Malam yang gelap bertabur bintang di langit. Keadaan sekitar rumahnya Budi baik gitu. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...sinteron tema cinta di SCTV, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen sambil menikmati minum kopi dan makan keripik pisang.
Isi cerita yang di baca Budi :
Pemungut cukai Ning mengembara bersama anjing peliharaannya, Solid Gold, berduka atas cintanya yang hilang, Siu Lan, yang mencampakkannya karena pria lain. Dia melanjutkan, dan di sepanjang jalan, dia bertemu dengan dua biksu, Awan Putih dan Sepuluh Mil. Dua biksu Buddha, yang tampaknya mencoba memurnikan roh-roh jahat dan mengirim mereka ke dunia bawah, bersaing dengan ghostbuster lain, Red Beard. Setelah pertemuan dan perpisahan tergesa-gesa dengan para biarawan yang pergi, Ning melanjutkan perjalanannya.
Entah bagaimana, pada malam hari, Ning memasuki kota hantu, yang dihuni oleh banyak monster, hantu, dan roh yang berbeda. Dia mencoba untuk menyesuaikan diri dalam kehidupan jalanan di sana, tetapi dia menyadari bahwa sulit untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan orang mati. Saat itu dia melongo pada seorang wanita cantik bernama Shine dalam adegan kereta seperti bangsawan dan dia jatuh cinta padanya. Tanpa sepengetahuannya, Shine adalah agen Madame Trunk, roh pohon jahat yang memakan kekuatan hidup dari apapun. Ning mengikuti Shine dan mencoba untuk berkenalan dengannya, tapi Shine pada awalnya licik dan berpikir untuk menjualnya ke Madame Trunk, dengan bantuan temannya, Butterfly. Tapi dia menyadari bahwa Ning adalah pria yang tampaknya sangat berbeda dari apa yang dia pikirkan.
Ketika kekacauan pecah di kota hantu, itu berubah menjadi kacau. Ning dan Shine terjebak di antara itu, dan di tengah-tengah Ning menyelamatkan Shine saat mereka melompat ke Kereta Naga Emas Abadi, yang mengangkut jiwa-jiwa ke dunia bawah untuk dilahirkan kembali. Shine menyarankan mereka mencari tumpangan ke tempat yang aman, dan mereka melakukannya, turun beberapa saat kemudian.
Saat pagi tiba, Ning melihat Shine hilang. Dia mencoba mencarinya, hanya untuk menyadari bahwa dia bersembunyi di bawah bayangannya di bawah sinar matahari. Dia adalah hantu, dan setiap paparan sinar matahari akan membuatnya menghilang, saat dia menjelaskan kepada Ning, jadi dia melindunginya. Ning meletakkannya di payungnya, lalu melemparkan payung itu ke air kolam di mana dia bisa bertahan, sementara dia tetap di tanah dan berkemah. Saat mereka tinggal bersama, keduanya membentuk hubungan semi-romantis. Di tengah-tengah, Ning dan Shine bertemu dengan Red Beard. Red Beard ingin membunuh Shine sebagai profesinya, tetapi ketika kelompok itu diserang oleh dua biksu, mereka melarikan diri ke tempat yang aman, tetapi "robot" Red Beard dihancurkan untuk menyelamatkan mereka. Ning kemudian memohon dengan Red Beard untuk tidak membunuh Shine, tapi setelah beberapa waktu Red Beard mengalah dan berjanji dia tidak akan menyakiti Shine.
Saat Shine pergi, Butterfly banyak ditanyai oleh Madame Trunk tentang di mana Shine berada. Butterfly mencoba menyangkal fakta bahwa dia tahu apa-apa, tetapi akhirnya di bawah siksaan, dia mengungkapkan beberapa informasi tentang Shine, dengan seorang pria manusia bernama Ning. Madame Trunk, yang kehabisan tenaga, sangat ingin mendapatkan Ning agar dia bisa hidup, dan meminta Butterfly untuk mendapatkannya.
Pada malam hari, Ning dan Shine kembali ke kota, di mana sebuah perayaan sedang berlangsung. Mountain Evil, roh gunung, yang terlihat sebagai superstar, tampil malam itu dan memikat Shine untuk tetap bersamanya. Tetapi ketika Shine secara tidak sengaja menarik salah satu rambutnya yang panjang, putih, dan elegan yang dia klaim tidak boleh disentuh oleh siapa pun kecuali dia, dia marah. Dia mencoba untuk menghukumnya, tetapi kedua biksu muncul dan menyerang kota hantu. Ten Miles menangani warga hantu, sementara White Cloud menangani Mountain Evil. Dalam serangan gencar, rambut Mountain Evil benar-benar dicukur oleh White Cloud, yang berpikir bahwa rambutnya harus dicukur seperti dia untuk bertobat. Tapi Mountain Evil mencoba melarikan diri kembali ke bentuk gunungnya, menyeret Shine bersamanya. Shine berhasil melarikan diri, di mana Ning dan dia menetap di hutan.
Shine mengungkapkan latar belakangnya tentang bekerja untuk Madame Trunk, di mana Ning mengatakan untuk membebaskannya dia akan melakukan apa saja, bahkan kehilangan kekuatan hidupnya untuk membebaskan Shine dari cengkeraman Madame Trunk. Shine membawanya ke Madame Trunk, tetapi ketika dia berubah pikiran pada saat terakhir karena tidak dapat berpisah dengan Ning dan dengan membiarkan dia dikorbankan untuk kebebasannya membuatnya egois dan Ning tidak dalam damai, dia mencoba menyelamatkan Ning. Butterfly memahami situasi dan ketika dia menyadari manusia dapat hidup berdampingan dengan roh, membantu Shine dengan memastikan Ning dan Shine melarikan diri. Karena Madame Trunk tidak memiliki kekuatan hidup lagi dengan Ning diambil darinya, dia membusuk dan menghilang, sehingga memutuskan ikatan Shine yang terikat padanya.
Shine mengakui bahwa dia mencintai Ning karena dia sangat membantunya, dan bahwa Ning membalas cintanya, tetapi khawatir bahwa manusia dan roh tidak dapat bersama. Sementara mereka berbagi momen yang tenang, Mountain Evil muncul dan mencoba mengambil Shine untuk hukuman yang akan dia dapatkan darinya. Mereka bersembunyi, dan ketika Kereta Naga Emas Abadi tiba, mereka mencari perlindungan di kereta. Mountain Evil mencoba menyerang kereta, tetapi terlihat oleh Red Beard yang menghancurkannya. Ning bertanya kepada Red Beard mengapa dia melakukan hal seperti itu, Red Beard mengklaim bahwa dia mengerti tentang roh dan ghostbusting yang tidak suci adalah apa yang harus dia lakukan, dan bukan hanya untuk menghancurkan semua roh.
Shine kemudian menyarankan agar dia dilahirkan kembali untuk tinggal bersama Ning bersama saat mereka melewati gerbang Surgawi. Ning setuju bahwa dia akan dilahirkan kembali untuk bersamanya, tetapi di tengah-tengah, Awan Putih dan Sepuluh Mil muncul untuk memurnikan roh itu sendiri. Red Beard berduel dengan mereka, sementara Ning dan Shine mengubah jalur kereta untuk membawa mereka dengan selamat ke gerbang. Dalam perkelahian berikutnya, Ning terlempar ke gerbang yang disegel. Jalan yang mereka ambil justru membuat mereka terlambat. Ning berjuang untuk menjaga gerbang tetap terbuka saat kereta melewatinya. Shine membawanya dan terbang ke portal kelahiran kembali, tetapi mereka harus menghadapi palu ingatan yang akan menghapus semua ingatan roh sebelum mereka dilahirkan kembali.
White Cloud, Ten Miles dan Red Beard jatuh ke portal, di mana mereka dilahirkan kembali menjadi bayi. Ning dan Shine dipisahkan, di mana Shine memberi tahu Ning lokasi untuk mencarinya ketika dia dilahirkan kembali. Ning terbangun di sebuah desa di mana dia melihat dua bayi biksu dan bayi Jenggot Merah, dan bertemu kekasihnya Siu Lan yang menggendong bayi yang baru lahir yang dia pikir adalah Shine. Dia membawa anak itu ke tempat pertemuan, tetapi menyadari bayinya laki-laki dan Siu Lan Fu tiba, mengajari Ning pelajaran. Ning mengira dia telah kehilangan Shine selamanya, tetapi ketika dia melihat payungnya bertingkah aneh, dia melemparkannya ke air sungai dan dia menyelam, seperti sebelumnya. Shine muncul dan mereka berdua bersatu kembali. Ning yang gembira berenang dengan liar di sungai saat anjingnya Solid Gold tersenyum di depan kamera saat cerita berakhir, dengan adegan beralih ke lukisan Tiongkok gitu.
***
Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati dengan baik minum kopi dan makan keripik pisang. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik motornya di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi.
"Emmm," kata Budi.
"Main permainan Dam saja Budi!" kata Eko.
"Oke...main permainan Dam!" kata Budi.
Budi mengambil permainan Dam di bawah meja, ya permainan Dam di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Dam dengan baik.
"Emmm," kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi...bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Valen tinggal dengan baik di Jakarta di rumah paman Dimitri dan bibi Diandra. Orang tua Valen di Palembang. Dilan dan Ancika adalah orang tua Valen. Sridevi adalah adiknya Valen. Dilan adalah abangnya Dimitri. Ya Dilan di Palembang menjalankan dengan baik usaha bengkel mobil gitu. Sridevi menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Palembang gitu. Difarina anaknya Dimitri dan Diandra. Ya Difarina menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Jakarta. Persaudaraan Valen dan Difarina baik sih. Dimitri menjalankan dengan baik sih usaha toko pakaian gitu, ya Diandra dan Difarina membantu dengan baik sih usaha yang di jalankan dengan baik sama Dimitri gitu. Valen yang ingin kerja di perusahaan sih, ya Valen belum berhasil jadi Valen kerja dengan baik sih jadi sopir Taxi sih. Kerjaan sopir Taxi di jalankan dengan baik sih sama Valen dan hasil di syukurin dengan baik sih sama Valen gitu. Valen berteman baik sih dengan Tono. Rumah Tono dekat sih dengan rumahnya paman Dimitri. Trian dan Adila adalah orang tuanya Tono. Ya Tono kerjaannya menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Valen yang berteman baik sama Tono, ya Valen biasa sih ngobrol dengan baik sih dengan Tono di depan rumahnya Tono....sambil main kartu remi, minum kopi, dan makan singkong goreng gitu. Ya yang di obrolin Valen dan Tono sih banyak hal sih, ya salah satunya sih yang menarik menurut keduanya sih bercerita tentang Sandra menjalankan rumah tangga dengan Ardian. Ya Ardian menikahi Sandra dasarnya sih bukan cinta, ya Ardian ingin mengambil seluruh harta Sandra. Ya Sandra memang kaya sih, ya karena orang tuanya mewariskan Sandra harta berupa rumah, mobil dan perkebunan teh gitu. Ardian sebelum menikah dengan Sandra, ya Ardian menjalankan pacaran dengan cewek yang bernama Keyla. Sandra memang curiga sih Ardian selingkuh gitu. Sampai akhirnya Sandra tahu bahwa Ardian memang menjalin hubungan dengan Keyla. Ardian menyingkirkan Sandra dengan cara di tusuk perut Sandra dengan pisau dan mayat Sandra di buat ke sungai. Ardian kaya karena mendapatkan harta Sandra. Ardian dan Keyla menikmati dengan baik harta Sandra. Ya perkiraan Ardian dan Keyla sih...Sandra mati gitu, ya ternyata Sandra masih hidup. Ya Sandra di tolong sama dukun yang bernama Durgandini. Ya Durgandini mengajarkan ilmu dukun pada Sandra gitu. Sandra menguasai dengan baik ilmu dari Durgandini. Balas dendam lah Sandra pada Ardian dan Keyla. Sandra menggunakan kemampuanya mengendalikan ular gitu. Ya ular membantu Sandra melawan anak buahnya Ardian dan Keyla. Semua anak buah Ardian dan Keyla di kalahkan sama Sandra gitu. Sandra bertarung dengan Ardian dan Keyla gitu. Ya Ardian dan Keyla kalah sama Sandra. Ardian dan Keyla melarikan diri dari Sandra gitu. Ardian dan Keyla menyeberangi sungai dengan perahu gitu demi menjauh dari Sandra gitu. Ya Sandra dengan kemampuannya mengendalikan buaya. Ya buaya menyerang Ardian dan Keyla gitu. Ardian dan Keyla mati di cabik-cabik buaya gitu. Sandra telah menyelesaikan balas dendamnya pada Ardian dan Keyla gitu. Ya Sandra mendapatkan dengan baik harta yang di rampas Ardian dan Keyla, ya hidup Sandra kembali seperti semula gitu. Valen berkata "Ardian cuma suka harta Sandra". Tono berkata "Cinta Ardian sama Sandra cuma kebohongan saja, ya yang di sukai Ardian harta Sandra". Valen dan Tono yang main kartu remi, ya Valen memang memegang kartu ratu hati gitu. Valen berkata pada Tono "Tono....siapa ratu hati Tono?". Tono berkata "Aku belum punya pacar sih, ya jadi aku belum punya ratu hati". Valen mengerti dengan baik omongan Tono yang masih jomlo yang belum punya ratu hati. Tono berkata "Valen....siapa ratu hati Valen?". Valen berkata "Aku memang menyukai dengan baik cewek yang bernama Mila. Ya Mila teman dari masa kuliah sampai sekarang gitu. Anggap saja...Mila adalah ratu hatiku". Tono mengerti dengan baik sih omongan Valen bahwa Valen menyukai dengan baik Mila dan menganggap Mila adalah ratu hati Valen gitu. Valen menjalankan kerjaan sopir Taxi dengan baik. Tono menjalankan dengan baik usaha toko kelontongan gitu. Mila anaknya Fattan dan Khanza. Orang tua Mila berada di Palembang gitu. Fattan di Palembang menjalankan usaha toko elektronik gitu. Mila sekarang ini tinggal di Jakarta, ya Mila tinggal di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Arbil. Ya Arbil menjalankan rumah tangganya dengan baik sama Melly. Zahra adalah anaknya Arbil dan Melly. Ya Zahra menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta. Memang Zahra berpacaran dengan baik sih sama Eby. Ya Eby kerjaannya tentara gitu. Ya Eby anaknya Farel dan Fitri. Farel menjalankan usaha toko mainan gitu. Hubungan kisah cinta Eby dan Zahra baik, ya keduanya merencanakan menikah gitu. Mila memang sudah kerja di perusahaan PT. JAYA. Pemilik perusahaan PT. JAYA adalah Devan. Ya rumah tangga yang di jalankan Devan dan Aliya baik sih. Tiara adalah anaknya Devan dan Aliya. Ya Tiara menjalankan dengan baik sekolah SMA gitu. Mila berteman baik dengan teman kerja yang bernama Aurel. Ya Aurel memang sudah punya suami yang bernama Dikta. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Aurel dengan Dikta gitu. Aurel sedang mengandung anaknya Dikta gitu. Ya Dikta kerja di surat kabar Suara Rakyat. Memang sih Dikta banyak membuat artikel sih, ya salah satu artikel yang di buat Dikta sih bercerita tentang kelompok JAD (Jamaah Ansharut Daulah) yang melakukan rencana untuk mengebom sebuah gereja gitu. Usaha pengeboman di gereja berhasil di gagalkan sama polisi. Ya polisi memang menangkap dengan baik kelompok JAD dan di penjara dengan baik kelompok JAD sama polisi. Berdasarkan interograsi polisi pada kelompok JAD sih, ya aliran dana JAD berasal dari luar negeri gitu. Pertemanan Mila dan Aurel baik, ya kerjaan keduanya di perusahaan tetap baik sih. Usaha Valen yang ingin kerja di perusahaan, ya pada akhirnya Valen berhasil kerja di perusahaan PT. JAYA. Valen memang bertemu dengan Mila yang kerja dengan baik di perusahaan PT. JAYA. Pertemanan Valen dan Mila baik sih. Valen kerja dengan baik di perusahaan PT. JAYA, ya Valen tidak kerja sopir Taxi gitu. Tono senang sih Valen kerja di perusahaan PT. JAYA gitu. Valen yang berteman baik sama Mila, ya kata hati Valen berkata "Ratu hatiku adalah Mila". Valen tetap berteman baik sama Mila dan tujuannya Valen sih ingin jadian dengan Mila. Memang Mila cantik, ya ada cowok yang suka sama Mila gitu dan nama cowok adalah Alfa. Ya Alfa kerja dengan baik sih di perusahaan PT. MAJU. Pemilik perusahaan adalah Gilga. Rumah tangga yang di jalankan Gilga dan Happy Asmara baik gitu. Afan anaknya Gilga dan Happy Asmara. Ya Afan menjalankan sekolah SMA yang ada di Jakarta. Pertemuan pertama Alfa dan Mila sih di kafe, ya jadinya keduanya berteman baik gitu. Alfa yang suka dengan Mila, ya Alfa berusaha dengan baik jadian dengan Mila. Valen yang berteman baik sama Mila, ya Valen mengetahui dengan baik Mila di sukai sama Alfa. Ya Valen jadinya bersaing sih urusan jadian dengan Mila gitu. Valen yang kerja di perusahaan, ya Valen berteman baik dengan teman kerja yang bernama Robi. Ya Robi memang sudah punya istri cantik yang bernama April gitu. Rumah tangga yang di jalankan Robi dan April baik sih. Ya Robi dan April sering sih setiap malam minggu makan malam di restoran Rasa Nusantara gitu, ya pokoknya suasana romantis di rasakan dengan baik Robi dan April gitu. Valen dan Robi yang berteman baik, ya keduanya biasa sih ke Warkop. Pemilik Warkop adalah Randa dan Selfi. Memang sih Randa dan Selfi...suami istri gitu. Pendapat Valen dan Robi tentang makanan dan minuman di Warkop...enak gitu. Di Warkop...Valen dan Robi ngobrol dengan baik sih tentang kerjaan di perusahaan gitu dan juga ngobrol dengan baik sih tentang kinerja dari kereta api gitu, ya kenapa sampai terjadi kecelakan kereta api? Berdasarkan berita media ini dan itu. Keinginan Valen dan Robi sih ingin ngobrol dengan Menteri Pertahanan tentang pariwisata yang ada di Indonesia karena berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan keamanan. Obrolan Valen dan Robi di Warkop, ya sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Valen dan Robi kerja dengan baik di perusahaan. Urusan Valen mau jadian dengan Mila, ya berhasil sih karena Mila memang menyukai Valen dari masa kuliah sampai sekarang gitu. Alfa yang gagal jadian sama Mila, ya Alfa fokus kerja saja di perusahaan gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Valen dan Mila. Tono dan Robi senang dengan kisah cinta Valen dan Mila gitu. Valen berkata dalam hatinya "Ratu hatiku adalah Mila". Kisah cinta Valen dan Mila berjalan dengan baik, ya keduanya merencanakan menikah gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Kisah cinta tokoh Valen dan tokoh Mila," kata Eko.
"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Judul ceritanya Budi?" kata Eko.
"Ya judulnya sih...Ratu Hatiku Adalah Mila," kata Budi.
"Oke....sih...judulnya Ratu Hatiku Adalah Mila. Tokoh Valen menyukai tokoh Mila dari masa kuliah di Palembang sampai sekarang keduanya tinggal dengan baik di Jakarta, ya tokoh Valen menetapkan dengan baik di hatinya bahwa Mila adalah ratu hati Valen," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
Eko dan Budi tetap asik sih main permainan Dam gitu.