CAMPUR ADUK

Friday, July 22, 2022

ANASTASIA

Budi duduk di depan rumahnya, ya sedang menikmati minum kopi dan juga makan gorengan lah, ya gorengan buat lah dan bahannya beli di pasar tradisional lah. Ya sebenarnya Budi lagi asik banget,  ya mendengarkan radio lah. Lagu-lagunya bagus-bagus gitu. Hoby Budi, ya suka bernyanyi dan main alat musik gitar, ya otomatis menyukai jenis gendre musik yang di sajikan radio gitu dan tambahan gitu, ya nilai plusnya Budi punya grubband di bangun dari masa SMA, ya tidak exsis sih grub bandnya karena sibuk dengan mengejar mimpi masing-masing dan diusahakan dengan baik sampai jadi kenyataan, ya sukses berdasarkan ilmu yang di gelulutin gitu dan juga doa selalu di panjat dengan baik gitu. Abdul dateng ke rumah Budi, ya memarkirkan dengan baik motornya. Abdul duduk dengan baik dan berkata "Asik mendengarkan radio....Budi?" 

"Ya begitulah realitanya,"  kata Budi.

"Kalau saja kita masih meneruskan keinginan main musik. Mungkin kita jadi artis, ya lagu kita di dengerkan dengan baik sama semua orang, ya salah satunya radio gitu," kata Abdul.

"Kalau saja. Kenyataannya kita memilih jalan masing-masing karena keadaan," kata Budi.

"Ya memang realitanya kita milih jalan masing-masing," kata Eko.

"Padahal jadi artis, ya mungkin mudah mendapatkan cewek yang di sukai gitu. Ya contohnya : Abdul dengan Putri," kata Budi.

"Mungkin?" kata Abdul.

"Kok mungkin?" kata Budi.

"Kalau kan obrolon ini?!" kata Abdul.

"Iya juga sih. Obrolan seandainya. Hal paling susah kan menyakini cewek, ya bawah cowok yang menyukainya itu adalah masa depan yang baik, ya bisa juga jadinya buruk. Ya belajar dari kisah-kisah orang-orang yang patah hati," kata Budi.

"Cinta itu menyakitkan kalau patah hati. Perkara ini dan itu," kata Abdul.

Eko dateng ke rumah Budi, ya memarkirkan dengan baik motornya. Eko duduk dengan baik gitu dan berkata "Asik dengerin musik di radio dan juga asik ngobrolin apa?"

"Kalau?" kata Budi.

"Seandainya?" kata Abdul.

"Maksudnya apa?" kata Eko.

"Kalau kita masih eksis grub band, ya mungkin jadi artis. Ya mundah mendapat cewek yang di sukai. Contohnya : hubungan Abdul dan Putri," kata Budi.

"Kaya cerita para artis terkenal gitu," kata Abdul.

"Ooooooooooooo begitu. Padahal untuk mendapatkan cewek di sukai, ya tidak perlu jadi artis. Contohnya : aku. Ya kisah cinta aku dan Purnama. Semua berkat doa dan usaha. Tuhan mengabulkan doa ku. Ya Purnama di gerakkan hati dan pikirannya, ya menerima cinta aku," kata Eko.

"Omongan Eko bener banget," kata Budi.

"Iya. Omongan Eko bener. Doa dan usaha untuk mendapatkan cewek yang di sukai," kata Abdul.

"Kalau begitu aku mau bercerita pake boneka sarung tangan. Ya radio aku matikan!" kata Budi.

"Aku jadi penonton yang baik!" kata Abdul.

"Ya aku jadi penonton yang baik!" kata Eko.

Budi mengambil boneka di kotak kardus, ya setelah mematikan radio dan segera di mainkan boneka dengan baik, ya bercerita dengan baik. Eko dan Abdul, ya menonton pertunjukkan bonekanya Budi, ya dengan baik.

Isi cerita yang ceritakan Budi :

Pada tahun 1916 Petrograd, Rusia pada pesta perayaan tiga abad Romanov, Janda Permaisuri Marie memberikan sebuah kotak musik dan kalung bertuliskan kata-kata "Bersama di Paris" sebagai hadiah perpisahan untuk cucu perempuan bungsunya, Grand Duchess Anastasia yang berusia delapan tahun . Bola tiba-tiba diinterupsi oleh Grigori Rasputin, seorang penyihir dan mantan penasihat kerajaan sampai dia diasingkan karena pengkhianatan. Mencari balas dendam, Rasputin menjual jiwanya dengan imbalan relikui yang tidak suci, ya yang ia gunakan untuk mengutuk Romanov, memicu Revolusi Rusia. Saat kaum revolusioner mengepung istana, Marie dan Anastasia melarikan diri melalui jalan rahasia, dibantu oleh bocah pelayan berusia 10 tahun, Dimitri. Rasputin menghadapi dua bangsawan di luar di sungai yang membeku, hanya untuk jatuh melalui es dan tenggelam. Pasangan itu berhasil mencapai kereta yang bergerak, tetapi saat Marie naik, Anastasia jatuh dan kepalanya terbentur peron, kemudian mengalami amnesia. 

Sepuluh tahun kemudian, pada tahun 1926 Rusia berada di bawah kekuasaan komunis dan Marie secara terbuka menawarkan 10 juta rubel untuk mengembalikan cucunya dengan selamat. Sekarang bekerja sebagai penipu, Dimitri dewasa dan teman atau mitra kejahatannya, Vlad, mencari Anastasia yang mirip untuk dibawa ke Paris sehingga mereka dapat mengumpulkan hadiah. Di tempat lain, Anastasia berusia 18 tahun,, ya sekarang disebut "Anya". Anya meninggalkan panti asuhan pedesaan tempat dia dibesarkan, dan mulai mencari keluarganya dengan kalungnya sebagai satu-satunya petunjuk yang dia miliki untuk menemukan mereka. Ditemani oleh anak anjing liar yang dia beri nama Pooka, dia memutuskan untuk pergi ke Paris, terinspirasi oleh tulisan di kalungnya, tetapi mendapati dirinya tidak dapat meninggalkan Rusia tanpa visa keluar. Seorang wanita tua menyarankan dia untuk melihat Dimitri di istana yang ditinggalkan, ya di sana, kedua pria itu terkesan dengan kemiripan Anya dengan Anastasia "asli", dan memutuskan untuk membawanya ke Paris, sama sekali tidak menyadari identitasnya.

Sementara itu, antek kelelawar albino Rasputin, Bartok, ada di dekatnya dan menyadari bahwa relik tuannya yang tidak aktif tiba-tiba dihidupkan kembali oleh kehadiran Anya, ya itu menyeretnya ke limbo, ya di mana dia menemukan mayat hidup Rasputin telah dikurung. Marah mendengar bahwa Anastasia lolos dari kutukan, Rasputin mengirim antek-antek iblisnya dari relikui untuk membunuhnya. Setan menyabot kereta trio dengan memanaskan mesin dan memisahkannya dan gerbong bagasi yang hancur dari sisa kereta saat mereka meninggalkan St. Petersburg, tetapi trio berhasil melarikan diri sebelum lokomotif dan gerbong yang terbakar jatuh melalui jembatan yang rusak dan meledak di tanah di bawah. Kemudian, iblis mencoba memikat Anya untuk berjalan dalam tidur dari kapal mereka ke Prancis. Ketiganya tanpa disadari menggagalkan kedua upaya tersebut, memaksa Rasputin dan Bartok untuk melakukan perjalanan kembali ke permukaan untuk membunuh Anya secara pribadi. Selama perjalanan mereka, saat Dimitri dan Vladimir mengajari Anya etiket istana dan sejarah keluarganya, Dimitri dan Anya mulai jatuh cinta.

Ketiganya akhirnya mencapai Paris dan pergi menemui Marie, yang telah menyerah pencarian setelah bertemu banyak penipu. Meskipun demikian, sepupu Marie, Sophie, menanyai Anya untuk mengonfirmasi identitasnya. Meskipun Anya menawarkan setiap jawaban yang diajarkan kepadanya, Dimitri akhirnya menyadari bahwa dia adalah Anastasia yang sebenarnya ketika dia atau tanpa diajari gitu, ya samar-samar mengingat bagaimana dia membantunya melarikan diri dari pengepungan istana. Sophie, juga yakin, mengatur pertemuan dengan Marie di Paris Opera House. Di sana, Dimitri mencoba untuk memperkenalkan tetapi Marie menolak, percaya Anya akan menjadi penipu lain dan telah mendengar skema awal Dimitri untuk menipunya. Anya sengaja mendengar percakapan itu dan pergi dengan marah. Dimitri kemudian menculik Marie di mobilnya untuk memaksanya melihat Anya, akhirnya meyakinkannya ketika dia menyajikan kotak musik yang dijatuhkan Anastasia selama pelarian mereka. Saat Marie dan Anya berbicara, Anya mendapatkan kembali ingatannya, dan keduanya menyanyikan lagu pengantar tidur yang dimainkan oleh kotak musik, sebuah rahasia yang hanya diketahui oleh mereka berdua. Marie mengenali Anya sebagai Anastasia, dan keduanya dipertemukan kembali dengan gembira.

Marie menawarkan Dimitri uang hadiah pada hari berikutnya, mengenalinya sebagai anak pelayan yang menyelamatkan mereka, tetapi dia menolaknya, mengejutkannya, dan pergi untuk kembali ke Rusia. Pada perayaan kembalinya Anastasia, Marie memberi tahu dia tentang sikap Dimitri, membuat Anastasia terpecah antara tinggal atau pergi bersamanya. Anastasia berjalan ke Pont Alexandre III, di mana Rasputin menjebak dan menyerangnya. Dimitri kembali untuk menyelamatkannya, tetapi diserang oleh patung Black Pegasus yang disihir oleh Rasputin. Dalam perjuangannya, Anastasia berhasil mendapatkan relikui Rasputin dan meremukkannya di bawah kakinya, membalaskan dendam keluarganya saat iblis Rasputin menyerangnya dan menghancurkannya, sehingga mengakhiri kutukan Romanov selamanya.

Setelah kejadian itu, Anastasia dan Dimitri berdamai, ya mereka kawin lari, dan Anastasia mengirim surat perpisahan kepada Marie dan Sophie, berjanji untuk kembali suatu hari, yang diterima Marie dengan senang hati. 

***

Budi cukup lama main bonekanya dan akhirnya selesai. Eko dan Abdul, ya memuji pertunjukkan boneka Budi, ya begitu juga dengan ceritanya, ya bagus gitu. Budi menaruh boneka di kotak kardus.

"Apa pendapat Eko dan Abdul. Tentang berita, ya tentang citayem fashion week gitu?" kata Budi.

"Berita citayem fashion. Aku pendapatku sih baik saja," kata Abdul.

"Kalau berita, ya bagus saja. Aku cuma sekedar pembaca, pendengar dan penonton saja," kata Eko.

"Oooooooooo begitu pendapat Abdul dan Eko. Ya nilai promosi terlihat banget. Kalau gitu, ya sudah kita main kartu remi saja!" kata Budi.

"Ok. Main kartu remi!" kata Eko.

"Ok. Main kartu remi!" kata Abdul.

Budi telah mengambil kartu remi di bawah meja, ya kartu di kocok dengan baik lah dan dibagikan dengan baik. Ketiganya main kartu remi dengan baik, ya permainannya permainan cangkulan lah.

Thursday, July 21, 2022

DETECTIVE CONAN : THE TIME-BOMBED SKYSCRAPER

Budi dan Eko di depan rumah Budi, ya sambil menikmati minum kopi dan juga makan gorengan, ya beli lah. Keduanya sedang mendengarkan radionya Budi. Obrolan-obrolan di acara radio, ya menarik di dengarkan gitu. Lagu-lagunya pun bagus-bagus gitu. Berita tentang ini dan itu, ya menarik gitu. Budi teringat sesuatu tentang cerita di masyarakat, ya berkata "Hidup di masyarakat ini, ada persoalan dari keburukan orang-orang yang berbuat ulah, ya merugikan orang lain dengan cara perorangan atau kelompok, ya kan Eko?" 

"Orang-orang yang berkelakuan buruk, ada saja caranya untuk merugikan orang. Dengan cara perorangan atau kelompok. Ada yang orang miskin, ya sampai orang kaya," kata Eko.

"Terkadang, ya bisa di bilang tidak ada nasif buruk sebenarnya, ya kan Eko?" kata Budi.

"Bisa di bilang sih tidak ada nasif buruk. Kalau tidak ada orang-orang yang buruk sih. Maunya banyak orang, ya manusia itu akhlaknya baik gitu. Ternyata kan banyak manusia susah untuk di bimbing dengan baik gitu. Manusia yang berakhlak buruk, ya membuat keburukan di mana-mana untuk merugikan orang lain dengan alasan ini dan itu. Contohnya : berita yang extrim, ya penembakan saja. Berita luar negeri gitu," kata Eko.

"Dunia ini masih manusia, ya pake topeng kebaikan demi menutupi keburukannya," kata Budi.

"Orang-orang seperti itu ada di sekitar kita. Maka itu harus berhati-hati dalam lingkungan masyarakat. Dan juga ada sih cerita kenyataan yang kena dari orang-orang yang memakai topeng, ya berpura-pura baik ternyata buruk tingkah lakunya," kata Eko.

"Kenyataan tetap kenyataan. Ironisnya, ya orang-orang yang buruk itu, ya tidak tertangkap polisi. Ya masih bebas berkeliaran demi merugikan orang lain," kata Budi.

"Ya kenyataan begitu. Mau di kata apa?" kata Eko.

"Pada hal agama yang berkembang di Indonesia, ya berusaha membimbing dengan baik manusia untuk berjalan di kebaikan. Ya tetap saja ada manusia susah untuk jadi baik," kata Budi.

"Keluhannya seperti pemuka agama yang susah membimbing umatnya, ya berjalan di jalan kebaikan. Maka itu perkara terjadi di lingkungan mana pun dari perkara kecil atau perkara besar, ya contohnya perkara besar : ya perkara perang saja gitu," kata Eko.

"Ya sebenarnya sekedar obrolan saja kan Eko?" kata Budi.

"Memang sekedar obrolan lulusan SMA. Ya sambil menikmati suasana saja," kata Eko.

"Kalau urusan kisah cinta sih. Terkadang itu, ya ada cerita tentang cowok membiarkan cewek yang di sukainya itu, ya berjalan dengan cowok lain. Rasa cemburu itu, ya berusaha di hilangkan di dalam dada cowok itu, ya jojong saja cowok beraktivitas seperti biasanya dan akhirnya ceritanya. Cowok itu menikahi cewek yang di sukainya, ya walau ada intrik gitu, ya cowok yang sering jalan dengan cewek itu, ya menghalangi pernikahan gitu. Ceweknya ternyata menolak cowok yang sering jalan dengannya itu dengan alasan sih, ya cowok yang mau menikahinya itu,  ya orangnya baik, penyabar dan paling utama sih cinta pertama cewek itu. Kan  cinta pertama itu banyak kesan yang ini dan itu, ya jadi susah untuk di lupakan gitu," kata Budi.

"Kisah cinta tetap kisah cinta. Ya kebanyakan cewek sih, ya inginnya dapet cowok yang baik dan juga penyabar gitu, ya agar tujuan jalan hubungan kisah cinta, ya jauh dari perkara pertengkaran gitu," kata Eko.

"Kalau begitu aku main boneka sarung tangan, ya bercerita gitu. Jadi radio aku matikan!" kata Budi.

"Emmmmmmmm. Ya jadi aku jadi penonton yang baik!" kata Eko.

Budi telah mematikan radio dan mengambil boneka di kotak kardus, ya di mainkan dengan baik gitu. Eko menonton pertunjukkan boneka Budi dengan baik gitu.

Isi cerita yang di ceritakan Budi :

Saat menyortir surat di rumah Dr. Agasa, Conan menemukan undangan yang ditujukan kepada Jimmy dari Leo Joel, seorang arsitek terkenal. Jimmy memanggil Rachel menggunakan dasi kupu-kupu yang mengubah suaranya dan memintanya untuk menggantikannya. Rachel setuju, dengan syarat Jimmy pergi ke bioskop bersamanya pada hari Sabtu.

Pada hari Sabtu pagi, Conan menerima telepon dari seorang pria asing, yang menantang Jimmy untuk sebuah permainan. Conan menerima tantangan itu, dan si penelepon misterius memberinya petunjuk yang mengarah ke bom yang disembunyikan di seluruh Tokyo. Conan menemukan dan menghancurkan semuanya. Karena lokasi bom - dekat struktur yang dirancang oleh Joel - Conan menyimpulkan bahwa pengebom adalah Joel, yang berencana untuk menghancurkan karya "inferior" dan membuat bangunan baru yang sempurna. Setelah penangkapannya, Joel mengungkapkan lokasi bom terakhirnya: Gedung Kota Beika, lokasi kencan Jimmy dan Rachel.

Bom meledak dan menutup pintu masuk dan keluar, menjebak Rachel dan yang lainnya di dalam. Conan berhasil melewati gedung yang runtuh, tetapi pintu yang bengkok menghalanginya dari Rachel. Menggunakan dasi dan ponselnya, dia menelepon Rachel dan memintanya untuk mencari bom itu. Rachel menemukannya di dalam tas belanja besar. Untuk melucuti bom, Jimmy memberi tahu Rachel kabel mana yang harus dipotong. Namun, Joel membuat dua kabel tambahan, satu merah, satu biru. Salah satunya adalah jebakan, tapi Jimmy tidak tahu yang mana. Jimmy memberitahu Rachel untuk memotong salah satunya. Saat tim penyelamat datang dan membawanya pergi, Jimmy menyadari bahwa Joel tahu bahwa warna favorit Rachel adalah merah dan memasang jebakan merah. Dalam beberapa menit terakhir, Rachel membuat keputusan putus asa dan memotong kabel biru karena kabel merah mewakili benang merah nasib antara Jimmy dan dirinya sendiri.

***

Budi cukup lama bercerita dengan boneka, ya akhirnya sekesai juga gitu. Eko memuji pertunjukkan boneka Budi dan juga ceritanya, ya bagus gitu. Budi menaruh boneka di kotak kardus. Ya acara selanjutnya, ya Eko dan Budi main catur gitu. Sedangkan Abdul yang tidak main ke rumah Budi, ya sedang santai di rumahnya Abdulnya, ya tepatnya di ruang tamu. Abdul mendengarkan radio dari Hp-nya, ya sambil menikmati minum teh dan makan gorengan, ya beli lah gorengan lah.

"Lagunya bagus-bagus," kata Abdul.

Abdul menikmati keadaan dengan baik.

KABAYAN DAN LINTAH DARAT

Budi dan Eko duduk di depan rumah Budi, ya sambil menikmati minum kopi dan juga gorengan, ya gorengannya beli lah. Keduanya lagi asik mendengarkan musik dari  radionya Budi lah.

"Lagunya bagus, ya kan Eko?" kata Budi.

"Iya," kata Eko.

Budi pun berpikir dengan baik dan mengingat sesuatu, ya tentang cewek berdasarkan sebuah cerita yang di baca Budi. Ya Budi pun berkata "Banyak bunga yang bermekaran. Hanya dia yang tetap ku cintai dengan baik."

Eko memang terkejut dengan omongan Budi dan Eko berkata "Budi sedang jatuh cinta pada seorang cewek?" 

"Aku tidak jatuh cinta sama cewek. Aku cuma mengikat tentang sebuah cerita sih," kata Budi.

"Oooooo....cerita toh. Kirain beneran Budi jatuh cinta sama cewek," kata Eko.

"Kalau aku beneran jatuh cinta sama cewek. Jadi mau di buat acara, ya Eko?" kata Budi.

"Di buat acara sih tidak ada masalah sih. Aku dan Abdul, ya merayakan keberhasilan Budi dapet cewek dan mengakhiri masa jomlo. Ya acaranya di buat seperti masa SMA saja. Makan bakso saja. Erwin paling mengucapkan selamat lewat telepon saja, karena Erwin ada di Jakarta, ya kuliah," kata Eko.

"Makan bakso. Masa SMA. Itu sih acara ulang tahun aku. Yang bayarin kan Erwin," kata Budi.

"Ya nama juga Erwin. Anak orang kaya. Ulang tahun teman kan di rayakan sekedar merayakan saja sih dengan makan bakso," kata Eko.

"Mau sih kue tar gitu," kata Budi.

"Kan kue tarnya dapetnya dari Putri," kata Eko.

"Iya sih dapet kue tarnya dari Putri. Ya yang bikin aku kesel sih Putri dengan dengan geng ceweknya. Ya aku di guyur air kembang, ya sambil mengucapkan selamat ulang tahun gitu dan semoga panjang umur. Ya jadi kenangan aku gitu," kata Budi.

"Ya nama juga berteman. Niatnya becanda," kata Eko.

"Memang sih niatnya becanda," kata Budi.

"Emmmm. Kata-kata yang di omongin Budi tadi. Tentang banyak bunga bermekaran. Hanya dia yang ku cintai. Berarti cowok tetap setia dengan cintanya sama cewek yang di sukai cowok itu. Kemungkinan ujiannya cewek-cewek cantik, ya kan Budi?" kata Eko.

"Ujiannya memang cewek cantik sih. Sampai-sampai hubungan kisah cintannya jadi rumit gitu, ya ada sih cerita putus sejenak gitu. Saat masalah sudah di selesai satu persatu sama cowoknya. Ya cowoknya balikan hubungan kisah cinta dengan cewek yang di sukai, ya nama juga cinta pertama, ya susah untuk di lupakan gitu," kata Budi.

"Ooooo begitu," kata Eko.

"Kalau begitu aku mau bercerita pake boneka sarung tangan. Jadi  radio aku matiin deh!" kata Budi.

"Emmmmmmm jadi aku jadi penonton yang baik," kata Eko.

Ya radio telah di matikan Budi dan segera mengambil boneka sarung tangan di kotak kardus, ya segera bercerita dengan baik gitu. Eko menonton pertunjukkan bonekanya Budi dengan baik.

Isi cerita yang di ceritakan Budi : 

Cerita rakyat Jawa Barat mengisahkan tentang Si Kabayan dan lintah darat. Si Kabayan berjalan mondar-mandir di rumahnya karena gelisah hari itu rentenir akan datang menagih hutang. Ia tidak punya uang untuk membayar cicilan hutangnya hari itu. Dan jika ia tidak membayar cicilan hari itu, tentu saja si rentenir kurang ajar itu akan menaikkan bunga pinjaman seenak perutnya. Pinjaman pokoknya belum terbayar, tiap nyicil cuma habis buat bayar bunganya. Si Kabayan menyesal telah meminjam uang kepada rentenir, namun saat itu ia terpaksa meminjam karena sangat membutuhkan uang. 

“Kurang ajar betul si rentenir. Dia tidak perduli dengan ajaran islam yang mengharamkan riba. Siksa neraka saja dia tidak takut apalagi sama kita. Dia tidak takut api neraka, malah membuat neraka buat orang lain.” gumam Kabayan.

Si Kabayan kemudian teringat percakapannya dengan Abah mertuanya, “Dengar Kabayan, seberani-beraninya manusia, percayalah dia selalu dibayangi oleh rasa takut. Berani dan takut itu merupakan dua sifat yang menempel dalam jiwa setiap manusia. Juga dalam jiwa si lintah darat kamu itu. Walaupun dia berani menentang larangan agama, dia pasti punya rasa takut akan sesuatu, yang entah apa, harus kamu cari dan ketahui, Kabayan.”

Muncul ide cemerlang Si Kabayan setelah teringat nasehat mertuanya itu. Ia pun memberitahukan rencananya kepada istrinya Nyi Iteung. Mendengar rencana suaminya, Nyi Iteung tertawa cekikikan. Mereka kemudian mulai menjalankan rencananya. Nyi Iteung memandikan si Kabayan dengan seember air tuak. 

Kemudian si Kabayan berguling-guling di atas hamparan kapuk sehingga seluruh badannya menjadi putih karena kapuk-kapuk yang menempel. Wajahnya mengenakan topeng Si Cepot berwarna merah. Kabayan kemudian masuk ke dalam sebuah kurungan ayam yang diatasnya ditutupi sehelai kain. Tidak lama kemudian Si rentenir datang ke rumah Kabayan untuk menagih hutang. Setelah mengetuk pintu, Nyi Iteung membukakan pintu dan mempersilahkan si rentenir masuk rumah.

"Kang Kabayan tidak ada di rumah, Tuan, jadi belum bisa bayar hutang hari ini. Lain kali saja Tuan." kata Si Iteung.

"Lho! Tidak bisa begitu! Ke mana dia? Dia kan tahu, saya akan datang untuk menagih hutang. Ke mana dia pergi?! Enak betul si Kabayan, berani pinjam uang eh...giliran ditagih malah menghindar terus." kata si rentenir.

"Kang Kabayan sedang menghadap kepala polisi, Tuan? Mau melaporkan bahwa dia baru menangkap seekor burung yang aneh. Burung itu akan diserahkan ke Pak Polisi. Itu burung anehnya ada di dalam kurungan ayam.“

"Aneh bagaimana? Saya mau lihat mana?" Lintah darat itu ingin melihatnya. Tapi Si Iteung segera melarangnya.

"Jangan Tuan! Jangan! Tuan besar kepala polisi sudah memerintahkan kami bahwa burung ajaib itu tidak boleh diperlihatkan kepada orang lain sebelum beliau melihatnya." kata Nyi Iteung.

Tapi si rentenir yang merasa penasaran tidak perduli. Lalu kurungan ayam itu diangkatnya. Tapi begitu diangkat kurungannya, Si Kabayan yang badannya penuh kapuk itu lari sambil mengepak-ngepakkan kedua belah tangannya seperti burung mengepak-ngepakkan sayapnya. 

Si Kabayan berteriak-teriak, “Wek wek wek wek! Barakataktak -botak!” Lalu menghilang. Si Kabayan sebenarnya lari ke belakang rumah dan bersembunyi di balik pepohonan sambil mengamati si rentenir dari jauh.

"Aduh, Tuan! Burungnya jadi kabur hilang." kata Si Iteung sambil pura-pura menangis. "Aduh! Apa nanti kata Pak kepala polisi?! Tuan harus menangkap kembali burung ajaib tadi. Kalu tidak, bisa-bisa Tuan nanti dipenjara oleh Pak Polisi karena telah menghilangkan burung ajaib itu.” 

Dan Si Iteung pura-pura nangis lagi, melolong-lolong. Mendengar tangisan Si Iteung itu, si rentenir merasa ketakutan, wajahnya berubah pucat pasi. Ia sangat takut kalau harus ditangkap polisi dan hidup di balik jeruji besi. 

Dengan gemetaran si rentenir berkata, “Jangan Nyi Iteung, jangan laporkan saya ke Pak Polisi. Bilang saja burung ajaibnya kabur sendiri. Sebagai gantinya hutang kang Kabayan saya anggap lunas.” 

Setelah mengucapkan kata-kata itu, si rentenir kemudian lari terbirit-birit. Melihat itu, Si Kabayan segera keluar dari tempat persembunyiannya. Bersama Nyi Iteung, mereka tertawa terbahak-bahak melihat si rentenir ketakutan. Mereka juga senang karena hutang si Kabayan telah dianggap lunas.

***

Budi cukup lama bercerita dan akhirnya selesai juga gitu. Eko memuji pertunjukkan boneka Budi dan juga ceritanya, ya bagus gitu. Budi menaruh boneka di kotak kardus gitu. Eko dan Budi, ya melanjutkan acara, ya main catur gitu. Sedangkan Abdul tidak main ke rumah Budi. Ya Abdul nonton Tv di ruang tengah, ya acara yang di tonton Abdul lawak lah.

CAMPUR ADUK

BAD NEWZ

Malam hari. Keadaan lingkungan sekitar rumah Budi baik sih. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....DMD Panggung Rezeki di chenel ...

CAMPUR ADUK