Malam hari...bintang berkelap-kelip di langit dan bulan bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus sih....seni dan kebudayaan...suku Akit di chenel TVRI gitu, ya seperti biasa sih...Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, yaaa sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus.
Isi cerita yang di baca Budi :
Insia Malik, seorang gadis berusia 15 tahun, tinggal bersama keluarga Muslimnya di Baroda : ibunya Najma, saudara laki-lakinya Guddu, nenek dari pihak ayah, dan ayahnya yang kasar, Farookh, yang sering memukuli istrinya. Insia sangat bersemangat dalam bernyanyi, dan ibunya mendukungnya, tetapi ayahnya menentang impiannya untuk menjadi seorang penyanyi.
Dia merekam sebuah lagu sambil mengenakan nigab, yaaa sehingga Farookh tidak dapat mengetahui identitasnya, dan mengunggah video tersebut di You Tube dengan nama 'Secret Superstar' menggunakan laptop yang diberikan oleh Najma. Dia menjadi sensasi dalam semalam dan menarik perhatian Shakti Kumar, seorang direktur musik berbakat tetapi sok penting yang tinggal di Mumbai. Dia meminta Insia untuk merekam sebuah lagu, tetapi dia menolak karena dia mendengar banyak hal negatif tentangnya. Karena nilai akademisnya yang buruk, Farookh mencabut semua senar gitarnya.
Malam berikutnya, setelah mengetahui bahwa Najma menjual kalung berharga untuk membeli laptop Insia, Farookh menghajarnya dan menyuruh Insia membuang laptop itu. Insia menjadi sangat marah hingga ia merampas laptop itu dan menjatuhkannya dari balkon hingga jatuh dan pecah di jalan. Setelah kabur dari sekolah untuk merekam lagu untuk Kumar, ia tidak dapat menyanyikan lagu pesta tertentu. Insia menceritakan hal ini kepada Kumar yang mengungkapkan bahwa itu adalah remix. Ia menceritakan tentang versi asli yang diluncurkan sepuluh tahun lalu. Setelah menyanyikan lagu aslinya, ketenarannya meningkat dan ia dinominasikan sebagai Penyanyi Wanita Terbaik. Insia membujuk Kumar untuk mengatur pertemuan dengan pengacara mantan istrinya. Pengacara itu menyiapkan surat cerai untuk ditandatangani Najma, dan memberikannya kepada Insia.
Insia memberikan surat cerai kepada ibunya untuk ditandatangani, tetapi ibunya dengan marah menolak permintaan Insia agar orang tuanya bercerai. Insia menjadi frustrasi dengan ibunya, tetapi kemudian memaafkannya, setelah neneknya mengungkapkan bagaimana Najma berjuang untuk menjaga Insia tetap hidup. Farookh ditawari pekerjaan di Riyadh dan dia memberi tahu Insia bahwa dia berencana untuk menikahkannya dengan putra temannya. Hancur, Insia melepaskan impiannya untuk bernyanyi dan menghapus saluran YouTube-nya. Farookh mengonfirmasi kepergian mereka pada hari terakhir ujian Insia.
Di bandara, Farookh melihat kotak gitar Insia. Karena tidak mau membayar biaya tambahan untuk kotak itu, dia menuntut Insia untuk membuang gitar itu ke tempat sampah terdekat. Setelah awalnya menahan emosinya, Najma akhirnya membela diri dan dengan berani memprotes. Dia dengan marah memperingatkan Farookh bahwa jika dia menyentuh dia atau anak-anaknya, dia akan menghadapi konsekuensi yang berat dan bahkan kehilangan pekerjaannya di Riyadh. Najma kemudian membongkar surat-surat cerai, menandatanganinya, dan menyerahkannya ke tangan Farookh. Najma mengucapkan selamat tinggal kepada ibu Farookh (nenek Insia dan Guddu) dan keluar dari bandara dengan marah bersama anak-anaknya meninggalkan Farookh saat dia mencoba memohon pengampunan Najma dan Insia. Najma meminjam ponsel orang asing dan meminta Insia untuk menghubungi Kumar.
Ketiganya akhirnya berakhir di upacara penghargaan di mana Insia telah dinominasikan untuk Penyanyi Wanita Terbaik. Sayangnya, Insia tidak memenangkan penghargaan tersebut. Namun sang pemenang, Monali Thakur, dengan ramah memberikan penghargaannya kepada Insia karena ia yakin bahwa ia memang pantas menerimanya. Kumar berdiri dan menarik perhatian ke arah kehadiran Insia di antara penonton. Begitu berada di atas panggung, Insia mengungkapkan jati dirinya dan mempersembahkan penghargaannya kepada ibunya serta menyatakannya sebagai 'Bintang Rahasia' yang sebenarnya karena Najma mendukung dan memperjuangkan Insia bahkan sebelum ia lahir. Layar memudar ke sebuah pesan yang mendedikasikan film "Untuk Para Ibu dan Keibuan." Kemudian, Shakti merilis sebuah lagu pesta murahan di YouTube yang didedikasikan untuk Insia.
***
Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.
“Emmm,” kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik sih motornya di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.
“Main permainan Monopoli saja!” kata Eko.
“Oke…main permainan Monopoli!” kata Budi.
Budi mengambil permainan Monopoli di bawah meja, ya permainan Monopoli di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Monopoli dengan baik gitu.
“Budi mau cerita…apa tidak?” kata Eko.
“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.
“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.
“Begini ceritanya!!!” kata Budi.
“Emmm,” kata Eko.
“Valen dan Mila menjalankan dengan baik sih rumah tangga gitu. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil anak pertamanya Valen dan Mila. April bersama kedua orang tuanya tinggal dengan baik sih di Batam gitu. Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu di rumah Paman Rakha dan Bibi Mala gitu. Rakha adiknya Valen gitu. Rakha menjalankan dengan baik rumah tangganya dengan baik sih sama Mala, ya bahagia dengan anak bernama Adara gitu. Adara menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta. Rakha dan Mala menjalankan usaha toko perhiasaan emas gitu. Arbil memang kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU gitu. Valen, Mila, dan April senang sih…Arbil tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Ya Valen tetap seperti biasa sih menjalankan usaha bengkel mobil dan motor gitu. Mila kegiatannya sih dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah sih…urusan pengajian gitu. April menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Adara memang berteman baik sih dengan teman kuliah…Lisa dan Mawar gitu. Lisa anaknya Dewi dan Saiful. Ya Saiful kerjaannya pengacara. Mawar anaknya Ardian dan Melati. Ya Ardian dan Melati telah cerai sih pada masa Mawar masih SD gitu. Mawar dari masa SD sampai sekarang sih kehilangan sosok Ayah gitu. Ardian yang cerai sama Melati, ya Ardian menikah dengan Jihan. Ardian dan Jihan tidak tinggal di Jakarta gitu, ya keduanya tinggal di Singapura gitu. Sekarang ini Ardian dan Jihan rumah tangganya baik sih dan bahagia dengan anak bernama Jelita. Ya Jelita menjalankan sekolah SMA yang ada di Singapura gitu. Adara, Lisa, dan Mawar…memang sering sih jalan-jalan bersama sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Lisa memang berpacaran dengan cowok yang bernama Yusuf gitu. Ya Yusuf memang satu fakultas satu tempat kuliah dengan Lisa. Andhika dan Hesti adalah orang tuanya Yusuf. Andhika memang kerjaannya polisi kepolisian Lapor Pak!. Sepak terjang Andhika dengan teman-teman polisi Lapor Pak!....menangkap dan memenjarakan penjahat dari kelas teri sampai kelas kakap gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan dengan baik sih Lisa dan Yusuf gitu. Adara menjalin pacaran sih dengan Gibran gitu. Ya Gibran satu fakultas satu tempat kuliah dengan Adara gitu. Gibran anaknya Fildan dan Selfi. Fildan kerja dengan baik di perusahaan PT. JAYA gitu. Pemilik perusahaan PT. JAYA adalah Fattah. Ya Fattah yang kaya, ya punya istri dua sih, ya Aqella dan Zahra gitu. Fattah yang menjalin rumah tangga dengan baik sama Aqella mendapat anak cewek yang bernama Jolina gitu. Jolina menjalankan sekolah SMA dengan baik di Jakarta gitu. Fattah yang menjalankan rumah tangga dengan Zahra mendapatkan anak cewek yang bernama Victoria. Ya Victoria menjalankan sekolah SMA dengan baik di Jakarta gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Adara dan Gibran baik sih. Mawar memang di sukai sih dengan teman kuliah yang bernama Devan gitu. Ya Devan anaknya Noah dan Sandra. Ya Noah telah lama meninggal gitu. Ya Sandra di penjara. Kenapa Sandra di penjara? Sandra…Menteri Sosial yang di tangkap sama KPK karena korupsi. Semua aset Sandra di sita pemerintahan. Devan menerima keadaan sih Ibunya di penjara karena korupsi. Ya Devan tetap kuliah dengan baik sih demi masa depan, ya dengan kepintaran Devan dapat beasiswa gitu. Untuk kebutuhan sehari-hari sih, ya Devan kerja dengan baik di kafe Tono gitu. Devan yang suka dengan Mawar, ya Devan berusaha dengan baik sih jadian dengan Mawar gitu. Mawar menyukai dengan baik sih Ayahnya Adara, ya Rakha gitu. Mawar memang merindukan dengan baik sosok Ayah makanya Mawar suka dengan Rakha ganteng dan baik sama keluarganya gitu. Mawar berusaha dengan baik sih dekat dengan Rakha, ya karena Mawar menyukai dengan baik Rakha gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Afan anaknya Ridwan dan Rara. Ya Ridwan menjalankan usaha toko Hp gitu. Afan pernah sih berpacaran dengan cewek yang bernama Novia gitu, ya pada masa kuliah sih. Hubungan kisah cinta Afan dan Novia…putus karena Novia memilih balikan dan menikah dengan Jonatan gitu. Ya Jonatan menjalankan usaha dealer mobil gitu. Sekarang sih Afan melupakan dengan baik sih Novia demi kebaikkan Afan gitu. Arbil pada masa kuliah di Batam, ya Arbil pernah sih pacaran dengan cewek yang bernama Tasya gitu. Hubungan Arbil dan Tasya putus sih karena Tasya memutuskan balikan dan menikah dengan Ferdi gitu. Ya Ferdi menjalankan usaha dealer mobil gitu. Sekarang ini Arbil telah melupakan dengan baik Tasya demi kebaikkan Arbil gitu. Pertemanan baiknya Arbil dan Afan, ya keduanya sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan sih…kafe gitu. Ya kafe pemiliknya Dimitri dan Diandra gitu. Memang sih Dimitri dan Diandra…suami istri gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih….tentang perusahaan-perusahaan Hongkong yang cabangnya yang ada di Jakarta gitu berkaitan dengan baik sih pertumbuhan ekonomi di Jakarta gitu. Pendapat Arbil dan Afan sih…makanan dan minuman di kafe…enak sih. Keinginan Arbil dan Afan sih…ingin ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Revolusi Politik gitu. Obrolan Arbil dan Afan sih sekedar obrolan saja sih di kafe seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. April yang menjalankan dengan baik kuliah, ya Arpil berteman baik sih dengan teman kuliah yang bernama Dinda gitu. Dinda anaknya Langit dan Renata. Langit menjalankan usaha toko pakaian gitu. Pertemanan yang baik April dan Dinda, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya…April dan Dinda sih…Warkop gitu. Pemilik Warkop adalah Kevin dan Amanda gitu. Memang Kevin dan Amanda…suami istri gitu. Kevin punya adik yang bernama Robi. Ya Robi kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Trian dan Adila adalah orang tuanya Kevin dan Robi gitu. Trian menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Pendapat April dan Dinda, ya makanan dan minuman di Warkop…enak gitu. Di Warkop, ya April dan Dinda ngobrol dengan baik sih tentang orang-orang yang tinggal dengan baik sih di Batam, ya ujian hidup ini…masih sih penyakit hati gitu. Di Warkop, ya April dan Dinda ngobrol dengan baik sih tentang perusahaan-perusahaan Hongkong yang cabangnya ada di Batam gitu berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi di Batam gitu. April dan Dinda memang berteman dengan Robi gitu. Robi dengan April dan Dinda beda tempat kuliah gitu. Keinginan April dan Dinda sih…..ngobrol dengan baik sih dengan Walikota Batam tentang Politik Hongkong gitu. Memang sih obrolan April dan Dinda sekedar obrolan saja sih seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Batam gitu. April dan Dinda seperti biasa sih menjalankan kuliah dengan baik gitu. Dinda memang sih berpacaran dengan baik sih dengan Ryan gitu. Ryan menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Ryan beda tempat kuliah sama Dinda gitu. Ryan anaknya Roy dan Rianti. Roy menjalankan usaha dealer motor gitu. April memang pernah sih pacaran sih dengan Ivan gitu. Ivan memang satu fakultas satu tempat kuliah dengan April gitu. Putusnya hubungan kisah cinta April dan Ivan karena Ivan tidak bisa setia dengan April, ya Ivan menjalin kisah cinta dengan Keyla gitu. Keyla memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Keyla beda tempat kuliah sama Ivan. Hubungan kisah cinta Ivan dan Kelya di jalankan dengan baik gitu. April melupakan dengan baik Ivan demi kebaikkan April gitu. Mawar yang suka dengan Rakha, ya Mawar ingin jadian sama Rakha gitu. Adara sampai tahu sih dengan maunya Mawar yang ingin bersama Ayah Adara gitu. Hubungan pertemanan Adara dan Mawar harus berakhir gitu dengan tujuannya sih…Adara tidak suka dengan keinginan Mawar yang ingin bersama Ayahnya Adara gitu. Mawar memang menyadari kesalahannya jadi memang lebih baik sih Mawar hubungan pertemanan dengan Adara berakhir gitu. Mawar menjauh dengan baik dari Adara gitu. Adara menjauh dari Mawar gitu. Adara tetap dengan baik sih berteman dengan Lisa gitu. Lisa dengan Mawar pertemanannya tidak dekat lagi gitu. Devan yang suka dengan Mawar, ya ketika Devan menyatakan cinta sama Mawar gitu. Mawar menerima cinta Devan gitu. Devan senang sih cintanya di terima Mawar gitu. Hubungan kisah cinta Devan dan Mawar di jalankan dengan baik gitu. Arbil dan Afan biasa sih ke kafe gitu. YaArbil dan Afan ngobrol di kafe sih tentang perusahaan-perusahaan Filipina yang cabangnya ada di Jakarta gitu memang masih berkaitan dengan baik sih pertumbuhan ekonomi yang ada di Jakarta gitu. Keinginan Arbil dan Afan tetap sih ingin ngobrol dengan baik sih dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Reformasi Politik gitu. Obrolan Arbil dan Afan ngobrol di kafe sih sekedar obrolan saja sih…seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan bertemu dengan teman masa SMP yang bernama Sridevi gitu. Ya Sridevi bersama temannya Zahra gitu. Sridevi dan Zahra memang cantik dan bodynya bagus sih jadi kerjaan keduanya adalah model gitu. Sridevi anaknya Hari dan Aulia gitu. Hari menjalankan dengan baik sih usaha toko Leptop gitu. Zahra anaknya Faul dan Rani gitu. Faul menjalankan usaha toko kain gitu. Pertemanan Afan dan Sridevi baik sih. Karena Afan, ya Arbil berteman dengan Zahra gitu. Afan yang suka dengan Sridevi, ya Afan berusaha jadian dengan Sridevi gitu. Arbil suka sih dengan Zahra, ya tapi Arbil tidak bisa sih untuk jadian dengan Zahra karena Zahra sudah punya pacar sih yang bernama Eby gitu. Eby kerjaannya penyanyi dan pemain sinetron gitu, ya bisa di bilang sih Eby…artis gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Eby dan Zahra gitu. Afan berhasil sih jadian dengan Sridevi. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Afan dan Sridevi gitu. Arbil senang sih dengan kisah cinta Afan dan Sridevi gitu. Afan dan Sridevi jalan bareng sih dengan motor Afan sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Dinda yang menjalin pacaran dengan Ryan, ya hubungan keduanya harus putus sih karena Ryan menjalin kisah cinta dengan Tina gitu. Tina memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Ryan dan Tina memang satu fakultas satu tempat kuliah. Tina anaknya Safira dan Roni. Ya Roni menjalankan usaha toko elektronik gitu. April mengerti dengan baik sih keadaan Dinda yang putus cinta dengan Ryan karena Tina gitu. April memberikan masukkan baik sama Dinda dengan tujuannya Dinda melupakan dengan baik Ryan, ya agar keadaan Dinda jadi baik gitu. Dinda menerima masukkan dari April, ya Dinda melupakan dengan baik Ryan gitu. Dinda dan April masih seperti biasa sih ke Warkop gitu. Di Warkop, ya April dan Dinda ngobrol dengan baik sih tentang perusahaan-perusahaan Tiongkok yang cabangnya ada di Batam gitu berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi yang ada di Batam gitu. Di Warkop, ya April dan Dinda ngobrol dengan baik sih tentang acara Tv…DMD Panggung Rezeki gitu. Pendapat April dan Dinda sih…tentang acara Tv…DMD Panggung Rezeki….bagus gitu, ya dangdut bagus gitu. Keinginan April dan Dinda sih, ya tetap sih ingin ngobrol dengan Walikota Batam tentang Politik Tiongkok gitu. Memang sih obrolan April dan Dinda di Warkop, ya sekedar obrolan saja sih seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi gitu yang tinggal dengan baik sih di Batam gitu. April dan Dinda seperti biasa sih menjalankan kuliah dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta Afan dan Sridevi baik sih. Sridevi berteman baik sih sama Melly gitu. Ya Melly kerjaannya model sih. Ya Melly anaknya Gilang dan Cinta gitu. Gilang menjalankan usaha toko mainan gitu. Arbil yang berteman baik sama Afan dan Sridevi, ya Arbil berteman sih dengan Melly gitu. Arbil yang masih jomlo, ya Arbil memutuskan dengan baik sih untuk jadian dengan Melly karena Arbil suka pada Melly pada pandangan pertama gitu. Melly masih jomlo gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Melly baik dan nyaman banget gitu jadinya keduanya jadian dengan baik. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Afan dan Sridevi senang sih dengan kisah cinta yang baik Arbil dan Melly gitu. Arbil dan Melly jalan bareng sih dengan motor Arbil sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Valen dan Mila yang saling mencintai dengan baik dan rumah tangga di jalankan dengan baik gitu, ya setiap malam minggu sih…keduanya biasa sih jalan-jalan dengan mobil Valen sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. April senang sih dengan hubungan kisah cinta Ayah Valen dan Ibu Mila…baik banget gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.
“Cerita yang bagus,” kata Eko.
“Sekedar cerita saja!” kata Budi.
“Kisah cinta,” kata Eko.
“Emmm,” kata Budi.
“Persahabatan yang baik tokoh April dan tokoh Dinda,” kata Eko.
“Yaaa begitulah ceritanya!!!” kata Budi.
“Emmm,” kata Eko.
“Emmm,” kata Budi.
Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Monopoli gitu.
No comments:
Post a Comment