Malam yang gelap, ya bintang berkelap-kelip di langit. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...sinetron tema cinta, ya ada komedinya di chenel TVRI, ya seperti biasanya sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan kue-kue kering.
Isi cerita yang di baca Budi :
Pebalap papan atas Le Mans Michael Delaney melihat janda mantan rival Piero Belgetti, Lisa, membeli bunga pada hari-hari sebelum balapan; dia kemudian pergi ke lokasi kecelakaan yang menewaskan suaminya tahun sebelumnya. Dia memiliki kilas balik Belgetti kehilangan kendali atas Ferrari-nya, memaksanya untuk jatuh juga.
Seperti banyak orang lainnya, Lisa tampaknya merasa Delaney bertanggung jawab, setidaknya sebagian, atas kecelakaan itu. Dapat dimengerti bahwa saat balapan dia merasa sedih saat bekerja melalui emosinya. Dalam adegan yang canggung, Delaney mencari tempat duduk di komisaris trek yang hampir kosong, hanya untuk bertanya kepada Lisa apakah dia boleh bergabung dengannya, mengklaim bahwa itu adalah satu-satunya kursi yang tersisa. Ada ketegangan yang jelas di antara mereka, tetapi juga rasa hormat dan sedikit ketertarikan bersama.
Setelah 13 jam balapan, Erich Stahler memutar Ferrari 512 miliknya di Indianapolis Corner, menyebabkan rekan setimnya Claude Aurac keluar jalur dalam sebuah kecelakaan besar. Sejenak terganggu oleh nyala api mobil Aurac, Delaney bereaksi terlambat untuk menghindari mobil yang lebih lambat dengan aman, menabrak pagar pembatas dan kemudian memantul beberapa kali ke seberang jalan, menabrak pagar pembatas di setiap sisi jalan beberapa kali, total Porsche 917 miliknya. Keduanya selamat, tetapi cedera Aurac sangat parah dan dia harus diselamatkan ke rumah sakit dengan helikopter. Lisa muncul di klinik lintasan tempat Delaney dirawat sebentar. Dia bingung dengan kecelakaannya, yang membangkitkan emosi dari kematian Piero yang ingin dia tinggalkan di masa lalu. Delaney menghiburnya dan menyelamatkannya dari segerombolan reporter. Setelah dia memasukkannya ke dalam mobil yang menunggu, seorang jurnalis bertanya kepada Delaney apakah kecelakaannya dan Aurac dapat dibandingkan dengan yang dialami Belgetti pada balapan tahun sebelumnya. Delaney hanya menatapnya.
Pengemudi Porsche Johann Ritter merasakan bahwa istrinya, Anna, ingin dia berhenti balapan. Dia menyarankannya, mengira dia akan sangat gembira. Dia keberatan dan mengatakan dia akan menyukainya hanya jika dia menyukainya. Dia menegurnya sedikit karena tidak sepenuhnya jujur. Belakangan keputusan diambil dari tangannya ketika manajer tim David Townsend menggantikannya karena tidak cukup cepat di lintasan. Anna mencoba menghiburnya, mengingatkannya bahwa dia berencana untuk berhenti.
Lisa pergi ke trailer Delaney untuk berbicara dengannya. Setelah kematiannya, dia semakin tertarik padanya dan putus asa bahwa dia mungkin mengalami nasib yang sama dengan suaminya, tetapi Delaney merasa sensasi itu terlalu membuat ketagihan untuk berhenti. Townsend masuk dan memintanya untuk mengambil alih mengemudikan mobil Ritter. Setelah komunikasi sesaat yang tak terucapkan dengan Lisa, dia mengikuti Townsend yang mengatakan kepadanya, "Michael, saya ingin Anda mengemudi dengan cepat. Saya ingin Porsche memenangkan Le Mans."
Di menit-menit akhir balapan, dua Porsche dan saingan mereka Ferrari bersaing untuk menang, dengan Delaney di mobil #21 dan rekan setimnya Larry Wilson di #22. Ferrari yang memimpin balapan mundur karena ban kempes, meninggalkan Wilson yang memimpin dan hanya saingan berat Delaney, Stahler, yang harus bersaing. Pasangan yang lebih cepat dengan cepat menangkap Wilson. Delaney melewati Stahler untuk tempat kedua.
Lalu lintas yang lebih lambat di jalurnya memaksa Delaney mengerem, memungkinkan Stahler menyalip di sebelah kiri. Delaney menyusun orang Jerman, lalu keduanya bergerak bersama Wilson. Delaney kemudian mengambil tindakan yang tampaknya dimaksudkan untuk menjamin kemenangan Porsche 1–2 daripada melakukannya sendiri terlebih dahulu. Daripada mencoba melewati Wilson, lalu mungkin Stahler, Delaney beralih ke jalur kanan dan membuat draft Wilson memungkinkan keduanya berhenti dengan Stahler. Kemudian untuk ukuran yang baik dia menabrak Stahler dua kali. Saat Stahler mencoba mengoper lagi Delaney menyetir ke arahnya, sepertinya akan menabrak Stahler lagi dan mengirimnya ke pagar pembatas, memaksanya untuk mencekik ke belakang dan mengerem untuk menghindari hasil tersebut sehingga memastikan kemenangan 1–2 yang diinginkan untuk Porsche.
***
Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan kue-kue kering. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik motornya di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.
"Emmm," kata Budi.
"Main permainan Monopoli saja Budi!" kata Eko.
"Oke....main permaianan Monopoli!" kata Budi.
Budi mengambil permainan Monopoli di bawah meja, ya permainan Monopoli di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Monopoli dengan baik gitu.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Valen tinggal dengan baik di Jakarta, ya tinggal di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Farel. Ya Farel menjalankan dengan baik sih rumah tangganya dengan Fitri. Difarina adalah anaknya Farel dan Fitri. Difarina menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta. Jhon anaknya Dimitri dan Diandra. Dimitri menjalankan usaha toko kelontongan. Jhon kerja dengan baik di surat kabar Suara Rakyat. Memang Jhon banyak membuat artikel, ya salah satu artikel yang di buat Jhon bercerita tentang polisi yang bernama Ardian di tangkap sama polisi Surya karena polisi Ardian bekerjasama dengan Rangga dan teman-teman untuk menculik anak pengusaha yang bernama Vita dengan tujuan sih tebusan uang yang luar biasa sih jumlahnya. Rangga dan teman-temannya memang kerjaannya preman gitu. Ardian, Rangga dan teman-temannya di masukkan ke penjara sama polisi. Devan dan Aliya senang sih anaknya Vita kembali ke rumah dengan keadaan baik-baik saja gitu. Jhon memang menjalin pacaran dengan baik sama Difarina, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Valen yang ingin kerja di perusahaan, ya belum berhasil jadi Valen memutuskan dengan baik kerjaannya jadi sopir angkot gitu. Pemilik mobil angkot adalah Trian. Ya Trian memang menjalankan dengan baik sih rumah tangganya dengan Adila. Aqella anaknya Trian dan Adila. Aqella menjalankan sekolah SMP yang ada di Jakarta gitu. Valen kerja dengan baik menjadi sopir angkot. Ya Valen memberikan dengan baik setoran mobil angkot pada Trian....lancar gitu, ya jadi Trian senang gitu. Valen memang berteman dengan Tono. Ya Tono memang rumahnya dekat dengan rumah kontrakan Valen gitu. Tono kerjaannya jualannya tekwan malang gitu. Toto dan Mawar adalah orang tuanya Tono. Kedua orang tua Tono telah lama meninggal gitu. Tono yang menjalankan kerjaannya jualan tekwan malang, ya hasil sih di syukurin dengan baik gitu. Pertemanan yang baik Tono dan Valen jadi keduanya biasa sih ngobrol dengan baik di depan rumahnya Tono. Valen dan Tono ngobrol sambil main catur, minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Yang di obrolin Valen dan Tono sih banyak hal sih, ya paling menarik sih cerita yang di obrolin tentang Melati yang hidupnya menderita karena di perkosa sama Roy dan teman-temannya gitu. Roy dan teman-temannya memang preman gitu. Melati belajar ilmu pada dukun gitu dengan tujuannya balas dendam gitu. Ilmu dari dukun di kuasai Melati dengan baik gitu. Melati menggunakan dengan baik ilmunya untuk balas dendam pada Roy dan teman-temannya. Melati yang mampu mengendalikan ular, ya Melati memerintahkan dengan baik ular untuk menyerang Roy dan teman-temannya gitu. Roy mati sih di patuk ular king kobra gitu dan teman-teman Roy mati di patuk ular berbisa lainnya gitu. Melati memang senang sih Roy dan teman-temannya telah mati gitu jadi balas dendam Melati selesai. Ya Melati menjalankan lembaran baru dengan cowok yang baik hati yang bernama Doni, ya Doni dan Melati menikah gitu. Rumah tangga yang di jalankan dengan baik sih Doni dan Melati gitu. Valen berkata "Cewek harus berhati-hati di lingkungan karena ada orang-orang yang berperilaku buruk". Tono berkata "Memang cewek harus berhati-hati di lingkungan dengan tujuannya selamat dari orang-orang yang berperilaku buruk". Valen menjalankan dengan baik kerjaan sopir angkot gitu. Tono menjalankan dengan baik sih kerjaan jualan tekwan malang gitu. Tono sekarang ini sedang dekat sih dengan cewek yang bernama Anggi. Ya Anggi menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Fattan dan Kanza adalah orang tua Anggi gitu. Tono berusaha dengan baik sih untuk jadian sama Anggi tapi ternyata usaha Tono gagal gitu jadian dengan Anggi karena Anggi jadian dengan Romi. Ya Romi menjalankan usaha bengkel motor gitu. Tono tetap jomlo dengan baik dan menjalankan dengan baik kerjaan jualan tekwan malang demi hidup ini sih. Valen memang berteman baik sama cewek yang bernama Mila. Ya Mila anaknya Dilan dan Anchika gitu. Dilan menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Mila menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta. Rumah Mila memang dekat dengan rumah kontrakannya Valen gitu. Sandra adalah mbaknya Mila. Ya Sandra kerjanya model sih. Ya Sandra memang sering ke club malam dengan teman-temannya. Di club malam lah...Sandra bertemu dengan cowok yang bernama Alex gitu. Ya Alex menjalankan usaha dealer mobil gitu. Tony dan Rose adalah orang tuanya Alex gitu. Sandra dan Alex saling suka, ya pacaran dengan baik gitu. Ya pacaran Sandra dan Alex yang penuh dengan hasrat jadi keduanya melakukan hubungan intim di hotel gitu. Orang tua Sandra dan orang tua Alex memang kecewa sih dengan Sandra dan Alex yang pacarannya kebablasan gitu. Demi kebaikan Sandra dan Alex jadi keduanya menikah gitu. Valen yang berteman dengan Mila, ya Valen suka sih dengan Mila gitu. Usaha Valen yang ingin kerja di perusahaan, ya behasil sih. Valen kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU. Pemilik perusahaan PT. MAJU adalah Afan. Rumah tangga yang di jalankan Afan dan Sridevi baik, ya bahagia dengan anak bernama Syakirah. Ya Syakirah menjalankan sekolah SMA yang ada di Jakarta gitu. Valen kerja dengan baik di perusahaan, ya Valen tidak kerja sopir angkot gitu. Tono senang sih Valen kerja di perusahaan PT. MAJU gitu. Valen memang sering sih menelpon kedua orang tua dan adik yang tinggal dengan baik di Palembang dengan tujuannya sih keadaan orang tua dan adik gitu, ya memang sih keadaan orang tua dan adik di Palembang...baik-baik saja jadi Valen senang gitu. Eby dan Zahra adalah orang tuanya Valen. Tasya adiknya Valen gitu. Eby menjalankan dengan baik usaha toko kelontongan gitu, ya Zahra dan Tasya membantu dengan baik usaha yang di jalankan dengan baik sama Eby gitu. Tasya menjalankan sekolah SMP yang ada di Palembang gitu. Eby, Zahra, dan Tasya senang sih Valen kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Jakarta gitu. Valen yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Valen berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Robi. Ya Robi memang sudah menikah sih dengan April. Rumah tangga yang di jalankan Robi dan April baik sih, ya bahagia dengan anak bernama Della. Ya Della balita gitu. Valen dan Robi biasa sih ke Warkop. Pemilik Warkop adalah Andre dan Boyen. Memang sih Andre dan Boyen...suami istri. Pendapat Valen dan Robi tentang makanan dan minuman di Warkop...enak sih. Di Warkop, ya Valen dan Robi ngobrol dengan baik sih tentang kerjaan di perusahaan dan juga ngobrol dengan baik sih tentang berita di media ini dan itu yang menceritakan tentang menanggulangi masalah karena ikan sapu-sapu di aliran sungai gitu. Keinginan Valen dan Robi sih ingin ngobrol dengan Menteri Pertahanan tentang kinerja kementrian yang ada di Indonesia berkaitan dengan urusan pertumbuhan ekonomi dan juga keamanan gitu. Obrolan Valen dan Robi di Warkop, ya sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Valen dan Robi kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. Ya Valen memang dekat sih dengan teman kerja yang bernama Cantika. Ya Cantika anaknya Arbil dan Melly. Arbil menjalankan toko elektronik gitu. Cantika memang baru putus dari pacarnya yang bernama Angga gitu. Ya Angga kerjaannya pengacara. Putusnya Cantika dengan Angga karena Angga selingkuh dengan cewek yang bernama Keyla. Kerjaannya Keyla model sih. Valen yang berteman baik sama Cantika, ya Valen suka sih dengan Cantika gitu. Valen memang berpikir dengan baik untuk memilih antara Mila apa Cantika gitu....yang di sukai dengan baik sama Valen?. Pertemanan Valen dengan Mila dan Cantika berjalan dengan baik gitu. Nama juga Valen cowok gitu, ya ada sih pikiran sih untuk jadian dengan Mila dan Cantika gitu jadi senang deh hati Valen punya pacar dua gitu kalau jalan baik sih jadinya istri dua gitu. Mila memang berteman baik dengan teman satu fakultas yang bernama Dinda gitu. Ya Dinda anaknya Yusuf dan Mutia. Ya Yusuf kerjaannya polisi di kepolisian Lapor Pak!. Pertemanan Mila dan Dinda, ya keduanya biasa sih ke Warkopnya...Andre dan Boyen gitu. Di Warkop, ya Mila dan Boyen ngobrol dengan baik sih tentang urusan kuliah dan juga ngobrol tentang artis Syifa yang menikah dengan baik sama artis El Rumi gitu, ya acara pernikahan meriah banget gitu sampai Presiden Prabowo hadir di pernikahan gitu. Mila dan Dinda inginnya sih impian pernikahan seperti artis Syifa dengan artis El Rumi gitu. Valen yang ke Warkop, ya Valen bertemu dengan Mila. Jadi Valen ngobrol sih dengan Mila dan Dinda, ya obrolan penuh dengan keakraban dengan baik gitu. Cerita di buat dengan baik sih...urusan Mila dan Dinda di Warkop selesai, ya keduanya meninggalkan Warkop gitu. Valen memang menunggu Robi. Ya akhirnya Robi datang juga ke Warkop gitu, ya Valen dan Robi ngobrol dengan baik sih. Obrolan Valen dan Robi di Warkop...biasa sih obrolan tentang urusan kerjaan di perusahaan dan juga tentang lingkungan sosial masyarakat di Jakarta berdasarkan media ini dan itu sih. Keinginan Valen dan Robi masih sih ingin ngobrol dengan baik sih dengan Menteri Pertahaan tentang Geopolitik berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan keamanan. Obrolan Valen dan Robi di Warkop, ya sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Valen dan Robi seperti biasa kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. Valen yang menyukai Mila dan Cantika, ya Valen memilih dengan baik sih antara Mila dan Cantika gitu. Valen memang mengajak jalan bergantian sih Mila dan Cantika gitu dengan tujuannya sih antara Mila dan Cantika...siapa yang di sukai dengan baik sama Valen gitu?. Memang Valen menjalankan ibadah dengan baik dengan tujuannya meminta petunjuk pada Tuhan urusan memilih antara Mila dan Cantika gitu. Seakan-akan tangan Tuhan yang besar menggerakkan dengan baik Valen dekat dengan Mila dengan rasa nyaman dengan baik di hati Valen dan Mila adalah cinta. Ya Valen memutuskan dengan baik memilih Mila dari pada Cantika gitu. Valen menyatakan cinta sama Mila, ya Mila menerima cinta Valen karena Mila suka Valen. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Valen dan Mila. Pertemanan Valen dan Cantika tetap baik sih. Cantika, Robi, dan Tono senang sih dengan kisah cinta Valen dan Mila gitu. Demi kebaikkan Valen dan Mila, ya keduanya merencanakan menikah gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Kisah cinta tokoh Valen dan tokoh Mila," kata Eko.
"Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Judul ceritanya...Budi?" kata Eko.
"Rasa Nyaman Di Hati Adalah Cinta," kata Budi.
"Oke sih...judul ceritanya Rasa Nyaman Di Hati Adalah Cinta. Tokoh Valen merasakan dengan baik rasa nyaman di hati dengan tokoh Mila, ya begitu juga Mila merasakan dengan baik rasa nyaman di hati dengan tokoh Valen," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
Eko dan Budi tetap asik sih main permainan Monopoli dengan baik gitu.