CAMPUR ADUK

Wednesday, June 24, 2026

DHANAK

Malam hari. Bulan bersinar dengan baik di langit. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...Komedi di chenel TRANS7, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus sambil minum kopi dan makan keripik talas.

Isi cerita yang di baca Budi :

Setiap pagi, perjalanan panjang Pari dan Chotu ke sekolah diawali dengan lemparan koin di luar gubuk mereka. Pemenangnya akan menentukan apakah cerita yang akan diceritakan dalam perjalanan ke sekolah hari itu adalah tentang cerita Shah Rukh Khan atau film Salman Khan. Kedua bersaudara itu bersaing dalam hal cinta mereka terhadap kedua bintang tersebut. Pari sangat mengagumi Shah Rukh dan Chotu sangat memuja Salman Khan (bahkan sampai mengenakan replika gelang perak khas sang bintang dengan batu biru).

Pari yang berusia sepuluh tahun memegang tangan adik laki-lakinya yang berusia delapan tahun selama perjalanan ke sekolah dan kembali. Dia bukan hanya teman dan saudara perempuannya, tetapi juga pemandunya, karena Chotu memiliki gangguan penglihatan. Dengan hanya beberapa bulan lagi sebelum Chotu berusia sembilan tahun, Pari merasa tertekan untuk memenuhi janjinya kepada adiknya - bahwa penglihatannya akan pulih sebelum ulang tahunnya yang kesembilan.

Dia menemukan sedikit harapan saat dia melihat poster Shah Rukh Khan (SRK) yang menganjurkan sumbangan mata. Dia mulai menulis surat kepadanya yang ditujukan ke rumahnya, Mannat, di Mumbai, yang tidak dijawab. Akhirnya, mereka menyadari bahwa dia tidak berada di Mumbai, tetapi di sebuah desa di Rajasthan untuk syuting film yang menggambarkan seorang Pangeran Rajput. Yakin bahwa pertemuan dengan SRK adalah satu-satunya yang diperlukan untuk mengembalikan penglihatan Chotu, anak-anak berangkat sendirian dalam perjalanan sejauh 300 km melintasi medan yang menantang.

***

Budi selesai baca cerpen yang cerita menarik dan bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum kopi dan makan keripik talas. Eko datang ke rumah Budi, ya motor di parkirkan dengan baik di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi gitu.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan Digimon Adventure saja Budi!" kata Eko.

"Oke. Main permainan Digimon Adventure!" kata Budi.

Budi mengambil permainan dari bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Digimon Adventure dengan baik gitu. 

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi. 

"Budi mau cerita toh!" kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Silakan Budi bercerita dengan baik gitu!" kata Eko. 

"Begini ceritanya," kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Valen tinggal dengan baik di Jakarta, ya tinggal di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Trian. Rumah tangga yang di jalankan Trian dan Adila baik sih. Davina dan Jihan adalah anaknya Trian dan Adila. Davina menjalankan kuliah di Universitas yang ada di Jakarta. Jihan menjalankan sekolah SMA yang ada di Jakarta gitu. Sena yang kerja di perusahaan PT. SEJAHTERA. Pemilik perusahaan PT. SEJAHTERA adalah Dimitri. Rumah tangga yang di jalankan Dimitri dan Diandra baik gitu. Sena anaknya Fattan dan Khanza. Ya Fattan menjalankan dengan baik usaha toko elektronik gitu. Hoby Sena memang membaca buku komik A Tale of  Two Sisters, komik Uchuu Keiji Sharivan, komik Damarwulan, dan komik Dongkrak Antik. Pendapat baik Sena tentang komik A Tale of  Two Sisters, komik Uchuu Keiji Sharivan, komik Damarwulan, dan komik Dongkrak Antik, ya ceritanya bagus, gambar bagus, dan karakter tokoh-tokohnya juga bagus gitu. Sena memang berpacaran dengan baik sih sama Davina. Jihan memang mengerti keadaan sih bahwa Sena pacarnya Davina. Jihan suka sih dengan Sena karena Sena ganteng dan baik sih perilakunya gitu dan ada keinginan Jihan sih.....Sena jadi pacarnya Jihan gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Sena dan Davina sih baik sih, ya kedua merencanakan menikah gitu. Valen memang berteman baik sih sama Davina dan Jihan gitu. Ya Valen kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi gitu. Hasil kerja sopir mobil Taxi di syukurin dengan baik sih sama Valen gitu. Orang tua Valen memang di Palembang. Rangga dan Cinta adalah orang tuanya Valen. Di Palembang, ya Rangga menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Memang sih Valen sering menelpon kedua orang tuanya gitu. Valen senang sih keadaan kedua orang tuanya di Palembang...baik-baik saja. Kedua orang tua Valen senang sih Valen...baik-baik saja di Jakarta gitu. Ya Valen berteman baik sih dengan Robi. Rumah Robi tidak jauh dari rumah kontrakan Valen. Ya Robi tinggal sendiri sih, ya kedua orang tua Robi telah lama meninggal gitu. Toto dan Anggi adalah orang tuanya Robi gitu. Robi kerjaannya sih sopir mobil angkot gitu. Pemilik mobil angkot adalah Rakha. Ya Rakha menjalankan dengan baik sih rumah tangga dengan Mutiara gitu. Robi kerja dengan baik sopir mobil angkot, ya Robi setoran dengan baik sih sama Rakha gitu. Stevani anaknya Rakha dan Mutiara. Ya Stevani menjalankan sekolah SMP gitu. Hasil kerja sopir mobil angkot di syukurin dengan baik sama Robi gitu. Robi memang berteman sih dengan Stevani. Valen yang berteman dengan Robi, ya keduanya biasa ngobrol dengan baik sih di depan rumah Robi sambil main catur, minum kopi, dan makan sinngkong rebus. Yang di obrolin Valen dan Robi sih tentang sepak bola yang di tayangkan di Tv gitu. Keinginan Valen dan Robi sih, ya ngobrol dengan Menteri Pertahanan tentang kinerja guru dari tingkat TK sampai SMA dan juga dosen Universitas ini dan itu yang ada di Sumatra Utara berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi dan keamanan gitu. Memang sih obrolan Valen dan Robi sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Valen dan Robi yang suka dengan musik dangdut, ya keduanya memang biasa sih ke acara musik dangdut ini dan itu....termasuk sih DMD Panggung Rezeki yang di tayangkan di chenel TV MNCTV gitu. Pendapat baik Valen dan Robi tentang acara musik dangdut ini dan itu sih....bagus gitu. Valen menjalankan dengan baik kerjaan sopir mobil Taxi dan Robi menjalankan dengan baik sih sopir mobil angkot gitu. Mila anaknya Gibran dan Adara. Gibran memang keadaannya sakit-sakitan gitu. Adara merawat dengan baik sih Gibran gitu. Mila kerja dengan baik sih di kafe gitu. Pemilik kafe adalah Irsyad dan Reina. Memang sih Irsyad dan Reina....suami istri gitu. Mila berpacaran dengan cowok yang bernama Dhika. Ya Dhika memang kaya sih karena orang tuanya memang kaya gitu. Alvaro dan Sandra adalah orang tuanya Dhika. Alvaro pemilik perusahaan PT. JAYA. Dhika kerja dengan baik sih di perusahaan PT. JAYA gitu. Memang sih orang tua Dhika tidak suka dengan Mila. Ya Mila memang bersabar dengan baik sih menghadapi orang tua Dhika yang tidak suka dengan Mila, ya Mila bertahan karena Dhika cinta sama Mila gitu. Valen memang berteman dengan Mila. Rumah Mila memang tidak jauh dari rumah kontrakan Valen gitu. Ayahnya Mila yang keadaannya sakit-sakitan sih, ya inginnya sih Mila segera menikah gitu. Mila tidak mau di jodohkan gitu, ya jadi Mila memang punya pacar sih jadi ingin memperkenalkan pacarnya sama orang tuanya. Ya Orang tua Mila ingin bertemu dengan pacarnya Mila gitu. Dhika memang di jodohkan sama orang tuanya dengan cewek yang bernama Keyla gitu. Ya Keyla anaknya Fattah dan Aqella. Ya Fattah pemilik hotel ANDROMEDA gitu. Keyla kerja dengan baik sih di hotel ANDROMEDA gitu. Mila berusaha dengan baik menemui Dhika di kantor. Mila bertemu dengan Ayahnya Dhika jadi Ayahnya Dhika memberitahukan Mila bahwa Dhika di jodohkan dengan Keyla dan hubungan Mila dan Dhika harus putus gitu. Mila mengerti keadan sih, ya jadi Mila meninggalkan kantor gitu. Mila memang bertemu Valen di jalan gitu. Mila menceritakan dengan baik keadaanya sih bahwa orang tuanya ingin bertemu dengan pacarnya bernama Dhika tapi Dhika di jodohkan sama Keyla gitu. Mila memang tidak di sukai sama orang tua Dhika sih. Ya Mila dan Valen membuat kesepakatan sih untuk Valen jadi pacar bohongan Mila gitu. Valen dan Mila menemui dengan baik orang tua Mila di rumahnya. Orang tua Mila suka dengan Valen, ya jadinya Valen dan Mila di rencanakan segera menikah gitu. Valen dan Robi yang biasa ngobrol di depan rumah Robi sih. Valen bercerita dengan baik sih sama Robi tentang Valen terjebak keadaan karena jadi pacaran bohongan Mila...malah Valen dan Mila di rencanakan menikah segera gitu. Robi tidak bisa nolong Valen yang terjebak keadaan sih Valen di rencanakan menikah segera dengan Mila gitu. Dhika memang masih mencintai dengan baik Mila. Dhika memang mengetahui dengan baik sih bahwa Mila ada rencana menikah segera dengan Valen gitu. Dhika dan Valen bertemu di jalan dan bertarung sih gitu. Valen yang belajar ilmu silat dengan baik sama guru Andre di Palembang gitu. Valen bisa mengalahkan Dhika. Ya Dhika kesal sih di kalahkan Valen gitu. Mila memang masih cinta sama Dhika. Mila memang memberitahukan Dhika bahwa Mila pacaran bohongan dengan Valen, ya karena keadaan saja sih jadinya Mila dan Valen di rencanakan menikah segera gitu. Dhika ingin memperjuangkan Mila sih karena Dhika cinta sama Mila, ya tetap sih Mila tidak di sukai dengan baik sama orang tua Dhika gitu. Dhika jadinya putus sih dengan Mila karena Dhika tidak bisa membatah sih maunya orang tua Dhika karena Dhika tidak mau jadi anak durhaka gitu. Dhika perjodohan dengan Keyla berhasil, ya jadi segera menikah gitu. Cerita memang di buat dengan baik sih, ya Mila dan Valen menikah gitu. Memang sih orang tua Valen hadir di pernikahannya Valen dan Mila gitu. Robi senang sih dengan pernikahan Valen dan Mila gitu. Mila memang tinggal di rumah kontrakan Valen karena sudah jadi istri Valen gitu. Orang tua Valen kembali sih ke Palembang gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Valen dan Mila, ya keduanya ternyata saling suka gitu. Ya Mila di perbolehkan Valen sih kerja di kafe gitu. Valen dan Robi tetap sih ngobrol dengan baik di depan rumahnya Robi sih. Yang di obrolin Valen dan Robi sih tentang film, musik, dan sepak bola yang di tayangkan di Tv gitu. Keinginan Valen dan Robi sih ingin ngobrol dengan baik sih sama Wakil Presiden Indonesia tentang kinerja Gubernur, Bupati, dan Walikota di Sulawesi Utara berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan keamanan gitu. Memang sih obrolan Valen dan Robi sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Valen menjalankan dengan baik kerjaan sopir mobil Taxi dan Robi menjalankan dengan baik sih sopir mobil angkot gitu. Robi memang berteman baik sih sama April. Ya April anaknya Desta dan Bunga. Desta kerjaannya sih bangunan rumah gitu. April kerjaannya jualan rujak gitu. Ya April pernah gagal menikah sih dengan Itab karena Itab memilih menikah dengan Cantika gitu. Ya Cantika kaya sih, ya menjalankan usaha dealer mobil gitu. Itab kerjaannya sih usaha bengkel motor gitu. April telah melupakan dengan baik Itab gitu. Robi yang berteman baik sama April, ya Robi suka sih dengan April gitu dan keinginan Robi sih jadian dengan April gitu. Valen dan Robi yang berusaha dengan baik, ya keduanya berhasil kerja di perusahaan PT. CAKRA gitu. Pemilik perusahaan PT. CAKRA adalah Jhon. Ya Jhon menjalankan dengan baik sih rumah tangganya dengan Zahra gitu. Valen kerja dengan baik di perusahaan, ya Valen tidak kerja sopir mobil Taxi. Robi kerja dengan baik di perusahaan, ya Robi tidak kerja sopir mobil angkot gitu. Rakha memang senang sih Robi kerja di perusahaan PT. CAKRA. Ya Rakha menjalankan dengan baik sih kerjaan sopir mobil angkot gitu. Mila senang sih Valen kerja di perusahaan PT. CAKRA gitu. Valen yang kerja di perusahaan dengan baik, ya Valen gajinya cukup sih untuk hidup bersama Mila jadi Mila bisa berhenti kerja di kafe gitu. Mila biasa bekerja, ya jadi Mila tetap kerja di kafe gitu. Valen mengikuti saja maunya Mila yang tetap kerja di kafe gitu. Cerita di buat dengan baik sih Robi jadian dengan April. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Valen dan Mila senang sih dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko. 

"Sekedar cerita saja!" kata Budi. 

"Pertemanan yang baik tokoh Valen dan tokoh Robi," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Kisah cinta tokoh Valen dan tokoh Robi," kata Eko.

"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi dan Eko tetap asik main permainan Digimon Adventure gitu.

PHATA POSTER NIKHLA HERO

Malam hari. Bintang berkelap-kelip di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....Lawak di chenel TRANS7, ya seperti biasa sih....Budi duduk santai di depan rumahnya sedang baca cerpen yang cerita menarik, ya sambil menikmati minum kopi dan makan keripik talas. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Savitri Rao, seorang janda, berharap putra tunggalnya, Wishwa, tumbuh menjadi Inspektur yang pemberani. Tapi Vishwas ingin menjadi aktor. Berpakaian sebagai Inspektur Polisi untuk pemotretan, ia bertemu pekerja sosial Kajal saat mengejar mobil. Kajal salah mengira dia sebagai inspektur dan berterima kasih padanya karena membantunya menangkap preman, sementara Vishwas ikut bermain. Dia keliru diterbitkan di surat kabar sebagai Inspektur, yang dilihat Savitri. Dia tiba di Mumbai untuk melihat mimpinya menjadi kenyataan, dan keadaan membuat Vishwa melakukan kebohongannya tidak hanya kepada Kajal, tetapi juga kepada ibunya.

Saat syuting untuk sebuah film, ibu Vishwas menemukan bahwa dia bukan seorang inspektur. Dia pingsan dan dirawat di rumah sakit, di mana dokter mengatakan kepadanya bahwa dia perlu dioperasi dan jumlah yang dibutuhkan adalah1 juta. Dia setuju untuk bekerja untuk Gundappa (bos dari preman yang ditangkap Vishwa dan Kajal) untuk uang di mana dia perlu membawa CD untuk mereka. Saat melarikan diri setelah mendapatkan CD dia ditangkap oleh polisi dan secara tidak sengaja menembak dua petugas polisi. Karena dia sekarang adalah seorang pembunuh, dia tidak punya pilihan selain bergabung dengan geng Gundappa. 

Sementara itu, Kajal, yang mendapat kesan bahwa Vishwa telah menjadi jahat, bersama dengan beberapa pria berencana untuk menyelamatkannya dari melakukan kejahatan apa pun. Jadi mereka pergi ke sarang geng dan memberi tahu Gundappa yang bodoh bahwa dia datang untuk menikahi Vishwa. Sehingga menimbulkan kebingungan sehingga Gundappa meninggalkan Wiswas. Di sisi lain, Komisaris Gabungan (yang juga diculik) memberi tahu Savitri bahwa Vishwas sebenarnya tidak melakukan kejahatan apa pun tetapi bekerja untuk polisi. Kajal mengetahui ini dari Savitri nanti dan pergi untuk meminta maaf kepada Vishwas karena salah paham dengannya. Tidak tahu bahwa mereka sedang diawasi di CCTV, dia meminta maaf kepada Vishwa dan membocorkan rincian rencananya. Entah bagaimana, Vishwa dan teman-temannya bisa melarikan diri. 

Tapi ibunya dan Kajal dipegang oleh Napoleon (Don pamungkas, bos Gundappa). Setelah melawan preman, Vishwas menyerahkan Napoleon (yang diturunkan menjadi ayahnya sendiri) ke polisi dan memberitahu semua orang bahwa dia akan menjadi seorang perwira polisi karena mereka adalah pahlawan kehidupan nyata. Dia melakukan semua tindakan film sebagai petugas polisi palsu dan sekarang ingin menjadi polisi sejati. Impian ibunya akhirnya tercapai. Tapi ibunya dan Kajal dipegang oleh Napoleon (Don pamungkas, bos Gundappa). Setelah melawan preman, Vishwas menyerahkan Napoleon (yang diturunkan menjadi ayahnya sendiri) ke polisi dan memberitahu semua orang bahwa dia akan menjadi seorang perwira polisi karena mereka adalah pahlawan kehidupan nyata. 

Dia melakukan semua tindakan film sebagai petugas polisi palsu dan sekarang ingin menjadi polisi sejati. Impian ibunya akhirnya tercapai. Tapi ibunya dan Kajal dipegang oleh Napoleon (Don pamungkas, bos Gundappa). Setelah melawan preman, Vishwas menyerahkan Napoleon (yang diturunkan menjadi ayahnya sendiri) ke polisi dan memberitahu semua orang bahwa dia akan menjadi seorang perwira polisi karena mereka adalah pahlawan kehidupan nyata. Dia melakukan semua tindakan film sebagai petugas polisi palsu dan sekarang ingin menjadi polisi sejati. Impian ibunya akhirnya tercapai.

***

Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati dengan baik sih minum kopi dan makan keripik talas. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik sih motornya di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.

"Hidup ini," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Kritik," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Kritikan kita....ke polisi dan tentara....tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Ya tetap sama sih Eko....kritikan kita ke polisi dan tentara!" kata Budi.

"Putih dan Hitam," kata Eko.

"Ya Putih dan Hitam," kata Budi.

"Putih, ya polisi dan tentara menjalankan dengan baik peraturan ini dan itu dengan tujuan ini dan itu. Hitam, ya polisi dan tentara melanggar peraturan ini dan itu dengan tujuannya ini dan itu," kata Eko.

"Ya penjelasan Eko tentang Putih dan Hitam," kata Budi.

"Jika polisi dan tentara melakukan kesalahan, ya harus di hukum dengan baik gitu!" kata Eko.

"Bener sih omongan Eko!" kata Budi.

"Ya di berita di Tv saja...menceritakan dengan baik sih tentang polisi dan tentara yang melakukan kesalahan jadi di proses dengan baik hukumannya," kata Eko.

"Nama juga berita Tv....memang menceritakan dengan baik tentang polisi dan tentara yang melakukan kesalahan jadi di proses dengan baik hukumannya!" kata Budi.

"Sekedar obrolan lulusan SMA kan Budi?" kata Eko.

"Memang sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Kritikan ke orang-orang pemerintahan yang kerja di dinas ini dan itu...tetap sih Putih dan Hitam," kata Eko.

"Aku sependapat dengan Eko tentang kritikan ke orang-orang yang kerja di dinas ini da itu....tetap Putih dan Hitam!" kata Budi.

"Orang-orang pemerintahan yang kerja di dinas ini dan itu yang melanggar peraturan harus di hukum dengan baik!" kata Eko.

"Aku setuju dengan omongan Eko!" kata Budi.

"Demokrasi negeri ini," kata Eko.

"Ya Demokrasi negeri ini," kata Budi.

"Aku sebagai rakyat kecil menggunakan dengan baik hak rakyat untuk menyuarakan dengan baik kebebasan berpendapat dengan cara mengkritik kinerja orang-orang pemerintahan!" kata Eko.

"Ya aku sama dengan Eko sih....menggunakan dengan baik sih hak rakyat kecil menyuarakan dengan baik kebebasan berpendapat dengan cara mengkritik kinerja orang-orang pemerintahan!" kata Budi.

"Hidup....Demokrasi!" kata Eko.

"Hidup...Domokrasi!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Ya aku memahami dengan baik ilmu agama jadi berjalan di jalan yang baik demi kebaikkan diri, keluarga dan orang lain," kata Eko.

"Ya aku juga sih memahami dengan baik ilmu agama jadi berjalan di jalan yang baik demi kebaikkan diri, keluarga, dan orang lain," kata Budi.

"Aku tetap mengikuti peraturan yang ada demi kebaikan aku," kata Eko.

"Ya aku juga sih....mengikuti dengan baik sih peraturan yang ada demi kebaikan aku," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan Ular Tangga saja Budi!" kata Eko.

"Oke....main permainan Ular Tangga saja!" kata Budi.

Budi mengambil permainan Ular Tangga di bawah meja, ya permainan Ular Tangga di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Ular Tangga dengan baik gitu.

"Pendapat aku dan Budi....di lindungin dengan baik sama Undang-Undang yang ada di negeri ini," kata Eko.

"Benerlah omongan Eko!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko, ya asik sih main permainan Ular Tangga gitu.

"Ngomongin acara Tv," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Acara Tv DMD Panggung Rezeki.....bagus kan Eko?" kata Budi.

"Yaaa memang sih Budi....acara Tv DMD Panggung Rezeki....bagus sih!" kata Eko.

"Menghibur penonton di rumah," kata Budi.

"Ya memang menghibur penonton di rumah!" kata Eko.

"Suasana keadaan happy-happy!!!" kata Budi.

"Omongan Budi benar lah!" kata Eko.

"Emmmm," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

Eko dan Budi tetap asik sih main permainan Ular Tangga gitu.

CAMPUR ADUK

COLLAR PARTY

Malam hari. Bulan bersinar dengan baik di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....DA8...di chenel INDOSIAR, ya seperti bia...

CAMPUR ADUK