Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik. Keadaan lingkungan sekitar rumah Budi...baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus....film di chenel TRANS TV, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus...sambil minum kopi dan makan keripik mantang.
Isi cerita yang di baca Budi :
Thriller 3D didasarkan pada rumah legendaris di No. 81 di Jalan Chaoyangmennei di Beijing, mengikuti Xu Ruoqing, seorang wanita yang kehadirannya di rumah terkenal itu menarik roh-roh yang telah tinggal di sana. Dia baru-baru ini pindah dengan putri mereka ke mansion bersama Zhao Yitang, bos dari perusahaan penerbitan yang menerbitkan novel Xu Ruoqing. Cerita ini dimulai dengan kisah keluarga terkemuka yang tinggal di rumah tepat setelah jatuhnya Dinasti Qing (1644-1911). Ketika putra ketiga keluarga, Huo Lianqi jatuh cinta dengan seorang pelacur bernama Lu Dieyu, permintaannya untuk menikahinya ditolak dan sebaliknya keluarga memaksa Lu untuk menikahi putra kedua mereka yang baru saja meninggal dalam pernikahan anumerta. upacara. Pergi dari pernikahan langsung ke pemakaman, keluarga melemparkan Lu Dieyu ke dalam peti mati dengan mayat berwajah pucat dari suami barunya.
Setelah dikurung di peti mati bersama suaminya yang baru menikah dan sudah meninggal, Huo Lianqi bergegas kembali ke rumah setelah mendengar kabar bahwa dia menikah dengan saudara laki-laki keduanya. Dia melepaskannya dari peti mati dan mereka menikah di tempat di depan peti mati dan menyempurnakan pernikahan mereka di ruangan yang sama tanpa sepengetahuan keluarga. Keesokan harinya, Lu Dieyu bangun hanya untuk menemukan Huo Lianqi pergi. Adegan itu kembali ke masa sekarang, Xu Ruoqing mulai mendapat penglihatan di sekitar mansion, dan kondisi ini semakin memburuk setiap hari di mansion. Putrinya telah datang kepadanya beberapa malam mengklaim bahwa seorang gadis muda berpakaian merah terus ingin bermain dengannya. Ngeri, Xu Ruoqing mulai meminta Zhao Yitang untuk kembali menemaninya dan putri mereka bermalam, hanya untuk meminta dia menolak permintaannya karena perusahaannya saat ini menghadapi masalah pendanaan dan biasanya menghabiskan malam dengan asistennya, Liu Li untuk mencari calon investor. Kebetulan, Liu Li juga sahabat Xu Ruoqing yang mempertemukan mereka berdua. Liu Li telah menunjukkan dalam percakapan bahwa Zhao Yitang sebenarnya masih dalam pernikahan dengan istrinya dan surat cerai belum ditandatangani oleh istrinya, bertentangan dengan apa yang dipikirkan Xu Ruoqing.
Semakin terganggu oleh penglihatan di sekitar mansion, dengan ketidakhadiran Zhao Yitang di sekitar rumah pada malam hari, Xu Ruoqing mulai curiga bahwa Zhao Yitang mungkin benar-benar berselingkuh dengan Liu Li. Adegan memotong kembali ke masa lalu, di mana Lu Dieyu terbukti hamil dengan anak Huo Lianqi pada malam penyempurnaan mereka. Meskipun menikah dengan mendiang putra kedua keluarga, keluarga menganggap aneh bahwa dia hamil karena dokter menyimpulkan bahwa anak itu seharusnya dikandung pada malam pernikahan. Putra tertua, Huo Lianxiu namun, diperbolehkan baginya untuk menjaga anaknya. Lu Dieyu kemudian dipindahkan ke ruang bawah tanah mansion untuk menunggu kehamilannya. Lu Dieyu terlihat terus-menerus menulis surat bolak-balik kepada Huo Lianqi, bahkan setelah putrinya lahir, dia terus menulis dan menerima surat dari Huo Lianqi tetapi dia tidak terlihat kembali ke mansion, menulis di salah satu suratnya bahwa dia belajar di luar negeri dan akan kembali setelah dia lulus.
Kembali ke masa sekarang, Xu Ruoqing mengkonfrontasi Liu Li apakah dia berselingkuh dengan Zhao Yitang, yang dia tolak dan menjelaskan bahwa perusahaan Zhao Yitang mengalami banyak masalah keuangan dan dia hanya mempertahankan hubungan pekerja yang ketat dengan Zhao Yitang. Merasakan campuran emosi bersalah, takut dan tidak aman, Xu Ruoqing menoleh ke teman lamanya, yang juga seorang psikolog untuk berkonsultasi tentang situasinya saat ini. Penglihatannya di rumah tidak hilang, putrinya datang kepadanya suatu malam untuk meminta bantuannya dalam menangkap kupu-kupu merah, di mana dia dibawa ke ruang bawah tanah mansion tempat Lu Dieyu tinggal selama kehamilannya. Di sana, dia menemukan sekotak surat dan foto, dan menyadari bahwa dia terlihat identik dengan Lu Dieyu di foto. Setelah menemukan pelayan yang masih hidup dari keluarga Huo di mansion, Gen, memberi tahu Xu Ruoqing tentang tragedi keluarga Huo yang terungkap.
Istri Huo Lianxiu curiga bahwa Huo Lianxiu secara bertahap tertarik pada Lu Dieyu, dan di bawah bujukan saudara laki-laki dan sepupunya, setuju untuk membiarkan mereka memasukkan Marijuana ke dalam jamu Lu Dieyu dan membiarkannya mengkonsumsinya, membuat Lu Dieyu tampak 'lebih gila' yang akan semoga membuat suaminya kurang tertarik padanya. Di sisi lain, Huo Lianxiu pergi ke ruang bawah tanah untuk menemukan Lu Dieyu dengan akta kematian Huo Lianqi, memberitahunya bahwa Huo Lianqi telah lama meninggal, dan orang yang telah menulis surat kepadanya adalah dia selama ini. Huo Lianxiu telah jatuh cinta padanya sejak dan ingin membawanya bersamanya untuk meninggalkan keluarga, Lu Dieyu menolak dan mendorongnya keluar, tidak dapat percaya bahwa Huo Lianqi telah mati selama ini. Tidak dapat mengatasi kematian Huo Lianqi, Lu Dieyu bunuh diri di ruang bawah tanah saat mengenakan gaun pengantin merahnya. Huo Lianxiu mengetahui tentang bunuh diri dan ingin bergabung dengannya dalam kematian, berhenti ketika dia melihat putrinya di dekat tubuh Lu Dieyu. Pada hari ke-7 pemakaman Lu Dieyu, semua orang di mansion meninggal, termasuk istri Huo Lianxiu, saudara laki-laki dan sepupunya.
Huo Lianxiu memutuskan untuk membesarkan putrinya sebagai putrinya dan meninggalkan mansion. Saat ini, Zhao Yitang telah dipanggil oleh istrinya di mana dia diberi pilihan untuk memiliki cek dengan dana besar untuk menyelamatkan karirnya, hanya jika dia setuju untuk merobek surat cerai. Zhao Yitang menolak, dan akhirnya istrinya mengungkapkan bahwa sudah terlambat baginya untuk melakukan sesuatu sekarang. Dia telah menyuap Gen, setuju untuk membiarkan dia mewarisi mansion, dengan syarat dia mengubah obat Xu Ruoqing dengan zat kimia lain yang akan menyebabkan Xu Ruoqing berhalusinasi dan halusinasi ini pada akhirnya bisa membunuhnya. Sementara itu, Xu Ruoqing melarikan diri dari semua pelayan yang telah meninggal di mansion, dan melarikan diri bersama putrinya ke ruang bawah tanah mansion, berhasil menemukan kedamaian di sana. Gadis kecil berbaju merah yang diklaim telah ditemui putrinya sebelumnya muncul, mengungkapkan bahwa dia
Zhao Yitang bergegas kembali ke mansion, akhirnya bersatu kembali dengan Xu Ruoqing dan kedua putrinya di ruang bawah tanah. Setelah kembali ke area utama mansion, Gen mendorong kursi roda dan menjelaskan bahwa Huo Lianqi telah kembali setelah tragedi hanya untuk menemukan rumah kosong. Huo Lianqi telah menunggu di rumah untuk kembalinya Xu Ruoqing, dan Gen menginginkan rumah besar itu untuknya dan Huo Lianqi karena dia yakin Huo Lianqi adalah pemilik sah rumah itu. Gen membalikkan kursi roda, hanya untuk mengungkapkan tubuh Huo Lianqi yang sudah membusuk, dan mengusir keluarga Zhao Yitang dari mansion. Film berakhir saat tubuh yang membusuk perlahan berubah menjadi debu saat Xu Ruoqing meninggalkan mansion.
***
Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati dengan baik sih minum kopi dan makan keripik mantang gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi.
"Emmm," kata Budi.
"Main permainan kartu Remi saja Budi!" kata Eko.
"Oke....main permainan kartu Remi saja!" kata Budi.
Budi mengambil permainan kartu Remi di bawah meja, ya kartu Remi di kocok dengan baik dan kartu Remi di bagikan dengan baik. Eko dan Budi main kartu Remi dengan baik gitu.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Valen tinggal dengan baik di Jakarta, ya tinggal di rumah paman Aslan. Kedua orang tuanya Valen sih di Palembang gitu. Trian dan Adila adalah orang tuanya Valen. Trian abangnya Aslan gitu. Trian dan Adila di Palembang menjalankan dengan baik usaha toko kelontongan gitu. Aslan menjalankan dengan baik sih rumah tangganya dengan Tiara. Celyna adalah anaknya Aslan dan Tiara. Aslan menjalankan kerjaan toko elektronik gitu. Celyna menjalankan sekolah SMA yang ada di Jakarta gitu. Valen dan Celyna persaudaraannya baik gitu. Valen kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi. Hasil dari kerjaan sopir mobil Taxi di syukurin dengan baik sama Valen gitu. Hoby Valen membaca buku komik Solo Leveling dan komik Yuan Zun (Pangeran Naga Yuan). Pendapat baik Valen tentang buku komik Solo Leveling dan komik Yuan Zun (Pangeran Naga Yuan), ya ceritanya....bagus, karakter tokoh-tokohnya...bagus, dan gambarnya...juga bagus. Valen memang bisa menggambar, ya jadi untuk menyalurkan hoby menggambar Valen dengan membuat komik dan lukisan. Ya lukisan yang di buat Valen cukup banyak, ya ada yang di jual sih. Hasil dari jual lukisan di syukurin dengan baik sih sama Valen gitu. Ya lukisan yang paling di sukai Valen, ya lukisan cewek cantik yang di sukai Valen, ya nama cewek adalah Mila. Ya Mila anaknya Dimitri dan Diandra. Mila kerja di kafe gitu, ya sebagai penyanyi kafe gitu. Dimitri kerjaannya guru SMP gitu. Rumah Mila dekat sih dengan rumahnya paman Aslan gitu. Pertemanan Valen dan Mila baik sih. Valen memang membuat komik sih. Komik yang di buat Valen bercerita dengan baik sih tentang cewek cantik yang bernama Sridevi yang kerjaannya pelukis gitu. Lukisan yang di buat Sridevi di jual dengan baik, ya hasilnya di syukurin dengan baik gitu. Valen yang kerjaannya pedagang bakso demi hidup ini gitu. Valen memang jago bela diri silat karena belajar ilmu bela diri silat sama guru Surya gitu. Valen menolong cewek yang di ganggu preman di jalan, ya preman di kalahkan Valen. Cewek yang di tolong berterima kasih sama Valen, ya cewek bernama Sridevi. Ya pertemanan terjalin dengan baik sih Valen dan Sridevi. Ya Sridevi yang suka dengan baik Valen yang ganteng dan gagah karena Valen jago bela diri gitu jadi Sridevi melukis dengan baik gambar Valen gitu. Lukisan gambar Valen yang paling di sukai Sridevi gitu. Sridevi yang berteman baik sama Valen, ya Sridevi terkadang membantu Valen jualan bakso gitu. Rasa cinta tumbuh dengan baik sih Valen dan Sridevi. Burhan suka dengan Sridevi gitu. Ya Burhan menjalankan usaha dealer mobil gitu. Burhan dekat dengan kedua orang tua Sridevi gitu. Kedekatan Sridevi dengan Valen, ya Burhan tidak suka gitu. Ya Burhan berusaha dengan baik sih untuk menjauhkan Sridevi dari Valen, ya dengan tujuannya sih Burhan jadian dengan Sridevi. Seberapa keras Burhan untuk bersama Sridevi, ya Sridevi yang suka dengan Valen tetap saja Sridevi dekat sama Valen. Ya Valen dan Sridevi jadian dengan baik karena keduanya saling cinta gitu. Burhan akhirnya menyerah sih karena tidak bisa bersama Sridevi karena Valen gitu. Valen yang membuat komik dengan baik, ya komik di simpan dengan baik di kamar gitu. Valen kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi gitu. Ya Valen berteman baik sih dengan Tono. Ya Tono rumahnya tidak jauh dari rumahnya paman Aslan. Tono tinggal bersama dengan kedua orang tuanya gitu. Fattan dan Khanza adalah orang tuanya Tono. Fattan menjalankan usaha toko mainan gitu. Tono kerjaannya tukang ojek online gitu. Hasil dari kerjaan tukang ojek online di syukurin dengan baik sama Tono. Ya hoby Tono memang suka membaca buku komik Mandala dan komik Si Rawing. Pendapat baiknya Tono sih tentang komik Mandala dan komik Si Rawing, ya ceritanya...bagus, gambarnya bagus, dan juga karakter tokoh-tokohnya...bagus gitu. Tono memang bisa menggambar sih, ya jadi Tono menyalurkan menggambarnya dengan membuat komik. Ya komik yang di buat Tono bercerita tentang Tono yang jago bela diri karena belajar dari guru Andhika, ya Tono berjalan di jalan baik sih menolong orang-orang yang mengalami kesulitan karena kejahatan yang di lakukan para penjahat gitu. Ya para penjahat ada yang mati di pedangnya Tono dan ada juga yang kabur gitu. Tono menjalin kisah cinta sama Aurel gitu. Kenzo dan Mutiara adalah orang tuanya Aurel. Kenzo tidak suka Aurel menjalin kisah cinta sama Tono gitu. Ya Kenzo pemimpin para penjahat gitu. Tono memang mengalahkan semua anak buah Kenzo gitu. Tono dan Kenzo berhadapan sih, ya jadinya bertarung gitu. Tono mengalahkan Kenzo gitu. Ya Aurel menghalangi Tono yang mau membunuh Kenzo karena Kenzo telah banyak melakukan kejahatan gitu. Kenzo tobat jadi baik sih karena Aurel gitu. Tono dan Aurel menjalin kisah cinta dengan baik, ya keduanya menikah gitu. Komik yang di buat Tono, ya di simpan dengan baik di kamar gitu. Valen dan Tono yang berteman baik, ya keduanya biasa sih ngobrol di depan rumah Tono sambil main catur, minum kopi, dan makan singkong rebus gitu. Yang di obrolin Valen dan Tono tentang musik dan sepak bola berdasarkan berita Tv. Keinginan Valen dan Tono sih, ya ingin ngobrol dengan Menteri Pertahanan tentang kinerja Kementerian Perdagangan berkaitan dengan baik pertumbuhan ekonomi dan keamanan nasional gitu. Obrolan Valen dan Tono sekedar obrolan saja sih, ya seperti obrolan orang-orang yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Valen menjalankan dengan baik kerjaan sopir mobil Taxi dan Tono menjalankan dengan baik tukang ojek online gitu. Valen yang berteman baik sama Mila, ya Valen suka dengan Mila. Ya Mila memang cantik dan perilakunya baik jadi Mila di sukai sama cowok yang bernama Robi. Ya Robi kerjaannya pengacara gitu. Hubungan pertemanan Robi dan Mila baik sih. Robi yang benar-benar suka dengan Mila, ya Robi ingin jadian dengan Mila gitu. Valen yang suka dengan Mila, ya Valen tahu bahwa Mila di sukai Robi jadi Valen bersaing sih dengan Robi....urusan Mila gitu. Tono sekarang ini dekat dengan cewek yang bernama Melati. Ya Melati anaknya Afan dan Sridevi. Afan kerjaannya guru SMP. Melati kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta. Memang rumah Melati tidak jauh dari rumah Tono gitu. Tono yang suka dengan Melati, ya Tono berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Melati gitu. Ya Tono yang berusaha dengan baik untuk kerja di perusahaan, ya Tono berhasil kerja di perusahaan PT. CAHAYA. Pemilik perusahaan PT. CAHAYA adalah Arbil. Rumah tangga yang di jalankan Arbil dan Melly baik sih. Aqeella adalah anaknya Arbil dan Melly gitu. Aqella menjalankan sekolah SMA yang ada di Jakarta gitu. Tono kerja dengan baik di perusahaan, ya Tono tidak kerja tukang ojek online gitu. Valen senang sih Tono kerja dengan baik di perusahaan PT. CAHAYA gitu. Tono memang sibuk sih kerja di perusahaan gitu. Urusan Tono dengan Melati, ya Tono yang suka dengan Melati jadinya Tono berhasil jadian sama Melati karena Melati suka Tono. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Tono dan Melati. Valen senang sih dengan kisah cinta Tono dan Melati. Valen yang bersaing dengan Robi urusan Mila. Usaha Valen berhasil jadian sama Mila, ya karena Mila suka sama Valen. Robi yang tidak jadian sama Mila, ya tidak masalah sih. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Valen dan Mila gitu. Tono senang sih Valen menjalankan kisah cinta dengan Mila gitu. Robi jadian dengan cewek yang bernama April. Ya April kerjaannya model gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Mila senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan Robi dan April gitu. Valen tetap kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Valen dan Mila baik. Ketika di hari ulang tahun Mila, ya Valen memberikan hadiah lukisan yang di sukai Valen. Mila senang dapat hadiah lukisan dari Valen, ya lukisan yang gambarnya Mila gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Pertemanan yang baik tokoh Valen dan tokoh Tono," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Kisah cinta tokoh Valen dan tokoh Mila," kata Eko.
"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Judul ceritanya...Budi?" kata Eko.
"Ya judul ceritanya....Lukisan Cantik," kata Budi.
"Ya judul yang bagus sih....Lukisan Cantik," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Tokoh Valen yang menyukai tokoh Mila, ya tokoh Valen melukis dengan baik tokoh Mila," kata Eko.
"Ya tokoh Mila suka lukisan tokoh Valen, ya lukisan yang gambar tokoh Mila," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Budi dan Eko tetap asik main permainan kartu Remi gitu.