"Baca cerpen saja!" kata Budi.
Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik.
Isi cerita yang di baca Budi :
Tess, seorang veteran Perang Irak yang sedang dalam masa pemulihan dari kecanduan alkohol, pulang ke rumah untuk memulihkan diri. Hubungannya dengan sang adik, Beth, sedang renggang, namun mereka berdamai sementara waktu demi menghadiri pesta lajang kakak mereka, Rose, di pertanian keluarga. Tess berusaha membaur dengan kelompok itu meski lebih memilih mengamati dari kejauhan, karena ia merasa ada yang tidak beres dengan para pengurus pertanian. Beth menganggap kekhawatiran Tess itu hanyalah sikap yang terlalu rewel. Kemudian pada malam itu, saat pesta lajang sedang berlangsung dengan kehadiran seorang penari telanjang pria, Tess pergi ke luar sendirian. Rose menyusul untuk memeriksa keadaan Tess dan Beth pun ikut bergabung; namun, Beth menjadi marah saat melihat Rose berusaha menenangkan Tess, karena ia merasa Tess bersikap seolah-olah dirinya adalah pusat perhatian padahal seharusnya Rose berada di dalam untuk menikmati pestanya.
Tiba-tiba, penyerang muncul dan membunuh Rose menggunakan busur silang. Tess membawa jenazah Rose masuk ke dalam, yang sontak membuat semua orang panik. Dalam kebingungan, mereka bertanya-tanya apa yang sedang terjadi sementara anak panah terus melesat dan menewaskan sang penari telanjang. Tess, satu-satunya orang yang memiliki kemampuan bela diri, memerintahkan semua orang untuk memadamkan lampu rumah, memasang barikade di dalam, dan mencari cara untuk meminta bantuan. Saat para wanita berteriak minta tolong, Tess membunuh seorang penyerang di luar dan meminta mereka memeriksa kartu identitasnya, namun tak ada yang mengenalinya. Tess meninggalkan sejumlah alat untuk pertahanan diri. Esther mencoba mencari sinyal telepon tetapi tewas tertembak anak panah. Perry menuntut uang, namun para wanita itu kebingungan. Mereka memutuskan agar Mia berlari mencari bantuan.
Mia mengungkapkan perasaannya kepada Tess, lalu berlari mencari bantuan tetapi tidak menemukan sinyal telepon. Ia dikejar dan berhasil membunuh pengejarnya sebelum meloloskan diri. Saat mereka sedang menunggu, terdengar ketukan pintu; Divya membukanya dengan harapan itu adalah Tess, namun anak buah Perry membunuhnya dan menerobos masuk. Tess menyusup ke rumah para penjaga dan menginterogasi seorang pria yang mengakui bahwa mereka menjual sabu untuk komplotan Perry serta menyembunyikan uang hasil penjualan narkoba itu di lahan pertanian, sehingga para wanita di sana tampak seperti pencuri. Perry dan anak buahnya berniat menghabisi mereka semua. Tess berencana membawa pergi sang penjaga, namun pria itu tewas dibunuh oleh seorang penyerang. Tess kemudian membunuh penyerang tersebut menggunakan garpu jerami. Hanya Beth, Noelle, dan Bridget yang selamat di rumah itu.
Bridget tewas dibunuh oleh Perry, yang kemudian menggeledah seluruh properti tersebut. Noelle menawarkan diri kepada Tim demi mendapatkan kebebasan. Tess dan para wanita itu berhasil mengalahkan anggota terakhir komplotan Perry. Tess membunuh Perry setelah mereka berkelahi memperebutkan uang tunai miliknya. Keesokan paginya, ia pergi dalam keadaan berlumuran darah sambil memegang sebotol bir. Setelah serangan tersebut, Tess, Beth, Mia, dan Noelle berhasil selamat dan kembali ke kota untuk mencari bantuan. Tess memberikan keterangan yang telah diubah; ia mengaku bahwa para penyerang sempat menyandera dan membunuh beberapa orang di antara mereka, namun kemudian saling menyerang akibat perebutan uang. Ia juga mengatakan bahwa mereka sempat membunuh dua penyerang demi membela diri sebelum akhirnya tiba di kota. Sang sheriff merasa ragu namun tetap membiarkan mereka pergi, sembari menunggu proses hukum lebih lanjut. Kisah ini berakhir dengan perdamaian antara Tess dan Beth, serta Tess yang kemudian bepergian bersama Mia. Masalah hukum, uang hasil penjualan sabu, dan kejadian yang sebenarnya tetap tidak terselesaikan.
***
Budi selesai baca cerpen yang cerita menarik, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan keripik sukun. Eko datang ke rumah Budi, ya motor di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi.
"Emmm," kata Budi.
"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.
"Yaaa hidup ini tetap sama sih Eko!" kata Budi.
"Yang miskin, ya kerja dengan baik di jalan yang baik demi diri dan keluarga," kata Eko.
"Ya benerlah omongan Eko!" kata Budi.
"Yang miskin yang memahami ajaran agama, ya berjalan di jalan yang baik," kata Eko.
"Benerlah omongan Eko!" kata Budi.
"Ada yang miskin tidak memahami ajaran agama, ya jadi berjalan di jalan yang buruk," kata Eko.
"Ya benerlah omongan Eko!" kata Budi.
"Yang kaya, ya enak sih hidupnya," kata Eko.
"Ya benerlah omongan Eko!" kata Budi.
"Yang kaya, ya memahami ajaran agama jadi kelakuannya baik demi diri, keluarga, dan orang lain," kata Eko.
"Ya benerlah omongan Eko!" kata Budi.
"Yang kaya, ya tidak mamaham ajaran agama jadinya....kelakuannnya buruk," kata Eko.
"Benerlah omongan Eko!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Contoh.....orang kaya kelakuannya buruk., ya orang kaya dengan uangnya untuk melancarkan urusan kerjaannya jadi membayar orang miskin yang kelakuannya buruk untuk melakukan ini dan itu...sih," kata Budi.
"Bener contohnya Budi!" kata Eko.
"Orang kaya itu membangun dengan baik kekerabatan dengan baik untuk mempelancar urusan kerjaannya," kata Budi.
"Bener omongan Budi!" kata Eko.
"Orang kaya itu....kekerabatannya.....ada yang kerja di pemerintahan gitu," kata Budi.
"Kong kali kongnya di jalankan dengan baik," kata Eko.
"Banyak orang miskin berkata dengan baik sih.......yang kaya tetap kaya dan yang miskin tetap miskin. Yang miskin susah merubah nasif jadi kaya karena banyak yang menghalangi jalan yang miskin jadi kaya gitu," kata Budi.
"Yaaa benerlah omongan Budi!" kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko.
"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Ada yang di pertanyakan sama orang miskin sih Eko......," kata Budi.
"Apa itu?" kata Eko.
"Ada orang yang menyakini ajaran agama Islam, ya hidupnya tetap miskin. Orang itu keluar dari ajaran agama Islam dan masuk ajaran agama Kristen dan orang itu....jadi kaya. Gimana Eko tentang orang itu?" kata Budi.
"Hidup ini pilihan manusia yang menjalankan hidup ini....urusan agama yang di yakini manusia. Urusan orang yang di omongin Budi, ya jawabanya sih...Tuhan yang mengatur dunia ini. Tuhan mengatur dengan baik....jodoh, rezeki, dan maut," kata Eko.
"Yang tahu kebenarannya tentang orang itu adalah Tuhan," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Main permainan ular tangga saja!" kata Eko.
"Ya oke main permainan ular tangga!" kata Budi.
Budi mengambil permainan ular tangga di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu.
"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"April tinggal dengan baik sih di Batam dengan kedua orang tuanya gitu. Valen dan Mila adalah orang tua April gitu. April punya abang sih yang bernama Arbil. Ya Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Sebenarnya Arbil bukan anak kandung Valen dan Mila, ya Arbil anak angkat. Yusuf dan Syakirah adalah orang tua Arbil gitu. Valen dan Mila berteman baik sih sama Yusuf dan Syakirah gitu. Ya Yusuf dan Syakirah meninggal sih karena kecelakaan mobil gitu. Kecelakaan mobilnya Yusuf dan Syakirah ganjil sih, ya karena mobil Yusuf dan Syakirah di sabotase sama Ardian gitu. Ardian rekan kerja Yusuf gitu. Memang Ardian di tangkap polisi kepolisian Lapor Pak!, ya polisi memenjarakan Ardian gitu. Arbil yang berumur 5 tahun sudah yatim piatu karena kedua orang tuanya meninggal gitu, ya jadi Arbil di angkat anak sama Valen dan Mila gitu. Di masyarakat sih banyak cerita yang berkembang dengan baik sih cerita tentang hantu penasaran yang balas dendam gitu. Ardian meninggal di penjara, ya karena Ardian di teror hantu Yusuf dan Syakirah gitu. Arbil di cintai dan didik dengan baik sama Valen dan Mila, ya makanya Arbil berhasil sih di pendidikan dan kerja dengan baik sih di perusahaan di Jakarta gitu…PT. ANDROMEDA gitu. Memang sih Arbil tinggal di rumah kontrakan sih. Pemilik rumah kontrakan adalah Fildan dan Selfi gitu. Memang sih Fildan dan Selfi…suami istri. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Fildan dan Selfi gitu, ya bahagia dengan anak bernama Zahra gitu. Fildan kerjaannya sih sopir bajai gitu. Zahra kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Memang Zahra cantik sih, ya makanya Arbil suka sih. Hubungan pertemanan Arbil dan Zahra sih baik sih. Arbil nama cowok sih biasa sih berkhayal sih jika jadian dengan Zahra, ya Arbil mencintai dengan baik Zahra gitu. Arbil yang suka dengan Zahra gitu, ya Arbil menjalankan pendekatan dengan baik dengan cara berteman baik sama Zahra gitu. Eby anaknya Gilang dan Cinta. Ya Gilang menjalankan usaha hotel Horizon gitu. Ya Eby menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Eby memang berteman baik sama Zahra karena Eby satu fakultas dengan Zahra gitu. Ya Zahra suka sih dengan Eby gitu. Valen tetap seperti biasa sih menjalankan dengan baik sih usaha bengkel mobil gitu. April menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Memang April berteman baik…teman kuliah yang bernama Della gitu. Trian dan Adila adalah orang tua Della gitu. Trian dan Adila menjalankan usaha toko Hp gitu. Pertemanan April dan Della baik sih, ya keduanya sering sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Della memang berpacaran sih dengan Rangga gitu. Rangga memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Rangga dan Della beda fakultas gitu. Robi yang berteman baik sama Tono, ya keduanya memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu, ya memang sih Robi dan Tono satu fakultas gitu. Robi anaknya Fattah dan Aqella. Fattah dan Aqella menjalankan usaha toko Leptop gitu. Tono anaknya Andre dan Ayu gitu. Andre dan Ayu menjalankan usaha butik gitu. Pertemanan yang baik Robi dan Tono baik, ya keduanya sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Robi dan Tono adalah Warkop gitu. Pemilik Warkop adalah Sridevi gitu. Memang sih Sridevi berpacaran dengan Afan gitu. Ya Afan kerjaannya pengantar paket gitu. Adiknya Sridevi yang bernama Jelita gitu, ya Jelita membantu usaha Warkop Sridevi gitu. Jelita tidak kuliah, ya jadi Jelita cuma lulusan SMA saja gitu. Tono suka sih dengan Jelita gitu. Robi mendukung saja sih…Tono jadian dengan Jelita gitu. Hubungan pertemanan Tono dan Jelita baik sih. Memang sih pendapat Robi dan Tono tentang makanan dan minuman di Warkop…enak sih, ya pendapat itu di sebarkan dengan baik sih di jaringan internet gitu…jadinya banyak orang-orang ke Warkop untuk menikmati makanan dan minuman yang enak gitu dan juga suasana di Warkop…bagus sih. Robi dan Tono biasa sih ngobrol dengan baik sih di Warkop tentang permasalahan di lingkungan sosial masyarakat di Batam berdasarkan media ini dan itu sih. Yang diinginkan Robi dan Tono sih ngobrol dengan Walikota Batam tentang Politik Ekonomi gitu. Memang sih obrolan Robi dan Tono di Warkop sekedar obrolan saja gitu, ya seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi gitu. Robi dan Tono menjalankan kuliah dengan baik sih. Arbil tinggal dengan baik di Jakarta dan kerja dengan baik di perusahaan gitu, ya Arbil berteman baik…teman kerja yang bernama Raja gitu. Memang sih Raja punya istri sih yang bernama Indah gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Raja dan Indah gitu, ya bahagia dengan anak bernama Raisa. Ya Raisa….balita gitu. Raja punya adik sih yang bernama Melly gitu. Ya Melly menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Memang sih Arbil bertemu Melly ketika Arbil main ke rumah Raja gitu. Nama juga cowok, ya Arbil suka sih dengan Melly yang cantik dan perilakunya baik gitu. Hubungan Arbil dan Melly berteman baik saja gitu. Pertemanan baik Arbil dan Raja sih, ya kedua sih biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Raja sih..kafe gitu. Pemilik kafe adalah Noel dan Victoria gitu. Memang sih Noel dan Victoria…suami istri gitu. Pendapat Arbil dan Raja sih…makanan dan minuman di kafe….enak sih. Di kafe, ya Arbil dan Raja biasa sih ngobrol dengan baik sih tentang permasalahan lingkungan sosial masyarakat di Jakarta gitu. Keinginan Arbil dan Raja sih…ngobrol dengan baik sih dengan Wakil Presiden Indonesia tentang Politik Bebas Aktif gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Raja sekedar obrolan saja sih, ya seperti obrolan orang-orang yang pendidikan tinggi gitu. Ya Arbil dan Raja seperti biasa sih menjalankan kerjaan dengan baik di perusahaan gitu. Valen bertemu tidak sengaja sih dengan Cantika di jalan, ya Cantika adalah mantan Valen gitu. Cantika kerjaannya menjalankan usaha minimarket gitu. Memang statusnya Cantika adalah janda gitu dengan anak satu yang bernama Amanda gitu. Suami Cantika yang bernama Fajar telah lama meninggal dunia gitu. Ya Amanda kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Valen yang berteman baik sama Cantika gitu, ya Valen jadinya sering bertemu sih sama Cantika gitu di kafe gitu. Mila yang tidak tahu sih…Valen sedang dekat dengan Cantika, ya pada akhirnya Mila tahu sih. Mila cemburu sih dengan kedekatan Valen dan Cantika gitu. Mila berpikir dengan baik sih…apakah Valen punya rencana balikan sama Cantika?. Ya Mila khawatir sih dengan kedekatan Valen dengan Cantika, ya jadi Mila memang ngobrol dengan Valen tentang Cantika gitu. Valen menjelaskan dengan baik sih pada Mila…bahwa Valen dan Cantika berteman baik gitu dan juga Valen dan Cantika…tidak ada hubungan kisah cinta gitu. Mila senang sih bahwa Valen tidak ada hubungan kisah cinta sama Cantika, ya Mila percaya pada penjelasannya Valen karena Mila cinta sama Valen gitu. Valen dan Cantika sebenarnya ada rencana sih berbuat kebaikan pada anak yatim piatu di panti asuhan sih karena usaha yang di jalankan Valen dan Cantika lancar gitu. Mila senang sih rencana Valen dan Cantika berbuat kebaikkan pada anak yatim piatu di panti asuhan gitu. Rumah tangga Valen dan Mila baik dan hubungan pertemanan Valen dan Cantika baik sih. Arbil yang menyukai Zahra sih, ya Arbil gagal jadian sama Zahra gitu. Ya Zahra jadian dengan Eby gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Eby dan Zahra gitu. Arbil kesal sih tidak bisa jadian sama Zahra gitu. Ya Arbil menerima dengan baik sih keadaan sih bahwa Zahra jadiannya dengan Eby gitu. Ya Arbil beralih dengan baik sih untuk jadian dengan Melly gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Melly baik sih. Eby dan Zahra yang menjalankan kisah cinta yang baik sih, ya keduanya jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tono yang suka dengan Jelita, ya Tono berhasil jadian dengan Jelita gitu. Robi senang sih dengan kisah cinta Tono dan Jelita gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Tono dan Jelita, ya keduanya jalan-jalan dengan motor Tono sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Suatu hari, ya Robi menolong cewek yang di gangu preman gitu. Memang Robi mengalahkan preman dan preman di tangkap polisi kepolisian Lapor Pak!, ya dan polisi memasukkan preman ke penjara gitu. Cewek yang di tolong Robi, ya memang ceweknya berterima kasih pada Robi gitu. Robi memang berkenalan dengan cewek yang di tolong gitu, ya jadi Robi tahu sih nama cewek adalah April gitu. April dan Robi beda tempat kuliah gitu. Hubungan pertemanan terjalin dengan baik sih Robi dan April gitu. Ya Robi suka sih sama April dan April suka sih sama Robi. Mantan Robi yang bernama Jihan, ya Jihan ingin balikan sama Robi gitu. Jihan anaknya Jhon dan Wika gitu. Jhon menjalankan usaha dealer motor gitu. Jihan memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Jihan beda fakultas sama Robi gitu. Jihan ingin balikan sama Robi, ya karena Jihan telah putus sama Ferdi gitu. Ya Ferdi di tangkap polisi kepolisian Lapor Pak!, ya karena Ferdi memakai dan menjual narkoba gitu. Polisi memasukkan Ferdi ke penjara gitu. Hubungan kisah cinta Robi dan Jihan putus sih karena Ferdi gitu. Jihan berusaha dengan baik sih balikan sama Robi. Ya Robi yang suka dengan April sih, ya Robi memutuskan dengan baik sih jadian dengan April dari pada balikan sama Jihan gitu. Usaha Robi berhasil sih jadian sama April. Jihan yang tidak bisa balikan sama Robi karena April, ya Jihan fokus kuliah saja gitu. Robi dan April menjalankan hubungan kisah cinta dengan baik sih. Tono senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan Robi dan April gitu. Della senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan dengan baik April dan Robi gitu. Robi dan April jalan bareng sih dengan motor Robi sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil yang berusaha jadian dengan Melly, ya usaha Arbil berhasil jadian dengan Melly karena Melly suka Arbil gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Raja senang sih dengan kisah cinta Melly dan Arbil gitu. Arbil dan Melly jalan bareng sih dengan motor Arbil sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta dengan tujuan sih happy-happy gitu. Bergitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Cerita Cinta," kata Eko.
"Emmmm," kata Budi.
"Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Della," kata Eko.
"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Budi dan Eko tetap asik sih main permainan ular tangga gitu.
No comments:
Post a Comment