CAMPUR ADUK

Saturday, March 14, 2026

DHOKHA : ROUND D CORNER

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik dan bintang-bintang berkelip-kelip di langit. Keadaan di lingkungan sekitar rumah Budi baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...FTV di chenel SCTV, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus.

Isi cerita yang di baca Budi :

Saanchi dan Yathaarth adalah pasangan suami istri. Namun, pernikahan mereka berada di ambang kehancuran. Saanchi terus menekan Yathaarth untuk berbicara dengan pengacara perceraiannya, dan berencana untuk pindah ke Inggris Raya. Suatu hari, Yathaarth melihat berita, di tempat kerja bahwa Haq Riyaz Gul, seorang teroris, telah memasuki apartemennya ketika Saanchi sendirian. Bingung, dia bergegas ke kompleks apartemen, hanya untuk menemukan bahwa Polisi Mumbai sudah ada di sana. ACP Harishchandra Malik mencoba bernegosiasi dengan Gul, tetapi sia-sia. Sementara itu, media, yang hadir di luar kompleks apartemen, menerima berita tentang situasi penyanderaan dan mencoba untuk membesar-besarkannya. Yathaarth memberi tahu Malik bahwa Saanchi baru-baru ini didiagnosis dengan gangguan delusi, yaaa dan seiring berjalannya waktu, dia bisa menjadi lebih berbahaya daripada Gul jika dia tidak minum pil yang diresepkan.

Sementara itu, di apartemen, Saanchi dengan tenang memberi tahu Gul bahwa Yaatharth mencoba memberinya obat yang salah untuk membuatnya kehilangan kewarasannya. Dia juga memberi tahu Gul bahwa begitu Yaatharth berhasil dengan rencananya, dia dapat menyimpan kekayaannya sebagai pengasuh, sambil juga melanjutkan hubungannya dengan psikiaternya, Vidya, yang dia tangkap beberapa kali ketika mereka bersikap mencurigakan di dekatnya. Marah dan kesal dengan situasi tersebut, Gul menyuruh Saanchi untuk tetap diam. Ketika Malik menghubungi Gul, Yaatharth memohon kepada Gul, untuk memberikan Saanchi obatnya. Jika tidak, dia akan segera kambuh. Mendengar percakapan antara Yaatharth dan Gul, Saanchi meminta Gul untuk tidak memberikannya, sambil menggodanya.

Gul dengan hati-hati memberi tahu Sanchi bahwa dia tidak tahu tentang bom yang dia kirimkan ke asrama anak laki-laki itu, yang akhirnya menewaskan 13 orang. Dia menyatakan bahwa dia dikhianati oleh pamannya dari Kashmir saat mengirimkan bom itu alih-alih kurir yang sebenarnya, yang menewaskan 13 siswa. Karena semua bukti mengarah padanya, dia dihukum. Kemudian, Gul mengancam Malik, akan membunuh Saanchi, jika tuntutannya tidak dipenuhi. Ketika Yaatharth bersikeras pergi ke apartemennya, sendirian, bersama Malik dan polisi, mereka berdua terlibat dalam pertengkaran sengit mengenai tindakan selanjutnya.

Di apartemen, saat Saanchi merayu Gul, mereka berencana menjadikan Saanchi sandera palsu, untuk melarikan diri dari cengkeraman polisi. Saat mereka menjalankan rencana mereka, Saanchi memberi tahu polisi bahwa magasin senjatanya kosong, mengkhianati kepercayaan Gul, di hadapan polisi. Namun, Gul berhasil membawa Saanchi kembali ke apartemen. Saanchi segera mulai bersikap berbeda, bertanya tentang identitas Gul dan bagaimana ia berhasil masuk ke apartemen. Kesal, Gul mengikat Saanchi ke kursi di ruang tamu. Terungkap bahwa Gul sebenarnya memberi Saanchi pilnya melalui teh yang ia buat sebelumnya.

Setelah beberapa waktu, Saanchi mencoba untuk memulai hubungan seks dengan Gul, tetapi dia berubah pikiran, saat berhubungan intim dengannya. Saanchi kemudian mulai memberi tahu Gul bahwa semua pria itu sama: Yaatharth, Gul, dan 'dia'. Gul berubah pikiran lagi, dan membuang pil-pilnya, menyatakan bahwa dia berencana untuk melarikan diri bersamanya. Sementara itu, Malik dan Yaatharth memutuskan agar Yaatharth mendapatkan uang tebusan sebesar INR 50 lakhs, sehingga mereka dapat menangkap Gul dan meredakan situasi dengan cepat. Ketika Yaatharth pergi ke apartemennya, dengan uang tebusan, beberapa tembakan terdengar. Malik dan polisi bergegas ke apartemen, hanya untuk menemukan Saanchi mati, di pelukan Yaatharth, dengan tembakan dilepaskan padanya. Gul menyatakan kepada polisi bahwa Yaatharth menembak dan membunuhnya, bukan dia.

Di pengadilan, Yaatharth menyatakan bahwa begitu dia memasuki apartemen, Saanchi segera meminta bantuan Yaatharth. Gul melepaskan beberapa tembakan ke arahnya, membunuhnya, saat dia mengkhianatinya, lagi. Menurut kesaksian Gul, saat Yaatharth memasuki apartemen, baik Saanchi maupun dia saling memaki. Yaatharth kemudian mencoba mengambil pistol dari Gul, tetapi mereka berdua terlibat perkelahian. Namun, Yaatharth berhasil melepaskan beberapa tembakan ke Saanchi, bahkan saat pistol itu ada di tangan Gul. Malik menyatakan kepada pengadilan bahwa saat Gul berada dalam tahanannya, dia baru tahu bahwa dia sebenarnya mengalami delusi dan menyerahkan laporan medis dan psikologis, sebagai bukti, yang membuktikan hal yang sama. Pengadilan mempertahankan hukuman mati sebelumnya untuk Gul, dengan Saanchi ditambahkan ke dalam daftar korbannya. Namun, karena dia telah didiagnosis dengan penyakit mental, hukuman mati hanya dapat dilaksanakan setelah dia sembuh dari penyakitnya.

Kemudian terungkap bahwa Yaatharth memberikan obat yang salah kepada Saanchi, dengan bantuan Vidya, yang merupakan selingkuhannya. Orang ketiga yang dirujuk Saanchi kepada Gul, sebenarnya adalah Malik, yang dengannya dia berencana untuk melarikan diri, ke Inggris, dari Yaatharth. Namun, ketika Malik bersikeras untuk tinggal di India, karena dia memiliki keluarga, Saanchi memeras Malik, untuk memperkosanya secara palsu. Malik-lah yang bersama dengan Gul merencanakan pelariannya selama pemindahan penjara untuk membunuh Sanchi di apartemennya. Sebagai balasannya, Malik berjanji untuk menyelamatkannya dari hukuman mati. Gul, yang tidak membunuh siapa pun, kemudian kehilangan kewarasannya dan dikirim ke rumah sakit jiwa untuk perawatan, di mana dia membayangkan Saanchi. Ini berarti, Yatharth menipu Sanchi dan Gul ditipu oleh Sanchi dan Malik. Jadi, masing-masing karakter saling memberikan 'Dhokha'.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan motornya di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi.

"Emmm," kata Budi.

"Langsung saja Budi...main permainan kartu remi!" kata Eko.

"Oke....main permainan kartu remi!" kata Budi.

Budi mengambil kartu remi di bawah meja, ya kartu remi di kocok dengan baik dan kartu remi di bagikan dengan baik. Eko dan Budi main permainan kartu remi dengan baik, ya permainan cangkulan gitu.

"Emmm," kata Budi.

"Hidup ini," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Berdasarkan berita di Tv...cerita perang di ceritakan dengan baik," kata Eko.

"Nama juga berita Tv...menceritakan dengan baik cerita perang," kata Budi.

"Dampak perang kehancuran," kata Eko.

"Realitanya memang begitu," kata Budi.

"Tuhan," kata Eko.

"Bagi orang-orang yang terdampak perang pasti berkata "Tuhan", ya orang-orang berdoa dengan baik meminta pertolongan pada Tuhan," kata Budi.

"Memang orang-orang berdoa dengan baik meminta pertolongan Tuhan," kata Eko.

"Berdasarkan cerita para Nabi. Tuhan mengutus utusannya (Nabi) di antara manusia untuk menyelesaikan permasalahan di antara manusia," kata Budi.

"Manusia pilihan," kata Eko.

"Ya memang mamusia pilihan," kata Budi.

"Yang jadi pertanyaannya sih. Siapa manusia pilihan?" kata Eko.

"Kalau itu sih....aku kan tidak tahu sih...siapa manusia pilihan?" kata Budi.

"Anggap saja...manusia pilihan itu...orang baik yang mampu menyelesaikan permasalahan perang," kata Eko.

"Aku setuju dengan omongan Eko!" kata Budi.

"Sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Eko.

"Memang sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Aku mau cerita Eko!" kata Eko.

"Silakan Budi....bercerita dengan baik!" kata Budi.

"Begini ceritanya!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Valen dan Mila menjalankan dengan baik rumah tangga. April anak kedua Valen dan Mila. Arbil anak pertama Valen dan Mila. Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik di Jakarta Selatan. Di Jakarta Selatan, ya Arbil tinggal dengan baik sih di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Fattah dan Aqella. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Fattah dan Aqella, ya bahagia dengan dua anak gitu….Dinda dan Della. Ya Dinda memang anak pertama dan Della anak kedua. Dinda menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta Selatan. Ya Dinda berpacaran dengan baik sih dengan cowok yang bernama Ferdinan gitu. Ya Ferdinan satu fakultas satu tempat kuliah dengan Dinda. Kenzi dan Jelita adalah orang tuanya Ferdinan. Kenzi di penjara sih. Jelita demi hidup ini menjalankan usaha toko kelontongan dan Kenzi membantu dengan baik sih usaha Ibu yang di jalankan dengan baik. Kenapa Kenzi di penjara? Kenzi…Menteri Keuangan yang di tangkap dan di penjara sama KPK karena Kenzi korupsi. Semua aset Kenzi di sita dengan baik sama pemerintahan gitu. Ferdinan mau putus kuliah karena Ayahnya di penjara gitu dan keadaan ekonomi keluarga kacau gitu. Ibu selalu memberikan masukkan baik pada Ferdinan agar Ferdinan tidak putus kuliah karena keadaan Ayah dan di penjara karena korupsi dan juga keadaan ekonomi keluarga gitu. Ibu memang cepat tanggap sih membuat usaha toko kelontongan demi hidup ini. Ferdinan menerima masukkan baik Ibu, ya Ferdinan tetap melanjutkan dengan baik demi masa depan gitu. Dinda mengerti dengan baik keadaan Ferdinan yang di omongin dengan baik sama orang-orang bahwa Ferdinan anak tukang korupsi. Hubungan Ferdinan dan Dinda tetap baik sih. Della menjalankan sekolah SMA yang ada di Jakarta gitu. Ya Della fokus sekolah SMA gitu dari pada urusan pacaran sih, ya memang ada cowok yang suka dengan Della gitu. Cowok yang suka dengan Della nama Yusuf. Ya Yusuf anaknya Gibran dan Adara. Gibran menjalan usaha toko elektronik gitu. Yusuf memang satu kelas dengan Della. Ya Yusuf berteman baik sih dengan Della gitu. Arbil memang kerja dengan baik di perusahaan PT. JAYA. Ya yang menjalankan perusahaan PT. JAYA adalah Mohan dan pemiliknya adalah Raisa. Memang Raisa dan Mohan…suami istri. Rumah tangga yang di jalankan Mohan dan Raisa baik sih, ya bahagia dengan anak bernama Victoria gitu. Victoria menjalankan sekolah SMA dengan baik di Jakarta Selatan gitu. Valen, Mila, dan April senang sih Arbil tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta Selatan gitu. Valen tetap dengan baik sih menjalankan usaha bengkel motor gitu. Mila kegiatannya dengan Ibu-Ibu lingkungan sekitar rumah sih…urusan pengajian gitu. April menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Ya Afan anaknya Ridwan dan Rara. Afan menjalankan usaha toko pakaian gitu. Arbil pada masa kuliah di Batam pernah berpacaran dengan cewek yang bernama Zahra gitu. Hubungan Arbil dengan Zahra harus putus sih karena Zahra di jodohkan sama orang tuanya dengan cowok yang bernama Eby gitu. Ya Eby anaknya Kenzo dan Mutiara. Eby menjalankan usaha dealer mobil gitu. Galaksi dan Aluna adalah orang tuanya Zahra. Galaksi menjalankan usaha toko kain gitu. Kenzo dan Galaksi berteman dengan baik sih, ya makanya keduanya menjodohkan dengan baik Eby dan Zahra. Zahra menikah dengan Eby. Arbil patah hati dengan baik karena Zahra menikah dengan Eby, ya rasa sakit di hati Arbil sih….luka tapi tidak berdarah gitu. Sekarang ini Arbil telah melupakan dengan baik sih Zahra karena demi kebaikkan Arbil gitu. Pada masa kuliah sih Afan pernah berpacaran sih dengan Novia gitu. Hubungan Novia dan Afan harus putus sih karena Novia di jodohkan dengan baik sama cowok yang bernama Hari gitu. Novia anaknya Faul dan Selfi. Faul menjalankan usaha toko mainan. Fildan dan Aulia orang tuanya Hari. Ya Hari kerjaannya dokter di rumah sakit yang ada di Jakarta Selatan gitu. Fildan menjalankan dengan baik sih toko perhiasan emas gitu. Fildan dan Faul memang berteman baik, ya makanya Fildan dan Faul menjodohkan dengan baik Hari dan Novia. Ya Novia menikah dengan baik sama Hari. Afan patah hati sih karena Novia menikah dengan Hari, ya rasa di hati Afan sih…luka tapi tidak berdarah gitu. Sekarang ini sih…Afan telah melupakan dengan baik sih Novia demi kebaikkan Afan gitu. Arbil dan Afan yang berteman baik, ya keduanya jalan-jalan dengan baik sih dengan mengendarai motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta Selatan dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan sih…kafe gitu. Ya pemilik kafe adalah Devan dan Aliya. Ya memang sih Devan dan Aliya…suami istri. Pendapat Arbil dan Afan sih tentang makanan dan minuman di kafe…enak sih. Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih di kafe sih tentang Politik Budi Utomo gitu. Keinginan Arbil dan Afan sih…ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Komunikasi Politik gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan sih sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Jakarta Selatan gitu. Arbil dan Afan seperti biasa sih menjalankan dengan baik sih kerja di perusahaan gitu. April yang menjalankan kuliah dengan baik, ya April berteman baik dengan teman kuliah yang bernama Lisa. Ya Lisa anaknya Andhika dan Amanda gitu. Ya Andhika kerjaannya polisi kepolisian Lapor Pak!. Pertemanan yang baik April dan Lisa, ya keduanya jalan-jalan dengan baik dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy. Tempat favoritnya April dan Lisa sih…Warkop. Pemilik Warkop adalah Udin dan Lira. Memang Udin dan Lira…suami istri. Pendapat April dan Lisa sih tentang makanan dan minuman di Warkop…enak sih. Di Warkop, ya April dan Lisa ngobrol dengan baik sih tentang perusahaan-perusahaan Swiss yang cabangnya ada di Batam gitu memang masih berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi di Batam gitu. Keinginan April dan Lisa ngobrol dengan Walikota Batam tentang Komunikasi Politik. Obrolan April dan Lisa sekedar obrolan saja sih seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Batam. April dan Lisa seperti biasa sih menjalankan kuliah dengan baik gitu. Lisa memang menjalankan pacaran dengan cowok yang bernama Kevin gitu. Ya Kevin kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAKRA gitu. Jhon dan Mira adalah orang tuan Kevin. Jhon kerjaannya menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Lisa dan Kevin gitu. April sedang dekat dengan teman kuliah yang bernama Robi. Ya Robi anaknya Farhan dan Jihan. Ya Robi menjalankan usaha dealer mobil gitu. Keinginan terpendam April sih jadian dengan Robi. Ya Robi memang menganggap dengan baik sih April teman baik sih. Arbil dan Afan yang berteman baik, ya keduanya masih biasa ke kafe gitu. Di kafe, ya Afan bertemu dengan teman masa SMA yang bernama Sridevi. Ya Sridevi kerja dengan baik di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Memang sih  Sridevi ke kafe dengan teman kerjanya yang bernama Dayat gitu. Ya Dayat memang gemulai gayanya seperti cewek, ya tetap sih Dayat cowok tulen sih. Dayat memang berpacaran sih dengan cewek yang bernama Tia gitu. Ya Tia menjalankan usaha butik sih. Sridevi memang masih jomlo sih. Hubungan pertemanan Afan dan Sridevi baik sih. Rakha dan Mala adalah orang tua Sridevi gitu. Rakha menjalankan usaha toko elektronik gitu. Rakha dan Mala senang sih dengan Afan gitu. Hubungan pertemanan Afan dan Sridevi ada rasa sih…jadinya nyaman sih. Arbil sedang dekat dengan teman kerja yang bernama Tasya. Ya Tasya baru putus sih dari cowoknya yang bernama Rangga gitu. Rangga menjalin cinta dengan Cinta gitu. Rangga kerjaannya pilot Super Air Jet dan Cinta kerjaannya pramugari Super Air Jet. Tono dan Vivi adalah orang tuanya Tasya. Tono menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Tasya baik, ya keduanya ada rasa jadinya nyaman gitu. Afan dan Sridevi yang saling suka sih, ya jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih…Afan dan Sridevi gitu. Arbil senang sih dengan kisah cinta Afan dan Sridevi. Ya Afan dan Sridevi jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Afan sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta Selatan dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil dan Tasya yang berteman baik, ya keduanya jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Tasya gitu. Afan senang sih dengan kisah cinta Arbil dan Tasya. Ya Arbil dan Tasya jalan-jalan sih dengan motor Arbil sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta Selatan dengan tujuannya happy-happy gitu. April yang berteman baik sama Robi. Ya Robi merasa nyaman pertemanan dengan April. Ya Robi memutuskan dengan baik untuk jadian dengan April, ya Robi menyatakan cinta sama April sambil memberikan sebuket bunga dan coklat sih. April yang suka dengan Robi, ya April menerima sebuket bunga dan coklat dari Robi gitu. Ya Robi senang cintanya di terima sama April gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih…Robi dan April gitu. Lisa senang sih dengan hubungan kisah cinta April dan Robi. Ya Robi dan April jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Robi ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!!!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Persahabatan yang baik sih tokoh April dan tokoh Lisa,” kata Eko.

“Ya begitulah ceritanya!!!” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan kartu remi, ya permainan cangkulan gitu.

Thursday, March 12, 2026

BALA

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik dan bintang berkelap- kelip di langit gitu. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus FTV di chenel SCTV, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus.

Isi cerita yang di baca Budi :

Cerita ini dibuka di Kanpur pada tahun 2005, di mana siswa berusia 14 tahun menggoda seorang guru botak. Balmukund "Bala" Shukla, seorang anak populer yang sangat bangga dengan gaya rambutnya, memimpin ejekan terhadap guru tersebut. Bala meminjam catatan dari Latika Trivedi yang rajin belajar dan berkulit gelap yang pandai dalam pelajaran dan memberikannya sebagai miliknya sendiri kepada Shruti yang berkulit putih untuk membuatnya terkesan dengan menempelkan stiker baru bertuliskan namanya di atas buku catatan Latika. Ketika Latika memanggilnya dan membuka stiker di depan Shruti, Bala memarahinya karena berkulit gelap. Narator menggambarkan bagaimana masyarakat menghargai kecantikan dan kulit putih di atas prestasi lainnya, terutama dalam pernikahan.

14 tahun kemudian, Bala adalah seorang pria botak berusia akhir dua puluhan yang berjuang dengan kebotakan dini. Dia adalah seorang penjual krim pencerah pada siang hari dan pelawak klub malam pada malam hari. Suatu hari, Bala dengan marah menyerang ayahnya yang botak, Hari, yang merupakan seorang ghar jamal, bahwa gen kebotakan sang ayah telah membunuh prospek putranya. Hari memberinya wig dan menjelaskan bahwa kebotakan adalah sesuatu yang eksternal dan tidak perlu ada hubungannya dengan prestasi seseorang. Bala mengenakan wig dan melanjutkan pekerjaannya dengan semangat baru. Dia akhirnya bertemu dengan pujaannya, seorang model cantik berkulit putih, Pari Mishra, dan mendekatinya. Mereka memutuskan untuk menikah. Beberapa hari sebelum pernikahan, Bala dilanda hati nurani dan mengiriminya sebuah teks yang mengungkapkan kebotakannya. Tanpa sepengetahuannya, teks itu secara tidak sengaja masuk ke orang lain dan Pari tidak melihatnya. Bala berasumsi dia telah menerima kebotakannya dan mereka menikah.

Latika punya banyak masalah. Banyak anak laki-laki dan keluarga yang datang menemuinya tetapi menolaknya karena kulitnya yang gelap. Di antara calon pelamar ini adalah Rohan, seorang NRI yang menetap di Australia yang tertarik pada Latika tetapi pertemuan itu berakhir ketika ibunya menyebutkan warna kulit Latika dan Latika pergi dengan marah. Rohan meminta untuk bertemu dengannya dan mereka berbaikan sampai dia menyebutkan bahwa dia awalnya tertarik padanya karena profil Instagram-nya. Latika mengungkapkan bahwa dia tidak menggunakan Instagram, dan terungkap bahwa Bala telah membuat profil palsu dengan foto-foto dirinya yang diedit atas perintah bibinya.

Latika yang marah menyerbu rumah Bala sehari setelah pernikahannya dan membentaknya. Ia berkata bahwa ia tidak malu dengan kulitnya dan memperingatkan Bala untuk tidak ikut campur dalam hidupnya lagi. Pari mendengar ini, menemukan kebotakan Bala, dan meninggalkannya. Bala merasa sedih. Bala mengunjunginya untuk membicarakannya. Pari mengungkapkan bahwa ia dikaruniai paras yang rupawan tetapi tidak lebih dari itu. Ia tahu bahwa ia adalah seorang pelajar di bawah rata-rata dan karenanya tidak dapat menekuni profesi lain selain modeling. Parasnya adalah satu-satunya yang dimilikinya: parasnya adalah sumber perhatian yang ia terima sepanjang hidupnya dan sumber penghidupannya. Bala kemudian menerima surat pengadilan: Pari ingin pernikahannya dibatalkan.

Latika meminta maaf kepada Bala, karena kemarahannya telah merusak pernikahan Bala. Bala menunjuknya sebagai pengacara dan kasus pengadilan pun dimulai. Latika memeriksa silang Pari, yang menerima bahwa dia menikahi Bala karena kecerdasan dan pesonanya. Dia juga menerima bahwa Bala tidak menyesatkan atau menipunya, tetapi menunjukkan bahwa Bala tidak berterus terang tentang kebotakannya, dengan mengklaim bahwa jika dia tidak merasa nyaman dengan dirinya sendiri, dia tidak dapat mempertahankan orang lain. Pengacara Pari berpendapat bahwa Pari memiliki hak untuk ingin membatalkan pernikahan itu. Bala menyela persidangan dan setuju bahwa Pari memang memiliki hak itu dan hakim memerintahkan demikian. Ketika Latika menanyainya kemudian, Bala menjelaskan bahwa hukum tidak dapat memaksa seseorang untuk mencintai orang lain, dan pernikahan yang setengah hati tidak akan berhasil.

Kemudian, selama salah satu acara penjualan krim kecantikannya, Bala menyadari bahwa kecantikan hanya sebatas kulit. Ia secara terbuka melepaskan wignya untuk menunjukkan bahwa mencintai diri sendiri itu penting, apa pun penampilan. Ia juga menyadari bahwa ia telah jatuh cinta pada Latika dan berlari untuk melamarnya, tetapi melihat bahwa Rohan dan keluarganya datang untuk meresmikan pernikahan. Ia melamar Latika, tetapi patah hati ketika Latika menolak lamarannya, meskipun mereka dapat melanjutkan persahabatan mereka. Cerita diakhiri dengan Bala, yang kini sudah berdamai dengan kebotakannya, melakukan rutinitas komedi baru tentang kecantikan kulit dan makna kehidupan.

***

Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu.

"Emmm," kata Budi.

"Langsung saja....main permainan Monopoli!" kata Eko.

"Oke....main permainan Monopoli," kata Budi.

Budi mengambil permainan Monopoli di bawah meja, ya permainan Monopoli di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Monopoli dengan baik gitu.

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"April tinggal dengan baik di Jakarta Selatan dengan kedua orang tuanya. Valen dan Mila adalah orang tua April gitu. April memang punya abang sih yang bernama Arbil. Ya Arbil bukan anak kandung Valen dan Mila gitu. Valen dan Mila mengangkat anak….Arbil dari bayi gitu. Arbil di temukan di depan rumah Valen dan Mila gitu. Memang sih Valen dan Mila mencari orang tua kandung Arbil, ya tidak ada hasilnya gitu. Valen dan Mila mendidik dan menyayangi Arbil dengan baik dari kecil sampai dewasa gitu, ya memang Arbil berhasil menyelesaikan pendidikannya dengan baik gitu. Arbil tidak tinggal di Jakarta Selatan, ya Arbil tinggal di Batam dan memang sih Arbil kerja di perusahaan PT. MAJU gitu. Valen, Mila, dan April senang banget sih….Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Batam gitu. Memang sih…Arbil di Batam tinggal di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah adalah Gilang. Ya Gilang punya istri yang bernama Wika dan anak bernama Zahra gitu. Zahra menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Arbil memang berteman baik sih dengan Zahra gitu. Zahra memang cantik dan perilakunya baik sih, ya Arbil suka dengan Zahra gitu. Arbil hanya bisa suka saja sih sama Zahra karena Zahra di jodohkan sama orang tuanya dengan cowok yang bernama Eby gitu. Eby anaknya Saiful dan Dewi. Saiful pemilik hotel Horison gitu. Eby memang kerja dengan baik di hotel Horison sebagai bos gitu. Memang Eby dan Zahra sudah pertemuan dengan baik gitu, ya Eby dan Zahra…saling suka gitu. Perjodohan Eby dan Zahra berhasil sih, ya orang tua Eby dan orang tua Zahra senang gitu karena perjodohan berhasil gitu.  Pernikahan Eby akan di laksanakan sih setelah Zahra selesai kuliah gitu. Eby dan Zahra memang memesan dengan baik pakaian pernikahan sih di butiknya Ivan gitu. Ya Ivan memang punya istri sih yang bernama Keyla gitu. Rumah tangga yang di jalankan Ivan dan Keyla baik dan bahagia dengan anak bernama Sandra. Ya Sandra menjalankan sekolah SMA yang ada di Batam gitu. Memang Sandra berpacaran dengan Kenzo gitu. Ya Kenzo memang satu kelas dengan Sandra gitu. Mutiara dan Devan adalah orang tua Kenzo gitu. Devan kerjaannya pengacara gitu. Valen tetap seperti biasa sih…menjalankan usaha bengkel mobil dan motor gitu. Mila memang masih dengan baik sih kegiatannya dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah gitu…urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Jakarta Selatan gitu. Arbil yang tinggal dengan baik di Batam dan kerja dengan baik di perusahaan gitu. Arbil berteman baik…teman kerja sih yang bernama Afan gitu. Afan masih jomlo sih begitu juga dengan Arbil sih. Sebenarnya sih Afan pernah sih berpacaran pada masa kuliah di Batam sih dengan cewek yang bernama Molly Lee gitu. Memang Molly Lee keturunan China gitu. Tony Lee dan Mei Chan adalah orang tua Molly gitu. Tony Lee dan Mei Chan menjalankan usaha Seafood gitu. Hubungan kisah cinta Arbil dan Molly putus sih karena perbedaan agama sih. Afan agama Islam dan Molly Lee agama Buddha gitu. Orang tua Molly Lee sebenarnya tidak suka dengan Afan gitu, ya orang tua Molly Lee inginnya Molly Lee…dengan orang keturunan suku China gitu. Andy Law yang menjalankan usaha dealer mobil gitu. Orang tua Molly Lee kenal dengan baik sama Andy Law dan orang tua Molly Lee menjodohkan Molly Lee dengan Andy Law gitu. Andy Law dan Molly Lee bertemu dengan baik dan saling suka sih jadi segera menikah gitu. Afan sekarang sih memang telah melupakan dengan baik sih Molly Lee karena untuk kebaikkan Afan gitu. Arbil memang pernah sih pacaran sih masa kuliah di Jakarta Selatan gitu dengan cewek yang bernama Tasya gitu. Tasya mengalami kecelakan motor dan akhirnya meninggal dunia gitu. Arbil memang bersedih dengan baik karena Tasya meninggal gitu. Arbil menerima dengan baik Tasya meninggal gitu. Sekarang ini, ya Arbil cukup mengenang saja Tasya gitu. Arbil dan Afan yang berteman baik gitu, ya keduanya sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan sih….kafe gitu. Kafe pemiliknya Dimitri dan Diandra gitu. Memang sih Dimitri dan Diandra…suami istri gitu. Arbil dan Afan memang berpendapat dengan baik sih….makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih…tentang pergaulan muda dan mudi gitu antara baik dan buruk gitu. Memang sih Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih…tentang orang-orang suku China yang tinggal dengan baik di Batam dan juga orang-orang suku China yang menjalankan usaha ini dan itu gitu berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi Batam gitu….jika orang-orang suku China membuat citra baik di Batam akan berdampak dengan baik sih dengan Investasi yang di tanamkan di Batam oleh pengusaha dari negara ini dan itu…orang-orang suku China gitu. Di Batam memang sih…ada orang-orang suku China yang berasal dari Singapura, Taiwan, Hongkong, dan Tiongkok gitu. Keinginan Arbil dan Afan sih ngobrol dengan Walikota Batam tentang Sistem Perbandingan Politik gitu. Obrolan Arbil dan Afan di kafe sih sekedar obrolan saja sih…seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Batam gitu. Arbil dan Afan tetap dengan baik sih kerja di perusahaan gitu. April memang menjalankan kuliah dengan baik sih. Ya April memang berteman baik….dengan teman kuliah yang bernama Dinda gitu. Dinda anaknya Fildan dan Selfi gitu. Ya Fildan dan Selfi menjalankan dengan baik toko Hp gitu. April dan Dinda yang berteman baik sih, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta Selatan dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya April dan Dinda sih…Warkop gitu. Pemilik Warkop adalah Della dan Yusuf gitu. Memang Della dan Yusuf…suami istri gitu. April dan Dinda memang berpendapat dengan baik sih…makanan dan minuman di Warkop…enak sih. April dan Dinda…sih ngobrol dengan baik sih di kafe tentang Politik Masa Lalu sih. Keinginan April dan Dinda sih…ingin ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Pendidikan Politik gitu. Memang sih obrolan April dan Dinda sekedar obrolan saja sih di Warkop sih seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta Selatan gitu. April dan Dinda memang tetap dengan baik sih menjalankan kuliah dengan baik gitu. Dinda memang berpacaran sih dengan Ferdi gitu. Ya Ferdi satu fakultas satu tempat kuliah dengan Dinda gitu. Ferdi anaknya Trian dan Adila gitu. Trian menjalankan usaha dealer motor gitu. April memang pernah berpacaran sih pada masa SMA dengan Fattah gitu. Hubungan kisah cinta April dengan Fattah putus sih karena Aqella gitu. April melupakan dengan baik Fattah demi kebaikkan April gitu. April biasa sih nginep di rumah nenek Soimah gitu. Kakek Ramzi telah lama meninggal dunia gitu. Nenek Soimah tinggal bersama Melati gitu. Melati adiknya Mila gitu. Melati statusnya janda sih dengan anak satu yang bernama Rakha gitu. Jhon suami Melati telah lama meninggal dunia gitu. Rakha tentara sih, ya Rakha sekarang ini sedang bertugas dengan baik di Papua dengan tujuan menjaga keamanan di Papua gitu. April memang kalau tinggal di rumah nenek Soimah sih, ya April membantu beres-beres di rumah nenek Soimah gitu. Mila memang mengajarkan dengan baik April untuk beres-beres di rumah agar April tidak menjadi cewek pemalas gitu. April yang beres-beres di rumah nenek sih, ya April menemukan sebuah koper tua di bawah tempat tidur di kamar Mila gitu. April membuka dengan baik koper tua gitu, ya isi koper sih foto-foto Mila bersama Valen gitu. April berkata “Ayah dan Ibu…romantis banget hubungan kisah cintanya sampai di abadin di foto-foto”. Ada kliping sih di dalam koper tua, ya April membaca kliping dengan baik sih…semua kliping di baca dengan baik sama April gitu. April berkata “Ayah membuat cerpen di muat di koran berdasarkan inspirasi kisah cinta Ayah dan Ibu. Valen dan Mila memang terkenal di masanya karena ceritanya di muat di koran. Ibu menyimpan dengan baik hasil karya Ayah karena cinta Ibu pada Ayah”. April menaruh kliping dan foto-foto di koper tua gitu. April berkata “Aku senang dengan baik sih kisah cinta Ayah dan Ibu, ya karena dasarnya cinta aku lahir dunia ini melengkapi kebahagian Ayah dan Ibu”. April selesai juga memberes-beres rumah nenek Soimah gitu. Nenek Soimah memang biasa sih ngasih uang jajan untuk April gitu dari masih kecil sampai dewasa gitu. April senang sih di kasih uang jajan sama nenek Soimah tanda nenek Soimah cinta dengan baik sama April gitu. Hubungan Ibu April dengan nenek Soimah baik sih. April memang berteman dengan baik sama Robi gitu. Robi tinggalnya di depan rumah nenek Soimah gitu. Robi memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta Selatan gitu. Robi dan April memang beda tempat kuliah gitu. Robi anaknya Galaksi dan Aluna gitu. Galaksi dan Aluna menjalankan usaha pakaian gitu. Robi berteman baik sih dengan teman kuliah yang bernama Tono gitu. Tono anaknya Andre dan Ayu gitu. Andre memang kerjaannya polisi kepolisian Lapor Pak!. Robi dan Tono yang berteman baik sih, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta Selatan dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Robi dan Tono sih…kafe gitu. Ya kafe pemiliknya Langit dan Renata gitu. Memang sih Langit dan Renata…suami istri gitu. Pendapat yang baik Robi dan Tono sih…tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Memang sih di kafe…Robi dan Tono ngobrol dengan baik tentang Partai Politik yang ada di Indonesia gitu. Keinginan Robi dan Tono sih…ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Edukasi Politik gitu. Memang sih obrolan di kafe…Robi dan Tono sekedar obrolan saja gitu. Robi dan Tono tetap dengan baik sih menjalankan dengan baik sih kuliah gitu. Tono memang berpacaran dengan Mutia gitu. Mutia anaknya Mohan dan Raisa gitu. Mohan menjalankan bengkel motor gitu. Mutia satu fakultas satu tempat kuliah dengan Tono gitu. Sedangkan Robi pernah berpacaran dengan Jihan pada masa SMA gitu. Robi putus hubungan dengan Jihan karena Jihan menjalin cinta dengan Ardian gitu. Sekarang ini, ya Robi telah melupakan dengan baik Jihan demi kebaikan Robi gitu. Robi yang berteman baik sama April, ya Robi ada rasa gitu. April ada rasa sih sama Robi gitu. Arbil dan Afan yang biasa ke kafe gitu, ya Afan bertemu dengan teman masa SMA yang bernama Sridevi gitu. Sridevi bersama dengan Melly gitu. Kerjaannya Sridevi dan Melly…model sih karena memang sih body Sridevi dan Melly bagus gitu. Hubungan pertemanan Afan dan Sridevi baik gitu. Karena Afan dan Sridevi gitu Arbil berteman dengan Melly gitu. Sridevi anaknya Rara dan Aladul gitu. Aladul dan Rara menjalankan usaha butik gitu. Melly anaknya Ridwan dan Aulia gitu. Ridwan kerjaanya guru SMP gitu. Afan yang berteman dengan baik sama Sridevi, ya keduanya ada rasa jadinya jadian gitu. Arbil yang berteman dengan Melly, ya Arbil jadian dengan Melly gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Afan dan Sridevi…baik gitu. Hubungan kisah cinta Arbil dan Melly…baik gitu. Cerita pertemanan April dan Robi baik sih, ya nyaman gitu seperti syair lagu gitu…jadi April dan Robi jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Tono senang dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Dinda senang sih dengan kisah cinta April dan Robi gitu. Robi dan April yang menjalankan kisah cinta yang baik, ya keduanya jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Robi sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta Selatan dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Dinda," kata Eko.

"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko....asik sih main permainan Monopoli gitu.

"Bulan Ramadhan," kata Eko.

"Realitanya memang masih sih bulan Ramadhan," kata Budi.

"Keinginan," kata Eko.

"Keinginan. Setiap manusia yang hidup di dunia ini....punya keinginan," kata Budi.

"Keinginan...sih sederhana sih....buka puasa di mesjid dengan Wakil Presiden Indonesia, ya gimana Budi?" kata Eko.

"Aku setuju dengan keinginan seperti itu....buka puasa di mesjid dengan Wakil Presiden Indonesia," kata Budi.

"Bersama dengan anak-anak miskin dan yatim piatu," kata Eko.

"Oke sih Eko...di mesjid....ngumpul bareng dengan anak-anak miskin dan yatim piatu," kata Budi.

"Melaksanakan sholat Magrib gitu....iman sholatnya....Wakil Presiden Indonesia," kata Eko.

"Aku setuju banget...iman sholatnya Wakil Presiden Indonesia," kata Budi.

"Sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Eko.

"Memang sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Ekot tetap asik main permainan Monopoli gitu.

THE DIRTY PICTURE

Malam hari....bulan bersinar dengan baik dan bintang berkelap-kelip di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....FTV di chenel SCTV, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai sih di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu sambil menikmati dengan baik minum kopi dan makan singkong goreng.

Isi cerita yang di baca Budi.

Pada awal 1980-an, sehari sebelum pernikahannya, Reshma, seorang gadis muda melarikan diri dari desanya di pedesaan Tamil Nadu dan mencapai Madras, yaaa berharap menjadi bintang di sinema Tamil. Dia mulai tinggal di sebuah rumah yang terletak di daerah miskin dekat seorang wanita lajang bernama Ratnamma yang mengelola restoran tempat Reshma berjalan. Karena Reshma dibesarkan sebagai tomboi, yaaa banyak orang mencarinya karena pesonanya. Meskipun dia terus mengikuti audisi untuk peran, dia gagal mendapatkan kesempatan. Seorang direktur casting menghinanya karena tidak menarik, dan memberinya uang untuk makan melihat kondisinya yang kelaparan. Malam itu, dia diundang oleh tetangganya untuk pergi ke bioskop bersamanya untuk menonton idola masa kecilnya Suryakanth beraksi. Di sana, pria itu menyentuhnya dengan tidak pantas & menawarkan 20 rupee untuk tidur dengannya. Meskipun dia keluar dari teater sambil menangis, dia kemudian merenungkannya dan bertekad untuk mendapatkan peran, mengunjungi lokasi syuting lagi. Dia secara spontan mengikuti audisi untuk posisi penari latar. Namun, ia menari dengan cara yang sensual, menggunakan gerakan erotis yang menurut asisten sutradara menarik. Namun, ketika sutradara film, Abraham kembali ke lokasi syuting hari itu dan melihat rekaman tarian, ia sangat jijik melihat tarian erotisnya. Ia menyunting seluruh adegan tarian Reshma. Reshma dan Ratnamma dengan bersemangat pergi menonton film tersebut, tetapi kecewa karena tariannya tidak ditampilkan dalam film. Film tersebut gagal di box office meskipun mendapat banyak pujian dari para kritikus, yang membuat produser Selva Ganeshan kecewa, yang kemudian mengingat rekaman pertunjukan Reshma dan memasukkan lagu itu dalam perilisan ulang di pusat-pusat B dan C. Film tersebut terus menarik banyak penonton karena gerakan tarian Reshma, meskipun mendapat banyak kritik dari para pengulas. Saat Reshma, yang kecewa karena lagunya disunting, memutuskan untuk berkemas dan kembali ke desanya, produser Selva Ganeshan menemukan tempat tinggalnya dan menawarinya peran dalam sebuah lagu dalam filmnya yang akan datang. Selva juga menyarankan agar ia sekarang dipanggil sebagai "Silk", yang terdengar lebih eksotis dan menawan.

Pada syuting pertama, Silk berdansa dengan aktor Suryakanth, idola masa kecilnya. Karena terpikat padanya, Silk mendapatkan kasih sayang dan perhatiannya dengan menawarkan hubungan seksual jangka panjang. Sementara itu, Abraham mengusulkan film baru kepada Selva Ganeshan dan sangat ingin memilih Suryakanth. Namun, saran Suryakanth untuk menambahkan seks dan erotisme di samping tarian yang menampilkan Silk, untuk membuat film tersebut lebih layak secara komersial, membuat Abraham marah, menyebabkan dia berpisah dengan Silk. Silk perlahan membangun namanya di industri ini dengan gerakan tarian erotisnya dan terus membuat lebih banyak film bermuatan seksual dengan Suryakanth, yang melambungkannya menjadi bintang. Dia mendapatkan banyak penggemar pria yang membeli tiket film hanya untuk menikmati tariannya dan, dalam waktu singkat, menjadi sangat kaya dan populer sebagai simbol seks. 

Adik Suryakanth, Ramakanth, seorang penulis naskah, adalah penggemar berat Silk dan mulai berteman dengannya. Silk diam-diam menjauh dari Suryakanth & mulai menyukai Ramakanth setelah Silk menyadari bahwa Ramakanth adalah pria pertama yang mencintainya lebih dari sekadar tubuh dan daya tarik seksualnya & bahwa Suryakanth tidak akan pernah meninggalkan istrinya untuk menikahinya. Silk mengunjungi kampung halamannya bersama Ramakanth dan senang melihat orang-orang berkumpul untuk melihatnya, tetapi patah hati ketika ibunya membanting pintu tepat di wajahnya tanpa menyapanya. Pada sebuah upacara penghargaan, Silk dihina oleh Suryakanth yang berbisik kepadanya bahwa dia tidak lebih dari sekadar "rahasia kotor" semua orang. Terluka oleh ucapannya, Silk menyampaikan pidato penerimaan penghargaannya di mana dia mengkritik standar ganda misoginis masyarakat yang menyebut & mempermalukan wanita yang berakting dalam film-film bermuatan erotis tetapi tidak pria yang memproduksi, mendistribusikan, mengonsumsi & menyebarkan materi yang sama. Dia menyatakan bahwa dia akan terus membuat "film-film kotor" sampai masyarakat mengubah pandangannya. Hubungan Silk dengan Ramakanth terungkap ke publik setelah jurnalis ternama Naila mengkritiknya karena memiliki hubungan romantis dengan kedua saudara laki-laki itu. Untuk membalas dendam, Suryakanth mengeluarkan Silk dari film-filmnya yang akan datang, memaksanya untuk bekerja dengan pembuat film lain, yang berulang kali menganggapnya sebagai penggoda, yang menyebabkannya kehilangan minat pada pekerjaannya & berselisih dengan para sutradara. Sekarang di tahun 90-an, para sutradara mulai membuat aktris utama melakukan tarian yang menggoda alih-alih mempekerjakan penari seperti Silk yang mengkhususkan diri dalam gerakan tari tersebut, yang menyebabkan penyusutan dalam kemampuannya untuk bekerja. Pada saat ini, Silk juga telah menambah berat badan, kehilangan statusnya sebagai simbol seks & mulai merasa terancam oleh seorang aktris muda yang bercita-cita tinggi, Shakeela. Selama tantangan menari di sebuah pesta, dia mencoba untuk mengalahkan Shakeela dengan menari semakin erotis dan akhirnya dengan sengaja menjegal Shakeela, yang membuat Ramakanth malu yang telah berencana untuk memperkenalkan Silk kepada orang tuanya sebagai calon pengantin di pesta itu. Silk & Ramakanth berdebat tentang insiden ini, dan selama itu Silk mengatakan bahwa dia tidak malu menyembunyikan citranya yang menggoda di luar layar, yang menyebabkan Ramakanth memutuskan hubungan dengannya. Untuk meredakan patah hatinya, Silk yang sebelumnya sudah minum dan merokok, beralih ke kecanduan alkohol dan merokok berantai dan akibatnya mulai menunjukkan gejala depresi. 

Silk kini mendekati Selva Ganeshan dengan tawaran untuk memproduksi sebuah film bersama yang dibintanginya dalam tiga peran sebagai seorang penggoda. Pada saat yang sama Abraham juga menyutradarai sebuah film yang dibintanginya sendiri dalam tiga peran, yang mengandung erotisme komersial dengan Ramakanth sebagai penulis naskahnya. Kedua film tersebut dirilis pada hari yang sama, & sementara film Abraham menjadi sukses secara komersial, film Silk gagal total di box office. Ia merasa bahwa ia akhirnya membuktikan kepada Silk (dan dirinya sendiri) bahwa ia telah mengalahkan Silk. Namun Abraham mulai menyukai Silk meskipun ia mengaku membencinya.

Setelah kehilangan ketenaran dan kekayaannya, Silk telah mengumpulkan begitu banyak hutang (karena kecanduannya memasang taruhan pada kuda balap) sehingga dia berada di ambang tuna wisma. Karena putus asa, dia mendekati seorang pembuat film kecil, yang bersedia mengambil peran apa pun. Dia memabukkannya dengan alkohol dan mulai memfilmkannya dalam film porno hardcore tanpa izinnya. Tempat itu digerebek oleh polisi & Silk berhasil melarikan diri. Dalam keadaan mabuknya, dia memiliki beberapa penglihatan tentang masa lalunya, bertemu dengan toko Ratnamma di jalan dan mencoba bersembunyi agar tidak terlihat olehnya karena malu, menyadari bahwa dia telah kembali ke posisi yang sama (sebagai objek nafsu) seperti sebelum karir filmnya dimulai. Benar-benar patah hati dan dibanjiri dengan penyalahgunaan zat, dia sampai di rumahnya dan menangis dengan sedih.

Abraham jatuh cinta pada Silk, meskipun awalnya ia menyangkalnya, karena ia berjuang dengan dilema moral ini. Setelah mengetahui tentang kesepian Silk & kehidupan pribadinya yang tanpa cinta, ia pergi ke kampung halaman Silk dan meyakinkan ibunya untuk menemaninya mengunjunginya di Madras. Ia mencoba menelepon Silk untuk mengejutkannya tetapi tidak diangkat. Ketika akhirnya ia berhasil menghubungi Silk lewat telepon, Abraham menjadi khawatir ketika Silk memintanya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada semua orang. Ia bergegas ke rumah Silk dan menemukannya terbaring di tempat tidur, berpakaian sederhana dengan sari merah seperti seorang ibu rumah tangga (peran yang tidak pernah ia dapatkan semasa hidupnya), meninggal karena overdosis pil tidur, bersama dengan catatan bunuh diri yang ditulis olehnya.

Abraham dan ibu Silk yang menangis mengkremasi jenazah Silk. Film berakhir dengan narasi Abraham, yang meneliti kehidupan yang dijalani Silk, dan ia mempertanyakan apakah kehidupan Silk yang benar atau salah. Ia juga berpikir bahwa Silk saat ini pasti sedang membuat kegemparan di dunia lain juga, karena memang begitulah sifatnya.

***

Budi selesai baca cerpen yang cerita menarik gitu, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja. 

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati mimum kopi dan makan singkong goreng. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. 

"Emmm," kata Budi.

"Langsung saja....Budi...main permainan iii ada hantu!" kata Eko. 

"Oke. Main permainan iii ada hantu!" kata Budi. 

Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan iii ada hantu dengan baik gitu. 

"Emmm," kata Budi.

"Budi mau bercerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau bercerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"April tinggal dengan baik di Batam dengan kedua orang tuanya gitu. Valen dan Mila adalah orang tua April gitu. Abangnya April yang bernama Abril tidak tinggal di Batam, ya Abril tinggal dengan baik sih Jerman gitu. Arbil memang bukan anak kandung Valen dan Mila gitu. Arbil anaknya Gilang dan Cinta gitu. Gilang dan Cinta teman baiknya Valen gitu. Orang tua Arbil meninggal karena kecelakaan mobil, ya makanya Arbil di angkat anak sama Valen dan Mila gitu. Valen dan Mila mencintai dan mendidik dengan baik Arbil, ya makanya Arbil berhasil kerja di perusahaan yang ada di Jerman gitu. Motivasi Arbil sih dari masa SD sih…ingin seperti Presiden B.J. Habibie gitu. Arbil yang tinggal dengan baik di Jerman, ya Arbil berhasil menikahi teman kuliahnya yang bernama Melly gitu. Melly anaknya Fildan dan Selfi. Fildan kerjaannya pengacara gitu. Rumah tangga yang di jalankan Arbil dan Melly baik dan bahagia dengan anak bernama Aqella gitu. Ya Aqella…balita gitu. Keadaan di Jerman sih…ceritanya sesuai dengan cerita media ini dan itu…sih…tetap terjadi dengan baik kompetisi sih dari usaha-usaha yang di jalankan dengan baik sih…orang-orang yang tinggal dengan baik di Jerman gitu….dan hasil…sih…bagi yang memahami ilmu agama gitu….rezeki masing-masing gitu. Arbil, Melly, dan Aqella…biasa sih jalan-jalan dengan baik ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jerman dengan tujuannya happy-happy gitu. Valen, Mila, April…senang dan bangga sih dengan Arbil yang bisa kerja dengan baik di Jerman gitu. Valen yang tinggal di Batam, ya Valen masih menjalankan dengan baik sih usaha bengkel mobil gitu. Mila memang membantu kerjaannya Valen, ya kerjaannya Mila...bagiannya keuangan gitu. Ya Mila masih sih ngumpul-ngumpul dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumh urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sih kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Ya April ada sih keinginan sih…untuk kerja di Jerman karena Arbil gitu. Ya April punya teman baik…teman kuliah yang bernama Mutia gitu. April dan Mutia biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya April dan Mutia sih…kafe sih, ya pemilik kafe Yusuf dan Della gitu. Memang sih…Yusuf dan Della suami istri gitu. Memang pendapat April dan Mutia sih…tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Di kafe, ya biasa sih…April dan Mutia ngobrol dengan baik sih tentang ini dan itu sih berdasarkan media ini dan itu gitu. Ya memang sih keinginan April dan Mutia sih ingin ngobrol dengan baik sama Walikota Batam sih…urusan pemerintahan gitu…tentang permasalahan ini dan itu yang ada di Batam gitu. Memang sih obrolan di kafe, ya sekedar obrolan April dan Mutia gitu. Ya seperti biasa sih April dan Mutia kuliah dengan baik sih. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Jerman gitu, ya Arbil berteman baik dengan teman kerja yang bernama Kenzo gitu. Kenzo memang punya istri yang bernama Mutiara gitu. Ya Mutiara adalah istri kedua Kenzo gitu. Istri pertama Kenzo adalah Sandra gitu. Sandra meninggal karena kecelakaan mobil gitu. Kenzo tidak dapat anak dari Sandra gitu. Kenzo dengan Mutiara, ya dapat anak sih…yang bernama Fattah gitu. Fattah…balita gitu. Rumah tangga yang di jalankan Kenzo dan Mutiara baik dan bahagia dengan Fattah gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Kenzo baik sih, ya keduanya biasa sih ke kafe gitu. Di kafe, ya memang Arbil dan Kenzo ngobrol dengan baik sambil menikmati makanan dan minuman yang enak gitu. Yang di obrolin Arbil dan Kenzo di kafe, ya tentang cerita di media ini dan itu sih. Keinginan Arbil dan Kenzo sih ngobrol dengan baik sih…sama Wakil Presiden Indonesia…urusan pemerintahan sih…tentang permasalahan ini dan itu yang terjadi di negeri Indonesia gitu. Obrolan Arbil dan Kenzo di kafe sih, ya sekedar obrolan saja sih. April dan Mutia…menyukai dengan baik sih cowok yang bernama Rian gitu. Ya Rian kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Rangga dan Cinta adalah orang tua Rian gitu. Rian kaya sih karena Rangga pemilik perusahaan PT. MAJU gitu. April dan Mutia…pertemanannya baik sih dengan Rian gitu. Rian tidak menaruh hati sih sama April dan Mutia sih, ya Rian cukup berteman saja sih dengan April dan Mutia gitu. April dan Mutia tetap berusaha sih untuk bisa bersama Rian gitu karena April dan Mutia suka dengan Rian gitu. Rian jatuh hatinya sama teman kuliah yang bernama Adila gitu. Ya Adila anaknya Rara dan Ridwan gitu. Ya Ridwan menjalankan usaha dealer mobil gitu. Rian berusaha dengan baik sih jadian sama Adila gitu. Usaha Rian sih berhasil sih jadian sama Adila gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Rian dan Adila. Ya Rian dan Adila yang menjalankan pacar dengan baik gitu, ya keduanya sering jalan sih dengan mobil Rian sih…..ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. April dan Mutia yang tahu Rian menjalin cinta dengan Adila, ya April dan Mutia kesal sih. Setelah di pikirkan dengan baik sih…April dan Mutia lebih baik sih melupakan saja rasa suka sama Rian karena tidak ada harapan bersama karena Adila gitu. April dan Mutia seperti biasa dengan baik sih kuliah gitu. Di kafe, ya April dan Mutia bertemu dengan teman masa SMA Mutia yang bernama Gibran gitu. Ya Gibran memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Gibran beda tempat kuliah sama April dan Mutia gitu. Hubungan pertemanan Gibran dengan Mutia baik sih, ya Gibran berteman dengan April baik gitu. April dan Mutia yang masih jomlo, ya keduanya suka dengan Gibran gitu. Ya Gibran sih suka sama Mutia karena Gibran dan Mutia teman masa SMA sampai sekarang gitu. Sebenarnya Gibran pernah pacaran dengan Adara sih. Ya Adara meninggal sih karena kecelakaan mobil gitu. Ya Gibran cuma bisa mengenang dengan baik Adara saja gitu. April yang suka dengan Gibran, ya rencana April sih pendekatan dengan baik sih agar Gibran jatuh hati sama April gitu. April yang bertemu dengan teman masa SMA yang bernama Robi gitu. Ya Robi tidak kuliah sih, ya Robi menjalankan usaha rumah makan Rasa Nusantara dengan baik gitu. Memang sih rumah makan Rasa Nusantara warisan dari kakeknya Robi yang bernama Andre gitu. Ya Andre telah meninggal lah. Pertemanan Robi dan April baik sih. Robi suka dengan April, ya Robi ingin jadian sama April gitu. April yang suka dengan Gibran, ya mendapatkan kenyataan sih...Gibran jadian sama Mutia gitu. April yang tidak bisa bersama Gibran dan April tidak mau merusak hubungan pertemanan dengan Mutia jadi April berusaha dengan baik sih…menerima dengan baik hubungan kisah cinta Gibran dengan Mutia gitu. April pun senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan dengan baik sih Gibran dan Mutia. Hubungan kisah cinta yang di jalankan April dan Mutia baik gitu. Robi yang suka April, ya Robi menyatakan cinta dengan baik sama April. Ya April yang masih jomlo, ya April menerima dengan baik sih cinta Robi gitu. Robi senang cintanya di terima April gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Mutia senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan April dan Robi baik gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Mutia," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko, yaaa asik sih main permainan iii ada hantu gitu.

"Ngomongin pergaulan zaman sekarang," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Pergaulan muda dan mudi tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Ya memang sih pergaulan muda dan mudi sekarang sih tetap sama sih," kata Budi.

"Ngobrol dengan baik di suatu tempat yang enak gitu," kata Eko.

"Omongan Eko benar sih!" kata Budi.

"Rokok," kata Eko.

"Dari teman ke teman jadinya merokok sih," kata Budi.

"Menikmati rokok dengan baik," kata Eko.

"Kata-kata orang-orang yang biasa ngerokok sih di nikmati dengan baik rokok," kata Budi.

"Rokok...bermacam merek," kata Eko.

"Realitanya memang begitu," kata Budi.

"Rokok berkaitan dengan urusan ekonomi, kesehatan, dan agama," kata Eko.

"Benerlah omongan Eko!" kata Budi.

"Perdebatan tentang rokok...biarlah obrolan orang-orang kan Budi?" kata Eko.

"Memang di biarkan saja sih obrolan orang-orang perdebatan tentang rokok!" kata Budi.

"Hidup ini pilihan manusia yang menjalankan hidup ini," kata Eko.

"Realitanya memang begitu," kata Budi.

"Keputusan manusia itu sendiri....mau merokok atau tidak, ya kan Budi?" kata Eko.

"Iya...Eko...memang keputusan manusia itu sendiri...urusan mau merokok atau tidak!" kata Budi.

"Perkembangan zaman," kata Eko.

"Ya hidup ini kan memang mengikuti perkembangan zaman," kata Budi.

"Berdasarkan artis yang merokok rokok elektrik gitu jadi....muda dan mudi mengikuti dengan baik sih...merokok rokok elektrik," kata Eko.

"Realitanya memang begitu sih, ya muda dan mudi merokok rokok elektrik," kata Budi.

"Sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Eko.

"Memang sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kaa Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan iii ada hantu gitu. 

Sunday, March 8, 2026

FUKREY RETURNS

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik dan bintang berkelip-kelip di langit gitu. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus...sinetron tema cinta di chenel SCTV, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan baik sih di depan rumahnya sedang baca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus.

Isi cerita yang di baca Budi :

Setelah diterima di perguruan tinggi, kehidupan di Delhi menyenangkan bagi Vikas "Hunny" Gulati, Dilip "Choocha" Singh, Lali, dan Zafar. Hunny dan Zafar masing-masing berpacaran dengan Priya dan Neetu, dan berencana untuk menikahi mereka.

Bholi Punjaban dibebaskan dari penjara setelah 12 bulan. Ia mengirim anak buahnya untuk menjemput keempat orang itu. Keempat orang itu dibawa ke tempatnya bersama kenalan mereka, Pandit. Ia bertanya kepada mereka tentang rencana mereka untuk membodohinya. Saat anak-anak lelaki itu meyakinkannya, ia memberi mereka satu kesempatan dan menginvestasikan sejumlah uang untuk membuka Toko Lotere bagi mereka. Orang-orang diberi nomor yang kemudian mereka investasikan sejumlah uang. Choocha mulai menyebarkan selebaran di seluruh kota dan semakin banyak orang berinvestasi. Sementara itu, Menteri Babulal Bhatia yang berasal dari Partai Janta Vikas, berdebat dengan CM tentang pemilihan berikutnya dan bertaruh bahwa ia akan menang. Polisi di seluruh kota melakukan penggerebekan terhadap narkoba dan toko lotere palsu. Setelah mengetahui toko keempat orang itu, Babulal memerintahkan lotere untuk mengubah nomor pemenang yang diperoleh Choocha dari mimpinya, dan semua orang yang menginvestasikan uang menjadi marah. Orang-orang berkumpul untuk memukuli mereka tetapi mereka melarikan diri dengan melompat dari jembatan layang di sungai. Mereka sadar kembali di area konstruksi dan terlihat oleh Panditji.

Choocha menemukan bahwa ia memiliki kemampuan baru untuk melihat masa depan, dan menyebut kemampuan barunya Deja Chu. Ia melihat seekor harimau di dalam gua & kotak-kotak yang mereka yakini berisi harta karun dalam Deja Chu terbarunya. Kelompok itu kemudian ditangkap oleh Bholi yang marah karena kebodohan mereka, dan memerintahkan untuk membunuh mereka, tetapi Deja Chu milik Choocha membuatnya terkesan dan ia memaafkan mereka. Bholi meminta mereka untuk menemukan harta karun yang mereka setujui jika ia melepaskan mereka. Babulal takut orang-orang akan mendapatkan kembali uang mereka sehingga ia mengundang anak-anak itu ke kediamannya. Panditji dikirim dengan menyamar untuk mengawasi mereka. Saat makan malam, anak-anak itu dipaksa untuk bersumpah untuk membantu Babulal demi kesejahteraan mereka sebagai balasannya. Keesokan harinya, anak-anak itu yang disalahkan alih-alih Babulal yang menyalahgunakan uang orang-orang sementara Bholi pergi ke CM untuk menyerahkan beberapa dokumen pabrik yang terkait dengan Babulal dan setelah anak-anak itu pergi, polisi tiba dan menyerbu semua toko lotre di Delhi. Anak-anak itu kembali ke rumah dan melihat kekecewaan pada orang-orang yang mereka cintai. Mereka memutuskan untuk bersekongkol demi mendapatkan lebih banyak uang. Keesokan harinya, di tempat Pandit, Choocha terpaksa bermimpi di mana Lali menggendong seekor anak harimau.

Sementara itu, Babulal menemukan rencana Bholi dan menyergap tempatnya. Namun, ia memaafkan pembunuhannya dengan dalih untuk menemukan harta karun. Untuk melakukannya, Bholi memanggil Hunny untuk itu yang meminta seekor anak harimau yang dijualnya. Keempat sahabat dan pengawal Bholi kembali ke taman tempat mereka bergabung dengan Priya dan Neetu. Mereka menggali lubang dan memasuki gua tempat mereka terlihat oleh ibu anak harimau itu. Namun, setelah melarikan diri, mereka dituntun ke sebuah pabrik dengan tumpukan besar barang-barang ilegal. Mereka mengetahui bahwa produk-produk itu bernilai ₹ 400 juta. Babulal tiba di tempat itu hanya untuk menemukan bahwa gudang itu sebenarnya berisi inventaris perdagangan Babulal. Ia marah dan memerintahkan untuk mengusir mereka tetapi polisi tiba di tempat kejadian; saat memperkirakan nilainya, Zafar memanggil polisi mengetahui Babulal membeli ini dari Cina. Choocha melamar Bholi yang ditanggapinya dengan ciuman, mengejutkan semua orang. Kemudian, keempat sahabat itu meresmikan sebuah toko elektronik dengan produk-produk yang mereka temukan di gudang. Cerita berakhir dengan Hunny, Choocha, dan Zafar yang masing-masing menikahi Priya, Bholi, dan Neetu di Goa. 

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya Budi menutup buku dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmmmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi.

"Emmmmm," kata Budi.

"Langsung saja...Budi main permainan Ular Tangga saja!" kata Eko.

"Oke....main permainan Ular Tangga!" kata Budi.

Budi mengambil permainan Ular Tangga di bawah meja, ya permainan Ular Tangga di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Ular Tangga dengan baik gitu.

"Emmmmm," kata Budi.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmmmm," kata Eko.

"Valen dan Mila menjalankan dengan baik rumah tangga. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil anak pertamanya Valen dan Mila. Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik di Jakarta. Di Jakarta Arbil tinggal di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Saiful dan Dewi. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Saiful dan Dewi, ya anak ada dua gitu. Anak pertama Saiful dan Dewi adalah Lesti. Anak keduanya Saiful dan Dewi adalah Eby. Lesti tidak tinggal di Jakarta, ya Lesti tinggal dengan baik di Mesir dengan suami yang bernama Rizki dan anak yang bernama Fattah. Ya Fattah…balita gitu. Rizki anaknya Rara dan Ridwan. Ya Ridwan menjalankan dengan baik usaha toko perhiasan emas gitu. Ridwan dan Rara memang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Rizki kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Mesir gitu. Rizki dan Lesti memang tinggal dengan baik di rumah kontrakan di komunitas orang-orang Indonesia yang tinggal dengan baik di Mesir gitu. Rizki dan Lesti memang berteman baik sih dengan orang-orang asli Mesir sekitar rumah dan juga di lingkungan kerja Rizki. Ya memang sih Rizki, Lesti, dan Fattah…jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Mesir dengan tujuannya happy-happy gitu. Eby kerjaannya wartawan gitu. Zahra anaknya Fildan dan Selfi. Fildan menjalankan usaha rumah makan Rasa Nusantara. Zahra menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Eby memang berpacaran dengan Zahra gitu. Pertemuan pertama kali Eby dan Zahra di rumah makan Rasa Nusantara yang di jalankan dengan baik orang tua Zahra gitu. Eby yang kerjaannya wartawan surat kabar Suara Rakyat….banyak sih membuat artikel, ya salah satu artikel yang di buat Eby sih tentang pembunuhan pada Jono yang di lakukan sama Burhan. Ya memang polisi menangkap dan memenjarakan Burhan gitu. Kenapa Burhan membunuh Jono? Karena Burhan ingin mengambil warisan rumah yang di warisan pada Jono gitu. Burhan saudara angkat Jono gitu. Hubungan kisah cinta Eby dan Zahra memang nyaman banget, ya keduanya merencanakan menikah gitu. Arbil yang tinggal dengan baik di rumah kontrakan, ya Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan PT. SEJAHTERA yang ada di Jakarta gitu. Valen, Mila, dan April senang sih dengan Arbil yang tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Valen memang menjalankan dengan baik bengkel mobil gitu. Mila memang membantu dengan baik usaha bengkel mobil yang di jalankan dengan baik Valen, ya bagian kerjaannya Mila adalah keuangan gitu. Memang sih Mila tetap ngumpul dengan baik sih dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah gitu….urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Batam gitu. Lisa anaknya Hari dan Aulia gitu. Hari menjalankan usaha toko Hp gitu. Lisa memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. April dan Lisa memang berteman baik sih, ya keduanya satu fakultas gitu. Pertemanan yang baiknya April dan Lisa biasa sih jalan-jalan dengan baik ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman baik sih sama teman kerja yang bernama Afan gitu. Afan anaknya Faul dan Rani. Faul menjalankan usaha toko leptop gitu. Pertemanan Arbil dan Afan yang baik, ya keduanya memang biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan sih…kafe gitu. Pemilik kafe adalah Yusuf dan Mutia gitu. Memang sih Yusuf dan Mutia…suami istri gitu. Cerita di buat dengan baik karena bulan Ramadhan gitu, ya Arbil dan Afan di kafe setelah sholat tarawih gitu. Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang ekonomi internasional berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi. Pendapat baiknya Arbil dan Afan tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Keinginan Arbil dan Afan ingin ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang perdagangan internasional berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan di kafe sih sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Arbil dan Afan kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. Afan memang berpacaran sih dengan cewek yang bernama Sridevi, ya panggilannya Devi gitu. Devi kerjaannya dokter di rumah sakit yang ada di Jakarta gitu. Surya dan Amanda adalah orang tuanya Devi gitu. Surya menjalankan toko kelontongan gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Afan dan Devi baik sih, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Arbil pernah sih pacaran sih dengan cewek yang bernama Tasya gitu ketika masa kuliah di Batam gitu. Putus kisah cinta Arbil dan Tasya karena Tasya yang balikan sama mantannya yang bernama Rangga gitu. Arbil sekarang telah melupakan dengan baik Tasya gitu. Sekarang ini Arbil sedang dekat dengan cewek yang bernama Melly gitu. Melly kerjaannya wartawati gitu. Pertemuan pertama Arbil dan Melly di kafe Yusuf dan Mutia gitu. Melly anaknya Devan dan Aliya. Devan menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Melly memang kerja dengan baik jadi wartawati di surat kabar Suara Rakyat gitu. Ya Melly memang banyak membuat artikel sih, ya salah satu artikel yang di buat Melly tentang pergaulan remaja yang kerjaannya mencuri, menipu, berjudi dan minum arak gitu jadi memang sih polisi menangkap dan memenjarakan remaja yang berperilaku buruk gitu. Arbil yang berteman baik sama Melly, ya Arbil ingin jadian dengan Melly gitu. Usaha Arbil memang berhasil jadian dengan Melly gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Afan senang sih kisah cinta Arbil dan Melly gitu. April menjalankan kuliah dengan baik dan berteman baik sama Lisa gitu. April menyukai dengan baik sih cowok yang bernama Robi. Ya Robi rumahnya di depan rumah April gitu. Robi anaknya Langit dan Renata gitu. Langit menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Robi memang kerjaannya dokter di rumah sakit yang ada di Batam gitu. Hubungan pertemanan Robi dan April baik sih. Robi suka dengan April gitu. Jihan yang kerjaannya dokter di rumah sakit yang ada di Batam gitu. Memang Jihan teman kerja Robi di rumah sakit gitu. Pertemanan Robi dan Jihan baik sih. Jihan ingin sih Robi jadi pacarnya Jihan karena Robi baik dan ganteng gitu. Robi mengangap Jihan teman baik saja gitu. Robi mengikuti dengan baik rasa di hatinya karena menyukai dengan baik April gitu. Waktunya yang tepat sih…Robi menyatakan cinta dengan baik sama April gitu. April yang suka dengan Robi, ya April menerima dengan baik sih cinta Robi gitu. Robi senang sih cintanya di terima April gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Lisa senang sih dengan kisah cinta April dan Robi gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja! Dunia ini ada yang lebih baik sih bercerita dari pada aku, ya yang lebih baik adalah sinetron dan film!” kata Budi.

"Yaaa aku paham omongan Budi!" kata Eko.

"Emmmmm," kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Lisa,” kata Eko.

“Begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Eko dan Budi tetap asik main permainan Ular Tangga gitu.

MANDI

Malam yang gelap bertabur bintang di langit. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus....sinetron tema cinta, ya Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sedang asik membaca cerpen yang ceritanya menarik sambil menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Selama bertahun-tahun, Rukmini Bai yang sudah tua telah menjadi Nyonya rumah bordil di Hyderabad, India. Para wanita di rumah bordil itu hidup rukun. Rukmini Bai bangga dengan bakat para wanitanya, terutama Zeenat yang merupakan penyanyi klasik, dan Basanti yang merupakan penari klasik. Rukmini Bai cukup posesif terhadap Zeenat dan tidak membiarkannya terlibat dalam prostitusi. Dia melindunginya dari para pelanggan yang ingin menodai keperawanan Zeenat. Suatu hari Rukmini Bai mendapat kabar, bahwa dia, sekarang, memiliki tuan tanah baru, Tuan Gupta, yaaa yang putrinya Malti akan segera menikah dengan putra Tuan Aggarwal, Sushil. Mengingat kemahiran Zeenat dan Basanti, Tuan Gupta mengundang Rukmini Bai bersama para wanitanya untuk tampil di upacara pertunangan putrinya. Selama pertunjukan, Sushil terpesona oleh kecantikan Zeenat dan mendekatinya di ruang ganti. Zeenat juga tertarik pada Sushil. Sementara itu, terlihat bahwa Anggota Dewan Kota, Shanti devi, yaaa yang juga menjalankan Organisasi Wanita di kota tersebut menentang Rukmini Bai dan perbuatannya. Dalam rapat Komite Kota, ia mengusulkan agar rumah bordil tersebut dipindahkan dari kota, untuk melindungi kota tersebut dari korupsi. Komite tersebut menyetujui tuntutannya dan Rukmini Bai beserta para wanitanya terpaksa pindah ke tempat baru di pinggiran kota yang kebetulan berada di dekat Dargah Baba Karak Shah. Hal ini menarik banyak orang, dan rumah bordil Rukmini Bai mulai berkembang pesat.

Sementara itu, Rukmini Bai mengetahui tentang cinta yang bersemi antara Zeenat dan Sushil dan melarang Zeenat melanjutkan hubungan mereka. Ia mengungkapkan bahwa Zeenat adalah anak haram dari Tn. Aggarwal dan seorang pelacur lainnya, dan Rukmini Bai telah merahasiakannya selama bertahun-tahun, untuk menyelamatkan muka Tn. Aggarwal. Hal itu membuat Zeenat dan Sushil menjadi saudara kandung dan membuat hubungan romantis mereka terlarang. Kerumitan terjadi ketika Sushil menolak untuk menikahi Malti dan melarikan diri dari rumahnya untuk mengejar Zeenat. Ia meminta Zeenat untuk kawin lari dari rumah bordil bersamanya untuk mencari kehidupan yang lebih baik dan Zeenat menerima lamarannya. Seluruh rumah bordil menjadi panik ketika berita tentang kawin lari Zeenat tersebar. Rukmini Bai dan Aggarwal pergi mencari anak-anak itu. Namun, di tengah perjalanan, Zeenat diliputi rasa bersalah karena ia menyadari hubungan biologis mereka dan dengan demikian, ia juga melarikan diri dari Sushil. Sushil patah hati. Rukmini Bai juga tidak dapat menerima berita hilangnya Zeenat. Dia menangis tersedu-sedu di rumah bordilnya dan bukannya mendapat simpati, dia malah ditegur oleh Nadira, seorang pelacur yang bekerja untuknya. Dia meminta Rukmini Bai untuk keluar dari rumah bordil tersebut karena para wanita tidak membutuhkannya lagi dan dapat menjalankan rumah bordil itu sendiri. Rukmini Bai dalam keadaan syok dan dengan berat hati, dia keluar dari rumah bordil itu bersama pembantunya yang setia, Tungrus. Dalam perjalanan mereka, karena kelelahan, mereka berhenti untuk mengambil air. Saat mencari air, Tungrus secara tidak sengaja menemukan Shiv Lingam. Dia memanggil Rukmini Bai dan mereka berdua berdoa kepada Shivlingam untuk masa depan yang lebih baik. Saat itu, mereka melihat Phoolmani, yaaa seorang mantan wanita rumah bordil, berlari ke arah mereka. Rukmini Bai sangat senang melihat Phoolmani dan berterima kasih kepada yang maha kuasa.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati dengan baik sih minum teh dan makan singkong goreng. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko duduk dengan baik dekat Budi.

"Emmm" kata Budi.

"Main permainan Jumanji saja....Budi!" kata Eko.

"Oke...main permainan Jumanji!" kata Budi.

Budi mengambil permainan Jumanji di bawah meja, ya permainan Jumanji di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Jumanji dengan baik gitu.

"Emmm," kata Budi.

"Budi mau bercerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"April tinggal dengan baik di Batam dengan kedua orang tuanya. Valen dan Mila adalah orang tua April gitu. April punya abang sih yang bernama Arbil gitu. Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik sih di Singapura gitu. Arbil di Singapura sih memang tinggal di rumah kontrakan gitu. Ya Arbil di Singapura bersama istri tercinta yang bernama Melly dan anak bernama Tasya gitu. Tasya..balita gitu. Memang sih Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan yang ada di Singapura gitu. Keadaan Singapura sih…sesuai dengan realita dan media ini dan itu sih terjadi dengan baik sih kompetisi dari usaha-usaha yang di jalankan dengan baik sih orang-orang yang tinggal dengan baik sih di Singapura gitu, ya bagi yang memahami agama sih…hasil adalah rezeki masing-masing gitu. Arbil, Melly, dan Tasya jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Singapura dengan tujuannya happy-happy gitu. Valen, Mila, dan April senang sih Arbil tinggal dan kerja dengan baik di Singapura gitu. Valen tetap seperti biasa sih menjalankan kerjaannya bengkel mobil dan motor sih. Mila dengan kegiatannya yang baik sih ngumpul dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah sih…urusan pengajian di masjid gitu. April kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman dengan baik sih dengan teman kerja yang bernama Rakha gitu. Rakha memang orang Indonesia sih. Memang Rakha tinggal di rumah kontrakan gitu dengan istri tercinta Mala dan anak yang bernama Adara gitu. Adara…balita gitu. Pertemanan Arbil dan Rakha baik sih, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Singapura dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Rakha sih…kafe gitu. Pendapat Arbil dan Rakha sih tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Arbil dan Rakha di kafe biasa sih ngobrol dengan baik sih tentang permasalahan pemerintahan Indonesia berdasarkan berita media ini dan itu sih. Keinginan Arbil dan Rakha sih…ngobrol dengan Wakil Presiden Indonesia tentang Politik, Ekonomi, dan Agama gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Rakha sekedar bahan obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi gitu. Arbil dan Rakha seperti biasa sih kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. April yang kuliah dengan baik, ya April berteman baik sih dengan teman kuliah yang bernama Della gitu. Della anaknya Rara dan Aladul gitu. Aladul kerjaannya menjalankan usaha dealer motor gitu. Pertemanan yang baik Della dan Rara sih, ya keduanya seperti biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya April dan Della sih…Warkop gitu. Ya Warkop pemiliknya adalah Kenzo dan Mutiara gitu. Memang sih Kenzo dan Mutiara…suami istri gitu. April dan Della memang ngobrol dengan baik sih di Warkop sih tentang permasalahan lingkungan sosial yang ada di Batam gitu berdasarkan realita dan berita media ini dan itu. Pendapat April dan Della tentang makanan dan minum di Warkop…enak sih. Keinginan April dan Della sih…ngobrol dengan baik sih dengan Walikota Batam sih tentang Modal Asing yang ada di Batam karena berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi yang ada di Batam gitu. Memang sih obrolan April dan Della sekedar bahan obrolan sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Batam gitu. April dan Della tetap seperti biasa sih menjalankan kuliah dengan baik sih. Di kampus ada cowok yang di sukai April dan Della gitu, ya cowok bernama Kenzi gitu. Kenzi anaknya Ardian dan Jihan gitu. Ardian kerjaannya menjalankan usaha rumah makan Rasa Nusantara gitu. Kenzi dengan April dan Della satu fakultas gitu. Hubungan pertemanan April dan Della baik sih dengan Kenzi gitu. Robi yang berteman baik sih dengan Tono gitu, ya keduanya memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Robi anaknya Andre dan Wulan gitu. Andre menjalankan usaha dealer mobil gitu. Tono anaknya Ivan dan Keyla gitu. Ivan dan Keyla menjalankan dengan baik sih toko perhiasan emas gitu. Robi dan Tono yang berteman baik sih, ya keduanya biasa sih main basket dengan baik dengan tujuannya kebugaran tubuh, dan keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Robi dan Tono sih…kafe gitu. Kafe pemiliknya Sandra dan Jhon. Memang sih Jhon dan Sandra adalah suami istri gitu. Pendapat Robi dan Tono sih…makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Di kafe sih, ya Robi dan Tono ngobrol dengan baik sih tentang kriminalitas yang ada di Batam gitu berdasarkan realita dan berita media ini dan itu sih. Keinginan Robi dan Tono sih ingin ngobrol dengan Walikota Batam sih tentang Politik, Ekonomi, dan Hukum gitu. Obrolan Robi dan Tono di kafe sih sekedar obrolan saja sih seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Batam gitu. Robi dan Tono seperti biasa sih menjalankan kuliah dengan baik sih. Tono memang berpacaran sih dengan cewek yang bernama Lisa gitu. Lisa anaknya Farhan dan Jihan gitu. Farhan dokter sih di rumah sakit yang ada di Batam gitu. Lisa memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Lisa satu fakultas satu tempat kuliah dengan Tono. Hubungan kisah cinta Tono dan Lisa baik sih. Robi memang ingin punya pacar sih. Orang tua Robi merencanakan dengan baik sih untuk menjodohkan Robi dengan cewek yang bernama April gitu. Robi mengikuti dengan baik sih maunya orang tua gitu. April memang di jodohkan sama orang tuanya dengan cowok yang bernama Robi. April ngikut saja maunya orang tua gitu. Urusan April dengan Della suka dengan Kenzi gitu. April tidak peduli dengan Kenzi gitu. Della tetap sih berteman dengan Kenzi gitu. Kenzi suka dengan Della, ya keduanya jadian dengan baik sih. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Della dan Kenzi gitu. April senang sih dengan kisah cinta yang baik Della dan Kenzi gitu. Della dan Kenzi jalan bareng sih dengan motor Kenzi ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Orang tua April dengan orang tua Robi memang berteman baik sih dari masa kecil….masa SD sampai sekarang gitu. April dan Robi di pertemukan dengan baik sih. Robi suka dengan April dan April suka dengan Robi sih. Perjodohan Robi dan April berhasil sih. Robi dan April akan segera menikah sih ketika keduanya lulus kuliah gitu. Ya Robi dan April menjalankan kisah cinta yang baik gitu. Della senang dengan kisah cinta April dan Robi. Tono senang sih dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Ya Robi dan April yang menjalankan kisah cinta yang baik sih keduanya jalan-jalan dengan motor Robi ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Persahabatan yang baik sih tokoh April dan tokoh Della gitu,” kata Eko.

“Memang sih pertemanan yang baik sih tokoh April dan tokoh Della,” kata Budi.

“Emmm,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Budi dan Eko, ya tetap asik main permainan Jumanji gitu.

"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Hidup ini tetap sama aja sih Eko!" kata Budi.

"Bulan Ramadhan," kata Eko.

"Keadaannya memang bulan Ramadhan," kata Budi.

"Hidup ini antara baik dan buruk perilaku manusia," kata Eko.

"Realitanya memang sih hidup ini....antara baik dan buruk perilaku manusia!" kata Budi.

"Di Lampung," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Berdasarkan cerita Budi, ya biasanya sih....Batam dan Jakarta...gitu, ya antara baik dan buruk perilaku manusia...kan Budi?" kata Eko.

"Ya memang sih...Eko....antara baik dan baik perilaku manusia di Batam dan di Jakarta!" kata Budi.

"Antara paham agama dan tidak paham agama, ya 6 ajaran agama yang berkembang dengan baik di Indonesia gitu, ya kan Budi?" kata Eko.

"Omongan Eko bener lah!" kata Budi.

"Sekedar obrolan saja lulusan SMA!" kata Eko.

"Memang sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Aku kepengen sesuatu Budi?" kata Eko.

"Kepengen apa Eko?" kata Budi.

"Sate ayam atau sate kambing," kata Eko.

"Sate ayam atau sate kambing. Eko ngidam seperti Ibu-Ibu...hamil yang kepengen makan sate ayam atau sate kambing dengan tujuannya anak yang di kandung tidak ileran gitu," kata Budi.

"Sate ayam atau sate kambing yang enak di daerah Jakarta Selatan?" kata Eko.

"Jauh amat Eko...ingin sate ayam atau sate kambing di daerah Jakarta Selatan gitu. Padahal si Amat saja tinggalnya dekat sini," kata Budi.

"Memang si Amat tinggalnya dekat sini!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Nama juga kepengen sih...makan sate ayam atau sate kambing gitu, ya jauh-jauh ke daerah Jakarta Selatan...tidak ada masalah kan Budi?" kata Eko.

"Ya memang tidak ada masalah sih urusan kepengen makan sate ayam atau sate kambing...jauh-jauh ke Jakarta Selatan!" kata Budi.

Eko mengkhayalin dengan baik makan sate ayam atau sate kambing gitu, ya dua-duanya juga boleh sih. 

"Berdasarkan cerita orang-orang sih ada pedagang sate ayam dan sate kambing yang enak gitu di daerah Jakarta Selatan, ya dekat SMA TARAKANITA," kata Budi.

"Kalau gitu berangkat Budi beli sate ayam atau sate kambing!" kata Eko.

"Ke daerah Jakarta Selatan...beli sate ayam atau sate kambing?" kata Budi.

"Ya enggaklah...beli sate ayam atau sate kambing...ke daerah Jakarta Selatan! Beli sate ayam atau sate kambing di Bandar Lampung saja!" kata Eko.

"Oke...beli sate ayam atau sate kambingnya di Bandar Lampung!" kata Budi.

Budi dan Eko yang keduanya sepakat untuk membeli sate ayam atau sate kambing, ya kedua membereskan mainan Jumanji dan pergi meninggalkan rumah Budi dengan naik motor Eko gitu, ya Eko mengendarai motornya dengan baik dan Budi duduk di belakang dengan baik gitu menuju ke pedagang penjual sate ayam atau sate kambing gitu.

Friday, March 6, 2026

OMG 2

Malam yang gelap berabur bintang di langit gitu, ya keadaan lingkungan sekitar rumah Budi baik gitu. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus seni dan kebudayaan suku Segulai di chenel TVRI, ya Budi memang duduk dengan santai sih di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu. Memang sih cerita cerpen menarik dan bagus gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Kanti Sharan Mudgal, seorang pemuja setia Dewa Siwa, memiliki sebuah toko di luar kuil Mahakaal yang terkenal di kota itu. Suatu hari, ia dipanggil ke rumah sakit dan diberi tahu bahwa putranya, Vivek, telah begadang semalaman untuk terus-menerus masturbasi hingga ia pingsan. Teman Vivek menjelaskan bahwa Vivek diganggu tentang ukuran penisnya dan karena itu, ia menjadi tidak percaya diri. Vivek diberi tahu bahwa masturbasi akan membuatnya lebih besar.

Kepala sekolah Atal Nath Maheshwari memberi tahu Kanti tentang video terbaru yang memperlihatkan Vivek sedang masturbasi di toilet sekolah. Karena hal ini memengaruhi citra sekolah, Vivek dikeluarkan dari sekolah. Teman Kanti, Pandey Ji, seorang pendeta kaya di kuil, menyarankannya untuk meninggalkan kota karena situasi ini mencoreng citra keagamaan mereka. Video tersebut sampai ke istri dan putri Kanti serta seluruh lingkungan mereka. Mereka mulai dipermalukan oleh masyarakat. Hancur, Kanti berdoa kepada Dewa Siwa untuk meminta bantuan dan seorang Utusan yang dikirim oleh Dewa Siwa pun tiba.

Setelah Vivek melapor ke polisi karena mencoba membunuh pengganggunya, The Messenger menemui Vivek dan Kanti di kantor polisi, mengatakan bahwa dia ada di sana untuk mengajukan laporan tentang tasnya yang hilang, di mana dia menghibur Vivek. Vivek mencoba bunuh diri dua kali tetapi diselamatkan oleh The Messenger. Dia menemui Kanti saat mereka hendak meninggalkan kota, dan mengatakan kepadanya bahwa putranya tidak melakukan kesalahan, menjelaskan bahwa tidak semua yang dilakukan secara pribadi itu salah atau tidak senonoh. Sekolah salah karena tidak mendidiknya dengan baik dan Kanti salah karena tidak membimbingnya dengan baik. Dia menyarankan Kanti untuk mengajukan kasus terhadap sekolah dan praktisi medis.

Kanti mengajukan kasus terhadap sekolah, apoteker, dokter, dan dirinya sendiri. Ketika ditentang dengan fakta bahwa ia hanya mempromosikan kekasaran dengan membela tindakan putranya, ia berpendapat di pengadilan bahwa agama Hindu dan budaya India selalu mencakup pembicaraan tentang seks agar kasusnya diterima. Pandey Ji meminta Kanti untuk meninggalkan rumah dan tokonya karena kasus ini akan mencoreng citra agama mereka.

Pengacara oposisi, Kamini Maheshwari mengatakan Kanti melakukan semua ini untuk menutupi tindakan vulgar putranya. Kanti berpendapat bahwa jika sekolah tersebut memasukkan pendidikan seks dalam mata kuliah mereka, putranya tidak akan mendapat informasi yang salah. The Messenger sering datang untuk memberi Kanti nasihat tidak langsung tentang cara melanjutkan kasus tersebut.

Kamini memanggil seorang pekerja seks ke pengadilan, yang putranya bersekolah di sekolah yang sama, untuk membuktikan bahwa sekolah itu mulia. Kanti bertanya kepada pelacur itu apakah dia pernah menikmati pekerjaannya, dan dia menjawab bahwa pria-pria bodoh itu tidak tahu apa pun tentang tubuh wanita dan cara memperlakukannya dengan hormat. Kanti mengatakan jika sekolah mengajarkan pendidikan seks kepada anak laki-laki, mereka akan tahu cara menghormati tubuh wanita. Dia membungkuk padanya dan memanggilnya sebagai ibu dan guru yang pemberani.

Saat kasus berlanjut, Kanti menunjukkan masalah-masalah terkait pornografi, pemerkosaan, narkoba, dan pentingnya pendidikan seks. Kepala sekolah menawarkan sepuluh juta (satu crore) untuk mengambil kembali kasusnya. Kanti menandatangani kontrak. Dia mengalami kecelakaan dan tampaknya meninggal. Sang Utusan mengunjunginya di rumah sakit, yang mengkritik keputusannya karena kehilangan iman, dan akhirnya mengungkapkan dirinya sebagai manifestasi ilahi yang dikirim oleh Dewa Siwa. Dia menunjukkan kepada Kanti bahwa usahanya telah terungkap saat cucu perempuan Pandey Ji mengungkapkan bahwa dia telah dilecehkan oleh pamannya, berkat kasus Kanti yang ditayangkan di TV. Kanti menyadari kesalahannya dan bereinkarnasi dan dibawa ke pengadilan.

Di persidangan, Vivek hadir untuk pertama kalinya dan membuktikan melalui penelitiannya bahwa penjajah telah merusak sistem pendidikan India, yang sebenarnya mencakup pendidikan seks di zaman dahulu. Kanti memenangkan kasus tersebut karena dewan pendidikan diperintahkan untuk menjadikan pendidikan seks sebagai mata pelajaran wajib dan pembayaran diberikan kepada Kanti, dan Vivek dikembalikan ke sekolah.

Kanti memperkenalkan Sang Utusan kepada keluarganya sebagai "dokter yang merawatnya" dan menawarkan semua uang sebagai ganti kuil. Sang Utusan kemudian mengungkapkan bahwa tas yang hilang itu miliknya, dan meminta Vivek untuk menyimpannya. Ia kemudian mengatakan bahwa ia memiliki pasien lain yang harus dirawat, dan pergi meninggalkan Kanti yang bahagia dengan tangan berdoa.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja. 

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi menikmati dengan baik sih minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Langsung saja Budi…main permainan Zahtura!” kata Eko.

“Oke….main permainan Zahtura!” kata Budi.

Budi mengambil permainan Zahtura di bawah meja, ya permainan Zahtura di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Zahtura dengan baik gitu.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Rahsya dan Naura menjalankan dengan baik rumah tangganya, ya anak dua sih. Anak pertama Rahsya dan Naura adalah Irshad. Anak keduanya Rahsya dan Naura adalah Adara. Irshad tidak tinggal di Batam, ya Irshad tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Di Jakarta memang Irshad tinggal dengan baik di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Gunawan dan Rara. Rumah tangga yang di jalankan Gunawan dan Rara baik sih, ya bahagia dengan anak bernama Gibran gitu. Gibran menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Memang sih Gibran berpacaran dengan Novia gitu. Novia satu fakultas dengan Gibran. Novia anaknya Saiful dan Dewi. Saiful kerjaannya pengacara gitu. Irshad yang tinggal dengan baik di rumah kontrakan, ya Irshad memang kerja dengan baik sih di perusahaan PT. JAYA gitu. Pemilik perusahaan adalah Fattah gitu. Ya Fattah menjalankan dengan baik sih rumah tangga dengan Aqella gitu. Adik tirinya Fattah yang bernama William. Ya William ingin mengambil alih perusahaan dengan cara memerintahkan orang-orang yang di bayar dengan baik  sama William gitu untuk menyingkirkan Fattah dan Aqella gitu. Usaha William gagal menyingkirkan Fattah dan Aqella, ya karena Fattah memang punya orang kepercayaan yang kerja dengan baik di perusahaan yang bernama Mohan gitu. Mohan memang yatim piatu, ya tinggalnya di panti asuhan gitu. Fattah dan Aqella memang sering membantu dengan baik panti asuhan gitu. William di tangkap dan di penjara sama polisi gitu. Rahsya, Naura, dan Adara senang sih Irshad tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Rahsya menjalankan dengan baik usaha bengkel mobil gitu, ya Naura membantu usaha Rahsya gitu bagian keuangan gitu. Adara menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam gitu. Irshad yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Irshad berteman baik sama teman kerja yang bernama Dika. Ya Dika anaknya Rangga dan Cinta. Rangga menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Pertemanan yang baik Irshad dan Dika, ya keduanya jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Irshad dan Dika adalah kafe gitu. Pemilik kafe adalah Hari dan Aulia gitu. Memang sih Hari dan Aulia…suami istri gitu. Yaaa cerita di buat dengan baik sih, ya keadaan di bulan Ramadhan gitu jadi Irshad dan Dika berada di kafe setelah melaksanakan sholat tarawih gitu. Di kafe, ya Irshad dan Dika ngobrol dengan baik sih tentang urusan kerjaan di perusahaan gitu dan juga tentang pertandingan sepak bola gitu. Memang sih pendapat baiknya Irshad dan Dika tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Keinginan Irshad dan Dika ingin ngobrol dengan baik sih sama Wakil Gubernur Jakarta tentang politik buruh berkaitan dengan politik sosial, ekonomi, dan budaya gitu. Memang sih obrolan Irshad dan Dika di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Irshad dan Dika seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. Adara menjalankan kuliah dengan baik, ya Adara berteman baik dengan teman kuliah yang bernama Stevani gitu. Ya Stevani anaknya Rizki dan Lesti gitu. Rizki menjalankan usaha dealer motor gitu. Pertemanan baik Adara dan Stevani, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Cerita memang di buat dengan baik sih keadaan di bulan Ramadhan, ya Adara dan Stevani setelah sholat tarawih ke tempat kesukaannya Adara dan Stevani adalah tempat makan bakso Barcelona Pak Kumis Solo karena Adara dan Stevani suka dengan baik makan bankso gitu. Adara dan Stevani ngobrol dengan baik sih tempat makan bakso Barcelona Pak Kumis Solo tentang orang-orang yang menjalankan usaha di Batam dengan modal kecil sampai besar gitu, ya terjadi dengan baik sih kompetisi dengan baik sih…bagi yang memahami ilmu agama dengan baik sih…rezeki masing-masing gitu. Pendapat Adara dan Stevani tentang bakso Barcelona Pak Kumis Solo…enak gitu, ya dan juga pelayanannya bagus sih. Adara dan Stevani mengerti dengan baik keadaan orang-orang yang tinggal dengan baik di Batam. Contoh saja, ya orang miskin yang kerja dengan baik di tempat makan bakso Barcelona Pak Kumis Solo gitu, ya orang miskin bersyukur kerja dengan baik dan berdoa dengan baik agar tempat usaha tetap lancar dengan baik gitu…laris manis banyak pengunjungnya gitu karena orang miskin dapat gaji dengan baik di tempat kerja dan uang untuk kebutuhan sehari-hari dan juga uang di berikan pada orang tua tanda bakti anak pada orang tua gitu. Keinginan Adara dan Stevani…ingin ngobrol dengan baik sih sama Walikota Batam tentang politik buruh berkaitan dengan urusan ekonomi di Batam gitu. Memang sih obrolan Adara dan Stevani di tempat makan bakso Barcelona Pak Kumis Solo sekedar obrolan saja sih seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Batam gitu. Adara dan Stevani meninggalkan tempat makan bakso membayar dengan baik gitu. Seperti biasa sih…Adara dan Stevani menjalankan kuliah dengan baik gitu. Dika sedang dekat sih dengan cewek yang bernama Jasmine gitu. Ya Jasmine anaknya Fildan dan Selfi gitu. Fildan menjalankan dengan baik usaha toko perhiasaan emas gitu. Jasmine menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Ya Jasmine memang punya adik bernama April. Ya April menjalankan dengan baik sih sekolah SMP yang ada di Jakarta gitu. Pertemuan pertama Dika dengan Jasmine sih di kafe gitu. Pertemanan yang baik Dika dan Jasmine, ya keduanya ada rasa sih. Irshad teman baik Dika, ya Irshad mendukung dengan baik sih Dika jika ingin jadian dengan baik sama Jasmine gitu. Irshad pernah pacaran sih sama cewek yang bernama Reina ketika tinggal di Batam gitu. Hubungan Irshad dan Reina putus sih karena Reina menerima dengan baik perjodohan yang di buat orang tua Reina dengan cowok yang bernama Boy gitu. Ya Boy menjalankan usaha dealer mobil gitu. Boy dan Reina menikah dengan baik gitu, ya Irshad patah hati lah dan rasanya sakit patah hati…benar-benar sakit gitu. Sekarang ini Irshad telah melupakan dengan baik Reina gitu. Irshad sekarang ini sedang dekat sih dengan cewek yang bernama Zahra gitu. Zahra memang menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Pertemuan pertama Irshad dan Zahra di kafe gitu. Ya Zahra anaknya Valen dan Mila gitu. Valen menjalankan usaha bengkel mobil gitu. Zahra memang punya abang yang bernama Arbil gitu. Ya Arbil tidak tinggal di Jakarta, ya Arbil tinggal dengan baik di Batam dengan istrinya bernama Melly dan anak bernama Robi gitu. Robi…balita gitu. Arbil memang kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAHAYA gitu. Memang sih…Arbil, Melly, dan Robi….tinggal dengan baik di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Rangga dan Cinta. Rumah tangga yang di jalankan Rangga dan Cinta baik gitu, ya anak satu sih bernama Cantika gitu. Cantika menjalankan sekolah SMA yang ada di Batam gitu. Rangga, Cinta, dan Cantika adalah umat Kristen yang menjalankan dengan baik sih ibadah dengan baik di gereja gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil ingin membeli rumah di Batam gitu. Hubungan pertemanan Irshad dan Zahra baik sih, ya Irshad yang suka dengan Zahra gitu…Irshad berusaha dengan baik sih jadian dengan Zahra gitu. Dika teman baik Irshad, ya Dika mendukung dengan baik sih Irshad jika jadian dengan baik sih sama Zahra gitu. Dika yang suka dengan baik sama Jasmine. Ya memang Jasmine suka dengan Dika gitu. Usaha Dika berhasil sih jadian dengan Jasmine gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Dika dan Jasmine gitu. Irshad senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan Dika dan Jasmine gitu. Orang-orang terdekat Dika memberikan masukkan baik sih untuk Dika, yaaa Dika sudah nyaman dengan cewek yang di sukai gitu lebih baik sih segera nikah gitu. Dika menerima masukkan baik dari orang-orang yang dekat sama Dika. Ya Dika yang suka dengan Jasmine gitu, ya keduanya sepakat dengan baik sih merencanakan menikah dengan baik gitu. Keadaan memang masih bulan Ramadhan gitu Irshad dan Dika di kafe setelah sholat tarawih gitu, ya Irshad dan Dika ngobrol dengan baik sih di kafe…tentang lingkungan sosial masyarakat di Jakarta yang ragam suku dan agama, ya 6 ajaran agama gitu. Keinginan Irshad dan Dika tetap sih ingin ngobrol dengan baik sama Wakil Gubernur Jakarta tentang kebijakan pemerintahan Indonesia berkaitan dengan pengupahan buruh gitu. Memang sih obrolan Irshad dan Dika di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Irshad dan Dika seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. Irshad yang suka dengan Zahra, ya Irshad berusaha dengan baik jadian dengan Zahra gitu. Zahra suka dengan Irshad gitu. Usaha Irshad berhasil sih jadian dengan Zahra gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Irshad dan Zahra gitu. Dika senang sih dengan kisah cinta Irshad dan Zahra gitu. Dika memang memberikan masukkan baik sama Irshad tentang hubungannya dengan Zahra, yaaa Irshad yang suka sama Zahra dan nyaman banget sih gitu lebih baik menikah demi kebaikan Irshad dan Zahra gitu. Ya Irshad menerima masukkan baik dari Dika gitu. Hubungan kisah cinta Irshad dan Zahra baik, ya keduanya memang merencanakan nikah demi kebaikan keduanya gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Pertemanan yang baik tokoh Irshad dan tokoh Dika,” kata Eko.

“Yaaa begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Eko dan Budi, yaaa asik main permainan Zahtura gitu.

“Acara Tv,” kata Budi.

“Ngomongin acara Tv, ya Budi?” kata Eko.

“Iya…Eko….ngobrolin acara Tv!”kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Acara Tv…di bulan Ramadhan yang ini dan itu…baguskan Eko?” kata Budi.

“Baguslah…Budi…acara Tv yang ini dan itu di bulan Ramadhan,” kata Eko.

“Terhibur dengan baik,” kata Budi.

“Memang terhidur dengan baik…penonton di rumah menonton dengan baik acara Tv yang ini dan itu di bulan Ramadhan,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

Budi dan Eko tetap asik main permainan Zahtura gitu.

CAMPUR ADUK

DHOKHA : ROUND D CORNER

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik dan bintang-bintang berkelip-kelip di langit. Keadaan di lingkungan sekitar rumah Budi baik. Setel...

CAMPUR ADUK