CAMPUR ADUK

Wednesday, March 10, 2021

TIPU DAYA

Dono di ruang tamu sedang main catur sendirian tujuannya membaca perhitungan dalam strategi dalam permainan sampai pola kenyataan yang di mainkan orang-orang di bidang kerjaan ini dan itu. Indro selesai urusan kerjaannya, ya ke ruang tamu. Indro melihat Dono yang sedang sendiri main catur dengan serius dengan membaca data-data yang di kumpulkan Dono di leptopnya. Jadi Indro tidak mau mengganggu Dono yang main catur sendirian, ya ke ruang tengah untuk nonton Tv bersama Kasino. 

"Dono lagi serius," kata Indro. 

"Serius apa?" kata Kasino. 

"Serius main catur dan juga membaca data di leptopnya. Strategi permainan gitu," kata Indro. 

"Dono sedang menganalisa sesuatu yang penting toh. Biasa urusan sistem kerja apa pun?!" kata Kasino. 

"Ilmu Dono bidang pemerintahan ya. Pasti menganalisa catur politik di dalam sistem kerjaan," kata Indro. 

"Tetap saja Dono kerjaannya swasta tidak ingin terjun di pemerintahan kaya orang-orang yang tergila-gila ingin duduk di pemerintahan dengan alasan demi rakyat padahal yang asli adalah ingin tetap kaya. Ya sudahlah jangan bahas Dono. Lebih baik nonton Tv aja!" kata Kasino. 

"Iya," kata Indro. 

Indro dan Kasino, ya fokus nonton Tv dengan baik. Dono terus menganalisa dengan baik sampai akhirnya menemukan jawaban dari permainan caturnya. 

"Ternyata sistem yang di lakukan tipu daya kepunyaan setan toh. Strategi seperti ini bisa di jalanan demi mendapatkan keuntungan dalam kerjaan," kata Dono. 

Roh muncul di samping kanan Dono. 

"Membaca pergerakan manusia lewat permainan manusia," kata Roh. 

"Iya," kata Dono. 

"Manusia itu makluk yang menciptakan permainan dari dulu sampai sekarang. Pada akhirnya jadi nilai pekerjaan yang jadi kebutuhan manusia hidup di muka bumi ini," kata Roh. 

"Permainan manusia demi keuntungan. Strategi tipu muslihat di jalan kan juga," kata Dono. 

"Jalan setan. Manusia bisa menjalankan jalan setan. Demi diri untung dan orang lain rugi," kata Roh. 

"Maka itu sistem kerja di buat untuk menghukum manusia yang di jalan setan," kata Dono. 

"Jalan setan di pilih itu, ya terkadang tidak di jalankan sendirian tapi kelompok untuk mengecoh. Tetap kepentingan masing-masing," kata Roh. 

"Maka itu. Halal dan Haram di hantam dengan baik bagi manusia berjalan setan ini, ya tipu daya," kata Dono. 

Dono menghentikan main caturnya dan mematikan leptopnya dengan baik. Roh menghilang. Dono ke kamarnya untuk menaruh leptop di meja belajar dan mengambil buku. Dono ke ruang makan untuk santai baca buku dengan baik. 

"Cerita film. Terkadang ada kesamaan cerita dengan dunia nyata," kata Indro. 

"Iya," kata Kasino. 

Kasino dan Indro, ya fokus nonton Tv yang acaranya bagus banget. 

JAMU

Indro di ruang tamu mengambil gitar di meja. Ya Indro main gitar dan bernyanyi dengan judul lagu 'Orang Bilang'. 

"Kamu bilang padaku
Bahwa kamu benar sayang
Kau bilang aku kau akan selalu sayang
Kau kamu bilang aku cinta kamu sayang
Kamu bilang padaku bahwa kamu benar cinta
Kau bilang aku bahwa kau akan selalu cinta
Dan kamu bilang aku sayang kamu cinta

Tapi orang bilang
Katanya kamu ngga sayang
Orang bilang katanya kamu ngga cinta
Orang bilang tentang kamu orang bilang

Sekarang kamu bilang
Bahwa kamu paling sa....yang
Sekarang bilang bahwa kamu paling cinta
Sekarang bilang aku siap mati sayang

Kamu bilang padaku
Bahwa kamu benar sayang
Kau bilang aku kau akan selalu sayang
Dan kamu bilang aku cinta kamu....sayang
Wo..ow...wo

Kamu bilang padaku
Bahwa kamu benar cinta
Kau bilang aku akan selalu cinta
Dan kamu bilang aku sayang kamu cinta"

***

Indro selesai menyanyikan lagu karya 'Wali', ya menaruh gitar di meja. Indro ke ruang tengah untuk nonton Tv. Kasino sedang nonton Tv dengan acara Tv, ya sinetron. 

"Kasino," kata Indro. 

"Apa?" kata Kasino. 

"Main," kata Indro. 

"Ok," kata Kasino. 

"Minuman apa yang pahit?" kata Indro. 

"Minuman yang pahit. Jamu lah," kata Kasino. 

"Jamu apa yang bikin orang tertarik karena keseksiannya?" kata Indro. 

"Jamu apa ya?" kata Kasino mikir. 

"Menyerah Kasino," kata Indro. 

"Iya deh aku nyerah," kata Kasino. 

"Jamu yang bikin orang tertarik dengan keseksiannya adalah Jamu (Janda Muda)," kata Indro. 

"Janda Muda.....toh. Memang sih banyak cerita tentang Janda Muda itu seksi gitu. Aku juga ada Indro tentang Jamu," kata Kasino. 

"Kasino ada toh tentang Jamu," kata Indro. 

"Jamu. Jamu apa yang di larang ngomong?" kata Kasino. 

"Jamu yang di larang ngomong. Apa ya?" kata Indro mikir. 

"Nyerah Indro," kata Kasino. 

"Iya deh aku nyerah," kata Indro. 

"Jamu yang di larang. Jamu (Jagalah Mulutmu)," kata Kasino. 

"Ooooo iya aku inget. Lagu lawas tentang Jagalah Mulutmu," kata Indro. 

"Tepat sekali," kata Kasino menegaskan omongan Indro. 

"Sudah ah Kasino mainnya. Serius nonton Tv!" kata Indro. 

"Iya....ya....ya," kata Kasino. 

Kasino dan Indro, ya fokus nonton Tv lah. Dono di kamarnya sedang main game catur di leptopnya dengan baik. 

Tuesday, March 9, 2021

IKAN

Indro di ruang tamu mengambil gitar di meja dan menyanyikan lagu dengan judul 'Pria Idaman Wanita'. 

"Bukan kita kepedean
Tapi fakta membuktikan
Kita tampan dan rupawan
Jadi elo jangan pada heran
Kalo kita cowok idola
Idaman wanita
Gaya kita selalu terdepan
Dan juga jadi panutan
Tapi tidak lupa teman
Because frienship is number one

Memang kita cowok idola
Idaman wanita
Memang kita cowok idola
Idaman wanita
Bukan kita kepedean
Kita tampan dan rupawan
Tapi tidak lupa teman
Because friendship is number one

Ayayayaya cowok idola
Ayayayaya idaman wanita
Ayayayaya idola wanita
Ayayayaya yeah
Pria idaman wanita ee....yeaa"

***

Indro selesai menyanyikan lagu karya 'The Changcuters'. Indro bergerak ke ruang tengah untuk nonton Tv. Kasino lagi asik nonton Tv yang acaranya sinetron. Indro duduk sebelah Kasino untuk nonton Tv yang acaranya sinetron yang heboh di beritakan jadinya populer gitu. 

"Kasino," kata Indro. 

"Apa?" kata Kasino. 

"Main tebak-tebakan," kata Indro. 

"Boleh," kata Kasino. 

"Masih ada kaitkan tentang Ikan sih. Karena berita di Tv mempopulerkan tentang Ikan gitu. Baik untuk di konsumsi karena gizinya," kata Indro. 

"Ok," kata Kasino. 

"Aku mulai ya. Ikan. Ikan apa yang bisa nyanyi dan terkenal juga?" kata Indro. 

"Kalau itu permainan tebak-tebakan lama. Aku tahu lah. Ikang Fawzi," kata Kasino. 

"Memang akui itu permainan tebak-tebakan yang lama. Emmmm. Aku ada lagi Kasino," kata Indro. 

"Apa?" kata Kasino. 

"Ikan. Ikan apa yang di tonton dengan baik membuat orang tertarik pada Ikan tersebut?" kata Indro. 

"Ikan apa ya?" kata Kasino yang mikir. 

"Ayo Kasino bisa menebaknya atau tidak?" kata Indro. 

"Aku menyerah," kata Kasino. 

"Ok Kasino menyerah. Aku kasih tahu. Ikan yang di tonton membuat orang tertarik adalah Iklan di Tv," kata Indro. 

"Ooooo Iklan di Tv. Bener juga sih. Ok. Aku punya Indro. Tebak-tebakan juga," kata Kasino. 

"Apa itu?" kata Indro. 

"Ikan. Ikan apa yang membuat semua orang terbawa suasana baperan saat menontonnya dengan baik?" kata Kasino. 

"Ikan apa ya?" kata Indro berpikir. 

"Indro ngerah apa belum?" kata Kasino. 

"Ya deh aku menyerah," kata Indro.

"Ikan yang membuat semua orang terbawa suasana perasaan baperan saat menontonnya adalah Ikan (Ikatan Cinta), ya sinetron yang sedang kita tonton ini," kata Kasino. 

"Ikatan Cinta toh. Memang sih terbawa suasana perasaan baperan antara Arya Saloka beradu acting dengan Amanda Manopo," kata Indro. 

"Sudah main tebakannya Indro!" kata Kasino. 

"Padahal ada satu lagi," kata Indro. 

"Apa itu?" kata Kasino. 

"Ikan. Ikan apa rela di lepaskan?" kata Indro. 

"Apa ya?" kata Kasino yang mikir. 

"Gimana Kasino menyerah?" kata Indro. 

"Ok aku menyerah," kata Kasino. 

"Ikan yang rela di lepaskan adalah Ku Lepas Dengan Ikan," kata Indro. 

"Itu mah. Ku Lepas Dengan Ikhlas....sinetronnya Risky Billar dan Lesti," kata Kasino. 

"Ya kan cuma main tebak-tebakan," kata Indro. 

"Iya," kata Kasino. 

Kasino dan Indro, ya fokus nonton Tv dengan baik banget. Dono di kamarnya sedang mengetik di leptopnya, ya membuat cerita yang baik gitu. 

CABE

Kasino dan Indro sedang asik nonton Tv di ruang tengah. 

"Cabe," kata Indro. 

"Ada apa dengan cabe?" kata Kasino. 

"Acara Tv bahas cabe.... Kasino!" kata Indro. 

"Ooooo cabe harganya naik. Itu kan biasa," kata Kasino. 

"Harga cabe naik memang biasa. Ini cabe yang lain yang bisa membuat manusia membahasnya jadi bergairah hubungan gitu," kata Indro. 

"Cabe yang membuat manusia bergairah hubungan jika di bahas. Padahal cabe di makan rasanya pedes banget, ya sensasinya luar biasa sama kaya iklan di Tv sambel ini dan itu," kata Kasino. 

"Kalau itu sih aku paham. Yang aku maksud sih. Cabe (Cara Bercinta)," kata Indro. 

"Waaaaw. Itu sih luar biasa. Cabe (Cara Bercinta). Kalau di bahas dengan baik. Ya timbul rasa bergairah hubungan," kata Kasino. 

"Apa lagi kalau yang bahasan cabe ada Dr. Boyke. Bimbingan hubungan suami istri jadi luar biasa bergairah banget gitu," kata Indro. 

"Obrolan khusus orang dewasa. Anak-anak di larang," kata Kasino. 

"Sebenarnya aku ingin ke punya kemampuan seperti Dono," kata Indro. 

"Kemampuan seperti Dono, apa itu?!" kata Kasino. 

"Urusan cewek sih Dono biasa-biasa saja. Katanya sih amalan ibadah sudah cukup, ya di kabulkan sama Tuhan Yang Maha Esa. Dono melihat cewek yang di sukai di dalam mimpi sampai jadi kenyataan gitu. Terjadi pertemuan di dunia kenyataan. Dono yang tahu....sedangkan ceweknya tidak tahu sama sekali," kata Indro. 

"Tafsir mimpi yang jadi kenyataan," kata Kasino. 

"Luar biasa banget kan," kata Indro. 

"Memang sih luar biasa banget," kata Kasino. 

Kasino dan Indro, ya fokus nonton Tv dengan baik dengan acara Tv berita ini dan itu. Dono di halaman belakang, ya sedang memancing di kolam kecil sih tujuannya di buat kolam di halaman belakang untuk menyalurkan hoby piara ikan dan juga mancing gitu. Umpan di makan ikan lele, ya pancingan segera di tarik Dono dan dapet ikan lele. 

"Ikan yang di pelihara besarnya lumayan," kata Dono. 

Dono menaruh lele ke ember, ya kembali memancing lagi dengan perasaan senang. 

JUDUL

Indro di ruang tamu mengambil gitar di meja dan menyanyikan lagu 'Bukan Superstar'. 

"Andai aku pasya ungu
Semua wanita kan memburuku
Jika aku Ariel Peterpan
Kau yakin ngefans karena gue keren
Aaa....aa.....aaaa.....aaaa.....
Aaa....aa.....aaaa.....aaaa.....
Sexy badannya....mulan jameela
Cantiknyanya dia seperti aku
Giring Nidji sahabat aku
Dekat denganku dialah aku

Tapi kenyataan aku bukan siapa-siapa
Ku ingin engkau mencintaiku apa adanya

Ku bukan superstar
Kaya dan terkenal
Ku bukan saudagar
Yang punya banyak kapal
Ku bukan bangsawan
Ku bukan priyayi
Ku hanyalah orang yang ingin di cintai

Andai aku letto
Wes pasti aku wong jowo

...Kata orang ku mirip Glen fredly
....Suara merdu wanita jatuh hati
Namun semua itu hanya Mimpi
Bagimu
Ooo....yauuuu......
Jadi Semua itu hanya mimpi
Yaiyalah ....masa ya iya dong.....
Duren aja di belah bukan di bedong....

Kamu bukan super kamu bukan star
Kalau di gabungin kamu bukan
superstar
Ku bukan bangsawan
Ku bukan priyayi
Ku hanyalah orang yang ingin di cintai"

***
Indro selesai menyanyikan lagu karya  'Project Pop', ya di gitar di taruh di meja dengan baik.

"Kadang ingin jadi superstar. Kenyataannya aku hanya pemuda yang biasa-biasa saja. Cuma pandai menyanyi saja untuk menghibur diri. Jadi aku bukan superstar," kata Indro. 

Dono selesai urusan kerjaannya, ya keluar dari kamarnya ke ruang tamu. Dono duduk, ya ingin main game di Hp-nya. Sebenarnya Indro ingin main game di Hp....karena ada Dono jadi tunda dan berkata "Don." 

"Apa?" kata Dono yang menunda main game di Hp-nya. 

"Tentang Blog," kata Indro. 

"Ada apa dengan Blog?" kata Dono. 

"Cerita yang di buat Dono dengan judul 'Ayam'. Kalau kata Ayam di panjangin jadinya 'Aku yang akan menikahimu'....?!" kata Indro. 

"Masa Indro mau menikahi aku. Malu aku jadinya. Aku kan cowok," kata Dono yang niatnya bercanda. 

"Don. Jangan becanda. Serius lah!" kata Indro. 

"Iya aku serius. Sebenarnya ada dua judul cerita dari kata Ayam itu. Setelah aku pikirkan dengan baik, ya aku memilih judul Ayam dengan kepanjangannya 'Aku Yang Akan Menikahimu'....," kata Dono. 

"Jadi Dono mau menikahi ku. Aku jadi malu. Aku kan cowok tulen loe," kata Indro yang niatnya becanda. 

"Hus. Ikutan saja. Dasar Pak Tiru!" kata Dono. 

"Becanda Don. Ooooo jadi dari satu kata Ayam ada dua judul cerita toh. Jadi yang di pilih yang paling menarik menurut Dono toh. Kalau di mainkan lucu juga. Lawak gitu Don!" kata Indro. 

"Ya begitu lah," kata Dono. 

"Judul yang ke duanya dari kata Ayam?" kata Indro. 

"Judul yang ke dua ini. Ya sebenarnya ada masalah banget, ya tidak kelop gitu. 'Aku Sayang Adek Manis' di singkat Ayam....," kata Dono. 

"Ooooo  masalahnya di huruf 'Y' menjadi kata 'Sayang'. Tidak ada masalah sih menurut aku....pas aja sih," kata Indro. 

"Emmmm," kata Dono. 

"Aku Sayang Adik Manis, ya memang ungkapkan perasaan yang halus di tujukan pada cewek yang di sukai. Boleh juga sih Don judul kedua dari kata Ayam," kata Indro. 

"Menurut Indro bagus. Aku seneng lah," kata Dono. 

"Kalau begitu. Aku main game ah!" kata Indro. 

"Iya," kata Dono. 

Dono segera msin game di Hp-nya. Indro, ya sudah asik main game di Hp-nya. Sedangkan Kasino sedang asik nonton Tv dengan acara sinetron yang bagus gitu. 

Monday, March 8, 2021

POLA PIKIR

Dono di ruang tamu sedang asik main game di Hp-nya. Sedang Kasino dan Indro sedang menonton Tv.

"Kasino," kata Indro.

"Apa?" kata Kasino.

"Cerita yang di buat Dono dengan judul 'Ayam', ya memang nama tokoh wanitanya di ambil dari nama artis Lesti. Apa masih berkaitan dengan perlombaan menyanyi ya?" kata Indro.

"Iya....masih sih. Tapi kan artis Lesti tidak jadi peserta tapi jadi juri yang menilai peserta," kata Kasino.

"Masih ada kaitan toh. Tapi tidak ada masalah sih. Yang terpenting tidak ada kaitan dengan peserta menyanyi, ya tujuannya sifatnya adil saja. Kan kebiasaan Dono mengambil nama tokoh peserta menyanyi untuk jadikan tokoh dalam cerita di Blog-nya," kata Indro.

"Sekedar bercerita saja," kata Kasino.

"Memang sekedar cerita saja. Kadang Dono memasukkan gejala persoalan di masyarakat, ya kenyataan bener sih," kata Indro.

"Itu sih tergantung pembacanya saja. Manusia makluk yang pandai menilai sesuatu dengan baik. Contohnya : berita yang heboh sekarang ini, ya tentang anak Presiden yang katanya begini dan begitu. Masih urusan dengan cewek sih. Aku sebagai penonton yang baik yang menilai, ya biasa aja. Kan aku nilai dari sisi positif dan juga negatifnya dengan baik," kata Kasino.

"Apa lagi dengan berita yang heboh tentang Partai Demokrat yang begini dan begitu? Aku juga sama dengan Kasino. Sebagai penonton yang baik, ya menilai dengan positif dan juga negatif lah," kata Indro.

"Pada akhirnya pola pikir saja kan?!" kata Kasino.

"Iya," kata Indro.

Indro dan Kasino, ya fokus nonton Tv. Dono di ruang tamu masih asik main game di Hp-nya. 

"Kasino," kata Indro.

"Apa lagi?" kata Kasino.

"Sinetron terkadang alur ceritanya kaya sama dengan masalah di masyarakat, ya?!" kata Indro.

"Memang kenyataannya seperti itu," kata Kasino.

"Di buat dengan baik gejolak konfliknya. Menarik!" kata Indro.

"Ya memang menarik!" kata Kasino.

Kasino dan Indro, ya fokus nonton sinetron yang bagus banget. 

Sunday, March 7, 2021

AYAM

"Ayam. Kata menunjukkan nama hewan unggas," kata Dono. 

Dono menaruh buku di meja, yang selesai ia baca. 

"Aku buat cerita ah. AYAM (Aku Yang Akan  Menikahimu)," kata Dono.

Dono beranjak dari duduknya di ruang tamu ke kamarnya. Leptop di hidupkan Dono, ya segera mengetik cerita dengan baik. 

Bejo tidak menyelesaikan sekolah SMA-nya memilih berjualan soto ayam karena suka sama soto ayam dan juga segera menolong perekonomian keluarga gitu. Bejo berjualan di tempat yang baik, ya masih daerah dekat pasar gitu. Tejo teman Bejo, ya sering bantu Bejo berjualan soto ayam. Setiap hari di jalanin usaha soto ayam Bejo, ya hasil lumayan gitu. 

Lesti teman Bejo, ya teman SMA sih. Lesti sering beli soto ayamnya Bejo, ya jadi langganan tetap sih. Bejo memang punya rasa sama Lesti, tapi tetap jadi teman saja karena malu diri Bejo hanya orang miskin gitu.....sedangkan Lesti orang kaya. Lesti menjalin hubungan dengan Rizki. Setelah lulus SMA, ya Lesti dan Rizki masih menjalin hubungan dengan baik, ya Rizki pun ingin menikahi Lesti. 

Tahu-tahu kabar duka pun menyelimuti diri Lesti karena Rizki meninggal dunia karena kecelakaan mobil. Bejo yang tahu kabarnya Lesti sedang bersedih. Bejo menyuruh Tejo untuk mengirimkan soto ayam kesukaan Lesti. Ya Lesti kembali ceria lagi. Pelan-pelan melupakan Rizki. 

Lesti kuliah di Universitas ternama. Di tempat perkuliahan tersebut, ya Lesti bertemu dengan cowok yang menyukai Lesti. Haris cowok kaya, ya keren sih. Haris terus mendekati Lesti dengan baik. Sampai akhirnya Lesti menerima cintanya Haris. 

Lesti dan Haris pun ke tempat Bejo, ya untuk makan soto ayam dan juga Lesti memperkenalkan pacarnya itu. Bejo senang saja hubungan Lesti dengan Haris. Apalagi Haris dan Lesti senang makan soto ayamnya Bejo. 

Lesti punya cita-cita seperti cewek-cewek yang seperti biasanya menikah di usia muda. Haris memang ingin menikahi Lesti, ya untuk masa depan setelah lulus kuliah. Hubungan itu pun kandas di tengah jalan karena Haris main di belakang Lesti, ya selingkuh dengan Bela teman kuliah Lesti. 

Lesti putus hubungan dengan Haris. Lesti bersedih hati, ya meratap keadaan dirinya yang gagal menjalin hubungan dengan cowok gitu. Bejo yang dapet kabar Lesti bersedih karena putus dari Haris. Bejo pun menyuruh Tejo untuk mengirimkan soto ayam ke Lesti. 

Lesti pun kembali ceria lagi, ya benar-benar melupakan Haris. Bejo pun memberanikan diri untuk menyatakan cinta kepada Lesti, ya dengan menyuruh Tejo mengirim ayam jantan dan betina ke rumah Lesti beserta surat pernyataan gitu. 

Lesti menerima dengan baik ayam jantan dan betina dari Bejo dan juga membaca surat dengan baik yang isinya sih 'AYAM (Aku Yang Akan Menikahimu)'. Lesti senang sih maksud dan tujuan Bejo....jelas banget untuk menikahi Lesti. Ya Lesti menerima Bejo karena sebenarnya Lesti suka sama Bejo. Segera Bejo menjalankan niatnya yang baik itu, ya menikahi Lesti dengan biaya dari hasil jualan soto ayam yang di tabung Bejo dengan baik. 

***

Dono selesai mengetik di leptopnya. 

"Cerita seperti ini saja," kata Dono. 

Dono segera main game catur di leptopnya. Kasino sedang main game di Hp di ruang tamu. Indro membuat mainan, ya keluar dari kamar ke ruang tamu.

"Main Kasino," kata Indro sambil menaruh mainan yang ia buat di meja.

Kasino berhenti main game di Hp-nya dan melihat mainan yang di buat Indro yang di taruh di meja.

"Monopoli," kata Kasino.

"Iya monopoli aku yang buat," kata Indro.

"Biasa negara-negara. Di ubah jadi 34 propinsi, ya foto bangunan rumah adat 34 propinsi di tempel di karton dengan baik. Pinter Indro mengubah mainan monopolinya," kata Kasino.

"Main" kata Indro.

"Ayo," kata Kasino sambil menaruh Hp-nya di meja. 

Kasino dan Indro main monopoli dengan baik.

"Hidup seperti main monopoli enak ya Kasino," kata Indro.

"Iya. Tapi kenyataan hidup. Jauh lebih pait banget, bagi orang tidak berilmu dan miskin," kata Kasino.

"Memang pahitnya bagi orang yang tidak berilmu dan miskin. Untung saja aku punya ilmu ya lumayan sih. Hidupku memang pernah merasakan pahitnya hidup. Senang hidup  pernah di rasakan dengan baik. Jadi pilihan hidup yang di jalanin dengan baik, ya kesederhanaan saja," kata Indro.

"Ujian hidup pasti ada. Namanya hidup di dunia ini. Kaya berita di Tv yang menceritakan keadaan dari kaya sampai miskin," kata Kasino. 

Kasino dan Indro terus main monopoli dengan rasa senang gitu. 

Saturday, March 6, 2021

BUAYA

Dono di kamarnya sedang mengetik di leptopnya, ya membuat cerita. 

Bejo, anak yatim piatu yang bekerja sebagai pelayan di rumah makan Pak Tejo. Lasmi, ya teman Bejo sih. Demi hidup, ya Bejo menjalankan keadaannya dengan baik. Sampai Bejo menjadi pemuda yang baik, ya tetap lugu gitu. Bejo memang menyukai Lasmi. Ya Lasmi selalu baik sama Bejo. 

Kebiasaan dari kecil sampai dewasa, ya seusai kerja....Bejo dan Lasmi asik ngobrol di lantai dua rumah makan sambil melihat langit yang gelap bertabur bintang. Bejo merasa senang dengan Lasmi, ya ingin hubungan itu terus berlanjut jadi hubungan sepasang kekasih. 

Pak Tejo cuma mengawasi Bejo dan Lasmi seperti biasanya. Suatu ketika. Johan dateng ke rumah makan Pak Tejo, ya sekedar mampir saja gitu. Lasmi senang Johan sekedar main ke rumah makan Pak Tejo. Bejo tidak ada masalah Johan dateng sekedar mampir saja. 

Eeeee ternyata Lasmi berhubungan diam-diam dengan Johan. Bejo melihat pertemuan Lasmi dan Johan di taman bunga. Bejo langsung terpukul gitu, ya harapannya bersama Lasmi untuk jadi sepasang kekasih...kandas gitu. Bejo akhirnya menyadari bahwa cintanya tak terbalas, jadi melupakan perasaan suka sama Lasmi. 

Bejo tetap menjalankan kehidupannya jadi pelayan di rumah makan Pak Tejo. Bejo bertemu dengan seorang gadis cantik, ya pencuri gitu. Bejo memang menangkap basa cewek tersebut sedang nyopet bapak-bapak. Bejo dengan lugunya ingin menyadarkan cewek cantik itu. Ya ternyata Bejo di tampar terus sama cewek cantik itu. 

Bejo dengan gigihnya untuk menyadarkan cewek cantik itu. Lama-lama cewek cantik itu sadar sih, ya tidak melanjutkan pekerjaannya mencuri. Cewek cantik itu berteman dengan Bejo, ya baru tahu namanya Juminten. Bejo pun mengajak Juminten kerja di rumah makan Pak Tejo, ya sebagai pelayan. Pak Tejo, ya menerima Juminten jadi pelayan di rumah makannya.

Bejo dan Juminten, ya hubungannya jadi baik banget. Bejo pun menyatakan perasaannya sama Juminten "Aku mencintai mu Juminten". 

"Aku tidak percaya omongan Bejo," kata Juminten. 

"Beneran aku cinta Juminten," kata Bejo. 

"Aku juga," kata Juminten menerima cinta Bejo. 

Bejo dan Juminten, ya hubungan ke duanya terus berjalan dengan baik banget. Bejo selalu sering berkata pada Juminten "Beneran aku selalu sayang kamu". 

Juminten selalu berkata "Buaya". Omongan Buayanya Juminten selalu di dengar sama Pak Johan dan Lasmi, karena di buat mainan sama Juminten dan Bejo. Sampai Lasmi sadar dari kata buaya yang di mainkan Bejo dan Juminten itu, ya ungkapan perasaan....benaran aku selalu sayang kamu. 

Lasmi yang berhubungan dengan Johan, ya kandas di tengah jalan karena Johan tidak setia, ya bermain di belakang Lasmi. Ternyata Johan itu lelaki buaya darat gitu. Lasmi putus hubungan dengan Johan. Ya Johan melanjutkan hubungannya dengan Bela. Lasmi mulai menyadari dirinya menyukai Bejo, tapi itu semua telah terlambat. Bejo telah jadian dengan Juminten. Lasmi menerima keadaannya. 

***

Dono berhenti mengetik di leptopnya. 

"Cukup segitu saja ceritanya," kata Dono. 

Dono melanjutkan main game di leptopnya, ya biasa catur. Kasino dan Indro di ruang tengah sedang asik nonton film. 

"Ini cerita film. Cowok yang tokoh utamanya suka dengan cewek, ya teman masa kecilnya. Harapannya cowok itu ingin bersama cewek itu, ya teman masa kecil. Ternyata cewek yang di sukai malah suka sama cowok lain," kata Indro. 

"Ironis jalan ceritanya," kata Kasino. 

"Dunia kenyataan ada juga sih kesamaan cerita dengan film sih," kata Indro. 

"Cewek selalu begitu menyukai cowok yang ia sukai," kata Kasino. 

"Cinta bertepuk sebelah tangan si cowok, ya tokoh utama ini memang menarik sih. Dapet cewek pengganti. Eeeee kasar banget, ya ringan tangan. Tampar pipi sih. Cowok, ya tidak membales karena lugunya bukan main," kata Indro. 

"Kalau dunia kenyataan sih. Sudah cakar-cakaran kaya kucing," kata Kasino. 

Kasino dan Indro, ya fokus nonton Tv lah karena film memang bagus sih. 

Friday, March 5, 2021

PAHAM

Kasino dan Indro sedang nonton Tv, ya perkembangan ajaran Islam di Indonesia. 

"Kasino," kata Indro. 

"Apa?" kata Kasino. 

"Hidup di Indonesia. Kita menikmati keadaan ekonomi yang lumayan layak karena sistem pemerintahan dan swasta di bangun dengan baik kan?!" kata Indro. 

"Memang bener omongan Indro. Keadaan kita layak karena kita mengikuti perkembangan sistem pemerintahan dan swasta," kata Kasino. 

"Jika tidak bangun dengan baik sistem pemerintahan dan swasta, ya kehancuran di mana-mana," kata Indro. 

"Bisa jadi. Jika suatu daerah tidak ada proses pembangunan yang di jalankan pemerintahan atau swasta.....maka daerah itu di sebut daerah tertinggal perkembangan proses pembangunannya. Ya bisa di bilang daerah miskin. Contoh : jika tidak ada pembangunan puskesmas untuk orang sakit. maka yang ada tempat pengobatan tradisional," kata Kasino. 

"Jadi bener-bener penting pembangunan itu. Maka setiap daerah berlomba-lomba memajukan daerahnya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat menikmati hasil pembangunan dari sistem pemerintahan dan swasta. Pada akhirnya yang nyata banget itu, ya gaji yang layak di sistem pemerintahan dan swasta," kata Indro. 

"Zaman sekarang ini yang penting itu gaji besar. Harga barang tetap. Jadi barang bisa di beli di sesuai kan kebutuhan individu maupun kelompok, ya keluarga gitu. Pastinya bisa menabung di Bank. Jadi roda perekonomian berjalan dengan baik banget," kata Kasino. 

"Ya itu sih dari sisi gaji besar. Kalau gaji kecil sih, ya pusing ngatur keuangan ini dan itu. Contoh : tukang ojek. Pendapatan, ya bisa di perhitungkan lah dari jumlah penumpang yang naik ojek. Gajinya harian gitu," kata Indro. 

"Mau hidup layak, ya sekolah dengan baik dan carilah pekerjaan yang baik berdasarkan ijazah. Maka akan mendapatkan kelayakan hidup. Contoh : guru saja yang pernah mengajar kita semasa sekolah. Ya hidupnya layak, karena gajinya telah di sesuai kan dari masa kerja dan juga pangkatnya. Sejahtera hidupnya," kata Kasino. 

"Guru memberikan contoh yang baik. Harus jadi pinter agar di masa depan hidup layak. Maka itu manusia berlomba-lomba dengan segala kepintarannya untuk mendapatkan mimpinya jadi kenyataan, ya hidup layak," kata Indro. 

"Ya contohnya saja seperti jadi Presiden saja. Jadi harus pinter kan. Maka impian jadi kenyataan," kata Kasino menegaskan omongan Indro. 

"Ooo ya Kasino. Kenapa kita nonton perkembangan Islam di Indonesia?" kata Indro. 

"Kemarin-kemarin nonton ajaran agama Hindu, Budha, Kristen, Kong Hu Cu dan juga Katolik dengan tujuan Toleransi. Sekarang, ya nonton acara Tv tentang perkembangan ajaran agama Islam di Indonesia dengan tujuannya...agar kita lebih memahami sejarah perkembangan Islam di Indonesia," kata Kasino. 

"Untuk memahami sejarah perkembangan Islam di Indonesia, jadinya paham," kata Indro. 

Indro dan Kasino, ya fokus nonton Tv. Dono di ruang tamu sedang baca buku, ya tujuannya memahami isi buku jadinya paham gitu. Buku yang di baca Dono, ya sejarah perkembangan agama Islam di dunia. 

OBROLAN 2

Kasino sedang sibuk di kamarnya, ya mengerjakan pekerjaannya. Dono dan Indro di ruang tengah sedang nonton acara Tv, ya perkembangan agama Katolik di Roma. 

"Don," kata Indro. 

"Apa?" kata Dono. 

"Aku tadi ngomong sama Kasino, ya tentang menyetop obrolan tentang perlombaan menyanyi. Jadi di ganti dengan obrolan tentang film atau sinetron....kaya di vidio Youtobe tentang orang-orang yang ngomongin film gitu. Ya sebenarnya tujuannya orang-orang ngomong di vidio Youtobe untuk mencari keuntungan dan juga ada yang sekedar saja seperti Dono yang menulis cerita ini dan itu.....sekedar cerita saja," kata Indro. 

"Menyetop obrolan tentang lomba menyanyi di ganti dengan obrolan tentang film atau sinetron. Ya tidak masalah sih, aku tinggal penyusuaian keadaan saja," kata Dono. 

"Tujuannya sih sifatnya adil saja tidak mendukung siapa-siapa. Apa lagi ada kaitan dengan daerah....tambah rancu urusannya," kata Indro. 

"Ya aku paham omongan Indro," kata Dono. 

"Don, kenapa kita menonton perkembangan ajaran agama Katolik di Roma. Seharusnya menonton ajaran agama Islam, ya agar paham gitu?" kata Indro. 

"Lagian sekedar tontonan saja. Tujuannya menghormati ajaran agama Katolik, maka ajaran agama Islam di hormati juga," kata Dono. 

"Toleransi lagi," kata Indro. 

"Toleransi kan tujuannya menciptakan kerukunan umat beragama," kata Dono. 

"Aku paham Don!" kata Indro. 

Indro dan Dono fokus nonton Tv sampai acara Tv selesai, ya berganti dengan acara selanjutnya acara sinetron. 

"Sinetron tema horor," kata Indro. 

"Atut aku," kata Dono yang niatnya bercanda. 

"Kaya anak cilik aja. Atut!" kata Indro. 

"Becanda," kata Dono. 

"Ya aku tahu!" kata Indro. 

Indro dan Dono, ya fokus nonton sinetron tema horor tersebut. Hantu keluar dengan wujud sangat menakutkan. Ada komedi ya juga yang membuat Dono dan Indro tertawa. 

"Sinetron yang bagus," kata Indro yang memuji. 

"Iya bagus adegan demi adegan," kata Dono yang memuji. 

"Don. Ada berita. Harus mencintai produk buatan Indonesia loe," kata Indro. 

"Sinetron tema horor yang kita tonton. Sama aja mencintai produk buatan Indonesia," kata Dono. 

"Iya aku paham Don. Oh iya Don gimana cara meningkatkan daya beli masyarakat agar membeli barang produk buatan Indonesia?" kata Indro. 

"Kalau ada uang ya di belilah produk buatan Indonesia. Kalau enggak ada gimana?" kata Dono. 

"Gaji di Indonesia. Di bayar harian ada. Di bayar mingguan ada. Di bulanan pun ada. Yang gaji kecil bingung ngatur keuangan. Yang gaji besar, ya beli produk buatan Indonesia karena cinta produk buatan Indonesia. Contohnya mie dan kopi yang aku beli untuk stok di rumah," kata Indro. 

"Berarti kita cinta buatan Indonesia kan!" kata Dono. 

"Iya lah Don. Kita cinta buatan Indonesia. Daya belinya kan di lihat kantong kemampuan kita membeli barang yang kita sukai. Kadang mengikuti perkembangan zaman gitu. Beli online. Contoh : sepatu produk buatan Indonesia," kata Indro. 

"Iya deh yang baru beli sepatu lewat online," kata Dono. 

"Namanya juga rezeki Don. Membahagiakan diri kan boleh. Gaya gitu Don!" kata Indro. 

"Paham kebiasanmu Indro," kata Dono. 

Dono dan Indro, ya fokus nonton Tv sinetron horor. Kasino selesai urusan kerjaannya, ya nonton vidio musik yang artis orang Indonesia jadi mencintai karya orang-orang Indonesia.

Thursday, March 4, 2021

OBROLAN

Dono sedang asik baca buku di ruang tamu. Kasino dan Indro sedang asik nonton Tv di ruang tengah. 

"Kasino lebih baik tidak membicarakan program Tv yang berkaitan dengan lomba nyanyi. Berhenti gitu!" kata Indro.

"Apa alasannya Indro, kenapa tidak boleh membicarakan program Tv yang berkaitan dengan lomba nyanyi?" kata Kasino.

"Agar tidak mempengaruhi keadaan gitu," kata Indro. 

"Mustahillah," kata Kasino. 

"Kan jaga-jaga saja!" kata Indro. 

"Ok lah. Cari bahan obrolan yang lain. Lebih baik sih. Seperti film atau sinetron saja. Kaya vidio Youtobe yang bahas tentang film gitu," kata Kasino. 

"Boleh juga bahas film dan sinetron. Sekedar obrolan. Nanti di tulis Dono, ya di publikasikan di Blognya," kata Indro. 

"Padahal di jadikan obrolan jadi populer tuh perlombaan musik. Contohnya : film yang di bahas di Youtobe. Ya memang sih ada yang mencari keuntungan dari vidio Youtobe dan ada yang sekedar cerita saja alias suka saja kaya Blognya Dono, ya sekedar bercerita," kata Kasino. 

"Acara yang kita tonton ini berkaitan dengan ajaran agama Kong Hu Cu yang berkembang di China kan Kasino?!" kata Indro. 

"Iya. Kita umat Islam. Menghormati agama lain maka agama kita di hormati orang agama lain," kata Kasino. 

"Toleransi," kata Indro. 

"Memang Toleransi. Ajaran di tanah negeri Indonesia....agar rukun umat beragama. Tuhan Yang Maha Esa melihat ciptaan-Nya di muka bumi ini. Hidup membuat peradaban dari dulu sampai sekarang. Manusia yang punya keutamaan lebih membimbing manusia lain untuk berjalan di jalan yang baik. Untuk menciptakan kedamaian yang tenang seperti surga dunia yang tenang," kata Kasino. 

"Omongan Kasino bener lah. Kaya seorang pemimpin," kata Indro. 

"Kan aku laki-laki. Otomatis jadi pemimpin di rumah tangga dan juga imam sholat," kata Kasino. 

"Kasino bener lagi," kata Indro. 

Kasino dan Indro, ya fokus nonton Tv. Acara yang di tonton tentang perkembangan ajaran agama Kong Hu Cu, ya sampai selesai di tonton. Acara pun berganti dengan acara film. Kasino dan Indro tetap santai nonton Tv, ya sambil ngobrol tentang film yang di tonton....jadinya di sebut bahas-bahas film saja. Dono di ruang tamu, ya tetap asik baca buku. 

Wednesday, March 3, 2021

TAK TAHAN LAGI

Kasino sedang duduk di ruang tamu, ya sedang nonton vidio musik di Hp-nya. 

Lirik lagu :

"Tak tahan lagi ingin bertemu
Berjuta kata ingin ku ucap
S'lama kau pergi
Tak ada lagi....teman dalam sepiku
Bulan mendekap wajah yang muram
Serpihan rindu ingin ku sapu
Sepiku hilang saat kau hadir
Menepis semua....gundah
....Bisakah engkau menundukkan wajah
....Coba berpikir dari sisi aku
....Pernahkan engkau merasakan rindu
....Sampai menggigil sepertiku ini

...Jarak membentang tak urungkan niat
...Menanti kekasih setianya aku"

***

Kasino menghentikan nonton vidio musik di Hp-nya, ya memang lagu yang di tonton karya 'Melly Goeslaw'.

"Tak tahan lagi ingin bertemu dengan kekasih hati, ya Selfi. Tapi tahan lagi yang sebenarnya aku mau ke belakang. Ini semua kebanyakan makan cabe, ya perut ku melilit rasanya," kata Kasino.

Kasino bergerak ke belakang dengan cepat. Indro dan Dono, ya sedang nonton Tv di ruang tengah. 

"Acara yang kita tonton ini perkembangan agama Kristen," kata Indro.

"Iya," kata Dono.

"Perang salib. Benar terjadi ya!" kata Indro.

"Antara Muslim dan Kristen," kata Dono.

"Cuma sejarah aja," kata Indro.

"Muslim yang baik itu harus menghormati ajaran agama lain. Ya tujuannya tidak terjadi perpecahan contohnya : perang. Kita tidak ada yang tahu pasti bener salahnya peperangan. Yang kita tahu, ya hanya sejarah saja. Orang kita ini belum lahir saat terjadi perang salib itu, " kata Dono.

"Generasi melenial...lahir di zaman sekarang. Mana tahu bener salahnya peperangan itu. Cuma mendapatkan informasi dari tontonan sejarah tentang perang salib," kata Indro.

"Jadi di Indonesia ini terus di omongin sama para pemimpin Indonesia, ya harus Toleransi. Ya tujuannya kerukunan umat beragama," kata Dono.

"Kalau kerukunan umat agama itu hancur, ya perang agama lah. Benar salah tidak ada tahu lah. Orang hancur kedua belah pihak jika berperang," kata Indro.

"Tuhan Yang Maha Esa dari singgahsana yang besar, ya melihat manusia itu yang berperang itu di ibaratkan semut merah dan semut hitam. Dunia di jadikan medan pertarungan, ya sama aja nerakanya dunia ini," kata Dono.

"Iya Don. Ibarat semut hitam dan merah, yang bertarung. Pada akhirnya hancur berantakan," kata Indro.

"Ya sudahlah tidak perlu di bahas lebih jauh tentang perang salib. Kita tonton aja acara Tv tentang perkembangan agama Kristen. Tujuannya Toleransi. Kita umat Islam menghormati agama lain yang di anut, maka kita pun di hormati sama orang agama lain juga," kata Dono.

"Toleransi," kata Indro.

Indro dan Dono, ya fokus nonton Tv. Kasino selesai urusan ke belakang. Karena masih urusan tak tahan lagi ingin bertemu dengan kekasih hati, jadi Kasino berangkat ke rumah Selfi pake mobil lah. 

ALHAMDULILLAH

Dono di kamarnya sedang mengetik di leptopnya. Kasino di ruang tengah sedang asik nonton Tv. Indro di ruang tamu mengambil gitar di meja, ya segera di mainkan gitar dengan baik dan juga menyanyikan lagu dengan judul 'Alhamdulillah'. 

"Slalu ku sakiti engkau dengan dosaku
Ku balas segala kebaikanmu dengan kekurangan

Tiada pernah ke menyadari semuanya
Bahwa nafas yang ku hirup
Adalah kuasamu

Alhamdulillah ku syukuri semua
Terima kasih ku ya allah atas indahnya hidup
Alhamdulillah ku syukuri semua
Terima kasih ku ya Robbii
Atas rahmat dalam hidupku
Slalu ku tinggalkan engkau Dengan khilafku
Ku balas segala kemurahanmu Dengan keburukan

Alhamdulillah ku syukuri semua
Terima kasih ku ya allah atas indahnya
Alhamdulillah ku syukuri semua
Terima kasih ku ya Robbil
Atas rahmat dalam hidupku"

***

Indro selesai menyanyikan lagu karya 'Ungu', ya gitar di taruh meja.

"Hidup banyak-banyak bersyukur di beri banyak nikmat. Salah satunya aku bisa menyanyi dan juga bisa main gitar. Untuk menyenangkan hati saja, ya tidak terkenal gitu seperti penyanyi yang suara merdu banget dan juga pandai bermain alat musik yang ini dan itu. Jadi aku mengucapkan Alhamdulillah," kata Indro.

Indro ke ruang tengah untuk nonton Tv. Kasino masih asik nonton Tv di ruang tengah. Indro duduk di sebelah Kasino. Acara Tv sedang menayangkan perkembangan ajaran Budha di China, ya tepatnya Tibet. 

"Kasino," kata Indro. 

"Apa?" kata Kasino. 

"Kita ini sedang menonton acara Tv perkembangan ajaran Budha di Tibet kan," kata Indro. 

"Iya," kata Kasino. 

"Kita ini umat Islam  yang di ajarkan untuk menghormati agama lain kan," kata Indro. 

"Iya. Kita umat Islam di ajarkan untuk menghormati agama lain, ya seperti contohnya : acara Tv yang kita tonton ini. Perkembangan ajaran Budha di Tibet," kata Kasino menegaskan omongan Indro

"Menghormati agama lain yang di anut, maka kita akan di hormati juga sama orang agama lain itu," kata Kasino. 

"Bener itu omongan Indro. Tumben pinter!" kata Indro. 

"Ah....dari kemarin juga pinter," kata Kasino. 

"Memang Indro pinter!" kata Kasino tegas. 

"Toleransi....kan, Kasino," kata Indro. 

"Iya," kata Kasino. 

Kasino dan Indro, ya fokus nonton Tv sampai acara Tv selesai di tonton dengan baik dan di ganti acara lain, ya Seni dam Budaya Indonesia. Sedangkan Dono selesai mengetik di leptopnya. 

"Alhamdulillah selesai juga membuat cerita," kata Dono. 

Dono mulai main game di leptopnya, ya biasa catur. 

TOLERANSI

Dono menemukan buku tulis yang lusuh di bawah rak buku. Dono membuka buku tulis lusuh dan membaca artikel yang tertempel di lebaran kertas buku tulis, ya segera di baca dengan baik artikel lama tersebut dengan judul 'Dulu Insan Film Yang Alergi Nonton Televisi'. 

Dulu, ketika industri perfilman nasional masih jaya-jayanya, ada insan film yang alergi terlibat dalam pembuatan sinetron, misalnya, menjadi pemain atau sutradara. Bahkan, sineas yang berkiprah di sinema elektronik seakan dikucilkan dari pergaulan. Padahal, "Ketika itu yang rajin membuat sinetron hanya TVRI karena memang hanya TVRI itulah yang ada," ungkap Ismail Sofyan Sani.

Ismail ini adalah sineas yang merasa terkucilkan karena dia rajin ikut bermain sinetron untuk tayangan TVRI.

"Saya sendiri tidak tahu, mengapa jadi begitu?" kata sutradara jebolan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini kepada Saluran Nomor 1 RCTI - Jawa Pos. Namun demikian, Ismail mengaku tidak peduli dikucilkan dan tidak merasa terkucilkan. Dia berpendapat bahwa bermain film atau sinetron itu sama saja.

"Saya melihat orang film dulu sangat tidak suka jika disuruh bermain atau menyutradarai sinetron di teve. Mereka beralasan jika sudah top di film, bermain di teve dapat menurunkan pangkat mereka. Pada saat itu saya hanya bisa tersenyum melihat tingkah lakunya. Habis, bagaimana lagi, mereka melihat program di teve saja sudah alergi," ungkap Ismail.

Kini, insan film justru berbondong-bondong terjun ke dunia sinetron. Bagi Ismail, hal itu wajar saja karena hasil yang dapat diharapkan mereka waktu itu, kini tidak bisa diharapkan lagi. Daripada mereka ikut-ikutan mati, lebih baik turut memperkuat industri sinetron. Apalagi, kini jumlah stasiun televisi tidak hanya satu, tetapi enam buah sehingga banyak kesempatan untuk berkarya.

"Ada untungnya mereka terlibat dalam program televisi, paling tidak, tayangan program televisi, khususnya sinetron, akan semakin apik," ujarnya.

Ketabahan ismail menekuni layar kaca, meskipun saat ini ia tidak lagi terlibat banyak di TVRI, hasilnya bisa ia nikmati sendiri.

"Saya ini orang luar yang diperbantukan ke TVRI menjadi saudara. Sebelumnya, saya banyak memainkan drama-drama atau sinetron TVRI," kata pria kelahiran Padang 23 Desember 1958. 

Sinetron awal yang disutradarai Ismail untuk tayangan TVRI berjudul Bunga-Bunga Kampus dan Jendela Rumah Kita. Kedua sinetron itu, waktu itu menjadi layangan favorit masyarakat. 

"Bangga dong, baru pertama menyutradarai, respon pemirsa terhadap karya saya itu sangat positif," ujarnya. 

Sejak itu, seiring perkembangan industri pertelevisian yang meningkat pesat dengan bertambahnya stasiun televisi swasta, nama Ismail turut diperhitungkan. Di antara karyanya yang banyak dibicarakan orang, antara lain, Singgasana Brama Kumbara dan Kesaksian. Kini, karya terbarunya berjudul Perawan Lembah Wilis.

***

Dono selesai membaca artikel tersebut dengan baik dan di tutup dengan baik buku tulis tersebut. 

"Proses perjalanan," kata Dono.

Dono menaruh buku tulis yang lusuh di rak buku dengan baik. Dono ke ruang tengah untuk menonton Tv. Indro sedang asik nonton Tv. Kasino sedang sibuk di kamarnya mengerjakan kerjaannya dengan baik. Dono duduk di sebelah Indro yang asik nonton Tv. Acara Tv bercerita tentang agama hindu  berkembang di India. 

"Don," kata Indro. 

"Apa?" kata Dono. 

"Kita umat Islam harus menghormati agama orang lain kan. Contohnya : seperti acara Tv yang menayangkan agama hindu di India," kata Indro. 

"Harus menghormati agama orang lain yang di anut. Contoh : acara di Tv yang kita tonton. Kita menghormati agama orang lain, maka agama yang kita anut, ya di jalani dengan baik.....jadi di hormati sama orang agama lain," kata Dono. 

"Toleransi," kata Indro. 

"Iya," kata Dono. 

Dono dan Indro terus menonton acara Tv sampai selesai, ya berganti dengan acara lain acara musik. 

HIDUP HANYA SEMENTARA

Indro mengambil gitarnya di meja di ruang tamu dan memainkan gitar dengan baik, ya menyanyikan lagu 'Hidup Hanya Sementara'. 

"Mungkikah kita hidup untuk sela....manya
Mungkin kita mati membawa harta
Mungkin kita menjadi penghuni surga
Ataukah kita kekal di dalam neraka

Hidup kita bukan akhir dari semua
Hidup kita bukanlah segalanya
Siapkah kita saat ajal menjemput kita
Siapkah kita menghadap kepadaNya

Bergegaslah siapkanlah semua
Waktu kita tinggal sebentar saja
Bergegaslah perbanyak amal ibadah
Hidup di dunia hanyalah sementara
Ketahuilah selama kita hidup di dunia
Kerjakanlah segala perintahnya
Jauhilah larangannya
Pahamilah malaikat tiah datang menjemput kita
Takkan ada lagi kesempatan tuk mengucap kata taubat

Bergegaslah siapkanlah semua
Waktu kita tinggal sebentar saja
Bergegaslah perbanyak amal ibadah
Hidup di dunia...hanyalah sementara
Bergegaslah.....bertaubatlah
Bergegaslah.....bertaubatlah
Hai manu...sia"

Indro selesai menyanyikan lagu karya 'Ungu', ya gitar di taruh di meja. 

"Berita tentang kematian artis, ya aku ke sentuh sampai lubuk paling dalam," kata Indro. 

Indro ke ruang tengah, ya untuk nonton Tv. Dono sedang nonton Tv dengan santai. Kasino sedang ada urusan kerja, ya bersama Selfi. Indro telah duduk bersama Dono, ya nonton Tv. 

"Berita artis meninggal, apa pendapat mu Don?" kata Indro. 

"Ya, inalilahi wainalilahi rojiun," kata Dono. 

"Ya idem Don," kata Indro. 

"Ada yang aneh. Kenapa Rina Gunawan ya meninggal dunia?" kata Dono. 

"Anehnya di mana?" kata Indro. 

"Nama Gunawan aku memakainya jadi tokoh utama dalam cerita, ya ada kaitkan dengan artis namanya Gunawan. Yang meninggal artis Rina Gunawan, ya nama belakangnya yang aku maksud.... Gunawan," kata Dono. 

"Jadi ganjilnya nama Gunawan, ya Don?!" kata Indro. 

"Sudahlah. Hidup dan mati manusia itu misteri semuanya. Perjalan hidup ku pun penuh misteri juga," kata Dono. 

"Aku paham Don. Ya nama Dono dan Kasino kan nama artis yang telah lama meninggal.....jadi di ambil untuk tokoh cerita," kata Indro. 

"Memang iya sih. Karena aku suka Warkop saja, maka aku ambil jadi namanya jadi tokoh cerita," kata Dono. 

"Sekedar untuk cerita saja kan!" kata Indro. 

"Iya," kata Dono. 

Dono dan Indro, ya fokus nonton Tv. Selesai urusan kerjaan, ya Kasino dan Selfi, ya mencari makan di sebuah rumah makan di pinggir jalan.....pokoknya ceritanya sama saja seperti acara Tv yang menceritakan makanan yang di makan sedikit bumbu cinta gitu agar menarik. 

***

"Selfi ini tokoh cewek yang di kaitkan dengan nama artis, jika aku mau menggantinya nama Selfi.....jadi persoalan ceritanya pasti meninggal atau selingkuh. Ya sudah di tetap kan jadi tokoh cerita jadi harus di jalankan terus dengan baik," kata penulis. 

Dono dan Indro tetap nonton Tv dengan baik gitu. 

"Hidup di dunia ini hanya sementara," kata Indro. 

"Iya," kata Dono. 

"Nikmati hidup yang sementara ini," kata Indro. 

"Iya," kata Dono. 

"Jadi kaya lagu aja. Hidup Hanya Sementara," kata Indro. 

"Iya," kata Dono. 

Dono dan Indro, ya fokus nonton Tv

Tuesday, March 2, 2021

SEKEDAR SAJA!

Kasino di ruang tengah, ya nonton Tv dengan acara berita ini dan itu tetap saja paling populer di beritakan adalah berita covid - 19 kaya ceritanya berserinya sinetron dengan alur cerita zigzag gitu. Indro selesai memasak di dapur, ya masakan yang mateng di taruh di lemari makan. Kalau makan mateng di taruh meja makan sudah di tutup tudung saji, ya bisa di buka sama kucing pinter.....jadinya makan mateng habis makan kucing pinter maka itu di taruh di lemari makan. 

Indro menonton vidio musik Nella Kharisma di Hp-nya. 

"Bagus vidio musik Nella Kharisma," pujian Indro. 

Indro ke ruang tengah yang ada Kasino lagi nonton Tv. Duduk Indro tetap nonton vidio musik di Hp-nya. Kasino, ya melihat ulah Indro nonton vidio musik dengan baik. 

"Tumben nonton vidio musik Nella Kharisma?" kata Kasino. 

"Seleralah aku lah," kata Indro. 

"Ooooo begitu. Nella Kharisma itu sudah punya kekasih katanya di beritakan di Tv?!" kata Kasino. 

"Iya," kata Indro. 

"Jadi Indro itu menyukai cewek yang sudah punya kekasih?!" kata Kasino. 

"Iya," kata Indro. 

"Berarti pesona Nella Kharisma itu makin cantik jika telah punya kekasih?!" kata Kasino. 

"Iya," kata Indro. 

Vidio musik yang di tonton Indro selesai, ya tidak di lanjutin nonton vidio di Hp. 

"Kasino. Jadi Nella Kharisma makin cantik karena sudah punya kekasih," kata Indro. 

"Indro sendiri yang mengiyakan bahwa Nella Kharisma....pesona kecantikanya makin cantik karena punya kekasih," kata Kasino. 

"Memang iya aku ngomong gitu sih. Ya kata orang-orang sih. Cewek itu makin cantik ketika sudah punya kekasih gitu," kata Indro. 

"Ooooo begitu. Berdasarkan data orang-orang yang ngomong gini dan gitu tentang cewek yang sudah punya kekasih," kata Kasino. 

Kasino dan Indro, ya fokus nonton Tv. Dono selesai mengetik di leptopnya, jadi keluar dari kamar ke dapur. Dono mengambil makan di lemari makan, ya makan lah karena laper gitu. Dono makan ruang tamu dengan santai. 

"Enak makan di buat Indro," kata Dono. 

Dono makan terus makanannya sampai perutnya kenyang. Setelah itu, ya Dono mencuci piring dan gelas dengan baik di belakang. Piring dan gelas telah bersih di taruh di rak sama Dono. Ya Dono ke ruang tamu memang melewati ruang tengah. Saat di ruang tengah di mana Kasino dan Indro sedang nonton Tv, ya Dono berkata "Indro makanan yang di masak....lemak nian." 

Indro memang mendengar omongan Dono, ya pujian yang kaitkan dengan makannya. 

"Terima kasih atas pujiannya. Tapi kenapa pake bahasa Palembang, ya lemak nian itu?" kata Indro. 

"Padahal bahasa Bengkulu, ya lemak artinya enak," kata Kasino. 

"Sekedar saja. Apa aku puji dengan kata lain? Bange!" kata Kasino. 

"Bange...bahasa daerah mana?" kata Indro. 

"Bange toh. Ya bahasa Lampung," kata Kasino. 

"Bange artinya enak. Bahasa Lampung," kata Dono. 

"Nama juga Dono. Pemuda perantau sana sini," kata Kasino. 

"Ya aku paham," kata Indro. 

Indro dan Kasino, ya fokus nonton Tv. Dono ke ruang tamu. Duduklah Dono dan mengambil buku di meja, ya segera di baca dengan baik. 

SATU TITIK DI LUASNYA SAMUDRA

Dono sedang di ruang tamu, ya nonton vidio musik di Hp-nya. Di luar rumah, ya hujan lebat memang musim hujan. Kasino dan Indro nonton Tv di ruang tengah. Saat iklan di Tv. Kasino tetap nonton Tv. Indro ke ruang tamu di mana ada Dono.

"Don," kata Indro duduk di sebelah Dono. 

"Apa?" kata Dono menghentikan nonton vidio musik di Hp-nya. 

"Aku ada omongan dengan Kasino. Ya kaitkan dengan mu Don," kata Indro. 

"Ngomongin aku. Tentang apa?" kata Dono. 

"Tentang kemampuan mu itu Don. Selamat dari ujian Roh. Karena ilmu keutamaan Nabi, jadinya Nabi gitu!" kata Indro. 

"Cuma itu saja. Jadi Nabi toh. Ituh tidak masalah. Ya aku di umpamakan satu titik di luasnya samudra. Aku jadi Nabi sekali pun tetap tidak ada orang percaya. Yang di percaya manusia itu, ya orang yang telah membangun ajaran dari dulu sampai sekarang," kata Dono. 

"Tidak ada masalah toh. Karena orang yang bangun ajaran agama dari dulu sampai sekarang, ya pengikutnya banyak toh," kata Indro. 

"Anggap saja aku membuktikan ajaran agama. Itu saja cukup kan!" kata Dono. 

"Bisa di bilang begitu. Tetap saja misterinya Dono kan!" kata Indro. 

"Iya," kata Dono. 

"Roh juga melihat dan mendengarkan kita ngobrol tentang..... Dono jadi Nabi?!" kata Indro. 

"Iya," kata Dono. 

"Bener-bener tidak jadi masalah toh!" kata Indro. 

"Iya," kata Dono. 

"Kalau begitu aku nonton Tv lagi!" kata Indro. 

"Iya," kata Dono. 

Dono melanjutkan nonton vidio musik di Hp-nya. Indro sudah pindah duduknya, ya ke ruang tengah untuk melanjutkan nonton Tv. 

"Kasino," kata Indro yang duduk di sebelah Kasino. 

"Apa?" kata Kasino. 

"Kata Dono, ya tidak masalah. Aku ngomong menjadikan Dono jadi Nabi gitu karena ilmu keutamaan Nabi!" kata Indro. 

"Tidak masalah toh!" kata Kasino. 

"Kata Dono. Ya Dono jadi Nabi sekalipun seperti satu titik di luasnya samudra. Jadi tidak ada orang yang percaya karena yang membangun ajaran agama dari dulu sampai sekarang......umatnya banyak," kata Indro. 

"Bener juga ya. Satu titik di luasnya samudra," kata Kasino. 

"Kata Dono, ya Dono di anggap saja membenarkan ajaran agama saja!" kata Indro. 

"Membenarkan ajaran agama. Boleh juga!" kata Kasino. 

Kasino dan Indro, ya fokus nonton Tv. Dono tetap asik nonton vidio musiknya artis Tiara yang bagus banget.

Monday, March 1, 2021

KAWIN KONTRAK

Kasino dan Indro di ruang tengah sedang nonton Tv acara film 'Kawin Kontrak'. 

"Kasino," kata Indro. 

"Apa," kata Kasino. 

"Hubungan artis, ya sepasang kekasih kenyataan gitu. Apa sama dengan film yang kita tonton ini kawin kontrak?" kata Indro. 

"Kenyataannya. Ada mungkinnya sih. Tapi kan aku tidak pernah mensurveinya. Tembak-tembakan saja!" kata Kasino. 

"Kemungkin ada. Berarti. Artis itu. Pacaran, ya pacar kontrak dong!" kata Indro. 

"Pacar kontrak. Hubungannya bohong-bohongan, ya tujuannya urusan kerjaan. Di publikasikan di media, ya pacaran benaran gitu tapi di belakangnya.....cuma pacar kontrak. Bisa jadi sih. Artis bisa mengambil keputusan seperti itu....pacar kontrak, ya sama halnya dengan kawin kontrak" kata Kasino. 

"Kenyataan di masyarakat ada gak ya?" kata Indro. 

"Kalau kenyataan di masyarakat, ya aku tidak pernah dapet datanya!" kata Kasino. 

"Jadi anggap tidak aja ya. Cuma di film saja!" kata Indro. 

"Cuma di film saja tentang kawin kontrak," kata Kasino menegaskan Indro. 

"Film yang kita tonton ini lucu walau lawas, tapi tidak lawas juga sih. Pinter yang buatnya pinter banget!" pujian Indro. 

"Iya....bagus film yang kita tonton ini," pujian Kasino. 

"Ooooo iya Kasino. Lagu yang kaitkan dengan kawin kontrak bagus juga ya?!" kata Indro. 

"Bentar aku inget-inget dulu," kata Kasino berpikir. 

Kasino cukup lama sih, ya pada akhirnya memastikan tentang lagu yang kaitkan kawin kontrak di jaringan internet di Hp-nya. 

"Ooooo lagu ini. Kaitkan dengan kawin kontrak toh!" kata Kasino. 

Kasino menghentikan membuka jaringan di internetnya di Hp-nya. 

"Indro. Bagus lagu yang di kaitkan kawin kontrak," kata Kasino. 

"Bagus kan, ya ada lucunya juga sih jadinya menarik gitu!" kata Indro. 

Indro dan Kasino, ya fokus nonton Tv. Sedangkan Dono di kamarnya sedang menonton vidio-vidio Youtobe di leptopnya. 

"Lesti dengan Rizky Billar ceritanya apa kaya pacar kontrak ya?" kata Dono. 

Dono terus menonton vidio sampai selesai, ya ke vidio yang lainnya. 

"Putri dan Hari. Ceritanya apa kaya pacar kontrak ya?" kata Dono. 

Dono terus menonton vidio sampai selesai, ya ke vidio lainnya. 

"Rara dengan Gunawan. Ceritanya apa kaya pacar kontrak ya?" kata Dono. 

Dono terus menonton vidio sampai selesai. Ya sebenarnya mau nonton vidio lainnya, tapi memutuskan berhenti. 

"Urusan dunia artis itu kemungkinan kawin kontrak dan pacar kontrak, ya bisa terjadi?!" kata Dono. 

Dono mulai mengetik cerita di leptopnya dengan baik. 

Sunday, February 28, 2021

CATUR POLITIK

Kasino sedang asik nonton Tv di ruang tengah. 

"Acara musik. Bagus banget," Kasino kata memuji. 

Dono dan Indro sedang asik main catur di ruang tamu. Indro memajukan pion putihnya. 

"Dono di tulisan di Blog selalu di kaitkan nama artis kan?" kata Indro. 

Dono memajukan pion hitamnya. 

"Iya, Kenapa?" kata Dono. 

"Contohnya nama Selfi, ya nama artis. Kalau nama depan Selfi. Kenapa nama belakangnya di ganti Amelia. Ya seharusnya Yamma....gitu Don!" kata Indro. 

Indro memajukan pionnya. 

"Kok yang harus aku yang menjelaskan tentang permainan menggunakan nama Selfi. Seharusnya Kasino. Ya sudahlah, sama aja data permainan memang di tulis di Blog aku. Jadi ya harus di ubahlah. Tujuannya teka-tekinya," kata Dono. 

Dono memajukan pionnya. 

"Teka-teki dalam permainan toh. Apa mungkin bisa di bilang menaikan nama artis dan juga menjatuhkan Don?" kata Indro. 

Indro memajukan kudanya. 

"Seperti pemain catur ini. Kadang waktu di naikin pion jadi ster dan kadang tujuannya di jatuhkan kaya di korban salah satu pion di makan kuda demi strategi permainan catur berjalan menuju kemenangan, ya menyekak langkah raja," kata Dono. 

Dono memajukan peluncurnya. 

"Jadi harus sesuai dengan rencana permainan atau di sebut strategi pemainan," kata Indro. 

Indro memajukan pionnya. 

"Sama halnya acara Tv kan Don. Sesuai dengan rencana permainan!" kata Indro. 

Indro memalukan peluncurnya. 

"Iya sama aja dengan acara permainan Tv," kata Dono menegaskan omongan Indro. 

Dono memajukan kudanya.

"Seperti halnya pion jadi ster. Jadi seperti anaknya Pak Joko Widodo jadi Walikota, ya kan Don?!" kata Indro. 

Indro memajukan pionnya. 

"Kenapa arah omongan urusan pemerintahan? Ok lah Indro. Ya memang sih. Pion suatu saat jadi ster, kaya anak Pak Joko Widodo jadi Walikota dan masuk dari barisan kepemimpinan dalam permainan pemerintahan. Nama juga catur politik. Maka itu aku pernah bilang 'Siapa yang mampu duduklah jadi pemimpin, ya duduklah. Tidak penting di anak petani atau anak Presiden sekali pun'....." kata Dono. 

Dono memakan pionnya Indro dengan kuda. 

"Jadi harus mampu toh jadi pemimpin toh. Kenyataannya anak Pak Joko Widodo....mampu jadi pemimpin, jadi Walikota. Pandai bermain catur politik kan anak Pak Joko Widodo, ya Don?!" kata Indro. 

Indro memakan pionnya Dono pake ster. 

"Iya," kata Dono. 

Dono memajukan sternya. 

"Ooooo iya Don.....gimana pendapatmu dengan gonjang-ganjingnya cerita Partai Demokrat yang di beritakan di Tv gitu?" kata Indro. 

Indro memajukan peluncurnya. 

"Males urusan Partai Politik dan juga aku bukan orang Politik juga. Ya sudahlah. Pendapat ku, ya menarik saja cerita tentang gonjang-ganjingnya Partai Demokrat kaya pemain catur yang kita mainkan ini atau seperti cerita Mahabrata," kata Dono. 

Dono memakan kudanya Indro dengan ster dan berkata "Skak". 

"Tetap seperti permainan catur yang kita mainkan ini. Ya berarti catur politik. Dimana harus menyusun strategi dengan baik untuk menjatuhkan lawan dan mengumpulkan sekutu untuk jadi satu kekuatan yang kuat banget," kata Indro. 

Indro memindahkan raja dengan baik untuk di selamatkan dari ster yang menyekak. Jadi pemainan catur Indro dan Dono jadi lebih serius banget. Kasino di ruang tengah masih asik nonton Tv yang acaranya bagus banget. 

LEBIH BAIK MISTERI

Kasino dan Indro duduk ruang tengah, ya asik nonton Tv. 

"Kasino," kata Indro. 

"Apa?" kata Kasino. 

"Terkadang enak ya hidup jadi petani di desa," kata Indro. 

"Memang enak sih jadi petani. Hidup dengan penuh ke sederhanaan, ya santai gitu," kata Kasino. 

"Di kota ini. Harus bergulat dengan waktu untuk mencapai tujuan dengan baik. Kadang jenuh melihat kesibukan manusia yang ini dan itu," kata Indro. 

"Nama juga kota. Berkumpulnya manusia untuk jadi kaya. Yang berhasil jadi kaya. Yang tidak berhasil jadi miskin," kata Kasino. 

"Kasino. Enak ya jadi nelayan. Ya bisa melihat laut setiap hari. Ketenangan di dapatkan," kata Indro. 

"Nelayan ya. Ya enaklah. Dapet ketenangan dalam hidup untuk melihat laut. Orang kota kan ingin ke pantai, ya melihat laut untuk mencari ketenangan hidup," kata Kasino. 

"Kadang enak kali ya seperti Dono yang mendengarkan suara gaib," kata Indro. 

"Akherat maksudnya Indro?" kata Kasino. 

"Ya Akherat," kata Indro. 

"Kata Dono...suara gaib, ya menghitung amal baik dan buruk manusia," kata Kasino. 

"Jadi aku tahu apa kesalahan ku dan segera aku perbaiki," kata Indro. 

"Ooooo begitu. Tobat saja dengan baik itu pun sudah cukup jawabannya tidak perlu dengar suara gaib. Kalau merasa diri ada kesalahan di sengaja dan tidak sengaja," kata Kasino. 

"Itu sih aku paham. Tapi Dono tidak mau kasih tahu ilmu sampai mendengarkan suara gaib," kata Indro. 

"Dono kan pernah bilang. Untuk sampai bisa mendengarkan suara gaib, melihat dan bicara.....ujian berat banget di antara hidup dan mati," kata Kasino. 

"Di saat hidup dan mati. Kalau berhasil, ya hidup bisa bicara dengan Roh. Jika gagal, ya mati. Memang ujiannya berat. Ilmu itu yang cari....kenapa Dono bisa berhasil hidup dan bicara dengan Roh?!" kata Indro. 

"Kata Dono bilang sih. Ilmu keutamaan seorang Nabi," kata Kasino. 

"Jadi bisa jadi Nabi dong," kata Indro. 

"Yang ngomong Indro. Bukan aku dan Dono," kata Kasino. 

"Iya," kata Indro. 

"Hidup itu lebih baik misteri dari pada di ungkapkan kebenaran. Kata Dono......kalau kebenaran telah di ungkapkan jadinya semu hidup ini," kata Kasino. 

"Memang sih. Hidup ini lebih baik misteri," kata Indro. 

Indro dan Kasino, ya asik nonton Tv yang acaranya bagus gitu. Sedang Dono di ruang tamu sedang baca komik dengan baik dan juga santai sambil minum teh dan makan keripik singkong. 

PERMAINAN

Kasino selesai mengerjakan kerjaannya di kamarnya, ya pembukaan. Kasino keluar dari kamar langsung bergerak ke ruang tamu, ya ada Indro di ruang tamu lagi asik main game di Hp-nya. 

"Indro aku mau curhat masalah pribadi aku," kata Kasino. 

Indro yang asik main game di Hp-nya, ya berhenti. 

"Tumben banget ada masalah urusan pribadi, ya cinta gitu," kata Indro. 

"Namanya hubungan cinta tidak selamanya mulus. Ada suatu saat ada masalah. Benturan dari dua kepribadian gitu," kata Kasino. 

"Kalau urusan benturan kepribadian itu mah bidang psikologis yang menanggulangi," kata Indro. 

"Indro kan menjalankan urusan cinta, ya berarti bisa memberikan memasukan baik untuk aku menyelesaikan masalah," kata Kasino. 

"Ok lah siapa tahu aku bisa menyelesaikan masalah Kasino dengan baik," kata Indro. 

"Aku mulai ya. Aku jatuh cinta lagi sama cewek yang cantik gitu. Rasa dengan cewek ini membuat diri ku jauh bergairah gimana sensasinya gitu kalau bersamanya. Ketika aku bersama Selfi, eee aku jadi bosan gitu. Terkadang aku bertengkar dengan Selfi, ya urusan sepele sih. Maka itu aku mau putus dengan Selfi dan mau bersama cewek yang membuat aku bergairah sensasinya," kata Kasino. 

"Waduh jadi masalahnya gara-gara cewek yang membuat sensasi bergairah gitu. Hubungan Kasino dengan Selfi jenuh jadinya. Masalah kecil aja Kasino dan Selfi bisa bertengkar. Cewek yang membuat Kasino bergairah sensasinya, ya cewek yang luar biasa cantik dan bohay gitu. Kalau dapet cewek seperti itu pionnya sempurna," kata Indro. 

"Memang sih cewek itu, ya cantik dan bohay banget. Idaman pria gitu," kata Kasino. 

"Saran aku sih Kasino. Ya terserah Kasino saja. Jika ingin melanjutkan hubungan dengan Selfi silahkan, ya tidak juga tidak apa-apa sih. Yang menjalankan Kasino sendiri merasakan. Kalau putus dari Selfi, ya dapet lebih dari Selfi. Ya cewek yang di sukai Kasino itu. Pionnya bener sempurna banget. Kaya cewek Putri Kecantikan atau Model ya acara di Tv gitu," kata Indro. 

"Saran Indro. Aku terima dengan baik. Jadi lebih baik putus dengan Selfi, ya hubungan cinta sudah jenuh dan memilih cewek yang membuat aku jatuh cinta dengan gairah sensasi yang luar biasa," kata Kasino. 

"Ngomong-ngomong nama cewek yang buat Kasino jatuh cinta lagi?" kata Indro. 

"Amelia namanya," kata Kasino. 

"Amelia. Nama yang bagus sih. Amel kaya nama artis saja!" kata Indro. 

"Namanya Amelia," kata Kasino yang tegas. 

"Iya. Namanya Amelia. Sedikit kaitkan ke artis gitu seperti biasanya. Bercanda gitu, ya tidak terlalu serius gitu," kata Indro. 

"Aku mengerti Indro," kata Kasino. 

"Entar dulu. Kaya ada yang aneh ini mah. Amelia. Jangan-jangan Amelia itu Selfi kan.... Kasino?!" kata Indro. 

"Amelia itu memang Selfi. Nama belakang Amelia, ya nama depannya Selfi. Jadi kalau di satu kan namanya Selfi Amelia," kata Kasino. 

"Ya ini mah cuma permainan Kasino saja!" kata Indro. 

"Memang cuma permainan aku saja," kata Kasino. 

"Tapi Kasino terlalu berlebihan gitu. Ngomongin tuh Selfi Amelia yang luar biasa membuat rasa gairah sensasi gitu," kata Indro. 

"Siapa yang ngomong berlebihan. Kenyataannya seperti itu. Aku tunjukkan foto Selfi yang ingin jadi cewek yang luar biasa cantik luar biasa kaya Putri Kecantikan atau Model kaya di acara di Tv," kata Kasino memberikan Hp-nya ke Indro yang ada foto Selfi Amelia. 

Indro mengambil Hp-nya Kasino untuk melihat foto Selfi Amelia. 

"Selfi Amelia luar biasa cantik banget. Kaya cerita dongeng saja. Itik buruk rupa jadi Angsa yang luar biasa banget," kata Indro yang memuji. 

Indro memberikan Hp ke Kasino, ya Kasino mengambil Hp dari tangan Indro. 

"Kalau begitu aku lanjut main game ah!" kata Indro. 

"Ya aku juga ah main game saja di Hp aku!" kata Kasino. 

Kasino, ya asik main game di Hp-nya, ya begitu juga Indro. Sedangkan Dono, ya asik nonton Tv di ruang tengah dengan acara Tv yang bagus banget gitu. 

CAMPUR ADUK

JAB PYAAR KISISE HOTA HAI

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....DA8 di chenel INDOSIAR, ya seperti biasa sih Budi dengan santai di depan rumah...

CAMPUR ADUK