CAMPUR ADUK

Monday, January 19, 2026

DAWN OF THE PLANET OF THE APES

Malam yang gelap, ya bulan sabit bersinar dengan baik gitu. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus.....sinetron tema cinta di chenel SCTV gitu, ya seperti biasa sih Budi duduk santai sih di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Sepuluh tahun setelah pandemi Flu Monyet yang mematikan, manusia hampir punah, dengan hanya sekitar 1 dari 500 (0,2%) yang memiliki kekebalan genetik. Peradaban manusia telah hancur setelah keruntuhan sosial di antara manusia. Kera, yang semuanya dianugerahi kecerdasan yang ditingkatkan secara genetik oleh virus, membangun koloni di Monumen Nasional Muir Woods dekat San Francisco, dipimpin oleh Caesar, bersama dengan letnannya Maurice, Rocket, dan Koba.

Sekelompok manusia, yang dipimpin oleh Malcolm, tanpa sadar memasuki wilayah kera untuk mencari bendungan hidroelektrik yang akan memulihkan listrik ke komunitas mereka di San Francisco. Carver, anggota kelompok Malcolm, melukai Ash, putra Rocket, karena takut. Malcolm berhasil mencegah eskalasi lebih lanjut, dan Caesar memerintahkan manusia untuk pergi. Didorong oleh Koba, Caesar membawa pasukannya ke komunitas manusia sebagai unjuk kekuatan. Caesar mengumumkan bahwa, meskipun kera tidak menginginkan perang, mereka akan berjuang untuk mempertahankan diri; dia menuntut manusia tetap berada di wilayah mereka. Malcolm meyakinkan Dreyfus, pemimpin komunitas, untuk memberinya kesempatan untuk membawa tim kecil ke hutan untuk bernegosiasi dengan kera dan mengakses bendungan. Akhirnya, Caesar mengizinkan mereka bekerja pada generator dengan syarat mereka menyerahkan senjata mereka. Saat bekerja bersama, Malcolm, istrinya perawat Ellie, dan putranya Alexander terikat dengan kera. Gencatan senjata yang rapuh itu sempat retak ketika Carver diketahui menyimpan senjata tersembunyi dan karenanya diusir secara paksa, tetapi kepercayaan dipulihkan ketika Ellie menyelamatkan Cornelia, istri Caesar yang sakit.

Khawatir kera-kera itu akan menyerang, Dreyfus mempersenjatai masyarakat dengan amunisi di gudang senjata Fort Point. Koba, yang membenci manusia karena menyiksanya sebagai subjek uji laboratorium, menemukan gudang senjata itu dan menghadapi Caesar, menuduhnya lebih peduli pada manusia daripada kera. Caesar memukuli Koba sebagai tanggapan tetapi menahan diri untuk tidak membunuhnya. Koba membunuh dua penjaga di gudang senjata untuk mencuri senjata dan kembali ke rumah. Dia diam-diam membunuh Carver setelah manusia berhasil memperbaiki generator. Koba menggunakan perayaan mereka untuk secara diam-diam membakar koloni kera. Tanpa terlihat oleh yang lain, dia menembak Caesar, yang jatuh ke semak-semak. Koba menjebak manusia atas kematian Caesar dan kebakaran untuk membenarkan perang. Mengambil alih komando, dia memimpin pasukan kera ke San Francisco, di mana mereka menjarah gudang senjata dan melancarkan serangan besar-besaran terhadap manusia. Meskipun mengalami banyak korban, kera-kera itu menerobos gedung dan memenjarakan manusia saat Dreyfus melarikan diri. Koba membunuh Ash karena menolak membunuh manusia tak bersenjata dan memenjarakan semua kera lain yang setia kepada Caesar, termasuk Rocket, Maurice, dan Luca.

Keluarga Malcolm menemukan Caesar yang terluka parah dan membawanya ke bekas rumahnya di San Francisco. Setelah menyelinap kembali ke pemukiman untuk mencari perlengkapan medis, Malcolm bertemu dengan Blue Eyes, putra Caesar yang masih kecil. Blue Eyes menodongkan senjata kepadanya tetapi memutuskan untuk membiarkannya pergi sampai dia mengetahui dari Malcolm bahwa ayahnya masih hidup. Blue Eyes menemani Malcolm ke Caesar. Mengetahui bahwa Koba-lah yang menembak Caesar, Blue Eyes berdamai dengan ayahnya. Ketiganya kembali ke masyarakat dan membebaskan manusia dan kera yang dipenjara. Setelah mengawal kera ke menara, Malcolm menemukan Dreyfus, yang telah memasang dasar menara dengan C-4, dan mengungkapkan bahwa anak buahnya melakukan kontak dengan pangkalan militer. Malcolm menodongkan senjata kepada Dreyfus dan anak buahnya untuk memberi Caesar cukup waktu untuk mengambil alih komando dengan menghadapi Koba di puncak menara. Dalam upaya membunuh semua kera, Dreyfus meledakkan bahan peledak untuk mengacaukan bangunan, dan membunuh dirinya sendiri dalam prosesnya. Caesar mengalahkan Koba dan menolak untuk membantunya saat ia jatuh dan tewas.

Malcolm memperingatkan Caesar tentang kedatangan pasukan manusia. Karena yakin bahwa manusia tidak akan pernah memaafkan kera atas serangan mereka, Caesar menyuruh Malcolm pergi bersama keluarganya demi keselamatan sebelum pertempuran dimulai. Ia kemudian berbicara kepada kera saat mereka bersiap menghadapi perang yang akan datang.

***
Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko duduk dengan baik sih dekat Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu.

"Emmm," kata Budi.

"Langsung saja Budi....main permainan ular tangga saja!" kata Eko.

"Ya oke main permainan ular tangga!" kata Budi.

Budi mengambil permainan ular tangga di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu. 

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi. 

"Budi mau cerita toh. Yaaa silakan Budi bercerita dengan baik gitu!" kata Eko. 

"Begini ceritanya!" kata Budi. 

"Emmm," kata Eko.

"April tinggal dengan baik di Batam dengan kedua orang tuanya gitu. Valen dan Mila orang tuanya adalah April dan Arbil gitu. Arbil adalah abangnya April dan April adiknya Arbil gitu. Valen menjalankan usaha toko roti, ya Mila dan April membantu dengan baik sih usaha yang di jalankan Valen gitu. Arbil tidak di Batam gitu, ya Arbil tinggal di Malaysia gitu dengan istrinya yang bernama Melly gitu. Rumah tangga yang di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly, ya bahagia dengan anak bernama Aqella gitu. Memang sih Arbil kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Malaysia gitu. Keadaan Malaysia sih….berdasarkan realita dan media ini dan itu sih tetap terjadi dengan baik sih…kompetisi dari usaha-usaha yang di jalankan dengan baik sih…sama orang-orang yang tinggal dengan baik sih di Malaysia, ya bagi yang memahami ilmu agama dengan baik sih….hasil adalah rezeki masing-masing gitu. Arbil, Melly, dan Aqella jalan-jalan sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Malaysia dengan tujuannya happy-happy gitu. April memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Teman baik, ya teman kuliah April adalah Mutia gitu. Fildan dan Wika adalah orang tua Mutia gitu. Ya Fildan kerjaannya pengacara gitu. Pertemanan April dan Mutia baik, ya keduanya sih…sering sih jalan-jalan sih dengan motor masing-masing ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuanya happy-happy gitu. Tempat favoritnya April dan Mutia sih kafe gitu. Ya pemilik kafe adalah Adila dan Rian gitu. Memang sih Adila dan Rian suami istri gitu. Di kafe sih, ya April dan Mutia ngobrol ini dan itu sih berdasarkan media ini dan itu. Memang sih…April dan Mutia yang ngobrol di kafe keduanya ada keinginan sih…ngobrol dengan Walikota Batam…..urusan pemerintahan gitu tentang permasalahan yang ada di Batam gitu. Nama juga obrolan sih April dan Mutia, ya sekedar obrolan di kafe gitu. Seperti biasa sih April dan Mutia menjalankan kuliah dengan baik gitu. Mutia memang berpacaran sih dengan Yusuf gitu. Ya Yusuf kerjaannya pilot Lion Air gitu. Mutia pernah bermasalah sih hubungan kisah cintanya sama Yusuf karena Yusuf menjalin cinta dengan Della yang kerjaannya pramugari Lion Air gitu. Memang sih hubungan Yusuf dan Della putus karena Mutia gitu. Mutia masih memaafkan Yusuf gitu jika kesalahan Yusuf satu kali jika kedua kali gitu…Mutia lebih baik putus sama Yusuf karena dunia masih banyak cowok yang baik yang bisa setia sama cewek gitu. April yang masih jomlo, ya ingin punya pacar gitu. Arbil yang tinggal tinggal di Malaysia, ya kerja dengan baik di perusahaan gitu. Ya Arbil punya teman baik sih teman kerja yang bernama Kenzo gitu. Ya Kenzo punya istri yang bernama Mutiara gitu. Rumah tangga yang di jalankan Kenzo dan Mutiara baik dan bahagia dengan anak bernama Fattah gitu. Ya Fattah….balita gitu. Arbil dan Kenzo yang berteman baik sih, ya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Malaysia tujuannya happy-happy gitu. Tempat favorit Arbil dan Kenzo, ya kafe gitu. Di kafe memang Arbil dan Kenzo menikmati dengan baik sih minuman dan makanan enak gitu. Ya di kafe, ya Arbil dan Kenzo ngobrol dengan baik sih ini dan itu berdasarkan berita media ini dan itu. Ya keinginannya Arbil dan Kenzo sih……ngobrol dengan Wakil Presiden Indonesia sih…..urusan pemerintahan gitu tentang permasalah ini dan itu yang ada di negeri Indonesia gitu. Nama juga obrolan Arbil dan Kenzo, ya sekedar obrolan saja gitu. Arbil dan Kenzo seperti biasa sih kerja di perusahaan dengan baik gitu. April yang menjalankan kuliah dengan baik dan berteman baik sih sama Mutia gitu. Ya April dan Mutia bertemu dengan teman masa SMA April yang bernama Robi gitu di kafe gitu. Ya Robi menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Robi dengan April dan Mutia beda tempat kuliah gitu. Hubungan pertemanan Robi dan April baik sih, ya jadi pertemanan Robi dengan Mutia baik gitu. Mutia suka sih sama Robi tapi Mutia sadar sih punya pacar gitu. Robi anaknya Lesti dan Rizky gitu. Rizky menjalankan usaha dealer motor gitu. Robi memang pernah berpacaran sih dengan Amanda gitu. Ya Amanda kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam gitu. Robi dan Amanda satu fakultas gitu. Hubungan Robi dan Amanda putus sih karena Amanda menjalankan pacaran dengan Ardian yang kerja di perusahaan PT. CAHAYA gitu. Robi melupakan Amanda dengan baik, ya demi kebaikan Robi gitu. Amanda dan Ardian tetap sih menjalankan kisah cinta, ya ada rencana menikah gitu. Robi yang berteman baik sama April, ya keduanya sih jalan-jalan sih dengan motor Robi ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Keinginan April sih sama sih seperti cewek jomlo…ingin punya pacar gitu. April yang dekat dengan Robi, ya harapan April sih Robi jatuh hati pada April dan menyatakan cinta sama April gitu. Robi memang menyukai April gitu. Karena rasa suka Robi pada April, ya jadinya Robi menyatakan cinta dengan baik sih sama April gitu. April suka dengan Robi, ya April menerima cinta Robi gitu. Robi senang sih cintanya di terima Robi gitu. April senang sih punya pacar seperti Robi karena Robi perilakunya baik gitu….teman masa SMA sampai sekarang gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Mutia senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan Robi dan April gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko. 

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Pertemanan baik tokoh April dan tokoh Mutia," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!!!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko yang asik main permainan ular tangga gitu. Tiba-tiba Hp Budi bergetar, ya Budi mengeluarkan Hpnya dari sakunya gitu. Budi melihat dengan baik sih isi Hp gitu. 

“Erwin ngirim foto ke Hp aku…fotonya sih…terlihat dengan baik sih…Erwin dan Putri berada di kafe yang ada di Jakarta gitu,” kata Budi.

Eko mendengar omongan Budi, ya Eko berkata “Budi aku mendengarnya tersamar….lebih perjelas lagi omongannya tentang isi Hp Budi!”

“Erwin ngirim foto ke Hp aku, ya foto Erwin dan Putri sih berada di kafe yang ada di Jakarta gitu,” Budi.

“Oooo…Erwin ngirim foto ke Hp Budi toh! Foto Erwin dan Putri yang berada di kafe yang ada di Jakarta toh,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Memangnya Erwin dan Putri pacaran, ya Budi?” kata Eko.

“Erwin dan Putri…pacaran, yaaa Erwin dan Putri enggak…pacaran!” kata Budi.

“Kirain…Erwin dan Putri pacaran seperti cerita yang biasa di ceritakan Budi, sinetron, dan film,” kata Eko.

“Erwin…masih jomlo, ya Erwin fokus dengan kuliahnya di Jakarta dan juga Erwin…menyukai cewek teman kuliahnya gitu. Sedangkan Putri masih fokus kuliah di Jakarta dan urusan pacaran bisa menggagu urusan kuliah gitu. Putri kan cewek, ya jadi urusan jodoh sih di jodohkan sama orang tua atau Putri sendiri yang menentukan dengan baik mau bersama cowok seperti apa gitu?” kata Budi.

“Apakah Erwin masih berharap dengan cewek yang berinisial T?. Urusan Putri…okelah Putri menentukan jodohnya sendiri atau di jodohkan sama orang tuanya,” kata Eko.

“Kaya sih masih sih…Erwin berharap dengan cewek yang berisial T!” kata Budi.

“Masih toh…Erwin berharap pada cewek yang berisial T!” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

“Erwin cowok, yaaa biasa kan cowok…suka cewek lain jika harapan dengan cewek yang berisial T tidak bisa bersama gitu,” kata Eko.

“Memang sih Erwin cowok, ya sama seperti cowok pada umumnya sih…jadi Erwin suka cewek lain gitu jika harapan dengan cewek yang berisial T tidak bisa bersama,” kata Budi.

“Hidup Erwin…pilihan Erwin mau bersama dengan cewek seperti apa?” kata Eko.

“Omongan Eko benar sekali!!!” kata Budi.

Budi menaruh Hp di meja gitu. Eko dan Budi tetap asik sih main permainan ular tangga gitu.

CAMPUR ADUK

DAWN OF THE PLANET OF THE APES

Malam yang gelap, ya bulan sabit bersinar dengan baik gitu. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus.....sinetron tema cinta di chenel...

CAMPUR ADUK