Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik dan bintang berkelap-kelip di langit gitu. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...seni dan kebudayaan suku Gayo di chenel TVRI, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai gitu di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus gitu, yaaa sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu.
Isi cerita yang di baca Budi
Titu berduka karena pacarnya Pihu menolak untuk berbicara dengannya. Sonu, sahabatnya mengatakan kepadanya bahwa dia tidak ditakdirkan untuknya, karena Titu penuh kasih dan perhatian sementara Pihu posesif dan tidak berperasaan. Sonu memberi ultimatum kepada Titu untuk memilih antara Pihu dan dia dan Titu memilihnya, memutuskan hubungan dengan Pihu.
Enam bulan kemudian, saat makan, keluarga Sharma memberi tahu Titu bahwa sebuah keluarga tertarik untuk menikahkannya dengan putri mereka yang penyayang dan sensitif, Sweety, yang tampaknya adalah 'pasangan ideal'. Sonu merasa ini sangat mencurigakan tetapi mengakui kepada Titu bahwa dia tampak baik. Dia kemudian mengetahui bahwa Sweety akan menikahi pria lain, Rahul tetapi itu tidak berhasil karena dia mendominasi, posesif, dan bahkan pernah mabuk dan membuat keributan di Goa.
Pada malam pertunangan, Sonu mulai menyukai ide pernikahan Titu dan Sweety. Namun, Sweety mengungkapkan kepadanya secara langsung bahwa dia adalah seorang penggali emas dan menantangnya bahwa dia akan segera mengusirnya dari kehidupan dan rumah Titu. Sonu menceritakan hal ini kepada kakek Titu, Ghasitaram. Mereka bertaruh di antara mereka sendiri untuk melihat apakah dia dapat menyelamatkan Titu dari Sweety. Titu sekarang bertunangan dengan Sweety.
Dia mengganti pengasuh mereka dan memergoki Sonu bermesraan dengan seorang gadis. Dia memanipulasi anggota keluarga dan Titu agar membeli dan menamai rumah dengan nama mereka. Dia mengubahnya menjadi rumah tangga vegetarian dan mengendalikan Ghasitaram dengan mengancam akan mengungkapkan kebohongannya yang kotor kepada nenek Titu. Sonu meramalkan kehancuran Titu yang akan segera terjadi; untuk melindunginya, dia merencanakan pesta bujangan untuk Titu di Amsterdam.
Saat di Amsterdam, Sonu mengatur agar Pihu "tidak sengaja" bertemu mereka setelah meyakinkannya bahwa Titu masih mencintainya dan dia ingin membantu mereka kembali. Mereka kembali ke India bersama Pihu; Sonu senang melihat Sweety yang terganggu setelah menyaksikan kedekatan antara Titu dan Pihu. Namun Sweety mengungkapkan kepada Pihu bahwa Sonu-lah yang memutuskan hubungan dengannya sejak awal dan bahwa Sonu memanfaatkannya. Titu mengetahui kebenarannya dan mengusir Sonu dengan marah.
Ghasitaram dan Lalu menawarkan diri untuk menyelesaikan situasi tetapi Sonu menyela dengan mengatakan Titu harus memutuskan sendiri. Sonu membantu mempersiapkan pernikahan tetapi selama upacara karangan bunga, dia melakukan upaya terakhir dan memberi Titu ultimatum lagi untuk memilih antara dia dan Sweety dan berjalan meninggalkan pernikahan sambil menangis. Titu, dalam pencerahan, mengungkapkan kepada Sweety bahwa ini bukanlah kedua kalinya dia melihat Sonu menangis, yang pertama adalah tiga hari setelah kematian ibunya ketika mereka berusia tiga belas tahun; air matanya menunjukkan betapa berartinya Titu baginya, dan Titu dengan tegas mengumumkan bahwa jika itu antara Sonu atau dia, itu akan selalu menjadi sahabatnya. Adegan beralih ke Sweety yang berdiri di mandap dan menyadari bahwa taktik jahatnya tidak selalu berhasil.
Setelah lolos dari maut, Sonu, Titu, Ghasitaram, dan Lalu terlihat duduk dan minum di tepi kolam renang, sementara Sonu mendiskusikan rencana pernikahannya sendiri, yang membuat orang lain jengkel.
Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.
“Emmmmm,” kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Ya Eko duduk dengan baik sih dekat Budi. Memang sih Eko melihat dengan baik di meja ada kliping.
“Kliping,” kata Eko.
“Emmm,” kata Budi.
Eko mengambil kliping di meja gitu.
“Budi buat kliping lagi, ya kan Budi?” kata Eko.
“Ya aku memang membuat kliping lagi sih!” kata Budi.
“Aku buka saja kliping!” kata Eko.
“Emmm,” kata Budi.
Eko membuka kliping dengan baik sih, ya di lihat dan di baca dengan baik sih…artikel-artikel koran di kliping gitu. Budi menunggu Eko selesai membaca artikel-artikel koran di kliping, ya Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Ceritanya di buat dengan baik sih…Eko cukup lama sih membaca artikel-artikel koran di kliping gitu, ya pada akhirnya selesai gitu, ya dan kliping di taruh di meja dengan baik gitu.
“Kliping yang di buat Budi bagus!” kata Eko.
“Terima kasih Eko…pujiannya!” kata Budi.
“Nilai kreatifitas Budi….membuat kliping,” kata Eko.
“Memang nilai kreatifitas aku membuat kliping dan nilai belajar gitu!” kata Budi.
“Klipingnya…kumpulan tentang cerita para pejabat pemerintahan yang di tangkap dengan baik sama KPK karena kasus korupsi,” kata Eko.
“Memang sih…Eko aku memang membuat dengan baik kliping…kumpulan tentang cerita para pejabat pemerintahan yang di tangkap dengan baik sama KPK dengan kasus korupsi,” kata Budi.
“Siapa yang melanggar peraturan ? Maka harus di hukum dengan baik!” kata Eko.
“Aku setuju dengan omongan Eko!” kata Budi.
“Emmmmm,” kata Eko.
“Emmmmm,” kata Budi.
“Main permainan Dam saja Budi!” kata Eko.
“Oke…main permainan Dam!” kata Budi.
Budi mengambil permainan Dam di bawah meja, ya permainan Dam di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Dam dengan baik gitu.
“Budi mau cerita apa tidak?” kata Eko.
“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.
“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.
“Begini ceritanya!” kata Budi.
“Emmmmm,” kata Eko.
“Valen dan Mila menjalankan dengan baik rumah tangganya. Arbil anak pertama Valen dan Mila. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil memang tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Di Jakarta, ya Arbil tinggal dengan baik sih di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Rara dan Ridwan. Ridwan dan Rara menjalankan dengan baik rumah tangganya gitu, ya anak dua sih. Anak pertama Ridwan dan Rara adalah Lesti. Anak keduanya Ridwan dan Rara adalah Eby gitu. Lesti tidak tinggal di Jakarta, ya Lesti tinggal dengan baik di Amerika dengan suaminya yang bernama Ridho dan anak yang bernama Fattan gitu. Ya Fattan…balita gitu. Ridho memang kerja dengan baik sih di perusahaan yang ada di Amerika gitu. Memang kebiasaan Ridho membaca berita tentang pemerintahan Amerika dan pemerintahan Indonesia dari Hp gitu, ya nama juga berita di jaringan internet gitu…penuh dengan kontraversi gitu jadinya pro dan kontra gitu. Ridho, Lesti, dan Fattan biasa sih jalan-jalan dengan baik ke tempat-tempat yang baik yang ada di Amerika dengan tujuannya happy-happy gitu. Berdasarkan berita dan realita jika ada orang-orang yang berbuat buruk ini dan itu segera kepolisian menangkap dan memenjarakan orang-orang yang perilakunya buruk gitu dengan tujuannya lingkungan sosial masyarkat di Amerika jadi baik demi kebaikkan bersama gitu. Eby menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Eby memang berpacaran dengan baik sih sama Zahra gitu. Zahra satu fakultas dengan Eby gitu. Saiful dan Dewi adalah orang tua kandungnya Zahra. Memang sih Saiful dan Dewi sudah meninggal gitu. Zahra tinggal bersama dengan Ibu tiri Sandra di rumah yang di wariskan sama Ayah Zahra gitu. Zahra memang ada masalah sih karena Ibu tiri Sandra mengambil hak warisnya Zahra berupa rumah gitu. Eby memang menolong Zahra yang terusir dari rumahnya jadi Zahra tinggal di salah satu kontrakan milik Ayah dan Ibu Eby gitu. Eby dan Zahra berusaha dengan baik sih untuk mengambil lagi hak waris Zahra berupa rumah yang di ambil sama Ibu tiri Sandra. Usaha Eby dan Zahra berhasil sih dan Ibu tiri Sandra mau di masukkan ke dalam penjara gitu. Zahra yang baik hati pada Ibu tiri Sandra jadi Zahra tidak memasukkan Ibu tiri Sandra ke penjara gitu. Ibu tiri Sandra meninggalkan rumah Zahra meninggalkan Jakarta dan pulang ke kampung gitu. Zahra kembali tinggal di rumah yang di wariskan Ayahnya gitu. Hubungan kisah cinta Eby dan Zahra baik gitu. Arbil memang kerja dengan baik sih di perusahaan PT. CAKRA gitu. Pemilik perusahaan PT. CAKRA adalah Yusuf gitu. Ya Yusuf memang ganteng dan kaya, ya jadi Yusuf punya istri dua sih. Istri pertama Yusuf adalah Della dan istri kedua Yusuf adalah Dinda gitu. Yusuf berusaha dengan baik sih mengakurin dua istrinya jika tidak mau akur gitu…Yusuf berencana menikah lagi sama cewek yang bernama Mutia yang kerjaannya model dan jika Della dan Dinda bikin pusing Yusuf maka Della dan Dinda di cerai dan Yusuf cukup dengan Mutia saja gitu. Valen, Mila, dan April senang sih dengan Arbil yang tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Valen tetap menjalankan usaha bengkel mobil. Mila seperti biasa sih ngumpul dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah…urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Batam gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Ya Afan sudah menikah sih dengan cewek yang bernama Sridevi, ya panggilannya Vivi gitu. Rumah tangga yang di jalankan Afan dan Vivi baik sih. Pertemanan baik Arbil dan Afan, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan adalah kafe gitu. Kafe pemiliknya adalah Ferdi dan Syakirah gitu. Ya memang sih Ferdi dan Syakirah…suami istri gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang Politik Era Kerajaan Samudra Pasai gitu. Pendapat Arbil dan Afan tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Arbil dan Afan keinginannya sih ngobrol dengan baik sih sama Wakil Gubernur Jakarta tentang Implementasi Ekonomi Hijau di Indonesia gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan bak di Jakarta gitu. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik sih di perusahaan gitu. Arbil memang menjalin pacaran sih dengan Melly gitu. Melly memang asalnya dari Batam gitu, ya Melly di Jakarta kerja dengan baik di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Hari dan Aulia orang tua Melly. Hari dan Aulia tinggal dengan baik di Batam. Hari menjalankan dengan baik usaha toko perhiasan emas gitu. Pemilik perusahaan PT. SEJAHTERA adalah Devan gitu. Rumah tangga di jalankan dengan baik sih Devan dan Aliya gitu. Memang sih Melly tinggal di rumah kontrakan gitu, ya pemilik rumah kontrakan adalah Gilang dan Rina. Rumah tangga yang di jalankan dengan baik sih Gilang dan Rina, ya anak satu sih…bernama Fattah gitu. Ya Fattah menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Memang sih Fattah berpacaran dengan cewek yang bernama Aqella gitu. Ya Aqella memang tinggal di rumah kontrakan Ayah dan Ibu…Fattah sih dan Aqella kerja di rumah makan Rasa Nusantara gitu. Aqella memang kabur dari rumahnya di Bandung dan memilih tinggal di Jakarta gitu. Kenapa Aqella kabur dari rumahnya? Karena Aqella tidak ingin di nikahin sama orang tua Aqella dengan cowok yang bernama Ardian yang statusnya duda kaya sih dan anak tiga gitu. Hubungan kisah cinta Fattah dan Aqella di jalankan dengan baik gitu. Arbil menjalankan dengan baik sih kisah cintanya dengan Melly gitu. Ya Arbil dan Melly jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Arbil sih ke tempat-tempat yang baik sih yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. April yang menjalankan sekolah SMA dengan baik gitu, ya April berteman baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Lisa gitu. Lisa anaknya Tasya dan Rizki. Rizki kerjaannya pengacara gitu. Lisa memang punya abang sih yang bernama William gitu. William memang anak pertamanya Rizki dan Tasya. Ya William memang menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Batam gitu. Pertemanan yang baik April dan Tasya, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik dengan motor April sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. William berteman baik sih dengan teman kuliah yang bernama Robi. Ya Robi anaknya Fildan dan Selfi gitu. Fildan menjalankan dengan baik usaha dealer mobil gitu. William dan Robi yang berteman baik sih, ya keduanya biasa olahraga bulu tangkis dengan tujuannya kebugaran, ya sehat gitu. Memang sih William dan Robi jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. William dan Robi memang biasa sih ke mall, ya mall Nagoya Hill gitu. Di tempat makan Sushi Rio, ya William dan Robi menikmati keadaan dengan baik sambil makan dan minum gitu. Memang sih pendapat baiknya William dan Robi…tempat makan Sushi Rio….makanan dan minumannya enak gitu dan juga pelayanannya baik gitu. William dan Robi ngobrol dengan baik sih tentang urusan kuliah dan juga perusahaan-perusahaan yang ada di Batam gitu. Memang sih William dan Robi ngobrol dengan baik sih tentang orang-orang yang berperilaku buruk yang ada di Batam gitu mengganggu urusan ekonomi gitu jadi sebaiknya sih orang-orang perilaku buruk di tangkap dan di penjara sama polisi dengan tujuan lingkungan sosial masyarakat jadi baik dan urusan ekonomi berjalan dengan baik gitu. Keinginan William dan Robi sih ingin ngobrol dengan baik sih sama Walikota Batam tentang Kebijakan Moneter Dalam Ekonomi Islam gitu. Memang sih obrolan William dan Robi di tempat makan Sushi Rio…sekedar obrolan saja sih seperti obrolan muda dan mudi yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Batam gitu. William dan Robi selesai makan dan minum…bayar dengan baik sih. Ya William dan Robi menjalankan dengan baik sih kuliah gitu. William memang berpacaran dengan Violet gitu. Ya Violet anaknya Andre dan Ayu gitu. Andre menjalankan usaha toko elektronik gitu. Violet memang satu fakultas dengan William gitu. Violet dan William yang berpacaran dengan baik, ya biasa sih jika terjadi perdebatan gitu dan Violet kalah perdebatan sama William jadinya mut Violet buruk, ya males berurusan dengan William gitu. William yang mengerti dengan pacarnya Violet yang mut lagi jelek gitu jadi William selalu berusaha dengan baik mengembalikan suasana agar mut Violet jadi baik gitu dan kisah cinta William dan Violet jadi baik seperti biasanya gitu. Robi yang rumahnya dekat sama April, ya berdasarkan lagu dangdut lima langkah gitu. Robi memang berteman baik sama April gitu, ya jadi Robi suka dengan baik sih sama Apri gitu. Robi berusaha dengan baik sih jadian sama April gitu. Robi yang berteman baik sama William, ya Robi berteman baik sama Lisa gitu. Lisa suka dengan Robi gitu. Ya Lisa ingin sih bersama Robi, ya tapi Lisa malu sih menyatakan cinta sama Robi. Robi yang suka dengan April dan April suka dengan Robi jadi keduanya jadian dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Lisa yang tahu sih Robi jadian dengan April. Lisa mengerti dengan keadaan gitu bahwa keinginan Lisa tidak bisa bersama Robi karena April. Lisa menerima kenyataan dengan baik kisah cinta Robi dan April gitu. Ya Lisa tidak mau merusak pertemanan yang baik sama April karena urusan Robi, ya Lisa lebih baik fokus sekolah SMA dengan baik demi kebaikkan Lisa gitu. William senang sih dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Robi dan April jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Robi ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. April memang biasa sih nginep di rumah kakek Ramzi dan nenek Soimah gitu. April memang ke kamar Ayahnya gitu, ya April mengambil gitar gitu. April ke ruang tengah gitu untuk bernyanyi dan main gitar gitu. Gitar di mainkan dengan baik sama April dan bernyanyi dengan baik gitu. Kakek Ramzi memuji dengan baik sih April main gitar…bagus dan bernyanyi…bagus banget gitu karena bakat April dari Ayahnya, ya Valen gitu. April senang sih di puji kakek Ramzi gitu. April bertanya dengan baik sih sama kakek Ramzi tentang Ayah Valen yang berpenampilan seperti Rhoma Irama demi untuk Ibu Mila gitu. Kakek Ramzi mengambil album foto yang di simpan di kamar kakek Ramzi gitu. Di album foto tersebut kakek Ramzi memperlihatkan foto –foto dengan baik dan menjelaskan dengan baik foto-foto Valen yang berpenampilan semperti Rhoma Irama demi Mila gitu. Valen memang memainkan gitar dan bernyanyi dengan baik sih demi Mila, ya Mila senang sih jadinya gitu. Di album foto memang ada foto-foto yang di buat sengaja unik sih sama Valen dan Mila tujuannya kenangan cinta yang diabadikan dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta Valen dan Mila baik, ya menikah, berumah tangga dengan baik, dan sampai cinta yang melengkapi kebahagian dengan baik dua anak gitu, ya Arbil dan April gitu. April senang sih dengan kisah cinta Ayah dan Ibunya yang baik gitu. April dan kakek Ramzi selesai melihat foto-foto di album foto gitu. Album foto di kembalikan sama kakek Ramzi ke kamar dan April yang selesai bernyanyi dan main gitar gitu jadi April mengembalikan gitar ke kamar Ayah gitu. Kakek Ramzi dan nenek Soimah sayang banget dengan cucunya…April gitu. April menjalankan dengan baik sekolah SMA, ya pertemanan April dan Lisa baik sih. Kisah cinta April dan Robi baik sih. Begitulah ceritanya!” kata Budi.
“Cerita yang bagus,” kata Eko.
“Sekedar cerita saja!” kata Budi.
“Kisah cinta,” kata Eko.
“Emmmmm,” kata Budi.
“Pertemanan yang baik tokoh April dan tokoh Lisa,” kata Eko.
“Begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.
“Emmmmm,” kata Eko.
“Emmmmm,” kata Budi.
Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Dam gitu.
No comments:
Post a Comment