CAMPUR ADUK

Tuesday, March 24, 2026

HIMMATWALA

"Malam yang tenang, ya keadaan lingkungan baik," kata Budi.

Setelah nonton Tv sinetron tema cinta di chenel SCTV, yaaa seperti biasa Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik sambil menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Berlatar tahun 1983, cerita dimulai dengan Ravi yang memenangkan kompetisi pertarungan di sebuah klub. Ia dikenal sebagai Himmatwala (pria pemberani). Ia kemudian pergi ke desa Ramnagar, di mana ia bertemu ibunya, Savitri, dan adik perempuannya, Padma, yang menjalani kehidupan yang menyedihkan.

Ibu Ravi, Savitri, memberi tahu Ravi bahwa ayah Ravi, Dharamurthy, adalah orang yang jujur ​​dan terhormat, dan dia adalah pendeta di kuil tersebut. Ayahnya dijebak oleh Sher Singh, zamindar (tuan tanah) yang kejam, karena merampok kuil tersebut sejak dia melihatnya melakukan pembunuhan. Karena muak, ayah Ravi bunuh diri. Sebagai balas dendam, Ravi muda mencoba membunuh Sher Singh tetapi gagal. Ketika rumah Ravi dibakar, Savitri menyuruhnya melarikan diri karena Sher Singh akan membunuhnya.

Dengan dendam di benaknya, Ravi menghajar Narayan Das, manajer dan saudara ipar Sher Singh, serta mengancam Sher Singh. Keesokan harinya, ia mempermalukan putri Sher Singh, Rekha, di depan umum karena ia menghajar sopirnya yang tidak bersalah. Sebagai balasan, Rekha melepaskan seekor harimau di desa di hadapan Ravi. Namun, rencananya tidak berhasil karena menjadi bumerang. Rekha jatuh dari teras dan hendak diserang oleh binatang itu ketika Ravi melompat dan menyelamatkan hidupnya. Rekha jatuh cinta pada Ravi, dan setelah itu, menyelamatkan hidup Ravi dari rencana ayahnya, Sher Singh.

Di sisi lain, Ravi mengetahui bahwa Padma jatuh cinta pada Shakti, putra Narayan Das. Ia keberatan, begitu pula Narayan. Namun, Sher Singh memberi tahu Narayan Das bahwa menikahkan Shakti dengan Padma akan memberi mereka keunggulan atas Ravi karena mereka dapat menganiaya Padma dan mengendalikan Ravi. Sementara itu, Padma sekarang tahu bahwa Ravi, yang tinggal bersamanya, bukanlah Ravi yang sebenarnya, dan Ravi meninggal dalam kecelakaan lalu lintas. Sebelum meninggal, Ravi yang asli memintanya untuk mengurus keluarganya. Padma awalnya kesal tetapi kemudian berbaikan setelah Ravi menyelamatkan hidupnya.

Tak lama setelah Padma dan Shakti menikah, baik ayah maupun anak mulai memperlakukan Padma dengan buruk. Sebagai balas dendam, Ravi menggunakan Rekha untuk melawan ayahnya sendiri, seperti yang Padma sarankan. Setelah Rekha memberi tahu ayahnya, Sher Singh, bahwa ia mengandung anak Ravi, Sher Singh memohon Ravi untuk menikahi Rekha. Akhirnya, Ravi menghukum Narayan Das dan Shakti dengan melakukan semua pekerjaan rumah tangga. Ia juga memenangkan pemilihan Sarpanch, dan Sher Singh akhirnya mengembalikan semua dokumen kepemilikan kepada penduduk desa, yang sebelumnya telah diambil secara ilegal oleh Sher Singh.

Namun, Shakti mendengar percakapan Rekha dan Ravi tentang kehamilan palsu dan bahwa dia bukanlah Ravi yang sebenarnya. Marah, Sher Singh mencoba membunuhnya dengan membawa 20 pejuang dari kota. Saat mereka memukuli Ravi, harimau (yang pernah dilawan Ravi) datang dan menyelamatkan hidupnya. Ravi kemudian memukuli Shakti dengan brutal dan hendak membunuh Sher Singh ketika ibunya menghentikannya. Pada akhirnya, Sher Singh, Narayan Das, dan Shakti meminta maaf kepada Ravi, Savitri, Padma, dan penduduk desa lainnya.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya bukunya di tutup dan buku di taruh di bawah meja.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi. Memang Eko melihat dengan baik sih di meja ada anglo di atasnya ada tekok kaleng yang seperti biasa berisi air panas, dan toples-toples yang berisi kue-kue lebaran.

"Emmm," kata Budi.

"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Memang sih hidup ini tetap sama...Eko!" kata Budi.

"Kaya dan miskin," kata Eko.

"Ya realitanya memang sih kaya dan miskin," kata Budi.

"Ya yang miskin ini, ya frustasi dengan keadaannya yang miskin," kata Eko.

"Ya memang sih yang miskin frustasi dengan keadaannya yang miskin. Contohnya orang stres yang di jalanan ini dan itu," kata Budi.

"Yang kaya tetap ceritanya sombong ini dan itu," kata Eko.

"Manusia punya karena kekayaan ini dan itu jadi sombong gitu," kata Budi.

"Yang miskin ingin sekali merubah nasifnya dengan usaha ini dan itu," kata Eko.

"Memang sih yang miskin berusaha dengan baik untuk mengubah nasifnya," kata Budi.

"Karena hidup ini masih banyak orang-orang yang perilaku buruk di lingkungan jadinya, ya orang miskin yang ingin merubah nasif di jatuhkan dengan baik sama orang-orang yang berperilaku buruk," kata Eko.

"Kenyataan hidup ini memang pait banget, ya orang miskin yang ingin merubah nasifnya di jatuhkan dengan baik sama orang-orang yang berperilaku buruk," kata Budi.

"Harus kuat dan sabar menghadapi ujian hidup ini," kata Eko.

"Omongan Eko...benar lah!" kata Budi.

"Orang-orang yang berperilaku buruk lebih baik di masukkan penjara sama polisi dengan tujuannya lingkungan sosial masyarakat jadi baik," kata Eko.

"Aku setuju dengan omongan Eko!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Main permainan...Dam saja Budi!" kata Budi.

"Okey...main permainan Dam!" kata Eko.

Budi mengambil permainan Dam di bawah meja, ya permainan Dam di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Dam dengan baik.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Ridwan dan Selfi menjalankan rumah tangganya dengan baik dengan dasarnya cinta gitu. Ridwan dan Selfi punya anak dua gitu. Anak pertama Ridwan dan Selfi adalah Adam. Anak keduanya Ridwan dan Selfi adalah Mentari. Adam tidak tinggal di Bandar Lampung, ya Adam tinggal di Jakarta Selatan gitu. Di Jakarta Selatan...Adam tinggal di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Rara dan Randa. Rumah tangga yang di jalankan Randa dan Rara bahagia dengan anak bernama Syifa. Ya Syifa menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta Selatan. Adam memang berteman sih dengan Syifa gitu. Adam memang berusaha dengan baik sih kerja di perusahaan gitu. Nama juga sudah rezeki Adam jadinya Adam berhasil kerja dengan baik sih di perusahaan PT. JAYA yang ada di Jakarta Selatan gitu. Adam kerja dengan baik di perusahaan. Ridwan, Selfi, dan Mentari senang sih dengan Adam yang berhasil sih kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Jakarta Selatan. Ridwan tetap dengan baik sih menjalankan usaha toko kelontongannya, ya Selfi dan Mentari membantu dengan baik usaha Ridwan gitu. Mentari menjalankan dengan baik sekolah SMA yang ada di Bandar Lampung gitu. Ridwan yang menjalankan usaha toko kelontongan demi hidup ini, ya Ridwan merasakan dengan baik sih kompetisi yang terjadi dengan jenis usaha yang sama dan beda gitu. Terkadang ada pikiran Ridwan sih untuk melariskan tokonya dengan cara ke dukun gitu. Ya Ridwan masih punya iman sih karena menjalankan ajaran agama Islam dengan baik gitu, ya Ridwan tidak menjalankan sih ke dukun gitu demi melariskan tokonya. Nama juga rezeki sih, ya usaha Ridwan tetap berjalan dengan baik sih dan memang hasil sih seperti air laut gitu kadang pasang gitu kadang surut gitu. Mentari yang menjalankan sekolah SMA dengan baik, ya Mentari berteman baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Bulan gitu. Bulan anaknya Aulia dan Faul gitu. Faul menjalankan usaha toko pakaian gitu. Pertemanan yang baik Mentari dan Bulan gitu, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik ke tempat yang baik yang ada di Bandar Lampung gitu. Memang sih pergaulan di Bandar Lampung....tua dan muda...antara baik dan buruk gitu karena ragam suku sih dan banyak agama yang di yakini manusia jadi Mentari dan Bulan tetap berhati-hati dalam pergaulan gitu. Ya pergaulan yang buruk sih di jauhkan dengan baik sama Mentari dan Bulan gitu. Lingkungan yang buruk yang ada di Bandar Lampung memang di jauhkan dengan baik sih sama Mentari dan Bulan gitu. Adam yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Adam dekat sih dengan teman kerja....Tono dan Melati gitu. Tono memang sudah punya istri yang bernama Mawar gitu. Rumah tangga yang di jalankan Tono dan Mawar baik, ya bahagia dengan anak bernama Lisa. Ya Lisa...balita gitu. Melati memang masih jomlo gitu. Ya Melati suka sih dengan Adam gitu. Pertemanan Adam, Melati, dan Tono baik sih, ya ketiganya biasa sih ke kafe gitu. Di kafe, ya Adam, Tono, dan Melati...ngobrol dengan baik sih tentang kerjaan di perusahaan dan juga tentang politik ini dan itu berkaitan dengan kedudukan di pemerintahan gitu. Keinginan Adam, Melati, dan Tono...ingin ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta...tentang program kerja pemerintahan berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi gitu. Memang obrolan Adam, Melati, dan Tono di kafe sekedar obrolan saja sih. Adam, Melati, dan Tono seperti biasa kerja dengan baik di perusahaan gitu. Mentari dan Bulan memang tetap menjalankan sekolah SMA dengan baik gitu. Hary teman sekelasnya Mentari dan Bulan. Hary anaknya Rose dan Tony. Ya Tony menjalankan usaha toko elektronik gitu. Hary suka sih dengan Mentari gitu. Ya Hary berusaha dengan baik sih untuk bisa jadian dengan Mentari gitu. Bulan memang merasa sih gerak-gerik Hary menyukai dengan baik Mentari gitu. Bulan dan Mentari ngobrol dengan baik sih tentang Hary dan Mentari suka sih dengan Hary gitu. Bulan mendukung saja sih jika Mentari jadian dengan Hary gitu. Melati suka sih dengan Adam gitu. Adam sukanya sama Syifa gitu. Pertemanan Melati dan Adam baik. Pertemanan Adam dengan Syifa baik gitu. Adam berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Syifa. Memang sih Adam sering jalan bareng sih dengan Syifa gitu. Melati sampai tahu sih bahwa Adam suka dengan cewek yang bernama Syifa gitu. Melati memutuskan dengan baik sih jadian sama Daniel yang kerjaannya tentara gitu. Daniel rumahnya di depan rumah Melati. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih...Melati dan Daniel gitu. Hary yang berusaha dengan baik untuk jadian dengan Mentari, ya usaha Hary berhasil sih jadian dengan Mentari gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Hary dan Mentari gitu. Bulan senang sih dengan kisah cinta Mentari dan Hary gitu. Adam yang suka dengan Syifa, ya Adam berhasil jadian dengan Syifa gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Adam dan Syifa gitu. Memang sih Adam dan Syifa jalan bareng sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta Selatan dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Pertemanan yang baik tokoh Mentari dan tokoh Bulan," kata Eko.

"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko memang asik main permainan Dam gitu.

"Acara Tv," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Acara Tv...musik dangdut di chenel Indosiar...bagus kan Eko?" kata Budi.

"Memang sih acara Tv di chenel Indosiar....musik dangdut bagus!" kata Eko.

"Terhibur dengan baik menonton acara Tv musik dangdut," Budi.

"Omongan Budi...benar lah!" kata Eko.

"Keadaan happy-happy!" kata Budi.

"Happy-happy!" kata Eko.

Eko dan Budi tetap asik dengan baik sih main perminan Dam gitu.

ROCKY HANDSOME

"Malam hari, ya bintang berkelap-kelip di langit," kata Budi.

Memang seperti biasa sih Budi duduk santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Kabir Ahlawat menjalani kehidupan yang tenang dengan menjalankan pegadaian di Goa. Tetangga sebelah Kabir adalah Anna, seorang pecandu narkoba dan penari bar yang tinggal bersama putri kecilnya Naomi. Naomi mengembangkan ikatan khusus dengan Kabir. ACP Dilip Sangodkar dari NCB mengejar Mantoo, seorang bos kejahatan yang didukung oleh saudara Kevin Ferriera dan Luke Ferriera, yang mengendalikan pemerasan massal dalam pengambilan organ dan produksi narkoba bersama Attila, seorang pembunuh profesional.

Suatu malam, Anna dan pacarnya mencuri narkoba dari antek Mantoo, Big Show. Anna menyembunyikan narkoba itu di dalam kamera dan menggadaikannya kepada Kabir. Kehilangan barang titipan itu membuat Mantoo marah, yang menugaskan Kevin untuk mengambil kembali narkoba yang dicuri itu. Luke dan Attila tiba di tempat Anna, di mana mereka menyiksa Anna untuk kamera itu dan Naomi menjadi saksi mata atas penyiksaan brutal itu. Tanpa disadari, Anna mengungkapkan lokasi narkoba itu sebagai tanggapan, di mana Big Show memasuki rumah Kabir bersama dengan anak buahnya, Viju Dempo, untuk meminta kamera itu. Kabir terpaksa menyerahkan kamera itu kepada Luke ketika dia mengatakan kepadanya bahwa Naomi dan Anna adalah tawanannya.

Kabir mendapat telepon dari Kevin untuk mengantarkan barang ke Mantoo dan berjanji akan melepaskannya jika pengiriman berhasil. Kabir mengantarkan obat-obatan itu ke Mantoo, di mana ia menemukan bahwa polisi telah menyerbu tempat persembunyian Mantoo. Mantoo melarikan diri dan Kabir mengejarnya, tetapi ditangkap oleh polisi ketika mereka menemukan mayat Anna dengan semua organnya diambil di mobil Kabir. Kevin dengan brutal menghabisi Mantoo, mengambil semua organnya, dan menjadi gembong narkoba baru. Selama interogasi, Kabir melarikan diri dari kantor polisi.

Para perwira bingung dengan keterampilan tempurnya dan mengetahui bahwa Kabir adalah mantan prajurit Pasukan Khusus RAW yang terhormat, yaaa yang pensiun setelah istrinya yang sedang hamil, Rukshida, terbunuh oleh tembakan teroris nyasar di luar sebuah rumah sakit. Kabir bertarung dengan Attila di sebuah klub malam dan tertembak, tetapi masuk ke sebuah toko obat dan melakukan operasi dadakan. Kabir kemudian melanjutkan perjalanannya, di mana ia menemukan dan membebaskan beberapa budak anak di sebuah pabrik pembuatan obat-obatan. Kabir membunuh Luke di pabrik dan melacak Kevin, yang mengatakan kepadanya bahwa ia telah membunuh Naomi dan menunjukkan sebuah wadah yang berisi apa yang katanya adalah matanya.

Marah, Kabir membunuh semua anggota geng, termasuk Attila dan Kevin. Saat Kabir bersiap bunuh diri karena kesedihan, Naomi yang tidak terluka tiba. Terungkap bahwa Attila, yang merasa kasihan padanya karena telah bersikap baik padanya, telah menyelamatkan hidupnya -- mata di dalam wadah itu milik dokter bedah gangster tersebut. Kabir ditangkap, tetapi para petugas mengizinkan Naomi ikut dengannya. Kabir meminta mereka untuk berhenti di sebuah toko serba ada, yaaa di mana ia membeli ransel dan perlengkapan sekolah untuk Naomi. Kabir bertanya padanya apakah ia bisa bertahan sampai ia kembali, yang disetujui Naomi dan keduanya berpelukan.

***

Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan kue-kue lebaran dengan baik gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik motornya di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik dekat Budi. Memang Eko melihat dengan baik di meja ada anglo yang di atasnya ada tekok kaleng yang seperti biasa sih berisi air panas gitu, toples-toples yang berisi kue-kue lebaran, dan juga kliping gitu.

"Kliping," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko mengambil kliping di meja gitu.

"Budi buat kliping," kata Eko.

"Memang aku membuat dengan baik kliping dengan baik dengan tujuannya sih nilai belajar dan nilai kreatifitas saja!" kata Budi.

Eko membuka kliping dan di baca dengan baik sih. Budi menikmati dengan baik sih minum kopi dan makan kue-kue lebaran gitu. Singkat ceritanya sih Eko selesai juga membaca kliping gitu.

"Kliping yang di buat Budi sih...memang bagus sih. Kumpulan artikel-artikel yang menceritakan dengan baik sih kinerja dari Dinas-Dinas yang ada di Jakarta Selatan, ya bagaimana menyelesaikan masalah yang terjadi karena persoalan ini dan itu?" kata Eko.

"Pujian bagus itu lebih baik untuk orang-orang membuat artikel-artikel yang menceritkan dengan baik kinerja dari Dinas-Dinas yang ada di Jakarta Selatan, ya bagaimana menyelesaikan masalah yang terjadi karena persoalan ini dan itu?" kata Budi.

"Aku paham omongan Budi!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Kliping di tutup dan kliping di taruh di meja gitu.

"Rezeki," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Berdasarkan cerita orang-orang yang tinggal di Lampung termasuk Budi sih ingin kerja di pemerintahan gitu jika memang rezekinya pasti bisa kerja dengan baik di pemerintahan," kata Eko.

"Omongan Eko bener sih," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Hidup ini kan antara baik dan buruk perilaku manusia gitu antara paham agama dan tidak paham agama gitu," kata Budi.

"Realitanya memang begitu," kata Eko.

"Masih ada orang-orang yang berperilaku buruk menghalangi jalan orang-orang ingin kerja di pemerintahan dengan jalan baik, ya kan Eko?" kata Budi.

"Ujian hidup ini.....sih harus berhadapan dengan orang-orang yang berperilaku buruk. Jadi lebih baik sih di bereskan semua orang-orang yang perilaku buruk demi kebaikkan bersama," kata Eko.

"Memang harus di bereskan dengan baik semua orang-orang yang perilaku buruk di masukkan ke penjara demi kebaikan bersama jadi lingkungan sosial masyarakat jadi baik dan baik," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Sekedar obrolan lulusan SMA kan Eko?" kata Budi.

"Memang sekedar obrolan lulusan SMA berdasarkan artikel ini dan itu. Kalau obrolan orang-orang berpendidikan tinggi sih berdasarkan penelitian ini dan itu di ambil dengan baik dari tempat kerja Dinas-Dinas gitu," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan kartu gaplek saja Budi!" kata Eko.

"Oke...main permainan kartu gaplek saja!" kata Budi.

Budi mengambil kartu gaplek di bawah meja, ya kartu gaplek di kocok dengan baik dan kartu gaplek di bagikan dengan baik gitu. Eko dan Budi main kartu gaplek dengan baik gitu.

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Valen dan Mila menjalankan rumah tangganya dengan baik dasarnya cinta dan keimanan, ya memang sih agama yang di yakini Valen dan Mila adalah agama Islam. Anak Valen dan Mila ada dua sih. April anak kedua Valen dan Mila. Arbil anak pertamanya Valen dan Mila. Arbil yang ingin pengalaman hidup dengan baik sih jadi Arbil memutuskan dengan baik sih meninggalkan Palembang ke Jakarta Selatan gitu. Di Jakarta Selatan, ya Arbil tinggal dengan baik sih di rumah paman Jhon dan bibi Melati. Jhon adiknya Valen gitu. Jhon dan Melati tidak punya anak, ya karena Melati tidak bisa gitu. Jhon dan Melati tetap baik rumah tangganya, ya walau anak tidak punya karena Jhon dan Melati saling mencintai dengan baik gitu. Arbil memang dianggap dengan baik sama Jhon dan Melati anak sendiri gitu. Jhon menjalankan dengan baik sih usaha toko elektronik gitu. Arbil ingin kerja di perusahaan yang ada di Jakarta Selatan, ya Arbil berkompetisi dengan baik sih dengan orang-orang yang telah lama tinggal di Jakarta Selatan dan juga dengan orang-orang yang baru tinggal di Jakarta Selatan gitu. Usaha Arbil yang ingin kerja di perusahaan yang ada di Jakarta Selatan....belum mendapatkan hasil gitu. Arbil jadi memutuskan dengan baik sih kerja apa saja yang penting menghasilkan uang dengan cara halal/ baik gitu?. Memang kemana-kemana Arbil pake motornya paman Jhon gitu, ya Arbil memutuskan dengan baik sih kerja jadi tukang ojek online gitu. Kerjaan tukang ojek online di jalankan dengan baik sih sama Arbil gitu. Hasil lumayan sih jadi tukang ojek online gitu, ya Arbil sering infak di mesjid gitu dari hasil kerja dengan baik jadi tukang ojek online gitu. Suatu hari Arbil mendapatkan penumpang yang keluar dari klub malam gitu, ya penumpang cewek yang bernama Sandra gitu. Sandra mengidolakan dengan artis yang bernama King Aloy dan Reza Arap gitu. Arbil mengantarkan Sandra ke rumahnya. Sampai di rumahnya Sandra yang besar banget gitu, ya memang Sandra membayar jasa ojek online pada Arbil dan juga ada uang tambahan sih pada Arbil karena Sandra sedang bahagia gitu berulang tahun gitu....jadi Arbil mensyukurin dengan baik uang dari Sandra gitu. Arbil terus bekerja dengan baik sih tukang ojek online dan juga Arbil berusaha dengan baik sih untuk bisa masuk kerja di perusahaan. Nama juga sudah rezeki jadinya Arbil berhasil kerja di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Pemilik perusahaan adalah Fattah gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Fattah dan Aqella gitu dan bahagia dengan anak Sandra gitu. Arbil memang bertemu dengan Sandra, ya anak bos pemilik perusahaan gitu. Sandra tidak menyangka saja bahwa Arbil adalah tukang ojek online yang berhasil kerja di perusahaan Ayahnya Sandra dengan perjuangan yang baik gitu....bersaing dengan orang-orang ingin kerja dengan baik di perusahaan gitu. Hidup ini banyak cerita sih tentang orang-orang masuk kerja di pemerintahan atau perusahaan lewat orang dalem gitu masih berkaitan dengan uang ini dan itu sih, ya jadi orang-orang males masuk kerjaan perusahaan atau pemerintahan gitu dan lebih baik usaha saja dengan modal kecil dan besar gitu. Berita di media sih masih sih tentang orang-orang yang masuk perusahaan atau pemerintahan lewat orang dalem jadi Nepotisme gitu. Arbil dan Sandra berteman baik gitu. Sekarang ini Sandra memang kerja dengan baik di perusahaan Ayahnya, dan Sandra berpacaran dengan Kenzo gitu. Ya Kenzo anaknya Aditiya dan Cintiya. Kenzo menjalankan perusahaan PT. MAJU gitu. Pemilik perusahaan PT. MAJU adalah Aditiya dan Cintiya gitu. Kisah cinta yang di jalankan Sandra dan Kenzo baik gitu. Arbil kerja dengan baik di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Jhon dan Melati senang sih Arbil kerja dengan baik di perusahaan gitu. Valen, Mila, dan April senang dengan baik sih...Arbil berhasil kerja dengan baik di perusahaan gitu. Valen tetap dengan baik menjalankan usaha toko kelontongan, ya Mila dan April membantu dengan baik usaha Valen gitu. April memang menjalankan sekolah SMA dengan baik yang ada di Palembang gitu. April memang berteman baik sih dengan teman sekelas yang bernama Robi dan Tasya gitu. Robi anaknya Rara dan Ridwan gitu. Ridwan menjalankan usaha toko mainan gitu. Tasya anaknya Selfi dan Randa gitu. Randa menjalankan usaha toko pakaian gitu. Pertemanan April, Robi, dan Tasya baik gitu jadi ketiganya jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Palembang dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman baik dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Memang sih Afan sudah punya istri yang bernama Sridevi. Rumah tangga yang di jalankan Afan dan Sridevi baik dan bahagia dengan anak bernama Daniel gitu. Daniel...balita gitu. Arbil yang berteman baik sama Afan, ya keduanya biasa sih ke Warkop gitu. Pemilik Warkop adalah Mutia dan Yusuf. Ya memang Yusuf dan Mutia...suami istri gitu. Arbil dan Afan memang ngobrol dengan baik sih Warkop sih tentang kerjaan di perusahaan, ya dan juga ngobrolin dengan baik urusan KKN berdasarkan media ini dan itu sih. Keinginan Arbil dan Afan sih ngobrol dengan baik sih dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang organisasi-organisasi agama yang ada di Indonsia berkaitan urusan akhlak manusia dan juga pertumbuhan ekonomi gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan di Warkop sekedar obrolan saja gitu. Ya Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. Sandra memang memeriksa dengan baik sih kerjaannya Arbil, ya ternyata Sandra senang sih...bahwa kerjaannya Arbil bagus gitu. Robi yang berteman baik sama April, ya Robi suka dengan April gitu. April menganggap Robi teman biasa saja gitu. Tasya memang tahu sih bahwa Robi suka dengan April, ya Tasya mendukung saja sih jika Robi ingin jadian dengan April gitu. Arbil dan Afan yang biasa ke Warkop, ya Afan bertemu dengan teman masa kuliah yang bernama Eby gitu. Karena Afan jadinya Arbil berteman dengan Eby gitu. Eby kerja dengan baik menjalankan usaha bengkel mobil dan motor gitu. Memang Eby sudah punya istri yang bernama Zahra gitu. Ya Zahra memang masih kerja di surat kabar Suara Rakyat gitu. Memang sih Zahra banyak membuat artikel sih, ya salah satu artikel yang di buat Zahra sih tentang menteri pendidikan bernama Ardian di tangkap KPK gitu. Memang berdasarkan semua bukti yang ada sih...Ardian di penjara sama KPK dan semua asetnya Ardian di sita sama pemerintahan gitu. Rumah tangga yang di jalankan Eby dan Zahra baik, ya bahagia dengan anak bernama Mutiara. Ya Mutiara...balita gitu. Arbil, Afan, dan Eby...ngobrol dengan baik di Warkop sih tentang sepak bola berdasarkan media ini dan itu. Keinginan Arbil, Afan, dan Eby sih...ingin ngobrol dengan baik sih sama Wakil Gubernur Jakarta tentang politik hukum, ekonomi, sosial, dan budaya. Memang sih obrolan Arbil, Afan, dan Eby sekedar obrolan saja sih. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. Eby tetap dengan baik menjalankan usahanya bengkel mobil dan motor gitu. Robi yang suka dengan April, ya Robi berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan April gitu. Karena usaha yang baik sih Robi bisa meluluhkan hati kerasnya April jadi April menerima cinta Robi dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Tasya senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan dengan baik sih April dan Robi gitu. Robi dan April jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Palembang dengan tujuannya happy-happy gitu. Eby memang punya adik sih bernama Melly gitu. Melly kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta Selatan gitu. Karena pertemanan yang baik Arbil dan Eby jadinya Arbil berteman baik sih dengan Melly gitu. Arbil jatuh hati pada pandangan pertama sih ketika melihat Melly yang cantik dan perilakunya baik gitu. Arbil berusaha dengan baik sih untuk jadian sama Melly gitu. Melly memang masih jomlo gitu. Arbil senang sih Melly masih jomlo karena untuk mendapatkan Melly tidak ada pesaing gitu. Eby dan Afan yang tahu Arbil suka dengan Melly, ya Eby dan Afan mendukung dengan baik sih jika Arbil ingin jadian sama Melly gitu. Usaha Arbil yang ingin jadian dengan Melly berhasil gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Eby dan Afan senang dengan kisah cinta Arbil dan Melly gitu. Arbil dan Melly jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta Selatan dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Tasya," kata Eko.

"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko, yaaa asik sih main permainan kartu gaplek gitu.

"Acara Tv," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Acara Tv di chenel Indosiar...DA7 Mega Konser Kemenangan...bagus kan Eko?" kata Budi.

"Aku memang menonton dengan baik acara Tv di chenel Indosiar...DA7 Mega Konser Kemenangan jadi pendapat aku yang baik sih...memang bagus sih DA7 Mega Konser Kemenangan," kata Eko.

"Pendapat....Eko bagus, ya pendapat aku sih sama dengan Eko sih...bagus," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Menghibur dengan baik acara Tv," kata Budi.

"Memang menghibur dengan baik sih acara Tv," kata Eko.

"Happy-happy!" kata Budi.

"Memang happy-happy!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

Eko dan Budi tetap asik sih main permainan kartu gaplek gitu.

CAMPUR ADUK

HIMMATWALA

"Malam yang tenang, ya keadaan lingkungan baik," kata Budi. Setelah nonton Tv sinetron tema cinta di chenel SCTV, yaaa seperti bia...

CAMPUR ADUK