Budi selesai baca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan keripik sukun. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik motornya di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi.
"Emmm," kata Budi.
"Acara Tv," kata Eko.
"Ngomongin acara Tv, ya kan Eko?" kata Budi.
"Iya...Budi...ngomongin acara Tv," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Acara Tv tentang perayaan HUT RI ke 81........bagus kan Budi?" kata Eko.
"Acara Tv ini dan itu....tentang perayaan HUT RI ke 81, yaaa bagus sih Eko!" kata Budi.
"Menghibur...penonton di rumah yang menonton Tv dengan baik," kata Eko.
"Bener omongan Eko!" kata Budi.
"Nilai-nilai Nasionalisme di tanamkan dari kecil sampai dewasa dengan tujuannnya mencintai negeri ini dengan baik," kata Eko.
"Benerlah omongan Eko!" kata Budi.
"Menjaga dan merawat negeri ini dengan baik," kata Eko.
"Benerlah omongan Eko!" kata Budi.
"Ujian tetapkan Budi, yaaa runtuhnya NKRI," kata Eko.
"Ya iyalah Eko...ujiannya tetap sih.....runtuhnya NKRI," kata Budi.
"Makanya orang-orang yang kerja di pemerintahan menanggulangi masalah ini dan itu dengan tujuannya mencegah dari runtuhnya NKRI," kata Eko.
"Masalah kecil dan besar. Masalah di dalam negeri di pengaruhi dari luar negeri. Memang benar sih orang-orang yang kerja di pemerintahan harus kerja dengan baik menanggulangi masalah ini dan itu dengan tujuannya mencegah dari runtuhnya NKRI," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Sekedar sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko.
"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Budi.
"Bersyukur dengan baik masih hidup jadi bisa menikmati dengan baik sih perayaan HUT RI ke 81," kata Eko.
"Memang Eko...bersyukur dengan baik masih hidup jadi bisa menikmati dengan baik sih perayaan HUT RI ke 81. Banyak cerita sih, ya tetang orang-orang yang meninggal sih jadi tidak bisa menikmati HUT RI ke 81. Tuhan yang menghidupkan dan mematikan manusia," kata Budi.
"Tuhan yang menghidupkan dan mematikan manusia," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
Budi mengambil wayang yang terbuat dari kardus di bawah meja gitu.
"Aku mau cerita Eko...pake wayang yang terbuat dari kardus," kata Budi.
"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Arbil tinggal dengan baik di Jakarta dengan kedua orang tuanya dan adiknya. Valen dan Mila adalah orang tuanya Arbil. April adalah adiknya Arbil gitu. Valen dan Mila mencintai dan menyayangi dengan baik Arbil dan April gitu. Valen menjalankan dengan baik sih usaha bengkel mobil gitu. Arbil menjalankan dengan baik kuliah di Universitas yang ada di Jakarta. April menjalankan sekolah SMA yang ada di Jakarta gitu. Arbil memang membantu dengan baik sih kerjaan Ayahnya sih memperbaiki mobil gitu. Arbil berteman baik sih sama Robi. Ya Robi teman satu fakultas satu Univesitas dengan Arbil gitu. Robi anaknya Trian dan Adila. Trian menjalankan usaha restoran gitu. Arbil dan Robi ke kampus pake motor sih. Hal biasa sih Arbil dan Robi jalan-jalan dengan motor ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil dan Robi biasa sih ngobrol di kafe. Ya kafe pemiliknya Dimitri. Ya Dimitri berpacaran dengan baik sih sama Diandra. Ya Diandra menjalankan usaha toko pakaian gitu. Arbil dan Robi berteman baik sih sama Dimitri gitu. Arbil dan Robi di kafe, ya ngobrol dengan baik sih tentang orang-orang yang kerja di pemerintahan, ya bisa di bilang obrolan Arbil dan Robi mengkritik kinerja orang-orang pemerintahan dengan tujuannya sih lebih baik sih. Arbil dan Robi memang ngobrol tentang pengangguran sih karena gejala yang terjadi ini dan itu sih. Keinginan Arbil dan Robi sih ingin ngobrol dengan baik sih sama Menteri Pertahanan tentang kinerja Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi dan keamanan gitu. Jika ada masalah di Kemdiktisaintek RI lebih baik di selesai dengan baik gitu. Obrolan Arbil dan Robi di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi dan tinggal dengan baik di Jakarta. Di kafe, ya Arbil jatuh hati pada cewek cantik sih yang baru di lihat Arbil gitu. Arbil memang ngobrol dengan Dimitri untuk menanyakan cewek cantik gitu. Dimitri memberitahu Arbil sih tentang cewek cantik bernama Melly. Ya Melly beda tempat kuliah dengan Arbil gitu. Arbil suka dengan Melly, ya Arbil belum sempat berkenalan dengan Melly gitu karena Melly pergi dari kafe bersama teman baiknya bernama Tasya gitu. Tasya memang satu fakultas satu Universitas dengan Melly gitu. Arbil dan Robi menjalankan dengan baik sih kuliah gitu. Arbil yang suka dengan Melly, ya Arbil ingin bertemu dengan Melly dan berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Melly gitu. Robi suka dengan April. Ya Robi ingin jadian dengan April. Ya April berteman baik dengan teman sekelas yang bernama Itab gitu. Ya Itab anaknya Aditiya dan Rianti. Aditiya menjalankan usaha minimarket gitu. Itab suka dengan April. Robi yang suka dengan April, ya Robi jadinya bersaing dengan Itab urusan jadian dengan April gitu. Zahra teman satu fakultas satu Universitas sama Arbil. Fattah dan Aqella adalah orang tuanya Zahra. Fattah menjalankan usaha dealer motor gitu. Zahra suka dengan Arbil gitu. Pertemanan Zahra dan Arbil baik sih. Pendekatan yang di jalankan Zahra pada Arbil dengan tujuannya sih Arbil jatuh hati pada Zahra gitu. Arbil yang suka dengan Melly, ya Arbil main ke kampusnya Melly gitu dengan tujuannya mencari tahu tentang Melly gitu. Arbil mengetahui dengan baik sih bahwa Melly memang berteman baik sama Tasya. Melly tinggal dengan Ibunya yang bernama Aliya. Ya Aliya kerjaannya menjalankan usaha butik gitu. Ayahnya Melly bernama Devan telah lama meninggal gitu. Tasya anaknya Sena dan Davina. Sena menjalankan kerjaan polisi kepolisian Lapor Pak!. Ya Tasya menjalankan pacaran dengan Redi. Ya Redi menjalankan usaha restoran gitu. Kedua orang tua Rendi yang telah lama meninggal dunia. Ramadhan dan Ramona adalah orang tuanya Redi gitu. Melly memang cantik dan baik perilakunya jadi Melly di sukai teman satu fakultas yang bernama Boy gitu. Ya Boy anaknya Remon dan Lisa. Remon menjalankan usaha dealer mobil gitu. Arbil yang mengetahui dengan baik bahwa Melly masih jomlo dan cowok yang suka dengan Melly adalah Boy gitu. Arbil berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Melly gitu. Arbil yang berusaha dengan baik berhasil berkenalan dengan Melly gitu. Pertemanan terjalin dengan baik sih Arbil dan Melly. Boy tidak suka sih Melly berteman dengan Arbil karena yang di khawatirkan Boy sih...Melly bisa jadian dengan Arbil gitu. Boy dan Arbil jadinya bersaing sih urusan Melly gitu. Zahra berusaha dengan baik sih untuk bisa jadian dengan Arbil gitu. Ya Arbil menganggap Zahra teman saja sih, ya Arbil fokus dengan baik sih untuk jadian dengan Melly gitu. Zahra sampai tahu sih bahwa Arbil menyukai Melly gitu. Zahra tidak suka dengan Melly gitu. Zahra berusaha dengan baik sih agar Arbil gagal jadian dengan Melly gitu. Robi yang suka dengan April, ya Robi hanya bisa berteman saja dengan April karena April jadian dengan Itab. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih April dan Itab gitu. Arbil yang suka dengan Melly, ya Arbil berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Melly. Ya Melly memang senang sih di sukai dua cowok baik, ya Boy dan Arbil gitu. Melly memang bingung sih memilih antara Boy dan Arbil gitu. Persaingan Arbil dan Boy tetap sih urusan jadian dengan Melly. Zahra tetap berusaha sih untuk menggagalkan usaha Arbil untuk jadian dengan Melly gitu. Melly suka dengan Arbil, ya memang Melly merasakan dengan baik sih pake hati gitu. Zahra yang berusaha dengan baik untuk menggagalkan Arbil jadian dengan Melly, ya rencana Zahra gagal terus gitu...Arbil dan Melly jadinya dekat gitu. Boy tidak suka Arbil dekat dengan Melly gitu. Zahra pada akhirnya menggunakan cara terakhir sih mengaku pacarnya Arbil pada Melly gitu. Melly menjauh dari Arbil karena Zahra. Ya Arbil tidak suka sih dengan Zahra yang ngaku-ngaku pacar Arbil karena Melly jadi menjauh sama Arbil gitu. Arbil membenci Zahra jadi Arbil menjauh dari Zahra gitu. Arbil berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Melly, ya Arbil menjelaskan dengan baik pada Melly bahwa Zahra bukan pacar Arbil gitu. Melly menerima penjelasan Arbil bahwa Zahra bukan pacar Arbil gitu. Boy dan Arbil yang bersaing dengan baik untuk jadian dengan Melly. Pada akhirnya Melly memutuskan untuk bersama Arbil gitu. Boy cukup berteman dengan Melly karena Melly jadian dengan Arbil. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Robi senang sih dengan kisah cinta Arbil dan Melly. Tasya senang sih dengan kisah cinta Melly dan Arbil gitu. Ya Arbil dan Melly sering jalan-jalan dengan motor Arbil sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Ada acara musik dangdut gitu. Arbil, Melly, dan Robi ke acara dangdutan gitu. Penyanyi dangdut di acara dangdutan adalah Devi dan Diva. Semua orang suka sih dengan penyanyi dangdut Devi dan Diva gitu. Arbil, Melly, dan Robi menikmati dengan baik sih acara dangdutan yang bagus, ya serta semua orang yang suka dengan musik dangdut yang bagus gitu. Acara dangdutan berjalan dengan baik sih. Sampai acara dangdutan selesai, ya semua orang pulang ke rumah masing-masing gitu. Arbil dan Robi menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas gitu. Melly dan Tasya menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas gitu. Arbil dan Melly kisah cinta berjalan dengan baik gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
Budi selesai bercerita, ya wayang di taruh di meja.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Pertemanan yang baik tokoh Arbil dan tokoh Robi," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Kisah cinta," kata Eko.
"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Main permainan kartu Remi saja Budi!" kata Eko.
"Oke main permainan kartu Remi!" kata Budi.
Budi mengambil wayang di meja, ya wayang di taruh di bawah meja gitu dan Budi mengambil kartu Remi, ya kartu Remi di kocok dengan baik dan di bagikan dengan baik sih kartu Remi gitu. Eko dan Budi main permainan kartu Remi dengan baik gitu. Permainan kartu Remi yang di mainkan Eko dan Budi adalah cangkulan gitu.