Malam hari. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus sinetron di chenel TVRI, ya seperti biasa sih....Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang cerita menarik dan bagus, ya sambil menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran gitu.
Isi cerita yang di baca Budi :
Suresh 'Suru' Mukund, seorang pelayan di sebuah bar, ingin menjadi penari hebat untuk memenuhi keinginan mendiang ibunya Durgadevi, yang didukung oleh sahabatnya Vernon Monteiro, seorang pengantar pizza. Vinita "Vinnie" Sharma, seorang penata rambut, ingin menjadi penari hip-hop terbaik. Sahabat masa kecil dari pinggiran kota Nalasopara, Mumbai, yaaa mereka membentuk tim dan berpartisipasi dalam kompetisi tingkat nasional Hum Kisi Se Kum Nahin di mana mereka didiskualifikasi dari babak final karena gerakan mereka diketahui disalin dari aksi pertunjukan Philippine All Stars dan para juri menyebut mereka "penipu". Semua orang berangkat untuk mencari pekerjaan. Suru kembali bekerja sebagai pelayan, Vinnie kembali bekerja di salon kecantikan dan Vernon kembali sebagai pengantar pizza di mana, kadang-kadang, mereka dihina sebagai penipu. Kepergian rekan satu tim yang marah menambah luka pada penghinaan, dan tidak ada yang ditetapkan untuk diperbaiki.
Suru berharap untuk menghapus label negatif dengan berencana untuk memenangkan kompetisi hip-hop yang lebih besar di Las Vegas, yaaa Kejuaraan Tari Dunia, di mana Philippine All Stars sangat populer. Suatu hari ia menyaksikan Vishnu, seorang pengunjung nakal, membuktikan keberaniannya menari kepada seorang pengunjung yang bertaruh di bar dan meyakinkannya berulang kali untuk menjadi koreografer mereka. Mereka mengikuti audisi untuk orang-orang dan merumuskan tim. Selama latihan untuk kualifikasi, Vinod, seorang penari bisu-tuli, menemukan cinta terpendam Vinnie dan Suru satu sama lain. Mereka mengunjungi kualifikasi di Bangalore, di mana mereka dihina sebelumnya sebagai penipu, tetapi berhasil memenangkannya setelah Vishnu memohon kepada penonton untuk satu kesempatan terakhir bagi tim. Meskipun semuanya baik-baik saja, Suru hancur ketika Shetty Anna, pemilik bar tempat ia bekerja, menolak untuk memberinya dukungan finansial hingga Rs. 25 lakhs, sesuatu yang sebelumnya telah dijanjikannya kepada Suru di depan umum pada saat final Hum Kisi Se Kum Nahin , dan Suru meninggalkan tempat itu, marah pada bahasa menghina Anna untuk Vinnie. Namun, Vishnu berhasil mendapatkan uang dari paman Crocxz yang diyakinkannya setelah Suru kehilangan harapan ketika Vishnu marah pada ketidakmampuannya untuk mengatur dana tim. Kemudian mereka bersiap untuk pergi ke Las Vegas, tetapi Vinod mengetahui dari Vishnu sendiri bahwa yang terakhir memiliki motif tersembunyi untuk pergi ke Vegas, dan, faktanya, ia sengaja membuat Suru dan teman-temannya terkesan untuk mendapatkan jalan keluar bagi rencananya. Setelah mencapai Las Vegas, mereka memenangkan kualifikasi. Kemudian, Vishnu meninggalkan hotel dengan uang tim untuk bertemu putranya Manu, yang ibunya Swati, mantan istri Vishnu, menikah dengan pria lain dan telah melanjutkan hidup. Putranya Manu mengenalinya, seninya, dan prestasinya, dan Vishnu pergi dengan hati yang puas.
Sementara itu, Vinnie cedera karena latihan yang berlebihan dan digantikan oleh Olive, seorang gadis Amerika yang berdarah India, dan Vishnu mengetahui hal ini saat berterima kasih kepada temannya Gopi, yang bekerja di sebuah bar sekaligus hotel. Pada saat yang sama, Suru marah ketika ia mendapati Vishnu hilang dan mencoba melanjutkan sesi latihannya sendiri, tetapi sia-sia. Vishnu kembali sambil mencoba menyelamatkan Suru dari tim Jerman saat mereka terlibat perkelahian, kemudian mengakui bahwa ia telah membuat 'kesalahan' dengan pergi tanpa izin meskipun ia tidak ingin kehilangan keluarga yang telah ia dambakan selama bertahun-tahun. Ia meminta maaf; namun, Suru menegaskan kembali bahwa Vishnu adalah koreografer tim dan mereka berbaikan, dan tim tersebut memasuki babak final. Di tengah latihan, Olive mendekati Suru, dan Vinnie yang cemburu akhirnya menghadapi Suru, yang awalnya merasa sulit untuk menyatakan cintanya kepadanya karena mereka telah menjadi sahabat sejak kecil, tetapi akhirnya bersama dengannya. Meskipun Olive memiliki perasaan terhadap Suru, percakapan langsung dengan Vinnie meyakinkan Olive bahwa Suru memiliki pesona bawaan itu tanpa ada hubungannya dengan kemanisannya, dan Olive setuju untuk melanjutkan dengan Indian Stunners setelah Vinnie pulih. Tim memasuki babak final, di mana kesehatan Vinod memburuk selama "pertemuan" oleh tim, dan formasi tiba-tiba hancur bahkan ketika temannya D, yang tahu tentang masalah tuberkulosisnya, mencoba mendukungnya. Semua orang hampir menyerah setelah kecelakaan itu ketika Vinod mencoba menyemangati Suru, yang melupakan kecelakaan itu dan yang lainnya kembali untuk membuat formasi dengan sukses dengan Vinod di bagian bawah. Meskipun tidak dapat memenangkan kompetisi, mereka memenangkan hati jutaan orang, dengan Suru meminjamkan narasi sulih suara tentang pelajaran motivasi ibunya tentang tari.
***
Budi selesai baca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran gitu.
"Nyanyi dan main gitar saja!" kata Budi.
Budi mengambil gitar yang di taruh di samping kursi, ya gitar di mainkan dengan baik dan bernyanyi dengan baik gitu.
Lirik lagu yang dinyanyikan Budi :
***
Budi selesai menyanyi, ya gitar berhenti di mainkan dan gitar di taruh di samping kursi gitu.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik motornya di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. Ya Eko melihat dengan baik sih di meja ada anglo kecil di atasnya ada tekok kaleng, ya biasa sih isi tekok kaleng air panas dan ada toples-toples yang berisi kue-kue lebaran gitu.
"Emmm," kata Budi.
"Hari ini lebaran Idul Fitri," kata Eko.
"Realitanya memang begitu sih....hari ini lebaran Idul Fitri," kata Budi.
"Umat Islam...merayakan dengan baik Idul Fitri," kata Eko.
"Realita dan berita di media ini dan itu....memang sih umat Islam merayakan dengan baik lebaran Idul Fitri....baik di dalam negeri maupun di luar negeri," kata Budi.
"Silaturahmi sanak family berjalan dengan baik dan juga silaturahmi dengan teman berjalan dengan baik," kata Eko.
"Realitanya memang begitu sih...cerita silaturahmi sanak family berjalan dengan baik dan silaturahmi dengan teman berjalan dengan baik," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Aku mau kopi!" kata Eko.
"Eko mau kopi...buat sendiri!" kata Budi.
Budi memberikan satu buah kopi sachet pada Eko dan Eko mengambil kopi sachet gitu.
"Kopi Kapal Api," kata Eko
"Aku suka dengan kopi Kapal Api jadi aku beli kopi...Kapal Api di warung!" kata Budi.
"Budi suka dengan kopi Kapal Api di beli dengan baik di warung!" kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Oke...buat kopi sendiri!" kata Eko.
Eko membuat kopi dengan baik dan ceritanya kopi jadi dengan baik gitu.
"Kopi....Kapal Api....enak!" kata Eko.
Eko selesai minum kopi dan gelas berisi kopi di taruh di meja gitu.
"Memang kopi...Kapal Api...enak!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Kue lebaran," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Eko mengambil kue lebaran di toples gitu.
"Emmm...enak kue lebaran," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Eko selesai makan kue lebaran, ya Eko mengambil gelas berisi kopi dan kopi di minum dengan baik.
"Ngomong-ngomong...Budi...kuenya buat apa beli?" kata Eko.
Eko menaruh gelas berisi kopi di meja gitu.
"Kue lebarannya ada yang buat, ada yang beli, dan ada juga di kasih Tasya," kata Eko.
"Jadi kue lebaran yang ada di meja ini...ada yang buat, ada yang beli, dan ada juga di kasih Tasya," kata Budi.
Eko memang mencobain semua kue lebaran yang ada di meja dan sambil minum kopi gitu.
"Kue lebaran...enak semuanya!" kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Main permainan Ular Tangga saja!" kata Eko.
"Oke...main permainan Ular Tangga saja!" kata Budi.
Budi mengambil permainan Ular Tangga di bawah meja, ya permainan Ular Tangga di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Ular Tangga dengan baik gitu.
"Emmm," kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Valen dan Mila menjalankan rumah tangga dengan baik dengan dasarnya cinta dan keimanan dengan baik, ya agama Valen dan Mila.....Islam gitu. Valen dan Mila punya anak dua. Anak pertama Valen dan Mila adalah Arbil. Anak keduanya Valen dan Mila adalah April. Valen menjalankan dengan baik usaha toko pakaian, ya Mila dan April membantu dengan baik usaha yang di jalankan Valen dengan baik gitu. April memang menjalankan sekolah SMA yang ada di Palembang. Arbil tidak bersama kedua orang tuanya dan adiknya di Palembang, ya Arbil memang tinggal di Jakarta Selatan gitu. Di Jakarta Selatan, ya Arbil tinggal dengan baik sih di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Randa dan Selfi. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Randa dan Selfi karena dasarnya cinta dan iman dengan baik, ya agama Randa dan Selfi adalah Islam. Randa dan Selfi punya anak dua gitu. Anak pertama Randa dan Selfi adalah Zahra. Anak keduanya Randa dan Selfi adalah Melly. Zahra kerjaanya wartawati di surat kabar Suara Rakyat. Memang sih Zahra banyak membuat artikel, ya salah satu artikel yang di buat Zahra tentang Tono yang kerjaannya tukang becak dan Juminten yang menjalankan usaha warung di depan rumahnya. Tono yang kerjaannya jadi tukang becak merasakan dengan baik sih kompetisi dengan jenis usaha lain ini dan itu, ya Tono tetap berjuang dengan baik demi istri dan anak. Tono dan Juminten berhasil mendidik anak bernama Rangga menjadi tentara. Tono dan Juminten bangga dengan baik sih Rangga jadi tentara gitu. Rangga memang di tugaskan di Aceh dengan tujuannya menjaga keamanan di Aceh. Ya Aceh mengalami masalah banjir gitu. Rangga dengan teman-temannya menolong orang-orang Aceh yang mengalami bencana banjir gitu. Zahra memang berpacaran dengan Eby gitu. Eby memang kerjaanya polisi. Sebelum jadi polisi, ya Eby di ejek orang-orang yang tidak suka dengan Eby karena orang tua Eby kerjaannya pemulung gitu. Udin dan Melati orang tua Eby gitu. Memang Udin dan Melati kerjaannya pemulung, ya Udin dan Melati mendidik dengan baik Eby dengan pemahaman agama Islam dengan baik, ya makanya Eby jadi polisi yang baik gitu. Ardian adalah salah satu orang yang pernah mengejek Eby gitu. Eby sekarang menjadi polisi menangkap dan memasukkan Ardian ke penjara karena Ardian kerjaanya pencuri dan pengedar narkoba gitu. Hubungan kisah cinta Eby dan Zahra baik, ya keduanya merencanakan menikah dengan baik. Melly menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta Selatan gitu. Arbil berusaha dengan baik sih untuk bisa kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Jakarta Selatan. Memang kompetisi sengit urusan mau kerja di perusahaan yang ada di Jakarta Selatan gitu. Usaha Arbil berhasil kerja di perusahaan PT. MAJU, ya karena memang sudah rezeki Arbil gitu. Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan PT. MAJU. Pemilik perusahaan PT. MAJU adalah Fattah. Ya Fattah menjalankan rumah tangganya dengan baik sama Aqella karena dasarnya cinta dan juga iman gitu, ya agama Fattah dan Aqella adalah Islam gitu. Diandra adalah anaknya Fattah dan Aqella gitu. Diandra menjalankan dengan baik kuliah di Universitas yang ada di Jakarta Selatan gitu. Arbil yang berteman baik dengan Melly, ya Arbil suka dengan Melly. Sebelum Arbil kerja di perusahaan, ya Arbil minder sih dekat dengan cewek cantik seperti Melly gitu. Sekarang ini Arbil sudah kerja di perusahaan, ya jadi Arbil pede banget sih dekat dengan Melly. Hubungan pertemanan Arbil dan Melly baik gitu, ya Melly suka sih dengan Arbil gitu karena Arbil baik dan juga taat menjalankan ibadah gitu. Valen, Mila, dan April senang sih dengan Arbil yang berhasil kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Jakarta Selatan gitu. April yang menjalankan sekolah SMA dengan baik, ya April berteman baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Tasya gitu. Tasya anaknya Aladul dan Rara gitu. Aladul menjalankan usaha toko elektronik gitu. Pertemanan yang baik April dan Tasya, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Palembang dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Afan berasal dari Surabaya gitu. Lesti dan Rizki adalah orang tua Afan gitu. Rizki menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Memang Afan di Jakarta Selatan tinggal di rumah kontrakan sih. Pemilik rumah kontrakan adalah Devan dan Aliya. Ya Devan dan Aliya menjalankan rumah tangganya dengan baik, ya bahagia dengan anak bernama Sridevi gitu. Sridevi memang cantik sih dan body bagus gitu, ya jadi kerjaanya Sridevi model gitu. Afan memang berpacaran dengan Sridevi. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Afan dan Sridevi baik, ya keduanya ada sih rencana untuk menikah gitu. Arbil yang berteman baik sama Afan, ya keduanya biasa sih ke Warkop gitu tujuannya minum dan makan sambil ngobrol gitu. Pemilik Warkop adalah Yusuf dan Syakirah gitu. Memang Yusuf dan Syakirah...suami istri gitu. Obrolan Arbil dan Afan di Warkop sih biasa sih ngobrolin tentang urusan kerjaan, pergaulan orang-orang yang tinggal dengan baik di Jakarta Selatan gitu antara baik dan buruk perilaku gitu antara paham agama dan tidak paham agama gitu, ya dan juga politik obrolin dengan baik sih Arbil dan Afan gitu. Pendapat Arbil dan Afan tentang minuman dan makanan di Warkop...enak gitu. Keinginan Arbil dan Afan sih ngobrol dengan baik sih sama Wakil Gubernur Jakarta tentang politik media massa berkaitan dengan politik kepentingan gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan di Warkop, ya sekedar obrolan saja sih. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. April dan Tasya menjalankan sekolah SMA dengan baik, ya pertemanan keduanya juga baik gitu. Robi tetangga depan rumah April gitu. Faul dan Rani adalah orang tuanya Robi gitu. Faul menjalankan usaha dealer motor gitu. Robi memang beda sekolah SMA dengan April gitu. Robi yang berteman dengan April, ya Robi suka dengan April gitu. Sebenarnya sih April suka dengan Robi gitu. Robi dan April....sama-sama memendam rasa gitu. Tasya yang teman baiknya April, ya Tasya tahulah kalau April suka dengan Robi gitu. Arbil yang suka dengan Melly, ya ternyata Arbil harus bersaing dengan cowok yang bernama Alfa karena Alfa suka dengan Melly gitu. Alfa satu fakultas dengan Melly gitu. Alfa anaknya Jihan dan Andhika gitu. Ya Andhika menjalankan usaha dealer mobil gitu. Arbil bersaing dengan baik sama Alfa urusan Melly gitu. Arbil memang berpikir dengan baik sih jika tidak jadian sama Melly, ya tidak ada masalah sih...nama juga usaha dan juga belum jodoh gitu. Arbil yang berteman baik sama Melly, ya Arbil membuat pertemanan Arbil dan Melly...nyaman banget. Arbil dan Alfa menyatakan cinta barengan gitu dengan memberikan sebuket bunga. Buket bunga yang di terima Melly adalah buket bunga dari Arbil gitu. Arbil senang buket bunga di terima Melly, ya berarti cinta Arbil di terima sama Melly gitu. Alfa yang gagal jadian sama Melly, ya Alfa fokus kuliah saja gitu. Arbil dan Melly menjalankan dengan baik kisah cinta gitu. Afan senang sih dengan Arbil yang menjalankan kisah cinta dengan Melly gitu. Arbil dan Melly jalan-jalan dengan baik ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta Selatan dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Kisah cinta," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Tasya," kata Eko.
"Yaaa...begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Budi dan Eko asik main permainan Ular Tangga gitu.
"Acara Tv," kata Budi.
"Ngobrolin acara Tv, ya Budi?" kata Eko.
"Iya....Eko...ngobrolin acara Tv!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"DA7....Mega Konser Takbiran....bagus kan Eko?" kata Budi.
"Bagus sih Budi....Mega Konser Takbiran yang di tayangkan dengan baik di chenel Tv Indosiar," kata Eko.
"Pendapat Eko...tentang Mega Konser Takbiran...bagus, ya pendapat aku sih bagus juga sih!" kata Budi.
"Menghibur dengan baik acara Tv," kata Eko.
"Memang Eko....menghibur dengan baik...acara Tv!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Budi dan Eko tetap asik main permainan Ular Tangga gitu.
No comments:
Post a Comment