CAMPUR ADUK

Saturday, December 27, 2025

RESERVATION ROAD

Malam hari yang gelap bertabur bintang di langit, ya bulan ada sih di langit gitu. Keadaan lingkungan rumah Budi, ya baik sih. Memang Budi duduk santai di depan rumah, yaaa setelah selesai nonton Tv yang acara sinetron tema cinta di chenel SCTV gitu....sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen," kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Dwight Arno adalah seorang pengacara yang sedang dalam proses perceraian dengan istrinya Ruth. Sebagai bagian dari perjanjian perceraian, Ruth memiliki hak asuh atas putra mereka Lucas sementara Dwight memiliki hak kunjungan. Dwight mengajak Lucas menonton pertandingan bisbol. Ketika Dwight dan Lucas meninggalkan pertandingan, Ruth menelepon Dwight untuk mengingatkannya bahwa ia terlambat membawa Lucas pulang. Dwight, yang khawatir akan kehilangan hak kunjungannya, mengantar Lucas pulang dengan tergesa-gesa. Dwight kehilangan kendali atas kendaraannya dan menabrak seorang anak laki-laki, Josh Learner, yang berdiri di pinggir jalan. Dwight, yang panik, pergi dan memberi tahu Lucas bahwa mereka bertabrakan dengan batang pohon.

Josh tidak selamat dari kecelakaan itu. Dwight mengetahui kematian Josh dari berita. Diliputi rasa bersalah dan takut, ia berusaha keras menutupi bukti yang menghubungkannya dengan tabrak lari itu. Sementara itu, ibu Josh, Grace, perlahan mulai melupakan kematian putranya, tetapi suaminya, Ethan, bertekad untuk menemukan pelaku dan membawa mereka ke pengadilan. Ethan memutuskan untuk menyewa pengacara, yang ternyata adalah Dwight.

Dwight diliputi rasa bersalah dan berpikir untuk menyerahkan diri ke polisi. Ketika dia pergi ke kantor polisi, petugas yang menyelidiki mengira dia adalah pengacara Ethan dan mengatakan kepadanya bahwa kasusnya tidak akan membuahkan hasil. Dwight meninggalkan kantor polisi tanpa mengaku. Ketika dia menjemput putrinya Emma dari les pianonya dengan Ruth, Dwight dipaksa untuk menghadapi rasa bersalahnya dan kenyataan situasinya. Dwight meminta Ruth untuk merawat Lucas selama seminggu, mengatakan kepadanya bahwa itu akan menjadi minggu terakhir untuk waktu yang lama.

Ethan menghadapi Dwight dengan pistol. Dwight memohon agar dia diampuni, memohon agar keluarganya diampuni. Ethan menurunkan pistolnya dan kedua pria itu berpelukan sambil menangis. Ethan memaafkan Dwight atas kejahatannya dan memutuskan untuk tidak peduli. Dia berjalan meninggalkan rumah Dwight, memahami perjuangan hidup dan tindakan putus asa yang dilakukan orang-orang untuk bertahan hidup.

Ethan memaksa Dwight masuk ke bagasi mobilnya dan membiarkannya keluar setelah berkendara sebentar. Dwight mengambil pistol, mengarahkannya ke Ethan, lalu ke dirinya sendiri dan mulai menangis, mengatakan betapa ia berharap ia yang mati, bukan Josh. Ethan meninggalkan Dwight untuk menghadapi penyesalannya. Film berakhir dengan Lucas yang menonton rekaman pengakuan Dwight tentang tabrak larinya.

***
Budi selesai  membaca cerpen, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati dengan baik minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi. Memang sih Eko melihat dengan baik di meja.....ada anglo di atasnya ada tekok kaleng yang seperti biasanya berisi air panas, ya piring yang ada singkong goreng, ya ada mainan kendaraan Tank yang terbuat dari kardus, ya ada buku gambar, yaaa dan ada tiga lembar kertas gitu.

"Budi....buat lagi mainan kendaraan Tank, ya Budi?" kata Eko, yaaa sambil menunjuk mainan kendaraan Tank gitu.

Budi melihat dengan baik apa yang di tunjuk Eko? Ya mainan kendaraan Tank gitu dan Budi berkata "Aku tidak membuat lagi kendaraan Tank. Mainanan kendaraan Tank di meja, ya mainan kendaraan Tank yang kemarin-kemarin yang aku buat".

"Budi tidak lagi membuat mainan kendaraan Tank toh, ya jadi mainan kendaraan Tank di meja....mainan kendaraan Tank yang kemarin-kemarin yang di buat Budi," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

Di meja ada buku gambar gitu, ya Eko mengambil buku gambar dengan baik.

"Budi buat apa di buku gambar?" kata Eko.

"Buka saja buku gambar dan lihat dengan baik gitu jadi Eko akan tahu sendiri apa yang aku gambar di buku gambar?" kata Budi.

"Okey aku buka saja buku gambar, ya untuk mengetahui apa yang di gambar Budi?" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko membuka dengan baik buku gambar dan di lihat dengan baik sih gambar-gambar yang di buat Budi gitu.

"Budi buat gambar-gambar Valen, Mila, dan Tasya....DA7," kata Eko.

"Becanda kan Eko?" kata Budi.

"Yaaa memang aku becandaan sih!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Yang di buat Budi di buku gambar sih.... tokoh-tokoh Magic 5 Animation gitu," kata Eko.

"Aku menyukai dengan baik dengan tokoh-tokoh Magic 5 Animation, ya jadi aku gambar dengan baik," kata Budi.

"Gambar yang di Budi buat bagus!" kata Eko.

"Terimakasih Eko pujiannya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko menutup buku gambar dan buku gambar di taruh di meja gitu dan Eko mengambil tiga lembar kertas di meja gitu. Memang Eko membaca dengan baik sih tiga lembar kertas gitu dan Eko berkata "Budi....tiga lembar kertas ini....isinya tentang pro dan kontra....DA7 Kemenangan gitu, ya kenapa dia yang menang, ya seharusnya dia yang menang?"

"Kenapa dia menang, ya seharusnya dia menang? Ya memang pro dan kontra sih tentang DA7 Kemenangan. Aku memang mengambil pro dan kontra dari jaringan internet...cukup tiga lembar kertas gitu," kata Budi.

"Heboh....pro dan kontra," kata Eko.

"Memang heboh sih...pro dan kontra," kata Budi.

"Wajar sih jaringan internet pro dan kontra," kata Eko.

"Memang wajar sih di jaringan internet pro dan kontra sih. Ya sama halnya sih tentang berita pemilihan RT sampai pemilihan Presiden.....terjadi pro dan kontra," kata Budi.

"Budi masih kan dengan keinginan Budi....kerja di pemerintah, ya tidak selamanya jadi buru di perusahaan?" kata Eko.

"Memang tetap sama sih...Eko dengan keinginan aku ingin kerja di pemerintah dan tidak selamanya jadi buruh di perusahaan," kata Budi.

"Keinginan Budi tetap sama," kata Eko.

"Emmm," kata Budi 

"Apakah....Budi menyelusuri dengan baik tentang pro dan kontra DA7 Kemenangan....kenapa dia menang, ya seharusnya dia yang menang?" kata Eko.

"Menyelusuri...dengan baik pro dan kontra, ya kaya kerjaannya polisi dan militer saja," kata Budi.

"Detektif Conan," kata Eko.

"Detektif Ryo Saeba," kata Budi.

"Serius Budi! Jangan becandaan gitu di kaitan dengan kartun!" kata Eko.

"Kan Eko duluan di kaitan dengan kartun jadi aku ikutan," kata Budi.

"Iya deh aku duluan yang mengkaitkan dengan kartun. Becanda!!!" kata Eko.

"Aku mengerti becandaan Eko!" kata Budi.

"Apa Budi menyelusuri...pro dan kontra?" kata Eko.

"Aku hanya ingin tahu saja pro dan kontra saja.....jadi aku tidak menyelusuri pro dan kontra," kata Budi.

"Budi tidak menyelusuri pro dan kontra," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Eko menaruh tiga lembar kertas di meja gitu.

"Umumnya Budi?" kata Eko.

"Umumnya, ya berarti biasa-biasa sih beda dengan khusus sih sampai orang yang buat ini dan itu di dapatkan dan berhadapan gitu.....jadi umum tentang menyelusuri pro dan kontra toh, ya paling....bla dan bla gitu," kata Budi.

"Bla dan bla toh....umum banget," kata Eko.

"Emmmm," kata Budi.

"Bisa saja anak kecil tidak tahu apa-apa, ya ikutan....pro dan kontra, ya kan Budi?" kata Eko.

"Nama juga jaringan internet wajar sih....anak kecil yang tidak tahu apa-apa, ya ikutan pro dan kontra," kata Budi.

"Poin penting tetap sih....jaringan internet....heboh pro dan kontra," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko.

"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan Domino....saja Budi!" kata Eko.

"Okey. Main permainan Domino....!" kata Budi.

Budi mengambil kartu Domino di bawah meja, ya kartu Domino di kocok dengan baik dan kartu Domino di bagikan dengan baik gitu. Eko dan Budi main dengan baik kartu Domino gitu.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Valen tinggal dengan baik di Batam dengan kedua orang tuanya. Gery dan Wulan adalah orang tuanya Valen gitu. Gery kerja dengan baik di perusahaan PT. CAHAYA gitu. Valen kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam gitu. Teman baik Valen adalah Robi gitu. Ya Robi kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam gitu. Valen dan Robi satu fakultas gitu. Aladul dan Rara adalah kedua orang tua Robi gitu. Aladul menjalankan usaha bengkel mobil dan motor gitu. Memang sih Robi membantu dengan baik usaha bengkel motor dan mobil yang di jalankan dengan baik Aladul gitu. Robi dan Valen biasa sih berjalan-jalan dengan motor masing-masing gitu, ya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Memang sih Valen dan Robi ke Bazar Taman Pasifik, ya keduanya menikmati keadaan dengan baik sih….makan dan minum yang enak gitu. Banyak orang-orang ke Bazar Taman Pasifik sih, ya tujuannya happy-happy, ya pastinya menikmati makan dan minum yang enak gitu. Valen bertemu dengan mantannya yang bernama Tasya di Bazar Taman Pasifik gitu. Tasya bersama teman-temannya sih. Memang sih Tasya dan teman-temannya kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam gitu. Valen dan Tasya beda tempat kuliah gitu. Di hati Valen masih merasakan dengan baik sih…bertemu dengan Tasya, ya Valen sadar bahwa hubungan kisah cinta Valen dan Tasya telah berakhir gitu. Tasya memang merasakan di hatinya sih…bertemu dengan Valen gitu, ya Tasya sadar sih bahwa hubungan kisah cinta dengan Valen telah berakhir gitu. Tasya memang menerima perjodohan orang tua gitu, ya makanya Tasya putus dari Valen gitu. Tasya dan Budi saling suka sih, ya keduanya sepakat menikah gitu. Budi kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU gitu. Tasya bersama teman-temannya happy-happy di Bazar Taman Pasifik gitu. Valen dan Robi yang selesai urusan di Bazar Taman Pasifik, ya keduanya pulang ke rumah masing-masing gitu. Seperti biasa sih Valen dan Robi menjalankan kuliah dengan baik gitu. Valen masih memikirkan Tasya karena bertemu tidak sengaja di Bazar Taman Pasifik gitu. Sampai-sampai Valen berkhayal sih jika seandainya Tasya tidak menerima perjodohan dengan Budi, ya Tasya masih bersama Valen dan keduanya menjalankan kisah cinta dengan baik gitu. Robi yang ingin tahu apa yang di pikirkan Valen, ya Robi memang bertanya pada Valen gitu? Ya Valen memberitahukan Robi bahwa Valen memikirkan Tasya karena Valen bertemu tidak sengaja di Bazar Taman Pasifik gitu. Robi memberikan masukan baik sama Valen, ya Valen menerima dengan baik sih masukan baik dari Robi jadi Valen harus bisa melupakan Tasya demi kebaikan Valen gitu. Tasya menjalankan kuliah dengan baik dan Tasya menjalankan hubungan kisah cinta dengan baik sama Budi gitu. Robi memang berpacaran dengan cewek cantik yang bernama April gitu. Ya April kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. April dan Robi satu fakultas gitu. Selfi dan Fildan adalah orang tuanya April gitu. Fildan menjalankan usaha dealer motor gitu. Robi berteman dengan baik sih dengan cewek yang bernama Zahra gitu, ya pertemanan sih dari masa SMA sampai sekarang gitu. Zahra kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Robi dan Zahra beda tempat kuliah gitu. Rumah Zahra tidak jauh sih dari rumahnya Robi gitu. Pertemanan yang baik Robi dan Zahra, ya keduanya sering jalan bareng gitu. Ketika Robi dan Zahra berada di kafe gitu. April memergokin Robi bersama cewek gitu. April tidak suka Robi bersama cewek gitu. Robi mau menjelaskan dengan baik siapa Zahra pada April?. Ya April malah memutuskan untuk mengakhiri hubungan kisah cinta sama Robi karena Robi bersama Zahra gitu. April meninggalkan Robi gitu. Ya Robi membiarkan dulu masalah Robi dengan April karena masalahnya sih cuma kesalahpahaman saja gitu. Robi masih sih urusannya dengan Zahra di kafe gitu, ya sampai keduanya pulang ke rumah masing-masing gitu. Hubungan pertemanan Robi dan Zahra baik sih, ya kuliah keduanya juga baik di tempat kuliah masing-masing gitu. Sebenarnya sih Zahra menyukai Robi gitu. Sampai Robi mengetahui dengan baik bahwa Zahra suka dengan Robi dan Zahra ingin bersama Robi gitu. Robi dilema sih antara Zahra dan April gitu. Robi memang cintanya April gitu sedangkan Robi dengan Zahra cuma pertemanan saja gitu. Zahra mengubah pertemanan dengan Robi dengan rasa suka Zahra pada Robi gitu. Valen mengerti dengan keadaan Robi yang di sukai Zahra dan urusan dengan April hubungan Robi putus gitu karena Zahra gitu. Ya Valen memberikan masukkan baik pada Robi, ya Robi menerima dengan baik sih masukan dari Valen gitu. Robi memutuskan dengan baik sih menjauh dari Zahra karena Robi ingin balikan sama April gitu. Rencana Robi yang ingin balikan sama April di jalankan dengan baik gitu. Memang sih Robi berusaha dengan baik membujuk April dengan baik, ya agar April mau balikan sama Robi gitu. Memang Robi minta maaf sih pada April karena jalan bareng dengan cewek, ya Zahra gitu. April yang masih cinta sama Robi, ya April memaafkan Robi dengan baik gitu dan hubungan kisah cinta keduanya kembali gitu. Robi senang sih balikan dengan April, ya begitu juga April senang balikan dengan Robi. Ya Robi dan April jalan-jalan dengan baik sih dengan motor, ya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Memang sih Robi dan April ke Bazar Taman Pasifik, ya keduanya menikmati keadaan dengan baik, ya pastinya menikmati makanan dan minuman yang enak gitu. Valen senang sih dengan kisah cinta Robi dan April yang baik gitu. Zahra yang mengetahui dengan baik bahwa Robi balikan dengan April dan kisah cinta keduanya berjalan dengan baik gitu. Zahra mengerti dengan keadaan gitu, ya bahwa hubungan Zahra dan Robi sebatas teman saja gitu. Arbil teman kuliah Zahra, ya Arbil suka dengan Zahra gitu. Arbil berusaha dengan baik sih jadian sama Zahra gitu. Usaha Arbil berhasil jadian sama Zahra. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih…Arbil dan Zahra gitu. Robi mengetahui dengan baik bahwa Zahra menjalankan kisah cinta dengan Arbil, ya Robi senang sih dengan hubungan kisah cinta Zahra dan Arbil gitu. Hubungan kisah cinta Robi dan April baik dan baik sih, ya karena Zahra telah bersama Arbil dan Zahra tidak berharap lagi bersama Robi gitu. Hubungan kisah cinta Zahra dan Arbil baik, ya keduanya jalan-jalan dengan motor, ya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Valen bertemu dengan teman masa SMA yang bernama Mila, ya pertemuan tidak sengaja sih ketika keduanya selesai membeli di Alfamart gitu. Hubungan pertemanan Valen dan Mila baik sih. Mila tidak kuliah sih, ya Mila kerja dengan baik di rumah makan Rasa Nusantara gitu. Pemilik rumah makan Rasa Nusantara adalah Aluna gitu. Ya Aluna menjalankan rumah tangga dengan baik sama Galaksi gitu. Ya Galaksi kerjaannya pengacara gitu. Rumah tangga yang di jalankan Galaksi dan Aluna bahagia dengan anak bernama Aqella gitu. Ya Aqella menjalankan sekolah SD Negeri yang ada di Batam gitu. Kenzi dan Mutiara adalah orang tua Aluna gitu. Kenzi kerjaannya tukang bangunan gitu. Valen yang berteman dengan Mila, ya Valen suka dengan Mila gitu. Valen berusaha dengan baik sih jadian sama Mila. Ya Mila suka dengan Valen sih. Usaha Valen yang ingin jadian sama Mila, ya usaha Valen berhasil jadian sama Mila gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih…Valen dan Mila gitu. Robi dan April senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan dengan baik sih…Valen dan Mila gitu. Ya Valen dan Mila memang sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Valen, ya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam tujuannya happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko. 

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta....tokoh Valen dan tokoh Robi," kata Eko.

"Yaaa begitulah ceritanya!!!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik banget sih...main permainan kartu Domino gitu.

Friday, December 26, 2025

GETTYSBURG

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....DA7 Kemenangan di chenel Indosiar gitu, ya seperti biasa sih Budi duduk santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik.

Isi cerita yang di baca Budi :

Cerita ini dimulai dengan peta yang dinarasikan yang menunjukkan Tentara Konfederasi Virginia Utara, yang dipimpin oleh Robert E. Lee menyeberangi Sungai Potomac untuk menyerbu Utara pada bulan Juni 1863, berbaris melintasi Maryland dan ke Pennsylvania. Pada tanggal 30 Juni, mata-mata Konfederasi Henry Thomas Harrison melaporkan kepada Letnan Jenderal James Longstreet, komandan Korps Pertama, bahwa Tentara Union Potomac bergerak ke arah mereka, dan bahwa komandan Union Joseph Hooker telah digantikan oleh George Meade. Longstreet melaporkan informasi tersebut kepada Jenderal Lee, yang khawatir bahwa tentara tersebut bergerak "berdasarkan perkataan seorang aktor", bukan dari kepala kavalerinya, JEB Stuart. Meskipun demikian, Lee memerintahkan tentara untuk berkonsentrasi di dekat kota Gettysburg. Di perkemahan Union dekat Union Mills, Maryland, Kolonel Joshua Lawrence Chamberlain dari Maine ke-20 diperintahkan untuk menerima 120 orang dari Maine ke-2 yang dibubarkan yang telah mengundurkan diri sebagai protes, dengan izin untuk menembak siapa pun yang menolak untuk berperang. Chamberlain berbicara kepada orang-orang itu, dan berhasil membujuk semuanya kecuali enam orang untuk mengangkat senjata.

Di Gettysburg, Brigjen Jhon Buford dan divisi kavalerinya melihat elemen divisi Henry Heth dari Korps Ketiga AP Hill mendekati kota dan menyadari bahwa pasukan utama Konfederasi sedang mendekat. Buford menyadari bahwa, dengan preseden dari pertempuran sebelumnya, Konfederasi akan tiba di Gettysburg terlebih dahulu dan membuat pertahanan di posisi yang kuat, memaksa Union untuk menyerang mereka dan menderita banyak korban. Untuk mencegah hal ini, ia memilih untuk berdiri dan bertempur di tempatnya, menilai medan itu sebagai "tanah yang indah" untuk memperlambat gerak maju Konfederasi. Buford mengirim pesan kepada komandan Korps I Mayjen John F. Reynods untuk membawa bala bantuan. Pasukan Heth menyerang kavaleri Buford keesokan paginya, 1 Juli, dengan Korps Kedua Richard S. Ewell bergerak untuk mengapit mereka. Reynolds membawa korpsnya maju, tetapi dibunuh oleh penembak jitu Konfederasi. Pasukan Union didorong keluar dari Gettysburg ke Cemetery Ridge, dan Lee—menolak saran Longstreet untuk mengerahkan kembali pasukannya ke selatan Gettysburg dan bertahan—memerintahkan Ewell untuk mengambil posisi Union "jika memungkinkan". Namun, Ewell ragu-ragu dan tidak menyerang. Pasukan berkonsentrasi pada posisi yang mereka pilih selama sisa hari pertama. Di markas besar Konfederasi di Seminary Ridge, Mayjen Isaac R. Trimble dengan marah mencela kelambanan Ewell kepada Lee, dan meminta penugasan lain.

Pada hari kedua, 2 Juli, brigade Kolonel Strong Vincent dari Union V Corps dikerahkan ke Little Round Top, dan Vincent menempatkan Maine ke-20 di ujung garis, memperingatkan Chamberlain bahwa ia dan resimennya adalah sayap, dan bahwa jika mereka mundur, tentara Konfederasi dapat berputar di belakang mereka dan mengalahkan pasukan Union. Chamberlain berbicara kepada enam orang yang tersisa dari Maine ke-2, dan tiga dari mereka memutuskan untuk bertarung. Lee memerintahkan Longstreet untuk mengerahkan dua divisinya yang tersedia untuk mengambil Little Round Top dan Big Round Top yang berdekatan. Ketika korps Longstreet dikerahkan, Mayjen Jhon Bell Hood , yang memimpin salah satu divisi, memprotes ke Longstreet; dengan Union memegang dataran tinggi, ia akan kehilangan setengah pasukannya jika ia menyerang seperti yang diperintahkan. Longstreet, meskipun protesnya sendiri kepada Lee, memerintahkan Hood untuk menyerang; Hood kemudian terluka saat bertempur di Devil's Den. Di puncak Little Round Top, Chamberlain dan Maine ke-20 melawan gelombang demi gelombang pasukan Konfederasi yang maju, dan mulai kehabisan amunisi. Kolonel Vincent terluka parah, dan tidak ada dari tiga resimen lain di brigadenya yang mampu memberikan dukungan. Chamberlain memerintahkan anak buahnya untuk memasang bayonet, dan menyerang dengan roda kanan menuruni lereng melawan pasukan Konfederasi yang menyerang, yang digambarkan Chamberlain sebagai "kami akan mengayunkannya ke bawah; kami mengayunkannya seperti pintu." Serangan itu berhasil memukul mundur serangan Konfederasi, dan sisi Union bertahan. Malam itu, Stuart akhirnya tiba, dan Lee menegurnya karena tidak dapat dihubungi. Pada saat yang sama, divisi Longstreet yang tersisa, di bawah Mayor Jenderal George Pickett, tiba di lapangan.

Untuk hari ketiga, 3 Juli, Lee memutuskan untuk mengirim tiga divisi—Pickett, Trimble, dan J. Johnston Pettigrew —untuk menyerang pusat garis Union di Cemetery Ridge. Longstreet menyatakan keyakinannya kepada Lee bahwa serangan itu akan gagal, karena pergerakannya satu mil di atas tanah terbuka, dan bahwa Korps Union II di bawah Mayor Jenderal Winfield Scott Hancock dikerahkan di balik tembok batu, sama seperti pasukan Longstreet di Frederickburg. Lee tetap memerintahkan serangan untuk dilanjutkan. Longstreet kemudian bertemu dengan tiga komandan divisi dan merinci rencananya, dimulai dengan artileri Kolonel Edward Porter Alexander membersihkan senjata Union dari punggung bukit, sebelum mengerahkan pasukan ke depan. Meskipun ada tembakan Konfederasi yang gencar, Alexander tidak dapat membuat dampak pada senjata Union. Ketika Pickett meminta untuk bergerak maju, Longstreet hanya mengangguk. Divisi Konfederasi berbaris melintasi lapangan terbuka, dan Hancock terluka saat ia memimpin dari garis depan. Salah satu brigade Pickett, yang dipimpin oleh Brigadir Jenderal Lewis Armistead, berhasil melewati tembok batu, tetapi Armistead terluka dan ditangkap oleh pasukan Union. Pasukan Konfederasi mundur karena banyaknya korban. Melihat Jenderal Pickett yang putus asa, Jenderal Lee memohon padanya untuk "melihat ke divisi Anda," yang dijawab Pickett "Jenderal Lee, saya tidak punya divisi." Serangan Pickett akhirnya gagal. Bertemu dengan Longstreet malam itu, Lee akhirnya memutuskan bahwa mereka akan mundur. Cerita berakhir dengan nasib tokoh-tokoh utama pertempuran tersebut.

***

Budi selesai baca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi gitu.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan ular tangga saja Budi!" kata Eko.

"Okey. Main permainan ular tangga!" kata Budi.

Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu. 

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi. 

"Budi mau cerita toh. Yaaa silakan Budi bercerita dengan baik gitu!" kata Eko. 

"Begini ceritanya!" kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Valen dan Robi memang bersaudara gitu. Valen adalah kakak dan Robi adalah adik gitu. Orang tua Valen dan Robi adalah Epy dan Wulan gitu. Wulan memang telah lama meninggal dunia gitu. Epy yang menjalankan usaha rumah kontrakan 20 pintu, ya terisi semuanya gitu. Memang sih Valen, Robi, dan Epy tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Epy sekarang ini dekat dengan baik sih dengan cewek yang bernama Jihan gitu. Ya Jihan seorang janda gitu dengan anak satu yang bernama Mawar gitu. Ya suami Jihan yang bernama Ardian, ya ceritanya berdasarkan Jihan sih…meninggalnya Ardian sih karena serangan jantung gitu. Valen dan Robi sebenarnya tidak suka sih kedekatan Epy dengan Jihan gitu. Mawar suka dengan Valen gitu. Ya Valen tidak suka dengan Mawar, ya jadi Valen menjauh sih dari Mawar gitu. Ya memang Valen kerjaannya cuma kerja di bengkel motornya Tono dan Toto gitu. Tono dan Toto teman baiknya Valen dari masa kecil sampai sekarang gitu. Epy memang tidak suka dengan kerjaannya Valen yang cuma kerja di bengkel motor gitu, ya pada hal Valen lulusan Universitas gitu. Robi kerjaannya melukis gitu. Memang sih lukisan yang di buat Robi di jual dengan baik sih. Mila yang kedua orang tuanya meninggal gitu, ya jadi Mila tidak punya siapa-siapa lagi gitu…sebatang kara tidak enak gitu. Mila memang mengenal dengan baik sih teman baik Ayahnya yang bernama Epy gitu, ya jadi Mila ke rumah Epy saja gitu. Ceritanya Epy senang bertemu dengan Mila gitu. Ya Epy mengerti dengan baik sih Mila sudah tidak punya orang tua gitu. Memang hubungan pertemanan Epy dengan Ayahnya Mila yang bernama Fattah…..baik sih. Mila tinggal dengan baik sih di rumahnya Epy gitu. Valen dan Robi sepakat dengan baik sih ngerjain Mila dengan cara Valen dan Robi jadi hantu gitu. Mila awalnya takut sih dengan hantu gitu. Usaha Valen dan Robi ngerjain Mila dengan di takutin dengan hantu, ya berhasil gitu. Mila memberanikan diri sih untuk melawan ketakutannya dan menghadapi hantu gitu. Mila mengetahui kalau hantu bohongan gitu. Mila di kerjai sama Valen dan Robi gitu, ya jadi Mila menghajar hantu dengan pukulan dengan tendangan gitu. Valen dan Robi yang jadi hantu kesakitan karena di hajar Mila gitu. Valen dan Robi kapok nakutin Mila gitu. Memang sih Valen dan Robi meminta maaf sih sama Mila karena sudah menakutin dengan hantu bohongan gitu. Mila memaafkan Valen dan Robi, ya ketiganya berteman baik gitu. Robi memang punya pacar sih yang bernama April gitu. Memang sih hubungan pacaran Robi dan April baik sih. Ya Robi yang kerjaannya membuat melukis berusaha dengan baik membuat lukisan dengan baik gitu. Mila yang tertarik dengan melukis, ya jadi belajar melukis sama Robi. Mila dan Robi dekat sih, ya keduanya sering bersama sih dan jalan bareng gitu. April yang memergokin Robi dan Mila bersama di sebuah kafe gitu. April marah sih karena Robi dekat sama Mila gitu. Kesalahpahaman terjadi dengan baik sih…April dengan Robi dan Mila gitu. Ya April berkata putus sama Robi gitu. Ya Robi membiarkan saja April gitu yang berkata putus dan meninggalkan Robi dan Mila gitu. Mila jadi tidak enak dengan hubungan Robi dan April buruk gitu. Robi dan Mila masih urusan melukis sih. Robi berhasil sih membuat lukisan yang mau di jual gitu. Mila membuat lukisan yang bagus, ya karena di ajarkan dengan baik sama Robi gitu. Epy tetap tidak suka dengan kerjaannya Valen yang cuma kerja di bengkel motor Toto dan Tono gitu. Mila yang berteman dengan baik sama Valen, ya Mila memberikan masukkan baik sih pada Valen untuk tidak kerja di bengkel motor Toto dan Tono gitu. Masukkan dari Mila di terima dengan baik sama Valen gitu, ya Valen tidak kerja lagi di bengkel motor Toto dan Tono gitu. Valen berusaha dengan baik kerja di perusahaan dengan melamar kerjaan gitu, ya memang di bantuin Mila gitu. Hubungan kedekatan Valen dan Mila, ya ada rasa cinta gitu. Valen berhasil sih kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU gitu. Mila senang sih Valen kerja di perusahaan. Epy senang sih Valen kerja di perusahaan gitu. Valen kerja dengan baik di perusahaan gitu. Memang di perusahaan ada teman masa kuliah yang bernama Tasya gitu. Tasya senang Valen kerja di perusahaan gitu. Hubungan pertemanan Tasya dan Valen baik sih. Valen suka dengan Mila sih, ya Mila suka dengan baik sama Valen gitu. Robi memang sering bersama Mila gitu, ya urusan melukis gitu. Valen mengerti dengan baik sih kedekatan Robi dan Mila gitu. Valen menganggap sih…Robi punya rasa sama Mila dan Mila punya rasa sama Robi gitu. Lukisan yang di buat Robi dan di jual dengan baik, ya lakunya mahal banget gitu. Lukisan yang di buat Mila hasilnya bagus di simpan dengan baik gitu. Robi masih cinta sama April, ya Robi berusaha dengan baik untuk hubungan kisah cintanya dengan April kembali baik seperti biasanya gitu dengan bantuan Mila gitu. Usaha Robi dan Mila berhasil sih membuat April mengerti hubungan Robi dan Mila hanya teman saja gitu. Robi dan April balikan, ya jadi kisah cinta di jalankan dengan baik keduanya gitu. Mila senang sih dengan kisah cinta Robi dan April gitu. Tasya suka dengan Valen, ya Tasya inginnya jadian sama Valen gitu. Hubungan pertemanan Valen dan Tasya baik sih. Memang sih Valen menganggap kedekatan Robi dan Mila, ya urusan cinta gitu. Valen memang lebih baik temanan saja sama Mila, ya jadi Valen memutuskan dengan baik sih untuk jadian saja sama Tasya gitu. Ketika Valen tahu bahwa hubungan Robi dan April kembali baik sih, ya jadi Robi tidak ada hubungan kisah cinta sama Mila gitu. Ya Valen tidak jadi jadian sama Tasya, ya Valen berusaha dengan baik sih jadian sama Mila gitu. Usaha Valen berhasil sih jadian sama Mila gitu. Tasya mengerti dengan baik sih bahwa Valen jadian sama Mila gitu. Tasya tidak berharap lagi sama Valen gitu. Budi yang kerja dengan baik di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu, ya Budi memang berteman baik sama Tasya gitu. Ya memang Budi suka dengan Tasya gitu, ya jadi Budi berusaha dengan baik sih jadian sama Tasya gitu. Usaha Budi berhasil sih jadian dengan Tasya gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Budi dan Tasya gitu. Valen yang mengetahui dengan baik Tasya menjalin kisah cinta sama Budi, ya Valen senang gitu. Hubungan kisah cinta Valen dan Mila baik sih. Robi dan April hubungan kisah cintanya baik gitu. Mila yang menekunin dengan baik melukis gitu, ya lukisan Mila di jual dengan baik dan laku gitu. Robi senang sih mengajarkan melukis sama Mila dan hasilnya lukisan Mila bagus, ya laku di pasaran gitu. Epy yang dekat dengan Jihan, ya Epy kecewa sih dengan kelakukan Jihan yang ternyata membunuh suaminya Ardian dengan cara di racun demi harta gitu. Jihan di tangkap polisi kepolisian Lapor Pak! gitu. Polisi memasukkan Jihan ke penjara gitu. Mawar menikah dengan Tony Lee dan keduanya meninggalkan Jakarta, ya Indonesia dan tinggal dengan baik di Singapura gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko. 

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta tokoh Valen dan tokoh Robi," kata Eko.

"Yaaa begitulah ceritanya," kata Budi.

"Emmm," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainan ular tangga gitu.

"Emmm," kata Eko.

"Ngomongin acara Tv," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Acara Tv....DA7 Kemenangan....bagus kan Eko?" kata Budi.

"Acara Tv....DA7 Kemenangan....bagus sih Budi!" kata Eko.

"Pemenang adalah yang terbaik sih dan penggemar banyak," kata Budi.

"Aku setuju sih dengan omongan Budi!" kata Eko.

"DA7 tetap menghibur dengan baik penonton di rumah," kata Budi.

"Hiburan memang tetap menghibur dengan baik sih penonton di rumah acara DA7," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

Eko dan Budi tetap asik sih....permainan ular tangga gitu.

POPI

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus sinetron tema cinta di chenel MDTV, ya seperti biasa Budi duduk dengan santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Abraham Rodriguez, yang dikenal sebagai Popi oleh kedua putranya Luis dan Junior, menghidupi mereka dengan bekerja di tiga pekerjaan, sehingga hanya menyisakan sedikit waktu untuk mengawasi mereka. Ia berharap untuk mendapatkan cukup uang untuk menikahi pacarnya Lupe dan memindahkan keluarganya ke rumah yang lebih baik di Brooklyn. Kemudian kenyataan menghantam ketika anak laki-laki itu melihat geng-geng melakukan kekerasan di lingkungan itu dan bahkan menjadi korban ketika pakaian mereka dicuri. 

Ketika bekerja di sebuah perjamuan di New York untuk para pengungsi Kuba, ia menetas sebuah ide. Menyadari anak laki-lakinya memiliki peluang yang lebih baik untuk menjadi pengungsi politik yang baik daripada produk-produk ghetto tempat ia membesarkan mereka, ia berencana untuk membiarkan mereka hanyut dalam perahu dayung di lepas pantai Miami Beach dengan harapan mereka akan disangka sebagai pelarian dari Kuba dan ditawari suaka. Setelah mengajari mereka cara mendayung perahu di danau di Central Park dan cara menangani perahu motor di East River, ya mereka berangkat ke Florida.

Popi mencuri perahu di Pantai Miami dan menyuruh anak-anak itu untuk membawanya keluar sampai mereka kehabisan bahan bakar, lalu melepas motor tempel dan mulai mendayung kembali ke pantai. Ketika ia tidak dapat meyakinkan Penjaga Pantai bahwa anak-anak itu ada di luar sana, ia khawatir mereka tersesat sampai ia mendengar laporan radio tentang penyelamatan heroik dua anak laki-laki "Kuba". Luis dan Junior, menderita dehidrasi dan sengatan matahari yang parah. 

Anak-anak itu dirawat di rumah sakit, dan segera mendapati diri mereka dibanjiri bunga dan mainan dari ribuan simpatisan, banyak di antaranya yang menawarkan untuk mengadopsi mereka. Dengan menyamar, Popi menyelinap ke kamar rumah sakit mereka dan mencoba meyakinkan mereka bahwa mereka lebih baik dibesarkan oleh orang tua yang kaya. Ketiganya mulai berdebat keras dalam bahasa Inggris, memberi tahu staf dan mendorong Popi untuk melarikan diri, diikuti oleh putra-putranya. Sangat melegakan bagi anak-anak itu, tipuan mereka terbongkar, dan mereka dengan senang hati kembali ke kehidupan mereka yang miskin di barrio bersama ayah mereka yang penyayang.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

“Emmm,” kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Ya Eko duduk dengan baik sih dekat Budi. Memang sih Eko melihat dengan baik di meja ada kliping.

“Kliping,” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Eko mengambil kliping di meja gitu.

“Budi buat kliping lagi, ya kan Budi?” kata Eko.

“Ya aku memang membuat kliping lagi sih. Biasa sih…nilai kreatifitas aku dan nilai belajar aku,” kata Budi.

“Aku buka saja kliping!” kata Eko.

“Emmm,” kata Budi.

Eko membuka kliping dengan baik sih, ya di lihat dan di baca dengan baik sih…artikel-artikel koran di kliping gitu. Budi menunggu Eko selesai membaca artikel-artikel koran di kliping, ya Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Ceritanya di buat dengan baik sih…Eko cukup lama sih membaca artikel-artikel koran di kliping gitu, ya pada akhirnya selesai gitu.

“Kliping yang di buat Budi bagus!” kata Eko.

“Terima kasih Eko…pujiannya!” kata Budi.

"Kliping yang di buat Budi....kumpulan artikel-artikel koran yang menceritakan dengan baik sih....tentang dinas-dinas di Batam," kata Eko.

"Yaaa memang sih...Eko...kliping yang aku buat sih....kumpulan artikel-artikel koran yang menceritakan tentang dinas-dinas di Batam karena berkaitan dengan ekonomi," kata Budi.

"Memang sih....dinas-dinas di Batam berkaitan dengan ekonomi," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Orang-orang yang kerja dengan baik di  dinas ini dan itu....di gaji dengan baik. Uang di gunakan dengan baik untuk ini dan itu. Roda ekonomi di gerakan dengan baik demi hidup ini," kata Eko.

"Realitanya begitu," kata Budi.

"Memang sih kerjaannya sih di program dengan baik sih dinas-dinas sih," kata Eko.

"Realitanya memang begitu sih," kata Budi.

"Tetap harus di kritik sih....dinas-dinas di Batam, ya karena kritik kan membangun," kata Eko.

"Memang harus di kritik....dinas-dinas di Batam. Manusia kan tidak luput dari kesalahan gitu, ya tujuan di kritik dengan baik untuk kerjaanya orang-orang yang kerja di dinas-dinas untuk lebih baik lagi karena untuk kebaikan bersama," kata Budi.

"Urusan fatal sih, ya orang-orang yang kerja di dinas-dinas di Batam di hukum dengan baik sesuai dengan kesalahannya yang fatal," kata Eko.

"Aku setuju dengan omongan Eko!" kata Budi.

"Urusan masuk kerja di dinas-dinas tetap kompetisi kan Budi?" kata Eko.

"Memang realitanya tetap sih Eko....urusan masuk kerja di dinas-dinas tetap kompetisi dengan baik," kata Budi.

"Persaingan sengit demi urusan kerja di dinas-dinas," kata Eko.

"Sengit banget persaingan sih, yaaa seperti perlombaan olahraga dan perlombaan menyanyi. Yang terbaik kerja dengan baik di dinas-dinas," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

Eko menutup kliping dan kliping di taruh di meja dengan baik gitu.

"Main permainan kartu remi saja Budi!" kata Eko.

"Okey main permainan kartu remi!" kata Budi.

Budi mengambil kartu remi di bawah meja, ya kartu remi di kocok dengan baik dan kartu remi di bagikan dengan baik gitu. Eko dan Budii main kartu remi dengan baik gitu.

"Budi mau cerita apa tidak?" kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Valen tinggal dengan baik sih di Batam dengan kedua orang tuanya gitu. Epy dan Wulan adalah orang tuanya Valen gitu. Epy menjalankan dengan baik usaha bengkel motor dan mobil gitu. Memang sih Valen membantu dengan baik sih usaha bengkel motor dan mobil yang di jalankan dengan baik sih sama Epy gitu. Valen kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Robi adalah teman baik Valen gitu. Ibunya Robi namanya sama sih dengan nama Ibunya Valen, ya Wulan gitu. Hidup ini wajar sih nama sama sih tapi beda orang gitu. Ayah Robi bernama Gery gitu. Ya Gery menjalankan dengan baik sih…usaha toko minimarket gitu. Memang sih Robi dan Wulan membantu dengan baik sih usaha minimarket yang di jalankan dengan baik sama Gery gitu. Robi memang menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Batam gitu. Valen dan Robi satu fakultas gitu. Valen pernah berpacaran sih dengan cewek yang bernama Mila, ya pacaraannya pada masa SMA gitu. Putusnya Valen dan Mila sih, ya karena orang tua Mila gitu. Fildan dan Melly adalah orang tuanya Mila gitu. Fildan kerja dengan baik di perusahaan PT. MAJU. Sekarang ini sih…Valen sedang dekat sih dengan cewek yang bernama Tasya gitu. Ya Tasya anaknya Selfi dan Devan gitu. Ya Devan menjalankan usaha rumah makan Rasa Nusantara gitu. Tasya menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam gitu. Memang sih Valen dan Robi satu fakultas dengan Tasya gitu. Valen suka sih sama Tasya, ya inginnya sih jadian sama Tasya sih Valen tapi Valen masih cinta Mila gitu. Robi mendukung dengan baik sih Valen kalau ingin jadian sama Tasya karena memang Tasya…cantik dan baik perilakunya gitu. Robi memang suka sih sama Tasya tapi Robi sedang suka dengan cewek yang bernama Zahra gitu. Rara dan Aladul orang tuanya Zahra gitu. Aladul kerjaannya menjalankan usaha toko kelontongan gitu. Memang Rara membantu usaha Aladul yang menjalankan usaha toko kelontongan dengan baik gitu. Ya Zahra tidak kuliah, ya Zahra kerja dengan baik di tempat makan yang bernama Mie Cekban yang berada di mall Nagoya gitu. Pertemanan Robi dan Zahra baik sih. Ya Robi inginnya jadian sih sama Zahra gitu karena Zahra cantik dan perilakunya baik sih. Setelah di pikirkan dengan baik sih…Valen ingin beneran sih jadian sama Tasya, ya makanya Valen menjalankan pendekatan dengan baik sama Tasya gitu. Valen ngajak jalan Tasya sih ke mall Orchard Park untuk nonton film di bioskop dan makan dan minum juga gitu. Tasya mau sih di ajak jalan sama Valen gitu. Ceritanya sih Valen dan Tasya sudah berada di mall Orchard Park, ya keduanya menikmati keadaan mall yang aman dan nyaman gitu. Sesuai dengan rencana sih….Valen dan Tasya mau nonton film di bioskop gitu, ya Valen bertemu tidak sengaja dengan baik sama Mila. Ya Mila memang kerja dengan baik di mall Orchard Park. Mila mengerti dengan keadaan sih bahwa Valen jalan bareng dengan cewek, ya nonton film di bioskop dan juga makan dan minum gitu. Ceritanya Valen dan Tasya selesai urusan di mall Orchard Park, ya keduanya pulang ke rumah masing-masing gitu. Sebenarnya Valen ngajak jalan Tasya….inginnya Valen menyatakan cinta sama Tasya gitu…..tapi karena Valen bertemu dengan Mila yang kerja dengan baik di mall Orchard Park jadinya Valen tidak jadi sih menyatakan cinta sama Tasya gitu. Valen yang dilema antara Mila dan Tasya, ya Valen meminta Robi sih untuk memberikan masukkan baik sih untuk menyelesaikan masalah dilema Valen gitu. Robi memang memberikan masukkan baik sih sama Valen urusan dilema sih….antara Mila dan Tasya gitu, ya masukan Robi itu “Valen harus mengikuti dengan baik rasa yang ada di hati Valen gitu!”. Valen menerima dengan baik sih masukkan baik dari Robi gitu, ya Valen mengikuti dengan baik sih rasa di hati Valen gitu. Rasa itu sih…Valen cinta Mila gitu. Ya Valen berusaha dengan baik sih balikan dengan Mila gitu. Ayahnya Mila sekarang hanya bisa duduk di kursi roda, ya karena kecelakaan motor gitu. Ayah Mila tidak kerja di perusahaan karena keadaannya gitu. Mila memutuskan lebih baik kerja di mall Orchard Park dari pada kuliah gitu. Hasil dari kerja di mall Orchard Park untuk kedua orang tua gitu. Valen berusaha dengan baik sih untuk balikan sama Mila. Orang tua Mila menerima Valen dengan baik sih, ya jadi Valen berhasil balikan dengan Mila gitu. Senang banget sih Valen balikan dengan Mila gitu. Robi senang sih Valen balikan sama Mila gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Valen dan Mila gitu. Tasya yang tahu Valen menjalin cinta sama Mila, ya Tasya mengerti dengan keadaan gitu. Budi yang kerjaannya guru SMA Negeri yang ada di Batam gitu, ya Budi suka dengan Tasya gitu. Rumah Budi dekat sih dengan rumah Tasya gitu. Dengan pendekatan yang baik sih, ya Budi berhasil jadian dengan Tasya. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Budi dan Tasya gitu. Memang sih Budi dan Tasya jalan-jalan sih dengan motor Budi, ya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Di mall Orchard Park, ya Budi dan Tasya berada gitu…menikmati keadaan di mall sih…nonton film di bioskop, yaaa makan dan minum juga gitu sih. Setelah urusan dari mall selesai sih, ya Budi dan Tasya pulang ke rumah masing-masing gitu. Budi menjalankan kerjaannya dengan baik sih guru SMA Negeri gitu, ya Tasya menjalankan kuliah dengan baik sih. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Budi dan Tasya baik sih, ya keduanya merencanakan dengan baik menikah sih demi kebaikkan keduanya gitu. Robi yang ingin jadian sama Zahra, ya Robi gagal gitu karena Zahra di jodohkan sama Arbil gitu. Ya Arbil menjalankan usaha dealer motor gitu. Arbil dan Zahra memang ada rencana menikah gitu. Valen mengerti dengan baik sih keadaan Robi yang gagal jadian sama Zahra karena Zahra di jodohkan sama Arbil gitu. Valen memberikan masukan yang baik sama Robi, ya jadi Robi memutuskan dengan baik melupakan Zahra saja demi kebaikkan Robi gitu. Robi dan Valen menjalankan kuliah dengan baik sih gitu. Sampai suatu hari, ya Robi bertemu dengan teman masa SMA yang bernama April, ya pertemuan tidak sengaja di jalan gitu. April kerja dengan baik Alfamart gitu. Memang April memilih kerja dari pada kuliah karena keadaan keluarga April gitu. Hubungan pertemanan Robi dan April baik sih. Keinginannya Robi jadian sama April sih. Memang sih April suka dengan Robi dari masa SMA sampai sekarang gitu. Valen mendukung dengan baik sih…Robi jadian dengan April, ya cewek yang di sukai dengan baik sama Robi gitu. Pendekatan di jalankan dengan baik sih…Robi yang ingin jadian sama April gitu. Usaha Robi berhasil jadian sama April karena April suka sama Robi gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Valen dan Mila senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan dengan baik sih Robi dan April gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus!" kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Kisah persahabatan yang baik sih tokoh Valen dan tokoh Robi," kata Eko.

"Begitulah ceritanya!!!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik main permainam kartu remi gitu.

Wednesday, December 24, 2025

BLOOD DIAMOND

Malam yang gelap, ya di langit ada bintang dan bulan gitu. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus tentang perkebunan-perkebunan yang ada Jawa Barat di chenel TVRI gitu, yaaa seperti biasa sih...Budi duduk santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Pada tahun 1999, Sierra Leone dilanda perang saudara. Front Persatuan Revolusioner meneror pedesaan dan memperbudak banyak penduduk setempat untuk memanen berlian, yang mendanai upaya perang mereka yang semakin berhasil. Solomon Vandy, seorang nelayan Mende dari Shenge, dipisahkan dari keluarganya dan ditugaskan ke angkatan kerja yang diawasi oleh Kapten Poison, seorang panglima perang yang kejam.

Saat menambang sungai, Vandy menemukan berlian merah muda yang sangat besar. Kapten Poison mencoba mengambil batu itu, tetapi daerah itu tiba-tiba diserbu oleh pasukan pemerintah. Vandy mengubur batu itu sebelum ditangkap. Vandy dan Poison dipenjara di Freetown bersama dengan Danny Archer, seorang penyelundup senjata kulit putih dari Rhodesia dan veteran Perang Perbatasan yang dipenjara karena mencoba menyelundupkan berlian ke Liberia. Berlian itu ditujukan untuk Rudolph van de Kaap, seorang eksekutif pertambangan Afrika Selatan yang korup.

Mendengar berlian merah muda di penjara, Archer mengatur agar dirinya dan Vandy dibebaskan. Dia pergi ke Cape Town untuk bertemu majikannya: Kolonel Coetzee, seorang Afrikaner yang sebelumnya bekerja di South African Force era apartheid (yang juga pernah bertugas di Batalyon 32), yang sekarang memimpin sebuah perusahaan militer swasta. Archer menginginkan berlian itu agar dia dapat menjualnya kepada van de Kaap dan pensiun, tetapi Coetzee menginginkannya sebagai kompensasi atas misi penyelundupan Archer yang gagal. Archer kembali ke Sierra Leone, menemukan Vandy, dan menawarkan untuk membantunya menemukan keluarganya jika dia mau membantu mendapatkan kembali berlian itu.

RUF menaklukkan Freetown, sementara putra Vandy, Dia, ditangkap untuk bertugas sebagai tentara anak di bawah Kapten Poison yang dibebaskan. Archer dan Vandy berhasil melarikan diri ke Lungi, di mana mereka berencana untuk mencapai Kono dengan bantuan seorang jurnalis Amerika, Maddy Bowen, sebagai imbalan bagi Archer yang memberikan bukti perdagangan berlian ilegal. Maddy membantu Vandy menemukan keluarganya yang tersisa di sebuah kamp pengungsi di Guinea. Akhirnya, ketiganya tiba di Kono setelah perjalanan yang mengerikan, di mana Coetzee dan pasukan pribadinya — yang dikontrak oleh pemerintah Sierra Leone — bersiap untuk memukul mundur serangan pemberontak.

Sementara Maddy menceritakan kisahnya, kedua pria itu berangkat menuju perkemahan Kapten Poison. Dia, yang ditempatkan bersama garnisun RUF di sana, dihadang oleh Vandy, tetapi karena telah dicuci otak, dia menolak untuk mengakui ayahnya. Archer mengirimkan koordinat lokasi tersebut melalui radio kepada Coetzee, yang mengarahkan serangan udara dan darat gabungan ke perkemahan tersebut. Vandy menemukan Kapten Poison dan memukulinya hingga mati dengan sekop saat para tentara bayaran mengalahkan para pembela RUF.

Coetzee kemudian memaksa Vandy untuk mengeluarkan berlian tersebut, tetapi dibunuh oleh Archer, yang menyadari bahwa Coetzee pada akhirnya akan membunuh mereka berdua. Dia sempat menodongkan senjata kepada mereka berdua, tetapi Vandy menghadapinya lagi dan memperbarui ikatan kekeluargaan mereka. Dikejar oleh tentara bayaran yang pendendam, Archer mengungkapkan bahwa dia telah terluka parah dan mempercayakan batu tersebut kepada Vandy, menyuruhnya untuk mengambilnya demi keluarganya. Vandy dan putranya bertemu dengan pilot Archer, yang menerbangkan mereka ke tempat yang aman sementara Archer menelepon Maddy untuk terakhir kalinya; mereka mengucapkan selamat tinggal terakhir saat Archer meminta bantuannya untuk Vandy, dan memberinya izin untuk menyelesaikan artikelnya. Archer akhirnya menikmati pemandangan Afrika yang indah sebelum meninggal.

Vandy tiba di London dan bertemu dengan perwakilan van de Kaap; ia menukar berlian merah muda itu dengan sejumlah besar uang dan bersatu kembali dengan seluruh keluarganya. Maddy mengambil foto-foto transaksi itu untuk dipublikasikan dalam artikelnya tentang perdagangan berlian, yang mengungkap tindakan kriminal van de Kaap. Vandy tampil sebagai pembicara tamu di sebuah konferensi tentang "berlian berdarah" di Kimberley, dan disambut dengan tepuk tangan meriah.

***

Budi selesai baca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi gitu.

"Hari ini...umat Kristen menjalankan perayaan," kata Eko.

"Realitanya memang begitu sih...hari ini umat Kristen menjalankan perayaan Natal," kata Budi.

"Hidup ini tetap sama!" kata Eko.

"Yaaa hidup ini memang tetap sama!" kata Budi.

"Yang imannya kuat tetap menetapi dengan baik ajaran agama Kristen gitu. Bagi imannya tidak kuat atau lemah...gitu....tidak menjalankan ajaran agama Kristen gitu," kata Eko.

"Realitanya memang begitu sih," kata Budi.

"Toleransi tetap sih jalankan dengan baik sih...di negeri ini, ya kan Budi?" kata Eko.

"Ya memang Eko...Toleransi tetap di jalankan dengan baik di negeri ini!" kata Budi.

"6 ajaran agama berkembang dengan baik di Indonesia," kata Eko.

"Ya realitanya memang begitu sih....6 ajaran agama berkembang dengan baik di Indonesia," kata Budi.

"Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko.

"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Budi.

"Orang-orang pemerintahan tetap menjalankan dengan baik kerjaannya mengawasi dengan baik urusan agama ini dan itu karena perbedaan agama ini dan itu, ya ada perdebatan agama ini dan itu gitu.....tujuannya mencegah dari perselisihan atau pertikaian gitu," kata Eko.

"Realitanya memang begitu...tentang orang-orang pemerintahan mengawasi dengan baik urusan agama ini dan itu," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan ular tangga saja Budi!" kata Eko.

"Okey. Main permainan ular tangga!" kata Budi.

Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu. 

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi. 

"Budi mau cerita toh. Yaaa silakan Budi bercerita dengan baik gitu!" kata Eko. 

"Begini ceritanya!" kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Kenzi tinggal dengan baik di Jakarta, ya memang sih Kenzi tinggal di panti asuhan gitu dari bayi sampai sekarang dewasa sih. Pemilik panti asuhan adalah Tasya gitu. Ya Tasya statusnya janda gitu, ya suami Tasya yang bernama Devan telah lama meninggal gitu. Kenzi memang menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu dan dapat beasiswa gitu karena Kenzi pinter gitu. Rasa suka Kenzi pada film, ya Kenzi membuat YouTobe yang menceritakan dengan baik sih cerita-cerita rakyat gitu. Yang main di film yang di buat Kenzi adalah anak-anak panti asuhan gitu. Usaha membuat YouTobe yang di jalankan Kenzi dengan baik, ya menghasilkan uang gitu. Uang yang dapat dari YouTobe sih…untuk anak-anak panti asuhan gitu. Tasya senang dengan kerja keras Kenzi yang berhasil mendapatkan uang dari YouTobe untuk anak-anak panti asuhan gitu. Kenzi memang berteman baik sih dengan Galaksi, ya panggilannya Gala gitu. Gala menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Kenzi dan Gala memang satu fakultas gitu. Andre dan Ayu adalah orang tua Gala gitu. Andre menjalankan usaha bengkel mobil dan motor sih. Gala memang sih kerja dengan baik di bengkel Andre gitu. Usaha Andre lancar berkat doa dan usaha gitu, ya memang Andre memberikan sedikit rezeki pada panti asuhan yang di kelola dengan baik sama Tasya gitu. Kenzi memang ke kampus pake motor sih, ya motornya Devan yang di berikan sama Tasya gitu. Gala dan Kenzi yang berteman baik, ya keduanya sering sih jalan-jalan dengan motor sih…ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Memang biasa sih….Kenzi dan Gala ke Angkringan gitu, ya untuk menikmati makanan dan minuman yang enak gitu. Di Angkringan memang sih biasa sih ngumpul muda dan mudi tujuannya menikmati dengan baik sih makanan dan minuman yang enak sambil ngobrol ini dan itu. Kenzi dan Gala ngobrolnya sih tentang sepak bola karena keduanya suka dengan sepak bola gitu…..dan juga Gala dan Kenzi ngobrol tentang….orang tua kandung Kenzi, ya apakah Kenzi mencari orang tua kandung Kenzi karena dari bayi sampai dewasa Kenzi tinggal dengan baik di panti asuhan gitu?. Kenzi memberi tahu Gala sih, ya bahwa Kenzi mencari orang tua kandung Kenzi gitu dan belum dapat hasil gitu. Gala dan Kenzi menjalankan kuliah dengan baik di Universitas gitu. Mutiara panggilannya Ara gitu. Ya Ara kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Gala dan Kenzi memang berteman baik sama Ara, ya karena satu fakultas gitu. Ya Gala suka sama Ara dan Kenzi suka dengan Ara tapi Kenzi masih memilih fokus kuliah dari pada urusan kisah cinta gitu. Gala mengajak Kenzi untuk bersaing sih untuk jadian sama Ara gitu. Setelah di pertimbangkan dengan baik sih…..Kenzi menerima dengan baik ajakan Gala gitu jadi Kenzi dan Gala bersaing dengan baik untuk jadian sama Ara gitu. Pendekatan di jalankan dengan baik sih…Kenzi dan Gala untuk jadian sama Ara gitu. Ara anaknya Epy dan Wulan gitu. Epy menjalankan usaha dealer mobil gitu. Ara suka sih di sukai dua cowok baik sih…..Kenzi dan Gala gitu. Yang paling di sukai Ara adalah Kenzi gitu. Usaha Gala dan Kenzi yang ingin jadian sama Ara, ya pada akhirnya….Ara memilih dengan baik Kenzi gitu. Kenzi dan Ara yang jadian dengan baik, ya keduanya menjalankan dengan baik sih kisah cinta gitu. Gala menerima dengan baik sih tidak di pilih Ara, ya nama juga usaha gitu. Gala senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan dengan baik sih…..Kenzi dan Ara gitu. Memang sih Kenzi dan Ara jalan-jalan dengan baik sih dengan motor, ya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Memang sih Kenzi dan Ara ke Angkringan gitu untuk menikmati makanan dan minuman yang enak sambil ngobrol ini dan itu sih. Kuliah Kenzi di jalankan dengan baik dan kisah cinta Kenzi dengan Ara baik sih. Gala kuliah memang baik sih. Kenzi mengajak Ara ke panti asuhan Tasya. Ya Ara senang sih berada di panti asuhan Tasya karena anak-anak panti….baik pada Ara gitu. Kenzi memberitahukan pada Ara siapa diri Kenzi sebenarnya sih? Kenzi di taruh di panti asuhan dari bayi gitu. Ya Kenzi memang mencari orang tua kandungnya gitu dan Kenzi memperlihatkan sebuah foto diri Kenzi masih bayi gitu pada Ara. Ya Ara mengingat dengan baik foto sih, ya ternyata fotonya sama persis dengan foto yang selalu di simpan dengan baik sama Wulan, ya Ibunya Ara gitu. Ara mengajak Kenzi untuk bertemu dengan Wulan gitu. Kenzi dan Wulan bertemu dengan baik dan mencocokan foto yang di pegang Kenzi dan Wulan gitu. Foto memang cocok sih, ya karena memang Wulan membuat dua foto gitu. Kenzi adalah anaknya Wulan gitu. Wulan menceritakan dengan baik sih kenapa Kenzi di taruh di panti asuhan Tasya? Ya Wulan harus menaruh Kenzi ke panti asuhan Tasya karena orang tua Wulan gitu, ya Kenzi anak hasil di luar nikah sih dengan cowok yang di sukai Wulan yang bernama Gery gitu. Ya Gery meninggal sih karena kecelakaan mobil gitu. Wulan menikah dengan Epy yang berstatus duda anak satu gitu dan istri Epy yang bernama Mawar meninggal sih karena serangan jantung gitu. Wulan menyayangi dengan baik Mutiara seperti anaknya sendiri, ya jadi rumah tangga Wulan dan Epy baik gitu. Wulan meminta maaf sama Kenzi karena keadaan Kenzi di taruh di panti asuhan gitu. Kenzi yang didik dengan baik sama Tasya, ya Kenzi memaafkan Wulan gitu. Hubungan Ibu dan anak baik sih, ya Wulan dan Kenzi gitu. Hubungan kisah cinta Kenzi dengan Ara di restui dengan baik sih Epy dan Wulan gitu. Gala senang sih Kenzi yang bertemu dengan Ibu kandungnya, ya Wulan gitu. Sekarang ini Gala sedang dekat dengan cewek yang bernama Amanda gitu. Ya Amanda teman kuliah Gala gitu. Ya memang sih Amanda baru putus sih cinta sama Ardian karena Ardian selingkuh sama Jelita gitu. Memang Ardian dan Jelita kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Hubungan kisah cinta yang di jalankan Ardian dan Jelita baik sih. Hubungan kisah cinta Ardian dan Jelita yang baik, ya membuat Amanda kesal sih. Gala ingin sih jadian sama Amanda gitu. Ketika mau menyatakan cinta, ya Gala gagal sih untuk menyatakan cinta sama Amanda karena Amanda jadian sama Fajar gitu. Ya Fajar menjalankan usaha restoran Rasa Nusantara gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Fajar dan Amanda gitu. Sampai suatu hari, ya Gala bertemu dengan teman masa SMA yang bernama Aluna, ya panggilannya Luna gitu….memang sih pertemuan Gala dan Luna….tidak sengaja di jalan gitu. Luna tidak kuliah karena keadaan gitu, ya Luna kerja dengan baik di Alfamart gitu. Hubungan pertemanan Gala dan Luna baik sih. Gala suka sama Luna, ya Gala berusaha dengan baik untuk jadian sama Luna gitu. Luna pernah pacaran sih dengan cowok yang bernama Farhan gitu. Ya Farhan kerjaannya dokter di rumah sakit yang ada di Jakarta gitu. Hubungan Farhan dan Luna putus sih karena Farhan yang masih cinta sama Jihan jadi Farhan balikan dengan Jihan gitu. Luna melupakan Farhan demi kebaikkan Luna gitu. Farhan dan Jihan menjalankan kisah cinta yang baik, ya keduanya menikah dengan baik gitu. Usaha Gala berhasil jadian sama Luna, ya karena Luna suka dengan Gala gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih……Gala dan Luna gitu. Kenzi dan Ara senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan dengan baik Gala dan Luna gitu. Memang sih…Gala dan Luna jalan-jalan dengan motor sih, ya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Gala dan Luna ke Angkringan gitu untuk menikmati makanan dan minuman yang enak, ya dan ngobrol ini dan itu sih. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko. 

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Kisah persahabatan yang baik tokoh Kenzi dan tokoh Galaksi," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Emmm," kata Eko. 

Budi dan Eko, yaaa asik main permainan ular tangga gitu.

"Ngomongin acara Tv," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Acara Tv....DA7 Grand Final...Valen dan Tasya...bagus kan Eko?" kata Budi.

"Aku nonton dengan baik sih...acara Tv....DA7 Grand Final....Valen dan Tasya, ya bagus sih!" kata Eko.

"Hiburan yang menghibur dengan baik penonton di rumah," kata Budi.

"Realitanya memang begitu," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

Budi dan Eko tetap asik main permainan ular tangga gitu.

Tuesday, December 23, 2025

STUCK IN LOVE

"Bulan bersinar dengan baik," kata Budi.

Memang sih seperti biasanya Budi duduk di depan rumahnya sambil menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Novelis dan guru Bill Borgens masih merindukan Erica, yang meninggalkannya demi Martin dua tahun lalu. Alih-alih menulis, ia memata-matai mereka saat 'joging'. Putra remaja mereka, Rusty, diam-diam naksir teman sekelasnya, Kate, dan putri mereka yang sinis dan berusia kuliah, Sam, lebih suka one night stand daripada hubungan asmara.

Pada hari Thanksgiving, Bill masih menyediakan tempat bagi Erica. Saat makan malam, Sam mengumumkan penerbitan novel pertamanya. Bill sangat gembira, karena ia telah membesarkan mereka untuk menjadi penulis, tetapi kesal karena ia tidak membantu Erica. Rusty pergi makan malam kedua dengan Erica dan Martin, tetapi Sam menolak, dengan alasan pengkhianatan Erica.

Di sebuah bar, setelah teman sekelas Sam, Lou, memperingatkannya tentang kebejatan, Lou sendiri bersikeras dan mereka pergi minum kopi. Saat mendiskusikan buku-buku favorit, Sam merasa gugup karena selera mereka yang sama, jadi mereka kabur, takut menjalin hubungan. Ketika Lou tidak datang ke seminar menulis mereka, dia menemukannya di rumah ibunya yang sedang sekarat.

Sam, melihat kelemahan Lou, pergi bersamanya. Saat membahas novelnya, Lou menjelaskan Erica terang-terangan meniduri Bill. Mendengarkan lagu favorit Lou, Between the Bars karya Elliott Smith, Sam mulai menangis, takut Sam akan menyakitinya. Lou berjanji tidak akan menyakitinya, dan mereka berciuman.

Rusty membaca puisi di kelas, yang bercerita tentang Kate. Karena Bill membayar anak-anaknya untuk menulis jurnal secara rutin, ia membaca jurnal Rusty untuk memeriksa kemajuannya. Ketika ketahuan, Bill menyarankan agar ia benar-benar menjalani hidup untuk menjadi penulis yang lebih baik.

Tanpa sengaja melihat Kate menggunakan kokain di pesta pacarnya Glen, Rusty dan temannya Jason mulai pergi. Ketika Glen memukulnya, Rusty meninjunya dan ketiganya kabur. Memar dan mabuk, Rusty membawanya pulang. Saat dia menidurkan Kate, Kate menebak puisinya tentangnya, mereka berciuman dan memulai hubungan. Pada Hari Natal, mereka berhubungan seks di lemari pakaiannya sehingga itu berkesan. Rusty memberi Kate salinan novel favoritnya It, dan Kate memberinya album favoritnya. Sebagai seorang pecandu, Erica memergoki Kate sedang mengincar obat-obatannya.

Bill pernah berkencan dan jogging dengan tetangganya yang sudah menikah, Tricia, tetapi masih bersedih karena Erica. Saat berbelanja Natal, dia bertemu dengan Erica dan, sambil minum kopi, mengatakan bahwa dia akan menjadi suami yang jauh lebih baik jika mereka mencoba lagi. Tricia membantu Bill membuat profil kencan daring. Setelah kencan yang lumayan, dia berhenti untuk menitipkan cincin kawinnya di rumah Erica, tetapi berubah pikiran setelah melihat Erica membaca bukunya.

Pada peluncuran buku Sam, Bill menyampaikan pidato tentang proses menulis. Lou mengundang Erica, yang merasa tidak nyaman, tetapi Bill mendorongnya untuk berbicara dengan Sam. Ketika Erica mencoba, dia hampir tidak menanggapinya. Sam memutuskan hubungan dengan Lou karena mengundang Erica.

Sam tanpa sengaja memberikan sampanye kepada Kate si pecandu alkohol, yang menjadi tidak berdaya setelah mencampur obat-obatan dan alkohol. Teman sekelas Sam, Gus, membawanya pulang, di mana Bill dan Erica menemukan Kate yang tidak sadarkan diri, diperkosa. Rusty yang hancur, mabuk-mabukan. Saat berada di sebuah toko swalayan bersama Jason, ia bertemu Glen, yang memukulinya. Kate meminta maaf kepada Rusty dari pusat rehabilitasi, berharap ia akan pantas mendapatkannya suatu hari nanti.

Bill yang khawatir menyarankan Rusty untuk menyalurkan rasa sakitnya ke dalam tulisannya, yang kemudian menjadi tenang ketika dia bertanya apakah dia melakukan hal yang sama dengan Erica. Cerita yang dihasilkan diberi judul setelah "I've Just Seen a Face" (yang didengarnya ketika memikirkan Kate). Kemudian, penulis favoritnya Stephen King menelepon, seperti yang diberikan Sam kepadanya, yang menerbitkannya di The Magazine of Fantasy and Science Fiction.

Sam yang frustrasi menyuruh Bill melupakan Erica. Bill kemudian mengakui telah meninggalkan mereka selama enam bulan saat Erica masih bayi, jadi, saat Erica menunggunya, Bill berjanji akan melakukan hal yang sama untuk Erica. Ketika Lou menelepon Sam setelah kematian ibunya, ia menyadari kesalahannya sendiri dan bahwa ia mencintai ibunya. Ia berbaikan dengan Erica, kembali bersama Lou, dan mendukungnya melewati kematian ibunya.

Setahun kemudian, Bill belum menyiapkan tempat untuk Erica untuk Thanksgiving. Sam yang tidak terlalu sinis masih bersama Lou. Saat mereka duduk, Erica datang dan dengan berlinang air mata meminta untuk bergabung dengan mereka. Terkejut, Bill senang Erica akhirnya pulang. Sementara keluarga merayakan, Bill menceritakan dari What We Talk About When We Talk About Love.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum teh dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan di depan rumahnya Budi gitu. Eko duduk dengan baik dekat Budi gitu. 

"Emmm," kata Eko.

"Main permainan ular tangga saja!" kata Budi.

"Okey....main permainan ular tangga!" kata Eko.

Budi mengambil permainan ular tangga di bawah meja, ya permainan ular tangga di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu.

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi. 

"Budi mau cerita toh. Yaaa silakan Budi bercerita dengan baik gitu!. Aku mendengarkan dengan baik cerita Budi seperti mendengarkan dengan baik sih...sandiwara radio gitu," kata Eko. 

"Begini ceritanya!" kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Galaksi tinggal dengan baik di Jakarta, ya bersama dengan kedua orang tuanya gitu. Epy dan Wulan adalah orang tuanya Galaksi gitu. Epy menjalankan usaha toko elektronik gitu. Galaksi dan Wulan membantu dengan baik usaha toko elektronik yang di jalankan dengan baik sama Epy gitu. Memang sih Galaksi menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Ya Galaksi bisa sih memperbaiki benda-benda yang rusak termasuk Hp gitu, ya jadi Galaksi membuat YouTobe yang tema memperbaiki benda-benda elektronik gitu. Teman baik Galaksi adalah Kenzi, ya pangilannya Ken gitu. Ken memang kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Ken dan Galaksi beda fakultas gitu. Ken punya adik cantik yang bernama Mila gitu. Mila menjalankan sekolah SMA gitu. Gery dan Rara adalah orang tua Ken dan Mila gitu. Gery menjalankan usaha bengkel motor dan mobil gitu. Ya Ken memang membantu dengan baik sih usaha bengkel yang di jalankan Gery gitu. Mila yang menjalankan sekolah SMA dengan baik yang ada di Jakarta gitu. Teman satu kelas Mila yang bernama Valen, ya Valen menyukai Mila sih. Tasya memang satu kelas dengan Valen dan Mila gitu. Ya Tasya suka dengan Valen gitu. Karena rasa suka sih……Tasya mendekati Valen dengan baik gitu. Ya Valen menganggap Tasya teman saja sih, ya yang di sukai Valen adalah Mila gitu. Keinginan Valen sih jadian sama Mila gitu. Ken memang membuat YouTobe sih tentang memperbaiki motor dan mobil gitu. Galaksi dan Ken menjalankan kuliah dengan baik sih. Memang sih Galaksi dan Ken jalan-jalan dengan baik sih dengan motor, ya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Di suatu tempat yang ada syuting sinetron gitu, ya Ken dan Galaksi ke tempat yang ada syuting sinetron gitu. Galaksi dan Ken menonton dengan baik sih…syuting sinetron Mencintai Ipar Sendiri. Kalau di rumah sih…Galaksi dan Ken menonton dengan baik sih di Tv sinetron Mencintai Ipar Sendiri gitu, ya pendapat keduanya sih….cerita sinetron Mencintai Ipar Sendiri bagus gitu dan artisnya ganteng-ganteng dan cantik-cantik gitu. Nama juga Ken dan Galaksi cowok sih dan masih jomlo sih, ya wajar sih…kedua menyukai dengan baik artis cewek sinetron Mencintai Ipar Sendiri gitu. Ken dan Galaksi berfoto dengan baik sih sama artis sinetron Mencintai Ipar Sendiri, ya artis Laura Theux, dan Marcel Chandrawinata. Memang sih foto artis di simpan dengan baik di Hp Ken dan Galaksi gitu. Pendapat Ken dan Galaksi sih…artis sinetron Mencintai Ipar Sendiri…baik sih perilakunya gitu. Urusan nonton syuting sinetron selesai sih, ya Ken dan Galaksi pulang ke rumah masing-masing gitu. Ya seperti biasa sih Ken dan Galaksi menjalankan dengan baik kuliah gitu. Galaksi yang membuat YouTobe dengan baik tema memperbaiki benda-benda elektronik gitu, ya berhasil menghasilkan uang gitu. Uang yang di dapatkan dari YouTobe di gunakan dengan baik sih sama Galaksi untuk membayar kuliah, infak, sodakoh, dan zakat gitu. Sedangkan Ken yang memuat YouTobe dengan baik tema memperbaiki motor dan mobil, ya berhasil menghasilkan uang gitu. Ya uang yang di dapatkan dari YouTobe di gunakan dengan baik sih sama Ken untuk membayar kuliah, infak, sodakoh, dan zakat gitu. Valen yang suka dengan Mila, ya rasa di dalam hati di pendem dengan baik sama Valen karena suka sama Mila jadi Valen memutuskan dengan baik sih untuk jadian sama Mila gitu. Tasya yang suka dengan Valen, ya Tasya memang berusaha dengan baik dekat dengan Valen dengan tujuannya Valen mau dengan Tasya. Sikap Valen sama Tasya tetap sama sih….bahwa Valen menganggap Tasya teman saja gitu. Memang Tasya mengetahui dengan baik sih…Valen menyukai Mila dan Valen berusaha dengan baik untuk jadian sama Mila gitu. Tasya tidak suka sih Valen jadian sama Mila, ya inginnya Tasya sih tetap sih…Valen harus jadian sama Tasya gitu. Tasya yang meminta masukan baik sama temannya yang bernama Indro urusan Tasya yang suka dengan Valen gitu. Ya Indro memang teman satu kelasnya Tasya gitu. Ya Indro cupu sih, ya memang sih Indro pinter karena senangnya baca buku gitu. Indro memang menjelaskan dengan baik berdasarkan di buku novel tentang cinta dan ada kesamaan dengan urusan Tasya sama Valen sih, ya bahwa Tasya terobsesi sama Valen makanya Tasya kekeh ingin jadian sama Valen dan Tasya tidak menginginkan cewek lain jadian sama Valen gitu, ya jadi jika Tasya mengambil keputusan yang buruk sih bisa saja Tasya menyingkirkan cewek lain agar tidak jadian sama Valen gitu. Masukan baik dari Indro membuat Tasya berpikir dengan baik gitu sampai berkali-kali gitu. Ya karena Valen menganggap Tasya teman saja, ya Tasya menerima dengan baik gitu dan Tasya membuang dengan baik rasa obsesi Tasya yang ingin bersama Valen gitu. Valen yang berusaha dengan baik sih, ya berhasil sih jadian dengan Mila gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Valen dan Mila gitu. Tasya yang mengetahui dengan baik Valen menjalankan cinta sama Mila, ya Tasya mengerti dengan keadaan dengan baik sih jadi fokus sekolah SMA saja gitu. Devan teman sekelas Tasya gitu, ya Devan menyukai Tasya gitu. Memang sih Devan berusaha dengan baik sih untuk jadian sama Tasya gitu. Tasya membuka hatinya dengan baik sih karena di sukai Devan gitu. Usaha Devan berhasil sih jadian dengan Tasya gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih…Devan dan Tasya gitu. Ken mengajak Galaksi sih…untuk nonton dangdut di studio Tv Indosiar gitu. Galaksi menerima sih ajakan Ken untuk menonton dangdut di studio Tv Indosiar gitu. Ceritanya sih di buat dengan baik sih…di studio Tv Indosiar gitu, ya Ken dan Galaksi berada gitu…dengan penonton yang suka dengan musik dangdut dan memang sih acaranya sih….DA7 Grand Final…Valen dan Tasya gitu. Acara DA7 meriah banget gitu, ya Ken dan Galaksi senang-senang dengan penonton yang suka dengan musik dangdut gitu. Memang pendukung Valen dan Tasya mendukung dengan baik sih, ya persaingan menjadi juara satu DA7 memang sengit banget gitu. Ceritanya di buat dengan baik sih, ya acara DA7 selesai gitu….Ken dan Galaksi pulang ke rumah masing-masing gitu. Ken dan Galaksi menjalankan kuliah dengan baik sih. Ken sekarang ini sedang dekat dengan cewek cantik yang bernama Mutiara, ya panggilannya Mutia gitu. Mutia memang kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Ken dan Galaksi satu fakultas sih dengan Mutia gitu. Ya Mutia anaknya Wendy dan Kiky gitu. Wendy menjalankan usaha dealer mobil gitu. Ken yang ingin jadian sama Mutia, ya memang sih Mutia suka dengan Ken tapi Ken mengalami masalah sih karena Wendy galak sih….jadi Wendy tidak suka Ken makanya Wendy tidak setuju jika Ken jadian sama Mutia gitu. Memang sih Ken dan Mutia berhasil jadian dengan baik sih karena saling suka sih. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Ken dan Mutia gitu. Galaksi senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan dengan baik sih…Ken dan Mutia gitu. Wendy tetap tidak suka Ken jadian sama Mutia gitu, ya jadinya hubungan Ken dan Mutia putus gitu. Ken dan Galaksi mencari kelemahannya Wendy dengan tujuannya Ken bisa kembali bersama Mutia gitu. Wendy ternyata suka dengan cewek cantik yang seksi dan bahenol seperti artis cantik atau model cantik majalah dewasa gitu. Wendy sedang dekat dengan cewek yang bernama Mawar gitu. Kerjaanya Mawar sih model cantik majalah dewasa gitu. Galaksi dan Ken yang mengambil foto kebersamaan Wendy dengan Mawar gitu, ya pake Hp Galaksi dan Ken gitu. Foto di cetak dengan baik Galaksi dan Ken gitu. Dengan foto kebersamaan Wendy dan Mawar gitu di tangan Ken, ya Ken bicara dengan baik sama Wendy untuk negoisasi dengan baik agar Ken di bolehkan berpacaran dengan Mutia gitu. Wendy yang ketakutan ketahuan sama Kiky, ya Wendy memperbolehkan Ken berpacaran dengan Mutia gitu. Rahasia hubungan Wendy dan Mawar sih aman di tangan Ken, ya foto di simpan dengan baik gitu. Kiky memang telah lama curiga sih dengan Wendy. Dengan bantuan teman baik Kiky yang bernama Andhika yang kerjaannya detektif cinta gitu. Andhika mendapatkan bukti dengan baik sih kebersaman Wendy dengan Mawar gitu berupa foto dan di serahkan pada Kiky gitu. Wendy yang ketahuan sama Kiky bahwa Wendy selingkuh dengan Mawar gitu. Wendy memutuskan hubungan dengan Mawar gitu. Hubungan rumah tangga Kiky dan Wendy menjadi baik gitu. Hubungan kisah cinta Ken dan Mutia tetap baik sih. Sedang Galaksi sedang dekat dengan cewek yang bernama Aluna gitu. Ya Aluna kerja dengan baik di Alfamart gitu, ya memang Aluna tidak kuliah karena keadaan gitu. Rumah Aluna tidak jauh dari rumah Galaksi gitu. Andre dan Ayu adalah orang tua Aluna gitu. Andre kerjaannya sopir bajai gitu. Galaksi yang berusaha dengan baik sih untuk jadian sama Aluna gitu. Aluna memang suka dengan Galaksi gitu. Usaha Galaksi berhasil jadian sama Aluna gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Galaksi dan Aluna gitu. Ken dan Mutia senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan dengan baik sih Galaksi dan Aluna gitu. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus!" kata Eko. 

"Sekedar cerita saja!. Di dunia ada yang lebih baik bercerita sih dari pada aku, ya yang lebih baik adalah sinetron dan film...produksi luar negeri, produksi dalam negeri, dan gabungan produksi sih....luar negeri dengan dalam negeri. Memang sih sinetron dan film produksi luar negeri dan produksi dalam negeri berkaitan dengan ekonomi sih. Roda ekonomi di gerakkan dengan baik demi hidup ini sih" kata Budi.

"Aku paham sih omongan Budi!" kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Kisah persahabatan yang baik...tokoh Galaksi dan tokoh Kenzi," kata Eko. 

"Yaaa begitulah ceritanya!!!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan ular tangga gitu.

LIGHTYEAR

"Malam hari. Keadaan lingkungan baik," kata Budi.

Budi seperti biasa sih....duduk santai di depan rumahnya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu.

"Baca cerpen saja!" kata Budi.

Budi mengambil buku di bawah meja, ya buku di buka dengan baik dan cerpen di baca dengan baik gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Sebuah kapal penjelajah Star Command mengubah arah untuk menyelidiki tanda-tanda kehidupan di dunia tak dikenal T'Kani Prime. Terbangun dari hibernasi, Space Ranger Buzz Lihhtyear dan komandan sekaligus sahabatnya Alisha Hawthorne menjelajah bersama rekrutan baru. Mereka terpaksa mundur ke kapal penjelajah mereka setelah menemukan bahwa planet itu dihuni oleh makhluk hidup yang bermusuhan. Menyalahkan dirinya sendiri atas kerusakan yang dialami kapal selama mundur, yang memaksa kru untuk kembali ke permukaan, Buzz mengajukan diri sebagai pilot uji untuk kristal bahan bakar hyperspace yang perlu mereka kembangkan untuk kembali ke rumah.

Setahun kemudian, kru telah membangun koloni baru untuk melakukan perbaikan. Namun, setelah uji terbang selama empat menit, Buzz menemukan bahwa empat tahun telah berlalu di T'Kani Prime, karena efek dilatasi waktu akibat perjalanan dengan kecepatan relativistik. Buzz diperkenalkan pada kucing robot oranye Sox dan terus menguji bahan bakar hyperspace. Dengan setiap pengujian, empat tahun lagi berlalu di T'Kani Prime, hingga akhirnya lebih dari enam puluh enam tahun telah berlalu. Selama waktu ini, koloni berkembang, dengan Alisha membesarkan seorang putra dengan istrinya Kiko, yang kemudian meninggal karena usia tua, sementara Sox meningkatkan komposisi bahan bakar, yang memungkinkannya memperoleh kecepatan lebih cepat dari cahaya.

Melawan perintah penerus Alisha, Komandan Cal Burnside, Buzz menggunakan komposisi bahan bakar baru untuk uji coba hyperspace yang sukses. Namun, ia melompati dua puluh dua tahun ke masa depan di mana T'Kani Prime telah diserbu oleh robot Zyclops yang dipimpin oleh Zurg, komandan robot tersebut. Buzz bertemu dengan anggota pasukan pertahanan koloni, termasuk cucu perempuan Alisha yang sekarang sudah dewasa, Izzy Hawthorne, Mo Morrison, rekrutan baru yang naif, Darby Steel, seorang narapidana tua yang dibebaskan bersyarat, dan robot DERIC. Meskipun awalnya enggan bekerja dengan mereka, Buzz akhirnya menyukai mereka setelah mereka melarikan diri dari sarang serangga dan menyelidiki fasilitas pertambangan untuk memperbaiki kapal mereka. Bersama-sama, mereka berencana untuk menghancurkan pasukan penyerang di kapal induk Zurg.

Saat mereka kembali ke kapal, Zurg campur tangan dan menangkap Buzz, lalu mengungkapkan dirinya sebagai Buzz versi lama dari garis waktu alternatif, yang terpecah saat Buzz kembali ke planet setelah uji coba hyperspace yang berhasil: tanpa pasukan robot untuk menahan mereka, tentara dari koloni berusaha menangkap Buzz atas perintah Burnside, memaksanya melarikan diri ke luar angkasa. Buzz dan Sox ini melarikan diri dengan kecepatan penuh dan, melalui dilatasi waktu, terbang ratusan tahun ke masa depan yang jauh, di mana ia menemukan dan mencuri teknologi yang sangat canggih, dan akhirnya mengembangkan cara untuk melakukan perjalanan kembali ke masa lalu untuk mencegah dirinya terdampar di planet itu. Setelah menghabiskan bahan bakarnya sendiri, Zurg membutuhkan bahan bakar baru untuk melakukan perjalanan lebih jauh ke masa lalu dan menyelesaikan misinya, jadi ia memintanya dari dirinya yang lebih muda. Menyadari hal ini akan menghapus kehidupan Alisha dan Kiko bersama, bersama dengan Izzy dan kehidupan semua kolonis lainnya, Buzz menolak.

Dibantu oleh Sox milik Zurg, Buzz dan para kadet melarikan diri dari kapal Zurg dan menghancurkannya sendiri. Saat mereka kembali ke planet itu melalui pendaratan darurat, Zurg menyerang dan mengambil bahan bakar untuk dirinya sendiri. Buzz melontarkan diri untuk menembakkan bahan bakar, menyebabkan ledakan yang tampaknya membunuh Zurg. Dengan bahan bakar yang habis, Buzz akhirnya menerima T'Kani Prime sebagai rumahnya. Burnside menangkap kelompok itu dengan maksud menahan mereka atas tindakan sembrono mereka, tetapi mengalah mengingat keberanian Buzz melawan armada robot. Diperbolehkan untuk menghidupkan kembali Space Ranger Corps, Buzz secara tak terduga memilih Izzy, Mo, Darby, dan Sox sebagai peserta pelatihan pertamanya. Dengan kristal bahan bakar baru yang dibuat menggunakan komputer yang tertinggal selama pemberontakan, Buzz dan timnya memulai petualangan baru. Zurg diperlihatkan selamat dari ledakan tersebut.

***

Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya bagus, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu.

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong goreng gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya motor Eko di parkirkan dengan baik di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik dekat Budi.

"Emmm," kata Budi.

"Main permainan Dam saja!" kata Eko.

"Okey.....main permainan Dam!" kata Budi.

Budi mengambil permainan di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Dam dengan baik gitu.

"Emmm," kata Eko.

"Aku mau cerita Eko!" kata Budi.

"Budi mau cerita. Ya silakan Budi bercerita dengan baik!" kata Eko.

"Begini ceritanya!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Kenzi tinggal dengan baik di Jakarta dengan kedua orang tuanya gitu. Epy dan Wulan adalah orang tua Kenzi. Epy kerjaannya Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga) dan Wulan menjalankan usaha butik gitu. Memang sih…Wulan berteman baik dengan Ibu-Ibu arisan yang kaya-kaya gitu. Kenzi memang menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada Jakarta gitu. Ya Kenzi kaya sih, ya makanya Kenzi ke kampus membawa mobil gitu. Teman baik Kenzi dari masa SMA sampai sekarang adalah Galaksi, ya panggilannya Gala gitu. Gala memang menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Kenzi dan Galaksi beda fakultas gitu. Gala anaknya Gery dan Rara gitu. Ya Gery menjalankan usaha toko pakaian gitu. Memang sih…Rara dan Gala membantu dengan baik sih usaha toko pakaian yang di jalankan Gery dengan baik sih. Gala memang suka dengan game, ya jadi Gala berusaha dengan baik sih…membuat dengan baik game gitu. Ya game yang di buat Gala berupa Aplikasi game yang judul gamenya Polisi Lapor Pak! VS Zombie gitu. Cerita yang di buat Gala memang menceritakan dengan baik tentang kota yang orang-orangnya menjadi Zombie, ya Polisi Lapor Pak! menolong orang-orang dari serangan Zombie gitu dan Polisi Lapor Pak! menyerang Zombie dengan senjata api. Petarungan Polisi Lapor Pak! dan Zombie seruh sih. Aplikasi game yang di buat dengan baik sama Gala menghasilkan uang, ya uang di gunakan dengan baik sih…untuk membayar kuliah, infak, zakat, dan sodakoh gitu. Kenzi dan Gala sih memang sih jalan-jalan dengan mobil Kenzi, ya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Memang sih Kenzi dan Gala memang ke mall sih, ya di mall Kenzi dan Gala menikmati dengan baik sih…makan dan minum gitu, ya memang sih pelayanan di rumah makan di mall baik sih. Gala memang membaca artikel-artikel di media ini dan itu di Hp gitu, ya di artikel ada sih menceritakan dengan baik sih tentang orang-orang yang ke mall, ya orang-orang yang di julikin dengan baik Rojali (Rombongan Jarang Beli). Wartawan memang biasa sih membuat artikel dari sudut keadaan mall, ya tujuan wartawan membuat artikel…urusan kerja gitu, ya dari kerja mendapat uang dan uang di gunakan dengan baik untuk kebutuhan sehari-hari gitu. Gala dan Kenzi memang ngobrol dengan baik sih tentang Rojali (Rombongan Jarang Beli), ya karena hidup ini antara kaya dan miskin….hal yang wajar Rojali ada gitu. Orang miskin berusaha dengan baik untuk keluar dari kemiskinan gitu karena kompetisi urusan kerjaan sengit gitu jadi orang miskin bersyukur kerja di perusahaan dengan gaji sesuai dengan UMR gitu. Kebutuhan sehari-hari ini dan itu, ya jadi orang miskin yang berhasil keluar dari kemiskinannya karena kerja di perusahaan gitu, ya orang itu berpikir dengan baik ngatur dengan baik keuangan gitu jadi orang-orang yang ke mall…menjadi Rojali gitu. Gala juga membaca artikel tentang DA7 Grand Final…Valen dan Tasya, ya pendapat Gala sih…Grand Final Valen dan Tasya bagus sih dan juga Gala yang ngobrol sama Kenzi tentang DA7 Grand Final…Valen dan Tasya, ya pendapat Kenzi….bagus sih…DA7…Grand Final…Valen dan Tasya gitu….menghibur penonton dengan baik yang menyukai dengan baik musik dangdut gitu. Seperti biasa sih…Kenzi dan Gala menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas gitu. Kenzi memang menyukai cewek cantik yang bernama Mawar gitu. Memang sih Mawar menjalankan kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Yaaa Mawar dengan Kenzi dan Gala beda fakultas gitu. Ya Mawar suka sih dengan Kenzi, ya karena Kenzi kaya gitu. Gala suka sih dengan Mawar karena Mawar cantik sih tapi Gala tidak suka dengan tingkah Mawar yang tertarik dengan cowok kaya seperti Kenzi. Perkiraan Gala tentang Mawar sih…jika jadian dengan cowok kaya gitu dan cowok kaya jatuh miskin…bisa saja Mawar meninggalkan dan mencari cowok kaya lain gitu. Kenzi yang suka dengan Mawar, ya Kenzi berusaha dengan baik sih jadian dengan Mawar gitu. Ya usaha Kenzi berhasil sih jadian sama Mawar gitu. Kenzi dan Mawar menjalankan hubungan kisah cinta yang baik, ya keduanya sering jalan-jalan dengan baik sih…ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Gala senang saja sih Kenzi menjalin cinta sama Mawar gitu. Ya Gala bertemu dengan cewek yang bernama Jelita di taman kota jadi Gala jatuh hati pada pertemuan pertama gitu. Ya Jelita memang kuliah dengan baik sih di Universitas yang ada di Jakarta. Memang sih Gala dan Jelita beda fakultas gitu. Ya Gala yang menyukai Jelita, ya Gala berusaha dengan baik sih…untuk jadian sama Jelita gitu. Jelita suka dengan Gala gitu. Gala bertemu dengan mantannya pada masa SMA yang bernama Aluna gitu, ya pertemuan tidak sengaja di jalan gitu. Aluna tidak kuliah, ya karena keadaan gitu. Ya Aluna kerja dengan baik Alfamart gitu. Hubungan pertemanan Gala dan Aluna baik gitu. Gala masih ada sih rasa suka sama Aluna gitu. Ya Gala masih memikirkan dengan baik sih….kembali sama Aluna atau Gala jadian sama Jelita gitu. Gala yang dekat dengan Jelita, ya Gala ingin jadian sama Jelita. Ketika ingin menyatakan cinta, ya Gala mendapatkan kenyataan gitu bahwa Jelita hamil karena mantannya yang bernama Rangga gitu. Rangga ingin balikan sama Jelita, ya tapi Jelita menolak Rangga gitu. Jelita memang menyukai Gala, ya makanya Jelita menolak balikan sama Rangga gitu. Ya Rangga menjalankan usaha dealer motor gitu. Rangga memang membuat Jelita hamil dengan cara menidurinya gitu. Jelita yang hamil karena Rangga jadinya Jelita balikan sih demi anak yang di kandung Jelita gitu. Gala berkata “Cowok kalau kekeh dengan keinginannya…maka ceweknya di buat hamil, ya agar ceweknya balikan sama cowok. Kisah Rangga dan Jelita gitu”. Gala dan Jelita teman saja gitu. Rangga dan Jelita menikah gitu. Gala yang tidak jadian sama Jelita, ya Gala memikirkan dengan baik sih untuk balikan sama Aluna gitu. Selama Aluna putus sama Gala dari masa SMA sampai sekarang sih….Aluna tidak pernah jadian sama cowok gitu….karena Aluna masih cinta Gala gitu. Ya Gala memutuskan dengan baik sih untuk balikan sama Aluna. Usaha Gala berhasil sih jadian sama Aluna gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Gala dan Aluna gitu. Kenzi senang sih dengan kisah cinta yang di jalankan kembali Gala dan Aluna gitu. Ya memang sih Gala dan Aluna jalan-jalan dengan baik sih dengan motor sih, ya ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Ya tempat favoritnya Gala dan Aluna sih pada masa SMA sampai sekarang sih…Angkringan gitu jadi keduanya menikmati makanan dan minuman yang enak di Angkringan gitu sambil ngobrol ini dan itu sih. Memang sih di Angkringan banyak anak muda-mudi yang menikmati makanan dan minuman yang enak dan juga ngobrol ini dan itu dengan baik sih. Epy di tangkap KPK karena korupsi gitu. Kenzi dan Wulan kecewa sih dengan Epy yang korupsi gitu. Pemerintahan menyita asetnya Epy dengan baik sih dan Epy di penjara gitu. Kenzi dan Wulan jatuh miskin karena asetnya Epy di sita pemerintahaan gitu. Ya untung saja sih butik yang di jalankan Wulan, ya benar-benar jerih payah Wulan dari nol sampai bisa bertahan sampai sekarang sih dan modal  membangun usaha butik Wulan sih warisan emas dari orang tua Wulan gitu. Kenzi tetap kuliah dengan baik demi masa depan Kenzi, ya biaya kuliah Kenzi dari kerja keras Wulan yang menjalankan usaha butik dengan baik gitu. Memang sih Kenzi membantu dengan baik usaha butik Wulan gitu. Mawar yang tahu bahwa Kenzi tidak kaya lagi karena asetnya di sita pemerintahan karena Epy korupsi gitu. Mawar meninggalkan Kenzi gitu. Ya Mawar punya cowok cadangan yang bernama Ardian gitu. Ya Ardian menjalankan usaha dealer mobil gitu. Mawar menjalankan hubungan kisah cinta sama Ardian gitu. Ya Kenzi kesal sih dengan ulah Mawar gitu, ya Mawar meninggalkan Kenzi karena keadaan Kenzi yang tidak kaya lagi gitu. Gala yang mengetahui dengan baik sih…Kenzi putus sama Mawar, ya Gala dari awal tahu perilaku Mawar jadi Gala berkata “Dasar cewek suka sama cowok kaya. Ya cowok miskin di tinggal kan sama ceweknya, ya kisah Mawar dan Kenzi. Mawar bersama Ardian, ya cowok kaya”. Zaman sekarang sih…cewek-cewek inginnya sih dengan cowok-cowok kaya sih. Kenzi menjalankan hidupnya seperti pemuda-pemuda yang berlatar belakang tidak mampu gitu. Ya Kenzi kuliah dengan baik, ya begitu juga Gala kuliah dengan baik gitu. Hubungan kisah cinta Gala dan Aluna baik sih. Usaha butik yang di jalankan Wulan lancar, ya jadi biaya kuliah Kenzi lancar gitu. Kenzi bertemu dengan teman masa SMA yang bernama Mutiara gitu, ya pertemuan tidak sengaja di jalan gitu. Mutiara tidak kuliah karena keadaan gitu, ya Mutiara kerja dengan baik di rumah makan Rasa Nusantara gitu. Hubungan pertemanan Kenzi dan Mutiara baik sih. Kenzi yang suka dengan Mutiara, ya Kenzi ingin jadian sama Mutiara gitu. Ya Mutiara suka dengan Kenzi gitu. Usaha Kenzi berhasil jadian sama Mutiara gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Kenzi dan Mutiara gitu. Gala dan Aluna senang sekali dengan kisah cinta yang di jalankan dengan baik Kenzi dan Mutiara gitu. Kenzi memang punya motor sih, ya motor seken gitu yang beliin adalah Wulan gitu dari usaha butik yang di jalankan dengan baik gitu. Ya Kenzi ngajak jalan Mutiara sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Kenzi dan Mutiara ke tempat Angkringan gitu, ya keduanya menikmati dengan baik sih makanan dan minuman yang enak gitu dan keduanya ngobrol dengan baik sih ini dan itu sih. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus," kata Eko.

"Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Kisah cinta," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Kisah persahabatan yang baik tokoh Kenzi dan tokoh Galaksi," kata Eko.

"Yaaa begitulah ceritanya!!!" kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

Budi dan Eko, ya memang asik sih main permainan Dam gitu.

CAMPUR ADUK

JAB PYAAR KISISE HOTA HAI

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....DA8 di chenel INDOSIAR, ya seperti biasa sih Budi dengan santai di depan rumah...

CAMPUR ADUK