CAMPUR ADUK

Tuesday, July 22, 2025

FRAUD SAIYAAN

Malam hari, ya bintang berkelap-kelip di langit, ya bulan bersinar dengan baik, ya dan lingkungan sekitar rumah Budi baik gitu. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus sinetron tema cinta di chenel RCTI, yaaa seperti biasa sih....Budi duduk santai di depan rumahnya, ya sedang baca cerpen yang ceritanya bagus, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Bhola Prasad Tripathi adalah seorang penipu yang menikahi wanita kaya untuk hidup dari mereka. Ia menjalani kehidupan pernikahan yang bahagia dengan Sunita. Pamannya sedang mengunjungi Lucknow, yaaa jadi ia mengatur agar suaminya bertemu dengan Tauji di stasiun kereta api.

Bhola tidak datang untuk menemui Tauji. Sebaliknya, ia melarikan diri dari para preman setempat dan kebetulan bertemu Tauji di kereta. Keduanya bertemu di kereta tetapi tidak saling mengenal sampai Sunita mengirim foto Bhola ke Tauji di ponselnya.

Begitu Tauji mengenali Bhola, ia mengejarnya dengan merahasiakan identitasnya dan mengetahui penipuan yang dilakukan Bhola dan hubungannya dengan berbagai wanita di berbagai bagian kota. Tauji, seorang detektif yang disewa oleh polisi untuk menangkapnya, menjadi rekannya. Ketika Bhola bertemu Payal, yang ditampilkan sebagai seorang janda, ia berencana untuk menipunya tetapi akhirnya jatuh cinta padanya. Ia akhirnya merampoknya di hari pernikahan tetapi tidak dapat melarikan diri karena perasaannya terhadapnya. Ia kembali hanya untuk mengetahui bahwa Bhola juga seorang penipu seperti dirinya yang menikahi pria kaya demi uang. Mereka berdua melarikan diri tetapi Bhola tertangkap oleh polisi. Ia dibebaskan dengan jaminan setelah seminggu oleh Tauji dan Payal, yang merencanakan penipuan berikutnya tetapi ia meninggalkannya pada akhirnya dan mengambil semua perhiasan dan uang tunai.

***

Budi selesai baca cerpen yang cerita menarik, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu. 

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. Memang di meja Eko melihat dengan baik ada anglo kecil di atasnya ada tekok kaleng yang seperti biasa berisi air panas, ya ada piring yang ada singkong rebus, yaaa dan ada mainan buatan Budi dari kardus. 

"Emmm," kata Budi.

"Budi..ini mainan yang Budi buat dari kardus...Digimon kan?" kata Eko, ya sambil memegang mainan gitu

"Bukan Digimon...Eko.....mainan yang aku buat dari kardus gitu," kata Budi. 

"Yaaa aku tahu sih. Memang bukan Digimon mainan yang Budi dari kardus. Aku cuma becanda saja," kata Eko. 

"Aku mengerti becanda...Eko," kata Budi. 

"Pokémon....Charmeleon," kata Eko. 

"Iya. Pokémon....Charmeleon," kata Budi. 

"Nilai kreatifitas," kata Eko. 

"Memang nilai kreatifitas," kata Budi. 

"Ada kemauan pasti bisa membuat sesuatu yang di suka," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Mainan yang di buat Budi...bagus!" kata Eko.

"Terima kasih Eko... pujiannya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko. 

Budi berpikir dengan baik dan berkata "Hidup memang pilihan." 

"Ada apa dengan kata-kata itu Budi?" kata Eko. 

"Aku mau cerita!" kata Budi. 

"Budi mau cerita toh!" kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko. 

"Begini ceritanya!" kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Surya yang tinggal di Bekasi dengan baik gitu, ya Surya yang menjalankan usaha orgen tunggal dengan baik gitu. Bulan penyanyi dangdut gitu. Surya dan Bulan saling cinta, ya keduanya menikah dengan baik gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik Surya dan Bulan sampai punya anak bernama Lesti gitu. Keinginan Bulan menjadi penyanyi dangdut terkenal gitu. Surya memang berjanji pada Bulan untuk membuat Bulan menjadi penyanyi dangdut terkenal gitu. Ceritanya sampai Lesti berumur lima tahun, ya Bulan tidak juga menjadi penyanyi dangdut terkenal gitu. Bulan meninggalkan Surya dan Lesti, ya demi keinginan Bulan menjadi penyanyi dangdut terkenal gitu. Bulan pergi ke Jakarta dengan teman baiknya....Ardian gitu. Di Jakarta, ya Ardian bekerja sama dengan Rangga seorang produser musik giu...jadi Ardian berhasil mengorbitin Bulan jadi penyanyi dangdut terkenal gitu. Ceritanya Lesti telah dewasa, ya menjadi gadis yang cantik dan juga baik budi pekertinya gitu. Surya melarang Lesti untuk jadi penyanyi dangdut karena Bulan meninggalkan Surya dan Lesti gitu. Memang sih Lesti bakat menyanyi dari Ibunya, ya Bulan....jadi Lesti pinter menyanyi pasti suara Lesti bagus gitu. Lesti kerjaannya menjalankan toko pakaian gitu. Owan kerja dengan baik gitu di kafenya Fildan gitu. Ya di kafe ada live musik, ya penyanyi kafe adalah Selfi gitu. Memang sih Fildan suka sama Selfi gitu. Gema kerja dengan baik di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Memang seperti biasa sih...Gema ke kafe Fildan, ya Gema dan Fildan ngobrol banyak hal sih....tentang ini dan itu, ya pastinya sih...ngobrol tentang yang pejabat korupsi sih...berdasarkan berita Tv gitu. Kiara teman kerja Gema di perusahaan gitu. Ya Gema yang suka dengan Kiara, ya Gema berusaha untuk jadian sama Kiara gitu. Owan dan Lesti memang berteman baik dari masa SD gitu, ya karena Owan dan Lesti bertetangga gitu. Memang sih...Owan dan Lesti pernah berjanji dari masih SD bisa di bilang sih...janji cinta monyet gitu. Surya memang menjodohkan Lesti dengan Rizky gitu. Ya kerjaannya Rizky menjalankan usaha dealer mobil gitu. Owan yang tahu sih...Lesti di jodohkan sama Rizky gitu. Owan ingin sih bersaing sih sama Rizky urusan Lesti, ya Owan ingin bersaing dengan Rizky dasarnya sih janji pada masa SD...janji cinta monyet gitu. Lesti awalnya tidak suka di jodohkan sama Rizky. Owan senang sih...Lesti tidak suka di jodohkan sama Rizky gitu. Hubungan baik terjalin antara Lesti dan Rizky jadinya...Lesti jadinya suka sama Rizky karena Rizky ganteng, ya dan perilakunya baik gitu. Owan berusaha untuk jadian sama Lesti gitu, ya Owan menyatakan cinta sama Lesti gitu. Lesti berkata di dalam hatinya "Hidup memang pilihan". Lesti memutuskan dengan baik yang di sukai adalah Rizky jadi Lesti menolak cinta Owan karena Lesti tidak mau hubungan kisah cinta dengan Owan, ya yang diinginkan Lesti tetap teman baik sama Owan gitu. Owan mengerti sih di tolak Lesti gitu dan keinginan Lesti tetap teman baik sama Owan gitu. Ya Owan yang menyukai Lesti, ya melepaskan rasa suka dan melupakan janji masa SD yang di buat Owan dan Lesti, ya janji cinta monyet gitu. Lesti menerima dengan baik perjodohan dengan Rizky. Bulan memang menjadi penyanyi dangdut terkenal gitu. Rizky dan Lesti menikah gitu. Bulan hadir sih pernikahan Lesti dan Rizky. Lesti sudah memaafkan Ibunya dengan baik, ya Bulan gitu. Surya dan Bulan memang masih ada rasa cinta gitu. Bulan yang berkarir di Jakarta sampai jadi penyanyi dangdut terkenal gitu, ya Bulan tidak menikah sama Ardian karena Bulan cintanya sama Surya gitu. Ya Ardian menikahnya dengan Jihan gitu. Rumah tangga Ardian dan Jihan baik, ya punya anak bernama Alfa gitu. Sekarang sih...Alfa menjalankan usaha restoran di Jakarta gitu. Ya Alfa menjalin kisah cinta dengan Victoria gitu. Kerjaan Victoria model gitu. Surya dan Bulan balikan gitu. Melly yang kerjaannya guru ngaji gitu. Owan mengenal Melly, ya berarti keduanya berteman baik gitu. Ya Owan memutuskan untuk jadian sama Melly. Usaha Owan berhasil jadian sama Melly, ya keduanya menjalin kisah cinta yang baik dan menikah gitu. Cerita tentang Gema, ya Gema jadian dengan Kiara dan ada rencana menikah gitu. Sedangkan Fildan jadian dengan Selfi, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus!" kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Hidup memang pilihan...tokoh Lesti memilih dengan baik antara tokoh Owan dan tokoh Rizky," kata Eko.

"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan Digimon Adventure saja Budi!" kata Eko.

"Oke. Main permainan Digimon Adventure!" kata Budi.

Budi mengambil mainan Pokémon Charmeleon di meja, ya Pokémon di taruh di bawah meja dan mengambil permainan dari bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Digimon Adventure dengan baik gitu. 

"Budi telah bercerita dengan baik. Aku juga bercerita!" kata Eko.

"Silakan Eko bercerita dengan baik!" kata Budi.

"Begini ceritanya!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Fildan dan Gema berteman baik, ya keduanya tinggal dengan baik di Bekasi, dan agama yang di anut keduanya adalah Hindu gitu. Cerita keadaan Bekasi sama aja sih dengan cerita media ini dan itu. Memang sih hidup di Bekasi penuh dengan kompetisi urusan ekonomi dengan tujuan ini dan itu, ya berarti sama saja dengan daerah lain gitu. Fildan kerja dengan baik di perusahaan PT. SENTOSA gitu. Gema menjalankan dengan baik usaha kafe yang ada live musik gitu. Ya penyanyi di kafe adalah Melly gitu. Memang agama Melly....Hindu. Fildan sering sih ke kafenya Gema untuk ngobrol dengan baik tentang ini dan itu sih. Ya Fildan suka dengan Melly, ya hubungan pertemanan terjalin dengan baik Fildan dan Melly gitu. Kiara yang kerjaannya guru SD gitu, ya agama Kiara....Hindu gitu. Gema mengenal dengan baik Kiara gitu, ya karena Gema bertetangga dengan Kiara gitu. Hubungan pertemanan terjalin baik Gema dan Kiara gitu. Adit yang kerja dengan baik di bank gitu, ya agama Adit....Hindu gitu. Adit bertemu dengan baik cewek cantik di Mall, ya Adit berkenan dengan cewek cantik jadi Adit jadi tahu deh nama cewek cantik adalah Kiara gitu. Ya Adit baru putus dari pacarnya yang bernama Jolina gitu. Kenapa Adit putus dari Jolina? Karena Jolina menjalin kisah cinta dengan Noel gitu. Adit yang suka dengan Kiara, ya Adit berusaha untuk jadian sama Kiara gitu. Gema mengetahui dengan baik sih...bahwa Kiara di dekatin sama cowok bernama Adit gitu. Ya Gema yang suka Kiara, ya Gema tidak ingin Kiara di dapatkan sama Adit gitu. Gema dan Adit bersaing dengan baik sih...untuk jadian sama Kiara gitu. Kiara senang saja di sukai dua cowok baik, ya Gema dan Adit jadi keberuntungan Kiara saja di sukai dua cowok baik gitu. Ayah Kiara yang bernama Surya gitu. Ya Surya menguji Gema dan Adit jika ingin jadian sama Kiara gitu, ya ujian sih...pemahaman ajaran Hindu gitu. Gema dan Adit yang belajar ajaran Hindu dengan baik dan menjalankan dengan baik ibadah ajaran Hindu gitu, ya jadi ujian dari Surya gitu tentang pemahaman ajaran agama Hindu yang di terapkan di dalam kehidupan lingkungan sosial masyarakat gitu, ya Gema dan Adit berhasil sih ujian dari Surya gitu. Surya memberikan keputusan pada Kiara untuk memilih antara Gema dan Adit?. Ya Kiara memilih Gema dan Adit...dengan cara, ya rasa yang di rasakan Kiara di dalam hati gitu. Kiara memilih Gema gitu. Hubungan kisah cinta pun terjalin dengan baik Gema dan Kiara gitu. Adit yang tidak jadian sama Kiara, ya Adit fokus kerja saja di bank gitu. Fildan senang sih...Gema menjalin kisah cinta yang baik dengan Kiara gitu. Ya Gema dan Kiara merencanakan pernikahan dengan baik gitu. Fildan bertemu dengan cewek di jalan gitu, ya cewek itu mengalami kesulitan gitu. Fildan menolong cewek tersebut, ya cewek itu bernama Selfi gitu. Selfi tinggal di rumah Fildan gitu. Keadaan Selfi hamil gitu. Ceritanya...Selfi dan Farhan menikahnya karena gara-gara warga yang memergokin Selfi dan Farhan di sebuah rumah tua, ya yang perkiraan para warga pada Farhan dan Selfi...melakukan hubungan intim padahal Farhan dan Selfi tidak melakukan yang di tuduhin sama para warga gitu. Selfi dan Farhan berada di rumah tua karena keadaan hujan gitu, ya jadi keduanya menginap di rumah tua gitu. Memang sih Selfi dan Farhan menjalin kisah cinta dari masa kuliah sampai sekarang gitu. Sebenarnya sih....Orang tua Selfi dan orang tua Farhan tidak suka hubungan Selfi dan Farhan yang ada ikatan pernikahan karena Orang tua Selfi dan orang tua Farhan bermusuhan gitu. Farhan di jodohkan sama orang tuanya dengan cewek bernama Jihan gitu. Kerjaannya Jihan model gitu. Memang orang tua Farhan kaya sih, ya pemilik perusahaan PT. MAJU gitu. Selfi melarikan diri dari rumahnya karena orang tuanya memaksakan Selfi untuk menikah dengan Ardian gitu. Kerjaan Ardian menjalankan usaha hotel MAWAR gitu. Orang tua Selfi kaya, ya pemilik perusahaan PT. CAKRA gitu. Selfi tinggal dengan baik di rumah Fildan gitu. Hubungan pertemanan memang terjalin dengan baik Selfi dan Fildan gitu. Selfi yang lagi hamil muda, ya ngidam gitu...mangga muda gitu. Fildan mencari mangga muda untuk Selfi. Mangga muda dapat, ya Fildan memberikan mangga muda pada Selfi gitu. Selfi telah mendapatkan mangga muda, ya senang gitu. Farhan memang mencari Selfi gitu. Selfi menelpon Farhan pake Hp-nya Fildan gitu. Farhan mendapatkan keberadaan Selfi, ya Selfi tinggal di rumah Fildan gitu. Ya Farhan ke tempat Selfi gitu. Orang tua Selfi bersama Ardian menemukan keberadaan Selfi gitu. Selfi tidak mau pulang bersama orang tuanya dan Ardian gitu. Farhan mencegah Selfi di bawa orang tuanya dan juga Ardian gitu. Fildan tetap menolong Selfi dengan baik gitu, ya Fildan meminta bantuan temannya yang bernama Andhika yang kerjaannya polisi dari kepolisian Lapor Pak!. Fildan dan Andhika mengusut dengan baik permasalahan orang tua Selfi dan orang tua Farhan gitu. Ternyata permasalahan orang tua Selfi dan orang tua Farhan karena keduanya memang di buat untuk berselisih gitu...sama Rangga gitu. Tujuan Rangga membuat perselisihan orang tua Selfi dan orang tua Fildan untuk menutupi kerjaan Rangga yang menggelapkan uang perusahaan PT. MAJU dan PT. CAKRA gitu, ya ketika pada awalnya kedua menjalankan mitra kerja gitu. Andhika beserta teman-teman polisi...menangkap Rangga beserta anak buahnya gitu. Ya Rangga dan anak buahnya di penjara dengan baik sama polisi gitu. Orang tua Selfi dan orang tua Farhan berbaikan gitu. Farhan dan Selfi kembali bersama gitu, ya demi anak yang di kandung Selfi gitu. Fildan senang telah menolong Selfi dan Farhan gitu. Farhan kerja dengan baik di perusahaan orang tuanya, ya perjodohan Farhan dengan Jihan...batal. Perjodohan Selfi dan Ardian...batal. Rumah tangga di jalankan dengan baik Farhan dan Selfi gitu. Fildan yang suka dengan Melly, ya Fildan berusaha jadian sama Melly. Usaha Fildan berhasil jadian sama Melly gitu. Kisah cinta di jalankan dengan baik Fildan dan Melly gitu. Gema senang sih...Fildan menjalin kisah cinta dengan Melly gitu. Ya Gema menikah dengan Kiara dengan ajaran Hindu gitu. Begitulah ceritanya!" kata Eko.

"Cerita yang bagus," kata Budi.

"Sekedar cerita saja!" kata Eko.

"Kisah persahabatan tokoh Fildan dan tokoh Gema, ya dan juga kisah cinta," kata Budi.

"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

Eko dan Budi, yaaa asik main permainan Digimon Adventure gitu.

"Hidup ini tetap sama kan Budi?" kata Eko.

"Hidup ini tetap sama sih....Eko!" kata Budi.

"Kuat imannya dan lemah imannya," kata Eko.

"Tentang apa Eko...kuat imannya dan lemah imannya?" kata Budi.

"Berdasarkan realita hidup ini dan berita Tv tentang artis sih. Cewek yang kuat imannya tetap memakai hijab dengan tujuannya kebaikan untuk dirinya, keluarga, orang lain gitu, yaaa dan pastinya sih agama yang di yakini agama Islam gitu. Cewek yang lemah imannya, ya pastinya melepaskan hijabnya dengan alasan ini dan itu," kata Eko.

"Cewek yang iman kuat tetap memang memakai hijab, ya memang bagus sih... pendiriannya. Sedang cewek yang lemah imannya yang melepaskan hijabnya, ya berdasarkan latar belakang ini dan itu....sudah lah tidak perlu di omongin," kata Budi.

"Hidup ini pilihan manusia yang menjalankan hidup ini!" kata Eko.

"Memang hidup ini...pilihan manusia yang menjalankan hidup ini!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan Digimon Adventure gitu.

NARASIMHA NAIDU

Malam hari, ya keadaan lingkungan sekitar rumah Budi baik gitu. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus di chenel JTV, ya seperti biasa sih....Budi duduk santai di depan rumahnya, ya sedang baca cerpen sambil menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Cerita ini dimulai dengan perseteruan antara desa-desa tetangga di distrik Visakhapatnam, di mana Raghupati Naidu dan Appala Naidu adalah rival. Karena Raghupati Naidu cinta damai, Appala Naidu yang jahat menginjak-injak kota mereka di bawah kakinya. Dia berjongkok di ladang kuil Lakshmi Narasimha mereka. Melihat ke depan, Raghupati Naidu membangun pasukan yang dia perintahkan untuk mengorbankan seorang anak laki-laki dari sebuah keluarga dan memberikan putranya yang lebih muda Narasimha Naidu. Bertahun-tahun kemudian, Anjali, putri manja dari seorang faksionis biadab Kuppuswamy Naidu, tumbuh di rumah paman dari pihak ibu. Begitu dia menginspirasi penari Narasimha Naidu, yang mengelola sebuah sekolah, Anjali bergabung sebagai muridnya dan mengembangkan perasaan untuknya. Meskipun sadar bahwa dia adalah seorang duda dan masih memiliki anak, Anjali berdiri teguh dan semakin dekat dengan anak itu, yang dibalasnya.

Sementara itu, Kuppuswamy Naidu memperbaiki hubungan Anjali dengan keponakannya, yang merupakan putra Appala Naidu. Saudarinya, Nagamani, meminta untuk membantai Narasimha Naidu, orang yang membunuh suaminya sebagai mas kawin. Anjali kemudian menyatakan cintanya kepada Narasimha Naidu ketika mempelai pria bergerak untuk menangkapnya. Narasimha Naidu & Anjali menaiki kereta yang sama sementara antek-antek mempelai pria mengejar mereka. Pada saat itu, Narasimha Naidu yang marah menampakkan dirinya, menyebabkan para antek melarikan diri karena takut. Kemudian, Narasimha Naidu mengetahui identitas Anjali dan mengungkapkan masa lalunya.

Setelah 15 tahun membentuk pasukan : Narasimha Naidu tumbuh menjadi seorang pemberani yang memperingatkan Appala Naidu agar bersikap sopan. Menjelang perayaan, Appala Naidu menyerbu ketika Narasimha Naidu membunuhnya. Mengetahui hal itu, Kuppuswamy Naidu berjanji untuk menghancurkan Narasimha Naidu dan keluarganya. Saat ini, Raghupati Naidu memutuskan untuk mencarikan seorang istri untuk Narasimha Naidu. Ia memilih seorang wanita yang murah hati, Sravani, tetapi wanita itu sensitif terhadap kekerasan. Meskipun demikian, Raghupati Naidu mengatur pernikahan mereka dengan menyembunyikan pekerjaan putranya, tetapi Sravani menyadari fakta itu dan menuruti kebaikannya.

Suatu hari, tiga saudara Narasimha Naidu datang dari luar negeri bersama keluarga mereka, yang bersikap masa bodoh dan lalai. Namun, Narasimha Naidu sangat menyayangi dan memuja mereka, tetapi mereka selalu mengejeknya. Sravani tidak mau menerimanya dan membalas. Mendengar hal ini, Narasimha Naidu mengusirnya ketika dia sampai di rumah orang tuanya dan melahirkan seorang anak laki-laki. Kemudian, saudara-saudara Narasimha Naidu hendak kembali tanpa melihat bayi yang baru lahir itu dan menolak untuk menemani mereka. Dalam perjalanan, mereka diserang oleh anak buah Kuppuswamy Naidu, tetapi Narasimha Naidu menyelamatkan keluarganya, mempertaruhkan nyawanya, dan mengirim mereka pergi dengan selamat. Mereka menyadari kebaikannya dan memohon pengampunan setelah mencari jati diri. Bersamaan dengan itu, Kuppuswamy Naidu mencoba membunuh putra Narasimha Naidu, dan dia menikam Sravani. Sebelum meninggalkan nafasnya, dia memohon kepada Narasimha Naidu untuk menyingkirkan iklim ini, yang juga diminta oleh Raghupati Naidu.

Present : Marah, Kuppuswamy Naidu menyerang Raghupati Naidu tetapi terkejut melihat Narasimha Naidu, yang telah kembali ke kampung halamannya. Narasimha Naidu menyerahkan Anjali kepadanya. Selama ini, anak itu mengeja kata-kata pertamanya, memanggil Anjali ibunya. Kemudian, Raghupati Naidu menginisiasi Narasimha Naidu untuk membawa Anjali sebagai ibu bagi anaknya. Pengaturan pernikahan Anjali sedang berlangsung ketika Narasimha Naidu membuat gempar Kuppuswamy Naidu, mengatur perjodohannya dengan Anjali, dan menantangnya untuk memblokirnya. Dia menindak pada hari pernikahan dan merasakan kehadiran Anjali di rumah sakit, yang telah mengangkat rahimnya sebahai pengorbanan agar tidak memiliki keturunan. Akhirnya, Narasimha Naidu dengan sepenuh hati menerima dan bersatu dengan Anjali.

***

Budi selesai baca cerpen ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan dengan baik di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi gitu. Memang di meja...Eko melihat dengan baik ada tekok kaleng yang seperti biasa berisi teh, ada piring yang ada singkong goreng, yaaa dan juga ada mainan topeng yang terbuat dari kardus gitu.

"Mainan," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko mengambil mainan gitu.

"Budi buat mainan topeng yang terbuat dari kardus....topeng...Kamen Rider Thouser," kata Eko.

"Memang aku membuat dengan baik topeng Kamen Rider Thouser yang terbuat dari kardus gitu....seperti biasa nilai kreatifitas aku saja," kata Budi.

"Cerita Kamen Rider Thouser...bagus kan Budi?" kata Eko.

"Bagus sih...Eko...cerita Kamen Rider Thouser," kata Budi.

"Acara Tv...Kamen Rider...Thouser, ya hiburan untuk orang yang menonton acara Tv," kata Eko.

"Memang hiburan sih...acara Tv...Kamen Rider Thouser," kata Budi.

Eko memakai topeng gitu.

"Keren kan Budi...aku pake topeng Kamen Rider Thouser?" kata Eko.

"Keren Eko!" kata Budi.

Eko melepaskan topeng gitu.

"Topeng Kamen Rider Thouser....mainan anak-anak tujuannya happy-happy," kata Eko.

"Memang mainan anak-anak...topeng Kamen Rider Thouser...tujuannya happy-happy main topeng," kata Budi.

Eko menaruh topeng di meja gitu.

"Topeng Kamen Rider Thouser yang terbuat dari kardus...buatan Budi...bagus!" kata Eko.

"Terimakasih Eko...pujiannya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Teh," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko mengambil gelas dan tekok kaleng yang berisi air teh. Tekok kaleng di tuangkan dengan baik gitu, ya air teh masuk ke dalam gelas gitu. Cukup terisi air teh di gelas gitu, ya tekok kaleng di taruh dengan baik di meja gitu. Segera Eko minum teh dengan baik gitu.

"Emmm tehnya enak dan harumnya melati..," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko selesai minum teh, ya gelas berisi teh di taruh di meja gitu.

"Andai," kata Eko.

"Obrolan andai-andai, ya Eko?" kata Budi.

"Iya Budi...obrolan andai!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Andai minum teh dengan artis...cewek," kata Eko.

"Andai minum teh dengan artis cewek. Kalau aku sih...inginnya...minum teh dengan artis Lesti gitu," kata Budi.

"Kalau Budi minum teh dengan artis Lesti...maka artis Rizky cemburu apa tidak, ya Budi?" kata Eko.

"Cemburu tandanya cinta. Mungkin sih...artis Rizky cemburu sih karena aku minum teh dengan artis Lesti," kata Budi.

"Kalau ada cemburu sih, ya lebih baik artis lain saja Budi!" kata Eko.

"Artis yang lain. Pastinya masih jomblo. Artis Haruka saja. Aku mau minum teh dengan artis Haruka dengan tradisi minum teh orang Jepang," kata Budi.

"Artis Haruka toh. Memang masih jomblo berdasarkan cerita di berita media ini dan itu. Oke sih...Budi minum teh dengan artis Haruka dengan tradisi minum teh orang Jepang," kata Eko.

"Sedang Eko...mau minum teh dengan artis siapa?" kata Budi.

"Aku mau minum teh dengan artis Eca Aura," kata Eko.

"Oke juga sih..Eko minum teh dengan artis Eca Aura dengan tradisi minum teh...orang Tionghoa, ya kan Eko?" kata Budi.

"Memang sih artis Eca Aura... keturunan Tionghoa gitu, ya jadi tradisi minum teh seperti tradisi orang Tionghoa. Karena aku orang pribumi jadi tujuan nilai-nilai dari kebudayaan orang pribumi untuk mengharumkan nama Nusantara jadi tradisi minum teh seperti biasanya...orang pribumi kan Budi?" kata Eko.

"Sebaiknya sih...minum teh seperti tradisi minum teh orang pribumi," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Aku memang orang pribumi jadi minum tehnya dengan tradisi orang pribumi," kata Budi.

"Sederhana dan di nikmati dengan baik hidup ini," kata Eko.

"Omongan Eko benar!" kata Budi.

"Teh berkaitan dengan urusan ekonomi kan Budi?" kata Eko.

"Memang sih...Eko...teh berkaitan dengan urusan ekonomi!" kata Budi.

"Roda ekonomi di gerakan dengan baik demi hidup ini," kata Eko.

"Memang roda ekonomi di gerakan dengan baik demi hidup ini," kata Budi.

"Sudah ah obrolan andainya!" kata Eko.

"Ok....obrolan andai selesai!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Budi mau cerita toh!" kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Silakan Budi bercerita dengan baik gitu!" kata Eko. 

"Begini ceritanya!" kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Victoria tinggal di Bekasi dengan kedua orang tuanya, ya Andre dan Wulan gitu. Memang Victoria berasal dari Solo gitu. Demi hidup ini yang penuh dengan kompetisi urusan usaha-usaha yang jalankan orang-orang dengan tujuan yang paling diinginkan kaya karena memang kaya enak, ya jauh dari kemiskinan gitu, ya jadi...Victoria memilih dengan baik jalan hidupnya menjalankan usaha toko roti gitu. Usaha toko roti yang di jalankan dengan baik sama Victoria gitu. Demi usaha toko roti maju, ya Victoria bekerja keras gitu. Andre dan Wulan sebagai orang tua yang baik.....mendukung dengan baik usaha toko roti Victoria gitu. Fattah punya saudara kembar bernama Fattan gitu. Ya Fattan kerja dengan baik di hotel Melati yang ada di Depok gitu. Fattah yang tinggal di Bekasi, ya Fattah kerja dengan Adit gitu, ya kerjaannya Fattah sopir pribadi gitu. Adit pemilik perusahaan PT. TIRTA gitu, ya rumah tangga yang di jalankan dengan baik Adit sama Vio gitu. Fattah yang bertemu dengan cewek cantik di jalan, ya berkenalan dengan baik dengan cewek cantik jadi tahu deh nama cewek cantik adalah Victoria gitu. Hubungan pertemanan terjalin dengan baik Fattah dan Victoria gitu. Dengan cara gombalan gitu, ya Fattah menaklukkan Victoria jadi Fattah dan Victoria pacaran gitu. Hubungan kisah cinta terjalin dengan baik gitu, ya Fattah dan Victoria gitu. Gema dan Gibran memang tinggal di Bekasi, ya asal keduanya dari Solo gitu. Ya Gema dan Gibran kerja dengan baik di stasiun Tv yang ada di Bekasi gitu. Gema sedang dekat dengan cewek cantik yang bernama Kiara gitu. Kiara kerjaanya perawat di sebuah rumah sakit yang ada di Bekasi. Gibran berpacaran dengan baik sama Adara gitu. Kerjaannya Adara penyanyi dangdut dari satu panggung ke panggung lain gitu. Kerjaan menjadi penyanyi dangdut di jalankan dengan baik Adara, ya demi hidup ini dan juga Adara mengerti dengan baik hidup di Bekasi karena memang Adara lahir di Bekasi, ya di Bekasi penuh dengan kompetisi dari usaha-usaha orang-orang demi tujuan ini dan itu gitu. Gema dan Gibran yang hendak membeli roti, ya ke toko roti gitu. Di toko roti...Gema dan Gibran bertemu dengan Victoria gitu. Ya Gema, Gibran, dan Victoria....teman masa SMA di Solo gitu, ya jadi ketiganya bertemu dengan baik dan ngobrol dengan baik ini dan itu, ya jadi ketiganya pertemanan tetap baik gitu. Fattah tipe cowok yang tidak bisa setia gitu, ya jadi Fattah menjalin hubungan dengan Jolina gitu. Ya Jolina menjalankan usaha toko kelontong gitu. Victoria menganggap Fattah cowok yang setia gitu, ya karena Fattah cinta Victoria gitu. Fattan yang libur kerja, ya ke Bekasi untuk menemui Fattah gitu. Fattah yang ada kencan dengan Jolina gitu jadi meminta Fattan untuk menjadi Fattah gitu, ya Fattan kencan dengan Victoria gitu. Fattan tidak mau sih Fattan menjadi Fattah, ya karena permintaan Fattah jadi Fattan mau menolong Fattah gitu, ya Fattan menjadi Fattah gitu. Ya Fattan menjadi Fattah gitu, ya Fattah kencan dengan baik sama Victoria gitu. Fattah kencan dengan baik sama Jolina gitu. Fattan yang jadi Fattah, ya kencan dengan Victoria gitu, ya keduanya jalan-jalan dengan baik di Bekasi ke tempat-tempat yang baik tujuannya happy-happy gitu. Fattan sebenarnya punya pacar yang bernama Keyla. Ya Keyla kerja dengan baik di hotel Melati di Depok gitu. Urusan Fattan di Bekasi selesai gitu, ya Fattan kembali ke Depok gitu. Fattan kerja dengan baik di hotel Melati dan hubungan pacaran Fattan dengan Keyla baik gitu. Fattah mulai bingung sih punya pacar dua karena membagi waktu dengan keduanya dan juga urusan kerjaan Fattah sebagai sopir pribadi gitu. Victoria awalnya tidak tahu sih...Fattah punya pacar yang bernama Jolina, ya pada akhirnya Victoria jadi tahu sih...Fattah punya pacar...Jolina gitu. Victoria dan Jolina bertengkar karena Fattah gitu. Fattah berusaha untuk menghetikan pertengkaran Victoria dan Jolina gitu. Victoria dan Jolina yang kesal di bohongin Fattah, ya Victoria dan Jolina yang kesal jadi Victoria dan Jolina menampar Fattah gitu. Victoria dan Jolina berkata "Putus!" pada Fattah gitu. Ya Fattah salah sih, ya Fattah menerima putus dari Victoria dan Jolina gitu. Victoria yang putus dari Fattah, ya Victoria fokus dengan usaha toko roti gitu. Jolina ya putus dari Fattah, ya Jolina fokus dengan usaha toko kelontong gitu. Fattah sebenarnya masih cinta sih sama Victoria gitu, ya keinginan sih...ingin balikan sama Victoria dengan cara minta maaf gitu karena Victoria masih marah karena Fattah menjalin kisah cinta sama Jolina, ya pada akhirnya putus gitu....jadi Fattah lebih memilih fokus kerja dengan baik sebagai sopir pribadi gitu. Gema yang usaha dengan baik, ya jadian dengan baik sama Kiara gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Gema dan Kiara gitu. Gibran senang sih hubungan kisah cinta Gema dan Kiara baik gitu. Kisah cinta Gibran dan Adara, ya ada rencana menikah gitu. Hubungan pertemanan Victoria, Gema, dan Gibran tetap baik gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi. 

"Kisah persahabatan tokoh Victoria, tokoh Gema, dan tokoh Gibran, yaaa dan juga kisah cinta," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Main permainan Digimon Adventure saja Budi!" kata Eko.

"Oke. Main permainan Digimon Adventure!" kata Budi.

Budi mengambil permainan dari bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Digimon Adventure dengan baik gitu.

Monday, July 21, 2025

COOLIE NO. 1

Malam yang gelap, ya bertabur bintang di langit dan bulan pun ada di langit bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus sinetron tema cinta di chenel MDTV, ya seperti biasa sih...Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sedang baca cerpen, yaaa sambil menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Pandit Jai Kishen mempertemukan keluarga calon mempelai pria dengan Sarah Rozario. Namun, saat ayahnya, Jeffrey, mengetahui bahwa keluarga itu tidak kaya raya, ia menghina Jai ​​Kishen. Jai Kishen bersumpah untuk memberi pelajaran kepada Jeffrey tentang kesombongan dan keangkuhannya.

Dalam perjalanan pulang, Jai Kishen berpapasan dengan Raju Coolie, seorang kuli stasiun kereta api yang dengan bangga mengenakan lencananya - "Kuli No. 1". Raju dikenal di antara sesama kuli sebagai sosok yang heroik, baru-baru ini berhasil menangkap seorang pengedar narkoba bernama Mahesh. Ketika Raju terpikat oleh foto Sarah, Jai Kishen menyusun rencana untuk menikahkan kuli malang itu dengan Sarah dan membalas dendam. Dengan bimbingan Jai Kishen dan bantuan temannya, Deepak Mechanic, Raju menyamar sebagai pangeran Singapura, Kunwar Raj Pratap Singh dan memenangkan hati Sarah. Dalam prosesnya, saudara perempuan Sarah, Anju, jatuh cinta pada Deepak.

Jeffrey menikahkan Sarah dengan Raju, tanpa tahu bahwa ia hanyalah seorang kuli angkut yang miskin. Ketika Raju pulang ke rumah bersama Sarah setelah pernikahan, ia berpura-pura bahwa "ayahnya" Mahendra Pratap Singh telah mengusirnya dari rumah karena menikah tanpa persetujuannya. Sarah mencoba memanfaatkan situasi sebaik-baiknya dengan menghibur Raj, yang membuatnya merasa bersalah.

Masalah bertambah parah ketika Jeffrey datang ke kota untuk mengunjungi putri dan menantunya, tetapi melihat Raju sebagai kuli di stasiun kereta. Jeffrey membuat keributan dengan mengatakan bahwa Raju adalah penipu yang menyamar sebagai pangeran kaya dan menikahi putrinya. Raju secara spontan berpura-pura tidak mengenali Jeffrey dan mengusirnya. Raju pulang dengan mengenakan kostum Raj dan menjelaskan bahwa Jeffrey pasti melihat saudara kembarnya, Raju, yang diusir ayahnya karena kecanduan minum dan berjudi. Jeffrey mempercayai cerita ini dan memutuskan untuk menikahkan Anju dengan Raju, sehingga kedua putrinya akan hidup sangat kaya.

Raju terus mendapat masalah karena ia hanya bisa berada di satu tempat dalam satu waktu. Salah satu insiden tersebut memaksa Raju, Sarah, dan Jeffrey Rozario untuk mengajukan pengaduan orang hilang untuk Kunwar Raj Pratap Singh. Inspektur Jagjit Godbole menjadi skeptis terhadap situasi tersebut dan mulai percaya bahwa Raju dan saudara kembarnya Raj adalah orang yang sama. Untuk mencegah masalah lebih lanjut, Deepak menyarankan agar ia "membunuh" Raju. Menanggapi saran ini, Raju melemparkan lencana "Kuli No. 1" miliknya ke dalam mobil yang ia dan Deepak dorong menuruni tebing, ke danau. Namun, ketika mobil tersebut ditemukan tetapi tidak ada jasad yang ditemukan, kecurigaan Inspektur Godbole terbukti.

Mahesh Anand tidak diakui oleh ayahnya, Mahendra, karena kegiatan kriminalnya. Untuk membalas dendam kepadanya dan Raju, Mahesh menikam Mahendra dan menjebak Raju atas hal yang sama. Inspektur Godbole datang untuk menangkapnya, tetapi Raju memberitahunya bahwa Mahendra masih hidup dan membutuhkan perawatan medis yang kritis, setelah itu ia lolos dari tahanan polisi. Raju berlari ke Deepak, dan keduanya menyusun rencana untuk berpura-pura menjadi perawat untuk menyelamatkan nyawa Mahendra, karena itulah satu-satunya bukti ketidakbersalahan Raju. Di rumah sakit, Inspektur Godbole memberi tahu Jeffrey, Sarah, dan Anju bahwa Raju hanyalah seorang porter yang berpura-pura menjadi Kunwar Raj Pratap Singh.

Saat mencoba menyelamatkan Mahendra, Raju dan Deepak bertemu Sarah dan Anju. Raju mengakui penipuannya kepada Sarah, dan Sarah memaafkannya. Jeffrey dan Sarah membantu Raju dan Deepak menghentikan Mahesh membunuh Mahendra. Begitu dia sadar, Mahendra mengumumkan bahwa karena Raju menyelamatkan hidupnya, dia seperti anak baginya. Anju juga menyatakan cintanya kepada Deepak. Ketika Jeffrey menangis tentang menantu laki-lakinya yang menjadi kuli dan mekanik, Jai Kishen datang dan memberi tahu Jeffrey bahwa itu pasti terjadi pada seseorang yang begitu sombong dan bangga dengan kekayaannya. Jai Kishen menjelaskan bahwa untuk pernikahan yang bahagia, kekayaan tidak dibutuhkan - cintalah yang dibutuhkan.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Ya Eko duduk dengan baik dekat Budi.

"Emmm," kata Budi.

"Langsung saja.....main permainan Jumanji saja Budi!" kata Eko.

"Okey main permainan Jumanji!" kata Budi.

Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Jumanji dengan baik gitu.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Budi mau cerita, ya silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Victoria tinggal di Bekasi dengan Ibu tercinta yang bernama Ayu gitu. Ayahnya Victoria yang bernama Andre telah lama meninggal dunia gitu. Memang Victoria berasal dari Solo. Kehidupan di Bekasi sama ceritanya dengan cerita di media ini dan itu. Victoria bekerja dengan baik di stasiun Tv yang ada di Bekasi gitu. Memang Victoria punya acara sendiri di stasiun Tv tempat ia bekerja karena Victoria bekerja sama dengan Fattah yang mensponsori acara Victoria dengan baik gitu. Ya Fattah pemilik perusahaan PT. TIRTA, ya produk yang di jual Fattah....air mineral gitu. Acara talk show Victoria berjalan dengan baik. Gubernur Dedi Mulyadi senang banget ngobrol dengan Victoria di acara talk show Victoria gitu. Fattah senang sih bekerja sama dengan Victoria, ya acara Victoria bagus penilaian Fattah dan juga penggemar Victoria gitu. Hubungan Victoria dan Fattah dekat banget gitu. Sebenarnya sih...Fattah sedang berpacaran dengan Jolina gitu. Ya Jolina pemilik usaha restoran gitu. Victoria suka dengan Fattah, ya Victoria harus profesional dalam kerja sama dengan Fattah dari pada urusan perasaan Victoria yang suka sama Fattah. Hubungan kisah cinta Fattah dan Jolina baik gitu. Gema dan Gibran memang berasal dari Solo, ya keduanya tinggal dengan baik di Bekasi gitu dan keduanya bekerja sama dengan baik menjalankan usaha toko roti gitu. Gema sedang dekat dengan cewek cantik yang bernama Kiara gitu. Ya Kiara menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Bekasi gitu. Sedangkan Gibran statusnya duda, ya tapi belum punya anak gitu. Istri tercinta yang bernama Adara telah lama meninggal karena penyakit kanker gitu. Gibran teman baik Gema, ya Gibran mendukung dengan baik sih...Gema jadian sama Kiara gitu. Hubungan pertemanan Gema dan Kiara baik gitu. Keinginan Gema jadian sama Kiara gitu tapi orang tua Kiara tidak suka dengan Gema gitu, ya Kiara memang di jodohkan sama orang tuanya dengan Adit gitu. Ya Adit pemilik usaha hotel Horison gitu. Kiara suka dengan Gema gitu, ya Kiara ingin jadian sama Gema gitu. Adit juga suka dengan Kiara, ya Adit ingin Kiara jadi istri Adit gitu. Rasa di dalam hati Gema ingin bersama Kiara, ya Gema berjuang dengan baik untuk jadian sama Kiara gitu. Memang sempat sih Gema menyatakan cinta sama Kiara, ya Kiara menjelaskan dengan baik sih...Kiara suka sama Gema tapi Kiara lebih baik menolak Gema gitu. Gema mengerti di tolak Kiara karena Kiara di jodohkan orang tua Kiara dengan Adit gitu. Gema pun menjauh dari Kiara gitu. Gibran mengerti dengan baik Gema yang gagal jadian sama Kiara gitu. Ya Gema tidak mau berlarut-larut urusan suka sama Kiara gitu, ya Gema menjalankan hidupnya dengan baik dan bekerja dengan baik bersama Gibran...tujuannya usaha toko roti maju gitu. Hubungan Kiara dan Adit berjalan dengan baik, ya perjodohan berhasil gitu, yaaa rencana menikah Adit dan Kiara di segerakan gitu. Ketika Victoria hendak membeli roti di toko roti, ya Victoria bertemu teman masa SMA di Solo, ya Gema dan Gibran gitu. Victoria, Gema dan Gibran ngobrol dengan baik, ya banyak hal gitu jadi hubungan pertemanan ketiganya terjalin dengan baik gitu. Victoria masih suka dengan Fattah. Ya Fattah menikah juga dengan Jolina gitu. Hubungan kerjasama Victoria dengan Fattah tetap baik gitu. Di hari pernikahan Fattah dan Jolina, ya Victoria hadir di pernikahan gitu. Ya Fattah dan Jolina bahagia dengan baik di hari pernikahan. Victoria ingin sih menikah tapi belum punya pacar gitu. Hidup Victoria di jalankan dengan baik, ya kerja dengan baik di stasiun Tv gitu dan harapan Victoria menikah dengan cowok yang baik gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Victoria, tokoh Gema, dan tokoh Gibran," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Tokoh Victoria kerja dengan baik di stasiun Tv," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan Jumanji gitu.

SHAURYA

Malam hari, ya bintang berkelap-kelip di langit dan bulan bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....sinetron tema misteri di chenel ANTV, ya seperti biasa Eko duduk dengan baik di depan rumahnya sedang membaca cerpen, ya sambil menikmati minum kopi dan makan gorengan gitu.

Isi cerita yang di baca Eko :

Cerita ini menyajikan alur cerita fiksi yang berkisar pada pengadilan militer perwira Angkatan Darat India Javed Khan atas penembakan yang menewaskan atasannya. Selama pengadilan militer, keadaan yang mengarah pada pembunuhan saudara kandung secara bertahap terungkap.

Cerita ini dibuka dengan adegan saat sekelompok Tentara India mengepung sebuah Desa; sebagai bagian dari Operasi Kontra-Pemberontakan ; di Daerah Punj, Distrik Pulwama, Lembah Kashmir. Setelah beberapa adegan kejar-kejaran, adegan berakhir dengan seorang perwira militer di tembak oleh rekannya. Perwira yang bersalah itu bukannya melarikan diri, tetapi langsung menyerah dan kemudian ditahan oleh rekan-rekannya.

Cerita kemudian beralih ke New Delhi, di mana kita diperkenalkan kepada sahabat dan Pengacara Angkatan Darat Mayor Siddhant Chaudhary dan Mayor Akash Kapoor. Meskipun sahabat, mereka berdua memiliki kepribadian yang kontras, dengan Akash menjadi Pengacara Angkatan Darat yang berdedikasi dan Sidharth menjadi Perwira Angkatan Darat yang belum dewasa dan riang. Siddhant (sayang dipanggil Sid), sebagai putra seorang perwira angkatan darat yang sangat dihormati, sering merasa terdorong untuk memenuhi warisan ayahnya dan karena itu ia dengan enggan memilih untuk bergabung dengan angkatan darat. Namun, ia sendiri tidak memiliki rencana untuk berkarir di angkatan darat dan karena itu mencari peluang untuk keluar dari angkatan darat untuk kehidupan yang penuh petualangan.

Saat ini, Akash akan menikahi tunangannya Nandini, dengan Sid sebagai pendampingnya. Setelah pernikahan, Akash memberi tahu Sid bahwa penugasan mereka sudah jatuh tempo; Akash sendiri berharap untuk ditempatkan di Srinagar. Siddhant yang agak bersemangat meminta Akash untuk mengubah penugasan juga sehingga mereka berdua bisa ditempatkan bersama. Akash, meskipun ragu-ragu, menyetujui tuntutan Sid dan dengan demikian membuat permintaan resmi ke Markas Besar Angkatan Darat, sehingga memastikan penugasan yang sama untuk Siddhant.

Seminggu sebelum keberangkatan, Siddhant menyadari bahwa dirinya ditunjuk sebagai pengacara pembela dan Akash ditunjuk sebagai pengacara penuntut, dalam kasus pembunuhan yang melibatkan dua perwira militer, keduanya anggota pasukan elit Rashtriya Rifles. Setelah menyadari tentang tugas barunya, Siddhant, yang berharap masa jabatannya bebas ketegangan; mengamuk seperti anak kecil, tetapi akhirnya dibungkam oleh Akash yang kesal.

Sementara itu, seorang jurnalis muda yang bercita-cita tinggi dari Srinagar, Kavya Shastri, dengan harapan akan mendapatkan berita besar; menemukan kasus pembunuhan yang melibatkan dua Perwira Angkatan Darat. Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, Kavya mengetahui bahwa nama mereka adalah Kapten Javed Khan dan Mayor Virendra Singh Rathore; yang, ketika dikerahkan untuk operasi CI; terlibat pertengkaran, yang berakhir dengan Javed menembak mati Rathore. Penyelidikan militer menyatakan Javed bersalah atas pembangkangan dan pembunuhan dan kemudian akan menjalani Pengadilan Militer Umum setelah persidangan sandiwara.

Kavya yang antusias mencoba mendekati Javed untuk mendapatkan cerita darinya, tetapi usahanya gagal karena pihak militer dengan tegas menolak permintaannya. Sementara itu, Akash dan Sid tiba di Srinagar, setelah itu keduanya mendapat pengarahan dari komandan mereka tentang kasus tersebut. Setelah pengarahan, Siddhant berangkat untuk menemui Javed untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kasus tersebut.

Javed dan Sid bertemu di Barak, di mana Sid gagal dalam interogasi. Javed, yang tidak terkesan dengan ketidakdewasaan Siddhant, menolak untuk mengakuinya dan tetap bersikap tenang. Perilaku Javed membuat Siddhant marah dan frustrasi, yang akhirnya pergi dengan marah.

Sid kemudian menceritakan ketakutan dan keraguannya tentang kasus tersebut kepada Akash; yang memahami dilema Sid. Akash menyarankan Sid untuk mengaku bersalah atas nama Javed, sementara dia berjanji untuk mengurus semua pekerjaan penuntutan. Untuk menghibur Sid, Akash menunjukkan absurditas kasus tersebut, dengan menyebutnya terbuka dan tertutup. Menurut Akash, Javed adalah pihak yang bersalah dan kasus itu sendiri tidak berdasar, sehingga membuat penuntutan menjadi mudah.

Sementara itu, Kavya, setelah mendengar tentang persidangan, mencoba menghubungi Siddhant. Sid, setelah bertemu Kavya, tertarik padanya dan terus-menerus mencoba menggodanya. Dia bahkan mencoba menggertak untuk menyelesaikan kasus tersebut; meskipun dia sendiri tidak tahu apa-apa; hanya untuk membuatnya terkesan.

Namun usahanya gagal total karena Kavya yang tidak terkesan memanggil Sid dan mengungkap kebohongannya tentang kasus tersebut. Kavya lebih lanjut menunjukkan bahwa sebagai pengacara pembela, Sid bertanggung jawab untuk menganalisis kasus tersebut dengan benar dan menyajikan fakta-fakta. Sebelum pergi, dia mencoba membuat Sid menyadari konsekuensi dari keputusannya dan dampaknya terhadap hidupnya. Namun saat menggoda, Sid secara tidak sengaja menyebut seorang perwira senior angkatan darat Brig Pratap; yang kebetulan adalah komandan Javed dan Rathore. Kavya tertarik dan mendesak untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tetapi Siddhant buru-buru menutupinya, sehingga mendorong Kavya yang kecewa untuk pergi.

Namun, setelah pertemuan itu, Kavya menuju ke kantornya di mana ia menulis dan kemudian menerbitkan artikel yang memfitnah tentang Brigadir Pratap di harian lokal; dengan menyebut Siddhant sebagai sumber informasi. Artikel itu menyebar seperti api dan akhirnya menyebabkan rasa malu yang besar bagi Angkatan Darat, sehingga menyebabkan Siddhant ditangkap oleh atasannya.

Siddhant yang marah kemudian menghadapi Kavya dan menuduhnya berkhianat dan melakukan sensasi murahan, yang mengorbankan reputasinya. Kavya malah membalas dan menuduh Siddhant lalai dan tidak dewasa. Kavya lebih lanjut mengatakan kepadanya untuk fokus pada pekerjaannya daripada mengkhawatirkan artikel konyol.

Atasan Siddhant menegurnya atas tindakannya karena Brigadir Pratap kemudian diketahui sebagai perwira yang sangat dihormati dengan reputasi yang bersih. Siddhant ingin bertemu dengan Brigadir Pratap untuk meminta maaf kepadanya secara langsung. Pihak berwenang memberinya izin dan Sid berangkat untuk menemui Pratap, yang ditempatkan di daerah terdepan dekat LOC. 

Sid, saat bertemu Pratap, merasa terintimidasi. Ia meminta maaf sebesar-besarnya atas tindakannya, tetapi Pratap menepis kejadian itu begitu saja. Melihat suasana hati Pratap yang riang, Sid mencoba menekan Pratap untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai kasus pembunuhan Rathore; tetapi Pratap yang acuh tak acuh menolaknya dengan dingin. Sid kemudian mencoba untuk mendapatkan akses ke tempat kejadian perkara dan lega karena Pratap menerima permintaannya. Siddhant menganalisis tempat kejadian perkara dan mencurigai ada yang tidak beres. Ia mencoba untuk menghubungi penduduk setempat, tetapi ia menghadapi ketidakpercayaan mereka terhadap personel militer. Bersumpah untuk mengungkap kasus ini sampai tuntas, Sid kembali ke Srinagar. Ia kemudian bertemu dengan Javed, memberitahunya tentang pertemuannya dengan Brigadir Pratap. Javed, untuk pertama kalinya, berbicara; dan bertanya kepada Sid apakah menurutnya Javed tidak bersalah atau bersalah. Sid yang bingung memberi tahu Javed bahwa ia akan memberitahu keputusannya ke pengadilan beserta dengan menyajikan semua fakta yang diperlukan.

Malam harinya, Siddhant dan Kavya bertemu. Meskipun awalnya sulit, Sid menjadi hangat terhadap Kavya, yang juga mulai menghargai kejujuran dan komitmen Sid. Kavya memberi tahu Sid tentang upaya menutup-nutupi besar-besaran terkait kasus pembunuhan Rathore, yang melibatkan Brigadir Pratap, dan memperingatkannya untuk berhati-hati. Sid secara pribadi setuju dan menceritakan tentang pertemuannya dengan Pratap, dan Kavya berjanji untuk membantu Siddhant dengan segala cara yang mungkin. Kemudian, Sid menyerahkan beberapa dokumen penting untuk kasus tersebut. Sid yang bersyukur berterima kasih padanya dan kembali untuk menganalisis kasus tersebut lebih lanjut. Setelah menghabiskan sepanjang malam mempelajari kasus tersebut, Sid menyimpulkan bahwa Javed mungkin sebenarnya tidak bersalah dan malah menjadi korban upaya menutup-nutupi.

Siddhant yang kini telah dewasa memutuskan untuk menangani kasus ini secara langsung. Pada hari penuntutan, Siddhant terang-terangan menentang nasihat Akash dan mengejutkan banyak orang (termasuk Javed sendiri), menyatakan Javed tidak bersalah. Tindakannya membuat Akash marah dan menyebutnya tidak bertanggung jawab. Namun Sid tetap pada keputusannya dan bersumpah untuk membuktikan bahwa Javed tidak bersalah. Hal ini menyebabkan hubungan yang dingin antara kedua sahabat itu; yang berlangsung selama beberapa waktu.

Sementara itu, Javed, setelah menyaksikan usaha Siddhant yang tulus, memutuskan untuk membuka diri sepenuhnya. Ia tidak hanya menjawab semua pertanyaan Siddhant tetapi juga memberinya dokumen yang membuktikan ketidakbersalahan Javed; dengan demikian membantunya mempersiapkan pembelaan yang kuat. Sementara itu, Kavya mengunjungi desa leluhur Javed, di mana ia bertemu dengan ibu Javed. Kavya mengumpulkan informasi yang diperlukan dan kembali ke Srinagar. Ia kemudian bertemu dengan Siddhant dan keduanya menyusun rencana untuk membuktikan ketidakbersalahan Javed.

Pada hari persidangan, Sid mengajukan pembelaan yang kredibel yang secara efektif membantah narasi Akash. Saat menanyai para saksi yang hadir pada saat kejadian, Sid mendapati seorang saksi, Kapten RP Singh, tampak mengelak dengan mencurigakan. Namun, sebelum ia dapat menyelidiki lebih jauh, sesi tersebut berakhir dengan jalan buntu. Sid kemudian bertemu dengan Kavya dan memberitahunya tentang persidangan hari itu.

Kavya kemudian mengusulkan untuk mengunjungi keluarga Mayor Rathore. Keesokan harinya, Sid dan Kavya mengunjungi rumah Rathore dan bertemu dengan jandanya, Neerja, dan putranya, Kshitij. Kavya mencoba menekan Neerja untuk mendapatkan informasi yang berharga, sementara Sid mencari-cari petunjuk di sekitar rumah, tetapi keduanya tidak mendapatkan apa-apa. Sid mengatakan bahwa memang aneh bahwa Neerja dan Kshitij tidak datang ke pemakaman Mayor Rathore; tetapi Kavya mengungkapkan bahwa pernikahan mereka penuh dengan kekerasan dan kematian Rathore tampaknya telah membebaskannya dari semacam ikatan. Saat dalam perjalanan pulang, Sid sampai pada kesimpulan mengejutkan yang tidak hanya membuktikan bahwa Javed tidak bersalah selama ini, tetapi juga membuktikan bahwa Mayor Rathore bersalah.

Kavya menemukan bukti pelanggaran hak asasi manusia oleh Angkatan Darat India. Setelah menganalisis lebih lanjut, ia menyimpulkan bahwa Brigadir Pratap dan Mayor Rathore, yang dikenal sangat dekat, juga memiliki banyak pengaduan pelanggaran hak asasi manusia terhadap mereka. Kavya mengirimkan bukti yang diperlukan kepada Siddhant, tetapi ditangkap karena memasuki wilayah militer dan mencoba mengakses informasi sensitif tanpa izin. Sid mencoba menyelamatkan Kavya, tetapi gagal. Kavya menyampaikan kecurigaannya kepada Sid dan menyuruhnya untuk fokus sepenuhnya pada kasus tersebut.

Suatu malam, ibu Javed mengunjungi Siddhant. Ia memohon Sid untuk mengadili putranya dengan adil; kemudian Siddhant menjanjikan persidangan yang adil untuk Javed. Sementara itu, Neerja mengirim beberapa dokumen kepada Siddhant, setelah mendapatkan alamatnya dalam hadiah yang dikirimnya sendiri kepada putra Neerja, yang penting untuk kasus tersebut. Sid dalam penyelidikan lebih lanjut menemukan hubungan yang kuat antara kasus pembunuhan tersebut dengan Brigadir Pratap. Ia kemudian bertemu Pratap di kediaman resminya. Pratap mengungkapkan bahwa ia berteman dengan Brigadir Shashank Chaudhary, ayah Siddhant, untuk waktu yang lama. Ia selanjutnya memberi tahu Siddhant untuk tidak merusak warisan Brigadir Chaudhary. Di sanalah Sid menyadari keberanian ayahnya.

Namun, masalah Siddhant bertambah ketika seorang saksi penting, Kapten RP Singh secara misterius menghilang tanpa jejak. Sid menyimpulkan bahwa RP Singh adalah saksi utama karena dialah yang menangkap Javed, jadi penting bagi RP Singh untuk ditemukan. Beberapa hari kemudian, Sid dibajak mobilnya oleh seseorang bertopeng, yang kemudian mengungkapkan dirinya sebagai RP Singh. Dia memberi tahu Sid bahwa sebenarnya Mayor Rathore yang bersalah sementara Javed sebenarnya tidak bersalah. Setelah dibujuk lebih lanjut, RP Singh mengungkapkan rangkaian kejadian sebenarnya pada malam operasi itu.

Menurut RP Singh, selama operasi tersebut, Mayor Rathore menyiksa beberapa penduduk desa dan menuduh mereka mendukung Pakistan dan menjadi simpatisan teroris. Ia selanjutnya menyiksa seorang anak laki-laki dengan tuduhan palsu menimbun senjata. Rathore yang sadis, masih belum puas, menembak anak laki-laki itu dengan darah dingin, membuat penduduk desa ketakutan dan membuat para prajurit ketakutan. Javed, saat menyaksikan pembunuhan itu, mencoba menenangkan Rathore yang marah, yang malah menuduh Javed melakukan pengkhianatan dan mencoba menyiksa seorang gadis muda. Javed yang muak segera menembak jatuh Rathore; dengan demikian menyelamatkan gadis itu dan penduduk desa. Di sini, RP Singh menunjukkan bahwa meskipun ada peluang emas untuk melarikan diri tanpa terdeteksi dan sepenuhnya menghindari penangkapan, Javed malah memilih untuk menyerah dan menerima hukumannya.

Sid, yang merasa puas dengan penjelasan RP Singh, meminta dia untuk memberikan pengakuannya di pengadilan, tetapi RP Singh menolak dan malah bersembunyi, lalu bunuh diri. Karena tidak ada saksi yang dapat dipercaya, Sid memutuskan untuk membawa Brigadir Pratap ke pengadilan. Keputusannya mengejutkan Akash dan Kavya, yang keduanya memperingatkan Sid tentang konsekuensi tindakannya.

Sid tetap pada keputusannya dan pada hari persidangan, Pratap masuk dan menuju kotak saksi. Persidangan dimulai dengan buruk dengan Sid yang gagal dan Pratap yang menang. Siddhant yang frustrasi memutuskan untuk mengalahkan Pratap dalam permainannya sendiri.

Dengan kedok kuis ingatan, Sid mengungkapkan kepada semua orang yang menghadiri persidangan bahwa putri Brigadir Pratap yang berusia delapan tahun dan istrinya diperkosa dan dibunuh dan ibunya yang sudah tua dibakar hidup-hidup oleh pembantu Muslim mereka selama kerusuhan komunal dan membujuk Pratap untuk mengungkapkan keterlibatannya dalam kasus pembunuhan Rathore. Siddhant menyebut Pratap pengecut dan memprovokasi dia untuk melontarkan omelan berapi-api yang secara tidak sengaja memperlihatkan kemarahannya terhadap Muslim dan kebencian terhadap demokrasi.

Pratap membenarkan tindakannya atas nama nasionalisme dan patriotisme, tetapi Sid mengungkap gertakannya sehingga mengungkap kebohongan Pratap. Pada akhirnya Pengadilan Militer menyatakan Javed tidak bersalah, membebaskannya dari semua tuduhan dan mengembalikan pangkat dan kehormatannya. Mereka secara bersamaan memerintahkan penyelidikan terhadap Brigadir Pratap.

***

Eko selesai baca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja. 

"Emmm," kata Eko.

Eko menikmati minum kopi dan makan gorengan gitu. Budi datang ke rumah Eko, ya motor Budi di parkirkan dengan baik di depan rumah Eko gitu. Budi duduk dengan baik dekat Eko gitu. Ya Budi melihat dengan baik di meja ada bonsai pohon beringin yang kecil gitu.

"Eko...buat bonsai pohon beringin," kata Budi.

"Aku memang buat bonsai pohon beringin, ya nilai kreatifitas saja," kata Eko.

"Memang sih....nilai kreatifitas sih...buat bonsai pohon beringin," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Bonsai pohon beringin yang di buat Eko... bagus!" kata Budi.

"Terimakasih sih...Budi pujiannya!" kata Eko.

"Bagi orang-orang yang membuat bonsai tujuannya...masih berkaitan ekonomi," kata Budi.

"Realitanya memang begitu...tentang orang-orang yang membuat bonsai...tujuannya...masih berkaitan dengan ekonomi," kata Eko.

"Hidup ini di daerah Bandar Lampung ini, ya antara baik dan buruk perilaku manusia berdasarkan latar belakang ini dan itu," kata Budi.

"Realita hidup di daerah Bandar Lampung," kata Eko.

"Ada sebuah cerita....tentang kelakuan buruk remaja atau orang tua, ya mencuri tanaman hias orang," kata Budi.

"Karena tanaman hias nilai harganya waw...maka di curi remaja atau orang tua," kata Eko.

"Berarti kan bonsai saja di curi juga karena nilai harganya," kata Budi.

"Bisa jadi sih!" kata Eko.

"Untuk lingkungan sosial masyarakat jadi baik...lebih baik di tangkap polisi sih pencuri tanaman hias. Ternyata pencuri tanaman hias, ya sampai mencuri motor juga," kata Budi.

"Memang sebaiknya di tangkap polisi...pencuri tanaman hias dan juga motor, ya tujuan lingkungan sosial masyarakat jadi baik," kata Eko.

"Hidup tetap berhati-hati di lingkungan karena ada orang-orang yang perilaku buruk di lingkungan sosial masyarakat," kata Budi.

"Memang harus berhati-hati sih....lingkungan sosial masyarakat karena orang-orang yang perilaku buruk belum di tangkap polisi semua gitu. Permainan di daerah Bandar Lampung kan masih main kekerabatan dengan baik, ya kaya dan miskin," kata Eko.

"Memang di daerah Bandar Lampung...masih main kekerabatan dengan baik, ya kaya dan miskin jadi orang-orang yang perilaku buruk di tutupi dengan baik perilaku buruknya sama keluarga dan teman...agar tidak di tangkap polisi," kata Budi.

"Kekerabatan di Bandar Lampung...di hancurkan dengan baik tujuannya orang-orang yang perilaku buruk di tangkap polisi dengan baik, ya orang-orang perilaku buruk di masukan penjara sama polisi dan keadaan lingkungan sosial masyarakat jadi baik," kata Eko.

"Memang kekarabatan di daerah Bandar Lampung harus di hancur kan!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan monopoli saja Budi!" kata Eko.

"Okey main permainan monopoli!" kata Budi.

Eko mengambil permainan monopoli di bawah meja, ya permainan monopoli di taruh di atas meja gitu. Budi dan Eko main permainan monopoli dengan baik gitu.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Fildan yang beragama Hindu menjalankan dengan baik ibadah ajaran Hindu dengan baik gitu, ya memang Fildan tinggal di Bekasi gitu. Andre guru silat Fildan, ya Andre membimbing Fildan untuk menguasai ilmu silat dengan baik dan juga Andre memberikan wejangan dengan baik... ajaran Hindu pada Fildan untuk menjalankan hidup ini di jalan baik demi kebaikan lingkungan sosial masyarakat gitu. Demi hidup ini, ya Fildan kerja dengan baik di kafe miliknya Mohan gitu. Memang di kafe ada live musik sih, ya penyanyi kafe adalah Vio gitu. Mohan dan Vio, ya keduanya ada rasa jadi menjalin kisah cinta gitu. Memang Mohan dan Vio beragama Hindu. Fildan memang berteman baik sama Gema gitu. Ya Gema kerja di kafe gitu. Agama Gema...Hindu. Melly anaknya Surya dan Maria gitu. Ya kegiatan Melly kuliah gitu. Fildan dan Melly berpacaran dengan baik gitu. Teman kuliah Melly yang bernama Rangga gitu. Ya Rangga menyukai Melly gitu. Memang Rangga tahu sih...bahwa Melly sudah punya pacar yang bernama Fildan gitu. Rangga tidak peduli Melly sudah punya pacar, ya jadi Rangga berusaha dengan baik untuk jadian dengan Melly gitu. Dengan bujuk rayunya maut Rangga, ya Melly jatuh kepelukan Rangga gitu. Sampai Rangga dan Melly berhubungan badan gitu. Melly hamil gitu. Orang tua Melly tahu Melly hamil gitu, ya orang tua Melly menuduh Fildan karena Fildan berpacaran dengan Melly gitu. Fildan membela diri untuk membatah tuduhan dari orang tua Melly gitu. Fildan pun bicara berdua dengan Melly untuk mengetahui siapa yang menghamili...Melly?. Melly bicara jujur juga sama Fildan gitu. Yang menghamili Melly adalah Rangga. Ya Rangga tidak mau bertanggung jawab...atas kehamilan Melly gitu, ya makanya Melly inginnya Fildan yang bertanggung jawab atas kehamilan Melly gitu. Fildan memang kecewa sama Melly dan juga Fildan marah pada Rangga. Ya Fildan mencari Rangga gitu. Ya Rangga bersama teman-temannya yang berjumlah tiga orang gitu. Ya Rangga dengan teman-temannya sedang asik minum-minum beralkohol gitu. Fildan bertemu dengan Rangga gitu, ya Fildan secara baik-baik sih meminta Rangga untuk bertanggung jawab atas kehamilan Melly. Rangga tetap menolak atas kehamilan Melly gitu. Fildan marah dan terjadilah pertarungan Fildan dengan Rangga. Petarungan sengit gitu. Teman-teman Rangga ikutan membantu Rangga tujuannya mengalahkan Fildan gitu. Pada akhirnya Fildan mengalahkan Rangga dan juga tiga temannya gitu. Rangga mau bertanggung jawab atas kehamilan Melly gitu. Rangga dan Melly menikah dengan baik gitu. Fildan tidak ada hubungan kisah cinta lagi sama Melly gitu. Ya Fildan tetap kerja dengan baik di kafe dan Fildan berteman baik sama Gema gitu. Di kafe, ya Fildan dapat kenalan cewek yang bernama Selfi. Memang Selfi bersama Kiara di kafe gitu. Ya Selfi kerjaannya menjalankan usaha butik bersama teman baiknya Kiara gitu. Selfi dan Kiara beragama Hindu gitu. Hubungan pertemanan terjalin dengan baik Fildan dengan Selfi gitu. Gema suka dengan Kiara, ya Gema berteman baik sama Kiara gitu. Selfi pernah gagal menikah dengan cowok yang bernama Fattah gitu. Ya Fattah beragama Hindu dan kerjaan Fattah pengacara gitu. Sekarang sih Fattah menjalankan rumah tangganya dengan baik sama Raisa gitu, ya bahagia dengan anak bernama Aqeela gitu. Ya Aqeela masih balita gitu. Kiara pernah kecewa dengan cowok yang bernama William gitu. Ya William dan Kiara menjalin kisah cinta, ya William selingkuh dengan Victoria gitu. Hubungan Kiara putus dengan William gitu. Kiara berusaha dengan baik melupakan William gitu. Fildan yang suka dengan Selfi, ya Fildan berusaha dengan baik untuk jadian dengan Selfi. Gema yang suka dengan Kiara, ya Gema berusaha jadian sama Kiara gitu. Usaha Fildan berhasil jadian sama Selfi gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik...Fildan dan Selfi. Gema jadian sama Kiara, ya keduanya menjalankan kisah cinta yang baik gitu. Rangga masih dendam sama Fildan gitu. Memang Rangga belajar bela diri bersama tiga temannya gitu, ya belajar bela diri pada guru Ardian gitu. Ilmu bela diri di kuasai Rangga dan tiga temannya gitu. Ya Rangga dengan tiga temannya bales dendam sama Fildan gitu. Pertemuan di jalan...Fildan dan Gema....dengan Rangga dan tiga temannya. Pertarungan sengit banget gitu. Gema memang tidak belajar bela diri gitu, ya jadi Gema kalah gitu. Fildan masih bertarung dengan sengit dengan Rangga dan tiga temannya gitu. Fildan yang melatih ilmu silat dengan baik, ya jadi Fildan mengalahkan Rangga dan tiga temannya gitu. Rangga dan tiga temannya meninggalkan tempat tersebut gitu. Gema di obatin lukanya sama Kiara gitu, ya begitu juga Fildan lukanya di obatin sama Selfi gitu. Polisi dari kepolisian Lapor Pak!, ya polisi menangkap Rangga dan tiga temannya karena berkaitan dengan narkoba gitu. Polisi memasukan kepenjara Rangga dan tiga temannya gitu. Fildan yang ingin perubahan hidup ini, ya jadi berusaha dengan baik masuk perusahaan PT. SENTOSA gitu. Usaha Fildan berhasil kerja di PT. SENTOSA, ya jadi Fildan tidak kerja lagi di kafe gitu. Gema tetap kerja dengan baik di kafe gitu. Mohan dan Vio ceritanya menikah dengan baik dengan ajaran agama Hindu gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik Mohan dan Vio gitu. Fildan yang sudah mantap kerjaannya di perusahaan jadinya Fildan memutuskan menikah dengan Selfi gitu. Pernikahan terjadi sih...pernikahan Fildan dan Selfi dengan ajaran agama Hindu gitu. Gema dan Kiara senang dengan pernikah Fildan dan Selfi yang bahagia gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Fildan dan tokoh Gema, ya dan kisah cinta," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan monopoli gitu.

Sunday, July 20, 2025

DUNIYA

Budi duduk santai di depan rumahnya. 

"Nyanyi dan main gitar saja!" kata Budi. 

"Budi mengambil gitar yang di taruh di samping kursi, ya gitar di mainkan dengan baik dan bernyanyi dengan baik. 

Lirik lagu yang dinyanyikan Budi :

"Aku hanya bisa terdiam melihat kau pergiDari sisikuDari SampingkuTinggalkan aku seakan semuanyaYang pernah terjadiTak lagi kau rasaMasih adakah tentang aku di hatimuYang kau rasakanCoba kau rasakanMudahkah bagimu untuk hapuskanSemua kenanganBersama dengankuTak pernah sedikitpun aku bayangkanBetapa hebatnya cinta yang kau tanamkanHingga waktu beranjak pergiKau mampu hancurkan hatikuAda yang hilang dari perasaankuYang terlanjur sudah kuberikan padamuTernyata aku tak berarti tanpamuBerharapKau tetap di siniBerharapDan berharap lagiHingga waktu beranjak pergiKau mampu hancurkan hatikuAda yang hilang dari perasaankuYang terlanjur sudah kuberikan padamuTernyata aku tak berarti tanpamuBerharapKau tetap di siniBerharapDan berharap lagi"

***

Budi selesai bernyanyi, ya gitar berhenti di mainkan dan gitar di taruh di samping kursi gitu. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. 

"Baca cerpen saja!" kata Budi. 

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu. 

Isi cerpen yang di baca Budi :

Mohan Kumar adalah seorang pria jujur ​​dan teliti yang bekerja sebagai Manajer Umum sebuah perusahaan pelayaran milik temannya, Dinesh. Dinesh adalah seorang duda dan putrinya, Roma, dekat dengan Mohan Kumar, istrinya Sumitra, dan putranya yang masih kecil, Ravi. Jugal Kishore, Bhandari, dan Balwant, yang bekerja di bawah Mohan Kumar, terlibat dalam penyelundupan. Ketika Mohan Kumar mengetahui aktivitas mereka, ketiga pria itu membunuh Dinesh dan dengan licik menjebak Mohan Kumar untuk itu. Mohan Kumar tidak berdaya. Karena tidak dapat membuktikan ketidakbersalahannya di pengadilan, ia dijatuhi hukuman penjara 14 tahun. Sekitar waktu yang sama, istrinya terbunuh dalam sebuah kecelakaan.

Setelah menjalani hukuman penjara, Mohan Kumar meminta bantuan Puri yang hidupnya telah ia selamatkan di penjara, untuk membalas dendam pada tiga penjahat. Puri memiliki hubungan dengan dunia bawah. Sementara Mohan Kumar juga tidak dapat melacak putranya, Ravi, ia bertemu dengan Roma yang tinggal bersama pamannya yang bandel, Jagdish, seorang pecandu alkohol yang kejam. Tanpa sepengetahuan Mohan Kumar, putranya yang hilang, Ravi, telah bergabung dengan Jugal Kishore dan gengnya. Karena keadaan yang tidak menentu, Ravi bertemu Roma dan menyelamatkan hidup Mohan Kumar. Mohan Kumar merasakan kasih sayang yang tidak dapat dijelaskan kepada Ravi. Roma dan Ravi jatuh cinta.

Ketika Mohan Kumar merencanakan kematian Bhandari, Jugal Kishore dan Balwant menugaskan Ravi untuk membunuh Mohan Kumar. Karena tidak dapat melakukannya, Ravi jatuh dari atap, dan ironisnya diselamatkan oleh Mohan Kumar. Kabir, salah satu antek Puri, menemukan senjata Ravi. Karena curiga, ia memata-matai Ravi dan mengetahui hubungannya dengan JK dan Balwant. Mohan Kumar sangat marah.

Balwant mencoba membunuh Mohan Kumar, tetapi gagal. Mohan Kumar mengejarnya dan tertabrak truk, Balwant tewas. Marah dengan kematian Bhandari dan Balwant, JK menculik Ravi dan Roma. Setelah mengetahui bahwa Ravi adalah putra Mohan Kumar, ia meminta tebusan besar untuk membebaskannya. Dalam pertarungan berikutnya, Mohan dan Ravi bekerja sama untuk membunuh JK.

***

Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik dekat Budi.

"Emmm," kata Budi.

"Langsung saja....main permainan kartu remi saja Budi!" kata Eko.

"Okey main kartu remi!" kata Budi.

Budi mengambil kartu remi di bawah meja, ya kartu remi di kocok dengan baik dan kartu remi di bagikan dengan baik gitu. Eko dan Budi main kartu remi dengan baik, ya main permainan cangkulan gitu.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Gema dan Gibran tinggal di Kuala Lumpur, ya Malaysia gitu. Asal Gema dan Gibran dari Solo gitu. Dengan segala kepintaran yang di punya Gema dan Gibran, ya keduanya kerja dengan baik perusahaan PT. ASTRO gitu. Berita di media Indonesia menceritakan dengan baik sih...tentang pengangguran ini dan itu, ya Gema dan Gibran bersyukur dengan baik sih, ya kerja dengan baik di perusahaan yang ada Kuala Lumpur, ya Malaysia gitu. Kebiasaan Gema dan Gibran...main ke kafe tujuannya menikmati keadaan kafe, ya pastinya makan dan minuman enak gitu. Pemilik kafe adalah Victoria gitu. Ya Victoria aslinya orang Indonesia gitu. Suami Victoria yang bernama Fattah orang Malaysia gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik Fattah dan Victoria gitu. Hubungan kisah cinta yang baik Fattah dan Victoria, ya membuat Gema teringat dengan baik dengan kisah cinta Gema dan Kiara gitu. Pada masa kuliah di Solo sih, ya Gema menjalin kisah cinta sama Kiara gitu. Hubungan memang kisah cinta di jalankan dengan baik Gema dan Kiara gitu. Orang tua Kiara memang kurang suka dengan Gema, ya Kiara di jodohkan orang tuanya sama cowok yang bernama Adit gitu. Ya Adit pemilik restoran gitu. Memang Gema sadar sih...bahwa dirinya dari keluarga yang tidak mampu gitu. Karena orang tua Kiara jadinya hubungan Gema dan Kiara putus gitu. Ya Kiara menjalin kisah cinta dengan Adit gitu. Gema memang sakit gitu, ya karena gagal urusan cinta gitu. Dari pada memikirkan urusan cinta gagal, ya lebih baik Gema fokus kuliah dengan baik gitu...tujuannya Gema selesai kuliah dan kerja di sebuah perusahaan tujuannya mengubah nasif Gema gitu. Berkat usaha Gema yang sungguh-sungguh jadi sekarang Gema kerja dengan baik di perusahaan yang ada Kuala Lumpur, ya Malaysia....jadi hidup Gema baik dan baik gitu. Memang benar sih kata pepatah tentang keadaan Gema "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu baru senang kemudian". Hubungan kisah cinta Fattah dan Victoria baik, ya membuat Gibran teringat dengan kisah cinta gitu. Pada masa kuliah sih di Solo, ya Gibran menjalin kisah cinta sama Adara gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Gibran dan Adara baik gitu. Ya Adara mengidap penyakit yang mematikan, ya kanker gitu. Pada akhirnya Adara meninggal dunia gitu. Gibran bersedih karena Adara meninggal gitu. Ya Adara di makamkan dengan baik gitu. Gibran menerima dengan baik sih Adara meninggal dunia gitu. Keadaan Gibran berasal dari keluarga tidak mampu gitu, ya kuliah saja sampai hutang sana dan sini. Demi merubah nasif, ya Gibran berusaha dengan baik...sampai selesai kuliah gitu. Sekarang Gibran yang kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Kuala Lumpur, ya Malaysia gitu....jadi hutang pada masa kuliah Gibran telah di bayar dengan baik gitu. Memang benar sih kata pepatah tentang jalan kehidupan Gibran "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu baru senang kemudian". Hidup di Kuala Lumpur, ya Malaysia di nikmati dengan baik sama Gema dan Gibran, yaaa jadi Gema dan Gibran bisa di bilang berterima kasih...pada pemerintahan Indonesia dan Malaysia yang bekerja sama dengan baik, ya makanya Gema dan Gibran kerja dengan baik perusahaan yang ada Kuala Lumpur, ya Malaysia gitu. Di kafe, ya Gema dan Gibran dapat kenalan cewek cantik yang bernama Keyla gitu. Ya Keyla asli orang Malaysia dan Keyla kuliah dengan baik di Universitas yang ada Kuala Lumpur, ya Malaysia gitu. Memang Keyla bersama temannya di kafe, ya nama teman Keyla adalah Sandra gitu. Ya Sandra memang asli orang Malaysia gitu dan Sandra kuliah dengan baik di Universitas yang ada Kuala Lumpur, ya Malaysia gitu. Gema suka dengan Keyla gitu. Gibran suka sama Sandra, tapi ternyata Sandra sudah punya pacar yang bernama Ali gitu. Ya Ali orang asli Malaysia dan Ali kerja dengan baik di perusahaan PT. PRIMA gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Ali dan Sandra gitu, ya keduanya ada rencana menikah sih...setelah Sandra selesai kuliah gitu. Gibran memilih untuk suka Keyla gitu. Gema dan Gibran jadi bersaing dengan baik untuk jadian sama Keyla gitu. Keyla senang sih di sukai dua cowok yang baik sih, ya Gema dan Gibran gitu. Keyla yang menyukai Gema gitu. Gema dan Keyla jadian dengan baik, ya hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik gitu. Gibran yang gagal bersama Keyla, ya tidak ada masalah sih. Ya Gibran senang Gema menjalin kisah cinta yang baik sama Keyla gitu. Gema dan Keyla sering jalan bareng sih...ke tempat-tempat yang baik yang ada Kuala Lumpur, ya Malaysia......tujuannya happy-happy gitu. Ginran iri saja dengan kisah cinta di jalankan Gema dan Keyla baik gitu, ya Gibran yang masih jomblo, ya berusaha sih...untuk dapat cewek gitu. Kerjaan Gibran di perusahaan baik sih, ya begitu juga dengan Gema gitu. Gema yang menjalin cinta dengan Keyla, ya Gema ingin menikahi Keyla gitu jadi Gema ada rencana menikah dengan Keyla gitu, ya setelah Keyla lulus kuliah gitu. Gibran dan Gema memang masih sering ke kafe gitu. Di kafe, ya Gibran dapat kenalan cewek gitu, ya nama cewek adalah Stevani gitu. Stevani orang asli Solo yang tinggal di Kuala Lumpur, ya Malaysia gitu dan Stevani kerja dengan baik di perusahaan PT. PRIMA gitu. Memang sih...Stevani berusaha dengan baik dengan segala kepintarannya...untuk kerja di perusahaan PT. PRIMA yang ada Kuala Lumpur, ya Malaysia gitu. Memang Stevani di kafe bersama teman baik satu tempat kerja, ya nama teman baik Stevani adalah Eca Aura gitu. Ya Eca Aura keturunan Tionghoa gitu, ya agama yang di yakini Eca Aura berdasarkan orang tua...adalah agama Buddha gitu. Memang Eca Aura sudah bersuami sih, ya nama suami Eca Aura bernama Boy gitu. Memang Boy keturunan Tionghoa dan agamanya Buddha gitu. Kerjaan Boy menjalankan usaha bengkel mobil gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih...Boy dan Eca Aura gitu. Hubungan pertemanan terjalin dengan baik Gibran dan Stevani gitu. Ya Gema berteman juga dengan Stevani gitu. Ya Gema sadar diri punya pacar Keyla jadi Gema biasa saja gitu...dengan Stevani dari pada Keyla marah pada Gema karena rasa cemburu gitu. Gibran yang suka dengan Stevani, ya Gibran berusaha dengan baik untuk jadian sama Stevani gitu. Usaha yang di jalankan Gibran...untuk jadian sama Stevani, ya pada akhirnya Gibran jadian dengan baik sama Stevani gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih...Gibran dan Stevani gitu. Gema senang saja sih, ya Gibran menjalin kisah cinta yang baik sama Stevani gitu. Gibran dan Stevani sering jalan bareng...ke tempat-tempat yang baik yang ada di Kuala Lumpur, ya Malaysia...dengan tujuan happy-happy gitu. Gibran berkata dalam hatinya "Menyenangkan menjalin kisah cinta dengan Stevani". Hubungan kisah cinta yang di jalankan Gibran dan Stevani baik dan baik, ya keduanya merencanakan menikah karena untuk kebaikan keduanya gitu. Gema dan Gibran menjalankan dengan kehidupan di Kuala Lumpur, ya Malaysia...kerja dengan baik di perusahaan dan juga kisah cinta yang baik dan indah yang menyenangkan hati keduanya gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Gema dan tokoh Gibran," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Tokoh Gema dan tokoh Gibran...menjalankan kehidupan dengan baik di Kuala Lumpur, ya Malaysia dan juga kisah cinta," kata Eko.

"Yaaa begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Bila punya kemampuan dengan baik, ya lebih baik kerja di Kuala Lumpur, ya Malaysia...tujuan merubah nasif," kata Eko.

"Dengan kepintaran bisa merubah nasif," kata Budi.

"Realita kehidupan ini...cerita tentang orang-orang yang bisa merubah nasif karena kepintaran," kata Eko.

"Realita," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan kartu remi gitu.

BOSS

"Malam ini...bulan bersinar dengan baik," kata Budi.

Memang seperti biasa sih..Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Cerita ini dimulai dengan guru sekolah Satyakant Acharya Shastri yang memiliki dua anak: Surya dan Shiv. Setelah Surya berkelahi dengan anak lain beberapa kali dan akhirnya membunuhnya, Satyakant mengusirnya dan tidak mengakuinya sebagai anak. Bertahun-tahun kemudian, Shiv tumbuh sebagai putra tunggal ayahnya. Terungkap bahwa, setelah tidak diakui, Surya telah menyelamatkan nyawa seorang pengusaha transportasi Tauji alias Big Boss yang telah mengasuhnya seperti anak sendiri selama 15 tahun. Sekarang, Surya telah mengubah dirinya menjadi Boss, seorang pengusaha transportasi yang ramah dan tangguh yang memperjuangkan keadilan.

Shiv jatuh cinta pada Ankita, seorang kenalan di masa kuliahnya, yang ternyata adalah saudara perempuan dari Asisten Komisaris Polisi yang korup, Ayushman Thakur. Ayushman bersekongkol dengan Menteri Dalam Negeri yang korup dan haus kekuasaan, Shoorvar Pradhan. Pradhan menyarankan kepada Ayushman agar ia menikahkan Ankita dengan putranya, Vishal. Ayushman setuju dan memutuskan bahwa Ankita akan menikah dengannya, baik ia menginginkannya atau tidak. Setelah mengetahui bahwa ia jatuh cinta pada Shiv, ia menangkap dan menghukum Shiv atas kejahatan yang tidak dilakukannya. Terungkap pula bahwa Surya tidak membunuh teman sekelasnya. Sebaliknya, Satyakant secara tidak sengaja menusuknya ketika ia mendorong mereka ke dalam sebuah ruangan sehingga mereka akan belajar untuk saling berhadapan.

Satyakant kemudian mencoba menyelamatkan Shiv dan dengan tenang menjelaskannya kepada Ayushman. Ayushman malah dipermalukan dan diusir dari kantor polisi. Tanpa pilihan lain, Satyakant meminta bantuan putranya yang lain, mengunjungi Boss dan memberinya foto Shiv, yang meyakinkan Surya bahwa nyawa Shiv dalam bahaya.

Boss bertemu Ayushman dan Vishal meyakinkannya untuk membebaskan Shiv dari semua tuduhan, mengatakan kepadanya bahwa Boss akan membunuh Shiv ketika dia dibebaskan dari tahanan polisi. Namun, Boss membantu Shiv melarikan diri dari tahanan. Pradhan mengirim polisinya untuk menangkap Boss dan membawanya ke rumah pertanian Ayushman. Boss lolos dari para penjahat dan tiba di rumah pertanian Ayushman. Pradhan memanggil Tauji ke sana untuk mengeluh tentang Boss. Di depan Tauji, Pradhan membatalkan kontraknya untuk membunuh Shiv dengan Tauji. Setelah memperhatikan Ankita, Surya bertanya padanya apakah dia mencintai Shiv — dia menjawab ya. Dia mengambil tanggung jawab untuk menikahkan Ankita dengan Shiv di depan Tauji dan saudara laki-lakinya Ayushman. Satyakant dan Shiv diserang oleh pembunuh bayaran, Jabbar Bhai, dan penjahatnya, yang dikirim oleh Pradhan. Surya melumpuhkan Jabbar Bhai dan gengnya, menyelamatkan ayah dan saudara laki-lakinya.

Dua puluh lima anggota parlemen partai politik Pradhan tertangkap basah di rumah bordil dengan pelacur oleh media dengan bantuan informan tak dikenal, yang kemudian terungkap sebagai Boss. Ayushman memasang jebakan terhadap Shiv dengan menjebak teman Ankita, Dimple, dan menangkap Shiv dalam kasus pemerkosaan palsu. Surya kemudian menyiksa Vishal dan memasang bom waktu palsu di pantatnya agar dia meminta ayahnya membebaskan Shiv dari tahanan polisi. Tauji memberi tahu Satyakant bahwa Surya tidak membunuh teman sekolahnya dan itu adalah kecelakaan. Satyakant bergegas menemui Surya bersama Tauji, tetapi mobil mereka ditabrak truk yang dikirim Ayushman. Tauji selamat dari kecelakaan itu; Satyakant terluka dan dirawat di rumah sakit. Akhirnya, Boss secara brutal mengalahkan Ayushman diikuti oleh pertarungan panjang. Pada akhirnya, Satyakant bersama Shiv diperlihatkan membuka lengannya memanggil Boss untuk berpelukan dan mereka bersatu kembali.

***

Budi selesai baca cerpen yang cerita menarik, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu. 

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi.

"Langsung saja Budi...main permainan ular tangga saja!" kata Eko.

"Ya oke main permainan ular tangga!" kata Budi.

Budi mengambil permainan ular tangga di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu. 

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Budi mau cerita toh!" kata Eko.

"Judul cerita...'Rasa Itu Cinta'....," kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Victoria tinggal di Bekasi dengan Paman Andre dan Bibi Wulan gitu. Orang tua Victoria telah meninggal gitu pada masa Victoria duduk di bangku sekolah SMA di Solo gitu. Ya Victoria kerja dengan baik di rumah sakit yang ada di Bekasi gitu. Gema dan Gibran memang asal sih berasal dari Solo, ya sekarang sih tinggal di Bekasi, ya keduanya bekerja sama dengan baik menjalankan usaha rumah makan gitu. Memang urusan usaha-usaha ini dan itu terjadi dengan baik kompetisi di Bekasi gitu, ya Gema dan Gibran bekerja keras dengan baik...usaha yang jalankan...rumah makan tujuan tetap bertahan dengan baik gitu dan maju gitu. Victoria mengenal Gema dan Gibran, ya berarti ketiga berteman baik gitu, ya pertemanan sih...di mulai masa SMA di Solo, ya sampai sekarang gitu. Victoria sering sih ke rumah makan Gema dan Gibran gitu, ya karena memang makanan dan minuman yang buat Gema dan Gibran...enak gitu. Pekerjaan yang di jalankan Victoria sebagai dokter berjalan dengan baik gitu. Urusan kisah cinta, ya Victoria gagal menikah dengan cowok bernama Adit gitu. Ya Adit lebih memutuskan menikah dengan Jolina gitu. Kerjaan Jolina menjalankan usaha butik dan Adit menjalankan usaha dealer motor gitu. Victoria memilih untuk melupakan Adit gitu, ya sekarang ini....Victoria sedang dekat dengan cowok yang bernama Noel gitu. Ya Noel kerjaannya PNS gitu. Hubungan pertemanan Victoria dan Noel baik gitu. Gema dan Gibran sebagai teman baik Victoria gitu, ya Gema dan Gibran mendukung banget sih Victoria untuk jadian sama Noel, ya keputusan tetap sih ada pada Noel sih, ya Noel mau jadian sama Victoria apa tidak gitu?. Gema sedang dekat cewek cantik yang bernama Kiara gitu. Ya Kiara menjalankan kuliah dengan baik di Universitas gitu. Gibran masih jomblo gitu. Hubungan pertemanan Gema dan Kiara baik dan baik, ya keduanya ada rasa suka jadinya jadian gitu. Gema dan Kiara sering sih jalan-jalan dengan baik ke tempat-tempat yang ada di Bekasi tujuan happy-happy gitu. Gibran senang sih...Gema menjalin kisah cinta yang baik sama Kiara gitu. Victoria senang sih...Gema menjalin kisah cinta sama Kiara gitu. Suatu hari, ya ada acara di Mall gitu...acara artis-artis dari sinetron Asmara Gen Z, yaaa Gema dan Kiara menonton acara tersebut. Semua orang-orang di Mall senang dengan artis-artis Asmara Gen Z gitu. Gema berkata dalam hatinya "Artis-artis sinetron Asmara Gen Z...ganteng-ganteng dan cantik-cantik gitu". Gema dan Kiara menonton baik acara di Mall gitu. Gema memang cowok gitu, ya cowok biasa menyukai cewek lebih dari satu, ya karena bersama dengan Kiara jadi Gema sadar sih...menyukai cewek lain...bisa saja Kiara marah gitu jadi Gema berkata di dalam hatinya "Aku suka artis cantik Aqeela Aza Calista". Ceritanya sih nonton acara di Mall sampai selesai, ya Gema dan Kiara pulang ke rumah masing-masing gitu. Seperti biasa Gema dan Gibran menjalankan usaha rumah makan dengan baik. Kiara kuliah dengan baik di Universitas gitu. Victoria bertemu dengan Fattah gitu di rumah sakit ketika Fattah sedang mengantarkan orang yang terluka karena bertarung sama preman gitu, ya orang yang terluka itu, ya masih teman baik Fattah gitu. Ya preman telah di tangkap polisi dari kepolisian Lapor Pak!. Fattah kerjaannya polisi dari kepolisian Lapor Pak! gitu. Fattah dan Victoria memang berteman baik pada masa sekolah SMA di Solo gitu, ya keduanya memang ada kisah cinta dan telah putus gitu. Sekarang ini, ya Victoria dan Fattah tetap berteman baik gitu. Victoria memikirkan Fattah. Ya Fattah memikirkan Victoria gitu. Rasa di dalam hati Victoria mulai bangkit gitu. Rasa di dalam hati Fattah mulai bangkit gitu. Victoria memang berteman baik sama Noel, ya Victoria berharap jadian sama Noel gitu. Ternyata harapan cuma harapan Victoria saja untuk jadian sam Noel. Ya Noel jadian sama Vio gitu. Vio kerjaannya PNS gitu. Victoria dan Noel tetap berteman baik gitu. Noel dan Vio menjalankan kisah cinta yang baik, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Gema dan Gibran teman baik Victoria, ya Gema dan Gibran mengerti dengan baik keadaan Victoria yang tidak jadi sama Noel gitu. Victoria tetap seperti biasa kerja dengan baik di rumah sakit gitu, ya urusan jodoh sih...Victoria sih berdoa dan berusaha dengan baik gitu. Gibran sedang dekat dengan cewek cantik yang bernama Adara gitu. Ya Adara kerjaannya di Mall gitu. Hubungan pertemanan Gibran dan Adara baik gitu. Fattah dan Victoria yang berteman baik, ya keduanya rasa di dalam hati bangkit dengan baik gitu, ya jadi keduanya memutuskan untuk balikan menjalankan kisah cinta gitu. Hubungan kisah cinta Fattah dan Victoria yang di jalankan baik gitu. Gema dan Gibran senang sih Victoria kembali menjalin kisah cinta sama Fattah gitu. Gibran yang berteman baik sama Adara, ya keduanya ada rasa jadi keduanya jadian gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Gibran dan Adara gitu. Gema dan Victoria senang sih...Gibran menjalankan kisah cinta yang baik sama Adara gitu. Fattah dan Victoria yang menjalankan kisah cinta baik dan baik, ya kedua sepakat untuk merencanakan menikah gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah persahabatan tokoh Victoria, tokoh Gema, dan tokoh Gibran," kata Eko.

"Begitulah ceritanya," kata Budi.

"Rasa di dalam hati bangkit dengan baik, ya tokoh Victoria dan tokoh Fattah...kembali menjalin kisah cinta yang baik," kata Eko.

"Rasa itu cinta," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan ular tangga gitu.

Saturday, July 19, 2025

CREW

Malam hari, ya bintang di langit berkelap-kelip dan bulan bersinar dengan baik gitu. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus NTV, ya seperti biasa sih....Budi duduk santai di depan rumahnya sambil menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Geeta Sethi, Jasmine Kohli, dan Divya Rana adalah pramugari di Kohinoor Airlines di Mumbai, yaaa yang berada di ambang kebangkrutan. Staf tersebut belum dibayar gaji mereka selama berbulan-bulan, dan ketiga sahabat itu, seperti semua karyawan lainnya, terus berharap bahwa keadaan akan berubah. Suami Geeta, Arun, menjalankan bisnis makanan yang sedang kesulitan dari rumah. Dia harus secara finansial mendukung saudara laki-lakinya yang menganggur, Punnu, dan istrinya, Sapna, juga. Jasmine dibesarkan oleh kakek dari pihak ibu setelah orang tuanya bercerai. Dia tidak percaya pada hubungan, menyukai hal-hal mahal, dan memamerkan gaya hidup palsu dan mencolok di media sosial. Divya dilatih untuk menjadi pilot tetapi terpaksa mengambil pekerjaan sebagai pramugari karena kurangnya lowongan dan menyembunyikannya dari keluarganya serta berjuang untuk membayar kembali pinjaman pendidikannya.

Kematian pramugari senior Rajvanshi, saat bertugas, membawa Geeta, Jasmine dan Divya menuju operasi rahasia untuk menyelundupkan emas dari India ke negara Timur Tengah, Al Burj. Manoj Mittal, Kepala SDM Kohinoor Airlines, adalah gembong operasi tersebut. Ketiganya menjadi bagian dari operasi penyelundupan emas dan situasi keuangan mereka segera membaik: Geeta mendanai bisnis makanan Arun, bersama dengan membantu Punnu dan Sapna. Jasmine mendapatkan kembali cincin emas Nanu dari pegadaian dan berfoya-foya untuk dirinya sendiri. Divya melunasi pinjaman pendidikannya sepenuhnya. Sementara itu, karyawan maskapai lainnya masih berusaha memenuhi kebutuhan. Seseorang memberi tahu petugas bea cukai bahwa ketiga pramugari itu menyelundupkan emas; dan meskipun mereka bertiga menyembunyikan simpanan itu, penahanan yang terjadi setelahnya membuat mereka merasa terhina dan memikirkan kembali pilihan mereka. Pejabat bea cukai yang marah, SI Mala, menyebutkan bahwa informasi yang diberikannya kepada seorang pramugari di Kohinoor akurat, dan dia tidak dapat menerima kenyataan bahwa dia tidak dapat menemukan emas apa pun.

Pesawat tempat ketiga orang itu menyembunyikan harta karun itu terbongkar suatu hari ketika turbulensi menyebabkan kerusakan pada badan pesawat dan emas itu jatuh. Vijay Walia, Ketua Kohinoor, dan Mittal melarikan diri dan meninggalkan negara itu saat berita itu tersebar. Awalnya, mereka mengira bahwa kolega mereka, Komal, akan memberi tip kepada petugas bea cukai, namun, setelah ledakan emosi oleh Komal, mereka menyadari bahwa dia maupun kolega mereka yang lain tidak memberi tip kepada bea cukai. Geetu menyadari bahwa istri Mittal, Sudha, juga seorang pramugari dan Mala telah menyebutkan bahwa tip itu berasal dari seorang mantan pramugari; dialah satu-satunya orang yang tahu tentang penyelundupan emas itu. Mereka menghadapinya dan dia mengungkapkan bahwa Mittal berselingkuh dan untuk membalas dendam, dia memberi tip kepada bea cukai sehingga penangkapan mereka juga akan menyebabkan penangkapan Mittal.

Namun, dia lebih lanjut mengungkapkan bahwa gembong sebenarnya sebenarnya adalah Walia, yang telah mencuri uang maskapai, mengubahnya menjadi emas, dan menyembunyikannya di Al Burj. Dari Sudha, mereka mendapatkan alamat Mittal di Al Burj dan mereka membuntutinya dan akhirnya menemukan Walia di sebuah hotel mewah tempat putrinya akan menikah. Geeta berhasil mendapatkan pekerjaan di hotel tersebut sebagai pembantu rumah tangga dan mendapatkan informasi tentang emas tersebut. Setelah banyak kerja keras, mereka menetas sebuah rencana di mana mereka mengetahui bahwa Walia dan keluarganya membawa emas tersebut dengan jet pribadi ke Kepulauan Cayman. Geeta dan Jasmine berhasil mendapatkan peran sebagai pramugari jet tersebut, sementara Divya menjadi pilotnya. Mereka mencampur minuman para penumpang dengan pil tidur dan mendaratkan pesawat di kota kelahiran Divya, Nanheri, tempat polisi dan petugas bea cukai sudah menunggu mereka. Namun, mereka berhasil menyimpan sejumlah emas untuk diri mereka sendiri dan mendistribusikannya di antara teman-teman, kolega, dan orang-orang terkasih mereka. Mittal juga kembali ke Sudha, bersama sebagian emas yang ditimbunnya sendiri.

***

Budi selesai baca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum teh dan makan singkong goreng. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi. Memang Eko melihat dengan baik di meja ada tekok kaleng yang seperti biasa berisi teh, ya ada piring yang ada singkong goreng, dan ada tanaman bonsai pohon pinus di meja, ya ukuran kecil gitu. 

"Budi buat bonsai...pohon pinus?" kata Eko sambil menunjuk bonsai pohon pinus gitu.

Budi melihat dengan baik yang di tunjuk Eko gitu.

"Aku memang membuat bonsai pohon pinus, ya tujuannya nilai kreatifitas aku saja!" kata Budi.

"Memang sih...nilai kreatifitas sih...buat bonsai pohon pinus gitu," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Bonsai pohon pinus yang di buat Budi bagus!" kata Eko.

"Terima kasih Eko...pujiannya!" kata Budi.

"Bonsai pohon pinus di beri lampu kecil yang berkelap-kelip dan pucuknya di beri hiasan bintang, ya jadi deh pohon natal," kata Eko.

"Bonsai pohon pinus, ya bisa banget di jadiin pohon natal," kata Budi.

"Urusan bonsai berkaitan dengan ekonomi kan Budi?" kata Eko.

"Memang Eko...urusan bonsai berkaitan dengan ekonomi," kata Budi.

"Agama yang merayakan natal juga...berkaitan dengan ekonomi," kata Eko.

"Memang sih...Eko...urusan agama yang merayakan natal berkaitan dengan ekonomi," kata Budi.

"Orang-orang yang menyakini...agama Kristen Katolik dan Kristen Protestan, ya realita hidup ini....antara paham agama dan tidak paham agama," kata Eko.

"Memang realita hidup ini...antara paham agama dan tidak paham agama," kata Budi.

"Yang tidak paham agama, ya tingkat lakunya cenderung buruk di lingkungan sosial masyarakat," kata Eko.

"Berdasarkan pengumuman data ini dan itu di lingkungan sosial masyarakat, ya yang tidak paham agama....tingkah lakunya cenderung buruk," kata Budi.

"Manusia....manusia," kata Eko.

"Memang manusia," kata Budi.

"Emmm," kata Eko. 

"Aku punya cerita. Jadi aku ingin bercerita Eko!" kata Budi. 

"Budi ingin bercerita. Ya silakan Budi bercerita dengan baik. Aku mendengarkan cerita Budi dengan baik, ya seperti mendengarkan sandiwara radio!" kata Eko. 

"Begini ceritanya!" kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Victoria tinggal di Bekasi di rumah kontrakan Hesti gitu. Ya Hesti seorang janda tidak punya anak gitu. Kenapa Hesti jadi janda? Andhika menjalin hubungan dengan Bulan, ya tujuannya sih anak gitu. Memang Andhika menikahi Bulan, ya dapat anak laki yang bernama Adit gitu. Jolina memang ngontrak juga di rumah Hesti gitu. Victoria bersebelahan dengan Jolina, ya rumah kontrakan gitu, jadi keduanya berteman baik gitu. Victoria memang beragama Kristen Katolik, ya Victoria menjalankan dengan baik aturan-aturan dalam ajaran Kristen Katolik demi kebaikan diri Victoria gitu. Demi hidup di Bekasi, ya Victoria kerja dengan baik di kafe yang ada live musik gitu, ya pemilik kafe adalah Gibran gitu. Gibran menjalankan rumah tangga dengan baik sama Adara gitu. Penyanyi di kafe adalah Kiara gitu. Ya Kiara berpacaran dengan Gema gitu. Kerjaan Gema berdagang buah di pasar gitu. Jolina kerja dengan baik di toko roti, ya pemiliknya Noel gitu. Ya Noel menjalankan rumah tangga dengan baik sama Keyla gitu. Victoria memang berpacaran dengan baik sama Fattah gitu. Ya Fattah menjalankan dengan baik usaha bengkel mobil gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Victoria dan Fattah gitu. Fattah nama cowok, ya menjalin kisah cinta dengan cewek bernama Vio gitu. Ya Vio menjalankan usaha toko pakaian gitu. Victoria yang tidak tahu hubungan Fattah dengan Vio, ya akhirnya Victoria jadi tahu gitu bahwa Fattah menjalin kisah cinta dengan Vio. Victoria berkata "Dasar Fattah...cowok tidak setia". Victoria menampar Fattah yang ketahuan menjalin hubungan dengan Vio, ya jadi Victoria berkata "Putus". Victoria dan Fattah beneran putus cinta gitu. Victoria sedih dengan kisah cinta karena Fattah yang menjalin cinta sama Vio. Hubungan kisah cinta Fattah dan Vio baik gitu. Victoria curhat pada Jolina, ya urusan kisah cinta Victoria yang putus dari Fattah karena Vio gitu. Jolina yang mengerti keadaan Victoria, ya Jolina memberikan masukan baik pada Victoria gitu. Ya Victoria menerima dengan baik masukan baik dari Jolina, ya jadinya Victoria tenang gitu. Victoria kerja dengan baik di kafe gitu. Jolina kerja dengan baik di toko roti gitu. Sebagai umat Kristen Katolik, ya Victoria tetap ibadah dengan baik di gereja gitu. Hidup ini, ya urusan agama yang di yakini karena banyak agama jadi masih perdebatan dengan tujuan ini dan itu. Victoria tetap menyakini ajaran agama Kristen Katolik, ya karena dasarnya orang tua Victoria gitu. Rasa sakit di hati Victoria karena Fattah sudah hilang gitu, ya Victoria tetap menjalankan hidupnya dengan baik di Bekasi gitu. Di kafe, ya Victoria dapat kenalan cowok yang bernama Jhon gitu. Ya Jhon kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAKRA gitu, ya memang agama yang di yakini Jhon adalah agama Kristen Katolik gitu. Jhon dan Victoria berteman baik gitu. Ya Jhon memang baru putus dari ceweknya yang bernama Raisa gitu. Ya Raisa kerjaannya model gitu. Kenapa Jhon putus dari Raisa? Karen Raisa menjalin kisah cinta sama Mohan gitu. Hubungan Mohan dan Raisa baik gitu. Ya Mohan menjalankan usaha restoran gitu. Ya Jhon yang suka dengan Victoria, ya Jhon berusaha dengan baik jadian sama Victoria gitu. Victoria memang suka sih sama Jhon, ya sampai-sampai Victoria cerita sama Jolina. Ya Jolina menjadi teman baik Victoria, ya Jolina senang sih Victoria suka dengan cowok yang bernama Jhon gitu. Jolina memang sedang dekat juga dengan cowok yang bernama Rakha. Kerjaan Rakha menjalankan usaha toko elektronik gitu. Hubungan pertemanan Rakha dan Jolina baik gitu. Rangga tidak suka dengan Jhon yang karir bagus di perusahaan PT. CAKRA gitu. Rangga ingin menjatuhkan Jhon karena Jhon telah mengambil kedudukan Rangga di perusahaan gitu. Rangga menaruh narkoba di mobil Jhon, ya ketika polisi dari kepolisian Lapor Pak!...memeriksa mobil Jhon jadinya Jhon tertuduh sama polisi....sebagai pengedar narkoba gitu. Mobil Jhon ternyata rusak jadi di bawa ke bengkel gitu. Jhon menemukan narkoba di mobilnya, ya Jhon membuang narkoba ke tempat sampah gitu. Rencana Rangga menjatuhkan Jhon gagal gitu. Polisi menangkap Rangga gitu, ya karena membeli narkoba dari Alex gitu. Rangga memang memakai narkoba dan juga mengedarkan narkoba gitu. Rangga di penjara sama polisi gitu. Setelah di perbaiki di bengkel mobil, ya mobil Jhon bisa berjalan dengan baik gitu. Ya Jhon yang menjalankan pendekatan dengan Victoria, ya Jhon menyatakan cinta dengan baik sama Victoria gitu. Victoria yang suka sama Jhon, ya jadi Victoria menerima cinta Jhon dengan baik. Hubungan kisah cinta Jhon dan Victoria terjalin dengan baik gitu. Jolina senang sih Victoria jadian sama Jhon gitu. Jolina memang jadian sama Rakha gitu. Victoria senang sih Jolina jadian sama Rakha gitu. Hubungan kisah cinta Jolina dan Rakha di jalankan dengan baik gitu. Victoria dan Jhon sering jalan-jalan bersama ke tempat-tempat yang baik yang ada di Bekasi, ya pake mobil Jhon gitu. Jhon dan Victoria...happy-happy jalan bersama gitu, ya keduanya ada rencana menikah di gereja gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja! Dunia ini ada yang lebih baik bercerita dari pada aku, ya yang lebih baik adalah film dan sinetron karena berkaitan dengan urusan ekonomi," kata Budi.

"Aku paham omongan Budi!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Lika liku kisah cinta tokoh Victoria," kata Eko.

"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Tokoh Victoria beragama Kristen Katolik, ya keputusan Budi yang membuat cerita," kata Eko.

"Memang keputusan aku sih...tokoh Victoria beragama Kristen Katolik," kata Budi.

"Realita cerita kehidupan ini....Kristen Katolik, ya minoritas," kata Eko.

"Realita memang begitu sih....Kristen Katolik minoritas gitu," kata Budi.

"Hidup ini....masih saja perdebatan agama karena memang keadaan banyak agama gitu," kata Eko.

"Nama juga manusia. Perdebatan urusan agama ini dan itu, ya tujuan ini dan itu," kata Budi.

"Perdebatan orang-orang intelektual sih, ya perdebatan yang baik sih karena ada kesimpulan dan juga saran gitu. Tapi kalau perdebatan lingkungan sosial masyarakat yang ilmu di bawah rata-rata, ya perdebatan jadinya saling menjatuhkan," kata Eko.

"Realita memang begitu tentang perdebatan agama," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko.

"Ya memang bahan obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan ular tangga saja!" kata Eko. 

"Ya oke main permainan ular tangga!" kata Budi.

Budi mengambil permainan ular tangga di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu. 

CAMPUR ADUK

PHIR MILENGE

Malam hari. Bintang berkelap-kelip di langit. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus di channel TVRI World, ya seperti biasa sih ...

CAMPUR ADUK