Malam hari, ya bulan sabit bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus sih.....seni dan kebudayaan suku Rejang di chenel TVRI gitu, ya Budi seperti biasa sih duduk dengan santai sih di depan rumahnya sedang asik membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.
Isi cerita yang di baca Budi :
Apeksha "Apu" Shivlal Sahay adalah seorang siswi yang tidak bersemangat dan berhasil mencapai tahun SSC-nya di sekolah meskipun ia kurang berminat untuk melanjutkan sekolah. Ia kesulitan dalam matematika bersama teman-temannya, Sweety dan Pintu. Ibunya yang masih sendiri, Chanda, seorang putus sekolah menengah atas, melakukan empat pekerjaan kasar, termasuk bekerja sebagai pembantu untuk Dr. Diwan.
Terganggu oleh sikap acuh tak acuh putrinya, Chanda menceritakan dilemanya kepada Dr. Diwan, yang menyarankan agar dia menyewa guru privat matematika untuk Apu. Chanda diberi tahu bahwa Apu harus meningkatkan nilainya agar memenuhi syarat untuk mendapatkan diskon biaya pendidikan. Namun, Apu menolak rencana tersebut dengan mengatakan bahwa dia ditakdirkan untuk bekerja sebagai pembantu karena ibunya tidak mampu membayar pendidikan tinggi. Dengan dorongan dari Dr. Diwan, Chanda mendaftar di sekolah Apu untuk belajar matematika dan menjadi guru privat Apu sendiri. Ini membuat Apu malu, dan dia terus-menerus mengejek ibunya. Chanda berteman dengan teman-teman sekelasnya dan membuat para guru terkesan dengan kemajuannya yang stabil. Dia meminta bantuan teman sekelasnya yang pemalu Amar untuk memahami matematika dan menggunakan peta pikiran atas sarannya.
Apu berjuang untuk mendapatkan nilai dan semakin marah dengan keberhasilan ibunya. Chanda berjanji untuk berhenti sekolah jika Apu berhasil mendapatkan nilai yang lebih baik darinya pada tes matematika berikutnya. Dengan bantuan Amar dan belajar terus-menerus, Apu berhasil mendapatkan nilai yang bagus. Namun, Chanda menarik kembali janjinya setelah melihat bahwa Apu tidak berkomitmen untuk melanjutkan belajar. Setelah mengalokasikan lebih banyak waktu untuk sekolah, dia dipecat dari salah satu pekerjaannya dan dipaksa untuk mengambil shift malam di sebuah restoran. Apu berasumsi bahwa Chanda telah meminta-minta ; dia mencuri tabungannya dan menghabiskannya untuk makanan dan pakaian baru. Ini menghancurkan Chanda, yang menjadi depresi ketika Apu mengatakan kepadanya bahwa uang itu tidak diperoleh dengan susah payah.
Chanda berhenti sekolah dan terus bekerja dengan harapan Apu akan bergabung dengan Indian Administrative Service (IAS), setelah ia terinspirasi oleh seorang District Collector yang baik hati. Sementara itu, Amar memberi tahu Apu tentang pengaturan kerja baru ibunya di restoran yang ia kira sebagai permintaan. Merasa menyesal, Apu kembali bersemangat untuk bersekolah dan mulai memperlakukan ibunya dengan hormat. Ia meminta Chanda untuk mendaftar ulang dan keduanya menyelesaikan tahun SSC mereka bersama-sama.
Beberapa tahun kemudian, Apu menghadiri wawancara Ujian Layanan Sipil Komisi Layanan Publik Serikat. Pekerja, setelah lulus ujian dengan sukses. Setelah ditanya apa yang menginspirasinya untuk mendaftar di IAS, ia menjawab bahwa ibunya, yang sekarang menjadi guru privat matematika gratis bagi siswa yang kesulitan. Ia juga menambahkan bahwa ia tidak ingin menjadi pembantu rumah tangga.
***
Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu.
"Emmm," kata Budi.
"Main permainan kartu Domino Budi!" kata Eko.
"Oke main permainan kartu Domino!" kata Budi.
Budi mengambil kartu Domino di bawah meja, ya kartu Domino di kocok dengan baik dan kartu Domino di bagikan dengan baik gitu.
"Emmm," kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silahkan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"April tinggal dengan baik sih di Jakarta dengan orang tua gitu. Valen dan Mila adalah orang tua April gitu. April memang punya abang sih yang bernama Arbil sih. Arbil tidak tinggal di Jakarta, ya Arbil tinggal di Batam dengan istri tercinta yang bernama Melly gitu dan anak bernama Tasya gitu. Tasya.....balita gitu. Memang sih Arbil kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Batam...PT. JAYA. Valen, Mila, dan April senang sih Abril kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Batam gitu. Arbil yang tinggal baik di Batam sih...memang tinggal di rumah ngontrak sih, yaaa pemilik rumah kontrakan....adalah Afan gitu. Ya Afan punya istri cantik yang bernama Sridevi gitu. Rumah tangga yang di jalankan Afan dan Sridevi baik dan bahagia dengan anak yang bernama Pipit gitu. Pipit menjalankan sekolah SMA dengan baik sih di Batam gitu. Ya Pipit suka sih dengan teman satu kelas yang bernama Eby gitu. Eby anaknya Rakha dan Mala. Rakha pengacara gitu. Eby yang berteman baik sama Pipit, ya Eby tidak ada rasa sama Pipit gitu. Eby sukanya sama Zahra gitu. Ya Zahra anaknya Dimitri dan Diandra gitu. Dimitri kerjaannya menjalankan usaha dealer motor gitu. Eby yang ada rasa sama Zahra, ya Eby berusaha dengan baik sih untuk jadian sama Zahra gitu dengan cara pertemanan yang baik sih....sampai keduanya nyaman banget gitu dan jadian gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih, ya Eby dan Zahra gitu. Pipit yang suka sama Eby, ya Pipit harus menerima dengan baik sih bahwa Eby menjalin kisah cinta dengan Zahra gitu. Pipit memutuskan dengan baik fokus sekolah SMA saja gitu. Valen tetap dengan baik menjalankan usaha bengkel mobil gitu. Mila kegiatan sih dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah sih...urusan pengajian di masjid gitu. April kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Teman baik April....teman kuliah sih....Mutia gitu. Mutia anaknya Trian dan Adila gitu. Trian kerjaannya sih menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Pertemanan yang baik April dan Mutia sih, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuan happy-happy gitu. Tempat favorit sih April dan Mutia adalah Warkop gitu. Ya Warkop pemiliknya adalah Ferdi gitu. Ferdi menjalankan pacaran dengan Syakirah. Ya Syakirah kerja di mall yang ada di Jakarta gitu. Pendapat baik April dan Mutia sih... makanan dan minuman di Warkop...enak sih. Di Warkop, ya April dan Mutia...ngobrol dengan baik sih tentang pergaulan muda dan mudi sih...antara baik dan buruk yang ada di Jakarta gitu berdasarkan realita dan media ini dan itu sih. Keinginan April dan Mutia sih....ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta sih tentang Politik Belanda gitu. Memang sih obrolan April dan Mutia sekedar obrolan saja sih, ya seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Ya April dan Mutia tetap dengan baik sih kuliah gitu. April memang berpacaran sih dengan cowok yang bernama Jhon gitu. Ya Jhon anaknya Andhika dan Hesti gitu. Jhon menjalankan usaha Andhika sih dealer mobil gitu. Arbil yang tinggal dengan baik di Batam dan kerja dengan baik di perusahaan gitu, ya Arbil berteman baik....teman kerja yang bernama Yusuf gitu. Yusuf memang masih jomblo sih. Ada sih cewek yang di sukai Yusuf, ya cewek itu namanya Keyla gitu. Keyla kerja dengan baik di kafe gitu. Pemilik kafe adalah Raja dan Indah. Memang sih...Raja dan Indah....suami istri gitu. Yusuf berusaha dengan baik untuk jadian sama Keyla gitu. Yusuf anaknya Andre dan Ayu. Andre menjalankan toko Hp gitu. Keyla anaknya Surya dan Amanda gitu. Ya Surya dan Amanda menjalankan dengan baik usaha toko kelontong gitu. Arbil dan Yusuf biasa sih jalan-jalan dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuan happy-happy gitu. Memang Arbil dan Yusuf sih ke kafe....tempat Keyla kerja gitu. Pendapat Arbil dan Yusuf sih makanan dan minuman di kafe....enak gitu. Di kafe, ya Arbil dan Yusuf ngomong dengan baik sih tentang pergaulan muda dan mudi di Batam...antara baik dan buruk berdasarkan realita dan media ini dan itu gitu. Keinginan Arbil dan Yusuf sih ngobrol dengan Wakilkota Batam tentang Politik Masa Sekarang gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Yusuf sih sekedar obrolan saja sih, ya seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Batam gitu. Arbil dan Yusuf kerja dengan baik di perusahaan gitu. April dan Mutia yang kuliah dengan baik gitu. Mutia suka sih dengan cowok sih yang bernama Fajar gitu. Ya Fajar kerja dengan baik di perusahaan PT. BULE gitu. Memang pertemuan pertama kali sih Mutia dan Fajar sih di Warkop gitu. Hubungan pertemanan terjalin dengan baik Fajar dan Mutia gitu. Hubungan kisah cinta April dengan Jhon harus putus karena Jhon selingkuh dengan Lisa gitu. Ya Lisa kerjaannya model gitu. Mutia mengerti dengan baik keadaan April yang putus cinta sama Jhon karena Lisa gitu. April melupakan dengan baik sih Jhon demi kebaikkan April gitu. Fajar suka sih dengan Mutia gitu. Fajar anaknya Ardian dan Jelita gitu. Ardian menjalankan usaha toko pakaian gitu. Fajar memang berteman baik....teman kerja yang bernama Robi gitu. Robi anaknya Wika dan Gilang gitu. Gilang menjalankan usaha toko kelontong gitu. Robi dan Fajar yang berteman baik, ya keduanya biasa sih jalan-jalan sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuan happy-happy gitu. Fajar dan Robi tetap sih tempat favorit sih kafe gitu. Pemilik kafe adalah Aditiya dan Chintya. Memang Aditiya dan Chintya....suami istri gitu. Robi dan Fajar memang berpendapat dengan baik sih bahwa makanan dan minuman di kafe....enak gitu. Di kafe, ya Robi dan Fajar ngobrol dengan baik sih tentang transportasi umum yang ada di Jakarta gitu. Orang-orang yang kerja dengan baik.....transportasi umum sih....bersyukur banget hasilnya demi keluarga gitu. Keinginan Robi dan Fajar ingin ngobrol dengan baik sih sama Wakil Gubernur Jakarta tentang Politik Jepang gitu. Memang obrolan Robi dan Fajar sih sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Robi dan Fajar tetap dengan baik kerja di perusahaan gitu. Robi memang berpacaran dengan baik sih sama Jihan gitu. Ya Jihan menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Jihan anaknya Ivan dan Sandra gitu. Ivan menjalankan usaha rumah makan Seafood gitu. Fajar yang suka dengan Mutia dan Mutia suka dengan Fajar gitu, ya keduanya jadian gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Fajar dan Mutia gitu. Robi senang sih kisah cinta Fajar dan Mutia gitu. April senang sih dengan kisah cinta Mutia dengan Fajar gitu. April berteman dengan Robi karena Mutia dan Fajar gitu. Memang sih Fajar dan Mutia jalan bareng gitu dengan motor Fajar sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuan happy-happy gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalan Robi dan Jihan terjadi masalah sih....karena Robi melihat dengan baik sih Jihan bersama Rangga gitu di kafe gitu. Robi curiga sih Jihan punya hubungan spesial dengan Rangga gitu. Rangga pemilik hotel Horison gitu. Robi yang berteman baik sama April, ya Robi ada rasa sama April gitu. April suka sih dengan Robi gitu. Robi yang urusan dengan kisah cinta dengan Jihan gitu, ya harus putus sih karena ternyata benar sih Jihan menjalin hubungan kisah cinta sama Rangga gitu. Robi ngobrol sih di kafe dengan Fajar gitu tentang urusan kisah cinta Robi yang putus sama Jihan gitu. Fajar memberikan masukkan yang baik sih sama Robi gitu. Robi menerima masukan dari Fajar gitu, ya Robi melupakan saja Jihan demi kebaikan Robi gitu. Memang tetap sih Robi dan Fajar ingin ngobrol sih dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Pasar Modal gitu. Memang sih obrolan Robi dan Fajar sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Robi dan Fajar tetap seperti biasa sih kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. Fajar dan Mutia merencanakan menikah gitu. Mutia menceritakan dengan baik sih sama April, ya rencana Mutia menikah dengan Fajar gitu....ngobrol sih di Warkop gitu. April senang sih Mutia merencanakan menikah dengan Fajar gitu. Memang sih keinginan April dan Mutia tetap sama sih ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang budaya Politik gitu. Memang obrolan April dan Mutia seperti biasa sih seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi gitu. April dan Mutia tetap dengan baik kuliah gitu. Robi yang suka dengan April jadi Robi memutuskan dengan baik menyatakan cinta sama April gitu. April yang suka dengan Robi gitu, ya April menerima dengan baik Robi gitu. Robi senang sih cinta di terima April gitu. Hubungan kisah di jalankan dengan baik sih Robi dan April. Fajar dan Mutia senang sih dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Robi dan April jalan bareng sih dengan motor Robi sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy gitu. Cerita Yusuf sih jadian dengan Keyla gitu. Arbil senang sih dengan kisah cinta Yusuf dan Keyla gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Kisah cinta," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Persahabatan yang baik tokoh April dan tokoh Mutia," kata Eko.
"Memang persahabatan yang baik sih....tokoh April dan tokoh Mutia," kata Budi.
"Lika liku kisah cinta tokoh April," kata Eko.
"Ya begitulah ceritanya!!!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Eko dan Budi asik permainan kartu Domino gitu.