly menerima cinta Arbil dengan baik gitu. Arbil senang sih cintanya di terima Melly gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Afan senang sih dengan kisah cinta Arbil dan Melly gitu. Arbil dan Melly jalan-jalan dengan motor Arbil sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Afan yang tahu sih Melly punya adik yang bernama Sridevi gitu. Afan jatuh hati sih sama Sridevi gitu. Pertemanan terjalin dengan baik sih Afan dan Sridevi gitu. Memang pertemanan nyaman sih Afan dan Sridevi gitu, ya keduanya memutuskan jadian dengan baik sih. Hubungan kisah cinta di jalankan Afan dan Sridevi baik sih. Arbil dan Melly senang sih dengan kisah cinta Afan dan Sridevi gitu. Afan dan Sridevi jalan-jalan sih dengan motor Afan sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.
“Cerita yang bagus,” kata Eko.
“Sekedar cerita saja!” kata Budi.
“Kisah cinta,” kata Eko.
“Emmm,” kata Budi.
“Persahabatan yang baik sih tokoh April dan tokoh Dinda,” kata Eko.
“Begitulah ceritanya!!!” kata Budi.
“Emmm,” kata Eko.
“Emmm,” kata Budi.
Budi dan Eko tetap dengan asik sih…main permainan kartu remi, ya cangkulan gitu.