CAMPUR ADUK

Sunday, January 11, 2026

DEVDAS

Malam hari. Bulan bersinar dengan baik dan bintang berkelap-kelip di langit. Keadaan di lingkungan sekitar rumah Budi....baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...seni dan kebudayaan suku Musi di chenel TVRI, yaaa Budi duduk santai di depan rumahnya, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. 

"Nyanyi ah. Main gitar!" kata Budi. 

Budi mengambil gitar yang di taruh di samping kursi, ya gitar di mainkan dengan baik dan bernyanyi dengan baik gitu. 

Lirik lagu yang dinyanyikan Budi :

"Saat ini ku berduka laraHanya sepi yang temani akuAku duduk seorang diriMenunggu hujan berhenti
Saat ini ku berduka laraHanya sepi yang temani akuAku duduk seorang diriMenunggu hujan berhenti
Hancur hatiku bila mendapat tahuKau telah bersamanyaHancur hatiku bila mendapat tahuKau telah memilihnya
Manisnya hubungan kita kali pertama bertentangan mataKita mula, whoa-wow-wow-wowMulanya indah berakhir dukaTak pernah aku menyangka begini di akhirnya
Manisnya hubungan kita kali pertama bertentangan mataKita mula, whoa-wow-wow-wowMulanya indah berakhir dukaTak pernah aku menyangka begini di akhirnya
Gelap gelita duniakuHilang entah ke mana ilhamkuSudah kau curi hatiku
Kau tinggalkan aku"

***

Budi selesai menyanyi, ya main gitar berhenti dan gitar di taruh di samping kursi gitu. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. 

"Baca cerpen saja!" kata Budi. 

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Pada awal tahun 1990-an, Kaushalya mendengar bahwa putranya yang bernama Devdas tengah dalam sebuah perjalanan kembali menuju rumahnya setelah pergi selama sepuluh tahun untuk mendapatkan gelar hukum di Inggris. Sumitra dan putrinya Parvati, yaaa sahabat masa kecil dari Devdas, juga sangat gembira setelah mendengar kabar tersebut. Setelah Devdas kembali, persahabatannya dengan Parvati kemudian berubah menjadi cinta; semua orang percaya bahwa mereka akan menikah. Sementara itu, Kumud, yaaa saudara ipar Devdas, mengingatkan kepada Kaushalya bahwa Parvati tidak layak menjadi keturunan keluarga Mukherjee.

Sumitra secara terbuka mengumumkan keinginannya untuk Devdas dan Parvati untuk menikah, namun Kaushalya menolak hal tersebut dan menghinanya di depan umum dengan mengatakan bahwa Sumitra berasal dari keluarga kelas bawah. Merasa sakit hati, Sumitra kemudian secara tergesa-tergesa mengatur pernikahan Parvati dengan Bhuvan, yaaa seorang ningrat duda berusia empat puluh tahun dengan tiga anak berusia dewasa yang lebih kaya daripada keluarga Mukherjee.

Setelah ayahnya tidak merestui hubungan tersebut, Devdas kemudian meninggalkan keluarganya dan menetap di sebuah bordil. Disana ia bertemu dengan pelacur berhati emas Chandramukhi, yaaa yang jatuh cinta dengannya. Tidak lama kemudian, Devdas menyadari kesalahannya dalam meninggalkan Parvati; namun Devdas ditolak olehnya dan Parvati lebih memilih untuk menikah dengan Chaudhry. Pasca-kejadian tersebut, Devdas secara permanen pindah ke rumah bordil Chandramukhi dan menjadi seorang pecandu alkohol. Ketika ayah Devdas berada pada ranjang kematiannya, ia meminta untuk bertemu dengan putranya. Tetapi Devdas tiba kemudian di pemakaman ayahnya, dan ia menyebabkan sebuah keributan dan kemudian jatuh pingsan.

Devdas kembali ke rumah keluarganya dan menemukan bahwa saudara iparnya telah mencuri kunci brankas keluarga milik ibunya. Devdas dituduh melakukan hal tersebut oleh ibu dan saudara iparnya, dan kemudian ia diusir. Parvati tiba di rumah bordil Chandramukhi, menuduhnya karena membuat Devdas mabuk-mabukan, tetapi Parvati dengan cepat menyadari bahwa Chandramukhi mencintai Devdas. Parvati mendesak Devdas untuk berhenti mabuk-mabukan, tetapi Devdas keras kepala. Devdas berjanji kepada Parvati bahwa sebelum meninggal, ia akan datang ke ambang pintu rumahnya untuk yang terakhir kalinya. Parvati mengundang Chandramukhi ke sebuah perayaan Durga Puja di rumah suaminya dan memperkenalkannya kepada mertuanya tanpa mengungkapkan pekerjaan Chandramukhi. Kali babu, yaaa menantu Bhuvan yang tidak baik hati, mengungkapkan latar belakang Chandramukhi dan mempermalukannya di depan para tamu. Kalibabu kemudian juga memberitahu Bhuvan tentang hubungan Parvati dengan Devdas. Akibatnya, Choduhry melarang Paro meninggalkan rumah untuk selamanya.

Akhirnya, Devdas menjadi sakit kronis sehingga alkohol sedikitpun dapat membunuhnya. Devdas memberitahu Chandramukhi bahwa ia harus membiarkannya pergi, dan memutuskan untuk berkelana; di kereta, ia bertemu dengan salah satu teman lama di kampusnya Chunnilal, yaaa yang mendesaknya untuk mabuk atas nama persahabatan. Devdas mabuk, meskipun tahu betul hal tersebut akan berakibat fatal. Di ambang kematiannya, Devdas melakukan perjalanan ke rumah Parvati untuk memenuhi janjinya, namun roboh di depan gerbang utama. Parvati berlari melewati rumah besarnya, berusaha untuk menggapainya. Bhuvan melihat hal tersebut dan memerintahkan para pelayannya untuk menutup gerbang. Devdas melihat sebuah gambaran buram dari Parvati yang berlari ke arahnya, tetapi gerbang menutup tepat sebelum Parvati dapat menggapainya. Devdas membisikkan nama Parvati dengan napas terakhirnya sesaat sebelum ia perlahan-lahan meninggal, dan segera lampu kepunyaan Parvati mati.

***
Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu.

"Emmmmm," kata Budi.

"Main permainan Jumanji saja!!!!!" kata Eko.

"Oke...main permainan Jumanji!" kata Budi.

Budi mengambil permainan Jumanji di bawah meja, ya permainan Jumanji di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Jumanji dengan baik gitu.

"Emmmmm," kata Budi.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!!!" kata Budi.

"Silahkan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!!!!!" kata Budi.

"Emmmmm," kata Eko.

"Valen dan Mila menjalankan dengan baik rumah tangga gitu. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil anak pertamanya Valen dan Mila. Ya Arbil tidak tinggal di Batam, yaaa Arbil tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Memang sih Arbil tinggal di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Saiful dan Dewi. Rumah tangga yang di jalankan Saiful dan Dewi baik, ya bahagia dengan dua anak gitu. Anak pertama Saiful dan Dewi adalah Della gitu. Anak kedua Saiful dan Dewi adalah Zahra gitu. Della kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAKRA gitu. Ya Della memang berpacaran dengan baik sih dengan Yusuf gitu. Ya Yusuf memang satu tempat kerja dengan Della gitu. Rara dan Ridwan adalah orang tuanya Yusuf gitu. Ridwan kerjaannya sopir bajai gitu. Zahra menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Eby yang tinggal bersama Ayahnya yang bernama Faul gitu. Ya Faul kerjaannya menjalankan toko kelontong gitu. Ibunya Eby yang bernama Mawar. Ya Mawar memilih bercerai dengan Faul karena keadaan ekonomi gitu, ya perceraian terjadi sih pada masa Eby....masih SD kelas satu gitu. Mawar meninggalkan Eby, ya jadi Eby bersama Faul gitu. Mawar tidak ingin hidup susah, ya makanya Mawar memutuskan dengan baik menikah dengan Ardian gitu. Ya Ardian kerjaannya menjalankan usaha dealer mobil gitu. Ya istri Ardian yang bernama Melati telah lama meninggal gitu, ya anak Ardian yang bernama Jelita gitu. Ya Jelita menerima dengan baik sih Mawar jadi Ibu tiri gitu. Eby yang telah dewasa dengan baik, ya Eby mengerti dengan baik kenapa Ibunya memilih bercerai dari Ayahnya? Karena ekonomi gitu. Eby memang mengerti keadaan Ayahnya yang hanya menjalankan usaha toko kelontong gitu, ya Eby giat belajar dengan baik gitu jadi Eby berhasil di pendidikan gitu, ya dan Eby kerja dengan baik sih di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Eby yang mengenal Zahra, ya karena rumah Eby dekat dengan rumah Zahra gitu. Hubungan pertemanan memang terjalin dengan baik sih....Eby dan Zahra. Ya Eby dan Zahra....pertemanan baik gitu, ya nyaman keduanya gitu, ya ada rasa keduanya gitu....jadinya keduanya jadian dengan baik. Hubungan kisah cinta di jalankan Eby dan Zahra gitu. Eby mencintai baik sama Zahra, ya Eby berusaha dengan baik membahagiakan Zahra gitu karena Eby belajar sih dari Ayahnya Eby yang tidak bisa membahagiakan Ibu Eby...maka terjadi perceraian karena masalah ekonomi gitu. Zahra mengerti dengan baik Eby yang berusaha dengan baik untuk membahagiakan Zahra gitu. Eby kerja dengan baik di perusahaan demi masa depan gitu. Ya Eby yang mantap dengan Zahra, ya Eby dan Zahra merencanakan menikah gitu. Arbil memang kerja dengan baik di perusahaan PT. JAYA gitu. Valen, Mila, dan April senang sih...Arbil kerja dan tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Ya Valen menjalankan dengan baik sih bengkel mobil gitu. Mila kegiatan sih tetap sih ngumpul dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah tentang urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Batam gitu. April berteman baik dengan teman kuliah yang bernama Dinda gitu. Ya Dinda anaknya Langit dan Renata gitu. Langit menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Dinda memang berpacaran sih dengan cowok yang bernama Ferdi. Ya Ferdi adalah orang tuanya Fildan dan Selfi. Ya Fildan menjalankan dengan baik sih dealer motor gitu. Ya Ferdi satu fakultas satu tempat kuliah dengan Dinda gitu. Ya hubungan pacaran yang di jalankan Dinda dan Ferdi baik sih. April masih jomblo gitu. Pertemanan April dan Dinda yang baik, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuan sih happy-happy gitu. Tempat favorit April dan Dinda...sih adalah Warkop gitu. Pemilik Warkop adalah Dimitri dan Diandra gitu. Memang sih.... Dimitri dan Diandra....suami istri gitu. Pendapat April dan Dinda tentang makanan dan minuman di Warkop....enak gitu. Di Warkop, ya April dan Dinda ngobrol tentang orang-orang yang memahami ajaran agama yang di yakini dan orang-orang yang tidak memahami ajaran agama yang di yakini, ya 6 ajaran agama yang berkembang dengan baik sih di Indonesia gitu. Yaaa di Warkop sih, ya April dan Dinda memang ngobrol dengan baik sih tentang Politik Wali Songo. Keinginan April dan Dinda sih ngobrol dengan baik sih dengan Walikota Batam tentang Politik Islam Moderen gitu. Memang sih obrolan April dan Dinda sih sekedar obrolan saja seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Batam gitu. April dan Dinda seperti biasa sih menjalankan dengan baik sih kuliah gitu. Robi yang menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam gitu. Robi berteman baik sih dengan teman kuliah yang bernama Farhan gitu. Robi anaknya Raja dan Indah gitu. Raja menjalankan usaha toko elektronik gitu. Farhan anaknya Galaksi dan Aluna gitu. Ya Galaksi menjalankan usaha toko pakaian muslim dan muslimah gitu. Robi memang mengenal April sih, ya memang Robi dan April satu fakultas satu tempat kuliah gitu. Robi berteman baik sih dengan April gitu. Ya sebenarnya Robi suka dengan April gitu. Jihan yang satu fakultas dengan Robi, ya Jihan suka dengan Robi gitu. Jhon dan Mira adalah orang tuanya Jihan. Jhon kerjaannya pengacara gitu. Jihan agresif pendekatan dengan Robi gitu, ya tujuannya sih Jihan jadian sama Robi gitu. Robi berusaha menjauh dari Jihan yang agresif gitu. Robi dan Farhan yang berteman baik, ya keduanya biasa sih main olahraga basket dengan tujuan kebugaran tubuh sih, ya sehat gitu. Robi dan Farhan biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuan sih happy-happy gitu. Tempat favorit Robi dan Farhan....Warkop Dimitri dan Diandra gitu. Pendapat Robi dan Farhan tentang makanan dan minuman di Warkop....enak sih. Robi dan Farhan ngobrol dengan baik sih di Warkop tentang perusahaan-perusahaan Swiss yang cabangnya ada di Batam gitu berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi yang ada di Batam gitu. Keinginan Robi dan Farhan ngobrol dengan baik sih dengan Walikota Batam tentang Politik Swiss gitu. Memang sih obrolan Robi dan Farhan sekedar obrolan saja sih seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Batam gitu. Robi dan Farhan seperti biasa sih menjalankan kuliah dengan baik gitu. Ya Farhan memang menjalankan pacaran sih dengan Amanda gitu. Ya Amanda memang kuliah sih. Ya Amanda satu fakultas satu tempat kuliah dengan Farhan gitu. Memang Amanda cantik dan body bagus, ya Amanda kerja sih jadi model gitu. Kenzi dan Jelita adalah orang tuanya Amanda gitu. Kenzi menjalankan usaha toko Hp gitu. Robi tetap berusaha dengan baik sama Jihan karena Jihan agresif suka sama Robi gitu. Ya Robi berteman dengan April baik sih, ya Robi tetap suka sama April gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan di Jakarta, ya Arbil berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Afan anaknya Gilang dan Rina gitu. Gilang menjalankan usaha toko kelontong gitu. Arbil pada masa kuliah di Batam, ya Arbil pernah berpacaran sih dengan cewek yang bernama Tasya gitu. Hubungan Arbil dan Tasya putus sih karena Arbil tidak di sukai orang tua Tasya gitu. Gunawan dan Rani adalah orang tua Tasya gitu. Gunawan menjalankan usaha rumah makan Rasa Nusantara gitu. Gunawan memang menjodohkan dengan Tasya dengan Ryan gitu. Ryan menjalankan usaha hotel Horison gitu. Pemilik hotel Horison adalah orang tua Ryan gitu. Trian dan Adila adalah orang tua Ryan gitu. Tasya dan Gunawan perjodohan berhasil dan menikah dengan baik. Arbil memang merasakan rasa sakit di dalam hatinya karena Tasya menikah sama Ryan gitu. Sekarang ini Arbil telah melupakan dengan baik Tasya demi kebaikan Arbil gitu. Afan pada masa kuliah sih, ya Afan pernah di tolak cewek sih...Novia dan Lisa gitu. Afan menerima sih keadaan sih di tolak cewek gitu. Yaaa sekarang ini....Afan kerja dengan baik di perusahaan gitu, ya Afan berpacaran dengan cewek cantik yang bernama Sridevi gitu. Ya Sridevi kerjaannya model gitu. Ya Ivan dan Keyla adalah orang tuanya Sridevi gitu. Ivan menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Afan menjalankan hubungan pacaran dengan Sridevi baik, ya bahagia sih karena Sridevi ngertiin Afan dan Afan ngertiin Sridevi jadi keduanya saling pengertian gitu. Arbil dan Afan yang berteman baik sih, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuan happy-happy gitu. Tempat favorit Arbil dan Afan sih....kafe. Ya kafe pemiliknya Faul dan Aulia. Memang Faul dan Aulia....suami istri gitu. Pendapat Arbil dan Afan tentang makanan dan minuman di kafe....enak sih. Di kafe, ya Arbil dan Afan....ngobrol dengan baik sih tentang perusahaan-perusahaan Macau yang cabangnya ada di Jakarta gitu berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi di Jakarta gitu. Keinginan Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Politik Macau gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. April dan Dinda yang biasa ke Warkop gitu, ya keduanya ngobrol dengan baik sih tentang orang-orang yang tinggal di Batam yang beragama Kristen tapi tidak pernah menjalankan dengan baik aturan ajaran agama Kristen gitu, ya orang-orang itu berbuat keburukan ini dan itu....yang merugikan orang lain gitu jadi memang sebaiknya sih....orang-orang yang berperilaku buruk di lingkungan sosial masyarakat di tangkap dan di penjara sama Polisi dengan tujuannya sih keadaan lingkungan sosial masyarakat di Batam jadi baik untuk kebaikan bersama gitu. Keinginan April dan Dinda tetap sih ingin ngobrol dengan baik sih dengan Walikota Batam tentang Politik Lingkungan Sosial gitu. Memang sih obrolan April dan Dinda di Warkop sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Batam gitu. April dan Dinda seperti biasa sih menjalankan kuliah dengan baik gitu. Robi yang suka dengan April, ya Robi menyatakan cinta dengan sama April dengan memberikan sebuket bunga gitu. April yang suka dengan Robi, ya April menerima buket bunga dari Robi berarti April menerima cinta Robi gitu. Robi senang sih cintanya di terima April gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Robi tidak peduli dengan Jihan gitu. Ya Jihan yang gagal untuk bersama Robi karena Robi jadian dengan April gitu. Ya Jihan lebih baik fokus kuliah saja gitu. Farhan senang sih dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Dinda senang sih kisah cinta April dan Robi gitu. Ya Robi dan April jalan bareng sih dengan motor Robi sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuan happy-happy gitu. Arbil dan Afan yang biasa di kafe, ya Arbil memang berteman dengan baik dengan cewek yang bernama Melly. Ya Melly kerja di kafe gitu. Melly anaknya Burhan dan Tia gitu. Burhan di penjara. Tia menjalankan usaha warung di depan rumah gitu. Kenapa Burhan di penjara? Burhan adalah PNS Bea Cukai yang di tangkap dan di penjara sama KPK karena Burhan korupsi gitu. Semua aset Burhan di sita pemerintahan gitu. Tia dan Melly memang malu sih....dengan Burhan yang kerjaannya korupsi gitu. Arbil yang berteman baik sama Melly, ya Arbil suka sih dengan Melly gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Melly.....nyaman banget, ya keduanya jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Ya Afan senang sih dengan kisah cinta Arbil dan Melly gitu. Arbil mengerti dengan baik keadaan Melly yang Ayahnya di penjara karena kasus korupsi gitu. Melly senang sih dengan Arbil yang mengerti keadaan Melly yang Ayahnya di penjara karena kasus korupsi gitu. Arbil dan Melly jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Arbil gitu ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta dengan tujuan happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Dinda," kata Eko.

"Ya begitulah ceritanya!!!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih....main permainan Jumanji gitu.

BADE MIYAN CHOTE MIYAN

"Malam hari....bintang berkelap-kelip di langit dan bulan bersinar dengan baik," kata Budi.

Memang Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Seorang pelaku bertopeng menyerang konvoi India yang berisi senjata mematikan. Pelaku memberi tahu Angkatan Darat India bahwa mereka harus berpacu dengan waktu untuk mencegah kehancuran India. Kapten Misha berhadapan dengan penyerang bertopeng di Shanghai ; dia menusuknya, tetapi lukanya sembuh secara misterius seketika dan dia melarikan diri. Misha melaporkan kejadian tersebut kepada Kolonel Azad, yang memerintahkannya untuk meminta bantuan tentara pengadilan militer Firoz  dan Rakesh untuk misi tersebut. Namun, hanya Rocky yang setuju untuk membantu.

Misha dan Rocky tiba di London dan bertemu Parminder, seorang spesialis IT yang ditugaskan untuk membantu mereka. Di London, Azad tertembak oleh pelaku bertopeng. Tim menyusup ke kereta bawah tanah London untuk mengambil paket yang dicuri. Freddy tiba tepat waktu untuk membantu mereka melawan orang-orang bertopeng. Pam membuka brankas, mengungkapkan bahwa paket itu sebenarnya adalah Kapten Priya Dixit, mantan pacar Freddy. Karena hard drive berisiko diretas, kode untuk Karan Kavach , sistem pertahanan yang sangat canggih, dienkripsi di dalam otak Priya. Pelaku bertopeng dan pasukannya menyandera Priya dan pelaku mengungkapkan dirinya sebagai Kabir, seorang ilmuwan dan mantan teman Freddy dan Rocky.

Masa Lalu : Kabir bermaksud membantu Angkatan Darat India dengan penemuan terbarunya: program kloning di mana klon berdasarkan DNA Freddy dan Rocky dapat diprogram dengan perintah dan memenangkan perang tanpa terbunuh. Ketika Kabir mengungkapkan niatnya untuk menaklukkan dunia menggunakan penemuan ini, Azad memerintahkannya untuk menutupnya karena akan bertentangan dengan etika. Kabir beralih pihak dan menjual penemuan itu kepada musuh-musuh India. Priya mengungkapkan informasi ini kepada Azad, di mana Freddy dan Rocky diberi perintah untuk menghancurkan program dan menangkap Kabir hidup-hidup, tetapi mereka akhirnya membunuh Kabir dan diadili di pengadilan militer karena tidak mengikuti perintah, setelah itu Freddy putus dengan Priya.

Present : Kabir mengungkapkan bahwa ia selamat karena orang yang meninggal karena Rocky dan Freddy sebenarnya adalah kloningannya, Eklavya. Kematian Eklavya membuatnya dendam karena ia mencintai kloningan itu seperti anaknya sendiri. Orang-orang bertopeng itu sebenarnya adalah kloningan Freddy dan Rocky; Kabir mengungkapkan bahwa ia juga telah mengkloning Azad dan membunuh yang asli. Kabir menculik Priya dan meninggalkan Freddy dan Rocky untuk mati, tetapi mereka membunuh antek-antek Kabir dan mengungkapkan kepada tim bahwa Kabir berencana untuk mengubah Pakistan dan Cina melawan India dengan menonaktifkan Karan Kavach dan melancarkan serangan udara terhadap kedua negara, yang akan menyebabkan reputasi India ternoda secara global.

Freddy, Rocky, Misha, dan Pam menyusup ke markas Kabir, di mana Kabir mendekripsi kata sandi dari otak Priya. Freddy dan Rocky akhirnya berhadapan dengan klon mereka sendiri, yang terus meremajakan diri karena sumber daya internal. Duo ini membunuh semua klon dengan memikat mereka ke jaringan listrik, menyebabkan mereka meledak. Kabir meluncurkan serangan udara sebelum Freddy dan Rocky membunuhnya. Priya mengungkapkan bahwa "Eklavya" adalah kata sandinya. Karan Kavach diaktifkan kembali, mencegah serangan udara dan potensi perang. Tim meninggalkan markas sementara Kabir selamat.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi menikmati dengan baik sih minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.

"Emmmmm," kata Budi.

"Main permainan kartu gaplek saja Budi!" kata Eko.

"Oke....main permainan kartua gaplek!" kata Budi.

Budi mengambil kartu gaplek di bawah meja, ya kartu gaplek di kocok dengan baik dan kartu gaplek di bagikan dengan baik. Eko dan Budi main permainan kartu gaplek dengan baik.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Valen dan Mila menjalankan dengan baik rumah tangga gitu. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil anak pertamanya Valen dan Mila. Ya Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik sih di Jakarta. Di Jakarta….Arbil tinggal dengan baik sih di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Lesti dan Ridho gitu. Rumah tangga yang di jalankan dengan baik sih Ridho dan Lesti, ya bahagia dengan dua orang anak gitu. Anak pertama Ridho dan Lesti adalah Zahra. Ya anak keduanya Ridho dan Lesti adalah Della gitu. Zahra menjalankan dengan baik sih kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Della menjalankan sekolah SMA yang ada di Jakarta gitu. Arbil suka sih dengan Zahra. Ya Arbil berteman baik sih dengan Zahra. Keinginan Arbil sih jadian dengan Zahra, ya tapi Arbil tidak bisa jadian dengan Zahra karena Zahra sudah jadian dengan Eby gitu. Ya Eby anaknya Saiful dan Dewi. Saiful menjalankan dengan baik sih toko perhiasan emas gitu. Eby memang satu fakultas satu tempat kuliah dengan Zahra gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Eby dan Zahra. Ya Eby dan Zahra biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Eby ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy gitu. Della memang berpacaran dengan Yusuf gitu. Ya Yusuf anaknya Rara dan Ridwan. Ya Ridwan menjalankan usaha rumah makan Seafood gitu. Yusuf satu kelas dengan Della. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Yusuf dan Della gitu. Ya Yusuf dan Della biasa sih jalan-jalan dengan baik pake motor Yusuf sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil memang kerja dengan baik sih di perusahaan PT. JAYA. Pemilik perusahan PT. JAYA adalah Fildan dan Selfi gitu. Rumah tangga memang di jalankan dengan baik sih Fildan dan Selfi, ya memang sih Fildan dan Selfi punya dua anak sih. Hari anak pertama Fildan dan Selfi. Gunawan anak kedua Fildan dan Selfi. Ya Hari dan Gunawan kerja dengan baik sih di perusahaan Ayahnya gitu. Aulia memang cantik sih, ya Hari dan Gunawan suka dengan Aulia gitu. Memang Aulia kerja dengan baik di perusahaan PT. JAYA gitu. Aulia anaknya Gilang dan Rina. Gilang menjalankan usaha bengkel motor gitu. Hari dan Gunawan bersaing dengan baik sih untuk bisa jadian dengan Aulia gitu. Aulia memang suka Hari dari pada Gunawan gitu. Ceritanya di buat dengan baik sih….Hari jadian dengan baik sih sama Aulia. Gunawan menerima dengan baik sih Hari jadian dengan Aulia gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Hari dan Aulia, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Gunawan memutuskan dengan baik sih jadian dengan Rani gitu. Ya Rani kerjaannya menjalankan butik gitu. Gunawan dan Rani memang berteman baik sih dari masa kuliah sampai sekarang gitu. Sekarang Rani dan Gunawan jadian dengan baik, ya hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih keduanya gitu. Rani anaknya Rafi dan Dinda gitu. Rafi menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. Valen, Mila, dan April senang sih….Arbil tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Valen memang tetap sih menjalankan kerjaan bengkel mobil gitu. Mila tetap dengan kegiataannya ngumpul dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah…urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sih sekolah SMA gitu. Arbil memang berteman baik dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Afan anaknya Kenzo dan Mutiara gitu. Kenzo menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Ya Afan memang sudah punya istri sih yang bernama Sridevi gitu. Rumah tangga yang di jalankan Afan dan Sridevi baik sih, ya bahagia dengan baik sih dengan anak bernama Adara gitu. Ya Adara…balita gitu. Sridevi anaknya Wika dan Irfan gitu. Irfan menjalankan usaha toko pakaian gitu. Sridevi memang masih cemburu sih jika Afan dekat dengan Novia. Ya Novia mantannya Afan sih. Hubungan pertemanan Afan dan Novia baik sih. Novia kerjaannya penyanyi dangdut dari satu panggung ke panggung lainnya gitu. Novia anaknya Raja dan Indah. Raja menjalankan usaha toko kain gitu. Sekarang ini sih Novia dekat dengan Fajar gitu. Ya Fajar memang penyanyi dangdut dari satu panggung ke panggung lainnya gitu dan juga sih Fajar memang masih menjalankan usaha Ayahnya rumah makan Rasa Nusantara gitu. Kevin dan Amanda adalah orang tuanya Fajar gitu. Arbil dan Afan yang berteman baik, ya keduanya seperti biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan adalah kafe. Ya kafe pemiliknya adalah Rizki dan Melati. Ya Rizki dan Melati…..memang suami istri gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang Politik Balas Budi gitu. Pendapat yang baik Arbil dan Afan sih tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Keinginan Arbil dan Afan sih ingin ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Struktur Perpolitikan di Indonesia gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Arbil dan Afan seperti biasa kerja dengan baik di perusahaan gitu. April memang sekolah SMA dengan baik, ya April berteman baik sih dengan teman sekolah yang bernama Lisa gitu. Ya Lisa anaknya Burhan dan Mawar gitu. Ya Burhan masih di penjara gitu. Mawar menjalankan dengan baik sih usaha toko kelontongan gitu. Kenapa Burhan di penjara? Ya Burhan adalah Bupati yang di tangkap KPK karena Burhan korupsi gitu. Asetnya Burhan semuanya di sita pemerintahan gitu. Lisa dan Mawar meninggalkan dengan baik daerah Ponorogo ke daerah Batam dengan tujuannya lembaran baru gitu. April yang berteman baik sama Lisa, ya April mengerti dengan baik sih dengan keadaan Lisa yang Ayahnya masih di penjara karena kasus korupsi gitu. April dan Lisa biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor April sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil dan Afan biasa sih ke kafe gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang Politik Taman Siswa gitu. Keinginan Arbil dan Afan tetap sih ingin ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Politik Pendidikan Islam gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan sekedar obrolan saja sih di kafe seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Arbil senang ke kafe, ya karena Arbil menyukai cewek yang bernama Melly gitu. Ya Melly kerja dengan baik di kafe jadi pelayan di kafe dan juga terkadang menyanyi di kafe gitu jika penyanyi utama kafe…yang bernama Jelita….tidak masuk kerja gitu. Melly anaknya Tono dan Mira. Tono kerjaannya sopir bajai gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Melly baik gitu. Keinginan Arbil sih jadian sama Melly. Afan mendukung saja sih jika Arbil ingin jadian dengan Melly gitu. April dan Lisa menjalankan sekolah SMA dengan baik gitu. Robi yang berteman baik sama Devan gitu, ya keduanya memang bersekolah SMA dengan baik sih. Robi anaknya Yeni dan Jhon. Ya Jhon menjalankan usaha dealer motor gitu. Devan anaknya Noel dan Jolina gitu. Noel menjalankan usaha toko elektronik gitu. Robi dan Devan biasa sih olahraga lari sih dengan tujuannya sih kebugaran tubuh, ya sehat gitu. Ya Robi dan Devan memang sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Robi suka sih dengan April gitu. Ya April dan Robi satu kelas gitu. Devan fokusnya sekolah SMA sih dari pada urusan cinta gitu. Lisa memang fokus sekolah SMA dari pada urusan cinta gitu. Robi yang suka dengan April, ya Robi berusaha dengan baik sih jadian dengan April. April suka dengan baik sih sama Robi gitu. Usaha Robi berhasil sih jadian dengan April gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih April dan Robi gitu. Devan senang saja sih Robi jadian dengan April. Lisa senang sih April dan Robi menjalankan kisah cinta yang baik gitu. Robi dan April jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Robi sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil yang berteman baik sama Melly, ya keduanya nyaman dengan baik dan akhirnya jadian dengan baik. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Afan senang sih dengan kisah cinta di jalankan Arbil dan Melly gitu. Arbil dan Melly jalan-jalan dengan motor Arbil sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. April biasa sih ke nginap di rumah kakek Ramzi dan nenek Soimah gitu. Ya April ingin baca buku gitu, ya April ke rak buku gitu. Di pilih dengan baik sih buku di rak buku. Ada buku yang tidak ada sampulnya gitu, ya April mengambil buku tersebut dengan baik. April membaca judulnya dengan baik “Love Story”. April membaca dengan baik sih penulis yang membuat buku “Valen”. April berpikir dengan baik dan berkata “Apakah Ayah ku…yang membuat buku ini?”. April membaca dengan baik buku gitu. Singkat cerita sih April selesai membaca buku. April berkata “Memang Ayah ku yang membuat buku ini. Novel kisah cinta…Valen dan Mila”. Buku yang selesai di baca sama April di taruh di rak buku. April berkata “Demi cinta sama Ibu, ya Ayah membuat novel dengan baik. Cerita novel buatan Ayah bagus!!!!!”. Kakek Ramzi dan nenek Soimah senang sih dengan cucu kesayangannya…April gitu. Ya April seperti biasa sih menjalankan sekolah SMA dengan baik sih. Pertemanan April dengan Lisa tetap baik sih. Kisah cinta April dan Robi…baik sih. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Persahabatan yang baik sih tokoh April dan tokoh Lisa gitu,” kata Eko.

“Ya begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan kartu gaplek gitu.

Friday, January 9, 2026

TAHUN 1971

Malam yang gelap, ya bintang bertaburan di langit dan bulan bersinar dengan baik di langit gitu. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus sinetron tema cinta di chenel SCTV gitu, ya seperti biasa sih...Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, yaaa sambil minum kopi dan makan singkong rebus.

Isi cerita yang baca Budi :

Ceritanya berlatar di Pakistan pada tahun 1977, enam tahun setelah Perang Pembebasan Bangladesh tahun 1971. Tahanan perang India dari perang tahun 1971 ditahan di kamp penjara bersama dengan beberapa tahanan dari perang tahun 1965. Tahanan perang tahun 1971 tetap sehat, tetapi tahanan perang tahun 1965 menjadi gila karena putus asa. Mayor Suraj Singh dari 18th Rajputana Rifles, Kapten Kabir, Kapten Jacob dan Subedar Ahmed membahas fasilitas kamp yang bagus. Mereka telah dipindahkan ke kamp dari beberapa penjara Pakistan. Keesokan paginya, sebuah truk tentara melaju menuju kamp dengan beberapa tahanan perang India lagi. Kelompok ini termasuk Letnan Penerbang Ram, Letnan Penerbang Gurtu dan Kolonel Puri. Mereka mencuri dompet penjaga dan mendapatkan kartu identitas tentara Pakistan di jalan. Para tahanan perang menyadari bahwa mereka berada di tempat yang berjarak kurang dari 200 km dari perbatasan Indo-Pakistan. Tempat itu, terungkap kemudian, adalah Chaklana. Ketika Kolonel Puri diberi tahu tentang hal ini dan ide pelarian diajukan, ia menolaknya. Alasannya adalah bahwa mungkin mereka akhirnya akan dipulangkan dan bahwa upaya yang gagal dapat mengakibatkan mereka semua terbunuh. Kolonel Pakistan Shakoor tiba di kamp Chaklala; ia memberi tahu Kolonel Puri dan Mayor Singh bahwa semua tawanan perang akan dipulangkan. Kolonel Pakistan Shakoor juga mengizinkan tawanan perang India untuk menonton film apa pun. Pada hari pemutaran film, Ahmed mencuri koran dan menemukan bahwa ini adalah kebohongan yang dibuat untuk menutupi keberadaan tahanan India kepada Palang Merah, dan rencana untuk melarikan diri pun dimulai. Sebagai perayaan untuk tanggal 14 Agustus, seorang penyanyi Ghazal diundang ke kamp. Para prajurit, setelah berhasil memalsukan identitas palsu dan memperoleh seragam Pakistan, berencana untuk menggunakan acara tersebut sebagai kedok untuk melarikan diri mereka. Ahmed mengorbankan dirinya untuk meledakkan ruang amunisi dan ruang listrik, dan tewas dalam ledakan itu. Lima lainnya melarikan diri bersama penyanyi itu, yang mereka lepaskan. Orang-orang Pakistan mengetahui pelarian itu. Setelah memindahkan paksa semua tawanan perang India kembali ke penjara Pakistan, mereka memulai perburuan besar-besaran terhadap lima tahanan, yang dipimpin oleh Shakoor. Mereka menyembunyikan identitas para tahanan sebagai tawanan perang India dan mengklaim bahwa mereka adalah penjahat biasa. Penyanyi itu sebenarnya adalah bagian dari komisi hak asasi manusia Pakistan dan melaporkan kepada pemimpin komisi bahwa pemerintah mereka menahan tawanan perang India secara ilegal. Pemimpin itu marah atas penipuan itu dan berjanji untuk memberi tahu Palang Merah. Jacob menembak dirinya sendiri karena tidak dapat menahan rasa sakit setelah ia terluka selama mereka tinggal di tempat persembunyian. Ram menembak Shakoor lalu menghancurkan banyak kendaraan regu pencari dengan meledakkan granat pada dirinya sendiri, membantu rekan-rekannya untuk menghindari penangkapan. Pemimpin hak asasi manusia dan Palang Merah tiba dan menanyai militer Pakistan tentang tawanan perang yang hilang, tetapi mereka dihalangi untuk menemukan hasil yang serius. Kaki Kabir hancur saat mengendarai sepeda motor yang ditangkap selama pelarian mereka, lalu mengalami radang dingin karena kecelakaan. Ia meninggal dengan tenang dalam tidurnya saat mereka mencapai sangat dekat dengan perbatasan India. Suraj ditembak dan dibunuh oleh orang Pakistan saat ia hendak menyeberang ke wilayah India dan jasadnya dibawa pergi oleh orang Pakistan. Gurtu menyaksikan kematian Suraj dan ditangkap kembali oleh orang Pakistan di luar layar.

Sekarang tahun 2007. Tempat itu adalah Penjara Multan di Pakistan. Kita melihat seorang lelaki tua berjalan di kompleks penjara. Ia telah membuat lima gundukan tanah kecil dan menaruh beberapa bunga di atasnya. Ia duduk di tanah di samping gundukan tanah itu dan membuka-buka buku harian penjara Mayor Suraj Singh. Lelaki tua ini adalah Gurtu. Ia berkata bahwa mustahil untuk hidup tanpa harapan, dan bahwa ia hidup karena harapan. Terungkap bahwa masih ada 54 tawanan perang India dari tahun 1971 di penjara Pakistan, dan mereka terakhir terlihat hidup pada tahun 1988.

***

Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmmmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik sih motor Eko di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Main permainan Donkey Kong saja Budi!!!!!” kata Eko.

“Oke…main permainan Donkey Kong!!!!!” kata Budi.

Budi mengambil permainan Donkey Kong di bawah meja, ya permainan Donkey Kong di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Donkey Kong dengan baik gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Budi mau cerita apa tidak?” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik! Ya aku mendengarkan dengan baik sih cerita Budi sih seperti mendengarkan sandiwara radio!” kata Eko.

“Begini ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Valen dan Mila menjalankan dengan baik rumah tangga. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil anak pertamanya Valen dan Mila. Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik di Jakarta. Di Jakarta Arbil tinggal di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Saiful dan Dewi. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Saiful dan Dewi, ya anak dua gitu. Anak pertama Saiful dan Dewi adalah Lesti. Anak keduanya Saiful dan Dewi adalah Eby. Lesti tidak tinggal di Jakarta, ya Lesti tinggal di Macau dengan suami yang bernama Rizki dan anak bernama Raisa. Ya Raisa…balita gitu. Rizki memang kerja dengan baik sih di perusahaan yang ada di Macau gitu. Rizki anaknya Ridwan dan Rara gitu. Ridwan menjalankan usaha bengkel mobil dengan baik gitu. Ridwan dan Rara memang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Rizki, Lesti, dan Raisa…memang tinggal dengan baik di rumah kontrakan di daerah komunitas orang-orang Indonesia yang tinggal dan kerja dengan baik di Macau gitu. Orang-orang China di Macau tetap menjalankan dengan baik sih tradisi dan budaya dari leluhur gitu dengan tujuannya tetap lestari demi diri, keluarga, dan orang lain gitu. Ya Orang-orang China di Macau memang mengerti dengan baik perbedaan dari agama yang di yakini gitu, ya jadi orang-orang China menghargai dan menghormati perbedaan dengan tujuannya lingkungan sosial masyarakat di Macau…rukun gitu. Polisi Macau memang bertindak dengan tegas dengan menangkap dan memenjarakan orang-orang yang berperilaku buruk di lingkungan sosial masyarakat dengan tujuannya sih lingkungan sosial masyarakat jadi baik dan aman gitu. Rizki dan Lesti memang merasakan dengan baik kompetisi dari usaha-usaha yang di jalankan orang-orang yang tinggal dengan baik di Macau, ya bagi yang memahami ilmu agama sih…hasil adalah rezeki masing-masing gitu. Memang sih Rizki dan Lesti berbaur dengan baik di lingkungan di sekitar rumah dan tempat kerja Rizki di perusahaan gitu, ya jadi Rizki dan Lesti berteman dengan orang-orang China yang tinggal dengan baik di Macau gitu. Rizki, Lesti, dan Raisa jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Macau tujuannya happy-happy gitu. Eby kerjaannya tentara gitu. Zahra menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Zahra anaknya Fildan dan Selfi. Fildan menjalankan usaha dealer motor gitu. Eby berteman baik sama Zahra gitu. Pertemuan pertama Eby dan Zahra di warkop gitu. Burhan kerjaannya memang preman gitu. Burhan belajar ilmu hitam dengan dukun gitu dengan tujuannya Burhan kebal dan kuat jadi lawan-lawannya tunduk pada Burhan gitu. Burhan memang suka main pelacuran dengan cewek yang bernama Mawar gitu. Ketika Burhan selesai urusan dengan Toto. Ya Toto di buat tidak berdaya di gang gitu karena di hajar Burhan gitu. Burhan melihat cewek cantik yang keluar dari warkop gitu. Burhan ingin mendapatkan cewek tersebut. Memang Burhan mencari tahu sih nama cewek adalah Zahra gitu. Burhan tergila-gila dengan kecantikan Zahra, ya Burhan ingin Zahra jadi milik Burhan gitu. Burhan bertemu dengan Zahra gitu. Burhan memang menggunakan ilmu dari dukun, ya jadi Zahra terhipnotis gitu. Eby memang janjian bertemu dengan Zahra, ya Eby melihat Zahra di bawa orang tidak di kenal gitu. Eby menghampiri orang yang membawa Zahra. Burhan menyerang Eby gitu. Ya Eby menghidari serangan Burhan gitu. Eby memang melancarkan serangan berupa tinjuan ke muka Burhan gitu. Burhan tidak merasa sakit karena ilmunya kebal gitu. Burhan pun meninju Eby gitu dan kena bagian perut gitu. Eby merasa kesakitan karena tinjuan dari Burhan gitu. Burhan menunjukkan dengan baik kekuatannya dari ilmu yang di dapatkan dari dukun gitu. Eby yang menyadari bahwa lawannya menggunakan ilmu hitam, ya jadi Eby membaca doa gitu yang di ajarkan dengan baik sama guru ngajinya yang bernama Andre gitu. Eby menyerang dengan baik Burhan. Ya Burhan terkena serangan tinjuan dari pukulan Eby di bagian perut, ya Burhan kesakitan gitu. Ilmu kebalnya Burhan menghilang gitu. Eby menyadari dengan baik lawannya kehilangan ilmu kebal gitu. Eby dan Burhan bertarung dengan sengit sih. Eby bisa mengalahkan dengan baik Burhan gitu. Ya Burhan terkapar di jalan gitu. Zahra keadaan sadar sih dari hipnotis Burhan gitu. Ya Zahra berterima kasih di tolong sama Eby gitu. Burhan di bawa sama Eby ke kantor polisi. Ya polisi langsung memasukkan Burhan ke penjara gitu. Polisi bergerak semua untuk menangkap semua preman yang berkaitan dengan Burhan gitu. Semua preman di lingkungan sosial masyarakat di tangkap polisi dan preman di penjara dengan baik gitu. Eby dan Zahra pertemanannya baik dan keduanya jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Eby dan Zahra gitu, ya keduanya merencanakan menikah gitu. Kerjaan Eby tentara….baik dan kuliah Zahra juga….baik gitu. Arbil yang tinggal dengan baik di rumah kontrakan, ya Arbil memang kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAKRA gitu. Valen, Mila, dan April senang sih Arbil kerja dan tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Valen memang menjalankan dengan baik sih usaha bengkel mobil gitu. Mila memang membantu dengan baik sih usaha bengkel mobil yang di jalankan Valen, ya Mila bagian keuangan gitu. Mila tetap sih ngumpul dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah gitu….urusan pengajian. April menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Batam gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil memang berteman baik sih sama teman kerja yang bernama Afan gitu. Ya Afan anaknya Samsul dan Aliya gitu. Samsul menjalankan usaha toko pakaian gitu. Pertemanan Arbil dan Afan yang baik, ya keduanya memang jalan-jalan sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan adalah kafe gitu. Kafe pemiliknya adalah Yusuf dan Della gitu. Memang sih…Yusuf dan Della…suami istri gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang pembangunan politik pada masa Refomasi gitu. Pendapat Arbil dan Afan tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Keinginan Arbil dan Afan ingin ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. Afan sedang dekat dengan cewek yang bernama Sridevi, ya panggilannya Devi. Pertemuan pertama Afan dan Devi di kafe, ya Afan jatuh hati pada Devi jadinya keduanya berteman baik gitu. Devi anaknya Kenzo dan Sandra. Kenzo menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Kerjaannya Devi adalah wartawati di surat kabar Suara Rakyat gitu. Salah satu artikel yang di buat Devi sih tentang cewek yang bernama Juleha yang di bunuh suaminya sendiri yang bernama Jono gitu. Ya Jono memang kerjaannya preman, ya minum arak dan pengedar narkoba gitu. Memang Jono di tangkap polisi dan di penjara gitu. Berdasarkan kesaksian Jono, ya kenapa Jono membunuh istri Juleha? Karena Jono kesambet roh jahat gitu, ya Jono memang menyimpan jimat dari dukun gitu. Afan yang berteman baik sama Devi, ya Afan ingin jadian dengan Devi gitu. Usaha yang di jalankan Afan yang ingin jadian dengan Devi, ya Afan berhasil jadian dengan Devi gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Afan dan Devi gitu. Arbil senang sih dengan kisah cinta Afan dan Devi gitu. Arbil sekarang ini dekat dengan dua cewek gitu, ya Tasya dan Melly gitu. Tasya kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU. Pertemuan pertama Tasya dan Arbil di kafe, ya keduanya berteman baik gitu. Tasya anaknya Ferdi dan Syakirah gitu. Ferdi menjalankan usaha toko Hp gitu. Melly tetangga depan rumah kontrakan Arbil gitu. Melly anaknya Faul dan Rani. Faul menjalankan usaha rumah makan Nusantara gitu. Melly memang kerja dengan baik di rumah makan orang tuanya gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Melly baik gitu. Nama juga Arbil cowok gitu, ya Arbil dalam khayalannya sih mendapatkan Tasya dan Melly…bahagia gitu. Kenyataannya sih Arbil harus memilih antara Tasya dan Melly gitu. Arbil ingin menyatakan cinta sama Tasya, ya tetapi Arbil telat gitu Tasya telah jadian dengan teman kerja yang bernama Redy gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Redy dan Tasya gitu. Arbil memutuskan dengan baik menyatakan cinta sama Melly saja. Melly memang suka sama Arbil gitu. Melly menerima cinta Arbil gitu. Arbil senang cintanya di terima Melly gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Afan senang sih dengan kisah cinta Arbil dan Melly gitu. April yang menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam, ya April berteman dengan baik dengan teman kuliah yang bernama Lisa gitu. Lisa anak Fattah dan Zahra gitu. Fattah menjalankan usaha minimarket gitu. Pertemanan yang baik April dan Lisa memang keduanya jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Lisa memang berpacaran dengan Jhon gitu. Ya Jhon memang satu fakultas dengan Lisa dan April gitu. Jhon anaknya Aditiya dan Cintya gitu. Aditiya kerjaannya pengacara gitu. Hubungan kisah cinta Jhon dan Lisa baik gitu. Robi tetangga depan rumah April gitu. Robi kerjaannya polisi gitu. Ya Robi anaknya Alfa dan Jenny gitu. Alfa menjalankan usaha toko kain gitu. Robi memang berteman baik sih sama April gitu. Robi yang kerjaannya polisi menjalankan dengan baik kerjaannya gitu. Di lingkungan sosial masyarakat di Batam…memang ada orang-orang yang berperilaku buruk gitu. Robi bertindak tegas sih menangkap dan memenjarakan orang-orang yang berperilaku buruk di lingkungan sosial masyarakat dengan tujuan sih lingkungan sosial masyarakat jadi baik dan aman gitu. April memang suka dengan Robi. Ya Robi yang suka dengan April, ya Robi berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan April gitu. Usaha Robi berhasil jadian dengan April gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Lisa senang sih dengan kisah cinta Robi dan April yang baik gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja! Yaaa dunia ini ada yang lebih baik bercerita dari pada aku sih, ya paling baik bercerita adalah sinetron dan film….produksi dalam negeri dan luar negeri….berkaitan dengan ekonomi gitu!” kata Budi.

“Aku paham omongan Budi!!!!” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Lisa,” kata Eko.

“Ya begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Eko dan Budi tetap asik sih main permainan Donkey Kong gitu.

Thursday, January 8, 2026

RAABTA

Malam hari yang gelap, ya bintang berkelap-kelip di langit dan bulan bersinar dengan baik di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus.....seni dan kebudayaan suku Alas di chenel TVRI, ya Budi duduk santai sih di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus....sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Shiv Kakkar adalah seorang bankir dari Amritsar yang mendapat kesempatan menguntungkan untuk bekerja di Budapest bersama dengan teman masa kecilnya, Radha. Dia adalah seorang playboy yang suka bersenang-senang di rumah dan melanjutkan perilaku ini di Budapest. Saira Singh adalah seorang wanita muda yang dihantui oleh mimpi buruk misterius tentang tenggelam sampai mati. Dia tinggal sendiri di Budapest dan bekerja sebagai pembuat cokelat. Shiv kebetulan menemukan toko Saira saat berkencan dengan seorang wanita, tetapi mendapati dirinya sangat tertarik pada Saira. Terkejut oleh hubungan aneh yang dia rasakan dengan Shiv, Saira awalnya menolak kemajuannya, tetapi akhirnya menyerah. Keesokan harinya, Saira mengungkapkan bahwa dia belum pernah merasakan hubungan seperti itu sebelumnya tetapi dalam kekacauan karena dia punya pacar. Tidak mau melepaskan hubungan mereka, Shiv mengganggu kencan Saira dengan pacarnya Manav dan menunjukkan kepadanya bahwa dia lebih suka bersamanya daripada dengan pacarnya. Manav putus dengannya, dan Shiv dan Sairah mulai menghabiskan waktu bersama, semakin dekat. Suatu malam, mereka pergi ke sebuah kelab di mana Saira sambil menangis mengungkapkan kepada Shiv bahwa ia takut air karena orang tuanya tenggelam setelah kecelakaan mobil ketika ia berusia dua tahun.

Shiv memberi tahu Saira bahwa ia harus pergi untuk perjalanan bisnis selama seminggu. Mereka memutuskan untuk melihat bagaimana perasaan mereka setelah berpisah selama seminggu. Selama Shiv pergi, Saira mengenal Zakir dan menceritakan kepadanya tentang mimpi buruknya. Dalam salah satu makan malam mereka, Zakir membius Saira dan menculiknya.

Saira terbangun dan mendapati dirinya terjebak di rumah besar terpencil milik Zakir di sebuah pulau di lepas pantai. Saira menuntut Zakir untuk melepaskannya, tetapi Zakir menolaknya, dengan mengatakan bahwa dia menghabiskan seluruh hidupnya untuk mencarinya. Zakir menjelaskan bahwa dia sangat mencintainya di kehidupan sebelumnya, tetapi cintanya tidak berbalas. Zakir menolak untuk melepaskannya lagi. Ketika Saira tidak mempercayainya, Zakir menunjukkan koleksi lukisan yang sangat akurat yang dibuatnya tentang dirinya di berbagai usia dan mengatakan bahwa dia akan menemukan penjelasan untuk mimpi buruknya. Karena mengira Zakir gila, Saira mencoba melarikan diri tetapi akhirnya jatuh ke laut, yang memicu ingatan tentang kehidupan sebelumnya.

Delapan ratus tahun yang lalu, Saira adalah putri prajurit, Saiba. Dia memiliki sahabat masa kecil, Qaabir (sekarang Zakir), sesama prajurit dari sukunya yang jatuh cinta padanya. Kerajaan mereka terancam oleh Muraakis, yang dipimpin oleh penguasa Rajput yang bijak dan tua, Muwwaqqil. Qaabir terluka parah oleh prajurit Jilaan yang ganas (sekarang Shiv), yang memberi Qaabir ultimatum untuk menyerah. Saiba menantang Jilaan, dan mereka menemukan diri mereka tertarik satu sama lain. Saiba menerima kekalahan, menyerahkan kerajaan kepada Muraakis dan dirinya sendiri kepada Jilaan. Qaabir mencoba untuk mengambil kembali Saiba, tetapi dia mengungkapkan bahwa dia dan Jilaan saling mencintai. Pada malam pernikahan mereka, sebuah komet jatuh, dan Muwwaqqil menyadari bahwa ini akan menjadi malam yang menentukan. Qaabir menyergap Jilaan dan Saiba, dan membunuh Jilaan dengan melukainya dan melemparkannya ke laut. Saiba melompat ke laut untuk menyelamatkannya, tetapi tidak berhasil. Patah hati saat melihat Jilaan tewas, Saiba memutuskan untuk ikut tenggelam. Saat melihat Saiba tewas, Qaabir menggorok lehernya sendiri, bunuh diri. Muwwaqqil meramalkan bahwa kejadian ini akan terulang.

Kali ini, Saira memutuskan untuk menyelamatkan Shiv dengan menikahi Zakir, dan dengan demikian menyelamatkan Shiv dari pembunuhan. Namun ketika Shiv muncul, Saira memutuskan untuk melawan Zakir. Meskipun Saira tahu apa yang terjadi di kehidupan mereka sebelumnya, Shiv tidak mengingat satupun dari itu, dia mengatakan bahwa dia sepenuh hati mencintai Saira dan akan mempercayainya tanpa syarat. Shiv dan Saira melarikan diri dari Zakir, tetapi dia mengejar mereka. Saat melempar Shiv ke laut, Shiv menyeret Zakir bersamanya, dan Zakir meninggal. Saira melompat ke air dan mampu menyelamatkan Shiv. Mereka kemudian diselamatkan dari air oleh helikopter angkatan laut.

Sepuluh tahun kemudian, Shiv membawa kedua saudara kembar mereka, Karan dan Arjun ke Kuil Emas di Amritsar. Kemudian, Saira memanggil ketiganya dan pergi menemuinya.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus banget gitu, ya buku di tutup dengan baik dan buku di taruh di bawah meja gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik sih motor Eko di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Main permainan Donkey Kong saja Budi!!!!!” kata Eko.

“Oke…main permainan Donkey Kong!!!!!” kata Budi.

Budi mengambil permainan Donkey Kong di bawah meja, ya permainan Donkey Kong di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Donkey Kong dengan baik gitu.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Valen dan Mila menjalankan dengan baik rumah tangga. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil anak pertamanya Valen dan Mila. Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik di Jakarta. Di Jakarta Arbil tinggal di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Saiful dan Dewi. Ya rumah tangga yang di jalankan dengan baik Saiful dan Dewi gitu, ya anak dua sih. Anak pertama Saiful dan Dewi adalah Lesti. Anak keduanya Saiful dan Dewi adalah Eby gitu. Lesti tidak tinggal di Jakarta, ya Lesti tinggal dengan baik di Hongkong dengan suami yang bernama Rizki dan anak bernama Aqella gitu. Ya Aqella…balita gitu. Rizki memang kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Hongkong gitu. Rizki dan Lesti yang tinggal dengan baik di Hongkong merasakan dengan baik sih kompetisi dari usaha-usaha yang di jalankan orang-orang yang tinggal dengan baik di Hongkong gitu, ya bagi yang memahami…ilmu agama sih….hasil adalah rezeki masing-masing gitu. Rizki, Lesti, dan Aqella…jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Hongkong dengan tujuannya happy-happy gitu. Orang-orang Hongkong memang tetap sih memberdayakan dengan baik budaya dan tradisi leluhur agar lestari dengan baik demi diri, keluarga, dan orang lain gitu. Rizki dan Lesti yang tinggal dengan baik di Hongkong memahami dengan baik kata orang-orang tua di Indonesia “Di mana bumi di pijak, di situ langit di junjung”, ya jadi Rizki dan Lesti menghargai dan menghormati dengan baik nilai-nilai dari budaya dan tradisi orang-orang Hongkong. Rizki dan Lesti memang tinggal di rumah kontrakan di lingkungan komunitas orang-orang Indonesia gitu. Ya Rizki dan Lesti memang berteman dengan baik sama orang-orang China asli Hongkong gitu di lingkungan sekitar rumah dan di tempat kerja Rizki di perusahaan gitu. Polisi Hongkong menjalankan tugasnya dengan baik sih untuk menangkap dan memenjarakan orang-orang yang berperilaku buruk di lingkungan sosial masyarakat gitu dengan tujuannya sih lingkungan sosial masyarakat…aman gitu. Eby kerjaannya tentara gitu. Zahra anaknya Rara dan Ridwan gitu. Ridwan menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Ya Zahra menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Eby memang berpacaran dengan Zahra gitu. Rumah Eby dan Zahra dekat sih cuma lima langkah gitu seperti lagu dangdut gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Eby dan Zahra, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Arbil yang tinggal dengan baik di Jakarta, ya Arbil kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU gitu. Valen, Mila, dan April senang sih Arbil tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Valen memang menjalankan dengan baik sih usaha bengkel mobil gitu. Mila memang membantu dengan baik sih kerjaannya Valen sih bagian keuangan gitu. Mila tetap sih urusannya dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah…urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sih kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam gitu. Arbil memang berteman baik sih dengan teman kerja di perusahaan yang bernama Afan gitu. Afan anaknya Gilang dan Rina. Gilang menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Arbil dan Afan yang berteman baik, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan adalah warkop. Pemilik warkop adalah Sridevi, ya panggilannya Devi gitu. Rakha dan Mala adalah orang tuanya Sridevi gitu. Pendapat Arbil dan Afan tentang makanan dan minuman di warkop…enak gitu. Afan dan Arbil ngobrol sih di warkop gitu, ya Afan ingin tahu sih tentang lingkungan sosial masyarakat di Batam dan jadi Arbil menceritakan dengan baik sih tentang lingkungan sosial masyarakat di Batam sama Afan gitu, ya orang-orang yang tinggal di Batam sih…antara baik dan buruk perilaku manusia gitu…antara paham agama dan tidak paham agama, ya 6 ajaran agama yang berkembang dengan baik di Indonesia gitu. Ya Afan mengerti dengan baik keadaan lingkungan sosial Batam dari cerita Arbil gitu. Ya memang sih Arbil dan Afan di warkop…ngobrol dengan baik sih tentang ekonomi sosial budaya gitu. Keinginan Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sama Wakil Gubernur Jakarta tentang pembangunan sosial budaya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Jakarta gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan di warkop sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Arbil dan Afan kerja dengan baik di perusahaan gitu. Afan memang menyukai Sridevi. Pertemanan Afan dan Devi baik gitu. Arbil teman baiknya Afan gitu, ya Arbil mendukung saja sih jika Afan jadian dengan Devi gitu. Arbil sekarang ini masih memikirkan dengan baik Tasya sih. Tasya dan Arbil memang pernah pacaran pada masa kuliah di Batam gitu. Putusnya kisah cinta Tasya dan Arbil karena orang tua Tasya bercerai gitu. Tasya meninggalkan Batam dengan Ibunya yang bernama Sandra, ya ke Jakarta gitu. Ayahnya Tasya yang bernama Ivan menikah dengan Keyla, ya memang sih rumah tangga di jalankan dengan baik Ivan dan Keyla gitu. Arbil yang masih ada rasa sama Tasya, yaaa Arbil ingin bertemu dengan Tasya. Memang Arbil mencari Tasya sih di Jakarta berdasarkan informasi yang ada gitu. Arbil sampai sekarang belum bertemu dengan Tasya gitu. April yang menjalankan kuliah dengan baik di Batam, ya April berteman baik sih dengan teman kuliah yang bernama Lisa.Ya Lisa anaknya Farhan dan Jelita gitu. Ya Farhan kerjaannya dokter di rumah sakit yang ada di Batam gitu. Pertemanan yang baik April dan Lisa, ya keduanya jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. April memang berteman baik sih dengan Robi. Ya Robi tetangga depan rumah April gitu. Robi anaknya Devan dan Aliya. Devan menjalankan usaha rumah kontrakan lima pintu gitu. Robi kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAHAYA yang ada di Batam gitu. Lisa berteman baik sama Robi karena April gitu. Lisa suka sih dengan Robi gitu. Karena rasa suka sih Lisa pendekatan dengan baik sih sama Robi gitu. Robi memang menganggap Lisa teman saja gitu. Ya Robi sebenarnya sukanya April gitu. April membiarkan saja Lisa yang agresif sih mendekatin Robi gitu. Di kampus, ya ada cowok yang suka dengan Lisa. Cowok yang suka sama Lisa bernama Rangga gitu. Rangga anaknya Fattah dan Zahra. Fattah menjalankan usaha rumah makan Seafood gitu. Rangga yang suka dengan Lisa, ya Rangga berusaha dengan baik sih untuk jadian sama Lisa gitu. Afan yang menjalankan dengan baik pertemanan dengan Devi, ya Afan yang ingin jadian sama Devi. Usaha Afan berhasil sih jadian sama Devi. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Afan dan Devi gitu. Arbil senang sih dengan kisah cinta Afan dan Devi gitu. Arbil yang ingin bertemu dengan Tasya, ya akhirnya Arbil bertemu Tasya juga sih di rumahnya gitu. Tasya sekarang sudah menikah dengan Roy gitu. Ya Roy kerja dengan baik di perusahaan PT. CAKRA gitu. Arbil mengerti keadaan bahwa Tasya sudah punya suami gitu. Arbil tidak bisa balikan dengan Tasya, ya jadi Arbil dan Tasya berteman baik saja gitu. Arbil seperti biasa sih kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. Robi yang suka dengan April, ya Robi menyatakan cinta sama April. Ya April yang suka dengan Robi, ya April menerima cinta Robi. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Lisa mengerti keadaan sih bahwa Robi suka dengan April, ya makanya Robi jadian dengan April. Lisa tidak mau merusak hubungan pertemanan dengan April, ya jadi Lisa senang sih Robi jadian dengan April gitu. Rangga yang suka sama Lisa, ya Rangga menyatakan cinta sama Lisa gitu. Lisa menerima cinta Rangga gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Rangga dan Lisa gitu. April dan Robi senang dengan kisah cinta Lisa dan Rangga gitu. Devi memang punya teman sih yang bernama Melly gitu. Melly kerja dengan baik di mall yang ada di Jakarta gitu. Hari dan Rani adalah orang tua Melly. Hari kerjaannya sopir bajai gitu. Arbil berteman dengan Melly karena Devi dan Afan gitu. Arbil suka sih dengan Melly gitu. Arbil yang masih jomlo, ya Arbil ingin sih punya pacar gitu jadi Arbil memutuskan dengan baik ingin jadian dengan baik sama Melly gitu. Pendekatan di jalankan dengan baik sih Arbil dengan Melly gitu. Usaha Arbil berhasil sih jadian dengan Melly gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Afan dan Devi senang sih dengan kisah cinta Arbil dan Melly gitu. Valen punya rencana sih untuk mengajak anak dan istri makan di rumah makan Pondok Batam Kuring gitu di jalankan dengan baik gitu. Mila dan April senang sih dengan rencana Valen yang ngajak makan Pondok Batam Kuring gitu. Cerita di buat dengan baik gitu, ya Valen, Mila, dan April berada di rumah makan Pondok Batam Kuring gitu. Pendapat Valen, Mila, dan April tentang makanan dan minuman di rumah makan Pondok Batam Kuring…enak gitu, yaaa dan juga pelayanannya gitu. Kisah cinta Valen dan Mila baik, ya April senang gitu. Valen, Mila, dan April…berada di rumah makan Pondok Batam Kuring…menikmati dengan baik keadaan yang bagus jadi keadaan happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Begitulah ceritanya,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Kisah persahabatan yang baik tokoh April dan tokoh Lisa,” kata Eko.

“Yaaa begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Donkey Kong gitu.

KALANK

Malam yang gelap bertabur bintang di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus...FTV di chenel MAXStream, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik.

Isi cerita yang di baca Budi :

Satya Chaudhry diberi tahu oleh dokternya bahwa ia menderita kanker dan akan segera meninggal. Ia kembali ke desa asalnya di daerah Rajputana dan meminta kenalannya, Roop, untuk menemani suaminya, Dev Chaudhry yang mengelola surat kabar liberal. Roop terus menolak lamaran Satya dan menjawab bahwa meskipun ayah Satya telah banyak membantu keluarganya, ia tidak dapat menyeimbangkan keadaan dengan meminta bantuan yang tidak pantas, tetapi kemudian ayahnya, Dharampal, meyakinkannya dan setuju dengan syarat ia akan menikahi Dev dan Satya pun setuju.

Setelah menikah, Dev memberi tahu Roop bahwa dia masih mencintai Satya dan hubungan mereka hanya akan bersifat platonis dan mesra. Roop yang depresi mencari hiburan dalam musik, yang dia mulai pelajari dari seorang ibu kotha , Bahaar Begum. Dia juga mulai bekerja di penerbit milik suaminya, untuk memanfaatkan pendidikannya demi keuntungannya. Roop menyatakan minatnya untuk menulis tentang kondisi Heera Mandi, yaaa daerah tempat kotha itu berada, di mana dia bertemu dengan seorang pandai besi yang suka menggoda wanita bernama Zafar.

Zafar ingin membalas dendam pada orang tuanya, Bahaar Begum dan Balraj Chaudhry (yang meninggalkan Zafar setelah mengakhiri perselingkuhannya dengan Bahaar) dengan merayu Roop, karena ia telah menikah dengan putra sah Balraj, Dev. Roop salah mengartikan niat Zafar dan jatuh cinta padanya. Ia juga mulai menjalin persahabatan dengan Dev, yang membuat Satya bahagia sekaligus sedih. Satya meninggal setelah mendesak Dev untuk memberi Roop kesempatan dan memaafkan Balraj atas perselingkuhannya. Sebagai bagian dari upaya lain untuk mempermalukan Balraj, Zafar memicu kebencian komunal pada temannya, Abdul Khan, dengan menuntut pemisahan India berdasarkan garis agama, yang tidak didukung oleh Balraj dan Dev.

Ketika Balraj menyadari cinta Roop dan Zafar, ia menghadapi Bahaar dan Zafar. Bahaar, yang tidak setuju dengan pendekatan Zafar, memperingatkan Roop dan memberitahunya tentang niat sebenarnya Zafar. Patah hati, Roop menyempurnakan pernikahannya dengan Dev tetapi bersikeras bahwa ia tidak akan pernah bisa mencintainya. Ketika sikap politik Abdul mendapatkan pengaruh, ya kerusuhan terhadap umat Hindu dan Sikh di kota itu terjadi, di mana keluarga Chaudhry memutuskan untuk melarikan diri ke Amritsar dengan bantuan Zafar, tetapi tidak sebelum Saroj, pembantu yang baik hati ditikam sampai mati secara brutal. Zafar mengaku kepada Roop bahwa ia akhirnya jatuh cinta padanya, meskipun niatnya itu sudah ada sejak awal. Saat menaiki kereta, Zafar ditikam di perutnya empat kali dengan belati oleh Abdul, saat Roop dan Dev melarikan diri.

10 tahun kemudian, Roop dan Dev diwawancarai tentang pengalaman mereka oleh Aditya, seorang jurnalis yang mendokumentasikan pemisahan tersebut. Cerita berakhir dengan Roop mengingat Zafar dan suara hati Roop yang mengatakan bahwa warna cinta dan benci adalah merah, tetapi cintalah yang sering kali dicap buruk atau ternoda.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi menikmati dengan baik sih minum kopi dan makan singkong goreng. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Main permainan Ular Tangga saja Budi!” kata Eko.

“Main permainan Ular Tangga. Main lain saja…Eko!” kata Budi.

“Main permainan yang lain. Permainan apa Budi?” kata Eko.

“Tunggu dulu! Aku ambil dulu permainannya!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Budi mengambil permainan di bawah meja dan permainan di taruh di atas meja!” kata Budi.

“Ini…permainannya!” kata Eko.

Eko melihat dengan baik sih permainan di meja.

“Permainan Donkey Kong!!!!!” kata Budi.

“Permainan Donkey Kong. Biasa sih permainan Donkey Kong di game ini dan itu. Budi buat permainan Donkey Kong,” kata Eko.

“Aku suka dengan Donkey Kong jadi aku membuat permainan Donkey Kong,” kata Budi.

“Permainan Donkey Kong gimana mainnya…Budi?!” kata Eko.

“Permainan Donkey Kong…mudah sih Eko…seperti permainan Ular Tangga. Dadu di lempar dengan baik, ya mata dadu yang menunjuk ke atas…maka jumlah mata dadu menunjukkan langkah dari bidak pemain gitu. Jika bidak pemain berada di kotak ada gambar Donkey Kong…maka bidak pemain…maju langkah di sesuai dengan angka yang di tulis di kotak gitu. Jika bidak pemain berada di kotak….ada musuh-musuh Donkey Kong maka permain mundur langkahnya sesuai angka yang tertulis di kotak gitu,” kata Budi.

“Penjelasan Budi  ok…tentang permainan Donkey Kong. Permainan Donkey Kong…mirip permainan Ular Tangga. Main Budi!” kata Eko.

“Ok….main permainan Donkey Kong!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

Eko dan Budi main permainan Donkey Kong dengan baik.

“Film yang berkaitan dengan Donkey Kong….bagus kan Budi?” kata Eko.

“Yaaa bagus sih Eko…tentang film yang berkaitan dengan Donkey Kong!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Donkey Kong gitu.

“Oh…iya…Budi mau cerita apa tidak?” kata Eko.

“Aku mau cerita…Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Valen dan Mila menjalankan dengan baik sih rumah tangganya. Arbil anak pertamanya Valen dan Mila. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik sih di Jakarta. Arbil memang didik dengan baik sama Valen dan Mila, ya makanya Arbil berhasil di pendidikan dan kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU. Ya memang Arbil tinggal di Jakarta…tinggal di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Saiful dan Dewi. Ya Saiful dan Dewi menjalankan rumah tangganya dengan baik, ya anak dua sih. Anak pertama Saiful dan Dewi adalah Lesti. Anak keduanya Saiful dan Dewi adalah Eby gitu. Lesti tidak tinggal di Jakarta, ya Lesti tinggal dengan baik di Jepang dengan suaminya yang bernama Ridho dan anak bernama Aqella. Aqella…balita. Ridwan dan Rara adalah orang tua Ridho. Ridwan menjalankan usaha toko Hp gitu. Ridho memang kerja dengan baik sih di perusahaan yang ada di Jepang gitu. Ridho yang tinggal dan kerja dengan baik di Jepang, ya Ridho merasakan dengan baik sih kompetisi dari usaha-usaha yang di jalankan orang-orang yang tinggal dengan baik di Jepang gitu, yaaa bagi yang memahami ilmu agama sih…hasil adalah rezeki masing-masing gitu. Ridho, Lesti, dan Aqella….memang tinggal di komunitas orang-orang Indonesia yang tinggal dan kerja dengan baik di Jepang gitu. Ridho dan Lesti memang berbaur dengan orang-orang asli Jepang di lingkungan sekitar rumah dan juga di tempat kerja Ridho di perusahaan gitu. Ridho dan Lesti memang menilai dengan baik sih budaya dan tradisi orang-orang Jepang tetap di jalankan dengan baik gitu. Ridho, Lesti, dan Aqella…memang biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jepang dengan tujuannya happy-happy gitu. Eby memang menjalankan dengan baik sih kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Ya Eby memang berpacaran dengan Zahra gitu. Zahra anaknya Irfan dan Rina gitu. Rina telah lama meninggal gitu. Irfan memang punya istri baru yang bernama Amanda gitu. Zahra memang menerima Amanda jadi Ibu tirinya Zahra gitu. Zahra memang satu fakultas dengan Eby. Irfan kerjaannya menjalankan usaha toko elektronik gitu. Ada yang tidak suka dengan Zahra gitu, ya orang itu adalah Sandra. Ya Sandra mantannya Eby. Ardian dan Jelita adalah orang tuanya Sandra. Ardian menjalankan usaha dealer mobil gitu. Sandra ingin balikan sama Eby, ya jadi Sandra membuat siasat sih dengan menyingkirkan Zahra gitu. Sandra beda fakultas dengan Eby dan Zahra gitu. Sandra berteman baik sama Zahra gitu. Sandra menaruh kalung emas di tas Zahra. Dengan pura-pura kehilangan kalung emas, ya di periksa dengan baik semua orang gitu dan kalung emas berada di dalam tasnya Zahra gitu. Zahra yang tertuduh mencuri, ya jadinya Zahra di masukkan kepenjara gitu. Zahra memang membela diri bahwa dirinya tidak mencuri kalungnya Sandra gitu. Zahra kena fitnah, ya jadi meratap di penjara dan Zahra ibadah dengan baik untuk bisa keluar dari penjara gitu. Eby bersama orang tuanya berusaha mengungkap sih…siapa yang menfitnah Zahra? . Sandra dan Eby memang dekat sih. Nama Zahra buruk sih karena masuk penjara gitu. Eby dekat dengan Sandra gitu, ya Eby curiga dengan Sandra yang mau memisahkan Eby dan Zahra dengan rencana menfitnah Zahra mencuri kalung emas Sandra dan Zahra di penjara gitu. Rencana Eby berhasil sih dekat sama Sandra bahwa memang sih Sandra yang menfitnah Zahra mencuri kalung emasnya Sandra gitu. Zahra terbukti tidak bersalah, ya nama baiknya di pulihkan dengan baik dan Zahra keluar dari penjara gitu. Sandra di penjara gitu. Ya Sandra kesal di penjara gitu. Zahra bersyukur dengan baik berkat ibadahnya jadinya Zahra keluar dari penjara dan orang yang memfitnah Zahra mendapat balasan setimpal gitu…Sandra masuk penjara gitu. Hubungan kisah cinta Eby dan Zahra baik gitu. Arbil kerja dengan baik di perusahaan gitu. Valen, Mila, dan April…senang sih Arbil tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Valen tetap menjalankan dengan baik usah bengkel mobil. Mila seperti biasa sih ngumpul-ngumpul dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah…urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Batam gitu. Arbil berteman baik dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Afan sedang dekat dengan cewek yang bernama Sridevi, ya panggilannya Sri gitu. Sri anaknya Devan dan Aliya. Devan menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Sri memang kerja dengan baik di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Pemilik perusahaan adalah Fattah gitu. Sri memang punya anak sih yang bernama Aletta gitu. Aletta menjalankan sekolah TK gitu. Afan awalnya memperkirakan sih Sri janda anak satu, ya karena Afan berteman baik sama Sri jadi Afan jadi tahu deh bahwa Aletta anak angkat Sri gitu. Ya orang tua Aletta meninggal karena kecelakaan motor gitu, ya Aletta yang yatim piatu di angkat anak sama Sri karena orang tua Aletta teman baik Sri. Rakha dan Mala adalah orang tua Aletta gitu. Hubungan perteman baik Afan dan  Sri baik sih, ya keduanya ada rasa sih. Aletta suka sama Afan gitu. Afan dan Sri yang saling suka sih jadinya jadian dengan baik gitu. Fattah suka sama Sri, ya Fattah ingin bersama Sri gitu. Afan jadinya menegaskan dengan baik sih pada pada Fattah bahwa Sri adalah pacar Afan gitu. Sri yang tidak tertarik dengan Fattah dan Fattah ingin bersama Sri gitu, ya jadi Sri memutuskan dengan baik keluar dari perusahaan Fattah dan Sri kerja dengan baik di perusahaan di tempat Afan bekerja gitu. Arbil memang senang sih dengan kisah cinta Afan dan Sri gitu. Afan dan Sri merencanakan menikah dengan baik, ya Aletta senang sih Afan jadi Ayah Aletta gitu. Arbil sedang dekat sih dengan teman kerja yang bernama Melly gitu. Ya Melly anaknya Ivan dan Keyla gitu. Ivan menjalankan usaha toko pakaian gitu. Melly pernah pacaran sih sama Tama pada masa kuliah gitu. Kenapa Melly dan Tama putus kisah cinta? Ya karena Tama selingkuh dengan Mawar gitu. Sekarang sih Melly telah melupakan dengan baik sih Tama gitu. Melly yang berteman baik sama Arbil, ya Melly suka sih dengan Arbil gitu. Arbil pada masa kuliah di Batam pernah sih suka sama cewek yang bernama Tasya. Ya Arbil di tolak sama Tasya dan Tasya menjalin kisah cinta dengan Akbar gitu. Hubungan kisah cinta Tasya dan Akbar berjalan dengan baik sih sampai sekarang, ya keduanya kerja dengan baik di perusahaan PT. CAKRA yang ada di Batam gitu. Sekarang sih Arbil memang telah melupakan dengan baik sih Tasya gitu. Arbil yang suka dengan Melly, ya Arbil ingin jadian sih dengan Melly gitu. Arbil yang berteman baik sama Afan, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favorit Arbil dan Afan sih…kafe gitu. Pemilik kafe adalah Vilmei dan Andi Law gitu. Memang sih Andy Law dan Vilmei…suami istri, ya memang sih keduanya keturunan China dan agamanya Islam gitu. Arbil dan Afan di kafe ngobrol dengan baik sih tentang Politik Era Kerajaan Singasari. Pendapat Arbil dan Afan sih tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Keinginan Arbil dan Afan ingin ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang ekonomi syariah berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Jakarta gitu. Memang sih obrolah Arbil dan Afan di kafe sekedar obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. Arbil yang berteman baik sama Melly, ya keduanya saling suka gitu jadinya jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Afan senang sih kisah cinta Arbil dan Melly gitu. Arbil dan Melly jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Arbil sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil dan Melly ada rencana menikah gitu. April yang menjalankan sekolah SMA dengan baik, ya April berteman baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Lisa. Lisa anaknya Farhan dan Jihan. Farhan kerjaannya dokter di rumah sakit yang ada di Batam gitu. April suka sih dengan teman satu kelas yang bernama Robi gitu. Ya Robi anaknya Andre dan Ayu. Andre menjalankan usaha dealer motor gitu. April cukup suka saja sama Robi karena April ingin fokus sekolah SMA gitu. Robi suka sih dengan April, ya Robi cukup berteman baik sama April gitu dan Robi fokus sekolah SMA gitu. Lisa memang berpacaran sih dengan Ryan gitu. Ryan anaknya Udin dan Lira gitu. Udin menjalankan usaha rumah makan Seafood gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Ryan dan Lisa baik sih, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Ryan ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Valen dan Mila yang menjalankan rumah tangganya dengan baik, ya keduanya menjalankan liburan ke Singapura dengan tujuannya sih merayakan hari pernikahan keduanya gitu. Bengkel mobil yang menjalankan adalah kakek Ramzi dan April selama Valen dan Mila liburan di Singapura gitu. Ya di Singapura…Valen dan Mila menikmati dengan baik moment kebersaman keduanya, ya kisah cinta memang di abadikan dengan baik sih di foto dan di videoin di Hp gitu. Valen dan Mila…happy-happy di Singapura gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Begitulah ceritanya,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!!!!!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Pertemanan dengan baik sih tokoh April dan tokoh Lisa,” kata Eko.

“Yaaa begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Donkey Kong gitu.

Tuesday, January 6, 2026

PANIPAT

"Malam hari. Bulan setengah bersinar dengan baik di langit," kata Budi.

Memang seperti biasa sih...Budi duduk santai di depan rumahnya sambil minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Eko.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita yang baca Budi :

Bahasa Indonesia: Pada tahun 1758, Kekaisaran Maratha telah mencapai puncaknya di bawah pimpinan Peshwa Balajj Baji Rao alias Nana Saheb. Komandan Maratha Raghunath Rao, saudara Peshwa, Shamsher Bahadur, yaaa saudara tiri Peshwa, dan Sadashiv Rao Bhau, yaaa sepupu Peshwa, mengalahkan Nizam dari Hyderabad dan komandan artileri Ibrahim Khan Gardi. Sadashiv memasukkannya ke dalam Tentara Maratha sebagai komandan artileri mereka. Mereka pulang ke ibu kota Kekaisaran di Pure. Karena tekanan dari istrinya Gopika Bai, yaaa Peshwa menunjuk Sadashiv sebagai menteri keuangan Kekaisaran untuk mendukung putra Peshwa, Vishwas Rao, yaaa yang diterimanya dengan enggan.

Sadashiv membuat daftar orang-orang yang gagal membayar Chauth kepada Kekaisaran Maratha tepat waktu, dan mencatat bahwa Kepala DPR Rohillakhand Najib ad-Dawlah memiliki jumlah pajak terutang terbesar. Najib, yang takut pada Maratha, mengundang Ahmad Shah Abdali ke Delhi. Berita tentang aliansi ini sampai ke Pune, bersamaan dengan berita tentang pembunuhan jenderal Maratha Dattaji Shinde oleh Najib ketika ia datang untuk menagih Chauth darinya.

Peshwa menunjuk Raghunath Rao sebagai komandan pasukan Maratha untuk melawan Abdali dan mempertahankan Delhi. Raghunath meminta sejumlah besar uang, yang ditolak Sadashiv, dengan alasan kondisi keuangan setelah pertempuran berturut-turut. Oleh karena itu, Raghunath menolak untuk maju ke utara, yang menyebabkan Peshwa menunjuk Sadashiv sebagai panglima tertinggi pasukan Maratha, di bawah pimpinan Vishwas Rao. Pasukan tersebut, bersama sejumlah besar wanita, anak-anak, dan peziarah memulai perjalanan panjang dan sulit mereka ke utara.

Mereka mulai membuat aliansi dengan kerajaan lain, termasuk Maharaja Suraj Mal dan Nawab Shuja-ud-Daulah, dan berhasil, dengan ukuran pasukan mereka tumbuh menjadi 50.000 orang. Abdali juga membuat aliansi, mengambil keuntungan dari kebencian raja Rajput terhadap Maratha. Sadashiv dan para komandan menerima intelijen bahwa Abdali telah berkemah di sisi lain Yamuna dan melihat bendera Shuja bersama dengan bendera Abdali, mengungkapkan bahwa Nawab telah beralih kesetiaan. Karena hujan lebat, Maratha tidak dapat membangun jembatan untuk menyeberangi Yamuna. Sadashiv memutuskan untuk berbaris ke utara dan merebut Delhi dan kemudian menyeberangi Yamuna untuk mengalahkan Abdali.

Najib menerima intelijen bahwa Maratha telah mundur, dari mana Abdali menyimpulkan bahwa mereka berbaris ke utara ke Delhi. Dia menyarankan agar mereka juga berbaris ke utara dan menyeberangi Yamuna. Sementara itu, Maratha merebut Delhi. Setelah mengetahui orang-orang Afghanistan mengejar Maratha, Sadashiv memutuskan untuk secara strategis merebut Benteng Kunjpura dan akhirnya melakukan pembantaian di sana terhadap orang-orang Afghanistan yang tak berdaya yang berangkat dari kolom utama mereka, yang membuat Abdali marah sedemikian rupa sehingga dia segera bereaksi dengan menyeberangi Yamuna yang membengkak di tengah hujan lebat. Hal ini membuat Maharaja Patiala, Ala Singh, yaaa tidak dapat mengirim tentaranya. Makanan mulai berkurang, dan tentara Maratha serta warga sipil terpaksa tidak makan. Meskipun kedatangan Raja Aradhak Singh memberikan sedikit kelegaan bagi kamp Maratha, tetapi segera setelah berkemah di Panipat, yaaa Abdali menyusul Maratha dan berhadapan langsung. Namun, setelah mendengar kemungkinan kudeta di ibu kotanya di Kandahar, yaaa Abdali mengatur gencatan senjata dengan Sadashiv tetapi membatalkannya setelah Sadashiv tidak setuju dengan persyaratan Abdali. Setelah kedua belah pihak memutuskan strategi dan formasi, mereka bersiap untuk konfrontasi terakhir.

Parvati Bai dan warga sipil serta peziarah tinggal di kamp kecil di belakang, dan Vishwas berjanji kepada Sadashiv bahwa ia tidak akan pernah turun dari gajahnya selama pertempuran demi perlindungannya sendiri. Tembakan artileri dimulai oleh kedua belah pihak, dengan kerusakan besar yang terjadi pada pasukan Abdali karena kepemimpinan Ibrahim Khan. Para penembak juga mulai menyerang. Infanteri kemudian memulai serangan utama, dengan Maratha yang berhasil. Dilanda rasa takut, banyak prajurit pasukan Abdali mundur, tetapi Abdali mengancam mereka dengan hukuman berat dan memaksa mereka untuk kembali berperang. Sementara itu, saat melihat Shamsher terluka, Vishwas turun dari gajahnya untuk melindunginya. Sadashiv menangkis orang-orang Afghanistan yang menyerang pangeran muda itu, tetapi Vishwas tertembak hingga tewas. Ini merupakan pukulan besar bagi moral Maratha, yang mulai kehilangan pijakan sejak saat itu. Satu per satu, kepala suku Maratha terluka atau terbunuh. Araadhak Singh tiba-tiba mundur dari pertempuran. Kemudian terungkap bahwa ia marah dengan Maratha karena pajak tinggi yang dikenakan kepada mereka, jadi ia diam-diam bersekutu dengan Abdali. Melihat gelombang pertempuran berubah, Malhar Rao mundur dari medan perang dan mengawal para warga sipil ke tempat yang aman, seperti yang dijanjikan kepada Sadashiv pada malam pertempuran. Tentara Abdali mendekati Sadashiv tetapi ia dengan berani melawan, menderita luka serius. Ia akhirnya menyerah pada luka-lukanya dan meninggal.

Kembali di Pune, Parvati Bai meninggal karena kesedihan. Abdali mengirim surat kepada Peshwa, memuji keberanian dan kejantanan Sadashiv. Epilog mengungkapkan bahwa meskipun menang, Abdali tidak pernah kembali ke India. Di bawah kepemimpinan Peshwa Madhav Rao, yaaa para jenderal Mahadaji Shinde dan Tukoji Rao Holkar merebut kembali Delhi sepuluh tahun kemudian, menjadikan Maratha sebagai kekuatan dominan sekali lagi.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi menikmati dengan baik sih minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Main permainan Zahtura saja Budi!” kata Eko.

“Oke….main permainan Zahtura!” kata Budi.

Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Zahtura dengan baik gitu.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“April tinggal dengan baik di Batam dengan kedua orang tuanya. Valen dan Mila adalah kedua orang tuanya April dan Arbil. Ya Arbil adalah abangnya April gitu. Valen dan Mila menjalankan usaha rumah makan Seafood. April membantu sih usaha Valen dan Mila menjalankan usaha rumah makan Seafood gitu. Ya Valen dan Mila yang menjalankan usaha rumah makan Seafood ada kebanggaan gitu karena Walikota Batam pernah datang ke rumah makan Valen dan Mila, ya Walikota berpendapat sih…makanan dan minuman di rumah makan Valen dan Mila….enak gitu. Memang sih Valen dan Mila berfoto dengan baik sama Walikota Batam, ya dan foto di pajang di dinding yang ada di rumah makan gitu jadi semua orang yang ke rumah makan Valen dan Mila melihat dengan baik foto Valen dan Mila dengan Walikota Batam gitu. April memang membuat YouTobe tentang rumah makan orang tuanya…rumah makan Seafood tujuannya sih sama seperti orang-orang yang membuat YouTobe tentang rumah makan gitu….untuk mempromosiin dengan baik rumah makan dengan baik gitu, ya agar rumah makan banyak orang yang datang ke rumah makan untuk menikmati dengan baik makanan dan minuman yang enak gitu. Respon YouTobe yang di buat April bagus karena banyak penontonnya jadi April melanjutkan membuat YouTobe dengan ceritanya sih…April memasak makan ini dan itu dengan baik. Membuat YouTobe di usahakan dengan baik sama April sih, ya jadinya menghasilkan uang gitu. Memang sih April kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Uang yang di dapatkan dari YouTobe di gunakan dengan baik sama April sih untuk infak, sodakoh, zakat, dan membayar biaya kuliah dengan baik gitu. Valen punya adik sih yang bernama Tasya gitu. Tasya tinggal dengan baik di Singapura dengan suaminya bernama Budi. Ya Budi memang kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Singapura gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Budi dan Tasya gitu, ya bahagia dengan anak yang bernama Aqella gitu. Ya Aqella kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Singapura gitu. Keadaan di Singapura, ya kompetisi dengan baik sih dari usaha-usaha orang-orang yang tinggal dengan baik di Singapura gitu, ya bagi yang memahami dengan baik ilmu agama sih…rezeki masing-masing gitu. Memang sih Tasya, Budi, dan Aqella tinggal dengan baik di kawasan komunitas orang Indonesia yang tinggal dengan baik di Singapura gitu. Pemerintahan Singapura menjalankan dengan baik sih sistem kerja demi rakyat Singapura dan juga untuk orang-orang pendatang yang tinggal dan kerja dengan baik di Singapura gitu. Tasya, Budi, dan Aqella jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Singapura dengan tujuannya happy-happy gitu. Cerita Arbil sih berhasil di pendidikan karena didikkan Ayah dan Ibu jadi Arbil tinggal dengan baik di Amerika dengan istri tercinta bernama Zahra gitu dan memang Arbil kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Amerika gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Arbil dan Zahra, ya bahagia gitu dengan anak bernama Fattah. Ya Fattah balita gitu. Memang sih Arbi, Zahra, dan Fattah tinggal di kawasan komunitas orang Indonesia yang tinggal dengan baik di Amerika gitu. Keadaan Amerika, ya kompetisi sih urusan usaha-usaha orang-orang yang tinggal dengan baik di Amerika gitu dan hasil sih….bagi yang memahami ilmu agama sih…..rezeki masing-masing gitu. Arbil, Zahra, dan Fattah…jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Amerika dengan tujuannya happy-happy gitu. April punya teman baik sih yang bernama Mutia gitu. Ya Mutia menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. April dan Mutia memang satu fakultas gitu. Fildan dan Melly adalah orang tuanya Mutia gitu. Fildan kerjaannya pengacara gitu. April dan Mutia biasa sih jalan-jalan dengan motornya Mutia gitu, ya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya April dan Mutia adalah kafe gitu. Kafe pemilik adalah Gibran dan Adara. Ya Gibran dan Adara…suami istri. Di kafe, ya April dan Mutia ngobrol dengan baik sih tentang Politik Era Orde Baru gitu. Pendapat April dan Mutia tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Ya keinginan Mutia dan April sih ngobrol dengan Walikota Batam tentang Politik Perubahan Sosial Ekonomi gitu. Memang sih obrolan April dan Mutia sekedar obrolan saja sih di kafe, ya seperti obrolan orang-orang yang pendidikan tinggi dan tinggal dengan baik di Batam gitu. April dan Mutia seperti biasa sih kuliah dengan baik gitu. Mutia yang berteman baik sama Yusuf, ya Mutia suka dengan Yusuf. Ya Yusuf anaknya Ridho dan Lesti. Ridho menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Yusuf memang satu fakultas dengan Mutia gitu. Della yang berteman baik sama Yusuf, ya Della menyukai dengan baik Yusuf. Della satu fakultas dengan Yusuf gitu. Della anaknya Rara dan Ridwan gitu. Ya Ridwan menjalankan usaha toko Hp gitu. Yusuf berteman baik dengan Robi. Ya Robi satu fakultas dengan Yusuf gitu. Robi anaknya Afan dan Sridevi. Ya Afan menjalankan dengan baik sih usaha dealer motor gitu. Robi dan Yusuf yang berteman baik, ya keduanya biasa sih main basket gitu dengan tujuannya sih kebugaran tubuh, ya sehat gitu. Robi dan Yusuf biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing gitu ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Yusuf dan Robi adalah kafe gitu. Kafe pemiliknya Ivan dan Sandra. Memang sih…Ivan dan Sandra…suami istri gitu. Di kafe, ya Yusuf dan Robi biasa sih ngobrol dengan baik sih tentang  Politik Era Orde Lama gitu. Pendapat Yusuf dan Robi tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Keinginan Yusuf dan Robi sih…ingin ngobrol dengan Walikota Batam tentang Politik Perubahan Hukum gitu. Memang sih obrolan Yusuf dan Robi sekedar obrolan saja sih di kafe, ya seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi dan tinggal dengan baik di Batam. Yusuf dan Robi seperti biasa sih menjalankan kuliah dengan baik gitu. Yusuf yang berteman baik sama Mutia dan Della gitu. Yusuf sukanya Mutia gitu dari pada Della gitu. Yusuf menyatakan cinta dengan baik sih sama Mutia gitu. Mutia menerima Yusuf karena Mutia suka dengan Yusuf gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Mutia dan Yusuf gitu. Della yang tidak bisa jadian dengan Yusuf, ya Della memutuskan dengan baik fokus kuliah saja gitu. Robi senang sih dengan kisah cinta Yusuf dan Mutia gitu. April senang sih dengan kisah cinta Mutia dan Yusuf gitu. Ya Yusuf dan Mutia jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Yusuf ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy gitu. Robi dan April yang berteman baik karena memang keduanya satu fakultas gitu. Ya Robi dan April, ya ada rasa sih gitu. Yusuf dan Robi biasa sih ke kafe gitu. Di kafe, ya Yusuf dan Robi ngobrol dengan baik sih tentang Politik Era B.J. Habibie gitu. Tetap sih keinginan Yusuf dan Robi sih ingin ngobrol dengan Walikota Batam tentang  Kebijakan Politik yang berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia gitu. Memang sih obrolan Yusuf dan Robi di kafe sekedar obrolan saja sih, ya seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Batam gitu. Yusuf dan Robi seperti biasa sih menjalankan dengan baik kuliah gitu. Robi yang berteman baik sama April, ya keduanya nyaman gitu jadi keduanya memutuskan dengan baik sih jadian gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Yusuf senang sih dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Mutia senang sih dengan kisah cinta April dan Robi gitu. Robi dan April jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Robi sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitu ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Kisah pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Mutia,” kata Eko.

“Ya begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Zahtura gitu.

JUBILEE

Malam yang gelap gitu, ya bulan bersinar dengan baik dan bintang berkelap-kelip di langit gitu. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...seni dan kebudayaan suku Semendo di chenel TVRI, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai sih di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, yaaa sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

Isi cerita yang baca Budi :

Tepat sebulan sebelum Kemerdekaan India dan Pakistan, yaaa produser bonafide, Shrikant Roy, yang memiliki studio, Roy Talkies, di Bombay, yaaa saat ini sedang mencari aktor baru untuk debut dan berakting dalam film terbarunya, Sunghursh, yaaa sebagai protagonis. Ia berharap untuk memberikan nama samaran, 'Madan Kumar', kepada orang yang terpilih. Seorang aktor teater, Jamshed Khan, dipilih. Namun, Jamshed saat ini terlibat dalam hubungan di luar nikah dengan Sumitra Kumari, seorang aktris Bollywood terkenal dan istri Roy. Mereka berdua berencana untuk melarikan diri ke Karachi. Binod Das, anak proyektor Roy Talkies dan tangan kanan Roy, dikirim ke Lucknow untuk membawa Jamshed dan Sumitra kembali ke studio.

Dalam perjalanan kereta ke Lucknow, Binod bertemu dengan penulis drama Jay Khanna, sahabat Jamshed, yang keluarganya memiliki perusahaan teater di Karachi. Binod mencoba meyakinkan Kumari untuk kembali ke Bombay bersamanya, tetapi dia tetap teguh pada keputusannya dan tidak bergeming. Binod bertemu dengan Jamshed, yang akan berakting dalam produksi teater Hamlet,. menggunakan alias yang berbeda. Dia secara tidak langsung mengancam Jamshed tentang akibat tidak berakting dalam film baru Roy. Namun, Jamshed diam-diam menyelinap keluar dari teater untuk pergi ke Karachi dengan kereta api. Saat kerusuhan pecah sebagai akibat dari pengumuman Pemisahan, Jamshed tidak dapat menemukan tumpangan ke stasiun kereta. Namun, Binod menawarinya tumpangan, tidak sebelum Jamshed secara keliru mengetahui identitas asli Binod. Jamshed menyerang Binod, menyebabkan mobilnya berbelok di luar kendali dan jatuh di jalan. Binod melepaskan diri dari bangkai kapal, meninggalkan Jamshed terperangkap di dalam.

Mengungkapkan rencananya untuk mengambil alih peran Madan Kumar untuk dirinya sendiri, Binod memukuli Jamshed hingga pingsan. Namun, sekelompok perusuh datang memergoki mereka, dan Binod berhasil melarikan diri sebelum ditemukan oleh Jay. Dengan Binod dan Jay yang menyaksikan dari gang di dekatnya, para perusuh menyerang Jamshed, memukulinya hingga tak sadarkan diri sebelum membawanya pergi dan membunuhnya. Saat kembali ke Bombay, Binod memberi tahu semua orang bahwa Jamshed pergi ke Karachi. Saat ditanyai oleh Roy, dia berhasil mengalihkan perhatiannya dengan mengikuti audisi di depannya. Karena sangat terkesan, Binod dipilih untuk peran tersebut dan diberi nama samaran 'Madan Kumar'. Namun Sumitra Kumari curiga padanya, dan gagal menyabotase tes layar Binod. Roy berhasil mengambil foto Binod yang memukuli Jamshed hingga pingsan di Lucknow, sebelum kematiannya, yang disimpannya. Sementara itu, Jay, yang keluarganya telah kehilangan perusahaan teater dan rumah mereka di Karachi, datang ke Bombay sebagai pengungsi. Ia bercita-cita menjadi sutradara terkenal lewat ceritanya, Taxi Driver, yang ingin ia ajak Jamshed bermain. Ia jatuh cinta pada tawaif, Niloufer.

Naskah Jay ditolak oleh Roy, semata-mata karena pahlawannya miskin. Dia kemudian mencoba untuk menceritakannya kepada pemodal Roy, Shamsher Walia, tetapi ditolak lagi, karena Walia tidak ingin memproduksi film. Setelah Roy dan dia berselisih, Jay menghadapi Walia karena ketidakmampuannya mengambil risiko. Walia setuju dan memproduksi film Jay, membantunya membuat studionya sendiri. Jay dan Walia akhirnya diadu melawan Roy dan Madan Kumar. Setelah Taxi Driver dirilis dengan sambutan hangat, Madan mencoba untuk mendapatkan Niloufer di pihaknya dengan menjadikannya pemain dalam film berikutnya, Raj Mahal. Dia lebih dari senang karena dia mengagumi Madan. Mereka memulai perselingkuhan, yang segera diketahui Jay. Dia kemudian bertengkar di depan umum dengan Madan, yang menjadi berita.

Jay kemudian mengambil Sumitra Kumari sebagai pahlawan wanita untuk film berikutnya, Baiju Awara. Film ini menjadi hit besar, karena koneksi instan dengan kelas menengah, yaaa sementara Raj Mahal gagal total, karena Roy mengubah cerita pada menit terakhir untuk menyesuaikan skandal kehidupan nyata Madan dan Niloufer. Jay menjadi bintang besar. Pratap Singh, seorang guru yang telah membantu Jay setelah pemisahan dan sekarang bekerja di studionya ingin menikahkannya dengan putrinya Kiran. Tapi Jay masih mencintai Niloufer dan menghiburnya setelah dia berpisah dari Madan. Dia juga terpesona oleh teknologi baru cinemascope yang akan diperkenalkan oleh Roy. Roy mengundangnya untuk bekerja dengannya tetapi Walia menentangnya karena film tersebut akan melibatkan teknologi Amerika dan Jay berada dalam perjanjian dengan pemerintah Soviet.

Madan bertemu dengan perwakilan Soviet, menjanjikan mereka bahwa adiknya Naren Das akan memainkan peran utama dalam film propaganda mereka di bawah naungannya. Untuk membebaskan diri dari Roy Talkies, Madan menggunakan surat pemerintah palsu untuk membujuk Roy (seorang penjudi yang sering berjudi) untuk menginvestasikan semua uang Roy Talkies ke dalam saham kapas, kemudian memberi tahu Departemen Pajak Penghasilan. Polisi kemudian menyerbu Roy Talkies dan menahan Roy. Bingung dengan pengkhianatan Madan, Roy bunuh diri, tetapi sebelum melakukannya menyiapkan sebuah amplop untuk Sumitra. Di dalam amplop itu, Sumitra menemukan foto-foto yang membuktikan bahwa Madan membunuh Jamshed. Madan didakwa dengan pembunuhan yang mencoreng citranya. Jay dipanggil ke pengadilan sebagai saksi, tetapi dia berbohong sebagai imbalan atas Madan yang menyelamatkannya selama kerusuhan dan persahabatan mereka sebelumnya, mengklaim bahwa Madan mencoba menyelamatkan Jamshed Khan dari mobil dan hanya memukulnya hingga pingsan sehingga dia tidak akan menderita kematian yang menyakitkan di tangan para perusuh. Sumitra yang putus asa bunuh diri.

Panggilan telepon Jay dan Niloufer direkam oleh Soviet, di mana Jay mengakui bahwa Madan tidak mencoba menyelamatkan Jamshed dan malah meninggalkannya untuk mati. Pratap Singh menggunakan panggilan tersebut untuk memeras Jay, dan untuk menyelamatkan studio dan kariernya, ia menikahi Kiran, meninggalkan Niloufer di Pune. Binod pensiun dari dunia akting dan meninggalkan Bombay bersama istrinya, sementara adik laki-lakinya Naren kabur dari rumah dan menjadi pengemis di jalanan Bombay. Setelah kedua pemiliknya meninggal, Roy Talkies ditutup. 

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja. 

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi menikmati dengan baik sih minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi gitu, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Langsung saja Budi….main permainan Monopoli!!!!!” kata Eko.

“Oke….main permainan Monopoli!!!!!” kata Budi.

Budi mengambil permainan Monopoli di bawah meja, ya permainan Monopoli di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main dengan baik sih main permainan Monopoli gitu.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Valen dan Mila menjalankan dengan baik sih rumah tangga. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil anak pertamanya Valen dan Mila. Ya Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Memang sih Arbil di Jakarta tinggal di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Rara dan Ridwan. Rumah tangga yang di jalankan Ridwan dan Rara baik, ya bahagia dengan dua anak. Anak pertamanya Ridwan dan Rara adalah Mala. Anak keduanya Ridwan dan Rara adalah Adara. Mala memang kerjaanya pramugari pesawat Garuda gitu. Mala memang berpacaran dengan baik sih sama Rakha. Ya Rakha anaknya Saiful dan Dewi. Ya Saiful menjalankan usaha toko Hp. Rakha kerjaannya pilot pesawat Garuda gitu. Hubungan kisah cinta Rakha dan Mala baik, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Adara menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta. Memang sih Adara berpacaran sih dengan Gibran gitu. Ya Gibran satu fakultas satu tempat kuliah dengan Adara. Ya Gibran memang kaya karena orang tuanya sih kaya gitu. Gilang dan Rina adalah orang tuanya Gibran. Gilang menjalankan dengan baik sih perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Ya Gilang punya mainan asik sih, ya pacaran dengan Cinta gitu. Cinta adalah cewek program komputer yang ada di Hp Gilang gitu. Terkadang Rina cemburu dengan ulah Gilang yang pacaran dengan Hp yang ada program cewek Cinta gitu. Gilang tetap asik-asik saja sih dengan Cinta di Hp Gilang gitu, ya tidak peduli dengan cemburunya Rina gitu karena lawan Rina kan cuma cewek khayalan saja sih. Adara yang menjalankan pacaran dengan baik sama Gibran gitu. Gibran adalah cowok satu-satunya yang di cintai Adara gitu, ya Adara tidak punya mantan gitu. Gibran lumayan sih mantannya, ya ada tiga gitu. Adara selalu menyiapkan hatinya jika Gibran bertemu dengan tiga mantannya. Memang sih Gibran tetap berteman baik sama tiga mantannya, ya Tasya, Stefani, dan Novia gitu. Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan PT. JAYA yang ada di Jakarta. Valen, Mila, dan April senang saja sih dengan Arbil yang tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Valen seperti biasa sih menjalankan usaha bengkel mobil. Mila seperti biasa sih ngumpul dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah…urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Batam gitu. April berteman baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Tasya. Ya Tasya anaknya Hari dan Aulia. Hari menjalankan usaha toko perhiasaan emas gitu. April dan Tasya yang berteman baik sih, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan motor April sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Ya Afan anaknya Fildan dan Selfi gitu. Fildan menjalankan usaha toko pakaian gitu. Afan memang anak pertamanya Fildan dan Selfi. Zahra anak keduanya Fildan dan Selfi gitu. Zahra menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Arbil yang berteman baik dengan Afan, ya memang Arbil pernah ke rumah Afan gitu jadi Arbil bertemu dengan Zahra gitu. Arbil jatuh hati sih pada pandangan pertama sih dengan Zahra gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Zahra baik sih. Arbil dan Afan yang berteman baik, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan sih kafe. Ya kafe pemiliknya Ferdi dan Dinda. Memang sih Ferdi dan Dinda…suami istri. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang Politik Budi Utomo gitu. Memang sih Arbil dan Afan berpendapat dengan baik sih tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Ya Arbil dan Afan keinginannya sih ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Politik Nasional Indonesia gitu. Ya memang sih obrolan di Arbil dan Afan di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang tinggal dengan baik di Jakarta. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. Afan sekarang ini sedang suka dengan cewek yang bernama Sridevi. Ya Sridevi memang penyanyi dangdut dari satu panggung ke panggung yang lain gitu. Ridho dan Lesti adalah orang tuanya Sridevi. Ridho menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Hubungan pertemanan Afan dan Sridevi baik sih. Afan pernah di tolak cewek sih pada masa SMA, ya ceweknya namanya Suci dan juga pada masa kuliah, ya namanya Lisa gitu. Sridevi yang kerjaannya penyanyi dangdut, ya memang Sridevi cantik dan bodynya bagus gitu….makanya Sridevi di sukai dengan baik sih banyak cowok gitu. Ivan yang kerja dengan baik di perusahaan PT. CAKRA, ya Ivan suka dengan baik sama Sridevi. Ivan anaknya Kenzo dan Mutiara. Kenzo menjalankan usaha toko elektronik. Ivan menjalankan pendekatan dengan baik dengan Sridevi, ya pertemanan Ivan dan Sridevi baik gitu. Afan yang tahu sih bahwa Sridevi di dekatin sama Ivan jadi Afan bersaing dengan baik sama Ivan urusan Sridevi gitu. Arbil sebagai teman baiknya Afan sih, ya Arbil mendukung dengan baik sih Afan untuk jadian sama Sridevi karena Afan suka dengan baik sih sama Sridevi gitu. Arbil pada masa kuliah di Batam pernah di tolak sama cewek sih, ya nama cewek Jihan gitu. Sekarang ini…Arbil sedang suka dengan teman kerja yang bernama Melly gitu dan juga Zahra gitu. Melly anaknya Wika dan Rafi gitu. Rafi menjalankan usaha toko kain gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Melly baik gitu. April dan Tasya yang menjalankan sekolah SMA dengan baik gitu. Ya April dan Tasya suka dengan cowok yang ganteng dan keren yang bernama Devan gitu. Devan anaknya Fattah dan Rose gitu. Fattah menjalankan usaha dealer mobil gitu. Ya April dan Tasya bersaing dengan baik sih untuk bisa jadian dengan Devan gitu. Hubungan pertemanan Devan dengan April dan Tasya baik gitu. Arbil dan Afan yang berteman baik, ya keduanya biasa sih ke kafe. Ya di kafe…Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang Politik Devide et Impera. Keinginan Arbil dan Afan sih tetap sih ngobrol dengan baik Wakil Gubernur Jakarta tentang Pendidikan Politik dan Kekuasaan gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan sekedar obrolan saja di kafe sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. Afan yang bersaing dengan Ivan urusan Sridevi gitu. Usaha Afan berhasil sih jadian dengan Sridevi gitu. Ivan yang tidak berhasil jadian sama Sridevi karena Sridevi suka Afan gitu, ya jadi Ivan fokus saja kerja di perusahaan gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Afan dan Sridevi gitu. Arbil senang sih Afan menjalin kisah cinta dengan Sridevi. Setiap Sridevi manggung acara dangdut, ya Afan hadir menonton Sridevi. Ya Sridevi semangat sih dengan aksi panggungnya di acara dangdut karena di tonton dengan baik sama Afan gitu. Arbil yang suka dengan Zahra, ya Arbil cukup sekedar suka saja sama Zahra karena Zahra jadian dengan Eby gitu. Ya Eby satu fakultas satu tempat kuliah dengan Zahra gitu. Ya Eby anaknya Rizky dan Mutia gitu. Rizky menjalankan usaha rumah makan Rasa Nusantara gitu. Arbil dan Zahra tetap berteman baik gitu. Hubungan kisah cinta Zahra dan Eby baik sih. Arbil yang dekat dengan teman kerja…Melly gitu. Melly suka dengan Arbil gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Melly, ya nyaman gitu jadi keduanya jadian dengan baik sih. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Afan senang sih dengan kisah cinta Arbil dan Melly gitu. April dan Tasya yang bersaing urusan Devan gitu. Devan suka dengan Tasya gitu. Ya Devan dan Tasya jadian dengan baik gitu. April yang tidak jadian dengan Devan karena Tasya, ya April tidak ada masalah sih. Hubungan kisah cinta Tasya dan Devan  di jalankan dengan baik sih. Robi memang berteman baik sih sama Mohan gitu, ya keduanya memang satu kelas satu tempat sekolah SMA gitu. Ya Robi anaknya Farhan dan Jihan. Farhan kerjaannya dokter di rumah sakit yang ada di Batam gitu. Mohan anaknya Jordan dan Victoria gitu. Victoria menjalankan usaha toko pakaian gitu. Jordan masih di penjara gitu. Kenapa Jordan di penjara? Ya Jordan adalah Bupati yang di tangkap dan di penjara sama KPK karena Jordan korupsi gitu. Semua asetnya Jordan di sita pemerintahan gitu. Mohan dan Victoria meninggalkan daerah Solok ke daerah Batam dengan tujuannya lembaran baru gitu. Robi yang berteman baik sama Mohan, ya Robi mengerti dengan baik sih keadaan Mohan yang Ayahnya di penjara karena kasus korupsi gitu. Robi dan Mohan yang berteman baik, ya keduanya biasa sih main basket dengan tujuannya sih kebugaran tubuh gitu…sehat gitu. Mohan suka sih dengan teman satu kelas yang bernama Raisa. Ya Raisa anaknya William dan Violet gitu. Ya William menjalankan usaha dealer motor gitu. Mohan sadar sih dengan keadaan dirinya bahwa Ayahnya di penjara karena kasus korupsi jadi Mohan memilih memendam rasa sama Raisa dan Mohan fokus sekolah SMA gitu. Robi memang berteman baik sih sama April. Memang sih Robi dan April beda kelas gitu. Hubungan pertemanan Robi dan April baik sih, ya keduanya ada rasa nyaman sih. Mohan mendukung saja Robi sih jika Robi ingin jadian dengan April gitu. April biasa sih nginep ke rumah kakek Ramzi dan nenek Soimah gitu. Kakek Ramzi dan nenek Soimah senang sih dengan cucunya April gitu. Di rumah kakek dan nenek, ya memang ada rak buku sih. April ingin membaca buku, ya April memang ke rak buku gitu. Di pilih dengan baik sih buku yang ingin di baca April gitu. Salah satu buku ternyata buatan Ayah April gitu. Valen membuat komik sih dengan baik gitu dengan judul cerita Valen Love Mila gitu. April membaca komik buatan ayah April gitu. Cerita yang di buat Ayah April bagus, ya April suka sih cerita dan gambarnya gitu. April berkata “Ayahku cinta Ibu ku. Ayah membuat dengan baik cerita cintanya dengan Ibu berbentuk cerita komik yang bagus”. April membaca komik sampai selesai dan buku komik di taruh di rak buku dengan baik gitu. Seperti biasa sih April menjalankan sekolah SMA dengan baik gitu. April dan Tasya pertemanannya baik. Robi yang suka dengan April, ya usaha Robi berhasil jadian dengan April gitu. Tasya senang sih dengan kisah cinta April dan Robi gitu. Mohan senang sih dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Urusan kisah cinta Tasya dengan Devan baik sih. Robi dan April memang jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Robi gitu ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Persahabatan yang baik tokoh April dan tokoh Tasya,” kata Eko.

“Yaaa begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Monopoli gitu.

CAMPUR ADUK

THE REQUIN

Malam hari. Bintang berkelap-kelip di langit. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus....berita di channel TVRI, ya seperti biasa ...

CAMPUR ADUK