Malam hari, ya bintang berkelap-kelip di langit. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...DMD Panggung Rezeki di chenel MNCTV, ya seperti biasa sih Budi duduk di depan rumahnya dengan santai, ya sedang membaca cerpen yang cerita menarik dan bagus, ya sambil menikmati minum kopi dan makan keripik singkong.
Isi cerita yang di baca Budi :
Ketika salah satu sahabatnya dibunuh, detektif bagian pembunuhan NYPD Sara Pezzini merasa getir karena tidak mampu membawa pembunuhnya ke pengadilan. Sara yakin pembunuhnya adalah Tommy Gallo, pembunuh bayaran legendaris yang sepertinya tak tersentuh.
Setelah salah satu kaki tangan Gallo menyerang rekannya, Danny Woo, Sara mengejarnya ke museum tempat artefak Joan of Arx termasuk di antara yang dipajang. Saat mencari pria Gallo, Sara sejenak terpaku oleh sarung tangan logam di etalase – dan dikejutkan oleh sosok misterius yang menghilang secepat dia muncul. Selama baku tembak yang biadab di museum, etalase hancur dan sarung tangan itu meluncur melintasi angkasa dan menemukan lengan Sara, yang secara ajaib melindunginya. Belakangan, tampaknya semua peristiwa ini menyatu melalui intrik seorang miliarder bernama Kenneth Irons, seorang pria yang terobsesi dengan artefak bernama Witchblade.
Witchblade adalah senjata ajaib yang dapat memilih siapa yang akan memakainya – dan hanya beberapa pejuang yang dipilih, semuanya wanita, selama berabad-abad. Untuk memahami Pedang Penyihir dan alasan dia dipilih untuk menggunakannya, Sara memulai pencarian sulit untuk menemukan jati diri dan keadilan.
***
Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan keripik singkong. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan dengan baik di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.
"Emmm," kata Budi.
"Lapisan sosial masyarakat....di Lampung...tetap sama kan Budi?" kata Eko.
"Ya tetap sama sih Eko tentang lapisan sosial masyarakat di Lampung!" kata Budi.
"Antara baik dan buruk perilaku manusia," kata Eko.
"Benerlah omongan Eko!" kata Budi.
"Antara paham agama dan tidak paham agama," kata Eko.
"Benerlah omongan Eko!" kata Budi.
"6 ajaran agama," kata Eko.
"Ya 6 ajaran agama," kata Budi.
"Kaya dan miskin," kata Eko.
"Bener omongan Eko!" kata Budi.
"Jadi...orang-orang yang kerja di pemerintahan di Lampung....antara baik dan buruk perilakunya, yaaa dan antara paham agama dan tidak paham agama," kata Eko.
"Benerlah omongan Eko!" kata Budi.
"Sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Eko.
"Memang sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Budi.
"Main permainan Monopoli saja Budi!" kata Eko.
"Oke...main permainan Monopoli!" kata Budi.
Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Monopoli dengan baik.
"Ngomongin tentang cewek-cewek," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Masih ada kan Budi...cewek-cewek yang kelakuannya begini dan begitu," kata Eko.
"Masih sih....Eko...kelakuan cewek-cewek yang begini dan begitu," kata Budi.
"Latar belakang dari cewek-cewek dan juga pergaulan," kata Eko.
"Benerlah omongan Eko!" kata Budi.
"Emmmm," kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Di Jakarta, ya Temon tinggal dengan baik di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Jarwo. Ya Jarwo menjalankan dengan baik sih rumah tangganya dengan Juminten. Lisa adalah anaknya Jarwo dan Juminten. Lisa menjalankan dengan baik sekolah SMA yang ada di Jakarta gitu. Temon berteman dengan Lisa. Yaaa memang Temon hidup sendiri di Jakarta. Sopo dan Julia adalah orang tua Temon. Kedua orang tua Temon telah lama meninggal gitu. Kenangan bersama kedua orang tua di kenang dengan baik sama Temon. Ya Temon kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi. Hasil dari kerja sopir mobil Taxi di syukurin dengan baik sih sama Temon. Ya Temon berteman baik sama Dodo. Rumah Dodo dekat sih dengan rumah kontrakan Temon. Dodo tinggal dengan kedua orang tuanya. Doyok dan Melinda adalah orang tuanya Dodo. Doyok jualan ikan di pasar dengan Melinda. Dodo menjalankan dengan baik sih kerjaan sopir mobil Taxi gitu. Hasil kerja sopir mobil Taxi di syukurin dengan baik sama Dodo. Ya Dodo suka sih membaca buku komik Road Number One, komik Ultraman Taro, komik Fantastic Four, dan komik Maju Kena Mundur Kena. Pendapat baik Dodo tentang komik Road Number One, komik Ultraman Taro, komik Fantastic Four, dan komik Maju Kena Mundur Kena, ya ceritanya bagus, gambarnya bagus, dan karakter tokoh-tokohnya bagus. Temon dan Dodo biasa ngobrol di depan rumah Dodo sambil menikmati minum kopi, makan singkong rebus, dan main catur gitu. Yang di obrolin Temon dan Dodo sih tentang artis cantik penyanyi dangdut Dewi. Ya Temon dan Dodo suka dengan artis Dewi. Temon berkata "Kalau aku kaya....aku ingin bersama Dewi". Dodo mengerti sih omongan Temon sih. Obrolan Temon dan Dodo sih sekedar obrolan saja sih. Keinginan Temon dan Dodo ingin ngobrol dengan Menteri Pertahanan tentang kinerja orang-orang pemerintahan di Jakarta berkaitan dengan baik pertumbuhan ekonomi dan keamanan di Jakarta. Hidup di Jakarta ini penuh dengan kompetisi urusan ekonomi. Temon dan Dodo yang tinggal dengan baik di Jakarta, ya kedua mengetahui dengan baik tentang orang-orang yang tinggal di Jakarta...antara paham agama dan tidak paham agama jadi....ada orang yang egois dan sombong dengan baik dengan kekayaannya gitu. Orang kaya yang paham agama berbuat baik pada orang miskin di lingkungan dan urusan lingkungan di buat dengan baik demi kebaikkan bersama. Sedang orang kaya yang tidak paham agama, ya mana mungkin membantu orang miskin di lingkungan dan urusan lingkungan lebih cenderung masa bodo gitu. Penanganan tentang orang miskin di Jakarta ini...harus benar-benar di tangani sama orang-orang pemerintahan. Memang sih obrolan Temon dan Dodo sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta. Temon dan Dodo berpendapat baik sih tentang obrolan yang lebih baik sih acara Tv dan Radio karena berkaitan dengan baik sih urusan ekonomi. Temon dan Dodo menjalankan dengan baik sih kerjaan sopir mobil Taxi. Temon berteman dengan cewek yang bernama Devi. Ya Devi kerjaannya penyanyi dangdut orgen tunggal. Pemilik orgen tunggal Ateng. Ya Ateng menjalankan rumah tangganya dengan baik sama Melisa. Devi anaknya Dani dan Vita. Dani penjual gorengan gitu. Temon suka dengan Devi cantik dan baik perilaku sih. Ya Temon yang suka dengan artis cantik Dewi, ya dalam khayalannya Temon sih masih ingin bersama artis Dewi. Temon yang berteman baik sama Devi dan Temon suka dengan baik sama Devi jadi Temon berpikir dengan baik sih tentang.....apakah Devi suka sama Temon?. Di Jakarta, ya Temon mengerti dengan baik sih tentang cewek ini dan itu karena berpendidikan jadi cewek-cewek inginnya bersama cowok kaya demi tujuannya menjalankan hidup ini jadi enak dengan kekayaan gitu. Ya Temon berpikir dengan baik tentang Devi jadi Temon yang menyukai Devi, ya jika Temon menyatakan cinta sama Devi ? Kemungkinan di tolak sama Devi. Temon menjalankan dengan baik kerjaan sopir mobil Taxi. Temon tetap berteman baik sama Devi. Dodo berteman baik sih dengan cewek yang bernama Ajeng. Ya Ajeng kerjaannya penjual jamu gendong. Toto dan Lila adalah orang tuanya Ajeng. Toto kerjaannya penjual kerak telor gitu. Dodo suka sih dengan Ajeng gitu. Dodo berusaha dengan baik sih untuk bisa jadian dengan Ajeng gitu. Temon dan Dodo yang berteman baik, ya keduanya biasa ngobrol di depan rumah Dodo gitu. Yang di obrolin Temon dan Dodo sih tentang Ardian yang menjalankan rumah tangga dengan baik sama Jihan. Ardian dan Jihan memang punya anak bernama Tina. Ya Tina menjalankan sekolah TK gitu. Ardian beruaha dengan baik sih setia pada Jihan. Ya Jihan hasratnya lebih besar dari Ardian. Hubungan intim yang di lakukan Ardian pada Jihan dengan tujuannya memuaskan Jihan karena hasratnya gitu. Jihan memang berteman dengan Burhan. Ya Burhan dan Jihan saling suka jadinya melakukan hubungan intim di rumah Burhan gitu. Ardian yang tidak tahu ulah Jihan, ya pada akhirnya Ardian tahu sih...ulah Jihan menjalin hubungan kisah cinta dengan Burhan gitu. Ardian memutuskan cerai dari Jihan dan anak ikut Ardian. Jihan memang bersalah sih karena menjalin hubungan dengan Burhan karena hasrat Jihan gitu. Jihan dan Burhan tetap bersama sih. Temon berkata "Ardian berusaha dengan baik menjadi suami yang setia ternyata malah Jihan selingkuh dengan Burhan". Dodo berkata "Jihan mengikuti hasrat jadinya selingkuh deh dengan Burhan". Temon berkata "Jihan imannya lemah". Dodo berkata "Benerlah omongan Temon". Temon dan Dodo ingin ngobrol dengan Menteri Pertahanan tentang organisasi-organisasi agama yang ada di Jakarta berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi di Jakarta dan juga keamanan. Memang sih obrolan Temon dan Dodo sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta. Temon dan Dodo kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi. Temon berteman dengan cewek yang bernama Eca. Ya Eca status janda sih. Kerjaannya Eca menjalankan usaha warung di depan rumahnya gitu. Temon yang suka sih dengan Eca karena cantik dan perilakunya baik. Kenapa Eca janda? Karena Romi meninggal kecelakaan motor. Temon jadinya suka dua cewek, ya Devi dan Eca gitu. Temon berpikir dengan baik sih untuk memilih antara Devi dan Eca gitu. Maunya Temon sih Devi tapi ternyata Devi jadian dengan Alex. Ya Alex menjalankan usaha dealer mobil sih. Temon mengerti dengan baik sih Devi jadian dengan Alex karena Alex kaya dengan tujuannya sih hidup ini...enak sih menikmati hidup dengan kekayaan gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Alex dan Devi baik, ya keduanya ada rencana gitu. Temon memang tetap berteman baik sama Devi. Temon yang suka sama Eca, ya Temon berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Eca gitu. Dodo yang berusaha dengan baik untuk jadian dengan Ajeng. Usaha Dodo berhasil jadian dengan Ajeng gitu. Temon senang sih kisah cinta Dodo dan Ajeng. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Dodo dan Ajeng gitu. Temon yang ingin jadian dengan Eca. Memang Temon menyatakan cinta sama Eca. Temon di tolak sama Eca karena Eca nyaman dengan status janda dan juga Eca tidak bisa melupakan cintanya pada Romi. Temon menerima sih di tolak Eca. Dodo mengerti dengan baik sih keadaan Temon yang di tolak Eca gitu. Dodo memberikan masukkan baik sih pada Temon, yaaa Temon menerima masukkan baik dari Dodo jadinya Temon tenang gitu. Temon dan Dodo menjalankan dengan baik sih kerjaan sopir mobil Taxi. Dodo menjalankan dengan baik sih kisah cinta dengan Ajeng gitu. Temon dan Dodo biasa sih ngobrol di depan rumah Dodo. Yang di obrolin Temon dan Dodo sih tentang anggota DPR yang bernama Robert, ya Robert melakukan hubungan kisah cinta dengan Lily. Robert dan Lily sampai melakukan hubungan intim di hotel gitu. Pacarnya Lily yang bernama Roy, ya marah besar sih karena Lily menjalin hubungan sama Robert dan sampai berhubungan intim gitu. Roy yang tidak bisa menahan amarahnya jadi Roy membunuh Robert dengan di tembak pake pistol gitu. Roy memang di tangkap polisi dan di masukkan penjara karena pembunuhan pada Robert. Sebenarnya sih Robert dan teman-temannya menggunakan jabatannya untuk korupsi. Polisi memasukkan teman-teman Robert ke penjara gitu. Temon berkata "Anggota DPR seperti Robert dan teman-temannya, ya akhlak buruk jadi kacau sih keadaan ini dan itu". Dodo berkata "Memang kacau kalau pejabat pemerintahan...akhlaknya buruk". Temon dan Dodo ingin ngobrol dengan Menteri Pertahanan tentang perusahaan-perusahaan yang ada di Jakarta dan cabang ada di daerah lain berkaitan dengan baik sih pertumbuhan ekonomi dan keamanan di Jakarta gitu. Memang sih obrolan Temon dan Dodo sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta. Temon dan Dodo kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi. Dodo menjalankan dengan baik sih kisah cinta sama Ajeng. Temon yang masih jomlo, ya Temon berusaha dengan baik untuk mendapatkan jodoh yang baik sih. Dodo memang berusaha setia sama Ajeng, ya ujian Dodo sih teman cewek yang bernama Jasmin dan Aura gitu. Temon yang menyukai artis Dewi di dalam khyalannya Temon tetap sih....ingin bersama artis Dewi yang cantik dan menyenangkan hati Temon gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Kisah cinta," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Pertemanan yang baik sih tokoh Temon dan tokoh Dodo," kata Eko.
"Ya begitulah ceritanya!!!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Monopoli gitu.