CAMPUR ADUK

Wednesday, July 8, 2020

PERKATAAN DAN PERBUATAN

Dono sedang asik duduk di ruang tamu, ya asik menggambar di buku gambar. Indro sedang asik nonton Tv, chanel TRANS 7...nonton Okay Boss. Saat iklan. Indro, ya pindah duduk ke ruang tamu untuk ngobrol dengan Dono. Ya Dono tetap asik menggambar di buku gambar.

"Don, gambar apa?" tanya Indro.

Dono menunjukkan gambarnya di buku gambar dan berkata "Lihat aku gambar apa?"

"Gambar cewek cantik," kata Indro.

"Aku gambar cewek cantik," kata Dono menuliskan gambarnya di buku gambar.

"Don, kenapa menggambar cewek cantik?" tanya Indro.

Dono pun menghentikan menggambar ya dan berkata "Suasana hati aja!"

"Suasana hati. Tapi cewek yang di gambar. Harusnya yang lain gitu....seperti buah-buahan, binatang dan pemandangan alam gitu," kata Indro.

"Terserah aku yang gambar, suasana hati tetap suasana hati," kata Dono.

"Kenapa Rara yang di gambar. Harusnya Bella, yang masuk dalam mimpi kamu?" tanya Indro.

"Jawab adalah yang jadi kekasih aku siapa sekarang ini?" tanya Dono.

"Rara," kata Indro yang tegas.

"Rara...kan, bukan Bella kan," kata Dono.

"Berarti setia pada komitmen awal," kata Indro.

"Iya lah," kata Dono.

"Secantik cewek seperti Bella, kaya Bidadari kamu lepaskan demi satu komitmen setia," kata Indro.

"Iya...lah. Kenyataan tetap kenyataan. Di mimpi aku cuma bertemu, ya ngobrol aja. Kalau kodarnya bertemu sesuai dengan mimpi, jadinya kodar pertemuan alias jodoh bertemu," kata Dono.

"Kalau benaran jadi jodoh gimana Don! " kata Indro.

"Keputusan tetap satu. Kesetian. Rara yang di pilih," kata Dono yang tegas.

"Setia. Laki-laki dapat di percaya dari perkataannya dan perbuatannya. Ya bener Don, kamu setia," kata Indro.

"Iya," kata Dono.

"Kalau kodarnya dapet dua Don. Kaya Wulan dan Rara...gimana Don?" tanya Dono.

"Ya, aku pilih pertemuan yang pertama, yang kedua, ketiga dan seterusnya aku lupakan," kata Dono.

"Berarti...benar Wulan duluan yang kamu pilih, setelah Wulan tiada...ya Rara yang kedua di jadikan pertama pengganti Wulan. Kodar yang bener," kata Indro menegaskan omongan Dono.

"Gimana...urusan mu dengan Saskia, Indro?" tanya Dono.

"Masih adem ayem. Tidak ada konfik. Kalau aku mendua, ya jadi perang besar sih sama Saskia," kata Indro.

"Kebiasaan...cari masalah sama Saskia. Supaya menguji cintanya Saskia saja," kata Dono.

"Kadang dengan bertengkar aku tahu bete bete betenya Saskia menghadapi aku, jadi aku bisa memperbaiki diri," kata Indro.

"Seru juga cara menjalankan cinta mu, Indro," kata Dono.

"Iya, memang seru banget sih. Ya sudah lah aku nonton Tv lagi. Don lanjutin gambarnya!" kata Indro.

"Iya," kata Dono.

Dono, ya menggambar di buku gambar. Indro pindah duduk ke ruang tengah untuk melanjutkan nonton Tv. EEE acara Tv, Okay Boss habis dan di ganti chanel ke TRANS sama Kasino...ya nonton Santuy Malam. Indro mengikuti maunya Kasino...lah nonton Santuy Malam, ya komedi lucu sih.

Tuesday, July 7, 2020

PENJAGA WAKTU

Dono sedang diam di ruang tamu. Indro melihat Dono, ya hanya diam saja di ruang tamu...tidak biasanya gitu kalau biasanya membaca buku. Indro pun meninggalkan pekerjaan, ya memasak dan duduk bersama Dono lalu berkata "Don kenapa kamu diam?"

"Ah, kamu Indro. Aku diam lagi mendengarkan suara gaib," kata Dono.

"Suara gaib lagi Don," kata Indro.

"Iya, suara gaib," kata Dono.

"Suara gaib itu bicara tentang apa?" tanya Indro.

"Suara gaib itu adalah penjaga waktu. Ya menjelaskan tentang mimpi aku bertemu dengan Bella. Ternyata amalan aku yang mampu melewati ruang dan waktu di alam tidur," penjelasan Dono.

"Jadi memang mimpi itu lintasan masa depan bukan sekedar bunga tidur," kata Indro.

"Ya begitu lah," kata Dono.

"Jadi semua manusia bermimpi ternyata melintasi ruang dan waktu ke masa depan," kata Indro.

"Ya ilah," kata Dono.

"Kalau terlalu lama di alam mimpi, bisa mati kan?" kata Indro.

"Iya bisa mati kalau terlalu lama di alam mimpi. Sebenarnya di alam mimpi ada penjaga waktu, ya malaikat maut. Jadi manusia mati, langsung bertemu malaikat maut," penjelasan Dono.

"Apakah mimpi mu bisa jadi kenyataan Don?" tanya Indro.

"Bisa jadi kenyataan sih mimpi itu. Berdasarkan ketepatan waktunya. Beberapa kali...mimpi ku jadi kenyataan. Itu semua berdasarkan kodarnya saja," kata Dono menjelaskan.

"Kalau kodarnya, berarti benarlah Allah SWT yang mengatur jodoh, rezeki dan maut setiap makluk di ciptakannya," kata Indro menegaskan omongan Dono.

"Iya....iyalah," kata Dono.

"Enak Dono punya kemampuan mendengarkan penjelasan penjaga waktu alias malaikat maut," kata Indro.

"Bagi kamu enak Indro. Bagi aku lebih baik tidak mendengarkan penjaga waktu. Semua ini kodar aku yang bangkit dari kematian," kata Dono.

"Kalau di pikir baik-baik, ya benar omongan mu Don. Lebih baik sih hidup itu penuh rahasia. Dari pada mendengarkan malaikat maut bicara, menjelaskan ini dan itu. Jadinya sudah sesuai dengan surat takdir," kata Indro.

"Sudahlah jangan di bahas lagi. Aku mau baca buku!" kata Dono.

"Iya," saut Indro.

Indro pun beranjak dari duduknya bersama Dono, ya langsung ke dapur untuk masak. Dono langsung mengambil buku di meja dan segera di bacanya. Sedangkan Kasino lagi asik nonton Tv di ruang Tengah. Indro langsung mengolah bahan yang mau di masaknya. Selang berapa saat, ya masakan jadi dan di hidangkan di meja makan. Indro pun memanggil Dono dan Kasino untuk makan, ya sarapan gitu. Dono dan Kasino mendengarkan panggilan Indro, segera ke ruang makan untuk makan alias sarapan pagi.

TAFSIR MIMPI

Dono lagi asik santai duduk di halaman belakang, ya baca buku. Indro selesai masak tahu goreng dan di bawa ke halaman belakang, ya duduk bersama Dono dan berkata "Don....tahu goreng!"

"Iya," saut Dono sambil menaruh buku yang di bacanya di meja.

Dono mengambil tahu goreng dan memakannya.

"Emmm...enak. Tapi ada yang kurang ya!" kata Dono.

"Apa yang kurang Don?" tanya Indro sambil makan tahu goreng.

"Kurang cabe rawit," kata Dono.

"Cabe toh. Ya tinggal ngambil aja cabe yang di tanam Kasino di pot," saran Indro.

"Cabe...rawit yang di tanam Kasino di pot," kata Dono.

Dono pun beranjak dari duduknya  ke tempat tanaman cabe rawit yang di tanam di pot dan segera di petik Dono, lalu cabe rawit pun di cuci bersih di air yang mengalir....baru deh di taruh di piring. Dono makan tahu goreng pake cabe rawit.

"Emmmm...enak dan pedas. Sipp!!" kata Dono.

Indro pun makan tahu goreng dengan cabe rawit juga.

"Inilah baru enak. Pedas yang enak," kata Indro.

Indro terus makan tahu goreng pake cabe rawit, ya begitu juga Dono. Indro teringat dengan berita ya berkata ke Dono "Don apa tanggapan mu tenggang berita tentang cowok memberikan maharnya ke cewek....berupa sandal jepit?"

"Berita itu. Menarik," kata Dono.

"Don...kok cuma menarik aja. Lebih kongrit menjelaskannya!" kata Dono.

"Aku kan bukan pembuat berita tentang Mahar sendal jepit. Ya biasa aja!" kata Dono.

"Harusnya luar biasa....gitu jadinya lebih menarik!" kata Indro.

"Baiklah. Tentang berita mahar sendal jepit. Itu kan salah satu mahar... cuma sarat aja, ya permintaan cewek yang di sukai alias di cintai. Kenyataan setelah rumah tangga, ya segala harta suami di pegang istri," penjelasan Dono.

"Iya benar juga ya, cuma sarat aja. Yang asli ya segala harta suami jadi milik istri. Berarti benar beritanya viral dari sekian banyak berita menunjukkan sarat dari permintaan cewek untuk maharnya dia di nikahi," kata Indro menegaskan omongan Dono.

Indro pun makan tahu goreng dengan cabe rawit, ya begitu juga Dono. Indro pun teringat dengan tulisan Dono jadi berkata " Don, tulisan mu yang baru di Blog tentang mimpi bisa maksudnya dua kan?"

"Satu," kata Dono yang tegas.

"Dua, Don...tentang mimpi. Satu tentang mimpi kedewasaan dan satu mimpi tentang tafsirnya kaya cerita Nabi Yusuf," kata Indro.

"Yang kedewasaan di abaikanlah. Umur aku berapa! Kaya anak baru gede aja dan juga kaya cerita sinetron 'Dari Jendela SMP' saja. Yang benar sih tafsir mimpi Nabi Yusuf," kata Dono yang tegas.

"Jadi tafsir mimpi Nabi Yusuf, untuk menegaskan tentang tulisan yang di angkat cerita mimpi. Ya bener sih Don, kamu menulis dua penjelasan mimpi. Satu tentang mimpi sekedar mimpi jadi bunga tidur dan  ke dua, mimpi adalah lintasan masa depan," kata Indro menegaskan omongan Dono.

Indro, ya asik makan tahu goreng pake cabe rawit begitu juga Dono. Kasino, ya selesai urusan kerjaannya dengan Teguh yang bertamu jadinya Kasino ngobrol dengan Teguh di ruang tamu. Teguh, ya pulang gitu. Kasino langsung menutup pintu depan rumah dan ke halaman belakang dan duduk bersama Dono dan Indro langsung makan tahu goreng pake cabe rawit.

"Emmm...enak. Pedasnya sipp! Tapi ngomong-ngomong ini cabe rawit beli apa ngambil di tanaman di pot aku?" kata Kasino.

"Ya, dari tanaman mu di potlah Kasino," kata Dono.

"Iya, dari pot tanamanmu Kasino," kata Indro.

"Ooooo...dari pot tanaman ku. Ya tidak masalah. Enak juga cabe rawit yang selama ini aku rawat dari kecil sampai berbuah," kata Kasino.

"Hoby mu...Kasino banyak manfaatnya!" kata Dono.

"Bener omongan Dono. Hoby mu Kasino banyak manfaatnya!" kata Indro.

"Terima kasih atas pujiannya," kata Kasino.

Kasino, ya menikmati makan tahu goreng page cabe rawit begitu juga Dono dan Indro.

Monday, July 6, 2020

BIDADARI MIMPI

Dono dan Kasino sedang asik main catur di ruang tamu. Ya Indro sedang asik di ruang tengah....nonton Tv. Dono memajukan langkah pion putihnya. Kasino pun memajukan pion hitamnya, lalu Kasino pun berkata "Don sekian banyak artis cewek di tulis di Blog mu....siapa yang paling kamu sukai?"

Dono pun memajukan pion putih lagi, lalu berkata "Paling aku sukai, artis cewek. Siapa ya?"

"Dono kebanyakan berpikir. Pilih satu saja. Gampang," kata Kasino.

Kasino memajukan kuda hitamnya. Dono tetap diam tidak melangkahkan bidak caturnya karena lagi berpikir.

"Ok ini saja yang aku pilih, Bella," kata Dono sambil memajukan peluncur putih dan memakan pion hitamnya Kasino.

"Bella, Don. Bukannya Bella...jarang di tulis di Blog. Kenapa Don?" kata Kasino sambil memajukan langkah kuda hitam dan memakan pion putih.

"Karena...Bella itu masuk ke dalam mimpi aku. Sampai sekarang aku juga masih bingung. Amalan apa yang membuat Bella bisa masuk ke dalam mimpi aku. Benar tanda tanya besar buat aku," kata Dono sambil memajukan pion putihnya.

"Oh...jadi alasannya karena masuk dalam mimpi. Ah Don.....mimpi bunganya tidur," kata Kasino sambil memajukan langkah peluncur hitamnya.

Dono pun memajukan langkah pion putihnya dan berkata "Memang sih mimpi bunganya tidur. Padahal mimpi juga lintasan masa depan".

"Lintasan masa depan. Mungkin juga jodoh di dalam mimpi tapi kenyataannya belum tentu...Don," kata Kasino sambil memajukan ster hitamnya.

"Mungkin juga. Tetap saja aneh. Amalan apa yang membuat aku bisa memimpikan Bela?!" kata Dono sambil memajukan langkah kuda putihnya.

"Amalan....mu ya Don. Kalau aku pikir baik-baik...ya entahlah amalan apa? Aku tidak tahu. Kalau kenyataan apa kamu pernah bertemu dengan Bella?" kata Kasino sambil memajukan langkah kuda hitam dan memakan pion putih punya Dono.

"Tidak pernah bertemu di kenyataan," kata Dono sambil memajukan langkah kuda putih dan memakan pion hitamnya Kasino.

"Berarti sekedar mimpi aja Don," kata Kasino sambil memajukan langkah ster dan memakan kuda putihnya Dono.

"Ya...memang sekedar mimpi....aja, tetap saja Bella menjadi Bidadari Mimpi...buat aku," kata Dono sambil memajukan ster putih dan memakan peluncur hitamnya Kasino.

"Bidadari Mimpi. Aku akui sih Bella cantik, tapi Bella sudah cerai dengan suaminya orang Malaysia...ya nama juga jalan kehidupan artis. Hari ini A besok B lalu kembali lagi ke A," kata Kasino sambil memajukan benteng hitamnya.

"Ya sudahlah jangan ngomongin tentang Bella lagi!" kata Dono memajukan langkah ster putih dan memakan kuda hitam Kasino dan berkata "Skak."

"Waduh...skak," kata Kasino.

Kasino pun berpikir dengan cermat untuk menyelamatkan raja hitamnya, lalu di langkahkan raja hitam pun di langkahkan dengan baik. Dono langsung memajukan langkah benteng putih dan memakan pion hitam dan berkata Dono "Skak lagi...Kasino."

"Haaaa...skak lagi," kata Kasino.

Kasino pun tidak bisa menyelamatkan raja hitam, jadi kalah main caturnya sama Dono.

"Aku menang," kata Dono yang senang.

"Kita berhenti main catur Don," kata Kasino.

"Iya," saut Dono.

Dono pun segera mengambil buku di meja dan membacanya. Kasino ya membereskan catur setelah itu main game di Hp-nya. Indro tetap asik nonton Tv....ya berita-berita yang menarik yang di sajikan chanel METRO TV.

Sunday, July 5, 2020

MASUK AKAL GAK YA!

Dodo bersama Jojo ke rumah sakit untuk menjengukku Dadang yang sakit. Sampai di rumah sakit, ya malem sih. Jojo langsung markirin motor dengan baik.

"Dodo, ayo!" kata Jojo.

"Ayo, kemana?" tanya Dodo.

"Ayolah, ke dalam. Ke ruangan di mana Dadang di rawat!" kata Jojo.

"Ayo!" kata Dodo.

Tiba-tiba Dodo merasakan hal gak enak sampai bulu kuduknya merinding.

"Jojo, pulang aja yuk! Rasanya hari ini kita bisa sial," kata Jojo.

"Jangan hal yang aneh-aneh ah! Baru juga nyampe udah mau pulang. Temui Dadang dulu baru pulang!" kata Jojo.

"Iya," saut Dodo.

Dodo dan Jojo berjalan menuju ruangan di mana Dadang di rawat. Muncullah orang-orang berpakaian putih. Dodo yang ketakutan melihat orang-orang berbaju putih dan berkata "Hantu."

"Dodo, itu bukan hantu. Itu orang-orang pake baju seragam putih nama lainnya APD...ya tertutup semuanya sih, emang sih kaya hantu... tujuannya menanggulangi penyakit covid-19," kata Jojo menjelaskan.

"Oh begitu," kata Dodo.

Dodo pun tidak ketakutan lagi. Jojo dan Dodo pun masuk ruangan. Tiba-tiba pintu tertutup.

"Jojo...jangan-jangan kita salah masuk ruangan," kata Dodo.

"Enggaklah salah ruangan. Ayo jalan terus ke ruangan Dadang di rawat," kata Jojo.

"Iya," saut Dodo.

Dodo dan Jojo terus berjalan menuju ruangan Dadang di rawat. Dodo pun membaca tulisan di kaca 'Kamar Mayat', jadi berkata pada Jojo "Kita salah masuk ruangan Jojo, kan sial."

"Masa iya," kata Jojo.

"Baca sendiri tulisan di kaca!" kata Dodo.

Jojo membaca tulisan di kaca "Kamar Mayat. Waduh salah masuk. Pantes banyak mayat terbaring di ranjang," kata Jojo.

"Ini mayat. Matinya kenapa...ya?" tanya Dodo dengan rasa takut.

"Paling...sakit jantung," kata Jojo.

"Kok sakit jantung," kata Dodo.

"Kalau fungsi jantung tidak berdetak lagi, jadinya mati. Jadi penyebab kematiannya jantung," kata Jojo menjelaskan.

"Jadi kalau kena penyakit diabetes sama aja kena penyakit jantung," kata Dono.

"Iya lah, kalau matinya karena penyakit diabetes itukan dianosa awal pada akhirnya jantung juga. Detak jantung berhenti," kata Jojo.

"Masuk akal juga ya. Kalau kena penyakit di sebab kan virus covid-19, ya pernapasan sih dan mati. Jadi bisa di bilang penyakit jantung," kata Dodo.

"Iya, iyalah. Dianosa awalnya pernapasan dan akhirnya jadi jantung juga karena jantungnya tidak berdetak lagi," kata Jojo.

"Masuk akal juga," kata Dodo.

Dodo dan Jojo, ya keluar dari ruangan tersebut dan segera ke ruangan di mana Dadang di rawat. Sampai di ruangan Dadang di rawat, ya Dodo dan Jojo melihat keadaan Dadang baik-baik saja. Setelah itu baru pulang deh Dodo dan Jojo.

Saturday, July 4, 2020

RINDU DALAM HATI

Indro sedang asik duduk di halaman belakang sambil membaca buku komik. Muncullah belalang ranting yang berjalan di atas meja. Indro melihat belalang ranting di meja, jadi menghentikan baca komik ya dan berkata "Lucunya belalang ini, tubuhnya kaya ranting pohon yang kering."

Indro mulai bermain-main dengan belalang ranting. Dono sibuk mengetik di leptopnya dan cerita yang di ketik Dono di leptopnya.

Widianto sangat menyukai Brisia saat masih duduk di SMP kelas tiga. Rasa itu makin menguat di dalam hatinya Widianto ke Brisia, jadi memutuskan menyatakan cinta. Brisia pun menerima cinta Widianto. Hubungan percintaan berjalan dengan baik banget sampai lulus sekolah SMP, ya tidak ada cerita kecelakaan gitu kaya cerita sinetron 'Di Balik Jendela SMP'. Widianto bisa membimbing dirinya dengan baik begitu juga menjaga cintanya ke Brisia.

Ketika SMA. Widianto ingin masuk SMA sama dengan Brisia, tapi keadaan yang membuat Widianto dan Brisia pisah sekolahan. Hubungan percintaan masih berjalan baik banget sampai naik kelas dua di bangku SMA. Brisia mulai di dekatin oleh Cipto, ya anak baik dan pandai olah raga basket. Cipto terus jadi teman baik Brisia. Laras, ya suka sama dengan Widianto...sampai jalan bareng ke mall. Brisia pun mengetahui hubungan Widianto dekat dengan Laras. Makin lama makin hubungan Widianto dan Laras semakin menyatu. Sedangkan hubungan Widianto dengan Brisia jadinya retak. Brisia makin tidak tahan di duain oleh Widianto, jadi putus hubungan cinta. Brisia pun menerima cintanya Cipto. Ya Widianto pun benar-benar pacaran dengan Laras. Sekian lama terpisah Widianto dan Brisia...makin terasa rasa cinta itu tidak bisa hilang.

Saat di kamar Brisia merenung dengan kisah cintanya.

"Rindu dalam hati," kata Brisia.

Widianto di kamar pun merenung tentang kisah cintanya.

"Rindu dalam hati," kata Widianto.

Ketika Widianto jalan bareng bersama Laras ke toko buku terasa moment paling baik ketika bersama Brisia.

"Aku rindu dengan mu Brisia," kata hati Widianto.

Widianto pun tetap saja santai jalan bareng dengan Laras. Brisia pun ketika jalan bareng bersama Cipto, ya terasa banget moment kebersamaan dirinya dengan Widianto dan berkata dalam hati "Aku rindu dengan Widianto."

Brisia pun tetap menjalankan hubungan percintaannya dengan Cipto santai. Sampai lulus sekolah SMA. Brisia pun mengakhiri hubungan pacaran dengan Cipto karena ketahuan selingkung dengan Resti, ya Cipto pun menerima keputusan Brisia meminta putus. Widianto, pun memutuskan putus dengan Laras, tapi Laras tidak ingin putus. Ketika ketahuan Laras ada hubungan spesial dengan Alexander...jadi benar-benar lah putus Widianto hubungan pacaran dengan Laras.

Saat di Universitas. Brisia dan Widianto bertemu kembali di satu jurusan, ya kesenian. Rasa itu tetap sama dan begitu kuat banget.

"Rindu dalam hati," kata hati Brisia.

"Rindu dalam hati," kata hati Widianto.

Widianto dan Brisia pun menyatukan hubungan kembali karena benar-benar cinta.

***

Dono selesai mengetik di leptopnya dan berkata "Rindu Dalam Hati judul cerita ini."

Dono langsung menyimpan hasil ketikkannya dan leptop di matikan. Setelah itu. Dono keluar dari kamar dan mengambil toples berisi ikan cupang lalu toples berisi ikan cupang di bawa ke halaman belakang dan duduk bersama Indro. Dono melihat Indro yang asik main belalang ranting dan berkata "Lucu juga mainan mu Indro."

"Lucu kan...Don. Belalang ranting ini!" kata Indro.

"Iya," kata Dono yang tegas.

Dono pun memberi makan ikan cupang dengan cacing sutra. Ikan cupang pun memakan cacing sutra dengan lahapnya.

"Don, ikan cupang mu makin bagus aja," kata Indro memuji.

"Iya lah bagus di rawat," kata Dono.

Dono pun mulai membaca buku komik. Indro, ya tetap asik main belalang ranting. Kasino selesai membereskan tanaman di potnya, segera mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir baru ke duduk bersama Dono dan Indro. Kasino, ya melihat Indro yang asik mainin belalang ranting dan berkata "Lucu juga mainan mu...Indro."

"Lucu kan belalang ranting ini!" kata Indro.

"Iya," kata Kasino yang tegas.

Kasino pun memperhatikan ikan cupang di dalam toples...terlihat bagus banget dan berkata "Ikan cupangnya di rawat dengan baik...Don, jadi terlihat bagus banget."

"Iya," saut Dono sambil baca komik.

Kasino, ya mengambil Hp-nya di meja untuk membaca artikel yang menarik gitu. Kasino pun membaca tentang artikel tentang Presiden Joko Widodo yang ingin reshuffle kabinet, lalu berkata ke Dono dan Indro "Don, Indro....apa pendapat kalian berdua dengan pemberitaan bahwa Presiden Joko Widodo mau reshuffle kabinet?"

Dono menghentikan baca komiknya dan berkata "Reshuffle kabinet. Kalau itu penting di reshuffle kabinet...ya jalanin aja. Toh yang tahu baik dan enggaknya kabinet kerja...ya Presiden Joko Widodo sendiri yang menilai dari kerja para menterinya."

"Ya, kalau aku sih. Cuma rakyat kecil. Jadi mengikuti aja keputusan Presiden Joko Widodo tentang perubahan kabinet kerjanya," kata Indro.

"Jadi...cuma mengikuti alur permainannya saja," kata Kasino.

"Ikutin aja permainannya aja," kata Indro yang tegas.

"Benar ikutin aja permainan aja. Toh suasana berita tentang pemerintahan Joko Widodo....jadi jauh menarik kalau ada gonjang ganjingnya, kaya cerita Mahabharata," kata Dono.

"Kalau ceritanya kaya Mahabharata, jadi memang menarik...cerita pemerintahan," kata Kasino.

"Aku setuju. Biar cerita pemerintahan Joko Widodo menarik kaya cerita Mahabarata," kata Indro yang tegas.

Indro pun beranjak dari duduknya dengan membawa belalang ranting di tangannya dan di taruh di tanaman di pot.

"Baik-baik kamu di sini...belalang ranting!" kata Indro.

Belalang ranting ya berdiam diri tanaman. Indro pun kembali duduk bersama Dono Kasino. Dono, ya kembali asik baca komik. Kasino tetap membaca artikel yang menarik di Hp-nya. Indro pun mengambil Hp di meja dan segera main game. Suasana di hari minggu benar-benar tenang banget.

Friday, July 3, 2020

SURGA DI TELAPAK KAKI IBU

Indro sedang santai di ruang tengah nonton Tv, ya film kartun Doraemon di chanel RCTI. Dono sedang asik baca buku komik di halaman belakang. Kasino duduk di halaman belakang sedang asik nonton Youtobe, ya musik...Aurel Hermansyah. Vidio musik yang di tonton Kasino selesai di tonton dan di lanjutkan vidio musik yang lain sampai akhirnya Kasino menonton vidio musiknya Krisdayanti yang judul lagunya 'Menghitung Hari'. Kasino pun berkata "Bening suara yang merdu seperti seperti beningnya air  jernih dan tenang. Maksud dan tujuan dari lirik yang di nyanyikan benar-benar tersampaikan".

Dono mendengarkan omongan Kasino dan menghentikan baca komiknya, ya berkata "Kasino...segitunya berkata-kata. Bermakna dan juga nilainya pujian."

"Ah, Don itu biasa. Untuk menilai sesuatu yang aku sukai, ya musik yang aku tonton di Youtobe," kata Kasino.

"Memang sih aku akui musik yang kamu tonton itu bagus. Penyanyi yang luar biasa. Krisdayanti," kata Dono.

"Aurel mengikuti jejak Ibunya, ya KD," kata Kasino.

"Iya, sih," kata Dono.

"Aku menonton vidio musiknya Aurel untuk mengetahui sejauh mana Aurel mengikuti jejak Ibunya seorang penyanyi," kata Kasino.

"Jadi sejauh mana?" kata Dono.

"Sejauh aku rasakan ada nilai titik yang sama seperti cermin yang menunjukkan bayangan dari pendahulunya," kata Kasino yang begitu bermakna.

"Maksudnya....ada ciri khas yang sama, ya Kasino!" kata Dono.

"Iya, begitulah adanya," kata Kasino.

"Nama juga Ibu dan anak. Hal wajar ada ciri khas yang sama walau hanya satu titik saja. Apakah anak bisa melampaui Ibunya?" kata Dono.

"Mungkin bisa, mungkin juga tidak," kata Kasino.

"Iya mungkin bisa, mungkin tidak. Hanya waktu yang akan menjawab yang sebenarnya," kata Dono.

"Aurel dan KD, katanya di media lagi perseteruan Ibu dan anak. Apa pendapat mu Don?" tanya Kasino.

"Ah, biasa aja itu mah. Jawabannya Surga Di Telapak Kaki Ibu. Anak tidak boleh membantah walau hanya 'Ah'," kata Dono yang bermakna.

"Bener omongan mu Don," kata Kasino yang menegaskan omongan Dono.

Kasino pun mulai main game di Hp-nya. Dono, ya melanjutkan baca komiknya. Indro tetap menonton Tv, ya film Doraemon.

"Bagus," kata Indro.

Saat iklan di Tv. Indro, ya beranjak dari duduknya ke dapur untuk membuat kopi. Selesai membuat kopi, ya Indro pun kembali duduk di ruang tengah untuk melanjutkan nonton Tv, ya film kartun Doraemon sambil minum kopi. Dono pun menyelesaikan baca komiknya, ya masuk ke dalam rumah dan duduk bersama Indro untuk nonton Tv.

"Doraemon," kata Dono.

"Iya, Doraemon," kata Indro sambil minum kopi.

"Menarik juga," kata Dono.

"Iya," saut Indro sambil minum kopi.

Indro dan Dono, ya asik nonton film kartun Doraemon di Tv. Kasino tetap asik main game di Hp-nya di halaman belakang.

CHATING

Dono duduk di halaman belakang sambil nonton Youtobe di Hp-nya yang di tonton adalah komedi.

Di suatu daerah yang pemandangannya indah banget. Ada sebuah air terjun yang bagus banget. Konon cerita masa lampau air terjun tersebut tempatnya bidadari mandi dan juga ada goa yang bagus banget gitu.

Narji sedang bersih-bersih di depan goa karena kerjaan kuncen di daerah itu. Iyem penjual makan kecil, ya jualan dekat goa gitu. Narji pun mendekati Iyem.

"Iyem," kata Narji.

"Apa...Abang. Abang mau beli kue aku. Masih anget kuenya Abang," kata Iyem.

"Kue mu menghangatkan hati ku," kata Narji yang merayu Iyem.

"Abang mau beli kue atau merayu!" kata Iyem.

"Ya dua-dua nya. Sambil menyelam minum air, itu pepatah terkenal," kata Narji.

"Abang...Iyem kasih tahu ya! Yang namanya sambil menyelam minum air  jadi tenggelam tidak bisa berenang alias mati," kata Iyem.

"Waduh, kalau mati dong. Tapi tidak masalah mati di pelukan Iyem, tandanya aku cinta sama Iyem," kata Narji.

Iyem pun tersipu malu mendengar kata manis dari Narji. Ya Narji pun terus melancarkan serangan kata-kata cinta untuk meluluhkan hati Iyem. Tetap Iyem tidak bisa di luluhkan karena sudah punya Suami. Narji pun masih berharap gitu mendapat Iyem jadi berkata "Ku tunggu Janda mu."

Deni pun dateng ke tempat tersebut dengan bawa jualan makan kecil, ya cekcok sama Iyem yang mengambil tempat biasa Deni jualan. Narji membelain Iyem. Kadang juga belain Deni teman baiknya. Deni dan Iyem tetap cekcok dengan sengit gitu. Narji jadi pusing. Iyem pun meninggalkan tempat tersebut, ya di usir Deni.

"Jualan apaan hari ini?" tanya Narji.

"Biasa Pizza," kata Deni.

"Pizza...aku tidak salah denger. Padahal kan bakwan goreng," kata Narji.

"Kerennya kan Pizza. Aslinya gorenganlah," kata Deni.

"Oh...kaya orang bule toh," kata Narji.

"Yo, i...," kata Deni.

Deni pun berjualan makan dan Narji pun, ya biasa jaga goa kalau ada turis yang mau dateng berkunjung. Wendi pun dateng sebagai turis dari Jepang. Deni menawarkan jualan makannya dengan bahasa sok ke Inggrisan. Wendi pun masuk ke dalam goa untuk melihat keindahan goa. Bedu sebagai pemandu turis, ya mengantarkan turis ke tempat tersebut untuk melihat goa yang bagus gitu. Biasalah Narji dan Deni kalau bertemu dengan cewek cantik mulai merayunya untuk meluluhkan hati bule cantik dari Amerika. Bedu langsung menghalangi Deni dan Narji karena Bedu sebenarnya berusaha meluluhkan hati Laura untuk jadi kekasihnya. Narji, Bedu dan Deni...ya bergelut untuk mendapatkan hatinya Laura dengan bergantian menggombal untuk meluluhkan hati Laura. Ya Laura tidak mau pusing dengan urusan Narji, Bedu dan Deni. Jadinya Laura bertemu dengan Wendi keluar dari goa karena Wendi adalah teman baiknya Laura alias pacarnya. Wendi dan Laura pun pergi meninggalkan tempat tersebut.

Narji, Deni, dan Bedu pun menundukkan kepala karena kalah mendapat hatinya cewek cantik, ya Laura.

***

Dono pun selesai menonton film komedi Chating di Youtobe di Hp-nya.

"Bagus juga Chating, komedi di masa Narji, Deni dan Bedu sebagai grub komedi cagur untuk menapak karirnya di dunia hiburan....sebagai komedian yang handal," kata Dono.

Dono pun menghentikan nonton Youtobe-nya jadi ya main game di Hp-nya. Kasino sedang asik baca majalah dan Indro baca komik. Ketiganya tetap asik duduk di halaman belakang dengan keadaan yang tenang banget.

Thursday, July 2, 2020

BALAP MOBIL

Indro lagi santai di ruang tamu sambil nonton Youtobe di Hp-nya....ya kartun Speed Racer. Ceritanya film kartun di tonton Indro.

Di sirkuit balap mobil. Para pembalap sudah siap di sirkuit untuk memulai pertandingan balap mobil. Ternyata satu pembalap Ma Ha Go dateng terlambat, tapi tepat waktu masuk sirkuit balap mobil. Waktu balap mobil pun di mulai. Para pembalap menjalankan mobilnya dengan baik. MA Ha Go pun meningkatkan laju kecepatan mobilnya jadi naik urutannya dari nomor paling belakang ke urutan ke 7. Pembalap yang bermain kasar mulai menyingirkan para pembalap dengan menyerempetnya jadinya pertarungan balap mobil dan mobil balap pun banyak yang mengalami kecelakaan gitu. MA HA Go tetap melaju walau arena sirkuit balap sudah jadi medan tempur.

***

Asik nonton film kartun Speed Racer...tiba-tiba Hp Indro mati.

"Kok mati Hp ku," kata Indro.

Indro mengecek Hp-nya.

"Astaga....aku lupa mengecas Hp ku," kata Indro.

Indro pun beranjak dari duduknya di ruang tamu ke ruang tengah untuk mengecas Hp. Dono dan Kasino lagi asik nonton Tv, berita seputar Formula 1. Indro pun, ya ikut nonton berita Formula 1. Saat iklan di Tv.

"Don dan Kasino....berita pertandingan balap mobil menarik juga," kata Indro.

"Iya," saut Dono dan Kasino bersamaan.

"Pada hal banyak cerita mengangkat tentang balap mobil," kata Indro.

"Memang banyak cerita mengangkat cerita tema tentang balap mobilnya contohnya Speed Racer," kata Dono.

"Speed Racer, aku suka film kartunnya," kata Kasino.

"Aku juga suka nonton film kartun Speed Racer. Padahal tadi aku lagi asik nonton Speed Racer di Youtobe, tiba-tiba Hp ku lowbet jadinya di cas  Hp-nya," kata Indro.

"Di film Ironman 2, malahan di tonjolkan balap mobil kan. Pada akhirnya jadi medan pertarungan antara Ironman dengan musuhnya yang menghancurkan mobil balap," kata Dono.

"Iya, aku tahu jalan ceritanya," saut Kasino.

"Di film Ironman ada balap mobilnya. Ada juga balap mobil liar seperti Fast & Furious satu sampe sekian sekian lanjutan filmnya," kata Indro.

"Malahan ada tentang mobil taxi yang di modifikasi jadi mobil balap, ya menarik sih jalan ceritanya," kata Kasino.

"Ada juga film mobil kodok alias VW Kodok masih temanya balap mobil juga," kata Dono.

"Paling populer kan. Film animasi Car, ya masih tema balap mobil. Jadi memang menarik sih balap mobil itu," kata Indro yang antusias.

"Film animasi Car, memang menarik aku akui," kata Dono.

"Sama aja dengan aku. Aku akui film animasi Car menarik juga," kata Kasino.

Acara tontonan di Tv pun mulai dengan pertandingan balap mobil, ya maksudnya Formula 1. Dono, Kasino dan Indro...ya fokus nonton Tv. Selang berapa saat. Hp pun telah selesai di cas, jadi segera Indro menghidupkan Hp-nya dan melanjutkan nonton Youtobe-nya ya film kartun Speed Racer. Dono dan Kasino tetap asik nonton Tv ya pertandingan balap mobil Formula 1.

PERMAINAN SEPAK BOLA

Dono lagi nonton Tv, ya berita gitu di chanel Trans.

"Sepedah, topik yang di beritakan," kata Dono.

Dono tetap asik nonton berita. Indro selesai buat kopi di dapur, ya segera ke ruang tengah untuk nonton Tv.

"Beritanya tentang sepedah, menarik," kata Indro sambil minum kopi.

Dono dan Indro tetap asik nonton berita di Tv. Kasino di ruang tamu sedang nonton Youtobe....film kartun Captain Tsubasa. Saat iklan. Dono pindah duduk ke ruang tamu untuk baca buku. Indro jojong aja asik nonton Tv. Sebelum baca buku, Dono berkata pada Kasino "Kasino lagi asik nonton apa?"

Kasino pun menghentikan tontonannya di Youtobe dan berkata "Aku nonton film kartun Captain Tsubasa."

"Captain Amerika," kata Dono niat bercanda dengan Kasino.

"Captain Tsubasa...Don," kata Kasino yang tegas.

"Oh...Captain Tsubasa. Film kartun seputar permainan sepak bola," kata Dono.

"Sepak bola itu permainan yang menarik, banyak orang yang menyukai," kata Kasino.

"Iya memang menarik permainan sepak bola itu. Sampai-sampai ada sinetron tentang permainan sepak bola," kata Dono.

"Sinetron tentang permainan sepak bola menarik juga. Ah sudah lah ngobrolnya....Don. Aku mau nonton film kartun di Youtobe!" kata Kasino.

"Iya," saut Dono.

Dono pun mulai membaca buku dan Kasino, ya asik nonton Youtobe film kartun Captain Tsubasa. Indro mengganti chanel Tv, untuk nonton film kartun dan film kartun di mulai.

Di hutan belantara. Ada sebuah lapangan yang luas banget untuk bermain bola. Kera bersama teman-temannya mendatangi si Babi untuk bertanding sepak bola. Babi pun menerima tantangan Kera untuk bermain sepak bola dengan taruhan buah pisang yang banyak banget. Pertandingan sepak bola di mulai. Babi mulai menggiring bola dengan baik bersama teman-temannya. Bola pun bisa di ambil oleh Kera dan mulai menyerang ke gawang Babi.

Bola di tendang Kera, ya ke gawang dan akhirnya masuk. Babi kebobolan gawangnya jadi kesal gitu. Mulai lagi permainan sepak bola dan bola pun di bawa Babi. Dengan kerja sama yang baik Babi dengan teman-temannya berusaha mencetak gol. Kera dan teman-teman berusaha mengambil bola dari tim lawan, ya berhasil tapi di ambil lagi. Permainan sepak bola makin panas banget. Babi pun mulai menendang bola ke gawang dan akhirnya gol. Kedudukan permainan sepak bola jadinya satu sama. Permainan sepak bola, ya terus berjalan dengan baik sampai babak ke dua tetap kedudukan masih skor satu sama. Babi pun membawa bola dengan baik. Kera berusaha mengambil bola dari Babi. Ya Babi pun menendang bola ke gawang dan akhirnya gol. Saat Kera ingin membayar kebobolan gawangnya dan kedudukan menjadi skor dua untuk Babi dan satu untuk Kera. Peluit di tiup oleh wasit, tanda berakhirnya pertandingan sepak bola. Kera dan teman-teman menerima kekalahannya dan berjabat tangan tanda persahabatan. Sebagai perjanjian yaitu taruhannya adalah pisang yang banyak banget, ya di serahkan oleh Kera dan teman-teman. Babi dan menerima pisang yang banyak dari Kera karena permainan nilainya membina persahabatan yang baik, jadi ya pisang pun di makan bersama.

***

Indro pun selesai nonton film kartun di Tv.

"Bagus juga film kartunnya. Temanya tentang permainan sepak bola dengan nilai kerja sama yang baik dan juga eratnya tali persahabatan dua tim sepak bola," kata Indro.

Indro pun mengganti chanel Tv untuk nonton berita di chanel Metro Tv, jadinya asik nonton berita ini dan itu. Dono tetap santai baca buku di ruang tamu dan Kasino tetap asik nonton film kartun di Youtobe di Hp-nya.

KELUARGA SOMAT

Dudung duduk tenang di kelas bersama teman-temannya. Ibu guru mulai memberikan pendidikan tentang salah satu penyakit flu yaitu virus mers. Jadi murid-murid mulai memahami tentang virus mers. Seusai sekolah, ya Dudung segera pulang ke rumahlah. Pak Somat sedang asik nonton Tv tentang berita virus mers yang telah menyebar ke seluruh dunia dan juga asalnya virus mers dari timur tengah. Dudung setelah berganti pakaian duduk dengan Bapaknya untuk nonton Tv.

Seperti biasa, Dudung mengambil remot Tv untuk ganti acara tontonan. Pak Somat segera mengambil remot "Dudung jangan di ganti. Bapak lagi nonton berita tentang virus mers."

"Cuma virus mers...aja. Jadi serius banget," kata Dudung.

"Masalah virus mers telah menyebar ke seluruh dunia," kata Pak Somat.

"Jangan parno...Pak," kata Dudung.

"Bapak...enggak parno," kata Pak Somat.

Dudung memberikan plastik bekas beli gorengan dan berkata "Pak ini ada mers".

"Virus mers....Bapak takut," kata Pak Somat yang panik.

Pak Somat langsung meninggalkan nonton Tv-nya.

"Katanya...enggak parno. Eeee takut sama plastik bekas beli gorengan. Gorengan pun masih ada. Makan ah," kata Dudung.

Dudung pun ganti chanel Tv dan yang di tonton film kartun 'Keluarga Somat'. Pak Somat dan Ibu Inah ke rumah Pak RT untuk membicarakan virus mers yang tersebar ke seluruh dunia. Pak RT pun hanya berkata" Harus tenang, tenang.....!"

"Pak RT, solusinya!" kata Pak Somat.

"Iya, solusinya dari tadi sudah tenang," kata Ibu Inah.

"Aku pun tidak tahu solusinya tentang virus mers yang telah menyebar ke seluruh dunia," kata Pak RT.

"Pak RT, bilang dari tadi tidak tahu solusinya," kata Pak Somat.

"Solusinya tidak ada," kata Ibu Inah.

Pak Somat dan Ibu Inah, ya pulang ke rumah deh. Sampai di rumah. Pak Somat membicarakan virus mers bersama keluarganya, jadi mengambil kesimpulanlah Pak Somat untuk jaga-jaga pake masker. Pak Somat ya keluar rumah pake masker untuk ke kebon. Ibu Inah, ya warung lah di depan rumah dan biasa ngerumpiin tentang virus mers.

***
Meling sedang jaga toko, ya sambil mengafal pelajaran tentang virus mers. Sampai-sampai Papa Meling bingung dengan nama penyakit termasuk virus mers karena namanya kaya nama planet. Meling tetap saja belajar sambil nunggu toko.

***

Ibu Inah dapet kabar dari warga bahwa Pak Somat terkena virus mers dan hampir mati. Jadi Ibu Inah buru-buru pulang ke rumah dan menangiskan Pak Somat yang terbaring di sofa dan berkata "Bapak jangan meninggal".

Pak Somat bangun dari keadaannya dan berkata "Siapa yang meninggal".

"Jadi Bapak tidak meninggal toh," kata Ibu Inah.

"Waduh Ibu. Bapak ini sesak nafas pake masker. Sudahlah Bapak tidak pake masker lagi. Niatnya mencegah...malah susah bernafas," kata Pak Somat.

Pak Somat dan keluarga ya tidak mempedulikan lagi tentang virus mers. Esok paginya. Dudung sudah duduk di kelas, ya siap menerima pelajaran dan pake masker begitu juga dengan teman-temannya. Ibu guru pun masuk kelas untuk melanjutkan pelajaran. Karena melihat anak murid pake masker semuanya dan berkata "Kenapa anak-anak pake masker semuanya?"

"Virus mers Ibu," jawab semua anak-anak murid.

"Gara-gara virus mers. Pusing Ibu. Kok parno semuanya," kata Ibu guru.

Ibu guru pun tetap menjalankan kewajibannya memberikan pendidikan yang baik pada murid-muridnya.

***

Indro pun selesai nonton Youtobe di Hp-nya ya film kartun 'Keluarga Somat'.

"Kesimpulan film kartun 'Keluarga Somat' adalah virus mers, bikin orang parno jadinya pake masker dan juga film kartun 'Keluarga Somat', bagus juga alur ceritanya," kata Indro.

Indro pun tidak nonton Youtobe lagi, ya main game di Hp-nya.

Wednesday, July 1, 2020

SANTUY

Dono duduk di ruang tamu lagi asik nonton film kartun Gundam di Hp-nya tepatnya di Youtobe. Indro lagi asik nonton berita di Tv di ruang tengah. Kasino lagi asik main game di Hp-nya....ya di ruang tamu. Saat iklan di Tv, ya Indro pindah duduknya dari ruang tengah ke ruang tamu langsung duduk di sebelah Dono.

"Don," kata Indro.

"Apa?" saut Dono lagi serius nonton film kartun Gundam.

"Sering banget nonton film kartun Gundam? " tanya Indro.

Dono pun menghentikan nonton Youtobe-nya dan berkata "Aku suka."

"Suka toh!" kata Indro.

"Indro kalau tidak ada topik pembicaraan yang menarik lebih baik aku nonton film kartun lagi!" kata Dono.

"Topik...saya bundar," kata Indro yang bernyanyi.

"Itu topi," kata Dono yang tegas.

Kasino pun menghentikan main game di Hp-nya dan mengambil gelas berisi kopi untuk di minum sambil berkata "Topik...ini rasa enak banget".

"Emmmm. Ikutan Kasino. Itu Kopi, Kasino!" kata Dono yang tegas.

"Ini kopi toh, aku kirain sudah berubah jadinya Topik," kata Kasino yang niat becanda.

"Mulai deh bercandanya," kata Dono.

"Yo,i....," saut Kasino sambil minum kopi.

"Ini saja Don. Topik yang menarik kita bahas. Maksudnya di obrolin. Apa tanggapan mu dengan perceraiaannya Laudya Cynthia Bella?" kata Indro.

"Artis ya. Perceraian Laudya Cynthia Bella. Ah biasa aja!" kata Dono.

"Biasa aja tanggapan mu Don. Harusnya luar biasa tanggapannya...apa gitu?! " kata Indro.

"Tanya tanggapannya ke Kasino tentang Laudya Cynthia Bella...cerai  dengan suaminya orang Malaysia!" kata Dono.

"Gimana Kasino?" tanya Indro.

Kasino menaruh gelas kopi di meja dan berkata "Ya, biasa aja gitu! Emangnya aku pacarnya Laudya Cynthia Bella yang berharap jandanya."

"Bener omongan Kasino. Biasa aja nanggapinya! Kalau pacarnya, ya berharap...jandanya," kata Indro.

"Jadi...biasa..aja kan! Kita ini cuma penonton yang nonton Filmnya, ya bisa di bilang penggemarnya Laudya Cynthia Bella," kata Dono yang tegas.

"Iya, sebatas penonton atau penggemar," kata Indro yang menegaskan omongan Dono.

"Ya, udah...cari kopi...yang menarik lagi di bahas," kata Kasino yang niatnya becanda.

"Topik, Kasino...yang benar," kata Indro yang membenarkan omongan Kasino.

"Itu maksudnya?! Kopi, eeee salah. Topik, yang benar!" kata Kasino.

"Apa tanggapanmu tentang  Don, ya kamu juga Kasino tentang acara baru di Tv di chanel Trans....yaitu Santuy Malam?" kata Indro.

"Kemarin malam aku nonton acara Tv Santuy Malam, yang ada bintang tamunya Prilly Latucosina dan Andika Mahesa," kata Dono.

"Ya, bagus sih Santuy Malam. Aku nonton juga. Pembawaan Andre, Sule dan Nunung...ok banget," kata Kasino yang tegas.

"Emang bagus sih Santuy Malam...ok banget. Sudahlah ngobrolnya aku mau nonton Tv lagi!" kata Indro.

"Iya, Aku mau Santuy nonton Gundam di Youtobe," kata Dono.

"Aku juga. Santuy main game di Hp aku," kata Kasino.

Indro, ya langsung ke ruang tengah untuk nonton berita...ya di Chanel CNN dan berkata "Santuy."

Dono, ya...bener santuy nonton film kartun Gundam di Youtobe di Hp-nya dan Kasino pun santuy juga main game di Hp-nya.

Sunday, June 28, 2020

JEJAK PETUALANGAN

Rafi pulang ke rumahnya langsung tidur di kamarnya karena capek aktivitas seharian kerja. Esok paginya. Rafi bangun dari tidurnya dan melihat keadaan sekitarnya.

"Laut, pasir pantai....kok bisa aku berada di pantai seharusnya aku di kamar," kata Rafi.

Rafi pun memilih main di pantai sampai ia capek dan tiduran di pasir pantai.

"Gimana cara aku pulang dari sini ya," kata Rafi berpikir.

Perut pun bunyi "Keriuk", tanda perut Rafi lapar. Rafi pun mencari makan untuk mengisi perutnya. Rafi mencari kayu untuk di jadikan senjata dan juga untuk berburu ikan di pinggir pantai. Eeee melihat kepiting gede banget lagi membuka kelapa pake capitnya yang kuat. Rafi pun senang banget menemukan makan yang enak untuk mengisi perutnya yang kosong. Di tangkap kepiting besar alias ketam. Ya ketam pun di tangkap Rafi, lalu segera untuk di masak dengan cara di bakar gitu.

Rafi pun inget masa ia sekolah, ya kemping gitu kegiatan Pramuka. Rafi segera mengunpulkan kayu kering dan mulailah membuat api. Dengan susah payah Rafi membuat api, ya jadi juga sih. Mulailah Rafi memanggang ketam. Dengan sabar mengolenin ketam dan akhirnya masak juga.

"Waktunya makan," kata Rafi.

Rafi mulai menyantap makannya sampai perutnya kenyang. Setelah itu Rafi mencari jalan untuk bisa pulang ke rumah. Rafi sambil berjalan ke sana ke sini untuk mencari petunjuk dan akhirnya menemukan petunjuk gitu. Ada cewek cantik di sanpan gitu. Rafi mendekati cewek tersebut dan mencari tahu daerah tersebut. Cewek itu memberitahu tentang Rafi tapi lama kelamaan suara cewek yang ngobrol dengan Rafi menghilang dan keadaan menjadi gelap banget.

"Rafi bangun," kata Lisa.

Rafi pun bangun dari tidurnya dan berkata "Aku di mana?".

"Di rumah," kata Lisa.

"Rumah, berarti aku bermimpi berada di pantai," kata Rafi.

Rafi pun segera ke kamar mandi untuk mandi pagi. Lisa memasak di dapur untuk sarapan pagi. Rafi di dalam kamar mandi masih bingung dengan mimpinya. Setelah mandi Rafi membuka album foto untuk mencari tahu tentang mimpinya dan akhirnya ia menemukan foto yang benar-benar petunjuk mimpinya.

"Aku pernah berada di pantai ini, ya jejak petualangan ku dan juga cewek yang duduk di sanpan sama dengan mimpi aku. Diana, teman baik dan cinta ku. Diana meninggal karena tenggelam di lautan. Aku gagal menyelamatkannya," kata Rafi.

Rafi menutup album foto kenangannya dan segera berpakaian yang rapih untuk kerja. Setelah itu. Rafi, ya sarapan pagi di ruang makan bersama Lisa. Diana, roh pun masih di kamar Rafi sambil melihat langit cerah dari jendela kaca.

"Aku tetap bersama cinta ku," kata Diana, roh.

Rafi pun selesai sarapan pagi segera pergi ke kantor dan Lisa, ya membereskan rumah seperti biasanya. Sampai di kantor, ya Rafi melihat sosok cewek yang mirip dengan Diana, ya cinta masa lalunya. Ternyata bukan Diana, melainkan Melinda....cuma mirip wajahnya saja. Melinda ada mitra kerja yang mau investasi ke perusahaan di mana Rafi bekerja. Obrolan di ruang kerja berjalan dengan baik dan akhirnya...ya Melinda jadi investasi di perusahaan di mana Rafi bekerja.

Setelah urusan kerjaan. Rafi pun ngobrol dengan Billy, ya ngajakin untuk liburan ke tempat yang menarik gitu, ya seperti jejak petualangan gitu. Rafi setuju dengan ajakan Billy untuk bertualang gitu kaya ia masih sekolah, kemping jadi Pramuka. Waktu berjalan dengan semestinya, ya waktunya pulang. Segera Rafi pulang ke rumahnya. Sampai di rumah. Rafi melihat bayangan Diana.

Awalnya Rafi tidak percaya dengan bayangan Diana, tapi Lisa melihatnya dan berteriak "Hantu",  Lisa pun pingsan. Rafi menolong Lisa dan di bawa ke kamar. Baru setelah itu bicara dengan rohnya Diana.

"Maaf Diana...alam kita beda," kata Rafi.

"Aku tahu, alam kita beda. Aku tetap mencintai mu Rafi," kata roh Diana.

"Aku juga," kata Rafi.

Diana pun mencium Rafi dan menghilang. Lisa pun sadar dari pingsannya, ya Rafi ada di sisi Lisa. Masalah pun telah selesai dengan baik. Hari minggu tiba, ya Rafi dan Billy kemping ke hutan bersama teman-teman semasa sekolah, ya Pramuka. Rafi menikmati petualangan dan melupakan penatnya hidup ya kerja dan kerja di kantor tujuannya target ini dan itu.

Saturday, June 27, 2020

SANTAI DI RUMAH

Dono duduk di halaman belakang sambil menikmati keadaan. Kasino, ya sedang asik mengurus tanaman ya di potnya dan juga tanaman di pot pun ada yang mulai buah. Indro sedang asik baca komik. Mulai Dono untuk nonton Youtobe di Hp-nya dan film kartun yang di tonton 'One Punch Man'.

Saitama sedang asik di rumah, ya nonton Tv. Monster muncul dari dari tanah dan langsung menghancurkan kota. Warga kota panik karena serangan monster. Para pahlawan pun bertarung melawan monster. Ternyata para pahlawan kalah dengan kekuatan monster. Saitama pun mulai menghadapi monster. Sang monster menyerang Saitama dengan membabi buta. Tapi Saitama mampu menahan serangan monster. Saitama pun meninju monster dengan pukulan yang kuat banget. Monster pun hancur berantakan. Saitama pun meninggalkan tempat pertarungan. 

***

Dono selesai nonton film kartun 'One Punch Man'. Hp pun di taruh di meja sama Dono dan segera membuka minuman teh botol. 

"Segernya minuman teh botol ini," kata Dono. 

Dono menikmati keadaan dengan minum teh botol. Indro pun selesai baca komiknya dan buku di taruh di meja, lalu mengambil Hp di meja untuk membacara artikel yang menarik. Indro pun menemukan artikel menarik tentang artis yang ganti namanya Brisia Jodie. Indro pun bertanya ke Dono "Don, penting enggak sih seorang artis ganti namanya?"

"Ya, penting enggak penting pastinya penting juga tujuannya menunjukkan jadi diri orang kan sebuah nama agar di kenal orang," kata Dono.

"Penting. Jadi artikel ini menjelaskan artis Brisia Jodie mengganti nama tujuannya agar hoki," kata Indro.

"Beruntung toh," saut Dono.

"Memang Don...beruntung jadinya. Apa pendapat mu tentang artis Brisia Jodie?" kata Indro.

"Yang jujur atau bohong?" kata Dono.

"Yang bohong dulu Don!" kata Indro.

"Anak baik dan cantik," kata Dono.

"Anak baik dan cantik. Itu untuk yang bohong. Kalau yang jujur Don!" kata Indro.

"Yang jujur ya. Anak baik dan cantik," kata Dono.

"Jujur dan bohong sama aja. Anak baik dan cantik," kata Indro.

"Ya....kenyataannya begitu kalau aku nonton di Tv. Kalau aku survei ke lapangan baru aku tahu karakter aslinya," kata Dono.

"Iya juga, cuma tanggapan kita dari sisi kita nonton Tv saja kan. Kalau aslinya penuh rahasia jadi lebih menarik," kata Indro.

Dono pun meminum teh botolnya. Indro, ya menghentikan baca artikel di Hp-nya dan segera main game di Hp-nya. Kasino pun telah memilih buah yang matang di petik dari hasil tanaman di potnya dan segera di cuci dengan bersih. Setelah itu buah pun di taruh di meja.

"Don, Indro nikmati hasil dari tanaman ku di pot!" kata Kasino.

"Iya," kata Dono.

"Iya," kata Indro menghentikan main game di Hp-nya.

Dono, Kasino dan Indro memakan buah yang baru di petik dari pohonnya.

"Manisnya," kata Dono, Kasino dan Indro bersamaan.

Ketiganya menikmati makan buah di hari minggu yang tenang dengan keadaan lingkungan yang tenang.

Friday, June 26, 2020

VIDIO BAYI

Dono lagi asik nonton Tv di ruang tengah bersama Indro dan Kasino. Hp-nya Dono di kirimin vidio lewat WA. Dono menonton vidio kiriman dengan seksama.

Sabila sedang asik nonton Youtobe lagu anak-anak di Hp-nya Fadli, Ayahnya Sabila. Sabila pun bergoyang-goyang mendengarkan musik dan tontonan di Youtobe. Fadli, Ayahnya Sabila menghentikan Youtobe jadi musik dan gambar berhenti. Sabila nangis karena tontonan dan musiknya berhenti. Fadli menekan lagi tombol di Hp jadi musik berbunyi dan gambar pun jalan. Sabila pun tidak menangis lagi, ya senang sih mendengarkan musik dan tontonan di Youtube sambil ngeyot jarinya.

***

Dono pun selesai nonton vidio kiriman.

"Kelakuan ponakan....masih bayi," kata Dono.

Indro dan Kasino, ya tertarik untuk menonton vidio kiriman di Hp-nya Dono. Dengan seksama Indro dan Kasino menonton tuh vidio sampai selesai.

"Kelakuannya Sabila," kata Indro.

"Nama juga bayi. Berapa umurnya Sabila Don?" kata Kasino.

"17 bulan," kata Dono.

"Bayi...baru mengerti musik dan tontonan di Youtobe yang di tontonnya ya lagu anak-anak," kata Kasino.

"Bayi....lucu dan pintar," kata Indro.

"Lucu dan pintar. Benar omongan mu Indro," kata Dono menegaskan omongan Indro.

Dono, Kasino dan Indro...ya kembali fokus lagi nonton Tv, berita ini dan itu di chanel CNN. Saat Iklan. Dono dapet kiriman vidio di Hp-nya ya di WA. Dono dengan seksama nonton vidio kiriman.

Sabila sedang makan buah pepaya yang di potong kecil-kecil, dadu dengan sendok plastik. Fadli, Ayah Sabila membimbing Sabila untuk makan pake sendok dengan baik. Kadang Sabila mengambil buah potongan buah pepaya pake tangan.

"Anak baik, makannya pake sendok," kata Fadli membimbing.

Sabila ya belajar lagi makan pake sendok. Kadang sendok di buang Sabila, ya kembali pake tangan lagi. Fadli, Ayahnya Sabila...ya membimbing Sabila lagi makan pake sendok. Sabila pun pelan-pelan, ya ngerti makan pake sendok tapi di bantu Fadli, Ayah Sabila.

***

Dono selesai nonton vidio kiriman.

"Bayi, belajar makan pake sendok. Sabila di bimbing dengan baik sama Fadli," kata Dono.

Indro dan Kasino, ya nonton vidio kiriman di Hp-nya Dono. Keduanya menonton dengan seksama vidio sampai selesai.

"Lucu juga tingkah Sabila," kata Indro.

"Luculah tingkah Sabila. Bayi," kata Kasino.

"Bayi itu tingkah ya lucu," kata Dono.

"Aku dulu, saat bayi..lucu Don," kata Indro.

"Kalau kamu Bayi dulunya Indro, Iya aku akui lucu. Kalau dewasa, ya gak lucu lagi," kata Dono.

"Gak lucu kamu dewasanya, Indro," kata Kasino.

"Kalau aku mau lucu, jadi pelawak aja. Jadinya lucu," kata Indro.

"Jadi pelawak. Lucu kamu Indro," kata Dono yang tegas.

"Benar Indro, jadi pelawak. Kamu Lucu Indro," kata Kasino yang tegas.

Dono, Kasino dan Indro...ya fokus lagi nonton Tv berita ini dan itu di chanel CNN.

PRANK

Dono menaruh ular di kotak nasi, ya di taruh di meja di ruang tamu setelah itu santai dengerin musik di Hp-nya. Indro baru pulang dari urusannya dan masuk rumah dengan mengucap salam "Assalamualaikum".

"Waalaikumsalam," jawab Dono.

Indro pun duduk di ruang tamu, ya melihat kotak nasi di meja.

"Kotak nasi nie. Makan isinya ini mah. Kebetulan aku lagi keroncongan nie. Don kotak nasi untuk aku ya," kata Indro.

"Iya," kata Dono.

"Sipp!!" kata Indro.

Indro pun mengambil kotak nasi di meja dan segera di buka.

"Ular," teriak Indro sambil melempar kotak nasi berisi ular.

Dono dengan cepat menangkap kotak nasi berisi ular.

"Gila....Don. Prank...ini mah. Jauhin itu ular. Takut," kata Indro.

"Maaf deh ngerjain kamu, Indro. Niee ularnya," kata Dono.

"Jauhin...tuh ular!" kata Indro.

"Iya, deh. Ular main aku dari kecil," kata Dono.

"Dasar anak hutan. Mainan ular," kata Indro.

"Auowoooo," kata Dono.

"Malah Tarzan," kata Indro.

"Biarin suka-suka....aku," kata Dono.

"Iiii....takut ah sama ular," kata Indro.

Indro pun langsung pindah duduknya di ruang tamu ke ruang makan, ya untuk makan gitu. Di meja ada rantang. Indro yang lapar, ya ingin membuka isi rantang tapi tidak jadi di buka takut di Prank oleh Dono. Perut Indro bunyi, jadi ya memberanikan diri untuk membuka rantang.

"Ular," teriak Indro melihat isi rantang.

Dono mendengar teriakan Indro di ruang makan, ya segera ke ruang makan untuk melihat Indro.

"Don, kamu...Prank aku lagi. Makan di dalam rantang isinya ular," kata Indro.

"Indro....aku tidak Prank lagi. Isi makan di dalam rantang itu belut goreng. Gara-Gara rasa takut mu sama ular jadi kamu melihat belut goreng kaya ular," kata Dono.

"Jadi bukan Prank toh. Cuma salah kaprah aku aja. Belut goreng ternyata. Aku kirain ular," kata Indro.

"Kalau ular yang aku pegang ular," kata Dono.

"Jauhkan ular itu dari aku!" kata Indro.

"Iya," saut Dono.

Indro, ya melupakan tentang ular jadi makan belut goreng. Dono pun kembali ke ruang tamu dan ular di taruh di kotak nasi. Dono asik dengerin musik di Hp-nya. Kasino selesai dengan urusan kerjaan ya dan pulang ke rumah. Sampai di rumah. Kasino pun masuk rumah, ya mengucap salam "Assalamualaikum".

"Waalaikumsalam," jawab Dono.

Kasino melihat kotak nasi di meja.

"Don, kotak nasi di meja untuk aku," kata Kasino.

"Iya," kata Dono.

Kasino mengambil kotak nasi di meja dan membukanya.

"Ular," teriak Kasino sambil melempar kotak nasi berisi ular.

Dono, ya menangkap kotak nasi berisi ular.

Indro pun mendengar teriakan Kasino dan berkata "Kasino kena Prank...Dono".

"Don...Prank...ya!" kata Kasino.

"Iya Prank," kata Dono.

"Kelakuan.....anak kecil," kata Kasino.

"Emang aku masih kecil. Nieee ular untuk kamu!" kata Dono sambil memberikan ular ke Kasino.

"Jauhkan tuh ular atau aku lempar sepatu!" kata Kasino.

"Iya deh aku jauhin," kata Dono.

"Don dapet dari mana tuh ular?" tanya Kasino.

"Ular ini. Ular hijau. Aku tangkap saat ini ular berada pohon belimbing di rumah Heru," kata Dono.

"Kaya Panji...penjinak ular," kata Kasino.

"Iya bisa di bilang begitu. Acara di Tv sih 'Teman Panji' atau kaya Irfan Hakim suka sama ular dan acara Tvnya 'Safana'," kata Dono.

"Sama aja Don. Sama-sama pecinta hewan," kata Kasino yang tegas.

"Auowoooo," kata Dono.

"Dasar Tarzan," saut Kasino.

"Biarin aku suka," kata Dono.

Kasino pun ya ke kamarnya untuk berbenah diri. Dono pun keluar rumah dan melepaskan ular hijau ke alam bebas. Ya setelah itu Dono pulang ke rumah dan segera deh Dono nonton Tv di ruang tengah bersama Indro dan Kasino. Dalam hati Dono berkata "Hari ini niatnya bercanda aja!".

Thursday, June 25, 2020

LUCU TINGKAHNYA

Indro lagi asik nonton Youtobe di Hp-nya di ruang tamu. Dono dan Kasino lagi asik nonton drama korea di Tv. Saat iklan. Dono pun pindah duduknya dari ruang tengah ke ruang tamu bersama Indro.

"Indro lagi asik nonton apa?" tanya Dono.

"Nonton acara Tv, Malam Malam. Ada Maria Vania," kata Indro.

"Oooo...Malam Malam di NET TV. Maria Vania," kata Dono.

"Lucu Don tingkahnya Surya dan Tora menghadapi Maria Vania yang body ya waaaw gitu," kata Indro.

"Lucu toh. Berarti menarik di tonton dong," kata Dono.

"Iya....begitu keadaannya," kata Indro.

"Ya, sudahlah terusin aja nonton acara Tv...Malam Malamnya. Aku mau istirahat," kata Dono.

"Tunggu dulu Don!" kata Indro.

"Apa?" kata Dono.

"Obrolan kita akan di tulis di Blog atau enggak?!" kata Indro.

"Demi nyenengin teman sih aku tulislah. Kalau Indro....nonton acara Tv, Malam Malam," kata Dono.

"Sipp!!!" kata Indro.

Dono pun ke ruang tengah.

"Kasino, aku tidur duluan," kata Dono.

"Don..kok tidak nonton drama koreanya sampai habis?" tanya Kasino.

"Aku mulai ngantuk berat nih. Jadinya mau tidur lah. Urusan nonton acara Tv gampang. Bisa nonton tayangan ulangnya di Youtobe," kata Dono.

"Mimpi yang indah Don!" kata Kasino.

"Iya, aku mimpi...in gadis pujaan hati," kata Dono.

"Pasti...Rara," kata Kasino.

"Yo..i," saut Dono.

Dono masuk kamarnya untuk tidur lah. Kasino, ya asik nonton drama korea. Indro tetap asik nonton acara Malam Malam di Youtobe.

GUNDALA X

Batu meteor masuk obit bumi. Tiba-tiba meledak dan serpihan masuk Bumi. Serpihan baru meteor jatuh di belakang halaman Heru. Ya Heru terbangun dari tidurnya dan melihat sesuatu di halaman belakang yang hangus terbakar dan di periksanya dengan baik. Heru melihat batu kristal di tanah yang hangus, ya segera di ambil sama Heru kristal tersebut.

"Batu kristal ini bagus. Datangnya dari mana ya? Mungkin dari luar angkasa," kata Heru.

Batu kristal yang di pegang Heru, ya memuai gitu dan masuk ke ke dalam tangan Heru. Ya Heru berusaha untuk mengeluarkan batu Kristal tapi terlanjur beradaptasi dengan Heru. Tiba-tiba Heru pingsan. Esok paginya. Heru terbangun dari pingsannya.

"Kenapa aku tidur di luar," kata Heru.

Heru berusaha mengingatnya kenapa dirinya bisa tidur di luar?.

"Batu kristal masuk ke dalam tubuh ku," kata Heru.

Heru memeriksa dirinya dengan baik.

"Tidak terjadi apa-apa?!" kata Heru.

Heru segera membereskan semuanya yang ada di halaman belakang dan juga dirinya berbenah diri untuk pergi ke kuliah. Heru ke kampus, ya menggunakan motor dengan baik. Sampai di kampus. Heru melihat Amanda, ya cewek yang di sukai Heru tapi sayang sudah jadian dengan Billy. Heru mengabaikan rasa sukanya dengan Amanda jadi fokus kuliah. Seperti biasa Heru dekat dengan Lulu, teman kuliahnya tapi Lulu itu karakternya tomboy.

Perkuliahan pun berjalan dengan baik, ya sampai selesai. Heru pun meninggalkan kampus, ya mau pergi ke toko buku untuk membeli bukulah. Belum sampai di toko. Ada preman yang mengganggu cewek anak SMA di pinggir jalan. Heru, ya segera memarkirkan motornya dan segera menolong cewek anak SMA tersebut. Preman menyerang Heru dan pukulan. Tapi Heru merasa gerakan lawannya lambat gitu atau dirinya Heru terlalu cepat. Heru pun memukul di mukanya preman tersebut langsung terpental jauh banget.

"Apa yang terjadi dengan ku?!" kata Heru.

Preman pun takut dengan Heru, jadi berusaha kabur dari situ dengan keadaan dirinya terluka. Cewek anak SMA pun, ya meninggalkan tempat tersebut juga. Heru segera pergi dari tempat tersebut. Heru pun pergi ke rumah tua untuk membuktikan sesuatu. Sampai di rumah tua. Heru mulai meninju dinding rumah dengan sekuat tenaga dan akhirnya jebol.

"Aku kuat. Jangan-jangan karena batu kristal yang masuk ke dalam tubuh ku," kata Heru.

Heru pun meninggalkan rumah tua dan segera ke sebuah gedung. Sampai di puncak gedung. Heru pun mulai memberanikan diri untuk melompat dari satu gedung ke gedung yang lain. Ternyata Heru berhasil melompati gedung.

"Aku....jadi manusia super kuat dan lincah juga," kata Heru yang senang.

Tiba-tiba dari tangannya muncul percikan cahaya kaya listrik. Heru mulai memfokuskan energi di ke dua tangannya dan ternyata Heru mengeluarkan petir dan di hempaskan ke sebuah dinding dan terjadi ledakan.

"Aku...memiliki kekuatan petir," kata Heru.

Heru pun meninggalkan gedung, ya segera pulang ke rumah. Saat di rumah. Heru menonton Tv. Berita Tv ternyata memberitakan kriminalitas merajalela di mana-mana?!. Heru pun menetapkan dirinya menjadi pahlawan yang menolong manusia yang butuh pertolongan.

Heru membuat kostum. Berjam-jam berpikir tetap tidak jadi kostum di buat Heru. Saat melihat action figur Gundala yang di pajang di lemari. Heru menetapkan membuat kostum Gundala berwarna hitam. Akhirnya kostum pahlawan pun jadi dan di pakai Heru.

"Gundala X. Aku akan menolong manusia yang butuh pertolongan aku," kata Heru sambil berkaca.

Mulai Heru jadi pahlawan. Saat terjadi ke jahatan di jalanan, ya Heru pun memakai kostum Gundala X untuk memberantas kejahatan. Sampai Gundala X jadi terkenal gitu, gara-gara di liput wartawan. Suatu ketika Heru yang berkostum Gundala X, ia bertemu dengan preman yang ia kalahkan dulu di jalanan tapi kali ini lagi merampok toko perhiasaan dengan teman-temannya.

Gundala X bertarung dengan preman yang pernah ia kalahkan, tapi berbeda keadaannya ternyata preman itu meninju Heru sampai terpental jauh.

"Jangan-jangan orang itu memiliki kekuatan seperti aku," kata Gundala X.

"Hanya segitu saja kekuatan mu Gundala X. Kenal aku Bewok si kuat. Semua ini berkat batu kristal masuk ke dalam tubuh ku," kata Bewok yang sombong dan terus terang.

"Ternyata kekuatan batu kristal," kata hati Gundala X.

Gundala X mulai meningkatkan kekuatannya dan bertarunglah dengan sengit melawan Bewok. Keduanya terus bertarung dengan hebat banget. Sampai akhirnya Gundala X pun mengeluarkan petir dari kedua tangannya dan menjebol dada Bewok sampai tidak berdaya lagi alias mati. Gundala X pun mengalahkan teman-teman Bewok.

Bewok pun bangkit kembali dengan keadaan dirinya seperti Zombi.

"Jangan-jangan Bewok di kendalikan kekuatan batu kristal. Dia bukan manusia lagi, tapi monster," kata Gundala X.

Gundala X mengeluarkan kekuatan penuhnya....ya petir dari tangannya dan segera di arahkan ke Bewok. Terkenalah Bewok petir yang dasyat sampai Bewok yang jadi Zombi musnah jadi debu.

Polisi dateng menangkap semua penjahat. Gundala X pun meninggalkan tempat tersebut. Sampai di rumah.

"Jangan-jangan aku akan jadi monster seperti Bewok karena batu kristal di dalam tubuh ku ini. Berarti masih banyak orang yang memiliki kekuatan seperti aku," kata Heru.

Heru pun mulai membuat penelitian untuk dirinya dan mencari data tentang batu kristal. Heru pun membagi waktunya dengan baik untuk pendidikan dan menjadi pahlawan untuk memberantas kejahatan sekaligus mencari tahu tentang batu kristal. Usaha Heru membuahkan hasil mengumpulkan data tentang batu kristal dari sekian pertarungan melawan musuh yang memiliki kekuatan yang sama berasal dari batu kristal tapi beda tipe element ya tiap batu kristal.

Heru pun rasa senang di dalam dirinya bahwa dirinya mampu mengenalikan kekuatan batu kristal dan tidak jadi monster. Saat di kampus. Heru tetap menyukai Amanda walau ia sudah punya pacar, ya Billy. Lulu teman baik Heru selalu jadi teman baik untuk sekedar ngobrol saja atau jalan bareng gitu. Tetap saja Lulu karakternya tomboy. Suatu ketika Lulu berubah jadi feminim. Pandangan Heru tentang Lulu berubah. Amanda, ya putus nyambung putus nyambung gitu pacaran dengan Billy. Heru pernah mencoba untuk jadikan dengan Amanda, tapi pilihan Heru salah. Ternyata yang terbaik untuk Heru adalah Lulu karena Lulu berubah jadi feminim demi Heru.

Heru dan Lulu jadikan sebagai pacar gitu. Heru tetap membagi waktunya untuk menjadi pahlawan. Sampai akhirnya Lulu tahu siapa Gundala X adalah Heru.

***

Dono, ya menyelesaikan ketikannya di leptopnya dan di simpan dengan baik hasil ketikannya.

"Waktunya istirahat," kata Dono.

Dono pun mengambil cangkir berisi teh anget dan segera di minumnya. Indro, ya biasa sih menghentikan nonton Youtobe-nya di Hp-nya untuk membaca tulisannya Dono.

"Gundala X, yang di tulis Dono. Adaptasi cerita dari cerita yang sebenarnya Gundala atau Gundala Putra Petir," kata Indro.

Indro pun membaca dengan seksama tulisan di leptopnya Dono.

"Menarik," kata Indro.

Indro pun telah membaca semuanya tulisan Dono, ya kembali nonton Youtobe lagi. Dono pun menaruh gelas yang kosong di meja dan segera mematikan leptopnya dan di bawalah ke kamar tuh leptop dan di taruh di meja belajar. Dono pun keluar kamar dan duduk bersama Kasino di ruang tengah untuk nonton Tv. Indro, ya tetap di ruang tamu sambil asik nonton Youtobe di Hp-nya.

Wednesday, June 24, 2020

HANTU KERETA API

Kasino seusai main game zombi di Hp, ya mulailah membuka Youtobe dan mencari tontonan yang menarik. Di baca judul tontonan yang mau di tonton Kasino, ternyata yang menarik kartun 'Hantu Kereta Api'. Mulailah kartun 'Hantu Kereta Api' di tonton Kasino.

Bowo dan Abdul ke stasiun kereta api malam-malam dengan menggunakan taxi. Sampai di stasiun kereta api. Bowo dan Abdul keluar dari mobil taxi dan membayar biaya taxi dengan uang pas.

"Mas masih ada kereta malam-malam jam segini," tanya Pak sopir taxi.

"Masih ada. Kereta terakhir," kata Bowo.

"Oh, begitu," kata Pak sopir taxi.

Pak sopir taxi, ya membawa mobilnya dengan baik meninggalkan stasiun kereta api. Bowo dan Abdul masuk ke dalam stasiun kereta api. Saat pintu masuk stasiun kereta api di pasang selembar pengumuman dengan bahasa Inggris.

"Pengumumannya pake bahasa Inggris, ya repot banget," kata Bowo.

"Iya, bener...repot. Kita kurang memahami bahasa Inggris kalau bahasa Jawa...ya kita ngerti," kata Abdul.

"Jadi gimana ini Abdul?" kata Bowo.

"Mau gimana lagi pake teknologi lah. Pake Hp untuk mentranslate...pengumuman bahasa Inggris," kata Abdul.

Abdul mulai mentranslate pengumuman di pintu masuk stasiun kereta api. Setelah di translate, ya ternyata pengumuman biasa-biasa aja jadi Abdul dan Bowo mengerti banget. Masuklah Bowo dan Abdul ke dalam stasiun kereta api. Keadaan sepi banget.

"Kok tidak ada orang," kata Abdul.

"Iya, jangan-jangan kereta terakhir sudah jalan," kata Bowo.

Bowo dan Abdul melihat jam di Hp. Eeee ternyata waktu menunjukkan jam 12 malam.

"Jam 12," kata Abdul.

"Iya, jam 12. Pada hal jam di dinding yang di pajang di stasiun kereta api pukul 10 malem," kata Bowo.

"Telat deh," kata Abdul.

"Mau gimana lagi...telat lah," kata Bowo.

Bowo dan Abdul, ya bingung dengan keadaannya ketinggalan kereta terakhir. Tiba-tiba muncul Pak pemulung yang minta uang ke Bowo dan Abdul karena alasan tidak bisa menjual hasil mulungnya dan juga belum makan dari kemarin.

"Gimana Abdul di kasih...enggak Pak pemulung itu," kata Bowo.

"Kasih aja! Kasihan," kata Abdul.

"Ok lah," kata Bowo.

Bowo memberikan uang kepada Pak pemulung.

"Nak... Ikhlaskan ngasih uang ke Bapak?" tanya Pak pemulung.

"Iya, Ikhlas Pak," kata Bowo dan Abdul bersamaan.

"Alhamdulilah. Oh iya. Kereta api yang anak tunggu pasti dateng," kata Pak pemulung.

"Terima kasih atas pemberitahuannya," kata Bowo.

"Iya, Terima kasih Pak," kata Abdul.

Abdul dan Bowo, ya menunggu dengan sabar di stasiun menunggu kedatangan kereta api. Pak pemulung, ya tiba-tiba menghilang gitu. Kereta api pun dateng juga. Bowo dan Abdul masuk kereta api. Kereta api pun berjalan. Bowo mencium bau wangi.

"Abdul kamu mencium bau wangi?" tanya Bowo.

"Enggak tuh. Salah cium kamu, Bowo," kata Abdul.

"Masa iya," kata Bowo.

Bau wangi pun menghilang, ya Bowo pun memperhatikan para penumpang kereta api. Abdul ya memejamkan matanya karena ngantuk. Penumpang kereta api berubah jadi pocong, Bowo terkejut banget dan mengucek matanya. Eeee ternyata salah lihat Bowo, penumpang kereta api tidak berubah jadi pocong. Abdul terbangun dari tidurnya, ya karena bau busuk.

"Bowo. Aku mencium bau busuk?" kata Abdul.

"Aku tidak mencium bau busuk," kata Bowo.

Bau busuk pun menghilang, ya Abdul bingung saja. Abdul dan Bowo ke belet pipis jadi ke toilet bersamaan. Karena toilet penuh jadinya maksudnya cukup satu orang di dalam toilet, ya Abdul duluan pipis dan Bowo menunggu. Bowo bersabar menunggu giliran. Pocong muncul. Bowo pun ketakutan, jadi menggedor pintu toilet. Abdul keluar dari toilet dan melihat pocong. Bowo dan Abdul ketakutan banget di kejar pocong bukannya satu pocong tapi semua penumpang jadi pocong.

Pak pemulung muncul dan berkata "Dasar pocong nakal".

Pak pemulung menggunakan tongkatnya dan keluarlah hembusan angin yang kuat dan kilat petir yang menyambar gitu. Para pocong mental semuanya.

Bowo dan Abdul, ya terkejut dan juga bingung dengan keadaan. Tiba-tiba Bowo dan Abdul pun menghilang dan telah sampai di stasiun.

"Kita telah sampai di tujuan," kata Bowo.

"Iya, kita sampai di tujuan," kata Abdul.

Kereta api pun menghilang. Pak pemulung, ya melayang di udara dan menghilang.

***

Kasino, ya selesai nonton Youtobe kartun 'Hantu Kereta Api'.

"Menarik juga cerita. Pinter yang buat kartun yang aku tonton di Youtobe," kata Kasino.

Kasino pun menghentikan nonton Youtobe di Hp-nya dan segera beranjak dari duduknya di halaman belakang dan masuk rumah. Indro, ya selesai masak singkong goreng. Dono baru pulang dari urusannya dan membawa tiga bungkus bakso. Ya segeralah ketiganya menyantap bakso sambil nonton Tv. Setelah makan bakso baru deh singkong goreng.

Tuesday, June 23, 2020

BUS HANTU

Indro sedang santai duduk di halaman belakang, ya nonton Youtobe di Hp-nya dan yang di tonton kartun 'Bus Hantu'. Di mulai kartun 'Bus Hantu' yang di tonton Indro.

Abdul duduk di ruang tamu, ya sedang asik  nonton Youtobe yang viral-viral gitu.

"Ternyata vidio yang viral adalah 'Bus Hantu' iiiii serem banget," kata Abdul.

Tiba-tiba pintu depan di ketuk, tapi tidak orang yang mengucap salam. Abdul jadi ketakutan sekali sambil menghentikan nonton Youtobe di Hp-nya. Rasa takut itu makin jadi-jadi pada Abdul. Pintu terus di ketuk tetap tidak ada suara salam. Abdul pun memberanikan diri untuk membuka pintu depan. Di pikiran Abdul setelah di buka pintu depan muncul Hantu. Ternyata terlihat di pandangan Abdul, ya Bowo.

"Alhamdulilah, bukan Hantu...melainkan Bowo," kata hati Abdul.

Bowo meminta Abdul untuk menemani dirinya ke halte untuk naik bus jurusan Bekasi-Garut. Tapi Abdul memperingatkan Bowo tentang 'Bus Hantu' jurusan Bekasi-Bandungnya. Ya Bowo tidak ada masalah dengan 'Bus Hantu' yang omongin Abdul dan jurusanya juga beda. Saat mau pergi ke halte. Abdul menyarankan sholat isya dulu ke Bowo agar selamat, ya tidak di gangu Hantu. Bowo, ya menunda sholat isya karena takut ketinggalan bus jadi Abdul ikutin maunya Bowo. Diantarlah Bowo sama Abdul ke halte bus.

Di tunggu dengan baik bus di halte. Ternyata bus datengnya lama banget. Tetap Saja Bowo dan Abdul bersabar. Bus dateng juga. Bowo naik bus. Abdul ya pulang ke rumah. Bowo di dalam bus dengan penumpang yang penuh. Rasa kantuk pada diri Bowo. Tetap Bowo berusaha tidak tidur di bus. Saat mata Bowo terpejam. Penumpang pun berubah jadi pocong semuanya termasuk supirnya. Bowo pun membuka matanya, terlihat samar gitu apa yang di lihat Bowo?!.

"Pocong,"  kata Bowo.

Bowo mengucek-ngucek matanya agar melihat jelas apa yang di lihatnya?! Ternyata benar-benar Pocong. Bowo pun ketakutan sekali berada di dalam bus yang penuh dengan pocong. Berusahalah Bowo untuk keluar dari bus. Ya bus pun berhenti. Bowo keluar dari bus. Langsung lari ngebecir agar menjauh dari 'Bus Hantu'. Sedangkan 'Bus Hantu' ya berjalan lagi.

***

Indro pun menghentikan tontonan Youtobe di Hp-nya dan Hp di taruh di meja.

"Menarik juga kartun misteri karya anak negeri," kata Indro.

Kasino...ya ke halaman belakang dan menepuk pundak Indro.

"Haaaa, hantu," kata Indro yang terkejut.

"Siang bolong gini mana ada hantu," kata Kasino yang duduk di sebelah Indro.

"Aku kirain hantu," kata Kasino.

"Nonton Youtobe...misteri. Pantes terbawa keadaan. Lebih baik nonton Youtobe tema cinta tentang cinta segitiganya Billy Syahputra, Amanda Monopa dan Amanda Caesa. Jadinya timbul rasa menggelitik gitu tentang rasanya cinta," kata Kasino.

"Aku terima saran kamu, Kasino. Aku mau masak," kata Indro.

"Iya," saut Kasino.

Kasino, ya main di game di Hp-nya ya tema game ya horor juga sih....Zombi gitu. Indro ke dapur untuk masak.

CAMPUR ADUK

BAD NEWS BEARS

Malam hari, ya bulan bersinar dengan baik. Setelah nonton Tv yang acaranya menarik dan bagus...tema cinta di chenel MDTV, ya seperti biasa s...

CAMPUR ADUK