Malam hari...bulan bersinar dengam baik dan bintang berkelap-kelip di langit. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus....film laga di chenel ANTV, ya Budi duduk di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang cerita menarik dan bagus gitu, yaaa sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.
Isi cerita yang di baca Budi :
Narasinya adalah tentang kehidupan seorang petani biasa, di mana ia dipaksa untuk menjual tanahnya dan bekerja sebagai buruh tani di tanahnya sendiri. Salah satu cerita tersebut berkisar pada Rahul "Rahulya" Patil. Ayahnya, Dattaram juga telah menjual tanahnya dan hidup sebagai penjaga di tanahnya sendiri. Suatu hari, tuan tanah, Shinde, memukuli Dattaram dan Rahulya menantang bahwa ia akan mendapatkan kembali tanahnya. Segera, keluarganya pindah ke Pune, yaaa di mana kedua ayah-anak bekerja sebagai kuli di pasar sayur. Suatu hari, preman lokal secara paksa memeras uang dari seorang lelaki tua, Rahulya memukuli mereka dan berakhir di penjara. Di sana, ia bertemu Nanya, seorang gangster kuat dengan dukungan MLA setempat. Rahulya bergandengan tangan dengan Nanya setelah dibebaskan dari penjara. Sementara itu, ia juga jatuh cinta dengan Manda, seorang penjual teh.
Rahulya segera mendapatkan namanya setelah secara tidak sengaja membunuh Walikota dan Nanya menyelamatkannya lagi, dengan memalsukan pembunuhan itu sebagai bunuh diri dengan kesaksian palsu dari para saksi. Rahulya, dengan ketenaran barunya, berusaha memecahkan masalah pedagang sayur dengan menjanjikan bahwa ia akan membeli produk mereka dengan harga lebih dari harga saat ini. Meskipun ia dihargai oleh para pedagang, Dattaram menolaknya. Segera, Rahulya menjadi anggota terkemuka dalam geng Nanya. Suatu hari, Pitya dan Daya mengeluh kepada Nanya bahwa mereka gagal mencaplok tanah milik masterji Rahulya. Rahulya melunasi hutangnya sendiri dan mencaplok tanah itu dengan menembak Masterji di depan keluarganya. Nanya menyelamatkannya dengan menjadikan paman Masterji sebagai pembunuhnya. Rahulya sepenuhnya tidak diakui oleh keluarganya dan diusir dari rumahnya. Meskipun Manda khawatir dengan Rahul, ia percaya bahwa dia tidak bersalah. Suatu hari, Nanya mengundang Rahulya ke pesta ulang tahunnya; Dalam suatu kejadian, Rahulya membunuhnya malam itu, karena ia yakin bahwa Rahulya telah melakukan hubungan seksual dengan ibu dan saudara perempuannya. SI Rajveer Singh, menyaksikan pembunuhan itu dan memenjarakan Rahulya setelah perkelahian fisik. Setelah beberapa bulan, ia dibebaskan dengan jaminan.
Narasinya adalah tentang kehidupan seorang petani biasa, yaaa di mana ia dipaksa untuk menjual tanahnya dan bekerja sebagai buruh tani di tanahnya sendiri. Salah satu cerita tersebut berkisar pada Rahul "Rahulya" Patil. Ayahnya, Dattaram juga telah menjual tanahnya dan hidup sebagai penjaga di tanahnya sendiri. Suatu hari, tuan tanah, Shinde, memukuli Dattaram dan Rahulya menantang bahwa ia akan mendapatkan kembali tanahnya. Segera, keluarganya pindah ke Pune, yaaa di mana kedua ayah-anak bekerja sebagai kuli di pasar sayur. Suatu hari, preman lokal secara paksa memeras uang dari seorang lelaki tua, Rahulya memukuli mereka dan berakhir di penjara. Di sana, ia bertemu Nanya, seorang gangster kuat dengan dukungan MLA setempat. Rahulya bergandengan tangan dengan Nanya setelah dibebaskan dari penjara. Sementara itu, ia juga jatuh cinta dengan Manda, seorang penjual teh.
Rahulya segera mendapatkan namanya setelah secara tidak sengaja membunuh Walikota dan Nanya menyelamatkannya lagi, dengan memalsukan pembunuhan itu sebagai bunuh diri dengan kesaksian palsu dari para saksi. Rahulya, dengan ketenaran barunya, berusaha memecahkan masalah pedagang sayur dengan menjanjikan bahwa ia akan membeli produk mereka dengan harga lebih dari harga saat ini. Meskipun ia dihargai oleh para pedagang, Dattaram menolaknya. Segera, Rahulya menjadi anggota terkemuka dalam geng Nanya. Suatu hari, Pitya dan Daya mengeluh kepada Nanya bahwa mereka gagal mencaplok tanah milik masterjiRahulya. Rahulya melunasi hutangnya sendiri dan mencaplok tanah itu dengan menembak Masterji di depan keluarganya. Nanya menyelamatkannya dengan menjadikan paman Masterji sebagai pembunuhnya. Rahulya sepenuhnya tidak diakui oleh keluarganya dan diusir dari rumahnya. Meskipun Manda khawatir dengan Rahul, ia percaya bahwa dia tidak bersalah. Suatu hari, Nanya mengundang Rahulya ke pesta ulang tahunnya; Dalam suatu kejadian, Rahulya membunuhnya malam itu, karena ia yakin bahwa Rahulya telah melakukan hubungan seksual dengan ibu dan saudara perempuannya. SI Rajveer Singh, menyaksikan pembunuhan itu dan memenjarakan Rahulya setelah perkelahian fisik. Setelah beberapa bulan, ia dibebaskan dengan jaminan.
***
Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.
“Emmm,” kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Ya Eko duduk dengan baik sih dekat Budi. Memang sih Eko melihat dengan baik di meja ada kliping.
“Kliping,” kata Eko.
“Emmm,” kata Budi.
Eko mengambil kliping di meja gitu.
“Budi buat kliping lagi, ya kan Budi?” kata Eko.
“Ya aku memang membuat kliping lagi sih. Biasa sih…nilai kreatifitas aku dan nilai belajar aku,” kata Budi.
“Aku buka saja kliping!” kata Eko.
“Emmm,” kata Budi.
Eko membuka kliping dengan baik sih, ya di lihat dan di baca dengan baik sih…artikel-artikel koran di kliping gitu. Budi menunggu Eko selesai membaca artikel-artikel koran di kliping, ya Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Ceritanya di buat dengan baik sih…Eko cukup lama sih membaca artikel-artikel koran di kliping gitu, ya pada akhirnya selesai gitu dan kliping di taruh di meja dengan baik gitu.
“Kliping yang di buat Budi bagus!” kata Eko.
“Terima kasih Eko…pujiannya!” kata Budi.
"Budi membuat dengan baik kliping....kumpulan artikel koran yang menceritakan dengan baik perusahaan-perusahaan yang ada di Jakarta," kata Eko.
"Memang Eko....aku membuat dengan baik kliping...kumpulan artikel koran yang menceritakan dengan baik perusahaan-perusahaan yang ada di Jakarta....karena berkaitan dengan urusan ekomomi," kata Budi.
"Roda ekonomi di gerakan dengan baik di daerah Jakarta demi hidup ini yang penuh dengan kompetisi," kata Eko.
"Memang roda ekonomi di gerakan dengan baik," kata Budi.
"Perusahaan-perusahaan yang ada di Jakarta berjalan dengan baik. Hidup ini ada kesempatan mengubah nasif bagi orang miskin. Ya orang miskin yang bekerja keras untuk mengubah keadaannya, yaaa sudah menguasai ilmu dengan baik dan kerja dengan baik di perusahaan-perusahaan yang ada di Jakarta....jadi naik derajat," kata Eko.
"Omongan Eko bener sih!" kata Budi.
“Emmm,” kata Eko.
“Emmm,” kata Budi.
“Main permainan Monopoli saja Budi!” kata Eko.
“Oke…main permainan…Monopoli!” kata Budi.
Budi mengambil permainan Monopoli di bawah meja, ya permainan monopoli di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Monopoli dengan baik gitu.
“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.
“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.
“Begini ceritanya!” kata Budi.
“Emmm,” kata Eko.
"Valen dan Mila menjalankan dengan baik rumah tangga. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil anak pertamanya Valen dan Mila. Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Di Jakarta Arbil tinggal dengan baik sih di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Saiful dan Dewi. Rumah tangga yang di jalankan dengan baik Saiful dan Dewi, yaaa dua anak gitu. Anak pertama Saiful dan Dewi adalah Lesti. Anak keduanya Saiful dan Dewi adalah Zahra. Lesti tidak tinggal di Jakarta, ya Lesti tinggal dengan baik di Singapura dengan suami yang bernama Ridho dan anak yang bernama Fattah gitu. Fattah....balita. Ridho anaknya Rara dan Ridwan. Ya Ridwan menjalankan usaha perhiasan emas gitu. Memang sih Ridwan dan Rara tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Ridho memang kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Singapura gitu. Ridho, Lesti, dan Fattah biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Singapura dengan tujuannya happy-happy gitu. Zahra menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Eby yang yatim piatu dari kecil dan tinggal dengan baik di panti asuhan gitu, ya Eby belajar dengan baik sih sampai dewasa gitu berhasil di pendidikan dengan baik jadinya kerja dengan baik sih di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Eby yang bertemu dengan baik Zahra di sebuah kafe, ya Eby jatuh hati pada Zahra gitu. Hubungan pertemanan terjalin dengan baik sih Eby dan Zahra, ya keduanya nyaman banget dan jadian dengan baik gitu. Kisah cinta di jalankan dengan baik Eby dan Zahra gitu. Arbil memang kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAKRA gitu. Pemilik perusahaan PT. CAKRA adalah Redy. Ya Redy yang punya istri yang bernama Tasya, ya keduanya menjalankan dengan baik sih rumah tangga, ya dan anak bernama Aqella gitu. Ya Aqella menjalankan sekolah SMA gitu. Tasya memang punya kekhawatiran sih dengan Redy, ya Redy punya selingkuhan gitu. Ya Redy memang dekat sih dengan cewek yang bernama Della gitu. Ya Della kerjaannya model gitu. Tasya berusaha dengan baik sih mencari kebenaran sih tentang selingkuhannya Redy gitu. Tasya yang curiga sama Redy karena dekat sama Della, ya ternyata Redy tidak ada urusan cinta sama Della gitu. Tasya senang sih bahwa Redy setia dengan Tasya demi anak, ya Aqella gitu. Valen, Mila, dan April memang senang sih Arbil tinggal dan kerja dengan baik sih di Jakarta gitu. Valen menjalankan dengan baik usaha minimarket. Mila kebiasaannya ngumpul dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah…urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Batam gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Ya Afan asalnya dari Bandung gitu. Ya Afan memang tinggal dengan baik tinggal di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Ivan dan Keyla gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Ivan dan Keyla gitu, ya anak sih Sandra. Ya Sandra kerjaannya model gitu. Rakha dan Mala orang tua Afan gitu. Rakha menjalankan usaha toko pakaian gitu. Rakha dan Mala senang sih Afan tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Pertemanan Arbil dan Afan yang baik, ya keduanya biasa sih olahraga tenis sih tujuannya kebugaran tubuh, ya sehat gitu. Arbil dan Afan jalan-jalan sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan kafe gitu. Pemilik kafe adalah Ferdi dan Mutia. Memang sih Ferdi dan Mutia…suami istri gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol sih tentang acara Tv Indosiar DA7 Mega Konser Romantika Irama gitu. Pendapat Arbil dan Afan tentang acara Tv Indosiar DA7 Mega Konser Romantika Irama….bagus gitu. Urusan makanan dan minuman di kafe, ya Arbil dan Afan berpendapat baik sih…makanan dan minuman di kafe enak, yaaa pastinya pelayanannya bagus gitu. Memang Arbil dan Afan di kafe ngobrol dengan baik sih tentang Politik Era Kerajaan Kutai Martadipura gitu. Keinginan Arbil dan Afan ingin ngobrol sih dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Implementasi ekonomi kerakyatan di Indonesia gitu. Obrolan Arbil dan Afan di kafe sekedar obrolan saja sih. Arbil dan Afan seperti biasa sih menjalankan dengan baik kerja di perusahaan gitu. Afan pada masa kuliah dengan baik di Bandung, ya Afan berpacaran sih dengan cewek yang bernama Novia gitu. Hubungan kisah cinta Afan dan Novia putus sih karena Novia memilih menikah dengan Rangga karena orang tua Novia menjodohkan Novia pada Rangga gitu. Ya Rangga memang kaya sih, ya punya usaha pertanian, pertenakan, dan perikanan gitu. Novia menikah dengan baik sama Rangga gitu. Afan patah hati karena Novia menikah dengan Rangga gitu. Sekarang ini, ya Afan telah melupakan dengan baik Novia gitu. Ya sekarang ini…Afan sedang suka dengan cewek yang bernama Sridevi, ya panggilannya Vivi gitu. Ya Sridevi rumahnya tidak jauh dari rumah kontrakan Afan gitu. Vivi menjalankan sekolah SMA dengan baik yang ada di Jakarta gitu. Hari dan Aulia adalah orang tuanya Vivi. Hari menjalankan dengan baik sih usaha bengkel mobil gitu. Afan yang suka dengan Vivi, ya Afan berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan Vivi. Memang sih pertemanan Afan dan Vivi baik sih. Arbil dari masa SMA dan masa kuliah tidak pernah pacaran gitu. Sekarang ini, ya Arbil yang merasa kerjaannya bagus di perusahaan dan keadaan Arbil yang masih jomlo jadi Arbil ingin punya pacar gitu. Cewek yang jadi target Arbil adalah cewek yang kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU gitu, ya cewek namanya Melly gitu. Ya Melly anaknya Gilang dan Rina gitu. Gilang kerjaannya menjalankan usaha toko pakaian gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Melly baik sih. Melly sebenarnya yang sudah putus sama Tama, ya Melly yang masih cinta sama Tama gitu Melly masih memikirkan dengan baik Tama gitu. Kenapa Melly putus sama Tama? Karena Tama menjalankan hubungan kisah cinta dengan Rani gitu. Tama menjalankan usaha dealer mobil dan Rani kerjaannya model gitu. April yang menjalankan sekolah SMA dengan baik, ya April berteman baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Lisa gitu. Lisa anaknya Devan dan Aliya. Devan menjalankan usaha toko Hp gitu. Pertemanan April dan Lisa baik sih, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motornya April sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Afan yang suka dengan Vivi. Usaha Afan berhasil sih jadian dengan Vivi. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Afan dan Vivi gitu. Arbil yang suka dengan Melly. Ya usaha Arbil berhasil jadian dengan Melly. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Arbil dan Afan yang biasa ke kafe gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang Politik Era Kerajaan Tarumanegara gitu. Keinginan Arbil dan Afan tetap sih ingin ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Implementasi ekonomi Islam dalam pelayanan kesehatan gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan di kafe sekedar obrolan saja seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Arbil dan Afan menjalankan kerja dengan baik di perusahaan gitu. April menjalankan sekolah SMA dengan baik dan April berteman baik sama Lisa gitu. Robi kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam, ya Robi berteman baik dengan teman kuliah yang bernama Mohan gitu. Robi anaknya Ryan dan Rianti gitu. Ryan menjalankan dengan baik usaha dealer motor gitu. Mohan anaknya Aditiya dan Widuri. Aditiya masih di penjara gitu. Widuri menjalankan usaha toko Hp gitu. Kenapa Aditiya di penjara? Ya Aditiya kerjaannya pengedar narkoba, ya makanya Aditiya di tangkap dan di penjara sama polisi kepolisan Lapor Pak!. Mohan dan Widuri memilih meninggalkan daerah Jakarta ke daerah Batam dengan tujuannya lembaran baru gitu. Robi dan Mohan yang berteman baik sih, ya keduanya biasa olahraga basket dengan tujuannya kebugaran tubuh, ya sehat gitu. Ya Robi dan Mohan memang sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Memang sih Robi dan Mohan main ke mall gitu, ya mall Nagoya Hill gitu. Di mall, ya Robi dan Mohan ke tempat makan Sushi Rio gitu tujuannya makan dan minum gitu. Ya Robi dan Mohan menikmati dengan baik sih makanan dan minuman di tempat makan Sushi Rio gitu. Pendapat yang baiknya Robi dan Mohan tentang makanan dan minuman di tempat makan Sushi Rio….enak dan juga paling penting sih adalah pelayanan di tempat makan Sushi Rio…bagus gitu jadi Robi dan Mohan merasa nyaman dengan baik di tempat makan Sushi Rio. Robi dan Mohan ngobrol dengan baik sih tentang agama yang di yakini manusia, ya 6 ajaran agama yang berkembang dengan baik di Indonesia gitu. Urusan agama menurut Robi dan Mohan masih sih terjadi perdebatan karena perbedaan gitu, ya tetap harus Toleransi di jalankan dengan baik dengan tujuannya rukun gitu. Robi dan Mohan ngobrolin dengan baik tentang satu ajaran gitu, ya bagi orang-orang ingin mencari kebenaran tentang agama karena perbedaan banyak agama di dunia ini maka bisa saja memilih satu ajaran tersebut tapi ajaran itu ujian berat banget jika gagal di ambang kematian karena Setan, ya mati gitu. Robi dan Mohan menyimpulkan dengan baik sih bahwa kebanyakan manusia takut mati jadi memilih ajaran agama yang ada saja dari pada mencari kebenaran dengan satu ajaran tersebut dan juga kebanyakan manusia ingin menikmati hidup dengan cara ini dan itu karena hidup ini singkat gitu. Keinginan Robi dan Mohan sih ingin ngobrol dengan Walikota Batam tentang Kebijakan Fiskal di Indonesia gitu. Memang sih obrolan Robi dan Mohan sekedar obrolan saja sih seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Batam gitu. Robi dan Mohan menjalankan dengan baik sih kuliah gitu. Robi yang berteman baik sama April, ya Robi suka sama April gitu. Ya rumah Robi dekat rumah April, ya bisa di bilang sih seperti lagu dangdut sih…lima langkah gitu. Robi yang suka dengan April, ya Robi berusaha dengan baik jadian dengan April. Usaha Robi berhasil jadian dengan April gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Mohan senang sih dengan kisah cinta Robi dan April. Lisa senang sih dengan kisah cinta April dan Robi gitu. Robi dan April jalan-jalan dengan baik sih sama motor Robi sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
“Cerita yang bagus,” kata Eko.
“Sekedar cerita saja!” kata Budi.
“Kisah cinta,” kata Eko.
“Emmmmm,” kata Budi.
“Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Lisa,” kata Eko.
“Yaaa begitulah ceritanya!” kata Budi.
“Emmmmm,” kata Eko.
“Emmmmm,” kata Budi.
“Budi dan Eko tetap asik main permainan Monopoli gitu.
No comments:
Post a Comment