CAMPUR ADUK

Friday, July 25, 2025

DIL APNA PUNJABI

Malam hari yang tenang dan keadaan lingkungan sekitar rumah Budi baik gitu. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus sinetron tema cinta di chenel RCTI, ya seperti biasa sih Budi duduk santai di depan rumahnya sedang baca cerpen yang cerita menarik, ya sambil menikmati minum teh dan makan singkong goreng. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Berlatar di desa Punjab modern yang ramai, Dil Apna Punjabi berkisah tentang sebuah keluarga yang terdiri dari empat generasi yang tinggal di bawah satu atap yang dipimpin oleh Sardar Hardam Singh.

Cucunya, Kanwal, adalah pria yang sangat dicintainya, yang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan teman-temannya; sebuah grup musik desa. Ketika Kanwal bertemu dengan teman kuliahnya, Ladi, di rumah kerabatnya, Faujan, ia jatuh cinta. Faujan membuat kisah cinta mereka tampak seperti perjodohan bagi keluarga mereka masing-masing. Namun, keluarga Ladi menemuinya, mereka berkecil hati karena pendekatannya yang tidak ambisius dan kurangnya pekerjaan.

Ketika seorang pencari bakat mendengarnya bernyanyi, Kanwal memutuskan untuk meraih kesuksesan di Inggris untuk membuktikan kemampuannya. Di sana, ia bertemu dengan pembawa acara TV Lisa. Lisa tertarik pada pesona Kanwal dan kesederhanaannya. Lisa pun mulai menaruh hati pada Kanwal.

Kanwal harus memilih antara ketenaran dan kekayaan bersama Lisa di Inggris, atau kembali ke akarnya di Punjab untuk bersama cinta pertamanya Ladi.

***

Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Ya Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu.

"Emmm," kata Budi.

"Langsung saja Budi....main permainan Zathura!" kata Eko.

"Okey main permainan Zathura!" kata Budi.

Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Zathura dengan baik.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Ya silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Victoria tinggal di Bekasi dengan kedua orang tua, ya Andre dan Ayu. Memang asalnya Victoria dari Solo gitu. Demi hidup ini yang penuh dengan kompetisi dari usaha-usaha yang di jalankan manusia dengan tujuan ini dan itu, ya Victoria memilih dengan baik kerja di stasiun radio yang ada di Bekasi gitu. Di stasiun radio Victoria kerja dengan baik, ya sebagai penyiar radio gitu. Acara yang di bawakan Victoria berkaitan dengan musik gitu, ya bagus sih. Orang-orang suka dengan acara Victoria gitu. Karena rasa suka orang-orang dengan lagu-lagu, ya dengan cara menelpon dengan baik gitu, ya request gitu pada Victoria gitu. Dengan senang hati Victoria muterin lagu gitu. Orang-orang mendengarkan lagu dengan baik lewat radio gitu. Kerjaannya yang di jalankan Victoria sebagai penyiar radio bisa di bilang mulus dan baik, ya tapi tidak urusan kisah cinta gitu. Victoria pernah berpacaran dengan cowok ganteng dan kaya yang bernama Fattah gitu. Ya hubungan kisah cinta Victoria dengan Fattah, ya putus sih...karena Jolina gitu. Fattah di jodohkan dengan baik sama orang tuanya dengan Jolina. Memang Jolina cantik dan kaya gitu. Fattah dan Jolina menikah dengan baik gitu. Victoria cuma bisa patah hati karena Fattah menikah dengan Jolina gitu. Karena Victoria tidak berlarut-larut urusan cinta, ya jadi Victoria melupakan saja Fattah gitu. Sekarang Victoria sudah tenang tidak sakit hati karena cinta yang gagal gitu. Gema dan Gibran berteman baik, ya keduanya tinggal di Bekasi gitu. Memang asalnya Gema dan Gibran dari Solo gitu. Ya Gema kerja dengan baik sebagai wartawan gitu. Gibran menjalankan usaha kafe gitu. Ya kafe memang ada live musik gitu, ya penyanyi adalah Keyla gitu. Rakha pacar Keyla gitu dan kerjaan Rakha pelukis gitu. Gema menjalankan dengan baik kerjaannya sebagai wartawan gitu. Untuk mendapatkan berita di lingkungan sosial masyarakat menurut Gema memang butuh kerja keras karena mengumpulkan data ini dan itu...untuk menunjang pembuatan artikel berita gitu. Artikel-artikel berita yang di buat Gema telah banyak gitu, ya salah satunya sih...berita tentang pemalakan gitu, ya seorang warga yang bernama Toto di palak sama preman yang bernama Burhan gitu. Memang terjadi perkelahian sih antara Toto dan Burhan. Toto kalah, ya uang, hp, dan motornya di ambil preman Burhan gitu. Polisi dari kepolisian Lapor Pak!, ya polisi mengusut dengan baik kasusnya Toto yang di palak preman gitu. Usaha polisi berhasil menangkap preman Burhan, ya dan juga teman-teman karena membuat lingkungan sosial masyarakat jadi buruk gitu. Burhan dan teman-teman di penjara dengan baik sama polisi gitu. Gema seperti biasa sih ke tempatnya Gibran gitu. Di kafe Gema menikmati keadaan dan juga ngobrol dengan baik sama Gibran gitu. Di kafe lah Gema dan Gibran bertemu dengan Victoria gitu. Ya Victoria memang berteman dengan baik sama Gema dan Gibran pada masa SMA di Solo gitu. Sekarang sih, ya Victoria, Gema, dan Gibran berteman baik gitu. Yang membuat kagum Gema dan Gibran sih...Victoria yang sekarang cantik dan body aduhai seperti model gitu. Kalau pada masa SMA...Victoria gemuk dan juga cupu gitu. Victoria bisa cantik karena ke salon, ya urusan tubuh gemuk jadi ideal seperti model...olahraga dengan baik gitu. Gibran sekarang sedang dekat dengan cewek cantik yang bernama Adara gitu. Ya Adara kerjaannya menjalankan usaha toko pakaian gitu. Gema sedang dekat dengan Kiara. Ya Kiara kerjaannya menjalankan usaha toko elektronik gitu. Victoria cantik dan aduhai gitu, ya Gema dan Gibran suka dengan Victoria. Gema sedang dekat Kiara jadi Gema tetap berteman baik saja sama Victoria gitu. Gibran sedang dekat dengan Adara jadi Gibran tetap berteman baik saja Victoria gitu. Victoria suka dengan Gema dan Gibran yang sekarang, ya ganteng, baik, kerja keras dalam menjalankan kerjaan yang tekunin masing-masing gitu. Di pikirkan dengan baik sih...pertemanan lebih baik sih di jalankan dengan baik Victoria dengan Gema dan Gibran gitu dari pada Victoria memilih bersama Gema apa Gibran?. Adit menjalankan usaha rumah makan gitu, ya Adit senang sekali mendengarkan acara radio yang di bawakan Victoria gitu. Bisa di bilang sih...Adit penggemarnya Victoria gitu. Ya Adit bertemu dengan Victoria gitu ketika Adit ke stasiun radio tempat Victoria bekerja gitu, ya Adit jatuh cinta karena pandangan pertama melihat Victoria yang cantik dan aduhai gitu. Hubungan pertemanan Adit dan Victoria terjalin dengan baik gitu. Ya Adit inginnya jadian sama Victoria gitu. Maka Adit berusaha dengan baik untuk jadian sama Victoria gitu. Noel menjalankan usaha dealer mobil gitu. Ya Noel bertemu Victoria di kafenya Gibran gitu. Noel jatuh cinta pada pandangan pertama melihat Victoria yang cantik dan aduhai gitu. Hubungan pertemanan Noel dan Victoria baik gitu. Keinginan Noel jadian sama Victoria yang cantik dan aduhai gitu. Victoria suka dengan Noel dari pada Adit gitu. Memang sih Victoria sering jalan bareng dengan Noel sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Bekasi tujuannya happy-happy gitu. Victoria mencari tahu sih siapa Noel gitu?ternyata Noel memang punya istri yang bernama Aqeela gitu. Aqeela pun marah besar banget karena Noel dekat dengan Victoria gitu. Noel takut sih sama Aqeela karena takut di pecat jadi suami, ya Noel jadi miskin gitu karena usaha dealer mobil sebenarnya punya Aqeela gitu. Noel minta maaf sama Aqeela karena Noel dekat sama Victoria gitu. Ya Aqeela memaafkan Noel karena Aqeela sedang mengandung anaknya Noel gitu. Hubungan Aqeela dan Noel jadi baik gitu. Victoria yang biasa-biasa sama Adit jadinya Victoria benaran suka sama Adit karena Adit masih jomblo gitu. Hubungan pertemanan Adit dan Victoria baik gitu. Ya Adit yang suka sama Victoria, ya Adit menyatakan cinta sama Victoria gitu. Ya Victoria yang masih jomblo, ya Victoria menerima Adit dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Adit dan Victoria gitu. Gema dan Gibran senang sih...dengan kisah cinta Victoria dan Adit...baik gitu. Cerita urusan kisah cinta Gema, yaaa Gema berhasil jadian sama Kiara gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Gema dan Kiara gitu. Sedangkan cerita urusan kisah cinta Gibran, yaaa Gibran berhasil jadian sama Adara gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Gibran dan Adara gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Victoria, tokoh Gema, dan tokoh Gibran, yaaa dan juga kisah cinta," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Tokoh Victoria menjalankan dengan baik kerjaannya sebagai penyiar radio," kata Eko.

"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Bekasi," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Realita hidup ini. Bekasi. Ceritanya sih...urusan ekonomi, ya seperti biasanya...orang-orang mengerakkan ekonomi dengan baik demi hidup ini. Terjadi kompetisi dengan baik...urusan ekonomi. Hasil...dari usaha-usaha yang di jalankan orang-orang, ya rezeki masing-masing," kata Eko.

"Yaaa begitulah cerita realita hidup di Bekasi, ya berkaitan urusan ekonomi," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan Zathura gitu.

Thursday, July 24, 2025

NUVVU NAAKU NACHAV

Malam hari, ya bintang berkelap-kelip di langit. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus sinetron tema cinta di chenel RCTI, yaaa seperti biasa sih...Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik, ya sambil minum kopi dan makan singkong rebus gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Venky adalah lulusan Anakapalli yang menganggur. Ia pindah ke Hyderabad untuk mencari pekerjaan atas desakan ayahnya, Sekharam. Ia tiba di rumah teman masa kecil ayahnya, Srinivasa Moorthy untuk tinggal di sana.

Sementara itu, putri Moorthy, Nandu, bertunangan dengan Prasad, seorang profesional perangkat lunak dari AS. Venky membantu keluarga tersebut dalam membuat pengaturan dan segera menjalin hubungan dengan semua orang. Ia juga bertengkar kecil dengan Nandu yang memulai hubungan mereka dengan kebencian yang kemudian berubah menjadi persahabatan. Atas permintaan Sekharam, Murthy membantu Venky mendapatkan pekerjaan. Saudari Moorthy, Sujatha, juga tiba di rumah mereka. Ia berbagi ikatan khusus dengan keponakannya, Nandu, dan berbicara tentang pentingnya pernikahan dan menemukan pasangan yang penuh kasih.

Tak lama kemudian, Nandu mulai menaruh hati pada Venky dan menyatakan cintanya. Venky, yang tidak ingin merusak hubungan orang tua mereka, meninggalkan rumah. Namun, Murthy pergi ke stasiun kereta api dan berbicara dengan Venky. Saat Venky kembali, Nandu berhenti berbicara dengannya. Kemudian, Venky menemani Nandu dan Pinky (sepupu Nandu) ke pernikahan teman Nandu, Asha. Setelah pernikahan, mereka pergi ke taman hiburan tempat mereka bertemu seorang fotografer (Bramhanandam). Setelah perjalanan mereka, Venky juga menyadari cintanya pada Nandu tetapi tidak mengungkapkannya, berpura-pura tidak memiliki perasaan apa pun padanya.

Saat pernikahan Nandu semakin dekat, Venky mengambil tanggung jawab untuk mengaturnya. Nandu yang pendiam hancur dan memberi tahu Sujatha tentang cintanya. Sujatha berbicara kepada Venky, memintanya untuk tidak membiarkan Nandu menderita dengan menolaknya. Sekharam mendengar percakapan itu yang membuatnya terdiam. Di sisi lain, keluarga Prasad mendapatkan foto di mana Venky dan Nandu berpegangan tangan dengan mesra. Mereka menuntut mahar tambahan sebesar ₹1 crore dari Moorthy untuk pernikahan itu, dengan menuduh bahwa putrinya berselingkuh dengan Venky. Moorthy yang marah menegur Nandu tetapi Sujatha mendukungnya dengan mengatakan kepadanya bahwa jatuh cinta bukanlah kesalahan wanita.

Venky menemui keluarga Prasad dan memohon agar mereka tidak membatalkan pernikahan. Ia menjamin bahwa Nandu tidak bersalah, tetapi keluarga Prasad tidak peduli. Moorthy datang dan meminta mereka untuk pergi. Moorthy memberi tahu Venky bahwa ia seharusnya tidak menyembunyikan cintanya. Namun, Venky siap mengorbankan cintanya agar persahabatan Moorthy dan Sekharam tidak rusak. Moorthy tersentuh dan membiarkan Venky menikahi putrinya.

Pada hari pernikahan mereka, sang fotografer mengaku bahwa ia menyerahkan foto mereka kepada pembantu rumah tangga Banthi untuk diserahkan kepada mempelai pria, karena ia yakin bahwa Nandu dan Venky akan menikah. Namun, Banthi memberikan foto itu kepada Prasad. Sang fotografer terkejut mengetahui bahwa pernikahan sebelumnya dibatalkan karena fotonya dan pernikahan baru akan segera dilangsungkan.

***

Budi selesai baca cerpen yang cerita menarik, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu. 

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. Memang Eko melihat dengan baik di meja, ya ada anglo kecil di atasnya ada tekok kaleng yang berisi air panas gitu, ya ada piring yang ada singkong rebus, yaaa dan ada mainan topeng yang terbuat dari kardus, ya topeng di ambil Eko gitu. 

"Topeng Batman yang di buat Budi kan?" kata Eko. 

"Iya....topeng Batman yang di pegang Eko, ya aku yang buat dari kardus," kata Budi. 

"Topeng Batman ini...bagus," kata Eko. 

"Terima kasih Eko...pujiannya," kata Budi. 

"Nilai kreatifitas Budi...buat topeng terbuat dari kardus," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Ada kemauan pasti bisa membuat sesuatu yang di sukai," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

Eko menaruh topeng Batman di meja gitu. 

"Ide membuat topeng Batman dari acara Tv, ya film Batman, ya Budi?" kata Eko. 

"Ide membuat topeng Batman dari acara Tv, ya film Batman," kata Budi. 

"Acara Tv...masih berkaitan dengan ekonomi," kata Eko. 

"Ekonomi dan ekonomi," kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Budi mau cerita toh!" kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Silakan Budi bercerita dengan baik," kata Eko. 

"Begini ceritanya!" kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Fildan dan Gema berteman baik gitu, ya keduanya tinggal dengan baik di Bekasi gitu. Memang agama yang di yakini Fildan dan Gema adalah Hindu gitu. Hidup di Bekasi penuh dengan kompetisi dari usaha-usaha yang di jalankan manusia, ya Gema menjalankan usaha warung kopi dengan baik gitu. Fildan kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU gitu, ya pemilik perusahaan adalah Fattah gitu. Memang Fattah beragama Hindu. Ya Fattah memang punya istri yang bernama Aqeela gitu. Agama Aqeela adalah Hindu. Selama menjalankan rumah tangga Fattah dan Aqeela, ya belum punya anak gitu karena memang Aqeela tidak bisa gitu, ya mandul gitu. Fattah menginginkan anak karena desakan dari Ayah Fattah yang bernama Jordan gitu. Sebenarnya Fattah bisa saja mengangkat anak gitu demi Aqeela tapi tetap saja Ayahnya tidak setuju dengan rencana Fattah mengangkat anak gitu. Memang sih punya anak itu tujuannya mewariskan harta Fattah gitu. Fattah memutuskan dengan baik menikah dengan cewek cantik yang bernama Victoria gitu. Ya Victoria kerjaannya dokter gitu dan agama Victoria adalah Hindu. Aqeela awalnya tidak setuju Fattah menikah dengan Victoria, ya karena Aqeela tidak memberikan anak gitu jadi Aqeela menerima istri keduanya Fattah, ya Victoria gitu. Hubungan Aqeela dan Victoria baik gitu. Rumah tangga yang di jalankan Fattah dengan Victoria baik dan juga rumah tangga Fattah dan Aqeela baik gitu. Yang di harapkan Fattah akhirnya di dapatkan gitu, ya Victoria hamil gitu. Fattah menjaga Victoria dengan baik, ya anak yang di kandung Victoria tetap baik keadaannya gitu. Aqeela sadar dirinya tidak bisa punya anak gitu, ya jadi Aqeela berusaha dengan baik sih...senang sih kehamilan Victoria gitu. Fildan seperti biasa sih membeli koran untuk mengetahui berita ini dan itu gitu, ya berita yang paling menarik sih...berita tentang Skandal mantan Gubernur Jawa Barat yang bernama Ridwan Kamil dengan Lisa Mariana gitu. Ya Fildan seperti biasa sih ke warung kopi Gema untuk ngobrol dengan baik tentang keadaan lingkungan sosial masyarakat di Bekasi, ya berita tentang Skandal mantan Gubernur Jawa Barat pun di obrolin dengan baik sama Fildan dan Gema gitu. Gema sedang dekat dengan cewek cantik yang bernama Kiara gitu. Ya Kiara kerjaannya menjalankan usaha rumah makan gitu, ya memang status Kiara...janda gitu dan agama Kiara adalah Hindu. Kenapa Kiara jadi janda? Karena suami Kiara yang bernama Rangga, ya Rangga selingkuh dengan Sandra dan juga Rangga melakukan KDRT sama Kiara gitu. Hubungan pertemanan Gema dan Kiara baik gitu. Keinginan Gema jadian sama Kiara gitu. Fildan mendukung dengan baik sih...usaha Gema yang ingin jadian sama Kiara gitu. Fildan memang masih jomblo gitu, ya pada masa SMA sih...Fildan pernah menjalin kisah cinta sama Selfi gitu. Selfi beragama Hindu gitu. Hubungan Fildan dan Selfi putus gitu. Sampai sekarang sih, ya Fildan masih memikirkan Selfi gitu. Selfi sekarang kerja dengan baik di perusahaan PT. SENTOSA gitu, ya pemilik perusahaan adalah Mohan gitu. Mohan dan Raisa memang beragama Hindu, ya Mohan dan Raisa menjalankan rumah tangga dengan baik, ya bahagia dengan anak bernama Vio gitu. Ya Vio menjalankan kuliah dengan baik di Universitas dan Vio berpacaran dengan Adit gitu. Ya Adit menjalankan kuliah dengan baik di Universitas gitu, ya dan Adit beragama Hindu gitu. Di perusahaan tempat kerja Fildan, ya ada cewek yang suka sama Fildan gitu, ya nama cewek adalah Melly gitu. Melly beragama Hindu. Hubungan pertemanan terjalin dengan baik sih Melly dan Fildan gitu. Fildan memang merasakan dengan baik rasa ketertarikan sih pada Melly, ya tapi yang di pikirkan Fildan masih Selfi gitu. Memang pada masa SMA, ya Fildan yang salah sih..menjalin kedekatan dengan Jolina, ya makanya Fildan putus hubungan kisah cinta sama Selfi gitu. Fildan tetap menjalin hubungan pertemanan dengan baik sama Melly gitu. Melly berharap dengan baik sih untuk jadian sama Fildan gitu. Memang Melly berdoa dengan tata cara ajaran Hindu, ya yang di doain Melly sih...ingin bersama Fildan gitu. Gema yang berusaha dengan baik untuk jadian sama Kiara gitu. Ya usaha Gema berhasil jadian sama Kiara gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Gema dan Kiara gitu. Kiara merasa senang sih menjalin kisah cinta dengan Gema gitu. Ya Kiara sudah melupakan dengan baik masa lalunya yang buruk gitu dengan Rangga gitu. Fildan senang sih....dengan kisah cinta Gema dan Kiara gitu. Cerita tentang Fattah dan Victoria gitu, ya Victoria melahirkan anak laki-laki gitu, ya di berinama Noel gitu. Jordan senang jadi kakek karena Fattah dapat anak dari Victoria gitu. Noel di sayang dengan baik sama Jordan gitu. Aqeela berusaha dengan baik senang sih dengan Noel...anaknya Fattah dengan Victoria gitu, ya memang Aqeela sadar dirinya tidak bisa punya anak gitu. Suatu hari Fildan bertemu dengan Selfi, ya pertemuan tidak sengaja di sebuah Mall gitu. Fildan dan Selfi ngobrol dengan baik gitu. Ya Fildan yang masih cinta sama Selfi, ya Fildan ingin balikan sama Selfi gitu. Selfi menolak balikan sama Fildan karena Selfi telah bertunangan dengan Farhan gitu. Ya Farhan menjalankan usaha dealer mobil dan agama Farhan adalah Hindu gitu. Rencana pernikahan Selfi dan Farhan segera gitu. Ya Fildan yang tidak bisa bersama Selfi karena Farhan, ya jadi Fildan memberikan selamat hubungan kisah cinta yang baik Selfi dan Farhan gitu. Fildan dan Selfi hubungannya teman baik saja gitu. Gema yang menjalin kisah cinta yang baik sama Kiara gitu, ya keduanya merencanakan menikah gitu. Melly yang berharap jadian sama Fildan gitu. Fildan yang tertarik dengan Melly, ya jadi Fildan memutuskan jadian sama Melly gitu. Fildan dan Melly jadian gitu, ya keduanya merencanakan menikah gitu. Gema dan Kiara menikah dengan baik gitu, ya dengan ajaran Hindu gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi. 

"Kisah persahabatan tokoh Fildan dan tokoh Gema, ya dan juga kisah cinta," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Main permainan ular tangga saja!" kata Eko.

"Ya oke main permainan ular tangga!" kata Budi.

Budi mengambil permainan ular tangga di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu. 

"Budi bercerita dengan baik. Tokoh-tokohnya beragama Hindu," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Realita dan berita Tv tentang orang-orang yang menyakini ajaran agama...Hindu, ya menjalankan ibadahnya dengan baik....sesuai ajaran agama...Hindu," kata Eko.

"Memang orang-orang yang menyakini ajaran agama Hindu...menjalankan ibadahnya dengan baik," kata Budi.

"Dalam ajaran Islam...sholat adalah tiang agama. Sholat maksudnya sembah Tuhan sesuai ajaran agama Islam," kata Eko.

"Ya sholat....adalah tiang agama," kata Budi.

"Barang siapa yang meninggal sholat, ya berarti meruntuhkan agama," kata Eko.

"Tidak ibadah berarti meruntuhkan agama sih," kata Budi.

"Berarti ajaran agama Hindu...kalau tidak ibadah berarti meruntuhkan agama," kata Eko.

"Tidak ibadah berarti meruntuhkan agama, ya urusan agama Hindu. Yaaa berarti agama lain juga sama aja," kata Budi.

"Semua agama yang berkembang di Indonesia....tujuannya...ibadah sesuai ajaran masing-masing," kata Eko.

"Ibadah dan ibadah. Sembah Tuhan sesuai ajaran masing-masing," kata Budi.

"Urusan agama ada kesamaan dan juga ada perbedaan," kata Eko.

"Sama sih tidak ada masalah sih, ya berbeda yang dapat menyebabkan masalah...bisa terjadi perselisihan sih, ya parahnya konflik pertikaian," kata Budi.

"Perbedaan urusan agama, ya antara agama yang satu dengan lain saling menghormati perbedaan," kata Eko.

"Toleransi harus di jalankan dengan baik karena perbedaan agama," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko.

"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Berarti hidup tetap sama kan Budi!" kata Eko.

"Memang hidup ini tetap sama..sih...Eko!" kata Budi.

Budi dan Eko tetap main permainan ular tangga gitu.

SAAS, BAHU AUR FLAMINGO

Malam hari, ya keadaan lingkungan sekitar rumah Budi baik gitu. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus di chenel MAXStream, ya seperti biasanya Budi duduk santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Sebuah keluarga yang dipimpin oleh seorang matriark yang tangguh mengoperasikan kartel narkoba terbesar di Asia Selatan, jauh di dalam lingkungan mistis Runjh Pradesh. Koperasi Rani, yang menampilkan dirinya sebagai usaha pembuatan boneka dan jamu, adalah bisnis menguntungkan yang sepenuhnya dikendalikan oleh perempuan.

Rani Ba, kepala keluarga yang bersenjata dan merokok, adalah saas yang menginspirasi bagi kedua menantunya yang pekerja keras, Kajal dan Bijlee, yang berfungsi sebagai antek, akuntan, dan pedagang keliling jika diperlukan. Lalu ada Shanta, putri Rani Ba yang sendirian dan manja yang memproduksi bisnis keluarga, flamingo, bentuk kokain yang lebih kuat. Semua orang iri dengan kemandirian Shanta, tetapi sedikit yang menyadari bahwa dia memiliki kasih sayang untuk saudara angkatnya Dhiman. Saas, Bahu, dan Flamingo melanjutkan bisnis mereka seperti biasa sampai serangkaian ancaman memaksa Rani Ba untuk memutuskan sudah waktunya untuk menunjuk ahli waris.

***

Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

"Eko belum datang, ya kalau baca koran saja!" kata Budi.

Budi mengambil koran di bawah meja, ya koran di baca dengan baik gitu. Berita di koran banyak yang bagus-bagus ceritanya gitu, ya dari berita pemerintahan luar negeri yang ceritanya begini dan begitu, pemerintahan dalam negeri yang ceritanya begini dan begitu, berita sosial yang ceritanya begini dan begitu, berita budaya yang ceritanya begini dan begitu, berita ekonomi yang ceritanya begini dan begitu, berita hukum yang ceritanya begini dan begitu, berita olahraga yang ceritanya begini dan begitu, dan sampai berita artis luar negeri dan dalam negeri....yang ceritanya begini dan begitu dengan tujuannya begini dan begitu gitu. Cukup lama sih....Budi baca koran gitu, ya Eko datang ke rumah Budi gitu. Budi selesai baca koran dan koran di taruh di bawah meja gitu. Ya Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu. Memang Eko melihat dengan baik di meja, ya ada anglo kecil di atasnya ada tekok kaleng yang seperti biasa berisi air panas gitu dan ada piring yang ada singkong goreng gitu.

"Ngopi!" kata Eko.

"Eko mau ngopi....buat sendiri!" kata Budi.

Budi memberikan satu bungkus sachet kopi Kapal Api pada Eko, ya Eko mengambil satu bungkus sachet kopi Kapal Api gitu.

"Kopi Kapal Api!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Beli kopinya di warung kan Budi?" kata Eko.

"Iya Eko...beli kopinya di warung!" kata Budi.

"Aku buat kopi!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko membuat kopi dengan baik gitu. Singkat waktu kopi jadi, ya kopi di minum dengan baik gitu.

"Emmm...enak kopi Kapal Api!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko selesai minum kopi, ya gelas berisi kopi di taruh di meja gitu.

"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Ya memang sih Eko....hidup ini tetap sama!" kata Budi.

"Cerita berita di media ini dan itu....tetap ceritanya dari versi A sampai Z," kata Eko.

"Memang Eko....cerita berita di media ini dan itu...tetap ceritanya dari versi A sampai Z," kata Budi.

"Yang membaca berita di media ini dan itu...harus menganalisa dengan baik....bacaan yang di baca di media ini dan itu," kata Eko.

"Menganalisa, ya cenderung orang-orang pinter sih yang ingin tahu maksud dan tujuan kenapa cerita berita di buat begini dan begitu?. Ya bagi orang-orang hanya sekedar baca berita di media ini dan itu...tidak menganalisa gitu," kata Budi.

"Ngomong-ngomong Budi....ada yang terpengaruh dari berita ini dan itu? kata Eko.

"Kalau terpengaruh berita ini dan itu....ada sih Eko!" kata Budi.

"Ada toh terpengaruh dari berita ini dan itu. Dampaknya....baik dan buruk, ya Budi?" kata Eko.

"Memang sih...dampaknya baik dan buruk. Yang buruk itu, ya orang-orang stres gitu jadi kelakuannya di sosial masyarakat cenderung sensitif, ya karena takutnya berdampak dengan baik urusan kerja gitu," kata Budi.

"Yang buruk ini harus di hati-hati ini di lapisan sosial masyarakat gitu," kata Eko.

"Memang harus di hati-hati di lapisan sosial masyarakat karena....orang-orang itu....berkaitan dengan struktur sistem kerja pemerintahan dan swasta gitu. Hidup di Lampung ini kan masih main kekerabatan dengan baik dengan tujuan ini dan itu," kata Budi.

"Orang tidak bersalah bisa kena sama orang yang stres itu dong," kata Eko.

"Ya bisa jadi sih...kena. Hidup ini sih," kata Budi.

"Hidup ini...antara baik dan buruk perilaku manusia di lapisan sosial masyarakat gitu," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Ngomong-ngomong Budi, ya masih kan tentang orang yang nilai kontribusi baik di bidang ini dan itu, ya yang dapat nama baik orang-orang kepentingan di pemerintahan atau swasta?" kata Eko.

"Kalau itu...sih..masih Eko. Nama juga orang kepentingan di pemerintahan dan swasta...nama baik itu penting tujuannya kan terus menerus untuk mendapatkan jabatan tinggi di pemerintahan dan swasta gitu," kata Budi.

"Manusia. Yang berbuat siapa? Yang mendapatkan siapa?" kata Eko.

"Ya memang manusia," kata Budi.

"Ngomong-ngomong Budi....orang-orang yang membuat skripsi dan tugas-tugasnya....di buatin orang-orang pinter, ya orang-orang itu...masih tetap kerja dengan baik di pemerintahan dan swasta, ya Budi?" kata Eko.

"Kalau itu sih.....orang-orang masih duduk dengan baik di pemerintahan dan swasta gitu, ya sampai pensiun pun ada," kata Budi.

"Menjalanin hidup orang-orang itu...tetap pura-pura dengan baik," kata Eko.

"Yaaa begitulah jadinya hidup di jalanin orang-orang itu...pura-pura dengan baik," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko.

"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan kartu Domino saja!" kata Eko.

"Okey main permainan kartu Domino!" kata Budi.

Budi mengambil kartu Domino di bawah meja, ya kartu Domino di kocok dengan baik dan kartu Domino di bagikan dengan baik gitu. Eko dan Budi main kartu Domino dengan baik gitu.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Fildan dan Gema berteman baik gitu, ya keduanya memang tinggal di Balikpapan gitu. Cerita keadaan Balikpapan, ya sama saja seperti cerita di media ini dan itu. Gema menjalankan usaha kafe dengan baik, ya memang kafe ada live musik gitu. Penyanyi kafe adalah Vio. Ya Vio menjalankan pacaran dengan William gitu. Ya William kerjaannya menjalankan usaha bengkel motor gitu. Fildan kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU gitu. Memang sih...Fildan sering ke kafe Gema gitu. Ya Fildan dan Gema, ya biasa ngobrol banyak hal sih, ya keadaan lingkungan sosial masyarakat Balikpapan pun di obrolin dengan baik gitu. Penyanyi dangdut yang bernama Putri, ya memang teman baik Gema dari masa SD gitu. Putri kalau ke kafe Gema, ya Putri bersama suaminya Abdul gitu. Ya Abdul menjalankan usaha restoran gitu. Putri punya teman baik gitu, ya yang bernama Kiara gitu. Ya Kiara kerjaannya dokter di sebuah rumah sakit yang ada di Balikpapan gitu. Gema tertarik dengan Kiara gitu, ya Gema ingin jadian sama Kiara gitu. Putri sebagai teman baik Gema, ya Putri mendukung Gema untuk jadian sama Kiara gitu. Rangga mantannya Kiara gitu. Ya kerjaannya Rangga menjalankan usaha dealer motor gitu. Kenapa Kiara putus dari Rangga? Karena Rangga menjalin kisah cinta dengan Sandra gitu. Ya Sandra kerjaannya model gitu. Rangga yang menjalin kisah cinta dengan Sandra, ya Rangga kecewa gitu...sama Sandra karena Sandra hanya suka harta Rangga gitu dan juga Sandra menjalin kisah cinta dengan Ardian gitu. Ya Ardian kerjaannya fotografer gitu. Ya Rangga ingin balikan sama Kiara gitu. Gema dan Rangga bersaing dengan baik urusan Kiara gitu. Di kafe, ya Fildan dapat kenalan cewek cantik yang bernama Melly gitu. Ya Melly menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Balikpapan gitu. Fildan memang suka dengan Melly karena Melly...pinter, ya cantik, dan baik perilaku gitu. Keinginan Fildan jadian sama Melly gitu, ya maka Fildan menjalankan pendekatan dengan baik sama Melly gitu. Kiara yang tidak ingin balikan sama Rangga, ya Kiara menolak Rangga gitu. Kiara memilih Gema gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Kiara dan Gema gitu. Rangga yang gagal balikan sama Kiara, ya Rangga fokus urusan kerja saja...menjalankan dengan baik usaha dealer motor gitu. Fildan pun berhasil jadian sama Melly, ya kisah cinta di jalankan dengan baik Fildan dan Melly gitu. Cerita di buat dengan baik gitu, ya kisah cinta Fildan dan Melly di jalankan satu tahun gitu. Gema dan Kiara sudah menikah dengan baik, ya rumah tangga di jalankan dengan baik gitu. Melly mengidap penyakit jantung gitu. Pada akhirnya Melly meninggal juga gitu. Fildan bersedih karena Melly meninggal gitu. Gema mengerti keadaan Fildan yang bersedih karena Melly meninggal dunia gitu. Melly di makamkan dengan baik gitu. Fildan mengenang dengan baik Melly gitu. Gema memberikan masukan baik pada Fildan, ya agar tidak berlarut-larut bersedih karena Melly meninggal dunia gitu. Fildan menerima dengan baik saran Gema gitu. Ya Fildan tetap kerja dengan baik di perusahaan gitu dan juga Fildan tetap main ke kafe Gema gitu. Cerita di buat tiga bulan berlalu gitu, ya Fildan memutuskan untuk keluar dari perusahaan PT. MAJU gitu. Fildan pun memutuskan untuk ke Serawak...bagian dari Malaysia tujuan Fildan ke Serawak...untuk pengalaman hidup ini gitu. Gema mengerti sih maunya Fildan yang ke Serawak...bagian Malaysia tujuannya pengalaman hidup ini gitu. Ceritanya buat dengan baik, ya Fildan berada di Serawak...bagian Malaysia gitu. Ya Fildan tinggal di Serawak dengan baik dan Fildan kerja dengan baik di perusahaan PT. TIRTA gitu. Cerita tentang Serawak...bagian Malaysia sama saja sih dengan cerita media ini dan itu sih. Gema sering nelpon Fildan, ya tujuannya ingin tahu keadaan Fildan di Serawak gitu, yaaa Fildan menceritakan dengan baik sih...keadaan Serawak sama Gema gitu. Fildan berteman baik sama Fattah gitu, ya Fattah asli orang Melayu gitu dan memang Fattah kerja dengan baik di perusahaan PT. TIRTA gitu. Aqeela memang asli orang Melayu gitu, ya Aqeela istri Fattah gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih...Fattah dan Aqeela gitu. Ketika Fildan main ke rumah Fattah gitu, ya Fildan bertemu dengan Aqeela dan juga adiknya Fattah yang bernama Selfi gitu. Ya Selfi menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Serawak gitu. Fildan tertarik sama Selfi. Ya Selfi sebenarnya di jodohkan sama orang tuanya dengan cowok yang bernama Herry gitu. Ya Herry menjalankan usaha restoran gitu. Hubungan Fildan dan Selfi teman baik gitu. Selfi yang berteman baik sama Fildan, ya Selfi tertarik sama Fildan gitu. Selfi sadar sih bahwa dirinya telah di jodohkan sama Herry gitu. Sampai suatu hari, ya Selfi mendapatkan kenyataan sih...bahwa Herry menjalin kisah cinta dengan Victoria gitu. Ya Victoria kerjaannya model gitu. Selfi membatalkan perjodohan dengan Herry gitu. Ya Herry salah sih sama Selfi jadinya Herry menerima dengan baik pembatalan perjodohan gitu. Herry tetap menjalin kisah cinta dengan baik sama Victoria gitu. Fildan dapat informasi dari Fattah tentang Selfi yang batal perjodohan dengan Herry karena Herry yang salah sih...menjalin cinta sama Victoria gitu. Ya Fildan yang suka sama Selfi, ya Fildan menyatakan cinta gitu...sama Selfi gitu. Ya Selfi suka dengan Fildan, ya jadi Selfi menerima cinta Fildan gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Fildan dan Selfi gitu. Fattah senang saja sih dengan kisah cinta Selfi dan Fildan gitu. Gema masih sering nelpon Fildan gitu...tujuan sih keadaan Fildan di Serawak gitu, ya Fildan menceritakan dengan baik keadaan dirinya di Serawak dan juga Fildan sudah punya pacar yang bernama Selfi gitu. Gema senang keadaan Fildan yang baik di Serawak dan juga Gema senang Fildan sudah punya pacar yang bernama Selfi gitu. Selfi dan Fildan memang merencanakan menikah sih, ya setelah Selfi selesai kuliah gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus!" kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Fildan dan tokoh Gema," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Lika liku kisah cinta tokoh Fildan," kata Eko.

"Memang lika liku kisah cinta tokoh Fildan!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko, ya asik main permainan kartu Domino gitu.

"Budi telah bercerita dengan baik. Aku juga bercerita!" kata Eko.

"Silakan Eko bercerita dengan baik!" kata Budi.

"Begini ceritanya!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Victoria yang berasal dari Solo, ya Victoria tinggal di Jakarta gitu tujuan kerja di perusahaan PT. SENTOSA gitu. Di Jakarta Victoria tinggal dengan bibi Hesti gitu. Suami bibi Hesti yang bernama Wendy telah lama meninggal gitu. Bibi Hesti menjalankan usaha warung dan rumah kontrakan tiga pintu gitu. Gema dan Gibran memang berasal dari Solo gitu, ya kedua tinggal di Jakarta gitu dan keduanya bekerja sama dengan baik menjalankan usaha bakso dan mie ayam gitu. Victoria memang sering sih bersama bibi Hesti ke tempat usaha Gema dan Gibran gitu untuk menikmati makan dan minuman yang di buat Gibran dan Gema...enak gitu. Gema dan Gibran...berteman baik dengan Victoria pada masa SMA di Solo gitu, ya ketiga sekarang tetap berteman baik gitu. Gibran menjalankan hubungan dengan cewek cantik yang bernama Adara gitu. Ya Adara kerjaannya di Mall gitu. Gema masih jomblo sih. Victoria tetap kerja dengan baik di perusahaan PT. SENTOSA gitu. Adit yang kerjaannya pengacara gitu. Ya Adit mengenal Victoria gitu, ya berarti Adit dan Victoria berteman baik gitu. Ya Adit baru putus dari pacarnya bernama Vio gitu. Ya Vio menjalankan kuliah dengan baik di Universitas gitu. Hubungan pertemanan Adit dan Victoria baik dan baik, ya keduanya memutuskan pacaran gitu. Nama juga pacaran gitu, ya Adit dan Victoria berjalan-jalan dengan baik ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta tujuannya happy-happy gitu. Kisah cinta yang di jalankan Adit dan Victoria berjalan dengan baik gitu, ya keduanya memutuskan menikah dengan baik gitu. Acara pernikahan Adit dan Victoria berjalan dengan baik gitu. Gema dan Gibran datang ke pernikahan Victoria dan Adit gitu. Pokoknya Victoria dan Adit bahagia gitu. Rumah tangga pun di jalankan dengan baik sama Victoria dan Adit gitu. Ceritanya di buat dengan baik gitu, ya Victoria dan Adit telah menjalankan pernikahan selama dua tahun gitu. Victoria tetap kerja dengan baik di perusahaan PT. SENTOSA gitu. Gibran dan Gema memang tetap menjalankan usaha bakso dan mie ayam gitu. Ya Gibran menjalankan rumah tangga dengan baik sama Adara gitu. Sedangkan Gema berpacaran dengan cewek cantik yang bernama Kiara gitu. Ya Kiara kerja di Mall gitu. Kiky...Ibunya Adit, ya Kiky berharap sih punya cucu dari pernikahan Adit dan Victoria gitu. Kenyataan gitu sih...Victoria tidak bisa punya anak gitu. Adit yang tidak bisa berharap dari Victoria karena Victoria tidak bisa punya anak jadi Adit menjalin hubungan dengan Vio gitu. Vio sekarang menjalankan usaha butik gitu. Hubungan kisah cinta Adit dan Vio baik gitu. Victoria memang curiga sih Adit selingkuh gitu. Gema dan Gibran teman baik Victoria, ya Gema dan Gibran mengerti dengan baik keadaan Victoria yang tidak bisa punya anak dan Victoria curiga Adit selingkuh gitu. Kecurigaan Victoria terbukti gitu, ya bahwa Adit menjalin hubungan dengan Vio gitu. Victoria dan Adit kerap bertengkar karena Vio, ya Adit juga menegaskan bahwa Victoria tidak bisa punya anak gitu, ya Adit berharap sama Vio gitu. Victoria sedih karena tidak bisa punya anak gitu. Adit tetap menjalin hubungan sama Vio dan keduanya ada rencana menikah gitu. Victoria tidak bisa mempertahankan rumah tangganya dengan baik, ya jadi Victoria dan Adit bercerai gitu. Adit menikah dengan Vio gitu. Victoria yang status janda gitu, ya tetap menjalankan hidupnya dengan baik dan kerja dengan baik di perusahaan PT. SENTOSA gitu. Gema dan Gibran mengerti dengan keadaan Victoria yang sudah status janda gitu. Victoria tetap sering ke tempat usaha Gema dan Gibran dengan tujuan menikmati makan dan minuman enak buatan Gema dan Gibran gitu. Hubungan pertemanan Victoria, Gema, dan Gibran....tetap terjalin dengan baik gitu. Gema pun menikah juga dengan Kiara gitu. Pernikahan Gema dan Kiara berjalan dengan baik, ya bahagia gitu. Victoria dan Gibran senang dengan pernikahan Gema dan Kiara yang bahagia gitu. Adit yang menjalankan rumah tangga dengan baik sama Vio, ya akhirnya yang di harapkan Adit punya anak, ya dapat anak dari Vio gitu. Anak Adit dan Vio di berinama Noel gitu. Begitulah ceritanya!" kata Eko.

"Cerita yang bagus," kata Budi.

"Sekedar cerita saja!" kata Eko.

"Kisah persahabatan tokoh Victoria, tokoh Gema, dan tokoh Gibran, ya dan juga kisah cinta," kata Budi.

"Begitulah ceritanya!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

Eko dan Budi tetap asik main kartu Domino gitu.

Wednesday, July 23, 2025

GUNDAY

Malam yang gelap bertabur bintang di langit. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus sinetron tema misteri di chenel ANTV, ya seperti biasa sih Budi duduk di santai di depan rumahnya sambil menikmati minum teh dan makan singkong goreng.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Cerita dimulai dengan kemerdekaan Bangladesh setelah perang 1971. Di antara mereka yang terkena dampak pemisahan adalah dua anak yatim: Bikram Bose dan Bala Bhattacharya. Mereka bertemu Lateef, yang menawari mereka makanan dengan imbalan penyelundupan senjata. Salah satu pelanggan Lateef, seorang perwira tentara, menginginkan salah satu anak laki-laki sebagai budak seksnya ; jika Lateef menolak, putrinya akan diambil. Lateef memilih Bala pada awalnya, tetapi Bikram bersikeras bahwa dia akan pergi sebagai gantinya. Bala menolak untuk meninggalkan sahabatnya dan kembali untuk menyelamatkan Bikram dari perwira itu, yang mereka bunuh. Ini membuat mereka menjadi rekan dalam kejahatan; ketika tentara mengejar mereka, Lateef terbunuh saat mencoba melindungi keduanya. Bikram dan Bala melarikan diri ke Kalkuta dan bekerja di sebuah restoran. Setelah dianiaya dan dihina, mereka mengetahui bahwa mencuri batu bara adalah cara untuk menghasilkan uang dengan mudah.

Setelah dewasa, Bikram dan Bala menjarah kereta api pengangkut batu bara dan menjual batu bara dalam jumlah besar. Pesaing utama mereka adalah Dibakar. Ketika Bikram dan Bala menjarah salah satu kereta api milik Dibakar, anak buahnya mengancam mereka. Tanpa gentar, mereka berjanji untuk menjarah kereta api berikutnya juga. Ketika mereka tiba untuk menjarah kereta api milik Dibakar, ia menyebut mereka "pengungsi," dan perkelahian pun terjadi. Sebelum mereka membunuh Dibakar, Bikram dan Bala mengatakan kepadanya bahwa mereka adalah orang India, bukan pengungsi. Sekarang setelah menguasai bisnis batu bara, mereka memperluas bisnis mereka ke bisnis lain dengan mencuci uang dengan bantuan Kaali Kaka. Mereka menjadi pahlawan lokal dengan membangun rumah sakit, menyumbang untuk kegiatan amal, dan membangun sekolah. Meskipun mereka menyediakan pekerjaan bagi orang miskin, transaksi bisnis mereka menjadikan mereka target hukum. Asisten Komisaris Polisi Satyajeet Sarkar dipanggil untuk menangkap Bikram dan Bala. Sarkar, yang tahu bahwa mereka dapat menutupi jejak mereka dengan Kaali Kaka, memperingatkan mereka bahwa ia akan menangkap mereka ketika ia menemukan bukti yang memberatkan mereka.

Seorang pengusaha mengundang Bikram dan Bala ke pembukaan klub barunya di Kalkuta. Ia memperkenalkan mereka kepada Himanshu, asistennya. Mereka bertemu Nandita, seorang penari kabaret. Mereka berdua jatuh cinta padanya, dan memutuskan bahwa siapa pun yang memenangkan hatinya akan menikahinya. Nandita mengundang mereka ke teater untuk memberi tahu mereka siapa yang ia cintai. Bala terlibat perkelahian di sana dengan seorang pria yang membuat komentar tidak sopan pada Nandita dan Bala menembaknya. Bikram menyuruh Bala untuk bersembunyi, berjanji tidak akan menemui Nandita sampai ia kembali. Sarkar memperingatkan Bikram bahwa jika Bala kembali ke Kalkuta, ia akan dibunuh. Nandita memberi tahu Bikram bahwa ia mencintainya, tetapi jika mereka tidak merayakan Durga Puja bersama, ia tidak akan pernah melihatnya lagi. Bikram setuju untuk menemuinya. Kemudian, Bala mengetahui hal ini melalui Himanshu, dan kembali ke Kalkuta. Marah ketika melihat Bikram dan Nandita, Bala menuduh Bikram mengingkari janjinya dan menembaknya. Ia malah memukul Nandita, yang dilarikan ke rumah sakit dan selamat.

Bala mengetahui bahwa bisnis mereka atas nama Bikram, dan meminta bagiannya. Bikram setuju, bahkan membagi kartu jatah yang merupakan bukti kewarganegaraan India mereka. Bala menyarankan untuk membagi Nandita; membuat Bikram marah, yang melawan Bala. Bikram menang tetapi mengampuni Bala karena dia telah menyelamatkan hidupnya. Namun, dia memperingatkan Bala bahwa jika dia mengganggu Nandita, dia akan membunuhnya. Ketika Bikram melamar Nandita, dia berkata dia tidak bisa menikah dengannya kecuali dia meninggalkan kehidupan kriminalnya; Bikram setuju. Bala yang pendendam meledakkan tambang batu bara Bikram dan menculik Nandita. Saat Bikram bersiap untuk membunuh Bala, Sarkar meminta Bikram untuk membalikkan bukti negara terhadap Bala sehingga dia dan Nandita dapat menikah. Bala memberi tahu Nandita bahwa dia akan membunuhnya kecuali dia meninggalkan Bikram; Nandita membalas bahwa dia masih mencintai Bikram setelah menjelaskan perbedaan antara dia dan Bala. Dia juga menjelaskan bahwa Bikram menunggu Bala bahkan ketika Bikram bersamanya. Patah hati, Bala meminta maaf kepada Nandita dan mengembalikannya ke Bikram. Kenyataannya, Nandita adalah seorang polisi yang menyamar yang membantu Sarkar menangkap Bikram dan Bala. Ketika Bikram bersiap untuk membantu Sarkar melibatkan Bala, dia bertemu dengan pria yang diduga dibunuh Bala dan mengetahui bahwa dia juga seorang polisi yang menyamar. Nandita mencoba meyakinkan Bikram bahwa dia akan diperlakukan dengan lunak oleh hukum. Dia percaya hukum bertanggung jawab atas penghancuran masa kecil dan kepolosan mereka. Nandita mengungkapkan identitasnya kepada Bikram, dan dia menyadari bahwa dia adalah jebakan yang dibuat Sarkar untuk memisahkannya dari Bala. Ketika dia memintanya untuk menyerah, dia menolak dan bergabung kembali dengan Bala.

Himanshu membawa Bala ke tambang batu bara untuk bertemu Dutta. Himanshu mengatakan kepadanya bahwa dia adalah saudara laki-laki Dibakar dan melihatnya dibunuh oleh Bikram dan Bala. Dia mengungkapkan identitas Nandita dan mencoba membunuh Bala, tetapi Bikram menyelamatkannya, dan Bala membunuh Himanshu. Saat mencoba melarikan diri, mereka kemudian terpojok oleh Sarkar dan Nandita, yang sekali lagi mengatakan kepada Bikram bahwa dia mencintainya dan dia harus menyerah; Sarkar juga mencoba meyakinkan Bala untuk menyerah. Bikram dan Bala melihat kereta yang lewat dan berlari ke arahnya. Saat Bikram dan Bala hanya beberapa inci dari mengejar kereta, Sarkar dan Nandita menembak mereka. Ambigu atas kematian mereka, cerita berakhir dengan Bikram dan Bala saat mereka menceritakan bagaimana mereka dulu, sekarang, dan akan selalu menjadi preman.

***

Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Ya Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu.

"Emmm," kata Budi.

"Langsung saja...main permainan kartu remi saja Budi!" kata Eko.

"Okey main permainan kartu remi!" kata Budi.

Budi mengambil kartu remi di bawah meja, ya kartu remi di kocok dengan baik dan kartu remi di bagikan dengan baik gitu. Eko dan Budi main kartu remi dengan baik gitu.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Victoria tinggal di Bekasi bersama suaminya yang bernama Fattah gitu. Memang Victoria asalnya dari Solo gitu. Fattah kerjaannya tukang ojek gitu. Victoria selalu mencintai dengan baik Fattah, ya Victoria menjadi istri yang baik gitu untuk Fattah gitu. Memang Fattah bekerja keras demi kebutuhan sehari-hari dan juga bayar uang rumah kontrakan gitu, ya memang rumah kontrakan miliknya Hesti gitu. Hesti memang galak sih. Suaminya Hesti yang bernama Andhika gitu. Ya Andhika diam-diam berpacaran dengan Ayu gitu. Ya Ayu kerjaannya menjalankan salon gitu. Fattah yang bosen dengan keadaan yang pas-pasan jadi Fattah ingin jadi kaya gitu. Demi jadi kaya, ya Fattah belajar dengan dukun Wendy gitu tujuannya Fattah bisa memikat cewek yang kaya jadi Fattah jadi kaya gitu. Dengan usaha keras, ya Fattah menguasai ilmu yang di ajarkan dukun Wendy gitu. Fattah mulai beraksi untuk memikat cewek kaya gitu, ya jadi ke tempat-tempat yang biasa di kunjungi cewek kaya gitu. Di sebuah club malam gitu, ya Fattah bertemu dengan cewek kaya yang bernama Jolina gitu. Ya Jolina kaya karena menjalankan usaha dealer mobil gitu. Usaha Fattah berhasil jadian sama Jolina, ya sampai keduanya menikah gitu. Ya Fattah yang menjadi kaya berkat dari Jolina. Ya Fattah tidak ingin miskin lagi, ya jadi Fattah tetap ingin bersama Jolina dan keputusan Fattah meninggalkan Victoria gitu. Ya Victoria tidak ingin berpisah dengan Fattah, ya karena Victoria sedang mengandung anak Fattah gitu. Fattah tetap dengan keputusannya meninggalkan Victoria gitu. Fattah bersama Jolina dengan baik gitu. Victoria sakit hati karena di tinggal Fattah demi cewek yang bernama Jolina yang kaya gitu. Victoria berjuang dengan keadaannya yang hamil untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan bayar rumah kontrakan sama Hesti gitu. Victoria berjualan nasi uduk sih di depan rumah kontrakan gitu. Ya hasil usaha Victoria, ya cuma untuk kebutuhan sehari-hari gitu. Untuk bayar rumah kontrakan, ya Victoria masih di usahakan dengan baik gitu. Andhika yang menjalin kisah cinta dengan Ayu, ya Andhika ketahuan sama Hesti. Ya Hesti marah besar sama Andhika gitu. Karena sudah ketahuan, ya jadi Andhika putus kisah cinta sama Ayu gitu. Gema memang asalnya dari Solo, ya Gema tinggal di Bekasi gitu. Ya Gema menjalankan usaha toko roti dengan baik gitu. Kisah cinta Gema sih berpacaran dengan cewek cantik bernama Kiara gitu. Kiara menjalankan usaha toko mainan gitu. Gibran memang berasal dari Solo, ya Gibran tinggal dengan baik di Bekasi gitu. Ya Gibran kerja dengan baik di stasiun Tv gitu. Ketika Gibran hendak beli roti di toko roti, ya Gibran bertemu teman masa SMA di Solo, ya Gema gitu. Gibran dan Gema ngobrol dengan baik, ya yang di obrolin banyak hal sih yang ini dan itu sih. Hubungan pertemanan Gema dan Gibran tetap baik gitu. Gibran sedang dekat dengan cewek yang bernama Adara gitu. Ya Adara kerjaannya wartawati gitu. Hubungan pertemanan di jalankan dengan baik Gibran dan Adara gitu. Keinginan Gibran jadian sama Adara gitu tapi yang masih jadi bahan pertimbangan Gibran adalah agama gitu. Ya Gibran agama Islam dan Adara agama Kristen gitu. Cerita kisah cinta Gema dengan Kiara, ya berakhir putus gitu karena perbedaan agama gitu. Gema berkata "Aku telah berusaha dengan baik...pada akhirnya putus...aku dan Kiara". Gema agama Islam dan Kiara beragama Buddha gitu, ya memang Kiara keturunan China gitu. Ya Kiara berteman baik sama Noel, ya Noel suka Kiara jadi Noel jadian sama Kiara, ya keduanya menikah dengan baik gitu, ya keduanya sama-sama suku China dan beragama Buddha. Kerjaannya Noel menjalankan usaha toko kain gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik Noel dan Kiara gitu, ya keduanya tetap menjalankan dengan baik ajaran Buddha demi kebaikan keduanya menyakini ajaran Buddha dasarnya sih orang tua Kiara dan Noel gitu. Gibran yang berteman dengan Adara, ya keinginan Gibran jadian sama Adara tapi karena perbedaan agama, ya Gibran lebih baik tidak jadian dengan Adara gitu dan Gibran tetap berteman dengan baik sama Adara gitu. Ya Adara menjalankan dengan baik kerjaannya sebagai wartawati gitu, ya dan juga Adara sedang dekat dengan cowok bernama Dhika gitu. Ya Dhika menjalankan usaha kafe yang ada live musik, ya penyanyi kafe adalah Keyla gitu. Ya Keyla berpacaran dengan Rakha gitu. Ya Rakha kerjanya PNS gitu. Gema bertemu dengan Victoria, ya pertemuan tidak sengaja di jalan gitu. Memang keadaan Victoria hamil besar gitu. Gema dan Victoria teman masa SMA di Solo gitu. Tiba-tiba air ketubannya pecah gitu, ya Victoria ingin melahirkan dengan baik gitu. Gema menolong Victoria dengan baik, ya Victoria di bawa ke rumah sakit sama Gema gitu. Sampai di rumah sakit, ya Victoria melahirkan anaknya dengan baik. Victoria senang melahirkan anaknya dengan baik, ya membuat Victoria sedih karena suaminya telah meninggalkan Victoria dengan baik demi cewek lain gitu. Gema yang mengerti keadaan Victoria, ya jadi Gema membatu Victoria dengan baik...membayar biaya persalinan anak Victoria dan juga membayarkan rumah kontrakan pada Hesti gitu. Victoria berterima kasih di tolong dengan baik sama teman baik sama Gema gitu. Anak Victoria di berinama Aqeela gitu. Victoria menjalankan hidupnya dengan baik di rumah kontrakan bersama anak tercinta Aqeela, ya kerjaannya Victoria menjual nasi uduk di depan rumah kontrakan gitu. Cerita Adara jadian dengan Dhika, ya keduanya sama-sama agama Kristen gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Dhika dan Adara gitu. Usaha toko roti yang di jalankan Gema tetap baik gitu. Kerjaan Gibran di stasiun televisi tetap baik gitu. Gema mengajak Gibran untuk menemui Victoria di rumah kontrakan tujuannya sih untuk melihat keadaan anak Victoria gitu. Gibran yang sudah lama tidak bertemu sama Victoria gitu, ya Gibran ingin bertemu. Pada SMA di Solo, ya Gibran pernah nyatakan cinta sama Victoria gitu. Gibran di tolak Victoria gitu. Ceritanya Gema dan Gibran sudah di rumah kontrakan Victoria gitu. Gibran dan Victoria senang sekali bertemu gitu. Gibran sudah tahu keadaan Victoria dari Gema tentang Victoria di tinggal suami, yaaa suami memilih bersama cewek kaya gitu. Hubungan pertemanan Victoria, Gema, dan Gibran tetap baik gitu, ya ketiga ngobrol dengan baik banyak hal gitu. Memang keadaan Victoria susah sih karena usaha yang di jalankan cuma cukup untuk sehari-hari gitu. Gema menawarkan sih kerjaan pada Victoria di toko roti Gema gitu dan juga Victoria bisa tinggal di rumah Gema gitu. Gibran masih suka sama Victoria gitu, ya Gibran berpikir dengan baik sih...menawarkan diri untuk jadi suami Victoria gitu. Victoria memang sadar sih pernah menolak Gibran pada masa SMA di Solo. Ya Victoria berpikir dengan baik sih, ya jika pada masa lalu pada masa SMA...Victoria tidak menolak Gibran, ya maka kehidupan Victoria dengan Gibran bahagia kisah cinta gitu. Victoria membuka hatinya demi cinta Gibran pada Victoria jadi Gibran dan Victoria jadian gitu. Gema senang sih, ya Victoria dan Gibran jadian gitu, ya rencana pernikahan Victoria dan Gibran di segerakan gitu demi kebaikan Victoria dan Gibran gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Victoria, tokoh Gema, dan tokoh Gibran, yaaa dan juga kisah cinta," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko dan Budi tetap main permainan kartu remi dengan baik.

Tuesday, July 22, 2025

FRAUD SAIYAAN

Malam hari, ya bintang berkelap-kelip di langit, ya bulan bersinar dengan baik, ya dan lingkungan sekitar rumah Budi baik gitu. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus sinetron tema cinta di chenel RCTI, yaaa seperti biasa sih....Budi duduk santai di depan rumahnya, ya sedang baca cerpen yang ceritanya bagus, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Bhola Prasad Tripathi adalah seorang penipu yang menikahi wanita kaya untuk hidup dari mereka. Ia menjalani kehidupan pernikahan yang bahagia dengan Sunita. Pamannya sedang mengunjungi Lucknow, yaaa jadi ia mengatur agar suaminya bertemu dengan Tauji di stasiun kereta api.

Bhola tidak datang untuk menemui Tauji. Sebaliknya, ia melarikan diri dari para preman setempat dan kebetulan bertemu Tauji di kereta. Keduanya bertemu di kereta tetapi tidak saling mengenal sampai Sunita mengirim foto Bhola ke Tauji di ponselnya.

Begitu Tauji mengenali Bhola, ia mengejarnya dengan merahasiakan identitasnya dan mengetahui penipuan yang dilakukan Bhola dan hubungannya dengan berbagai wanita di berbagai bagian kota. Tauji, seorang detektif yang disewa oleh polisi untuk menangkapnya, menjadi rekannya. Ketika Bhola bertemu Payal, yang ditampilkan sebagai seorang janda, ia berencana untuk menipunya tetapi akhirnya jatuh cinta padanya. Ia akhirnya merampoknya di hari pernikahan tetapi tidak dapat melarikan diri karena perasaannya terhadapnya. Ia kembali hanya untuk mengetahui bahwa Bhola juga seorang penipu seperti dirinya yang menikahi pria kaya demi uang. Mereka berdua melarikan diri tetapi Bhola tertangkap oleh polisi. Ia dibebaskan dengan jaminan setelah seminggu oleh Tauji dan Payal, yang merencanakan penipuan berikutnya tetapi ia meninggalkannya pada akhirnya dan mengambil semua perhiasan dan uang tunai.

***

Budi selesai baca cerpen yang cerita menarik, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu. 

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. Memang di meja Eko melihat dengan baik ada anglo kecil di atasnya ada tekok kaleng yang seperti biasa berisi air panas, ya ada piring yang ada singkong rebus, yaaa dan ada mainan buatan Budi dari kardus. 

"Emmm," kata Budi.

"Budi..ini mainan yang Budi buat dari kardus...Digimon kan?" kata Eko, ya sambil memegang mainan gitu

"Bukan Digimon...Eko.....mainan yang aku buat dari kardus gitu," kata Budi. 

"Yaaa aku tahu sih. Memang bukan Digimon mainan yang Budi dari kardus. Aku cuma becanda saja," kata Eko. 

"Aku mengerti becanda...Eko," kata Budi. 

"Pokémon....Charmeleon," kata Eko. 

"Iya. Pokémon....Charmeleon," kata Budi. 

"Nilai kreatifitas," kata Eko. 

"Memang nilai kreatifitas," kata Budi. 

"Ada kemauan pasti bisa membuat sesuatu yang di suka," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Mainan yang di buat Budi...bagus!" kata Eko.

"Terima kasih Eko... pujiannya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko. 

Budi berpikir dengan baik dan berkata "Hidup memang pilihan." 

"Ada apa dengan kata-kata itu Budi?" kata Eko. 

"Aku mau cerita!" kata Budi. 

"Budi mau cerita toh!" kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko. 

"Begini ceritanya!" kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Surya yang tinggal di Bekasi dengan baik gitu, ya Surya yang menjalankan usaha orgen tunggal dengan baik gitu. Bulan penyanyi dangdut gitu. Surya dan Bulan saling cinta, ya keduanya menikah dengan baik gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik Surya dan Bulan sampai punya anak bernama Lesti gitu. Keinginan Bulan menjadi penyanyi dangdut terkenal gitu. Surya memang berjanji pada Bulan untuk membuat Bulan menjadi penyanyi dangdut terkenal gitu. Ceritanya sampai Lesti berumur lima tahun, ya Bulan tidak juga menjadi penyanyi dangdut terkenal gitu. Bulan meninggalkan Surya dan Lesti, ya demi keinginan Bulan menjadi penyanyi dangdut terkenal gitu. Bulan pergi ke Jakarta dengan teman baiknya....Ardian gitu. Di Jakarta, ya Ardian bekerja sama dengan Rangga seorang produser musik giu...jadi Ardian berhasil mengorbitin Bulan jadi penyanyi dangdut terkenal gitu. Ceritanya Lesti telah dewasa, ya menjadi gadis yang cantik dan juga baik budi pekertinya gitu. Surya melarang Lesti untuk jadi penyanyi dangdut karena Bulan meninggalkan Surya dan Lesti gitu. Memang sih Lesti bakat menyanyi dari Ibunya, ya Bulan....jadi Lesti pinter menyanyi pasti suara Lesti bagus gitu. Lesti kerjaannya menjalankan toko pakaian gitu. Owan kerja dengan baik gitu di kafenya Fildan gitu. Ya di kafe ada live musik, ya penyanyi kafe adalah Selfi gitu. Memang sih Fildan suka sama Selfi gitu. Gema kerja dengan baik di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Memang seperti biasa sih...Gema ke kafe Fildan, ya Gema dan Fildan ngobrol banyak hal sih....tentang ini dan itu, ya pastinya sih...ngobrol tentang yang pejabat korupsi sih...berdasarkan berita Tv gitu. Kiara teman kerja Gema di perusahaan gitu. Ya Gema yang suka dengan Kiara, ya Gema berusaha untuk jadian sama Kiara gitu. Owan dan Lesti memang berteman baik dari masa SD gitu, ya karena Owan dan Lesti bertetangga gitu. Memang sih...Owan dan Lesti pernah berjanji dari masih SD bisa di bilang sih...janji cinta monyet gitu. Surya memang menjodohkan Lesti dengan Rizky gitu. Ya kerjaannya Rizky menjalankan usaha dealer mobil gitu. Owan yang tahu sih...Lesti di jodohkan sama Rizky gitu. Owan ingin sih bersaing sih sama Rizky urusan Lesti, ya Owan ingin bersaing dengan Rizky dasarnya sih janji pada masa SD...janji cinta monyet gitu. Lesti awalnya tidak suka di jodohkan sama Rizky. Owan senang sih...Lesti tidak suka di jodohkan sama Rizky gitu. Hubungan baik terjalin antara Lesti dan Rizky jadinya...Lesti jadinya suka sama Rizky karena Rizky ganteng, ya dan perilakunya baik gitu. Owan berusaha untuk jadian sama Lesti gitu, ya Owan menyatakan cinta sama Lesti gitu. Lesti berkata di dalam hatinya "Hidup memang pilihan". Lesti memutuskan dengan baik yang di sukai adalah Rizky jadi Lesti menolak cinta Owan karena Lesti tidak mau hubungan kisah cinta dengan Owan, ya yang diinginkan Lesti tetap teman baik sama Owan gitu. Owan mengerti sih di tolak Lesti gitu dan keinginan Lesti tetap teman baik sama Owan gitu. Ya Owan yang menyukai Lesti, ya melepaskan rasa suka dan melupakan janji masa SD yang di buat Owan dan Lesti, ya janji cinta monyet gitu. Lesti menerima dengan baik perjodohan dengan Rizky. Bulan memang menjadi penyanyi dangdut terkenal gitu. Rizky dan Lesti menikah gitu. Bulan hadir sih pernikahan Lesti dan Rizky. Lesti sudah memaafkan Ibunya dengan baik, ya Bulan gitu. Surya dan Bulan memang masih ada rasa cinta gitu. Bulan yang berkarir di Jakarta sampai jadi penyanyi dangdut terkenal gitu, ya Bulan tidak menikah sama Ardian karena Bulan cintanya sama Surya gitu. Ya Ardian menikahnya dengan Jihan gitu. Rumah tangga Ardian dan Jihan baik, ya punya anak bernama Alfa gitu. Sekarang sih...Alfa menjalankan usaha restoran di Jakarta gitu. Ya Alfa menjalin kisah cinta dengan Victoria gitu. Kerjaan Victoria model gitu. Surya dan Bulan balikan gitu. Melly yang kerjaannya guru ngaji gitu. Owan mengenal Melly, ya berarti keduanya berteman baik gitu. Ya Owan memutuskan untuk jadian sama Melly. Usaha Owan berhasil jadian sama Melly, ya keduanya menjalin kisah cinta yang baik dan menikah gitu. Cerita tentang Gema, ya Gema jadian dengan Kiara dan ada rencana menikah gitu. Sedangkan Fildan jadian dengan Selfi, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus!" kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Hidup memang pilihan...tokoh Lesti memilih dengan baik antara tokoh Owan dan tokoh Rizky," kata Eko.

"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan Digimon Adventure saja Budi!" kata Eko.

"Oke. Main permainan Digimon Adventure!" kata Budi.

Budi mengambil mainan Pokémon Charmeleon di meja, ya Pokémon di taruh di bawah meja dan mengambil permainan dari bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Digimon Adventure dengan baik gitu. 

"Budi telah bercerita dengan baik. Aku juga bercerita!" kata Eko.

"Silakan Eko bercerita dengan baik!" kata Budi.

"Begini ceritanya!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Fildan dan Gema berteman baik, ya keduanya tinggal dengan baik di Bekasi, dan agama yang di anut keduanya adalah Hindu gitu. Cerita keadaan Bekasi sama aja sih dengan cerita media ini dan itu. Memang sih hidup di Bekasi penuh dengan kompetisi urusan ekonomi dengan tujuan ini dan itu, ya berarti sama saja dengan daerah lain gitu. Fildan kerja dengan baik di perusahaan PT. SENTOSA gitu. Gema menjalankan dengan baik usaha kafe yang ada live musik gitu. Ya penyanyi di kafe adalah Melly gitu. Memang agama Melly....Hindu. Fildan sering sih ke kafenya Gema untuk ngobrol dengan baik tentang ini dan itu sih. Ya Fildan suka dengan Melly, ya hubungan pertemanan terjalin dengan baik Fildan dan Melly gitu. Kiara yang kerjaannya guru SD gitu, ya agama Kiara....Hindu gitu. Gema mengenal dengan baik Kiara gitu, ya karena Gema bertetangga dengan Kiara gitu. Hubungan pertemanan terjalin baik Gema dan Kiara gitu. Adit yang kerja dengan baik di bank gitu, ya agama Adit....Hindu gitu. Adit bertemu dengan baik cewek cantik di Mall, ya Adit berkenan dengan cewek cantik jadi Adit jadi tahu deh nama cewek cantik adalah Kiara gitu. Ya Adit baru putus dari pacarnya yang bernama Jolina gitu. Kenapa Adit putus dari Jolina? Karena Jolina menjalin kisah cinta dengan Noel gitu. Adit yang suka dengan Kiara, ya Adit berusaha untuk jadian sama Kiara gitu. Gema mengetahui dengan baik sih...bahwa Kiara di dekatin sama cowok bernama Adit gitu. Ya Gema yang suka Kiara, ya Gema tidak ingin Kiara di dapatkan sama Adit gitu. Gema dan Adit bersaing dengan baik sih...untuk jadian sama Kiara gitu. Kiara senang saja di sukai dua cowok baik, ya Gema dan Adit jadi keberuntungan Kiara saja di sukai dua cowok baik gitu. Ayah Kiara yang bernama Surya gitu. Ya Surya menguji Gema dan Adit jika ingin jadian sama Kiara gitu, ya ujian sih...pemahaman ajaran Hindu gitu. Gema dan Adit yang belajar ajaran Hindu dengan baik dan menjalankan dengan baik ibadah ajaran Hindu gitu, ya jadi ujian dari Surya gitu tentang pemahaman ajaran agama Hindu yang di terapkan di dalam kehidupan lingkungan sosial masyarakat gitu, ya Gema dan Adit berhasil sih ujian dari Surya gitu. Surya memberikan keputusan pada Kiara untuk memilih antara Gema dan Adit?. Ya Kiara memilih Gema dan Adit...dengan cara, ya rasa yang di rasakan Kiara di dalam hati gitu. Kiara memilih Gema gitu. Hubungan kisah cinta pun terjalin dengan baik Gema dan Kiara gitu. Adit yang tidak jadian sama Kiara, ya Adit fokus kerja saja di bank gitu. Fildan senang sih...Gema menjalin kisah cinta yang baik dengan Kiara gitu. Ya Gema dan Kiara merencanakan pernikahan dengan baik gitu. Fildan bertemu dengan cewek di jalan gitu, ya cewek itu mengalami kesulitan gitu. Fildan menolong cewek tersebut, ya cewek itu bernama Selfi gitu. Selfi tinggal di rumah Fildan gitu. Keadaan Selfi hamil gitu. Ceritanya...Selfi dan Farhan menikahnya karena gara-gara warga yang memergokin Selfi dan Farhan di sebuah rumah tua, ya yang perkiraan para warga pada Farhan dan Selfi...melakukan hubungan intim padahal Farhan dan Selfi tidak melakukan yang di tuduhin sama para warga gitu. Selfi dan Farhan berada di rumah tua karena keadaan hujan gitu, ya jadi keduanya menginap di rumah tua gitu. Memang sih Selfi dan Farhan menjalin kisah cinta dari masa kuliah sampai sekarang gitu. Sebenarnya sih....Orang tua Selfi dan orang tua Farhan tidak suka hubungan Selfi dan Farhan yang ada ikatan pernikahan karena Orang tua Selfi dan orang tua Farhan bermusuhan gitu. Farhan di jodohkan sama orang tuanya dengan cewek bernama Jihan gitu. Kerjaannya Jihan model gitu. Memang orang tua Farhan kaya sih, ya pemilik perusahaan PT. MAJU gitu. Selfi melarikan diri dari rumahnya karena orang tuanya memaksakan Selfi untuk menikah dengan Ardian gitu. Kerjaan Ardian menjalankan usaha hotel MAWAR gitu. Orang tua Selfi kaya, ya pemilik perusahaan PT. CAKRA gitu. Selfi tinggal dengan baik di rumah Fildan gitu. Hubungan pertemanan memang terjalin dengan baik Selfi dan Fildan gitu. Selfi yang lagi hamil muda, ya ngidam gitu...mangga muda gitu. Fildan mencari mangga muda untuk Selfi. Mangga muda dapat, ya Fildan memberikan mangga muda pada Selfi gitu. Selfi telah mendapatkan mangga muda, ya senang gitu. Farhan memang mencari Selfi gitu. Selfi menelpon Farhan pake Hp-nya Fildan gitu. Farhan mendapatkan keberadaan Selfi, ya Selfi tinggal di rumah Fildan gitu. Ya Farhan ke tempat Selfi gitu. Orang tua Selfi bersama Ardian menemukan keberadaan Selfi gitu. Selfi tidak mau pulang bersama orang tuanya dan Ardian gitu. Farhan mencegah Selfi di bawa orang tuanya dan juga Ardian gitu. Fildan tetap menolong Selfi dengan baik gitu, ya Fildan meminta bantuan temannya yang bernama Andhika yang kerjaannya polisi dari kepolisian Lapor Pak!. Fildan dan Andhika mengusut dengan baik permasalahan orang tua Selfi dan orang tua Farhan gitu. Ternyata permasalahan orang tua Selfi dan orang tua Farhan karena keduanya memang di buat untuk berselisih gitu...sama Rangga gitu. Tujuan Rangga membuat perselisihan orang tua Selfi dan orang tua Fildan untuk menutupi kerjaan Rangga yang menggelapkan uang perusahaan PT. MAJU dan PT. CAKRA gitu, ya ketika pada awalnya kedua menjalankan mitra kerja gitu. Andhika beserta teman-teman polisi...menangkap Rangga beserta anak buahnya gitu. Ya Rangga dan anak buahnya di penjara dengan baik sama polisi gitu. Orang tua Selfi dan orang tua Farhan berbaikan gitu. Farhan dan Selfi kembali bersama gitu, ya demi anak yang di kandung Selfi gitu. Fildan senang telah menolong Selfi dan Farhan gitu. Farhan kerja dengan baik di perusahaan orang tuanya, ya perjodohan Farhan dengan Jihan...batal. Perjodohan Selfi dan Ardian...batal. Rumah tangga di jalankan dengan baik Farhan dan Selfi gitu. Fildan yang suka dengan Melly, ya Fildan berusaha jadian sama Melly. Usaha Fildan berhasil jadian sama Melly gitu. Kisah cinta di jalankan dengan baik Fildan dan Melly gitu. Gema senang sih...Fildan menjalin kisah cinta dengan Melly gitu. Ya Gema menikah dengan Kiara dengan ajaran Hindu gitu. Begitulah ceritanya!" kata Eko.

"Cerita yang bagus," kata Budi.

"Sekedar cerita saja!" kata Eko.

"Kisah persahabatan tokoh Fildan dan tokoh Gema, ya dan juga kisah cinta," kata Budi.

"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

Eko dan Budi, yaaa asik main permainan Digimon Adventure gitu.

"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Hidup ini tetap sama sih....Eko!" kata Budi.

"Kuat imannya dan lemah imannya," kata Eko.

"Tentang apa Eko...kuat imannya dan lemah imannya?" kata Budi.

"Berdasarkan realita hidup ini dan berita Tv tentang artis sih. Cewek yang kuat imannya tetap memakai hijab dengan tujuannya kebaikan untuk dirinya, keluarga, orang lain gitu, yaaa dan pastinya sih agama yang di yakini agama Islam gitu. Cewek yang lemah imannya, ya pastinya melepaskan hijabnya dengan alasan ini dan itu," kata Eko.

"Cewek yang iman kuat tetap memang memakai hijab, ya memang bagus sih... pendiriannya. Sedang cewek yang lemah imannya yang melepaskan hijabnya, ya berdasarkan latar belakang ini dan itu....sudah lah tidak perlu di omongin," kata Budi.

"Hidup ini pilihan manusia yang menjalankan hidup ini!" kata Eko.

"Memang hidup ini...pilihan manusia yang menjalankan hidup ini!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan Digimon Adventure gitu.

NARASIMHA NAIDU

Malam hari, ya keadaan lingkungan sekitar rumah Budi baik gitu. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus di chenel JTV, ya seperti biasa sih....Budi duduk santai di depan rumahnya, ya sedang baca cerpen sambil menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Cerita ini dimulai dengan perseteruan antara desa-desa tetangga di distrik Visakhapatnam, di mana Raghupati Naidu dan Appala Naidu adalah rival. Karena Raghupati Naidu cinta damai, Appala Naidu yang jahat menginjak-injak kota mereka di bawah kakinya. Dia berjongkok di ladang kuil Lakshmi Narasimha mereka. Melihat ke depan, Raghupati Naidu membangun pasukan yang dia perintahkan untuk mengorbankan seorang anak laki-laki dari sebuah keluarga dan memberikan putranya yang lebih muda Narasimha Naidu. Bertahun-tahun kemudian, Anjali, putri manja dari seorang faksionis biadab Kuppuswamy Naidu, tumbuh di rumah paman dari pihak ibu. Begitu dia menginspirasi penari Narasimha Naidu, yang mengelola sebuah sekolah, Anjali bergabung sebagai muridnya dan mengembangkan perasaan untuknya. Meskipun sadar bahwa dia adalah seorang duda dan masih memiliki anak, Anjali berdiri teguh dan semakin dekat dengan anak itu, yang dibalasnya.

Sementara itu, Kuppuswamy Naidu memperbaiki hubungan Anjali dengan keponakannya, yang merupakan putra Appala Naidu. Saudarinya, Nagamani, meminta untuk membantai Narasimha Naidu, orang yang membunuh suaminya sebagai mas kawin. Anjali kemudian menyatakan cintanya kepada Narasimha Naidu ketika mempelai pria bergerak untuk menangkapnya. Narasimha Naidu & Anjali menaiki kereta yang sama sementara antek-antek mempelai pria mengejar mereka. Pada saat itu, Narasimha Naidu yang marah menampakkan dirinya, menyebabkan para antek melarikan diri karena takut. Kemudian, Narasimha Naidu mengetahui identitas Anjali dan mengungkapkan masa lalunya.

Setelah 15 tahun membentuk pasukan : Narasimha Naidu tumbuh menjadi seorang pemberani yang memperingatkan Appala Naidu agar bersikap sopan. Menjelang perayaan, Appala Naidu menyerbu ketika Narasimha Naidu membunuhnya. Mengetahui hal itu, Kuppuswamy Naidu berjanji untuk menghancurkan Narasimha Naidu dan keluarganya. Saat ini, Raghupati Naidu memutuskan untuk mencarikan seorang istri untuk Narasimha Naidu. Ia memilih seorang wanita yang murah hati, Sravani, tetapi wanita itu sensitif terhadap kekerasan. Meskipun demikian, Raghupati Naidu mengatur pernikahan mereka dengan menyembunyikan pekerjaan putranya, tetapi Sravani menyadari fakta itu dan menuruti kebaikannya.

Suatu hari, tiga saudara Narasimha Naidu datang dari luar negeri bersama keluarga mereka, yang bersikap masa bodoh dan lalai. Namun, Narasimha Naidu sangat menyayangi dan memuja mereka, tetapi mereka selalu mengejeknya. Sravani tidak mau menerimanya dan membalas. Mendengar hal ini, Narasimha Naidu mengusirnya ketika dia sampai di rumah orang tuanya dan melahirkan seorang anak laki-laki. Kemudian, saudara-saudara Narasimha Naidu hendak kembali tanpa melihat bayi yang baru lahir itu dan menolak untuk menemani mereka. Dalam perjalanan, mereka diserang oleh anak buah Kuppuswamy Naidu, tetapi Narasimha Naidu menyelamatkan keluarganya, mempertaruhkan nyawanya, dan mengirim mereka pergi dengan selamat. Mereka menyadari kebaikannya dan memohon pengampunan setelah mencari jati diri. Bersamaan dengan itu, Kuppuswamy Naidu mencoba membunuh putra Narasimha Naidu, dan dia menikam Sravani. Sebelum meninggalkan nafasnya, dia memohon kepada Narasimha Naidu untuk menyingkirkan iklim ini, yang juga diminta oleh Raghupati Naidu.

Present : Marah, Kuppuswamy Naidu menyerang Raghupati Naidu tetapi terkejut melihat Narasimha Naidu, yang telah kembali ke kampung halamannya. Narasimha Naidu menyerahkan Anjali kepadanya. Selama ini, anak itu mengeja kata-kata pertamanya, memanggil Anjali ibunya. Kemudian, Raghupati Naidu menginisiasi Narasimha Naidu untuk membawa Anjali sebagai ibu bagi anaknya. Pengaturan pernikahan Anjali sedang berlangsung ketika Narasimha Naidu membuat gempar Kuppuswamy Naidu, mengatur perjodohannya dengan Anjali, dan menantangnya untuk memblokirnya. Dia menindak pada hari pernikahan dan merasakan kehadiran Anjali di rumah sakit, yang telah mengangkat rahimnya sebahai pengorbanan agar tidak memiliki keturunan. Akhirnya, Narasimha Naidu dengan sepenuh hati menerima dan bersatu dengan Anjali.

***

Budi selesai baca cerpen ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan dengan baik di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi gitu. Memang di meja...Eko melihat dengan baik ada tekok kaleng yang seperti biasa berisi teh, ada piring yang ada singkong goreng, yaaa dan juga ada mainan topeng yang terbuat dari kardus gitu.

"Mainan," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko mengambil mainan gitu.

"Budi buat mainan topeng yang terbuat dari kardus....topeng...Kamen Rider Thouser," kata Eko.

"Memang aku membuat dengan baik topeng Kamen Rider Thouser yang terbuat dari kardus gitu....seperti biasa nilai kreatifitas aku saja," kata Budi.

"Cerita Kamen Rider Thouser...bagus kan Budi?" kata Eko.

"Bagus sih...Eko...cerita Kamen Rider Thouser," kata Budi.

"Acara Tv...Kamen Rider...Thouser, ya hiburan untuk orang yang menonton acara Tv," kata Eko.

"Memang hiburan sih...acara Tv...Kamen Rider Thouser," kata Budi.

Eko memakai topeng gitu.

"Keren kan Budi...aku pake topeng Kamen Rider Thouser?" kata Eko.

"Keren Eko!" kata Budi.

Eko melepaskan topeng gitu.

"Topeng Kamen Rider Thouser....mainan anak-anak tujuannya happy-happy," kata Eko.

"Memang mainan anak-anak...topeng Kamen Rider Thouser...tujuannya happy-happy main topeng," kata Budi.

Eko menaruh topeng di meja gitu.

"Topeng Kamen Rider Thouser yang terbuat dari kardus...buatan Budi...bagus!" kata Eko.

"Terimakasih Eko...pujiannya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Teh," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko mengambil gelas dan tekok kaleng yang berisi air teh. Tekok kaleng di tuangkan dengan baik gitu, ya air teh masuk ke dalam gelas gitu. Cukup terisi air teh di gelas gitu, ya tekok kaleng di taruh dengan baik di meja gitu. Segera Eko minum teh dengan baik gitu.

"Emmm tehnya enak dan harumnya melati..," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko selesai minum teh, ya gelas berisi teh di taruh di meja gitu.

"Andai," kata Eko.

"Obrolan andai-andai, ya Eko?" kata Budi.

"Iya Budi...obrolan andai!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Andai minum teh dengan artis...cewek," kata Eko.

"Andai minum teh dengan artis cewek. Kalau aku sih...inginnya...minum teh dengan artis Lesti gitu," kata Budi.

"Kalau Budi minum teh dengan artis Lesti...maka artis Rizky cemburu apa tidak, ya Budi?" kata Eko.

"Cemburu tandanya cinta. Mungkin sih...artis Rizky cemburu sih karena aku minum teh dengan artis Lesti," kata Budi.

"Kalau ada cemburu sih, ya lebih baik artis lain saja Budi!" kata Eko.

"Artis yang lain. Pastinya masih jomblo. Artis Haruka saja. Aku mau minum teh dengan artis Haruka dengan tradisi minum teh orang Jepang," kata Budi.

"Artis Haruka toh. Memang masih jomblo berdasarkan cerita di berita media ini dan itu. Oke sih...Budi minum teh dengan artis Haruka dengan tradisi minum teh orang Jepang," kata Eko.

"Sedang Eko...mau minum teh dengan artis siapa?" kata Budi.

"Aku mau minum teh dengan artis Eca Aura," kata Eko.

"Oke juga sih..Eko minum teh dengan artis Eca Aura dengan tradisi minum teh...orang Tionghoa, ya kan Eko?" kata Budi.

"Memang sih artis Eca Aura... keturunan Tionghoa gitu, ya jadi tradisi minum teh seperti tradisi orang Tionghoa. Karena aku orang pribumi jadi tujuan nilai-nilai dari kebudayaan orang pribumi untuk mengharumkan nama Nusantara jadi tradisi minum teh seperti biasanya...orang pribumi kan Budi?" kata Eko.

"Sebaiknya sih...minum teh seperti tradisi minum teh orang pribumi," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Aku memang orang pribumi jadi minum tehnya dengan tradisi orang pribumi," kata Budi.

"Sederhana dan di nikmati dengan baik hidup ini," kata Eko.

"Omongan Eko benar!" kata Budi.

"Teh berkaitan dengan urusan ekonomi kan Budi?" kata Eko.

"Memang sih...Eko...teh berkaitan dengan urusan ekonomi!" kata Budi.

"Roda ekonomi di gerakan dengan baik demi hidup ini," kata Eko.

"Memang roda ekonomi di gerakan dengan baik demi hidup ini," kata Budi.

"Sudah ah obrolan andainya!" kata Eko.

"Ok....obrolan andai selesai!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Budi mau cerita toh!" kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Silakan Budi bercerita dengan baik gitu!" kata Eko. 

"Begini ceritanya!" kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Victoria tinggal di Bekasi dengan kedua orang tuanya, ya Andre dan Wulan gitu. Memang Victoria berasal dari Solo gitu. Demi hidup ini yang penuh dengan kompetisi urusan usaha-usaha yang jalankan orang-orang dengan tujuan yang paling diinginkan kaya karena memang kaya enak, ya jauh dari kemiskinan gitu, ya jadi...Victoria memilih dengan baik jalan hidupnya menjalankan usaha toko roti gitu. Usaha toko roti yang di jalankan dengan baik sama Victoria gitu. Demi usaha toko roti maju, ya Victoria bekerja keras gitu. Andre dan Wulan sebagai orang tua yang baik.....mendukung dengan baik usaha toko roti Victoria gitu. Fattah punya saudara kembar bernama Fattan gitu. Ya Fattan kerja dengan baik di hotel Melati yang ada di Depok gitu. Fattah yang tinggal di Bekasi, ya Fattah kerja dengan Adit gitu, ya kerjaannya Fattah sopir pribadi gitu. Adit pemilik perusahaan PT. TIRTA gitu, ya rumah tangga yang di jalankan dengan baik Adit sama Vio gitu. Fattah yang bertemu dengan cewek cantik di jalan, ya berkenalan dengan baik dengan cewek cantik jadi tahu deh nama cewek cantik adalah Victoria gitu. Hubungan pertemanan terjalin dengan baik Fattah dan Victoria gitu. Dengan cara gombalan gitu, ya Fattah menaklukkan Victoria jadi Fattah dan Victoria pacaran gitu. Hubungan kisah cinta terjalin dengan baik gitu, ya Fattah dan Victoria gitu. Gema dan Gibran memang tinggal di Bekasi, ya asal keduanya dari Solo gitu. Ya Gema dan Gibran kerja dengan baik di stasiun Tv yang ada di Bekasi gitu. Gema sedang dekat dengan cewek cantik yang bernama Kiara gitu. Kiara kerjaanya perawat di sebuah rumah sakit yang ada di Bekasi. Gibran berpacaran dengan baik sama Adara gitu. Kerjaannya Adara penyanyi dangdut dari satu panggung ke panggung lain gitu. Kerjaan menjadi penyanyi dangdut di jalankan dengan baik Adara, ya demi hidup ini dan juga Adara mengerti dengan baik hidup di Bekasi karena memang Adara lahir di Bekasi, ya di Bekasi penuh dengan kompetisi dari usaha-usaha orang-orang demi tujuan ini dan itu gitu. Gema dan Gibran yang hendak membeli roti, ya ke toko roti gitu. Di toko roti...Gema dan Gibran bertemu dengan Victoria gitu. Ya Gema, Gibran, dan Victoria....teman masa SMA di Solo gitu, ya jadi ketiganya bertemu dengan baik dan ngobrol dengan baik ini dan itu, ya jadi ketiganya pertemanan tetap baik gitu. Fattah tipe cowok yang tidak bisa setia gitu, ya jadi Fattah menjalin hubungan dengan Jolina gitu. Ya Jolina menjalankan usaha toko kelontong gitu. Victoria menganggap Fattah cowok yang setia gitu, ya karena Fattah cinta Victoria gitu. Fattan yang libur kerja, ya ke Bekasi untuk menemui Fattah gitu. Fattah yang ada kencan dengan Jolina gitu jadi meminta Fattan untuk menjadi Fattah gitu, ya Fattan kencan dengan Victoria gitu. Fattan tidak mau sih Fattan menjadi Fattah, ya karena permintaan Fattah jadi Fattan mau menolong Fattah gitu, ya Fattan menjadi Fattah gitu. Ya Fattan menjadi Fattah gitu, ya Fattah kencan dengan baik sama Victoria gitu. Fattah kencan dengan baik sama Jolina gitu. Fattan yang jadi Fattah, ya kencan dengan Victoria gitu, ya keduanya jalan-jalan dengan baik di Bekasi ke tempat-tempat yang baik tujuannya happy-happy gitu. Fattan sebenarnya punya pacar yang bernama Keyla. Ya Keyla kerja dengan baik di hotel Melati di Depok gitu. Urusan Fattan di Bekasi selesai gitu, ya Fattan kembali ke Depok gitu. Fattan kerja dengan baik di hotel Melati dan hubungan pacaran Fattan dengan Keyla baik gitu. Fattah mulai bingung sih punya pacar dua karena membagi waktu dengan keduanya dan juga urusan kerjaan Fattah sebagai sopir pribadi gitu. Victoria awalnya tidak tahu sih...Fattah punya pacar yang bernama Jolina, ya pada akhirnya Victoria jadi tahu sih...Fattah punya pacar...Jolina gitu. Victoria dan Jolina bertengkar karena Fattah gitu. Fattah berusaha untuk menghetikan pertengkaran Victoria dan Jolina gitu. Victoria dan Jolina yang kesal di bohongin Fattah, ya Victoria dan Jolina yang kesal jadi Victoria dan Jolina menampar Fattah gitu. Victoria dan Jolina berkata "Putus!" pada Fattah gitu. Ya Fattah salah sih, ya Fattah menerima putus dari Victoria dan Jolina gitu. Victoria yang putus dari Fattah, ya Victoria fokus dengan usaha toko roti gitu. Jolina ya putus dari Fattah, ya Jolina fokus dengan usaha toko kelontong gitu. Fattah sebenarnya masih cinta sih sama Victoria gitu, ya keinginan sih...ingin balikan sama Victoria dengan cara minta maaf gitu karena Victoria masih marah karena Fattah menjalin kisah cinta sama Jolina, ya pada akhirnya putus gitu....jadi Fattah lebih memilih fokus kerja dengan baik sebagai sopir pribadi gitu. Gema yang usaha dengan baik, ya jadian dengan baik sama Kiara gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Gema dan Kiara gitu. Gibran senang sih hubungan kisah cinta Gema dan Kiara baik gitu. Kisah cinta Gibran dan Adara, ya ada rencana menikah gitu. Hubungan pertemanan Victoria, Gema, dan Gibran tetap baik gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi. 

"Kisah persahabatan tokoh Victoria, tokoh Gema, dan tokoh Gibran, yaaa dan juga kisah cinta," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Main permainan Digimon Adventure saja Budi!" kata Eko.

"Oke. Main permainan Digimon Adventure!" kata Budi.

Budi mengambil permainan dari bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Digimon Adventure dengan baik gitu.

Monday, July 21, 2025

COOLIE NO. 1

Malam yang gelap, ya bertabur bintang di langit dan bulan pun ada di langit bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus sinetron tema cinta di chenel MDTV, ya seperti biasa sih...Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sedang baca cerpen, yaaa sambil menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Pandit Jai Kishen mempertemukan keluarga calon mempelai pria dengan Sarah Rozario. Namun, saat ayahnya, Jeffrey, mengetahui bahwa keluarga itu tidak kaya raya, ia menghina Jai ​​Kishen. Jai Kishen bersumpah untuk memberi pelajaran kepada Jeffrey tentang kesombongan dan keangkuhannya.

Dalam perjalanan pulang, Jai Kishen berpapasan dengan Raju Coolie, seorang kuli stasiun kereta api yang dengan bangga mengenakan lencananya - "Kuli No. 1". Raju dikenal di antara sesama kuli sebagai sosok yang heroik, baru-baru ini berhasil menangkap seorang pengedar narkoba bernama Mahesh. Ketika Raju terpikat oleh foto Sarah, Jai Kishen menyusun rencana untuk menikahkan kuli malang itu dengan Sarah dan membalas dendam. Dengan bimbingan Jai Kishen dan bantuan temannya, Deepak Mechanic, Raju menyamar sebagai pangeran Singapura, Kunwar Raj Pratap Singh dan memenangkan hati Sarah. Dalam prosesnya, saudara perempuan Sarah, Anju, jatuh cinta pada Deepak.

Jeffrey menikahkan Sarah dengan Raju, tanpa tahu bahwa ia hanyalah seorang kuli angkut yang miskin. Ketika Raju pulang ke rumah bersama Sarah setelah pernikahan, ia berpura-pura bahwa "ayahnya" Mahendra Pratap Singh telah mengusirnya dari rumah karena menikah tanpa persetujuannya. Sarah mencoba memanfaatkan situasi sebaik-baiknya dengan menghibur Raj, yang membuatnya merasa bersalah.

Masalah bertambah parah ketika Jeffrey datang ke kota untuk mengunjungi putri dan menantunya, tetapi melihat Raju sebagai kuli di stasiun kereta. Jeffrey membuat keributan dengan mengatakan bahwa Raju adalah penipu yang menyamar sebagai pangeran kaya dan menikahi putrinya. Raju secara spontan berpura-pura tidak mengenali Jeffrey dan mengusirnya. Raju pulang dengan mengenakan kostum Raj dan menjelaskan bahwa Jeffrey pasti melihat saudara kembarnya, Raju, yang diusir ayahnya karena kecanduan minum dan berjudi. Jeffrey mempercayai cerita ini dan memutuskan untuk menikahkan Anju dengan Raju, sehingga kedua putrinya akan hidup sangat kaya.

Raju terus mendapat masalah karena ia hanya bisa berada di satu tempat dalam satu waktu. Salah satu insiden tersebut memaksa Raju, Sarah, dan Jeffrey Rozario untuk mengajukan pengaduan orang hilang untuk Kunwar Raj Pratap Singh. Inspektur Jagjit Godbole menjadi skeptis terhadap situasi tersebut dan mulai percaya bahwa Raju dan saudara kembarnya Raj adalah orang yang sama. Untuk mencegah masalah lebih lanjut, Deepak menyarankan agar ia "membunuh" Raju. Menanggapi saran ini, Raju melemparkan lencana "Kuli No. 1" miliknya ke dalam mobil yang ia dan Deepak dorong menuruni tebing, ke danau. Namun, ketika mobil tersebut ditemukan tetapi tidak ada jasad yang ditemukan, kecurigaan Inspektur Godbole terbukti.

Mahesh Anand tidak diakui oleh ayahnya, Mahendra, karena kegiatan kriminalnya. Untuk membalas dendam kepadanya dan Raju, Mahesh menikam Mahendra dan menjebak Raju atas hal yang sama. Inspektur Godbole datang untuk menangkapnya, tetapi Raju memberitahunya bahwa Mahendra masih hidup dan membutuhkan perawatan medis yang kritis, setelah itu ia lolos dari tahanan polisi. Raju berlari ke Deepak, dan keduanya menyusun rencana untuk berpura-pura menjadi perawat untuk menyelamatkan nyawa Mahendra, karena itulah satu-satunya bukti ketidakbersalahan Raju. Di rumah sakit, Inspektur Godbole memberi tahu Jeffrey, Sarah, dan Anju bahwa Raju hanyalah seorang porter yang berpura-pura menjadi Kunwar Raj Pratap Singh.

Saat mencoba menyelamatkan Mahendra, Raju dan Deepak bertemu Sarah dan Anju. Raju mengakui penipuannya kepada Sarah, dan Sarah memaafkannya. Jeffrey dan Sarah membantu Raju dan Deepak menghentikan Mahesh membunuh Mahendra. Begitu dia sadar, Mahendra mengumumkan bahwa karena Raju menyelamatkan hidupnya, dia seperti anak baginya. Anju juga menyatakan cintanya kepada Deepak. Ketika Jeffrey menangis tentang menantu laki-lakinya yang menjadi kuli dan mekanik, Jai Kishen datang dan memberi tahu Jeffrey bahwa itu pasti terjadi pada seseorang yang begitu sombong dan bangga dengan kekayaannya. Jai Kishen menjelaskan bahwa untuk pernikahan yang bahagia, kekayaan tidak dibutuhkan - cintalah yang dibutuhkan.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Ya Eko duduk dengan baik dekat Budi.

"Emmm," kata Budi.

"Langsung saja.....main permainan Jumanji saja Budi!" kata Eko.

"Okey main permainan Jumanji!" kata Budi.

Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Jumanji dengan baik gitu.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Budi mau cerita, ya silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Victoria tinggal di Bekasi dengan Ibu tercinta yang bernama Ayu gitu. Ayahnya Victoria yang bernama Andre telah lama meninggal dunia gitu. Memang Victoria berasal dari Solo. Kehidupan di Bekasi sama ceritanya dengan cerita di media ini dan itu. Victoria bekerja dengan baik di stasiun Tv yang ada di Bekasi gitu. Memang Victoria punya acara sendiri di stasiun Tv tempat ia bekerja karena Victoria bekerja sama dengan Fattah yang mensponsori acara Victoria dengan baik gitu. Ya Fattah pemilik perusahaan PT. TIRTA, ya produk yang di jual Fattah....air mineral gitu. Acara talk show Victoria berjalan dengan baik. Gubernur Dedi Mulyadi senang banget ngobrol dengan Victoria di acara talk show Victoria gitu. Fattah senang sih bekerja sama dengan Victoria, ya acara Victoria bagus penilaian Fattah dan juga penggemar Victoria gitu. Hubungan Victoria dan Fattah dekat banget gitu. Sebenarnya sih...Fattah sedang berpacaran dengan Jolina gitu. Ya Jolina pemilik usaha restoran gitu. Victoria suka dengan Fattah, ya Victoria harus profesional dalam kerja sama dengan Fattah dari pada urusan perasaan Victoria yang suka sama Fattah. Hubungan kisah cinta Fattah dan Jolina baik gitu. Gema dan Gibran memang berasal dari Solo, ya keduanya tinggal dengan baik di Bekasi gitu dan keduanya bekerja sama dengan baik menjalankan usaha toko roti gitu. Gema sedang dekat dengan cewek cantik yang bernama Kiara gitu. Ya Kiara menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Bekasi gitu. Sedangkan Gibran statusnya duda, ya tapi belum punya anak gitu. Istri tercinta yang bernama Adara telah lama meninggal karena penyakit kanker gitu. Gibran teman baik Gema, ya Gibran mendukung dengan baik sih...Gema jadian sama Kiara gitu. Hubungan pertemanan Gema dan Kiara baik gitu. Keinginan Gema jadian sama Kiara gitu tapi orang tua Kiara tidak suka dengan Gema gitu, ya Kiara memang di jodohkan sama orang tuanya dengan Adit gitu. Ya Adit pemilik usaha hotel Horison gitu. Kiara suka dengan Gema gitu, ya Kiara ingin jadian sama Gema gitu. Adit juga suka dengan Kiara, ya Adit ingin Kiara jadi istri Adit gitu. Rasa di dalam hati Gema ingin bersama Kiara, ya Gema berjuang dengan baik untuk jadian sama Kiara gitu. Memang sempat sih Gema menyatakan cinta sama Kiara, ya Kiara menjelaskan dengan baik sih...Kiara suka sama Gema tapi Kiara lebih baik menolak Gema gitu. Gema mengerti di tolak Kiara karena Kiara di jodohkan orang tua Kiara dengan Adit gitu. Gema pun menjauh dari Kiara gitu. Gibran mengerti dengan baik Gema yang gagal jadian sama Kiara gitu. Ya Gema tidak mau berlarut-larut urusan suka sama Kiara gitu, ya Gema menjalankan hidupnya dengan baik dan bekerja dengan baik bersama Gibran...tujuannya usaha toko roti maju gitu. Hubungan Kiara dan Adit berjalan dengan baik, ya perjodohan berhasil gitu, yaaa rencana menikah Adit dan Kiara di segerakan gitu. Ketika Victoria hendak membeli roti di toko roti, ya Victoria bertemu teman masa SMA di Solo, ya Gema dan Gibran gitu. Victoria, Gema dan Gibran ngobrol dengan baik, ya banyak hal gitu jadi hubungan pertemanan ketiganya terjalin dengan baik gitu. Victoria masih suka dengan Fattah. Ya Fattah menikah juga dengan Jolina gitu. Hubungan kerjasama Victoria dengan Fattah tetap baik gitu. Di hari pernikahan Fattah dan Jolina, ya Victoria hadir di pernikahan gitu. Ya Fattah dan Jolina bahagia dengan baik di hari pernikahan. Victoria ingin sih menikah tapi belum punya pacar gitu. Hidup Victoria di jalankan dengan baik, ya kerja dengan baik di stasiun Tv gitu dan harapan Victoria menikah dengan cowok yang baik gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Victoria, tokoh Gema, dan tokoh Gibran," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Tokoh Victoria kerja dengan baik di stasiun Tv," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan Jumanji gitu.

SHAURYA

Malam hari, ya bintang berkelap-kelip di langit dan bulan bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....sinetron tema misteri di chenel ANTV, ya seperti biasa Eko duduk dengan baik di depan rumahnya sedang membaca cerpen, ya sambil menikmati minum kopi dan makan gorengan gitu.

Isi cerita yang di baca Eko :

Cerita ini menyajikan alur cerita fiksi yang berkisar pada pengadilan militer perwira Angkatan Darat India Javed Khan atas penembakan yang menewaskan atasannya. Selama pengadilan militer, keadaan yang mengarah pada pembunuhan saudara kandung secara bertahap terungkap.

Cerita ini dibuka dengan adegan saat sekelompok Tentara India mengepung sebuah Desa; sebagai bagian dari Operasi Kontra-Pemberontakan ; di Daerah Punj, Distrik Pulwama, Lembah Kashmir. Setelah beberapa adegan kejar-kejaran, adegan berakhir dengan seorang perwira militer di tembak oleh rekannya. Perwira yang bersalah itu bukannya melarikan diri, tetapi langsung menyerah dan kemudian ditahan oleh rekan-rekannya.

Cerita kemudian beralih ke New Delhi, di mana kita diperkenalkan kepada sahabat dan Pengacara Angkatan Darat Mayor Siddhant Chaudhary dan Mayor Akash Kapoor. Meskipun sahabat, mereka berdua memiliki kepribadian yang kontras, dengan Akash menjadi Pengacara Angkatan Darat yang berdedikasi dan Sidharth menjadi Perwira Angkatan Darat yang belum dewasa dan riang. Siddhant (sayang dipanggil Sid), sebagai putra seorang perwira angkatan darat yang sangat dihormati, sering merasa terdorong untuk memenuhi warisan ayahnya dan karena itu ia dengan enggan memilih untuk bergabung dengan angkatan darat. Namun, ia sendiri tidak memiliki rencana untuk berkarir di angkatan darat dan karena itu mencari peluang untuk keluar dari angkatan darat untuk kehidupan yang penuh petualangan.

Saat ini, Akash akan menikahi tunangannya Nandini, dengan Sid sebagai pendampingnya. Setelah pernikahan, Akash memberi tahu Sid bahwa penugasan mereka sudah jatuh tempo; Akash sendiri berharap untuk ditempatkan di Srinagar. Siddhant yang agak bersemangat meminta Akash untuk mengubah penugasan juga sehingga mereka berdua bisa ditempatkan bersama. Akash, meskipun ragu-ragu, menyetujui tuntutan Sid dan dengan demikian membuat permintaan resmi ke Markas Besar Angkatan Darat, sehingga memastikan penugasan yang sama untuk Siddhant.

Seminggu sebelum keberangkatan, Siddhant menyadari bahwa dirinya ditunjuk sebagai pengacara pembela dan Akash ditunjuk sebagai pengacara penuntut, dalam kasus pembunuhan yang melibatkan dua perwira militer, keduanya anggota pasukan elit Rashtriya Rifles. Setelah menyadari tentang tugas barunya, Siddhant, yang berharap masa jabatannya bebas ketegangan; mengamuk seperti anak kecil, tetapi akhirnya dibungkam oleh Akash yang kesal.

Sementara itu, seorang jurnalis muda yang bercita-cita tinggi dari Srinagar, Kavya Shastri, dengan harapan akan mendapatkan berita besar; menemukan kasus pembunuhan yang melibatkan dua Perwira Angkatan Darat. Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, Kavya mengetahui bahwa nama mereka adalah Kapten Javed Khan dan Mayor Virendra Singh Rathore; yang, ketika dikerahkan untuk operasi CI; terlibat pertengkaran, yang berakhir dengan Javed menembak mati Rathore. Penyelidikan militer menyatakan Javed bersalah atas pembangkangan dan pembunuhan dan kemudian akan menjalani Pengadilan Militer Umum setelah persidangan sandiwara.

Kavya yang antusias mencoba mendekati Javed untuk mendapatkan cerita darinya, tetapi usahanya gagal karena pihak militer dengan tegas menolak permintaannya. Sementara itu, Akash dan Sid tiba di Srinagar, setelah itu keduanya mendapat pengarahan dari komandan mereka tentang kasus tersebut. Setelah pengarahan, Siddhant berangkat untuk menemui Javed untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kasus tersebut.

Javed dan Sid bertemu di Barak, di mana Sid gagal dalam interogasi. Javed, yang tidak terkesan dengan ketidakdewasaan Siddhant, menolak untuk mengakuinya dan tetap bersikap tenang. Perilaku Javed membuat Siddhant marah dan frustrasi, yang akhirnya pergi dengan marah.

Sid kemudian menceritakan ketakutan dan keraguannya tentang kasus tersebut kepada Akash; yang memahami dilema Sid. Akash menyarankan Sid untuk mengaku bersalah atas nama Javed, sementara dia berjanji untuk mengurus semua pekerjaan penuntutan. Untuk menghibur Sid, Akash menunjukkan absurditas kasus tersebut, dengan menyebutnya terbuka dan tertutup. Menurut Akash, Javed adalah pihak yang bersalah dan kasus itu sendiri tidak berdasar, sehingga membuat penuntutan menjadi mudah.

Sementara itu, Kavya, setelah mendengar tentang persidangan, mencoba menghubungi Siddhant. Sid, setelah bertemu Kavya, tertarik padanya dan terus-menerus mencoba menggodanya. Dia bahkan mencoba menggertak untuk menyelesaikan kasus tersebut; meskipun dia sendiri tidak tahu apa-apa; hanya untuk membuatnya terkesan.

Namun usahanya gagal total karena Kavya yang tidak terkesan memanggil Sid dan mengungkap kebohongannya tentang kasus tersebut. Kavya lebih lanjut menunjukkan bahwa sebagai pengacara pembela, Sid bertanggung jawab untuk menganalisis kasus tersebut dengan benar dan menyajikan fakta-fakta. Sebelum pergi, dia mencoba membuat Sid menyadari konsekuensi dari keputusannya dan dampaknya terhadap hidupnya. Namun saat menggoda, Sid secara tidak sengaja menyebut seorang perwira senior angkatan darat Brig Pratap; yang kebetulan adalah komandan Javed dan Rathore. Kavya tertarik dan mendesak untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tetapi Siddhant buru-buru menutupinya, sehingga mendorong Kavya yang kecewa untuk pergi.

Namun, setelah pertemuan itu, Kavya menuju ke kantornya di mana ia menulis dan kemudian menerbitkan artikel yang memfitnah tentang Brigadir Pratap di harian lokal; dengan menyebut Siddhant sebagai sumber informasi. Artikel itu menyebar seperti api dan akhirnya menyebabkan rasa malu yang besar bagi Angkatan Darat, sehingga menyebabkan Siddhant ditangkap oleh atasannya.

Siddhant yang marah kemudian menghadapi Kavya dan menuduhnya berkhianat dan melakukan sensasi murahan, yang mengorbankan reputasinya. Kavya malah membalas dan menuduh Siddhant lalai dan tidak dewasa. Kavya lebih lanjut mengatakan kepadanya untuk fokus pada pekerjaannya daripada mengkhawatirkan artikel konyol.

Atasan Siddhant menegurnya atas tindakannya karena Brigadir Pratap kemudian diketahui sebagai perwira yang sangat dihormati dengan reputasi yang bersih. Siddhant ingin bertemu dengan Brigadir Pratap untuk meminta maaf kepadanya secara langsung. Pihak berwenang memberinya izin dan Sid berangkat untuk menemui Pratap, yang ditempatkan di daerah terdepan dekat LOC. 

Sid, saat bertemu Pratap, merasa terintimidasi. Ia meminta maaf sebesar-besarnya atas tindakannya, tetapi Pratap menepis kejadian itu begitu saja. Melihat suasana hati Pratap yang riang, Sid mencoba menekan Pratap untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai kasus pembunuhan Rathore; tetapi Pratap yang acuh tak acuh menolaknya dengan dingin. Sid kemudian mencoba untuk mendapatkan akses ke tempat kejadian perkara dan lega karena Pratap menerima permintaannya. Siddhant menganalisis tempat kejadian perkara dan mencurigai ada yang tidak beres. Ia mencoba untuk menghubungi penduduk setempat, tetapi ia menghadapi ketidakpercayaan mereka terhadap personel militer. Bersumpah untuk mengungkap kasus ini sampai tuntas, Sid kembali ke Srinagar. Ia kemudian bertemu dengan Javed, memberitahunya tentang pertemuannya dengan Brigadir Pratap. Javed, untuk pertama kalinya, berbicara; dan bertanya kepada Sid apakah menurutnya Javed tidak bersalah atau bersalah. Sid yang bingung memberi tahu Javed bahwa ia akan memberitahu keputusannya ke pengadilan beserta dengan menyajikan semua fakta yang diperlukan.

Malam harinya, Siddhant dan Kavya bertemu. Meskipun awalnya sulit, Sid menjadi hangat terhadap Kavya, yang juga mulai menghargai kejujuran dan komitmen Sid. Kavya memberi tahu Sid tentang upaya menutup-nutupi besar-besaran terkait kasus pembunuhan Rathore, yang melibatkan Brigadir Pratap, dan memperingatkannya untuk berhati-hati. Sid secara pribadi setuju dan menceritakan tentang pertemuannya dengan Pratap, dan Kavya berjanji untuk membantu Siddhant dengan segala cara yang mungkin. Kemudian, Sid menyerahkan beberapa dokumen penting untuk kasus tersebut. Sid yang bersyukur berterima kasih padanya dan kembali untuk menganalisis kasus tersebut lebih lanjut. Setelah menghabiskan sepanjang malam mempelajari kasus tersebut, Sid menyimpulkan bahwa Javed mungkin sebenarnya tidak bersalah dan malah menjadi korban upaya menutup-nutupi.

Siddhant yang kini telah dewasa memutuskan untuk menangani kasus ini secara langsung. Pada hari penuntutan, Siddhant terang-terangan menentang nasihat Akash dan mengejutkan banyak orang (termasuk Javed sendiri), menyatakan Javed tidak bersalah. Tindakannya membuat Akash marah dan menyebutnya tidak bertanggung jawab. Namun Sid tetap pada keputusannya dan bersumpah untuk membuktikan bahwa Javed tidak bersalah. Hal ini menyebabkan hubungan yang dingin antara kedua sahabat itu; yang berlangsung selama beberapa waktu.

Sementara itu, Javed, setelah menyaksikan usaha Siddhant yang tulus, memutuskan untuk membuka diri sepenuhnya. Ia tidak hanya menjawab semua pertanyaan Siddhant tetapi juga memberinya dokumen yang membuktikan ketidakbersalahan Javed; dengan demikian membantunya mempersiapkan pembelaan yang kuat. Sementara itu, Kavya mengunjungi desa leluhur Javed, di mana ia bertemu dengan ibu Javed. Kavya mengumpulkan informasi yang diperlukan dan kembali ke Srinagar. Ia kemudian bertemu dengan Siddhant dan keduanya menyusun rencana untuk membuktikan ketidakbersalahan Javed.

Pada hari persidangan, Sid mengajukan pembelaan yang kredibel yang secara efektif membantah narasi Akash. Saat menanyai para saksi yang hadir pada saat kejadian, Sid mendapati seorang saksi, Kapten RP Singh, tampak mengelak dengan mencurigakan. Namun, sebelum ia dapat menyelidiki lebih jauh, sesi tersebut berakhir dengan jalan buntu. Sid kemudian bertemu dengan Kavya dan memberitahunya tentang persidangan hari itu.

Kavya kemudian mengusulkan untuk mengunjungi keluarga Mayor Rathore. Keesokan harinya, Sid dan Kavya mengunjungi rumah Rathore dan bertemu dengan jandanya, Neerja, dan putranya, Kshitij. Kavya mencoba menekan Neerja untuk mendapatkan informasi yang berharga, sementara Sid mencari-cari petunjuk di sekitar rumah, tetapi keduanya tidak mendapatkan apa-apa. Sid mengatakan bahwa memang aneh bahwa Neerja dan Kshitij tidak datang ke pemakaman Mayor Rathore; tetapi Kavya mengungkapkan bahwa pernikahan mereka penuh dengan kekerasan dan kematian Rathore tampaknya telah membebaskannya dari semacam ikatan. Saat dalam perjalanan pulang, Sid sampai pada kesimpulan mengejutkan yang tidak hanya membuktikan bahwa Javed tidak bersalah selama ini, tetapi juga membuktikan bahwa Mayor Rathore bersalah.

Kavya menemukan bukti pelanggaran hak asasi manusia oleh Angkatan Darat India. Setelah menganalisis lebih lanjut, ia menyimpulkan bahwa Brigadir Pratap dan Mayor Rathore, yang dikenal sangat dekat, juga memiliki banyak pengaduan pelanggaran hak asasi manusia terhadap mereka. Kavya mengirimkan bukti yang diperlukan kepada Siddhant, tetapi ditangkap karena memasuki wilayah militer dan mencoba mengakses informasi sensitif tanpa izin. Sid mencoba menyelamatkan Kavya, tetapi gagal. Kavya menyampaikan kecurigaannya kepada Sid dan menyuruhnya untuk fokus sepenuhnya pada kasus tersebut.

Suatu malam, ibu Javed mengunjungi Siddhant. Ia memohon Sid untuk mengadili putranya dengan adil; kemudian Siddhant menjanjikan persidangan yang adil untuk Javed. Sementara itu, Neerja mengirim beberapa dokumen kepada Siddhant, setelah mendapatkan alamatnya dalam hadiah yang dikirimnya sendiri kepada putra Neerja, yang penting untuk kasus tersebut. Sid dalam penyelidikan lebih lanjut menemukan hubungan yang kuat antara kasus pembunuhan tersebut dengan Brigadir Pratap. Ia kemudian bertemu Pratap di kediaman resminya. Pratap mengungkapkan bahwa ia berteman dengan Brigadir Shashank Chaudhary, ayah Siddhant, untuk waktu yang lama. Ia selanjutnya memberi tahu Siddhant untuk tidak merusak warisan Brigadir Chaudhary. Di sanalah Sid menyadari keberanian ayahnya.

Namun, masalah Siddhant bertambah ketika seorang saksi penting, Kapten RP Singh secara misterius menghilang tanpa jejak. Sid menyimpulkan bahwa RP Singh adalah saksi utama karena dialah yang menangkap Javed, jadi penting bagi RP Singh untuk ditemukan. Beberapa hari kemudian, Sid dibajak mobilnya oleh seseorang bertopeng, yang kemudian mengungkapkan dirinya sebagai RP Singh. Dia memberi tahu Sid bahwa sebenarnya Mayor Rathore yang bersalah sementara Javed sebenarnya tidak bersalah. Setelah dibujuk lebih lanjut, RP Singh mengungkapkan rangkaian kejadian sebenarnya pada malam operasi itu.

Menurut RP Singh, selama operasi tersebut, Mayor Rathore menyiksa beberapa penduduk desa dan menuduh mereka mendukung Pakistan dan menjadi simpatisan teroris. Ia selanjutnya menyiksa seorang anak laki-laki dengan tuduhan palsu menimbun senjata. Rathore yang sadis, masih belum puas, menembak anak laki-laki itu dengan darah dingin, membuat penduduk desa ketakutan dan membuat para prajurit ketakutan. Javed, saat menyaksikan pembunuhan itu, mencoba menenangkan Rathore yang marah, yang malah menuduh Javed melakukan pengkhianatan dan mencoba menyiksa seorang gadis muda. Javed yang muak segera menembak jatuh Rathore; dengan demikian menyelamatkan gadis itu dan penduduk desa. Di sini, RP Singh menunjukkan bahwa meskipun ada peluang emas untuk melarikan diri tanpa terdeteksi dan sepenuhnya menghindari penangkapan, Javed malah memilih untuk menyerah dan menerima hukumannya.

Sid, yang merasa puas dengan penjelasan RP Singh, meminta dia untuk memberikan pengakuannya di pengadilan, tetapi RP Singh menolak dan malah bersembunyi, lalu bunuh diri. Karena tidak ada saksi yang dapat dipercaya, Sid memutuskan untuk membawa Brigadir Pratap ke pengadilan. Keputusannya mengejutkan Akash dan Kavya, yang keduanya memperingatkan Sid tentang konsekuensi tindakannya.

Sid tetap pada keputusannya dan pada hari persidangan, Pratap masuk dan menuju kotak saksi. Persidangan dimulai dengan buruk dengan Sid yang gagal dan Pratap yang menang. Siddhant yang frustrasi memutuskan untuk mengalahkan Pratap dalam permainannya sendiri.

Dengan kedok kuis ingatan, Sid mengungkapkan kepada semua orang yang menghadiri persidangan bahwa putri Brigadir Pratap yang berusia delapan tahun dan istrinya diperkosa dan dibunuh dan ibunya yang sudah tua dibakar hidup-hidup oleh pembantu Muslim mereka selama kerusuhan komunal dan membujuk Pratap untuk mengungkapkan keterlibatannya dalam kasus pembunuhan Rathore. Siddhant menyebut Pratap pengecut dan memprovokasi dia untuk melontarkan omelan berapi-api yang secara tidak sengaja memperlihatkan kemarahannya terhadap Muslim dan kebencian terhadap demokrasi.

Pratap membenarkan tindakannya atas nama nasionalisme dan patriotisme, tetapi Sid mengungkap gertakannya sehingga mengungkap kebohongan Pratap. Pada akhirnya Pengadilan Militer menyatakan Javed tidak bersalah, membebaskannya dari semua tuduhan dan mengembalikan pangkat dan kehormatannya. Mereka secara bersamaan memerintahkan penyelidikan terhadap Brigadir Pratap.

***

Eko selesai baca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja. 

"Emmm," kata Eko.

Eko menikmati minum kopi dan makan gorengan gitu. Budi datang ke rumah Eko, ya motor Budi di parkirkan dengan baik di depan rumah Eko gitu. Budi duduk dengan baik dekat Eko gitu. Ya Budi melihat dengan baik di meja ada bonsai pohon beringin yang kecil gitu.

"Eko...buat bonsai pohon beringin," kata Budi.

"Aku memang buat bonsai pohon beringin, ya nilai kreatifitas saja," kata Eko.

"Memang sih....nilai kreatifitas sih...buat bonsai pohon beringin," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Bonsai pohon beringin yang di buat Eko... bagus!" kata Budi.

"Terimakasih sih...Budi pujiannya!" kata Eko.

"Bagi orang-orang yang membuat bonsai tujuannya...masih berkaitan ekonomi," kata Budi.

"Realitanya memang begitu...tentang orang-orang yang membuat bonsai...tujuannya...masih berkaitan dengan ekonomi," kata Eko.

"Hidup ini di daerah Bandar Lampung ini, ya antara baik dan buruk perilaku manusia berdasarkan latar belakang ini dan itu," kata Budi.

"Realita hidup di daerah Bandar Lampung," kata Eko.

"Ada sebuah cerita....tentang kelakuan buruk remaja atau orang tua, ya mencuri tanaman hias orang," kata Budi.

"Karena tanaman hias nilai harganya waw...maka di curi remaja atau orang tua," kata Eko.

"Berarti kan bonsai saja di curi juga karena nilai harganya," kata Budi.

"Bisa jadi sih!" kata Eko.

"Untuk lingkungan sosial masyarakat jadi baik...lebih baik di tangkap polisi sih pencuri tanaman hias. Ternyata pencuri tanaman hias, ya sampai mencuri motor juga," kata Budi.

"Memang sebaiknya di tangkap polisi...pencuri tanaman hias dan juga motor, ya tujuan lingkungan sosial masyarakat jadi baik," kata Eko.

"Hidup tetap berhati-hati di lingkungan karena ada orang-orang yang perilaku buruk di lingkungan sosial masyarakat," kata Budi.

"Memang harus berhati-hati sih....lingkungan sosial masyarakat karena orang-orang yang perilaku buruk belum di tangkap polisi semua gitu. Permainan di daerah Bandar Lampung kan masih main kekerabatan dengan baik, ya kaya dan miskin," kata Eko.

"Memang di daerah Bandar Lampung...masih main kekerabatan dengan baik, ya kaya dan miskin jadi orang-orang yang perilaku buruk di tutupi dengan baik perilaku buruknya sama keluarga dan teman...agar tidak di tangkap polisi," kata Budi.

"Kekerabatan di Bandar Lampung...di hancurkan dengan baik tujuannya orang-orang yang perilaku buruk di tangkap polisi dengan baik, ya orang-orang perilaku buruk di masukan penjara sama polisi dan keadaan lingkungan sosial masyarakat jadi baik," kata Eko.

"Memang kekarabatan di daerah Bandar Lampung harus di hancur kan!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan monopoli saja Budi!" kata Eko.

"Okey main permainan monopoli!" kata Budi.

Eko mengambil permainan monopoli di bawah meja, ya permainan monopoli di taruh di atas meja gitu. Budi dan Eko main permainan monopoli dengan baik gitu.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Fildan yang beragama Hindu menjalankan dengan baik ibadah ajaran Hindu dengan baik gitu, ya memang Fildan tinggal di Bekasi gitu. Andre guru silat Fildan, ya Andre membimbing Fildan untuk menguasai ilmu silat dengan baik dan juga Andre memberikan wejangan dengan baik... ajaran Hindu pada Fildan untuk menjalankan hidup ini di jalan baik demi kebaikan lingkungan sosial masyarakat gitu. Demi hidup ini, ya Fildan kerja dengan baik di kafe miliknya Mohan gitu. Memang di kafe ada live musik sih, ya penyanyi kafe adalah Vio gitu. Mohan dan Vio, ya keduanya ada rasa jadi menjalin kisah cinta gitu. Memang Mohan dan Vio beragama Hindu. Fildan memang berteman baik sama Gema gitu. Ya Gema kerja di kafe gitu. Agama Gema...Hindu. Melly anaknya Surya dan Maria gitu. Ya kegiatan Melly kuliah gitu. Fildan dan Melly berpacaran dengan baik gitu. Teman kuliah Melly yang bernama Rangga gitu. Ya Rangga menyukai Melly gitu. Memang Rangga tahu sih...bahwa Melly sudah punya pacar yang bernama Fildan gitu. Rangga tidak peduli Melly sudah punya pacar, ya jadi Rangga berusaha dengan baik untuk jadian dengan Melly gitu. Dengan bujuk rayunya maut Rangga, ya Melly jatuh kepelukan Rangga gitu. Sampai Rangga dan Melly berhubungan badan gitu. Melly hamil gitu. Orang tua Melly tahu Melly hamil gitu, ya orang tua Melly menuduh Fildan karena Fildan berpacaran dengan Melly gitu. Fildan membela diri untuk membatah tuduhan dari orang tua Melly gitu. Fildan pun bicara berdua dengan Melly untuk mengetahui siapa yang menghamili...Melly?. Melly bicara jujur juga sama Fildan gitu. Yang menghamili Melly adalah Rangga. Ya Rangga tidak mau bertanggung jawab...atas kehamilan Melly gitu, ya makanya Melly inginnya Fildan yang bertanggung jawab atas kehamilan Melly gitu. Fildan memang kecewa sama Melly dan juga Fildan marah pada Rangga. Ya Fildan mencari Rangga gitu. Ya Rangga bersama teman-temannya yang berjumlah tiga orang gitu. Ya Rangga dengan teman-temannya sedang asik minum-minum beralkohol gitu. Fildan bertemu dengan Rangga gitu, ya Fildan secara baik-baik sih meminta Rangga untuk bertanggung jawab atas kehamilan Melly. Rangga tetap menolak atas kehamilan Melly gitu. Fildan marah dan terjadilah pertarungan Fildan dengan Rangga. Petarungan sengit gitu. Teman-teman Rangga ikutan membantu Rangga tujuannya mengalahkan Fildan gitu. Pada akhirnya Fildan mengalahkan Rangga dan juga tiga temannya gitu. Rangga mau bertanggung jawab atas kehamilan Melly gitu. Rangga dan Melly menikah dengan baik gitu. Fildan tidak ada hubungan kisah cinta lagi sama Melly gitu. Ya Fildan tetap kerja dengan baik di kafe dan Fildan berteman baik sama Gema gitu. Di kafe, ya Fildan dapat kenalan cewek yang bernama Selfi. Memang Selfi bersama Kiara di kafe gitu. Ya Selfi kerjaannya menjalankan usaha butik bersama teman baiknya Kiara gitu. Selfi dan Kiara beragama Hindu gitu. Hubungan pertemanan terjalin dengan baik Fildan dengan Selfi gitu. Gema suka dengan Kiara, ya Gema berteman baik sama Kiara gitu. Selfi pernah gagal menikah dengan cowok yang bernama Fattah gitu. Ya Fattah beragama Hindu dan kerjaan Fattah pengacara gitu. Sekarang sih Fattah menjalankan rumah tangganya dengan baik sama Raisa gitu, ya bahagia dengan anak bernama Aqeela gitu. Ya Aqeela masih balita gitu. Kiara pernah kecewa dengan cowok yang bernama William gitu. Ya William dan Kiara menjalin kisah cinta, ya William selingkuh dengan Victoria gitu. Hubungan Kiara putus dengan William gitu. Kiara berusaha dengan baik melupakan William gitu. Fildan yang suka dengan Selfi, ya Fildan berusaha dengan baik untuk jadian dengan Selfi. Gema yang suka dengan Kiara, ya Gema berusaha jadian sama Kiara gitu. Usaha Fildan berhasil jadian sama Selfi gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik...Fildan dan Selfi. Gema jadian sama Kiara, ya keduanya menjalankan kisah cinta yang baik gitu. Rangga masih dendam sama Fildan gitu. Memang Rangga belajar bela diri bersama tiga temannya gitu, ya belajar bela diri pada guru Ardian gitu. Ilmu bela diri di kuasai Rangga dan tiga temannya gitu. Ya Rangga dengan tiga temannya bales dendam sama Fildan gitu. Pertemuan di jalan...Fildan dan Gema....dengan Rangga dan tiga temannya. Pertarungan sengit banget gitu. Gema memang tidak belajar bela diri gitu, ya jadi Gema kalah gitu. Fildan masih bertarung dengan sengit dengan Rangga dan tiga temannya gitu. Fildan yang melatih ilmu silat dengan baik, ya jadi Fildan mengalahkan Rangga dan tiga temannya gitu. Rangga dan tiga temannya meninggalkan tempat tersebut gitu. Gema di obatin lukanya sama Kiara gitu, ya begitu juga Fildan lukanya di obatin sama Selfi gitu. Polisi dari kepolisian Lapor Pak!, ya polisi menangkap Rangga dan tiga temannya karena berkaitan dengan narkoba gitu. Polisi memasukan kepenjara Rangga dan tiga temannya gitu. Fildan yang ingin perubahan hidup ini, ya jadi berusaha dengan baik masuk perusahaan PT. SENTOSA gitu. Usaha Fildan berhasil kerja di PT. SENTOSA, ya jadi Fildan tidak kerja lagi di kafe gitu. Gema tetap kerja dengan baik di kafe gitu. Mohan dan Vio ceritanya menikah dengan baik dengan ajaran agama Hindu gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik Mohan dan Vio gitu. Fildan yang sudah mantap kerjaannya di perusahaan jadinya Fildan memutuskan menikah dengan Selfi gitu. Pernikahan terjadi sih...pernikahan Fildan dan Selfi dengan ajaran agama Hindu gitu. Gema dan Kiara senang dengan pernikah Fildan dan Selfi yang bahagia gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Fildan dan tokoh Gema, ya dan kisah cinta," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan monopoli gitu.

CAMPUR ADUK

THE HURRICANE

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik. Keadaan sekitar lingkungan rumah Budi...baik sih. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bag...

CAMPUR ADUK