Isi cerita yang di baca Budi :
Operasi gabungan antara FBI dan MVD di Moskow mengarah pada pembunuhan adik dari pemimpin mafia Azerbaijan Terek Murad. Sebagai pembalasan, Murad menyewa seorang pembunuh bayaran internasional , yang beroperasi di bawah kode nama "Jackal", untuk membunuh seorang Amerika terkemuka yang tidak dikenal seharga $ 70 juta. Dua minggu kemudian, MVD menangkap dan menginterogasi Murad di Porvoo, Finlandia, dan menemukan plot pembunuhan. Interogasi, ditambah dengan dokumen yang ditemukan, membuat FBI dan MVD curiga bahwa Direktur FBI Donald Brown adalah target yang dimaksud.
Menggunakan serangkaian penyamaran dan ID curian, Jackal bersiap untuk upaya pembunuhan. Wakil Direktur FBI Carter Preston dan Polisi Rusia Mayor Valentina Koslova meminta bantuan penembak jitu IRA yang dipenjara, Declan Mulqueen. Mereka percaya bahwa mantan kekasihnya, mantan militan dan buronan ETA bernama Isabella Zancona, dapat mengidentifikasi Jackal. Mulqueen mengungkapkan bahwa dia mengenal Jackal juga setuju untuk membantu dalam pertukaran untuk pembebasannya serta kewarganegaraan AS dan tempat yang aman untuk Zancona. Mulqueen dan Zancona ingin membalas dendam pada Jackal setelah dia melukainya di Libya dan menyebabkan dia keguguran anak mereka yang belum lahir. Zancona, sekarang sudah menikah, memberikan informasi untuk membantu mengidentifikasi Jackal, termasuk bahwa dia adalah Veteran Pasukan Khusus Angkatan Darat Amerika Serikat dengan pengalaman tempur dari penempatannya di El Salvador. Zancona diam-diam menyelipkan Mulqueen kunci ke kotak drop berisi paspor bersih dan uang tunai $ 10.000 untuk kembali ke Irlandia. Namun, Mulqueen telah memberi Preston janjinya bahwa dia tidak akan mencalonkan diri.
Sementara itu, ketika Jackal tiba di Montreal untuk mengumpulkan senjata kaliber besar, sebuah kontak memberitahunya bahwa pembajak sedang mengejarnya. Jackal membunuh satu pembajak dan menghindari yang lain. Dia kemudian menyewa hood kecil / tukang senjata, Ian Lamont, untuk membangun sebuah mount kontrol untuk senjata. Jackal menuntut agar semua spesifikasi desain diserahkan kepadanya, dan dia juga menuntut kerahasiaan penuh dari Lamont. Ketika Lamont mencoba memeras lebih banyak uang dari Jackal, Jackal membunuhnya saat menguji coba senjatanya. FBI menemukan sisa-sisa Lamont dan bukti bahwa Jackal bermaksud menggunakan senapan mesin jarak jauh untuk pembunuhan itu. Dia kemudian berlayar melintasi Great Lakes ke Chicago, di mana dia lolos dari FBI dan hampir membunuh Mulqueen. Mulqueen menyimpulkan bahwa ada tahi lalat yang mengarah ke Jackal. Mereka menemukan bahwa direktur Kedutaan Besar Rusia di Washington DC memberikan Jackal kode akses langsung ke catatan FBI, yang memungkinkan dia untuk membunuh Koslova dan Agen Witherspoon dan McMurphy.
Saat Jackal berkendara ke Washington DC, Mulqueen menyimpulkan dari salah satu ejekan Jackal bahwa targetnya sebenarnya adalah Ibu Negara Amerika Serikat, ya yang dijadwalkan untuk memberikan pidato publik. Jackal, berpura-pura menjadi gay, berkencan dengan Douglas, seorang pria yang dia temui sebelumnya di sebuah bar; tanpa sepengetahuan Douglas, dia menggunakan garasi Douglas untuk menyimpan senapan mesinnya. Ketika sebuah laporan berita mengungkap identitas Jackal, dia membunuh Douglas. Pada tanggal pidato Ibu Negara, senjata itu disembunyikan di sebuah SUV kecil yang diparkir di dekat podium pengeras suara. Jackal berencana untuk menembak Ibu Negara melalui remote control. Namun, sebelum Jackal dapat bertindak, Mulqueen menembak SUV tersebut, merusak senjatanya. Jackal kemudian melepaskan tembakan, dan Preston mengambil peluru yang ditembakkan ke Ibu Negara. Mengikuti pengejaran melalui Metro Washington terowongan, Zancona menembak Jackal, melukainya dengan serius; Namun, pistol Jackal meledak, dan Mulqueen tertembak. Sementara Zancona menghibur Mulqueen, Jackal menarik senjata lain. Melihat ini, Mulqueen meraih senjata Zancona dan menembak Jackal beberapa kali, membunuhnya.
Beberapa hari kemudian, Preston dan Mulqueen menyaksikan pemakaman Jackal di kuburan tak bertanda. Preston mengungkapkan bahwa dia akan kembali ke Rusia untuk mengejar Murad. Dia mengatakan bahwa permintaan Mulqueen untuk dibebaskan ditolak, tetapi kemungkinan dia akan dipindahkan ke penjara dengan keamanan minimum. Kepahlawanan Preston dalam menyelamatkan Ibu Negara telah meningkatkan pengaruhnya di dalam FBI. Dia memunggungi Mulqueen, membiarkannya bebas.
***
Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati dengan baik sih minum kopi dan makan keripik labu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik motornya di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi.
"Emmm," kata Budi.
"Main permainan Zathura saja!" kata Eko.
"Oke....main permainan Zathura saja!" kata Budi.
Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Zathura dengan baik gitu.
"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Joko tinggal dengan baik di Jakarta, ya tinggal di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Sopo. Rumah tangga yang di jalankan Sopo dan Julia baik sih. Entong anaknya Sopo dan Julia gitu. Entong menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Jakarta. Joko berteman dengan Entong. Joko menjalankan dengan baik kerjaan sopir mobil Taxi. Ya Joko beragama Hindu, ya hasil kerja sopir mobil Taxi di syukurin dengan baik sama Joko gitu. Ya Joko berkata "Dewa mengatur dengan baik hasil dari aku kerja sopir mobil Taxi". Entong suka membaca buku komik The Priests, komik Samurai X, komik The Terminator, komik The Mermaid, dan komik Inikah Rasanya Cinta?. Pendapat baik Entong tentang komik The Priests, komik Samurai X, komik The Terminator, komik The Mermaid, dan komik Inikah Rasanya Cinta?, yaaa ceritanya bagus, gambarnya bagus, dan karakter tokoh-tokohnya bagus. Entong memang berpacaran sih dengan cewek yang bernama Diva. Ya Diva satu fakultas satu Universitas dengan Entong gitu. Jarwo dan Mimi adalah orang tuanya Diva. Jarwo menjalankan usaha bengkel mobil gitu. Ya Diva suka dengan musik sih. Entong yang berpacaran dengan baik sama Diva, ya Entong menemani dengan baik Diva sih ke acara konser musik ini dan itu. Entong suka dengan sepak bola. Diva menemani dengan baik Entong sih, ya nonton sepak bola langsung ke stadion gitu. Joko memang berasal dari Bali. Ayah Joko tinggal dengan baik di Bali. Ateng adalah Ayahnya Joko. Ateng menjalankan usaha toko pakaian di Bali. Ibu Joko bernama Melisa telah lama meninggal gitu. Ateng menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran Hindu, ya Ateng cinta dengan Melisa gitu....Ateng mendoakan dengan baik Melisa. Joko sayang dan cinta sama Ibunya. Kenangan manis Joko dengan Ibu di kenang dengan baik. Joko berkata "Dewa memang mengatur dunia ini. Dewa yang menetapkan Ibu Joko meninggal. Joko menerima dengan baik keputusan Dewa. Ibu...aku cinta dan sayang sama Ibu". Joko yang menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran Hindu, ya Joko mendoakan dengan baik Ibu gitu. Joko menjalankan dengan baik kerjaan sopir mobil Taxi. Joko sering menelpon Ayahnya dengan Hp. Ya Joko senang sih dengan keadaan Ayahnya di Bali...baik-baik saja. Ayahnya Joko senang sih keadaan Joko di Jakarta...baik-baik saja. Joko berteman dengan Juno gitu. Ya Juno rumahnya dekat dengan rumah kontrakan Joko gitu. Juno kerjaannya sopir mobil Taxi. Doyok dan Juminten adalah orang tuanya Juno. Doyok kerjaannya menjalankan usaha toko elektronik gitu. Joko dan Juno yang berteman baik, ya keduanya biasa sih ngobrol dengan baik di Warkop. Pemilik Warkop adalah Devi. Ya Devi memang sudah punya suami sih, ya nama suami Devi adalah John. Ya John menjalankan dengan baik kerjaan bengkel motor gitu. Joko dan Juno di Warkop, ya ngobrol dengan baik sih tentang tentang orang-orang yang tinggal di Lampung dan orang-orang yang tinggal di Jakarta sih, ya antara paham agama dan tidak paham agama gitu...6 ajaran agama yang berkembang di Indonesia. Juno yang beragama Islam, ya mengerti dengan baik sih...ada orang-orang di Lampung dan di Jakarta gitu...di depan citra baik dan di belakang citra buruk maksudnya di depan penampilannya muslim di belakang sih belum tentu di jalankan ajaran agama Islam. Joko dan Juno keinginannya sih ingin ngobrol dengan Menteri Pertahanan tentang kinerja Kementerian Koperasi Republik Indonesia, yaaa berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi dan keamanan gitu. Obrolan Joko dan Juno di Warkop sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan dan tinggal dengan baik di Jakarta. Joko dan Juno kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi. Juno berteman dengan baik sih sama cewek yang bernama Eca Aura. Ya Eca Aura kerjaannya pembantu di rumahnya Tony dan Lily. Tony pemilik perusahaan PT. CAHAYA. Angga adalah anaknya Tony dan Lily. Angga menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Eca Aura kerja jadi pembantu sebenarnya menggantikan bibi Juwita karena sakit gitu. Eca Aura kerja dengan baik jadi pembantu di rumah Tony dan Lily. Eca Aura memang yatim piatu. Eca Aura hanya punya bibi Juwita. Paman Romi, ya suami bibi Juwita gitu. Paman Romi telah lama meninggal gitu. Juno yang berteman dengan Eca Aura, ya Juno suka dengan Eca Aura gitu. Juno ingin jadian dengan Eca Aura gitu. Angga berteman dengan Eca Aura. Ya Angga suka dengan Eca Aura gitu. Angga memang putus cinta dengan Mawar karena Mawar tukang ngatur Angga gitu. Mawar memang satu fakultas satu Universitas dengan Angga gitu. Mawar anaknya Ardian dan Dinda gitu. Ardian pemilik perusahaan PT. MAJU gitu. Mawar tidak mau putus dari Angga, ya Mawar berusaha dengan baik untuk balikan sama Angga gitu. Angga suka dengan baik sama Eca Aura, ya Angga ingin jadian dengan Eca Aura gitu. Juno yang mengetahui dengan baik Eca Aura di sukai sama Angga, ya Juno bersaing dengan Angga urusan jadian dengan Eca Aura gitu. Mawar mengetahui dengan baik sih bahwa Angga menyukai Eca Aura, ya Mawar berusaha dengan baik sih menggagalkan usaha Angga untuk jadian dengan Eca Aura gitu. Ada acara musik dangdut. Joko dan Juno sih ke acara dangdutan gitu. Penyanyi dangdut di acara dangdutan adalah Yeni Inka dan Happy Asmara gitu. Joko dan Juno suka dengan penyanyi dangdut Yeni Inka dan Happy Asmara karena cantik, ya semua orang suka sih dengan penyanyi dangdut Yeni Inka dan Happy Asmara. Joko dan Juno menikmati dengan baik sih acara dangdutan yang bagus gitu, ya serta semua orang yang suka dengan musik dangdut gitu. Sampai acara dangdutan selesai, ya semua orang pulang ke rumah masinng-masing gitu. Joko dan Juno kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi gitu. Juno yang bersaing dengan Angga urusan Eca Aura, ya Juno gagal jadian dengan Eca Aura karena Eca Aura jadian dengan Angga. Mawar kesal dan marah sih karena Angga jadian dengan Eca Aura. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Angga dan Eca Aura gitu. Bibi Juwita sudah sembuh dari sakitnya, ya bibi Juwita kembali kerja jadi pembantu di rumahnya Tony dan Lily gitu. Eca Aura kerja di mall gitu. Hubungan kisah cinta Angga dan Eca Aura tetap baik sih. Ibunya Juno meninggal dunia gitu. Joko ke rumah Juno untuk melayat gitu. Juno dan Ayah bersedih sih karena Ibu meninggal gitu. Joko berkata dalam hatinya tentang Ibunya Juno yang meninggal "Dewa kematian memutuskan dengan baik Ibunya Juno meninggal dunia". Juno dan Ayah yang beragama Islam, ya memang menerima dengan baik Ibu meninggal dunia karena takdir gitu. Ibunya Juno di makamkan dengan baik gitu. Urusan di adakan pengajian untuk orang yang meninggal, ya masih perdebatan gitu karena dasarnya ini dan itu sih. Juno memang mendapatkan uang dari warga karena Ibunya meninggal gitu, ya uang itu di gunakan sama Juno dan Ayah untuk mengadakan pengajian gitu. Juno memahami agama sih uang itu memang harus di kembalikan ke warga dengan cara belikan makanan dan di acara pengajian gitu makanan di bagikan dengan baik gitu. Pengajian berjalan dengan baik gitu. Joko memang datang sih di pengajian Ibunya Juno meninggal karena permintaan Juno. Ya memang sih Juno mengerti dengan baik sih agama yang di yakini Joko...Hindu gitu. Joko tidak ada masalah sih ikutan di pengajian Ibunya Juno yang meninggal gitu, ya karena Joko bersosialisasi dengan baik masyarakat di lingkungan gitu. Acara pengajian selesai gitu. Orang-orang pulang dari pengajiannya di rumah Juno, ya membawa nasi berkat gitu. Joko memang membawa nasi berkat dari rumahnya Juno. Di rumah, ya Joko memakan dengan baik nasi berkat gitu. Joko menikmati dengan baik nasi berkat gitu. Joko berkata "Dewa". Joko menjalankan dengan baik kerjaan sopir mobil Taxi. Juno mengerti dengan baik tentang hidup ini, ya Juno kerja dengan baik sih sopir mobil Taxi. Kenangan dengan Ibu, ya Juno kenang dengan baik gitu. Joko berteman dengan cewek yang bernama Lestari. Ya Lestari kerja di restoran gitu. Pemilik restoran adalah Roy. Ya Roy duda sih. Istri Roy yang bernama Melati telah lama meninggal gitu. Lestari beragama Hindu dengan kedua orang tuanya gitu. Jojo dan Tia adalah orang tuanya Lestari. Jojo menjalankan usaha jualan es cendol. Hasil kerja di restoran, ya di syukurin dengan baik sama Lestari. Jojo memang bersyukur pada Dewa, ya hasil dari jualan es cendol gitu. Joko yang berteman baik sama Lestari, ya Joko suka dengan Lestari gitu. Roy suka dengan Lestari gitu. Roy memang beragama Kristen. Roy berpikir dengan baik sih...jika jadian dengan Lestari, ya Roy berusaha dengan baik sih Lestari keluar dari agama Hindu dan masuk agama Kristen dan Roy menikahi Lestari gitu. Joko yang suka dengan Lestari, ya Joko berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Lestari. Ya Lestari suka dengan Joko. Roy memang mengetahui dengan baik sih Lestari di sukai sama Joko gitu. Roy jadinya bersaing dengan Joko urusan jadian dengan Lestari gitu. Lestari memang menjalankan dengan baik sih ibadah ajaran Hindu gitu....Lestari memang berdoa dengan baik pada Dewa, ya Lestari meminta jodoh yang baik yang satu agama dengan Lestari...Hindu gitu. Usaha Joko berhasil jadian dengan Lestari. Roy yang gagal jadian dengan Lestari karena Joko, ya Roy tidak ada masalah sih. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Joko dan Lestari. Juno senang sih dengan kisah cinta Joko dan Lestari. Juno berteman dengan Ajeng. Ya Ajeng teman Juno dari masa SMP gitu. Ajeng kerja di mall gitu. Rumah Ajeng cukup jauh dari rumah Juno. Ajeng anaknya Andre dan Ayu gitu. Andre kerjaannya jualan gorengan gitu. Juno berteman dengan Ajeng, ya Juno suka dengan Ajeng gitu. Juno berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Ajeng gitu. Joko kerjaannya sopir mobil Taxi baik. Hubungan kisah cinta Joko dengan Lestari baik. Juno kerjaan sopir mobil Taxi baik gitu. Usaha Juno berhasil jadian dengan Ajeng karena Ajeng suka dengan Juno gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Juno dan Ajeng. Joko senang sih dengan kisah cinta Juno dan Ajeng gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Kisah cinta," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Pertemanan yang baik tokoh Joko dan tokoh Juno," kata Eko.
"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Tokoh Joko berkata dalam hatinya tentang Ibunya Juno yang meninggal "Dewa kematian memutuskan dengan baik Ibunya Juno meninggal dunia"......," kata Eko.
"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Tokoh Joko beragama Hindu," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
Eko dan Budi tetap asik main permainan Zathura gitu.
No comments:
Post a Comment