CAMPUR ADUK

Sunday, May 17, 2026

TUMKO NA BHOOL PAAYENGE

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...musik dangdut di chenel INDOSIAR, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan keripik labu.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik sama Budi.

Isi cerita yang di baca Budi :

Veer Thakur adalah seorang bujangan muda yang memenuhi syarat yang tinggal di sebuah komunitas kecil bersama orang tuanya: Thakur Punya Pratap Singh dan Thakurain Geeta. Dia jatuh cinta dengan Muskaan, teman & putri Thakur lain. Orang tua mereka memberikan dukungan mereka kepada serikat, tapi Veer tiba-tiba mulai mendapatkan visi peristiwa yang dia tidak ingat pernah terjadi padanya & menemukan bahwa dia adalah seorang ahli dalam teknik pertempuran tidak ada pehelwaan (pegulat), termasuk ayahnya, pernah melihat sebelum. Tidak ada yang memiliki penjelasan untuk fakta-fakta ini.

Suatu hari, saat Ketua Menteri sedang memberikan pidato di sebuah fungsi tertentu di desanya, Veer tiba-tiba melihat seorang penembak jitu mencoba membidik CM. Veer menerjang untuk menyelamatkan CM, hanya untuk menemukan bahwa penembak jitu dan bangunan keduanya hilang. Veer menjadi gelisah, tetapi tidak ada yang memperhatikan bahwa CM menjadi gelisah saat melihat Veer. Beberapa hari kemudian, di pernikahan Veer, beberapa preman menyerang pesta dan mencoba membunuh Veer, tetapi Veer membunuh mereka sendirian. Yakin bahwa setiap orang menyembunyikan sesuatu yang penting darinya, dia menuntut jawaban. Thakur mengalah dan mengatakan kepadanya bahwa dia bukan Veer atau putra mereka.

Veer yang sebenarnya adalah seorang prajurit yang meninggal dalam menjalankan tugas. Setelah membenamkan diri ke dalam abunya, dia menemukan tubuh pria tak dikenal yang tertembak peluru. Ketika dia menyadari bahwa pria ini tidak memiliki ingatan tentang masa lalunya, dia mengatakan kepadanya bahwa dia adalah Veer & mengarang masa lalu untuknya, karena mereka merasa perlu memiliki seorang putra. Veer memutuskan untuk melakukan pencarian untuk menemukan identitas aslinya. Dia pergi ke Mumbai untuk menemukan bahwa polisi dan preman sedang mencari darahnya. Dia bertemu dengan seorang remaja bernama Ahsan, alias Munna, yang memanggilnya Ali Bhaijaan (saudara laki-laki), tetapi Munna meninggal saat mencoba menyelamatkan Ali dari seorang pembunuh. Pahlawan tidak melihat wajah si pembunuh tetapi menganggap bahwa namanya adalah Ali. Dia mendapat penglihatan tentang seorang gadis yang belum pernah dia lihat.

Misteri itu mulai terbuka ketika dia bertemu dengan seorang pria bernama Inder. Saat Ali mulai mendapatkan ingatan masa lalunya, dipastikan bahwa namanya memang Ali. Ali & Munna adalah saudara yatim piatu, sedangkan Inder adalah teman Ali. Seorang lelaki tua bernama Rahim Chacha adalah wali mereka. Gadis misterius yang dilihat Ali adalah Mehak, kekasihnya. Ali dan Inder telah memenangkan medali untuk menembak selama banyak kontes, meskipun Ali selalu lebih baik. Keterampilan keahlian menembak diperhatikan oleh Komisaris Gabungan Cabang Kejahatan Mumbai, MK Sharma, yang membuat proposal kepada mereka: menyamar sebagai preman geng, membunuh preman geng saingan mereka & menipu kedua geng untuk saling menghancurkan dalam perang geng. Ali menolak mentah-mentah, tapi setelah beberapa preman membunuh Rahim Chacha, Ali & Inder memutuskan untuk menerima tawaran itu.

Mehak memberikan perekam video portabel kedua orang itu, sehingga mereka dapat membuktikan bahwa mereka tidak bersalah jika terjadi kesalahan. Segera, Inspektur membawa mereka ke Ketua Menteri & ajudannya. Mereka berencana untuk menyerang CM, membuat oposisi terlihat kotor di mata rakyat & mengumpulkan suara simpati untuk CM. Namun, ketika Ali mencoba memalsukan penembakan, seseorang benar-benar membunuh CM. Polisi mulai mengejar Ali, berpikir bahwa dia adalah pembunuhnya & Ali melarikan diri.

Setelah ingatannya pulih, Ali menyadari bahwa ajudan CM memanfaatkan rencana untuk menjadi CM sendiri. Sementara itu, Ali mengetahui bahwa Inder menjadikan Mehak istrinya untuk menyelamatkannya dari pelecehan. Ali mencoba untuk mengatakan yang sebenarnya kepada Inspektur tetapi menyadari bahwa tidak ada yang percaya padanya. Dalam sebuah serangan, ketika Ali naik kereta api lokal, kenangan yang tersisa datang kepadanya. Dia ingat naik kereta dengan cara yang sama pada hari pembunuhan, di mana Inder bertemu dengannya & mengaku membunuh CM. Setelah itu, Inder menembak Ali untuk menyembunyikan kebenaran & melemparkan tubuhnya ke sungai. Tiba-tiba, Inspektur menghadapkannya, dan Ali meyakinkan Inspektur dengan mengatakan yang sebenarnya.

Ali pergi ke Mehak & menceritakan semuanya padanya. Dia menyadari bahwa pasti ada beberapa bukti yang memberatkan dalam rekaman Inder. Saat dia memutar kaset, Mehak menyaksikan dengan ngeri Inder membuat kesepakatan dengan ajudan CM. Ali memberi tahu Inder bahwa dia mengingat semuanya sekarang. Inder, bersama kroni-kroninya, datang untuk membunuh Ali, dan Mehak tewas dalam prosesnya. Ini membuat Ali marah, dan dia membunuh para preman. Inder dan Ali bertarung satu lawan satu. Ali menuntut Inder penjelasan atas tindakannya.

Inder mengungkapkan bahwa dia selalu menjadi yang terbaik kedua dengan Ali di sekitarnya & bahkan Mehak, yang diam-diam dia cintai, memilih Ali daripada dia. Juga, Ali selalu mendapatkan uang & ketenaran lebih mudah daripada Inder. Inder mengungkapkan bahwa dia telah mengirim preman untuk membunuh Rahim Chacha, sehingga memanipulasi Ali untuk menerima tawaran itu. Juga, ketika Ali kembali ke Bombay, Inder melihatnya. Inder adalah penembak jitu yang dilihat oleh saudara laki-laki Ali, Munna.

Ali membunuh Inder dalam pertempuran dan kemudian menyiarkan rekaman Inder melalui jaringan TV kabel, sehingga membebaskan dirinya dari tuduhannya & menempatkan CM saat ini di dok. Dia kembali ke desa dan menikahi Muskaan, seperti yang direncanakan.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan keripik labu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik sih motornya di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan kartu Domino saja Budi!" kata Eko.

"Oke...main permainan kartu Domino!" kata Budi.

Eko mengambil kartu di bawah meja, ya kartu di kocok dengan baik dan kartu di bagikan dengan baik. Eko dan Budi main permainan kartu Domino dengan baik.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Joko tinggal di Jakarta, ya tinggal dengan baik di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Romi. Rumah tangga yang di jalankan Romi dan Laila baik sih. Niken anaknya Romi dan Laila. Niken menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta. Niken memang suka musik. Memang Niken pernah mencoba menjadi artis lewat perlombaan menyanyi ini dan itu, ya usaha Niken gagal sih karena kalah sama yang lebih baik sih. Joko berteman dengan Niken. Joko kerjaannya tukang ojek online gitu. Hasil kerja tukang ojek online di syukurin dengan baik sama Joko karena Dewa mengatur hasil dari kerjaan tukang ojek online yang di jalankan dengan baik sama Joko. Ya Joko suka sih sama Niken karena Niken cantik dan baik perilakunya. Joko yang beragama Hindu, ya memang memikirkan dengan baik sih agama Niken yang Islam gitu. Di Bali....Joko pernah sih berusaha jadian dengan cewek yang beragama Islam, ya nama cewek Ajeng. Joko di tolak Ajeng gitu. Joko belajar dari penolakan Ajeng, ya bahwa Joko cukup berteman saja dengan cewek yang beragama Islam dari pada urusan cinta gitu. Sekarang Joko suka dengan Niken, ya Joko cukup berteman saja dengan Niken dari pada urusan cinta, ya bisa jadi di tolak gitu karena kemungkinan alasannya perbedaan agama gitu. Adit kerja di perusahaan PT. SEJAHTERA. Pemilik perusahaan PT. SEJAHTERA adalah Sopo. Rumah tangga yang di jalankan Sopo dan Lia baik sih. Adit berteman dengan Niken. Adit rumahnya dekat dengan rumahnya Niken. Adit anaknya Jarwo dan Mimi. Jarwo menjalankan dengan baik sih usaha toko mainan gitu. Adit suka membaca buku komik Warning: Do Not Play, komik Wonder Woman, komik Shaman King, komik Faithfully Yours, dan komik Ada Hantu di Sekolah. Pendapat baik Adit tentang komik Warning: Do Not Play, komik Wonder Woman, komik Shaman King, komik Faithfully Yours, dan komik Ada Hantu di Sekolah, yaaa ceritanya bagus, gambarnya bagus, dan karakter tokoh-tokohnya bagus gitu. Adit suka dengan Niken. Adit berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Niken. Ya Niken suka dengan Adit. Ya usaha Adit berhasil jadian dengan Niken karena Niken suka dengan Adit. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Adit dan Niken. Joko yang berteman baik sama Niken, ya Joko senang saja dengan kisah cinta Niken dan Adit. Ya Adit dan Niken sering jalan bareng sih, ya keduanya jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Niken masing ingin jadi artis. Ada audisi sih untuk proyek film gitu, ya Niken ikutan casting film dengan tujuannya Niken jadi artis gitu. Usaha Niken berhasil sih casting film, ya jadi pemeran pembantu rumah tangga gitu. Niken bersyukur saja sih main film gitu, ya pemeran pembantu rumah tangga di terima sama Niken. Ya memang pernah Niken membaca artikel tentang artis film yang memulai karirnya dari peran kecil sampai akhirnya mendapatkan peran utama di film gitu. Niken berusaha dengan baik sih dari peran pembantu rumah tangga, ya di usahakan karirnya sih dengan baik sampai mendapatkan peran utama di film gitu. Hubungan kisah cinta Niken dan Adit baik sih. Adit senang saja sih Niken main film dan perannya pembantu rumah tangga gitu. Joko sebagai temannya Niken, ya Joko senang sih Niken main film dan perannya pembantu rumah tangga gitu. Joko berteman baik sama Juno. Ya Juno rumahnya dekat dengan rumah kontrakan Joko. Juno kerjaannya sopir mobil Taxi. Juno anaknya Jojon dan Lidiya. Jojon menjalankan dengan baik sih usaha jualan gorengan gitu. Joko dan Juno yang berteman baik, ya keduanya biasa sih ngobrol dengan baik sih di Warkop. Pemilik Warkop adalah Jasmin. Ya Jasmin status janda gitu. Suami Jasmin yang bernama Toto telah lama meninggal gitu. Joko dan Juno ngobrol dengan baik sih di Warkop tentang kinerja Gubernur, Bupati, dan Walikota di Lampung dan di Jakarta. Di negeri ini menjalankan dengan baik sih demokrasi. Memang realita kenyataan hidup ini, ya antar suka dan tidak suka dengan pejabat pemerintahan gitu. Joko dan Juno sih....berpendapat baik sih jika...kinerja Gubernur, Bupati, dan Walikota di Lampung dan di Jakarta....buruk sih, ya lebih  baik sih di gantikan saja dengan lebih baik gitu dengan tujuannya tercapai target ini dan itu gitu. Keinginan Joko dan Juno sih ingin ngobrol dengan Wakil Presiden Indonesia tentang kinerja Gubernur, Bupati, dan Walikota Bengkulu berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi di Bengkulu dan keamanannya gitu. Obrolan Joko dan Juno di Warkop, ya sekedar obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta. Joko kerja dengan baik sih tukang ojek online. Juno kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi gitu. Juno berteman baik sih sama cewek yang bernama Eca Aura. Ya Eca Aura kerjaannya di mall. Eca Aura anaknya Tono dan Mawar gitu. Tono kerjaannya penjual batagor gitu. Rumah Eca Aura cukup dekat sih dengan rumahnya Juno gitu. Juno yang berteman baik sama Eca Aura, ya Juno suka dengan Eca Aura gitu. Juno ada keinginan sih untuk jadian dengan Eca Aura gitu. Memang Juno mengetahui Eca Aura masih ada urusan dengan mantannya yang bernama Angga. Ya Angga ingin balikan sama Eca Aura gitu. Angga menjalankan usaha toko elektronik. Angga memang menjelaskan dengan baik sama Eca Aura, ya bahwa Angga telah putus sama Melinda gitu. Melinda menjalankan usaha toko pakaian gitu. Eca Aura memang memikirkan dengan baik sih...mau balikan sama Angga apa tidak?. Ada acara musik dangdut. Joko dan Juno ke acara dangdutan. Penyanyi dangdut di acara dangdutan adalah Lady Rara dan Selfi Yamma gitu. Joko dan Juno suka dengan penyanyi dangdut Lady Rara dan Selfi Yamma karena cantik gitu, ya semua orang suka sih dengan penyanyi dangdut Lady Rara dan Selfi Yamma gitu. Acara dangdutan berjalan dengan baik sih. Joko dan Juno menikmati dengan baik sih acara dangdutan yang bagus, ya begitu juga semua orang suka dengan musik dangdut yang bagus gitu. Sampai acara dangdutan selesai, ya semua orang pulang ke rumah masing-masing gitu. Joko kerja dengan baik sih tukang ojek pangkalan. Juno kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi gitu. Juno tetap suka dengan Eca Aura, ya pertemanan Juno dan Eca Aura baik sih. Ya Eca Aura masih dengan urusannya dengan Angga, ya Eca Aura masih berpikir dengan baik sih untuk balikan sama Angga apa tidak?. Joko berteman dengan baik sih dengan cewek yang bernama Diva. Ya Diva memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Diva anaknya Doyok dan Citra. Doyok kerjaannya menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Diva sering sih menggunakan jasa ojek online Joko gitu. Joko suka dengan Diva karena Diva cantik dan baik perilakunya. Joko memang memikirkan dengan baik sih agama Diva sih yang Kristen gitu. Joko sampai berkhayal sih jika menyatakan cinta sama Diva, ya Joko di tolak karena alasan perbedaan agama gitu. Joko memang lebih baik sih cukup berteman saja dengan Diva gitu. Diva memang dekat sih dengan cowok yang bernama Andi gitu. Ya Andi kerjaannya pengacara. Andi suka dengan Diva, ya Andi berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Diva gitu. Eca Aura tidak mau balikan sama Angga gitu. Juno yang tahu tentang Eca Aura urusannya telah selesai dengan Angga gitu. Juno berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Eca Aura gitu. Andi berhasil jadian dengan Diva. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Andi dan Diva gitu. Joko yang berteman baik sama Diva, ya Joko senang sih dengan kisah cinta Diva dan Andi gitu. Juno yang berusaha dengan baik untuk jadian dengan Eca Aura, ya Juno berhasil sih jadian dengan Eca Aura karena Eca Aura suka dengan Juno gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Juno dan Eca Aura. Joko senang sih dengan kisah cinta Juno dan Eca Aura gitu. Joko kerjaanya tetap baik sih tukang ojek online. Juno kerjaannya sopir mobil Taxi tetap baik sih. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Juno dan Eca Aura tetap baik sih. Joko yang jomlo, ya memang iri sih dengan kisah cinta Juno dan Eca Aura yang baik gitu. Joko fokus saja sih dengan kerjaan tukang ojek online demi hidup ini di Jakarta, ya kalau urusan jodoh sudah dekat sih di jalankan dengan baik gitu. Joko berkata "Dewa yang mengatur jodoh manusia". Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Pertemanan yang baik tokoh Joko dan tokoh Juno," kata Eko.

"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko dan Budi, yaaa asik sih main permainan kartu Domino gitu.

"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Ya hidup ini tetap sama sih...Eko!" kata Budi.

"Ujian hidup ini," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Orang tua yang pola pikirnya kacau dan omongannya kacau....masih ada kan Budi di lapisan sosial masyarakat?" kata Eko.

"Masih ada sih...Eko tenang orang tua yang pola pikirnya kacau dan omongannya kacau di lapisan sosial masyarakat," kata Budi.

"Orang tua itu di kena ujian hidup ini," kata Eko.

"Realitanya memang begitu sih.....orang tua itu kena ujian hidup ini," kata Budi.

"Latar belakangnya orang tua yang pikirannya kacau dan omongannya kacau....pernah kerja di pemerintahan kan Budi?" kata Eko.

"Ya iya sih Eko....memang ada latar belakang orang tua yang pikirannya kacau dan omongannya kacau...pernah kerja di pemerintahan," kata Budi.

"Bisa di bilang sih...orang tua yang pikirannya kacau dan omongan kacau kena...bisikan Setan, ya kan Budi?" kata Eko.

"Ya kalau imannya lemah karena jauh dari pamahaman ilmu agama, ya bisa sih Eko....di bilang orang tua yang pikirannya kacau dan omongannya kacau...kena bisikan Setan," kata Budi.

"Berarti harus menyaring dengan baik sih dari omongan orang tua di lapisan sosial masyarakat," kata Eko.

"Memang harus sih Eko....menyaring dengan baik sih dari omongan orang tua di lapisan sosial masyarakat," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan kartu Domino gitu.

No comments:

Post a Comment

CAMPUR ADUK

JAB PYAAR KISISE HOTA HAI

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....DA8 di chenel INDOSIAR, ya seperti biasa sih Budi dengan santai di depan rumah...

CAMPUR ADUK