Malam hari yang gelap, ya bintang berkelap-kelip di langit dan bulan bersinar dengan baik di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus.....seni dan kebudayaan suku Kluet di chenel TVRI, ya Budi duduk santai sih di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus....sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu.
Isi cerita yang di baca Budi :
Neha, seorang wanita yang sudah menikah memiliki seorang putri, Rhea yang sangat ia cintai. Pada hari pertama Rhea masuk sekolah, Neha diserang oleh pria bertopeng. Ia mengajukan pengaduan ke polisi, mengatakan bahwa pria-pria itu telah membawa Rhea pergi. Polisi melakukan penyelidikan tetapi tidak menemukan apa pun. Tanpa gentar oleh hal ini, Neha mencari bantuan dari mantan pacarnya Ranveer "Ronnie" Pratap Singh, seorang prajurit Para SF Angkatan Darat India. Di masa lalu, Ronnie bertemu Neha selama masa kuliah mereka dan jatuh cinta padanya pada pandangan pertama. Setelah beberapa waktu, ia juga jatuh cinta pada Ronnie. Keduanya memutuskan untuk menikah. Namun, ayahnya Mahendra didiagnosis menderita kanker dan sebelum meninggal, meminta Neha untuk menikah dengan Shekhar, seorang pengusaha kaya. Karena ingin memenuhi permintaan terakhir Mahendra, Neha dengan berlinang air mata memutuskan hubungan dengan Ronnie. Di masa sekarang, Ronnie bertemu dengan Neha yang ketakutan dan setuju untuk membantunya. Ronnie masih mencintai Neha tetapi menyadari fakta bahwa Neha telah menikah. Mereka tiba di kantor polisi tempat FIR. Penulis, Inspektur Sharad bersikap tidak baik kepada Neha. Ronnie memukulinya sebagai balasan, tindakan yang membuatnya ditangkap, tetapi ia segera dibebaskan atas permintaan dari DIG Ajay, teman seangkatan komandan Ronnie, Kolonel Ranjit.
Ronnie dipanggil kembali ke markas oleh Ranjit, tetapi berubah pikiran saat bepergian dengan agen lokal yang cacat fisik, Usman, yang bantuannya telah dicarinya, dan pergi ke sekolah Rhea. Kepala sekolah membantah adanya insiden penculikan di sekitar lingkungan sekolah. Ronnie bertemu dengan saudara laki-laki Shekhar, Sunny, seorang pecandu narkoba dan mengikutinya ke sebuah gedung tempat dia mengetahui Usman terlibat dalam perdagangan narkoba. Dalam prosesnya, Ronnie bertarung dan mengalahkan kedua orang itu. Dia bertanya kepada Usman tentang Rhea, tetapi Usman tampaknya tidak tahu apa-apa. Sementara itu, Komisaris Polisi Loha Singh Dhull (LSD) ditugaskan untuk menangani kasus tersebut. Shekhar bertemu dan memberi tahu Ronnie bahwa Neha didiagnosis dengan gangguan stres pascatrauma dan mulai berhalusinasi tentang memiliki seorang putri, Rhea, sambil juga menambahkan bahwa dia tidak memiliki seorang putri. Ronnie memeriksa rekaman CCTV dan tidak menemukan orang lain selain Neha di dalam mobil. Dia dengan marah berteriak pada Neha, yang memintanya untuk pergi. Saat hendak pergi, dia melihat ukuran tinggi di dinding yang menunjukkan bahwa Rhea bisa jadi adalah anak sungguhan dan mulai meragukan dirinya sendiri, tetapi sepersekian detik terlambat karena Neha melompat dari panggangan dan bunuh diri, yaaa merasa tidak berdaya karena tidak ada yang mempercayainya.
Akhirnya, Usman mengaku telah melihat Rhea ketika ia mengunjungi Ronnie di sebuah hotel—ia memanggil Sunny untuk mengantarkan narkoba ketika ia melihat anak buahnya membawa Rhea yang ditutup matanya ke sebuah sarang; ia membayar Usman untuk tetap bungkam. Mereka pergi ke sebuah bar; Ronnie mengejar Sunny tetapi LSD menangkap Ronnie, yang dimintanya untuk menunggu di hotel. Polisi menginterogasi Sunny, tetapi Ajay menembaknya hingga tewas dalam momen yang memanas. Ronnie mengatakan ia memiliki bukti bahwa Rhea masih hidup, dan meminta Usman untuk bertemu Ajay dan LSD. Ajay membawa Ronnie ke rumahnya, memberi tahu bahwa ia kehilangan keluarganya dalam sebuah kecelakaan. Pada saat yang sama, dua penyerang memukuli Usman dengan brutal. Ronnie datang ke sana, menemukan Usman berdarah dan melawan kedua penyerang itu. Usman meninggal karena luka-lukanya. Ronnie mengambil telepon seorang penyerang, dan melihat foto dirinya yang diambil di rumah Ajay, mengetahui bahwa Ajay adalah dalang. Dia pergi ke markas militernya, melawan banyak penjahat di hutan sendirian, dan menghancurkan helikopter sambil berdarah-darah. Ronnie membunuh seseorang yang bertindak sebagai ayah Rhea, tetapi ditembak oleh Ajay, yang mengungkapkan bahwa Shekhar bertanggung jawab atas penculikan Rhea. Shekhar membakar semua foto dan mainan Rhea. Ronnie memukuli Ajay dengan brutal tetapi ketika Ajay hendak membunuh Ronnie, LSD menembak mati Ajay. Ronnie melihat Rhea sebelum pingsan. LSD menjelaskan Shekhar mandul, yang menggerakkannya untuk mengambil langkah drastis ini, menyiratkan bahwa Rhea adalah putri Ronnie. Ronnie ingat ketika Neha mengatakan kepadanya bahwa dia harus menikahi Shekhar, dia dan Neha akhirnya bercinta. Pada akhirnya, Ronnie membawa Rhea ke rumahnya dan membayangkan Neha tersenyum padanya, tersenyum kembali.
***
Budi selesai membaca cerpen menarik dan bagus gitu, ya buku di tutup dengan baik dan buku di taruh di bawah meja gitu.
“Emmm,” kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik sih motor Eko di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu.
“Emmm,” kata Budi.
“Main permainan Ular Tangga saja Budi!!!!!” kata Eko.
“Oke…main permainan Ular Tangga !!!!!” kata Budi.
Budi mengambil permainan Ular Tangga di bawah meja, ya permainan Ular Tangga di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Ular Tangga dengan baik gitu.
“Emmm,” kata Eko.
“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.
“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.
“Begini ceritanya!!!” kata Budi.
“Emmm,” kata Eko.
“Rahsya dan Naura menjalankan dengan baik rumah tangganya, ya anak dua sih. Anak pertama Rahsya dan Naura adalah Irshad. Anak keduanya Rahsya dan Naura adalah Adara. Irshad tidak tinggal di Batam, ya Irshad tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Memang sih Irshad di Jakarta tinggal dengan baik di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Rangga dan Cinta. Rumah tangga yang di jalankan Rangga dan Cinta baik sih, ya bahagia dengan anak bernama Jennie gitu. Ya Jennie menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta. Memang sih Jennie berpacaran dengan cowok yang bernama Jack gitu. Ya Jack kerjaannya pengacara gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Jack dan Jennie baik, ya keduanya ada sih rencana menikah gitu. Irshad yang tinggal dengan baik di Jakarta di rumah kontrakan, ya memang Irshad kerja dengan baik sih di perusahaan PT. ANDROMEDA gitu. Pemilik perusahaan PT. ANDROMEDA adalah Safira gitu. Safira memang punya suami yang bernama Fattah. Ya Fattah awalnya cuma karyawan di perusahaan PT. ANDROMEDA gitu. Fattah kerja bagus dan baik perilakunya gitu, ya Safira suka dengan Fattah jadinya Fattah dan Safira jadian dengan baik sampai menikah gitu. Rumah tangga yang di jalankan Fattah dan Safira memang baik sampai sekarang gitu karena dasar cinta dengan baik gitu, ya bahagia dengan anak bernama Aqella gitu. Aqella menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Fattah menjalankan perusahaan PT. ANDROMEDA dengan baik gitu, ya jadi bos yang baik gitu. Rahsya, Naura, Adara senang sih dengan Irshad yang tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Rahsya menjalankan dengan baik usaha bengkel mobil gitu, ya Naura membantu dengan baik sih usaha bengkel mobil yang di jalankan dengan baik Rahsya gitu bagian kerjaan Naura…keuangan gitu. Adara menjalankan sekolah SMP dengan baik yang ada di Batam gitu. Irshad yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Irshad berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Dika gitu. Dika anaknya Gunawan dan Rara gitu. Gunawan menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Pertemanan yang baik Irshad dan Dika, ya keduanya jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Ya memang sih Irshad dan Dika…menonton sepak bola di stadion Gelora Bung Karno, ya pendapat baik Irshad dan Dika tentang pertandingan sepak bola…bagus gitu, ya kalau pendapat orang lain….urusan orang tersebut berpendapat yang ini dan itu tentang pertandingan sepak bola jadi adanya kebebasan berpendapat yang baik yang ada di Indonesia dengan cara langsung mengemukan pendapat atau secara maya di jaringan internet gitu. Irshad dan Dika memang nonton juga sih konser musik ini dan itu. Nama juga Irshad dan Dika cowok yang normal gitu hal wajar sih suka dengan artis cantik dalam negeri dan luar negeri gitu. Irshad dan Dika suka dengan artis cowok….sekedar saja gitu. Ya memang sih dunia ini….ada yang biasa-biasa saja dan ada yang luar biasa sih urusan suka dengan artis cowok dalam negeri maupun luar negeri gitu. Tempat favoritnya Irshad dan Dika adalah kafe gitu. Pemilik kafe adalah Selfi dan Randa. Memang sih Randa dan Selfi…suami istri gitu. Di kafe, ya Irshad dan Dika ngobrol dengan baik sih tentang golongan Kristen yang banyak banget gitu sampai-sampai tidak tahu mana yang benar gitu. Hidup ini antara baik dan buruk perilaku manusia. Pertengkaran antara manusia bisa saja hasutan dari Setan gitu. Jika umat Islam di uji dari manusia-manusia buruk karena hasutan Setan, ya jadinya perang gitu….maka yang akan menolong sih umat Kristen yang bener sih yang sesuai dengan perjanjian dengan baik mengikuti Nabi Isa gitu. Begitu juga jika umat Kristen di uji dari manusia-manusia yang buruk karena hasutan Setan, ya jadinya perang gitu….maka yang akan menolong sih umat Islam gitu. Pendapat Irshad dan Dika di kafe tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Keinginan Irshad dan Dika ingin ngobrol dengan baik sama Wakil Gubernur Jakarta tentang Politik Bilateral Indonesia dan Palestina gitu. Memang sih obrolan Irshad dan Dika di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Irshad dan Dika memang kerja dengan baik di perusahaan gitu. Dika sekarang ini sedang dekat sih dengan cewek yang bernama Jasmine gitu. Pertemuan pertama Dika dan Jasmine di kafe gitu. Jasmine anaknya Hari dan Rani gitu. Hari menjalankan usaha toko mainan gitu. Jasmine kerjanya wartawati surat kabar Suara Rakyat gitu. Memang sih Jasmine banyak membuat artikel sih, ya salah satu artikel yang di buat Jasmine…tentang Roy yang melakukan perbuatan KDR pada istrinya yang bernama Juminten gitu, ya jadi Roy di tangkap polisi dan polisi memang memasukkan Roy ke penjara dengan baik gitu. Dika yang suka dengan Jasmine, ya Dika berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Jasmine. Roni tetangga depan rumahnya Jasmine. Ya Roni kerjaannya sih menjalankan usaha bengkel motor gitu. Pertemanan Roni dan Jasmine baik gitu. Roni memang suka dengan baik sama Jasmine. Dika yang tahu bahwa Jasmine di sukai dengan baik sama Roni jadi Dika bersaing sih dengan Roni urusan Jasmine gitu. Irshad teman baiknya Dika, ya Irshad mendukung saja sih Dika jadian dengan Jasmine gitu. Irshad sekarang ini sedang dekat dengan cewek yang bernama Pipit. Memang Pipit kerja dengan baik di perusahaan PT. ANDROMEDA gitu. Pipit anaknya Faul dan Aulia gitu. Faul menjalankan dengan baik sih usaha toko perhiasan emas gitu. Sebenarnya sih paras Pipit mirip dengan cewek yang di sukai Irshad yang bernama Reina gitu, ya ketika tinggal di Batam gitu. Irshad tidak bisa bersama Reina karena Reina….seorang suster gitu. Reina yang menjadi suster tidak boleh menikah, ya Reina menjadi gadis perawan yang selalu memuja dengan baik Tuhan gitu. Reina memang mendidik dengan baik anak-anak yatim piatu gitu. Reina menjalankan hidupnya dengan baik jadi suster dan mendapatkan ketenangan dengan baik karena memuja dengan baik Tuhan gitu. Irshad yang suka dengan Pipit, ya Irshad berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Pipit gitu. Pertemanan Irshad dan Pipit baik sih. Ya Irshad dan Pipit memang jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Dika yang suka dengan Jasmine, ya usaha Dika berhasil juga sih jadian dengan Jasmine gitu. Roni yang tidak bisa jadian dengan Jasmine gitu, ya Roni jadian saja dengan Juleha gitu. Memang kerjaannya Juleha…model gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Dika dan Jasmine gitu. Irshad senang sih Dika dan Jasmine menjalankan kisah cinta dengan baik gitu. Dika dan Jasmine jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Irshad dan Dika tetap seperti biasa kerja dengan baik di perusahaan gitu. Memang Irshad dan Dika tetap sih ke kafe dengan baik gitu. Di kafe, ya Irshad dan Dika ngobrol dengan baik sih tentang urusan kerjaan di perusahaan dan juga tentang lingkungan sosial masyarakat gitu…antara baik dan buruk perilaku manusia gitu antara paham agama dan tidak paham agama gitu. Tetap sih keinginan dari Irshad dan Dika ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Politik Israel dan Politik Palestina gitu. Memang sih obrolan Irshad dan Dika di kafe sekedar obrolan saja seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Irshad dan Dika seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. Hubungan kisah cinta Dika dan Jasmine yang baik, ya keduanya ada rencana menikah sih di gereja karena Dika dan Jasmine…beragama Kristen gitu. Irshad yang suka dengan Pipit, ya Irshad berusaha dengan baik jadian dengan Pipit. Usaha Irshad berhasil sih jadian dengan Pipit gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Irshad dan Pipit gitu. Dika senang sih Irshad menjalin kisah cinta dengan Pipit gitu. Irshad dan Pipit memang jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Irshad mencintai dengan baik Pipit yang parasnya mirip dengan Reina, ya Irshad berkata “Tuhan. Reina cewek yang memuja Tuhan dengan baik dan tidak bisa di dapatkan karena Reina…suster gitu. Pipit yang biasa-biasa saja jadi bisa di dapatkan dengan baik, ya aku menjalankan kisah cinta dengan baik sama Pipit gitu. Tuhan memang mengatur dengan baik takdir…Reina dan Pipit gitu”. Hubungan kisah cinta Irshad dan Pipit tetap baik dan baik, ya keduanya merencanakan menikah sih di gereja karena keduanya beragama Kristen gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.
“Cerita yang bagus,” kata Eko.
“Sekedar cerita saja!” kata Budi.
“Kisah cinta,” kata Eko.
“Emmm,” kata Budi.
“Pertemanan yang baik tokoh Irshad dan tokoh Dika,” kata Eko.
“Yaaa begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.
“Emmm,” kata Eko.
“Emmm,” kata Budi.
Eko dan Budi tetap asik sih main permainan Ular Tangga gitu.