CAMPUR ADUK

Thursday, January 8, 2026

KALANK

Malam yang gelap bertabur bintang di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus...FTV di chenel MAXStream, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik.

Isi cerita yang di baca Budi :

Satya Chaudhry diberi tahu oleh dokternya bahwa ia menderita kanker dan akan segera meninggal. Ia kembali ke desa asalnya di daerah Rajputana dan meminta kenalannya, Roop, untuk menemani suaminya, Dev Chaudhry yang mengelola surat kabar liberal. Roop terus menolak lamaran Satya dan menjawab bahwa meskipun ayah Satya telah banyak membantu keluarganya, ia tidak dapat menyeimbangkan keadaan dengan meminta bantuan yang tidak pantas, tetapi kemudian ayahnya, Dharampal, meyakinkannya dan setuju dengan syarat ia akan menikahi Dev dan Satya pun setuju.

Setelah menikah, Dev memberi tahu Roop bahwa dia masih mencintai Satya dan hubungan mereka hanya akan bersifat platonis dan mesra. Roop yang depresi mencari hiburan dalam musik, yang dia mulai pelajari dari seorang ibu kotha , Bahaar Begum. Dia juga mulai bekerja di penerbit milik suaminya, untuk memanfaatkan pendidikannya demi keuntungannya. Roop menyatakan minatnya untuk menulis tentang kondisi Heera Mandi, yaaa daerah tempat kotha itu berada, di mana dia bertemu dengan seorang pandai besi yang suka menggoda wanita bernama Zafar.

Zafar ingin membalas dendam pada orang tuanya, Bahaar Begum dan Balraj Chaudhry (yang meninggalkan Zafar setelah mengakhiri perselingkuhannya dengan Bahaar) dengan merayu Roop, karena ia telah menikah dengan putra sah Balraj, Dev. Roop salah mengartikan niat Zafar dan jatuh cinta padanya. Ia juga mulai menjalin persahabatan dengan Dev, yang membuat Satya bahagia sekaligus sedih. Satya meninggal setelah mendesak Dev untuk memberi Roop kesempatan dan memaafkan Balraj atas perselingkuhannya. Sebagai bagian dari upaya lain untuk mempermalukan Balraj, Zafar memicu kebencian komunal pada temannya, Abdul Khan, dengan menuntut pemisahan India berdasarkan garis agama, yang tidak didukung oleh Balraj dan Dev.

Ketika Balraj menyadari cinta Roop dan Zafar, ia menghadapi Bahaar dan Zafar. Bahaar, yang tidak setuju dengan pendekatan Zafar, memperingatkan Roop dan memberitahunya tentang niat sebenarnya Zafar. Patah hati, Roop menyempurnakan pernikahannya dengan Dev tetapi bersikeras bahwa ia tidak akan pernah bisa mencintainya. Ketika sikap politik Abdul mendapatkan pengaruh, ya kerusuhan terhadap umat Hindu dan Sikh di kota itu terjadi, di mana keluarga Chaudhry memutuskan untuk melarikan diri ke Amritsar dengan bantuan Zafar, tetapi tidak sebelum Saroj, pembantu yang baik hati ditikam sampai mati secara brutal. Zafar mengaku kepada Roop bahwa ia akhirnya jatuh cinta padanya, meskipun niatnya itu sudah ada sejak awal. Saat menaiki kereta, Zafar ditikam di perutnya empat kali dengan belati oleh Abdul, saat Roop dan Dev melarikan diri.

10 tahun kemudian, Roop dan Dev diwawancarai tentang pengalaman mereka oleh Aditya, seorang jurnalis yang mendokumentasikan pemisahan tersebut. Cerita berakhir dengan Roop mengingat Zafar dan suara hati Roop yang mengatakan bahwa warna cinta dan benci adalah merah, tetapi cintalah yang sering kali dicap buruk atau ternoda.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi menikmati dengan baik sih minum kopi dan makan singkong goreng. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Main permainan Ular Tangga saja Budi!” kata Eko.

“Main permainan Ular Tangga. Main lain saja…Eko!” kata Budi.

“Main permainan yang lain. Permainan apa Budi?” kata Eko.

“Tunggu dulu! Aku ambil dulu permainannya!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Budi mengambil permainan di bawah meja dan permainan di taruh di atas meja!” kata Budi.

“Ini…permainannya!” kata Eko.

Eko melihat dengan baik sih permainan di meja.

“Permainan Donkey Kong!!!!!” kata Budi.

“Permainan Donkey Kong. Biasa sih permainan Donkey Kong di game ini dan itu. Budi buat permainan Donkey Kong,” kata Eko.

“Aku suka dengan Donkey Kong jadi aku membuat permainan Donkey Kong,” kata Budi.

“Permainan Donkey Kong gimana mainnya…Budi?!” kata Eko.

“Permainan Donkey Kong…mudah sih Eko…seperti permainan Ular Tangga. Dadu di lempar dengan baik, ya mata dadu yang menunjuk ke atas…maka jumlah mata dadu menunjukkan langkah dari bidak pemain gitu. Jika bidak pemain berada di kotak ada gambar Donkey Kong…maka bidak pemain…maju langkah di sesuai dengan angka yang di tulis di kotak gitu. Jika bidak pemain berada di kotak….ada musuh-musuh Donkey Kong maka permain mundur langkahnya sesuai angka yang tertulis di kotak gitu,” kata Budi.

“Penjelasan Budi  ok…tentang permainan Donkey Kong. Permainan Donkey Kong…mirip permainan Ular Tangga. Main Budi!” kata Eko.

“Ok….main permainan Donkey Kong!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

Eko dan Budi main permainan Donkey Kong dengan baik.

“Film yang berkaitan dengan Donkey Kong….bagus kan Budi?” kata Eko.

“Yaaa bagus sih Eko…tentang film yang berkaitan dengan Donkey Kong!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Donkey Kong gitu.

“Oh…iya…Budi mau cerita apa tidak?” kata Eko.

“Aku mau cerita…Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Valen dan Mila menjalankan dengan baik sih rumah tangganya. Arbil anak pertamanya Valen dan Mila. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik sih di Jakarta. Arbil memang didik dengan baik sama Valen dan Mila, ya makanya Arbil berhasil di pendidikan dan kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU. Ya memang Arbil tinggal di Jakarta…tinggal di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Saiful dan Dewi. Ya Saiful dan Dewi menjalankan rumah tangganya dengan baik, ya anak dua sih. Anak pertama Saiful dan Dewi adalah Lesti. Anak keduanya Saiful dan Dewi adalah Eby gitu. Lesti tidak tinggal di Jakarta, ya Lesti tinggal dengan baik di Jepang dengan suaminya yang bernama Ridho dan anak bernama Aqella. Aqella…balita. Ridwan dan Rara adalah orang tua Ridho. Ridwan menjalankan usaha toko Hp gitu. Ridho memang kerja dengan baik sih di perusahaan yang ada di Jepang gitu. Ridho yang tinggal dan kerja dengan baik di Jepang, ya Ridho merasakan dengan baik sih kompetisi dari usaha-usaha yang di jalankan orang-orang yang tinggal dengan baik di Jepang gitu, yaaa bagi yang memahami ilmu agama sih…hasil adalah rezeki masing-masing gitu. Ridho, Lesti, dan Aqella….memang tinggal di komunitas orang-orang Indonesia yang tinggal dan kerja dengan baik di Jepang gitu. Ridho dan Lesti memang berbaur dengan orang-orang asli Jepang di lingkungan sekitar rumah dan juga di tempat kerja Ridho di perusahaan gitu. Ridho dan Lesti memang menilai dengan baik sih budaya dan tradisi orang-orang Jepang tetap di jalankan dengan baik gitu. Ridho, Lesti, dan Aqella…memang biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jepang dengan tujuannya happy-happy gitu. Eby memang menjalankan dengan baik sih kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Ya Eby memang berpacaran dengan Zahra gitu. Zahra anaknya Irfan dan Rina gitu. Rina telah lama meninggal gitu. Irfan memang punya istri baru yang bernama Amanda gitu. Zahra memang menerima Amanda jadi Ibu tirinya Zahra gitu. Zahra memang satu fakultas dengan Eby. Irfan kerjaannya menjalankan usaha toko elektronik gitu. Ada yang tidak suka dengan Zahra gitu, ya orang itu adalah Sandra. Ya Sandra mantannya Eby. Ardian dan Jelita adalah orang tuanya Sandra. Ardian menjalankan usaha dealer mobil gitu. Sandra ingin balikan sama Eby, ya jadi Sandra membuat siasat sih dengan menyingkirkan Zahra gitu. Sandra beda fakultas dengan Eby dan Zahra gitu. Sandra berteman baik sama Zahra gitu. Sandra menaruh kalung emas di tas Zahra. Dengan pura-pura kehilangan kalung emas, ya di periksa dengan baik semua orang gitu dan kalung emas berada di dalam tasnya Zahra gitu. Zahra yang tertuduh mencuri, ya jadinya Zahra di masukkan kepenjara gitu. Zahra memang membela diri bahwa dirinya tidak mencuri kalungnya Sandra gitu. Zahra kena fitnah, ya jadi meratap di penjara dan Zahra ibadah dengan baik untuk bisa keluar dari penjara gitu. Eby bersama orang tuanya berusaha mengungkap sih…siapa yang menfitnah Zahra? . Sandra dan Eby memang dekat sih. Nama Zahra buruk sih karena masuk penjara gitu. Eby dekat dengan Sandra gitu, ya Eby curiga dengan Sandra yang mau memisahkan Eby dan Zahra dengan rencana menfitnah Zahra mencuri kalung emas Sandra dan Zahra di penjara gitu. Rencana Eby berhasil sih dekat sama Sandra bahwa memang sih Sandra yang menfitnah Zahra mencuri kalung emasnya Sandra gitu. Zahra terbukti tidak bersalah, ya nama baiknya di pulihkan dengan baik dan Zahra keluar dari penjara gitu. Sandra di penjara gitu. Ya Sandra kesal di penjara gitu. Zahra bersyukur dengan baik berkat ibadahnya jadinya Zahra keluar dari penjara dan orang yang memfitnah Zahra mendapat balasan setimpal gitu…Sandra masuk penjara gitu. Hubungan kisah cinta Eby dan Zahra baik gitu. Arbil kerja dengan baik di perusahaan gitu. Valen, Mila, dan April…senang sih Arbil tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Valen tetap menjalankan dengan baik usah bengkel mobil. Mila seperti biasa sih ngumpul-ngumpul dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah…urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Batam gitu. Arbil berteman baik dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Afan sedang dekat dengan cewek yang bernama Sridevi, ya panggilannya Sri gitu. Sri anaknya Devan dan Aliya. Devan menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Sri memang kerja dengan baik di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Pemilik perusahaan adalah Fattah gitu. Sri memang punya anak sih yang bernama Aletta gitu. Aletta menjalankan sekolah TK gitu. Afan awalnya memperkirakan sih Sri janda anak satu, ya karena Afan berteman baik sama Sri jadi Afan jadi tahu deh bahwa Aletta anak angkat Sri gitu. Ya orang tua Aletta meninggal karena kecelakaan motor gitu, ya Aletta yang yatim piatu di angkat anak sama Sri karena orang tua Aletta teman baik Sri. Rakha dan Mala adalah orang tua Aletta gitu. Hubungan perteman baik Afan dan  Sri baik sih, ya keduanya ada rasa sih. Aletta suka sama Afan gitu. Afan dan Sri yang saling suka sih jadinya jadian dengan baik gitu. Fattah suka sama Sri, ya Fattah ingin bersama Sri gitu. Afan jadinya menegaskan dengan baik sih pada pada Fattah bahwa Sri adalah pacar Afan gitu. Sri yang tidak tertarik dengan Fattah dan Fattah ingin bersama Sri gitu, ya jadi Sri memutuskan dengan baik keluar dari perusahaan Fattah dan Sri kerja dengan baik di perusahaan di tempat Afan bekerja gitu. Arbil memang senang sih dengan kisah cinta Afan dan Sri gitu. Afan dan Sri merencanakan menikah dengan baik, ya Aletta senang sih Afan jadi Ayah Aletta gitu. Arbil sedang dekat sih dengan teman kerja yang bernama Melly gitu. Ya Melly anaknya Ivan dan Keyla gitu. Ivan menjalankan usaha toko pakaian gitu. Melly pernah pacaran sih sama Tama pada masa kuliah gitu. Kenapa Melly dan Tama putus kisah cinta? Ya karena Tama selingkuh dengan Mawar gitu. Sekarang sih Melly telah melupakan dengan baik sih Tama gitu. Melly yang berteman baik sama Arbil, ya Melly suka sih dengan Arbil gitu. Arbil pada masa kuliah di Batam pernah sih suka sama cewek yang bernama Tasya. Ya Arbil di tolak sama Tasya dan Tasya menjalin kisah cinta dengan Akbar gitu. Hubungan kisah cinta Tasya dan Akbar berjalan dengan baik sih sampai sekarang, ya keduanya kerja dengan baik di perusahaan PT. CAKRA yang ada di Batam gitu. Sekarang sih Arbil memang telah melupakan dengan baik sih Tasya gitu. Arbil yang suka dengan Melly, ya Arbil ingin jadian sih dengan Melly gitu. Arbil yang berteman baik sama Afan, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favorit Arbil dan Afan sih…kafe gitu. Pemilik kafe adalah Vilmei dan Andi Law gitu. Memang sih Andy Law dan Vilmei…suami istri, ya memang sih keduanya keturunan China dan agamanya Islam gitu. Arbil dan Afan di kafe ngobrol dengan baik sih tentang Politik Era Kerajaan Singasari. Pendapat Arbil dan Afan sih tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Keinginan Arbil dan Afan ingin ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang ekonomi syariah berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Jakarta gitu. Memang sih obrolah Arbil dan Afan di kafe sekedar obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. Arbil yang berteman baik sama Melly, ya keduanya saling suka gitu jadinya jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Afan senang sih kisah cinta Arbil dan Melly gitu. Arbil dan Melly jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Arbil sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil dan Melly ada rencana menikah gitu. April yang menjalankan sekolah SMA dengan baik, ya April berteman baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Lisa. Lisa anaknya Farhan dan Jihan. Farhan kerjaannya dokter di rumah sakit yang ada di Batam gitu. April suka sih dengan teman satu kelas yang bernama Robi gitu. Ya Robi anaknya Andre dan Ayu. Andre menjalankan usaha dealer motor gitu. April cukup suka saja sama Robi karena April ingin fokus sekolah SMA gitu. Robi suka sih dengan April, ya Robi cukup berteman baik sama April gitu dan Robi fokus sekolah SMA gitu. Lisa memang berpacaran sih dengan Ryan gitu. Ryan anaknya Udin dan Lira gitu. Udin menjalankan usaha rumah makan Seafood gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Ryan dan Lisa baik sih, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Ryan ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Valen dan Mila yang menjalankan rumah tangganya dengan baik, ya keduanya menjalankan liburan ke Singapura dengan tujuannya sih merayakan hari pernikahan keduanya gitu. Bengkel mobil yang menjalankan adalah kakek Ramzi dan April selama Valen dan Mila liburan di Singapura gitu. Ya di Singapura…Valen dan Mila menikmati dengan baik moment kebersaman keduanya, ya kisah cinta memang di abadikan dengan baik sih di foto dan di videoin di Hp gitu. Valen dan Mila…happy-happy di Singapura gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Begitulah ceritanya,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!!!!!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Pertemanan dengan baik sih tokoh April dan tokoh Lisa,” kata Eko.

“Yaaa begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Donkey Kong gitu.

Tuesday, January 6, 2026

PANIPAT

"Malam hari. Bulan setengah bersinar dengan baik di langit," kata Budi.

Memang seperti biasa sih...Budi duduk santai di depan rumahnya sambil minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Eko.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita yang baca Budi :

Bahasa Indonesia: Pada tahun 1758, Kekaisaran Maratha telah mencapai puncaknya di bawah pimpinan Peshwa Balajj Baji Rao alias Nana Saheb. Komandan Maratha Raghunath Rao, saudara Peshwa, Shamsher Bahadur, yaaa saudara tiri Peshwa, dan Sadashiv Rao Bhau, yaaa sepupu Peshwa, mengalahkan Nizam dari Hyderabad dan komandan artileri Ibrahim Khan Gardi. Sadashiv memasukkannya ke dalam Tentara Maratha sebagai komandan artileri mereka. Mereka pulang ke ibu kota Kekaisaran di Pure. Karena tekanan dari istrinya Gopika Bai, yaaa Peshwa menunjuk Sadashiv sebagai menteri keuangan Kekaisaran untuk mendukung putra Peshwa, Vishwas Rao, yaaa yang diterimanya dengan enggan.

Sadashiv membuat daftar orang-orang yang gagal membayar Chauth kepada Kekaisaran Maratha tepat waktu, dan mencatat bahwa Kepala DPR Rohillakhand Najib ad-Dawlah memiliki jumlah pajak terutang terbesar. Najib, yang takut pada Maratha, mengundang Ahmad Shah Abdali ke Delhi. Berita tentang aliansi ini sampai ke Pune, bersamaan dengan berita tentang pembunuhan jenderal Maratha Dattaji Shinde oleh Najib ketika ia datang untuk menagih Chauth darinya.

Peshwa menunjuk Raghunath Rao sebagai komandan pasukan Maratha untuk melawan Abdali dan mempertahankan Delhi. Raghunath meminta sejumlah besar uang, yang ditolak Sadashiv, dengan alasan kondisi keuangan setelah pertempuran berturut-turut. Oleh karena itu, Raghunath menolak untuk maju ke utara, yang menyebabkan Peshwa menunjuk Sadashiv sebagai panglima tertinggi pasukan Maratha, di bawah pimpinan Vishwas Rao. Pasukan tersebut, bersama sejumlah besar wanita, anak-anak, dan peziarah memulai perjalanan panjang dan sulit mereka ke utara.

Mereka mulai membuat aliansi dengan kerajaan lain, termasuk Maharaja Suraj Mal dan Nawab Shuja-ud-Daulah, dan berhasil, dengan ukuran pasukan mereka tumbuh menjadi 50.000 orang. Abdali juga membuat aliansi, mengambil keuntungan dari kebencian raja Rajput terhadap Maratha. Sadashiv dan para komandan menerima intelijen bahwa Abdali telah berkemah di sisi lain Yamuna dan melihat bendera Shuja bersama dengan bendera Abdali, mengungkapkan bahwa Nawab telah beralih kesetiaan. Karena hujan lebat, Maratha tidak dapat membangun jembatan untuk menyeberangi Yamuna. Sadashiv memutuskan untuk berbaris ke utara dan merebut Delhi dan kemudian menyeberangi Yamuna untuk mengalahkan Abdali.

Najib menerima intelijen bahwa Maratha telah mundur, dari mana Abdali menyimpulkan bahwa mereka berbaris ke utara ke Delhi. Dia menyarankan agar mereka juga berbaris ke utara dan menyeberangi Yamuna. Sementara itu, Maratha merebut Delhi. Setelah mengetahui orang-orang Afghanistan mengejar Maratha, Sadashiv memutuskan untuk secara strategis merebut Benteng Kunjpura dan akhirnya melakukan pembantaian di sana terhadap orang-orang Afghanistan yang tak berdaya yang berangkat dari kolom utama mereka, yang membuat Abdali marah sedemikian rupa sehingga dia segera bereaksi dengan menyeberangi Yamuna yang membengkak di tengah hujan lebat. Hal ini membuat Maharaja Patiala, Ala Singh, yaaa tidak dapat mengirim tentaranya. Makanan mulai berkurang, dan tentara Maratha serta warga sipil terpaksa tidak makan. Meskipun kedatangan Raja Aradhak Singh memberikan sedikit kelegaan bagi kamp Maratha, tetapi segera setelah berkemah di Panipat, yaaa Abdali menyusul Maratha dan berhadapan langsung. Namun, setelah mendengar kemungkinan kudeta di ibu kotanya di Kandahar, yaaa Abdali mengatur gencatan senjata dengan Sadashiv tetapi membatalkannya setelah Sadashiv tidak setuju dengan persyaratan Abdali. Setelah kedua belah pihak memutuskan strategi dan formasi, mereka bersiap untuk konfrontasi terakhir.

Parvati Bai dan warga sipil serta peziarah tinggal di kamp kecil di belakang, dan Vishwas berjanji kepada Sadashiv bahwa ia tidak akan pernah turun dari gajahnya selama pertempuran demi perlindungannya sendiri. Tembakan artileri dimulai oleh kedua belah pihak, dengan kerusakan besar yang terjadi pada pasukan Abdali karena kepemimpinan Ibrahim Khan. Para penembak juga mulai menyerang. Infanteri kemudian memulai serangan utama, dengan Maratha yang berhasil. Dilanda rasa takut, banyak prajurit pasukan Abdali mundur, tetapi Abdali mengancam mereka dengan hukuman berat dan memaksa mereka untuk kembali berperang. Sementara itu, saat melihat Shamsher terluka, Vishwas turun dari gajahnya untuk melindunginya. Sadashiv menangkis orang-orang Afghanistan yang menyerang pangeran muda itu, tetapi Vishwas tertembak hingga tewas. Ini merupakan pukulan besar bagi moral Maratha, yang mulai kehilangan pijakan sejak saat itu. Satu per satu, kepala suku Maratha terluka atau terbunuh. Araadhak Singh tiba-tiba mundur dari pertempuran. Kemudian terungkap bahwa ia marah dengan Maratha karena pajak tinggi yang dikenakan kepada mereka, jadi ia diam-diam bersekutu dengan Abdali. Melihat gelombang pertempuran berubah, Malhar Rao mundur dari medan perang dan mengawal para warga sipil ke tempat yang aman, seperti yang dijanjikan kepada Sadashiv pada malam pertempuran. Tentara Abdali mendekati Sadashiv tetapi ia dengan berani melawan, menderita luka serius. Ia akhirnya menyerah pada luka-lukanya dan meninggal.

Kembali di Pune, Parvati Bai meninggal karena kesedihan. Abdali mengirim surat kepada Peshwa, memuji keberanian dan kejantanan Sadashiv. Epilog mengungkapkan bahwa meskipun menang, Abdali tidak pernah kembali ke India. Di bawah kepemimpinan Peshwa Madhav Rao, yaaa para jenderal Mahadaji Shinde dan Tukoji Rao Holkar merebut kembali Delhi sepuluh tahun kemudian, menjadikan Maratha sebagai kekuatan dominan sekali lagi.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi menikmati dengan baik sih minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Main permainan Zahtura saja Budi!” kata Eko.

“Oke….main permainan Zahtura!” kata Budi.

Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan Zahtura dengan baik gitu.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“April tinggal dengan baik di Batam dengan kedua orang tuanya. Valen dan Mila adalah kedua orang tuanya April dan Arbil. Ya Arbil adalah abangnya April gitu. Valen dan Mila menjalankan usaha rumah makan Seafood. April membantu sih usaha Valen dan Mila menjalankan usaha rumah makan Seafood gitu. Ya Valen dan Mila yang menjalankan usaha rumah makan Seafood ada kebanggaan gitu karena Walikota Batam pernah datang ke rumah makan Valen dan Mila, ya Walikota berpendapat sih…makanan dan minuman di rumah makan Valen dan Mila….enak gitu. Memang sih Valen dan Mila berfoto dengan baik sama Walikota Batam, ya dan foto di pajang di dinding yang ada di rumah makan gitu jadi semua orang yang ke rumah makan Valen dan Mila melihat dengan baik foto Valen dan Mila dengan Walikota Batam gitu. April memang membuat YouTobe tentang rumah makan orang tuanya…rumah makan Seafood tujuannya sih sama seperti orang-orang yang membuat YouTobe tentang rumah makan gitu….untuk mempromosiin dengan baik rumah makan dengan baik gitu, ya agar rumah makan banyak orang yang datang ke rumah makan untuk menikmati dengan baik makanan dan minuman yang enak gitu. Respon YouTobe yang di buat April bagus karena banyak penontonnya jadi April melanjutkan membuat YouTobe dengan ceritanya sih…April memasak makan ini dan itu dengan baik. Membuat YouTobe di usahakan dengan baik sama April sih, ya jadinya menghasilkan uang gitu. Memang sih April kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Uang yang di dapatkan dari YouTobe di gunakan dengan baik sama April sih untuk infak, sodakoh, zakat, dan membayar biaya kuliah dengan baik gitu. Valen punya adik sih yang bernama Tasya gitu. Tasya tinggal dengan baik di Singapura dengan suaminya bernama Budi. Ya Budi memang kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Singapura gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Budi dan Tasya gitu, ya bahagia dengan anak yang bernama Aqella gitu. Ya Aqella kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Singapura gitu. Keadaan di Singapura, ya kompetisi dengan baik sih dari usaha-usaha orang-orang yang tinggal dengan baik di Singapura gitu, ya bagi yang memahami dengan baik ilmu agama sih…rezeki masing-masing gitu. Memang sih Tasya, Budi, dan Aqella tinggal dengan baik di kawasan komunitas orang Indonesia yang tinggal dengan baik di Singapura gitu. Pemerintahan Singapura menjalankan dengan baik sih sistem kerja demi rakyat Singapura dan juga untuk orang-orang pendatang yang tinggal dan kerja dengan baik di Singapura gitu. Tasya, Budi, dan Aqella jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Singapura dengan tujuannya happy-happy gitu. Cerita Arbil sih berhasil di pendidikan karena didikkan Ayah dan Ibu jadi Arbil tinggal dengan baik di Amerika dengan istri tercinta bernama Zahra gitu dan memang Arbil kerja dengan baik di perusahaan yang ada di Amerika gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Arbil dan Zahra, ya bahagia gitu dengan anak bernama Fattah. Ya Fattah balita gitu. Memang sih Arbi, Zahra, dan Fattah tinggal di kawasan komunitas orang Indonesia yang tinggal dengan baik di Amerika gitu. Keadaan Amerika, ya kompetisi sih urusan usaha-usaha orang-orang yang tinggal dengan baik di Amerika gitu dan hasil sih….bagi yang memahami ilmu agama sih…..rezeki masing-masing gitu. Arbil, Zahra, dan Fattah…jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Amerika dengan tujuannya happy-happy gitu. April punya teman baik sih yang bernama Mutia gitu. Ya Mutia menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. April dan Mutia memang satu fakultas gitu. Fildan dan Melly adalah orang tuanya Mutia gitu. Fildan kerjaannya pengacara gitu. April dan Mutia biasa sih jalan-jalan dengan motornya Mutia gitu, ya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya April dan Mutia adalah kafe gitu. Kafe pemilik adalah Gibran dan Adara. Ya Gibran dan Adara…suami istri. Di kafe, ya April dan Mutia ngobrol dengan baik sih tentang Politik Era Orde Baru gitu. Pendapat April dan Mutia tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Ya keinginan Mutia dan April sih ngobrol dengan Walikota Batam tentang Politik Perubahan Sosial Ekonomi gitu. Memang sih obrolan April dan Mutia sekedar obrolan saja sih di kafe, ya seperti obrolan orang-orang yang pendidikan tinggi dan tinggal dengan baik di Batam gitu. April dan Mutia seperti biasa sih kuliah dengan baik gitu. Mutia yang berteman baik sama Yusuf, ya Mutia suka dengan Yusuf. Ya Yusuf anaknya Ridho dan Lesti. Ridho menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Yusuf memang satu fakultas dengan Mutia gitu. Della yang berteman baik sama Yusuf, ya Della menyukai dengan baik Yusuf. Della satu fakultas dengan Yusuf gitu. Della anaknya Rara dan Ridwan gitu. Ya Ridwan menjalankan usaha toko Hp gitu. Yusuf berteman baik dengan Robi. Ya Robi satu fakultas dengan Yusuf gitu. Robi anaknya Afan dan Sridevi. Ya Afan menjalankan dengan baik sih usaha dealer motor gitu. Robi dan Yusuf yang berteman baik, ya keduanya biasa sih main basket gitu dengan tujuannya sih kebugaran tubuh, ya sehat gitu. Robi dan Yusuf biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing gitu ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Yusuf dan Robi adalah kafe gitu. Kafe pemiliknya Ivan dan Sandra. Memang sih…Ivan dan Sandra…suami istri gitu. Di kafe, ya Yusuf dan Robi biasa sih ngobrol dengan baik sih tentang  Politik Era Orde Lama gitu. Pendapat Yusuf dan Robi tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Keinginan Yusuf dan Robi sih…ingin ngobrol dengan Walikota Batam tentang Politik Perubahan Hukum gitu. Memang sih obrolan Yusuf dan Robi sekedar obrolan saja sih di kafe, ya seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi dan tinggal dengan baik di Batam. Yusuf dan Robi seperti biasa sih menjalankan kuliah dengan baik gitu. Yusuf yang berteman baik sama Mutia dan Della gitu. Yusuf sukanya Mutia gitu dari pada Della gitu. Yusuf menyatakan cinta dengan baik sih sama Mutia gitu. Mutia menerima Yusuf karena Mutia suka dengan Yusuf gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Mutia dan Yusuf gitu. Della yang tidak bisa jadian dengan Yusuf, ya Della memutuskan dengan baik fokus kuliah saja gitu. Robi senang sih dengan kisah cinta Yusuf dan Mutia gitu. April senang sih dengan kisah cinta Mutia dan Yusuf gitu. Ya Yusuf dan Mutia jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Yusuf ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy gitu. Robi dan April yang berteman baik karena memang keduanya satu fakultas gitu. Ya Robi dan April, ya ada rasa sih gitu. Yusuf dan Robi biasa sih ke kafe gitu. Di kafe, ya Yusuf dan Robi ngobrol dengan baik sih tentang Politik Era B.J. Habibie gitu. Tetap sih keinginan Yusuf dan Robi sih ingin ngobrol dengan Walikota Batam tentang  Kebijakan Politik yang berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia gitu. Memang sih obrolan Yusuf dan Robi di kafe sekedar obrolan saja sih, ya seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Batam gitu. Yusuf dan Robi seperti biasa sih menjalankan dengan baik kuliah gitu. Robi yang berteman baik sama April, ya keduanya nyaman gitu jadi keduanya memutuskan dengan baik sih jadian gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Yusuf senang sih dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Mutia senang sih dengan kisah cinta April dan Robi gitu. Robi dan April jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Robi sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitu ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Kisah pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Mutia,” kata Eko.

“Ya begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Zahtura gitu.

JUBILEE

Malam yang gelap gitu, ya bulan bersinar dengan baik dan bintang berkelap-kelip di langit gitu. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...seni dan kebudayaan suku Semendo di chenel TVRI, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai sih di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, yaaa sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

Isi cerita yang baca Budi :

Tepat sebulan sebelum Kemerdekaan India dan Pakistan, yaaa produser bonafide, Shrikant Roy, yang memiliki studio, Roy Talkies, di Bombay, yaaa saat ini sedang mencari aktor baru untuk debut dan berakting dalam film terbarunya, Sunghursh, yaaa sebagai protagonis. Ia berharap untuk memberikan nama samaran, 'Madan Kumar', kepada orang yang terpilih. Seorang aktor teater, Jamshed Khan, dipilih. Namun, Jamshed saat ini terlibat dalam hubungan di luar nikah dengan Sumitra Kumari, seorang aktris Bollywood terkenal dan istri Roy. Mereka berdua berencana untuk melarikan diri ke Karachi. Binod Das, anak proyektor Roy Talkies dan tangan kanan Roy, dikirim ke Lucknow untuk membawa Jamshed dan Sumitra kembali ke studio.

Dalam perjalanan kereta ke Lucknow, Binod bertemu dengan penulis drama Jay Khanna, sahabat Jamshed, yang keluarganya memiliki perusahaan teater di Karachi. Binod mencoba meyakinkan Kumari untuk kembali ke Bombay bersamanya, tetapi dia tetap teguh pada keputusannya dan tidak bergeming. Binod bertemu dengan Jamshed, yang akan berakting dalam produksi teater Hamlet,. menggunakan alias yang berbeda. Dia secara tidak langsung mengancam Jamshed tentang akibat tidak berakting dalam film baru Roy. Namun, Jamshed diam-diam menyelinap keluar dari teater untuk pergi ke Karachi dengan kereta api. Saat kerusuhan pecah sebagai akibat dari pengumuman Pemisahan, Jamshed tidak dapat menemukan tumpangan ke stasiun kereta. Namun, Binod menawarinya tumpangan, tidak sebelum Jamshed secara keliru mengetahui identitas asli Binod. Jamshed menyerang Binod, menyebabkan mobilnya berbelok di luar kendali dan jatuh di jalan. Binod melepaskan diri dari bangkai kapal, meninggalkan Jamshed terperangkap di dalam.

Mengungkapkan rencananya untuk mengambil alih peran Madan Kumar untuk dirinya sendiri, Binod memukuli Jamshed hingga pingsan. Namun, sekelompok perusuh datang memergoki mereka, dan Binod berhasil melarikan diri sebelum ditemukan oleh Jay. Dengan Binod dan Jay yang menyaksikan dari gang di dekatnya, para perusuh menyerang Jamshed, memukulinya hingga tak sadarkan diri sebelum membawanya pergi dan membunuhnya. Saat kembali ke Bombay, Binod memberi tahu semua orang bahwa Jamshed pergi ke Karachi. Saat ditanyai oleh Roy, dia berhasil mengalihkan perhatiannya dengan mengikuti audisi di depannya. Karena sangat terkesan, Binod dipilih untuk peran tersebut dan diberi nama samaran 'Madan Kumar'. Namun Sumitra Kumari curiga padanya, dan gagal menyabotase tes layar Binod. Roy berhasil mengambil foto Binod yang memukuli Jamshed hingga pingsan di Lucknow, sebelum kematiannya, yang disimpannya. Sementara itu, Jay, yang keluarganya telah kehilangan perusahaan teater dan rumah mereka di Karachi, datang ke Bombay sebagai pengungsi. Ia bercita-cita menjadi sutradara terkenal lewat ceritanya, Taxi Driver, yang ingin ia ajak Jamshed bermain. Ia jatuh cinta pada tawaif, Niloufer.

Naskah Jay ditolak oleh Roy, semata-mata karena pahlawannya miskin. Dia kemudian mencoba untuk menceritakannya kepada pemodal Roy, Shamsher Walia, tetapi ditolak lagi, karena Walia tidak ingin memproduksi film. Setelah Roy dan dia berselisih, Jay menghadapi Walia karena ketidakmampuannya mengambil risiko. Walia setuju dan memproduksi film Jay, membantunya membuat studionya sendiri. Jay dan Walia akhirnya diadu melawan Roy dan Madan Kumar. Setelah Taxi Driver dirilis dengan sambutan hangat, Madan mencoba untuk mendapatkan Niloufer di pihaknya dengan menjadikannya pemain dalam film berikutnya, Raj Mahal. Dia lebih dari senang karena dia mengagumi Madan. Mereka memulai perselingkuhan, yang segera diketahui Jay. Dia kemudian bertengkar di depan umum dengan Madan, yang menjadi berita.

Jay kemudian mengambil Sumitra Kumari sebagai pahlawan wanita untuk film berikutnya, Baiju Awara. Film ini menjadi hit besar, karena koneksi instan dengan kelas menengah, yaaa sementara Raj Mahal gagal total, karena Roy mengubah cerita pada menit terakhir untuk menyesuaikan skandal kehidupan nyata Madan dan Niloufer. Jay menjadi bintang besar. Pratap Singh, seorang guru yang telah membantu Jay setelah pemisahan dan sekarang bekerja di studionya ingin menikahkannya dengan putrinya Kiran. Tapi Jay masih mencintai Niloufer dan menghiburnya setelah dia berpisah dari Madan. Dia juga terpesona oleh teknologi baru cinemascope yang akan diperkenalkan oleh Roy. Roy mengundangnya untuk bekerja dengannya tetapi Walia menentangnya karena film tersebut akan melibatkan teknologi Amerika dan Jay berada dalam perjanjian dengan pemerintah Soviet.

Madan bertemu dengan perwakilan Soviet, menjanjikan mereka bahwa adiknya Naren Das akan memainkan peran utama dalam film propaganda mereka di bawah naungannya. Untuk membebaskan diri dari Roy Talkies, Madan menggunakan surat pemerintah palsu untuk membujuk Roy (seorang penjudi yang sering berjudi) untuk menginvestasikan semua uang Roy Talkies ke dalam saham kapas, kemudian memberi tahu Departemen Pajak Penghasilan. Polisi kemudian menyerbu Roy Talkies dan menahan Roy. Bingung dengan pengkhianatan Madan, Roy bunuh diri, tetapi sebelum melakukannya menyiapkan sebuah amplop untuk Sumitra. Di dalam amplop itu, Sumitra menemukan foto-foto yang membuktikan bahwa Madan membunuh Jamshed. Madan didakwa dengan pembunuhan yang mencoreng citranya. Jay dipanggil ke pengadilan sebagai saksi, tetapi dia berbohong sebagai imbalan atas Madan yang menyelamatkannya selama kerusuhan dan persahabatan mereka sebelumnya, mengklaim bahwa Madan mencoba menyelamatkan Jamshed Khan dari mobil dan hanya memukulnya hingga pingsan sehingga dia tidak akan menderita kematian yang menyakitkan di tangan para perusuh. Sumitra yang putus asa bunuh diri.

Panggilan telepon Jay dan Niloufer direkam oleh Soviet, di mana Jay mengakui bahwa Madan tidak mencoba menyelamatkan Jamshed dan malah meninggalkannya untuk mati. Pratap Singh menggunakan panggilan tersebut untuk memeras Jay, dan untuk menyelamatkan studio dan kariernya, ia menikahi Kiran, meninggalkan Niloufer di Pune. Binod pensiun dari dunia akting dan meninggalkan Bombay bersama istrinya, sementara adik laki-lakinya Naren kabur dari rumah dan menjadi pengemis di jalanan Bombay. Setelah kedua pemiliknya meninggal, Roy Talkies ditutup. 

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja. 

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi menikmati dengan baik sih minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi gitu, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Langsung saja Budi….main permainan Monopoli!!!!!” kata Eko.

“Oke….main permainan Monopoli!!!!!” kata Budi.

Budi mengambil permainan Monopoli di bawah meja, ya permainan Monopoli di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main dengan baik sih main permainan Monopoli gitu.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Valen dan Mila menjalankan dengan baik sih rumah tangga. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil anak pertamanya Valen dan Mila. Ya Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Memang sih Arbil di Jakarta tinggal di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Rara dan Ridwan. Rumah tangga yang di jalankan Ridwan dan Rara baik, ya bahagia dengan dua anak. Anak pertamanya Ridwan dan Rara adalah Mala. Anak keduanya Ridwan dan Rara adalah Adara. Mala memang kerjaanya pramugari pesawat Garuda gitu. Mala memang berpacaran dengan baik sih sama Rakha. Ya Rakha anaknya Saiful dan Dewi. Ya Saiful menjalankan usaha toko Hp. Rakha kerjaannya pilot pesawat Garuda gitu. Hubungan kisah cinta Rakha dan Mala baik, ya keduanya ada rencana menikah gitu. Adara menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta. Memang sih Adara berpacaran sih dengan Gibran gitu. Ya Gibran satu fakultas satu tempat kuliah dengan Adara. Ya Gibran memang kaya karena orang tuanya sih kaya gitu. Gilang dan Rina adalah orang tuanya Gibran. Gilang menjalankan dengan baik sih perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Ya Gilang punya mainan asik sih, ya pacaran dengan Cinta gitu. Cinta adalah cewek program komputer yang ada di Hp Gilang gitu. Terkadang Rina cemburu dengan ulah Gilang yang pacaran dengan Hp yang ada program cewek Cinta gitu. Gilang tetap asik-asik saja sih dengan Cinta di Hp Gilang gitu, ya tidak peduli dengan cemburunya Rina gitu karena lawan Rina kan cuma cewek khayalan saja sih. Adara yang menjalankan pacaran dengan baik sama Gibran gitu. Gibran adalah cowok satu-satunya yang di cintai Adara gitu, ya Adara tidak punya mantan gitu. Gibran lumayan sih mantannya, ya ada tiga gitu. Adara selalu menyiapkan hatinya jika Gibran bertemu dengan tiga mantannya. Memang sih Gibran tetap berteman baik sama tiga mantannya, ya Tasya, Stefani, dan Novia gitu. Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan PT. JAYA yang ada di Jakarta. Valen, Mila, dan April senang saja sih dengan Arbil yang tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Valen seperti biasa sih menjalankan usaha bengkel mobil. Mila seperti biasa sih ngumpul dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah…urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Batam gitu. April berteman baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Tasya. Ya Tasya anaknya Hari dan Aulia. Hari menjalankan usaha toko perhiasaan emas gitu. April dan Tasya yang berteman baik sih, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan motor April sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Ya Afan anaknya Fildan dan Selfi gitu. Fildan menjalankan usaha toko pakaian gitu. Afan memang anak pertamanya Fildan dan Selfi. Zahra anak keduanya Fildan dan Selfi gitu. Zahra menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Arbil yang berteman baik dengan Afan, ya memang Arbil pernah ke rumah Afan gitu jadi Arbil bertemu dengan Zahra gitu. Arbil jatuh hati sih pada pandangan pertama sih dengan Zahra gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Zahra baik sih. Arbil dan Afan yang berteman baik, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan sih kafe. Ya kafe pemiliknya Ferdi dan Dinda. Memang sih Ferdi dan Dinda…suami istri. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang Politik Budi Utomo gitu. Memang sih Arbil dan Afan berpendapat dengan baik sih tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Ya Arbil dan Afan keinginannya sih ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Politik Nasional Indonesia gitu. Ya memang sih obrolan di Arbil dan Afan di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang tinggal dengan baik di Jakarta. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. Afan sekarang ini sedang suka dengan cewek yang bernama Sridevi. Ya Sridevi memang penyanyi dangdut dari satu panggung ke panggung yang lain gitu. Ridho dan Lesti adalah orang tuanya Sridevi. Ridho menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Hubungan pertemanan Afan dan Sridevi baik sih. Afan pernah di tolak cewek sih pada masa SMA, ya ceweknya namanya Suci dan juga pada masa kuliah, ya namanya Lisa gitu. Sridevi yang kerjaannya penyanyi dangdut, ya memang Sridevi cantik dan bodynya bagus gitu….makanya Sridevi di sukai dengan baik sih banyak cowok gitu. Ivan yang kerja dengan baik di perusahaan PT. CAKRA, ya Ivan suka dengan baik sama Sridevi. Ivan anaknya Kenzo dan Mutiara. Kenzo menjalankan usaha toko elektronik. Ivan menjalankan pendekatan dengan baik dengan Sridevi, ya pertemanan Ivan dan Sridevi baik gitu. Afan yang tahu sih bahwa Sridevi di dekatin sama Ivan jadi Afan bersaing dengan baik sama Ivan urusan Sridevi gitu. Arbil sebagai teman baiknya Afan sih, ya Arbil mendukung dengan baik sih Afan untuk jadian sama Sridevi karena Afan suka dengan baik sih sama Sridevi gitu. Arbil pada masa kuliah di Batam pernah di tolak sama cewek sih, ya nama cewek Jihan gitu. Sekarang ini…Arbil sedang suka dengan teman kerja yang bernama Melly gitu dan juga Zahra gitu. Melly anaknya Wika dan Rafi gitu. Rafi menjalankan usaha toko kain gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Melly baik gitu. April dan Tasya yang menjalankan sekolah SMA dengan baik gitu. Ya April dan Tasya suka dengan cowok yang ganteng dan keren yang bernama Devan gitu. Devan anaknya Fattah dan Rose gitu. Fattah menjalankan usaha dealer mobil gitu. Ya April dan Tasya bersaing dengan baik sih untuk bisa jadian dengan Devan gitu. Hubungan pertemanan Devan dengan April dan Tasya baik gitu. Arbil dan Afan yang berteman baik, ya keduanya biasa sih ke kafe. Ya di kafe…Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang Politik Devide et Impera. Keinginan Arbil dan Afan sih tetap sih ngobrol dengan baik Wakil Gubernur Jakarta tentang Pendidikan Politik dan Kekuasaan gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan sekedar obrolan saja di kafe sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. Afan yang bersaing dengan Ivan urusan Sridevi gitu. Usaha Afan berhasil sih jadian dengan Sridevi gitu. Ivan yang tidak berhasil jadian sama Sridevi karena Sridevi suka Afan gitu, ya jadi Ivan fokus saja kerja di perusahaan gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Afan dan Sridevi gitu. Arbil senang sih Afan menjalin kisah cinta dengan Sridevi. Setiap Sridevi manggung acara dangdut, ya Afan hadir menonton Sridevi. Ya Sridevi semangat sih dengan aksi panggungnya di acara dangdut karena di tonton dengan baik sama Afan gitu. Arbil yang suka dengan Zahra, ya Arbil cukup sekedar suka saja sama Zahra karena Zahra jadian dengan Eby gitu. Ya Eby satu fakultas satu tempat kuliah dengan Zahra gitu. Ya Eby anaknya Rizky dan Mutia gitu. Rizky menjalankan usaha rumah makan Rasa Nusantara gitu. Arbil dan Zahra tetap berteman baik gitu. Hubungan kisah cinta Zahra dan Eby baik sih. Arbil yang dekat dengan teman kerja…Melly gitu. Melly suka dengan Arbil gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Melly, ya nyaman gitu jadi keduanya jadian dengan baik sih. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Afan senang sih dengan kisah cinta Arbil dan Melly gitu. April dan Tasya yang bersaing urusan Devan gitu. Devan suka dengan Tasya gitu. Ya Devan dan Tasya jadian dengan baik gitu. April yang tidak jadian dengan Devan karena Tasya, ya April tidak ada masalah sih. Hubungan kisah cinta Tasya dan Devan  di jalankan dengan baik sih. Robi memang berteman baik sih sama Mohan gitu, ya keduanya memang satu kelas satu tempat sekolah SMA gitu. Ya Robi anaknya Farhan dan Jihan. Farhan kerjaannya dokter di rumah sakit yang ada di Batam gitu. Mohan anaknya Jordan dan Victoria gitu. Victoria menjalankan usaha toko pakaian gitu. Jordan masih di penjara gitu. Kenapa Jordan di penjara? Ya Jordan adalah Bupati yang di tangkap dan di penjara sama KPK karena Jordan korupsi gitu. Semua asetnya Jordan di sita pemerintahan gitu. Mohan dan Victoria meninggalkan daerah Solok ke daerah Batam dengan tujuannya lembaran baru gitu. Robi yang berteman baik sama Mohan, ya Robi mengerti dengan baik sih keadaan Mohan yang Ayahnya di penjara karena kasus korupsi gitu. Robi dan Mohan yang berteman baik, ya keduanya biasa sih main basket dengan tujuannya sih kebugaran tubuh gitu…sehat gitu. Mohan suka sih dengan teman satu kelas yang bernama Raisa. Ya Raisa anaknya William dan Violet gitu. Ya William menjalankan usaha dealer motor gitu. Mohan sadar sih dengan keadaan dirinya bahwa Ayahnya di penjara karena kasus korupsi jadi Mohan memilih memendam rasa sama Raisa dan Mohan fokus sekolah SMA gitu. Robi memang berteman baik sih sama April. Memang sih Robi dan April beda kelas gitu. Hubungan pertemanan Robi dan April baik sih, ya keduanya ada rasa nyaman sih. Mohan mendukung saja Robi sih jika Robi ingin jadian dengan April gitu. April biasa sih nginep ke rumah kakek Ramzi dan nenek Soimah gitu. Kakek Ramzi dan nenek Soimah senang sih dengan cucunya April gitu. Di rumah kakek dan nenek, ya memang ada rak buku sih. April ingin membaca buku, ya April memang ke rak buku gitu. Di pilih dengan baik sih buku yang ingin di baca April gitu. Salah satu buku ternyata buatan Ayah April gitu. Valen membuat komik sih dengan baik gitu dengan judul cerita Valen Love Mila gitu. April membaca komik buatan ayah April gitu. Cerita yang di buat Ayah April bagus, ya April suka sih cerita dan gambarnya gitu. April berkata “Ayahku cinta Ibu ku. Ayah membuat dengan baik cerita cintanya dengan Ibu berbentuk cerita komik yang bagus”. April membaca komik sampai selesai dan buku komik di taruh di rak buku dengan baik gitu. Seperti biasa sih April menjalankan sekolah SMA dengan baik gitu. April dan Tasya pertemanannya baik. Robi yang suka dengan April, ya usaha Robi berhasil jadian dengan April gitu. Tasya senang sih dengan kisah cinta April dan Robi gitu. Mohan senang sih dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Urusan kisah cinta Tasya dengan Devan baik sih. Robi dan April memang jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Robi gitu ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Persahabatan yang baik tokoh April dan tokoh Tasya,” kata Eko.

“Yaaa begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Monopoli gitu.

Sunday, January 4, 2026

SWAGATAM


Malam hari, ya bulan sabit bersinar dengan baik dan bintang berkelap-kelip di langit gitu. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus...seni dan kebudayaan suku Sawang di chenel TVRI, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai sih di depan rumahnya sih sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus sih...sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Cerita ini dimulai di AS, yaaa di mana Shailaja/Shailu, seorang wanita yang gelisah, berjuang keras untuk bertahan hidup. Dia memanjakan putra saudaranya Deepthi, Chiku, dan menendang ayahnya, Srikanth, karena dia menganggapnya sebagai pembunuh Deepthi dalam sebuah kecelakaan dan menikah lagi tak lama kemudian. Bagaimanapun, Chiku mendambakan cinta Srikanth. Sailu menjalankan bisnis tekstil di koloni mereka, tempat orang-orang dengan pola pikir yang beragam tinggal. Ditambah lagi, usahanya sedang dalam perjalanan untuk ditutup. Jadi, dia juga bekerja sebagai pekerja sampingan untuk keberlanjutannya.

Pada saat itu, KK/Krishna, seorang duda hiperaktif, memasuki koloni mereka bersama putrinya Janaki/Jaanu. Dia membuka toko melawan Shailu ketika permusuhan muncul di antara mereka. Setelah serangkaian donnybrook, KK mengisi kepalanya yang marah dengan senyuman dan mengembangkan bisnis kebangkrutannya. Setelah itu, Sailu menyadari bahwa KK adalah sahabat Srikanth, diam-diam membantu mereka—karena itu, dia menyelamatkan ketika KK membocorkan kebenarannya. Pada hari kecelakaan itu, Deepthi memang berhasil, tetapi Srikanth menuduh dirinya sendiri menyelamatkannya; tragisnya, dia meninggal. Ergo, dia menikahi wanita yang menderita itu secara tidak sengaja. Saat ini, Shailu mencari pengampunan dari Srikanth, yang membuat Chiku lebih dekat dengannya, dan dia mencintai KK.

Yang mengejutkan, KK menyatakan bahwa istrinya Vidya masih hidup ketika Shailu menyampaikan cintanya. Selanjutnya, Srikanth mengungkapkan masa lalu KK kepada Shailu. Dulu, KK adalah orang yang gila kerja, kaku, dan sederhana. Karena itu, ia gagal dalam banyak pertandingan untuk memenuhi standar, yang membuat neneknya muak. Setelah ini, ia berkonsultasi dengan biro perkawinan yang dipegang oleh Vidya, yang menghubungi KK. Dalam kenalannya, KK berubah, memahami kebahagiaan sejati dalam hidup, dan merajutnya. Pasangan itu menghabiskan waktu dengan gembira dan dikaruniai seorang putri. Kemudian, serangan bencana ketika Vidya didiagnosis menderita leukemia kronis. Oleh karena itu, Vidya memutuskan untuk berjalan jauh karena anak mereka tidak seharusnya berada di antara keduanya.

Dari sana, ia melanjutkan perawatannya di Srikanth, yang memperpanjang hidupnya. Suatu hari, Vidya memberi tahu Srikanth tentang rasa sakitnya dan ingin mendapatkan kembali isi hatinya sebagai rasa terima kasih atas kedatangan Krishna dalam hidup Shailu. Sekarang, Shailu & Vidya diperkenalkan dan menjadi teman. Kemudian, Vidya menghembuskan nafas terakhirnya di pangkuan Krishna. Akhirnya, Srikanth menyerahkan surat kepada Shailu yang ditulis oleh Vidya di mana ia meminta Shailu untuk menggantikan posisinya dalam kehidupan Krishna. Akhirnya, film berakhir dengan bahagia, dengan Shailu bergerak untuk mengungkapkan cintanya sesuai dengan permintaan terakhir Vidya dan menunggu jawaban Krishna.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan dengan baik di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Main permainan Jumanji saja Budi!” kata Eko.

“Oke…main permainan Jumanji!” kata Budi.

Budi mengambil permainan Jumanji dengan baik di bawah meja, ya permainan Jumanji di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Jumanji dengan baik.

“Budi mau cerita apa tidak?” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Valen dan Mila menjalankan dengan baik rumah tangga gitu. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil anak pertama Valen dan Mila. Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Di Jakarta Arbil tinggal di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Ridho dan Lesti. Rumah tangga di jalankan dengan baik Ridho dan Lesti, ya bahagia dengan dua anak gitu. Anak pertama Ridho dan Lesti adalah Rizki. Anak kedua Ridho dan Lesti adalah Zahra gitu. Rizki memang kerja dengan baik di perusaan PT. SEJAHTERA gitu. Ya Rizki memang berpacaran dengan baik sih dengan cewek yang bernama Syifa gitu. Ya Syifa kerjaannya model gitu. Rara dan Ridwan adalah orang tuanya Syifa. Ridwan menjalankan usaha toko elektronik gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan dengan baik Rizki dan Syifa, ya ada rencana menikah gitu. Zahra memang menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Eby anaknya Saiful dan Dewi. Saiful menjalankan usaha dealer mobil gitu. Eby yang satu fakultas dengan Zahra, ya Eby suka dengan Zahra gitu. Memang sih Zahra baru putus sih dengan pacarnya bernama Fattah gitu. Kenapa Zahra dan Fattah putus cinta? Karena Fattah menjalin hubungan kisah cinta dengan Rose. Ya Rose beda fakultas gitu. Rose anaknya Fildan dan Selfi gitu. Fildan menjalankan usaha toko Hp gitu. Ya hubungan Fattah dan Rose di jalankan dengan baik gitu. Zahra yang sakit hati karena Fattah menjalin kisah cinta dengan Rose, ya Zahra berusaha melupakan dengan baik Fattah gitu. Eby yang berteman baik sama Zahra dengan tujuannya sih Eby jadian sama Zahra gitu. Hubungan pertemanan Eby dan Zahra nyaman banget, ya keduanya ada rasa gitu. Eby dan Zahra jadian dengan baik gitu. Zahra lembaran baru sih kisah cinta dengan Eby gitu. Hubungan kisah cinta Eby dan Zahra baik, ya karena Eby benar-benar cinta Zahra dan Zahra senang dengan cinta Eby gitu. Arbil kerja dengan baik sih di perusahaan PT. MAJU gitu. Pemilik perusahaan PT. MAJU adalah Trian gitu. Trian menjalankan dengan baik sih rumah tangganya dengan Adila gitu. Memang permasalahan di perusahaan sih, ya Rangga ingin mengambil perusahaan dengan cara buruk gitu. Rangga saudara tirinya Trian gitu. Trian yang mendapatkan bukti dengan baik sih tentang ulah Rangga berkaitan dengan perusahaan gitu. Trian bersama polisi kepolisan Lapor Pak! menangkap Rangga gitu. Rangga di penjara sama polisi gitu. Trian dan Adila kehidupannya baik sih setelah Rangga masuk penjara gitu. Adila hamil gitu, ya Trian senang banget dengan kehamilan Adila gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman baik dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Valen, Mila, dan April…memang senang sih Arbil tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Valen tetap dengan baik sih menjalankan usaha bengkel mobil dan motor gitu. Mila biasa sih ngumpul-ngumpul dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah…urusan pengajian gitu.  April memang menjalankan sekolah SMA yang ada di Batam gitu. Arbil dan Afan yang berteman baik, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan sih kafe gitu. Pemilik kafe adalah Gunawan dan Rani gitu. Gunawan dan Rani…suami istri gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang Politik Era Megawati gitu. Pendapat Arbil dan Afan tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Ya keinginan Arbil dan Afan sih ingin ngobrol dengan baik sih sama Wakil Gubernur Jakarta tentang Strategi Fiskal Indonesia gitu. Obrolan Arbil dan Afan di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. Afan sekarang ini suka dengan cewek yang bernama Novia.  Ya Novia kerja sih di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Rumah Afan dekat sih dengan rumah Novia. Ya Novia anaknya Hari dan Aulia gitu. Hari menjalankan usaha toko leptop gitu. Memang sih Novia punya adik angkat sih yang bernama Sridevi, ya panggilannya Vivi gitu. Bayi Sridevi di temukan di depan rumah Hari dan Aulia. Orang tua kandung Sridevi tidak di ketahui  dari bayi sampai sekarang Sridevi menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Afan yang berteman baik sama Novia, ya inginnya sih Afan jadian dengan Novia gitu. Afan menyatakan cinta sama Novia, ya Novia menolak Afan gitu karena Novia sudah menerima cinta Ivan gitu. Ya Ivan kerja di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Sandra dan Rakha adalah orang tuanya Ivan gitu. Rakha menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Ivan dan Novia menjalankan kisah cinta dengan baik sih, ya ada rencana menikah gitu. Afan menerima sih di tolak sama Novia karena Novia sudah jadian dengan Ivan gitu. Afan suka sih dengan adiknya Novia. Hubungan pertemanan Afan dan Sridevi baik gitu. Vivi suka sih dengan Afan gitu. Afan memang tidak bisa bersama Novia, ya jadi Afan memutuskan jadian saja dengan Vivi. Afan menyatakan cinta sama Vivi, ya Vivi menerima cinta Afan gitu. Afan senang cintanya di terima Vivi gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Afan dan Vivi gitu. Arbil senang sih dengan kisah cinta Afan dan Vivi gitu. Arbil pernah sih pacaran sih pada masa kuliah di Batam gitu dengan cewek yang bernama Dinda gitu. Hubungan Arbil dan Dinda putus karena Arbil tidak betah sih di atur sama Dinda gitu. Arbil sekarang ini sudah melupakan dengan baik sih Dinda gitu. Arbil dan Afan biasa sih ke kafe gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang Politik Era Majapahit gitu. Ya keinginan Arbil dan Afan tetap sih ingin ngobrol dengan baik sih sama Wakil Gubernur Jakarta tentang Implementasi ekonomi syariah di Indonesia gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan sekedar obrolan saja di kafe sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Suatu hari Arbil menolong cewek yang di gangu preman di jalan gitu. Preman memang di kalahkan sama Arbil gitu. Preman kabur sih. Ya preman bertemu dengan polisi kepolisian Lapor Pak! yang sedang patrol gitu jadi preman di tangkap dan di penjara sama polisi gitu. Cewek yang di tolong Arbil, ya ceweknya berterima kasih sih sama Arbil. Ya Arbil memang berkenalan dengan cewek yang ia tolong gitu, ya nama cewek adalah Melly gitu. Ya Melly memang kerjaannya penyanyi dangdut dari panggung ke panggung lainnya gitu. Melly anak angkatnya Andy Law dan Molly Lee gitu. Memang sih Andy Law dan Molly Lee…suku China yang beragama Islam gitu. Molly Lee tidak bisa punya anak gitu, ya jadi Andy Law dan Molly Lee sepakat gitu mengangkat anak dari panti asuhan yang bernama Melly gitu. Andy Law memang menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Andy Law dan Molly Lee mencintai dan mendidik dengan baik Melly gitu. Ya karena keadaan orang tua angkat gitu, ya Melly yang suka dengan musik dangdut jadi Melly memutuskan dengan baik kerja jadi penyanyi dangdut dari satu panggung ke panggung lainnya gitu. Keinginan Melly menjadi penyanyi dangdut terkenal seperti artis dangdut Indonesia gitu. Memang sih Melly pernah mencoba sih untuk ikut lomba menyanyi di acara Tv gitu, ya Melly kalah karena persaingan memang sengit banget sih di nilai dari kualitas dan kuantitas penyanyi gitu. Hubungan pertemanan Arbil dan Melly baik gitu. Arbil yang berteman baik sama Melly, ya Arbil jadinya sering sih nonton penampilan Melly di acara dangdutan gitu. Memang sih Afan sering nemenin Arbil nonton acara dangdutan yang ada Melly gitu. Vivi memang mengetahui dengan baik sih Afan ke acara dangdutan dengan Arbil gitu. Vivi memang cemburu sih pada Afan karena Afan suka dengan penyanyi dangdut yang bernama Della gitu. Memang Della temannya Melly gitu. Afan mengerti sih bahwa Vivi cemburu sih karena Afan suka dengan Della gitu, ya tandanya sih Vivi cinta banget sama Afan gitu. Ya Della memang punya pacar sih yang bernama Yusuf, ya keduanya memang merencanakan menikah gitu. Hubungan kisah cinta Afan dan Vivi tetap baik sih. Arbil yang suka dengan Melly, ya Arbil berusaha jadian dengan Melly gitu. Melly suka sih dengan Arbil gitu. Ketika Arbil menyatakan cinta dengan baik sama Melly di atas panggung acara dangdut gitu, ya Arbil memberikan sebuket bunga pada Melly gitu. Melly suka sama Arbil, ya Melly menerima buket bunga dari Arbil gitu berarti cinta Arbil di terima sama Melly gitu. Arbil senang sih cintanya di terima Melly gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Afan dan Vivi senang sih dengan kisah cinta Arbil dan Melly gitu. Arbil dan Melly jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Arbil sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. April yang menjalankan sekolah SMA dengan baik, ya April berteman baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Tasya gitu. Faul dan Cantika adalah orang tuanya Tasya gitu. Faul menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Pertemanan April dan Tasya yang baik, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan motor April sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. April memang biasa sih nginep di rumah kakek Ramzi dan nenek Soimah gitu. Di rumah kakek Ramzi dan nenek Soimah, ya ada sebuah lukisan bergambar Mila yang di pajang di dinding di ruang tengah gitu. Lukisan bergambar Mila, ya yang menggambar lukisan adalah Valen gitu. April senang sih dengan lukisan yang di buat Ayah untuk Ibu, ya berarti Ayah mencintai dengan baik Ibu gitu. Kakek Ramzi dan nenek Soimah senang sih dengan cucu tersayangnya April gitu. April dan Tasya seperti biasa sih menjalankan sekolah SMA dengan baik gitu. Robi yang berteman baik sama Daniel gitu, ya karena keduanya satu kelas satu sekolah SMA gitu. Robi anaknya Raja dan Indah. Raja menjalankan usaha dealer motor gitu. Daniel anaknya Joni dan Keyla gitu. Keyla menjalankan toko kelontongan gitu. Joni sekarang ini masih di penjara gitu. Kenapa Joni di penjara? Ya Joni adalah Bupati yang di tangkap dan di penjara sama KPK karena Joni korupsi gitu. Semua aset Joni di sita pemerintahan gitu. Daniel dan Keyla meninggalkan daerah Kolaka Timur ke daerah Batam dengan tujuannya lembaran baru gitu. Robi yang berteman baik sama Daniel sih, ya Robi mengerti dengan baik sih keadaan Daniel yang orang tuanya masih di penjara karena kasus korupsi gitu. Robi dan Daniel yang berteman baik, ya keduanya biasa sih main tenis meja gitu dengan tujuannya kebugaran tubuh, ya sehat gitu. Ya Robi dan Daniel biasa sih jalan-jalan sih dengan motor Robi sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Robi memang suka sih dengan April gitu. Memang Robi dan April beda kelas gitu. Robi kelas IPA dan April kelas IPS gitu. Robi yang suka dengan April, ya Robi berusaha dengan baik untuk jadian dengan April gitu. Pertemanan Robi dan April baik sih, ya keduanya ada rasa dengan baik dan nyaman sih. Robi dan April saling suka gitu jadi jadian dengan baik gitu. Cerita kisah cinta Robi dan April sih seperti cerita sinetron saja gitu. Hubungan kisah cinta Robi dan April baik sih. Daniel senang sih dengan kisah cinta Robi dan April. Tasya senang sih dengan kisah cinta April dan Robi gitu. Robi dan April jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Robi sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Tasya,” kata Eko.

“Yaaa begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Jumanji gitu.

Saturday, January 3, 2026

GO GOA GONE

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik dan bintang berkelap-kelip di langit gitu. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...seni dan kebudayaan suku Tamiang di chenel TVRI, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai gitu di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, yaaa sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Hardik dan Luv adalah dua pemuda, yang tinggal dengan teman sekamar/teman mereka Bunny. Setelah Hardik kehilangan pekerjaannya dan Luv dicampakkan oleh pacarnya, mereka berdua memutuskan untuk ikut dengan Bunny dan pergi ke Goa untuk bersantai. Di Goa, Luv jatuh cinta pada Luna, dan dia mengundang mereka ke pesta rave, yang diselenggarakan oleh mafia Rusia, yaaa yang diadakan di sebuah pulau terpencil. Tak seorang pun dari teman-teman mencoba obat baru itu karena sangat mahal. Keesokan paginya, ketiga pria itu menemukan bahwa pulau itu telah terinfeksi oleh zombie, yaaa mereka berlari ke perahu mereka, tetapi Luv melihat sinyal dari Luna dan dia bersikeras mereka semua memeriksa Luna di vila puncak bukit. Ketika mereka mencapai vila, mereka menemukannya berlumuran darah dan Luna bersembunyi di dalam sebuah ruangan. Dia memberi tahu mereka tentang bagaimana temannya merasa sakit, yang kemudian berubah menjadi zombie dan menyerang temannya yang lain, dan dia mengunci diri. Ketiganya menyelamatkan Luna dari vila dan tetap bersama dengan harapan untuk bertahan hidup. Ketika teman-temannya berubah menjadi zombi menyerang mereka di jalan, seorang mafia Rusia, yaaa Boris dan rekannya tiba dan membunuh para zombi.

Mereka berencana menggunakan perahu yang mereka gunakan untuk pergi ke pulau itu untuk melarikan diri. Boris dan Nikolai memberikan pistol mereka kepada Luv dan Hardik atas desakan mereka dan memberi tahu mereka untuk tidak membuang-buang peluru. Namun, mereka membuang-buang semua peluru pada satu zombie, yang akhirnya harus dibunuh Boris. Mereka mengetahui bahwa zombie harus ditembak di kepala agar mereka bisa mati.

Dalam perjalanan, mereka bertemu segerombolan zombie. Luna dan ketiganya memanjat pohon dan Boris serta Nikolai bersembunyi di semak-semak untuk melarikan diri, tetapi Hardik jatuh dari pohon, yang membuat zombie waspada. Ketika hendak menyerang Hardik, Boris menjatuhkannya dengan pisau. Boris memberi tahu mereka bahwa itu adalah obat baru, D2RF, yang menjadi alasan pesta diadakan sebagai upacara peluncuran. Obat itu terbukti terlalu kuat untuk ditangani tubuh manusia dan mematikan semua organ kecuali hipotalamus, bagian otak yang bertanggung jawab atas rasa lapar, yang mendorong mereka untuk mencari darah manusia.

Akhirnya, setelah melarikan diri dari hutan, mereka menemukan bahwa daratan utama juga telah dipenuhi oleh para zombie, yang memaksa mereka untuk mencari cara lain untuk bertahan hidup. Boris memberi tahu mereka bahwa kapal akan kembali ke tempat asalnya karena sifat siklus arus air. Namun, kapal tersebut ditempati oleh seorang zombie. Mereka menemukan sebuah rumah kosong dan memutuskan untuk tinggal di sana. Mereka menemukan beberapa buah di lemari es, yang mereka makan untuk malam itu. Boris mengira Hardik terinfeksi oleh hubungan asmaranya dengan orang Rusia, jadi dia mencoba membunuhnya. Teman-temannya membelanya, dan Boris meminta mereka untuk mengawasinya. Boris meninggalkan mereka berempat di rumah, memberi tahu mereka bahwa dia memiliki beberapa pekerjaan penting dengan Nikolai.

Pada malam hari setelah Boris pergi, beberapa zombie menemukan rumah itu dan menyerang mereka. Ide Luv untuk bermain seperti zombie dan meninggalkan rumah itu gagal, jadi mereka lari dari zombie dan mencapai area pesta rave, mencari makanan. Mereka kemudian diserang oleh sekelompok zombie lainnya. Bunny terjebak di dalam tenda dan dibunuh oleh zombie. Ketiganya berhasil melarikan diri dengan bantuan Boris dan Nikolai, yang tiba tepat pada waktunya. Dalam perjalanan, Nikolai digigit oleh zombie, jadi dia tetap tinggal di hutan dan keempatnya dilanda kesedihan.

Luna menyadari Boris pergi untuk mengambil kembali kokainnya yang mahal. Sambil menunggu kapal tiba, Hardik mendapat telepon dari Bunny yang mengatakan dia masih hidup dan berada di atas menara. Mereka berempat pergi untuk menyelamatkannya, dan Boris dikepung oleh zombie, tetapi anak-anak lelaki dan Luna berhasil melarikan diri.

Ketika mereka sampai di jip Boris, Bunny memberi tahu mereka bahwa dia melemparkan kokain ke zombie yang datang untuk menyerangnya. Campuran pil D2RF dan kokain membuat mereka membeku. Mereka kembali untuk menyelamatkan Boris, melemparkan paket kokain ke langit dan menyuruh Boris untuk menembak mereka. Triknya berhasil, dan semua zombie membeku, tetapi Boris masih harus mengalahkan Nikolai dengan peluncur roket. Mereka mencapai tepi laut, menunggu kapal. Ketika kapal tiba, Boris membidik Ariana, tetapi Hardik menyuruhnya untuk tidak melakukannya, dan dia menipunya untuk turun dari kapal sehingga mereka dapat melarikan diri.

Mereka meninggalkan pulau itu dan sampai pada kesimpulan bahwa narkoba merusak kehidupan seseorang.

Ketika mereka tiba di pesisir Goa, mereka mendapati bahwa pemukiman itu terbakar dan semuanya hancur. Kelima orang itu mengeluarkan senjata mereka, dan cerita berakhir dengan catatan – "Akhir..sudah dekat", yang menandakan kiamat zombi. 

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus banget gitu, ya buku di tutup dengan baik dan buku di taruh di bawah meja gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik sih motor Eko di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Main permainan Ular Tangga saja Budi!!!!!” kata Eko.

“Oke…main permainan Ular Tangga!!!!!” kata Budi.

Budi mengambil permainan Ular Tangga di bawah meja, ya permainan Ular Tangga di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Ular Tangga dengan baik gitu.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Valen dan Mila menjalankan dengan baik sih rumah tangga. April anaknya keduanya Valen dan Mila. Arbil anak pertamanya Valen dan Mila. Memang sih Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik di Jakarta di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Saiful dan Dewi. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih…Saiful dan Dewi gitu, ya anak dua sih. Anak pertama Saiful dan Dewi adalah Lesti. Anak keduanya Saiful dan Dewi adalah Rizki gitu. Lesti tidak tinggal di Jakarta, ya Lesti tinggal di Malaysia dengan suaminya yang bernama Ridho. Ya Ridho anaknya Rara dan Ridwan. Ya Ridwan menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Memang sih Ridwan dan Rara tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Ridho memang kerja dengan baik sih di perusahaan yang ada di Malaysia gitu. Rumah tangga yang di jalankan Ridho dan Lesti baik, ya bahagia dengan anak bernama Aqella gitu. Ya Aqella….balita gitu. Ridho, Lesti, dan Aqella memang jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Malaysia dengan tujuannya happy-happy gitu. Lesti memang suka dengan baik sih dengan artis Malaysia yang bernama Siti Nurhalizah gitu. Lesti berserta anak dan suami sih nonton sih urusan konser musik Siti Nurhalizah gitu. Lesti berserta anak dan suami jadi penggemar Siti Nurhalizah dengan baik gitu. Rizki menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Memang sih Rizki berpacaran dengan baik sih sama cewek yang bernama Syifa. Ya Syifa anaknya Fildan dan Selfi. Fildan kerjaannya pengacara gitu. Syifa memang satu fakultas dengan Rizki. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Rizki dan Syifa baik gitu. Arbil memang kerja dengan baik sih di perusahaan PT. MAJU gitu. Perusahaan PT. MAJU pemiliknya adalah Eby. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Eby dan Zahra gitu, ya bahagia dengan anak bernama Adara gitu. Ya Adara menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Memang sih Adara berpacaran dengan Gibran gitu. Ya Gibran anaknya Kenzo dan Mutiara gitu. Kenzo menjalankan hotel Horison gitu. Gibran memang satu fakultas dengan Adara gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Gibran dan Adara baik gitu. Valen, Mila, dan April senang sih dengan Arbil yang tinggal dan kerja dengan baik sih di Jakarta gitu. Valen menjalankan usaha bengkel mobil dengan baik gitu. Mila kebiasaannya ngumpul dengan baik sih dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah…urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sekolah SMA yang ada di Batam gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan gitu, ya Arbil berteman baik dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Ya Afan anaknya Hari dan Aulia gitu. Hari menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Pertemanan yang baiknya Arbil dan Afan, ya keduanya suka sih dengan olahraga bulu tangkis jadi sering sih keduanya main bulu tangkis dengan tujuannya kebugaraan tubuh, ya sehat gitu. Afan pernah pacaran sih pada masa SMA dengan cewek yang bernama Sridevi, ya panggilannya Vivi gitu. Sridevi anaknya Faul dan Rani gitu. Faul kerjaannya menjalankan usaha dealer motor sih. Hubungan Afan dan Vivi putus karena Vivi suka ngatur Afan gitu. Sekarang ini sih, ya Afan masih jomlo dan Afan masih memikirkan dengan baik sih cinta dengan Vivi gitu. Arbil pada masa kuliah di Batam sih pernah suka dengan cewek yang bernama Della gitu. Della cantik karena kerjaannya model gitu. Gunawan dan Sandra orang tuanya Della. Gunawan kerjaannya menjalankan usaha toko Hp gitu. Arbil memang mencoba menyatakan cinta sama Della sih, ya Arbil di tolak sih sama Della karena alasannya sih Della telah jadian dengan baik sih sama Ferdi gitu. Ferdi kerja dengan baik di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Ferdi dan Della yang kisah cinta berjalan dengan baik sih, ya keduanya merencanakan menikah gitu. Arbil yang tidak bisa bersama Della karena Ferdi gitu, ya Arbil lebih baik sih melupakan dengan baik Della gitu. Sekarang ini, ya Arbil masih jomlo dan juga Arbil sudah melupakan dengan baik Della gitu. Arbil dan Afan yang berteman baik, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing ke tempat-tempat baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Memang sih Arbil dan Afan pernah sih ke studio Tv ini dan itu untuk menonton dengan baik sih acara musik yang mengisi acara sih artis terkenal gitu, ya dan acara musik memang bagus banget gitu. Arbil dan Afan biasa sih ke kafe gitu, ya pemilik kafe adalah Fattah dan Rose gitu. Memang sih Fattah dan Rose…suami istri gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang Politik era Susilo Bambang Yudhoyono gitu. Pendapat Arbil dan Afan tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Keinginan Arbil dan Afan sih…ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Implementasi Pancasila dalam kebijakan ekonomi negara gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan sih sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. April yang menjalankan sekolah SMA dengan baik, ya April berteman baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Lisa gitu. Lisa anaknya Tasya dan Rangga gitu. Rangga menjalankan dengan baik sih usaha rumah makan Nusantara gitu. Pertemanan yang baik April dan Lisa, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor April ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil dan Afan yang kerja dengan baik di perusahaan gitu. Afan bertemu dengan Vivi di jalan, ya pertemuan tidak sengaja di jalan gitu. Sekarang ini, ya Vivi memang sudah kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAKRA gitu. Afan dan Vivi urusan sekarang sih perteman gitu, ya keduanya ngobrol sih di kafe gitu. Afan dan Vivi ngobrol banyak hal gitu. Afan menilai Vivi ada perubahan gitu. Afan jadi tertarik sih untuk mengetahui dengan baik perubahan Vivi. Afan sering sih ngajak Vivi jalan gitu, ya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta gitu. Cukup lama sih Afan menilai Vivi gitu, ya Afan menilai dengan baik sih Vivi…banyak perubahan gitu tidak seperti pada masa SMA gitu. Vivi dewasa banget gitu pola pikirnya karena sudah kerja dengan baik di perusahaan gitu. Afan yang masih suka dengan Vivi, ya Afan ingin balikan dengan Vivi gitu. Afan bicara dengan baik sama Vivi di kafe tentang keinginan Afan yang ingin balikan dengan Vivi gitu. Vivi pada masa SMA di putusin Afan karena Vivi banyak ngatur gitu. Vivi belajar dari kesalahan Vivi gitu, ya jadi Vivi berusaha dengan baik berubah gitu menjadi pribadi yang lebih baik gitu. Sekarang ini, ya Afan ingin balikan sama Vivi dasarnya Afan masih cinta sama Vivi. Ya Vivi yang masih cinta sama Afan gitu, ya Vivi menerima balikan sama Afan gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan kembali dengan baik Afan dan Vivi gitu. Arbil senang sih dengan kisah cinta Afan dan Vivi gitu. Ceritanya sih Afan yang menjalankan kisah cinta dengan baik sama Vivi, ya Afan merasakan dengan baik sih enaknya kisah cinta sama Vivi karena Vivi yang telah berubah dengan baik, ya Vivi menjadi pribadi yang baik banget gitu. Arbil dan Afan yang biasa sih ke kafe gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang Politik era Kerajaan Mataram gitu. Keinginan Arbil dan Afan tetap sih ingin ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang Implementasi Pancasila Dalam Bidang Politik gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan di kafe, ya memang sih sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Arbil sedang suka sih dengan cewek yang kerja dengan baik di kafe, ya nama cewek adalah Melly gitu. Melly anaknya Farhan dan Jihan gitu. Farhan kerjaannya tukang bangunan rumah gitu. Arbil dan Melly pertemanannya baik sih. Afan sebagai teman baiknya Arbil, ya Afan mendukung saja sih Arbil jika ingin jadian dengan Melly gitu. April menjalankan sekolah SMA dengan baik dan juga pertemanan April dan Lisa baik gitu. Yusuf teman sekelasnya Lisa. Ya Yusuf suka dengan Lisa gitu. Raja dan Indah adalah orang tuanya Yusuf gitu. Raja memang menjalankan usaha toko elektronik gitu dan Indah menjalankan usaha toko parfum gitu. Yusuf yang suka dengan Lisa, ya Yusuf berusaha dengan baik sih jadian dengan Lisa gitu. Lisa suka sih dengan Yusuf. Pertemanan Yusuf dan Lisa…nyaman dengan baik gitu. Robi menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam, ya Robi berteman baik sih dengan teman kuliah yang bernama Agus Salim gitu. Robi anaknya Jhon dan Mawar gitu. Jhon menjalankan usaha dealer mobil gitu. Agus Salim anaknya Hidayat dan Leni gitu. Leni menjalankan usaha toko kelontong gitu. Hidayat memang masih di penjara. Kenapa Hidayat di penjara? Ya Hidayat adalah Bupati yang di tangkap dan di penjara sama KPK karena Hidayat korupsi gitu. Semua aset Hidayat di sita sama pemerintahan gitu. Agus Salim dan Leni meninggalkan dengan baik daerah Mandailing Natal ke daerah Batam dengan tujuannya sih lembaran baru gitu. Memang sih Robi yang berteman baik sama Agus Salim sih, ya Robi mengerti dengan baik sih keadaan Agus Salim yang Ayahnya masih di penjara karena kasus korupsi gitu. Robi dan Agus Salim, ya memang keduanya biasa sih olahraga lari dengan tujuannya kebugaran tubuh, ya sehat gitu. Pertemanan yang baiknya Robi dan Agus Salim, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan motor masing-masing sih ke tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Ya Robi dan Agus Salim memang biasa sih mall gitu untuk menikmati keadaan gitu, ya mall Nagoya Hill gitu. Di tempat makan yang bernama Sushi Rio gitu, ya Robi dan Agus Salim menikmati dengan baik makanan dan minuman dengan baik sambil ngobrol dengan baik sih tentang Politik era Joko Widodo gitu. Pendapat baiknya Robi dan Agus Salim tentang makanan dan minuman di tempat makan Sushi Rio….enak banget dan juga pelayanannya baik banget gitu. Keinginan Robi dan Agus Salim sih ingin ngobrol dengan Walikota Batam tentang Investasi Asing yang ada di Batam gitu karena berkaitan dengan baik pertumbungan ekonomi di Batam gitu, ya ekonomi Batam bagus untuk kebaikkan bersama gitu. Memang sih obrolan Robi dan Agus Salim di tempat makan yang ada di mall Nagoya Hill sekedar obrolan saja sih seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Batam gitu. Robi dan Agus Salim menjalankan kuliah dengan baik gitu. Robi suka sih dengan cewek depan rumahnya yang bernama April. Hubungan pertemanan Robi dan April baik gitu. Arbil yang berteman baik sama Melly, ya keduanya saling suka dan jadian dengan baik. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Afan senang sih dengan kisah cinta Arbil dan Melly gitu. Arbil dan Melly jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Arbil sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Yusuf yang berteman baik sama Lisa, ya keduanya saling suka gitu dan jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Yusuf dan Lisa gitu. April senang dengan kisah cinta Yusuf dan Lisa gitu. Yusuf dan Lisa jalan-jalan dengan motor Yusuf ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Robi yang berteman baik sama April. Ya April suka sih dengan Robi gitu. Robi menyatakan cinta dengan baik sama April gitu, ya April suka dengan Robi jadi cinta Robi di terima sama April gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Lisa senang dengan kisah cinta April dan Robi. Agus Salim senang sih kisah cinta Robi dan April gitu. Robi dan April jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Robi gitu ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Begitu ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Pertemanan yang baik sih tokoh April dan tokoh Lisa,” kata Eko.

“Yaaa begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap dengan asik sih main permainan Ular Tangga gitu.

SONU KE TITU KI SWEETY

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik dan bintang berkelap-kelip di langit gitu. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...seni dan kebudayaan suku Gayo di chenel TVRI, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai gitu di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, yaaa sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu.

Isi cerita yang di baca Budi 

Titu berduka karena pacarnya Pihu menolak untuk berbicara dengannya. Sonu, sahabatnya mengatakan kepadanya bahwa dia tidak ditakdirkan untuknya, karena Titu penuh kasih dan perhatian sementara Pihu posesif dan tidak berperasaan. Sonu memberi ultimatum kepada Titu untuk memilih antara Pihu dan dia dan Titu memilihnya, memutuskan hubungan dengan Pihu.

Enam bulan kemudian, saat makan, keluarga Sharma memberi tahu Titu bahwa sebuah keluarga tertarik untuk menikahkannya dengan putri mereka yang penyayang dan sensitif, Sweety, yang tampaknya adalah 'pasangan ideal'. Sonu merasa ini sangat mencurigakan tetapi mengakui kepada Titu bahwa dia tampak baik. Dia kemudian mengetahui bahwa Sweety akan menikahi pria lain, Rahul tetapi itu tidak berhasil karena dia mendominasi, posesif, dan bahkan pernah mabuk dan membuat keributan di Goa.

Pada malam pertunangan, Sonu mulai menyukai ide pernikahan Titu dan Sweety. Namun, Sweety mengungkapkan kepadanya secara langsung bahwa dia adalah seorang penggali emas dan menantangnya bahwa dia akan segera mengusirnya dari kehidupan dan rumah Titu. Sonu menceritakan hal ini kepada kakek Titu, Ghasitaram. Mereka bertaruh di antara mereka sendiri untuk melihat apakah dia dapat menyelamatkan Titu dari Sweety. Titu sekarang bertunangan dengan Sweety.

Dia mengganti pengasuh mereka dan memergoki Sonu bermesraan dengan seorang gadis. Dia memanipulasi anggota keluarga dan Titu agar membeli dan menamai rumah dengan nama mereka. Dia mengubahnya menjadi rumah tangga vegetarian dan mengendalikan Ghasitaram dengan mengancam akan mengungkapkan kebohongannya yang kotor kepada nenek Titu. Sonu meramalkan kehancuran Titu yang akan segera terjadi; untuk melindunginya, dia merencanakan pesta bujangan untuk Titu di Amsterdam. 

Saat di Amsterdam, Sonu mengatur agar Pihu "tidak sengaja" bertemu mereka setelah meyakinkannya bahwa Titu masih mencintainya dan dia ingin membantu mereka kembali. Mereka kembali ke India bersama Pihu; Sonu senang melihat Sweety yang terganggu setelah menyaksikan kedekatan antara Titu dan Pihu. Namun Sweety mengungkapkan kepada Pihu bahwa Sonu-lah yang memutuskan hubungan dengannya sejak awal dan bahwa Sonu memanfaatkannya. Titu mengetahui kebenarannya dan mengusir Sonu dengan marah.

Ghasitaram dan Lalu menawarkan diri untuk menyelesaikan situasi tetapi Sonu menyela dengan mengatakan Titu harus memutuskan sendiri. Sonu membantu mempersiapkan pernikahan tetapi selama upacara karangan bunga, dia melakukan upaya terakhir dan memberi Titu ultimatum lagi untuk memilih antara dia dan Sweety dan berjalan meninggalkan pernikahan sambil menangis. Titu, dalam pencerahan, mengungkapkan kepada Sweety bahwa ini bukanlah kedua kalinya dia melihat Sonu menangis, yang pertama adalah tiga hari setelah kematian ibunya ketika mereka berusia tiga belas tahun; air matanya menunjukkan betapa berartinya Titu baginya, dan Titu dengan tegas mengumumkan bahwa jika itu antara Sonu atau dia, itu akan selalu menjadi sahabatnya. Adegan beralih ke Sweety yang berdiri di mandap dan menyadari bahwa taktik jahatnya tidak selalu berhasil.

Setelah lolos dari maut, Sonu, Titu, Ghasitaram, dan Lalu terlihat duduk dan minum di tepi kolam renang, sementara Sonu mendiskusikan rencana pernikahannya sendiri, yang membuat orang lain jengkel.

***
Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Ya Eko duduk dengan baik sih dekat Budi. Memang sih Eko melihat dengan baik di meja ada kliping.

“Kliping,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Eko mengambil kliping di meja gitu.

“Budi buat kliping lagi, ya kan Budi?” kata Eko.

“Ya aku memang membuat kliping lagi sih!” kata Budi.

“Aku buka saja kliping!” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Eko membuka kliping dengan baik sih, ya di lihat dan di baca dengan baik sih…artikel-artikel koran di kliping gitu. Budi menunggu Eko selesai membaca artikel-artikel koran di kliping, ya Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Ceritanya di buat dengan baik sih…Eko cukup lama sih membaca artikel-artikel koran di kliping gitu, ya pada akhirnya selesai gitu, ya dan kliping di taruh di meja dengan baik gitu.

“Kliping yang di buat Budi bagus!” kata Eko.

“Terima kasih Eko…pujiannya!” kata Budi.

“Nilai kreatifitas Budi….membuat kliping,” kata Eko.

“Memang nilai kreatifitas aku membuat kliping dan nilai belajar gitu!” kata Budi.

“Klipingnya…kumpulan tentang cerita para pejabat pemerintahan yang di tangkap dengan baik sama KPK karena kasus korupsi,” kata Eko.

“Memang sih…Eko aku memang membuat dengan baik kliping…kumpulan tentang cerita para pejabat pemerintahan yang di tangkap dengan baik sama KPK dengan kasus korupsi,” kata Budi.

“Siapa yang melanggar peraturan ? Maka harus di hukum dengan baik!” kata Eko.

“Aku setuju dengan omongan Eko!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Main permainan Dam saja Budi!” kata Eko.

“Oke…main permainan Dam!” kata Budi.

Budi mengambil permainan Dam di bawah meja, ya permainan Dam di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Dam dengan baik gitu.

“Budi mau cerita apa tidak?” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Valen dan Mila menjalankan dengan baik rumah tangganya. Arbil anak pertama Valen dan Mila. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil memang tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Di Jakarta, ya Arbil tinggal dengan baik sih di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Rara dan Ridwan. Ridwan dan Rara menjalankan dengan baik rumah tangganya gitu, ya anak dua sih. Anak pertama Ridwan dan Rara adalah Lesti. Anak keduanya Ridwan dan Rara adalah Eby gitu. Lesti tidak tinggal di Jakarta, ya Lesti tinggal dengan baik di Amerika dengan suaminya yang bernama Ridho dan anak yang bernama Fattan gitu. Ya Fattan…balita gitu. Ridho memang kerja dengan baik sih di perusahaan yang ada di Amerika gitu. Memang kebiasaan Ridho membaca berita tentang pemerintahan Amerika dan pemerintahan Indonesia dari Hp gitu, ya nama juga berita di jaringan internet gitu…penuh dengan kontraversi gitu jadinya pro dan kontra gitu. Ridho, Lesti, dan Fattan biasa sih jalan-jalan dengan baik ke tempat-tempat yang baik yang ada di Amerika dengan tujuannya happy-happy gitu. Berdasarkan berita dan realita jika ada orang-orang yang berbuat buruk ini dan itu segera kepolisian menangkap dan memenjarakan orang-orang yang perilakunya buruk gitu dengan tujuannya lingkungan sosial masyarkat di Amerika jadi baik demi kebaikkan bersama gitu. Eby menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Eby memang berpacaran dengan baik sih sama Zahra gitu. Zahra satu fakultas dengan Eby gitu. Saiful dan Dewi adalah orang tua kandungnya Zahra. Memang sih Saiful dan Dewi sudah meninggal gitu. Zahra tinggal bersama dengan Ibu tiri Sandra di rumah yang di wariskan sama Ayah Zahra gitu. Zahra memang ada masalah sih karena Ibu tiri Sandra mengambil hak warisnya Zahra berupa rumah gitu. Eby memang menolong Zahra yang terusir dari rumahnya jadi Zahra tinggal di salah satu kontrakan milik Ayah dan Ibu Eby gitu. Eby dan Zahra berusaha dengan baik sih untuk mengambil lagi hak waris Zahra berupa rumah yang di ambil sama Ibu tiri Sandra. Usaha Eby dan Zahra berhasil sih dan Ibu tiri Sandra mau di masukkan ke dalam penjara gitu. Zahra yang baik hati pada Ibu tiri Sandra jadi Zahra tidak memasukkan Ibu tiri Sandra ke penjara gitu. Ibu tiri Sandra meninggalkan rumah Zahra meninggalkan Jakarta dan pulang ke kampung gitu. Zahra kembali tinggal di rumah yang di wariskan Ayahnya gitu. Hubungan kisah cinta Eby dan Zahra baik gitu. Arbil memang kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAKRA gitu. Pemilik perusahaan PT. CAKRA adalah Yusuf gitu. Ya Yusuf memang ganteng dan kaya, ya jadi Yusuf punya istri dua sih. Istri pertama Yusuf adalah Della dan istri kedua Yusuf adalah Dinda gitu. Yusuf berusaha dengan baik sih mengakurin dua istrinya jika tidak mau akur gitu…Yusuf berencana menikah lagi sama cewek yang bernama Mutia yang kerjaannya model dan jika Della dan Dinda bikin pusing Yusuf maka Della dan Dinda di cerai dan Yusuf cukup dengan Mutia saja gitu. Valen, Mila, dan April senang sih dengan Arbil yang tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Valen tetap menjalankan usaha bengkel mobil. Mila seperti biasa sih ngumpul dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah…urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Batam gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Ya Afan sudah menikah sih dengan cewek yang bernama Sridevi, ya panggilannya Vivi gitu. Rumah tangga yang di jalankan Afan dan Vivi baik sih. Pertemanan baik Arbil dan Afan, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan adalah kafe gitu. Kafe pemiliknya adalah Ferdi dan Syakirah gitu. Ya memang sih Ferdi dan Syakirah…suami istri gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang Politik Era Kerajaan Samudra Pasai gitu. Pendapat Arbil dan Afan tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Arbil dan Afan keinginannya sih ngobrol dengan baik sih sama Wakil Gubernur Jakarta tentang Implementasi Ekonomi Hijau di Indonesia gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan bak di Jakarta gitu. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. Arbil memang menjalin pacaran sih dengan Melly gitu. Melly memang asalnya dari Batam gitu, ya Melly di Jakarta kerja dengan baik di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Hari dan Aulia orang tua Melly. Hari dan Aulia tinggal dengan baik di Batam. Hari menjalankan dengan baik usaha toko perhiasan emas gitu. Pemilik perusahaan PT. SEJAHTERA adalah Devan gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Devan dan Aliya gitu. Memang sih Melly tinggal di rumah kontrakan gitu, ya pemilik rumah kontrakan adalah Gilang dan Rina. Rumah tangga yang di jalankan dengan baik sih Gilang dan Rina, ya anak satu sih…bernama Fattah gitu. Ya Fattah menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Memang sih Fattah berpacaran dengan cewek yang bernama Aqella gitu. Ya Aqella memang tinggal di rumah kontrakan Ayah dan Ibu…Fattah sih dan Aqella kerja di rumah makan Rasa Nusantara gitu. Aqella memang kabur dari rumahnya di Bandung dan memilih tinggal di Jakarta gitu. Kenapa Aqella kabur dari rumahnya? Karena Aqella tidak ingin di nikahin sama orang tua Aqella dengan cowok yang bernama Ardian yang statusnya duda kaya sih dan anak tiga gitu. Hubungan kisah cinta Fattah dan Aqella di jalankan dengan baik gitu. Arbil menjalankan dengan baik sih kisah cintanya dengan Melly gitu. Ya Arbil dan Melly jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Arbil sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. April yang menjalankan sekolah SMA dengan baik gitu, ya April berteman baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Lisa gitu. Lisa anaknya Tasya dan Rizki. Rizki kerjaannya pengacara gitu. Lisa memang punya abang sih yang bernama William gitu. William memang anak pertamanya Rizki dan Tasya. Ya William memang menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Batam gitu. Pertemanan yang baik April dan Tasya, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik dengan motor April sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. William berteman baik sih dengan teman kuliah yang bernama Robi. Ya Robi anaknya Fildan dan Selfi gitu. Fildan menjalankan dengan baik usaha dealer mobil gitu. William dan Robi yang berteman baik sih, ya keduanya biasa olahraga bulu tangkis dengan tujuannya kebugaran, ya sehat gitu. Memang sih William dan Robi jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. William dan Robi memang biasa sih ke mall, ya mall Nagoya Hill gitu. Di tempat makan Sushi Rio, ya William dan Robi menikmati keadaan dengan baik sambil makan dan minum gitu. Memang sih pendapat baiknya William dan Robi…tempat makan Sushi Rio….makanan dan minumannya enak gitu dan juga pelayanannya baik gitu. William dan Robi ngobrol dengan baik sih tentang urusan kuliah dan juga perusahaan-perusahaan yang ada di Batam gitu. Memang sih William dan Robi ngobrol dengan baik sih tentang orang-orang yang berperilaku buruk yang ada di Batam gitu mengganggu urusan ekonomi gitu jadi sebaiknya sih orang-orang perilaku buruk di tangkap dan di penjara sama polisi dengan tujuan lingkungan sosial masyarakat jadi baik dan urusan ekonomi berjalan dengan baik gitu. Keinginan William dan Robi sih ingin ngobrol dengan baik sih sama Walikota Batam tentang Kebijakan Moneter Dalam Ekonomi Islam gitu. Memang sih obrolan William dan Robi di tempat makan Sushi Rio…sekedar obrolan saja sih seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Batam gitu. William dan Robi selesai makan dan minum…bayar dengan baik sih. Ya William dan Robi menjalankan dengan baik sih kuliah gitu. William memang berpacaran dengan Violet gitu. Ya Violet anaknya Andre dan Ayu gitu. Andre menjalankan usaha toko elektronik gitu. Violet memang satu fakultas dengan William gitu. Violet dan William yang berpacaran dengan baik, ya biasa sih jika terjadi perdebatan gitu dan Violet kalah perdebatan sama William jadinya mut Violet buruk, ya males berurusan dengan William gitu. William yang mengerti dengan pacarnya Violet yang mut lagi jelek gitu jadi William selalu berusaha dengan baik mengembalikan suasana agar mut Violet jadi baik gitu dan kisah cinta William dan Violet jadi baik seperti biasanya gitu. Robi yang rumahnya dekat sama April, ya berdasarkan lagu dangdut lima langkah gitu. Robi memang berteman baik sama April gitu, ya jadi Robi suka dengan baik sih sama Apri gitu. Robi berusaha dengan baik sih jadian sama April gitu. Robi yang berteman baik sama William, ya Robi berteman baik sama Lisa gitu. Lisa suka dengan Robi gitu. Ya Lisa ingin sih bersama Robi, ya tapi Lisa malu sih menyatakan cinta sama Robi. Robi yang suka dengan April dan April suka dengan Robi jadi keduanya jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Lisa yang tahu sih Robi jadian dengan April. Lisa mengerti dengan keadaan gitu bahwa keinginan Lisa tidak bisa bersama Robi karena April. Lisa menerima kenyataan dengan baik kisah cinta Robi dan April gitu. Ya Lisa tidak mau merusak pertemanan yang baik sama April karena urusan Robi, ya Lisa lebih baik fokus sekolah SMA dengan baik demi kebaikkan Lisa gitu. William senang sih dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Robi dan April jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Robi ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. April memang biasa sih nginep di rumah kakek Ramzi dan nenek Soimah gitu. April memang ke kamar Ayahnya gitu, ya April mengambil gitar gitu. April ke ruang tengah gitu untuk bernyanyi dan main gitar gitu. Gitar di mainkan dengan baik sama April dan bernyanyi dengan baik gitu. Kakek Ramzi memuji dengan baik sih April main gitar…bagus dan bernyanyi…bagus banget gitu karena bakat April dari Ayahnya, ya Valen gitu. April senang sih di puji kakek Ramzi gitu. April bertanya dengan baik sih sama kakek Ramzi tentang Ayah Valen yang berpenampilan seperti  Rhoma Irama demi untuk Ibu Mila gitu. Kakek Ramzi mengambil album foto yang di simpan di kamar kakek Ramzi gitu. Di album foto tersebut kakek Ramzi  memperlihatkan foto –foto dengan baik dan menjelaskan dengan baik foto-foto Valen yang berpenampilan semperti Rhoma Irama demi Mila gitu. Valen memang memainkan gitar dan bernyanyi dengan baik sih demi Mila, ya Mila senang sih jadinya gitu. Di album foto memang ada foto-foto yang di buat sengaja unik sih sama Valen dan Mila tujuannya kenangan cinta yang diabadikan dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta Valen dan Mila baik, ya menikah, berumah tangga dengan baik, dan sampai cinta yang melengkapi kebahagian dengan baik dua anak gitu, ya Arbil dan April gitu. April senang sih dengan kisah cinta Ayah dan Ibunya yang baik gitu. April dan kakek Ramzi selesai melihat foto-foto di album foto gitu. Album foto di kembalikan sama kakek Ramzi ke kamar dan April yang selesai bernyanyi dan main gitar gitu jadi April mengembalikan gitar ke kamar Ayah gitu. Kakek Ramzi dan nenek Soimah sayang banget dengan cucunya…April gitu. April menjalankan dengan baik sekolah SMA, ya pertemanan April dan Lisa baik sih. Kisah cinta April dan Robi baik sih. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Lisa,” kata Eko.

“Begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Dam gitu.

CAMPUR ADUK

JAB PYAAR KISISE HOTA HAI

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....DA8 di chenel INDOSIAR, ya seperti biasa sih Budi dengan santai di depan rumah...

CAMPUR ADUK