CAMPUR ADUK
Sunday, May 9, 2021
MEMAHAMI ILMU
Saturday, May 8, 2021
POLA PIKIR MANUSIA
Indro membawa motornya dengan baik banget menuju rumahnya. Tino yang kerjaannya sebagai tukang rongsokan. Hari ini Tino dapet rezeki lagi, ya ada seorang Ibu-ibu, ya janda gitu namanya Ibu Maya yang menjual sepedah yang sudah rusak gitu berjumlah tiga buah dan sebuah kompor rusak. Indro lewat depan rumah Ibu Maya yang menjual sepedah rusak dan kompor yang rusak kepada tukang rongsokan. Ibu Maya dan Tino terjadi kesepakan harga gitu. Tino memberikan uang ke Ibu Maya.
"Alhamdulillah rezeki hari ini untuk menjalankan hidup ini," kata hati Ibu Maya memegang uang hasil dari jual sepedah dan kompornya.
Tino membawa tiga sepedah dan kompor rusak ke tempat Pak Abah. Ya Pak Abah menerima tiga sepedah dan kompor rusak dari Tino dengan kesepakan yang baik. Tino mendapatkan uang dari Pak Abah.
"Alhamdulillah rezeki hari ini," kata Tino.
Tino masih di jalan kebaikan pastinya ada jalan rezeki di bulan Ramadhan ini jika mau berusaha. Walau sebenarnya keadaan kehidupan Tino sederhana banget maklum kerjaan sebagai tukang rongsokan. Tino masih terus menjalankan kerjaannya dengan baik hari ini.
***
Indro sampai di rumah. Motor di taruh di dalam rumah dengan baik sama Indro. Kasino masih merawat tanaman di halaman belakang. Indro duduk di ruang tamu bersama Dono yang asik baca buku.
"Dono," kata Indro.
"Apa?" kata Dono sambil menghentikan baca bukunya.
"Tadi di jalan menuju rumah. Aku melihat Ibu-ibu menjual tiga buah sepedah rusak dan kompor rusak pada tukang rongsokan," kata Indro.
"Hal biasa itu mah. Setiap manusia hidup di muka bumi ini. Menjalankan kehidupan dengan rencana masing-masih dengan tujuannya, ya bertahan hidup dengan keadaan," kata Dono.
"Memang biasa sih. Kerjaan tukang rongsokan itu lebih baik dari pada kerjaan orang-orang yang meminta-minta dan juga orang-orang yang mencuri barang, ya kaya berita di Tv tentang pencurian sepedah gitu," kata Indro.
"Pola pikir manusia. Satu sisi berpikir positif. Di sisi lain berpikir negatif," kata Dono.
"Memang bener omongan Dono. Pola pikirnya manusia antara positif dan negatif. Sama hal urusan dengan ibadah," kata Indro.
"Kalau ibadah di nilai dari taqwa manusia yang menjalankan agama yang di yakininya," kata Kasino.
"Aku paham Dono. Kalau melihat perjalan masa lalu saat aku berteman sana sini sih. Ya ada yang tekun ibadah dan ada tidak tekun ibadahnya, ya agama sekedar cantelan saja di KTP gitu," kata Indro.
"Seberapa besar manusia menjalankan agama tetap saja di nilai manusia. Ceritanya tidak jauh beda dari dulu sampai sekarang," kata Dono.
"Samahal dengan agama lain kan Don?!" kata Indro.
"Sama saja," kata Dono.
"Berarti para ahli agama tetap harus gencar-gencarnya membimbing manusia agar menjalankan agama dengan baik dan tidak boleh lepas gitu," kata Indro.
"Ya kenyataanya sih. Rumah ibadah tetap tegah berdiri walau gonjang-ganjingnya di pengaruhi keadaan yang ini dan itu," kata Dono.
"Salah satu yang mempengaruhi proses ibadah adalah covid-19 kan?!" kata Indro.
"Iya," kata Dono.
"Manusia banyak karena berkembang biak terus demi mengisi dunia ini, ya menikmati hidup di muka bumi ini. Walau hitungan waktunya sebentar dan berusaha lama gitu," kata Indro.
"Emmm," kata Dono.
"Padahal hidup di dunia ini. Aslinya. Banyak kebohongan atau hoaks dari cerita masa lalu demi tujuan ini dan itu," kata Indro.
"Yang sadar mengetahui kebohongan. Yang tidak sadar tetap tidak mengetahui kebohongan yang di buat pada masa lalu dan sampai sekarang masih berjalan dengan baik," kata Dono.
"Di Tv sering banget menjelaskan ini dan itu untuk menyelesaikan pokok masalah tentang kebohongan atau hoaks ini dan itu," kata Indro.
"Eeeem," kata Dono.
"Ya sudahlah Don. Aku nonton Tv saja!" kata Indro.
"Iya," kata Dono.
Dono melanjutkan baca bukunya. Indro pindah duduknya ke ruang tengah untuk nonton Tv. Kasino telah selesai merawat tanaman di potnya, ya istirahat gitu. Kasino main game di Hp-nya dengan penuh keasikan gitu.
MUNGKIN
Friday, May 7, 2021
BULAN
JALAN HALAL
Sebuah rumah sederhana, ya Janda bernama Misla. Demi menjalankan kehidupan di tinggal Suami tercinta, ya Ibu Misla ingin menjual barang bekas dari buku-buku yang telah lusuh banget, koran-koran lama ya lusuh, plastik gelas dan botol yang memang di kumpulkan dengan tujuan untuk di jual gitu dan terakhir kardus yang cukup banyak sih.
Ibu Misla mendengar teriakan tukang rongsokan, ya keluar dari rumahnya dan memanggil tukang rongsokan. Tino di panggil Ibu-ibu yang ingin menjual rongsokannya.
Dalam hati Tino "Rezeki ku hari ini. Ada Ibu-ibu mau jual rongsokan."
Ibu Misla, ya negoisasi Tino si tukang rongsokan dengan tujuan harga barang rongsokan yang ingin di jual Ibu Misla. Tino dengan jujur menentukan harga barang tersebut. Ibu Misla sepakat harga barang dengan Tino si tukang rongsokan. Ibu Misla mengeluarkan barang-barang rongsokan dari rumahnya. Saat itu Indro yang membawa motor, ya lewat depan rumah Ibu Misla yang menjual barang rongsokan ke tukang rongsokan. Tetap Indro membawa motornya dengan baik menuju rumahnya.
Tino mulai menimbang berat barang dengan baik dan setelah itu Tino memberikan uang pada Ibu Misla. Ya Ibu Misla menerima uang dari Tino si tukang rongsokan.
Dalam hati Ibu Misla "Alhamdullillah rezeki hari ini. Bisa di gunakan untuk melanjutkan kehidupan ini dengan baik dengan jalan kebaikan".
Ibu Misla masuk rumahnya, ya biasa beres-beres rumah. Tino si tukang rongsokan membawa barang rongsokan dengan motor ke tempat penampung barang rongsokan. Sampai di tempat penampungan rongsokan, Tino bertemu Pak Abah.
"Tino hari barang yang mau di jual banyak juga," kata Pak Abah.
"Alhamdullillah rezeki hari ini," kata Tino.
Tino seperti biasa sepakat harga barang dengan Pak Abah. Ya Pak Abah memberikan uang ke Tino. Ya Tino menerima uang dari Pak Abah dengan baik.
Dalam hati Tino "Rezeki hari ini."
Tino pun pulang ke rumahnya. Sampai di rumah Tino, ya istirahat dengan baik tetap harapan Tino esok hari seperti biasanya ada orang ingin menjual barang rongsokannya ke dirinya tujuannya kelancaran dari pekerjaan yang di jalankan dengan baik pastinya halal banget. Sebenarnya sih Ibu Misla mau menjual dua mesin jait yang rusak pada Tino si tukang rongsokan, ya Tino mau membeli tuh barang esok karena bawaannya sudah banyak hari ini.
***
Indro sampai di rumah. Duduk di ruang tengah dan ngobrol dengan Kasino sambil nonton Tv. Indro bercerita tentang kerjaan tukang rongsokan pada Kasino. Ya seperti biasa Kasino menanggapi dengan baik cerita Indro.
"Jalan rezeki manusia. Pastinya halal jalan pekerjaan tukang rongsokan," kata Kasino.
"Iya," kata Indro.
"Jika orang-orang punya barang bekas tidak berguna lagi, ya lebih baik di jual. Tujuannya melancarkan jalan rezeki tukang rongsokan. Saling menguntungkan," kata Kasino.
"Jalan kehidupan manusia. Realitanya," kata Indro.
"Ooooo...iya Kasino. Aku mengulas obrolan pembicaraan yang semalam," kata Indro.
"Tentang apa?" kata Indro.
"Artis Maria Vania," kata Kasino.
"Ooooo artis Maria Vania," kata Indro.
"Nama juga jalan artis. Setiap penampilan artis adalah nilai jual....iklan berjalan. Jalan kehidupan manusia itu dalam mencari rezeki bermacam-macam yang penting jalan halal. Saling menguntungkan. Yang tidak boleh itu merugikan, ya tidak baik itu mah, " kata Kasino.
"Bener sih omongan Kasino. Artis Maria Vania itu rajin olah raga menjaga bentuk tubuhnya sih, jadi terlihat waaaw gitu," kata Indro.
"Sama halnya dengan artis Deddy Corbuzier yang suka olah raga jadinya tubuhnya waaaw berotot. Cewek-cewek melihat tubuh Deddy Corbuzier yang berotot gimana gitu?" kata Kasino.
"Pandangan cewek melihat cowok. Sama halnya pandangan cowok melihat cewek. Hal biasa jika berpikir dengan pikiran yang sehat, ya tidak kotor gitu," kata Indro.
"Pikiran kotor, ya cuci aja!" kata Kasino yang becanda.
"Emangnya baju," kata Indro yang mengikuti becandaan Kasino.
"Emmm," kata Kasino.
"Ya sudahlah tidak perlu di bahas lebih jauh!" kata Indro.
"Emmm," kata Kasino.
Kasino dan Indro fokus nonton Tv, ya acaranya bagus banget gitu. Dono di ruang tamu sedang baca Al-Qur'an dengan baik banget karena memang masih bulan Ramadhan.
TINGKAHNYA
"Malam ini tenang banget ya Kasino," kata Indro.
"Memang malam ini malam yang tenang banget," kata Kasino.
Kucing berjalan di teras mesjid, ya melewati Kasino dan Indro. Kucing masuk ke dalam mesjid dan tiduran gitu, ya biasa ulah kucing gitu.
"Kucing," kata Indro.
"Kucing kampung, ya biasa main di mesjid," kata Kasino.
"Aku cuma teringat dengan film Batman sih," kata Indro.
"Film Batman. Ada apa dengan film Batman?" kata Kasino.
"Sebenarnya tidak ada urusan dengan karakter Batmannya. Cuma karakter Catwoman," kata Indro.
"Cewek lagi," kata Kasino.
"Cuma karakter dalam film saja Kasino," kata Indro.
"Aku paham," kata Kasino.
"Catwoman itu ada sebuah adegan merayu Batman. Kaya artis Maria Vania gitu tingkahnya," kata Indro.
"Jadi obrolan di kaitkan ke artis Maria Vania, ya sudahlah. Tingkahnya. Kalau aku pikir dengan baik, ya seperti Catwoman merayu Batman sih," kata Kasino.
"Kata-kata yang terucap dari mulut Maria Vania. Bikin gimana gitu. Susah untuk di omongin sih," kata Indro.
"Kalau dari data Dono yang pernah meneliti tentang tingkah cewek yang menggoda cowok. Kaya Maria Vania. Gimana ya susah banget untuk di omongin," kata Kasino.
"Ya bisa di bilang dengan baik sih...hot banget," kata Indro.
"Idem," kata Kasino.
"Sekedar saja obrolan cewek tadi," kata Indro.
"Aku paham. Cuma sekedar saja," kata Kasino.
Kasino dan Indro, ya masuk ke dalam mesjid untuk berbaur dengan remaja yang lainnya sedang makan dan minum. Dono keluar dari mesjid untuk melihat keadaan lingkungan dengan baik. Ya memang sih terdengar suara orang baca Al-Qur'an pake toa dari mesjid yang lain gitu.
"Malam yang tenang banget bertabur bintang," kata Dono yang melihat langit yang gelap bertabur bintang gitu.
Dono mengambil Hp di sakunya dan membuka jaringan di internet untuk membaca artikel berita. Dengan seksama Dono membaca berita satu persatu dengan baik, ya ingin tahu perkembangan berita yang ini dan itu baik dalam negeri maupun luar negeri. Sampai Dono membuka jaringan Blog di Hp-nya.
"Memang aku membuat cerita di rumah sih. Apa aku mempublikasikan satu cerita dari Hp-ku ya?" kata Dono berpikir panjang dengan baik.
Dono memutuskan.
"Ok telah terpublikasi," kata Dono.
Dono tidak membaca lagi artikel di jaringan internet di Hp-nya, ya segera Hp di masukan ke dalam saku Dono. Bergerak Dono masuk ke dalam mesjid untuk melanjutkan acara i'tikaf. Acara baca Al-Qur'an di lanjutkan dengan baik, ya seperti biasa sih bergantian gitu.
Thursday, May 6, 2021
MELANGKAHI
"Kasino," kata Indro.
"Apa?" kata Kasino.
"Boleh enggak ngomongin tentang cewek?!" kata Indro.
"Ya bolehlah ngomongin tentang cewek!" kata Kasino.
"Begini Kasino. Sebuah cerita saja yang aku buat dan kaitkan dengan nama artis cuma sekedar cerita saja gitu," kata Indro.
"Iya, aku paham," kata Kasino.
"Ceritanya. Sebuah keluarga bahagia dengan kehidupan yang sederhana gitu. Di dalam keluarga ada ayah dan Ibu. Ada tiga cewek yang cantik jelita, ya anaknya. Anak pertama bernama Lesti. Anak kedua bernama Putri. Dan terakhir, ya anak ketiga bernama Rara. Tiga cewek ini inginnya cepat menikah gitu. Memang zaman sekarang cewek lebih banyak pendekatan dengan cowok agar cowoknya bereaksi untuk menyatakan suka sama cewek. Tiga cewek ini mendapatkan pasangan masing-masing. Lesti dengan Rizky. Putri dengan Hari. Dan Rara dengan Gunawan. Ternyata hubungan Rara dan Gunawan sekedar saja. Ada cowok yang menyukai Rara dan memberikan kepastian suatu hubungan menikah gitu. Cowok itu namanya baik siapa ya?" kata Indro.
"Faul saja!" kata Kasino.
"Boleh juga Faul. Aku lanjut ceritanya. Faul memberikan kepastian pada Rara, ya dinikahi gitu dan juga kedua belah pihak orang tua setuju semuanya. Masalahnya konfliknya adalah kakaknya Rara, ya Lesti dan Putri tidak mau di langkahi oleh adiknya," kata Indro.
"Memang sih. Kalau urusan Kakak beradik biasanya sih. Kakak duluan yang menikah. Tapi di cerita Indro ini, ya adiknya yang menikah duluan," kata Kasino.
"Jadinya Rara sebagai adik ya ribet juga dengan urusan Kakaknya harus menikah duluan. Padahal Rara telah menunda pernikahannya gitu dengan waktu yang Rara buat komitmen dengan Kakaknya, ya tiga bulan. Ternyata tetap saja pacarnya Lesti dan Putri tidak memberikan kepastian gitu," kata Indro.
"Memang sih urusan pacaran itu belum tentu akan jadi ke jenjang pernikahan. Masalah di cowok tidak bisa memberikan kepastian menikah pada cewek. Alasan paling utama sih, ya menafkahi tuh cewek. Untuk diri sendiri masih kurang, eeee ini di tambah beban baru. Takutnya mengecewakan orang tua dari pihak cewek," kata Kasino.
"Bener sih omongan Kasino. Masalah cowok yang paling utama, ya menafkahi tuh cewek. Padahal Lesti dan Putri, ya siap bekerja agar rumah tangganya berjalan dengan baik. Tetap Rizky dan Hari tidak mau juga. Biasa harga diri cowok gitu, ya sukses dulu baru menikah," kata Indro.
"Kalau keputusan cowoknya seperti itu mau di kata apa? Pada akhirnya kan tidak akan menikah secepat mungkin. Lesti dan Putri harus mengikhlaskan Rara untuk menikahi duluan. Dilangkahi gitu," kata Kasino.
"Seharusnya seperti itu. Mengikhlaskan Rara menikah duluan," kata Indro.
"Kaya cerita ini. Ada kesamaan cerita film apa sinetron ya?!" kata Kasino berpikir panjang.
"Ya, Kasino kesamaan dalam ceritakan hal biasa kan!" kata Indro.
"Iya biasa sih," kata Kasino.
"Ooooo..iya Kasino. Aku ingin pendapatmu tentang lagunya artis Amanda Caesa...gimana?" kata Indro.
"Lagunya artis Amanda Caesa. Ya bagus sih," kata pujian Kasino.
"Bagus toh. Artis itu kerjaanya membuat karya yang baik. Artis itu membesarkan namanya sendiri dulu dengan baik. Setelah itu baru para penggemarnya membesarkan namanya dengan mengidolakannya dengan baik," kata Indro.
"Realitanya kan memang begitu. Penggemarlah yang membesarkan nama tuh Artis ketika karyanya di kagumi dengan baik," kata Kasino.
"Ya sudahlah Kasino. Cukup lah. Ngobrol tentang cewek. Sekedar saja!" kata Indro.
"Emmmm," kata Kasino.
Kasino dan Indro fokus nonton Tv dengan baik banget. Dono di ruang tamu, ya baca Al-Qur'an dengan baik banget. Sampai waktunya. Ketiga berbenah diri untuk pergi ke mesjid untuk menjalankan kewajiban sebagai muslim yang baik, ya sholat jum'at gitu.
I'TIKAF DI MESJID
Wednesday, May 5, 2021
PATUH ATAU TIDAK
MERENUNG
Tuesday, May 4, 2021
PERMAINAN MASA KECIL
ASAL
Monday, May 3, 2021
KELUARGA BAHAGIA
TERKESAN
Sunday, May 2, 2021
BINATANG
KEMULIAAN
Saturday, May 1, 2021
MEMPROMOSIKAN
CAMPUR ADUK
CAPTAIN PHILLIPS
Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik di langit. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus film horor di chenel MDTV, ya seperti...
CAMPUR ADUK
-
1. Asal Usul Pangeran Jayakusuma Alkisah cerita, ada sebuah kerajaan yang besar di daerah Timur dengan rajanya yang bernama Prabu Braw...
-
Sekurang-kurangnya sepuluh atau lima belas orang, laki-laki dan perempuan, berdiri dalam satu deretan panjang, berbaris dari belakang dan...
-
Pagi indah sekali di Baturaden. Matahari bersinar cerah menimpa pohon-pohon ceramah yang kelihatan hijau berkilat. Puncak Gunung Slamet m...
















