Malam hari. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus film horor di chenel MDTV, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan keripik labu.
"Baca cerpen saja!" kata Budi.
Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik.
Isi cerita yang di baca Budi :
Pada 1999, mahasiswa Farhan Qureshi dan Raju Rastogi dari Imperial College of Engineering di Delhi , berjuang untuk bersaing dalam budaya akademis yang kejam. Farhan sangat menyukai fotografi satwa liar tetapi dengan enggan memilih untuk bergabung dengan teknik untuk menenangkan ayahnya, sementara Raju sangat membutuhkan karier yang akan membebaskan keluarganya dari kemiskinan. Teman sekamar mereka, Ranchoddas "Rancho" Shamaldas Chanchad yang eksentrik, yang benar-benar bersemangat tentang teknik, memberikan jawaban yang tidak lazim di kelas dan sering berselisih dengan direktur ICE, Viru Sahastrabuddhe "virus", karena ia percaya bahwa siswa harus menikmati apa yang mereka pelajari, meskipun model pengajaran ketat mereka.
Ketika seorang siswa bernama Joy Lobo melakukan bunuh diri setelah gagal memenuhi tenggat waktu proyek dan ditolak kelulusannya oleh Virus, Rancho menghadapi Virus tentang tekanan yang diberikan pada siswa untuk berhasil, tetapi perilaku memberontaknya membebani hubungan Farhan dan Raju dengan mereka sendiri. keluarga. Raju mencoba menjauhkan diri dari Rancho, tetapi ketika ayah Raju yang lumpuh membutuhkan keadaan darurat medis, Rancho menyelamatkan hidupnya dengan membawanya ke rumah sakit dengan bantuan putri bungsu Virus, Pia, yang mulai jatuh cinta dengan Rancho. Pada akhir tahun, Rancho terbukti menduduki peringkat teratas sekolah meskipun dia meremehkan sistem pendidikannya, sementara Farhan dan Raju terus tertinggal.
Suatu malam, ketika mabuk berat, ketiganya berdiskusi di mana Rancho menegur Farhan karena meninggalkan hasratnya pada fotografi dan Raju karena telah mengembangkan rasa takut akan kegagalan, tetapi ketika keduanya bertaruh Rancho untuk melamar Pia dengan imbalan melepaskan ketakutan mereka sendiri. , mereka memutuskan untuk masuk ke rumah Virus, di mana Rancho mengaku perasaannya kepada Pia dan dua lainnya buang air kecil di propertinya. Virus menemukan Raju di tengah pelarian mereka dan memberitahu Raju bahwa dia akan diusir dari kampus kecuali dia membantunya mengusir Rancho. Raju yang putus asa mencoba bunuh diri tetapi pulih karena perhatian dari teman dan keluarganya. Dengan perspektif yang baru ditemukan dalam hidupnya, Raju berhasil melamar pekerjaan, sementara Farhan menerima tawaran magang dari fotografer favoritnya, Andre Istvan, dan berhasil meyakinkan ayahnya, yang putus asa pada putranya 'Keputusannya tetapi akhirnya mengalah dan memberikan restunya kepada putranya.
Virus yang marah mencoba menyabot peluang keberhasilan Raju dengan mengadakan ujian yang sangat sulit. Dengan bantuan Pia, Rancho dan Farhan masuk ke kantornya untuk mencuri kertas ujian dan meskipun Raju menolak untuk menipu, ketiganya ditangkap dan diusir oleh Virus. Pia mengonfrontasi ayahnya atas bunuh diri saudara laki-lakinya, yang dipicu oleh tekanan serupa yang diberikan padanya oleh Virus untuk menjadi seorang insinyur dengan mengorbankan ambisinya sendiri. Malam itu, saat hujan badai yang menyebabkan banjir yang meluas dan pemadaman listrik, putri sulung Virus, Mona, yang sedang hamil, melahirkan. Tidak dapat mengemudi ke rumah sakit, Rancho dan siswa lainnya menggunakan pengetahuan teknik mereka untuk dengan cepat mengubah penyedot debu menjadi ventilasidan melahirkan bayi dengan bantuan Pia melalui webcam. Virus yang bersyukur mengakui Rancho sebagai siswa yang luar biasa dan mencabut pengusirannya. Pada hari wisuda , Rancho langsung menghilang dan tidak pernah terlihat oleh teman-temannya lagi.
Sepuluh tahun kemudian, Raju, sekarang seorang eksekutif bisnis, dan Farhan, seorang fotografer, keduanya sukses dalam karier pilihan mereka. Mantan teman sekelas dan saingan akademis mereka Chatur, sekarang seorang eksekutif kaya di sebuah perusahaan Amerika, juga ingin bertemu Rancho lagi karena dia ingin menyelesaikan taruhan yang dia buat sepuluh tahun sebelumnya setelah dipermalukan dalam sebuah lelucon, yang menyatakan bahwa dia akan lebih sukses. dari Rancho. Dia menyebut mereka mengaku mengetahui keberadaan Rancho di Shimla, dan mereka bertiga keluar untuk menemukannya. Setibanya di sana, mereka menemukan pria berbeda yang hidup dengan nama dan gelar Rancho. Setelah konfrontasi, pria itu menjelaskan bahwa "Ranchoddas Chanchad" yang mereka tahu sebenarnya adalah "Chhote", anak laki-laki pembantu keluarganya yang yatim piatu, yang ditugaskan untuk menyelesaikan seluruh pendidikannya untuknya, untuk mendapatkan gelar di ICE. Dia mengatakan kepada mereka bahwa Chhote telah memutuskan semua kontak dengan teman-temannya karena kesepakatan dengan Shamaldas Chanchad, dan memberi mereka alamat aslinya di Ladakh. Farhan dan Raju memutuskan untuk membawa Pia bersama mereka. Chatur memprotes jalan memutar tersebut, karena akan membahayakan pertemuan yang direncanakannya dengan klien termasyhurnya "Phunsukh Wangdu," seorang ilmuwan terkenal, tetapi keduanya merusak pernikahan Pia, dan menjauhkannya dari tunangannya untuk pergi dan bersatu kembali dengan Rancho.
Di Ladakh, kelompok tersebut menemukan sekolah teknik yang berkembang pesat di pegunungan untuk anak-anak setempat. Mereka mengetahui bahwa Rancho selalu mengikuti perkembangan karier mereka dan bersatu kembali dengannya. Rancho mengaku masih mencintai Pia dan mereka memutuskan untuk menikah. Chatur berasumsi bahwa Rancho adalah seorang guru sekolah rendahan, dan senang karena dia telah memenangkan taruhannya dengan Rancho, tetapi Rancho mengungkapkan nama aslinya adalah Phunsukh Wangdu, klien sukses yang diincar Chatur. Teman-teman dengan gembira merayakan reuni mereka dan tertawa saat mereka melarikan diri dari Chatur yang kebingungan dan putus asa.
***
Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan keripik labu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.
"Emmm," kata Budi.
"Main permaian kartu remi saja Budi!" kata Eko.
"Oke...main permainan kartu remi!" kata Budi.
Budi mengambil permainan kartu remi di bawah meja, ya kartu remi di kocok dengan baik dan kartu remi di bagikan dengan baik sih. Eko dan Budi main permainan kartu remi dengan baik gitu.
"Emmm," kata Budi.
"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Adit berteman baik sama Denis. Adit anaknya Ivan dan Sandra. Denis anaknya Marvel dan Keyla. Adit kerjaannya jualan mie ayam. Denis kerjaannya jualan es krim. Memang Adit dan Denis beragama Kristen. Adit dan Denis mengerti dengan baik sih tentang urusan ekonomi di Jakarta, ya penuh dengan kompetisi dari jenis usaha yang sama atau beda gitu. Adit dan Denis mengetahui dengan baik sih ada orang-orang yang usaha harus berhenti berjualan karena keadaan gitu. Adit dan Denis yang menjalankan ibadah dengan baik di gereja, ya keduanya mendoakan dengan baik sih usaha yang di jalankan masing-masing tetap baik dan laris manis sih. Adit dan Denis memang mendoakan dengan baik sih orang tua masing-masing gitu. Adit dan Denis memang menonton dengan baik sih berita di Tv tentang orang-orang yang perilaku buruk, ya memang lebih baik sih orang-orang perilaku buruk di masukkan penjara sama polisi dengan tujuannya sih lingkungan sosial masyarakat...baik sih. Hasil dari jualan mie ayam di syukurin dengan baik sih sama Adit karena Tuhan yang mengaturnya sih. Hasil jualan es krim di syukurin dengan baik sih sama Denis karena Tuhan yang mengaturnya gitu. Adit dan Denis biasa sih ngobrol dengan baik sih di depan rumah Adit sih, ya sambil minum kopi, makan singkong rebus, dan main catur sih. Ya yang di obrolin Adit dan Denis sih tentang Monica yang tinggal dengan baik di Bandar Lampung, ya Monica kerja di toko pakaian. Pemilik toko pakaian adalah Ibu Juminten. Monica agamanya Islam KTP gitu. Teman-teman Monica, ya agamanya Islam KTP gitu. Monica memang mengetahui dengan baik sih keadaan lingkungan sosial masyarakat di Bandar Lampung antara baik dan buruk perilaku manusia gitu. Monica berteman baik sih dengan Roni. Ya Roni agamanya Kristen. Roni menjalankan dengan baik sih ibadah di gereja. Roni menjalankan usaha rumah makan gitu. Roni memang mengetahui dengan baik sih lingkungan sosial di Bandar Lampung antara baik dan buruk perilaku manusia. Contohnya sih : orang yang kerjaanya parkir liar ternyata pencuri, ya polisi menangkap orang itu dan di masukkan penjara gitu. Ya memang mengetahui dengan baik sih tentang orang-orang yang agamanya Kristen KTP gitu. Roni berteman dengan Remon, yaaa Remon masuk penjara sih karena membunuh Tony gitu. Ya Tony kerjaannya PNS. Tony memang punya istri yang bernama Anggi. Tony menjalin kisah cinta dengan Laras. Ya Laras adalah pacarnya Remon gitu. Roni memang mengetahui dengan baik sih kebiasaan orang Lampung asli, ya Tony di depan sikapnya baik sama dengan istrinya di belakangnya pacaran dengan cewek gitu. Remon membenci Tony karena menjalin kisah cinta dengan Laras gitu, ya makanya Remon kalap membunuh Tony gitu. Roni memang suka dengan Monica. Ya Monica suka dengan Roni. Monica pernah pacaran sih dengan Jason. Hubungan Monica dan Jason lebih baik putus sih karena Jason masuk penjara dengan kasus mengedarkan roko ganja gitu. Monica melupakan dengan baik sih Jason. Roni pernah di tolak cewek sih yang bernama Rani. Roni melupakan saja sih Rani gitu karena Rani menjalin kisah cinta dengan Heru gitu. Roni dan Monica saling suka jadi keduanya jadian dengan baik sih. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Roni dan Monica. Ya Monica mengerti dengan baik sih hidup ini adalah pilihan manusia yang menjalankan hidup ini sih, ya jadi memang pilihan Monica sih keluar dari agama Islam dan masuk agama Kristen. Roni dan Monica menikah dengan baik sih sesuai dengan ajaran agama Kristen gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Roni dan Monica gitu. Adit dan Denis menyimpulkan dengan baik sih bahwa memang hidup ini adalah pilihan manusia yang menjalankan hidup ini, ya jadi Monica keluar dari agama Kristen dan masuk agama Islam memang pilihannya Monica gitu. Adit dan Denis memang ngobrolin dengan baik sih tentang artis Valen dan Mila yang main FTV yang di tayangkan di channel INDOSIAR gitu. Pendapat baik Adit dan Denis sih, ya FTV yang ada artis Valen dan Mila, ya ceritanya bagus dan karakter tokoh-tokohnya bagus gitu. Keinginan Adit dan Denis sih ingin ngobrol dengan Menteri Pertahanan tentang kinerja orang-orang pemerintahan di Cilacap berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi dan keamanan gitu. Obrolan Adit dan Denis sih sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Adit kerja dengan baik sih jualan mie ayam. Denis kerja dengan baik sih jualan es krim gitu. Bowo dan Joko memang berteman baik sih. Bowo dan Joko kerja dengan baik sih di mall gitu. Bowo anaknya Dikta dan Aurel. Joko anaknya Sena dan Davina gitu. Adit dan Denis berteman baik sama Bowo dan Joko gitu. Memang sih Bowo dan Joko sering membeli mie ayamnya Adit dan es krimnya Denis gitu. Bowo dan Joko kerja dengan baik di mall, ya demi hidup ini sih. Hasil kerja di mall, ya di syukurin dengan baik sih Bowo dan Joko. Ya Bowo dan Jowo agamanya Islam KTP gitu. Harry memang berteman dengan Adit dan Denis. Harry memang sering beli mie ayamnya Adit dan es krim Denis gitu. Harry menjalankan dengan baik sih kerjaan bengkel mobil sih. Harry berteman baik sih dengan Fattah. Ya Fattah kerjanya balap mobil sih. Fattah memang bertanding balap mobil dengan baik sih dan menang gitu. Fattah berpacaran dengan Aqeela. Ya Aqeela kerjaannya model gitu. Fattah menjalankan dengan baik sih kerjaannya bintang iklan gitu. Hubungan kisah cinta Fattah dan Aqeela baik sih. Harry memang berpacaran dengan Calista. Ya Calista memang kerjaannya model. Calista dan Aqeela memang saudari kembar gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Harry dan Calista baik sih. Adit kerja dengan baik sih jualan mie ayam. Denis kerja dengan baik sih jualan es krim. Memang Adit dan Denis suka dengan musik dangdut. Ada acara musik dangdut. Adit dan Denis ke acara musik dangdut. Penyanyi dangdut yang mengisi acara musik dangdut adalah Adara, Dika, dan Al Abyan. Semua orang suka sih dengan penyanyi dangdut Adara, Dika, dan Al Abyan gitu. Adit dan Denis menikmati dengan baik sih acara musik dangdut yang bagus, ya serta semua orang sih suka dengan acara musik dangdut yang bagus gitu. Acara musik dangdut berjalan dengan baik sih sampai selesai gitu. Semua orang pulang ke rumah masing-masing karena acara musik dangdut selesai gitu. Adit kerja dengan baik sih jualan mie ayam. Denis kerja dengan baik sih jualan es krim. Adit berteman baik sih dengan cewek yang bernama Fia. Ya Fia kerjannya jualan lontong sayur gitu. Fia anaknya Samudra dan Cinta. Fia memang beragama Kristen. Fia menjalankan dengan baik sih ibadah di gereja, ya Fia mendoakan dengan baik kedua orang tua dan Fia mendoakan dengan baik sih kerjaannya jualan lontong sayur agar laris manis gitu. Adit suka dengan Fia, ya Adit berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Fia. Denis berteman dengan Aura. Ya Aura anaknya Toto dan Lisa. Aura kerjaannya menjalankan usaha jualan sayur di pasar. Aura memang agama Kristen. Aura jarang ibadah di gereja gitu. Denis suka dengan Aura, ya Denis berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Aura gitu. Adit dan Denis pernah bersaing sih untuk jadian dengan Vilmei. Adit dan Denis gagal jadian dengan Vilmei karena Vilmei tidak suka dengan Adit dan Denis. Vilmei suka dengan Axel. Ya Axel menjalankan usaha kafe. Axel suka dengan Vilmei. Axel dan Vilmei saling suka jadinya jadian dengan baik sih. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Axel dan Vilmei gitu. Adit kerja dengan baik sih jualan mie ayam. Denis kerja dengan baik sih jualan es krim. Adit dan Denis biasa sih ngobrol dengan baik sih di depan rumah Adit sambil minum kopi, makan singkong rebus, dan main catur gitu. Yang di obrolin Adit dan Denis sih tentang sepak bola dan musik yang di tayangkan di Tv gitu. Memang sih Adit dan Denis ngobrol dengan baik sih tentang artis Tasya main FTV yang di tayangkan di channel INDOSIAR. Pendapat baik Adit dan Denis sih FTV yang ada artis Tasya, ya ceritanya bagus dan karakter tokoh-tokohnya bagus gitu. Obrolan Adit dan Denis sekedar obrolan saja sih. Adit kerja dengan baik sih jualan mie ayam. Denis kerja dengan baik sih jualan es krim gitu. Adit yang berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Fia, ya Adit gagal jadian dengan Fia karena Fia memilih jadian dengan Kevin. Ya Kevin memang agama Kristen dan Kevin menjalankan usaha bengkel motor dan menyewakan ruko gitu. Denis mengerti dengan baik sih Adit gagal jadian dengan Fia. Adit menerima dengan baik sih tidak bisa jadian dengan Fia. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Fia dan Kevin. Denis yang berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Aura, ya Denis gagal jadian dengan Aura karena Aura tidak suka dengan Denis gitu. Aura suka dengan Julian gitu. Ya Julian memang agama Kristen sih dan Julian menjalankan dengan baik sih usaha toko mainan dan menyewakan ruko gitu. Adit mengerti dengan baik sih Denis gagal jadian dengan Aura gitu. Denis menerima dengan baik sih tidak bisa jadian dengan Aura gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Julian dan Aura gitu. Adit kerja dengan baik sih jualan mie ayam. Denis kerja dengan baik sih jualan es krim gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Cerita Cinta," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Pertemanan yang baik sih tokoh Adit dan tokoh Denis," kata Eko.
"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Budi dan Eko tetap asik sih main permainan kartu remi gitu.