Malam hari. Bulan bersinar dengan baik di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus.....DMD Panggung Rezeki di chenel MNCTV, ya seperti biasa sih Budi duduk dengan santai sih di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik sambil menikmati minum teh dan makan keripik talas.
Isi cerita yang di baca Budi :
Kapten John Yossarian, seorang pembom B-25 Angkatan Udara AS, ditempatkan di pangkalan Mediterania di Pianosa selama Perang Dunia II. Bersama dengan anggota skuadronnya, Yossarian berkomitmen untuk menerbangkan misi berbahaya, tetapi setelah melihat teman-temannya tewas, ia mencari cara untuk melarikan diri.
Sementara sebagian besar awak pengebom dirotasi setelah 25 misi, komandan Yossarian, Kolonel Cathcart, terus menaikkan jumlah misi minimum untuk pangkalan ini sebelum siapa pun dapat mencapainya, yang akhirnya menjadi 80 misi yang tidak dapat diperoleh; angka tersebut merupakan hasil dari keinginan Cathcart untuk mendapatkan publisitas, terutama penyebutan dalam majalah Saturday Evening Post yang disiarkan secara nasional .
Dengan sia-sia memohon pada Cathcart, Yossarian mengetahui bahwa bahkan gangguan mental bukanlah pelepasan ketika Doc Daneeka menjelaskan "Catch-22" yang digunakan Angkatan Udara :
Seorang penerbang harus gila untuk menerbangkan lebih banyak misi, dan jika dia gila, dia tidak akan layak untuk terbang. Namun, jika seorang penerbang menolak untuk menerbangkan lebih banyak misi, ini akan menunjukkan bahwa dia waras, yang berarti dia akan layak untuk menerbangkan misi tersebut. Dengan demikian, penerbang berada dalam situasi "terkutuk jika Anda melakukannya, terkutuk jika Anda tidak melakukannya".
Yossarian dihantui, dalam beberapa kilas balik berulang selama cerita, oleh kematian berdarah Snowden, penembak menara muda di B-25-nya. Setelah kematian Snowden, Yossarian untuk sementara menolak mengenakan seragamnya, yang membuat Snowden berdarah. Dia muncul di sebuah upacara medali telanjang, dan kemudian dengan muram duduk telanjang di pohon, di mana dia dikunjungi oleh Letnan Milo Minderbinder, yang dengan cepat berkembang dari petugas pasokan skuadron menjadi taipan kapitalis yang terlibat dalam skema pembuatan uang pasar gelap. Skuadron pembom dihuni oleh banyak karakter aneh yang lucu lainnya. Mayor Mayor, perwira operasi skuadron, dipromosikan menjadi komandan skuadron tanpa pernah terbang di pesawat dan menolak untuk menemui siapa pun di kantornya saat dia berada di sana, menginstruksikan Sersan Towser bahwa orang-orang dapat melihatnya saat dia keluar. Orang tersebut harus menunggu di ruang tunggu sampai Mayor Mayor pergi, lalu bisa langsung masuk.
Terjebak oleh logika yang berbelit-belit ini, Yossarian menyaksikan orang-orang dalam skuadron menggunakan cara-cara yang tidak biasa untuk mengatasi masalah; Milo mengarang skema pasar gelap yang rumit sementara Kapten "Aarfy" Aardvark yang gila melakukan pembunuhan untuk membungkam seorang gadis yang telah diperkosanya. Letnan Nately jatuh cinta pada seorang pekerja seks, Mayor Danby menyampaikan ceramah penyemangat yang konyol sebelum setiap pengeboman, dan Kapten Orr terus-menerus terdampar di laut. Sementara itu, Perawat Duckett terkadang meniduri Yossarian.
Nately meninggal akibat kesepakatan antara Milo dan Jerman, yang memperdagangkan kelebihan kapas sebagai ganti pengeboman pangkalan oleh skuadron. Saat sedang dalam perjalanan, Yossarian menyampaikan berita ini kepada pasangan romantis Nately, yang kemudian mencoba membunuhnya.
Karena keluhan Yossarian yang terus-menerus, Cathcart dan Letnan Kolonel Korn akhirnya setuju untuk memulangkannya, menjanjikannya promosi ke mayor dan memberinya medali karena menyelamatkan nyawa Cathcart secara fiktif; satu-satunya persyaratan adalah Yossarian setuju untuk "menyukai" para kolonel dan memuji mereka saat ia pulang.
Segera setelah menyetujui rencana Cathcart dan Korn, Yossarian selamat dari upaya pembunuhan terhadap dirinya sendiri ketika ditikam oleh rekan Nately, yang menyamar sebagai petugas kebersihan. Setelah pulih, Yossarian mengetahui dari Danby dan Pendeta Tappman bahwa kematian Orr yang diduga adalah tipuan dan bahwa pendaratan "jatuh" Orr yang berulang kali merupakan dalih untuk berlatih dan merencanakan pelariannya sendiri dari kegilaan itu. Yossarian diberi tahu bahwa Orr meninggalkan pesawat dan mendayung rakit penyelamat sampai ke Swedia pada pelarian terakhirnya.
Yossarian memutuskan untuk membatalkan kesepakatan dengan Cathcart, melompat keluar jendela rumah sakit, mengambil rakit dari pesawat yang rusak dan, sementara marching band berlatih untuk upacara pemberian promosi dan medali kepada Yossarian, ia melompat ke laut, naik ke rakit dan mulai mendayung.
***
Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dengan baik dan buku di taruh di bawah meja.
"Emmm," kata Budi.
Budi menikmati minum teh dan makan keripik talas. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.
"Emmm," kata Budi.
"Main permainan Jumanji saja Budi!" kata Eko.
"Oke...main permainan Jumanji!" kata Budi.
Budi mengambil permainan Jumanji di bawah meja, ya permainan Jumanji di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Jumanji dengan baik gitu.
"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.
"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.
"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.
"Begini ceritanya!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Valen tinggal dengan dengan baik di Jakarta, ya tinggal di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Irsyad. Rumah tangga yang di jalankan Irsyad dan Reina baik sih. Davina anaknya Irsyad dan Reina. Ya Davina menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Jakarta. Memang sih Davina berpacaran dengan Sena. Ya Sena kerjaannya tentara. Rakha dan Naura adalah orang tuanya Sena. Rakha menjalankan usaha bengkel motor gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Sena dan Davina baik sih, ya keduanya merencanakan menikah. Valen memang berteman baik sih sama Davina. Ya Valen yang bisa menyanyi dan main alat musik gitar, ya Valen kerja di kafe sebagai penyanyi gitu. Pemilik kafe adalah Gibran dan Adara. Memang sih Gibran dan Adara...suami istri gitu. Valen menjalankan dengan baik kerjaan penyanyi kafe, ya hasil dari kerja di syukurin dengan baik sama Valen. Memang sih Valen suka membaca buku komik House, komik The Ghost, komik Walet Merah, dan komik Gee...eer Gede Rasa. Pendapat Valen tentang komik House, komik The Ghost, komik Walet Merah, dan komik Gee...eer Gede Rasa, ya ceritanya bagus, gambar bagus, dan karakter tokoh-tokohnya bagus. Valen memang berteman baik dengan Robi. Ya rumah Robi dekat sih dengan rumah kontrakan Valen. Robi tinggal bersama kedua orang tuanya. Trian dan Adila adalah orang tuanya Robi. Trian menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Robi kerjaannya sopir mobil Taxi gitu. Kerjaan sopir mobil Taxi di jalankan dengan baik sih sama Robi, ya hasil sih di syukurin dengan baik sama Robi gitu. Valen dan Robi yang berteman baik, ya keduanya biasa ngobrol di depan rumah Robi sih sambil main catur, minum kopi, dan makan singkong rebus gitu. Yang di obrolin Valen dan Robi sih tentang sepak bola berdasarkan acara Tv gitu. Keingginan Valen dan Robi sih ingin ngobrol dengan baik sih dengan Menteri Pertahanan tentang organisasi-organisasi agama gitu 6 ajaran agama sih yang ada di Sumatra Utara berkaitan dengan baik sih dengan pertumbuhan ekonomi dan keamanan gitu. Memang sih obrolan Valen dan Robi sekedar obrolan saja sih, ya sama seperti obrolan orang-orang berpendidikan yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Valen menjalankan dengan baik kerjaan penyanyi kafe gitu. Robi menjalankan dengan baik sih sopir mobil Taxi gitu. Robi memang berteman baik sih dengan cewek yang bernama Tasya. Ya rumah Tasya tidak jauh dari rumah Robi. Ya Tasya anaknya Alvaro dan Stevani. Alvaro menjalankan usaha dealer motor gitu. Tasya menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Robi suka sih dengan Tasya, ya makanya sih Robi berteman baik sama Tasya gitu. Tasya berteman baik dengan teman kuliah yang bernama April gitu. April anaknya Dimitri dan Diandra. Dimitri menjalankan usaha minimarket gitu. Tasya dan April yang berteman baik, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Memang sih Tasya dan April suka dengan musik, ya jadi ke konser musik ini dan itu sih....termasuk sih acara musik The Icon Indonesia yang di tayangkan di chenel TV SCTV gitu. Pendapat baik Tasya dan April sih tentang konser musik ini dan itu sih....bagus sih. Orang tuanya Tasya memang merencanakan dengan baik sih Tasya di jodohkan dengan Redi. Ya Redi anaknya Dhika dan Keyla gitu. Redi menjalankan usaha dealer mobil gitu. Pemilik dealer mobil adalah Dhika gitu. Redi dan Tasya memang di pertemukan sama orang tua Redi dan orang tua Tasya. Ya memang sih Redi dan Tasya sama-sama suka gitu. Perjodohan Redi dan Tasya berhasil sih, ya jadi rencana menikah sih setelah Tasya selesai kuliah gitu. Robi yang berteman baik sama Tasya, ya Robi jadi tahu sih bahwa Tasya menjalin kisah cinta dengan Redi. Robi cukup berteman saja dengan Tasya gitu. Valen dan Robi yang berteman baik, ya keduanya tetap sih ngobrol dengan baik di depan rumahnya Robi. Yang di obrolin Valen dan Robi sih tentang sepak bola, film, dan musik yang di tayangkan di Tv gitu. Valen dan Robi ingin ngobrol sih dengan Menteri Pertahanan tentang kinerja Kejaksaan Agung (Kejagung) berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan keamanan gitu. Memang sih obrolan Valen dan Robi sekedar obrolan saja seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Valen kerja dengan baik penyanyi kafe. Robi kerja dengan baik sopir mobil Taxi gitu. Robi memang main sih ke tempat kerja Valen....kafe gitu. Di kafe, ya Robi malah bertemu dengan Tasya dengan temannya April. Robi yang berteman baik sama Tasya dan juga Robi berteman dengan April jadi ketiganya ngobrol dengan baik sih di kafe gitu. Robi memang tetap dengan baik menjalankan kerjaan sopir mobil Taxi. Tasya dan April menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Robi merasa suka sih dengan April gitu. Pertemanan Robi dan April baik sih. Valen memang berteman baik sih dengan cewek yang bernama Mila. Ya Mila anaknya Fattan dan Khanza. Ya Fattan kerjaannya dokter di rumah sakit yang ada di Jakarta. Mila memang menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Pertemuan pertama Mila dan Valen di kafe gitu. Mila bersama Aqella di kafe gitu. Aqella memang teman kuliah Mila. Aqella memang berpacaran dengan Fattah. Ya Fattah kerjaannya pengacara. Tono dan Zahra adalah orang tuanya Aqella. Tono menjalankan usaha bengkel mobil gitu. Valen yang berteman baik sama Mila, ya Valen suka dengan Mila. Sangking sukanya Valen sama Mila, ya Valen berkata "Sekuntum Mawar Putih adalah Mila". Mila memang suka dengan Valen sih. Valen memang keinginannya sih ingin jadian dengan Mila, ya makanya Valen berteman dengan baik sama Mila gitu. Robi yang berusaha dengan baik sih untuk kerja di perusahaan, ya akhirnya Robi kerja di perusahaan PT. MAJU. Pemilik perusahaan PT. MAJU adalah Toto dan Sandra. Rumah tangga yang di jalankan Toto dan Sandra....baik sih. Robi kerja dengan baik di perusahaan, ya Robi tidak kerja sopir mobil Taxi. Valen senang sih Robi kerja di perusahaan PT. MAJU gitu. Robi yang suka dengan April, ya pertemanan Robi dan April baik sih. April memang cantik sih dan baik perilakunya sih jadi Itab suka dengan April. Itab memang beda fakultas dengan April. Itab anaknya Rangga dan Cinta. Rangga menjalankan usaha restoran gitu. Ya Itab berusaha dengan baik sih untuk jadian dengan April. Robi memang mengetahui dengan baik sih bahwa April di sukai Itab. Robi bersaing sih dengan Itab urusan April gitu. Valen yang suka dengan Mila, ya pertemanan Valen dan Mila tetap baik sih. Valen memang berteman dengan Romi gitu. Ya Romi produser musik sih. Valen niatnya sih ingin kerja di perusahaan seperti Robi gitu, ya ternyata rezeki dari musik membuat Valen jadi artis terkenal gitu karena Valen bekerja sama dengan baik sama Romi gitu. Valen menjadi artis terkenal, yaaa Valen tidak kerja di kafe gitu. Valen sering menjalankan konser musik gitu. Robi senang sih Valen menjadi artis terkenal gitu. Memang Valen membuat lagu dan di publikasikan dengan baik sih, ya lagu yang di buat Valen inspirasinya dari Mila dengan judul Sekuntum Mawar Putih. Orang-orang suka dengan lagunya Valen yang berjudul Sekuntum Mawar Putih. Valen memang suka dengan Mila, ya Valen menyatakan cinta sama Mila dengan memberikan sekutum mawar putih. Mila yang suka dengan Valen, ya Mila menerima bunga mawar putih dan cinta Valen gitu. Valen senang sih cintanya di terima Mila karena Mila suka Valen gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Valen dan Mila. Robi senang sih dengan kisah cinta Valen dan Mila. Aqella senang sih dengan kisah cinta Mila dan Valen gitu. Cerita di buat dengan baik sih, ya Robi berhasil jadian dengan April karena April suka dengan Robi gitu. Itab tidak bisa jadian dengan April karena Robi gitu. Ya Itab fokus kuliah saja gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Valen senang sih dengan kisah cinta Robi dan April. Tasya senang sih dengan kisah cinta April dan Robi gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Cerita yang bagus," kata Eko.
"Sekedar cerita saja!" kata Budi.
"Pertemanan yang baik sih tokoh Valen dan tokoh Robi," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Kisah cinta," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
"Tokoh Valen suka dengan tokoh Mila. Yaaa tokoh Mila di umpakan sama tokoh Valen seperti Sekuntum Mawar Putih," kata Eko.
"Ya begitulah ceritanya!" kata Budi.
"Judul ceritanya...Sekuntum Mawar Putih kan Budi?" kata Eko.
"Iya...Eko...judul ceritanya...Sekuntum Mawar Putih!" kata Budi.
"Kaya sih ada judul film....Sekuntum Mawar Putih, ya kan Budi?" kata Eko.
"Memang ada sih Eko....judul film Sekuntum Mawar Putih!" kata Budi.
"Pendapat baik aku sih film Sekuntum Mawar Putih....bagus sih ceritanya!" kata Eko.
"Aku sependapat dengan Eko!" kata Budi.
"Emmm," kata Eko.
"Emmm," kata Budi.
Eko dan Budi tetap asik main permainan Jumanji gitu.
No comments:
Post a Comment