Malam hari. Bulan bersinar dengan baik di langit. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus di channel TVRI WORLD, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai sih di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang menarik dan bagus, yaaa sambil menikmati minum kopi dan makan keripik nangka.
Isi cerita yang di baca Budi :
Pada Malam Natal dua tahun setelah peristiwa Die Hard, ya John McClane, ya sekarang seorang letnan di Departemen Kepolisian Los Angeles, tiba di Bandara Internasional Dulles untuk menjemput istrinya, Holly. Sementara itu, sebuah pesawat yang membawa pemimpin militer asing korup Jenderal Ramon Esperanza juga menuju Dulles di bawah ekstradisi karena menggunakan dana AS untuk membeli narkoba. Menunggu untuk bertemu pesawat Esperanza dipermalukan mantan Kolonel William Stuart dan sekelompok mantan simpatisan militer yang mendukung tindakan Esperanza. Mencurigakan, McClane mengikuti dua anak buah Stuart ke area penyortiran bagasi terbatas di mana terjadi baku tembak. McClane membunuh satu orang, tetapi yang lain lolos.
Dengan bantuan temannya, Sersan Al Powell, dia menemukan orang yang meninggal itu telah mengambil identitas seorang perwira militer yang meninggal dua tahun sebelumnya. Menyatukan ini dengan kedatangan Esperanza yang akan segera terjadi, McClane melaporkan kekhawatirannya kepada kepala polisi bandara, Carmine Lorenzo, dan kontrol lalu lintas udara. Ya sutradara Ed Trudeau, tapi tidak ada yang percaya padanya. Mereka yakin ketika Stuart dan anak buahnya, yang beroperasi di luar gereja di pinggiran bandara, memutus semua komunikasi dengan pesawat yang masuk, menonaktifkan semua penerangan landasan pacu, dan menuntut agar pesawat Esperanza diizinkan mendarat tanpa gangguan. Trudeau memerintahkan semua pengontrol lalu lintas udara untuk menahan semua pesawat di wilayah udara Dulles, meskipun ada peringatan bahan bakar rendah. McClane menjadi khawatir tentang pesawat Holly dan meminta bantuan petugas kebersihan bandara Marvin untuk melawan.
Kepala teknisi bandara Leslie Barnes memutuskan untuk mencoba menggunakan susunan antena yang belum selesai untuk berkomunikasi dengan pesawat yang mengelilingi bandara. Carmine mengirim tim SWAT bandara bersamanya, tetapi anak buah Stuart membunuh mereka semua, kecuali Barnes yang diselamatkan oleh McClane. Sebagai pembalasan, Stuart menabrakkan pesawat Inggris dengan berpura-pura menjadi menara kontrol lalu lintas udara dan memalsukan pembacaan altimeter pesawat.
Begitu pesawat Esperanza mendarat, McClane melukai Esperanza sebelum Stuart dan anak buahnya tiba. Mereka meledakkan pesawat dan membawa Esperanza ke gereja, tetapi gagal membunuh McClane.
Tim Pasukan Khusus AS tiba, dipimpin oleh Mayor Grant, yang Stuart adalah anak didiknya. Anak buah Grant dan McClane menyerang gereja. McClane membunuh salah satu anak buah Stuart dan mengejar dengan senjatanya, tetapi orang-orang itu melarikan diri. Bingung mengapa dia gagal melukai siapa pun, McClane menyadari pistol itu kosong, yang berarti tim Grant bekerja sama dengan Stuart. Grant, Stuart, anak buah mereka, dan Esperanza semua bertemu di hanggar bandara tempat Boeing 747 yang mereka tuntut sudah menunggu mereka.
Dalam penerbangan Holly, reporter arogan Richard Thornburg menjadi curiga mengapa pesawat tidak mendarat. Dia menyadap komunikasi kokpit dan merekam transmisi sembunyi-sembunyi sebelumnya dari Barnes ke semua pesawat yang berputar-putar yang menggambarkan situasinya. Di toilet pesawat, dia menyiarkan rekaman itu secara langsung di televisi, yang menyebabkan kepanikan di terminal bandara yang mencegah McClane dan Carmine mencapai 747. Holly menaklukkan Thornburg dengan pistol setrum sesama penumpang.
McClane meminta kru berita untuk menerbangkannya melalui helikopter, ke landasan di mana 747 berencana untuk lepas landas. Ketika pilot helikopter menolak untuk memblokir 747, McClane meminta pilot untuk terbang di dekat pesawat sehingga dia bisa melompat ke sayap. Dia menggunakan mantelnya untuk membuat aileron macet, mencegah pesawat lepas landas. McClane membunuh Grant dan dalam perjuangan dengan Stuart, membuka katup bahan bakar di sayap. Ketika Stuart mendorong McClane dari sayap, McClane menggunakan pemantik rokok untuk menyalakan jalur bahan bakar, meledakkan pesawat dan membunuh semua orang di dalamnya. Jejak api juga berfungsi sebagai panduan pendaratan bagi semua pesawat udara, termasuk milik Holly, untuk mendarat dengan selamat.
Setelah McClane dan Holly bersatu kembali, Marvin mengambil mereka dengan kereta golfnya dan mengusir mereka.
***
Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati dengan baik sih minum kopi dan makan keripik nangka. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik sih motornya di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.
"Emmm," kata Budi.
"Main permainan Dam saja Budi!" kata Eko.
"Okey...main permainan Dam!" kata Budi.
Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Dam dengan baik sih.
"Emmm," kata Budi.
"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Dodo tinggal dengan baik di Jakarta, ya tinggal dengan baik di rumah orang tuanya. Jarwo dan Julia adalah orang tuanya Dodo. Ya Dodo menjalankan dengan baik sih kerjaannya jualan mie ayam. Dodo memang beragama Kristen sih. Dodo menjalankan dengan baik sih ibadah di gereja, ya Dodo mendoakan dengan baik sih orang tua dan Dodo mendoakan dengan baik agar usaha mie ayamnya laris manis. Temon anaknya Adit dan Devina. Temon kerjaannya julan es krim. Memang Temon beragama Kristen. Temon menjalankan dengan baik sih ibadah di gereja, ya Temon mendoakan dengan baik sih orang tua dan Temon mendoakan dengan baik sih usaha jualan es krimnya agar laris manis gitu. Dodo dan Temon memang berteman baik, ya keduanya biasa sih ngobrol dengan baik sih di depan rumah Temon sambil minum kopi, makan singkong rebus, dan main catur gitu. Yang di obrolin Dodo dan Temon tentang Steven yang kerja dengan baik di Universitas sebagai dosen gitu. Steven memang menyukai cewek bernama Diana. Ya Diana dan Steven saling suka. Steven mengalami masalah pada tubuhnya, ya pada akhirnya Steven berakhir di kursi roda. Penyakit yang di derita Steven adalah Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS). Diana yang di sukai Steven, ya Diana memutuskan untuk menikah dengan cowok yang lebih baik dari pada Steven, ya cowok itu bernama Roberto. Roberto kerja di perusahaan gitu. Steven kecewa dengan Diana. Steven harus menerima dengan baik sih keadaannya tidak bisa apa-apa sih, ya jadinya Steven hanya bisa berada di kursi roda. Steven masih punya kecerdasan sih jadinya Steven masih menggunakan kemampuannya pikirannya untuk membuat karya berupa buku hasil penelitiannya. Dari hasil penjualan buku, ya Steven hidup dengan baik gitu. Memang Steven tidak percaya ajaran ketuhanan seperti agama Kristen karena keadaannya hanya bisa duduk di kursi roda. Steven jadi menganut Ateis gitu. Steven bertemu dengan seorang pemuda yang tidak kuliah, ya pemuda itu bernama Romeo. Ya Romeo memang beragama Kristen dan kerjaannya Romeo jualan pakaian. Hasil jualan pakaian demi kebutuhan sehari-hari Romeo karena Romeo yatim piatu. Steven dan Romeo bicara dengan baik sih tentang ketuhanan pada ajaran agama Kristen. Steven mengerti dengan baik sih tentang hidup ini, ya bahwa hidup ini adalah pilihan manusia yang menjalankan hidup ini, ya Steven memilih jalan Ateis dan Romeo memilih jalan ajaran agama Kristen. Steven mengerti dengan baik sih bahwa Tuhan itu menciptakan dunia ini dan Tuhan menguji ciptannya berdasarkan omongan Romeo. Tuhan juga menguji Nabi. Steven sadar keadaannya hanya bisa duduk di kursi roda karena ujian dari Tuhan gitu. Ya Steven mengerti dengan baik hidup ini di syukurin dengan baik karena Tuhan gitu. Steven cukup senang berteman dengan Romeo. Steven menemukan teman baik untuk memahami tentang hidup ini. Steven mengerti tentang ajaran agama Kristen untuk mengajarkan manusia berjalan di jalan baik demi hidup ini, ya karena manusia adalah makluk sosial gitu. Hidup ini adalah pilihan manusia yang menjalankan hidup ini, ya Steven yang Ateis memutuskan untuk masuk agama Kristen karena Romeo. Ya Romeo senang sih Steven masuk agama Kristen. Romeo dan Steven menjalankan dengan baik ibadah di gereja. Romeo dan Steven pertemanannya baik sih. Dodo dan Temon menyimpulkan dengan baik sih tentang hidup ini pilihan Steven sih dari Ateis masuk agama Kristen gitu. Obrolan Dodo dan Temon sekedar obrolan saja sih. Dodo kerja dengan baik sih jualan mie ayam gitu. Temon kerja dengan baik sih jualan es krim gitu. Temon berteman dengan cewek yang bernama Tina. Ya Tina menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Tina anaknya Marvel dan Aurel. Tina memang beragama Kristen. Tina menjalankan dengan baik sih ibadah di gereja, ya Tina mendoakan dengan baik sih kedua orang tua dan Tina mendoakan dengan baik sih kerjaannya menjalankan usaha toko kelontoangan agar laris manis gitu. Temon suka dengan Tina. Temon ingin jadian dengan Tina. Temon berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Tina. Ya Temon pernah bersaing dengan Dodo urusan jadian dengan Rani. Temon dan Dodo gagal sih jadian dengan Rani, ya karena Rani jadian dengan Ivan. Ya Ivan memang lebih baik sih dari Temon dan Dodo, ya Ivan kerja di perusahaan PT. MITRA. Pemilik perusahaan PT. MITRA adalah Mohan dan Raisa. Memang sih Mohan dan Raisa...suami istri gitu. Rumah tangga yang di jalankan Mohan dan Raisa baik sih. Aqeela dan Calista anaknya Mohan dan Raisa. Aqeela dan Calista memang kembar sih. Aqeela dan Calista kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Aqeela memang berpacaran dengan Fattah. Ya Fattah satu fakultas dengan Aqeela. Fattah anaknya Samudra dan Cinta. Samudra pemilik restoran gitu. Fattah memang suka membaca buku komik Pyramid Game, komik Moon Lovers, komik Justice Society of America, dan komik Naluri Hati. Pendapat baik Fattah tentang komik Pyramid Game, komik Moon Lovers, komik Justice Society of America, dan komik Naluri Hati, yaaa ceritanya bagus, gambarnya bagus, dan karakter tokoh-tokohnya bagus gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Fattah dan Aqeela baik sih. Calista memang berpacaran dengan Harry. Ya Harry memang beda fakultas dengan Calista gitu. Ya Harry anaknya Trian dan Adila. Trian menjalankan usaha dealer motor gitu. Harry suka dengan musik gitu. Harry sering ngajak Calista nonton konser musik ini dan itu dengan tujuannya happy-happy gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Harry dan Calista baik sih. Rani dan Ivan menikah dengan baik gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Rani dan Ivan gitu. Temon dan Dodo memang sudah melupakan dengan baik sih Rani gitu. Temon berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Tina. Dodo berteman baik sih dengan cewek bernama Fia. Ya Fia kerjanya usaha jualan lontong sayur. Fia anaknya Andre dan Amanda. Fia memang beragama Kristen. Fia menjalankan dengan baik sih ibadah di gereja, ya Fia mendoakan dengan baik sih kedua orang tua dan Fia mendoakan dengan baik sih usaha jualan lontong sayurnya laris manis gitu. Dodo berteman dengan Fia, ya Dodo suka dengan Fia. Dodo ingin jadian dengan Fia. Dodo berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Fia. Dodo pernah hampir menikahi cewek bernama Eca Aura. Keadaan Eca Aura memang hamil sih karena Jonatan. Ya Jonatan tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan Eca Aura. Dodo cinta Eca Aura, ya Dodo menerima keadaan Eca Aura yang hamil sih. Jonatan yang cinta Eca Aura jadi menikahi Eca Aura gitu. Dodo menerima dengan baik keadaan sih bahwa Jonatan bertanggung jawab pada kehamilannya Eca Aura, ya Jonatan menikahi dengan baik sih Eca Aura gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Jonatan dan Eca Aura. Jonatan kerjaannya menjalankan usaha bengkel mobil gitu. Dodo masih sih berteman baik sama Eca Aura dan Jonatan gitu. Eca Aura melahirkan anak dan anak di beri nama Laras gitu. Dodo berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Fia. Dodo kerja dengan baik sih jualan mie ayam. Temon kerja dengan baik sih jualan es krim gitu. Ada acara dangdutan. Dodo dan Temon ke acara dangdutan. Penyanyi dangdut di acara dangdutan adalah Lesti, Melly, dan Tasya. Semua orang suka dengan penyanyi dangdut Lesti, Melly, dan Tasya. Dodo dan Temon menikmati dengan baik sih acara dangdutan yang bagus, ya serta semua orang suka sih dengan acara dangdutan yang bagus gitu. Acara dangdutan berjalan dengan baik sih sampai selesai. Semua orang pulang ke rumah masing-masing sih karena acara dangdutan selesai gitu. Dodo kerja dengan baik sih jualan mie ayam. Temon kerja dengan baik sih jualan es krim gitu. Dodo berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Fia. Ya Fia suka dengan Dodo. Temon berusaha dengan baik jadian dengan Tina. Ya Tina suka dengan Temon gitu. Dodo dan Temon seperti biasa sih ngobrol di depan rumah sambil minum kopi, makan singkong rebus, dan main catur gitu. Yang di obrolin Dodo dan Temon sih tentang sepak bola yang di tayangkan di Tv sih. Memang Dodo dan Temon ngobrol dengan baik sih tentang sinetron Biarkan Hati Bicara. Pendapat baiknya Dodo dan Temon sih tentang sinetron Biarkan Hati Bicara, yaaa ceritanya bagus dan karakter tokoh-tokohnya bagus gitu. Keinginan Dodo dan Temon sih ingin ngobrol dengan Menteri Pertahanan tentang kinerja orang-orang pemerintahan di Lebak, ya berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi dan keamanan gitu. Obrolan Dodo dan Temon sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta. Dodo kerja dengan baik sih jualan mie ayam. Temon kerja dengan baik jualan es krim gitu. Temon yang berusaha dengan baik untuk jadian dengan Tina, ya usaha Temon berhasil jadian dengan Tina. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Temon dan Tina. Dodo senang sih dengan kisah cinta Temon dan Tina. Dodo yang berusaha dengan baik untuk jadian dengan Fia, ya Dodo berhasil jadian dengan Fia. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Dodo dan Fia. Temon senang sih dengan kisah cinta Dodo dan Fia gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Kisah cinta," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Pertemanan yang baik sih tokoh Dodo dan tokoh Temon," kata Eko.
"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Budi dan Eko tetap asik main permainan Dam gitu.
