CAMPUR ADUK

Thursday, December 7, 2023

HOP

Malam ini, ya bulan bersinar terang dan bentuknya sempurna...bulan purnama. Seperti biasanya Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang cerita menarik, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Di Pulau Paskah, ya seekor kelinci muda bernama EB dimaksudkan untuk menggantikan ayahnya sebagai Kelinci Paskah. Terintimidasi oleh tuntutan panggilan dan mengabaikan perintah ayahnya, EB melarikan diri ke Hollywood untuk mengejar mimpinya menjadi seorang drummer. Di Van Nuys, EB ditabrak oleh Fred O'Hare, seorang pemalas yang sedang menganggur, yang sedang mengemudi ke rumah bos saudara perempuannya Sam untuk menjaga rumah, sementara orang tuanya memaksanya untuk pindah. Berpura-pura cedera, EB membujuk Fred untuk membawanya masuk saat dia pulih, tetapi ketika EB menyebabkan masalah, Fred mencoba melepaskannya di hutan belantara. EB membujuk untuk membantunya dengan mengaku sebagai Kelinci Paskah, yang Fred sebagai seorang anak telah menyaksikan pengiriman telur.

Ayah EB mengirim pengawal kerajaannya, Baret Merah Muda, untuk mencarinya dan membawanya kembali. Di Hollywood, EB melihat Baret mendekatinya dan bersembunyi di dalam bisnis tempat Fred mengadakan wawancara kerja. EB menikmati sesi rekaman yang sukses dengan The Blind Boys of Alabama sebagai drummer pengganti mereka, tetapi merusak wawancara kerja Fred. Dalam prosesnya, EB mendapat tip tentang kemungkinan audisi untuk David Hasselhoff, ya yang mengundangnya untuk tampil di acaranya.

Setelah itu, Fred menghadiri kontes Paskah sekolah adik angkatnya Alex dengan EB bersembunyi di dalam tas. EB, khawatir bahwa Baret Merah Muda tampaknya telah menemukannya karena tiga bayangan setelan kelinci di dinding dan muak dengan penampilan Alex yang mengerikan tentang "Peter Cottontail", berlari keluar dan mengganggu pertunjukan, memaksa Fred untuk berpura-pura melakukan tindakan ventriloquist dengan kerja sama EB sebagai bonekanya dan memimpin pertunjukan dalam bernyanyi, "Aku Ingin Permen". Baik ayah Fred, Henry dan Alex, marah karena tindakan itu, tetapi Fred terinspirasi untuk menjadi Kelinci Paskah sendiri. Meskipun skeptis, EB setuju untuk melatihnya dan menemukan bahwa Fred memiliki bakat asli untuk itu.

Sementara itu, komandan kedua Kelinci Paskah, Carlos the Chick, merencanakan kudeta melawan dia untuk mengambil alih Paskah. Carlos menginspirasi anak-anak ayam untuk membangkitkan kelinci dan mulai berlatih untuk menjadi Kelinci Paskah, atau, Cewek Paskah, tetapi tampaknya tidak memiliki kualitas yang dibutuhkan Kelinci Paskah. Saat Baret Merah Muda mendekat, EB menyiapkan umpan untuk memalsukan kematiannya dan pergi ke pertunjukan Hasselhoff. Baret melihat umpan dan, ngeri bahwa Fred tampaknya telah membunuh EB, menangkapnya dan membawanya ke Pulau Paskah. Fred dihadapkan oleh ayah EB dan Carlos, namun Carlos berpura-pura marah tentang kematian EB, membungkam Fred ketika dia mencoba untuk mengatakan yang sebenarnya, dan merebut kendali pabrik Paskah, mengikat ayah EB dan menempatkan dia dan Fred untuk direbus hidup-hidup. . Sementara itu, EB mulai merasa bersalah karena bertindak egois dan meninggalkan Fred,

EB balapan kembali ke pabrik. Dia menghadapi Carlos, tetapi tidak bisa bergerak dalam permen bergetah dan dilemparkan ke garis ukiran kelinci coklat. EB bertahan dengan menghindari bilah mesin, sementara Fred makan melalui tali licorice hitam, melarikan diri dengan ayah EB, yang tidak bisa makan karena rasa permen yang buruk. Carlos, sekarang kombinasi cewek-kelinci karena keajaiban The Egg of Destiny, bertarung dengan EB dan mengalahkannya dengan mudah karena ukurannya. Carlos kemudian mencoba untuk memimpin Egg Sleigh dengan sidekick Phil mengarahkan, tetapi EB mengimprovisasi sesi drum yang mendorong Phil untuk menari tak terkendali mengikuti irama dan memberikan sinyal yang salah, menyebabkan giring jatuh dan menaklukkan Carlos. EB dan ayahnya berdamai, dan dia dan Fred dimahkotai sebagai kelinci Paskah bersama, sementara Carlos dipaksa menarik Egg Sleigh.

***

Budi selesai baca cerpen yang cerita menarik, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu. 

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. Eko datang ke rumah Budi, ya motor di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

Budi terpikir sesuatu dan berkata "Mati". 

"Mati. Siapa yang mati Budi?" kata Eko. 

"Kucing tetangga yang mati di tabrak mobil," kata Budi. 

"Serius Budi. Kucing tetangga mati karena di tabrak mobil," kata Eko. 

"Becanda," kata Budi.

"Ooo becanda toh. Padahal aku...anggap serius. Ya cerita kucing tetangga mati di tabrak mobil, ya benar gitu," kata Eko. 

"Kalau kucing tetangga benar mati di tabrak mobil, ya pasti cerita berkaitan dengan cerita horor gitu," kata Budi. 

"Cerita horor," kata Eko. 

"Kucing punya sembilan nyawa. Jika mati karena di tabrak mobil. Maka kucing masih hidup, ya nyawa tinggal delapan. Orang yang menabrak kucing, ya mengalami kesialan ini dan itu. Ya kucing balas dendam karena dirinya di tabrak mobil gitu. Orang itu, ya mati mengenaskan di bunuh kucing," kata Budi. 

"Serem ceritanya," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi.

"Ngomong-ngomong Budi yang di maksud Budi yang berkaitan dengan mati apa?" kata Eko.

"Sebenarnya sih. Aku inget mati saja," kata Budi.

"Ya inget mati. Ya bagus sih. Hidup ini kan tidak selamanya. Bagi yang paham agama, ya berlomba-berlomba beribadah dengan baik karena mati sewaktu-waktu untuk mengumpulkan amal baik dengan baik gitu," kata Eko. 

"Bagi yang paham agama, ya berlomba-lomba dalam ibadah untuk bekal dengan baik, ya amal baik karena mati sewaktu-waktu. Bagi orang-orang jauh agama, ya kemungkinkan sih ingin hidup selama dunia ini dengan tujuan bersenang-senang dan juga takut mati sih," kata Budi. 

"Memang sih. Bagi orang-orang jauh dari agama ingin hidup selamanya dunia ini, ya bersenang-senang dengan baik. Takut mati juga sih," kata Eko. 

"Orang-orang yang jauh dari agama, ya percaya atau tidak....siksa kubur dan siksa di neraka?" kata Budi. 

"Tanda tanya toh," kata Eko. 

"Bagi yang yakin pada agama yang di yakini, ya percaya saja....siksa kubur dan siksa di neraka....ada gitu. Maka yang paham agama tetap dengan baik ibadah dengan tujuannya terbebas dari siksa kubur dan masuk surga," kata Budi. 

"Bagi yang yakin pada agama yang di yakin, ya tetap ibadah dengan baik," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Budi. 

"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko. 

"Sebaliknya itu?" kata Budi. 

"Sebaliknya apa?" kata Eko. 

"Kuburan. Sebaiknya di pager atau tidak?" kata Budi.

"Sebaiknya. Menurut aku sih. Lebih baik tidak di pager. Manusia supaya inget mati karena hidup ini tidak selamanya," kata Eko. 

"Aku sependapat dengan Eko. Kuburan tidak perlu di pager, ya agar manusia inget mati karena hidup ini tidak selamanya," kata Budi. 

"Manusia ada yang takut dengan kuburan, ya nuansa horor gitu," kata Eko. 

"Takut pada kuburan. Berarti takut bertemu hantu," kata Budi. 

"Mungkin itu, ya Jin nakal yang berubah jadi serem untuk menakuti manusia yang penakut," kata Eko. 

"Mungkin sih...Jin nakal," kata Budi. 

"Cerita horor terkadang bikin merinding, ya bulu kuduk berdiri karena cerita di waktu malem seperti ini," kata Eko. 

"Serem!!!" kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Main permainan ular tangga saja!" kata Eko.

"Ya oke main permainan ular tangga!" kata Budi.

Budi mengambil permainan ular tangga di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu.

"Budi masih ngumpulkan data lingkungan ini dan itu?" kata Eko.

"Ya masihlah aku ngumpulkan data lingkungan ini dan itu. Tujuan belajar, ya penelitian aku," kata Budi.

"Masih toh," kata Eko.

"Emmm," kata Budi.

"Emmm," kata Eko.

Eko dan Budi tetap asik main permainan ular tangga gitu. 

Wednesday, December 6, 2023

TED

Budi duduk santai di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang cerita menarik, ya sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. 

Isi cerita yang di baca Budi :

Pada tahun 1985, John Bett yang berusia delapan tahun adalah anak tunggal tanpa teman yang tinggal di Norwood, Massachusetts, pinggiran kota Botson, ya yang menginginkan hadiah Natal barunya, boneka beruang jumbo bernama Ted, untuk hidup kembali dan menjadi sahabatnya. , banyak kengerian orang tuanya. Keinginan itu bertepatan dengan bintang jatuh dan menjadi kenyataan; kata menyebar dan Ted sebentar menjadi selebriti.

27 tahun kemudian, John, sekarang 35, dan Ted masih tinggal di Boston, dan masih menjadi sahabat setia menikmati kehidupan hedonistik. John berkencan dengan Lori Collins yang dia temui di klub dansa. Saat ulang tahun keempat mereka semakin dekat, Lori berharap untuk menikahi John, tetapi merasa dia tidak dapat melanjutkan hidup dengan Ted. John ragu-ragu untuk membuat Ted pergi, tetapi dia dibujuk untuk bertindak ketika mereka menemukan Ted di rumah dengan sekelompok pelacur, dengan satu buang air besar di lantai, setelah makan malam ulang tahun mereka.

John menemukan Ted apartemennya sendiri dan pekerjaan di toko kelontong, di mana Ted mulai berkencan dengan rekan kerjanya Tami-Lynn. Lori mengetahui bahwa John telah bolos kerja, menggunakannya sebagai alasan, untuk terus menghabiskan sebagian besar waktunya dengan Ted dengan enggan. John dan Lori diundang ke pesta yang diadakan oleh manajer wanita Lori, Rex, tetapi Ted memancing John pergi ke pesta di apartemennya dengan tawaran yang dipaksakan untuk bertemu Sam J. Jones, ya bintang film favorit mereka, Flash Gordon. John bermaksud untuk tinggal hanya beberapa menit, tetapi terjebak dalam kesempatan itu. Lori menemukan John di sana dan dengan berlinang air mata putus dengannya. John yang marah menyalahkan Ted karena merusak hubungannya dengan Lori dan tidak mengakuinya.

John dan Ted saling berhadapan tentang persahabatan mereka yang hancur dan kemudian berkelahi, tetapi berhasil berdamai setelah perkelahian yang kejam di kamar hotel John (mengakibatkan John dihancurkan oleh televisi). Untuk memperbaiki hubungan John dengan Lori, Ted mengatur kekasih lama, penyanyi Norah Jones, ya untuk membantu John mengungkapkan cintanya kepada Lori dengan sebuah lagu selama konsernya yang dihadiri Lori dan Rex. Dia membawakan lagu tema Octopussy, "All Time High", oleh Rita Coolidge dan dicemooh di luar panggung. Lori tersentuh oleh upaya itu dan kembali ke apartemennya, di mana Ted mengakui perannya dalam kekambuhan John dan menawarkan untuk meninggalkan mereka sendirian selamanya jika dia berbicara dengan John.

Lori dibujuk, tetapi Ted diculik oleh Donny, seorang penguntit yang tidak stabil secara mental yang mengidolakan Ted sejak kecil. Donny berencana menjadikan Ted sebagai mainan baru Robert yang brutal. Ted berhasil mencapai telepon untuk menghubungi John, tetapi segera ditangkap kembali oleh Donny dan Robert. Menyadari bahwa Ted dalam bahaya, John dan Lori menemukan kediaman Donny dan melacaknya untuk menyelamatkan Ted. Pengejaran mengarah ke Fenway Park, ya di mana John meninju Robert, menjatuhkannya, tetapi selama pengejaran, Ted rusak dan jatuh ke lapangan, robek seluruhnya menjadi dua. Sebuah mobil polisi tiba, memaksa Donny untuk melarikan diri. John dan Lori mengumpulkan isian Ted dan Ted menyampaikan harapannya agar John bahagia dengan Lori, sebelum sihir di Ted memudar membuatnya menjadi boneka beruang biasa lagi.

Tidak mau kehilangan Ted, John dan Lori yang putus asa bergegas kembali ke apartemennya dan tidak berhasil memperbaiki Ted. Merasa sedih tentang perannya dalam insiden itu, Lori membuat permintaan pada bintang jatuh saat John tertidur. Keesokan paginya, Ted dihidupkan kembali sebagai hasil dari keinginan (meskipun ia berpura-pura mati otak pada awalnya) dan bersatu kembali dengan John dan Lori, mendorong mereka untuk melanjutkan hubungan mereka. John kemudian akhirnya melamar Lori dan dia menerimanya. Beberapa waktu kemudian, John dan Lori menikah (dengan Sam Jones sebagai ketua menteri), dan Ted dengan nyaman menerima kehidupan sendiri, karena dia dan Tami-Lynn melanjutkan hubungan cinta mereka.

Sebagai narator film lebih lanjut menyatakan: Sam Jones mencoba untuk memulai kembali karirnya dan pindah ke apartemen studio dengan Brandon Routh (yang membintangi "film Superman yang mengerikan" ). Rex menyerah mengejar Lori, jatuh ke dalam depresi berat, dan meninggal karena penyakit Lao Gehrig. Donny ditangkap oleh Departemen Kepolisian Boston karena menculik Ted, tetapi tuduhan itu dibatalkan karena situasinya tidak realistis. Robert menyewa seorang pelatih pribadi, kehilangan banyak berat badan, dan kemudian menjadi Taylor Lautner. 

***

Budi selesai baca cerpen yang cerita menarik, ya buku di tutup dan buku di taruh di bawah meja gitu. 

"Emmm," kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus.

"Eko belum datang juga. Kalau begitu. Aku nyanyi saja dan main gitar!" kata Budi. 

Budi mengambil gitar yang di taruh di samping kursi, ya gitar di mainkan dengan baik dan bernyanyi dengan baik gitu. 

Lirik lagu yang dinyanyikan Budi :

"Panonna alus, irung alus, biwir alusDitempo ti hareup, ti gigir, mani mulusNgan hanjakal pisan, kalakuan siga sétanGunta-ganti jalu, teu sirikna unggal minggu
Naha kunaon nu geulis loba nu bangor?Naha kunaon nu bangor loba nu geulis?Siganamah ngarasa asa aing hadé rupaBisa payu ka sasaha, tungtungna jadi cilaka (IMP ID)
Kulit kelir, konéng cangkang cauHuntuna bodas tipung tariguBiwir beureum, beureum jawér hayamPanon coklat kopi susu
Ngan naha atuh bet dimumurah?Géblég, hirup daék jadi runtahUlah bangga bisa gunta-ganti jaluKomo jeung poho dibaju
Ji, wa, lu, pat
Panonna alus, irung alus, biwir alusDitempo ti hareup, ti gigir, mani mulusNgan hanjakal pisan, kalakuan siga sétanGunta-ganti jalu, teu sirikna unggal minggu
Naha kunaon nu geulis loba nu bangor?Naha kunaon nu bangor loba nu geulis?Siganamah ngarasa asa aing hadé rupaBisa payu ka sasaha, tungtungna jadi cilaka
Kulit kelir, konéng cangkang cauHuntuna bodas tipung tariguBiwir beureum, beureum jawér hayamPanon coklat kopi susu
Ngan naha atuh bet dimumurah?Géblég, hirup daék jadi runtahUlah bangga bisa gunta-ganti jaluKomo jeung poho dibaju
Kulit kelir, konéng cangkang cauHuntuna bodas tipung tariguBiwir beureum, beureum jawér hayamPanon coklat kopi susu
Ngan naha atuh bet dimumurah?Géblég, hirup daék jadi runtahUlah bangga bisa gunta-ganti jaluKomo jeung poho dibaju"

***

Budi selesai menyanyi, ya gitar berhenti di mainkan dan gitar di taruh di samping kursi. 

"Emmm," kata Budi. 

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus. Eko datang ke rumah Budi, ya motor di parkirkan di depan rumah Budi. Eko duduk dengan baik, ya dekat Budi. 

"Emmm," kata Budi.

"Budi," kata Eko.

"Ada apa Eko?" kata Budi.

"Ngomong-ngomongin?" kata Eko.

"Eko mau ngomongin apa?" kata Budi.

"Budi menceritakan tentang orang-orang yang buruk di lingkungan sana dan sini. Berdasarkan cerita dari teman-teman Budi kan?" kata Eko.

"Iya sih. Cerita tentang orang-orang yang buruk prilakunya dari teman-teman aku ketika aku main ke rumahnya," kata Budi.

"Apakah orang-orang buruk itu, ya di tangkap Polisi?" kata Eko.

"Kalau itu sih. Tanda tanya besar sih," kata Budi.

"Kemungkinan belum di tangkap toh!" kata Eko.

"Bila orang yang berkelakuan buruk, ya berkaitan dengan orang-orang pemerintahan, ya sanak family. Main kong kali kong, ya pake uang. Jadi bebas urusan masalah deh," kata Budi.

"Orang kaya toh. Main pake uang untuk menyelesaikan masalah. Kong kali kong berjalan dengan baik toh," kata Eko.

"Yaaa waktu perekrutan kerja jadi pegawai pemerintahan dan swasta, ya masih urusan keluarga jadi mudah pada waktu dulu," kata Budi.

"Ya maka itu. Kaya makin kaya mereka itu," kata Eko.

"Kaya tetap kaya," kata Budi.

"Emmm," kata Eko. 

"Ya kalau urusan kalangan orang miskin tentang orang yang buruk, ya ada menutupi dengan baik...teman dan keluarga," kata Budi. 

"Siapa yang bertindak? Siapa yang menutupi?" kata Eko. 

"Licin seperti belut," kata Budi. 

"Perumpamaan karena susah di tangkap," kata Eko. 

"Jika ketahuan, ya langsung menghilang dan pindah ke daerah lain," kata Budi. 

"Mungkin jadi baik atau tetap buruk?" kata Eko. 

"Ya kemungkinan jadi buruk, ya ketika dapet celah," kata Budi. 

"Buruk tetap buruk," kata Eko. 

"Jauh dari agama atau agama di gunakan untuk citra untuk menutupi keburukan?" kata Budi. 

"Di sesuaikan dengan kondisi saja, ya kerjaannya orang-orang buruk," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Eko. 

"Memang sekedar bahan obrolan lulusan SMA!" kata Budi. 

"Emmm," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Ya kalau kesel banget, ya nama orang-orang buruk, di sebutkan dengan baik sama Budi," kata Eko. 

"Emmm," kata Budi. 

"Main permainan ular tangga saja!" kata Eko.

"Ya oke main permainan ular tangga!" kata Budi.

Budi mengambil permainan ular tangga di bawah meja, ya permainan di taruh di atas meja. Eko dan Budi main permainan ular tangga dengan baik gitu. 

CAMPUR ADUK

JAB PYAAR KISISE HOTA HAI

Malam hari. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....DA8 di chenel INDOSIAR, ya seperti biasa sih Budi dengan santai di depan rumah...

CAMPUR ADUK