CAMPUR ADUK

Thursday, March 2, 2023

DUMB AND DUMBERER : WHEN HARRY LIOYD

Budi duduk di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan gorengan. 

"Nyanyi ah!" kata Budi. 

Budi mengambil gitar yang di taruh di samping kursi, ya gitar di mainkan dengan baik gitu dan bernyanyi dengan baik gitu. 

Lirik yang dinyanyikan Budi dengan judul 'Yang Penting Happy' :

"Kalau cinta sudah membaraRindu jadi menggebu-gebuJanji-janji seribu janjiJanji apel di malam ini
Pacarku tak ada di rumahMalam minggu jadi kelabuDalam hati ngomel sendiriAkhirnya aku pulang pergi
Aku tak mau malam ini kecewaKuambil gitar, kupanggil teman temanku
Suka-suka, nyanyi di pinggir jalanSuka-suka, joget di pinggir jalanBernyanyi walau bukan dangdut asliYang penting goyangnya asik, asikBerjoget walau bukan dangdut asliYang penting kita bisa happyYang penting happy suka-suka
Pacarku tak ada di rumahMalam minggu jadi kelabuDalam hati ngomel sendiriAkhirnya aku pulang pergi
Aku tak mau malam ini kecewaKuambil gitar, kupanggil teman temanku
Suka-suka, nyanyi di pinggir jalanSuka-suka, joget di pinggir jalanBernyanyi walau bukan dangdut asliYang penting goyangnya asik, asikBerjoget walau bukan dangdut asliYang penting kita bisa happy
Suka-suka, nyanyi di pinggir jalanSuka-suka, joget di pinggir jalanBernyanyi walau bukan dangdut asliYang penting goyangnya asik, asikBerjoget walau bukan dangdut asliYang penting kita bisa happyYeah, uh-uuh
Suka-suka, nyanyi di pinggir jalanSuka-suka, joget di pinggir jalanBernyanyi walau bukan dangdut asliYang penting goyangnya asik, asikBerjoget walau bukan dangdut asliYang penting kita bisa happy
Suka-suka, nyanyi di pinggir jalanSuka-suka, joget di pinggir jalanSuka-sukaSuka-sukaSuka-sukaSuka-sukaSuka-sukaAsik"

***

Budi telah selesai menyanyikan dan main gitar, ya gitar di taruh di samping kursi. Ya Budi menikmati minum kopi dan makan gorengan. 

"Baca buku ah!" kata Budi. 

Budi mengambil buku di meja, ya buku di buka dengan baik, ya di pilih-pilih dengan baik cerpen yang ingin di baca. Terpilihlah salah satu cerpen yang di baca Budi dengan baik gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Pada tahun 1986, Harry Dunne akhirnya mendapat kesempatan untuk bersekolah di sekolah reguler. Pada saat yang sama, Lloyd Christmas telah diadopsi dan dipertukarkan beberapa kali hingga akhirnya diterima oleh petugas kebersihan sekolah, Ray. Harry menabrak Lloyd dalam perjalanan ke sekolah, untuk mencari harta karun yang diminta ibunya untuk ditemukan, dan seolah-olah itu adalah takdir, keduanya langsung menjadi teman terbaik. Lloyd memperkenalkan Harry kepada "teman"-nya, Turk, pengganggu sekolah yang fungsi utamanya dalam kehidupan tampaknya membuat hidup Lloyd sengsara. Setelah memasukkan Lloyd ke tempat sampah, dia mengangkat kedua temannya ke tiang bendera.

Sementara itu, Kepala Sekolah Collins yang korup sedang mencari cara untuk mendapatkan uang dalam jumlah besar untuk mendapatkan sebuah kondominium di Waikiki, Hawaii untuk dia dan pacarnya, Ms. Heller, wanita kantin sekolah. Melihat Harry dan Lloyd dikibarkan di tiang bendera, Kepala Sekolah Collins memutuskan untuk mendirikan kelas "berkebutuhan khusus" palsu untuk menipu $ 100.000 dari mantan siswa Berkebutuhan Khusus bernama Richard Moffit. Jelas, Harry dan Lloyd lebih dari senang untuk membantu, tidak menyadari alasan sebenarnya, dan dengan demikian menemukan diri mereka mendaftar orang-orang yang "khusus" untuk kelas. Ini termasuk orang Turki yang enggan; seorang remaja bernama Toby yang patah kaki dan lengannya dalam kecelakaan skateboard—dan yang diyakini Lloyd sebagai "anak kecil yang lumpuh"; Pacar cantik Toby, Terri; culun Lewis, yang Harry dan Lloyd yakini sebagai centaurus setelah melihatnya setengah berpakaian dalam seragam maskot kudanya; Cindy, juga dikenal sebagai "Ching-Chong", seorang Cina pertukaran pelajar yang kemudian menjadi pacar Turk; dan Carl, pemain sepak bola yang terluka parah terobsesi dengan olahraganya. Nona Heller menjadi guru kelas palsu dan menyimpannya di gudang peralatan Ray.

Jessica Matthews, seorang siswa keras kepala dan reporter untuk koran sekolah, curiga dengan kontribusi tiba-tiba Kepala Sekolah Collins. Jessica mengundang Harry ke rumahnya untuk makan malam dan meminta informasi kepada Harry. Harry, yang mengira dia sedang menggodanya, beralih ke Lloyd untuk meminta tips pacaran. Bencana menjijikkan yang melibatkan kamar mandi Jessica dan sebatang cokelat leleh yang terlihat seperti kotoran membuat ayahnya panik, tanpa sengaja mengarahkan perhatiannya ke Lloyd. Segera, Harry dan Lloyd bertengkar karena Jessica, tanpa dia sadari, yang menyebabkan keduanya dengan marah memutuskan persahabatan mereka. Tak pelak, keduanya menebus kesalahan ketika Harry dan Lloyd menyadari bahwa mereka bukan apa-apa tanpa satu sama lain. Mereka menemukan dada Kepala Sekolah Collins di kantornya yang berisi bukti dari setiap penipuan yang pernah dia dan Ms. Heller lakukan.

Keesokan harinya, Kepala Sekolah Collins menemukan peti buktinya hilang, dan Ms. Heller salah menuduh Jessica mengambilnya. Akibatnya, lelucon Kepala Sekolah Collins memanggil orang tuanya dan menahannya di rumahnya semalaman dalam upaya untuk menginterogasinya. Sementara itu, kelas Kebutuhan Khusus membangun kendaraan hias George Washington untuk Parade Thanksgiving. Namun, setelah Lloyd dan Harry menemukan bukti di peti, mereka mengubah pelampung agar terlihat seperti Collins Kepala Sekolah. Setelah kelas menemukan buktinya, mereka setuju untuk menggunakannya sebagai pelampung. Mereka juga berencana untuk menariknya dengan bus khusus kelas. Sebelum mengeluarkan pelampung, mereka memanggil polisi. Selama pawai, pengawas distrik sekolah memiliki seorang detektif polisi yang menyamar sebagai Richard Moffit, jadi Kepala Sekolah Collins akan menerima hibah. Akhirnya, kelas Kebutuhan Khusus mengeluarkan kendaraan mereka dan membuktikan Kepala Sekolah Collins dan Nona Heller sebagai pencuri dengan meletakkan rekaman mereka di pengeras suara, sehingga mengungkap plot mereka. Sebelum Kepala Sekolah Collins dan Ms. Heller melarikan diri dengan membawa uang, mereka ditangkap oleh polisi. Jessica berterima kasih untuk Harry dan Lloyd dan menganggap mereka sebagai pahlawan. Rayuan duo ini kepada Jessica sia-sia saja, karena ternyata Jessica sudah punya pacar. Dia memuji Harry dan Lloyd karena mengungkap plot Collins dan Heller dan pergi bersama Jessica.

Harry dan Lloyd bersumpah untuk tidak pernah bertarung dan mempertaruhkan persahabatan mereka atas seorang wanita, tetapi ketika mereka pulang, mereka didekati oleh Fraida Felcher dan saudara kembarnya, Rita dengan Ferrari 308 GTS merah, yang menawarkan untuk membawa mereka mengunjungi gadis-gadis baru. ' kampus. Setelah Harry dan Lloyd berdebat lagi tentang gadis mana yang mereka inginkan, Lloyd menolak tawaran untuk menyelesaikan perdebatan, dan Fraida dan Rita pergi dengan marah, memerciki Harry dengan lumpur dalam prosesnya. Ayah Jessica secara tidak sengaja menabrak Harry dengan Mercedes-nya , mengakibatkan kaca depan dan kap mobil Harry tertutup lumpur. Ayah Jessica mengenali Harry dan ketika dia dengan panik mengira mobilnya tertutup kotoran, Harry dan Lloyd dengan santai pergi.

***

Budi selesai baca buku, ya buku di taruh di bawah meja. Eko dateng ke rumah Budi, ya memarkirkan motornya dengan baik di depan rumah Budi gitu. Ya Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi lah. 

"Main ke rumah Eko saja!" kata Budi. 

Budi masuk ke dalam rumah, ya membawa piring dan gelas. Di ruang makan, ya piring yang masih ada gorengan di taruh di meja, ya di tutup tudung saji. Gelas di bawa kebelakang untuk di cuci. Setelah di cuci gelas, ya jadi bersih, ya di taruh di rak piring gitu. Budi ke luar rumahnya, ya segera naik motornya yang di parkirkan di depan rumahnya, ya motor di bawa dengan baik menuju rumah Eko lah. Singkat waktu, ya Budi sampai di rumah Eko. Ya Eko sedang duduk di depan rumahnya, ya sambil baca koran, ya menikmati minum kopi dan gorengan gitu. Budi memarkirkan dengan baik motornya di depan rumah Eko. Ya karena ada Budi, ya Eko berhenti baca koran dan koran di taruh di meja gitu. Ya Budi duduk dengan baik, ya dekat Eko. 

"Ngomongin urusan cinta. Ya cewek itu sukanya di kasih sesuatu apa ya?" kata Budi. 

"Kan Budi. Masih jomlo. Kok ngomongin ingin ngasih sesuatu apa pada cewek?" kata Eko. 

"Ya sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Budi. 

"Kalau sekedar obrolan lulusan SMA. Ya cewek yang suka sama cowoknya, ya pasti menerima apa pun hadiah dari cowoknya lah, ya bentuk tanda cinta. Kalau kisah remaja, ya paling bunga dan coklat," kata Eko. 

"Bunga dan coklat, ya anak SMA, ya belajar urusan cinta gitu," kata Budi. 

"Kalau sanggup, ya naikin level sesuatu yang mau di berikan pada cewek yang di suka!" kata Eko. 

"Kalau cowok sudah kerja, ya level naik ngasih ceweknya," kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Kalau ada sebuah ceritanya seperti ini. Ya sekedar cerita untuk obrolan lulusan SMA. Cowoknya suka sama cewek yang ia sukai. Cewek itu memang dari keadaan keluarga miskin, ya rumah saja geribik gitu dan tanahnya numpang gitu. Cowok itu, ya ingin menikahi cewek itu. Hadiah pernikahan di berikan cowok itu, ya rumah di perumahan gitu. Tiba-tiba cowok itu ingin pergi meninggalkan cewek itu, ya pergi ke kota lain, ya urusan kerja. Hadiah rumah itu, ya jadi berikan pada cewek itu dengan memberikan surat sertifikat rumah gitu. Ceweknya tidak ingin menerima karena belum menikah gitu. Cowoknya memaksa ceweknya menerima gitu. Ya ceweknya menerima surat sertifikat rumah dengan baik. Setelah cowok itu pergi. Ya cewek itu, ya tinggal di rumah tersebut, ya hidup layak seperti orang yang punya harta dan menunggu cowoknya datang untuk menikahinya. Cewek itu, ya kaget dapat kabar berita bahwa cowoknya meninggal dunia karena serangan jantung gitu. Ya ceweknya bersedih kehilangan orang di cintai. Begitulah ceritanya," kata Budi. 

"Hadiah yang luar biasa untuk cewek yang di cintai, ya sebuah rumah untuk hidup layak seperti orang yang punya harta. Sayangnya, ya ceweknya tidak jadi menikah dengan cowoknya karena penyakit jantung. Sebuah takdir kematian yang tidak bisa dielakkan," kata Eko. 

"Demi cinta memberikan sesuatu yang baik pada orang di sukai," kata Budi. 

"Ya demi cinta," kata Eko. 

"Main catur saja Eko!" kata Budi. 

"OK. Main catur!" kata Eko. 

Ya Eko mengambil koran di meja, ya di taruh di bawah meja. Papan catur di bawah meja, ya di ambil Eko dan di taruh di atas meja gitu. Budi dan Eko menyusun dengan baik bidak catur di atas papan catur. 

"Kalau urusan cinta. Yang paling menyesal dari hubungan. Pasti perselingkuhan, ya kan Eko?" kata Budi. 

"Ya Iya sih menyesal. Harapan pada orang yang di cintai, ya setia. Ternyata orang yang di cintai, ya selingkuh. Menyesal memilihnya!" kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

Keduanya main catur dengan baik gitu.

Wednesday, March 1, 2023

THE BEAUTY INSIDE

Eko duduk di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan gorengan. 

"Baca buku ah!" kata Eko. 

Eko mengambil buku di meja, ya buku di buka dengan baik, ya di pilih-pilih dengan baik cerpen yang ingin di baca. Terpilihlah salah satu cerpen yang di baca Eko dengan baik gitu. 

Isi cerita yang di baca Eko :

Suatu hari yang menentukan, pada hari ulang tahunnya yang kedelapan belas, Woo-jin bangun untuk melihat wajah dan tubuh yang bukan miliknya. Dia sangat kaget dan bingung, dia menghadapkan ibunya dengan penampilan barunya, dan ibunya juga kaget tapi dengan air mata menerima dia apa adanya. Dengan bantuan ibunya (Mun Suk) dan sahabatnya (Song-beck), Woo-jin mampu mengatasi kondisinya yang aneh. Sejak hari ini Woo-jin, sekarang seorang desainer furnitur, bangun dalam tubuh yang berbeda setiap hari, tanpa memandang usia, jenis kelamin, dan kebangsaan. Terkadang dia laki-laki, perempuan, tua, muda, atau bahkan orang asing. Dia bahkan dapat berbicara bahasa yang berbeda, tergantung pada siapa dia untuk hari itu. Dia orang yang sama di dalam, tapi di luar dia selalu orang baru. Melihat wajah yang berbeda di cermin setiap pagi sulit baginya untuk membiasakan diri.

Setiap pagi Woo-jin merekam dirinya sendiri di komputernya, membuat dirinya tahu siapa dia hari itu. Dan setiap pagi dia harus membiasakan diri dengan perubahan menjadi orang yang berbeda. Dia harus menyesuaikan diri dengan tubuh barunya, penglihatannya, suaranya, dll. Setelah bertahun-tahun berubah menjadi orang yang berbeda, Woo-jin telah merancang sebuah sistem di mana dia memiliki semua jenis pakaian dan sepatu yang sesuai dengan semua jenis tubuh, dan dari Tentu saja berbagai jenis perlengkapan mandi tergantung apakah dia laki-laki atau perempuan. Dia juga memiliki phoropter untuk menguji penglihatannya dan alat pengukur kaki Brannock untuk mengukur kakinya sehingga dia dapat memilih sepatu dengan ukuran yang tepat.

Sebagai perancang furnitur, Woo-jin dapat bekerja dalam privasi rumahnya sendiri dan menghindari orang lain mengetahui rahasianya. Dia memiliki perusahaan furnitur bernama ALX yang berspesialisasi pada furnitur buatan tangan yang dirancang untuk setiap klien. Sahabatnya Song-beck bekerja dengannya, mengurus penjualan dan akan menemui klien Woo-jin secara langsung.

Suatu hari, Woo-jin mulai menyukai seorang wanita bernama Yi-soo yang bekerja di toko furnitur. Dia mulai mengunjunginya setiap hari untuk melihatnya dan sesekali berbicara dengannya, tetapi dia tidak menyadarinya karena dia datang sebagai orang lain setiap hari. Dia menunggu sampai hari yang tepat ketika dia menjadi seseorang yang tampan (Park Seo-Joon) untuk akhirnya mendekatinya dan mengajaknya berkencan. Dia berhasil mengajaknya kencan dan ingin terus melihatnya sebagai orang yang sama. Akibatnya, dia pergi selama beberapa hari tanpa tidur untuk tetap menjadi orang yang sama yang pertama kali berkencan dengan Yi-soo. Dia pasti gagal mempertahankan tubuh yang sama karena kurang tidur dan memutuskan untuk berhenti menghubungi Yi-soo karena dia tidak ingin mengungkapkan rahasianya padanya. Woo-Jin menjadi karyawan sementara Yi-soo bekerja dan mengajaknya makan malam. Dia ragu-ragu tetapi pergi dengan wanita Woo-Jin ke rumahnya di mana dia mengatakan siapa dia. Dia terkejut dan butuh beberapa waktu untuk memahami dan menerima Woo-jin apa adanya.

Suatu hari yang menentukan, pada hari ulang tahunnya yang kedelapan belas, Woo-jin bangun untuk melihat wajah dan tubuh yang bukan miliknya. Dia sangat kaget dan bingung, dia menghadapkan ibunya dengan penampilan barunya, dan ibunya juga kaget tapi dengan air mata menerima dia apa adanya. Dengan bantuan ibunya (Mun Suk) dan sahabatnya (Song-beck), Woo-jin mampu mengatasi kondisinya yang aneh. Sejak hari ini Woo-jin, sekarang seorang desainer furnitur, bangun dalam tubuh yang berbeda setiap hari, tanpa memandang usia, jenis kelamin, dan kebangsaan. Terkadang dia laki-laki, perempuan, tua, muda, atau bahkan orang asing. Dia bahkan dapat berbicara bahasa yang berbeda, tergantung pada siapa dia untuk hari itu. Dia orang yang sama di dalam, tapi di luar dia selalu orang baru. Melihat wajah yang berbeda di cermin setiap pagi sulit baginya untuk membiasakan diri.

Setiap pagi Woo-jin merekam dirinya sendiri di komputernya, membuat dirinya tahu siapa dia hari itu. Dan setiap pagi dia harus membiasakan diri dengan perubahan menjadi orang yang berbeda. Dia harus menyesuaikan diri dengan tubuh barunya, penglihatannya, suaranya, dll. Setelah bertahun-tahun berubah menjadi orang yang berbeda, Woo-jin telah merancang sebuah sistem di mana dia memiliki semua jenis pakaian dan sepatu yang sesuai dengan semua jenis tubuh, dan dari Tentu saja berbagai jenis perlengkapan mandi tergantung apakah dia laki-laki atau perempuan. Dia juga memiliki phoropter untuk menguji penglihatannya dan alat pengukur kaki Brannock untuk mengukur kakinya sehingga dia dapat memilih sepatu dengan ukuran yang tepat.

Sebagai perancang furnitur, Woo-jin dapat bekerja dalam privasi rumahnya sendiri dan menghindari orang lain mengetahui rahasianya. Dia memiliki perusahaan furnitur bernama ALX yang berspesialisasi pada furnitur buatan tangan yang dirancang untuk setiap klien. Sahabatnya Song-beck bekerja dengannya, mengurus penjualan dan akan menemui klien Woo-jin secara langsung.

Suatu hari, Woo-jin mulai menyukai seorang wanita bernama Yi-soo yang bekerja di toko furnitur. Dia mulai mengunjunginya setiap hari untuk melihatnya dan sesekali berbicara dengannya, tetapi dia tidak menyadarinya karena dia datang sebagai orang lain setiap hari. Dia menunggu sampai hari yang tepat ketika dia menjadi seseorang yang tampan (Park Seo-Joon) untuk akhirnya mendekatinya dan mengajaknya berkencan. Dia berhasil mengajaknya kencan dan ingin terus melihatnya sebagai orang yang sama. Akibatnya, dia pergi selama beberapa hari tanpa tidur untuk tetap menjadi orang yang sama yang pertama kali berkencan dengan Yi-soo. Dia pasti gagal mempertahankan tubuh yang sama karena kurang tidur dan memutuskan untuk berhenti menghubungi Yi-soo karena dia tidak ingin mengungkapkan rahasianya padanya. Woo-Jin menjadi karyawan sementara Yi-soo bekerja dan mengajaknya makan malam. Dia ragu-ragu tetapi pergi dengan wanita Woo-Jin ke rumahnya di mana dia mengatakan siapa dia. Dia terkejut dan butuh beberapa waktu untuk memahami dan menerima Woo-jin apa adanya.

Mereka tetap bersama dan menyusun rencana untuk bersatu kembali setiap kali Woo-jin berubah. Setiap kali Woo-jin meraih tangan Yi-soo, dia akan tahu bahwa itu adalah dia. Atau setidaknya itulah idenya. Yi-soo, setelah beberapa waktu mulai mengalami kesulitan dengan hubungan mereka. Dia tidak pernah benar-benar tahu siapa Woo-jin dan harus percaya sepenuhnya bahwa orang asing yang memegang tangannya adalah Woo-jin. Orang-orang mulai bergosip tentang Yi-soo, mengatakan bahwa dia selalu berkencan dengan pria yang berbeda. Ini mendorongnya ke titik puncak di mana dia bergantung pada pengobatan untuk dapat mengatasi stres, kecemasan, dan insomnianya. Untuk membantunya, Woo-jin memutuskan untuk menghilang dari hidupnya. Waktu berlalu tetapi Yi-soo tidak pernah berhenti mencintai Woo-jin dan bertekad untuk menemukannya. Woo-Jin mengetahui dari ibunya bahwa ayahnya memiliki kondisi yang sama dan itulah sebabnya ayahnya meninggalkan mereka.

Yi-soo dapat menemukan Woo-jin sekali lagi di negara lain (Republik Ceko). Dia mengaku kepadanya bahwa dia masih mencintainya dan ingin menghabiskan hidupnya bersamanya. Setelah pengakuan ini, Woo-jin melamar Yi-soo dan dia menerimanya.

***

Eko selesai baca buku, ya buku di taruh di bawah meja gitu. Ya Eko menikmati minum kopi dan gorengan. 

"Budi belum dateng. Baca koran saja!" kata Eko. 

Eko mengambil koran di bawah meja, ya koran baca dengan baik gitu. Banyak cerita di koran, ya artikel yang di buat ini dan itu, ya ceritanya menarik di baca, ya menambah wawasan ilmu pengetahuan tentang ini dan itu. Ya baca koran cukup lama gitu. Budi dateng juga, ya memarkirkan motornya dengan baik di depan rumah Eko. Karena ada Budi, ya Eko berhenti baca koran, ya koran di taruh di meja. Budi duduk dengan baik dekat Eko. Ya Budi melihat koran di meja, ya dan di ambil tuh koran, ya di baca salah satu cerita tentang masuk sekolah jam 5 pagi. 

"Berita ini. Masuk sekolah jam 5 pagi," kata Budi. 

Ya koran di taruh di meja. 

"Nama juga berita. Masuk sekolah jam 5 jadinya fenomena yang jarang terjadi," kata Eko. 

"Berita fenomena yang jarang terjadi. Padahal yang paling penting itu. Murid-murid sekolah itu, ya menguasai ilmu dengan baik, ya agar masa depan yang diinginkan jadi baik gitu," kata Budi. 

"Yang penting itu menguasai ilmu ini dan itu dengan baik. Agar masa depan baik, ya kerja lah demi kehidupan ini menghasilkan uang. Zaman sekarang. Pekerjaan memang banyak, ya persaingan sengit untuk mendapatkan pekerjaan. Yang pinter pasti dapat pekerjaan yang baik. Apalagi kalau keadaan terlahir dari keluarga miskin, ya harapannya kerja di tempat baik untuk menghasilkan uang, ya uang untuk menanggulangi masalah keadaan ekonomi keluarga miskin. Ya contoh saja : kita. Setelah kerja jadi buruh, ya menghasilkan uang. Ya langsung tuh uang untuk menanggulangi masalah keluarga, ya dari hutang ini dan itu, ya masa sekolah gitu, ya karena keadaan," kata Eko. 

"Karena kita kerja. Menghasilkan uang, ya bisa menanggulangi masalah ekonomi keluarga miskin dengan baik. Maka itu, ya kata-kata tepat itu "Makanan tidak akan datang pada kita. Maka itu harus di usahakan dengan baik, ya dengan kerja. Maka hasil kerja bisa membeli makanan"....," kata Budi. 

"Berjuang keras untuk menyelesaikan masalah. Berharap bantuan, ya lebih baik tidak lah. Karena masalah telah di selesaikan dengan baik dengan cara pelan-pelan dengan baik. Tidak meminta-minta pada orang kaya, ya nanti kalah dengan yang tidak sempurna," kata Eko. 

"Kita di berikan wujud sempurna. Dimana ada kemauan pasti bisa. Kita termasuk orang-orang yang mampu menyelesaikan masalah dengan cara baik, ya kepintaran berdasarkan ilmu yang di dapatkan di sekolah. Tapi hidup ini antara baik dan buruk. Sisi buruk, ya ada tidak bisa bayar hutang karena kemiskinan atau kalau punya uang lupa bayar hutang, ya karena kelakuannya buruk lah berdasarkan data lingkungan sana dan sini di lingkungan Lampung, ya mungkin di daerah lain juga ada," kata Budi. 

"Hidup ini antara baik dan buruk," kata Eko. 

"Sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Budi. 

"Aku paham omongan Budi!" kata Eko. 

"Kalau begitu main catur saja Eko!" kata Budi. 

"OK. Main catur!" kata Eko. 

Eko mengambil koran di meja, ya di taruh di bawah meja. Ya papan catur di bawah meja, ya di ambil sama Eko dan di taruh di atas meja. Budi dan Eko menyusun bidak catur di atas papan catur. 

"Kalau ngomongin urusan cinta. Ya cerita sinetron dan film. Cenderung orang kaya, ya menjalankan hubungan kisah cinta perselingkuhan," kata Budi. 

"Nama juga cerita sinetron dan film, ya tergantung yang buat ceritanya, ya di buat semenarik mungkin kisah cintanya," kata Eko. 

"Hidup ini. Antara baik dan buruk. Kisah cinta kenyataan, ya antara baik dan buruk, ya kisah perselingkuhan pasti ada lah," kata Budi. 

"Emmmm," kata Eko. 

Keduanya main catur dengan baik gitu. 

CAMPUR ADUK

SANGDIL SANAM

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus film horor di channel ANTV, ya Budi duduk dengan santai di depan rumahnya seda...

CAMPUR ADUK