CAMPUR ADUK

Friday, June 3, 2022

PENONTON

Budi duduk di depan rumahnya sedang asik membuat mainan dari bahan kardus bekas gitu. Budi hanya mengenang masa kecilnya yang kreatif buat mainan ini dan itu. Budi yang telah dewasa dan kerja, ya sekedar membuat mainan wayang dari bahan kardus bekas. Usaha Budi berhasil membuat mainan wayang dari bahan kardus bekas. Budi memainkan dengan baik wayang tersebut dengan lakon cerita yang di buat Budi berdasarkan kehidupan sehari-hari. Budi main wayang sambil menikmati minum kopi dan juga makan gorengan lah. Sekitar 15 menit Budi main wayang. Eko dateng ke rumah Budi, ya memarkirkan dengan baik motor di depan rumah Budi lah. Eko duduk bersama Budi. 

"Main wayang, ya Budi?" kata Eko. 

"Iya," kata Budi. 

Eko melihat wayang dengan baik dan ada sisa kardus bekas di meja. 

"Wayangnya buat sendiri, ya Budi?" kata Eko. 

"Iya wayang aku buat sendiri," kata Budi. 

"Kreatif," kata Eko. 

"Emmmm," kata Budi. 

Budi pun berhenti beneran main wayangnya dan wayang di taruh di kursi yang kosong gitu. 

"Banyak kerjaan yang di lakonin manusia dalam kehidupan ini," kata Budi.

"Memang realitanya begitu," kata Eko.

"Tujuan menghasilkan uang. Ya uang di gunakan dengan baik untuk membeli barang untuk kebutuhan sehari-hari," kata Budi.

"Roda ekonomi berjalan dengan baik. Ya contohnya kita saja yang kerja jadi buruh. Hasilnya dari kerja jadi buruh, ya uang. Ya uang di gunakan sebaik mungkin untuk membeli barang kebutuhan sehari-hari," kata Eko.

"Kalau sudut cerita dari sisi penonton bayaran di acara Tv?" kata Budi yang masih berpikir panjang.

"Jangan-jangan Budi mau cerita karena ada bahan cerita gitu," kata Eko.

"Ya memang ada cerita sih. Tentang penonton di acara Tv sih," kata Budi.

"Katanya tadi....penonton bayaran di acara Tv. Kok jadi berubah, ya cuma penonton acara Tv saja?" kata Eko.

"Ya tepatnya sih penonton di acara Tv saja!" kata Budi.

"Ok yang tepat itu. Penonton di acara Tv saja. Kalau begitu Budi cerita. Aku siap dengan baik mendengarkan cerita Budi!" kata Eko.

"Baiklah aku cerita. Nama tokohnya siapa ya? Ini saja nama tokohnya......Dono saja. Ya Dono pemuda yang baik dan punya teman-teman yang baik yaitu Kasino dan Indro. Ya Kasino sibuk dengan urusan kerjaannya, ya usaha gitu. Indro kerjaannya tidak jauh beda dengan Kasino, ya cuma kebiasaan hoby main game. Dono seperti biasa melanjutkan kuliahnya S2-nya. Dono sibuk kuliah di kota Jakarta. Kalau liburan, ya Dono ke kota Batam karena ada sanak family-nya di kota Batam. Atau kuliah online dari Batam, ya Jakarta gitu kalau Dono sibuk dengan urusan kerjaan gitu. Dono, Kasino dan Indro semasa kuliah S1, ya senangnya nonton acara musik live gitu dan juga nonton juga acara Tv, salah satunya talkshow gitu. Acara taklshow menghibur gitu. Dono punya kenalan artis gitu. Realita kenyataan cerita. Nama artisnya tidak boleh di sebutin, ya maksudnya misteri gitu. Maka nama artisnya di ganti dengan nama X saja. Ya Dono yang main ke stasiun Tv untuk menonton acara Tv, ya sebagai penonton biasa saja, ya tidak di bayar. Dono pun bertemu X di acara tersebut gitu. Dono pun ngobrol asik dengan X. Dono seperti biasa bertanya pada X tentang kerjannya sebagai artis. Ya X menjelaskan dengan baik lika likunya sebagai artis. X bertahan dengan baik, ya kerjaannya dengan ilmunya. X meraih pencapaian pun dengan ilmu. Dono paham omongan X. Ya X pun bertanya tentang kerjaan Dono. Ya Dono menjelaskan dengan baik kerjaannya dengan baik dan juga masih kuliah S2 gitu. X pun bertanya dengan hoby Dono yang sekedar nulis di Blog. X tahu yang di tulis itu nama-nama artis. Apalagi Dono dan X sedang nonton artis yang di sukai Dono gitu. Ya Dono menjelaskan dengan baik hoby itu pada X, ya sekedar saja cerita gitu. X paham omongan Dono. Ya dan Dono nonton acara Tv dengan baik, ya sampai selesai. Setelah itu. X ada urusan dengan kerjaannya. Sedangkan Dono pulang ke rumah. Singkat waktu saja, ya Dono sampai di rumah. Seperti biasa Dono mengetik di Blognya, ya sekedar cerita saja sih. Bahan cerita dari apa yang ada di sekitar Dono dan menggunakan nama-nama artis sebagai tokoh dalam cerita gitu. Begitu lah ceritanya," kata Budi.

"Ya cerita yang bagus. Dari sudut penonton di acara Tv gitu," kata Eko.

"Sekedar cerita saja," kata Budi.

"Aku paham omongan Budi," kata Eko.

"Kalau begitu main catur saja!" kata Budi.

"Ok main catur!" kata Eko.

Budi mengambil papan catur di bawah meja, ya papan catur di taruh di atas meja lah. Budi dan Eko, ya menyusun dengan baik bidak catur di atas papan catur lah. Keduanya main catur dengan baik, ya sambil menikmati minum kopi dan juga makan gorengan lah.

Wednesday, June 1, 2022

KISAH ERIL

Eko dan Budi duduk di depan rumah Budi, ya sambil menikmati minum kopi dan juga makan gorengan lah.

"Dunia ini banyak banget orang pinter, ya kan Eko?" kata Budi.

"Memang kenyataannya gitu. Banyak orang pinter di dunia ini," kata Eko.

"Negeri Indonesia ini di bangun dengan baik sama orang-orang pinter," Budi.

"Berdasarkan ideologi Pancasila," kata Eko.

"Kata orang-orang atau berita di Tv, ya kan Eko?" kata Budi.

"Ya begitulah realita hidup ini," kata Eko.

"Aku punya cerita. Ya idenya dari berita di Tv. Sekedar cerita saja!" kata Budi.

"Ooooo Budi punya cerita toh. Ya kalau begitu silakan Budi bercerita. Aku seperti biasa mendengarkan dengan baik cerita Budi!" kata Eko.

"Ceritanya bisa di bilang misteri tapi fantasi dari perkiraan aku saja. Ok...nama tokohnya siapa ya? Ooooooo ini saja nama tokohnya Eril. Ya Eril pemuda yang baik dari daerah Nusa Tenggara Timur gitu. Eril izin sama ayah ibunya untuk merantau ke tanah pulau Jawa, ya ingin kuliah di Universitas yang ada di Bandung. Orang tua mengizinkan Eril untuk kuliah di Bandung. Eril meninggalkan tanah kelahirannya dengan menggunakan kapal laut gitu. Ya kapal laut membawa banyak manusia menuju tanah Jawa. Di tengah laut yang luas banget. Tiba-tiba badai besar. Kapal laut yang di tumpangin Eril di hempas badai besar gitu, ya gelombang laut yang besar seperti ombak besar, ya membalikkan kapal. Semua orang berusaha dengan baik untuk menyelamatkan diri masing-masing dengan cara berenang gitu. Banyak orang yang tenggelam karena tidak bisa berenang dan juga kehabisan tenaga karena berenang. Eril memang berusaha dengan baik berenang, ya kehabisan tenaga gitu. Untung saja ada batang kayu gitu. Eril memakai batang kayu jadi pelampungnya. Eril bertahan di lautan luas. Eril sampai di pinggir pantai. Di sebuah pulau kecil. Eril bertahan hidup dengan baik di pulau kecil tersebut dengan kemampuan Eril lah. Eril pun terkadang berkhayal, ya enak hidup bersama keluarga di kampung gitu. Eril pun kembali pada kenyataan hidupnya, ya dirinya terdampar di sebuah pulau kecil dan bertahan hidup dengan baik. Eril bersabar dengan keadaannya. Terkadang Eril stres dengan keadaannya karena tidak ada orang yang menolongnya. Eril benar-benar kesepian di pulau kecil tersebut. Eril pun terus menangkan dirinya dengan baik. Untuk menghibur diri, ya Eril memainkan musik dari kayu yang di pukulnya dan menyanyikan lagu daerah yang Eril hapal dengan baik dan di sukainya. Hidup  Eril cuma bisa menghibur diri sendiri. Sampai tiga bulan bertahan hidup di pulau kecil. Ada kapal yang lewat tersebut. Ya Eril membuat kode meminta bantuan dengan membakar kayu gitu. Orang yang di kapal laut melihat orang yang minta bantuan di pinggir pantai di pulau kecil. Segera orang-orang di kapal laut menolong Eril. Ya Eril pun di bawa menuju tanah kelahirannya di NTT, ya memang kapal laut tersebut menuju NTT. Eril pun pulang ke rumahnya. Orang tua Eril, ya sebenarnya sudah mengkhilaskan Eril yang meninggal di tengah lautan, kapal laut yang di naikin Eril tenggelam di terjang gelombang laut yang hebat, ya berdasarkan kabar berita lewat media ini dan itu. Di rumahnya, Eril memanggil ayah ibunya. Ya ayah ibu keluar dari rumahnya untuk melihat yang orang yang memanggil keduanya. Ternyata ayah dan ibu melihat Eril yang masih hidup gitu. Ketiganya berpelukan sambil meneteskan air mata bahagia. Setelah itu ketiganya masuk rumah. Eril pun memutuskan tinggal di kampung halamannya bersama orang tuanya dan tidak ingin merantau lagi dengan alasan kuliah gitu. Eril yang hanya lulusan SMA, ya jadinya membuat usaha dengan baik di kampung halaman dengan baik. Begitulah ceritanya!" kata Budi.

"Cerita yang bagus, seperti biasanya," kata Eko.

"Emmmmm," kata Budi.

"Jika punya ilmu dengan baik. Ya bisa bertahan hidup dalam keadaan apa pun dengan baik?" kata Eko.

"Semua dasarnya ilmu untuk bertahan hidup. Untuk meraih kesuksesan pun dengan ilmu. Banyak orang berhasil karena punya ilmu. Contoh acara Tv saja," kata Budi.

"Memang acara Tv, ya contoh yang baik," kata Eko.

"Kalau begitu main catur saja!" kata Budi.

"Ok....main catur saja!" kata Eko.

Budi mengambil papan catur di atas meja, ya di taruh di atas meja papan catur. Budi dan Eko, ya menyusun dengan baik bidak catur di atas papan catur. Keduanya main catur dengan baik.

CAMPUR ADUK

BAD NEWZ

Malam hari. Keadaan lingkungan sekitar rumah Budi baik sih. Setelah nonton Tv yang acara menarik dan bagus....DMD Panggung Rezeki di chenel ...

CAMPUR ADUK