CAMPUR ADUK

Monday, September 26, 2022

BARBIE AND THE THE SECRET DOOR

Budi dan Eko, ya duduk pos kamling, ya setelah dari warung. Keduanya menikmati minum kopi gelasan dan makan gorengan. 

"Manusia yang berjuang dengan baik dengan kepintaraannya, ya mengikuti perubahan zaman. Dulu miskin, ya sekarang kaya. Ya punya mobil gitu. Contohnya : manusia yang di omongin ada di lingkungan sini atau sana gitu," kata Budi. 

"Kaya dari perjuangan mengubah nasif, ya punya mobil. Yang terpenting itu, ya sikap tidak boleh berubah gitu, ya tetap sederhana," kata Eko. 

"Sikap sederhana itu baik. Tapi hidup ini penuh ujian. Ya pastinya karena pergaulan, ya jadi sombong," kata Budi. 

"Salah milih teman. Ya mengubah karakter yang tadinya sederhana jadinya sombong," kata Eko. 

"Teman itu, ya ada yang memberikan dampak baik dan buruk," kata Budi. 

"Ya kaya aku dan Budi. Dampak baiknya dari pertemanan, ya saling menasehati dalam obrolan untuk menyikapi jalan hidup ini yang penuh dengan ujian ini dan itu," kata Eko. 

"Sekedar minum kopi gelasan dan makan gorengan, ya baik sih jalan perteman kita. Kalau perteman yang buruk, ya minumnya minuman beralkohol sampai main perempuan," kata Budi. 

"Kaya cerita di film atau sinetron. Pertemanan yang kerjaannya minum-minuman beralkohol, ya sampai main perempuan," kata Eko. 

"Kenyataan ada. Ya nama hidup ini!" kata Budi. 

"Emmmm," kata Eko. 

Eko dan Budi, ya selesai makan gorengan dan minum kopi gelasan, ya plastik kresek dan gelas plastik di buang tong sampah. Eko dan Budi, ya meninggalkan pos kamling, ya berjalan menuju rumah Budi lah. 

"Cewek pun. Ada yang jatuh pada pertemanan yang buruk," kata Budi. 

"Hidup ini. Antara baik dan buruk. Ya cewek, ya ada yang jatuh pada pergaulan yang buruk," kata Eko. 

"Cowok yang baik itu menolong cewek yang jatuh pada pergaulan yang buruk dengan tujuannya agar jadi baik lagi," kata Budi. 

"Bisa saja ceritanya, ya ceweknya jatuh hati pada cowok yang menolongnya itu," kata Eko. 

"Asalkan cowoknya bisa menerima kekurangan dari cewek itu, ya cinta itu bisa di jalan dengan baik," kata Budi. 

"Lembaran kisah cinta yang di buat dan di jalankan dengan baik, ya melupakan masa lalu yang kelam," kata Eko. 

"Emmmm," kata Budi. 

Budi dan Eko, ya sampai di rumah Budi. Ya keduanya duduk di teras depan rumah Budi. 

"Ngomongin acara Tv. Ya perlombaan menyanyi. Ya bagus acaranya gitu," kata Budi. 

"Karena penampilan cowok dan ceweknya, ya kan Budi?" kata Eko. 

"Ya memang penampilan cowok dan ceweknya sih. Ya suaranya juga, bagus. Keseluruhannya bagus semuanya," kata Budi.  

"Emmm," kata Eko. 

"Kalau begitu aku bercerita pake wayang. Ya sekedar cerita!" kata Budi. 

"Ya aku jadi penonton yang baik!" kata Eko. 

Budi mengambil wayang di taruh di kursi. Wayang di mainkan Budi dengan baik lah, ya bercerita dengan baik lah. Eko menonton pertunjukkan wayangnya Budi dengan baik lah. 

Isi cerita yang di ceritakan Budi :

Terletak di kerajaan modern, Alexa adalah seorang putri pemalu yang suka membaca buku yang menghindari melakukan tugas yang diharapkan darinya karena pangkatnya. Untuk menyemangatinya, nenek Alexa memberinya buku cerita tentang seorang putri yang menemukan bahwa dia memiliki sihir. Saat membaca buku, Alexa menemukan pintu misterius di taman kerajaan. Dia memasuki pintu dan menemukan dirinya di tanah fantasi.

Alexa bertemu Nori, peri yang kehilangan sayapnya, dan Romy, putri duyung dengan kaki, bukan ekornya. Nori dan Romy sangat senang karena sebagai seorang putri, Alexa dapat melakukan sihir dengan tongkat sihir. Wilayah mereka terancam oleh Putri Malucia yang jahat dan nakal, seorang putri manja yang lahir tanpa sihir dan telah mengambilnya dengan paksa dari semua makhluk yang bisa dia tangkap. Alexa dibawa ke rawa tempat peri, putri duyung, dan unicorn bersembunyi dari Malucia. Di sana, Alexa perlahan belajar menggunakan tongkatnya. Namun, dia tidak dapat mengembalikan Nori dan Romy ke bentuk aslinya, karena sihir mereka terperangkap di tongkat Malucia.

Kelompok tersebut mengetahui bahwa Malucia sedang berusaha menemukan Ratu Unicorn, yang merupakan makhluk paling ajaib di dunia. Alexa, Nori, dan Romy melakukan perjalanan ke Ratu Unicorn, berharap untuk melindunginya, hanya untuk secara tidak sengaja memimpin Malucia dan antek-anteknya ke arahnya. Malucia menangkap Ratu Unicorn, sedangkan Nori dan Romy memberikan pengalih perhatian agar Alexa bisa kabur. Saat melarikan diri, Alexa menemukan pintu kembali ke dunianya tetapi memutuskan untuk tinggal dan membantu.

Alexa, Nori, dan Romy pergi ke istana Malucia, di mana mereka menyaksikan Malucia menguras semua sihir unicorn ke dalam tongkatnya. Alexa menghadapi Malucia, menyatakan bahwa dia adalah seorang putri juga, yang memprovokasi Malucia menjadi pertempuran ajaib untuk "membuktikan" siapa putri yang lebih baik. Selama pertarungan, Alexa menyadari bahwa tongkat Malucia retak di bawah konten magisnya. Alexa rela membiarkan Malucia mencuri semua sihirnya, yang menyebabkan tongkat Malucia meledak, melepaskan semua sihirnya. Malucia tidak berbahaya sekali lagi, dan Alexa, yang sekarang dapat melakukan sihir tanpa tongkat, mengembalikan semua sihir kepada pemiliknya yang sah.

Setelah berjanji untuk mengunjungi lagi segera, Alexa kembali ke kerajaannya lebih percaya diri, dan lebih bersedia untuk berpartisipasi dalam tugas putri nya. Adapun Malucia, orang tuanya kembali dari liburan mereka dan memarahinya karena mencoba mengambil alih kerajaan lagi.

***

Budi cukup lama bercerita pake wayang, ya akhirnya selesai juga. Wayang di taruh di kursi kosong sama Budi. Eko memuji pertunjukkan wayang Budi dengan baik, ya ceritanya juga, ya bagus, ya cerita Barbie.

"Hidup ini. Ternyata ada kata orang "Semu"....," kata Eko.

"Orang yang ngomong itu siapa Eko?" kata Budi.

"Anggap saja. Orang misterius yang ngomong hidup ini "Semu"...," kata Eko.

"Orang itu misterius tidak ada masalah sih," kata Budi.

"Kesalahan di buat nenek moyang dengan alasan tidak jelas. Keturunannya, ya harus menerima penderitaan. Mau di jelaskan kebenaran, ya percuma. Manusia tetap menjalankan aturan ini dan itu dengan baik. Orang misterius itu tahu kebenaran, ya tapi kenyataan hidup, ya percuma untuk di benarkan. Maka dibiarkan dengan baik. Orang misterius, ya sudah merasa hidupnya semu. Manusia lain tetap menjalankan hidup ini mengikuti perubahan zaman yang begini dan begitu, ya demi tuntutan hidup, ya generasi telah lahir di dunia ini, ya anak," kata Eko.

"Hidup ini. Tetap pilihan manusia," kata Budi.

"Memang hidup ini pilihan manusia. Mau jalan ini silakan. Mau jalan itu juga silakan!" kata Eko.

"Ketika memilih jalan yang menurutnya baik, ya jangan kata menyesal," kata Budi.

"Sama halnya. Ketika manusia memilih jalan agama, ya tidak boleh kata menyesal menjalankan agama yang di yakini," kata Eko.

"Ya agama kan. Pilihan manusia itu sendiri. Mau hidup konsep apa menjalankan hidup ini. Walau ada benturan-benturan dengan agama yang satu dengan lain karena perbedaan dari ajaran agama yang di yakini," kata Budi.

"Ya sekedar obrolan lulusan SMA!" kata Eko. 

"Aku paham omongan Eko!" kata Budi. 

"Lebih baik. Main catur saja!" kata Eko.

"OK. Main catur saja!" kata Budi.

Budi mengambil papan catur di bawah meja, ya di taruh di atas meja papan catur. Budi dan Eko, ya menyusun bidak catur di atas papan catur. Keduanya main catur dengan baik lah. 

THE INDIAN IN THE CUPBOARD

Budi dan Eko, ya duduk di teras rumahnya Budi, ya sambil menikmati minum teh dan makan gorengan lah. 

"Cinta itu. Tiba-tiba jatuh hati dan menyatakan suka," kata Budi. 

"Cinta yang tiba-tiba jatuh hati dan menyatakan suka. Yang aku tahu sih. Nonton vidio di Youtobe, ya karena jatuh hati pada tontonan, ya tiba-tiba gitu. Maka langsung deh klik suka untuk vidio Youtobe yang di tonton," kata Eko. 

"Itu kalau urusan nonton vidio di Youtobe atau lainnya gitu. Yang aku maksud, ya realita gitu!" kata Budi. 

"Kalau realita sih. Anggap saja contohnya : seperti kisah cinta ku sama Purnama. Ya di buat awal cerita pertemuan aku dan Purnama. Ya tiba-tiba rasa itu muncul pada diri ku, ya jatuh hati pada cewek cantik, ya Purnama. Aku mulai mendekati Purnama dengan baik, ya berkata "Aku Cinta Padamu", ya pake menunjukkan tangan, ya bentuk cinta. Purnama suka dengan ku, ya menerima cinta ku dengan baik," kata Eko. 

"Romantisnya cinta Eko dan Purnama," kata Budi. 

"Lebih romantis itu. Ya kisah cinta artis, ya kehidupan kisah cintanya langgeng. Suaminya selalu menyatakan cinta sama istrinya dengan baik," kata Eko. 

"Kalau kisah cinta artis, yang baik. Tetap romantis kisah cinta," kata Budi. 

"Emmmm," kata Eko. 

"Ngomong-ngomong. Lagu 'Tiba-Tiba'....bagus kan Eko?" kata Budi. 

"Kalau ngomongin tentang lagu 'Tiba-Tiba' . Ya bagus lah," kata Eko. 

"Tiba-tiba aku tertarik dengan lagu yang bagus itu, ya semuanya bagus gitu," kata Budi. 

"Tiba-tiba jatuh hati dan menyatakan rasa suka, ya bagus gitu. Seperti biasanya Budi menilai sesuatu dan di puji bagus," kata Eko. 

"Sekedar obrolan lulusan SMA saja!" kata Eko. 

"Aku paham omongan Budi!" kata Budi. 

"Gimana yang bercerita, ya aku saja. Pake wayang!" kata Eko. 

"Silakan Eko bercerita pake wayang!" kata Budi. 

"Cuma sekedar cerita saja!" kata Eko.

"Ya aku jadi penonton yang baik!" kata Budi. 

Eko mengambil wayang yang di taruh di kursi. Wayang di mainkan Eko dengan baik, ya bercerita dengan baik. Budi menonton pertunjukkan wayangnya Eko dengan baik lah. 

Isi cerita yang di ceritakan Eko :

Pada ulang tahunnya yang kesembilan, Omri menerima sebuah lemari tua dari saudaranya dan sebuah mainan penduduk asli Amerika dari sahabatnya Patrick. Omri mendapat kunci khusus dari ibunya, yang didapatnya dari neneknya, dan mengunci mainan itu di lemari. Keesokan paginya, dia mendengar suara ketukan kecil yang datang dari lemari, dan menemukan bahwa mainan itu secara ajaib menjadi hidup. Takut dengan ukuran Omri, pria mungil itu mengeluarkan belati dan mengarahkannya ke Omri. Omri menutup dan mengunci lemari dan memutuskan untuk merahasiakannya.

Keesokan harinya, mainan hidup itu akhirnya mengungkapkan dirinya sebagai seorang pria Iroquois, ya abad ke-18 yang berbahasa Inggris bernama Little Bear yang bertempur dalam Perang Prancis dan India di pihak Inggris. Selama tinggal di Little Bear dengan Omri, Omri belajar banyak tentang Iroquois, dan keduanya mengembangkan persahabatan. Omri juga mengetahui bahwa Beruang Kecil adalah seorang duda.

Ketika Omri menghidupkan sosok penduduk asli Amerika lainnya (menyerupai kepala suku Mohawk), mengatakan Beruang Kecil dapat memiliki busur kepala suku, kepala suku menderita serangan jantung karena takut setelah melihat Omri. Reaksi kaget Omri membuat Beruang Kecil menyadari bahwa Omri benar-benar anak, dan bukan roh.

Akhirnya, Omri mengungkapkan rahasianya kepada Patrick, yang segera ingin menghidupkan mainannya sendiri, yang menjadi koboi dari tahun 1879 yang disebut "Boohoo" Boone. Boone dan Little Bear awalnya bermusuhan satu sama lain, tetapi dipaksa untuk berperilaku sendiri ketika Omri dan Patrick membawa mereka ke sekolah.

Malam itu, Omri dan Patrick, bersama Little Bear dan Boone, menonton acara di TV yang menunjukkan pembantaian tanpa henti terhadap Apache oleh para koboi. Boone antusias saat melihat "anak laki-lakinya" membunuh penduduk asli Amerika yang tak berdaya, sementara Beruang Kecil menonton dengan ngeri saat melihat orang-orangnya dibantai. Setelah mendengar Boone menembakkan senjatanya ke udara dengan gembira, Beruang Kecil menjadi bingung dan menembakkan panah ke dada Boone.

Kunci kabinet hilang, dan Little Bear pergi ke bawah lantai untuk mengambilnya, hampir terbunuh oleh tikus peliharaan yang melarikan diri dalam prosesnya. Dengan kunci kembali, Omri menghidupkan mainan medis Perang Dunia I untuk mengobati luka Boone. Omri menyadari sudah waktunya untuk mengembalikan Little Bear dan Boone ke periode waktu masing-masing. Malamnya, saat Patrick tidur, Omri pergi untuk menghidupkan mainan wanita asli Amerika, tetapi Beruang Kecil menyadari apa yang dilakukan Omri dan menghentikannya. Omri mengatakan dia tidak ingin Beruang Kecil sendirian ketika dia kembali, tetapi Beruang Kecil mengatakan bahwa wanita itu mungkin memiliki orang-orangnya sendiri, bahkan mungkin keluarganya sendiri. Omri setuju untuk tidak menghidupkannya.

Keesokan paginya, Omri dan Patrick mengucapkan selamat tinggal kepada dua pria kecil itu sebelum mengunci mereka kembali di lemari dan mengirim mereka pulang. Tepat sebelum mengucapkan selamat tinggal, Omri mendapat penglihatan tentang Beruang Kecil seukuran aslinya yang memberitahunya bahwa dia mengambil Omri sebagai keponakannya.

***

Eko cukup lama bercerita pake wayang, ya akhirnya selesai juga. Ya wayang di taruh di kursi kosong, ya sama Eko. Budi memuji pertunjukkan wayangnya Eko, ya begitu juga dengan ceritanya, ya bagus. Abdul dateng ke rumah Budi, ya memarkirkan motornya dengan baik di rumah Budi. Ya Abdul duduk bersama dengan Eko dan Budi di teras depan rumah Budi.

"Tiba-tiba saja aku jatuh hati," kata Abdul.

"Tiba-tiba?" kata Eko.

"Tiba-tiba?" kata Budi.

"Becanda!!!" kata Abdul.

"Aku kirain beneran Abdul," kata Budi.

"Becanda toh!" kata Eko.

"Aku tetap tidak bisa melupakan Putri. Ya mana mungkin, ya aku tiba-tiba jatuh hati pada cewek lain," kata Abdul.

"Kalau mencoba untuk melupakan Putri dengan alasan di tolak. Ya Putri lebih memilih cowok yang ia sukai. Ya Abdul bisa saja menerima cewek lain yang di sukai Abdul," kata Budi.

"Cuma seandainya," kata Eko.

"Ya kalau seandainya. Bisa lah. Memilih cewek lain, ya melupakan Putri," kata Abdul.

"Putri itu. Artis loe!!" kata Budi.

"Putri. Artis????" kata Abdul. 

"Kebiasaan Budi. Becandaannya dikaitkan artis bernama Putri," kata Eko.

"Sekedar obrolan. Ya ada kalanya serius, ya ada kalanya becanda. Obrolan jadi asik gitu!" kata Budi. 

"Emmmm," kata Eko. 

"Ya ya ya....kalau begitu main kartu remi saja!" kata Abdul.

"OK. Main kartu remi!" kata Eko.

"Baik lah. Main kartu remi!" kata Budi.

Budi mengambil kartu remi di bawah meja, ya segera di kocok dengan baik dan di bagikan dengan baik lah. Ketiga main kartu remi dengan baik, ya main cangkulan lah. 

CAMPUR ADUK

FEAR THE NIGHT

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus.....musik dangdut di chenel INDOSIAR, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan s...

CAMPUR ADUK