Malam hari. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus di chenel TV2, ya seperti biasa sih...Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang cerita menarik, ya sambil menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran gitu.
Isi cerita yang di baca Budi :
Seorang wanita muda, Aisha Verma, mencoba meninggalkan pesan untuk suaminya, Guru Divekar, ketika seorang pria bertopeng yang memasuki rumahnya, membunuhnya dengan cara buang air besar. Di pemakamannya, petugas CBI Aditya Rathore menegaskan bahwa sangat penting untuk melacak pembunuhnya atau Guru Divekar, suami Aisha, akan melakukan pembunuhan berantai.
Masa Lalu : Guru adalah pembunuh bayaran kejam yang bekerja untuk bos mafia Caesar, yang membesarkan dan melatihnya untuk membunuh para penjahat yang membunuh orang tuanya. Ketika Guru ditangkap karena membunuh Debu, ibu Debu menolak untuk bersaksi melawannya, dan memperingatkannya bahwa suatu hari Tuhan akan membuatnya membayar kejahatannya, dengan membuatnya kehilangan orang yang dicintainya. Guru segera jatuh cinta pada Aisha, seorang gadis optimis yang sekarat karena penyakit terminal, dan mereka menikah. Guru menyerahkan kehidupan lamanya dan mendapatkan pekerjaan sementara Aisha menerima perawatan di Mumbai dan pulih. Dia mengetahui bahwa dia hamil dan memutuskan untuk memberi tahu Guru secara langsung ketika dia kembali dari wawancaranya, tetapi dibunuh sebelum dia bisa.
Present : Rakesh Mahadkar adalah seorang pria tidak sukses yang terus-menerus dihina dan dicemooh oleh istrinya, Sulochana "Sulu" Mahadkar, karena kekurangannya. Meskipun sangat mencintai istrinya, ia melampiaskan rasa frustrasinya dengan membunuh wanita lain yang berbicara kasar kepadanya, dan Aisha ternyata salah satunya. Guru memburu Rakesh dan memukulinya dengan brutal, lalu membawanya ke rumah sakit dan membayar biaya perawatannya, berniat menghukumnya dengan berulang kali membawanya ke ambang kematian, menyelamatkannya, dan melakukannya lagi. Di rumah sakit, saat Guru mengetahui bahwa Aisha hamil, ia sangat terpukul. Saat menyerang seorang perawat, Rakesh kembali diganggu oleh Guru. Rakesh menyadari bahwa Guru adalah suami Aisha dan ingin membalas dendam. Atas saran temannya, Brijesh, ia mengejek Guru melalui telepon dan kemudian membunuh ayah Aisha.
Rakesh berharap Guru akan membunuhnya sehingga dia bisa mati sebagai pahlawan di mata Sulochana dan semua orang sementara Guru akan ternoda. Namun, Caesar memanggil Guru dan mengatakan bahwa dia telah membunuh Sulochana untuk membalaskan dendam Aisha demi Guru, dan meninggalkan putra kecil Rakesh, Manish, untuk dibunuh Guru. Rakesh yang marah menusuk Guru dengan obeng dan mengambil batu besar untuk membunuhnya, tetapi tertabrak mobil dan meninggal karena luka-lukanya. Guru mengadopsi putra Rakesh, Manish, dan menyelesaikan keinginan-keinginan dalam daftar keinginan Aisha .
***
Budi selesai baca cerpen yang ceritanya menarik, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. Di meja Eko memang melihat dengan baik ada anglo di atasnya tekok kaleng seperti biasa sih berisi air panas dan toples-toples yang berisi kue-kue lebaran gitu.
"Emmm," kata Budi.
"Langsung saja....main permainan Monopoli saja!" kata Eko.
"Okey main permainan Monopoli!" kata Budi.
Budi mengambil permainan Monopoli di bawah meja, ya permainan Monopoli di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Monopoli dengan baik.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Valen dan Mila menjalankan rumah tangga dengan baik dasar cinta dan iman, ya agama keduanya agama Islam. April anaknya Valen dan Mila. April memang punya abang angkat yang bernama Arbil gitu. Valen dan Mila mengangkat Arbil jadi anak karena orang tua Arbil meninggal karena kecelakan motor gitu. Orang tua kandung Arbil bernama Saiful dan Dewi gitu. Memang sih Saiful dan Dewi teman baiknya Valen dan Mila gitu. Valen dan Mila menyayangi dan mendidik dengan baik Arbil, ya makanya Arbil berhasil di pendidikan tinggi yang ada di Palembang gitu. Arbil memutuskan dengan baik meninggalkan Palembang ke Jakarta Selatan dengan tujuannya pengalaman hidup. Di Jakarta Selatan...Arbil tinggal dengan baik sih di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Randa dan Selfi. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Randa dan Selfi, ya bahagia dengan anak bernama Eby. Ya Eby kerjaannya wartawan di surat kabar Suara Rakyat. Memang sih Eby kerja di surat kabar Suara Rakyat...banyak membuat artikel, ya salah satu artikel yang di buat Arbil tentang Tono yang kerjaannya tukang bajai dan status duda karena istri tercinta bernama Mawar meninggal dunia gitu, ya Tono mengangkat anak jalanan yang bernama Daniel gitu. Ya Daniel didik dengan baik sama Tono sampai Daniel memahami dengan baik agama Islam dan juga sampai Tono berhasil jadi tentara gitu. Tono bangga dengan baik Daniel jadi tentara. Daniel di tugaskan di perbatasan Kalimantan (Indonesia) dan Serawak (Malaysia). Eby memang berpacaran dengan baik dengan cewek yang bernama Zahra. Ya Zahra anaknya Trian dan Adila. Zahra memang cantik dan bodynya bagus, ya kerjaannya Zahra model gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Eby dan Zahra baik, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Arbil yang berusaha dengan baik sih untuk kerja di perusahaan, ya Arbil bersaing dengan baik dengan orang-orang asli Jakarta Selatan dan juga orang-orang dari daerah lain gitu. Usaha Arbil berhasil sih kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAKRA gitu. Pemilik perusahaan adalah Diandra dan yang menjalankan perusahaan adalah Dimitri. Ya Dimitri dan Diandra adalah suami istri. Rumah tangga yang di jalankan Dimitri dan Diandra baik, ya bahagia dengan anak bernama Aqella gitu. Ya Aqella menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta Selatan. Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAKRA gitu. Valen, Mila, dan April senang sih Arbil kerja dengan baik di perusahaan PT. CAKRA yang ada di Jakarta Selatan gitu. Valen memang menjalankan dengan baik usaha bengkel motor. Mila membantu kerjaannya Valen yang menjalan dengan baik usaha bengkel motor, ya kerjaannya Mila bagian keuangan gitu. April menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Palembang gitu. April berteman baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Tasya gitu. Ya Tasya anaknya Langit dan Renata gitu. Langit menjalankan usaha toko pakaian gitu. Pertemanan yang baik April dan Tasya, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik ada di Palembang dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman baik dengan teman kerja yang bernama Afan. Ya Afan memang asalnya dari Bandung gitu, ya memang orang tua Afan berada di Bandung. Rangga dan Cinta adalah orang tua Afan. Rangga menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Ya Afan memang tinggal dengan baik di rumah kontrakan, ya pemilik rumah kontrakan adalah Yusuf dan Della. Rumah tangga Yusuf dan Della baik, ya bahagia dengan anak bernama Jhon. Ya Jhon kerjaannya polisi gitu. Sepak terjangnya Jhon berhasil menangkap orang-orang yang perilaku buruk di lingkungan gitu. Ya orang-orang yang berperilaku buruk di penjarakan dengan baik sama Jhon gitu dengan tujuannya sih lingkungan sosial masyarakat jadi baik gitu. Jhon memang berpacaran dengan baik dengan cewek yang bernama Mutia gitu. Ya Mutia anaknya Rara dan Gunawan gitu. Gunawan kerjaannya menjalankan usaha toko elektronik. Mutia kerjaannya perawat di rumah sakit yang ada di Jakarta Selatan gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Jhon dan Mutia baik, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Afan memang berpacaran sih dengan cewek yang bernama Sridevi gitu. Ya Sridevi kerjaannya membantu orang tuanya yang menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Hary dan Aulia adalah orang tuanya Sridevi gitu. Afan dan Sridevi kisah cinta berjalan dengan baik, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Arbil dan Afan yang berteman baik, ya keduanya biasa sih ke Warkop gitu. Pemilik Warkop adalah Faul gitu. Ya Faul duda sih, ya istrinya yang bernama Melati telah lama meninggal gitu. Arbil dan Afan biasa ngobrol dengan baik sih Warkop sambil menikmati minuman dan makanan yang enak gitu. Obrolan yang di obrolin Arbil dan Afan sih tentang urusan kerjaan di perusahaan dan juga jika keduanya tidak kerja di perusahaan maka keduanya merencanakan membuat usaha ini dan itu dengan baik gitu. Keinginan Arbil dan Afan sih ingin ngobrol dengan baik sih dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang partai politik berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Jakarta Selatan gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan sekedar obrolan saja di Warkop gitu. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. April dan Tasya yang berteman baik, ya keduanya menyukai dengan baik cowok yang bernama Adam gitu. Ya Adam tetangga depan rumahnya Tasya. Adam memang beda sekolah SMA sama April dan Tasya gitu. Adam anaknya Andhika dan Bulan. Andhika menjalankan dengan baik sih usaha dealer motor gitu. April dan Tasya memang berteman baik sih sama Adam gitu. Persaingan terjadi dengan baik sih antara April dan Tasya urusan dengan Adam gitu. Adam suka sih dengan April dan Tasya. Ya Adam memilih dengan baik sih April dan Tasya. Robi teman sekelasnya April dan Tasya. Robi anaknya Andre dan Ayu gitu. Andre menjalankan usaha toko Hp gitu. Robi suka sih dengan April, ya Robi berusaha dengan baik sih untuk bisa jadian sama April. Ya Arbil ketika di jalan, ya Arbil menolong cewek yang di ganggu preman. Preman memang di kalahkan sama Arbil sih dengan ilmu bela diri Arbil...silat gitu. Memang preman di serahkan sama Arbil ke polisi gitu. Polisi memasukkan dengan baik preman gitu. Cewek yang di tolong Arbil memang berterima kasih gitu. Memang Arbil berkenalan dengan baik sama cewek yang di tolong gitu. Nama cewek yang di tolong Arbil adalah Melly gitu. Melly memang kerja dengan baik di perusahaan PT. JAYA gitu. Pemilik perusahaan PT. JAYA adalah Adit. Rumah tangga yang di jalankan Adit dan Victoria baik dan bahagia dengan anak bernama Cantika gitu. Ya Cantika menjalankan dengan baik sih kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta Selatan gitu. Melly anaknya Kiky dan Wendy. Ya Wendy menjalankan dengan baik sih usaha toko mainan gitu. Pertemanan baik sih Arbil dan Melly gitu. Arbil suka sih dengan Melly gitu, ya jadi Arbil berusaha jadian dengan Melly gitu. Urusan April dan Tasya bersaing untuk jadian dengan Adam. April mengundurkan diri dari persaingan dengan Tasya, ya karena April memilih jadian dengan Robi gitu. Adam jadian dengan baik sih sama Tasya gitu. Hubungan kisah cinta April dan Robi di jalankan dengan baik. Tasya senang dengan kisah cinta April dan Robi gitu. Hubungan kisah cinta Tasya dan Adam di jalankan dengan baik gitu. April senang sih dengan kisah cinta Tasya dan Adam gitu. Arbil yang suka dengan Melly, ya Arbil berhasil jadian dengan Melly gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly. Afan senang sih dengan kisah cinta Arbil dan Melly. Arbil dan Melly jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta Selatan dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Kisah cinta," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Tasya," kata Eko.
"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Budi dan Eko asik sih main permainan Monopoli gitu.
"Emmm," kata Eko.
"Acara Tv," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Acara Tv...DA7 Mega Konser Lebaran...bagus kan Eko?" kata Budi.
"Ya memang bagus sih Budi....acara Tv di chenel Indosiar.....Mega Konser Lebaran," kata Eko.
"Pendapat Eko bagus, ya ak juga bagus!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Menghibur dengan baik acara Tv...Mega Konser Lebaran!" kata Budi.
"Ya memang menghibur dengan baik acara Tv...Mega Konser Lebaran!" kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
Eko dan Budi yang asik main permainan Monopoli, ya Abdul datang ke rumah Budi. Motor Abdul di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Abdul duduk dan menaruh plastik kresek di meja gitu.
"Abdul bawa apa?" kata Budi.
"Aku bawa Pop Mie," kata Abdul.
"Emmm," kata Eko.
Ya Abdul mengeluarkan dengan baik sih Pop Mie dari plastik kresek.
"Pop Mie," kata Budi.
"Pop Mie...tiga buah," kata Eko.
"Tiga buah Pop Mie...cukup untuk aku, Budi, dan Eko," kata Abdul.
"Cukup," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Hari ini masih berkaitan dengan Lebaran kan?" kata Abdul.
"Biasa sih...Lebaran kedua sih!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Setiap manusia ada keinginan kan Budi dan Eko?" kata Abdul.
"Ya memang sih Abdul...setiap manusia ada keinginan!" kata Budi.
"Manusia memang punya keinginan, ya tapi keinginan manusia pasti berbeda-beda," kata Eko.
"Keinginan manusia pasti beda-beda. Jadi masih berkaitan dengan Lebaran jadi keinginannya di samakan dengan baik saja aku, Budi, dan Eko," kata Abdul.
"Di samakan tidak ada masalah sih!" kata Budi.
"Ya memang tidak ada masalah sih di samakan!" kata Eko.
"Aku ingin silaturahmi dengan Presiden Prabowo....seperti orang-orang yang di beritakan dengan baik di media ini dan itu!" kata Abdul.
"Silaturahmi dengan Presiden Prabowo...setuju sih!" kata Budi.
"Ya aku sih setuju sih silaturahmi dengan Presiden Prabowo sih. Pasti sih seperti biasa sih bertemu dengan orang tua ini dan itu di wejangin dengan baik sih karena generasi gitu," kata Eko.
"Omongan Eko....bener sih...pasti di wejangin dengan baik karena generasi," kata Abdul.
"Di wejangin...malah bagus!" kata Budi.
"Memang bagus sih di wejangin dengan baik, ya dapat ilmu," kata Eko.
"Ilmu yang bermanfaat," kata Abdul.
"Memang bermanfaat dengan baik mendapatkan ilmu dengan tujuannya menjalankan hidup ini!" kata Budi.
"Makan Pop Mie...Eko, Budi!" kata Abdul.
"Oke...makan Pop Mie!" kata Budi.
"Ya....oke makan Pop Mie!" kata Eko.
Budi dan Eko berhenti main permainan Monopoli. Abdul, Budi, dan Eko membuat dengan baik....Pop Mie. Ceritanya Pop Mie jadi dengan baik, ya Pop Mie di makan dengan baik sama Abdul, Budi, dan Eko gitu.
No comments:
Post a Comment