CAMPUR ADUK

Sunday, September 21, 2025

SEE SPOT RUN

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acara bagus dan menarik tentang seni dan kebudayaan Bali di chenel BALITV, ya Budi berada di depan rumahnya gitu. Budi melihat dengan baik langit yang gelap, ya bintang ada langit dan bulan juga ada gitu. Ya Budi duduk santai dengan baik di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita di baca Budi :

Agen 11 adalah anjing pemburu yang digunakan oleh FBI; ia bermitra dengan tuannya, Murdoch, di Seattle, Washington. Saat mereka mengejar bos Mafia, Sonny Talia, Agen 11 menyerangnya dan merobek salah satu testisnya. Sonny dibawa ke rumah sakit untuk menjalani operasi penggantian testis. Sebagai balasan, ia mengirim dua pengawalnya, Gino dan Arliss, untuk membunuh Agen 11. Demi perlindungan, Agen 11 dikirim ke fasilitas pelatihan di Alaska.

Setelah Agen 11 lolos dari antek-antek Sonny yang hendak membunuhnya, ia bertemu dengan Gordon Smith, yang bekerja sebagai tukang pos. Gordon tidak menyukai anjing dan telah menawarkan diri untuk merawat James McGuire, putra tetangganya, Stephanie, yang pergi terburu-buru untuk perjalanan bisnis. Gino dan Arliss melanjutkan pencarian mereka terhadap Agen 11, yang diberi nama "Spot" oleh James. Agen 11 tidak ingin menangkap bola atau frisbee karena Murdoch menyuruhnya untuk tidak bermain saat ia masih kecil, tetapi ia akhirnya mulai melakukannya dengan Gordon dan James seperti anjing normal. Kemudian, Gino dan Arliss mencoba membunuhnya saat ia bersama Gordon dan James di sebuah toko hewan peliharaan, tetapi ia mengecoh mereka.

Ketika FBI mengetahui bahwa Spot tinggal bersama Gordon, mereka membawanya kembali. Ia melarikan diri dan menemukan Gordon dan James lagi. Sonny kembali dan mencoba membunuhnya, tetapi ia berhasil ditipu, ditangkap, dan dipenjara. Sementara itu, penerbangan Stephanie dibatalkan dan ia terpaksa kembali ke rumah. Saat dalam perjalanan pulang, ia basah kuyup oleh lumpur, terciprat air kotor dari lubang jalan, dan kentut oleh seekor Zebra sambil memegang korek api yang menyala.

Agen FBI mencoba membawa Spot kembali, tetapi pada akhirnya mereka memutuskan untuk membiarkannya memilih dengan siapa dia ingin tinggal. Dia memilih Gordon dan James, meskipun dia mengucapkan selamat tinggal kepada Murdoch. Stephanie yang kotor dan sedikit terbakar kembali dan sangat marah dengan Gordon atas apa yang telah terjadi, tetapi James meyakinkannya bahwa Gordon adalah pria yang baik, dan mereka akhirnya bersama.

Salah satu adegan terakhir film ini adalah Sonny di penjara, buah zakarnya telah diganti dengan bola logam (yang satu lagi juga telah dirobek oleh Spot) yang terus-menerus berdenting. Seorang narapidana memanggilnya "Music Man", dan dia mengancam, dengan suara yang lebih keras, "Aku akan menangkapmu di halaman. Kita akan menyelesaikan masalah ini!"

***

Budi selesai baca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumahnya Budi gitu. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi gitu. Di meja Eko melihat dengan baik ada anglo kecil di atasnya ada tekok kaleng yang seperti biasanya isinya air panas gitu, ya ada piring yang ada singkong goreng gitu, ya ada mainan mobil kodok yang terbuat dari kardus, ya dan ada kliping gitu.

"Mainan," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko mengambil mainan mobil kodok.

"Mainan mobil kodoknya....bisa berubah jadi robot Eko!" kata Budi.

"Budi buat mainan mobil kodoknya bisa jadi robot!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko mengubah mainan mobil kodok jadi robot.

"Keren sih...mainan mobil kodok yang di buat Budi...bisa jadi robot!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko memeriksa dengan baik mainan mobil kodok yang bisa jadi robot.

"Bagus...mainan mobil kodok bisa jadi robot. Nilai kreatifitas Budi buat mainan!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko menaruh mainan mobil kodok di meja gitu.

"Mainan mobil kodok bisa jadi robot kaya film Transformers," kata Eko.

"Ya idenya aku buat mainan mobil kodok bisa jadi robot dari film Transformers," kata Budi.

"Budi menyukai film Transformers!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Emmm," kata Eko

"Eko ngopi kan?" kata Budi.

"Ngopi!" kata Eko.

Budi memberikan satu buah kopi sachet pada Eko, ya Eko mengambil dengan baik satu buah kopi sachet di tangan Budi gitu.

"Kopi," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko membuat kopi dengan baik, ya singkat waktu...kopi jadi buat Budi dan kopi segera di minum Eko gitu.

"Enak kopi!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko selesai minum kopi, ya gelas berisi kopi di taruh di meja gitu.

"Kliping," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko mengambil kliping gitu.

"Kliping buatan Budi!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko membuka kliping dengan baik, ya di lihat dan di baca dengan baik artikel-artikel koran gitu.

"Budi buat kliping, ya kumpulan artikel-artikel koran yang ceritanya tentang rumah sakit-rumah sakit yang ada di Jawa Barat," kata Eko.

"Aku memang membuat kliping yang isinya kumpulan artikel-artikel yang ceritanya tentang rumah sakit-rumah sakit yang ada di Jawa Barat...karena masih berkaitan dengan ekonomi," kata Budi.

"Ya memang sih....rumah sakit-rumah sakit yang ada di Jawa Barat berkaitan dengan urusan ekonomi gitu," kata Eko.

"Pelayanan rumah sakit bagus atau tidak, yaaa penilaian dari orang-orang yang merasakan dengan baik berobat di rumah sakit," kata Budi.

"Pelayanan di rumah sakit di nilai dengan baik," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Orang-orang yang kerja dengan baik di rumah sakit di gaji dengan baik dan orang-orang yang sakit membayar biaya berobat di rumah sakit. Roda ekonomi di gerakan dengan baik berkaitan dengan rumah sakit-rumah sakit yang ada di Jawa Barat," kata Eko.

"Memang roda ekonomi di gerakkan dengan baik demi hidup ini," kata Budi.

"Ekonomi dan ekonomi," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko menutup kliping dan kliping di taruh di meja dengan baik gitu.

"Budi buat kliping yang isi kumpulan artikel-artikel koran tentang rumah sakit-rumah sakit yang ada di Jawa Barat...tujuannya Budi adalah belajar dan belajar gitu," kata Eko.

"Belajar dan belajar dengan baik tujuan pinter," kata Budi.

"Nikmat sehat itu luar biasa kan Budi?" kata Eko.

"Memang Eko nikmat sehat luar biasa," kata Budi.

"Di...syukurin dengan baik nikmat sehat!" kata Eko.

"Memang di nikmatin dengan baik....nikmat sehat," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Main permainan Dam Eko!" kata Budi.

"Okey main permainan Dam!" kata Eko.

Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Dam dengan baik gitu.

"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Ya...hidup ini tetap sama sih...Eko!" kata Budi.

"Sederhana," kata Eko.

"Keadaan aku dan Eko...sederhana," kata Budi.

"Acara Tv," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Berita di Tv...masih menceritakan dengan baik urusan ekonomi," kata Eko.

"Urusan ekonomi di beritakan dengan baik gitu, ya pendidikan Universitas mengerti dengan baik tentang ekonomi ini dan itu yang di beritakan Tv gitu," kata Budi.

"Realita hidup ini...bagi yang suka dengan ekonomi...kuliah dengan baik di Universitas dengan tujuan ini dan itu," kata Eko.

"Ya kenyataan tentang mahasiswa/i yang ngambil jurusan ekonomi di Universitas," kata Budi.

"Harapan mahasiswa/i setelah lulus kuliah, ya kerja dengan baik di bidang ini dan itu....jadi menggerakan roda ekonomi dengan baik," kata Eko.

"Roda ekonomi tetap harus di gerakkan dengan baik demi hidup ini," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko.

"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko dan Budi tetap asik main permainan Dam gitu.

DICK TRACY

Malam yang gelap bertabur bintang di langit, ya bulan ada di langit gitu. Setelah nonton Tv yang acaranya tempat-tempat wisata yang ada di Jawa Barat di chenel TVRI gitu, ya seperti biasa sih....Budi duduk santai di depan rumahnya sedang baca cerpen sambil minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Pada tahun 1938, seorang anak jalanan muda menyaksikan pembantaian sekelompok mafia di tangan Flattop dan Itchy, dua penjahat yang dibayar oleh Alphonse "Big Boy" Caprice, yang meninggalkan pesan penuh lubang peluru untuk detektif polisi Dick Tracy. Setelah menangkap Kid dalam aksi pencurian kecil-kecilan dan menyelamatkannya dari gelandangan yang mengancam, Tracy untuk sementara mengadopsinya dengan bantuan pacarnya, Tess Trueheart.

Sementara itu, Big Boy memaksa mafia saingannya Lips Manlis untuk menandatangani akta kepemilikan Club Ritz, lalu membunuh Lips dengan mantel semen dan mencuri pacarnya, penyanyi seksi Breathless Mahoney. Setelah menginterogasi Flattop, Itchy, dan rekan sejawatnya Mumbles, Tracy menangkap Big Boy tetapi bukti yang memberatkannya tidak meyakinkan. Big Boy dibebaskan, dan Jaksa Wilayah John Fletcher mengancam pekerjaan Tracy.

Breathless, satu-satunya saksi pembunuhan Lips, tidak mau bersaksi melawan Big Boy dan gagal merayu Tracy. Dia mengikutinya ke klub, di mana Big Boy menyampaikan rencana kepada para penjahat utama kota untuk menyatukan mereka semua di bawah kepemimpinannya. Bos mafia Spud Spaldoni menolak dan dibunuh dengan bom karambol, dan Tracy lolos dengan susah payah. Keesokan harinya, Big Boy dan antek-anteknya menangkap Tracy dan mencoba menyuapnya, tetapi dia menolak mereka. Para penjahat meninggalkan Tracy untuk mati dalam ledakan ketel uap, tetapi dia diselamatkan oleh Kid, yang menerima sertifikat detektif kehormatan.

Fletcher yang korup terungkap berada di saku Big Boy, sementara Breathless mengunjungi Tracy dalam upaya lain untuk merayunya, dan Tess menyaksikan mereka berciuman. "The Blank", sosok misterius tanpa wajah, menggunakan pemain piano klub 88 Keys untuk membawa Big Boy tawaran untuk melenyapkan Tracy demi potongan keuntungan Big Boy. Tracy memimpin penggerebekan yang tampaknya tidak berhasil di Club Ritz, yang sebenarnya merupakan pengalihan untuk menyembunyikan Petugas "Bug" Bailey di dalam dengan alat penyadap rahasia. Mendengarkan kegiatan kriminal Big Boy, Tracy dan polisi hampir memusnahkan organisasi kriminal yang bersatu itu.

Namun, Big Boy menemukan bug tersebut dan memancing Tracy untuk menyergapnya, tetapi Tracy menyelamatkan Bailey dan Blank sendiri menyelamatkannya. Big Boy yang marah menerima tawaran Blank, sementara Tess yang patah hati meninggalkan kota. Karena jatuh cinta pada Tracy, Breathless setuju untuk bersaksi jika dia menyerah pada rayuannya, tetapi Tracy tidak sanggup mengkhianati Tess, yang berubah pikiran dan kembali ke rumah. Tess diculik oleh Blank, yang menaklukkan Tracy dan, dengan bantuan 88 Keys, membunuh Fletcher dan menjebak Tracy yang tidak sadarkan diri.

Dengan Tracy di balik jeruji besi, Big Boy meneror kota dalam gelombang kejahatan yang menguntungkan. Dibawa ke panti asuhan kota, Kid mengadopsi nama "Dick Tracy, Jr." dan bersatu kembali dengan Tracy, yang dilepaskan oleh rekan-rekannya pada Malam Tahun Baru. Menginterogasi Mumbles lagi, Tracy dan polisi mengepung Club Ritz, tempat Blank meninggalkan Tess untuk menjebak Big Boy atas penculikannya. Dalam baku tembak berikutnya, anak buah Big Boy terbunuh sementara Big Boy menyandera Tess dan melarikan diri ke jembatan angkat.

Setelah mengikat Tess ke roda gigi, Big Boy berhadapan dengan Tracy, dan mereka ditodong senjata oleh Blank, yang menawarkan untuk berbagi kota dengan Tracy setelah mereka membunuh Big Boy. Terganggu oleh Junior, Blank ditembak oleh Big Boy sebelum Tracy menjatuhkan Big Boy hingga tewas. Setelah menyelamatkan Tess, Tracy membuka kedok Blank untuk memperlihatkan Breathless yang terluka parah, yang mencium Tracy sebelum meninggal. Kemudian, Tracy melamar Tess tetapi diganggu oleh laporan polisi, dan meninggalkannya dengan cincin itu saat dia dan Junior menanggapi panggilan tersebut.

***

Budi selesai baca cerpen yang menarik, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. Di meja, ya Eko melihat dengan baik ada anglo kecil di atasnya ada tekok kaleng yang seperti biasa isinya air panas, ya piring ada singkong goreng, yaaa dan mainan mobil truk yang terbuat dari kardus gitu.

"Emmm," kata Budi.

"Budi buat mainan mobil mainan truk dari kardus...lagi?" kata Eko sambil menunjuk mainan mobil truk gitu.

Budi melihat dengan baik, ya apa yang di tunjuk Eko? Ya Budi berkata "Mainan mobil truk...yang kemarin-kemarin aku buat Eko. Yaaa aku tidak buat lagi mainan mobil truk!" 

"Mainan mobil truk yang kemarin-kemarin toh yang di buat Budi. Aku kirain...Budi buat mainan mobil truk lagi gitu," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Buat mainan mobil truk lagi tidak ada masalah kan Budi?" kata Eko.

"Ya tidak ada masalah sih buat mainan mobil truk lagi, ya jadinya mobil truknya jadi dua," kata Budi.

"Dua," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Mainan mobil truk tetap mainan," kata Eko.

"Omongan Eko bener sih!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan ular tangga Budi!" kata Eko. 

"Oke. Main permainan ular tangga!" kata Budi. 

Budi mengambil permainan ular tangga di bawah meja, ya permainan ular tanga di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu.

"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Ya hidup ini tetap sama sih Eko!" kata Budi.

"Politik Islam," kata Eko.

"Politik Islam pelajaran tingkat Universitas," kata Budi.

"Politik Islam masih di jalankan dengan baik kan Budi?" kata Eko.

"Demi hidup ini, ya politik Islam masih di jalankan dengan baik sih dari masa peradapan kerajaan...sampai masa sekarang pemerintahan NKRI gitu," kata Budi.

"Demokrasi Indonesia tetap di jalankan dengan baik," kata Eko.

"Demokrasi Indonesia...berdasarkan berita Tv...apa pendidikan Universitas, ya Eko?" kata Budi.

"Ya dua-duanya Budi!" kata Eko.

"Dua-duanya gitu," kata Budi.

"Politik Islam terjadi...pro dan kontra di Indonesia yang menjalankan Demokrasi," kata Eko.

"Urusan politik Islam sih...hal wajar sih...pro dan kontra, ya nama juga perbedaan pendapat berdasarkan ini dan itu," kata Budi.

"Tujuannya sih...sama sih...berdasarkan Tuhan, Nabi, pemimpin, dan umat gitu," kata Eko.

"Untuk kebaikan sih...memang sih...tujuannya sama Tuhan, Nabi, pemimpin, dan umat," kata Budi.

"Urusan pemerintahan, ya pemimpin berkaitan dengan politik Islam sih....bekerjasama dengan baik dengan negara-negara Islam yang menjalankan politik Islam dengan baik gitu," kata Eko.

"Satu visi dan misi masih berkaitan dengan politik Islam urusan pemerintahan bekerjasama dengan baik dengan negara-negara Islam...di bidang ini dan itu, ya masih berkaitan dengan ekonomi," kata Budi.

"Roda ekonomi tetap di gerakan dengan baik demi hidup ini," kata Eko.

"Realitanya memang begitu," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko.

"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan ular tangga gitu.

ROCK ON 2

Malam hari di langit bintang berkelap-kelip dan bulan bersinar dengan baik gitu. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus DMD Panggung Rezeki di chenel MNCTV, ya seperti biasa sih Budi duduk santai di depan rumahnya....sedang baca cerpen sambil menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Joseph Mascarenhas ("Joe"), seorang juri di acara realitas sukses dan mitra kerja di Club Bar & Blues, berkenalan dengan Kedar Zaveri, anggota band Magik, yang lebih dikenal sebagai KD, atau Killer Drummer.

KD menceritakan bagaimana 5 tahun yang lalu, Aditya Shroff, penyanyi utama Magik, meninggalkan kota karena pengalaman yang menyakitkan.

Jiah Sharma, seorang programmer musik muda adalah putri dari Pandit Vibhuti Sharma, yang dulunya adalah pemain sarod hebat yang disegani di seluruh dunia. Jiah diperkenalkan kepada Uday Brijkishore Mishra, yang datang kepada ayahnya untuk belajar musik dan Sarod darinya. Sharma dengan enggan setuju; Namun, ia kesulitan untuk bekerja sama karena sarod membangkitkan kenangan mendiang putranya.

Jiah memainkan perannya dalam memotivasi Uday dan segera mereka berdua bersatu untuk mencapai minat yang sama. Uday kemudian memainkan komposisi sarod dari lagu yang direkam Jiah sebelumnya. Bertentangan dengan keinginannya, Jiah merekam komposisi Uday pada sebuah CD dan membawanya ke studio Club Bar & Blues, studio yang sama yang dipimpin oleh Joe. Anehnya, CD tersebut membawa perubahan besar dan juga menyatukan kembali anggota band Magik dalam prosesnya.

Sementara itu, pada hari ulang tahunnya, Adi dikunjungi oleh Joe dan KD beserta keluarga mereka. Saat mereka berkumpul bersama, Joe dan KD menemukan puisi Adi di buku hariannya dan bertanya apakah dia punya lagu baru yang bisa mereka mainkan. Keesokan paginya, obrolan rutin antara ketiganya dengan cepat berubah menjadi pertengkaran tentang masa lalu yang mengungkapkan bahwa Adi tersiksa oleh kegagalan label musiknya di Mumbai, yang merenggut, bersama dengan uang yang diinvestasikan, kehidupan seorang seniman muda yang bercita-cita tinggi.

Semua anggota band akhirnya saling menyalahkan atas hal-hal tertentu yang menyebabkan kejatuhan label tersebut. Namun, pertengkaran itu segera berakhir karena mereka berusaha untuk tidak merusak pesta ulang tahun. Adi mengucapkan selamat tinggal kepada temannya dan KD berjanji untuk segera kembali.

Film ini kembali ke masa lalu Magik, di mana Adi mengingat bagaimana seorang anak muda, Rahul Sharma, memaksanya untuk memutar rekaman demonya; tetapi karena Adi menolak, dia bunuh diri. Beberapa hari berlalu dan bisnis Adi terbakar. Tanpa apa pun, dia pergi ke Cherrapunji, di mana dia bertemu Jiah. KD menemukannya di sana dan mendesaknya untuk kembali ke Mumbai dan mencoba melanjutkan hidup, tetapi dia menolak.

Maju cepat ke masa kini, Uday dan Jiah dipanggil oleh Joe ke studio, tempat Jiah bertemu Adi dan kemudian membawakan lagunya secara langsung di studio. Terkesan dengan keterampilannya, anggota Magik menyarankan agar Jiah bernyanyi dalam konser mendatang. Namun Jiah mengundurkan diri pada saat-saat terakhir karena ia teringat bagaimana ayahnya tidak menyetujui musik masa kini, menyebutnya sebagai perusak jiwa dan kemurnian seni.

Adi dan teman-temannya akhirnya melakukan retret yang mengejutkan saat perkelahian antara anggota band menyebabkan Uday memberi tahu mereka bahwa Rahul adalah saudara laki-laki Jiah. Di tengah suasana yang sangat menegangkan, sementara Joe menolak untuk bekerja sama dengan Adi dan KD dalam pikiran mereka untuk meminta maaf kepada Jiah, cerita tersebut kembali ke lima tahun sebelumnya ketika Rahul mencoba menyerang Adi. Perkelahian yang terjadi mengundang ancaman dari Rahul, yang kemudian menyebabkan Rahul bunuh diri saat Adi dan KD mendengar CD-nya dan memutuskan untuk meneleponnya.

Jiah mengetahui kebenarannya dan memutuskan semua kontak dengan Magik dan Uday dan teringat bagaimana Baba menegur Rahul karena merusak seni musik India meskipun dia memohon dan memberikan alasan yang sah.

Adi mengetahui beberapa masalah di kota Meghalaya tempat dia tinggal, dan ini menyebabkan keretakan antara dia dan istrinya, yang kesal karena dia tidak punya waktu untuknya.

Akhirnya, setelah berpikir keras, Jiah mengunjungi Adi di desa dan meyakinkannya untuk berhenti memikirkan bunuh diri Rahul, dengan menyatakan bahwa ia begitu putus asa dengan hidup sehingga ia akhirnya mengacaukan hidup Adi juga. Adi mengunjungi kamp, ​​tetapi tidak banyak dana yang tersedia, jadi Joe dan KD muncul dengan ide untuk menyelenggarakan konser rock dengan beberapa band terkenal untuk mengumpulkan dana kolektif. Namun, begitu Mahender, kepala dewan kesejahteraan negara, yang sebelumnya terlibat pertengkaran egois dengan Adi, mengetahui hal ini, ia memerintahkan penyergapan di tempat konser, sehingga merusak segalanya.

Hari itu juga, Sharma ditelepon oleh seorang reporter berita dan terkejut mengetahui bahwa ayahnya, Jiah, berada di lokasi penyerangan. Selama pertengkaran sengit, Jiah melampiaskan kekesalannya kepada Baba bahwa dialah yang telah membunuh Rahul karena tidak memberinya motivasi yang sangat dibutuhkannya dalam hidup. Hal ini memaksa ayahnya untuk mempertimbangkan kembali pendekatannya yang sudah ketinggalan zaman terhadap musik dan artis.

Sementara itu, seorang kontestan dari acara realitas Joe membawa beberapa peralatan sebagai pengganti peralatan yang rusak. Konser tersebut menjadi sukses karena Adi berhasil membuat Jiah mengatasi ketakutan dan kekhawatirannya. Desa tersebut pulih dari krisisnya karena Mahender terpaksa mencairkan dana, dan Magik akhirnya bersatu kembali, dengan Uday sebagai anggota baru, dan Jiah menjadi sensasi bernyanyi.

***

Budi selesai membaca cerpen menarik dan bagus gitu, ya buku di tutup dengan baik dan buku di taruh di bawah meja gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik sih motor Eko di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Langsung saja….main permainan Ular Tangga saja Budi!!!!!” kata Eko.

“Oke…main permainan Ular Tangga !!!!!” kata Budi.

Budi mengambil permainan Ular Tangga di bawah meja, ya permainan Ular Tangga di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Ular Tangga dengan baik gitu.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Rahsya dan Naura menjalankan dengan baik rumah tangganya, ya anak dua sih. Anak pertama Rahsya dan Naura adalah Irshad. Anak keduanya Rahsya dan Naura adalah Adara. Irshad tidak tinggal di Batam, ya Irshad tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Di Jakarta memang sih Irshad tinggal dengan baik sih di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Aldi dan Dewi. Rumah tangga yang di jalankan Aldi dan Dewi baik sih, ya bahagia dengan anak bernama Jenny gitu. Jenny memang menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Ya Jenny berpacaran dengan baik sih dengan cowok yang bernama Boy gitu. Ya Boy memang satu fakultas dengan Jenny gitu. Ya Boy anaknya Surya dan dan Bulan gitu. Surya menjalankan usaha dealer mobil gitu. Boy memang hobynya motor gitu. Boy memang sering sih bawa Jenny jalan-jalan dengan baik pake motor ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Irshad yang tinggal di rumah kontrakan sih, ya nyaman gitu. Memang sih Irshad kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAKRA gitu. Rahsya, Naura, dan Adara senang sih Irshad tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Rahsya memang menjalankan dengan baik sih usaha bengkel mobil gitu, ya Naura membantu dengan baik sih usaha bengkelnya Rahsya bagian kerjaannya Naura…keuangan gitu. Adara menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Batam gitu. Irshad yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Irshad berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Dika gitu. Dika anak Andre dan Ayu. Andre menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Ya Dika memang punya kemampuan untuk melihat hantu gitu. Ya memang Dika beragama Kristen, ya Dika biasa ibadah dengan baik ke gereja gitu. Romo Wendy memang membimbing umat Kristen di gereja dengan baik dengan tujuannya sih umat Kristen berjalan di jalan baik demi diri, keluarga, dan orang lain gitu. Dika memang meminta bantuan Romo Wendy untuk menutup kemampuannya bisa melihat hantu. Romo Wendy membimbing Dika dengan baik untuk bisa menutup kemampuannya yang bisa melihat hantu karena menurut Dika mengganggu kemampuan melihat hantu gitu. Usaha Dika berhasil menutup kemampuannya untuk tidak bisa melihat hantu gitu. Dika menjalankan kehidupannya dengan baik, ya kerja dengan baik di perusahaan gitu. Pertemanan baik Irshad dan Dika, ya keduanya jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Irshad dan Dika adalah kafe gitu. Pemilik kafe adalah Rangga dan Cinta. Memang Rangga dan Cinta…suami istri gitu. Pendapat Irshad dan Dika tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Di kafe, ya Irshad dan Dika ngobrol dengan baik sih urusan kerjaan di perusahaan dan juga bos perusahaan yang bernama Andhika. Ya Andhika punya istri yang bernama Hesti dan anak bernama Kiky gitu. Kiky menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Jakarta gitu. Irshad dan Dika senang sih dengan bos Andhika dengan istri dan anaknya yang paham ilmu agama yang di yakini Kristen gitu. Andhika memang kaya sih jadi Andika selalu memberikan bantuan pada panti asuhan demi anak yatim piatu dan juga orang miskin yang mengalami kesulitan gitu. Andhika memang mengerti dengan ajaran agama yang di yakini Kristen bahwa berbuat kebaikan adalah pahala gitu. Andhika mencontoh perbuatan baik dari para nabi yang menolong orang-orang yang kesulitan karena ujian dunia ini. Irshad dan Dika ingin ngobrol dengan baik sih sama Wakil Gubernur Jakarta tentang politik buruh yang berkaitan dengan baik sih dengan kedudukan di pemerintahan gitu. Memang sih obrolan Irshad dan Dika di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Irshad dan Dika seperti biasa sih kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. Dika mendapatkan kabar teman masa SMA sampai sekarang yang bernama Samsul meninggal dunia gitu. Ya Samsul meninggalnya karena kecelakaan motor gitu. Dika memang mengerti sih menerima keadaan sih urusan kematiannya Samsul sih. Samsul ternyata menjadi hantu penasaran gitu. Dika memang ke rumah Samsul gitu tujuannya turut berduka cinta gitu. Dika merasa ada yang aneh gitu. Ya Dika membuka kemampuannya untuk bisa melihat hantu. Hal yang aneh di rumah Dika ternyata memang Samsul jadi hantu gitu. Dika memang ngobrol dengan hantu Samsul gitu. Hantu Samsul inginnya ke tempat yang tenang jadi urusan di dunia selesai, ya tapi ternyata Samsul masih gentayang di dunia jadi hantu penasaran. Hantu Samsul harus menyelesaikan urusan di dunia gitu. Dika membantu hantu Samsul untuk menyelesaikan masalahnya. Di mulai sih dari kecelakaan motor Samsul gitu. Dika dan hantu Samsul memeriksa dengan baik kenapa Samsul kecelakaan motor?. Setelah di periksa dengan baik sih ada CCTV di toko gitu bahwa Samsul di tabrak mobil sedan gitu. Samsul memang kerja dengan baik di perusahaan PT. JAYA gitu. Dika dan hantu Samsul mencari orang membawa mobil sedan gitu. Usaha Dika dan hantu Samsul berhasil sih mengungkap dengan baik siapa yang menabrak Samsul gitu dengan mobil sedan? Ya ternyata Doni gitu. Ya Doni memang kerja dengan baik di perusahaan PT. JAYA gitu. Samsul menemukan bukti bahwa Doni menggelapkan uang perusahaan gitu. Doni yang tidak ingin di penjara, ya jadi membunuh Samsul dengan cara Samsul mengendarai motornya dengan baik di tabrak mobil sedan yang di bawa Doni gitu. Hantu Samsul marah sih menjadi hantu jahat yang ingin membunuh Doni. Dika menenangkan hantu Samsul dengan tujuannya tidak menjadi hantu jahat gitu. Hantu Samsul jadi tenang gitu karena Dika gitu. Dika menyerahkan semua bukti pada polisi dan segera deh Doni di tangkap dan di penjara sama polisi gitu. Hantu Samsul belum menghilang gitu masih jadi hantu penasaran gitu, ya jadi hantu Samsul masih harus menyelesaikan masalah di dunia gitu. Samsul punya masalah sih menyakiti hati cewek yang bernama Jasmine gitu karena Samsul dekat dengan cewek yang bernama Mira gitu. Hantu Samsul ingin meminta maaf sama Jasmine gitu. Dika membantu hantu Samsul sih untuk meminta maaf sih dengan Jasmine gitu. Jasmine kerjaannya menjalankan usaha butik gitu. Dika dengan hantu Samsul ke rumah Jasmine gitu. Memang sih Dika dan hantu Samsul bertemu dengan Jasmine gitu. Dika bicara dengan baik sama Jasmine urusan hantu Samsul minta maaf sama Jasmine karena kesalahan Samsul sih berselingkuh gitu. Jasmine tidak bisa melihat hantu Samsul gitu. Jasmine tidak percaya sih bahwa hantu Samsul meminta maaf sama Jasmine gitu. Dika membantu Jasmine untuk bisa melihat hantu Samsul walau sebentar saja gitu. Jasmine bisa melihat hantu Samsul jadinya Jasmine pingsan gitu. Dika berusaha dengan baik sih menyadarkan Jasmine dari pingsannya gitu. Usaha Dika berhasil sih Jasmine kembali sadar gitu, ya Jasmine melihat hantu Samsul gitu dan Jasmine memaafkan hantu Samsul gitu. Dika menutup kembali kemampuan Jasmine untuk melihat hantu Samsul gitu. Dika suka sih sama Jasmine gitu. Hantu Samsul awalnya sih marah sih….Dika suka dengan Jasmine karena hantu Samsul masih cinta sama Jasmine gitu. Ya hantu Samsul sadar sih bahwa hantu Samsul tidak bisa bersama dengan Jasmine yang masih hidup gitu. Ya hantu Samsul membiarkan dengan baik sih Dika suka dengan Jasmine. Pertemanan Dika dan Jasmine baik keduanya gitu, ya ada rasa cinta gitu dan jadian dengan baik gitu. Hantu Samsul senang sih…Jasmine bersama cowok yang baik Dika gitu. Dika memang teman baik Samsul dari masih hidup sampai Samsul jadi hantu gitu.  Irshad senang sih Dika menjalin kisah cinta dengan Jasmine gitu. Dika dan Jasmine jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Hantu Samsul masih jadi hantu penasaran gitu. Dika memang harus membantu hantu Samsul gitu. Hantu Samsul memang pernah salah sih sama kedua orang tuanya. Gunawan dan Rara adalah orang tuanya Samsul gitu. Dika bersama hantu Samsul menemui orang tuanya hantu Samsul di rumah gitu. Dika meminta maaf pada orang tua Samsul atas permintaan hantu Samsul gitu. Gunawan dan Rara memaafkan Samsul dengan baik gitu. Hantu Samsul menangis dengan baik sih karena di maafkan sama orang tuanya gitu. Gunawan dan Rara melihat dengan baik hantu Samsul yang menangis dan ketiganya berpelukan gitu. Hantu Samsul merasakan dengan baik bahwa dirinya harus pergi ke alam yang tenang gitu dan menghilang gitu. Dika urusan dengan hantu Samsul selesai gitu, ya Dika menutup dengan baik sih kemampuannya melihat hantu gitu. Gunawan dan Rara seperti biasa sih ke gereja untuk mendoakan diri keduanya dan anak tercinta Samsul gitu. Dika kerja dengan baik di perusahaan dan pacarannya Dika dan Jasmine baik gitu. Irshad sekarang ini sedang dekat dengan cewek yang bernama Reina gitu. Pertemuan pertama Irshad dan Reina di kafe gitu. Reina anaknya Ivan dan Rosa. Ivan menjalankan usaha toko pakaian gitu. Reina memang kerjaannya wartawati di surat kabar Suara Rakyat. Ya memang sih Reina banyak membuat artikel, ya salah satu artikel yang di buat Reina tentang kematian polisi Toto gitu, ya polisi memeriksa dengan baik sih dan hasilnya polisi Beni yang membunuh polisi Toto karena polisi Beni terkait dengan pengedar narkoba yang bernama Alex gitu. Alex memang bos dunia hitam gitu. Polisi menangkap dan memenjarakan dengan baik Beni dan Alex gitu. Irshad dan Reina yang berteman baik, ya keduanya ada rasa sih jadinya jadian dengan baik sih. Hubungan kisah cinta di jalankan baik sih Irshad dan Reina gitu. Dika memang senang sih Irshad dan Reina menjalankan kisah cinta dengan baik gitu. Irshad dan Reina jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Adara menjalankan kuliah dengan baik sih. Ya Adara memang berteman baik sih dengan teman satu fakultas yang bernama Stevani gitu. Ya Stevani anaknya Randa dan Selfi. Ya Randa menjalankan usaha dealer motor gitu. Pertemanan yang baiknyan Adara dan Stevani, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Gibran anaknya Aslan dan Tiara gitu. Aslan menjalankan usaha toko perhiasaan emas gitu. Gibran memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Ya Gibran dan Adara beda fakultas gitu. Ya Gibran suka sih sama Adara gitu, ya Gibran berusaha dengan baik sih jadian dengan Adara gitu. Pertemanan yang baik Gibran dan Adara, ya Adara suka sih dengan Gibran karena Gibran ganteng dan perilakunya baik gitu. Usaha Gibran jadian dengan Adara berhasil sih, ya jadi keduanya jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Gibran dan Adara gitu. Stevani senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan Adara dan Gibran gitu. Ya Gibran dan Adara jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Naura ulang tahun gitu. Adara yang sayang sama Ibunya, ya jadi Adara membeliin kue ulang tahun  di toko kue gitu. Adara membawa kue ulang tahun ke rumah gitu. Rahsya dan Naura pulang ke rumah dan segera Adara memberikan kue ulang tahun pada Ibunya sambil mengucapkan kata “Selamat ulang tahun Ibu”. Naura senang sih ulang tahunnya di rayakan gitu. Naura mencium dengan baik Adara gitu. Lilin di kue di tiup sama Naura gitu. Adara memberikan hadiah pada Ibu berupa pakaian yang di beli mall dengan tujuannya Ibu pergi ke gereja dengan pakaian baik dan bagus yang di beli Adara gitu. Naura senang sih hadian pakaian dari Adara gitu. Irshad memang mengucapkan selamat ulang tahun pada Ibu, ya lewat Hp gitu. Irshad memang membeliin Ibu berupa tas di Jakarta, ya tas di kirim ke Batam lah. Naura senang dapat hadiah dari Irshad gitu. Naura menagih sih hadiah dari Rahsya gitu. Ya Rahsya memberikan hadiah pada Naura sih berupa jam tangan gitu. Naura senang sih dapat hadiah jam tangan dari Rahsya gitu. Rahsya, Naura, dan Adara menikmati makan kue ulang tahun dengan baik dan keadaan memang happy-happy gitu. Rahsya, Naura, dan Adara yang menyakini ajaran agama Kristen dengan baik sih…biasa sih ke gereja untuk ibadah dengan baik gitu untuk bersyukur dengan baik pada Tuhan karena kebahagian keluarga gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Pertemanan yang baik tokoh Irshad dan tokoh Dika,” kata Eko.

“Yaaa begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Eko dan Budi tetap asik sih main permainan Ular Tangga gitu.

CAMPUR ADUK

THE DIRTY PICTURE

Malam hari....bulan bersinar dengan baik dan bintang berkelap-kelip di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....FTV di chen...

CAMPUR ADUK