Malam yang gelap bertabur bintang di langit gitu. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...musik dangdut di chenel TVRI gitu, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya, ya sambil menikmati minum susu dan makan singkong goreng gitu.
"Baca cerpen saja!" kata Budi.
Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.
Isi cerita yang di baca Budi :
Saat berada di taman bersama anjingnya Merlin, Sarah Williams yang berusia 16 tahun membacakan sebuah buku berjudul The Labyrinth, tetapi tidak dapat mengingat baris terakhir. Menyadari bahwa dia terlambat untuk mengasuh adik tirinya yang masih bayi, Toby, dia bergegas pulang dan dihadang oleh ibu tirinya yang pergi keluar bersama ayah Sarah pada malam hari. Frustrasi karena Toby diberi boneka beruang kesayangannya, Lancelot, dan karena tangisannya yang terus-menerus, Sarah dengan gegabah berharap agar Toby dibawa pergi oleh para goblin dari bukunya. Toby menghilang dan Raja Goblin Jareth muncul, menawarkan mimpi Sarah sebagai ganti bayinya. Sarah menolak, langsung menyesali keinginannya. Jareth dengan enggan memberi Sarah 13 jam untuk memecahkan labirin miliknya dan menemukan Toby sebelum ia berubah menjadi goblin selamanya.
Sarah bertemu dengan seorang kurcaci bernama Hoggle yang membantunya memasuki labirin. Awalnya dia kesulitan menemukan jalan dan bertemu dengan cacing yang bisa berbicara yang secara tidak sengaja mengirimnya ke arah yang salah. Sarah berakhir di sebuah oubliette tempat ia bertemu kembali dengan Hoggle. Keduanya dihadang oleh Jareth, lolos dari salah satu jebakannya, dan bertemu dengan seorang troll bernama Ludo. Hoggle melarikan diri dengan cara pengecut, sementara Sarah berteman dengan Ludo setelah membebaskannya dari jebakan tetapi kehilangan dia di hutan. Hoggle bertemu Jareth, yang memerintahkannya untuk memberikan buah persik ajaib kepada Sarah, mempertanyakan kesetiaannya, karena ia seharusnya membawanya kembali ke awal labirin. Sarah diganggu oleh sekelompok makhluk yang disebut The Fire Gang, tetapi Hoggle datang membantunya.
Dia menciumnya, dan mereka jatuh melalui pintu jebakan yang menempatkan mereka di rawa kembung yang disebut "Bog of Eternal Stench" di mana mereka bertemu kembali dengan Ludo. Ketiganya bertemu dengan penjaga rawa, fox terrier antropomorfik Sir Didymus dan Old English Sheepdog "kudanya" Ambrosius. Ludo memanggil jejak batu untuk menyelamatkan Sarah agar tidak terjatuh ke rawa, dan Didymus bergabung dengan kelompok itu. Kelompok itu merasa lapar, jadi Hoggle memberi Sarah buah persik dan melarikan diri saat dia jatuh ke dalam kondisi tak sadarkan diri dan melupakan misinya. Dia bermimpi bahwa Jareth datang kepadanya di sebuah pesta topeng, menyatakan cintanya padanya, tetapi dia menolaknya dan melarikan diri, jatuh ke tempat barang rongsokan di luar Kota Goblin dekat kastil Jareth. Seorang Nyonya Rongsokan tua gagal mencuci otaknya dan dia diselamatkan dan ingatannya dipulihkan oleh Ludo dan Sir Didymus.
Mereka dihadang oleh penjaga gerbang robot raksasa, tetapi Hoggle datang menyelamatkan mereka. Meskipun ia merasa tidak layak dimaafkan atas pengkhianatannya, Sarah dan yang lainnya menyambutnya kembali, dan mereka memasuki kota bersama. Jareth menyadari keberadaan kelompok itu dan mengirimkan pasukan goblinnya untuk menghentikan mereka. Ludo memanggil banyak batu untuk mengusir para goblin, dan mereka pun memasuki kastil. Sarah bersikeras dia harus menghadapi Jareth sendirian dan berjanji akan memanggil yang lain jika diperlukan. Di dalam ruangan yang dimodelkan berdasarkan karya Relativitas milik M. C. Escher, dia berhadapan dengan Jareth saat mencoba mengambil Toby. Ia membacakan baris-baris dari bukunya yang mencerminkan petualangannya hingga saat itu, tetapi ia masih tidak ingat baris terakhirnya.
Jareth kembali menawarkan mimpinya kepada Sarah, tetapi Sarah masih ingat kalimat terakhirnya: "Kamu tidak memiliki kuasa atasku!" Kalah di detik terakhir, Jareth mengembalikan Sarah dan Toby ke rumah, berubah menjadi burung hantu gudang dan terbang menjauh. Menyadari betapa pentingnya Toby bagi dirinya, Sarah memberinya Lancelot dan kembali ke kamarnya saat ayah dan ibu tirinya pulang ke rumah. Dia melihat teman-temannya di cermin dan mengakui bahwa, meskipun dia sudah dewasa, dia masih membutuhkan mereka dalam hidupnya, di mana karakter-karakter labirin muncul di kamarnya untuk pesta reuni yang riuh, saling berpelukan dengan gembira. Jareth, dalam wujud burung hantu, menyaksikan perayaan mereka dari luar dan kemudian terbang menuju cahaya bulan.
***
Budi selesai baca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum susu dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan dengan baik di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. Di meja, ya Eko melihat dengan baik sih...ada anglo kecil di atasnya ada tekok kaleng berisi air panas gitu, gelas dan piring yang ada singkong goreng gitu.
"Emmm," kata Budi.
"Hidup ini....tetap sama kan Budi?" kata Eko.
"Hidup ini tetap sama sih....Eko?" kata Budi.
"Manusia menjalankan rutinitasnya dengan baik dengan tujuan rencana yang di jalankan berjalan dengan baik sampai apa yang di harapkan di capai dengan baik?" kata Eko.
"Realita hidup ini yang di kerjakan manusia. Di daerah Lampung saja, ya apa daerah lain juga Eko?" kata Budi.
"Daerah Lampung dan daerah lain juga sih. Kan manusia makhluk merencanakan sesuatu dengan baik demi hidup ini," kata Eko.
"Daerah sana dan sini," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Kompetisi tetap terjadi dengan baik," kata Budi.
"Realitanya memang begitu," kata Eko.
"Berjuang dan berjuang demi hidup ini," kata Budi.
"Realitanya memang begitu," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Budi mau cerita toh. Yaaa silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Joko tinggal dengan baik di Jakarta, ya tinggal di rumahnya sendiri yang di beli Joko dari kerja dengan baik sih di perusahaan PT. NIRWANA. Pemilik perusahaan PT. NIRWANA adalah Trian. Rumah tangga yang di jalankan Trian dan Adila baik sih. Boy dan Vera adalah anaknya Trian dan Adila. Boy menjalankan sekolah SD. Vera menjalankan sekolah TK gitu. Joko memang bersyukur dengan baik pada Dewa, ya Joko menjalankan dengan baik sih ibadah sesuai ajaran agama Hindu dengan baik gitu. Joko ingin menikahi cewek yang di sukai yang bernama Ajeng. Joko memang ke pulang ke Bali. Memang Joko asalnya dari Bali gitu. Joko sebenarnya yatim piatu dan tinggal di panti asuhan gitu. Pemilik panti asuhan adalah Ibu Melati. Ya Ibu Melati senang bertemu dengan Joko yang sukses di Jakarta gitu. Joko memang menanyakan tentang Ajeng pada Ibu Melati. Ajeng memang yatim piatu sih. Ajeng berteman baik sama Joko dan Roy. Ya Roy memang yatim piatu. Ibu Melati memberitahukan sama Joko tentang Ajeng sih, yaaa Ajeng harus menikah dengan Roy karena Ajeng hamil sih gitu. Roy dan Ajeng menjalankan rumah tangga dengan baik gitu. Anak yang di lahirkan Ajeng bernama Diyah gitu. Roy dan Ajeng bekerja sama dengan baik sih menjalankan usaha rumah makan gitu demi Diyah gitu. Joko mengerti dengan baik keadaan sih bahwa Ajeng telah menikah dengan Roy. Joko kembali ke Jakarta. Ya Joko kerja dengan baik sih di perusahaan PT. NIRWANA. Joko berteman baik sih sama Juno. Ya Juno memang beragama Kristen. Hasil kerja di perusahaan PT. NIRWANA, ya Juno bisa beli mobil gitu. Juno bersyukur dengan baik pada Tuhan, ya Juno menjalankan dengan baik ibadah di gereja gitu. Kedua orang tua Juno telah lama meninggal gitu. Aditiya dan Rianti adalah orang tuanya Juno. Ya Juno pada masa orang tua masih hidup, ya Juno menjalankan ibadah dengan baik di gereja gitu....Juno mendoakan kedua orang tua. Pada masa orang tua sudah meninggal, ya Juno menjalankan dengan baik ibadah di gereja gitu....Juno mendoakan kedua orang tua gitu. Juno suka membaca buku komik The Accidental Detective, komik The Crow, komik Alice in Borderland, komik The Banquet, dan komik Mariposa. Ya pendapat baik Juno tentang komik The Accidental Detective, komik The Crow, komik Alice in Borderland, komik The Banquet, dan komik Mariposa, yaaa gambarnya bagus, ceritanya bagus, dan karakter tokoh-tokohnya bagus gitu. Joko dan Juno yang berteman baik sih, ya keduanya biasa sih ke kafe gitu. Maria pemilik kafe gitu. Andre dan Ayu adalah orang tuanya Maria. Memang Maria dengan kedua orang tuanya keturunan Arab gitu. Maria dan kedua orang tuanya beragama Islam gitu. Maria punya abang sih yang bernama Habib Jafar gitu. Ya kerjaannya Habib Jafar adalah ustad gitu. Andre dan Ayu menyayangi dengan baik sih Habib Jafar dan Maria. Joko dan Juno berteman baik sih sama Maria dan Habib Jafar gitu. Ya Habib Jafar punya teman baik sih yang bernama Fattan. Ya Fattan kerjaannya dokter di rumah sakit yang ada di Jakarta. Fattah dan Aqella adalah orang tuanya Fattan. Fattan dan kedua orang tuanya beragama Islam gitu. Fattan suka dengan Maria. Habib Jafar sih senang sih Fattan suka dengan Maria. Ya Maria suka dengan Fattan. Karena Habib Jafar kerjaannya ustad gitu, ya urusan Fattan dan Maria lebih baik menikah dari pada pacaran gitu. Fattan dan Maria memang merencankan menikah demi kebaikkan keduanya gitu. Joko dan Juno di kafe Maria, ya Joko dan Juno biasa sih ngobrol tentang kerjaan di perusahaan gitu. Joko dan Juno memang ngobrol dengan baik sih tentang sepak bola dan musik gitu. Keinginan Joko dan Juno sih ingin ngobrol dengan Menteri Pertahanan tentang kinerja Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi dan keamanan gitu. Obrolan Joko dan Juno di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Joko dan Juno kerja dengan baik sih di perusahaan PT. NIRWANA gitu. Juno memang berteman baik sih sama cewek yang bernama Eca Aura gitu. Eca Aura menjalankan dengan baik sih usaha butik sih. Dimitri dan Diandra adalah orang tuanya Eca Aura gitu. Eca Aura dan kedua orang tuanya beragama Kristen. Eca Aura dan kedua orang tuanya keturunan China gitu. Eca Aura dan kedua orang tuanya memang menjalankan dengan baik sih ibadah di gereja gitu. Juno yang suka dengan Eca Aura, ya Juno ingin jadian dengan Eca Aura gitu. Joko mengerti dengan baik sih Juno suka dengan baik sama Eca Aura gitu. Joko mendukung saja sih jika Juno jadian dengan Eca Aura gitu. Juno berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Eca Aura gitu. Ada acara musik dangdut. Joko dan Juno ke acara dangdutan gitu. Penyanyi dangdut di acara dangdutan adalah Faul Gayo, Robi dan April. Semua orang suka sih dengan penyanyi dangdut Faul Gayo, Robi, dan April gitu. Joko dan Juno menikmati dengan baik sih acara dangdutan yang bagus, ya serta semua orang suka dengan musik dangdut yang bagus gitu. Acara dangdutan berjalan dengan baik sih. Sampai acara dangdutan selesai. Semua orang pulang ke rumah masing-masing gitu. Joko dan Juno kerja dengan baik sih di perusahaan PT. NIRWANA gitu. Juno berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Eca Aura gitu. Joko berteman baik sih dengan cewek yang bernama Diva. Ya Diva kerja di mall gitu. Diva anaknya Sena dan Davina gitu. Diva dan kedua orang tuanya beragama Hindu. Joko yang berteman dengan Diva, ya Joko suka dengan Diva gitu. Joko berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Diva gitu. Juno bertemu dengan mantannya yang bernama Jasmin, ya pertemuan tidak sengaja di jalan gitu. Juno dan Jasmin jadi ngobrol di kafe gitu. Jasmin sekarang sih sudah menikah dengan Andi gitu. Andi menjalankan usaha bengkel mobil gitu. Juno senang saja sih Jasmin menjalin rumah tangga dengan Andi baik sih. Juno memang sudah melupakan masa lalu sih bahwa Andi lah penyebab hubungan Juno dan Jasmin putus gitu. Juno dan Jasmin berteman baik gitu. Juno tetap dengan rencananya sih, ya berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Eca Aura gitu. Joko memang berusaha dengan baik sih jadian dengan Diva. Ya usaha Joko berhasil jadian dengan Diva karena Diva suka dengan Joko. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Joko dan Diva. Juno senang sih dengan kisah cinta Joko dan Diva. Juno yang berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Eca Aura gitu. Usaha Juno berhasil jadian dengan Eca Aura karena Eca Aura suka dengan Juno. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Juno dan Eca Aura gitu. Joko senang sih kisah cinta Juno dan Eca Aura gitu. Joko dan Juno menjalankan dengan baik sih kerja di perusahaan PT. NIRWANA. Ayahnya Eca Aura meninggal gitu karena di serang sama penjahat jalanan gitu. Memang penjahat jalanan memang melawan sih ketika mau di tangkap polisi. Penjahat jalanan mati tertembak pistol polisi sih. Eca Aura dan Ibu bersedih dengan baik sih Ayah meninggal gitu. Memang Ayahnya Eca Aura di makam kan dengan baik gitu, ya sesuai ajaran agama Kristen gitu. Joko dan Juno memang mengerti dengan baik keadaan Eca Aura yang bersedih karena Ayahnya meninggal gitu. Juno berkata "Cinta pertama Eca Aura adalah Ayahnya". Joko berkata "Ayah menyayangi dengan baik anak ceweknya. Eca Aura kehilangan dengan baik sih cinta pertama, ya Ayah". Eca Aura dan Ibu sering sih ke makam Ayah gitu. Eca Aura yang menjalankan ibadah dengan baik di gereja, ya Eca Aura mendoakan dengan baik Ayah gitu. Hubungan ksiah cinta Juno dan Eca Aura baik dan baik, ya keduanya merencanakan menikah sih demi kebaikan keduanya gitu. Hubungan kisah cinta Joko dan Diva, ya baik sih. Joko dan Juno kerja di perusahaan PT. NIRWANA tetap baik sih. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus!" kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Cerita Cinta," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Pertemanan yang baik sih tokoh Joko dan tokoh Juno," kata Eko.
"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cinta pertama...tokoh Eca Aura adalah Ayahnnya," kata Eko.
"Memang cinta pertama...tokoh Eca Aura adalah Ayahnya. Ya Ayah yang menyayangi dengan baik Eca Aura," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Main kartu remi saja Budi!" kata Eko.
"Okey. Main kartu remi saja!" kata Budi.
Budi mengambil kartu remi di bawah meja, ya kartu remi di ambil di bawah meja, ya kartu remi di kocok dengan baik dan di bagikan dengan baik gitu. Eko dan Budi main kartu remi dengan baik gitu.