Malam hari. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....sepak bola di chenel INDOSIAR, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sambil minum kopi dan makan keripik labu.
"Baca cerpen saja!" kata Budi.
Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik.
Isi cerita yang di baca Budi :
Mengemudi melalui Alabama dengan mobil Buick Skylark tahun 1964 berwarna hijau mint metalik, Bill Gambini dan Stan Rothenstein, mahasiswa dari New York yang baru saja mendapat beasiswa ke UCLA, berbelanja di toko serba ada Sac-O-Suds dan secara tidak sengaja mengutil sekaleng tuna. Setelah mereka pergi, petugas toko dirampok dan dibunuh, dan Bill dan Stan ditangkap karena pembunuhan itu. Karena bukti tidak langsung dan pengakuan pengutilan yang disalahartikan sebagai salah satu penembakan, Bill didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama, dan Stan sebagai aksesori. Ibu Bill mengingatkan dia ada seorang pengacara dalam keluarga: sepupunya Vinny Gambini. Vinny melakukan perjalanan ke Alabama, ditemani tunangannya, Mona Lisa Vito. Meskipun bersedia menangani kasus ini, Vinny adalah seorang pengacara cedera pribadi dari Brooklyn, baru saja masuk ke bar dan tanpa pengalaman persidangan.
Vinny berhasil menipu hakim pengadilan, Chamberlain Haller, bahwa dia cukup berpengalaman untuk kasus ini. Ketidaktahuannya tentang prosedur dasar ruang sidang dan tata cara berpakaian, dan sikapnya yang kasar, menyebabkan hakim berulang kali menghinanya. Yang membuat kliennya cemas, Vinny tidak memeriksa saksi-saksi di sidang pendahuluan. Kecuali tidak adanya senjata pembunuh, tampaknya jaksa wilayah, Jim Trotter III, memiliki kasus yang kuat. Setelah penampilan buruk Vinny di persidangan, Stan memecatnya dan menggunakan pembela umum, John Gibbons, dan hampir meyakinkan Bill untuk melakukan hal yang sama. Tetapi dalam menanyai saksi pertama, pembela umum ternyata sangat gugup, dengan gagap yang parah, dan garis pertanyaannya benar-benar membantu kasus penuntutan.
Meskipun salah langkah, Vinny menebus kurangnya pengalamannya dengan gaya bertanya yang agresif dan perseptif. Ketika dia memeriksa saksi pertama, dia menggunakan pengetahuan barunya tentang waktu memasak bubur jagung untuk memaksanya mengakui bahwa persepsinya tentang waktu mungkin tidak akurat, yang berarti dia tidak dapat menguatkan garis waktu penuntutan, dan kepercayaan Bill dan Stan dipulihkan. Stan memecat pembela umum dan mempekerjakan kembali Vinny, yang kemudian mendiskreditkan dua saksi berikutnya dengan mempertanyakan kemampuan mereka untuk membuat identifikasi positif karena penghalang dalam penglihatan mereka dan gangguan penglihatan.
Pada hari ketiga persidangan, Trotter menghadirkan saksi kejutan, FBI analis George Wilbur. Vinny segera keberatan dengan saksi karena Trotter gagal memberi tahu dia dengan benar sebelumnya, tetapi Haller menolak keberatan tersebut. Wilbur bersaksi bahwa pola dan analisis kimia dari bekas ban yang ditinggalkan di TKP identik dengan ban di Bill's Buick; dalam pemeriksaan silang Wilbur mengakui ban pada mobil Bill adalah ban paling populer di Amerika. Haller memerintahkan istirahat makan siang setelah kesaksian Wilbur. Vinny meminta kelanjutan sehari penuh untuk mempersiapkan pemeriksaan silang dengan benar, tetapi Haller menolak permintaan itu. Dengan hanya istirahat makan siang untuk mempersiapkan dan tidak dapat mengajukan pertanyaan yang kuat, Vinny menyerang Lisa, tetapi kemudian menyadari bahwa salah satu fotonya memegang kunci kasus ini: bekas ban yang kempes dan rata melewati trotoar. mengungkapkan bahwa Bill.
Setelah meminta pencarian catatan dari sheriff setempat, Vinny menyeret Lisa yang marah ke pengadilan untuk bersaksi sebagai saksi ahli, karena dia berasal dari keluarga mekanik mobil dan memiliki pengetahuan ensiklopedis tentang mobil. Selama interogasi Vinny, Lisa bersaksi bahwa hanya mobil dengan supsensi belakang independen dan Positraction yang bisa membuat bekas ban, yang mengesampingkan Buick Skylark tahun 1964 milik Bill. Salah satu model mobil dengan fitur ini adalah Pontiac Tempest 1963 yang tampak mirip , dan karena Buick dan Pontiac dimiliki oleh GM, Pontiac Tempest juga tersedia dalam warna hijau mint metalik. Vinny ingat Wilbur, yang membenarkan informasi ini, secara efektif mendiskreditkan kesaksiannya sendiri. Dia kemudian mengingat sheriff setempat, yang bersaksi bahwa dua pria yang sesuai dengan deskripsi Bill dan Stan baru saja ditangkap di Geogia karena mengendarai Pontiac Tempest hijau mint metalik curian yang dilengkapi dengan ban yang sama dengan mobil Bill, dan memiliki magnum .357 revolver yang merupakan senjata kaliber yang sama yang digunakan untuk membunuh petugas. Setelah Vinny beristirahat untuk pertahanan, Trotter menolak semua tuduhan. Hakim memberi selamat kepada Vinny dan, saat mereka pergi, Vinny dan Lisa bertengkar tentang rencana pernikahan mereka.
***
Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan keripik labu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi.
"Emmm," kata Budi.
"Main permainan kartu Remi saja!" kata Eko.
"Oke...main permainan kartu Remi!" kata Budi.
Budi mengambil kartu Remi di bawah meja, ya kartu Remi di kocok dengan baik dan kartu Remi di bagikan dengan baik. Eko dan Budi main kartu Remi dengan baik.
"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.
"Ya memang sih Eko...hidup ini tetap sama!" kata Budi.
"Yang paling banyak berbohong adalah orang-orang yang lahir duluan kan Budi?" kata Eko.
"Ya memang sih Eko....yang paling banyak berbohong adalah orang-orang yang lahir duluan!" kata Budi.
"Dari orang-orang biasa sampai orang-orang yang kerja di pemerintahan," kata Eko.
"Ya iya sih Eko....dari orang-orang biasa sampai orang-orang yang kerja di pemerintahan!" kata Budi.
"Kebohongan itu berdampak ini dan itu," kata Eko.
"Benerlah omongan Eko!" kata Budi.
"Jika pintu hati terketuk, ya maka tobat!" kata Eko.
"Benerlah omongan Eko!" kata Budi.
"Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko.
"Memang sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Di Jakarta, ya Dodo tinggal dengan baik di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Sopo. Rumah tangga yang di jalankan Sopo dan Julia...baik sih. Temon adalah anaknya Sopo dan Julia. Dodo berteman baik sih sama Temon. Dodo kerjaannya sopir mobil Taxi. Temon kerjaannya sopir mobil angkot. Mobil angkot memang punya Ayahnya Temon gitu. Hasil kerja sopir mobil Taxi di syukurin dengan baik sama Dodo. Hasil kerja sopir mobil angkot di syukurin sama Temon. Ya Temon suka membaca buku komik The Silenced, komik Inhumans, komik Ultraman R/B, komik Lung Fung Restaurant, dan komik Cinta SMU. Pendapat baik Temon tentang komik The Silenced, komik Inhumans, komik Ultraman R/B, komik Lung Fung Restaurant, dan komik Cinta SMU, yaaa ceritanya bagus, gambarnya bagus, dan karakter tokoh-tokohnya bagus. Dodo beragama Hindu, ya Dodo menyakini dengan baik agama Hindu karena dasarnya orang tua. Jarwo dan Jumiten adalah orang tua Dodo. Kedua orang tua Dodo memang tinggal dengan baik di Bali. Dodo memutuskan ke Jakarta dengan tujuannya pengalaman hidup gitu. Dodo memang mempelajari dengan baik agama Hindu dan agama lain dengan tujuannya...mencari jawaban sih kenapa Hindu yang di pilih orang tua Dodo?. Sampai jawaban itu di dapatkan dengan baik, ya Dodo mengerti dengan baik kenapa orang tuanya memilih ajaran Hindu?. Dodo memang bisa saja keluar dari ajaran Hindu. Demi kedua orang tua Dodo, ya Dodo tetap di ajaran Hindu gitu. Dodo yang menyakini ajaran Hindu, ya berjalan di jalan baik karena Dodo makhluk sosial gitu, ya hidup ini kan berbeda suku dan juga berbeda agama gitu. Temon yang beragama Islam karena dasarnya kedua orang tua, ya Temon menerima dengan baik sih perbedaan agama sama Dodo. Pertemanan Temon dan Dodo baik sih. Temon dan Dodo biasa ngobrol di Warkop. Pemilik Warkop adalah Jasmin. Ya Jasmin anaknya Doyok dan Diana. Temon dan Dodo memang berteman baik sama Jasmin. Ya pendapat baik Temon dan Dodo tentang makanan dan minuman di Warkop Jasmin enak gitu. Orang-orang juga berpendapat baik tentang makanan dan minuman di Warkop Jasmin...enak gitu. Temon dan Dodo ngobrol dengan baik di Warkop, ya tentang kerjaan masing-masing dan juga ngobrol tentang sepak bola yang di tayangkan di Tv. Keinginan Temon dan Dodo sih ingin ngobrol dengan Menteri Pertahanan tentang organisasi pertanian, perternakan, perikanan, perkebunan, pertambangan, dan perdagangan berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi di Banten dan keamanannya juga. Memang sih obrolan Temon dan Dodo di Warkop, ya sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta. Dodo menjalankan dengan baik sih kerjaan sopir mobil Taxi. Temon menjalankan dengan baik sih sopir mobil angkot. Temon memang Jomlo. Sebenarnya Temon pernah suka dengan cewek yang bernama Eca Aura, ya Temon gagal jadian dengan Eca Aura karena perbedaan agama gitu. Eca Aura beragama Kristen gitu. Sekarang ini, ya Temon yang berteman dengan Jasmin, ya Temon suka dengan Jasmin gitu. Ya Temon senang sih Jasmin beragama Islam, ya sama dengan Temon gitu. Temon suka dengan Jasmin, ya Temon ingin jadian dengan Jasmin gitu. Dodo yang berteman dengan Jasmin, ya Dodo jujur dengan baik pada diri sih....bahwa Dodo suka dengan Jasmin. Yang di pikirkan Dodo sih agama yang di yakini Dodo...Hindu dan agama yang di yakini Jasmin....Islam gitu. Dodo yang menjalankan ibadah dengan baik ajaran Hindu, ya Dodo berdoa dengan baik sih dengan tujuannya...apakah Dodo bisa jodoh dengan Jasmin dengan satu keyakinan dengan Dodo?. Dodo pertemanan dengan Jasmin baik sih. Jasmin senang berteman dengan Temon dan Dodo gitu. Jasmin yang menyakini ajaran agama Islam, ya memang menjalankan dengan baik sih ibadah gitu. Jasmin memang mempelajari dengan baik perbedaan tata cara ibadah di ajaran agama Islam dengan dasar ini dan itu, ya dan perbedaan organisasi agama Islam ini dan itu di pelajari dengan baik sama Jasmin gitu. Jasmin tetap mengikuti dengan baik ajaran agama Islam yang di ajarkan dengan baik kedua orang tuanya. Memang kalau di lingkugan sosial masyarakat...masih sih perdebatan tentang perbedaan agama ini dan itu dan juga perbedaan organisasi agama ini dan itu jadi Jasmin memaklumi dengan baik sih keadaan lingkungan sosial masyarakat yang terpenting rukun gitu. Temon berteman baik sih dengan cewek yang bernama Diva. Ya Diva teman Temon dari masa kecil sampai dewasa. Jojon dan Lila adalah orang tuanya Diva. Jojon menjalankan usaha toko mainan gitu. Diva membantu dengan baik sih usaha yang di jalankan Jojon dengan baik gitu. Rumah Diva cukup dekat sih dengan rumah Temon gitu. Diva suka sih dengan Temon. Ya Temon menganggap dengan baik sih Diva cukup teman saja, ya Temon tidak ada rasa sama Diva. Ya Diva memang beragama Islam, ya Diva menjalankan ibadah dengan baik sih. Diva memang berdoa dengan baik sih dengan tujuannya sih....Diva berjodoh dengan Temon apa tidak?. Temon dan Dodo tetap biasa sih ke Warkop. Di Warkop, ya Dodo dan Temon ngobrol dengan baik sih tentang orang-orang yang kerja di pemerintahan di Jakarta gitu. Jika orang-orang pemerintahan....fatal sih karena kesalahannya, ya lebih baik di pecat sih karena masih banyak orang yang ingin kerja di pemerintahan dan bisa kerja dengan baik gitu. Keinginan Temon dan Dodo sih ingin ngobrol dengan baik sih dengan Menteri Pertahanan tentang kinerja orang-orang di rumah sakit yang ada di Banten karena berkaitan dengan baik sih pertumbuhan ekonomi di Banten dan juga keamanannya juga gitu. Obrolan Temon dan Dodo sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta. Temon kerja dengan baik sopir mobil angkot. Dodo kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi gitu. Dodo yang menjalankan ibadah dengan baik sesuai ajaran Hindu, ya Dodo merasa Dodo tidak bisa bersama Jasmin karena perbedaan agama. Dodo cukup berteman dengan Jasmin gitu. Temon yang suka dengan Jasmin, ya Temon berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Jasmin gitu. Ada orang yang sedang yang bermasalah dengan preman gitu, ya kejadian di jalan gitu. Dodo menolong orang yang bermasalah dengan preman. Dodo bertarung dengan preman. Pertarungan memang sengit sih Dodo dan preman. Dodo bisa mengalahkan preman karena Dodo belajar dengan baik ilmu silat gitu. Preman meninggalkan tempat tersebut. Orang yang di tolong Dodo, ya orang berterima kasih sama Dodo gitu. Dodo kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi. Temon yang berusaha untuk jadian dengan Jasmin, ya Temon cukup berteman dengan Jasmin karena Jasmin jadian dengan Aksa. Ya Aksa kerjaannya dokter sih di rumah sakit yang ada di Jakarta. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Aksa dan Jasmin, ya keduanya merencanakan menikah demi kebaikkan keduanya gitu. Dodo mengerti dengan baik sih Temon tidak bisa jadian dengan Jasmin karena Aksa gitu. Ada acara dangdutan, ya penyanyi dangdutnya Devi gitu. Dodo mengajak Temon ke acara dangdutan dengan tujuannya happy-happy gitu. Temon mau di ajak Dodo ke acara dangdutan gitu. Di acara dangdutan, ya Temon happy-happy dengan Dodo karena musik dangdut yang asik gitu. Semua orang yang suka dengan musik dangdut...asik dengan baik sih dengan musik dangdut yang bagus gitu. Sampai acara dangdutan selesai gitu, ya semua orang pulang ke rumah masing-masing gitu. Dodo kerja dengan baik sopir mobil Taxi. Temon kerja dengan baik sopir mobil angkot gitu. Temon yang berteman baik sama Diva, ya Temon merasa ada rasa sama Diva gitu. Temon berpikir dengan baik sih...apa jadian sama Diva apa tidak?. Temon mengikuti dengan baik rasa suka Temon pada Diva. Temon berusaha dengan baik untuk jadian dengan Diva. Usaha Temon berhasil jadian dengan Diva karena Diva suka dengan Temon. Diva senang jadian sama Temon, ya berarti doa Diva di kabulkan sama Tuhan bahwa Diva berjodoh dengan Temon gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Temon dan Diva. Dodo senang sih dengan kisah cinta Temon dan Diva gitu. Dodo yang masih jomlo, ya Dodo berusaha sih untuk mendapatkan jodoh yang baik sih....harus sama sih agamanya dengan Dodo...Hindu gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Kisah cinta," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Pertemanan yang baik sih tokoh Dodo dan tokoh Temon," kata Eko.
"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Budi dan Eko tetap asik sih main permainan kartu Remi gitu.
No comments:
Post a Comment