CAMPUR ADUK

Wednesday, February 18, 2026

PAGGLAIT

Malam hari yang gelap, ya bintang berkelap-kelip di langit dan bulan bersinar dengan baik di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus.....seni dan kebudayaan suku Singkil di chenel TVRI, ya Budi duduk santai sih di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus....sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Seorang janda muda, Sandhya, dan mertuanya sedang berduka atas kehilangan suaminya, Astik, yang meninggal setelah lima bulan menikah. Orang tua Astik, Usha dan Shivendra, sangat sedih atas kehilangan mendadak putra sulung mereka, yang selama ini menjadi tanggungan mereka secara finansial. Keluarga itu semakin menderita ketika kerabat mereka datang ke rumah dan membuat kekacauan. Di tengah rumah yang penuh dengan kerabat yang berduka, Sandhya menguap saat membaca unggahan belasungkawa di media sosial dan komentar "salin-tempel" untuk Astik. Sikapnya membuat beberapa orang bingung dan yang lainnya jengkel. Seorang kerabat, Ghanashyam, mengatakan bahwa dia menderita PTSD . Ketika sahabat Sandhya, Nazia, datang untuk mendukungnya, Sandhya mengaku kepadanya bahwa dia tidak merasakan apa pun atas kehilangan suaminya. Untuk menjauh dari keluarga yang berduka, dia menyelinap pergi bersama Nazia untuk pesta 'golgappe', bahkan saat adik laki-laki Astik, Alok, melakukan ritual pemakaman yang diperlukan di sungai.

Sandhya dan Astik tidak pernah benar-benar menjadi pasangan dekat dalam beberapa bulan yang mereka lalui bersama. Saat mencari dokumen Astik untuk klaim bank, Sandhya menemukan foto seorang gadis di lemari. Sandhya merasa marah terhadap mendiang suaminya yang mengira dia selingkuh. Ketika rekan kerja Astik mengunjunginya untuk menyampaikan belasungkawa, dia menemukan gadis dari foto itu, Aakanksha. Sandhya mengonfrontasinya secara pribadi tentang perselingkuhannya. Aakanksha menyatakan bahwa dia dan Astik sangat mencintai sejak kuliah dan mereka berdua bekerja di perusahaan yang sama. Tetapi dia tidak pernah mengkhianati istrinya, dan bahwa mereka bersama sampai Astik menikahi Sandhya. Mereka tidak dapat menikah karena orang tua Sandhya tidak menyetujui pernikahan mereka. Sandhya merasa sulit untuk mempercayai ini. Namun, keduanya menjadi dekat saat dia mencoba untuk mempelajari lebih lanjut tentang Astik dari Aakanksha.

Sementara itu, anggota keluarga bereaksi keras ketika terungkap bahwa Astik telah menandatangani polis asuransi senilai 50 lakh INR, yang mana Sandhya adalah satu-satunya yang ditunjuk. Saudara-saudara Shivendra, Tarun, Ghanshyam, dan Pappu, meyakinkannya untuk menggunakan uang asuransi untuk membayar kembali pinjaman banknya sendiri, dan dia dengan enggan mencoba mengganti Sandhya dengan dirinya dan Usha sebagai orang yang ditunjuk. Shivendra dan Usha, yang masih berduka atas kehilangan putra mereka, mencoba untuk menerima usulan keluarga agar Sandhya dinikahkan dengan sepupu dari pihak ayah Astik, putra Tarun, Aditya, yang sedang menganggur dan gagal mengelola uang untuk bisnis hotelnya.

Sandhya bertanya kepada Aditya mengapa dia ingin menikahinya. Aditya berkata bahwa dia mencintainya, yang menyentuh hatinya dan Sandhya menerima lamaran itu. Hal ini membuat orang tuanya dan Alok, yang juga mencintainya, marah. Pada hari ke-13 pemakaman Astik, Aditya pergi dengan tergesa-gesa. Orang tuanya memberi tahu semua orang bahwa Sandhya mengatakan kepadanya bahwa dia hamil anak Astik. Kakak Aditya, Aditi, mengungkapkan bahwa Sandhya berbohong tentang kehamilannya untuk menguji cinta Aditya padanya. Sandhya menghilang dari rumah setelah pemakaman.

Sementara itu, Sandhya siap memulai hidup baru dengan pekerjaan baru di kota baru. Bahkan setelah menjadi juara kelas MA, keluarganya tidak pernah membiarkan dia puas dengan pekerjaan. Dia menceritakan bagaimana sejak kecil, fokus utama orang tuanya adalah menikahkannya, tanpa peduli dengan kemandiriannya. Melihat Aakanksha bekerja, dia menjadi termotivasi untuk bekerja, dan menjadi mandiri secara finansial. Dia menyadari bahwa jika dia tetap tinggal, dia tidak akan pernah bisa menjalani hidupnya sendiri; karena dalam masyarakat patriarki, orang lain membuat keputusan untuk perempuan.

Akhirnya, dalam tiga surat terpisah kepada Usha, ibunya, Alka, dan Alok, Sandhya mengucapkan selamat tinggal kepada mertuanya. Shivendra menemukan cek untuk uang asuransi penuh, yang ditinggalkan Sandhya untuknya karena dia yakin Sandhya lebih membutuhkannya daripada dirinya. Dia juga berjanji untuk mendukung mertuanya seperti yang dilakukan suaminya.

Sandhya bertemu dengan Aakanksha untuk terakhir kalinya dan meminta maaf atas kemarahannya sebelumnya, lalu memberinya foto yang disimpan Astik di bukunya. Pada akhirnya, dia naik bus, siap menghadapi hidup baru.

***

Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dengan baik dan buku di taruh di bawah meja gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik sih motor Eko di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Main permainan Donkey Kong saja Budi!!!!!” kata Eko.

“Oke…main permainan Donkey Kong!!!!!” kata Budi.

Budi mengambil permainan Donkey Kong di bawah meja, ya permainan Donkey Kong di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Donkey Kong dengan baik gitu.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.                     

“Valen dan Mila menjalankan rumah tangganya dengan baik. Arbil anak pertama Valen dan Mila. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik di Jakarta. Di Jakarta Arbil tinggal dengan baik di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Fildan dan Selfi. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Fildan dan Selfi, ya bahagia dengan anak bernama Eby. Ya Eby memang berteman baik sih dengan Zahra. Ya Zahra memang rumahnya tidak jauh dari rumah Eby gitu. Zahra anaknya Rara dan Ridwan gitu. Ridwan menjalankan usaha bengkel mobil gitu. Zahra dan Eby memang berteman baik dari masa SD gitu. Eby memang suka dengan baik main pesawat tempur, ya jadi cita-cita Eby kalau dewasa ingin jadi pilot pesawat tempur gitu. Zahra memang suka main jadi guru, ya dan muridnya….biasa sih Eby gitu. Cita-cita Zahra kalau dewasa menjadi guru SD saja gitu karena Zahra suka dengan anak-anak gitu. Eby yang dewasa dengan baik…memang sih kerjaannya TNI AU menjadi pilot pesawat tempur gitu. Zahra yang dewasa dengan baik…memang sih kerjaannya guru SD karena Zahra memang suka anak-anak gitu. Eby dan Zahra memang berusaha dengan baik sih dari kecil sampai dewasa memenuhi cita-cita keduanya jadi kenyataan dengan baik gitu. Eby yang berteman baik sama Zahra, ya keduanya ada rasa gitu jadinya jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Eby dan Zahra gitu, ya keduanya ada rencana menikah dengan baik gitu. Arbil yang tinggal dengan baik  di rumah kontrakan, ya Arbil memang kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Jakarta….PT. CAHAYA gitu. Valen, Mila, April senang dengan baik sih Arbil tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Valen memang menjalankan dengan baik sih bengkel mobil gitu. Mila membantu kerjaan Valen, ya Mila bagian keuangan gitu. Mila tetap seperti biasa sih masih ngumpul dengan Ibu-Ibu di lingkungan  sekitar rumah…urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Batam gitu. Teman baik April dari masa SD sampai masa sekarang adalah Lisa gitu. Lisa memang satu kelas dengan April di sekolahan SMA gitu. Lisa anaknya Faul dan Rani gitu. Faul menjalankan dengan baik toko perhiasan emas gitu. Pertemanan baik April dan Lisa biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil memang berteman baik dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Afan anak keduanya Saiful dan Dewi. Anak pertama Saiful dan Dewi adalah Lesti gitu. Lesti tidak tinggal di Jakarta, ya Lesti tinggal dengan baik di Batam dengan suami yang bernama Rizki dan anak bernama Aqella gitu. Ya Aqella….balita gitu. Rizki anaknya Samsul dan Aliya. Samsul menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Samsul dan Aliya memang tinggal dengan baik di Jakarta. Rizki memang kerja dengan baik di perusahaan PT. JAYA yang ada di Batam gitu. Memang sih Rizki, Lesti, dan Aqella tinggal dengan baik di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Trian dan Adila gitu. Rumah tangga yang di jalankan dengan baik Trian dan Adila, ya bahagia dengan anak bernama Fattah gitu. Fattah memang kerjaannya tentara gitu. Ya Fattah menjalin kisah cinta dengan cewek yang bernama Zahra gitu. Ya Zahra kerjaannya dokter di rumah sakit yang ada di Batam gitu. Zahra anaknya Aditiya dan Widuri gitu. Aditiya menjalankan usaha toko pakaian gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan dengan baik Fattah dan Zahra, ya ada rencana menikah gitu. Rizki, Lesti, dan Aqella…memang biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Rizki dan Lesti memang merencanakan dengan baik sih untuk membeli rumah di perumahan yang ada di Batam gitu. Memang sih keadaan Batam…antara baik dan buruk perilaku manusia gitu antara paham agama dan tidak paham agama gitu, ya 6 ajaran gitu. Polisi Batam memang bertindak tegas dengan baik menangkap dan memenjarakan orang-orang yang berperilaku buruk dengan tujuannya lingkungan sosial masyarakat…baik dan aman gitu. Arbil dan Afan yang berteman baik, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan adalah kafe gitu. Kafe pemiliknya Yusuf dan Tasya. Memang sih…Yusuf dan Tasya…suami istri gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang kasus ijazah Jokowi berdasarkan media ini dan itu gitu. Pendapat Arbil dan Afan tentang makanan dan minuman di kafe…enak sih. Keinginan Arbil dan Afan sih ingin ngobrol dengan baik sih sama Wakil Gubernur Jakarta tentang Politik Bisnis gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan di kafe sekedar obrolan saja seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Arbil dan Afan kerja dengan baik di perusahaan gitu. Afan sedang dekat dengan cewek yang bernama Sridevi, ya panggilannya Devi gitu. Rumah Devi dekat sih dengan rumahnya Afan gitu. Devi anaknya Raja dan Indah. Raja menjalankan dengan baik toko kain gitu. Memang Devi menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Devi memang anak keduanya Raja dan Indah. Anak pertamanya Raja dan Indah adalah Ridho. Ya Ridho memang kerjaannya tentara sih. Jelita anaknya Farhan dan Jihan gitu. Farhan menjalankan usaha toko elektronik gitu. Jelita kerjaannya perawat di rumah sakit yang ada di Jakarta gitu. Ridho memang berteman baik sama Jelita dari masa SMA gitu. Ridho dan Jelita yang menjalankan pertemanan yang baik, ya keduanya ada rasa dan jadian gitu. Memang sih Ridho ingin menikahi Jelita. Ridho yang kerjaannya jadi tentara bagus sih, ya jadi pimpinan suka dengan kerja Ridho. Pimpinan memberikan tugas dengan baik sih pada Ridho untuk mengawal Presiden Indonesia gitu. Ridho menjalankan dengan baik tugasnya mengawal Presiden Indonesia gitu. Afan suka dengan Devi, ya usaha Afan berhasil jadian dengan Devi karena Devi suka dengan Afan gitu. Kisah cinta di jalankan dengan baik sih Afan dan Devi gitu. Arbil senang sih dengan kisah cinta Afan dan Devi gitu. Arbil sedang dekat sih dengan cewek yang bernama Melly gitu. Pertemuan pertama Arbil dan Melly di kafe gitu. Melly kerjaannya adalah wartawati di surat kabar Suara Rakyat gitu. Memang sih banyak artikel yang sudah di buat Melly, ya salah satu artikel yang di buat Melly sih….tentang Jono yang kerjaannya tukang parkir di pertokoan gitu ternyata kerjaannya ada satu lagi yaitu pengedar narkoba gitu. Polisi menangkap Jono dengan barang bukti berupa narkoba yang ada di saku celananya gitu, ya Jono di masukkan ke dalam penjara sama polisi gitu. Melly anaknya William dan Violet gitu. William menjalankan usaha toko mainan gitu. Arbil yang berteman baik sama Melly, ya keduanya memang saling suka dan jadinya keduanya jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Afan senang sih dengan kisah cinta Arbil dan Melly gitu. April yang menjalankan sekolah SMA dengan baik, ya pertemanan April dan Lisa baik gitu. Robi tetangga depan rumah April. Robi memang beda sekolah SMA dengan April gitu. Robi tinggal dengan paman Jhon dan bibi Mei gitu. Orang tua kandung Robi meninggal karena kecelakaan motor gitu. Paman Jhon menjalankan dengan baik usaha rumah makan Seafood, ya bibi Mei dan Robi membantu dengan baik sih usaha rumah makan yang di jalankan dengan baik paman Jhon gitu. Robi yang suka dengan April, ya Robi memang berteman baik sama April. Robi memutuskan dengan baik memendam rasa suka saja pada April karena Robi sadar sih bahwa dirinya masih menjalankan sekolah SMA gitu. April memang suka sih dengan Robi gitu. Robi berharap sih April belum jadian sama cowok mana pun sampai Robi kuliah sih, ya dan Robi memberanikan diri untuk menyatakan cinta sama April gitu. Dengan perteman baik Robi dan April, ya tujuannya Robi selalu mengawasi April dengan baik gitu karena rasa suka Robi pada April gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Lisa,” kata Eko.

“Begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Eko dan Budi tetap asik main permainan Donkey Kong gitu.

No comments:

Post a Comment

CAMPUR ADUK

THE SWORD OF THE BARBARIANS

Malam hari yang gelap, ya bintang berkelap-kelip di langit dan bulan bersinar dengan baik di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik da...

CAMPUR ADUK