CAMPUR ADUK

Saturday, March 21, 2026

EK VILLAIN

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus di chenel TV2, ya seperti biasa sih...Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang cerita menarik, ya sambil menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Seorang wanita muda, Aisha Verma, mencoba meninggalkan pesan untuk suaminya, Guru Divekar, ketika seorang pria bertopeng yang memasuki rumahnya, membunuhnya dengan cara buang air besar. Di pemakamannya, petugas CBI Aditya Rathore menegaskan bahwa sangat penting untuk melacak pembunuhnya atau Guru Divekar, suami Aisha, akan melakukan pembunuhan berantai.

Masa Lalu : Guru adalah pembunuh bayaran kejam yang bekerja untuk bos mafia Caesar, yang membesarkan dan melatihnya untuk membunuh para penjahat yang membunuh orang tuanya. Ketika Guru ditangkap karena membunuh Debu, ibu Debu menolak untuk bersaksi melawannya, dan memperingatkannya bahwa suatu hari Tuhan akan membuatnya membayar kejahatannya, dengan membuatnya kehilangan orang yang dicintainya. Guru segera jatuh cinta pada Aisha, seorang gadis optimis yang sekarat karena penyakit terminal, dan mereka menikah. Guru menyerahkan kehidupan lamanya dan mendapatkan pekerjaan sementara Aisha menerima perawatan di Mumbai dan pulih. Dia mengetahui bahwa dia hamil dan memutuskan untuk memberi tahu Guru secara langsung ketika dia kembali dari wawancaranya, tetapi dibunuh sebelum dia bisa.

Present : Rakesh Mahadkar adalah seorang pria tidak sukses yang terus-menerus dihina dan dicemooh oleh istrinya, Sulochana "Sulu" Mahadkar, karena kekurangannya. Meskipun sangat mencintai istrinya, ia melampiaskan rasa frustrasinya dengan membunuh wanita lain yang berbicara kasar kepadanya, dan Aisha ternyata salah satunya. Guru memburu Rakesh dan memukulinya dengan brutal, lalu membawanya ke rumah sakit dan membayar biaya perawatannya, berniat menghukumnya dengan berulang kali membawanya ke ambang kematian, menyelamatkannya, dan melakukannya lagi. Di rumah sakit, saat Guru mengetahui bahwa Aisha hamil, ia sangat terpukul. Saat menyerang seorang perawat, Rakesh kembali diganggu oleh Guru. Rakesh menyadari bahwa Guru adalah suami Aisha dan ingin membalas dendam. Atas saran temannya, Brijesh, ia mengejek Guru melalui telepon dan kemudian membunuh ayah Aisha.

Rakesh berharap Guru akan membunuhnya sehingga dia bisa mati sebagai pahlawan di mata Sulochana dan semua orang sementara Guru akan ternoda. Namun, Caesar memanggil Guru dan mengatakan bahwa dia telah membunuh Sulochana untuk membalaskan dendam Aisha demi Guru, dan meninggalkan putra kecil Rakesh, Manish, untuk dibunuh Guru. Rakesh yang marah menusuk Guru dengan obeng dan mengambil batu besar untuk membunuhnya, tetapi tertabrak mobil dan meninggal karena luka-lukanya. Guru mengadopsi putra Rakesh, Manish, dan menyelesaikan keinginan-keinginan dalam daftar keinginan Aisha .

***

Budi selesai baca cerpen yang ceritanya menarik, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. Di meja Eko memang melihat dengan baik ada anglo di atasnya tekok kaleng seperti biasa sih berisi air panas dan toples-toples yang berisi kue-kue lebaran gitu. 

"Emmm," kata Budi.

"Langsung saja....main permainan Monopoli saja!" kata Eko.

"Okey main permainan Monopoli!" kata Budi.

Budi mengambil permainan Monopoli di bawah meja, ya permainan Monopoli di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Monopoli dengan baik.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Valen dan Mila menjalankan rumah tangga dengan baik dasar cinta dan iman, ya agama keduanya agama Islam. April anaknya Valen dan Mila. April memang punya abang angkat yang bernama Arbil gitu. Valen dan Mila mengangkat Arbil jadi anak karena orang tua Arbil meninggal karena kecelakan motor gitu. Orang tua kandung Arbil bernama Saiful dan Dewi gitu. Memang sih Saiful dan Dewi teman baiknya Valen dan Mila gitu. Valen dan Mila menyayangi dan mendidik dengan baik Arbil, ya makanya Arbil berhasil di pendidikan tinggi yang ada di Palembang gitu. Arbil memutuskan dengan baik meninggalkan Palembang ke Jakarta Selatan dengan tujuannya pengalaman hidup. Di Jakarta Selatan...Arbil tinggal dengan baik sih di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Randa dan Selfi. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Randa dan Selfi, ya bahagia dengan anak bernama Eby. Ya Eby kerjaannya wartawan di surat kabar Suara Rakyat. Memang sih Eby kerja di surat kabar Suara Rakyat...banyak membuat artikel, ya salah satu artikel yang di buat Arbil tentang Tono yang kerjaannya tukang bajai dan status duda karena istri tercinta bernama Mawar meninggal dunia gitu, ya Tono mengangkat anak jalanan yang bernama Daniel gitu. Ya Daniel didik dengan baik sama Tono sampai Daniel memahami dengan baik agama Islam dan  juga sampai Tono berhasil jadi tentara gitu. Tono bangga dengan baik Daniel jadi tentara. Daniel di tugaskan di perbatasan Kalimantan (Indonesia) dan Serawak (Malaysia). Eby memang berpacaran dengan baik dengan cewek yang bernama Zahra. Ya Zahra anaknya Trian dan Adila. Zahra memang cantik dan bodynya bagus, ya kerjaannya Zahra model gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Eby dan Zahra baik, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Arbil yang berusaha dengan baik sih untuk kerja di perusahaan, ya Arbil bersaing dengan baik dengan orang-orang asli Jakarta Selatan dan juga orang-orang dari daerah lain gitu. Usaha Arbil berhasil sih kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAKRA gitu. Pemilik perusahaan adalah Diandra dan yang menjalankan perusahaan adalah Dimitri. Ya Dimitri dan Diandra adalah suami istri. Rumah tangga yang di jalankan Dimitri dan Diandra baik, ya bahagia dengan anak bernama Aqella gitu. Ya Aqella menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta Selatan. Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAKRA gitu. Valen, Mila, dan April senang sih Arbil kerja dengan baik di perusahaan PT. CAKRA yang ada di Jakarta Selatan gitu. Valen memang menjalankan dengan baik usaha bengkel motor. Mila membantu kerjaannya Valen yang menjalan dengan baik usaha bengkel motor, ya kerjaannya Mila bagian keuangan gitu. April menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Palembang gitu. April berteman baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Tasya gitu. Ya Tasya anaknya Langit dan Renata gitu. Langit menjalankan usaha toko pakaian gitu. Pertemanan yang baik April dan Tasya, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik ada di Palembang dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman baik dengan teman kerja yang bernama Afan. Ya Afan memang asalnya dari Bandung gitu, ya memang orang tua Afan berada di Bandung. Rangga dan Cinta adalah orang tua Afan. Rangga menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Ya Afan memang tinggal dengan baik di rumah kontrakan, ya pemilik rumah kontrakan adalah Yusuf dan Della. Rumah tangga Yusuf dan Della baik, ya bahagia dengan anak bernama Jhon. Ya Jhon kerjaannya polisi gitu. Sepak terjangnya Jhon berhasil menangkap orang-orang yang perilaku buruk di lingkungan gitu. Ya orang-orang yang berperilaku buruk di penjarakan dengan baik sama Jhon gitu dengan tujuannya sih lingkungan sosial masyarakat jadi baik gitu. Jhon memang berpacaran dengan baik dengan cewek yang bernama Mutia gitu. Ya Mutia anaknya Rara dan Gunawan gitu. Gunawan kerjaannya menjalankan usaha toko elektronik. Mutia kerjaannya perawat di rumah sakit yang ada di Jakarta Selatan gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Jhon dan Mutia baik, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Afan memang berpacaran sih dengan cewek yang bernama Sridevi gitu. Ya Sridevi kerjaannya membantu orang tuanya yang menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Hary dan Aulia adalah orang tuanya Sridevi gitu. Afan dan Sridevi kisah cinta berjalan dengan baik, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Arbil dan Afan yang berteman baik, ya keduanya biasa sih ke Warkop gitu. Pemilik Warkop adalah Faul gitu. Ya Faul duda sih, ya istrinya yang bernama Melati telah lama meninggal gitu. Arbil dan Afan biasa ngobrol dengan baik sih Warkop sambil menikmati minuman dan makanan yang enak gitu. Obrolan yang di obrolin Arbil dan Afan sih tentang urusan kerjaan di perusahaan dan juga jika keduanya tidak kerja di perusahaan maka keduanya merencanakan membuat usaha ini dan itu dengan baik gitu. Keinginan Arbil dan Afan sih ingin ngobrol dengan baik sih dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang partai politik berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Jakarta Selatan gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan sekedar obrolan saja di Warkop gitu. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. April dan Tasya yang berteman baik, ya keduanya menyukai dengan baik cowok yang bernama Adam gitu. Ya Adam tetangga depan rumahnya Tasya. Adam memang beda sekolah SMA sama April dan Tasya gitu. Adam anaknya Andhika dan Bulan. Andhika menjalankan dengan baik sih usaha dealer motor gitu. April dan Tasya memang berteman baik sih sama Adam gitu. Persaingan terjadi dengan baik sih antara April dan Tasya urusan dengan Adam gitu. Adam suka sih dengan April dan Tasya. Ya Adam memilih dengan baik sih April dan Tasya. Robi teman sekelasnya April dan Tasya. Robi anaknya Andre dan Ayu gitu. Andre menjalankan usaha toko Hp gitu. Robi suka sih dengan April, ya Robi berusaha dengan baik sih untuk bisa jadian sama April. Ya Arbil ketika di jalan, ya Arbil menolong cewek yang di ganggu preman. Preman memang di kalahkan sama Arbil sih dengan ilmu bela diri Arbil...silat gitu. Memang preman di serahkan sama Arbil ke polisi gitu. Polisi memasukkan dengan baik preman gitu. Cewek yang di tolong Arbil memang berterima kasih gitu. Memang Arbil berkenalan dengan baik sama cewek yang di tolong gitu. Nama cewek yang di tolong Arbil adalah Melly gitu. Melly memang kerja dengan baik di perusahaan PT. JAYA gitu. Pemilik perusahaan PT. JAYA adalah Adit. Rumah tangga yang di jalankan Adit dan Victoria baik dan bahagia dengan anak bernama Cantika gitu. Ya Cantika menjalankan dengan baik sih kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta Selatan gitu. Melly anaknya Kiky dan Wendy. Ya Wendy menjalankan dengan baik sih usaha toko mainan gitu. Pertemanan baik sih Arbil dan Melly gitu. Arbil suka sih dengan Melly gitu, ya jadi Arbil berusaha jadian dengan Melly gitu. Urusan April dan Tasya bersaing untuk jadian dengan Adam. April mengundurkan diri dari persaingan dengan Tasya, ya karena April memilih jadian dengan Robi gitu. Adam jadian dengan baik sih sama Tasya gitu. Hubungan kisah cinta April dan Robi di jalankan dengan baik. Tasya senang dengan kisah cinta April dan Robi gitu. Hubungan kisah cinta Tasya dan Adam di jalankan dengan baik gitu. April senang sih dengan kisah cinta Tasya dan Adam gitu. Arbil yang suka dengan Melly, ya Arbil berhasil jadian dengan Melly gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly. Afan senang sih dengan kisah cinta Arbil dan Melly. Arbil dan Melly jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta Selatan dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Tasya," kata Eko.

"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko asik sih main permainan Monopoli gitu.

"Emmm," kata Eko.

"Acara Tv," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Acara Tv...DA7 Mega Konser Lebaran...bagus kan Eko?" kata Budi.

"Ya memang bagus sih Budi....acara Tv di chenel Indosiar.....Mega Konser Lebaran," kata Eko.

"Pendapat Eko bagus, ya ak juga bagus!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Menghibur dengan baik acara Tv...Mega Konser Lebaran!" kata Budi.

"Ya memang menghibur dengan baik acara Tv...Mega Konser Lebaran!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

Eko dan Budi yang asik main permainan Monopoli, ya Abdul datang ke rumah Budi. Motor Abdul di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Abdul duduk dan menaruh plastik kresek di meja gitu.

"Abdul bawa apa?" kata Budi.

"Aku bawa Pop Mie," kata Abdul.

"Emmm," kata Eko.

Ya Abdul mengeluarkan dengan baik sih Pop Mie dari plastik kresek.

"Pop Mie," kata Budi.

"Pop Mie...tiga buah," kata Eko.

"Tiga buah Pop Mie...cukup untuk aku, Budi, dan Eko," kata Abdul.

"Cukup," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Hari ini masih berkaitan dengan Lebaran kan?" kata Abdul.

"Biasa sih...Lebaran kedua sih!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Setiap manusia ada keinginan kan Budi dan Eko?" kata Abdul.

"Ya memang sih Abdul...setiap manusia ada keinginan!" kata Budi.

"Manusia memang punya keinginan, ya tapi keinginan manusia pasti berbeda-beda," kata Eko.

"Keinginan manusia pasti beda-beda. Jadi masih berkaitan dengan Lebaran jadi keinginannya di samakan dengan baik saja aku, Budi, dan Eko," kata Abdul.

"Di samakan tidak ada masalah sih!" kata Budi.

"Ya memang tidak ada masalah sih di samakan!" kata Eko.

"Aku ingin silaturahmi dengan Presiden Prabowo....seperti orang-orang yang di beritakan dengan baik di media ini dan itu!" kata Abdul.

"Silaturahmi dengan Presiden Prabowo...setuju sih!" kata Budi.

"Ya aku sih setuju sih silaturahmi dengan Presiden Prabowo sih. Pasti sih seperti biasa sih bertemu dengan orang tua ini dan itu di wejangin dengan baik sih karena generasi gitu," kata Eko.

"Omongan Eko....bener sih...pasti di wejangin dengan baik karena generasi," kata Abdul.

"Di wejangin...malah bagus!" kata Budi.

"Memang bagus sih di wejangin dengan baik, ya dapat ilmu," kata Eko.

"Ilmu yang bermanfaat," kata Abdul.

"Memang bermanfaat dengan baik mendapatkan ilmu dengan tujuannya menjalankan hidup ini!" kata Budi.

"Makan Pop Mie...Eko, Budi!" kata Abdul.

"Oke...makan Pop Mie!" kata Budi.

"Ya....oke makan Pop Mie!" kata Eko.

Budi dan Eko berhenti main permainan Monopoli. Abdul, Budi, dan Eko membuat dengan baik....Pop Mie. Ceritanya Pop Mie jadi dengan baik, ya Pop Mie di makan dengan baik sama Abdul, Budi, dan Eko gitu.

ANY BODY CAN DANCE 2

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus sinetron di chenel TVRI, ya seperti biasa sih....Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang cerita menarik dan bagus, ya sambil menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Suresh 'Suru' Mukund, seorang pelayan di sebuah bar, ingin menjadi penari hebat untuk memenuhi keinginan mendiang ibunya Durgadevi, yang didukung oleh sahabatnya Vernon Monteiro, seorang pengantar pizza. Vinita "Vinnie" Sharma, seorang penata rambut, ingin menjadi penari hip-hop terbaik. Sahabat masa kecil dari pinggiran kota Nalasopara, Mumbai, yaaa mereka membentuk tim dan berpartisipasi dalam kompetisi tingkat nasional Hum Kisi Se Kum Nahin di mana mereka didiskualifikasi dari babak final karena gerakan mereka diketahui disalin dari aksi pertunjukan Philippine All Stars dan para juri menyebut mereka "penipu". Semua orang berangkat untuk mencari pekerjaan. Suru kembali bekerja sebagai pelayan, Vinnie kembali bekerja di salon kecantikan dan Vernon kembali sebagai pengantar pizza di mana, kadang-kadang, mereka dihina sebagai penipu. Kepergian rekan satu tim yang marah menambah luka pada penghinaan, dan tidak ada yang ditetapkan untuk diperbaiki.

Suru berharap untuk menghapus label negatif dengan berencana untuk memenangkan kompetisi hip-hop yang lebih besar di Las Vegas, yaaa Kejuaraan Tari Dunia, di mana Philippine All Stars sangat populer. Suatu hari ia menyaksikan Vishnu, seorang pengunjung nakal, membuktikan keberaniannya menari kepada seorang pengunjung yang bertaruh di bar dan meyakinkannya berulang kali untuk menjadi koreografer mereka. Mereka mengikuti audisi untuk orang-orang dan merumuskan tim. Selama latihan untuk kualifikasi, Vinod, seorang penari bisu-tuli, menemukan cinta terpendam Vinnie dan Suru satu sama lain. Mereka mengunjungi kualifikasi di Bangalore, di mana mereka dihina sebelumnya sebagai penipu, tetapi berhasil memenangkannya setelah Vishnu memohon kepada penonton untuk satu kesempatan terakhir bagi tim. Meskipun semuanya baik-baik saja, Suru hancur ketika Shetty Anna, pemilik bar tempat ia bekerja, menolak untuk memberinya dukungan finansial hingga Rs. 25 lakhs, sesuatu yang sebelumnya telah dijanjikannya kepada Suru di depan umum pada saat final Hum Kisi Se Kum Nahin , dan Suru meninggalkan tempat itu, marah pada bahasa menghina Anna untuk Vinnie. Namun, Vishnu berhasil mendapatkan uang dari paman Crocxz yang diyakinkannya setelah Suru kehilangan harapan ketika Vishnu marah pada ketidakmampuannya untuk mengatur dana tim. Kemudian mereka bersiap untuk pergi ke Las Vegas, tetapi Vinod mengetahui dari Vishnu sendiri bahwa yang terakhir memiliki motif tersembunyi untuk pergi ke Vegas, dan, faktanya, ia sengaja membuat Suru dan teman-temannya terkesan untuk mendapatkan jalan keluar bagi rencananya. Setelah mencapai Las Vegas, mereka memenangkan kualifikasi. Kemudian, Vishnu meninggalkan hotel dengan uang tim untuk bertemu putranya Manu, yang ibunya Swati, mantan istri Vishnu, menikah dengan pria lain dan telah melanjutkan hidup. Putranya Manu mengenalinya, seninya, dan prestasinya, dan Vishnu pergi dengan hati yang puas.

Sementara itu, Vinnie cedera karena latihan yang berlebihan dan digantikan oleh Olive, seorang gadis Amerika yang berdarah India, dan Vishnu mengetahui hal ini saat berterima kasih kepada temannya Gopi, yang bekerja di sebuah bar sekaligus hotel. Pada saat yang sama, Suru marah ketika ia mendapati Vishnu hilang dan mencoba melanjutkan sesi latihannya sendiri, tetapi sia-sia. Vishnu kembali sambil mencoba menyelamatkan Suru dari tim Jerman saat mereka terlibat perkelahian, kemudian mengakui bahwa ia telah membuat 'kesalahan' dengan pergi tanpa izin meskipun ia tidak ingin kehilangan keluarga yang telah ia dambakan selama bertahun-tahun. Ia meminta maaf; namun, Suru menegaskan kembali bahwa Vishnu adalah koreografer tim dan mereka berbaikan, dan tim tersebut memasuki babak final. Di tengah latihan, Olive mendekati Suru, dan Vinnie yang cemburu akhirnya menghadapi Suru, yang awalnya merasa sulit untuk menyatakan cintanya kepadanya karena mereka telah menjadi sahabat sejak kecil, tetapi akhirnya bersama dengannya. Meskipun Olive memiliki perasaan terhadap Suru, percakapan langsung dengan Vinnie meyakinkan Olive bahwa Suru memiliki pesona bawaan itu tanpa ada hubungannya dengan kemanisannya, dan Olive setuju untuk melanjutkan dengan Indian Stunners setelah Vinnie pulih. Tim memasuki babak final, di mana kesehatan Vinod memburuk selama "pertemuan" oleh tim, dan formasi tiba-tiba hancur bahkan ketika temannya D, yang tahu tentang masalah tuberkulosisnya, mencoba mendukungnya. Semua orang hampir menyerah setelah kecelakaan itu ketika Vinod mencoba menyemangati Suru, yang melupakan kecelakaan itu dan yang lainnya kembali untuk membuat formasi dengan sukses dengan Vinod di bagian bawah. Meskipun tidak dapat memenangkan kompetisi, mereka memenangkan hati jutaan orang, dengan Suru meminjamkan narasi sulih suara tentang pelajaran motivasi ibunya tentang tari.

***

Budi selesai baca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran gitu. 

"Nyanyi dan main gitar saja!" kata Budi. 

Budi mengambil gitar yang di taruh di samping kursi, ya gitar di mainkan dengan baik dan bernyanyi dengan baik gitu. 

Lirik lagu yang dinyanyikan Budi :

"Makan di resto terenakMembaca di sudut paling tenangMenonton pertunjukan musikTelurusuri jalanan dari malam hingga pagi
Kita pernah lama bersamaSemua titik di kota ini adalah kitaWalau kau putuskan untuk pergiCerita kita tetap kan abadi
Percayalah sayang, berpisah itu mudahTak ada kamu dihidupku, aku mampuNamun menghapuskan semua kenangan kitaAdalah hal yang paling menyulitkan untukku
Simpan baju kesayanganTutup album foto ku rapat rapatBuang buku-buku puisiMengganti semua dekorasi
Semua hal yang kucoba lupakanSelalu berujung padamuSemua tempat yang aku datangiSelalu ada kamu
Kamu lagiKamu kamu lagiKamu lagi
Percayalah sayang, berpisah itu mudahTak ada kamu dihidupku, aku mampuNamun menghapuskan semua kenangan kitaAdalah hal yang paling menyulitkan untukku
Percayalah sayang, berpisah itu mudahTak ada kamu dihidupku, aku mampuNamun menghapuskan semua kenangan kitaAdalah hal yang paling menyulitkanAdalah hal yang paling menyebalkanAdalah hal yang paling menyusahkan untukku"

***

Budi selesai menyanyi, ya gitar berhenti di mainkan dan gitar di taruh di samping kursi gitu. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik motornya di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. Ya Eko melihat dengan baik sih di meja ada anglo kecil di atasnya ada tekok kaleng, ya biasa sih isi tekok kaleng air panas dan ada toples-toples yang berisi kue-kue lebaran gitu. 

"Emmm," kata Budi. 

"Hari ini lebaran Idul Fitri," kata Eko.

"Realitanya memang begitu sih....hari ini lebaran Idul Fitri," kata Budi.

"Umat Islam...merayakan dengan baik Idul Fitri," kata Eko.

"Realita dan berita di media ini dan itu....memang sih umat Islam merayakan dengan baik lebaran Idul Fitri....baik di dalam negeri maupun di luar negeri," kata Budi.

"Silaturahmi sanak family berjalan dengan baik dan juga silaturahmi dengan teman berjalan dengan baik," kata Eko.

"Realitanya memang begitu sih...cerita silaturahmi sanak family berjalan dengan baik dan silaturahmi dengan teman berjalan dengan baik," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Aku mau kopi!" kata Eko.

"Eko mau kopi...buat sendiri!" kata Budi.

Budi memberikan satu buah kopi sachet pada Eko dan Eko mengambil kopi sachet gitu.

"Kopi Kapal Api," kata Eko

"Aku suka dengan kopi Kapal Api jadi aku beli kopi...Kapal Api di warung!" kata Budi.

"Budi suka dengan kopi Kapal Api di beli dengan baik di warung!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Oke...buat kopi sendiri!" kata Eko.

Eko membuat kopi dengan baik dan ceritanya kopi jadi dengan baik gitu.

"Kopi....Kapal Api....enak!" kata Eko.

Eko selesai minum kopi dan gelas berisi kopi di taruh di meja gitu.

"Memang kopi...Kapal Api...enak!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Kue lebaran," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko mengambil kue lebaran di toples gitu.

"Emmm...enak kue lebaran," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko selesai makan kue lebaran, ya Eko mengambil gelas berisi kopi dan kopi di minum dengan baik. 

"Ngomong-ngomong...Budi...kuenya buat apa beli?" kata Eko.

Eko menaruh gelas berisi kopi di meja gitu.

"Kue lebarannya ada yang buat, ada yang beli, dan ada juga di kasih Tasya," kata Eko.

"Jadi kue lebaran yang ada di meja ini...ada yang buat, ada yang beli, dan ada juga di kasih Tasya," kata Budi.

Eko memang mencobain semua kue lebaran yang ada di meja dan sambil minum kopi gitu.

"Kue lebaran...enak semuanya!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan Ular Tangga saja!" kata Eko.

"Oke...main permainan Ular Tangga saja!" kata Budi.

Budi mengambil permainan Ular Tangga di bawah meja, ya permainan Ular Tangga di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Ular Tangga dengan baik gitu.

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Valen dan Mila menjalankan rumah tangga dengan baik dengan dasarnya cinta dan keimanan dengan baik, ya agama Valen dan Mila.....Islam gitu. Valen dan Mila punya anak dua. Anak pertama Valen dan Mila adalah Arbil. Anak keduanya Valen dan Mila adalah April. Valen menjalankan dengan baik usaha toko pakaian, ya Mila dan April membantu dengan baik usaha yang di jalankan Valen dengan baik gitu. April memang menjalankan sekolah SMA yang ada di Palembang. Arbil tidak bersama kedua orang tuanya dan adiknya di Palembang, ya Arbil memang tinggal di Jakarta Selatan gitu. Di Jakarta Selatan, ya Arbil tinggal dengan baik sih di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Randa dan Selfi. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Randa dan Selfi karena dasarnya cinta dan iman dengan baik, ya agama Randa dan Selfi adalah Islam. Randa dan Selfi punya anak dua gitu. Anak pertama Randa dan Selfi adalah Zahra. Anak keduanya Randa dan Selfi adalah Melly. Zahra kerjaanya wartawati di surat kabar Suara Rakyat. Memang sih Zahra banyak membuat artikel, ya salah satu artikel yang di buat Zahra tentang Tono yang kerjaannya tukang becak dan Juminten yang menjalankan usaha warung di depan rumahnya. Tono yang kerjaannya jadi tukang becak merasakan dengan baik sih kompetisi dengan jenis usaha lain ini dan itu, ya Tono tetap berjuang dengan baik demi istri dan anak. Tono dan Juminten berhasil mendidik anak bernama Rangga menjadi tentara. Tono dan Juminten bangga dengan baik sih Rangga jadi tentara gitu. Rangga memang di tugaskan di Aceh dengan tujuannya menjaga keamanan di Aceh. Ya Aceh mengalami masalah banjir gitu. Rangga dengan teman-temannya menolong orang-orang Aceh yang mengalami bencana banjir gitu. Zahra memang berpacaran dengan Eby gitu. Eby memang kerjaanya polisi. Sebelum jadi polisi, ya Eby di ejek orang-orang yang tidak suka dengan Eby karena orang tua Eby kerjaannya pemulung gitu. Udin dan Melati orang tua Eby gitu. Memang Udin dan Melati kerjaannya pemulung, ya Udin dan Melati mendidik dengan baik Eby dengan pemahaman agama Islam dengan baik, ya makanya Eby jadi polisi yang baik gitu. Ardian adalah salah satu orang yang pernah mengejek Eby gitu. Eby sekarang menjadi polisi menangkap dan memasukkan Ardian ke penjara karena Ardian kerjaanya pencuri dan pengedar narkoba gitu. Hubungan kisah cinta Eby dan Zahra baik, ya keduanya merencanakan menikah dengan baik. Melly menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta Selatan gitu. Arbil berusaha dengan baik sih untuk bisa kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Jakarta Selatan. Memang kompetisi sengit urusan mau kerja di perusahaan yang ada di Jakarta Selatan gitu. Usaha Arbil berhasil kerja di perusahaan PT. MAJU, ya karena memang sudah rezeki Arbil gitu. Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan PT. MAJU. Pemilik perusahaan PT. MAJU adalah Fattah. Ya Fattah menjalankan rumah tangganya dengan baik sama Aqella karena dasarnya cinta dan juga iman gitu, ya agama Fattah dan Aqella adalah Islam gitu. Diandra adalah anaknya Fattah dan Aqella gitu. Diandra menjalankan dengan baik kuliah di Universitas yang ada di Jakarta Selatan gitu. Arbil yang berteman baik dengan Melly, ya Arbil suka dengan Melly. Sebelum Arbil kerja di perusahaan, ya Arbil minder sih dekat dengan cewek cantik seperti Melly gitu. Sekarang ini Arbil sudah kerja di perusahaan, ya jadi Arbil pede banget sih dekat dengan Melly. Hubungan pertemanan Arbil dan Melly baik gitu, ya Melly suka sih dengan Arbil gitu karena Arbil baik dan juga taat menjalankan ibadah gitu. Valen, Mila, dan April senang sih dengan Arbil yang berhasil kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Jakarta Selatan gitu. April yang menjalankan sekolah SMA dengan baik, ya April berteman baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Tasya gitu. Tasya anaknya Aladul dan Rara gitu. Aladul menjalankan usaha toko elektronik gitu. Pertemanan yang baik April dan Tasya, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Palembang dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Afan berasal dari Surabaya gitu. Lesti dan Rizki adalah orang tua Afan gitu. Rizki menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Memang Afan di Jakarta Selatan tinggal di rumah kontrakan sih. Pemilik rumah kontrakan adalah Devan dan Aliya. Ya Devan dan Aliya menjalankan rumah tangganya dengan baik, ya bahagia dengan anak bernama Sridevi gitu. Sridevi memang cantik sih dan body bagus gitu, ya jadi kerjaanya Sridevi model gitu. Afan memang berpacaran dengan Sridevi. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Afan dan Sridevi baik, ya keduanya ada sih rencana untuk menikah gitu. Arbil yang berteman baik sama Afan, ya keduanya biasa sih ke Warkop gitu tujuannya minum dan makan sambil ngobrol gitu. Pemilik Warkop adalah Yusuf dan Syakirah gitu. Memang Yusuf dan Syakirah...suami istri gitu. Obrolan Arbil dan Afan di Warkop sih biasa sih ngobrolin tentang urusan kerjaan, pergaulan orang-orang yang tinggal dengan baik di Jakarta Selatan gitu antara baik dan buruk perilaku gitu antara paham agama dan tidak paham agama gitu, ya dan juga politik obrolin dengan baik sih Arbil dan Afan gitu. Pendapat Arbil dan Afan tentang minuman dan makanan di Warkop...enak gitu. Keinginan Arbil dan Afan sih ngobrol dengan baik sih sama Wakil Gubernur Jakarta tentang politik media massa berkaitan dengan politik kepentingan gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan di Warkop, ya sekedar obrolan saja sih. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. April dan Tasya menjalankan sekolah SMA dengan baik, ya pertemanan keduanya juga baik gitu. Robi tetangga depan rumah April gitu. Faul dan Rani adalah orang tuanya Robi gitu. Faul menjalankan usaha dealer motor gitu. Robi memang beda sekolah SMA dengan April gitu. Robi yang berteman dengan April, ya Robi suka dengan April gitu. Sebenarnya sih April suka dengan Robi gitu. Robi dan April....sama-sama memendam rasa gitu. Tasya yang teman baiknya April, ya Tasya tahulah kalau April suka dengan Robi gitu. Arbil yang suka dengan Melly, ya ternyata Arbil harus bersaing dengan cowok yang bernama Alfa karena Alfa suka dengan Melly gitu. Alfa satu fakultas dengan Melly gitu. Alfa anaknya Jihan dan Andhika gitu. Ya Andhika menjalankan usaha dealer mobil gitu. Arbil bersaing dengan baik sama Alfa urusan Melly gitu. Arbil memang berpikir dengan baik sih jika tidak jadian sama Melly, ya tidak ada masalah sih...nama juga usaha dan juga belum jodoh gitu. Arbil yang berteman baik sama Melly, ya Arbil membuat pertemanan Arbil dan Melly...nyaman banget. Arbil dan Alfa menyatakan cinta barengan gitu dengan memberikan sebuket bunga. Buket bunga yang di terima Melly adalah buket bunga dari Arbil gitu. Arbil senang buket bunga di terima Melly, ya berarti cinta Arbil di terima sama Melly gitu. Alfa yang gagal jadian sama Melly, ya Alfa fokus kuliah saja gitu. Arbil dan Melly menjalankan dengan baik kisah cinta gitu. Afan senang sih dengan Arbil yang menjalankan kisah cinta dengan Melly gitu. Arbil dan Melly jalan-jalan dengan baik ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta Selatan dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Tasya," kata Eko.

"Yaaa...begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko asik main permainan Ular Tangga gitu.

"Acara Tv," kata Budi.

"Ngobrolin acara Tv, ya Budi?" kata Eko.

"Iya....Eko...ngobrolin acara Tv!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"DA7....Mega Konser Takbiran....bagus kan Eko?" kata Budi.

"Bagus sih Budi....Mega Konser Takbiran yang di tayangkan dengan baik di chenel Tv Indosiar," kata Eko.

"Pendapat Eko...tentang Mega Konser Takbiran...bagus, ya pendapat aku sih bagus juga sih!" kata Budi.

"Menghibur dengan baik acara Tv," kata Eko.

"Memang Eko....menghibur dengan baik...acara Tv!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan Ular Tangga gitu.

CAMPUR ADUK

WE ARE FAMILY

Malam yang gelap bertabur bintang di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus...Band Academy di chenel Indosiar, ya seperti bi...

CAMPUR ADUK