Malam hari yang gelap, ya bintang berkelap-kelip di langit dan bulan bersinar dengan baik di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus.....seni dan kebudayaan suku Singkil di chenel TVRI, ya Budi duduk santai sih di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus....sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu.
Isi cerita yang di baca Budi :
Manoj Kumar Sharma alias Manu adalah seorang dokter NRI yang tinggal di London. Ia datang ke India untuk mencari seorang istri India dan menikah. Orang tuanya telah memilih beberapa gadis untuknya, dan mereka, bersama dengan temannya Pappi membawanya ke Kanpur untuk bertemu Tanuja Trivedi alias Tanu. Setelah mereka mendarat di Kanpur, Manu dipukuli oleh beberapa preman di stasiun kereta api. Ibu Tanu mengatakan bahwa Tanu sedang demam dan baru saja minum pil tidur. Manu melihat Tanu yang sedang tidur dan jatuh cinta. Ia setuju untuk menikah dan kedua keluarga memutuskan untuk pergi berziarah dan mencari berkah Tuhan sebelum pertunangan.
Selama perjalanan kereta, Tanu memberi tahu Manu bahwa dia sengaja meminum pil tidur agar tertidur, untuk menghindari pertemuan dengannya. Dia mengatakan kepadanya bahwa dia mencintai orang lain dan juga memiliki tato namanya di tubuhnya yang ditulis 'awasthi' Dia menuntut agar Manu sekarang menolaknya. Manu sangat kecewa karena dia sangat menyukainya, tetapi dia patuh melakukan hal yang baik. Minggu berlalu, dan dia bertemu dengan beberapa calon gadis dari keluarga yang cocok, salah satunya adalah Ayushi Awasthi, yang saudara laki-lakinya adalah Raja Awasthi yang memohon Manu untuk menikahi saudara perempuannya. Manu setuju bahwa Ayushi sangat baik tetapi mengatakan dia 'tidak berdaya' dan tidak dapat menikahinya karena dia jatuh cinta dengan gadis lain. Raja mengerti ada sesuatu yang salah dan menghormati Manu karena jujur.
Kemudian di rumah, Manu menyatakan bahwa ia lebih suka tidak menikah sekarang, dan menyatakan keinginannya untuk pergi ke London. Namun, Pappi memberitahunya tentang pernikahan sahabat sekolahnya yang lain, Jassi, dan mereka pergi ke Punjab untuk menghadirinya. Sesampainya di sana, Manu mengetahui bahwa Tanu juga menghadiri pernikahan itu, dan bahwa ia adalah sahabat Payal, calon istri Jassi. Tanu dan Manu menjadi akrab dan orang tua mereka pun datang ke pernikahan itu.
Tanu mengira Manu telah menelepon mereka dan mencoba membangun kembali hubungan pernikahan mereka yang dibatalkan. Ia kesal. Hal ini menyebabkan ketegangan di antara dirinya, Manu, Jassi, dan Payal; merasa bersalah, Manu memutuskan untuk pergi. Namun Tanu datang ke stasiun kereta api untuk menghentikannya dan mengatakan kepadanya bahwa ia akan kawin lari, bahwa ia dan kekasihnya akan menikah secara diam-diam di kantor catatan sipil, dan kemudian menyerahkan kepada orang tuanya sebuah kenyataan yang sudah terjadi. Ia meminta Manu untuk tinggal sampai pernikahan.
Manu patah hati dan kembali ke Chandigarh. Ia bertemu Raja dan mengetahui bahwa Raja akan menikah dan Tanu sebenarnya adalah pacarnya. Raja dan Tanu pergi ke kantor pencatatan pernikahan. Namun, pernikahan mereka tidak dapat didaftarkan karena keterbatasan waktu dan tidak ada pena. Meskipun Manu memiliki pena, ia tidak menawarkannya. Manu meyakinkan orang tua Tanu untuk menikahkan Tanu dan Raja.
Saat berbelanja perlengkapan pernikahan, Manu mengaku kepada Tanu bahwa ia memang mencintainya selama ini dan sebenarnya, ia membawa pulpen ke kantor catatan sipil tetapi sengaja menyembunyikannya. Raja mengetahui tentang Manu dan Tanu dan bertengkar dengan Tanu. Tanu mengaku bahwa ia memiliki perasaan terhadap Manu. Raja marah, dan menuntut Tanu untuk tetap menikahinya dengan menyatakan bahwa sebulan memenuhi tugasnya sebagai istri akan membuatnya melupakan segalanya. Tanu bimbang dan emosional, dan setelah menyingkirkan Manu, ia menuntut untuk mengetahui dengan jelas apakah Manu mencintainya atau tidak. Manu pun melakukannya. Tanu, yang lega dan gembira, memutuskan untuk menikahi Manu, bukan Raja.
Raja datang dengan iring-iringan pengantin di pesta pernikahan Tanu dan Manu. Raja mengacungkan pistol dan membuat keributan. Namun Manu menolak untuk takut dan mulai berunding dengan Raja. Raja mengarahkan pistol dan hampir menarik pelatuknya, tetapi pada akhirnya berpikir lebih baik. Dia mengatakan tidak ada yang menginginkannya menikahi Tanu, bahkan ibunya tidak memberinya restu untuk itu. Dia kemudian mengingatkan Manu tentang janji yang telah dia buat kepadanya, dan dia memutuskan untuk menepati janjinya, dan mengatakan kepada Tanu bahwa dia mungkin melakukan banyak hal, tetapi dia bukan pengkhianat. Raja mengorbankan cintanya dan dia mengklaim bahwa dia mencintai Tanu jadi demi kebahagiaannya dia pergi saat prosesi pernikahan Tanu dan Manu dimulai sekali lagi.
Budi selesai membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus banget gitu, ya buku di tutup dengan baik dan buku di taruh di bawah meja gitu.
“Emmmmm,” kata Budi.
Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik sih motor Eko di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi.
“Emmmmm,” kata Budi.
"Bulan Ramadhan," kata Eko.
"Realitanya...memang sih....bulan Ramadhan," kata Budi.
"Umat Islam menjalankan dengan baik...puasa dan ibadah di bulan Ramadhan," kata Eko.
"Omongan Eko....bener sih!" kata Budi.
"Umat agama lain...menghargai dan menghormati dengan baik umat Islam yang menjalankan puasa dan ibadah di bulan Ramadhan, ya Toleransi di jalankan dengan baik," kata Eko.
"Toleransi di jalankan dengan baik di negeri ini," kata Budi.
"Berterima kasih pada pemimpin negeri ini....tujuannya Toleransi tetap di jalankan dengan baik, ya bolehkan Budi?" kata Eko.
"Ya boleh lah Eko berterima kasih pada pemimpin negeri ini karena Toleransi di jalankan dengan baik!" kata Budi.
"Pemimpin yang baik untuk kebaikan negeri ini," kata Eko.
"Bener omongan Eko!" kata Budi.
"Emmmmm," kata Eko.
"Emmmmm," kata Budi.
“Main permainan Donkey Kong saja Budi!!!!!” kata Eko.
“Oke…main permainan Donkey Kong!!!!!” kata Budi.
Budi mengambil permainan Donkey Kong di bawah meja, ya permainan Donkey Kong di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Donkey Kong dengan baik gitu.
“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.
“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.
“Begini ceritanya!!!!!” kata Budi.
“Emmmmm,” kata Eko.
“Valen dan Mila menjalankan rumah tangganya dengan baik. Arbil anak pertamanya Valen dan Mila. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Di Jakarta Arbil tinggal di rumah kontrakan gitu. Pemilik rumah kontrakan adalah Gilang dan Rina. Rumah tangga yang di jalankan Gilang dan Rina baik sih, ya anak dua sih. Anak pertama Gilang dan Rina adalah Rara. Anak keduanya Gilang dan Rina adalah Lesti. Rara tidak tinggal di Jakarta, ya Rara tinggal di Malaysia dengan suaminya yang bernama Ridwan dan anak bernama Aqella gitu. Aqella…balita. Ridwan anaknya Devan dan Aliya. Devan menjalankan usaha toko pakaian gitu. Ya Devan dan Aliya memang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Ridwan memang kerja dengan baik di perusahaan di Malaysia gitu. Rumah tangga yang di jalankan Ridwan dan Rara bahagia dengan anak…Aqella gitu. Memang sih Ridwan dengan istri dan anak…tinggal di rumah kontrakan yang ada di Malaysia, ya lingkungan komunitas orang-orang Indonesia yang tinggal dan kerja dengan baik di Malaysia gitu. Pendapat Ridwan tentang sistem kerja pemerintahan di Malaysia bagus sih, ya jadi keadaan di lingkungan sekitar tempat tinggal Ridwan aman gitu dan juga di tempat kerja juga aman gitu. Polisi Malaysia memang akan bertindak tegas sih pada orang-orang yang berperilaku buruk karena membuat lingkungan sosial masyarakat jadi buruk gitu. Ridwan, Rara, dan Aqella memang bergaul dengan baik dengan orang-orang asli Malaysia gitu, yaaa orang asli Malaysia….baik dan paham agama Islam gitu. Yaaa Ridwan, Rara, dan Aqella…biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Malaysia dengan tujuannya happy-happy gitu. Lesti memang menjalankan dengan baik sih kuliah di Jakarta gitu. Lesti sekarang ini sedang berpacaran dengan baik sih dengan Ridho gitu. Ridho anaknya Fildan dan Selfi gitu. Fildan menjalankan usaha dealer mobil gitu. Ridho beda tempat kuliah dengan Lesti gitu. Sebenarnya ada cowok yang suka dengan Lesti, ya cowok itu bernama Rangga gitu. Rangga teman satu kuliah dengan Lesti. Ya Rangga memang berteman baik sama Lesti dan memang Rangga tahu sih bahwa Lesti sudah punya pacar yang bernama Ridho. Rangga yang suka dengan Lesti, ya Rangga berharap sih…Lesti jadian dengan Rangga, ya Lesti meninggalkan Ridho gitu. Awalnya Lesti tidak tahu kalau pertemanan Lesti dengan Rangga hanya pertemanan biasa gitu. Lesti akhirnya tahu dari mendengar obrolan tidak sengaja Rangga dengan teman kuliahnya yang bernama Ardian di ketika keluar dari perpustakaan, yaaa bahwa Rangga suka dengan Lesti dan Rangga ingin sekali bersama Lesti. Ya Lesti di sukai Rangga, ya Lesti berpikir dua kali sih jadi Lesti memutuskan dengan baik menjauhkan diri dari Rangga dan Lesti hubungan kisah cinta dengan Ridho baik banget gitu. Rangga merasa Lesti menjauh dari Rangga. Rangga berpikir dengan baik dengan Lesti menjauh dari Rangga, ya jadi Rangga menyimpulkan dengan baik….bahwa kemungkinan Lesti tahu bahwa Rangga suka sama Lesti dan Lesti menjauh dari Rangga gitu. Rangga memang melihat dengan baik hubungan Lesti dan Ridho baik gitu. Ya jadi Rangga memutuskan dengan baik sih memendam rasa suka saja pada Lesti di dalam hati gitu. Hubungan kisah cinta Ridho dan Lesti terus baik gitu, ya keduanya memang biasa sih jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Arbil memang kerja dengan baik sih di perusahaan PT. JAYA gitu. Valen, Mila, dan April senang sih dengan Arbil yang tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Valen tetap sih menjalankan usahanya bengkel mobil. Mila ngumpul dengan baik sih dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah gitu…urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sih sekolah SMA yang ada di Batam gitu. Arbil yang kerja dengan baik di perusahaan, ya Arbil berteman baik sih dengan teman kerja yang bernama Afan gitu. Ya Afan anaknya Saiful dan Dewi. Saiful menjalankan usaha toko kelontongang gitu. Arbil dan Afan bisa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan sih kafe gitu. Pemilik kafe adalah Ferdi dan Della gitu. Memang…Ferdi dan Della…suami istri. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang Politik Era Kesultanan Malaka. Keinginan Arbil dan Afan sih ngobrol dengan baik sih dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang ekonomi kreatif yang berkaitan dengan baik dengan pertumbuhan ekonomi di Jakarta gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik sih di Jakarta gitu. Arbil dan Afan seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan gitu. Afan memang berpacaran dengan cewek yang bernama Sridevi panggilannya Sri. Memang sih Afan pacaran dengan Sri dari masa kuliah gitu sampai sekarang gitu. Sridevi anaknya Andre dan Ayu. Andre kerjaannya menjalankan dengan baik usaha toko kain gitu. Ya Andre memang jago silat jadi Sridevi di ajarkan ilmu bela diri silat sama Andre gitu. Sridevi memang jago silat gitu. Sridevi kerjaannya wartawati gitu. Ya sekarang ini…Sri sedang memeriksa dengan baik kasus kematian seorang cewek yang bernama Mawar, ya mati di kontrakan dengan keadaan gantung diri. Sri merasa kematian Mawar ganjil gitu. Sri memang ngobrol dengan Afan tentang keganjilan kasus kematian Mawar gitu. Afan merasa khawatir saja dengan Sri yang mau mengungkap keganjilan dari kasus kematian Mawar gitu. Sebenarnya Mawar di bunuh sama Burhan. Ya Burhan adalah mantannya Mawar gitu. Burhan tipe cowok yang penyendiri sih, ya terkadang Burhan biasa menyendiri di sebuah pohon yang rindang yang berada di pinggir danau gitu. Burhan sering mendengar bisikan dari kiri dan kanan jadinya hatinya Burhan hitam gitu, ya makanya Burhan ingin menghabisi Mawar karena sakit hati di putusin sama Mawar gitu. Burhan sakit hati karena di putusin sama Mawar gitu dan Mawar menjalin kisah cinta sama Toto. Memang Toto mati sih di buat kecelakaan mobil sama Burhan gitu. Burhan yang mengetahui dengan baik bahwa wartawati yang bernama Sri ingin mengungkap keganjilan kematian dari Mawar gitu. Burhan selalu mengawasi dengan baik Sri gitu. Memang Sri bekerja sama dengan polisi Andhika dari kepolisian Lapor Pak! untuk mengungkap keganjilan kematian Mawar gitu. Burhan yang mengawasi Sri, ya Burhan memang menjauh sih jika Sri bersama polisi Andhika gitu. Sri akhirnya menemukan bukti dengan baik bahwa Mawar mati di bunuh sama mantannya yang bernama Burhan gitu. Burhan memang bertindak sih karena Sri telah menemukan bukti tentang kejahatan Burhan membunuh Mawar gitu. Burhan bertindak sih untuk menghabisi Sri gitu. Memang Sri yang berpura-pura seperti cewek pada umumnya yang lemah gitu, ya jadi Sri bertemu dengan Burhan sih..berpura-pura dengan baik sih untuk takut di bunuh sama Burhan, ya sebenarnya sih Sri merekam semua omongan Burhan yang menyatakan dirinya membunuh Mawar dan Toto karena sakit hati Burhan gitu. Burhan ingin membunuh Sri gitu agar Burhan tidak di tangkap polisi gitu. Rencana Sri berhasil mendapatkan rekaman pernyataan Burhan. Sri menyudahkan kepura-puraannya takut di hadapan Burhan, ya Sri bertarung dengan Burhan gitu. Pertarungan sengit sih Sri dan Burhan seperti cerita sinetron dan film laga gitu. Sri yang jago bela diri silat mengalahkan dengan baik Burhan gitu. Afan yang tahu Sri bertemu penjahat yang membunuh Mawar, ya Afan khawatir dengan Sri gitu. Afan lega sih melihat Sri yang baik-baik saja dan penjahat pembunuh Mawar di buat pingsan sama Sri gitu. Polisi Andhika memang datang sih karena di hubungin sama Sri gitu. Polisi Andhika membawa Burhan ke kantor polisi untuk di penjara gitu karena terbukti membunuh Mawar gitu, ya memang bukti pembunuhan Mawar telah di serahkan Sri pada polisi Andhika gitu. Afan senang sih Sri berhasil mengungkap keganjilan kematian Mawar gitu. Hubungan kisah cinta Afan dan Sri tetap baik sih. Arbil dan Afan memang tetap seperti biasa sih ke kafe gitu. Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih di kafe tentang Politik Era Politik Demak gitu. Keinginan Arbil dan Afan tetap seperti biasa sih ingin ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang ekonomi politik media berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Jakarta gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Arbil dan Afan memang seperti biasa sih menjalankan dengan baik kerja di perusahaan gitu. Arbil memang pada masa SMA dan kuliah di Batam tidak pernah pacaran karena belum menemukan cewek yang berkesan di hati Arbil gitu. Arbil yang tinggal dan kerja degan baik di Jakarta, ya Arbil menemukan cewek yang berkesan di hati Arbil gitu. Cewek yang di sukai Arbil adalah Melly gitu. Melly kerja di perusahaan PT. SEJAHTERA gitu. Melly anaknya Yusuf dan Syakirah gitu. Yusuf menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Pertemuan pertama Arbil dan Melly di kafe, ya pertemuan pertama memang berkesan banget sama Arbil…makanya Arbil berteman baik sama Melly. Arbil berusaha dengan baik sih jadian sama Melly. Afan sebagai teman baik Arbil sih, ya Afan mendukung saja Arbil jadian dengan Melly gitu. Afan dan Melly memang sering sih jalan-jalan dengan baik dengan motor Arbil sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Ketika waktunya sudah tepat sih, ya Arbil menyatakan cinta sama Melly di kafe sambil memberikan sebuket bunga gitu. Melly memang suka Arbil karena Arbil baik perilakunya dan juga ganteng sih Arbil , ya penilaian Arbil ganteng sih dari Melly sendiri dan juga teman-teman cewek di tempat kerja Melly gitu. Melly mengambil buket bunga dari Arbil, ya Melly menerima cinta Arbil gitu. Ya Arbil senang sih cinta di terima Melly gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik sih Arbil dan Melly gitu. Afan teman baik Arbil, ya Afan senang sih Arbil menjalin kisah cinta dengan Melly gitu. Arbil dan Melly jalan-jalan dengan baik sih dengan motor Arbil sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. April yang menjalankan sekolah SMA dengan baik, ya April berteman baik sih dengan teman satu kelas sih yang bernama Lisa gitu. Lisa anaknya Raja dan Indah. Raja menjalankan usaha rumah makan Seafood gitu. Pertemanan April dan Lisa yang baik, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan motor April ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Robi suka sih dengan April. Robi teman satu kelasnya April gitu. Memang sih keadaan Robi…cupu sih. Ivan dan Keyla adalah orang tua Robi gitu. Ivan menjalankan usaha dealer motor gitu. Robi yang suka sama April, ya Robi memendam rasa suka saja di hati sih. April dan Lisa pertemanannya baik dan sekolah SMA juga baik gitu. April yang tahu ulang tahun Ibunya, ya April membuatkan nasi tumpeng sih di rumah Lisa, ya memang Lisa membantu dengan baik membuat nasi tumpeng untuk Ibu April yang berulang tahun gitu. Nasi tumpeng jadi di bawa ke rumah orang tua April gitu. April berkata pada Ibu tersayang “Selamat ulang tahun Ibu”. Mila senang sih dengan April yang merayakan ulang tahun Mila. Valen berkata “Selamat ulang tahun…istriku tercinta”. Mila senang Valen mengucapkan ulang tahun ke Mila gitu. Arbil mengucapkan ulang tahun pada Ibu tersayang pake Hp gitu dan Mila senang sih ucapan ulang tahunnya Arbil gitu. April memberikan hadiah pada Ibu tersayang berupa hijab gitu. Mila menerima dengan baik hadiah dari April berupa hijab gitu. Arbil memang menyuruh April membelikan pakaian muslimah untuk Ibu tersayang gitu dan memang uang Arbil di transfer dengan baik ke April untuk membeli pakaian muslimah gitu. April membelikan pakaian muslimah dengan baik dan pakaian muslimah di berikan pada Ibu tersayang gitu. Mila senang hadiah Arbil berupa pakaian muslimah gitu. Mila meminta hadiah dari Valen gitu. Valen berpura-pura belum menyiapkan hadiah gitu. April dan Mila kesal sama Valen gitu karena belum menyiapkan hadian untuk Mila. Valen melihat wajah tidak enaknya April dan Mila dan Valen berkata “Becanda”. Valen memang menyiapkan hadiah untuk Mila berupa liburan ke Malaysia, ya sekalian Valen berkunjung ke rumah temannya yang bernama Rakha dan Mala yang tinggal dan kerja dengan baik di Malaysia gitu. Rakha dan Mala berteman baik sih dengan Valen dari masa SMA sampai sekarang gitu. Mila senang sih dapat hadiah liburan ke Malaysia dari Valen gitu. Memang sih Batam ke Malaysia dekat sih. Valen, Mila, dan April….makan nasi tumpeng buatan April yang enak gitu dan memang keadaan happy-happy gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.
“Begitulah ceritanya,” kata Eko.
“Sekedar cerita saja!!!!!” kata Budi.
“Kisah cinta,” kata Eko.
“Emmmmm,” kata Budi.
“Pertemanan dengan baik sih tokoh April dan tokoh Lisa,” kata Eko.
“Yaaa begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.
“Emmmmm,” kata Eko.
“Emmmmm,” kata Budi.
Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Donkey Kong gitu.
No comments:
Post a Comment