CAMPUR ADUK

Friday, April 17, 2026

ESCAPE FROM ALCATRAZ

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...film tema horor.....di chenel ANTV, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus sambil menikmati minum kopi dan makan keripik kentang.

Isi cerita yang di baca Budi :

Pada awal 1960 Frank Morris, ya seorang penjahat yang sangat cerdas yang telah melarikan diri dari fasilitas lain, tiba di penjara keamanan maksimum di Pulau Alcatraz. Sipir dengan singkat memberi tahu dia bahwa Alcatraz unik dalam sistem penjara AS karena tingkat keamanannya yang sangat tinggi dan tidak ada narapidana yang pernah berhasil melarikan diri. Selama percakapan Morris mencuri salah satu gunting kuku di atas meja.

Selama beberapa hari berikutnya Morris berkenalan dengan beberapa narapidana: Litmus yang eksentrik, ya yang menyukai makanan penutup; English, ya seorang narapidana kulit hitam menjalani dua hukuman seumur hidup karena membunuh dua orang kulit putih untuk membela diri; dan Doc tua, yang melukis potret dan pernah menanam krisan di Alcatraz. Morris juga membuat musuh seorang pemerkosa berjuluk Wolf, yang mencoba mengganggunya di kamar mandi dan kemudian menyerangnya di halaman penjara dengan pisau. Kedua pria itu dipenjara dalam isolasi di dalam lubang.

Morris dibebaskan sementara Wolf tetap tinggal. Sipir menemukan bahwa Doc telah melukis potret dirinya, serta penjaga lain di pulau itu sendiri. Meskipun lukisan-lukisan itu mirip dengan hormat dan menyanjung, ia secara permanen menghapus hak istimewa lukisan Doc hanya untuk menjadi kejam. Doc tertekan dan memotong beberapa jari tangan kirinya dengan kapak dari bengkel penjara sebelum dibawa pergi.

Kemudian, Morris bertemu dua perampok bank dan saudara laki-laki John dan Clarence Anglin, yang merupakan teman lamanya dari hukuman penjara lain, dan dia terhubung dengan tahanan Charley Butts. Morris memperhatikan bahwa beton di sekitar kisi-kisi di selnya lemah dan dapat terkelupas, yang berkembang menjadi rencana pelarian. Selama beberapa bulan berikutnya Morris, Anglins, dan Butts menggali dinding sel mereka dengan sendok (yang telah disolder menjadi sekop darurat), membuat boneka paper-mache sebagai umpan, dan membuat rakit dari jas hujan.

Selama waktu makan Morris menempatkan krisan di meja untuk menghormati Doc, tetapi Warden berhenti dan menghancurkannya, menyebabkan Litmus yang terpancing dan marah menderita serangan jantung. Sipir memerintahkan pemeriksaan sel Morris tetapi tidak menemukan sesuatu yang aneh. Meskipun demikian, dia mengeluarkan perintah agar Morris dipindahkan ke sel yang berbeda sesegera mungkin. Wolf telah dibebaskan dari sel isolasi dan bersiap untuk menyerang Morris lagi, tetapi English mampu mencegatnya, dengan English menyiratkan bahwa gengnya akan memukuli Wolf.

Malam itu, para narapidana memutuskan bahwa mereka sekarang siap untuk pergi. Morris, Anglins and Butts berencana untuk bertemu di lorong dan melarikan diri. Butts kehilangan keberaniannya dan gagal bertemu dengan mereka. Dia kemudian berubah pikiran tetapi terlambat dan kembali ke selnya di mana dia merajuk atas kesempatan yang hilang.

Membawa perlengkapan flotasi, Morris dan Anglins mengakses atap dan menghindari lampu sorot. Mereka bergegas menuruni sisi gedung ke halaman penjara, memanjat pagar kawat berduri, dan berjalan ke garis pantai pulau, di mana mereka menggembungkan rakit. Ketiga pria itu berangkat dari Alcatraz, sebagian terendam air, berpegangan pada rakit dan menggunakan kaki mereka sebagai kekuatan pendorong utama.

Keesokan paginya pelarian itu ditemukan dan perburuan besar-besaran terjadi kemudian. Serpihan bahan jas hujan, termasuk barang-barang pribadi para pria, ditemukan mengambang di teluk. Saat mencari di Pulau Bidadari, Sipir dengan keras kepala bersikeras bahwa barang pribadi pria itu penting, dan orang-orang itu akan tenggelam sebelum meninggalkan mereka. Seorang penjaga percaya bahwa para narapidana menyingkirkan mereka dengan alasan bahwa mereka tenggelam. Sipir diberitahu oleh ajudannya bahwa dia telah dipanggil untuk pergi ke Washington untuk menghadapi atasannya, dengan kemungkinan dipaksa menerima pensiun dini karena gagal mencegah pelarian. Di atas batu ia menemukan krisan dan diberitahu oleh ajudannya bahwa tidak ada yang tumbuh di Pulau Bidadari. Sebuah mencatat bahwa buronan tidak pernah ditemukan, dan Alcatraz ditutup kurang dari setahun kemudian.

***

Budi selesai baca cerpen yang cerita menarik, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu. 

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan keripik kentang. Eko datang ke rumah Budi, ya motor di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. 

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan ular tangga saja!" kata Eko.

"Ya oke main permainan ular tangga!" kata Budi.

Budi mengambil permainan ular tangga di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu. 

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Di Jakarta, ya Azzam tinggal dengan baik di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Sopo. Rumah tangga yang di jalankan Sopo dan Juwita baik sih. Lisa anaknya Sopo dan Juwita. Lisa kerjanya dokter di rumah sakit yang ada di Jakarta. Azzam berteman baik sih sama Lisa. Memang Lisa cantik dan baik perilakunya jadi Azzam suka. Ya Azzam cukup berteman sama Lisa karena Lisa menjalankan hubungan kisah cinta sama Adit. Ya Adit kerjaannya tentara. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Adit dan Lisa baik sih, ya keduanya merencanakan menikah gitu. Azzam kerjaannya sopir mobil Taxi. Hasil kerja sopir mobil Taxi di syukurin dengan baik sih sama Azzam gitu. Ya Azzam suka membaca buku komik Search, komik Ace, komik Warok Singo Kobra, dan komik Sabar Dulu Dong. Pendapat baik Azzam tentang komik Search, komik Ace, komik Warok Singo Kobra, dan komik Sabar Dulu Dong, ya ceritanya bagus, gambarnya bagus, dan karakter tokoh-tokohnya bagus gitu. Azzam berteman baik sih sama Dani. Ya Dani rumahnya dekat sih dengan rumah kontrakan Azzam gitu. Jarwo dan Juleha adalah orang tuanya Dani. Jarwo menjalankan usaha toko mainan gitu. Dani menjalankan kerjaan sopir mobil angkot. Ya mobil angkot memang milik Jarwo gitu. Hasil kerja sopir mobil angkot di syukurin dengan baik sama Dani. Ya Dani dan Azzam yang berteman baik, ya keduanya biasa sih ngobrol di Warkop. Pemilik Warkop adalah Doyok dan Juwita. Memang Doyok dan Juwita...suami istri. Yang di obrolin Azzam dan Dani di Warkop sih tentang orang-orang yang tinggal di Batam berlatar belakang ini dan itu sih, ya kerjaannya minum arak, berjudi, mencuri, dan menipu gitu jadi memang sih demi lingkungan sosial masyarakat di Batam di baik maka orang-orang pemerintahan harus bertindak dengan baik sih di bidang hukum. Keinginan Azzam dan Dani ingin ngobrol dengan Menteri Pertananan tentang internal dan eksternal organisasi agama ini dan itu yang ada di Lampung jadi berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi dan keamanan di Lampung gitu. Jika ada permasalahan organisasi agama ini dan itu sih...lebih baik di selesaikan secara baik-baik gitu. Memang ada sih tentang orang-orang di organisasi ini dan itu...ngeyel dengan baik sih dengan alasan ini dan itu dan tujuan ini dan itu....jika tidak bisa buat baik demi lingkungan sosial masyarakat...lebih baik di bubarin saja organisasi agama ini dan itu karena....agama cuma agama keyakinan saja. Memang sih obrolan Azzam dan Dani di Warkop sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta. Azzam kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi. Dani kerja dengan baik sih sopir mobil angkot gitu. Dani berteman baik sih dengan cewek yang bernama Diva. Ya Diva anaknya Temon dan Anggi. Temon menjalankan usaha gorengan gitu. Diva kerja di mall gitu. Rumah Diva cukup jauh sih dari rumah Dani gitu. Dani suka dengan Diva. Ya Diva berteman baik sama Romi. Ya Romi dekat dengan rumah Diva. Romi menjalankan usaha rumah makan. Udin dan Mawar adalah orang tuanya Romi. Udin menjalankan usaha rumah kontrakan dan penyewaan ruko gitu. Diva suka dengan Romi gitu. Diva dekat dengan Romi dengan tujuannya sih Diva jadian dengan Romi. Dani memang mengetahui dengan baik sih Diva berteman baik sama Romi. Dari gelagatnya Diva sih, ya Dani mengetahui dengan baik sih bahwa Diva suka dengan Romi. Dani berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Diva. Ya Dani memantapkan diri sih untuk menyatakan cinta sama Diva. Ya Diva menolak Dani karena keinginan Diva sih jadian dengan Romi. Ya Dani menerima sih di tolak Diva kemungkinan sih Dani di tolak Diva karena Diva suka dengan Romi gitu. Azzam mengerti dengan baik sih sama Dani karena Dani di tolak sama Diva gitu. Azzam memberikan masukkan baik sama Dani, ya jadi Dani tenang keadaannya gitu. Dani menjalankan dengan baik sih kerjaan sopir mobil angkot. Azzam menjalankan dengan baik sih sopir mobil Taxi. Diva yang menyukai dengan baik sama Romi, ya ternyata Diva harus menerima kenyataan dengan baik sih bahwa Romi tidak suka dengan Diva dan Romi suka dengan Melani gitu. Ya Melani kuliah di Universitas yang ada di Jakarta. Robert dan Mia adalah orang tuanya Melani. Robert menjalankan usaha minimarket gitu. Rumah Melani tidak jauh dari rumahnya Romi gitu. Ada sih kekesalan Diva karena Romi jadian dengan Melani gitu. Hubungan kisah cinta Romi dan Melani baik sih. Diva tidak mau berlarut urusan Romi, ya jadi Diva fokus saja kerja di mall demi hidup ini gitu. Dani memang berteman dengan cewek yang bernama Ajeng gitu. Ya Ajeng kerja di kafe. Pemilik kafe adalah Surya. Rumah tangga yang di jalankan Surya dan Amanda baik sih. Rumah Ajeng cukup jauh dari rumah Dani. Ateng dan Tia adalah orang tua Ajeng. Ateng kerjaannya penjual ketoprak gitu. Dani suka sih dengan Ajeng gitu. Ya ada sih keinginan Dani untuk jadian dengan Ajeng gitu. Azzam menolong cewek yang pingsan di jalan, ya memang cewek di bawa ke rumah sakit gitu dan nama cewek adalah Eca Aura gitu. Setelah di periksa dengan baik sama dokter...Eca Aura pingsan karena keadaan hamil gitu. Eca Aura menangis dengan baik keadaannya hamil dan juga dirinya di usir dari rumah orang tuanya karena Eca Aura hamil sama pacarnya bernama Ardian dan Ardian tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan Eca Aura gitu. Burhan dan Juleha adalah orang tuanya Eca Aura. Azzam menolong Eca Aura dengan baik sih, ya jadi Eca Aura tinggal dengan baik di rumah kontrakan Azzam. Memang ada omongan orang-orang sih tentang Eca Aura tinggal di rumah kontrakan Azzam gitu, ya Azzam tidak peduli omongan orang-orang yang penting diri Azzam menolong Eca Aura yang mengalami kesulitan gitu. Eca Aura memang sadar diri sih tinggal di rumah Azzam tidak boleh lama-lama gitu, ya Eca Aura harus pindah gitu dan memang Eca Aura harus kerja gitu. Azzam mengerti sih Eca Aura mau kerja gitu dan pindah dari kontrakan Azzam demi kebaikan Eca Aura gitu. Azzam membantu dengan baik sih Eca Aura untuk mencari pekerjaan yang bisa menerima keadaan Eca Aura gitu. Usaha Eca Aura berhasil sih kerja di butiknya Diana. Ya Diana memang punya suami bernama Kadir. Ya Kadir kerjaannya pengacara gitu. Eca Aura kerja dengan baik di butik Diana. Sampai Eca Aura mendapatkan gaji dari butiknya Diana, ya Eca Aura pindah dari kontrakan Azzam gitu. Eca Aura tinggal di rumah kontrakan, ya pemiliknya Asrul. Ya rumah tangga yang di jalankan Asrul dan Anggrek baik sih. Eca Aura tinggal dengan baik di rumah kontrakan dan kerja dengan baik di butiknya Diana gitu. Ya Eca Aura ingin melahirkan anaknya, ya kesalahan memang pada diri Eca Aura yang terlalu percaya pada Ardian gitu. Pertemanan Azzam dan Eca Aura tetap baik sih. Orang tua Eca Aura menyesal dengan baik sih mengusir Eca Aura dari rumah karena Eca Aura hamil gitu karena semuanya omongan orang-orang yang tidak bertanggung jawab tentang Eca Aura yang hamil gitu karena cowok tidak bertanggung jawab seperti Ardian. Ya Ardian yang kerjaannya menjalankan usaha club malam gitu, ya Ardian tetap tidak peduli dengan Eca Aura dan Ardian jojong berpacaran dengan Miranda. Ya Miranda kerjaannya DJ di club malamnya Ardian gitu. Azzam dan Dani tetap sih ke Warkop. Di Warkop, ya Azzam dan Dani ngobrol dengan baik sih tentang sepak bola dan musik yang di tayangkan di Tv. Keinginan Azzam dan Dani sih ingin ngobrol dengan Menteri Pertahanan tentang internal dan eksternal partai politik ini dan itu....di Lampung gitu berkaitan dengan keamaan gitu. Jika ada permasalahan internal dan eksternal partai politik ini dan itu....lebih baik di selesai kan dengan baik gitu. Memang sih obrolan Azzam dan Dani di Warkop sekedar obrolan saja seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta. Dani kerja dengan baik sopir mobil angkot gitu. Azzam kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi. Dani yang ingin jadian sama Ajeng, ya Dani yang masih berteman baik sama Diva dan Dani mengetahui dengan baik sih Romi jadian dengan Melani. Dani yang suka dengan Diva, ya Dani berusaha dengan baik untuk menyatakan cinta yang kedua kalinya pada Diva. Ya Diva suka dengan Dani, ya Diva menerima cinta Dani. Ya Dani senang sih cintanya di terima sama Diva gitu. Urusan Dani dan Ajeng teman saja gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Dani dan Diva gitu. Azzam senang sih dengan kisah cinta Dani dan Diva gitu. Azzam berteman baik sama Eca Aura, ya Azzam suka dengan Eca Aura gitu. Azzam yang berusaha dengan baik untuk kerja di perusahaan, ya akhirnya Azzam berhasil kerja di perusahaan PT. JAYA. Pemilik perusahaan PT. JAYA adalah Aditiya. Rumah tangga yang di jalankan Aditiya dan Rianti baik sih. Azzam tidak kerja sopir mobil Taxi, ya Azzam kerja dengan baik di perusahaan PT. JAYA. Dani senang sih Azzam kerja dengan baik di perusahaan PT. JAYA gitu. Azzam yang berteman baik sama Eca Aura, ya Azzam suka dengan Eca Aura gitu. Di perusahaan, ya Azzam berteman dengan cewek yang bernama Jasmin. Tina dan Toto adalah orang tuanya Jasmin. Toto menjalankan usaha toko elektronik gitu. Azzam suka dengan Jasmin. Ya Azzam berpikir dengan baik sih memilih antara Eca Aura dan Jasmin gitu. Azzam memutuskan dengan baik sih untuk berusaha jadian dengan Jasmin. Ternyata Azzam cukup berteman dengan Jasmin karena Jasmin di jodohkan sama orang tuanya dengan cowok yang bernama Jojon. Ya Jojon menjalankan usaha dealer mobil gitu. Jojon dan Jasmin menikah dan rumah tangga di jalankan dengan baik sih. Azzam masih suka sama Eca Aura gitu. Ya Eca Aura suka dengan Azzam. Ceritanya sih...Eca Aura melahirkan anaknya, ya jadi anak di berinama Suci gitu. Azzam dan Eca Aura yang berteman baik, ya keduanya saling suka jadi keduanya jadian dengan baik gitu. Azzam menerima dengan baik anaknya Eca Aura, ya Suci gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Eca Aura dan Azzam gitu. Dani senang sih dengan kisah cinta Azzam dan Eca Aura gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Pertemanan yang baik tokoh Azzam dan tokoh Dani," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Lika liku kisah cinta tokoh Azzam dan tokoh Dani," kata Eko.

"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko dan Budi tetap dengan asik dengan baik sih main permainan ular tangga gitu.

No comments:

Post a Comment

CAMPUR ADUK

ALOFT

Malam hari. Bulan bersinar dengan baik di langit. Keadaan di lingkungan sekitar rumah Budi baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan...

CAMPUR ADUK