CAMPUR ADUK

Tuesday, February 24, 2026

SHERSHAAH

Malam hari yang gelap, ya bintang berkelap-kelip di langit dan bulan bersinar dengan baik di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus.....seni dan kebudayaan suku Aneuk Jamee di chenel TVRI, ya Budi duduk santai sih di depan rumahnya sedang membaca cerpen yang ceritanya menarik dan bagus....sambil menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu.

Isi cerita yang di baca Budi :

Vishal Batra menyampaikan Ceramah Ted tentang saudaranya Vikram yang menceritakan kisah hidupnya. Vikram muda sedang bermain kriket ketika ia berkelahi dengan anak-anak remaja yang lebih tua karena memperebutkan bola, memperlihatkan sifat pemberani yang kemudian dikenalnya. Vikram, yang menonton serial TV Padam Vir Chakra, yaaa biasa berbicara tentang keinginannya untuk bergabung dengan Angkatan Darat India. Keinginannya untuk bergabung dengan tentara semakin meningkat seiring bertambahnya usia.

Di masa kuliahnya, Vikram, yang mengambil jurusan Bahasa Inggris, ingin bergabung dengan Angkatan Laut India atau Angkatan Darat India. Ia terpilih untuk Angkatan Laut Dagang yang membuat pacarnya Dimple senang tetapi bingung dengan kariernya. Vikram dan Dimple ingin menikah, tetapi ayah Dimple menolak menerima Vikram karena mereka berasal dari kasta yang berbeda. Sementara itu, Vikram menyadari bahwa ia tidak ditakdirkan untuk Angkatan Laut Dagang tetapi untuk Angkatan Darat. Ia berhasil lulus CDS (Combined Defence Services) setelah menyelesaikan gelar masternya dan bergabung dengan Angkatan Darat India. Vikram ditugaskan sebagai Letnan Jammu dan Kashmir Rifles dan ditempatkan di Sopore, Jammu dan Kashmir. Ia menjalin hubungan baik dengan anak buahnya dan penduduk setempat dan ikut serta dalam operasi kontra pemberontakan. Dalam salah satu operasi tersebut, ia menentang Letnan Kolonelnya Sanjeev "Jimmy" Jamwal tetapi berhasil melumpuhkan para pelaku dan menyelamatkan nyawa Jimmy. Jimmy menegurnya tetapi kemudian mendekatinya.

Kompi Delta, yang juga merupakan bagian dari Vikram sebagai letnan, menangkap antek kelompok pemberontak. Sebagai balasan, pemimpin Haider menyergap Kompi Delta dengan memancing mereka dengan informasi tentang gudang senjata. Teman Vikram, Naib Subedar, Bansi Lal, termasuk di antara mereka yang tewas. Trauma dan dendam, ia melacak Haider dan memperoleh otorisasi dari Komandan unit tersebut, Lethan Kolonel YK Joshi untuk melakukan operasi. Kompi Delta yang dipimpin oleh Vikram menyerbu rumah Haider, membunuhnya. Selanjutnya, ia bersiap untuk pergi cuti karena tanpa sepengetahuannya Perang Kargil sudah dekat.

Pada bulan Mei 1999 di Rawalpindi, Pakistan, kepala Angkatan Darat Pakistan memulai gerakan ofensif untuk merebut Kashmir dan mengirim pasukan untuk merebut Kargil. Saat berita tentang potensi perang semakin menyebar, Vikram memutuskan untuk mempersingkat liburannya dan kembali. Ia berjanji kepada temannya Sunny, "Saya akan kembali setelah mengibarkan bendera India sebagai tanda kemenangan atau kembali dengan membawa bendera itu. Namun, saya pasti akan datang. "

Unit tersebut dipindahkan ke Pangkalan Angkatan Darat Ghumri, sebagai pasukan cadangan, bersama dengan resimen lain untuk beraklimatisasi dan persiapan. Pangkalan tersebut mendapat tembakan artileri yang mengakibatkan banyak korban, termasuk senior Vikram, Mayor Ajay Singh Jasrotia. Tiga minggu dalam perang, 13 JAK RIF dipindahkan ke tugas aktif untuk membebaskan 2nd Rajputana Rifles (2 RAJ RIF) dan ditugaskan untuk merebut kembali Titik 5140 di ketinggian 17.000 kaki. Vikram mengadopsi nama sandi Shershaah dan sinyal kemenangan Yes Dil Maange More, yaaa untuk komunikasi radio. Jimmy dan Vikram memimpin kompi mereka dan merebut kembali Titik 5140 tanpa korban, mendapatkan pujian di angkatan darat dan publik. Selama perang, Vikram dipromosikan ke pangkat Kapten. 

Bahasa Indonesia: Setelah kemenangan mereka yang mengesankan, Komando Angkatan Darat menugaskan 13 JAK RIF untuk merebut Titik 4875 yang menghadap ke Jalan Raya Nasional 1 dan secara kiasan akan mengakhiri perang. Mereka memulai serangan di Titik 4875 keesokan harinya, tetapi mengalami banyak korban karena medan yang kasar dan banyak bunker musuh. Akhirnya, mereka menghancurkan empat bunker yang mereka ketahui. Tidak menyadari adanya bunker kelima yang disamarkan, mereka melakukan tembakan hebat. Vikram menugaskan Rifleman Yash Paul untuk menggunakan RPG-7 Pakistan di bunker tersebut. Namun seorang penembak jitu menembaknya sebelum dia bisa menembak. Vikram berlari melintasi tanah terbuka untuk menyelamatkannya dan berhasil melakukannya tetapi terkena beberapa kali oleh peluru penembak jitu dan AK-47. Saat dia pingsan, dia melihat Subedar Raghunath Singh mengambil alih komando dan menyerang bunker terakhir. Dia meninggal karena luka-lukanya, menyaksikan Angkatan Darat India mengibarkan bendera nasional. Dia secara anumerta dianugerahi Param Vir Chakra atas tindakannya di Titik 4875. Bagian akhir cerita memperlihatkan pemakamannya di Palampur Kangra dan Dimple yang putus asa. Vikram yang sebenarnya juga ditampilkan dalam bagian kredit.

***

Budi selesai membaca cerpen, ya buku di tutup dengan baik dan buku di taruh di bawah meja gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi menikmati minum kopi dan makan singkong rebus gitu. Eko datang ke rumah Budi, ya Eko memarkirkan dengan baik sih motor Eko di depan rumah Budi gitu. Eko duduk dengan baik sih dekat Budi gitu.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Main permainan Donkey Kong saja Budi!!!!!” kata Eko.

“Oke…main permainan Donkey Kong!!!!!” kata Budi.

Budi mengambil permainan Donkey Kong di bawah meja, ya permainan Donkey Kong di taruh di atas meja gitu. Eko dan Budi main permainan Donkey Kong dengan baik gitu.

“Budi mau cerita apa tidak?” kata Eko.

“Aku mau cerita Eko!” kata Budi.

“Silakan Budi bercerita dengan baik!” kata Eko.

“Begini ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Valen dan Mila menjalankan dengan baik rumah tangga. April anak keduanya Valen dan Mila. Arbil anak pertamanya Valen dan Mila. Arbil tidak tinggal di Batam, ya Arbil tinggal dengan baik di Jakarta. Di Jakarta Arbil tinggal di rumah kontrakan. Pemilik rumah kontrakan adalah Saiful dan Dewi. Rumah tangga yang di jalankan Saiful dan Dewi baik, ya anak dua gitu. Anak pertama Saiful dan Dewi adalah Rizki. Anak keduanya Saiful dan Dewi adalah Eby gitu. Rizki tidak tinggal di Jakarta, ya Rizki tinggal dengan baik di India dengan istri yang bernama Lesti dan anak bernama Mohan gitu. Ya Mohan…balita gitu. Lesti anaknya Rara dan Ridwan. Ya Ridwan kerjaannya menjalankan usaha toko perhiasan emas gitu. Ridwan dan Rara memang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Rizki memang kerja dengan baik sih di perusahaan yang ada di India gitu. Rizki, Lesti, dan Mohan…memang tinggal di rumah kontrakan di daerah komunitas orang-orang Indonesia yang tinggal dan kerja dengan baik di India gitu. Rizki dan Lesti memang berbaur dengan baik di lingkungan sekitar rumah dan juga tempat kerja Rizki gitu jadi Rizki dan Lesti berteman baik sih sama orang-orang asli India gitu. Orang-orang asli India memang menjalankan dengan baik tradisi dan budaya berdasarkan dari leluhur gitu dengan tujuannya lestari dengan baik demi kebaikkan diri, keluarga, dan orang lain gitu. Ya orang-orang asli India memang memahami dengan baik perbedaan agama yang di yakini, ya jadi orang-orang asli India…menghargai dan menghormati perbedaan agama yang di yakini demi rukun gitu. Polisi India memang terkenal di dalam cerita sinetron dan film gitu memberantas kejahatan ini dan itu demi lingkungan sosial masyarakat jadi baik gitu. Polisi India dalam cerita realita gitu, ya polisi India bertindak tegas dengan baik sih menangkap dan memenjarakan orang-orang yang berperilaku buruk di lingkungan sosial masyarakat dengan tujuannya lingkungan sosial masyarakat jadi baik dan aman gitu. Rizki dan Lesti merasakan dengan baik keamanan di lingkungan sekitar rumah sampai di tempat kerja Rizki gitu karena polisi India bertindak tegas dengan baik menangkap dan memenjarakan orang-orang perilaku buruk demi keadaan jadi baik dan aman gitu. Rizki, Lesti, dan Mohan…jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di India dengan tujuannya happy-happy gitu. Ketika Rizki, Lesti, dan Mohan berada di sebuah restoran gitu…bertemu artis cantik Kajol gitu. Bisa di bilang sih Lesti penggemar artis Kajol jadi suami dan anak ikutan saja jadi penggemar Kajol gitu. Lesti bersama suami dan anak gitu…berfoto dengan baik sama artis Kajol gitu dengan Hp Lesti gitu. Foto di simpan dengan baik sama Lesti di Hp gitu. Pendapat baiknya Lesti dan Rizki tentang artis Kajol….baik gitu perilakunya jadi menyenangkan hati Lesti dan Rizki yang menjadi penggemar baik artis Kajol gitu. Rizki seperti biasa sih kerja dengan baik di perusahaan yang ada di India demi istri tercinta dan anak gitu. Memang Lesti tinggal di India yang berteman dengan orang-orang asli India di lingkungan sekitar rumah, ya jadinya Lesti sering membuat makanan untuk suami makanan India yang terkenal enak gitu. Rumah tangga yang di jalankan Rizki, Lesti baik gitu, dan bahagia dengan anak Mohan gitu. Eby memang kerjaannya jadi polisi gitu. Ya Eby berpacaran dengan cewek yang bernama Zahra gitu. Zahra anaknya Fildan dan Selfi gitu. Fildan menjalankan usaha bengkel motor dan mobil gitu. Zahra memang kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Jakarta gitu. Eby memang kerja dengan baik jadi polisi. Polisi Eby bertindak tegas sih menangkap dan memenjarakan orang-orang perilaku buruk di lingkungan sosial masyarakat dengan tujuannya keadaan baik dan aman gitu. Pimpinan kepolisian yang bernama Andre, ya memberikan satu misi penyamaran pada Eby menjadi penjual cilok gitu dengan tujuannya menangkap Burhan gitu. Ya Burhan memang di targetin di tangkap polisi karena kejahatan Burhan adalah pencurian dan pengedar narkoba gitu. Eby yang menjalankan tugas penyamaran, ya jadi Zahra kesal sih karena Eby tidak bisa di hubungin gitu. Ketika Zahra di gangu sama preman, ya Eby menolong Zahra dengan keadaan Eby yang masih menyamar jadi penjual cilok gitu. Eby memang bertarung dengan preman gitu. Preman di kalahkan sama Eby. Preman kabur gitu. Zahra tahu sih siapa yang menolongnya? Ya Eby gitu. Zahra bingung sih kenapa Eby jualan cilok?. Eby meninggalkan Zahra dengan baik. Ya Zahra kesal dengan Eby yang mengabaikkan Zahra gitu. Eby menjalankan dengan baik tugas penyamarannya demi menangkap Burhan gitu. Usaha Eby berhasil menangkap Burhan dan Eby memasukkan Burhan ke penjara gitu. Eby memang menangkap dan memenjarakan preman yang mengganggu Zahra gitu. Eby memang bertemu dengan Zahra, ya Eby menjelaskan dengan baik kerjaannya yang dapat misi penyamaran jadi mengabaikan Zahra karena takutnya penyamaran Eby ketahuan sama target gitu. Zahra mengerti dengan baik penjelasan Eby yang kerjaannya dapat misi penyamaran karena memang Eby kerjaannya polisi dengan tujuannya menangkap penjahat di lingkungan sosial masyarakat dengan tujuan lingkungan sosial masyarakat jadi…baik dan aman gitu. Hubungan kisah cinta Eby dan Zahra baik gitu. Eby menjalankan kerjaannya polisi dengan baik dan Zahra menjalankan kuliahnya dengan baik gitu. Eby dan Zahra merencanakan menikah gitu. Arbil tinggal dengan baik di rumah kontrakan, ya Arbil memang kerja dengan baik sih di perusahaan PT. SEJAHTERA yang ada di Jakarta gitu. Valen, Mila, dan April…memang senang sih dengan Arbil yang tinggal dan kerja dengan baik di Jakarta gitu. Valen menjalankan dengan baik usaha bengkel mobil dan motor gitu. Mila membantu dengan baik sih usaha bengkel mobil dan motor di jalankan Valen dengan baik, ya Mila bagian keuangan gitu. Mila memang masih sih ngumpul dengan baik sih dengan Ibu-Ibu di lingkungan sekitar rumah…urusan pengajian gitu. April menjalankan dengan baik sih kuliah di Universitas yang ada di Batam gitu. Arbil memang berteman dengan teman satu kerjaan yang bernama Afan gitu. Afan anaknya Langit dan Renata gitu. Langit menjalankan usaha toko pakaian gitu. Afan memang sudah menikah sih dengan cewek yang bernama Sridevi, ya panggilannya Devi gitu. Sridevi anaknya Kenzo dan Keyla gitu. Kenzo menjalankan usaha toko Hp gitu. Rumah tangga yang di jalankan Afan dan Devi baik sih, ya urusan anak masih di tunda gitu karena Devi kerjaannya wartawati gitu masih sibuk dengan urusan kerjaan gitu. Memang Devi banyak membuat artikel sih di surat kabar Suara Rakyat gitu, ya salah satu artikel yang di buat Devi sih tentang cewek yang bernama Juminten yang di perkosa sama preman yang bernama Jono gitu, ya memang Jono di tangkap dan di penjara sama polisi gitu. Pertemanan Arbil dan Afan yang baik, ya keduanya biasa sih jalan-jalan dengan baik sih dengan motor masing-masing sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Jakarta dengan tujuannya happy-happy gitu. Di suatu tempat…ada syuting sinteron gitu. Arbil dan Afan ke tempat syuting sinetron gitu. Arbil dan Afan menonton dengan baik sih syuting sinetron Istiqomah Cinta gitu. Arbil dan Afan kalau di rumah masing-masing sih, ya menonton dengan baik sih sinetron Istiqomah Cinta dan pendapat keduanya yang baik sih…sinetron Istiqomah Cinta…bagus ceritanya gitu. Arbil dan Afan memang berfoto dengan artis sinetron Istiqomah Cinta…. Yasmin Safira Napper dan Arbani Yasiz. Memang sih berfoto dengan artis di simpan dengan baik di Hp Arbil dan Afan gitu. Pendapat Arbil dan Afan tentang artis Istiqomah Cinta…cantik-cantik dan ganteng-ganteng gitu, ya paling penting sih perilakunya baik gitu. Arbil dan Afan selesai nonton syuting, ya keduanya pulang ke rumah masing-masing sih. Seperti biasa sih Arbil dan Afan kerja dengan baik di perusahaan gitu. April yang menjalankan dengan baik sekolah SMA, ya April berteman baik sih dengan teman satu kelas yang bernama Lisa gitu. Lisa anaknya Trian dan Adila gitu. Trian menjalankan usaha minimarket gitu. Pertemanan yang baik April dan Lisa, ya keduanya jalan-jalan dengan baik sih ke tempat-tempat yang baik yang ada di Batam dengan tujuannya happy-happy gitu. Tempat favoritnya Arbil dan Afan adalah kafe gitu. Pemilik kafe adalah Yusuf dan Tasya gitu. Yusuf dan Tasya…memang suami istri gitu. Cerita di buat dengan baik sih, ya Arbil dan Afan di kafe…menunggu buka puasa gitu. Memang sih biasanya Afan buka puasa dengan Devi di rumah, ya karena Devi buka puasa dengan teman-temannya di rumah temannya gitu jadi Afan buka puasa di kafe sama Arbil gitu. Di kafe, ya Arbil dan Afan ngobrol dengan baik sih tentang sinetron Para Pencari Tuhan yang terbaru ceritanya gitu. Arbil dan Afan berpendapat dengan baik tentang sinetron Para Pencari Tuhan gitu, ya bagus ceritanya karena ada banyak pelajaran pemahaman agama di dalam sinetron Para Pencari Tuhan gitu untuk menambah keilmuan dari Arbil dan Afan dengan tujuannya tetap menetapi di jalan kebaikan sesuai dengan ajaran agama Islam gitu. Keinginan Arbil dan Afan sih ngobrol dengan Wakil Gubernur Jakarta tentang pembangunan pendidikan politik masa sekarang gitu. Memang sih obrolan Arbil dan Afan di kafe sekedar obrolan saja sih seperti obrolan orang-orang yang berpendidikan tinggi yang tinggal dengan baik di Jakarta gitu. Suara Adzan di kumandangkan tanda buka puasa gitu. Arbil dan Afan makan dan minum di kafe, ya buka puasa dengan baik gitu. Pendapat Arbil dan Afan tentang makanan dan minuman di kafe…enak gitu. Setelah berbuka puasa, ya Arbil dan Afan ke mesjid untuk ibadah sholat magrib gitu, ya memang mesjid dekat dengan kafe gitu. Ceritanya di buat dengan baik sih, ya Arbil dan Afan sampai menjalankan sholat isya dan tarawih di mesjid gitu. Cerita April menjalankan puasa dengan baik gitu. April berbuka puasa dengan Ayah dan Ibu dengan baik  di rumah gitu. Ibadah sholat magrib di jalankan di rumah dan ibadah sholat isya dan tarawih di mesjid bersama Ayah dan Ibu gitu. Valen dan Mila senang dengan anak April yang menjalankan dengan baik puasa dan ibadah di bulan Ramadhan gitu. Arbil dan Afan seperti biasa sih menjalankan dengan baik sih kerja di perusahaan gitu. Arbil memang sedang suka dengan cewek yang bernama Melly gitu. Melly memang kerja dengan baik di kafenya Yusuf dan Tasya gitu. Melly anaknya Aditiya dan Widuri gitu. Aditiya menjalankan kerja bangunan gitu. Arbil yang suka dengan Melly, ya memang pertemanan Arbil dan Melly baik gitu. Afan mendukung saja sih Arbil jadian dengan Melly gitu. April seperti biasa menjalankan sekolah SMA dengan baik, ya pertemanan April dengan Lisa baik gitu. Robi tetangga depan rumah April gitu. Robi menjalankan kuliah dengan baik di Universitas yang ada di Batam gitu. Pertemanan Robi dan April baik gitu. Robi suka dengan April gitu. Robi anaknya Ivan dan Sandra. Ivan menjalankan usaha rumah makan Seafood gitu. Robi masih fokus kuliah karena permintaan Ayah dan Ibunya jadi Robi cukup memendam rasa suka dengan April gitu. April suka sama Robi, ya harapan April sih ingin jadian dengan Robi gitu. Ya pertemanan April dan Robi baik sih. Arbil yang berusaha dengan baik jadian dengan Melly, ya usaha Arbil berhasil sih jadian sama Melly gitu. Hubungan kisah cinta di jalankan dengan baik Arbil dan Melly gitu. Afan senang sih dengan kisah cinta Arbil dan Melly gitu. Banyak omongan teman-teman kerja termasuk Afan sih sama Arbil jika sudah nyaman dengan cewek yang di sukai…lebih baik menikah gitu. Arbil menerima masukkan yang baik dari omongan teman-teman kerja termasuk Afan sih, ya Arbil dan Melly merencanakan menikah demi kebaikan kisah cinta keduanya gitu. Begitulah ceritanya!” kata Budi.

“Cerita yang bagus,” kata Eko.

“Sekedar cerita saja!” kata Budi.

“Kisah cinta,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

“Persahabatan yang baik tokoh April dan tokoh Lisa,” kata Eko.

“Begitulah ceritanya!!!!!” kata Budi.

“Emmmmm,” kata Eko.

“Emmmmm,” kata Budi.

Budi dan Eko tetap asik sih main permainan Donkey Kong gitu.

No comments:

Post a Comment

CAMPUR ADUK

THE SWORD OF THE BARBARIANS

Malam hari yang gelap, ya bintang berkelap-kelip di langit dan bulan bersinar dengan baik di langit. Setelah nonton Tv yang acara menarik da...

CAMPUR ADUK