CAMPUR ADUK

Thursday, October 20, 2022

THE GUNMAN

Seusai nonton Tv, ya Budi pindah duduknya ke teras depan rumah, ya sambil membawa gelas berisi kopi dan piring yang ada kue basah gitu. Ya piring di taruh di meja dan gelas di taruh di meja sama Budi, ya duduk dengan baik pula gitu. 

"Nyanyi ah!" kata Budi. 

Budi mengambil gitar di samping kursi, ya gitar di mainkan dengan baik, ya bernyanyi dengan baik gitu. 

Lirik lagu yang dinyanyikan Budi dengan judul 'Mama Papa Larang' :

"Separuh nafasku ku hembuskan untuk cintakuBiar rinduku sampai kepada bidadariku
Kamu segalanya tak terpisah oleh waktuBiarkan bumi menolak ku tetap cinta kamuBiar mamamu tak suka papamu juga melarangWalau dunia menolak ku tak takutTetap ku katakan ku cinta dirimu oh
Karena kamu bintang di hatikuTakkan ada yang lain mampu goyahkan rasa cintaku padamu
Kamu segalanya tak terpisah oleh waktuBiarkan bumi menolak ku tetap cinta kamuBiar mamamu tak suka papamu juga melarangWalau dunia menolak ku tak takutTetap ku katakan ku cinta dirimu oh
Sudah jangan kau usik lagiCinta yang tertanam di hati akan ku bawa sampai mati
Kamu segalanya tak terpisah oleh waktuBiarkan bumi menolak ku tetap cinta kamuBiar mamamu tak suka papamu juga melarangWalau dunia menolak ku tak takutTetap ku katakan ku cinta dirimu oh dirimu"

***
Budi selesai main gitar dan juga nyanyi, ya gitar di taruh di samping kursi. Gelas berisi kopi, ya di minum Budi dengan baik. 

"Eeeemmm," kata Budi. 

Budi menaruh Gelas berisi kopi di meja. 

"Eko belum dateng. Ya jadi baca buku saja lah!" kata Budi. 

Budi mengambil buku di bawah meja, ya ternyata Budi mengambil koran juga. 

"Baca buku apa koran ya?" kata Budi. 

Budi mempertimbangkan dengan baik, ya apa yang ia baca?. 

"Buku saja!" kata Budi. 

Budi menetapkan bahwa dirinya memilih baca buku, ya koran di taruh di meja dengan baik. Buku di buka dengan baik sama Budi, ya di pilih dengan baik, ya cerpen yang ingin di baca gitu. Ya terpilihlah salah satu cerpen yang di baca Budi dengan baik gitu. 

Isi cerita yang baca Budi :

American Jim Terrier adalah mantan tentara Pasukan Khusus yang telah menjadi tentara bayaran black-ops. Dia adalah bagian dari tim yang dikerahkan oleh sebuah perusahaan di Republik Demokratik Kongo pada tahun 2006, di bawah perlindungan memberikan keamanan untuk proyek-proyek lokal. Dia jatuh cinta dengan Annie, sesama ekspatriat yang bekerja sebagai dokter LSM di rumah sakit setempat. Selama periode ini, ya meskipun perang saudara telah mendatangkan malapetaka di negara itu, perusahaan pertambangan multinasional besar terus mendapat untung dari industri pertambangan negara itu. Setelah Menteri Pertambangan mengumumkan rencananya untuk menyatakan kontrak dengan perusahaan pertambangan tidak adil dan menegosiasikan kembali persyaratan, perusahaan pertambangan menyewa tim Terrier untuk membunuh Menteri untuk memastikan akses mereka ke sumber daya mineral yang kaya. Terrier memberikan tembakan fatal dari senapan sniper dan melarikan diri dari Afrika, ya meninggalkan Annie di belakang. Setelah itu, ya Terrier pensiun dari karir tentara bayarannya.

Delapan tahun kemudian ia kembali ke DRC sebagai pekerja amal untuk membangun sumur. Suatu hari Terrier diserang secara brutal oleh regu pembunuh lokal, ya tetapi dia berhasil membunuh mereka semua. Saat menggeledah tubuh para penyerang, dia menemukan tanda-tanda bahwa serangan itu tidak acak dan bahwa dialah sasarannya. Takut dan curiga, Terrier melarikan diri ke London untuk bertemu dengan mantan rekan tentara bayaran, yang mengungkapkan bahwa Cox, mantan bos mereka dalam pembunuhan Kongo, telah membentuk sebuah perusahaan keamanan internasional besar yang menawarkan layanannya kepada klien besar, ya seperti Pentagon. Kepala firma ingin melenyapkan semua mantan anggota regu pembunuh karena pengungkapan aktivitas mereka sebelumnya dapat menghambat perkembangan firma baru. Sekarang tim hit perusahaan mengejar Terrier sepanjang waktu, sementara itu membunuh teman-temannya dan menculik Annie.

Namun, Terrier masih menyimpan materi yang sangat membahayakan yang dapat mengungkapkan peran Cox dalam pembunuhan Kongo dan menggunakannya untuk memikat Cox dan timnya ke Adu banteng di Spanyol, ya mengancam untuk mengekspos keterlibatan mereka kecuali mereka menukar Annie untuk bukti. Tanpa sepengetahuan mereka, Terrier membuat kesepakatan dengan Interpol untuk memberikan bukti guna membantu penyelidikan mereka yang sedang berlangsung. Meskipun berjuang melawan trauma kepala yang parah menderita dari masa lalunya yang kejam, ya Terrier mengalahkan tentara bayaran berpengalaman yang dikirim untuk membunuhnya. Saat dia berjuang untuk membantu Annie melarikan diri ke tempat yang aman, Cox menemukan mereka. Terrier terluka tetapi berhasil menembak Cox, ya yang kemudian ditanduk oleh banteng yang lepas. Petugas Interpol tiba dan menahan Terrier, meskipun Agen Barnes berjanji untuk melakukan apa yang dia bisa untuk membantu Terrier menghindari lebih banyak waktu penjara daripada yang diperlukan.

Ya akhirnya dengan Terrier, pulih dan dibebaskan dari penjara, bersatu kembali dengan Annie di DRC.

***

Budi selesai baca bukunya, ya buku di taruh di meja. Budi menikmati minum kopi dan juga makan kue basah. Eko dateng juga ke rumah Budi. Ya di tunggu Budi dari tadi, ya Eko ke rumah Budi. Ya Eko telah berjanji sama Budi, ya main ke rumah untuk main catur gitu. Motor Eko di parkirkan dengan baik di rumah Eko dengan baik. Eko pun duduk dengan baik, ya sambil melihat kue di piring, ya duduk dekat Budi gitu. 

"Budi tumben kue basah. Makanannya?" kata Eko. 

"Ya aku kepengen makan kue basah, ya aku beli gitu!" kata Budi. 

"Oooo begitu. Budi kepengen toh. Makan kue basah," kata Eko. 

"Emmmm," kata Budi. 

Eko mengambil salah satu kue basah, ya kue lambang sari, ya di piring. 

"Kenapa di sebut kue basah. Padahal kue ini tidak basah gitu. Apa kue ini habis mandi, ya jadinya di sebut kue basah?" kata Eko. 

Eko makan kue tersebut dengan baik. Budi mengambil kue di piring. 

"Kalau di masukkan dalam kategori kue kering, kue lambang sari ini...ya tidak termasuk kue kering. Ya jadinya di masukkan kue basah lah. Ya kata orang tua, kenapa kue basah, ya kuenya ada kandungan airnya gitu," kata Budi. 

Budi makan kuenya dengan baik gitu. 

"Enak kuenya," kata Eko. 

"Memang enak kuenya," kata Budi. 

Budi dan Eko, ya makan kue dengan baik gitu. Eko minum aqua gelas. Budi minum kopi gitu. Eko melihat koran di meja, ya di koran ada foto cewek. 

"Artis ini," kata Eko. 

"Memang di koran itu, ya foto artis cewek. Ya cantik sih," kata Budi. 

"Perjuangan artis ini hebat dalam meraih keinginan jadi penyanyi. Ya karirnya juga bagus," kata Eko. 

"Putri, ya memang ikut ajang lomba menyanyi. Perjuangan hebat demi ingin jadi juara lomba menyanyi. Sekarang ini karirnya bagus, ya bersama dengan Hari. Duet dalam bernyanyi. Romantis hubungan keduanya. Kaya orang yang baru pacaran, ya kasmaran gitu," kata Budi. 

"Bekerja sama dengan baik Putri dan Hari dalam urusan kerja," kata Eko. 

"Demi hidup ini, ya mengikuti perkembangan zaman karena di pengaruhi oleh teknologi dan informasi. Ya Hari dan Putri, ya harus profesional dalam kerja dengan tujuan kebaikan karir menyanyinya tetap berjalan baik," kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Kalau permainan seandainya," kata Budi. 

"Permainan seandainya. Permainan Budi," kata Eko. 

"Aku suka dengan Putri. Ya aku tahu Putri dekat dengan Hari, ya sudah jadian, ya pacaran gitu. Ceritanya, ya aku jadi tokoh antagonis. Protagonis, ya biasa aku sering jadi tokoh baik. Aku memaksakan kehendak aku untuk mendapatkan Putri. Ya aku menyuruh orang-orang yang aku bayar untuk mencelakai Hari. Ya Hari memang terluka dan di rawat di rumah sakit. Aku mendekati Putri dengan baik. Putri khawatir dengan keadaan Hari yang di celakain orang-orang sampai masuk rumah sakit. Aku berusaha dengan baik untuk mendapatkan Putri, ya ternyata Putri tidak bisa menerima cinta aku. Putri cinta Hari. Aku yang sakit karena cinta yang tidak di terima Putri, ya aku bertindak sendiri untuk menghabisi Hari demi Putri bisa bersama Aku. Ya Putri ternyata meminta bantuan Pak Andre (acara Tv, Lapor Pak!), ya polisi untuk mengusut tuntas masalah Hari yang di celakai orang-orang. Aku di tangkap Pak Andre, ya saat ingin mencelakai Hari yang di rawat di rumah sakit. Putri senang Hari selamat. Ya aku di penjara, ya meratap di penjara, ya seperti cerita di film-film tentang keadaan orang-orang di dalam penjara. Anak buahnya Pak Andre, ya mengakui dengan baik kehebatan Pak Andre dalam menyelesaikan kasus sampai penjahat ya di tangkap dan di penjara," kata Budi. 

"Cerita yang bagus," kata Eko. 

"Sekedar cerita. Permainan seandainya," kata Budi. 

"Permainan!" kata Eko. 

"Permainan seandainya selesai!" kata Budi. 

"Ya sekedar bahan obrolan saja kan Budi?" kata Eko. 

"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA. Yang lebih baik bercerita sih, ya artikel-artikel di koran, ya buatan orang-orang pinter gitu," kata Budi. 

"Main catur saja Budi!" kata Eko. 

"OK. Main catur!" kata Budi. 

Ya Budi mengambil buku dan koran di meja, ya di taruh di bawah meja. Ya papan catur di ambil Budi di bawah meja, ya di taruh di atas meja. Budi dan Eko menyusun dengan baik bidak catur di atas papan catur. 

"Kalau tidak di bangun sistem pemerintahan dan perusahaan. Maka keadaan lingkungan pasti masih terlihat primitif banget gitu," kata Eko. 

"Pemerintahan dan perusahaan, ya tempat orang-orang bekerja. Peradaban manusia, ya membangun ini dan itu dari primitif menjadi moderen. Dari hasil kerja, ya uang. Ya uang di gunakan dengan baik untuk membeli barang-barang kebutuhan sehari-hari. Ya motor dan mobil jadi bisa ke beli sama orang-orang yang punya uang. Jadi keadaan mengikuti perkembangan ini dan itu, ya jadinya moderen tidak di bilang primitif lagi," kata Budi. 

"Bersyukur hidup ini. Ya di nikmati keadaan ini dengan baik. Karena kita tidak tahu umur itu?" kata Eko. 

"Memang hidup ini di nikmati dengan baik. Tradisional atau moderen, ya di nikmati dengan jalan kehidupan ini dengan baik. Ya umur itu rahasia Tuhan?" kata Budi. 

"Emmmm," kata Eko. 

Eko dan Budi main catur dengan baik gitu. 

KILLER ELITE

Selesai menonton Tv, ya Eko duduk di teras depan rumah. Piring, ya berisi gorengan dan gelas berisi kopi, ya di bawa dengan baik sama Eko. Piring dan gelas di taruh di meja sama Eko. 

"Nyanyi ah!" kata Eko. 

Eko mengambil gitar di samping kursi, ya gitar di mainkan dengan baik dan bernyanyi dengan baik gitu. 

Lirik lagu yang dinyanyikan Eko dengan judul 'Ojo Dibandingke' :

"Wong ko ngene kok dibanding-bandingke (banding-banding)Saing-saingke, yo mesti kalahKu berharap engkau mengerti, di hati iniHanya ada kamu
Jelas bedo yen dibandingke.Ora ono sing tak pamerkeAku ra iso yen kon gawe-gawe (gawe-gawe)Jujur, sak onone
Sopo wonge sing ra loro ati?Wis ngancani tekan semene.Nanging kabeh ora ono artineRa ono ajine
Wong ko ngene kok dibanding-bandingke (banding-bandingke)Saing-saingke, yo mesti kalahTak oyak'o, aku yo ora mampuMung sak kuatku mencintaimu
Ku berharap engkau mengerti, di hati iniHanya ada kamu
Sopo wonge sing ra loro ati?Wis ngancani tekan semeneNanging kabeh ora ono artineRa ono ajine
Wong ko ngene kok dibanding-bandingke (banding-bandingke)Saing-saingke, yo mesti kalahTak oyak'o, aku yo ora mampuMung sak kuatku mencintaimu
Ku berharap engkau mengerti, di hati iniHanya ada kamu (sekali lagi, Mase!)
Wong ko ngene kok dibanding-bandingkeSaing-saingke, yo mesti kalahTak oyak'o, aku yo ora mampuMung sak kuatku mencintaimu
Ku berharap engkau mengerti, di hati iniHanya ada kamu
Aku yakin, engkau dan aku'Kan bersatu ('kan bersatu)Hingga akhir waktu"

***
Eko selesai menyanyi dan main gitar, ya gitar di taruh di samping kursi. Gelas berisi kopi di ambil dari meja, ya kopi di minum dengan baik kopi. 

"Emmm," kata Eko. 

Eko menaruh gelas berisi kopi, ya di meja. 

"Budi belum dateng. Ya kalau begitu, ya baca buku saja!" kata Eko. 

Eko mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik, ya di pilih dengan baik cerpen yang ingin di baca. Ya terpilihlah salah satu cerpen yang di baca Eko dengan baik.

Isi cerita yang di baca Eko :

Pada tahun 1980, ya tentara bayaran Danny Bryce, Hunter, Davies dan Meier berada di. Meksiko untuk membunuh seorang pria. Danny tertembak ketika dia menjadi terganggu setelah menyadari dia telah membunuh pria di depan anak kecil target. Dipengaruhi oleh ini, Danny pensiun dan kembali ke negara asalnya Australia. 

Tahun berikutnya, Danny dipanggil ke Oman untuk bertemu dengan seorang pawang yang dikenal sebagai Agen. Dia mengetahui bahwa Hunter gagal dalam pekerjaan senilai $6 juta. Jika Danny tidak menyelesaikan misi Hunter, Hunter akan dieksekusi. Sheikh Amr, seorang Sheikh dan raja yang digulingkan dari wilayah kecil Oman, ingin Danny membunuh tiga mantan tentara SAS—Steven Harris, Warwick Cregg, dan Simon McCann—karena membunuh tiga putra sulungnya selama Pemberontakan Dhofar. Danny harus merekam pengakuan mereka dan membuat kematian mereka tampak seperti kecelakaan, ya semua sebelum syekh yang sakit parah itu meninggal. Ini akan memungkinkan putra keempat syekh, Bakhait, untuk mendapatkan kembali kendali atas wilayah gurun ayahnya. Davies dan Meier setuju untuk membantu Danny untuk bagian dari uang.

Danny dan Meier menemukan Harris masih tinggal di Oman dan mendapatkan akses ke rumahnya dengan berpura-pura menjadi peneliti yang membuat film dokumenter. Setelah Harris mengaku di rekaman video, mereka membawanya ke kamar mandi, berniat membuatnya terlihat seperti dia terpeleset dan kepalanya terbentur. Namun, pacar Harris mengetuk pintu. Sementara Danny dan Meier terganggu, Harris mencoba membebaskan diri, menyebabkan Meier menembaknya.

Di Inggris, Davies pergi ke sebuah pub yang dikenal sering dikunjungi oleh personel militer Inggris dan bertanya kepada pelanggan bar tentang mantan anggota SAS di Oman. Hal ini dilaporkan ke Feather Men, sebuah perkumpulan rahasia mantan operasi yang melindungi mereka sendiri. Kepala penegak mereka, Spike Logan, dikirim untuk menyelidiki.

Davies menemukan Cregg bersiap untuk perjalanan malam yang panjang dalam cuaca dingin di pegunungan Brecon Beacons. Danny menyusup ke pangkalan, menyamar dengan seragam, dan meminum kopi Cregg. Danny mengikuti Cregg dalam perjalanan dan membuatnya mengaku sebelum obat itu membuatnya syok hingga meninggal karena hipotermia. 

Sadar bahwa Feather Men sekarang mengikuti mereka, Danny memutuskan untuk menggunakan taktik yang berbeda untuk membunuh target terakhir mereka, Simon McCann, yang sekarang bekerja sebagai tentara bayaran. Rencana mereka adalah membuat wawancara kerja palsu untuk memancing McCann keluar dari rumahnya dan kemudian menabrakkan truk yang dikendalikan dari jarak jauh ke mobil McCann. Dengan bantuan Jake yang tidak berpengalaman, Meier membunuh McCann; namun, Logan dan anak buahnya mengawasi McCann. Baku tembak terjadi, dan Jake secara tidak sengaja membunuh Meier. Danny dan Davies berpisah. Davies dilacak oleh anak buah Logan, dan ditabrak truk secara fatal saat mencoba melarikan diri.

Danny kembali ke Oman dan memberikan pengakuan terakhir kepada syekh, yang telah dia palsukan. Hunter dibebaskan, sementara Danny kembali ke Australia dan bertemu kembali dengan Anne, seorang kenalan masa kecil. Segera, dia diberitahu oleh Agen bahwa ada satu orang terakhir yang berpartisipasi dalam pembunuhan putra syekh dan bahwa pria ini, Ranulph Fiennes, ya akan merilis sebuah buku tentang pengalamannya di SAS.

Danny mengirim Anne ke Prancis agar Hunter bisa melindunginya. Putra syekh menegaskan bahwa Harris tidak bersalah. Logan, sementara itu, melacak Danny melalui Agen dan mengirim tim untuk melindungi penulis, tetapi Jake mengalihkan perhatian mereka, memungkinkan Danny untuk menembak Fiennes. Dia hanya melukai pria itu, bagaimanapun, mengambil gambar yang tampaknya menunjukkan dia mati. Logan menangkap Danny, membawanya ke gudang yang ditinggalkan, tetapi kemudian seorang agen pemerintah tiba dan mengungkapkan bahwa pemerintah Inggris berada di balik peristiwa itu karena cadangan minyak berharga syekh. Pertempuran tiga arah terjadi, dengan Danny melarikan diri dan Logan menembak agen pemerintah.

Danny dan Hunter pergi ke Oman untuk memberikan fotonya kepada syekh. Namun, Logan datang lebih dulu, memberi tahu syekh bahwa foto-foto itu palsu dan kemudian menikamnya sampai mati. Putra syekh tidak peduli; dia memberi Logan uang. Hunter melihat Logan pergi, dan mereka mengejarnya, bersama dengan anak buah syekh.

Setelah menghentikan anak buah syekh, Danny dan Hunter menghadapi Logan di jalan gurun. Hunter mengambil sebagian uang untuk pengeluarannya dan keluarganya. Mereka meninggalkan sisanya, memberi tahu Logan bahwa dia akan membutuhkannya untuk memulai hidup baru setelah membunuh agen pemerintah dan bertindak bertentangan dengan keinginan Feather Men dan pemerintah Inggris. Danny mengatakan bahwa ini sudah berakhir baginya dan Logan harus memutuskan sendiri apa yang harus dilakukan. Danny bertemu kembali dengan Anne.

***

Eko selesai baca buku, ya di taruh di meja. Ya Eko menikmati minum kopi dan makan gorengan lah. Budi dateng ke rumah Eko, ya memarkirkan motornya dengan baik di depan rumah Eko lah. Ya Budi duduk dengan baik, ya dekat Eko lah. 

"Hidup ini. Cewek itu ada yang baik dan buruk, ya perilakunya," kata Budi. 

"Ya cewek. Ada yang baik perilakunya. Ada yang buruk perilakunya. Maka itu cewek didik sama orang tuanya yang paham agama, ya agar berjalan di kebaikan, ya begitu juga dengan gurunya mendidik cewek berjalan di kebaikan. Kalau cewek yang buruk, ya menentang orang tua dan guru, ya susah didik dan pergaulannya sama orang yang tidak, ya orang-orang sok pinter gitu. Sebenarnya...cowok ada yang baik dan buruk perilakunya," kata Eko. 

"Kalau cowok yang perilakunya buruk, ya buat ulah dimana-mana. Kadang sampai tua, ya tobatnya penuh dengan tanda tanya. Berdasarkan data lingkungan, ya cerita masyarakat gitu," kata Budi. 

"Mau di kata apa lagi kalau yang tua yang perilaku buruk, ya tidak bisa tobat," kata Eko. 

"Sekedar obrolan saja!" kata Budi. 

"Ya memang sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Eko

 "Hidup ini. Manusia di butakan keadaan, ya kan Eko?" kata Budi. 

"Ya memang sih. Ada yang di butakan keadaan. Ada juga tidak di butakan keadaan," kata Eko. 

"Yang tidak butakan keadaan. Melihat dengan baik dunia ini. Manusia di ciptakan Tuhan dengan baik untuk mengisi dunia ini dengan baik. Ada pun manusia memilih utusan Tuhan, ya pilihan manusia itu yang ingin di bimbing oleh utusan Tuhan," kata Budi. 

"Memilih ajaran agama sesuai keyakinan manusia, ya menjalankan dengan baik, ya bagi yang taat pada aturan dari ajaran agama. Bagi yang tidak taat pada aturan ajaran agama, ya di sebut penentang," kata Eko. 

"Baik dan buruk," kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Main catur saja!" kata Budi. 

"Ya. OK!" kata Eko. 

Ya Eko mengambil buku di meja, ya di taruh di bawah meja lah. Papan catur di ambil dari bawah meja, ya di taruh di atas meja lah sama Eko. Ya Eko dan Budi, ya menyusun dengan baik bidak catur di atas papan catur. 

"Ngomongin urusan cinta. Ya artis Rizky Billar dan Lesti, ya berita Tv. Ceritanya arah maaf-maafan setelah kasus telah di cabut dari kantor polisi, ya urusan masalah rumah tangga," kata Budi. 

"Kalau maaf-maafan. Berarti bisa memaafkan kesalahan gitu. Damai itu indah. Rujuk urusan suami istri," kata Eko. 

"Maaf-maafan kaya lebaran Idul Fitri saja!" kata Budi. 

"Yang heboh itu. Omongan netizen. Memang hal biasa, ya rubik pemberitaan jadi luar biasa ceritanya," kata Eko. 

"Memang netizen bikin heboh saja. Padahal aku inginnya sih. Cerita seperti ini. Lesti bertemu dengan Indro di sebuah restoran, ya Indro temannya Dono dan Kasino. Lesti meminta bantuan Indro, ya untuk menyelesaikan masalah Lesti gitu. Indro bisa di bilang kerjaannya sih seperti... Detektif gitu. Ya Indro bersedia bantu Lesti. Saskia curiga dengan kedekatan Indro yang bertemu cewek di restoran gitu. Saskia cemburu gitu. Indro pun bertemu dengan baik, ya dengan Saskia. Ya Indro diinterogasi sama Saskia karena bertemu dengan seorang cewek di restoran. Ya Indro menjelaskan dengan baik sama Saskia, ya cewek di restoran itu teman gitu. Saskia sebenarnya tidak mudah percaya omongan Indro karena Indro, ya pernah jalan bareng dengan cewek gitu. Ya padahal cewek itu, ya teman Indro dengan tujuan buat Saskia cemburu, ya biasa permainan Indro. Pada akhirnya Indro berhasil meyakinkan Saskia, ya intrograsi selesai gitu. Indro menjalankan misinya dengan baik untuk menyelesaikan urusan Lesti dengan Rizky Billar. Indro meminta bantuan teman-temannya Dono yang kerja di bidang-bidang yang berkaitan urusan hukum. Lesti dan Rizky Billar, ya saling maaf-maafan, ya jalan keluar dari permasalahan keduanya telah ada. Risky Billar dan Lesti, ya rujuk dengan baik," kata Budi. 

"Cerita versi Budi. Ya menarik juga cerita," kata Eko. 

"Sekedar cerita. Nama hidup ini. Pasti ada versi A. Versi B. Ya dari sudut orang yang membuat cerita," kata Budi. 

"Aku paham omongan Budi," kata Eko. 

Eko dan Budi, ya main catur dengan baik. 

CAMPUR ADUK

YEH HAI JALWA

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus di channel TVRI WORLD, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan ...

CAMPUR ADUK