CAMPUR ADUK

Friday, April 17, 2026

ESCAPE FROM ALCATRAZ

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...film tema horor.....di chenel ANTV, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus sambil menikmati minum kopi dan makan keripik kentang.

Isi cerita yang di baca Budi :

Pada awal 1960 Frank Morris, ya seorang penjahat yang sangat cerdas yang telah melarikan diri dari fasilitas lain, tiba di penjara keamanan maksimum di Pulau Alcatraz. Sipir dengan singkat memberi tahu dia bahwa Alcatraz unik dalam sistem penjara AS karena tingkat keamanannya yang sangat tinggi dan tidak ada narapidana yang pernah berhasil melarikan diri. Selama percakapan Morris mencuri salah satu gunting kuku di atas meja.

Selama beberapa hari berikutnya Morris berkenalan dengan beberapa narapidana: Litmus yang eksentrik, ya yang menyukai makanan penutup; English, ya seorang narapidana kulit hitam menjalani dua hukuman seumur hidup karena membunuh dua orang kulit putih untuk membela diri; dan Doc tua, yang melukis potret dan pernah menanam krisan di Alcatraz. Morris juga membuat musuh seorang pemerkosa berjuluk Wolf, yang mencoba mengganggunya di kamar mandi dan kemudian menyerangnya di halaman penjara dengan pisau. Kedua pria itu dipenjara dalam isolasi di dalam lubang.

Morris dibebaskan sementara Wolf tetap tinggal. Sipir menemukan bahwa Doc telah melukis potret dirinya, serta penjaga lain di pulau itu sendiri. Meskipun lukisan-lukisan itu mirip dengan hormat dan menyanjung, ia secara permanen menghapus hak istimewa lukisan Doc hanya untuk menjadi kejam. Doc tertekan dan memotong beberapa jari tangan kirinya dengan kapak dari bengkel penjara sebelum dibawa pergi.

Kemudian, Morris bertemu dua perampok bank dan saudara laki-laki John dan Clarence Anglin, yang merupakan teman lamanya dari hukuman penjara lain, dan dia terhubung dengan tahanan Charley Butts. Morris memperhatikan bahwa beton di sekitar kisi-kisi di selnya lemah dan dapat terkelupas, yang berkembang menjadi rencana pelarian. Selama beberapa bulan berikutnya Morris, Anglins, dan Butts menggali dinding sel mereka dengan sendok (yang telah disolder menjadi sekop darurat), membuat boneka paper-mache sebagai umpan, dan membuat rakit dari jas hujan.

Selama waktu makan Morris menempatkan krisan di meja untuk menghormati Doc, tetapi Warden berhenti dan menghancurkannya, menyebabkan Litmus yang terpancing dan marah menderita serangan jantung. Sipir memerintahkan pemeriksaan sel Morris tetapi tidak menemukan sesuatu yang aneh. Meskipun demikian, dia mengeluarkan perintah agar Morris dipindahkan ke sel yang berbeda sesegera mungkin. Wolf telah dibebaskan dari sel isolasi dan bersiap untuk menyerang Morris lagi, tetapi English mampu mencegatnya, dengan English menyiratkan bahwa gengnya akan memukuli Wolf.

Malam itu, para narapidana memutuskan bahwa mereka sekarang siap untuk pergi. Morris, Anglins and Butts berencana untuk bertemu di lorong dan melarikan diri. Butts kehilangan keberaniannya dan gagal bertemu dengan mereka. Dia kemudian berubah pikiran tetapi terlambat dan kembali ke selnya di mana dia merajuk atas kesempatan yang hilang.

Membawa perlengkapan flotasi, Morris dan Anglins mengakses atap dan menghindari lampu sorot. Mereka bergegas menuruni sisi gedung ke halaman penjara, memanjat pagar kawat berduri, dan berjalan ke garis pantai pulau, di mana mereka menggembungkan rakit. Ketiga pria itu berangkat dari Alcatraz, sebagian terendam air, berpegangan pada rakit dan menggunakan kaki mereka sebagai kekuatan pendorong utama.

Keesokan paginya pelarian itu ditemukan dan perburuan besar-besaran terjadi kemudian. Serpihan bahan jas hujan, termasuk barang-barang pribadi para pria, ditemukan mengambang di teluk. Saat mencari di Pulau Bidadari, Sipir dengan keras kepala bersikeras bahwa barang pribadi pria itu penting, dan orang-orang itu akan tenggelam sebelum meninggalkan mereka. Seorang penjaga percaya bahwa para narapidana menyingkirkan mereka dengan alasan bahwa mereka tenggelam. Sipir diberitahu oleh ajudannya bahwa dia telah dipanggil untuk pergi ke Washington untuk menghadapi atasannya, dengan kemungkinan dipaksa menerima pensiun dini karena gagal mencegah pelarian. Di atas batu ia menemukan krisan dan diberitahu oleh ajudannya bahwa tidak ada yang tumbuh di Pulau Bidadari. Sebuah mencatat bahwa buronan tidak pernah ditemukan, dan Alcatraz ditutup kurang dari setahun kemudian.

***

Budi selesai baca cerpen yang cerita menarik, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu. 

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan keripik kentang. Eko datang ke rumah Budi, ya motor di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. 

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan ular tangga saja!" kata Eko.

"Ya oke main permainan ular tangga!" kata Budi.

Budi mengambil permainan ular tangga di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu. 

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Di Jakarta, ya Azzam tinggal dengan baik di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Sopo. Rumah tangga yang di jalankan Sopo dan Juwita baik sih. Lisa anaknya Sopo dan Juwita. Lisa kerjanya dokter di rumah sakit yang ada di Jakarta. Azzam berteman baik sih sama Lisa. Memang Lisa cantik dan baik perilakunya jadi Azzam suka. Ya Azzam cukup berteman sama Lisa karena Lisa menjalankan hubungan kisah cinta sama Adit. Ya Adit kerjaannya tentara. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Adit dan Lisa baik sih, ya keduanya merencanakan menikah gitu. Azzam kerjaannya sopir mobil Taxi. Hasil kerja sopir mobil Taxi di syukurin dengan baik sih sama Azzam gitu. Ya Azzam suka membaca buku komik Search, komik Ace, komik Warok Singo Kobra, dan komik Sabar Dulu Dong. Pendapat baik Azzam tentang komik Search, komik Ace, komik Warok Singo Kobra, dan komik Sabar Dulu Dong, ya ceritanya bagus, gambarnya bagus, dan karakter tokoh-tokohnya bagus gitu. Azzam berteman baik sih sama Dani. Ya Dani rumahnya dekat sih dengan rumah kontrakan Azzam gitu. Jarwo dan Juleha adalah orang tuanya Dani. Jarwo menjalankan usaha toko mainan gitu. Dani menjalankan kerjaan sopir mobil angkot. Ya mobil angkot memang milik Jarwo gitu. Hasil kerja sopir mobil angkot di syukurin dengan baik sama Dani. Ya Dani dan Azzam yang berteman baik, ya keduanya biasa sih ngobrol di Warkop. Pemilik Warkop adalah Doyok dan Juwita. Memang Doyok dan Juwita...suami istri. Yang di obrolin Azzam dan Dani di Warkop sih tentang orang-orang yang tinggal di Batam berlatar belakang ini dan itu sih, ya kerjaannya minum arak, berjudi, mencuri, dan menipu gitu jadi memang sih demi lingkungan sosial masyarakat di Batam di baik maka orang-orang pemerintahan harus bertindak dengan baik sih di bidang hukum. Keinginan Azzam dan Dani ingin ngobrol dengan Menteri Pertananan tentang internal dan eksternal organisasi agama ini dan itu yang ada di Lampung jadi berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi dan keamanan di Lampung gitu. Jika ada permasalahan organisasi agama ini dan itu sih...lebih baik di selesaikan secara baik-baik gitu. Memang ada sih tentang orang-orang di organisasi ini dan itu...ngeyel dengan baik sih dengan alasan ini dan itu dan tujuan ini dan itu....jika tidak bisa buat baik demi lingkungan sosial masyarakat...lebih baik di bubarin saja organisasi agama ini dan itu karena....agama cuma agama keyakinan saja. Memang sih obrolan Azzam dan Dani di Warkop sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta. Azzam kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi. Dani kerja dengan baik sih sopir mobil angkot gitu. Dani berteman baik sih dengan cewek yang bernama Diva. Ya Diva anaknya Temon dan Anggi. Temon menjalankan usaha gorengan gitu. Diva kerja di mall gitu. Rumah Diva cukup jauh sih dari rumah Dani gitu. Dani suka dengan Diva. Ya Diva berteman baik sama Romi. Ya Romi dekat dengan rumah Diva. Romi menjalankan usaha rumah makan. Udin dan Mawar adalah orang tuanya Romi. Udin menjalankan usaha rumah kontrakan dan penyewaan ruko gitu. Diva suka dengan Romi gitu. Diva dekat dengan Romi dengan tujuannya sih Diva jadian dengan Romi. Dani memang mengetahui dengan baik sih Diva berteman baik sama Romi. Dari gelagatnya Diva sih, ya Dani mengetahui dengan baik sih bahwa Diva suka dengan Romi. Dani berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Diva. Ya Dani memantapkan diri sih untuk menyatakan cinta sama Diva. Ya Diva menolak Dani karena keinginan Diva sih jadian dengan Romi. Ya Dani menerima sih di tolak Diva kemungkinan sih Dani di tolak Diva karena Diva suka dengan Romi gitu. Azzam mengerti dengan baik sih sama Dani karena Dani di tolak sama Diva gitu. Azzam memberikan masukkan baik sama Dani, ya jadi Dani tenang keadaannya gitu. Dani menjalankan dengan baik sih kerjaan sopir mobil angkot. Azzam menjalankan dengan baik sih sopir mobil Taxi. Diva yang menyukai dengan baik sama Romi, ya ternyata Diva harus menerima kenyataan dengan baik sih bahwa Romi tidak suka dengan Diva dan Romi suka dengan Melani gitu. Ya Melani kuliah di Universitas yang ada di Jakarta. Robert dan Mia adalah orang tuanya Melani. Robert menjalankan usaha minimarket gitu. Rumah Melani tidak jauh dari rumahnya Romi gitu. Ada sih kekesalan Diva karena Romi jadian dengan Melani gitu. Hubungan kisah cinta Romi dan Melani baik sih. Diva tidak mau berlarut urusan Romi, ya jadi Diva fokus saja kerja di mall demi hidup ini gitu. Dani memang berteman dengan cewek yang bernama Ajeng gitu. Ya Ajeng kerja di kafe. Pemilik kafe adalah Surya. Rumah tangga yang di jalankan Surya dan Amanda baik sih. Rumah Ajeng cukup jauh dari rumah Dani. Ateng dan Tia adalah orang tua Ajeng. Ateng kerjaannya penjual ketoprak gitu. Dani suka sih dengan Ajeng gitu. Ya ada sih keinginan Dani untuk jadian dengan Ajeng gitu. Azzam menolong cewek yang pingsan di jalan, ya memang cewek di bawa ke rumah sakit gitu dan nama cewek adalah Eca Aura gitu. Setelah di periksa dengan baik sama dokter...Eca Aura pingsan karena keadaan hamil gitu. Eca Aura menangis dengan baik keadaannya hamil dan juga dirinya di usir dari rumah orang tuanya karena Eca Aura hamil sama pacarnya bernama Ardian dan Ardian tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan Eca Aura gitu. Burhan dan Juleha adalah orang tuanya Eca Aura. Azzam menolong Eca Aura dengan baik sih, ya jadi Eca Aura tinggal dengan baik di rumah kontrakan Azzam. Memang ada omongan orang-orang sih tentang Eca Aura tinggal di rumah kontrakan Azzam gitu, ya Azzam tidak peduli omongan orang-orang yang penting diri Azzam menolong Eca Aura yang mengalami kesulitan gitu. Eca Aura memang sadar diri sih tinggal di rumah Azzam tidak boleh lama-lama gitu, ya Eca Aura harus pindah gitu dan memang Eca Aura harus kerja gitu. Azzam mengerti sih Eca Aura mau kerja gitu dan pindah dari kontrakan Azzam demi kebaikan Eca Aura gitu. Azzam membantu dengan baik sih Eca Aura untuk mencari pekerjaan yang bisa menerima keadaan Eca Aura gitu. Usaha Eca Aura berhasil sih kerja di butiknya Diana. Ya Diana memang punya suami bernama Kadir. Ya Kadir kerjaannya pengacara gitu. Eca Aura kerja dengan baik di butik Diana. Sampai Eca Aura mendapatkan gaji dari butiknya Diana, ya Eca Aura pindah dari kontrakan Azzam gitu. Eca Aura tinggal di rumah kontrakan, ya pemiliknya Asrul. Ya rumah tangga yang di jalankan Asrul dan Anggrek baik sih. Eca Aura tinggal dengan baik di rumah kontrakan dan kerja dengan baik di butiknya Diana gitu. Ya Eca Aura ingin melahirkan anaknya, ya kesalahan memang pada diri Eca Aura yang terlalu percaya pada Ardian gitu. Pertemanan Azzam dan Eca Aura tetap baik sih. Orang tua Eca Aura menyesal dengan baik sih mengusir Eca Aura dari rumah karena Eca Aura hamil gitu karena semuanya omongan orang-orang yang tidak bertanggung jawab tentang Eca Aura yang hamil gitu karena cowok tidak bertanggung jawab seperti Ardian. Ya Ardian yang kerjaannya menjalankan usaha club malam gitu, ya Ardian tetap tidak peduli dengan Eca Aura dan Ardian jojong berpacaran dengan Miranda. Ya Miranda kerjaannya DJ di club malamnya Ardian gitu. Azzam dan Dani tetap sih ke Warkop. Di Warkop, ya Azzam dan Dani ngobrol dengan baik sih tentang sepak bola dan musik yang di tayangkan di Tv. Keinginan Azzam dan Dani sih ingin ngobrol dengan Menteri Pertahanan tentang internal dan eksternal partai politik ini dan itu....di Lampung gitu berkaitan dengan keamaan gitu. Jika ada permasalahan internal dan eksternal partai politik ini dan itu....lebih baik di selesai kan dengan baik gitu. Memang sih obrolan Azzam dan Dani di Warkop sekedar obrolan saja seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta. Dani kerja dengan baik sopir mobil angkot gitu. Azzam kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi. Dani yang ingin jadian sama Ajeng, ya Dani yang masih berteman baik sama Diva dan Dani mengetahui dengan baik sih Romi jadian dengan Melani. Dani yang suka dengan Diva, ya Dani berusaha dengan baik untuk menyatakan cinta yang kedua kalinya pada Diva. Ya Diva suka dengan Dani, ya Diva menerima cinta Dani. Ya Dani senang sih cintanya di terima sama Diva gitu. Urusan Dani dan Ajeng teman saja gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Dani dan Diva gitu. Azzam senang sih dengan kisah cinta Dani dan Diva gitu. Azzam berteman baik sama Eca Aura, ya Azzam suka dengan Eca Aura gitu. Azzam yang berusaha dengan baik untuk kerja di perusahaan, ya akhirnya Azzam berhasil kerja di perusahaan PT. JAYA. Pemilik perusahaan PT. JAYA adalah Aditiya. Rumah tangga yang di jalankan Aditiya dan Rianti baik sih. Azzam tidak kerja sopir mobil Taxi, ya Azzam kerja dengan baik di perusahaan PT. JAYA. Dani senang sih Azzam kerja dengan baik di perusahaan PT. JAYA gitu. Azzam yang berteman baik sama Eca Aura, ya Azzam suka dengan Eca Aura gitu. Di perusahaan, ya Azzam berteman dengan cewek yang bernama Jasmin. Tina dan Toto adalah orang tuanya Jasmin. Toto menjalankan usaha toko elektronik gitu. Azzam suka dengan Jasmin. Ya Azzam berpikir dengan baik sih memilih antara Eca Aura dan Jasmin gitu. Azzam memutuskan dengan baik sih untuk berusaha jadian dengan Jasmin. Ternyata Azzam cukup berteman dengan Jasmin karena Jasmin di jodohkan sama orang tuanya dengan cowok yang bernama Jojon. Ya Jojon menjalankan usaha dealer mobil gitu. Jojon dan Jasmin menikah dan rumah tangga di jalankan dengan baik sih. Azzam masih suka sama Eca Aura gitu. Ya Eca Aura suka dengan Azzam. Ceritanya sih...Eca Aura melahirkan anaknya, ya jadi anak di berinama Suci gitu. Azzam dan Eca Aura yang berteman baik, ya keduanya saling suka jadi keduanya jadian dengan baik gitu. Azzam menerima dengan baik anaknya Eca Aura, ya Suci gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Eca Aura dan Azzam gitu. Dani senang sih dengan kisah cinta Azzam dan Eca Aura gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Pertemanan yang baik tokoh Azzam dan tokoh Dani," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Lika liku kisah cinta tokoh Azzam dan tokoh Dani," kata Eko.

"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko dan Budi tetap dengan asik dengan baik sih main permainan ular tangga gitu.

THE FLYING SCOTSMAN

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....sinetron tema cinta di chenel RCTI, ya seperti biasa sih Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus sih sambil menikmati minum kopi dan makan kue-kue kering.

Isi cerita yang di baca Budi :

Graeme Obree, ya yang menderita saat depresi (yang kita pelajari disebabkan oleh gangguan bipolar yang melumpuhkan ), bersepeda ke hutan tempat dia mencoba gantung diri. Kilas balik ke masa kecil Obree menggambarkan dia diserang secara fisik di sekolah oleh murid lain, meninggalkan Graeme muda dengan luka psikologis yang parah. Suatu hari Obree diberi sepeda oleh orang tuanya yang kita lihat Obree gunakan untuk menghindari para pengganggu.

Seiring perkembangan, ya Obree dewasa sekarang menikah dengan Anne dengan seorang anak. Di sela-sela berkompetisi di balapan lokal, dia menjalankan toko sepeda yang gagal dan harus menambah penghasilannya sebagai kurir sepeda. Graeme bertemu Malky McGovern, ya sesama kurir sepeda, yang mengenali siapa Graeme dan mereka menjadi teman cepat. Saat bekerja di tokonya, seorang pria tua bernama Baxter, meminta Graeme untuk memperbaiki sepeda lamanya. Graeme setuju setelah mengikat Baxter untuk menjadi juri balapan dengan sopir van lokal. Graeme dengan tipis mengalahkan pengemudinya tetapi van itu mengarahkannya ke arahnya. Baxter langsung menyukai Graeme tetapi mengenali kegelapan pada pria yang lebih muda.

Graeme memutuskan untuk mencoba dan mengalahkan rekor jam. Namun, ia tidak memiliki dana maupun kualitas sepeda yang dibutuhkan. Bertekad untuk berhasil, dia meminta Malky untuk mengambil alih manajemen dan penggalangan dana dari istrinya Anne yang kewalahan dengan pekerjaan dan membesarkan anak mereka. Cox ternyata adalah pemilik galangan kapal dan menawarkan Graeme dan Malky pekarangannya untuk membuat sepeda yang pas. Graeme menetapkan waktu 8 minggu untuk membuat sepeda, mengumpulkan dana untuk tantangan, dan membayar akses ke velodrome yang pas. Kekuatan pendorong tenggat waktu yang begitu ketat adalah karena upaya Chris Boardsman untuk memecahkan rekor adalah minggu ke-9.

Graeme berhasil membuat prototipe revolusioner bernama Old Faithful, ya untuk efisiensi maksimum, terbuat dari besi tua dan komponen dari mesin cuci. Malky menghukum Graeme bahwa mereka tidak dapat mencoba merekam menggunakan Old Faithful karena Boardsman akan menggunakan sepeda yang dirancang khusus oleh komputer seharga £500.000. Namun demikian Malky, Anne dan Graeme tiba di Norwegia untuk usaha mereka, Graeme dicemooh oleh para pejabat. Malky mengungkapkan kepada Graeme bahwa dia telah membangun sepeda yang layak berdasarkan prototipe Old Faithful. Graeme dengan enggan setuju untuk menggunakan motor baru itu tetapi upaya pertamanya untuk memecahkan rekor terbukti gagal dan dia gagal.

Graeme memberi tahu semua orang bahwa dia berniat untuk pergi lagi karena dia telah memesan velodrome selama 24 jam. Karena sifat tantangan 1 jam yang melelahkan, semua orang memperingatkannya agar tidak melakukan percobaan kedua. Graeme menemukan cara licik untuk mencegah tubuhnya kejang dan kram serta berolahraga sepanjang malam. Keesokan paginya dia dan Anne tidur dan bergegas mencari Malky, yang tanpa sepengetahuan Graeme telah membangun kembali sepeda menggunakan suku cadang Old Faithful. Graeme memulai usahanya dan kali ini berhasil mengalahkan rekor tersebut.

Namun, kemenangannya berumur pendek karena rekornya dipecahkan Chris Boardman, ya seminggu kemudian. Union Cycliste Internationale mengadakan pertemuan di mana mereka menyusun aturan untuk mencegah Obree menggunakan sepeda percobaannya di masa depan. Obree sangat tertekan pada malam hari setelah perjalanannya yang membuat rekor. Ini diperparah ketika Boardman memecahkan rekor. Ketika Obree dihadapkan di sebuah pub oleh empat pengganggu yang telah menjadi korbannya bertahun-tahun sebelumnya di sekolah, dia menjadi benar-benar menyendiri dan jarang meninggalkan rumahnya. Baxter mencoba untuk menasihatinya, tetapi Obree merasa dikhianati ketika dia mengetahui bahwa Baxter adalah pendeta di gereja lokal dan Obree yang lebih muda agnostik terhadap agama.

Dia cukup pulih untuk bersaing di Kejuaraan Dunia Pengejaran Perorangan pada tahun 1993, di mana dia menggunakan desain sepedanya lagi. Pejabat UCI mulai dengan tegas menegakkan keputusan baru tersebut, menghukumnya karena mengendarai dalam posisi "Tuck" yang dimaksudkan untuk didukung oleh desain sepedanya. Pengerahan tenaga fisik dan emosional memakan korban, dan dia jatuh dengan sangat buruk, lengannya patah.

Tali yang coba digunakan Graeme untuk gantung diri putus, dan dia ditemukan oleh pengendara sepeda lain yang memanggil pihak berwenang. Graeme awalnya menolak pengobatan, sampai Baxter memberitahunya tentang istrinya, yang juga menderita gangguan bipolar dan akhirnya bunuh diri. Atas permintaan Graeme, istrinya, Anne, seorang perawat rumah sakit, setuju untuk membantunya memulai perawatan.

Graeme kemudian kembali dan mendapatkan kembali rekor 1 jam serta gelar dunianya. Konfigurasi sepeda baru yang ia gunakan, yang mendukung jurus "Superman", kemudian dilarang oleh UCI setelah delapan pebalapnya meraih medali emas dengan itu.

***

Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati dengan baik minum kopi dan makan kue-kue kering gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan Ular Tangga Budi!" kata Eko.

"Oke...main permainan Ular Tangga!" kata Budi.

Budi mengambil permainan Ular Tangga di bawah meja, ya permainan Ular Tangga di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Ular Tangga dengan baik gitu.

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Valen tinggal dengan baik di Jakarta, ya tinggal di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Dimitri. Rumah tangga yang di jalankan Dimitri dan Diandra baik, ya bahagia dengan anak yang bernama Melly. Ya Melly kerja dengan baik di surat kabar Suara Rakyat. Memang sih Melly banyak membuat artikel sih, ya salah satu artikel yang di buat Melly bercerita tentang orang miskin yang bernama Tony menembak mati Burhan karena Burhan orang kaya yang sombong dan melakukan tindakan kejahatan dengan menyuruh anak buahnya mengusir Tony dari tanah yang sengketa. Sebenarnya tanah bukan miliknya Burhan, ya pemilik aslinya Jhon gitu. Burhan memang memalsukan sertifikat dan sertifikat yang aslinya tidak ada di tangan Jhon bisa di bilang hilang gitu. Tony memang menyerahkan diri pada polisi karena telah menembak mati Burhan gitu. Arbil anaknya Trian dan Adila. Trian menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan PT. JAYA. Arbil memang berpacaran dengan Melly, ya keduanya merencanakan menikah gitu. Valen yang ingin kerja di perusahaan, ya belum berhasil gitu. Jadi Valen memutuskan dengan baik sih berjualan minuman kopi dengan menggunakan sepedah gitu. Kerjaan berjualan minuman kopi pake sepedah di jalankan dengan baik gitu. Cerita tentang orang-orang di lapangan memang banyak paitnya gitu, ya Valen memang merasakan dengan baik rasa pait kerja jualan kopi keliling gitu dan tetap sih Valen berjuang dengan baik demi hidup ini yang penuh dengan kompetisi untuk menghasilkan uang jadi ada sih hasil sih dari berjualan kopi keliling pake sepedah gitu. Rasa syukur sih Valen mendapatkan rezeki dari berjualan kopi keliling gitu. Valen memang berteman dengan Rangga yang berjualan kopi keliling pake sepedah gitu. Ya Rangga memang belajar ilmu sama dukun gitu dengan tujuannya kaya gitu. Rangga menjalankan dengan baik perjanjian dengan makhluk gaib gitu, ya jadi usaha jualan kopi keliling Rangga laris manis gitu. Valen salut sih dengan Rangga yang jualan kopi kelilingnya laris manis gitu. Memang Valen mengetahui dengan baik sih Rangga belajar ilmu sama dukun dengan tujuan kaya gitu karena Rangga bercerita pada Valen gitu. Rangga senang mendapatkan uang dari berjualan kopi keliling yang laris manis, ya uang di gunakan Rangga untuk membayar hutang sana dan sini itu, ya dan juga renovasi rumah gitu. Rangga pun berhasil jadi kaya dengan menikahi janda kaya yang bernama Mawar gitu. Ya Rangga tidak berjualan kopi keliling pake sepedah, ya jadinya Rangga menjalankan usaha kafe kopi gitu. Valen senang sih Rangga jadi kaya gitu. Usaha yang di jalankan Rangga laris manis, ya rumah tangga Rangga dan Mawar...baik gitu. Rangga tetap menjalankan dengan baik perjanjian dengan makhluk gaib gitu. Suatu hari, ya ada cewek yang di ganggu preman di jalan gitu. Valen menolong cewek yang di gangu preman. Valen bertarung dengan preman dan akhirnya preman di kalahkan Valen. Ya demi kebaikan lingkungan sih, ya preman di serahkan sama Valen pada polisi kepolisian Lapor Pak!. Ya polisi memasukkan preman ke penjara gitu. Cewek yang di tolong Valen, ya ceweknya berterima kasih pada Valen karena telah di tolong dari gangguan preman gitu. Memang Valen berkenalan dengan cewek yang ia tolong gitu, ya nama cewek Mila gitu. Pertemanan terjalin dengan baik sih Mila dan Valen gitu. Valen menjalankan dengan baik sih kerjaan jualan kopi keliling dengan sepedah gitu. Mila memang kerja di perusahaan  PT. CAKRA. Ya pemilik PT. CAKRA adalah Fattan. Mila adalah anaknya Fattan dari istri pertama yang bernama Khanza. Ya Khanza telah lama meninggal gitu. Fattan memang punya istri kedua yang bernama Dinda. Rumah tangga yang di jalankan Fattan dan Dinda baik sih. Sandra adalah anaknya Fattan dan Dinda. Sandra memang kerja di perusahaan Fattan gitu. Mila memang berpacaran sih dengan cowok yang bernama Kenzo gitu. Ya Kenzo menjalankan usaha restoran Nusantara gitu. Sandra memang menyukai dengan baik Kenzo. Memang Sandra cantik gitu, ya jadi Sandra dengan caranya halus mendekati Kenzo gitu. Usaha Sandra berhasil sih membuat Kenzo jatuh hati pada Sandra. Ya Sandra dan Kenzo menjalin hubungan kisah cinta gitu. Mila yang tidak tahu hubungan Kenzo dengan Sandra, ya akhirnya Mila tahu sih hubungan Kenzo dan Sandra gitu. Mila putus hubungan dengan Kenzo gitu. Ya Kenzo tetap melanjutkan hubungan kisah cinta dengan Sandra. Mila memang kecewa dan bersedih karena Kenzo menjalin hubungan dengan Sandra. Rasa sakit di hati Mila tidak bisa di ungkapkan kata-kata gitu. Mila memutuskan dengan baik sih melupakan Kenzo demi kebaikan Mila, ya Mila tetap kerja dengan baik di perusahaan demi Ayahnya gitu. Hubungan Mila dan Sandra dan Ibu tirinya tetap baik saja gitu. Pertemanan Mila dan Valen tetap baik sih. Valen memang menyukai Mila sih. Ya Valen yang berusaha dengan baik untuk kerja di perusahaan, ya akhirnya Valen kerja dengan baik di perusahaan PT. CAKRA gitu. Valen tidak kerja jualan kopi keliling pake sepedah gitu. Ya Valen kerja dengan baik di perusahaan PT. CAKRA. Memang Valen bertemu dengan Mila yang kerja di perusahaan PT. CAKRA gitu. Valen dan Mila hubungan pertemanan baik dan urusan kerjaan di perusahaan pun baik gitu. Valen memang biasa sih menelpon kedua orang tuanya dan adiknya yang tinggal dengan baik di Palembang dengan tujuannya sih mengetahui keadaan orang tua dan adik gitu, ya keadaan orang tua dan adik baik-baik saja jadi Valen senang gitu. Farel dan Fitri adalah orang tuanya Valen gitu. Mentari adalah adiknya Valen gitu. Farel menjalankan dengan baik usaha toko kelontongan, ya Fitri dan Mentari memang membantu dengan baik usaha toko yang di jalankan Farel dengan baik gitu. Mentari menjalankan sekolah SMA yang ada di Palembang gitu. Ya Mentari berteman baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Tasya. Ya Tasya anaknya Afan dan Sridevi. Afan menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Mentari dan Tasya yang berteman baik, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Palembang dengan tujuannya happy-happy gitu. Valen yang kerja di perusahaan PT. CAKRA dengan baik, ya Valen berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Roby. Ya Roby anaknya Dilan dan Anchika gitu. Ya Dilan menjalankan usaha toko elektronik gitu. April anaknya Devan dan Aliya. Ya Devan menjalankan usaha toko pakaian gitu. April kerja dengan baik di surat kabar Merdeka gitu. April memang banyak sih membuat artikel sih, ya salah satu artikel yang di buat April sih tentang gubernur yang bernama Teddy yang berada di mobil dinasnya, ya mobil meledak sih dan Teddy beserta sopirnya yang bernama Didin meninggal karena ledakan di mobil dinas gitu. Polisi memang memeriksa dengan baik kasus peledakan mobil dinas gubernur Teddy gitu. Berdasarkan pengumpulkan data ini dan itu, ya polisi menangkap Toto yang memasang bom di mobil dinas gubernur Teddy. Toto ternyata hanya suruhan orang yang bernama Roy. Ya Roy adalah rekan bisnisnya Teddy gitu. Polisi memang menangkap Roy dan Roy di masukkan ke penjara sama polisi gitu, ya Roy satu sel dengan Toto gitu. Roby memang berpacaran dengan baik sih sama April, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Roby yang berteman baik dengan Valen, ya keduanya biasa sih ke kafe gitu. Pemilik kafe adalah Fattah. Ya rumah tangga yang di jalankan Fattah dan Aqella baik gitu, ya Aqella sedang mengandung anaknya Fattah gitu. Valen dan Roby memang berpendapat dengan baik sih makanan dan minuman di kafe...enak gitu. Di kafe, ya Valen dan Roby...ngobrol dengan baik sih tentang kerjaan di perusahaan dan juga ngobrol tentang peran elit politik dalam sistem demokrasi Indonesia gitu. Keinginan Valen dan Roby sih ingin ngobrol dengan baik sih sama Menteri Pertahanan tentang politik perdagangan minyak bumi berkaitan dengan urusan ekonomi dan keamanan gitu. Memang sih obrolan Valen dan Roby di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Valen dan Roby seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. Hubungan pertemanan Valen dan Mila baik gitu. Valen memang menyukai Mila gitu. Ya Valen yang kerja di perusahaan, ya Fattan senang kerja Valen yang bagus gitu. Hubungan Valen dan Mila yang dekat banget gitu. Memang Mila suka dengan Valen gitu. Valen yang suka banget sama Mila, ya Valen memberanikan diri untuk menyatakan cinta sama Mila, yaaa kalau di tolak sama Mila sih tidak masalah sih untuk Valen karena Valen sadar siapa dirinya? Valen dari keadaan orang biasa-biasa saja gitu. Mila menerima cinta Valen, ya karena Mila suka dengan Valen yang baik perilakunya dan juga ganteng gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Valen dan Mila. Roby senang sih dengan kisah cinta Valen dan Mila. Ya Valen dan Mila jalan bareng sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Valen memang menyatakan dengan baik sih....Mila adalah cinta pertama Valen gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Cinta pertama Valen adalah Mila," kata Eko.

"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cinta Pertama di buat jadi judul cerita yang di ceritakan Budi.....bagus...kan Budi?" kata Eko.

"Judulnya sih Love Story Valen dan Mila. Kalau mau Eko jadi judulnya Cinta Pertama sih...bagus sih!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko, yaaa asik sih main permainan Ular Tangga gitu.

"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Ya hidup ini tetap sama sih Eko!" kata Budi.

"Orang-orang yang tinggal dengan baik di Lampung, ya orang-orang tetap menjalankan dengan baik usahanya dengan modal kecil sampai modal besar," kata Eko.

"Realitanya memang begitu sih," kata Budi.

"Kompetisi tetap terjadi dengan baik," kata Eko.

"Urusan ekonomi...tetap kompetisi dengan baik sih dengan tujuannya sih tetap bertahan dan juga maju sih usaha yang di jalankan," kata Budi.

"Hasil dari usaha, ya rezeki masing-masing," kata Eko.

"Omongan Eko...bener sih!" kata Budi.

"Tetap antara baik dan buruk perilaku manusia kan Budi?" kata Eko.

"Hidup ini....memang tetap antara baik dan buruk perilaku manusia, ya dari anak-anak sampai orang tua," kata Budi.

"Hati-hati dalam menjalankan hidup ini!" kata Eko.

"Benerlah omongan Eko!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan Ular Tangga gitu.

CAMPUR ADUK

ALOFT

Malam hari. Bulan bersinar dengan baik di langit. Keadaan di lingkungan sekitar rumah Budi baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan...

CAMPUR ADUK